Bimtek Pengolahan Kopi. 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kopi Gayo Lues dalam melakukan pengolahan. 70 orang peserta yang terbagi 2 Kelompok mengikuti Bimbingan Tehnis (Bimtek) pengolahan hasil perkebunan kopi yang diadakan di desa Palok Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (18/09/2021). 

Bimbingan tehnis tersebut dimotori oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Aceh bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan Bimtek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2021.

Kepala Dinas Pertanian Aceh melalui Kasi Perlindungan Perkebunan Aceh Zaini mengatakan, dalam kegiatan Bimtek ini di ikuti sekitar 70 peserta di bagi menjadi 2 kelompok tani diantaranya Kelompok Tani Sara Ate dari desa Palok dan Kelompok Tani Jaya dari desa Penggalangan yang kesemua itu berada di Kecamatan Blangkejeren.

"Selain bimbingan tentang pengolahan hasil Pertanian khususnya biji kopi. Masing-masing kelompok Tani tersebut juga diberikan bantuan oleh Distanbun Provinsi Aceh berupa 1 buah mesin rosting untuk penggiling kopi serta alat packing (alat pembuat kemasan)," kata Zaini. 

Zaini berharap, dengan dilakukan Bimtek ini para petani tidak hanya menjual kopi dengan bentuk gabah melainkan hasil menjual kopi nantinya bisa lebih tinggi dari harga biasa. Kedepan, Distanbun Aceh akan tetap melakukan pembinaan bersama Dinas Pertanian Gayo Lues.

"Terhadap para petani kopi yang mendapatkan bantuan dari Distanbun Aceh hingga sejauh mana sudah patani kopi ini memanfaatkan mesin yang telah diberikan kepada kelompok Tani tersebut," ujar Zaini. 

Sementara Kadis Pertanian Gayo Lues, Said Bahtiar berharap, setelah pelatihan Bimtek ini selesai dilakukan agar dapat meningkatkan pengetahuan petani tentang pengolahan hasil tanaman kopi agar dapat memanfaatkan dengan baik mesin yang diberikan oleh Distanbun Aceh tersebut.

"Setelah diberikannya bantuan mesin rosting penggiling kopi ini diharapkan kepada masing - masing kelompok agar bisa meningkatkan Ekonomi, khususnya para petani kopi. Setelah nantinya mesin beroprasi hasil olahanya bisa dilakukan pemasarannya di Kecamatan hingga tingkat Kabupaten dan tidak ada salahnya dipasarkan keluar daerah itu lebih bagus lagi," kata Said Bahtiar.

Bahtiar juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Aceh melalui Distanbun Aceh atas bantuan yang diberikan kepada kelompok Tani. 

"Bantuan mesin pengolah kopi yang dinilai sangat efektif untuk mengolah hasil Pertanian di Negeri ini khususnya tanaman kopi," tutur Bahtiar. 

Bimtek tersebut selain kasi Perlindungan Perkebunan Zaini dan Kadis Pertanian Galus Said Bahtiar juga dihadiri kabid perkebunan Riduan, SP, kasi Bidang perkebunan Jairusdin, SP serta sejumlah penyuluh Pertanian dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Blangkejeren. (MK)


Silaturahmi Bersama Forum Kerukunan Umat Beragama Cegah Paham Radikalisme.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka mencegah terjadinya gangguan kelompok radikalisme, ideologi, kelompok ekstrimis kanan/ kiri, separatis, kelompok aliran agama/ kepercayaan yang sesat, Kapolres Natuna Wakapolres Natuna Kompol Ferri Aprizon, SE pimpin rapat kordinasi Operasi Bina Waspada Seligi 2021 yang dilaksanakan di Caffe Ranai Square, Sabtu (18/09/2021).

Kegiatan turut di hadiri oleh PJU Polres Natuna, Mukhtar Ahmad Kepala Bakesbangpol Natuna, H. Sholat perwakilan Kemenag dan masing-masing perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Natuna.

Dalam penyampaiannya, Wakapolres Natuna Kompol Ferri Aprizon, SE mengucapkan terimaksih untuk para pejabat utama, para tamu undangan yang berkenan hadir pada pagi hari ini dalam rangka rapat koordinasi Operasi Bina Waspada Seligi 2021 Polres Natuna dalam rangka mencegah terjadinya gangguan kelompok radikalisme, ideologi, kelompok ekstrimis kanan/ kiri, separatis, kelompok aliran agama/ kepercayaan yang sesat diwilayah hukum Polres Natuna.

