Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur Sosialisasi Tentang Inovasi Bhabinkamtibmas Filantropi.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna melalui Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur Brigadir Mudiyanto memberikan sosialisasi tentang inovasi Bhabinkamtibmas Filantropi kepada ketua RW dan RT di wilayah Air Kolek Kelurahan Ranai Kota Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna, Kamis (25/11/2021).

Bhabinkamtibmas Filantropi sendiri adalah Bhabinkamtibmas yang mencintai sesama manusia serta nilai kemanusiaan, menyumbangkan waktu, finansial dan tenaga untuk menolong orang lain.

Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur Brigadir Mudiyanto mengatakan adapun bentuk pelayanan ataupun inovasi yang dilakukan yaitu Pinjam dan Baca Buku Gratis, Membantu masyarakat untuk menerbitkan surat kehilangan dan mengantarkan sampai kerumah secara gratis, Konsultasi masalah Hukum dan Membantu Penyelesaian masalah atau problem solving.

"Bhabinkamtibmas Filantropi mempunyai motivasi yaitu Berikan pengabdian yang terbaik untuk masyarakat lakukan dengan iklas dan Jadikan Pengabdian ini Jalan untuk Menuju Surga," ujar Brigadir Mudiyanto.

Bhabinkamtibmas akan membuka lapak di tempat kelurahan binaan dengan membawa perpustakaan keliling di lengkapi dengan laptop, printer dan kertas untuk memudahkan masyarakat dalam kepengurusan surat kehilangan.

Selain membuka lapak jika masyarakat tidak sempat pergi ke kantor Polisi atau tidak bisa datang ke kantor Polisi dengan inovasi bhabinkamtibmas Filantropi ini akan mengantarkan surat kehilangan ke rumah warga.

Sekretaris Lurah Ranai Kota Wan Ariansyah, SE bersama warga Air Kolek Kelurahan Ranai Kota menyambut baik atas inovasi yang di sampaikan kepada masyarakat dan masyarakat juga merasa sangat terbantu.

"Di harapkan dengan kehadiran Bhabinkamtibmas Filantropi ini dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kami disini, dan Polri akan selalu di cintai oleh masyarakat9," tutup Sekretaris Lurah Ranai Kota Wan Ariansyah, SE.

(IK)


Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Unisco secara resmi telah mengakui Tari Saman asal Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh, sebagai warisan budaya dunia tak benda dalam sidang di Bali pada Tanggal 24-November-2011 lalu. Meski dalam situasi Pandemi Covid-19 peringatan 10 Tahun Tari Saman sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, tetap diselenggarakan.

Demikian disampaikan Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru pada saat peringatan 10 Tahun penetapan Tari Saman Gayo Lues sebagai Warisan dunia tak benda oleh UNESCO "24-November-2011/24-November-2021" yang diselenggarakan di Balai Pendopo Bupati, Rabu (24/11/2021). 

Bupati mengatakan, hari ini tepat 10 Tahun Tari Saman telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah warisan dunia tak benda milik dunia,yang lahir dari Indonesia yang merupakan Seni Tari Saman Asal Gayo Lues tentu harus terus dipertahankan dan dilestarikan. 

"Salah satunya adalah dengan mengajak para pejabat sampai setingkat Menteri memberikan ucapan selamat peringatan 10 Tahun Tari Saman. Hal ini sebagai bentuk kebersamaan dan kolaborasi dalam melestarikan Tari Saman dari Sabang sampai Merauke, dari Indonesia untuk dunia," katanya. 

Lannutnya, trpat 10 tahun lalu, UNESCO, organisasi PBB yang membidangi Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi mengakui Tari Saman Gayo sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.

"Jika masyarakat Aceh patut bangga memiliki Tari Saman Gayo ini, karena Tari yang berasal dari Gayo Lues ini memiliki originilitas, keunikan, dan nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, yang membuat Saman sangat menarik dan berharga," ujarnya .

Pada momen 10 Tahun ini, kata Bupati, ua mengajak generasi muda agar terus mempromosikan Tari Saman Gayo dalam kehidupan sehari-hari. "Saya kembali mengingatkan kepada yang belum Vaksin agar segera vaksin dan bagi yang belum serta mengajak masyarakat untuk vaksin sehingga imun kita semakin baik supaya kita bisa segera memasuki New Normal," tuturnya. 

Kemudian, terang Bupati, dibeberapa kesempatan sering kita sampaikan agar persepsi masyarakat umum terhadap Tari Saman harus diluruskan. Banyak orang yang salah paham dalam mempersepsikan Tari Saman. Jika kita melakukan pencarian di Internet terhadap Tari Saman hanya sedikit saja yang ada di situs tersebut.

"Maka yang sangat dominan yang tampil dilayar adalah Tari Ratoh Jaroe,sementara Tari Saman hanya sedikit saja.Hal ini perlu kita lakukan upaya untuk meluruskan bersama, bahwa tari Saman beda dengan Tari Ratoh Jaroi,walau memiliki gerakan dan pola yang sama,namun syair Tari Ratoh Jaroe yang dilantunkan tidak menggunakan bahasa Gayo serta penari Saman itu harusnya Laki-laki,dan tidak boleh bercampur antara laki-laki dan perempuan,," tutur Bupati mengakhiri.(MK)


Foto: Ist 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kejuaraan Karate Open  Championship Forki Kepri, akhirnya terwujud. Meski sempat tertunda, namun kegiatan tersebut dipastikan besok akan digelar.

Berbagai persiapan terus digesa  oleh panitia, untuk menyukseskan giat  Forki Kepri tersebut.

Sebanyak 370 peserta dari berbagai Provinsi  diprediksi akan memeriahkan even perdana Forki Kepri, akan digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Kawal Bintan.

Ketua Panitia Persiapan kejuaraan Rio mengatakan, jika agenda kejuaraan akan dibuka tanggal 25 November 2021. Segala persiapan sudah selesai kita laksanakan. Tinggal menunggu kedatangan  kontingen. 

"Hari ini akan dilaksanakan daftar ulang dan timbang badan serta refreshing wasit,"ucap Rio Rabu pagi 24/11/2021.

Ia juga berharap semoga kegiatan ini berjalan lancar tanpa hambatan, dan seluruh peserta dapat bertanding dengan baik.

Sementara itu, Ketua Umum Forki Kepri Darmin SE saat dikonfirmasi mengaku sangat berterima kasih kepada semua panitia kejuaraan yang bersusah payah siang  dan malam, melakukan persiapan guna menyukseskan kegiatan ini.

