Latest Post

Data Gugus Tugas Covid-19 dan Dinkes Kepri.
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Berikut data terbaru ter Update data perkembangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Minggu (5/4-2020).

Data informasi Covid-19 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kepri, PDP Komulatif, 122 orang, sedang dirawat/isolasi 39 orang, selesai pengawasan 83 orang. Sedangkan jumlah PDP pemeriksaan lab, jumlah diperiksa 105 orang, on proses,40 orang, negatif 55 orang, positif 10 orang.

Berikut data PDP Komulatif di Kabupaten/Kota: Batam, 66 orang, Tanjungpinang, 32 orang, Bintan, 8 orang, Karimun, 9 orang, Anambas, 3 orang, Lingga, 0 orang, Natuna, 4 orang.

Dan Data PDP sedang dirawat/isolasi: Batam, 10 orang, Tanjungpinang, 17 0rang, Bintan, 6 orang, Karimun, 2 orang, Anambas, 1 orang, Lingga, 0 orang, Natuna, 4 orang.

Kemudian Data PDP selesai pengawasan: Batam, 56 orang, Tanjungpinang, 15 0rang, Bintan, 2 orang, Karimun, 7 orang, Anambas, 2 orang, Lingga, 0 orang, Natuna, 1 orang.

Baca Juga:

Berikut Data Terupdate Covid-19 dari Dinkes Kepri/Hari Ini, Batam Urutan Teratas


Sedangkan Data PDP Pemeriksaan Lab, Jumlah Diperiksa: Kota Batam, 52 orang, Tanjungpinang, 32 0rang, Bintan, 8 orang, Karimun, 9 orang, Anambas, 2 orang, Lingga, 0 orang, Natuna, 2 orang.

Selanjutnya PDP On Proses: Kota Batam, 17 orang, Tanjungpinang, 14 0rang, Bintan, 6 orang, Karimun, 2 orang, Anambas, 0 orang, Lingga, 0 orang, Natuna, 1 orang. Dan PDP Negatif: Batam, 30 orang, Tanjungpinang, 14 0rang, Bintan, 2 orang, Karimun, 6 orang, Anambas, 2 orang, Lingga, 0 orang, Natuna, 1 orang.

Sementara PDP Positif: Kota Batam, 5 orang, Tanjungpinang, 4 0rang, Bintan, 0 orang, Karimun, 1 orang, Anambas, 0 orang, Lingga, 0 orang, Natuna, 0 orang.

Sementara data Covid-19 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kepri adalah, yang Komulatif, 1946 Orang, Proses Pemantauan, 1095, Selesai Pemantauan,851. Dan Covid-19 yang ODP Pemeriksaan Lab, Jumlah Diperiksa, 148, On Proses 38, Negatif, 110, Positif, 0.

Berikut data ODP Kabupaten/Kota, Komulatif:
. Batam, 1282 orang.
. Tanjungpinang, 149 orang.
. Bintan 59 orang.
. Karimun 346 orang.
. Anambas 7 orang.
. Lingga 3 orang, dan
. Natuna 100 orang.

ODP Proses Pemantauan:
. Batam 715 orang
. Tanjungpinang 61 orang
. Bintan 30 orang
. Karimun 220 orang
. Anambas 2 orang
. Lingga 3 orang
. Natuna 64 orang,

ODP Selesai Pemantauan:
. Batam 567 orang
. Tanjungpinang 88 orang
. Bintan 29 orang
. Karimun 126 orang
. Anambas 5 orang
. Lingga 0 orang
. Natuna 36 orang,

Sedangkan ODP Pemeriksaan Lab, Jumlah Diperiksa:
. Batam 120 orang
. Tanjungpinang 23 orang
. Bintan 0 orang
. Karimun 5 orang
. Anambas 0 orang
. Lingga 0 orang
. Natuna 0 orang,

