Bupati Natuna saat Menyampaikan Kata Sambutan. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Setelah menunggu 10 tahun lamanya, akhirnya Desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur Laut dapat menikmati akses jalan yang layak dari sebelumnya. Karena pembangunan infrastruktur jalan jenis hotmix ini ternyata baru terealisasikan di era Bupati Natuna Wan Siswandi dan wakil Bupati, Rodhial Huda.

Hal ini dibuktikan dengan diresmikannya penggunaan akses jalan hotmix Desa Selemam yang telah di bangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Natuna 2021.

"Alhamdulillah, pengerjaan pembangunan jalan hampir rampung. Memang kita sengaja pengerjaannya dimulai dari pemukiman, di tempat-tempat lain juga seperti itu, agar dapat dinikmati masyarakat," ungkap Bupati Natuna, Wan Siswandi dalama sambutan peresmian penggunaan Jalan Desa Selemam di Gedung Serbaguna, Desa Selemam, Sabtu malam (29/1/2022).

Terkait pembangunan Jalan Desa Selemam, sambung Bupati, Pemerintah Kabupaten Natuna berusaha akan terus dilanjutkan dan penganggarannya dapat dimasukkan ke dalam APBD Natuna 2022. Sehingga kedepan, jalan desa ini bisa seratus persen digunakan masyarakat Selemam.

"Jika tidak ada kendala, pada tahun ini sudah kita anggarkan sekitar Rp1,2 miliar,  pembangunan jalan ini juga berkat peran anggota DPRD Natuna, mengingat telah bersama-sama ikut mengawal dan mendukung penganggarannya," ucapnya. 

Tidak lupa, Wan Siswandi juga berpesan kepada masyarakat Selemam agar dapat memanfaatkan dan menggunakan jalan ini dengan sebaiknya. Supaya dapat tahan lama dari kerusakan sebelum waktunya.

"Fasilitas umum milik pemerintah harus kita gunakan dengan baik. Sebab fasilitas umum, milik kita bersama. Otomatis harus terus di jaga dan di rawat bersama-sama," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Selemam Bustami, atas nama masyarakatnya mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Natuna. Yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini di impikan masyarakat.

"Selama 10 tahun lebih, baru dapat terealisasikan jalan utama Desa Selemam ini. Saya berharap jalan belum terbangun, dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya," harap Bustami.

(IK)



Upacara Pengantaran Jenajah Bripka Malnaldi A. Md.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy,.S.IK.,M.H. pimpin upacara pengantaran jenazah almarhum Brigadir Polisi Kepala, Malnaldi A. Md, di Pelabuhan Penagi Kecamatan Bunguran Timur Minggu (30/1/2022).

Jenazah di berangkatkan dengan menggunakan Kapal Milik Pemerintah Kabupaten Natuna Mv. Indra Perkasa dengan tujuan Kota Tanjung Pinang Propinsi Kepulauan Riau.10 personil Polres Natuna Ikut mendampingi Jenazah sampai Ke Tanjung Pinang.

Kapolres Natuna Akbp Iwan Ariyandhy,.S.I.K,. M.H menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memanjatkan doa semoga Allah SWT, memberikan tempat yang baik dan amal baktinya dapat diterima serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dan perlindungan Tuhan yang Maha Kuasa. 

"Kami atas nama keluarga besar Polri khususnya Polres Natuna menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, duka cita terutama pada keluarga yang ditinggalkan dan kita sama-sama mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT," ucap Kapolres Natuna. 


(IK)



Foto Bersama Saat Pelantikan Ketua dan Pengurus PAC PP Kundur. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karimun, Sapruddin resmi melantik Ketua dan pengurus PAC Pemuda Pancasila (PP) Kundur. Pelantikan Ketua PAC PP Kundur, Ramanda Manda periode 2021-2024, ditandai dengan penyerahan bendera Petaka.

Acara kegiatan tersebut berlansung tepatnya di Balai Serigading kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (29/01/2022).

Kemudian, acara pelantikan di hadiri Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, Anggota DPRD Provinsi, Ery Suandy, Anggota DPRD Kabupaten Karimun H. Rohani, Mantan Anggota DPRD Kabupaten Karimun H. Muhammad Asyura, Kabag Perbatasan Didi irawan, Camat Kundur, Camat Kundur Utara, Kapolsek Kundur, Kapolsek kundur Utara, Babinsa Kundur, Ormas Patron, Ormas gerak Keris, dan tokoh masyarakat Kundur

Dalam sambutan Bupati Karimun H. Aunur Rafiq mengatakan, ucap syukur dipanjatkan bersama-sama kepada Allah SWT, sehingga pada hari ini kita dapat bertatap muka di Balai Serigading guna untuk melakukan kegiatan pelantikan PAC Kecamatan Kundur

"Semoga kehadiran kita bersama-sama di sore ini akan memperkuat rasa silaturahim, ukhuwah dan rasa kepedulian kita kepada sesama dalam menghadapi berbagai persoalan terutama persoalan Covid-19 yang masih belum berakhir. Semoga saja semua dapat kita atasi yang penting dengan adanya acara acara seperti ini tetap mematuhi  Prokes," ujar Rafiq

Ucapan tahniah kepada Ketua PAC dan seluruh jajaran Pemuda Pancasila (PP) yang baru saja di lantik di harapkan kedepannya dapat bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten dalam
Melakukan kegiatan sosial secara internal, maupun eksternal.

"Semoga bisa mengayomi, melindungi dan memberikan kontribusi di tengah tengah masyarakat, khususnya masyarakat Kundur," ungkap Rafiq 

Ditambahkan Ketua MPC PP Kabupaten Karimun, Saparuddin. Ia mengatakan, ucapan terimkasih kepada saudara Ramanda sebagai ketua PAC kecamatan kundur beserta seluruh jajarannya dalam mensukseskan kegiatan pelantikan PAC kecamatan kundur pada hari ini.

"Saya meminta ketua PAC Samapai jajaran paling bawah secara internal, eksternal harus bekerja sama dalam mendukung program pemerintah kabupaten Karimun," ungkapnya 

Di samping itu Ketu PAC dalam sambutannya mengatakan, ucapan terimakasih kepada Bapak Bupati Karimun yang telah menyempatkan diri untuk hadir dalam pelaksanaan pelantikan Ketua PAC dan seluruh jajaran Pemuda Pancasila (PP) kecamatan kundur.

