IWO
JAKARTA KEPRIAKTUAL.Com: Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menyelenggarakan Musyawarah Bersama (Mubes) pada hari Jum'at-Sabtu tanggal 8-9 September 2017 di Jakarta.


Mubes tersebut akan membahas berbagai agenda, diantaranya pengesahan pimpinan Pengurus Pusat IWO masa bakti 2017-2022, penyempurnaan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), pengesahan Kode Etik IWO serta program kerja. Itu diniatkan untuk bisa ikut bersama dengan Dewan Pers menjaga hak dan kewajiban Wartawan online yang sampai hari ini belum secara khusus diperhatikan. 


"Kita berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkenan untuk membuka acara Mubes. Mudah-mudahan Jokowi tidak berhalangan sehingga bisa hadir," kata Sekretaris Jenderal (Sekjend) IWO Witanto usai mengkuti rapat perdana pra Mubes di kawasan Tebet, Jakarta Selatan Sabtu (8/8/2017) tengah malam.


Selain itu IWO juga akan mengundang sejumlah Menteri Kabinet Kerja dan Lembaga Negara yang terkait langsung terhadap regulasi dan teknis dunia digital Indonesia. 


Menurut pria kelahiran Yogyakarta ini, dalam rangkaian penyelenggaran Mubes tersebut akan diselenggarakan juga acara seminar dengan menghadirkan berbagai narasumber yang berkaitan dengan dunia Pers dan teknologi cyber.


"Kita berharap semua berjalan dengan lancar agar niat baik yang sedang kami rancang bisa memberi sumbang sih untuk bangsa kita, " katanya.


Sekjen meminta kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara IWO di Provinsi/Kabupaten/Kotamadya untuk mempersiapkan diri dari sekarang. Sehingga, saat acara berlangsung semua pengurus daerah bisa hadir agar mereka juga bisa lebih menyebarluaskan misi IWO ke depan hari diseluruh Indonesia. 


Saat ini lanjutnya, pengurus dan pemegang mandat IWO yang sudah ada di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jambi, Riau, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Sorong Raya, Papua Barat serta provinsi yang sedang menyusul sudah dalam tahap mempersiapkan diri. 


Sementara, untuk Kabupaten/Kotamadya diantaranya, Kabupaten Pasaman Raya, Bengkalis, Kuantan Sengingi, Dumai, Kampar, Indra Giri Hulu, Ogan Komering Ilir, Tanggamus, Landak, Ketapang, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kota Manado dan lainnya, juga seperti itu. 


"Teman-teman sangat antusias dan sedang mempersiapkan diri pengurusnya".


"Kami berharap, dinamika Wartawan Online di Indonesia saat ini bisa membantu rekan-rekan kami di Dewan Pers dalam menambah percepatan tumbuh kembang dunia media digital di Indonesia sesuai amanat UU Pers," demikian Witanto yang menambahkan bahwa akan ada acara HUT IWO yang ke 5 disanding dalam rangkaian Mubes tersebut.


(IWO)


Pasutri Terdakwa Baju Tahanan dan Putih Jalan Usai Sidang
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Hendak mau mengantar narkotika jenis sabu, pil ekstasi, dan heroin ke Surabaya. Dua terdakwa Pasutri Idham Kholid dan Lim li Ngo alias Lina apes di Bandara Hang Nadim Batam ketika melewati pintu Pintu Metal Detektorterdakwa, hingga sampai menjalani persidangan di PN Batam dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan JPU Frihesti, Kamis (6/7-2017).

"Kami merasa curiga ketika melakukan pemeriksaan disekitar payudara tardakwa Lim Li Ngo. Kemudian dibawa keruang pemeriksaan untuk diperiksa lebih lanjut,"ujar ketiga saksi petugas Avsec Bandara dihadapan majelis Hakim yang dipimpin Iman yang didampingi Hakim anggota Hera Polosia dan Redite.

Lanjut saksi, ketika pakaian terdakwa di buka di temukan 2 paket shabu berukuran besar ke dalam bra sebelah kanan dan kiri serta 1 paket shabu ukuran kecil total jumlahnya sebanyak 23,68 gram, 2 bungkus ekstasi yang berisikan 40 butir dan 4 butir di tengah-tengah bra terdakwa Lim Lu Ngo. Dan juga ditemukan dalam rumahnya heroin seberat 1,15 gram, itu setelah dilakukan pengembangan terhadap terdakwa Idham Kholid. 

"Terdakwa Idham Kholid langsung diamankan, itu setelah istrinya (terdakwa Lim Lu Ngo) diamankan di polsek Bandara Hang Nadim. Dan kemudian diserahkan ke Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut,"terang saksi.

Akibat perbuatan terdakwa pasangan suami istri ini, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU R.I. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sidangpun ditunda dan dilanjutkan pada persidangan berikutnya dengan agenda masih oemeriksaan saksi.

(Red/Kepriaktual.com)


Upacara Pencucian Petaka
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH memimpin Pencucian Pataka Polda Kepri Seligi Sakti Marwah Negeri dalam rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-71.


Kegiatan di Lobby Utama Polda Kepri sekira pukul 08.30 Wib, Kamis (6/7/17) ini, dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Para Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS Polda Kepri.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, diruang kerjanya menerangkan, dengan penuh rasa penghormatan kepada Pataka Polda Kepri Seligi Sakti Marwah Negeri, Kapolda Kepri membersihkan Pataka itu. 

Menurut Erlangga, kegiatan tersebut merupakan tradisi Polri dalam menyambut hari Bhayangkara, hal itu memiliki makna memurnikan kembali internalisasi nilai- nilai luhur yang tertuang dalam Tribrata.  

"Nilai Tribrata itu sangat luar biasa, jika kita mengabdikan nilai-nilai itu, maka itu juga merupakan amal ibadah". "Manfaatkan ini semua dengan sebaik baiknya, berikan yang terbaik untuk institusi Polri, siapa lagi yang akan membesarkan institusi ini kalau bukan kita sendiri sebagai anggota Polri". Tugas Polri makin hari semakin berat, sejarah Polri tidak akan pernah lepas dari perjuangan Bangsa Indonesia. Nilai nilai dari pada Tribrata tidak akan pernah luntur," terang Kombes Pol Drs. S. Erlangga. 

" Bahwa kenapa ada Pataka, kenapa juga harus ada pencucian Pataka, satu tahun banyak pekerjaan kita yang belum sesuai dengan nilai-nilai luhur, ini merupakan simbolis bahwa kita harus mencuci hati kita dalam melaksanakan tugas kenegaraan tutup Kabid Humas." Tambahnya.