ODP On proses:
. Batam 37 orang,
. Tanjungpinang 1 orang
. Bintan 0 orang
. Karimun 0 orang
. Anambas 0 orang
. Lingga 0 orang
. Natuna 0 orang,

ODP Negatif:
. Batam 83 orang,
. Tanjungpinang 22 orang
. Bintan 0 orang
. Karimun 5 orang
. Anambas 0 orang
. Lingga 0 orang
. Natuna 0 orang,

Positif: -----

Keterangan Covid-19 yang meninggal di Kepri:
. Positif Covid-19 meninggal: Batam (3)
. PDP meninggal (on proses lab): Batam (1), TPI (1)
. Negatif Covid-19 meninggal penyakit penyerta: Batam (5), TPI (1), Karimun (1).
. Sembuh Covid-19: TPI (1), Karimun (1).


Sumber : Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri dan Dinkes Kepri

Polda Kepri Lakukan Penyemprotan di Perumahan.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Tugas Operasi Aman Nusa II Seligi 2020 melakukan Penyemprotan Disinfektan di Perumahan Modena, Kota Batam, Minggu (5/4/20). Penyemprotan Dsinfektan dimulai pada jam 09.00 wib hingga selesai.

Sasaran Penyemprotan Disinfektan yang dilaksanakan pada hari ini, difokuskan ke perumahan masyarakat.

"Tidak hanya tempat pelayanan publik, jalanan utama, sekolah dan tempat-tempat ibadah yang dilakukan penyemprotan namun pencegahan juga dilakukan hingga ke rumah-rumah masyarakat", tutur Kabid Humas Polda Kepri.

Kemudian, lanjutnya,kegiatan yang dilaksanakan oleh Polda Kepri dan jajaran ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah, pergelaran Operasi Aman Nusa II Seligi 2020, dan Maklumat Kapolri.

Baca Juga:

Ditengah Pademi Covid-19, DPC AAI Kota Batam Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

"Kegiatan Penyemprotan ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan hingga ke seluruh wilayah," ujar Kabid Humas Polda Kepri.

Kata Kombes Pol Harry Goldenhardt S, kegiatan ini sesuai dengan Standar Operasional Prosedur ( SOP), tim pencegahan dan Penyemprotan Disinfektan akan terlebih dahulu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk memasuki rumah atau gedung terdekat, hingga Penyemprotan selesai dilaksanakan.

"Kami menghimbau kepada masyarakat yang wilayah atau jalanan nya yang akan dilakukan Penyemprotan Disinfektan untuk segera memasuki rumah atau gedung terdekat terlebih dahulu, hingga selesainya pelaksanaan Penyemprotan, mengingat cairan Disinfektan berbahaya jika langsung terkena dengan manusia, terutama di bagian Mata, telinga dan hidung" jelasnya.

Pada penyemprotan hari ini seluruh fasilitas di Perumahan Modena, Kota Batam tidak luput dari Penyemprotan Disinfektan, dimulai dari pagar, pintu, jendela, Ruko dan Fasilitas Umum di perumahan tersebut di Semprot oleh tim Satgas Aman Nusa II Seligi 2020.

(***)

(Fhoto: Istimewa), Kantor Pemkab Karimun.
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Karimun keluarkan surat edaran Nomor:300/SET-COVID19/IV/02/2020 tentang larangan mudik lebaran, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Minggu (5/4-2020).

Surat edaran yang ditandatangani Bupati Karimun tersebut, menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Selanjutnya, dalam isi surat edaran yang ditandatangani Bupati Karimun, Dr.H. Aunur Rafiq, dalam rangka mencegah meluasnya Penyebaran Covid 19 di Wilayah Kabupaten Karimun. Kemudian surat Edaran diberlakukan sejak ditanda tangani hingga ada pemberitahuan selanjutnya.