"Kami dari pihak Polres Natuna akan berupaya penuh dalam penanganan pencegahan masuk nya kelompok paham radikalisme di Kabupaten Natuna," jelas Wakapolres Natuna.

Dalam kesempatan ini, perwakilan dari Kemenag H. Sholat mengatakan bahwa Untuk beberapa tahun ini belum ada diketahui adanya ormas atau paham lain yang dapat memicu tumbuhnya kelompok paham radikalisme di Kabupaten Natuna.

"Menurut saya suatu paham radikalisme dapat muncul Karena faktor ekonomi maupun budaya," ungkapnya.

Seluruh Forum Kerukunan Umat Beragama mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya silaturahmi ini dan kami juga akan mendukung langkah-langkah dalam mengatisipasi paham radikalisme dan turut menciptakan suasana yang sejuk dan damai di wilayah Kabupaten Natuna.

(IK)


Foto Bersama Biro Ekonomi Sekda Aceh Bersama KPH dan Pemkab Gayo Lues. 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka mendukung Program Kehutanan, Biro Ekonomi Sekda Aceh bersama KPH menggelar pertemuan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues yang dilaksanakan di OOf Room Kantor Bupati, Jum'at (17/09/2021). 

Dalam pertemuan tersebut, pihak Biro Ekonomi Sekda Aceh berpendapat dengan didasari oleh Polemik Pemberdayaan kawasan hutan di Aceh, KPH ajak seluruh unsur Pemerintahan Kabupaten, SKPK dan Pemerhati lingkungan untuk mengevaluasi pengelolaan dan Pemberdayaan perhutanan Sosial.

Ketua Sekolah Tinggi Kehutanan mewakili Biro Ekonomi Sekda Aceh DR. Cut Maila Hanum mengatakan, untuk wilayah Gayo Lues sendiri tidak terlepas dari permasalahan yang serupa dengan permasalahan hutan di Kabupaten lain. 

"Saya menilai bahwa perubahan peraturan yang sering terjadi turut menyumbang polimik yang mau tidak mau harus dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat. Walaupun secara topografi 70% dari wilayah Kabupaten Gayo Lues adalah kawasan hutan namun sebagian besar dari hutan tersebut merupakan kawasan hutan lindung yang tidak boleh dikelola sendiri oleh masyarakat," kata Hanum. 

Saat ini, lanjut Hanum, dalam upaya masyarakat mengelola hutan sebagai sumber mata pencarian masyarakat, malah terbentur dengan berbagai aturan Negara dimana lahan yang dikelola oleh masyarakat merupakan hutan lindung.

'Kita menghimbau agar semua pihak lebih memfokuskan terhadap upaya yang dapat dilakukan dibandingkan terus bergelut dengan perubahan Undang-Undang. Kita fokus saja dulu pada apa yang bisa kita lakukan dari pada protes dan berkeluh kesah soal perubahan Undang-Undang yang ada," terang Hanum. 

Ditambahkan Maila Hanum, tentang surat izin pengelolaan hutan sosial, sampai penghujung tahun 2020 sudah terdapat 47 surat izin kehutanan sosial. Izin ini digunakan sebagai dasar pengelolaan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan KPH.

"Sebelumnya, tercantum dalam peraturan Kementerian yang kini sudah diubah lagi menjadi peraturan Undang - undang Ciptakan kerja yang tertulis pada pasal 29 A dan 29 B maka hal ini menyebabkan rumitnya persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat," ujarnya. 

Untuk itu Maila Hanum, meminta seluruh pihak terkait, untuk terus bergerak secara rumpun dan terarah dengan menerapkan metode KISS. 

"Terkoordinasi, terintegrasi, bersinergi dan singkron, dan seluruh pemangku jabatan dapat menjalankan perannya Masing - masing dengan baik sehingga kegiatan pengelolaan hutan dapat dimanfaatkan menjadi solusi dalam membantu perekonomian masyarakat," tutupnya.  (MK)


Arif Bangun, Komunitas Batam Maju.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Masih sangat jelas dalam benak kita, masa-masa transisi tuntutan Kepala BP Batam dijabat oleh Walikota Batam yang menimbulkan banyak pro kontra di masyarakat pada saat itu. Sampai akhirnya pada 27 September 2019 dilantiknya Walikota Batam ex officio Kepala BP Batam oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution. 

Proses menuju pelantikan tersebut, pada awalnya banyak mendapat tantangan termasuk dari pihak internal BP Batam sendiri. Dilihat saat itu banyak spanduk-spanduk yang dibuat oleh para pegawai BP Batam dan ormas ormas yang tidak mendukung Kepala BP Batam dijabat secara Ex Officio oleh Walikota Batam. 