"Saya mengajak kepada seluruh anggota PP untuk bersama-sama menanamkan jiwa Pancasila, jaga kekompakan, solidaritas terutama di kalangan masyarakat khususnya masyarakat Kundur. Jangan tanyakan apa yang diberikan daerah kepada kita, tapi tanyakan apa sudah kita berikan kepada daerah," pungkas Ramanda 

Ahmad Yahya


Sat Samapta Polres Natuna Gelar Patroli. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Sat Samapta Polres Natuna melaksanakan patroli dialogis pantau penerapan protokol kesehatan (Prokes) di wilayah hukum Polres Natuna Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (29/01/2022)

Kasat Samapta Polres Natuna Akp  Rambunsyah bersama personil Satsamapta melaksanakan patroli guna menciptakan situasi yang kondusif, juga sebagai langkah dini untuk mencegah terjadinya kebut kebutan di jalan raya.

Kegiatan patroli dialogis ini juga menghimbau masyarakat untuk tetap patuh serta disiplin protokol kesehatan, dengan tetap patuhi prokes  semoga dapat memutus mata rantai penyebaran covid 19.

Kegiatan Patroli  dilaksanakan di seputaran Kota Ranai, tempat tempat keramaian dan daerah rawan di wilayah Hukum Polres Natuna.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H melalui Kasat Samapta Polres Natuna AKP Rambunsyah mengatakan personil melaksanakan patroli dialogis ke daerah rawan kerumunan dan berkumpulnya masyarakat, Serta melaksanakan himbauan kepada masyarakat dan pedagang agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan
pendisiplinan 5M.

"Pelanggar protokol kesehatan diberikan sanksi berupa teguran untuk tetap menggunakan masker saat berpergian," ujar AKP Rambunsyah.

(IK)


Pagar tembok Puskesmas Desa Sekuelen Ambruk. 

BLANGKEJEREN|KEPRIAKTUAL.COM: Pagar tembok Puskesmas Desa Sekuelen, Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh yang berdekatan dengan pemukiman warga ambruk pada beberapa bagian. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan warga sekitar yang berdekatan dengan perumahan masyarakat bahkan beberapa bagian pagar tembok tersebut telah roboh, Jumat (28/01/2022) kemaren.

Melihat kondisi itu, Kadis Kesehatan Gayo Lues Riadussalihin, SKM menjelaskan, jebolnya bangunan pagar Puskesdes didesa Sekuelen tersebut akibat banjir baru-baru ini, akibat dihantam air deras membuat pagar Puskesdes roboh.

"Karena air yang datang memang cukup deras membuat tembok pagar Puskesdes itu ambruk, dan robohnya pagar Puskesdes Sekuelen itu murni akibat bencana alam," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Nusantara (PJID-N) Gayo Lues Armansyah Alias Manca, menilai program Dinas Kesehatan Galus tahun 2021 lalu. Perlu di lakukan pengawasan yang lebih baik serta efektif dari pihak Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK),  untuk melakukan audit di segala program yang telah di kerjakan pada Tahun lalu.

"Anehnya pekerjaan pembangunan tembok Puskesdes Sekuelen itu belum seumur jagung sudah roboh dengan alasan bencana Alam," ucap Manca heran.

Selain itu, kata Manca, seharusnya sebelum di bangun pagar poskesdes tersebut, harus ada perencanaan, kajian-kajian terhadap dampak dari pembangunan pagar tersebut.

"Tentang faktor keselamatan bangunan Aset Pemda tersebut, maupun calon tenaga kesehatan yang ditugaskan didesa setempat guna menghindari ancaman bencana Alam," cetus Manca. (MK)


Foto:Ist

BLANGKEJEREN|KEPRIAKTUAL.COM: Pinjaman Online (Pinjol) ilegal saat ini terus menjamur di Indonesia hingga sampai ke pelosok Desa yang ada di Negeri ini. Hal itu membuat resah masyarakat, apalagi disaat Covid - 19 melanda Indonesia kebanyakan masyarakat yang memerlukan Dana mendesak sering kali terjebak oleh Pinjol.


Pinjaman Dana dari pihak Pinjol justru membuat masyarakat semakin tercekik, sehingga bunga cicilan yang tak masuk diotak hingga cara-cara penagihan utang yang juga tak masuk akal sehingga masyarakat merasa stress. Cara pihak Pinjol menagih utang secara kekerasan, bahkan ada yang ketakutan hingga demam bahkan ada yang mau bunuh diri gara - gara di desak oleh pihak Pinjol.


M.Maludi (45) warga tampeng Musara Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues, salah satu korban Pinjaman Online ilegal sebesar  Rp 1,1 juta yang perjanjian dari awal lunas selama 3 Bulan, baru 1 Minggu pihak Pinjol sudah menagih secara kekerasan.


"Saya pinjam Rp 1,8 juta, di transfer pihak Pinjol hanya Rp 1,1 juta baru 1 Minggu udah di tagih secara paksa bahkan main ancam segala, padahal perjanjian dari awal saya pinjam 1,8 juta kok di transfer ke rekening saya hanya 1,1 juta saja hingga kini duit yang di transfer pihak Pinjol masih utuh di rekening saya dan memang sengaja tidak saya Tarek, tapi baru 1 Minggu pihak Pinjol langsung menagih ke saya dan tidak sesuai dengan perjanjian awal, siapa yang enggak stress bang," kata Maludi, Sabtu (29/01/2022) tadi.


Maludi mengungkapkan, dirinya mengajukan pinjaman dari Pinjol sebesar Rp. 1,8 juta, yang dia terima hanya 1,1 juta dalam perjanjian awal 3 bulan baru lunas, akan tetapi dalam waktu 1 Minggu pihak Pinjol langsung menagih sebesar Rp 1,8 juta beserta bunganya.


"Yang menagih utang kepada saya itu dari perusahaan Pinjol yang berbeda - beda orang pula, makanya saya sangat setress dibuatnya, akhirnya saya diamkan saja. saya mau mengembalikan dana yang di transfer Pinjol sebesar yang dia transfer anehnya, setiap hari perusahaan itu terus meneror saya makanya saya tidak ambil pusing," kata Maludi lagi.


Maludi berpesan kepada rekan - rekan maupun tetangga dan warga, jangan sampai terjebak Pinjol apalagi yang ilegal, cukup kami saja yang terkena dampaknya dan ini buat pelajaran bagi keluarga kami.


"Harapan saya selaku masyarakat, pihak kepolisian agar bisa segera mengungkap Pinjol ini hingga ke akar - akarnya, agar tidak ada lagi yang namanya Pinjol ilegal lagi di negeri ini," harap Maludi mengahiri. (MK)



Terpidana Cambuk yang Dilakukan Oleh Kejaksaan. 

BLANGKEJEREN|KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues eksekusi cabuk dua (2) terpidana perkara Maisir (Judi) dan satu (1) orang terpidana Khamar (Minuman Keras). Eksekusi cabuk tersebut dilakukan di halaman Kejaksaan Negeri, Jumat (28/01/2022).

Menurut Kasatpol PP dan WH Gayo Lues Sabri, S. Pd, eksekusi cambuk tersebut dilakukan berdasarkan putusan Makamah Syariah Gayo Lues.