Baca Juga:

Bupati Natuna Lantik 15 Pejabat Esselon III dan IV Dilingkungan Pemda Natuna


Berikut Bupati Karimun menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Agar dapat menyampaikan himbauan kepada seluruh Pegawai ASN/Instansi Vertikal/BUMN/BUMD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, untuk tidak melakukan perjalanan mudik lebaran.
  2. Agar dapat menyampaikan kepada Masyarakat yang berencana ingin melakukan perjalanan mudik lebaran baik dari dalam Kabupaten Karimun ke luar maupun sebaliknya dari luar wilayah Kabupaten Karimun yang ingin mudik ke Kabupaten Karimun agar dapat menunda rencana mudik lebaran hingga situasi dan kondisi aman terkendali dari pendemi Covid 19.
  3. Agar Masyarakat tetap fokus dan disiplin untuk mematuhi semua anjuran yang dikeluarkan oleh Pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19 yang lebih luas yaitu salah satunya dengan mengurangi arus pergerakan masyarakat antar daerah dengan tetap di rumah, jaga jarak dan menghindari tempat-tempat keramaian.
  4. Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk mencegah makin meluasnya penyebaran Covid 19 dengan memutus mata rantai persebaran pendemi covid 19 melalui pembatasan pergerakan orang dari satu tempat ke tempat yang lain.
  5. Kami mengharapkan partisipasi media untuk ikut serta mendukung upaya Pemerintah Daerah dalam mensosialisasikan dan menggaungkan kampanye “Jangan Mudik” yang dapat dipublikasikan secara simultan dengan mencantumkan tagar #MediaLawanCovid19# hal ini dilakukan untuk menyiasati keterbatasan gerak, alat dan waktu di tengah situasi penyebaran Pendemi Covid 19 saat ini.


Ahmad Yahya

Fhoto: Humas Pemkab Natuna.
NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka untuk mengisi kekosongan jabatan dan peningkatan profesionalisme guna memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si., melakukan rotasi dan pelantikan terhadap 15 pejabat Esselon III dan IV dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna. Bertempat di Gedung Daerah Natuna, Jalan Batu Sisir, Kecamatan Bunguran Timur, pada Jum'at (03/04) pagi.

Dalam sambutannya Hamid Rizal mengatakan, bahwa seperti diketahui bersama saat ini beberapa negara di Dunia, termasuk di Indonesia, sedang disibukkan dengan mewabahnya Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19).

Kabupaten Natuna merupakan salah satu Daerah di Indonesia yang turut merasakan dampaknya atas ancaman Covid-19. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja dalam rangka mencapai tujuan pembangunan secara Nasional, maupun Daerah.

Namun, Hamid Rizal tidak ingin adanya ancaman Covid-19 membuat para jajarannya kehilangan semangat dalam menjalankan tugas sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diberikan tugas dan amanah dalam melaksanakan tugas jabatan.

Lebih lanjut Hamid Rizal berpesan agar para pejabat baik Esselon III maupun IV yang baru saja dilantik, supaya tetap dapat bekerja secara maksimal, penuh rasa tanggungjawab serta diiringi dengan niat yang iklas dan yakin, bahwa mereka mampu melakukan yang terbaik untuk Natuna kearah yang lebih baik lagi.

Sementara itu Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Natuna, Defrizal, menjelaskan pelantikan 15 orang pejabat Esselon III dan IV tersebut dilakukan di Gedung Daerah Natuna, karena jumlah yg dilantik tidak ramai dan ruangan Gedung Daerah Natuna dipandang cukup memadai.

Selanjutnya sebelum acara pelantikan dimulai, seisi ruangan pelantikan juga telah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan.

Selain itu kegiatan tersebut juga sudah mengikuti aturan dari protokol kesehatan tentang jarak aman antar satu dengan yang lain, serta tidak ada pergerakan apapun didalam ruangan pelantikan, seperti penyematan tanda jabatan maupun sesi pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik.

Hal ini dilakukan bagi pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Daerah Ujung Utara NKRI tersebut.