Dikatakannya, dari laporan panitia, persiapan sudah 100 persen. Kita tidak adalagi kendala lagi dalam pelaksanaannya. Doakan saja agar kegiatan ini berjalan lancar. Semoga dengan even ini bisa memunculkan atlet-atlet Karate yang dapat mengharumkan daerah, baik ditingkat nasional maupun internasional. 

Ia juga menghimbau bagi kontingen dan peserta agar selalu mentaati Prokes. Mengingat Kepri masih dilevel I. "Mari kita bersama-sama menjaga dan mentaati Prokes.

(IK)


Foto Bersama Bupati Karimun Aunur Rafiq Dengan Nelayan Saat Penyerahan Kapal Nelayan. 

KARIMUN KEPRIAKTIAL.COM: Bupati Karimun,  Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si., serahkan bantuan kapal kepada nelayan, Kabupaten Karimun, Selasa (23/11).

Bantuan kapal tersebut, sejumlah 5 unit yang merupakan program Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun yang diajukan oleh kelompok-kelompok nelayan yang dikelolah oleh Dinas Prikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun yang bersumber dari Dana DAK.

Kapal diserahkan kepada kelompok-kelompok nelayan, yaitu, 1 unit GT.4 Fiber kepada Koperasi NB3, 1 unit GT.2 Fiber kepada KUB Nelayan Terpadu,  Teluk Lekup, 1 unit GT.2 Fiber kepada KUB Nelayan Agogo, 1 unit GT.2 Fiber kepada  KUB Nelayan Terpadu,  Pelambung, dan 1 unit Boat Pengangkut Ikan kepada POKDAKAN Sumber Rezeki.

Bupati Karimun mengatakan, penyerahan kapal tersebut merupakan upaya Pemerintah Daerah untuk memperhatikan tentang sistem perekonomian masyarakat Karimun di sektor Perikanan.

“Tujuannya tadi adalah, bagaimana alat tangkap ini bisa memberikan kontribusi dan manfaat peningkatan daya tangkap nelayan yang tentunya akan berimbas kepada penghasilan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun,” ujar Bupati Karimun.

Kemudian Bupati Karimun  mengatakan, Pemerintah Daerah  Kabupaten Karimun akan memberikan bantuan terus menerus bagi masyarakat sesuai dengan sasaran yang tepat, agar bantuan yang diserahkan dapat benar-benar dimanfaatkan bagi masyarakat.

“Kepada masyarakat yang saat ini belum mendapatkan bantuan untuk dapat bersabar, Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun akan selalu berupaya untuk memberikan bantuan, InsyaAllah masih ada beberapa kegiatan yang sama pada bulan  Desember Akhir Tahun," Kata Bupati Karimun.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karimun juga menyerahkan secara simbolis kepada nelayan Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kesejahteraan nelayan. Kegiatan ini sekaligus mengedukasi masyarakat nelayan lainya untuk ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan.

“Sudah ada 1500 lebih nelayan yang sudah memiliki BPJS ini, mereka bekerja di laut yang memiliki resiko sangat tinggi, oleh karena itu mereka diberikan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjamin keselamatan apa bila terjadi sesuatu mereka mendapatkan asuransi” ucap Bupati Karimun.

Bantuan ini merupakan wujud nyata keberpihakan dan kepedulian Pemerintah dan semua pihak terkait dalam meningkatkan kualitas para nelayan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas
hasil tangkap ikan maupun budidaya ikan yang lebih baik.

Ahmad Yahya (Hms).


Menkopolhukam Memberi Kata Sambutan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melakukan kunjungan ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (23/11).

Menginjakan kaki di Natuna, rombongan Menkopolhukam dan Mendagri lansung melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Gedung Sri Srindit Ranai. Kemudian dua Menteri kabinet Presiden Joko Widodo itu melakukan rapat terbatas tentang percepatan pembangunan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan, serta meningkatkan prasarana pertahanan dan keamanan di PPKT.

Dalam sesi konferensi Pers, Mendagri Tito Karnavian mengatakan, kedatangannya yang juga secara ex-officio menjabat sebagai Kepala BNPP, bersama Menkopolhukam untuk belanja masalah di daerah.

"Nah ini kehadiran kita belanja masalah, melihat kondisi lapangan. Setelah kembali ke Jakarta, kami akan follow up dengan rapat bersama kementerian dan lembaga terkait," ujar Tito.

Tito juga mengaku telah mendengarkan problem dari TNI-Polri yang bertugas di perbatasan, seperti masalah alutsista yang relatif usianya sudah tua, dan operasional.

"Dengan Pemda kita juga belanja masalah, kita udah tau yang utama atau urgen seperti listrik, air, pengembangan perikanan atau industri perikanan yang memang sangat potensial," ungkapnya. 

Terkait permasalahan perbatasan di Natuna, Mendagri juga menegaskan Pemerintah Indonesia tidak ingin ada sejengkal pun batas negara yang lepas seperti Pulau Sipadan dan Ligitan.

"Maka ada yang belum selesai seperti perbatasan Malaysia bagian darat, Timor Leste dan khususnya Natuna ada masalah overlaping ada claiming dari Vietnam yang menurut mereka ZEE nya masuk ke wilayah kita, kedua Tiongkok juga mengklaim dengan yang mereka sebut sebagai fishing ground tradisionalnya atau dikenal Nine Dash Line, kita tidak mengakui itu, kita perlu memperkuat batas claiming kita, kedaulatan kita," tegas Tito.

Adapun caranya, lanjut eks Kapolri ini, yakni dengan tradisional instrumen atau kehadiran militer, dan memperkuat instrumen non tradisional non militer, yakni pengembangan wilayah dan penguatan ekonomi.

"Kita tau nanti ada PLBN di Serasan, ini juga sudah dibangun, tugas BNPP mengoperasionalkannya dan BNPP mengkoordinasikan dengan banyak stakeholder, dan kita memperkuat percepatan pembangunan di perbatasan termasuk Natuna dan pulau terluar," jelasnya.

Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD, mengutarakan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Kepri dan Kabupaten Natuna atas capaian vaksinasi Covid-19, yang melampau target dari Pemerintah Pusat.

"Soal vaksinasi saya apresiasi Pemprov Kepri dan Natuna yang berdasar hasil data kami peroleh dan hasil pantauan vaksinasi di lapangan berjalan dengan sangat memuaskan, karena sudah melampaui target akhir tahun, tadi vaksinasi tahap 1 sudah 90 sampai 92 persen, dosis 2 sudah 86 persen, sementara target kita nasional 70 persen, itu sudah sangat bagus," ucap Mahfud MD.

Dalam Konferensi Pers di Kantor Bupati Natuna, Menkopolhukam dan Mendagri juga didampingi Gubernur Kepri dan Bupati Natuna. 