"Para Pelaku tersebut yakni GN (Pria) dipidana dengan 35 kali cambukan yang dihukum atas pelanggaran Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 terkait penyediaan, memfasilitasi atau membiayai Jarimah Maisir (Judi) yang berhasil diamankan bersama dengan GN, HS dan dihukum sebanyak 25 kali cambuk," kata Kasatpol PP dan WH.

Lanjutnya, sedangkan JA (PR) yang dibebankan dengan pelanggaran Pasal 16 Ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang penyediaan atau Pemproduksian Khamar awalnya dijatuhi 17 kali cambuk, namun setelah menjalankan masa tahanan selama 53 hari, hukuman cambuk dikurangi hanya 13 kali cambuk  dilakukan didepan Umum.

"Tindakan ini harus dibasmi habis dari Negeri ini berdasarkan Syari'at Islam. Kami berjanji akan terus meningkatkan Koordinasi dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Instansi Vertikal lainya untuk menuntaskan tindakan melanggar Syari'at Islam khususnya di Kabupaten Gayo Lues ini," tegas Sabri.

Pelaksaan eksekusi cambuk selain disaksikan Kajari Blangkejeren, turut juga dihadiri Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani dan sejumlah pejabat lainya ikut serta menyaksikan hukuman cambuk tersebut.

Sebelumnya, terhukum GN membuat situs judi togel dan berhasil diamankan oleh pihak keamanan saat berada di warung miliknya bersama dengan HS pada 18 April 2021 lalu.

Dari hasil penangkapan tersebut, pihak keamanan berhasil mengamankan barang bukti uang sejumlah Rp 1. 676. 000, kemudian satu buah Ponsel genggam merk Vivo, Kartu ATM yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya. (MK)


Ketua Ombudsman Kepri Saat Diwawancarai. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Terkait maraknya aktifitas perjudian di ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari akhirnya angkat bicara.

Dia mengatakan, kalau disana betul-betul ada aktifitas perjudian maka pihak kepolisian dalam hal ini Polres Tanjungpinang harus mengambil tindakan yang tegas.

Karena lanjutnya, tidak ada satupun Undang-Undang ataupun dasar hukum apapun yang membolehkan adanya aktifitas perjudian di Indonesia.

"Seandainya itu hanyalah permainan ketangkasan, kalau sudah mengandung unsur perjudian yakni didalamnya sudah ada pertaruhan, maka sudah pasti termasuk dalam perjudian. Nah, itu harus segera ditutup lokasinya," ujar Lagat melalui sambungan telpon ke redaksi, Jum'at (28/1/2022) siang.

Masih kata dia, Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, yang mayoritas masyarakatnya adalah melayu, seharusnya hal seperti itu harus segera diantisipasi.

Pihaknya mendorong instansi penegak hukun yang ada di Kepulauan Riau, dalam hal ini Polres Tanjungpinang segera mengambil tindakan tegas dengan menutup lokasi itu.

"Polres Tanjungpinang harus menutup lokasi perjudian itu dalam tempo yang secepatnya," pintanya.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar melaporkan kepada pihak berwajib jika di wilayahnya ditemukan ada aktifitas perjudian.

"Disanakan ada ormas melayu ataupun MUI. Segera laporkan untuk diambil tindakan," sarannya.

Lanjutnya, pihaknya juga menyarankan kepada pihak kepolisian untuk segera turun ke lokasi untuk mengecek langsung terkait dengan perizinan yang dimiliki oleh tempat itu.

Dikatakannya, pihak kepolisian harus lebih proaktif untuk memanggil pemilik tempat usaha itu, mengecek apa saja perizinan yang dimiliki oleh mereka.

"Proses pemiliknya. Barangkali dia telah menyalahgunakan perizinan," tegasnya.

Pihaknya berharap kasus ini tidak dibiarkan begitu saja sehingga tempat itu menjadi besar. 

"Ini merupakan penyakit masyarakat yang harus secepatnya menjadi attensi pihak kepolisian," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, kabar tentang keberadaan Kasino untuk kalangan terbatas di sebuah ruko di Jalan Potong Lembu, tepatnya di depan Hotel Paradise, Tanjungpinang, kian santer.

Di Kasino itu, disebut-sebut menyediakan permainan judi ala Las Vegas. Yaitu permainan kartu di atas meja layaknya di sebuah kasino yang yang diatur seorang bandar. Taruhannya pun tidak menggunakan uang cash. Tapi menggunakan coin. Setiap coin punya nilai tukar berbeda. 

(Red/Fay)


Kepala Bidang BKLI Bea Cukai Batam M Rizki Baidillah.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Terkait maraknya peredaran rokok Rexo Bold tanpa cukai di wilayah Provinsi Kepri semakin lama semakin mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, dengan maraknya peredaran rokok tersebut sangat jelas merugikan negara dari sektor pajak kepabeanan.

Ironisnya, rokok Rexo Bold tanpa cukai yang beredar baik di Kota Batam, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan dengan sangat bebas. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber, rokok Rexo Bold tanpa pita cukai ini dimotori oleh seseorang berinisial Nor. 

Ia tak lain merupakan pihak swasta yang turut di periksa oleh tim penyidik KPK atas kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bintan nonaktif, Apri Sujadi.

Dalam kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai pada Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Bintan tahun 2016-2018, Nor sendiri sudah dua kali di periksa KPK.

"Setau saya memang dia (Nor, red) yang mengatur peredaran rokok Rexo Bold ilegal itu di Batam dan Tanjungpinang," ujar salah seorang sumber yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Menurut dia, rokok Rexo Bold ilegal itu juga sudah beredar hampir merata di seluruh wilayah Provinsi Kepri, bahkan sampai keluar daerah lainnya.

"Kita tau sama tau sajalah. Kalau tak ada orang kuat, apa mungkin bisa beredar rokok ilegal itu. Terkesan kebal hukum ya," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang BKLI Bea Cukai Batam M Rizki Baidillah mengatakan terkait peredaran rokok, pihaknya selama ini sudah banyak melakukan operasi pasar. 

"Sepanjang tahun 2021 lalu, rokok yang berhasil di tegah hampir 75 juta Batang," ungkap Rizki melalui pesan yang dikirim ke redaksi melalui aplikasi WhatsApp pada, Jum'at (28/1/2022).

Dia mengatakan, terkait masih ditemukannya rokok tanpa cukai dilapangan, dia berjanji akan meneruskan informasi tersebut ke unit pengawasan untuk dilakukan pendalaman dan operasi penindakan.

"Kami akan teruskan informasi ini ke unit pengawasan untuk dilakukan pendalaman dan operasi," pungkasnya. 