Sumber: Pro_Kopim/ Humas Natuna

Pengusaha UKM Cemilan, (Fhoto: Istimewa).
TAGERANG KEPRIAKTUAL.COM: Tetap produktif di tengah korona, produsen camilan snack tempe di Tangerang Selatan, Banten, kebanjiran pesanan. Pengusaha usaha kecil menengah (UKM) kewalahan memenuhi permintaan pengecer dari berbagai daerah.

"Kalau dibanding ke ritel modern, reseller (pengecer) lebih banyak permintaanya. Selain reseller, pesanan dari Malaysia juga naik," ucap Turipah, pemilik usaha keripik tempe Macaca di rumah produksinya di Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu 4 April 2020.

Menurut keterangan beberapa pengecer camilannya dari sejumlah wilayah di Indonesia permintaan meningkat tajam. Tak lain dan tak bukan karena kebijakan bekerja di rumah.

"Dalam setiap krisis ada saja peluang. Selama kita bisa konsisten dan memanfaatkan teknologi yang ada, usaha saya malah meningkat di saat yang lain mengencangkan ikat pinggang," ucap dia.

Baca Juga:

BLK Cibodas Kota Tagerang Produksi Alat Pelindung Diri


Namun, dia enggan menyebutkan kenaikan omset yang didapatnya. Turipah mengaku kebijakan pembatasan sosial membuatnya tak lagi bisa ikut ajang pameran. Biasanya dia rutin mempromisikan usahanya sejak bulan Maret.

"Penjualan kalau bukan dari kegiatan pameran, dilakukan online semua," kata dia.

Senada juga dirasakan Yulis, pemilik usaha dimsum beku CC Dimsum. Dia mengaku penjualan naik sejak kebijakan kerja dari rumah keluar.

"Naik tipis. Sekitar 10 persen, dibanding hari-hari biasanya," kata dia.

Pemesan dimsum buatannya biasanya pembeli langsung yang ingin menikmati dimsum dengan mengukus sendiri di rumah. Meski untung, dia berharap pandemi korona di Indonesia bisa segera usai agar aktivitas masyarakat kembali normal.

"Karena kalau lama-lama seperti ini juga repot, harga-harga sudah naik, kalau kelamaan takutnya daya beli malah menurun," kata dia.

Sumber:Medcom.id

BLK Cibodas Kota Tangerang. (Fhoto: Istimewa).
TAGERANG KEPRIAKTUAL.COM: Balai latihan kerja (BLK) Cibodas, Kota Tangerang, Banten, memproduksi alat pelindung diri (APD) berupa pakaian dekontaminasi atau baju hazmat secara mandiri. Produksi mandiri itu sebagai langkah atas langkanya APD bagi tenaga medis yang merawat pasien virus korona (covid-19).

"Mana yang sudah jadi coba dipakai, kita lihat sudah sesuai standar apa belum," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau pengerjaan baju hazmat di Cibodas, Kota Tangerang, Sabtu, (4/42020).

BLK Cibodas telah membuat 32 buah baju hazmat dari target awal yang akan dibuat sebanyak 100 buah. APD akan langsung dikumpulkan di Kantor Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang.

Tiap harinya terdapat 20 orang peserta yang terbagi dalam dua shift, yakni pagi dan siang masing-masing 10 orang untuk mengerjakan baju hazmat itu.

"Jahitannya harus diperhatikan kualitasnya ya, dan jangan lupa juga tetap jaga diri dan kesehatannya," jelasnya.

Arief mengatakan BLK Larangan juga ditunjuk untuk membuat masker kain. BLK Larangan telah menyelesaikan 200 dari target 5.000 masker kain.

"Kalau untuk masker langsung ke dinas sosial, biar nanti mereka yang distribusikan. Utamanya untuk PSM di Larangan dulu," jelasnya.

Sumber: Medcom.id

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.