Humas Polda Kepri



Terdakwa Tarmizi (Baju Kuning)  Jalani Sidang 
BATAM  KEPRIAKTUAL.Com: Tiga saksi dalam kasus perkara kejahatan terhadap kemerdekaan orang terdakwa Tarmizi alias Midi dihadapkan dipersidangan Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (6/7-2017). Tiga saksi yang dihadirkan, dua saksi polisi penangkap dan satu diantaranya saksi korban Hendriawan.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yogi Nugraha Setiawan yang dibacakanya mengatakan, bahwa kejadian perkara berawal saat peminjaman uang yang dilakukan korban kepada terdakwa sebesar Rp 50 juta. Kemudian uang yang dipinjam korban, dijanjikankanya, akan dikembalikan dalam waktu dua jam kemudian, namun tidak ditepati.

"Beberapa kali perjanjian dibuat, uang tersebut tak kunjung lengkap dikembalikan korban kepada terdakwa. Sehingga terdakwa menyuruh orang kepercayaanya dan memerintahkan orangnya untuk menjemput korban kepada terdakwa," kata Jaksa Yogi.

Usai dakwaan dibacakan Jaksa, dilanjutkan pemeriksaan saksi. Saksi korban Hendriawan menerengkan, ia dijemput paksa oleh Andi (DPO) suruhan Midi dari rumah, lalu dibawa ke rumah Midi. "Setelah sampai disana, saya diborgol dan dipukuli," terang saksi korban.

Saksi korban juga menceritakan, ketika ia dijemput dari rumahnya, ia sudah membawa uang Rp 5 juta. Dan uang tersebut diberikan langsung sama Midi. Dan uang yang seharusnya dikembalikan terus bertambah nilainya. "Uang yang seharusnya saya bayarkan Rp 20 juta lagi, tapi dia meminta agar saya mengganti Rp 25 juta. Kalau tidak saya disiksa lebih parah lagi," ungkap Hendriawan yang juga menjadi terdakwa kasus narkotika. 

Karena diancaman terdakwa, terang korban, ia pun menghubungi istrinya agar diantarkan uang sebesar permintaan terdakwa, dan istrinya pun menyanggupi. Tapi istri sudah melaporkan terlebih dulu ke polisi, barulah uang tersebut diantarkan. "Saya sudah dibawa ke semak-semak Simpang Dam dan diborgol oleh Andi dan Iwan (DPO) disalah satu pohon. Tak lama kemudian, polisi datang, Iwan dan Andi berhasil melarikan diri. Terdakwa juga dibilang orang adalah gembong bandar narkoba,"ujarnya.

Setelah trus didesak Majelis Hakim yang dipimpin Syahrial Harahap yang didampingi Hakim anggota Yona dan Chandra, tentang permasalahan sebenarnya. "Permasalahan sebenarnya uang narkoba, bukan pinjam uang Rp 50 juta,"kata saksi korban.

Saksi korban juga menyampaikan, atas kejadian tersebut, kedua belah pihak sudah melakukan perdamain yang disaksikan RT. Dan sudah dibayar oleh Tarmizi uang sebesar Rp 63 juta. "Uang perdamaian yang kami sepakati dalam surat perjanjian Rp 100 juta,"katanya. 

Dua saksi penangkap dari kepolisian juga membenarkan keterangan saksi korban. "Kami datang atas laporan istri korban dan langsung ke TKP untuk memastikan. Ditemukan korban dalam keadaan terikat dan luka-luka serta lebam," jelas saksi penangkap.

Menanggapi keterangan saksi korban, terdakwa Tarmizi menyatakan, keterangan saksi korban sebagian benar. Yang salah hanya uang perdamaian itu aja. Dimana uang yang sudah diserahkan pada keluarga korban sudah Rp 78 juta, bukan 63 juta. Korban tidak tau, karena korban sudah didalam, yang tau keluarganya korban. Dan masalah permasalahan, masalah utang uang narkoba, bukan utang uang pinjaman Rp 50 juta juga dibenarkan oleh terdakwa.

(Red/Kepriaktual.com)



Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Sidak Disekolah
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, H.Djoko Mulyono,SH.MH Memimpin Inspeksi Mendadak (Sidak) Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ke SMPN 9 Sagulung dan SMPN 11 Batu Aji (Rabu,6/7/2017). Menurut Djoko hal ini dilakukan Komisi IV untuk memantau langsung kelancaran proses PPDB Tahun Ajaran 2017/2018.

"Memastikan kondisi di lapangan lancar dan tidak ada penumpukan siswa yang mengantri serta melihat kesiapan pihak sekolah dalam menyelenggarakan PPDB,” ujar Ketua Komisi IV dari Fraksi Golkar tersebut.

Dari hasil pantauan sidak Komisi IV, di Kedua sekolah  tersebut Proses PPDB berjalan lancar dan belum ada kendala yang begitu berarti. Hal ini di dapat dari pengakuan Ketua panitia PPDB SMPN 9 Sagulung, Sopan Sitorus mengatakan sampai hari ketiga saat ini belum ada kendala yang begitu bergejolak.

"Sampai hari ketiga ini belum ada kendala yg begitu berarti semuanya berjalan lancar dan baik,” ungkapnya". 

Hal Senada juga di ungkap Jumadi, Anggota Panitia PPDB SMPN 11 Batu Aji mengatakan, pelaksanaan PPDB di sekolahnya berjalan lancar. Dijelaskannya, bahwa Kuota untuk SMPN 11 berjumlah 360 siswa dan jumlah pendaftar peserta didik baru sudah 600an sampai hari ini.

"Proses PPDB SMPN 11 berjalan lancar sampai hari terakhir pendaftaran hari ini, semuanya akan kami proses sesuai prosedur dan transparan, kata Jumadi,”ujarnya.

Diakhir Sidak Ketua Komisi IV, Djoko Mulyono,SH,MH berharap agar proses PPDB dilaksanakan secara berkesinambungan sesuai tahapannya, serta dilaksanakan dengan sesuai prosedur. Sedangkan untuk permasalahan Pengadaan seragam  sekolah seperti seragam Pramuka, Batik dan pakaian Melayu yang memberatkan biaya wali murid akan dicarikan solusinya bersama Dinas Pendidikan.

"Kami Komisi IV berharap pihak sekolah bisa pertanggung jawabkan pelaksanaa PPDB dengan sesuai ketentuan yang berlaku, jangan sampai ada laporan keluhan dari warga. Sedangkan permasalahan pengadaan seragam sekolah, kami akan mecari formulasinya bersama Dinas Pendidikan agar tidak memberatkan orang tua murid,”kata Djoko.

(red/humas)


Kapolri Jendral Polisi Drs. M. Tito Karnavian Fhoto Bersama
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Ketua Satgas pangan, Dirreskrimsus Polda kepri Kombes Pol Budi Suryanto, S.H., M.Si. menerima penghargaan dari Menteri Pertanian RI. Penghargaan tersebut diterima sebagai Satgas Pangan Berkinerja terbaik ke Enam dalam pengamanan Stabilisasi Pasokan dan harga pangan tahun 2017, Rabu (05/7-2017).