Diketahui, rokok Rexo Bold tanpa pita cukai ini di produksi oleh CV Megah Sejahtera yang beralamat di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

CV Megah Sejahtera merupakan salah satu produsen rokok terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2007 di Kota Malang dibawah naungan Sejahtera Group yang bergerak di bidang tembakau dan rokok sejak tahun 1992. Perusahaan ini memproduksi sejumlah merek dengan jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan Sigaret Kretek Tangan (SKT).

Adapun merek rokok yang diproduksi perusahaan ini yakni, Rexo Kretek 12, Rexo Elegant Hitam 12, Rexo Elegant Merah 16, Rexo Mild 16, Rexo Slim 20, Rexo Black 16, Rexo Merah 20, Rexo International 12, Rexo International 16 dan terakhir perusahaan diketahui memproduksi rokok Rexo Bold 20 yang saat ini marak beredar bebas di Provinsi Kepulauan Riau. 

Hingga berita ini diterbitkan, Nor yang disebut-sebut memotori peredaran rokok Rexo Bold tersebut belum dapat menjawab konfirmasi awak media. 

(Red/Fay)



Bupati Asahan didampingi kadis Lingkungan Hidup dan Oknum Pegawai Dinas PUPR Asahan Saat Berada Dilokasi Hutan Kota.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Asahan H. Surya, BSc didampingi Kepala Dinas Kopdag Drs. Ilham beserta Staf, Kepala Dinas Lingkungan Hidup H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Syamsuddin, S.H, M.M , melakukan Peninjauan Rencana Pembangunan Tempat Kuliner di Komplek Hutan Kota Taufan Gama Simatupang, Jumat (28/01/2022).

Bupati H. Surya menjelaskan, pembangunan tempat kuliner ini bertujuan untuk melengkapi fasilitas yang ada di Komplek Hutan Kota juga untuk menertibkan keberadaan pedagang yang menggunakan badan Jalan Lintas utamanya di sekitar Komplek Hutan Kota.

Keberadaan tempat kuliner, lanjut Bupati, untuk memudahkan pengunjung untuk membeli berbagai makanan dan minuman. Serta untuk menjaga dan menertibkan pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Lintas di sekitar Hutan Kota.

“Diharapkan nantinya tempat kuliner ini dapat di manfaatkan para pedagang dengan sebaik-baiknya, sehingga timbul kenyamanan bagi orang yang berkunjung ke Hutan Kota” tegas Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga meminta kepada OPD terkait untuk segera menyelesaikan pembangunan tempat kuliner tersebut sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan.

“Saya berharap, pada tahun ini semua proses pembangunan dapat diselesaikan, termasuk pembangunan musholah dan WC umum dan semua fasilitas pendukung sehingga dapat dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat yang berkunjung,” pungkas Bupati. (Dewi)


Komisi II DPRD Natuna Marzuki Sampaikan Aspirasi Masayarakat.

Penyampaian Aspirasi Rakyat. 

Foto  Bersama Komisi II DPRD Natuna dengan Pejabat Kantor Induk BPTD IV Riau-Natuna

NATUNA|KEPRIAMTUAL.COM: Tersedianya transportasi antar pulau yang murah dan memadai di Kabupaten Kepulauan Natuna, menjadi topik bahasan anggota DPRD Natuna di Kantor Induk BPTD IV Riau-Kepri, Selasa kemaren (19/01/2022).

 

Kunjungan kerja yang dilakukan anggota Fraksi Partai Gerindra, Marzuki mengungkapkan bahwa saat ini kehadiran KMP Bahtera Nusantara 01 sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kepulauan Natuna.

 

"Hanya ada satu hal yang dikeluhkan masyarakat, yakni tingginya tarif yang diterapkan operator KM Bahtera Nusantara 01. Kami berharap keluhan warga ini dapat diteruskan oleh pimpinan BPTD IV," kata Marzuki.

 

Diakui anggota Komisi II DPRD Natuna ini, sejak KMP Bahtera Nusantara 01 melayani penyeberangan antar pulau hingga ke Tanjung Pinang, telah meningkatkan mobilitas distribusi barang di Natuna.

 

"Tentunya, akan semakin dirasakan warga jika operator bisa menurunkan tarif, terutama bagi jalur panjang melintasi beberapa pelabuhan, itu harapan kami," katanya.

 

Kunjungan Kerja Anggota Komisi II DPRD Natuna disambut langsung oleh Kepala BPTD IV Riau-Kepri yang diwakili Kasi TSDP KP - Riskan didampingi PPK TSDP Richie Nelson, di ruang rapat pimpinan kantor induk BPTD IV.

 

Selain membicarakan tarif jasa pelayanan KMP Bahter Nusantara 01, pada kesempatan itu Kasi TSDP KP juga memaparkan progres pembangunan pelabuhan penyeberangan Sendanau dan Serasan.

 

"Sejauh ini kami dari BPTD IV masih terkendala ketersediaan lahan di Serasan, harapan kami DPRD Natuna bisa mendorong Pemkab Natuna untuk melakukan percepatan pengadaan lahan tersebut untuk diserahkan," kata Riskan dalam paparannya.

 

Bagi BPTD IV, Kabupaten Kepulauan Natuna merupakan salah satu wilayah strategi di perbatasan negara, yang membutuhkan persepatan pembangunan sarana dan prasarana transportasi antara pulau.

 

"Mobilitas distribusi di kabupaten ini memang  sangat membutuhkan persepatan, dan kami berhapar Pemkab Natuna bisa melakukan persepatan agar wilayah terluar di Laut China Selatan ini bisa segera terbangun," kata Riskan.

 

Khusus pelabuhan penyeberangan Sedanau, tahun ini sudah memasuki Tahap VI, anggaran telah disediakan Kementerian Perhubungan untuk bangunan perkantoran dan terminal penumpang.

 

"Jika tahun ini selesai, In Syaa Allah tahun 2023 sudah bisa beroperasi melayani warga, terlebih di tahun yang sama KMP Bahtera Nusantara 03 jugan akan berperasi, sehingga setiap minggu kebutuhan warga akan terlayani," ungkap Riskan.


(IK)



Hutan Terbakar Desa Gantung Geluni.

BLANGKEJEREN|KEPRIAKTUAL.COM: Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthula) kembali terjadi, dan kali ini lebih kurang 2 Hektar lebih kebun sere wangi milik Am. Sahrin (61) yang berdomisili di Desa Gantung Geluni, Kecamatan Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues habis terbakar, Kamis (27/01/2022) sekira Pukul 16.13.Wib tadi.

Kemudian, Api dapat dipadamkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues sekira pukul 17. 13. Wib dan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Dua jam lima belas menit petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bergelut dengan kobaran Api yang melahap habis tanaman Sere wangi milik Am. Sahrin tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gayo Lues Suprinadi, S. STP M. AP melalui Kabid Pemadam Penyelamatan Sarana dan Prasarana pada Damkar Galus Sufianto, ST mengatakan, sulitnya akses jalan menuju kelokasi titik api mengakibatkan petugas sedikit kesulitan mencapai titik api.