(IK)


Tim Siaga SAR Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Membersihkan Material Longsor. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Kepolisian Daerah Aceh mengerahkan Tim Siaga SAR Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob untuk membantu membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan Blangkejeren-Takengon.

"Longsor itu terjadi pada Senin 22-November-2021 lalu,dan sempat menghentikan arus lalu lintas Blangkejeren-Takengon tepatnya di area Deden Rece desa Cane baru jalur Rikit-Pantan. Material yang dibersihkan diareal longsor tersebut,seperti batu,tanah dan kayu yang melintang di badan jalan," terang Komandan Kompi (Danki) 4 Yon C Iptu,Imanta Purba,atas nama Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol.Selamat Topan,Selasa (23/11/2021) Kemaren.

Menurut Imanta Purba, saat ini bongkahan batu,tanah dan kayu dari sisa longsor sudah dibersihkan dan saat ini kenderaan sudah bisa kembali melewati jalan tersebut. dirinya menghimbau kepada para pengendara baik roda 4 dan roda 2 agar selalu siap siaga menghadapi kemungkinan terjadi kembali bencana alam seperti longsor.Untuk itu Tim Siaga bencana kompi 4 Batalyon C Pelopor melaksanakan patroli ke lokasi longsor,sebagai Bhakti Brimob Aceh untuk masyarakat.

"Dalam melaksanakan kesiap siagaan Brimob selalu kita siagakan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam yang berada di wilayah Gayo Lues dan sekitarnya,seperti saat ini akibat Intensitas hujan yang sangat tinggi mengakibatkan terjadinya longsor dengan material batu dan tanah serta kayu yang menutup badan jalan lintas Provinsi Aceh tepatnya didesa Cane baru Kecamatan Pantan Cuaca,Tim mendapat informasi tersebut kita langsung meluncur ke lokasi untuk membantu masyarakat membersihkan sisa material longsor itu," kata Perwira balok dua kuning ini. 

Dari hasil pantauan kita dilapangan kejadian longsor disertai banjir ada korban jiwa 2 orang meninggal dunia,setelah selesai  membersihkan material longsor kita dan Anggota menyambangi rumah duka untuk mengucapkan berlangsung Kawa dan memberikan bantuan se alakadarnya kepada keluarga korban.

"Brimob akan selalu hadir dalam kegiatan kemanusian salah satunya tanggap bencana alam dan kegiatan kemanusiaan lainnya, apabila masyarakat membutuhkan kita akan hadir di tengah - tengah masyarakat dan semoga dengan kegiatan kita ini masyarakat dapat merasakan kehadiran Brimob," ujar Purba mengakhiri.

(MK)


Komandan Lanal Ranai Salam Sambut Kedatangan Menteri Menko Polhukam.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Raden Sadjad, Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S. Sos., menyambut Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof. Dr. Mohammad Mahfud M. D, S.H., S.U., M.I.P., dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI) Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian., M.A., Ph.D., di Main Apron Lanud Raden Sadjad, Ranai Natuna, Selasa (23/11/2021).

Rombongan Menteri tiba di Lanud Raden Sadjad tepat pukul 09.02 WIB menggunakan pesawat Hercules C-130/ A-1341 TNI AU yang dipiloti oleh Mayor Pnb Alfonsus F.A.D, Kapten Pnb Fathir M. Hadid dan Lettu Pnb Lutfi Suwarli, dari Skadron Udara 31, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Turut serta dalam kunjungan di antaranya Sekretaris BNPP, Ir. Restuardy daud, M.Sc.,Waasops Kasal, Laksma TNI Wasis Priyono, S.T., M.Tr (Han), Direktur Sumber Daya Pertahanan, Kemenhan, Brigjen TNI Fahrid Amran, S.H., Direktur Wilayah Pertahanan, Kemenhan, Brigjen TNI Haryadi, S.IP., serta para pejabat kementerian/lembaga dan BNPP lainnya.

Dalam kunjungannya, Menkopolhukam dan Mendagri didampingi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, S.E., M.M., Bupati Natuna, Wan Siswandi, S. Sos., M. Si., Pangkogabwilhan I, Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, S.E, M.M, M.Tr. Opsla., Pangkoarmada I, Laksda TNI Arsyad Abdullah, S.E, M.A.P, Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub., Int., Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Darmawan, M.Hum, dan para pejabat Forkopimda di lingkungan Kab. Natuna.

Adapun agenda kunjungan ke Natuna kali ini antara lain Peninjauan vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan Covid-19 di Gedung Sri Serindit Ranai, Rapat Koordinasi Pengelolaan Perbatasan Negara, meninjau SKPT Selat Lampa dan meninjau Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) Pulau Sekatung, yakni Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Usai melaksanakan Rapat Koordinasi Pengelolaan Perbatasan Negara di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, dilaksanakan konferensi pers bersama media nasional maupun lokal di lobby Kantor Bupati Natuna.

Mendagri menyampaikan ada tiga hal tugas utama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Pertama, Memperkuat batas negara, kita tidak ingin satu jengkal tanah pun batas negara teritorial kita dilepas seperti kasus Sipadan Ligitan dulu, maka memperkuat segmen-segmen.

"Khusus di Natuna ini kita tahu bahwa ada permasalahan-permasalahan ZEE, oleh karena itu kita perlu memperkuat batas wilayah dan kedaulatan kita," ucapnya.

Kedua, memperkuat instrumen non tradisional yaitu non militer seperti pengembangan wilayah kekuasaan ekonomi dan lain-lain. 

Nanti akan ada Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna dan tugas dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) itu adalah mengoperasionalkannya dan yang Ketiga, adalah mempercepat pembangunan di perbatasan termasuk di Natuna dan pulau-pulau terluar.

Sementara itu, Menkopolhukam menyampaikan bahwa, Mewakili Satgas pusat pemerintah mengapresiasi pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam hal ini kabupaten Natuna yang berdasarkan data yang diperoleh dan hasil pantauan vaksinasi di lapangan berjalan dengan sangat memuaskan karena sudah jauh melampaui target.

"Saya melihat vaksinasi tahap pertama sudah berkisaran 92% karena target kita 70% akhir tahun, ini sudah bagus, tetapi saya mengingatkan kita jangan lengah," ujarnya.

Sekarang kita sedang tersenyum dan diberi apresiasi oleh seluruh dunia termasuk yang terbaik menangani Covid-19 ini.

"Presiden mengingatkan bahwa kita harus tetap hati-hati waspada dan menghimbau masyarakat juga jangan terlalu euphoria dengan keberhasilan yang kita capai dan jangan terlena," pungkasnya.

Kunjungan kerja Menkopolhukam dan mendagri beserta rombongan tersebut akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 23-24 November 2021.