“Penghargaan tersebut di berikan langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia dan didampingi oleh Kapolri,”ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, diruang kerjanya.

Pemberian Penghargaan tersebut, kata dia, dilaksanakan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri dihadiri oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman. MP, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. M. Tito Karnavian, M.A. Ph.D, Wakapolri, serta para pejabat utama Mabes Polri.

Saat dihubungi via telepon Dirreskrimsus Polda Kepri menyampaikan “ucapan terima kasih kepada seluruh anggota Polda Kepri dan jajaran terutama yang tergabung dalam Satuan Tugas Pangan Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari 11 instansi, telah bersinergi dengan baik dalam pengawasan harga bahan kebutuhan pokok di Provinsi Kepulauan Riau dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri yang lalu”. “Hal ini merupakan usaha dan kerja keras kita bersama” tutup Dirreskrimsus Polda Kepri.

(Red/Humas Polda Kepri)





KapoLda Kepri Tabur Bunga Ke Makam Pahlawan
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: HUT Bhayangkara ke 71 Tahun 2017, Polda Kepri melaksanakan Upacara Ziarah Makam Pahlawan dan Upacara Tabur Bunga di Perairan Provinsi Kepri, Rabu (5/7-2017).

Sekira pukul 08:30 WIB, upacara Ziarah Makam Pahlawan dipimpin oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH dan dihadiri oleh Para pejabat utama Polda Kepri, para Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS Polda Kepri, Kapolresta Barelang dan para Bhayangkari Polda Kepri cabang Polresta Barelang. 

Diwaktu yang sama juga dilaksanakan Upacara Tabur Bunga di perairan Kepri dengan menggunakan KP. BISMA 8001 dipimpin oleh Irwasda Polda Kepri Kombes Pol. Drs. Heru Pranoto, M.si. dihadiri oleh Para pejabat utama Polda Kepri, Wakapolresta Barelang, para Pamen, Pama, Bintara, Tamtama.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga menerangkan, dalam rangkaian kegiatan Upacara Ziarah Makam Pahlawan tersebut, Kapolda Kepri memimpin penghormatan kepada Arwah para pahlawan dan meletakkan karangan Bunga sebagai tanda penghormatan kepada jasa para pahlawan yang berjuang demi Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

"Peserta upacara dan Bhayangkari juga diberi kesempatan untuk menaburkan bunga di pusara untuk para pahlawan yang gugur dan dimakamkan di TMP Bulan Gebang, Batu aji Batam,"ujarnya

Kemudian, kata dia, Kapolda Kepri juga menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan adalah untuk mengingatkan kembali atas jasa-jasa pahlawan kepada anggota Polri agar bisa menjadi semangat dalam melaksanakan tugas.

Pada kesempatan yang sama Irwasda Polda Kepri mengawali Ziarah Laut dengan Penghormatan kepada Arwah Pahlawan yang gugur di Perairan Kepri.

"Mengheningkan cipta mengirim doa dan pengarungan karangan bunga serta tabur bunga ke Perairan Kepri. Lalu ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan doa. Tampak suasana haru menyelimuti seluruh peserta Upacara,"tuturnya.


(Red/Humas Polda Kepri) 


Fhoto Bersama Danlantamal IV dan Kepala Perwakilan BI Kepri
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.Com: Kepala Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal menerima tamu kehormatan sekaligus mitra dan stakeholders utama yaitu Danlantamal IV Tanjungpinang Laksmana Pertama TNI R. Eko Suyatno. 
Pertemuan strategis yang dibarengi dengan coffee morning ini diawali dengan penyampaian apresiasi dari Bank Indonesia atas kerjasama dan dukungan TNI AL terhadap kegiatan pengedaran uang Rupiah diantaranya ke 5 pulau terluar di Kepri (Jemaja, Tarempa, Ranai, Sakatung, dan Subi) di wilayah Kepri. 

Pertemuan juga membahas mengenai upaya bersama yang perlu dilakukan dalam rangka memulihkan perekonomian Kepri yang kini kian melambat, Kegiatan berlangsung di Batam Center (Rabu 5/7 2017).

Menurut Danlantamal IV Laksma TNI R.Eko Suyatno kegiatan ini dimanfaatkan untuk mencari solusi dan membantu Pemerintah Daerah Kepri untuk memajukan pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi khususnya industri pertahanan matra laut dan berkembangnya industry Shipyard di Provinsi Kepulauan Riau., merupakan salah satu entry point pembicaraan Danlantamal IV Laksma TNI R.Eko Suyatno,S.E,M.M. dan Kepala Bank BI Kepri Gusti Raizal. 

Kedua pimpinan yang menggawangi lembaga penting di daerah menyepakati bahwa untuk memulihkan perekonomian Kepri yang tercatat hanya tumbuh 2,02% (yoy) pada triwulan I lalu diperlukan kepedulian, kerjasama, dan kolaborasi yang solid antar pengampu keputusan di Kepri. Sumber pertumbuhan ekonomi baru yaitu penguatan sektor maritim dan dukungan optimal bagi pengembangan potensi pulau-pulau terluar serta kawasan hinterland merupakan opsi yang dapat digali guna memberi kontribusi lebih dalam ekonomi Kepri.

Untuk itu, kedua pimpinan tersebut juga kembali menjajaki peluang untuk saling dukung dalam dalam kerjasama pengedaran uang Rupiah menjanglau daerah perbatasan dan pulau terluar di Kepri yang dilakukan melalui kerjasama regional antara Kantor Perwakilan BI Kepri dan Lantamal IV Tanjungpinang menjelang HUT RI ke 72 Agustus mendatang. 

“TNI AL senantiasa siap sedia mendukung, mengamankan, dan menyukseskan pengedaran uang Rupiah ke seluruh pelosok wilayah di Indonesia bekerja sama dengan BI”, ucap Danlantamal R. Eko Suyatno. 

Kemudian disambut baik oleh Kepala Perwakilan BI Gusti Raizal. “kami BI tentu akan berterima kasih apabila dukungan transportasi uang Rupiah menggunakan KRI beserta Alutsista dan prajurit TNI AL dapat terus siaga dalam membantu menjaga kedaulatan Rupiah dan wilayah RI khususnya di seluruh Kepri”, balas Kepala Perwakilan BI Gusti Raizal dalam coffee morning tersebut. 