"Namun Alhamdulillah berkat kesigapan petugas kita dilapangan akhirnya api dapat dipadamkan oleh petugas kita," kata Sufianto.

Sufianto menghimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati saat membersihkan kebun, jikapun ada sampah yang harus dibakar, sebaiknya ditunggu hingga api benar-benar mati.

"Jangan ditinggal pulang, Putung rokok juga kadang bisa saja menjadi penyebab, untuk itu warga khususnya pemilik kebun Sere wangi agar lebih waspada, apalagi saat ini cuaca di Gayo Lues tak menentu kadang kemarau kadang berembun untuk itu agar lebih berhati - hati," tutup Sufianto singkat. (MK)


Bupati dan Wakil Bupati Asahan Beserta Para OPD Terkait Disambut Dengan Baik Masyarakat Setempat.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Komitmen mempercepat terwujudnya pembangunan yang menjadi salah satu prioritas dalam visi misi, yakni infrastruktur yang salah satunya berupa peningkatan ruas jalan.

Bupati H. Surya, BSc bersama Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si meninjau langsung rencana pembangunan peningkatan ruas jalan yang menghubungkan Rawang Pasar IV-Panca Arga sepanjang 3600 M, Rawang Jalan Meranti (Simp AHI)-Rene Mas Meranti dengan panjang 1400 M dan lanjutan peningkatan Ruas Jalan Sp, Siantar – Barisan I Kecamatan Rawang Panca Arga dengan panjang 500 M, akan dikerjakan pada T.A. 2022, Kamis (27/01/2022).

Tiba sekitar jam 10.00 Wib didampingi OPD terkait, Bupati H. Surya, BSc bersama Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin, S.Sos M.Si disambut masyarakat dilokasi rencana pembangunan ruas jalan yang berlokasi di simpang AHI-Rene Meranti.

Selanjutnya Bupati beserta rombongan melanjutkan kunjungannya dengan meninjau Jembatan Dusun V Desa Pondok Bungur yang telah selesai pembangunannya pada tahun 2021. Dan jembatan ini juga merupakan salah satu janji politik pasangan H. Surya dan Taufik Zainal Abidin.

Ditempat ini melihat kehadiran rombongan Bupati masyarakat setempat secara spontan menghampiri Bupati dan Wakil Bupati untuk menyampaikan ucapan terima kasih sambil berfoto selfi karena apa yang menjadi harapan masyarakat bisa diwujudkan.

Seperti yang diketahui bersama, dalam visi misi yang disampaikan Bupati bersama Wakil Bupati dalam janji kampanyenya adalah memperbaiki infrastruktur yang salah satunya jalan, untuk itu, perlahan tapi pasti satu-persatu janji kampanye tersebut berusaha diwujudkan.

“Saya Bupati Asahan bersama Wakil Bupati, dulu menyampaikan visi misi dalam kampanye, salah satu janji politik waktu itu adalah memperbaiki infrastruktur jalan di Kabupaten Tabanan. Seluruh, bukan hanya di satu Kecamatan di satu Desa tapi menyeluruh,secara bertahap akan kita wujudkan sesuai dengan kemampuan keuangan,” ungkapnya.

Sebagai awal, ia bersama jajaran memfokuskan pengerjaan dan perbaikan ruas jalan yang merupakan titik-titik dari sentra perekonomian masyarakat dan akses penghubung utama. Ia juga mengaku sudah mempunyai data semua jalan di Kabupaten Asahan yang memerlukan perbaikan dan secara bertahap akan dikerjakan, baik nanti sumber dananya dari DAK, APBD Kabupaten Asahan, maupun BKP Provinsi dan CSR.

“Kita akan berusaha secara maksimal agar bisa memenuhi janji politik kampanye kita dulu. Itu komitmen kita, makanya saya sampai turun ke lapangan bersama jajaran tujuannya adalah satu, melihat rencana pembangunan ruas jalan yang akan dikerjakan pada tahun ini, saya minta kepada aparat di desa dan masyarakat agar ikut mengawasi pada saat pekerjaannya nanti serta merawat keberadaan jalan ini nantinya,” tegas Bupati.

Menurutnya, sebagus-bagusnya fasilitas infrastruktur terutama jalan kalau tidak ada sinergi dari masyarakat bersama pemerintah untuk merawatnya, maka semuanya akan sia-sia.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan budaya gotong-royong, seperti melakukan pembersihan got dan lainnya, sehingga mampu bersama-sama menjaga dan merawat keberadaan jalan tersebut.

Sementara itu Kadis PUPR Kabupaten Asahan Agus Jaka Putra Ginting menambahkan, peninjauan rencana peningkatan ruas jalan yang dilakukan hari ini merupakan tindak lanjut dari apa yang sudah dituangkan dalam visi misi yang salah-satu prioritasnya adalah pembangunan infrastruktur, kemudian menterjemahkan dalam bentuk pekerjaan sesuai tupoksi di Dinas PUPR, yaitu melakukan peningkatan kualitas jalan kabupaten. 

(Dewi)


Satlantas Polres Natuna Bagikan Masker. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta upaya mencegah penularan covid-19, Satuan Lalu lintas Polres Natuna selain melaksanakan tugas rutin yaitu pengaturan lalu lintas juga melaksanakan kegiatan himbauan tertib berlalu lintas dan himbauan protokol kesehatan serta membagikan masker gratis kepada masyarakat di seputaran wisata pantai piwang Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kamis (27/01/2022).

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H melalui Kasat Lantas Polres Natuna AKP Adam Y.S mengatakan himbauan tersebut akan terus menerus disampaikan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penularan covid 19.

"Dengan adanya kegiatan rutin ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas serta tetap memperhatikan kelengkapan kendaraan dan mematuhi peraturan lalulintas agar terciptanya Kamseltibcar lantas yang lebih baik," tutur AKP Adam Y.S

Selain memberikan himbauan Protokol Kesehatan (Prokes), pihak kami juga membagikan masker kepada warga yang masih belum memakai masker dengan harapan dapat menjadikan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri maupun keluarga dengan menerapkan Protokol Kesehatan.


(IK)



Foto Bersama Warga Pulau Kepala Jeri, Ketua LSM CCI Kepri dengan Ketua Ombudsman Kepri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perwakilan masyarakat Pulau Kepala Jeri, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam mendatangi kantor Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau, yang berada di lantai I Gedung Graha Pena, Batam Center, Kamis (27/1/2022).

Adapun maksud dan tujuan dari kedatangan masyarakat tersebut adalah untuk melaporkan adanya dugaan penyimpangan terkait dengan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang telah dilakukan oleh Notaris Soehendro Gautama.