Kata Arif Bangun, Komunitas Batam Maju, ditingkat Nasional juga persoalan ini juga menjadi atensi. Komisi II DPR RI melakukan RDP dengan pihak-pihak diantara nya: Ombudsman, Kadin Kepri dan Batam, Kemenkumham dan Dewan KPBPB Batam, BP Batam dan Lembaga Kajian UGM menyangkut rencana tersebut.

"Konklusi dari RDP tersebut Komisi II meminta Ombudsman dan Kadin untuk bersurat kepada Presiden meminta agar tidak mengeluarkan aturan yang menjadikan Walikota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam," ujarnya, Sabtu (18/9-2021) di sekitaran Batam Center. 

Lanjutnya, konklusi tersebut sebenarnya layak diapresiasi menyangkut berbagai hal yang tidak produkstif, jika Kepala BP Batam dirangkap oleh Walikota Batam. Satu hal yang menjadi kekhawatiran adalah manajemen BP Batam akan terseret kedalam kepentingan politik penjabat Walikota yang memimpin.

Terbukti dengan dibentuk Dewan Pengawas yang bisa kita saksikan secara kasat mata di isi oleh orang orang partai dan kelompok golongan dari penjabat Kepala BP Batam. Malah akhirnya Dewas ini dibubarkan oleh Ka BP sendiri atas laporan Ombudsman Kepri atas tidak sah nya perka BP Batam menyangkut pengangkatan Dewas itu sendiri.

"Namun ada kerancuan tentang pemberhentian Dewas, bahwasanya Perka tentang pengangkatan Dewas itu, tidak grounded sehingga timbul asumsi bahwa Dewas yang diangkat dicurigai masih menerima manfaat ataupun honor mereka walaupun secara teknis mereka tidak lagi bekerja dalam mengawasi kegiatan BP Batam," terang Arif Bangun. 

Kemudian,lanjutnya, kembali kepada diangkatnya Walikota Batam sebagai ex officio Kepala BP Batam dalam kurun waktu hampir mendekati 2 Tahun pada tahun 2021 ini apakah kinerja yang bersangkutan sudah memberikan efek positif kepada BP Batam dalam berbagai pengaturan yang menjadi kewenangan BP Batam.

"Sebagai kritik, kami ingin memberikan sebuah analogi jika kinerja Kepala BP Batam pada performa yang baik, sepatutnya capaian ekonomi Batam dari PNBP yang disumbangkan oleh BP Batam akan sangat tinggi dan signifikan. Kami melihat bahwa angka angka yang muncul dalam ekspose capaian BP Batam masih lebih kepada data yang tidak sah tentang kebenaran pencapaian dari BP Batam. Dengan kata lain masih banyak pihak yang meragukan capaian BP Batam pada masa dijabat secara ex officio Walikota Batam," ujarnya. 

Rekomendasi Komisi II DPR RI ternyata tidak menjadi atensi Presiden. Sehingga apa yang menjadi kekhawatiran beberapa pihak yang sejatinya keberatan atas jabatan rangkap kepala Walikota Batam ini seolah menjadi kenyataan dan pengembangan atas intruksi Presiden menjadi tidak maksimal. 

"Saat ini kita mengetahui bahwa Menko Perekonomian sudah mengeluarkan PP 67 dan 68 Tahun 2021 tentang Penetapan KEK Nongsa Digital Park dan Batam Aero Teknik. Sesungguhnya persoalan KEK ini merupakan bagian dari 4 arahan Presiden saat pelantikan Kepala BP Batam yang harus diselesaikan oleh Penjabat Kepala BP Batam dalam waktu 4 bulan masa kepemimpinan. Dalam operaional nya Kepala BP Batam sangat lamban menyikapai arahan Presiden dan terkesan tidak antusias dalam mengimplementasikan arahan Presiden tersebut dan masih terfokus dengan kerja kerja tambal sulam infrastruktur jalan yang telah mengorbankan Ruang Terbuka Hijau," ungkapnya. 

Selanjutnya, terang Arif Bangun, infrastruktur baik untuk dikembangkan dengan pemikiran mendukung jalur distribusi dalam meningkatkan ekonomi, menjadi tidak realible. Dimana Batam tidak signifikan dalam source sumber daya alam dan pertanian. 

"Artinya tidak urgent peningkatan sarana jalan perkotaan yang sudah baik menjadi fokus kerja, apalagi melibatkan biaya BP Batam. Dalam beberapa kesempatan Walikota Batam yang juga merangkap Kepala BP Batam selalu menggembar-gemborkan, bahwa dengan jabatan nya sebagai Kepala BP Batam akan lebih mudah mengakses dana pembangunan dari dua laci, BP Batam dan Pemko Batam," ujarnya.