(IK)


Kapolres Natuna, AKBP Iwan Ariyandhy S.I.K., M.H.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna, AKBP Iwan Ariyandhy S.I.K., M.H menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Natuna agar senantiasa selalu waspada dan peka terhadap kondisi cuaca ekstrim yang terjadi saat ini, Senin (22/11/2021).

"Kami himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Natuna agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepekaannya terhadap kondisi cuaca ekstrim yang terjadi saat ini. kepada seluruh masyarakat, bagi yang bermukim di pesisir pantai, di daerah perbukitan, serta yang melintas di jalanan agar selalu mewaspadai dampak dari cuaca ekstrim yang tidak menentu pada saat ini," ungkapnya. 

"Kami minta kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di lokasi rawan bencana alam, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari cuaca ekstrim, guna mencegah resiko adanya korban jiwa maupun kerusakan materil yang cukup besar," tegas Kapolres Natuna.

Kapolres Natuna juga menghimbau agar masyarakat Kabupaten Natuna tetap menjaga lingkungan sekitar, selalu update prakiraan cuaca, lakukan penanam kembali untuk meregenerasi hutan yang gundul,  laksanakan gotong royong pembersihan parit parit dilingkungan dan untuk para nelayan hindari dulu kegiatan berlayar apabila terjadi cuaca ekstrim seperti ini.

"Oleh karena itu dibutuhkan kesadaran kita bersama untuk menanggulangi bencana alam yang bisa saja  terjadi akibat dampak dari cuaca ekstrem ini," tutur Kapolres Natuna.


(IK)



Pedagang Gorengan. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Warga yang tinggal di Pulau Kundur keluhkan harga sembako khususnya minyak goreng kemasan melambung tinggi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) atau akhir Tahun.  

Hal itu disampaikan ibu rumah tangga dan pedagang. Mereka meminta meminta Disperindag Kabupaten Karimun dapat melakukan operasi pasar, dan melakukan upaya-upaya perbaikan.

"Saat ini harga minyak goreng kemasan cukup melambung tinggi. Dan sepertinya sudah tidak sanggup lagi untuk membeli minyak goreng kemasan," ujar salah seorang pedagang gorengan, Senin (22/11-2021).

Dikatakanya, harga minyak goreng untuk satu liter saja jenis merk apapun,  yang tadinya Rp16 Ribu,  sekarang menjdi Rp27 Ribu. Sementara harga minyak makan kemasan, yang ukuran dua liter dari harga Rp 27 ribu, saat ini bisa menjadi Rp 48 ribu. 

"Jika uang belanja satu hari Rp50 ribu, dengan berbagai kebutuhan, di tambah lagi minyak goreng dengan harga pantastis. Kita tidak bisa lagi belanja kebutuhan lain, karena tidak mencukupi. Apalagi dengan kondisi seperti ini, kami pedagang akan mengalami ke bangkrutan," tuturnya. 

Di kutip dari Kabar terkini Ditempat terpisah, Kepala Disperindag Kab. Karimun Yosli didampingi Kabid Perdagangan Fadlah menjelaskan, kenaikan harga minyak goreng dalam kemasan, saat ini memang sangat dirasakan, oleh hampir seluruh ibu rumah tangga, tidak hanya dikundur tetapi di Indonesia ujar Yosli. 

Secara Nasional, minyak goreng kemasan sederhana sudah dibandrol Rp. 16.200 per liter,  sementara minyak goreng kemasan premium harganya Rp. 17.800 per liter ucap Yosli. 

 Mengutip komentar Jendral Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, didalam beberapa Media Online Nasional Oke Norman mengatakan, kenaikan harga minyak goreng lebih dikarenakan harga Internasional yang naik cukup tajam kata Yosli. 

Khusus dalam negeri kenaikan harga minyak goreng lebih dipicu karena turunnya panen sawit pada semester kedua, sehingga suplai CPO meniadi terbatas dan menyebapkan gangguan pada rantai distribusi ( Suplay Chain ), industri minyak goreng, serta adanya kenaikan permintaan CPO untuk memenuhi pemenuhan industri Biodisel, seiring dengan penerapan kebijakan B 30 jelas Yosli.

Lebih jauh menurud Yosli, terlepas dari permasalahan yang ada, adanya keluhan warga, akan kita tindak-lanjuti, dalam waktu dekat Kita dari Disperindag, akan segera melakukan operasi pasar di pulau Kundur, dan bekerjasama dengan berbagai pihak, untuk melakukan bazar penjualan minyak makan didalam kemasan dengan harga murah ujar Yosli.

(Ahmad Yahya)


Pelaksanaan Vaksinasi di Kecamatan Kundur. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Guna mendukung program pemerintah Pusat dan terus melakukan percepatan "Herd Immuniti" Pemdes gelar vaksinasi tahap 2 bagi masyarakat. Kegiatan vaksinasi di gelar di Desa Sungai Ungar Utara, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Senin (22/11/2021).

Di sela sela kesibukan pada kegiatan vaksinasi, kedes Sungai Ungar Utara Zaini mengatakan, dengan jumlah penduduk 717 Kk hampir 90 persen yang sudah  menerima vaksin tahap ke 2.

"Kita bersyukur masyarakat makin antusias terhadap perogram vaksinasi.
Semakin banyak yang vaksin maka Herd Immuniti akan segera terwujud," ujar Zaini.

Di tempat yang sama disaat masyarakat menunggu giliran antri ia tak lupa mengingat dan menghimbau warganya untuk terus mematuhi Prokes walau pun telah menerima vaksin tahap ke 2.

"Sertifikat vaksin akan di gunakan saat bepergian untuk itu ia meminta agar warga nya, gunakan lah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Vaksin belum sepenuhnya kebal dari ancaman virus Covid 19 maka dari itu Patuhi Prokes denga tetap memakai masker pada saat bepergian.pungkasnya," tuturnya. 

Ahmad Yahya.


Bupati Galus Memberikan Hadiah Undian di HUT HGN dan PGRI. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2021 dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke-76 yang jatuh pada tanggal 25 November 2021 mendatang untuk tingkat Kabupaten Gayo Lues diperingati dalam bentuk jalan santai dan tarik tambang yang digelar di lapangan Pancasila Blangkejeren, Minggu (21/11/2021).

Peringatan Hari Guru Tahun ini bertemakan "Bangkit Guruku, Maju Negeriku,Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh".

Ketua PGRI Gayo Lues, Muhammad Yusuf,S.Pd menyatakan, kegiatan yang digelar hari ini merupakan kegiatan swadaya pengurus PGRI se-Gayo Lues. 

"Termasuk kontribusi sejumlah pengusaha Gayo Lues, Bank Aceh dan Bank BSI Galus, Bupati, Kapolres, Ketua PN, Kajari dan Ketua Mahkamah Syariah," terang Yusuf.