Saat itu, perwakilan masyarakat Kepala Jeri turut didampingi juga oleh Ketua DPP LSM Combating Corruption Indonesia (LSM-CCI), Agustien Hartoyo Lumbangaol.

Ketua DPP LSM Combating Corruption Indonesia (LSM-CCI), Agustien Hartoyo Lumbangaol mengatakan mewakili masyarakat Pulau Kepala Jeri, pihaknya meminta agar dikembalikan lagi surat-surat berupa surat sertifikat kaveling dan bangunan serta surat alas hak (surat lahan kebun) milik warga yang sudah diserahkan kepada Notaris Soehendro Gautama.

Dia mengatakan, berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tanggal 2 Juli 2016 (point 7.3) menyebutkan bahwa batas waktu pihak pembeli memenuhi kewajiban dalam tempo waktu 120 hari dari saat jatuh tempo sesuai Pasal 4 huruf a,b dan c.

Selain itu lanjutnya, surat kesepakatan bersama pembayaran lahan kebun tanggal 24 Desember 2017 (point 2), bahwa pihak kedua sepakat membayarkan kepada pihak pertama (masyarakat) yang akan diperhitungkan sebagaimana diatur dalam PPJB tetap berlaku dan mengikat.

"Semua pembuatan salinan PPJB itu dilakukan dhadapan Notaris Soehendro Gautama," ujar Agustien atau biasa dia dipanggil Marbun 86 usai kegiatan.

Lanjutnya, atas dasar itulah pihaknya menilai Notaris Soehendro Gautama diduga telah melanggar UU Nomor 30 tahun 2004 (pasal 15) tentang jabatan Notaris, bahwa notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik yang dibuat oleh atau dihadapan Notaris.

Akan tetapi lanjutnya, selaku pembeli sebagai pihak kedua tidak pernah dihadapkan kepada pihak pertama selaku penjual (warga Kepala Jeri) dihadapan Notaris Soehendro Gautama.

"Pihak notaris diduga telah melanggar UU Nomor 30 tahun 2004 (pasal 15) tentang jabatan notaris, bahwa notaris berwenang dalam pembuatan akta dan memberikan salinan dan kutipan akta dan membuat copyan dari asli berupa salinan. Namun salinan itu tidak pernah diberikan ke masyarakat sejak tahun 2016 hingga sampai saat ini," jelasnya.

Masih kata dia, menurut UU nomor 30 tahun 2004 disebutkan bahwa setiap akta yang dibacakan oleh notaris dihadapan penghadap dihadiri paling sedikit dua orang saksi. Kemudian, setelah dibacakan akta tersebut lalu ditanda tangani oleh kedua belah pihak (Pasal 44).

"Saat itu yang hadir hanya pihak penjual dalam hal ini warga Kepala Jeri, tanpa kehadiran saksi dan pembeli selaku pihak kedua," imbuhnya.

Kemudian, pihaknya juga menemukan kejanggalan dari PPJB tersebut. Kejanggalannya yakni pihak kedua yang menjadi pembeli bukanlah atas nama perusahaan sebagaimana yang dijanjikan diawal, melainkan atas nama perorangan.

"Warga Kepala Jeri tidak pernah mengenal dan berjumpa dengan pihak pembeli yakni atas nama Remon Desman dan Muhammad Juliyanto," jelasnya.

Masih menurut dia, di dalam salinan kesepakatan pembayaran lahan kebun yang dibuat oleh Notaris Soehendro Gautama tanggal 24 Desember 2017, dan di dalam salinan PPJB yang diaktakan tanggal 2 Juli 2016, tidak bersesuaian dengan objek yang dijual.

"Masyarakat hanya menjual lahan kebun bukan kaveling dan bangunan milik warga," sebutnya.

Lanjutnya, dengan tidak dilaksanakannya kewajiban pembayaran oleh pihak kedua selaku pembeli lahan, maka dengan ini salinan dalam akta PPJB dan salinan dalam surat kesepakatan pembayaran lahan kebun yang dibuat oleh Notaris Soehendro Gautama, dianggap cacat hukum dan selanjutnya dapat diabaikan dan batal demi hukum.

"Dengan batalnya surat perjanjian itu, masyarakat meminta kepada Notaris Suhendro Gautama untuk memulangkan atau mengembalikan kembali surat-surat milik warga yang terlanjur diberikan tersebut," tegasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari menyambut baik atas kedatangan perwakilan masyarakat Pulau Kepala Jeri kekantornya.

Dia mengatakan, sebelum kedatangan masyarakat ke kantornya, pihak LSM DPP CCI telah berkirim surat mengenai permasalahan dugaan penundaan berlarut-larut terkait dugaan pelanggaran perilaku Notaris Soehendro Gautama.

Usai menerima surat tersebut, pihaknya berjanji akan mempelajarinya terlebih dahulu dan kemudian berkomitmen akan menindaklanjuti dan juga akan menuntaskan laporan tersebut.

"Kami akan menuntaskan laporan dari masyarakat Pulau Kepala Jeri," ungkap Lagat dihadapan masyarakat dan Ketua DPP LSM CCI, Marbu 86.

Lebih lanjut Lagat menjelaskan, berdasarkan laporan dari masyarakat yang diterimanya, pihaknya merasa ada kesalahan fatal yang dilakukan oleh notaris pada saat dilakukannya pengikatan akta jual beli. 

"Kesalahannya yakni pada saat pengikatan akta jual beli tersebut, notaris tidak membacakannya seperti dengan yang tersurat. Sehingga warga tidak mengetahui isi dari suratnya," ungkapnya.

Kemudian, warga merasa tidak pernah menjual apa yang disebutkan di dalam akta tersebut. Dan, juga warga merasa tidak pernah menerima salinan dari perjanjian itu.

"Ini tidak bisa dianggap remehtemeh. Kami akan menuntaskannya," janjinya.

Lanjut Lagat, dalam melakukan penyelidikan nantinya pihaknya akan menggandeng Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota Batam dan juga akademisi. 

"Hal ini dilakukan untuk memeriksa terkait adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Notaris Suhendro Gautama," jelasnya.

Masih menurut Lagat, berdasarkan hasil pemeriksaan pihaknya sebelumnya, bahwasannya ada beberapa kejanggalan-kejanggalan terkait kasus tersebut. 

Pertama dijelaskannya, bahwa warga Kepala Jeri hingga saat ini tidak pernah menerima akta PPJB dari Notaris Soehendro Gautama.

Selanjutnya, warga tidak mengetahui kalau sertifikat tanah dan bangunan warga juga menjadi objek perjanjian jual beli sesuai PPJB Notaris Soehendro Gautama. 

"Warga mengakui hanya menjual tanah kebun tidak dengan sertifikat tanah dan bangunannya," imbuhnya.