Selain itu, di tengah merosotnya permintaan terhadap industri yang sempat menjadi primadona di Kepri, yaitu galangan kapal, TNI AL sesuai dengan instruksi presiden melalui paket kebijakanmya, secara transparan dan sesuai prosedur memberikan dorongan melalui pemesanan produksi kapal di industri galangan Kepri. Bi turut mendukung hal tersebut, meskipun tidak bisa menggantikan permintaan seperti sedia kala, permintaan dari TNI AL setidaknya memberikan kontribusi bagi sektor industri tersebut dan bagi ekonomi Kepri.


(Dispen Lantamal IV).

                            


Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian 
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH didampingi Dir Pol Air Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri serta para pejabat utama Polda Kepri, gelar konfrensi pers sekira pukul 14.00 wib bertempat KP. Antasena 7006 yang bersandar di Pelabuhan Batu Ampar, Selasa (04/7-2017).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga menerangkan, Konferensi Pers Kapolda Kepri terkait tindak pidana perikanan Illegal Fishing.

Kapolda Kepri mengatakan, KP. Antasena - 7006 BKO Polda Kepri  pada hari Sabtu tanggal 01 Juli 2017, sekira pukul 13. 00 WIB pada posisi 04 39' 490" U 105 19' 384" T di Perairan ZEEI Laut China Selatan, telah melakukan pemeriksaan dan menangkap 2 (dua) buah kapal KIA berbendera Malaysia.

"Nama kapal : KNF 7729
GT : 180, Nama Nahkoda : Tran Van Ty (WNA Vietnam), Jumlah ABK : 21 orang ( WNA Vietnam), Bendera : Malaysia.
Kapal berlayar dari/ke : Vietnam ke Fishing Ground Jenis Kapal : Kapal Penangkap Ikan ( Per Trawl) Jumlah Barang Bukti : 1 ton Ikan Campuran. Dan satu lagi Nama kapal : KNF 7730
GT : 120. Nama Nahkoda : Ngu Yen  Van Hung (WNA Vietnam). Jumlah ABK : 4 orang (WNA Vietnam). Bendera : Malaysia. Kapal berlayar dari/ke : Vietnam ke Fishing Ground. Jenis kapal : kapal penangkap ikan (Per Trawl). Jumlah Barang Bukti : -," kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian kepada awak media. 

Disampaikan Kapolda Kepri, kronologis kejadian, pada saat KP. Antasena - 7006 melaksanakan patrol di Perairan Laut Cina Selatan sekira pukul 13. 00 WIB pada posisi 04 39' 490" U 105 19' 384" T mendeteksi 2 (dua) buah kapal ikan. Setelah dilaksanakan pemeriksaan ke dua KIA (Kapal Ikan Asing) tersebut, telah tertangkap tangan menangkap  ikan secara Illegal di perairan ZEE Indonesia. 

"Sehingga ke dua kapal tersebut diduga telah melanggar pasal 93 ayat (2) jo pasal 27 UU RI no. 45 tahun 2009  tentang perubahan atas UU RI no. 31 tahun 2004 tentang perikanan, selanjutnya kedua kapal tersebut (tersangka dan Barang Bukti) dikawal menuju pelabuhan Batu ampar Batam (Kepri) untuk proses penyidikan lebih lanjut,"terangnya. 

Ditambahkanya, pasal yang dilanggar, setelah dilakukan Pemeriksaan terhadap ke 2 (dua) Unit Kapal Ikan Asing tersebut Penyidik / Penyidik Pembantu berkesimpulan terdapat alat bukti permulaan yang cukup untuk menduga bahwa ke 2 (dua) Kapal Ikan Asing tersebut telah melakukan Tindak Pidana Perikanan sebagaimana dimaksud dalam rumusan 93 ayat (2) jo pasal 27 Undang-Undang Republik Indonesia no. 45 tahun 2009  tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia no. 31 tahun 2004 tentang perikanan.


Humas Polda Kepri



Kedua Terdakwa Usai Gelar Sidang
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Saksi dari ekspedisi PT. Sumber Roma Rasoki tidak dapat dihadirkan JPU Samuel Pangaribuan, Penasehat Hukum terdakwa Hung Cheng Ning alias Tony Lee dan Raden Novi kasus perkara narkotika jenis sabu berat 26 Kg, mengajukan keberatan dipersidangan PN Batam, Selasa, (04/7-2017).

Dalam persidangan, Jaksa Samuel menyampaikan dihadapan majelis Hakim, bahwa saksi dari ekspedisi tidak dapat hadir, dan saksi juga mengirimkan surat pernyataan secara tertulis. 

"Saksi dari ekspedisi PT. Sumber Roma Rasoki cab Jakarta, Thomas Oey tidak dapat hadir yang mulia. Karena itu, saksi mengirimkan surat pernyataan saksi, sebagaimana keteranganya serupa dengan yang di BAP," ujar Samuel.

Tantimin PH terdakwa Hung Cheng Ming alias Tony Lee langsung menyampaikan keberatan atas tidak dapatnya saksi dihadirkan Jaksa diperaidangan. "Sikap saya sebagai PH terdakwa Hung Cheng Ming menyatakan semua saksi yang ada di BAP dapat dihadirkan Jaksa yang mulia. Saya juga keberatan keterangan saksi dibacakan," sampainya Tantimin dipersidangan.

Tadinya, lanjut Tantimin usai sidang digelar, kalau saksi dapat hadir tadi, banyak pertanyaan yang mau ditanyakan. Karena saksi ini dari ekspedisi PT. Sumber Roma Rasoki cab Jakarta. "Saksi-saksi terdakwa yang ada dalam BAP ada 21 saksi, dan itu harus dihadirkan Jaksa dalam persidangan, untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Dan itu diatur dalam UU no 8 tahun 81 KUHP," kata Tantimin. 

Dalam keterangan saksi Thomas Oey yang dibacakan Jaksa Samuel mengatakan, bahwa pada awalnya saksi ikut bersama polisi melakukan penangkapan terhadap terdakwa Raden Novi dan Hung Cheng Ning. Dan yang ditangkap duluan terdakwa Raden Novi, itu setelah menerima dan menandatangani surat jalan atau surat tanda terima pengiriman barang satu buah lukisan. Kemudian terdakwa Hung Cheng Ning ditangkap pada saat baru masuk kedalam rumah kosong, tempat terdakwa ditangkap.

"Ikut membantu polisi melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa,   karena awalnya ekspesisi PT. Sumber Roma Rosaki cabang Batam menerima kiriman paket dua buah lukisan bunda Maria dari PT. Weisheng di Guang Zhou, Cina dengan tujuan ke PT. Weisheng Jakarta,"baca Samuel dalam keterangan saksi Thomas Oey di BAP.

Mendengarkan keterangan saksi yang dibacakan Jaksa, terdakwa Raden Novi membenarkanya. Sedangkan terdakwa Hung Cheng Ning membantahnya dan tidak mengetahui barang apa yang dikirim. "Tidak tau barang apa yang dikirim, dan kapan dikirim, kapan diterima juga tak tau. Barang yang dikirim tak tau, dan bukan saya yang bongkar," ujar terdakwa yang didampingi penerjemah bahasa.