Kemudian, kata Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru, dirinya sangat mengapresiasi panitia pelaksana kegiatan,dimana selama Pandemi lebih kurang 2 tahun terakhir melanda dunia,membuat semua orang jarang melakukan silaturahmi termasuk di Gayo Lues ini.

"Saat ini ada sebagian daerah kembali mengalami lonjakan penderita terdampak akibat rendahnya persentase warga masyarakat yang mengikuti program Pemerintah dalam hal vaksinasi karena sudah menjadi keharusan bagi kita sebagai contoh bagi masyarakat luas dalam hal menjalankan program pemerintah serta memberikan edukasi tentang manfaat vaksin bagi tubuh manusia tambahnya," ujar Bupati.

Bupati juga menyinggung tentang 5 Visi Presiden Jokowi dalam Kabinet Indonesia Maju diantaranya, peningkatan SDM, percepatan pembangunan Infrastruktur, Reformasi birokrasi, permudah Investasi (penyederhanaan Regulasi) dan penggunaan anggaran yang lebih fokus.

Usai memberikan sambutan Bupati didampingi ketua TP - PKK Gayo Lues Hj. Hartati Amru beserta Forkopimda melepas secara resmi jalan santai yang diikuti kurang lebih 1000 orang.

Setelah selesai jalan santai, dilanjutkan dengan pengambilan undian dorprize bagi peserta yang beruntung.

Turut hadir dalam pelepasan kegiatan tersebut,Forkopimda Gayo Lues, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ketua TP - PKK Kabupaten Gayo Lues, Kadis Pendidikan, Kasatpol PP dan WH, Kadis Kominfo, Kabid Dikdas dan jajarannya. (MK)


Wakil Bupati Natuna Sambut Kedatangan Maskapai Nam Air. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Raden Sadjad, Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S. Sos., bersama Pemerintahan Daerah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Natuna menyambut kehadiran Maskapai Nam Air di Bandara Udara Ranai, Natuna, Sabtu (20/11/2021).

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dalam sambutanya mengucapkan selamat datang rombongan maskapai Nam Air di Natuna kami berbahagia dan bergembira karena selama ini penerbangan di Natuna hanya dilayani oleh satu maskapai dan hari ini mudah-mudahan menjadi awal ada beberapa penerbangan yang melayani Natuna.

"Dengan adanya penambahan penerbangan ini ada penurunan harga tiket karena ada persaingan," ucapnya. 

Wakil Bupati berharap dengan datangnya maskapai Nam Air ini, maka akses ke Natuna menjadi lebih mudah akses untuk keluar ke Natuna juga menjadi semakin mudah.

"Penerbangan adalah satu-satunya akses pariwisata dan kami menjadi Natuna salah satunya kawasan pariwisata agar bisa terwujud dengan cepat begitu berakhir pandemi ekonomi langsung bergerak naik," tambahnya.

Sementara itu, Capt Pilot Nam Air, Ibran Ta’im berterima kasih Pemda Natuna dan jajaran yang telah mempercayakan kepada kami sebagai alat transportasi untuk masuk ke Natuna dan ke Batam.

“Kami berterima kasih atas mempercayakan kita sebagai salah satu alat transportasi untuk masuk ke Natuna dan ke Batam,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa pada intinya kami berharap dengan adanya rute ini, bisa membuat kesejahteraan bagi kita semua baik buat Nam Air, buat warga kepulauan Riau, sehingga membuat yang lebih baik kehidupan di masa yang akan  datang.

Sedangkan Direktur Niaga Sriwijaya Air Group, Henoch Rudi Iwanudin dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Natuna dan  Danlanud Raden Sadjad sudah memberi bantuan kami perizinan serta Kepala Bandara yang sudah mensupport kita ada ditempat ini dan semua masyarakat dan Bapak TNI Polri yang mendukung penerbangan ini.

“Kami bahagia karena prosesnya tidak gampang untuk kami kemudian terbang hari ini, ada banyak diskusi dan banyak pertimbangan baik dari sisi operasi, teknik dan komersial,” jelasnya.

Lebih lanjut Ia menyampaikan, sebagai ujung tombak untuk mengambil keputusan penerbangan sriwijaya Air group dalam hal ini Nam Air, kami putuskan  dengan ketulusan hati dengan rasa bangga untuk kami bisa melayani masyarakat dan saudara-saudara saya yang ada di Natuna.

Ia juga ingin bahwa masyarakat saudara-saudara di Natuna bukan lagi menjadi orang-orang yang terisolir, tetapi kami bertekad untuk menjadi jembatan udara bagi masyarakat-masyarakat yang terluar dan di perbatasan.

Disisi lain, katanya, kami sadar bahwa kami ada di Indonesia seperti maskapai bukan sekedar hanya memikirkan bisnis, tapi adalah unsur aspek-aspek di luar yang sangat diperlukan oleh masyarakat untuk ketahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kemajuan ekonomi di suatu daerah untuk kemajuan pendidikan anak-anak daerah.

Selain itu, Kami terpanggil untuk terbang di daerah-daerah perbatasan dengan tujuan supaya pemerataan pembangunan di seluruh bidang di Indonesia, tekad manajemen, holding Nam Air bahwa berkomitmen akan melayani masyarakat Natuna dengan tulus ikhlas.

“Insya Allah kami akan terus lanjut  bahkan tidak hanya satu minggu sekali, Pak Danlanud tadi bilang kalau bisa tiga kali seminggu, Insya Allah kami akan bisa memenuhinya dengan rasa syukur dan bahagia sehingga bisa bertemu dengan bapak-bapak disini,” kata Henoch.

Kami yakin ini ridho dari Allah SWT untuk saya bisa bersama-sama dengan masyarakat ini berkembang maju bersama untuk Indonesia maju.

Dengan bertambahnya penerbangan tersebut, Danlanud Raden Sadjad, Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S. Sos., berharap pihak maskapai Nam Air dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Natuna khususnya dengan mengutamakan keselamatan penerbangan dan pelayanan secara profesional. 

“Semoga dengan bertambahnya maskapai ini percepatan pertumbuhan ekonomi di Natuna semakin bertambah pula,” pungkasnya.

Acara seremonial di bandara Raden Sadjad Ranai Natuna tersebut dihadiri oleh Forkopimda, jajaran TNI/Polri Kab. Natuna dan manajemen Bandara Kelas III Ranai serta tokoh masyarakat Natuna.