Sebagai Kepala BP Batam, kata Arif Bangun, seyogia nya cepat tanggap atas arahan Presiden, jadikan KEK Kesehatan jadi rujukan fasilitas Kesehatan Internasional, MRO Hang Nadim disegerakan menjadi salah satu base manitenace jasa transportasi udara yang terintegrasi di Sumatera. Segera menghimpun kekuatan marketing terhebat BP Batam untuk mengisi dan memajukan Nongsa Digital Parkir agar menjadi pilihan para saudagar yang berbisnis di usaha IT dan digital. Apalagi sudah ada PP yang menaunginya. 

"Yang terpenting dari 4 arahan  tersebut adalah pengembangan pelabuhan Batau Ampar sebagai Pelabuhan Komersial Utama yang kondisinya masih sangat membutuhkan olah pikir dari seorang Kepala BP Batam. Yang progresif dan ditambah dengan Direktur BUP yang punya kapasitas sebagai sosok yang kompatibel dalam mendukung pengembangan Pelabuhan yang menjadi urat nadi dan supplay chain di Tanah Air, bahkan untuk distribusi dan base internasional," tuturnya. 

Lebih Lanjut diterangkan Arif Bangun, pelabuhan perlu menjadi target perbaikan dan pengembangan, jangan berpuas diri dengan kondisi pelabuhan yang ada saat ini, wilayah darat dan laut pelabuhan harus menjadi fokus perbaikan, lahan darat harus clear dan clean dari interupsi kondisi kondis yang tidak save dari luarw, wilayah laut juga perlu pengamanan yang berkualitas. 

"Selamat Ulang Tahun Ex Officio Kepala BP Batam, PR anda masih banyak, jangan lengah karena kompetensi anda masih banyak yang mempertanyakan dan jangan membawa aura politis dalam menjalankan kepemimpinan di BP Batam," tutupnya.


Alfred


Kadis Kominfo Galus Said Winta Reza

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Untuk meningkatkan jaringan di Kabupaten Gayo Lues, serta mencegah terjadinya gangguan jaringan didaerah ini. Pihak PT. Telkom sambangi kantor Dinas Kominfo Kabupaten Gayo Lues dalam rangka koordinasi serta pengawasan percepatan Pembangunan Infrastruktur koneksi jaringan, Jum'at (17/09/2021). 

Menyikapi hal itu, Kadis Kominfo Galus Said Winta Reza sangat mendukung  rencana pihak Telkom akan menambah jaringan dari Aceh Tengah ke Gayo Lues. Hanya saja pemerintah daerah Galus melalui Dinas Kominfo menyiapkan penambahan Fiber-Optic dengan jalur baru yakni dari Aceh Tengah. 

ia juga berharap kepada masyarakat dengan penambahan jaringan dari Telkom ini dapat lebih menjamin kualitas jaringan di Negeri Seribu Bukit ini, agar seluruh pengguna jaringan sosial supaya lebih bijaksana dalam memanfaatkan fasilitas jaringan Telkom.

"kami berharap seluruh pengguna jejaring sosial agar dapat memanfaatkan fasilitas Internet Users tersebut dengan baik, hindari berita hoax dan segala jenis judi online," harap Winta Reza. 

Sebelumnya Gayo Lues hanya dapat bergantung dari koneksi dari kabupaten Karo dan hal ini pun sering mengalami gangguan dengan terputusnya kabel fiber optic disekitar kawasan server berada. Saat ini penyambungan fiber - optic sepanjang 159 Kilo meter dari Aceh Tengah sudah mencapai 65% dan proyek ini direncanakan selesai akhir tahun 2021. (MK)


Presiden RI Jokowi Tiba di Banda Aceh.

BANDA ACEH KEPRIAKTUAL.COM:
Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan tiba di Banda Aceh, dalam rangka kunjungan kerja. Kedatangan orang nomor di Indonesia ini, dalam agenda kegiatan meninjau langsung Vaksinasi door tu door di dusun Lhok Gampong Lambro selanjutnya meninjau Pasantren Dayah Darul Marif, dan mengunjungi Kuta Lambaro Aceh Besar.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol, Winardy,SH, Sik, M. Si, Kamis (16/09/2021). 

Kedatangan Presiden RI tersebut, kata Kombes Pol, Winardy, langsung dijemput sejumlah pejabat Forkopimda Aceh termasuk Gubenur Aceh Ir. Nova Iriansyah,MT, Pangdam IM Mayjen TNI, Ahmad Marzuki, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs, Ahmad Haydar, SH, MM, di Bandara SIM Blang Bintang Aceh Besar. 