Kemudian, PPJB memang dibacakan tetapi yang dibacakan tidak sesuai dengan yang dijelaskan di dalam PPJB Notaris Soehendro Gautama.

Selanjutnya, warga mengetahui yang membeli tanah perkebunannya adalah perusahaan dan bukan perorangan.

Menurut warga, belum diserahkannya PPJB kepada warga Kepala Jeri oleh Notaris Soehendro Gautama merupakan suatu pelanggaran, karena warga tidak mengetahui hak dan kewajibannya.

Lalu, warga memperoleh salinan surat pengantar rekomendasi atas hasil pemeriksaan Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota Batam, tetapi tidak mengetahui apa hasil rekomendasinya.

"Karena salinan rekomendasinya tidak ada diterima oleh warga," jelasnya berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.

Sementara lanjutnya, Majelis Pengawas Daerah Kota Batam telah mengeluarkan hasil rekomendasi yang telah dilakukan pihaknya. 

Adapun hasil rekomendasinya yakni, menyatakan tidak ditemukan pelanggaran yang diduga dilakukan oleh terlapor dalam hal ini Notaris Soehendro Gautama.

Kemudian, apabila terdapat pihak yang belum mendapatkan salinan atas Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli dimaksud, maka Notaris berkewajiban untuk memberikan salinannya.

Maka dari itu, pihaknya menemukan ada ketidaksinkronisasi antara data yang Ombudsnan temukan dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota Batam.

"Kami mohon doanya, agar kami bisa membongkar kejanggalan-kejanggalan yang dilakukan oleh notaris terkenal di Batam ini sampai tuntas," pungkasnya.


Red/Faisal



Ketua Baitul Mal Gayo Lues Tgk. Kamsyah didampingi Sekretaris Baitul Mal Gayo Lues, Wahidin Porang.

BLANGKEJEREN|KEPRIAKTUAL.COM: Baitul Mal Gayo Lues rehabilitas 100 Unit Rumah Duafa yang tersebar di Sebelas (11) Kecamatan, serta melakukan terobosan-terobosan Inovatif, seperti membentuk dan mempungsikan Tim Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) supaya Zakat dari para Muzaki dapat terserap serta dikelola dengan baik oleh Baitul Mal Gayo Lues.


Ketua Baitul Mal Gayo Lues Tgk. Kamsyah diruang kerjanya Rabu (27/01/2022) mengatakan, Baitul Mal Gayo Lues saat ini telah merehabilitas 100 Rumah kaum Duafa yang tersebar di Sebelas (11) Kecamatan. Diantaranya di:


  • Kecamatan Blangkejeren 20 Unit.
  • Kecamatan Kutapanjang 11 Unit.
  • Kecamatan Blangjerango 10 Unit.
  • Kecamatan Terangun 10 Unit.
  • Kecamatan Tripe Jaya 10 Unit.
  • Kecamatan Rikit Gaib 7 Unit.
  • Kecamatan Pantan Cuaca 7 Unit.
  • Kecamatan Sabun Gelang 3 Unit.
  • Kecamatan Putri Betung 8 Unit 
  • Kecamatan Pining 7 Unit dan 
  • Kecamatan Blangpegayon 7 Unit. Total 100 Unit.


"Untuk itu, saya berharap Baitul Mal Gayo Lues kedepan terus melakukan terobosan - trobosan Inovatif membentuk serta mempungsikan Tim Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), Agar zakat dari Muzakki agar dapat dikelola secara baik dan fropesional oleh Baitul Mal Gayo Lues. Dan Tim UPZ ini nantinya bertugas untuk mengumpulkan zakat dan langsung mendatangi serta menjalin kerja sama dengan Instansi Vertikal dan Pengusaha besar yang ada di Gayo Lues," harapnya Tgk. Kamsyah.


Kedepan lanjutnya, Baitul Mal Gayo Lues akan memprogramkan Bedah Rumah bajednya 50 juta untuk setiap rumah. 


"Supaya nantinya, zakat infak lebih tepat sasaran penyalurannya dan menyebar, Baitul Mal Gayo Lues mengharapkan kepada para Muzakki yang ada di Gayo Lues, hendaknya bekerja sama menyalurkan zakat mereka melalui Baitu Mal sebagai lembaga resmi dalam penyaluran zakat,Infak dan sedekah," ujarnya.


Menanggapi hal itu, Koordinator Pendamping Penyaluran Zakat Tgk. Al Misriadi, S. Pd M. Kom mengatakan, penyaluran zakat Infak dan lainya oleh Baitul Mal Tahun ini lebih tepat sasaran serta menyebar di Sebelas Kecamatan.


"Contoh kongkritnya, rehabilitas rumah untuk kaum Duafa, Baitul Mal juga menyalurkan zakat berupa bantuan terhadap siswa-siswi kurang mampu yang berprestasi di tingkat SD/SMP dan ini sudah kita salurkan kepada 100 Siswa yang kita ambil dari sebelas Kecamatan dengan besar bantuan 800 ribu rupiah untuk tingkat SD dan  1 juta untuk tingkat SMP," jelas Tgk. Al Misriadi.


Selain itu lanjutnya, disamping merehabilitas 100 rumah Duafa kita juga memberikan kepada setiap para Musafir 17 juta untuk ongkos tukang ini kita pastikan rata 4 juta, sementara untuk bahan disesuaikan dengan RAB atau kebutuhan yang di usulkan oleh yang menerima, dan bahan tersebut dibeli langsung oleh mereka, melalui pengawas Tim pendamping.


"Untuk itu kita berharap kepada penerima agar memanfaatkan dana tersebut untuk keperluan pembangunan rumah tersebut agar para Musafir betul - batuk mengatur pengeluaran. Selain itu pihak Baitul Mal juga menyalurkan zakat dari para Muzakki kepada 200 pedagang yang berstatus janda serta yang mempunyai modal sangat minim," tutupnya. (MK)



Danlanud Periksa Kesiapan Kendaraan.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam mendukung kegiatan operasional Pangkalan TNI AU (Lanud)  Raden Sadjad, Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad (Rsa) Kolonel Pnb Dedy Ilham S. Salam, S. Sos., melaksanakan apel seluruh kendaraan bermotor (Mobil dan Motor Dinas) yang digelar di depan Hanggar Timur Lanud Rsa, Ranai Natuna, Kamis (27/1/2022).

Kegiatan ini rutin dilaksanakan sejak bulan Oktober 2020 saat Danlanud Rsa, Kolonel Pnb Dedy Ilham S. Salam, S. Sos., menjabat sebagai Komandan Lanud Rsa di Ranai Natuna.

Danlanud Rsa, Kolonel Pnb Dedy Ilham S. Salam, S. Sos., dalam pengarahan apel pagi mengatakan, Pengecekkan rutin dilaksanakan agar mengetahui kelayakan  kendaraan dinas dalam mendukung tugas-tugas Lanud Rsa.
 