(IK)



Foto Bersama GMKI Tanjungpinang-Bintan Saat Penggalangan Dana. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM:
 Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tanjungpinang-Bintan melakukan aksi penggalangan dana bagi korban banjir bandang di Kalimantan Barat. Aksi penggalangan dana melalui GMKI Peduli merupakan wujud nyata pelayanan GMKI yang peduli terhadap korban terdampak banjir bandang di Kalimantan Barat.

Aksi penggalangan dana dipimpin oleh Ketua GMKI Cabang Tanjungpinang-Bintan, Elia Anasthasia dan koorlap Sekretaris Fungsi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Rafles Simanjuntak ini berlangsung pada Jumat (19/11- 2021).

“Sasaran aksi penggalangan dana adalah para pengendara/pengemudi kendaraan yang sedang berhenti pada saat lampu merah. Dan lokasi penggalangan dana dilakukan pada dua titik yaitu sekitaran simpang empat Pamedan dan sekitaran jalan Basuki Rahmat, serta berlangsung dari pukul 16.00 sampai 18.00 wib,” kata Elia Anasthasia , Sabtu (20/11-2021).

Elia Anasthasia menyampaikan, segenap civitas GMKI Tanjungpinang-Bintan mengucapkan terimakasih banyak atas kepedulian dari masyarakat Tanjungpinang yang telah bersedia menyumbang bagi korban banjir bandang di Kalimantan Barat.

“Hendaklah kita senantiasa menunjukkan kepedulian kita sesama masyarakat Indonesia. Kemudian penyaluran sumbangan dari aksi penggalangan dana ini akan disalurkan melalui Pengurus Pusat GMKI,” tuturnya.

Redaksi/Ril



Ketua TP-PKK Galus Hj. Hartati Amru saat Memberikan Arahan Didepan Peserta Sosialisasi. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gayo Lues mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam gerakan mencegah perkawinan Anak (Cepak).

Satu hal yang perlu menjadi perhatian bersama adalah menunjukan praktek perkawinan usia Anak dibawah umur masih sering terjadi secara masif.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Gayo Lues H.Said Sani dalam acara sosialiasi cegah perkawinan di usia dini yang di gelar di Balai Musara Blangkejeren, Kamis (18/11/2021) kemaren.

Menurut Wakil Bupati, faktor melatarbelakangi laju perkawinan Anak di Gayo Lues ini masih tinggi. Kondisi ini dipengaruhi budaya di Negeri Seribu Hafidz ini yang masih toleran terhadap perkawinan anak, faktor kemiskinan, hingga situasi Pandemi Covid-19 juga turut menjadi faktor perkawinan anak kian marak.

"Dengan kondisi tersebut, saya meminta para pengurus TP-PKK Kabupaten dapat mengedukasi secara masif untuk mengubah pola pikir orang tua perihal perkawinan anak. Orang tua mesti paham bahwa perkawinan anak di usia muda bukanlah solusi memutuskan mata rantai kemiskinan," ujarnya. 

Foto Bersama Ketua TP-PKK Galus Hj.Hartati Amru Dengan Peserta. 

Tak hanya itu, lanjutnya, pengurus TP-PKK perlu mengoptimalkan peran PKK ditingkat Kecamatan/desa sebagai garda terdepan gerakan cegah perkawinan anak usia dini diwilayahnya masing-masing. TP-PKK juga perlu melibatkan generasi muda sebagai mitra dalam gerakan cegah perkawinan anak di usia dini.

"Saya ingin menegaskan kepada seluruh mitra TP-PKK, Dengan kekuatan Struktur yang dimilikinya Tim Penggerak PKK terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh komponen dan elemen yang dimiliki semangat yang sama untuk mencegah terjadinya perkawinan anak di usia dini," tutur Wakil Bupati ini.

Hal sama dikatakan Ketua TP-PKK Kabupaten, Hj. Hartati Amru, pernikahan dikalangan usia remaja dapat membawa dampak buruk. Kondisi pisikis yang belum siap menjadi orang tua dapat  menyebabkan tingginya potensi perceraian di usia pernikahan muda, buruknya pola asuh dan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.

Tidak sampai disitu, ditinjau dari segi medis pernikahan dini juga memberikan dampak organ reproduktif yang belum  siap dan dapat memberikan efek yang membahayakan baik calon ibu dan anak, mulai dari tingginya resiko persalinan, mal nutrisi pada anak.

“Pernikahan anak itu adalah tindakan keji dan merebut hak- hak seorang anak. Baik itu pernikahan terpaksa maupun tidak, tindakan ini tidak dapat dibenarkan, maka kita perlu bersinergi, melakukan pendekatan yang holistik dan interatif dalam menghentikan adanya kasus pernikahan anak dibawah umur di negeri seribu bukit ini,” terang Hj. Hartati.

Sementara, Kasi Kemenag Gayo Lues, Ridho S.Th. I menyebutkan kondisi rendahnya pendidikan dan pengetahuan orang tua terhadap pernikahan dini menjadi pendorong utama terjadinya pernikahan di kalangan anak di bawah umur.

Lebih lanjut, Ridho menjelaskan, adanya persepsi bahwa anak perempuan yang telah menikah sudah bukan tanggung jawab orang tua,akhirnya mendorong angka  terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. 

"Sosialisasi  ini mengikutsertakan setiap perwakilan PKK kampung se-kabupaten, dengan menyentuh sampai ke lingkup desa. Para pengurus acara mengharapkan munculnya kesadaran masyarakat menolak pernikahan dini, baik dalam bentuk perjodohan, pemaksaan maupun kemauan si anak," kata Ridho. 

"Dalam upaya menghentikan terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja, TP -PKK kabupaten menggandeng berbagai instansi dalam menyelenggarakan sosialiasi keluarga Indonesia Sejahtera (Kisah) mulai dari Dinas Kesehatan, Kemenag dan Pengadilan Agama,generasi muda turut dihadirkan sebagai narasumber," ujar Ridho kembali. (MK)


Foto Bersama Kapolres Natuna Bersama Wartawan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kerjasama antara Kepolisian Resor Natuna bersama dengan awak media terbilang cukup baik, tak bisa dipungkiri bahwa peran media baik cetak, elektronik maupun online cukup strategis membantu Polri dalam mengedukasi serta menyampaikan informasi sekaligus sebagai jembatan antara harapan dan aspirasi masyarakat terhadap Polri.

Guna merajut komunikasi dan mempererat silaturahmi, Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H. laksanakan silaturahmi bersama PWI (Persatuan Wartawan Indoensia) Natuna, Kamis (18/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H. memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Polres Natuna dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh wartawan maupun awak media yang bertugas di Natuna atas kerjasama dan dukungannya membantu Kepolisian selama ini sehingga kondusivitas Kamtibmas di Kabupaten Natuna tetap terjaga dengan baik.