Sidang pun ditunda Majelis Hakim Endi Nurindra yang didampingi Hakim anggota Egi Novita dan Renni. Dan dilanjutkan pada persidangan berikutnya dengan agenda sidang mendengarkan keterangan saksi.

(Red/Kepriaktual.com)


Udin P. Sihaloho
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Masyarakat Kota Batam pemilik kendaraan akan mendapat sejumlah keuntungan, diantaranya adalah tidak dipungutnya biaya parkir bila pemilik kendaraan belum memarkirkan kendaraannya selama 15 menit. 

Hal ini dikatakan Udin P. Sihaloho setelah Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Batam No. 1 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir telah mengesahkan Ranperda tersebut menjadi Perda pada Kamis (22/6/2017) lalu. 

Kata Udin P. Sihaloho, S.H., mantan Sekretaris Pansus Ranperda tersebut mengatakan, ketentuan terkena biaya parkir setelah selama 15 menit memarkirkan kendaraan tersebut berlaku di semua tempat, baik di jalan umum maupun di kawasan mall yang melaksanakan parkir belangganan. Untuk itu ia berharap pengelola mall dapat melaksanakan ketentuan tersebut bila Perda tersebut telah di berlakukan.

"Nanti taxi atau kendaraan lain yang hanya menurunkan penumpang tidak dikenakan biaya parkir, kecuali mereka telah memarkirkan kendaraannya selama 15 menit. Itu berlaku di semua tempat, baik yang di jalan umum yang ada juru parkirnya, maupun di kawasan mall yang melaksanakan parkir belangganan. Saya harap mereka para pengelola kawasan mall nantinya dapat melaksanakan ketentuan itu," tegas Udin, Senin (3/7/17).

Sementara terkait target pendapatan dari Perda tersebut yang mencapai Rp 30 miliar untuk tahun 2017 ini, Legislator PDIP ini mengaku tidak yakin akan tercapai, karena Perda tersebut belum berjalan dan masih butuh waktu untuk penerapannya.

"Target pendapatan Rp 30 miliar untuk tahun 2017, dari Perda ini, saya rasa tidak akan tercapai, karena itu belum diterapkan. Ada masa sosialisasinya juga, sebelum Perda diterapkan," jelasnya.

Namun Udin yakin, untuk tahun 2018 target tersebut akan tercapai dan itu menurutnya akan meningkatkan pendapatan asli daerah yang cukup signifikan, mengingat pendapata parkir di Kota Batam saat ini hanya Rp 3 miliar pertahun.


(Red/Kepriaktual.com)



Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian pimpin apel pagi 
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Hari pertama masuk kerja, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH pimpin apel pagi dan Halalbihalal Kapolda Kepri. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, diruang kerjanya, Senin (03/7-2017).

Kombes Pol S. Erlangga menerangkan, Apel pagi Polda Kepri dan Halalbihalal Kapolda Kepri turut dihadiri oleh Wakapolda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, para Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS Polda Kepri.

Kapolda Kepri, dalam amanaya menyampaikan, kepada seluruh Personil senantiasa waspada menghadapi maraknya aksi-aksi Terorisme yang menjadikan Polri sebagai terget utama. Sifat dari Terorisme saat ini bersifat Indoktrinasi baik di Dunia Maya maupun dikehidupan nyata.

"Kita sudah memahami bahwa semua itu di latarbelakangi oleh gerakan ISIS, oleh karenanya Dalam menghadapinya tidak boleh Underestimate, namun yang selama ini Polisi bersikap Humanis harus tetap memberikan kesan Humanis tanpa meninggalkan SOP dalam bertindak termasuk Impelementasi Sispammako agar hal ini jangan dianggap sebagai suatu yang biasa-biasa saja, tugas kita cukup berat, namun yakinlah bahwa kita mampu," ujar Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian.

Ditambahkanya, terus berdayakan Bhabinkamtibmas hingga sampai ketingkat RT dan RW. Dengan didukung oleh personil lainnya sebagai pengemban fungsi Pembinaan Keamanan masyarakat. 

Selanjutnya Kapolda Kepri menyampaikan “Tujuan Terror adalah membuat kita Takut, membuat masyarakat Takut, maka ketika kita Takut tujuan itu telah berhasil, oleh sebab itu mari kita kobarkan semangat KAMI TIDAK TAKUT”. Sebab selama ini Polri masih terkesan ragu-ragu dalam penindakan terutama masalah Terorisme, jika perlu apabila mereka mendahului langsung bisa dilumpuhkan itu sudah sesuai dengan SOP yang kita miliki.

"Kedepannya kita masih menghadapi agenda besar yakni mensukseskan Pemilu Walikota Tanjungpinang, mendasari pengalaman dalam menghadapi Pemilu di Provinsi kepri yang sudah kita lalui hendaknya segala sesuatu nya dipersiapkan dengan baik,"katanya. 

Berkaitan dalam rangka persiapan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-71, Kapolda meminta agar seluruh Personil dapat secara aktif berpartisipasi dalam semua kegiatan sesuai dengan bidang tugas masing-masing jangan ada terkesan bahwa ada anggota yang berprilaku seperti tamu. 

"HUT Bhayangkara kali ini akan dilaksanakn ditempat umum yaitu di Lapangan Engku Putri oleh sebab itu mendasari beberapa kejadian di Daerah lain seperti di Medan dan di Jakarta diharapkan semua anggota senantiasa dalam kondisi Waspada penuh bagun Soliditas dengan polisi dan Masyarakat," terangnya Kapolda Kepri. 

Selesai melaksanakan apel pagi Kapolda Kepri beserta Wakapolda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri dan seluruh Personil Polda Kepri melaksanakan Halalbihalal yang berlangsung di Lobby Utama Polda Kepri. Tampak suasana kekeluargaan saling memaafkan dalam kegiatan Halalbihalal tersebut. 


(Humas Polda Kepri) 


Menpan, Asman Abnur
JAKARTA KEPRIAKTUAL.Com: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) besok tanggal 3 Juli 2017, mulai masuk kerja. "Cuti bersama dalam rangka Idul Fitri 1438 H sudah usai. Kami minta seluruh ASN mulai besok kembali masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja," ujarnya di Jakarta, Minggu (02/07).

Disampaikan bahwa, liburan pada momentum lebaran kali ini cukup lama, yakni sampai 10 hari. Selain 5 hari cuti bersama, ASN juga mendapatkan 2 hari libur nasional dan 3 hari libur sabtu minggu. "Sepuluh hari cukup memadai untuk beribadah bersama, bersilaturahmi dan liburan bersama keluarga. Besok saatnya kita kembali bertugas, kembali memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Asman.