"Sewaktu-waktu dibutuhkan, kendaraan sudah siap dioperasionalkan kapan dan dimanapun," tegasnya.

Apel kendaraan dinas kali ini disusun sesuai Dinas satuan kerja masing-masing, mulai dari Skadron Udara 52, Satpomau, Dinas Operasi, Dinas Logistik, Dinas Personel, Staf Khusus 1, Staf Khusus 2 dan RSAU Lanud Rsa.
 
Danlanud Rsa di dampingi Kadislog dan Kasi Sarban mengecek satu persatu kendaraan dalam kondisi mesin dihidupkan untuk mengetahui motor atau mobil tersebut masih layak atau tidak layak digunakan, tak hanya kendaraan di apel kan, mesin pemotong rumput pun diapelkan kali ini.
 
Danlanud Rsa juga menekankan bagi para pengguna kendaraan dinas, yaitu harus punya rasa memiliki dan peduli terhadap kendaraan yang dipakai, sehingga kendaraan awet dan tetap terawat.
 
"Kendaraan Dinas harus selalu bersih dan dirawat dengan sebaik-baiknya," ungkap Danlanud Rsa.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadislog, Kadispers, Karumkit, Dansatpomau, Para Pejabat, dan Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Lanud Rsa.

(IK)


MTQ Tingkat Kecamatan. 

KUNDUR|KEPRIAKTUL.COM: Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Desa Kundur yang ke-V  tahun 2022 berlangsung meriah. Adapun  kegiatan tersebut berlansung tepatnya di Dusun IV Kampung Baru, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Selasa (25/1/2022).

Kegiatan MTQ Tingkat Desa Kundur di ikuti sebanyak 46 peserta Qori dan Qori'ah berasal dari 4 Dusun, Desa Kundur

Adapun bidang yang di lombakan di antara nya Tartil anak-anak putra dan putri, Tilawah anak- anak, Remaja, hingga Dewasa, di tambah lagi dengan perlombaan barzanji dan setan  Bazar.

Kepala Desa Kundur, M. Nuru mengatakan, kegiatan MTQ ini merupakan suatu momentum umat atau suatu tradisi umat di seluruh tanah air, khususnya kita yang beragama Islam 

"Tujuan dari kegiatan ini juga merupakan bagian dari kehidupan kita sehari hari. Agar generasi kita memiliki ahklak yang baik sesuai dengan isi kandungan dalam ayat-ayat suci Alqur'an," kata M. Nuru. 

M. Nuru juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama warga dalam membantu pelaksanaan MTQ Tingkat Desa Kundur.

"Saya optimis tahun ini qori dan Qori'ah dari Desa Kundur siap untuk mempertahan kan gelar 4 tahun berturut-turut sebagai juara umum tingkat kecamatan kundur barat," ucap M.Nuru.

Yahya



Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustamam

BLANGKEJEREN|KEPRIAKTUAL.COM: Isu mutasi dan rotasi sejumlah perwira menengah jajaran polres diwilayah Provinsi Aceh oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, berdasarkan Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor :ST/166/I/KEP/2021 Tanggal 24/1/2022 yang ditanda tangani Ass SDM Kapolri, Irjen Pol Wahyu Widada.

Rotasi sejumlah jabatan tersebut yang di rotasi salah satunya ini adalah Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustamam SIK MH  yang di Rotasi sebagai Kapolres Aceh Besar.

Kabar rotasi Kapolres Gayo Lues ini, membuat kaget dan terharu para kuli tinta di Gayo Lues, karena selama menjabat sebagai Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustamam cukup dekat dengan para Wartawan Gayo Lues.

Wartawan mencoba meng Konfirmasi kepada Kapolres Galus melalui WhatsApp, Rabu (26/01/2022) mengatakan, belum bang nanti Sertijab di Polda dulu, setelah itu lepas sambut di Gayo Lues bang.

"Karena waktu Sertijab di Polda belum ada pemberitahuan resmi bang, nanti jika udah ada kita beritahu," kata Carlie Syahputra singkat. (MK)


Setda Galus Ir. H. Rasidin Porang Didampingi Asisten II H. Irwansyah dan III Ir. Bambang Waluyo Mengadakan Rapat Dengar Pendapat dengan Kasatpol PP.

BLANGKEJEREN|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka mewujudkan ketertiban serta ketenteraman dan kenyamanan bagi masyarakat sekitarnya, tentang hewan ternak yang masih berkeliaran di areal kantor kota Blangkejeren, sehingga meresahkan masyarakat. 

Karena itu, diperlukan koordinasi lintas Sektor Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) sehingga ditemukan solusi terbaik dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat yang maksimal. Sehingga aktivitas warga tidak terganggu akibat berkeliarannya hewan ternak seperti lembu, kambing dan lain sebagainya.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Setda) Gayo Lues Ir. H. Rasidin Porang saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Kasatpol PP dan WH Syabri, S.Pd, Asisten II H. Irwansyah, S.Si, MM, Asisten III Ir. Bambang Waluyo, Kadis Prindagkop, H. Syahrul, Kabid Peternakan, Kabid Perdagangan serta Kabag Ekonomi Setdakab, Selasa (25/01/2022).

Untuk itu Sekretaris Daerah menghimbau kepada Dinas terkait, agar hewan yang sering mengganggu ketertiban masyarakat agar segera ditindaklanjuti.

"Saya menghimbau kepada Dinas terkait agar segera menertibkan hewan ternak yang sering berkeliaran dikota, pasar maupun diperkantoran. Ini sangat mengganggu sehingga agar ditemukan solusinya terbaik dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Ir. H. Rasidin Porang.

Sementara Kasatpol PP dan WH  Syabri mengatakan, saat ini yang menjadi kendala bagi Satpol PP belum adanya kandang untuk menampung sementara bagi hewan ternak yang tertangkap sehingga hal ini menjadikan kurang maksimalnya kinerja anggota dilapangan menertibkan hewan ternak tersebut.

"Kami juga berharap agar hewan ternak milik warga yang sering berkeliaran di kota maupun diperkantoran agar tidak melepaskannya. Walaupun dilepas jangan dibiarkan memasuki areal kota maupun perkantoran," ujarnya.

Selain itu Asisten Administrasi Umum Ir.Bambang Waluyo menegaskan, kepada pihak terkait agar dapat kembali mengaktifkan Pos-pos pantau yang telah ada,disamping Patroli rutin selama ini dilaksanakan oleh Anggota Satpol PP harus rutin dilaksanakan.

"Saya tegaskan kepada para pihak terutama Anggota Satpol PP, agar terus memantau baik di Pos-pos pantau yang sudah ada maupun patroli rutin terus digalakan. Agar hewan ternak yang sering berkeliaran di ibu kota Kabupaten bisa diatasi," tegasnya. (MK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.