"Kerjasama dan sinergitas seperti ini harus terus kita bangun sehingga antara kebutuhan informasi Kepolisian dapat berjalan dengan baik," ujar Kapolres Natuna.

Kapolres Natuna juga berharap agar media dapat menyampaikan kepada masyarakat pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Natuna. 

"Kami beberapa hari ini memang gencar untuk mengajak masyarakat untuk vaksin melalui vaksin door to door ataupun dari gerai vaksin presisi. Diharapkan agar capaian vaksinasi lebih maksimal," pungkas Kapolres Natuna.

Kapolres Natuna menyambut positif inisiasi wartawan tersebut, Menurutnya, acara seperti ini sangat bermanfaat sebagai sarana komunikasi antara Kepolisian dengan wartawan.

(IK)


Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani didampingi Kepala BNNK Fauzul Iman, St, saat rapat di Aulla BNNK setempat.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mencegah peredaran Narkotik di Negeri Seribu Hafizd ini, Badan Narkotik Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues minta pendampingan Pemerintah Daerah untuk pelaksanaan Rencana Aksi Nasional (RAN) Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Dalam Acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2021,yang diselenggarakan oleh BNNK,Galus sesuai instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Tahun 2020-2024 bertempat di Aulla BNNK, Rabu (17/11/2021) kemaren. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menghimbau, agar seluruh pihak bersinergi dalam mensukseskan program tersebut. Ia berjanji Pemerintah Daerah akan mendukung BNNK Gayo Lues sepenuhnya. 

Said menilai, pemberantasan Narkoba di Negeri diatas awan ini adanya penanganan Khusus, untuk itu Pemerintah Daerah Gayo Lues akan menyerahkan Wewenangnya kepada pengurus P4GN dan nantinya merancang Aksi-aksi yang diperlukan. 

"Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, terjadinya peningkatan kesadaran akan bahaya penggunaan narkoba dilingkungan masyarakat. Tercatat tejadinya peningkatan pengalihan budidaya ganja ke tanaman produktif lainnya, seperti jagung, kopi dan jahe, juga meningkatnya keberanian masyarakat akan pelaporan kasus penyelahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat dan kesadaran untuk mengikuti rehabilitasi," ujarnya. 

Lanjutnya, dalam waktu dekat untuk menghadapi pelaksanaan SKB CPNS 2021, Pemerintah Daerah akan mengharuskan pengadaan tes urine bagi peserta CPNS yang akan melakukan ujian di Kabupaten, serta membuat pos interdiksi pengawasan di daerah perbatasan.

"Kepada aparat penegak hukum khususnya di Gayo Lues untuk terus meningkatkan penguatan pengawasan di dalam lapas, pengawasan pintu masuk perbatasan dan pengawasan terhadap transaksi keuangan serta terus melakukan upaya dan peningkatan strategi dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Gayo Lues ini," tutur Wakil Bupati ini. 

Sementara Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman, ST meminta diberikannya adanya pendampingan hukum yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten untuk memperkuat keberadaan RAN-P4GN. 

Selain itu, kata Anak Tokoh Pemekaran Kabupaten Gayo Lues ini, Sejak dipilihnya Gayo Lues sebagai pilot project GDAD, pemerintah kabupaten bersama BNNK Gayo Lues telah mengupayakan berbagi program untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika di kabupaten, turutama untuk menurunkan kasus kultivasi ganja.

"Terhitung sejak tahun 2018 lalu, BNNK telah berhasil mengadakan berbagai bimtek tanaman produktif dan pengembangbiakan hewan ternak untuk para warga kawasan rawan narkoba," tuturnya. 

Tidak sampai disitu saja,di tahun 2021, BNNK Gayo Lues kembali siapkan RAN P4GN periode hingga periode 2024 mendatang. RAN P4GN sendiri dimaksud kan sebagai Rencana Aksi Nasional terkait upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba secara massive.

"Dengan menaungi total 4 bidang dan 26 aksi, RAN P4GN digadang-gadang sebagai jawaban hilangkan kasus menohok terkait penyelahgunan narkotika di kabupatenkabupaten," tutup Fauzul Iman mengakhiri. (MK)


Ketua Dekranasda Gayo Lues Hj. Hartati Amru Terima Penghargaan. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Lebih kurang hampir seminggu digelar sejak 8 November 2021 yang lalu. Dekranasda Gayo Lues ikut serta meramaikan pameran berbagai produk unggulan yang diselenggarakan di Anjong Mon Mata Banda Aceh. 

Ketua Dekranasda Gayo Lues Hj. Hartati Amru yang didampingi kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan selaku ex. Officio Yunidar, SE menjelaskan kegiatan yang diikuti oleh dekranasda Kabupaten Gayo Lues ini berhasil meraih juara harapan 2 untuk busana etnik.

"Produk unggulan yang kita pamerkan di  AnjongMon mata kali ini diantaranya sajadah kerawang Gayo, busana etnik, busana kerawang dengan tema etnik lokal, disamping komoditi unggulan lainnya seperti Gula Aren, Gula Semut, minyak Sere Wangi, Bubuk Kopi dan jenis kerajinan lainnya," katanya, Rabu (17/11/2021).

Hj. Hartati Amru sangat mengapresiasi atas kesempatan  dan kunjungan ibu Wakil Presiden Hj. Wury Estu Handayani didampingi Ibu Gubernur DR. Dyah Erti Idawati di Stand Gayo Lues dan ibu Wapres sangat menyukai motif kerawang Gayo yang begitu nyentrik dan elegan sehingga kerajinan daerah ini harus dikembangkan lagi untuk menarik para pelaku usaha nantinya dan Ibu Wapres, dan ibu gubernur juga menyempatkan diri photo bersama di stand yang dibina. 

Kabid Perindustrian Rina Sulastri, S.Sos Dinas Perindustrian Energi dan Sumber Daya Mineral menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan 16 hingga 17 November 2021.

"Kita upayakan semaksimal mungkin didalam persiapan baik persiapan komoditi unggulan yang dipamerkan maupun  produk kerajinan Kerawang Gayo," tutupnya. (MK)


Rapat Penyelenggaraan FGD-SDI.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Bertempat di Offrom Sekdakab Gayo Lues Penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Satu Data Indonesia (SDI) dan penetapan Pelayanan Penetapan Standar Stastistik Terpadu (PTS) BPS serta membahas tentang satu data Indonesia, Rabu (17/11/2021).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menyampaikan, kegiatan FGD ini diharapkan dapat menjadi sarana Koordinasi antar Instansi dalam rangka mewujudkan publikasi Gayo Lues dalam angka 2021 yang berkualitas, akurat, mutakhir, terpadu dan dapat di pertanggung jawabkan, serta mudah diakses sesuai amanah Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009.