Pemerintah melalui Kepres 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017 telah menetapkan dan menambah cuti bersama. Untuk ASN, pemberian hak tersebut hendaknya diimbangi pula dengan pelaksanaan kewajiban. Bagi ASN yang tidak melaksanakan kewajiban, akan diberikan sanksi hukuman disiplin sesuai ketentuan.

"Tidak masuk kerja tanpa ijin adalah pelanggaran disiplin. Bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran disiplin tentu akan menerima sanksi hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam PP 53/2010 tentang Disiplin PNS," tegas Asman.

Dijelaskan, teknis pelaksanaan pemberian hukuman disiplin dimaksud dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di lingkungan instansinya masing-masing. Bentuknya mulai dari sanksi hukuman disiplin ringan, sedang, sampai berat, tergantung bobot pelanggaran disiplinnya. 

Selanjutnya Menteri Asman meminta agar para PPK, baik di pusat maupun di daerah, melakukan pemantauan secara seksama. "Kami berharap para PPK melakukan monitoring dan evaluasi di hari pertama masuk kerja besok, guna memastikan jajaran ASN melaksanakan tugas sebagaimana mestinya," pungkas Asman. 

(HUMAS MENPANRB)


Komisioner KPAI, Jasra Putra
JAKARTA KEPRIAKTUAL.Com: Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, S.Fil, M. Pd, merilis kejadian selama liburan panjang. Sebagaimana yang dikutipnya dari sumber detik.com. Liburan kembali memakan korban 1 anak Melly 11 tahun meningga di aliran sungai Cikeas, Bogor dan Didin 8 tahun yang terseret ombak di Pantai Paping Tasikmalaya, Rabu (28/6-2017).

Jasra Putra mengatakan, Kejadian yang terus berulang setiap liburan panjang sekolah perlu menjadi perhatian kita semua. Dan menjadi penting untuk KPAI mengingatkan serta menghimbau para orang tua memperhatikan faktor ancaman untuk anak yang sewaktu- waktu dapat terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

" Oleh karena itu faktor keselamatan dan resiko wajib disosialisasikan pemilik tempat wisata dengan memasang peringatan untuk keselamatan di setiap wahana hiburannya. Tidak dapat dipungkiri, destinasi tempat hiburan seringkali membludak di libur lebaran ini. Untuk itu butuh kepedulian kita semua, baik pengunjung maupun yang pemilik tempat wisata," ujarnya. 

Ia juga menjelaskan, bahwa Ada dua factor yang seringkali memicu terjadinya korban anak. Pertama orang tua tidak mengambil sikap hati hati pada tempat hiburan yang pengunjungnya membludak. Kedua, dari tempat hiburan sendiri para pegawainya masih libur, sehingga pengamanan berkurang. Dua hal ini menjadi kerawanan dalam menikmati hiburan, terutama tempat hiburan yang punya resiko tinggi untuk anak- anak seperti pantai dan wisata air. 

" Untuk  itu menjadi penting agar pemilik atau pengelola tempat wisata mengukur kemampuannya dan mengingatkan para pengunjungnya. Seperti tempat pantai dan wisata air harus ada rambu rambu, seperti tempat mandi yang aman bagi anak, peringatan orang tua untuk mengawasi selama anak di area hiburan dan petugas yang cakap dibidang keselamatan seperti safety guard," terangnya Jasra Putra.

Ditambahkanya, Orang tua memang dituntut ekstra hati hati, bila melihat situasi kunjungan wisata yang membludak. Lebih baik mencari tempat yang terbuka atau lebih aman, atau mencari alternatif tempat istirahat, bila tidak ada cukup di kendaraan saja.

Salah satu yang sering terjadi juga adalah keterpisahan anak di tempat wisata atau belanja. Perlunya kehati hatian apalagi bila pengunjungnya padat. Untuk mencegahnya sangat penting tempat wisata melengkapi dfasilitasnya dengan pusat informasi dan pengeras suara yang dapat didengar semua pengunjung.

Apalagi ini jelang arus balik, destinasi tempat wisata dan belanja bisa dipastikan ramai pengunjung. Situasi akan bertambah krisis ketika para pemudik mulai macet panjang dan kelelahan, maka tempat wisata, rest area dan belanja akan menjadi tempat alternatif istirahat. 

" Hindari tempat istirahat yang telah membludak dan tidak ada petugas keamanan karena rawan anak anak menjadi korban. Tempat ibadah seperti masjid bisa menjadi alternatif beristirahat. Selamat menikmati liburan lebaran, pastikan keluarga anda utuh di Hari Raya," tuturnya.

Kemudian ditambahkan Komisioner KPAI Kepri, Erry Syaharial mengatakan, bahwa Destinasi wisata di Kepri umumnya pantai, belum sesuai degan wisata yang ramah anak. Bahkan pengawasan pun kurang. 

" Tempat wisata yang ada di Kepri, terutama di pantai, belum ada dilengkapi oleh penjaga pantai rambu-rambu pantai areal terlarang bermainya anak-anak. Sehingga anak-anak yang berlibur ke pantai, dengan leluasanya bermain. Bila ada rambu-rambu areal terlarang dipasang, orang tua anak pasti melarangnya bermain disekitarnya," ujarnya Erry Syahrial melalui HP nya. 

(Red/Kepriaktual.com)


Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian Saat Apel Ramadniya
BATAM KEPRIAKTUAL.Com; 690 personil gabungan Polda Kepri dan Polresata Barelang, melaksanakan apel dalam persiapan  pengamanan malam takbiran yang diawali dengan Apel pasukan pengamanan Ops Ramadniya. Apel tersebut bertempat di simpang empat Nagoya, Batam, yang dipimpin oleh Kapolresta Barelang AKBP Hengki, Sabtu (24/6-2017).

“ 690 personil gabungan Polda Kepri dan Polresta Barelang dan jajaran personil yang terlibat dalam pengamanan lebaran, agar selalu menjaga ketertiban lalu lintas bagi masyarakat yang akan menggelar Takbir Keliling,” sampainya Kapolresta Barelang saat memimimpin apel.

Selanjutnya Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH beserta rombongan Bergerak dari Polresta Barelang menuju Pos Pam Ops Ramadniya tahun 2017 yang bertempt di Nagoya Hill Mall. Dan pengecekan selanjutnya di Pos Pam Ops Ramadniya tahun 2017 yang bertempt di Alun-alun dataran Engku putri.sekira pukul 22.00 wib. Kapolda menyampaikan agar anggota yang terlibat dalam pengamanan terus meningkatkan deteksi dini dari kemungkinan terjadi nya hal yang dapat mengganggu jalannya Takbiran di Kota Batam, lakukan tugas dengan ikhlas dan semoga menjadi ibadah bagi kita semua.