"Dengan menetapkan standar pelayanan ini, kita juga memberikan batas bawah dan batas atas kesanggupan kita dalam memberikan batasan kepada pengguna. Karena, dengan adanya Penetapan Standar Pelayanan ini dapat mencegah masyarakat memaksa mendapatkan layanan melebihi batas layanan yang sudah ditetapkan. Kepastian layanan dan kepuasan seluruh konsumen adalah Prioritas utama bagi kita sebagai penyelenggara layanan," ujarnya. 

Lanjutnya, layaknya seorang pedagang, kita harus membuat daftar barang yang akan dijual, menentukan jam buka toko, serta syarat bagi konsumen untuk mendapatkan barang/jasa yang kita tawarkan dan di Ikrarkan melalui maklumat pelayanan.

"Kepada Tim Penyelenggara layanan PST di Gayo Lues agar tidak larut dengan rutinitas kegiatan,hendaknya agar membuat inovasi agar memudahkan kita dalam bekerja meringankan kita dalam bekerja serta mempercepat dalam penyelesaian pekerjaan. Dalam era ini kita tidak hanya dituntut selesai pekerjaan dengan baik dan tepat waktu," ungkapnya. 

Hadir dalam acara tersebut, selain Wakil Bupati juga dihadiri pihak Polres Galus, pihak kejaksaan Galus,Koordinator Fungsi IPDS-BPS Provinsi Aceh, perwakilan Perguruan Tinggi dan para kepala SKPK turut memeriahkan acara itu. (MK)


Foto Bersama Ketum dan Pengurus SMSI Bersama Baintelkam Mabes Polri. 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Kembali Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Drs. Firdaus, M.Si bersama pengurus lainnya, menerima kunjungan mitra kerja di kantor pusatnya di Jalan Veteran II No 7C-Jakarta Pusat, Rabu (17/11/ 2021).

Kali ini, giliran mitra kerja yang datang berkunjung dari kalangan Mabes Kepolisian Republik Indonesia (Polri), yakni Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam).

Dipimpin Kanit Ditkamneg Baintelkam Polri, AKBP Julius Heru Widodo, rombongan dari Baintelkam Mabes Polri itu tampak bersemangat dan penuh keakraban saat diterima langsung jajaran elit wadah perusahan media Siber terbesar di Asia ini.

Tampak ikut hadir dalam kunjungan itu, AKP Bambang Sukarno, Iptu Budi Raharjo dan Bripka Eva.

Sementara Ketum SMSI menerima kunjungan Tim Baintelkam, bersama pengurus lainnya, Seperti Sekretaris Jendral, M Nasir,  Wakil Bendahara Umum Makali Kumar, SH, Aat Surya S, Syaiful B, dan sejumlah pengurus SMSI DKI seperti Pahala Simanjuntak (Sekretaris), M. Ridhwan (Bendahara), dr Nishah K Dhillon (Wakil Bendahara).

Ketua umum SMSI, Firdaus   yang mengenakan baju kemeja putih, tampak bergembira dengan ada kunjungan dari tim Baintelkam Polri tersebut.
Dia selanjutnya menjelaskan, SMSI merupakan kumpulan Perusahaan Media Siber di Indonesia.

“SMSI ini, Alhamdulillah, sekarang sudah menjadi konstituen Dewan Pers. SMSI sendiri saat ini beranggotakan sekitar 1300 perusahaan media siber di Indonesia yang berbadan hukum,” ujar Ketum SMSI, Firdaus dengan gaya khasnya yang selalu ceria.

Pasca resmi menjadi Konstituen Dewan Pers, tambah Firdaus, pengurus pusat SMSI membentuk News Room yang berisikan seluruh anggota SMSI. News room ini dinamakan Siberindo.co dan lainnya.

“Kami bertekad akan memberikan yang terbaik untuk bangsa ini. Terutama dalam mewujudkan perusahaan media Siber yang sehat, berkualitas dan profesional,” harapnya.

SMSI akan pro aktif  mendukung Polri dalam mewujudkan Bangsa yang aman, dan kondusif. Termasuk juga dalam menyikapi kemajuan teknologi informasi di media Siber maupun media sosial dengan keberadaan Polisi Siber.

Sementara itu, Kanit Ditkamneg Baintelkam Polri, AKBP Julius Heru Widodo menyampaikan, kedatangannya bersama tim itu tak lain, ingin bersilaturahmi, guna menjalin kemitraan dan sinergi yang positif antara Polri dengan SMSI.

"Dengan kemajuan teknologi informasi di era digitalisasi, maka tantangan bangsa kedepan semakin berat. Untuk itu dibutuhkan sinergi, kolaborasi positif dan kerjasama semua elemen, baik Polri maupun SMSI. Terutama dalam wujudkan bangsa yang aman dan damai," jelasnya. 

Usai berbincang cukup panjang dan penuh keakraban, pertemuan diakhiri dengan berpose bersama. (Red/Mar).


Ta'in Komari. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta'in Komari mempertanyakan penyelesaian kasus Rekening Penampungan Pemko Batam di Bank Riau Kepri atas LHP BPK RI.

"Persoalan rekening titipan atau penampungan Pemko Batam di Bank Riau Kepri itu harus dituntaskan, baik secara politik maupun hukum jika ada indikasi pelanggarannya." kata Cak Ta'in di Batam Center, Rabu (17/11-2021).

Menurut Cak Ta'in, penutupan rekening yang dilakukan setelah mencuatnya kasus tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar. Sederhana saja menilainya rekening titipan itu sudah ada sejak 2013, artinya selama ini juga jadi pertanyaan mengapa tidak ditemukan BPK dalam audit setiap tahunnya?.

"Kami lihat ada beberapa kejanggalan dalam persoalan tersebut. Tidak bisa dianggap selesai begitu saja." ujarnya.

Lebih lanjut Cak Ta'in menilai ada pihak-pihak yang justru ingin kasus tersebut berlalu tanpa penyelesaian yang jelas dan dianggap selesai begitu saja.

"Kita belum melihat penyelesaian nya seperti apa, baik secara politik di DPRD maupun proses hukumnya.." paparnya.

Ditambahkan mantan dosen UNRIKA Batam itu,   pihaknya telah bertemu dengan beberapa anggota komisi II DPRD Batam untuk mengklarifikasi dan menelusuri perkembangan juga belum ada kejelasan.

"Nanti kita akan minta ini dibuka kembali baik secara politis maupun hukumnya. Yang pasti harus ada penyelesaian nya, jika ada indikasi pidana ya harus diproses juga oleh penegak hukum." tegas Cak Ta'in. 


Redaksi



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.