Ditambahkan oleh Kabid Humas Polda Kepri “agar masyarakat selalu mematuhi peraturan dan keselamatan dalam berlalu lintas, jadikan momentum malam takbiran ini sebagai pengakuan atas kebesaran  dan keagungan Allah SWT.Kalimat tasbih  kita tujukan untuk mensucikan Allah dan segenap yang berhubungan dengan-Nya. Tidak  lupa  kalimat  tahmid sebagai puji syukur juga kita tujukan untuk Rahmandan Rahim-Nya yang tidak pernah pilih kasih kepada seluruh hambanya.

“Sementara tahlil kita lantunkan  untuk  memperkokoh keimanan kita bahwa Dialah  Dzat yang maha  Esa dan  mahakuasa. Jadikakan momentum tersebut sebagai refleksi diri sendiri untuk mengutamakan keselamatan  bersama, jangan ada tindakan yang berlebihan,” tutup Kabid Humas PoldaKepri.


(Humas Polda Kepri)




Gudang Ayam Impor
KARIMUN KEPRIAKTUAL.Com: Dikhabarkan, beberapa minggu lalu, Jajaran Polisi Polresta Kabupaten Karimun menggerebek gudang ayam impor  di Moro, gudang ayam milik dua pengusaha berinisial AK dan SY. Diduga gudang ayam tersebut, tidak memiliki/mengantongi izin. Hal itu disampaikan oleh warga Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun kepada awak media online, Kepriaktual.com, Kejoranews.com, dan Rasio.co, beberapa hari lalu. Jumat (23/6-2017).

" Gudang ayam itu sebelumnya sempat disegel oleh Polres Karimun. Namun menurutnya, gudang ayam impor itu kini kembali beroperasi meskipun belum memiliki kelengkapan izin," ujar warga setempat yang tak mau di publis namanya.

Terkait informasi itu,  awak media Kepriaktual.com, Rasio.co dan kejoranews.com, Selasa (20/6-2017) mencoba mengkonfirmasi hal tersebut ke Polres Kab. Karimun, guna mencari kebenarannya, mengingat kebutuhan ayam jelang Idul Fitri 1438 H 2017 sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

Namun saat ke Polres Karimun, Kapolres Karimun AKBP Agus Fajarudin, SIK sedang tidak berada di tempat, menurut asistennya Kapolres sedang tugas luar.

" Bapak sedang tidak ada pak, tadi pagi ada saat apel, saat ini beliau sedang tugas luar," ujar asistennya (SPRI).

Upaya mendapatkan keterangan dari Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) pun hingga berita ini dimuat belum ditanggapi Kepala Sat Reskrim Polres Karimumn Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dwihatmoko Wiraseno sejak dua hari lalu.


(Red/Kepriaktual.com)




Danlantamal IV, Laksamana Pertama TNI  R. Eko Suyatni
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL. Com: Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno,S.E,M.M. membuka Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) berlangsung di Masdjid Hajar Aswad Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Kamis (22/6-2017).

Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dan Hifdzil Qur’an (MHQ) kali ini diikuti 20 peserta, yang terdiri dari kalangan Mahasiswa baik perguruan tinggi negeri maupun swasta, Ormas, Pelajar, Prajurit TNI dan Masyarakat Tanjungpinang.

Dalam sambutanya Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno mengatakan, lomba ini dimaksudkan untuk menyemarakkan kegiatan  menyambut Hari Ulang Tahun TNI ke- 72 tahun 2017 yang bernuansa Agamis dengan tujuan agar terjalin hubungan silaturahmi yang baik antara warga TNI Angkatan Laut dengan masyarakat sekitar. Khususnya para mahasiswa dan mahasiswi dan instansi maritim di Pulau Bintan dan sekitarnya serta mengedepankan pesan agama untuk membangun bangsa ini yang lebih berkebinekaan.

Selain itu, kata dia, lomba MTQ dan MHQ ini merupakan salah satu gambaran eksistensi TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasioanal dan Tentara Profesional. 

" Adapun sasaran lomba yakni terwujudnya rasa kebanggaan TNI karena memiliki generasi penerus dan wujud pembinaan terhadap akhlak masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Danlantamal IV Tanjungpinang. 

Sementara itu, lanjutnya, tujuan lomba ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan dari isi kandungan Al Quran dan untuk meningkatkan dan mempererat tali ukhuwah Islamiah di kalangan Mahasiswa,TNI,Pelajar,Ormas dan masyarakat dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

" Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Musabaqoh Hifdzil Qur’an merupakan kegiatan untuk meningkatkan kesempurnaan dalam bacaan baik tajwid, suara, lagu dan adab serta hafalan baik tajwid, tahfidz dan adab ayat-ayat suci Alquran serta kebenaran yang terkandung di dalamnya," katanya. 

Diakhir sambutannya, Danlantamal IV mengucapkan selamat bertanding dan berkompetisi yang sehat kepada ke 20 peserta qori dan qoria MTQ dan MHQ. 


(Dispen Lantamal IV).


Terdakwa Chua Swee Cheng (Rambut Putih) 
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Terdakwa Direktur PT Natwell Shipyard Batam (Chua Swee Cheng Alias Steven Chua) kasus perkara penggelapan uang pembayaran dua buah unit kapal tongkang dengan nilai SGD 1.297.400, jalani sidang perdana dwngan agenda mendengarkan dakwaan dari JPU Andi Akbar, Rabu (21/6-2017).

Pada bulan Januari tahun 2009, Chan Kern Miang membuat dua unit kapal tongkang milik Chan Kern Miang dibuat diperusahaan shpiyard milik terdakwa. " 
PT. Natwell Shipyard Batam melakukan pembuatan dua kapal. 1 unit kapal Tug Boat QAWE 302 dan 1 unit kapal Tongkang GTO 1501 untuk Metico Marine Pte, Ltd," baca Andi Akbar. 

Kemudian, kata dia, pada bulan Nopember tahun 2010 terdakwa telah menyerahkan satu unit kapal Tongkang GTO 1501  dan surat kapal berupa Sertifikat Registrasi yang dikeluarkan oleh Marine Port Authority Singapore.

" Tanggal 01 Desember 2010 beserta Protocol Of Delivery, secara fisik satu unit kapal Tongkang GTO 1501 telah diterima oleh Ramli. Dan Ramli memberitahukan kepada pemiliknya Chan Kern Miang, bahwa satu unit kapal Tongkang GTO 1501 telah selesai dibuat. Kapal tersebutpun tetap dititipkan di Metico Marine Pte, Galangan Kapal PT Natwell Shipyard," kata Andi.

Dilanjutkanya, sementara satu unit kapal lg, kapal Tug Boat QAWE 302 juga sudah selesai pengerjaannya oleh PT Natwell. Akan tetapi satu unit kapal Tug Boat QAWE 302 belum diserahterimakan, karena adanya perubahan spek kapal. Sehingga kapal Tug Boat QAWE 302 tetap berada di Galangan Kapal PT Natwell Shipyard.

" Pada bulan Februari tahun 2011 terdakwa Chua Swee Cheng Direktur  PT Natwell Shipyard Batam, tanpa sepengetahuan dari korban Chan Kern Miang, Direktur Metico Marine Pte menjual perusahaan PT Natwell Shipyard Batam kepada Choo Chye Hock," ujarnya.

Usai dakwaan dibaca Jaksa Andi Akbar,  Majelis Hakim yang dipimpin Endi didampingi Hakim anggota Renni dan Egi menyampaikan kepada terdakwa. " Dari dakwaan Jaksa, apakah terdakwa keberatan?," tanya Hakim Endi. 

" Saya keberatan yang mulia. Tidak benar saya menggelapkan uang pembayaran kapal. Saya tidak mengetahui itu," ujar terdakwa Chua Swee Cheng sambil menangis.

Karena saksi belum bisa dihadirkan oleh Jaksa. Sidangpun ditunda dan dilanjutkan pada persidangan berikutnya.

(Red/Kepriaktual.com)


Wakapolda Kepri Brigjen Pol Didi Haryono Pimpin Upacara
BATAM KEPRIAKTUA.Com: Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Didi Haryono, SH, MH,  pimpin upacara Apel konsolidasi pembagian tugas Ops Ramadniya Seligi 2017. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, diruang kerjanya, Rabu (21/6-2017).

Dalam arahan Wakapolda menyampaikan, situasi Polda Kepri dan jajaran sampai saat ini terdapat dalam keadaan aman dan terkendali. Untuk harga sembako di provinsi Kepri, yang mengalami kenaikan dan penimbunan sembako dibatas kewajaran, apabila ditemukan, lakukan koordinasi dengan Satgas Pangan Provinsi Kepri

Dan ia juga mengarahkan kepada seluruh Personil Polda Kepri dalam menjalankan Operasi Ramadniya Seligi tahun 2017 ini. Supaya melakukan pendekatan dan tampil hinggga ke RT, RW dan sampaikan himbauan Kamtibmas, khususnya bagi Bhabinkamtibmas di jajaran Polda Kepri. Kemudian lakukan koordinasi dengan stake holder terkait, di tempat saudara melaksanakan tugas.

" Beri keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam menyambut perayaan Idul Fitri. Sampaikan himbauan dan tips aman dalam melaksanakan mudik. Sesuai dengan tema Operasi Ramadniya seligi 2017. Melalui apel gelar pasukan Ops Ramadniya 2017, kita tingkatkan sinergi Polri dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1438 H di wilayah Provinsi Kepulauan Riau," sampainya Wakapolda Brigjen Pol Didi Haryono 

Selanjutnya penyampaian oleh Karo Ops Polda Kepri mengingatkan agar dalam melaksanakan tugas lakukan dengan rasa penuh tanggung jawab, sejalan dengan Operasi Kemanusian yang kita laksanakan. 

" Kepada para kasatgas sebelum laksanakan tugas agar diberi arahan dan App kepada seluruh anggotanya, para kasubsatgas bergantian mengambil apel malam pada pukul 20.00 wib dan apel pagi pada pukul 08.00 wib. Dan ditambahkan oleh Dir Intel Polda kepri agar anggota teritama yang mengemban fungsi penyidikan dan penyelidikan agar melaksanakan Deteksi dini terkait dengan antisipasi kegiatan salah stu Ormas di Batam yang akan melakukan sweping ditempat-tempat hiburan," ujarnya. 


(Humas Polda Kepri) 



Kepala BC Batam Noegroho Gelar Ekspos di BC Batam
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam menggelar konferensi pers hasil Operasi Patuh Ampadan I wilayah operasi KPU Bea dan Cukai Batam, di lantai 3 Gedung Media Center Bea dan Cukai Batam, Selasa (20/6/17).

Kepala Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam, Noegroho Wahyu Widodo menyebutkan, operasi Patuh Ampadan I bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengusaha Barang Kena Cukai (BKC) hasil tembakau dan membersihkan serta menekan peredaran BKC hasil tembakau ilegal. Operasi tersebut agar peredaran BKC tembakau menjadi kondusif karena telah memenuhi ketentuan dibidang cukai. Operasi ini secara serentak dan terpadu diseluruh wilayah Indonesia dan telah diresmikan pada Rabu 17 Mei 2017.

“Operasi dilaksanakan untuk mengoptimalkan penerimaan cukai hasil tembakau. Selain itu, untuk menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal. Dengan begitu para pengusaha BKC patuh dan ikut menghindari peredaran BKC hasil tembakau ilegal,” ujar Noegroho.

Noegroho melanjutkan, operasi yang berlangsung sejak tanggal 15 Mei 2017 hingga 10 Juni 2017 itu menargetkan penerimaan cukai yang di bebankan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan cukai akan tercapai dan masyarakat pun bisa terbebas dari peredaran barang ilegal.

Sejumlah merek rokok yang diamankan Bea Cukai Batam adalah Luffman, H Mild, Harmoni, Esse, Lucky Strike, Aston, Thunder dan lainnya. Sedangkan untuk Mikol yakni Topi Miring, Contreau, Drum, Black Label, Anggur Cap Orang Tua, Mc Donald, dan lainnya.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Tipe B Batam Raden Evy Suhartantyo menambahkan, total hasil penindakan Operasi Patuh Ampadan I selama 3 kali tersebut yakni berjumlah 1.589.628 batang Hasil Tembakau (HT) dan sebanyak 978.645 liter MMEA sebesar total nilai barang penindakan Operasi Patuh Ampadan I tersebut sebesar Rp959.046.000.

" Dengan rincian operasi pertama, Selasa 23 Mei 2017, terdapat 4 Toko yang diamankan dengan hasil yang diamankan yakni tembakau sebanyak 1.371.120 batang senilai Rp851.667.750 dan Minuman Mengandug Ethyl Alkohol (MMEA) golongan B dan C, 920.400 liter (105 botol) senilai Rp2.252.250. Pada operasi kedua, Selasa 30 Mei 2017 di daerah Bengkong dengan 3 toko, BC mengamankan hasil tembakau sebanyak 192.224 batang dan MMEA golongan B dan C 58.245 liter senilai Rp86.358.000. Dan terakhir, yakni operasi ketiga pada Kamis 8 Juni 2017. Bea Cukai Batam mengamankan hasil di daerah Batam Center sebanyak 4 toko berula tembakau sebanyak 26.284 batang dengan nilai Rp18.768.000," urai Raden Evy Suhartantyo.


(Red/Kepriaktual.com)



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.