Dalam keterangan tertulisnya, Kabid Humas Polda Aceh ini mengatakan, kedatangan Presiden RI tersebut serangkaian kegiatan memberikan pengarahan kepada Forkopimda Aceh dan Forkopimda Kabupaten dan Kota se Aceh bertempat di Anjong Mon Mata Banda Aceh.

"Serangkaian kegiatan Presiden di Serambi Mekkah ini, Gubernur Aceh, Pangdam IM, Kapolda Aceh, bersama Forkopimda Aceh lainya tetap mendampingi Presiden RI,"tuturnya.

Dan sebelumnya, lanjynya, pada Rabu (15/09/2021) kemaren dalam rangka kunjungan Presiden RI ke Banda Aceh telah dilakukan persiapan diantaranya melakukan persiapan Apel gelar pasukan di halaman Mapolda Aceh dipimpin langsung Pangdam IM. (MK)


Barang Bukti Narkotika yang Diamankan BC Batam.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM:
Sampai dengan 31 Agustus 2021, Bea Cukai Batam berhasil menorehkan 347 penindakan dengan total nilai tangkapan Rp66,25 miliar, dan taksiran potensi kerugian negara Rp18,63 miliar, 13 diantaranya adalah penindakan atas peredaran NPP (Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor).

Untuk penindakan NPP, Bea Cukai Batam telah mengamankan 8.932 gram sabu, 65.670 butir ekstasi, 220 butir happy five, 2,77 gram kokain sejumlah, 7,25 gram ganja, dan 5,80 gram tembakau gorila. Penindakan tembakau gorila merupakan penindakan terhadap barang kiriman yang akan dikirimkan dari Jakarta ke Batam, Sabtu (7/8/2021).

Penindakan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat dan hasil kerjasama analisa Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam dan Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh, Tim K-9 Bea Cukai Batam.

“Tanggal 07 Agustus 2021, sekira pukul 10.30 WIB, di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) DNL, Tim K-9 bersama-sama dengan pegawai Perusahaan Jasa Titipan (PJT) memeriksa barang yang sebelumnya telah diatensi berdasarkan informasi dari masyarakat dan hasil analisa,” ungkap Kepala Seksi Layanan Informasi, Undani, Jumat (16/9-2021).

Diketahui paket kiriman tertera nama pengirim MM, dengan penerima inisial M yang beralamat di sebuah perumahan di daerah Tembesi, Batam.

“Anjing K-9 memberikan respon ketika memeriksa paket tersebut, selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih mendalam bersama kuasa barang dengan cara membuka isinya,” lanjut Undani.

Kemudian, lanjutnya, petugas mendapati dua bungkus ziplock berisi irisan daun tembakau yang diduga merupakan tembakau gorila/marijuana sintetis sebanyak 5,8 gram.

“Terhadap barang bukti diserahterimakan ke Kepolisian Resor Kota Barelang untuk proses lebih lanjut,” pungkas Undani.

Upaya penyelundupan tembakau gorila tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

Redaksi/Ril



Kasatpol Airud Polres Menyerahkan Paket Sembako Kepada Nelayan.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM
: Kapolres Natuna melalui Kasatpol Airud Polres Natuna, IPTU Sandy Pratama Putra, S.I.K sambangi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di perairan Desa Cemaga untuk berikan bantuan paket sembako untuk masyarakat yang khususnya terdampak covid 19, Jum’at (17/09/2021). 

Kasatpol Airud Polres Natuna IPTU Sandy Pratama Putra, S.I.K mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kebersamaan, dan kepedulian Polri terhadap masyarakat.

"Serta sebagai penyemangat kita bersama untuk saling berbagi di tengah terjadi pandemi covid 19," ujarnya.

Lanjutnya, kata IPTU Sandy Pratama Putra, patuhi himbauan pemerintah dengan menaati protokol kesehatan serta senantiasa menggunakan masker, jaga jarak.

"Menjaga kebersihan, mengurangi mobilitas atau berpergian yang dapat menyebabkan terjadinya penularan virus tersebut," Kata IPTU Sandy Pratama Putra, 

"Semoga dengan kepedulian kita bersama, membangun sinergitas dalam penanganan covid 19 dan percepatan Vaksinasi, kesehatan  bangsa kita pulih , begitu juga ekonomi bangsa bisa dapat segera membaik kedepannya," harap Kasatpol Airud Polres Natuna kembali.

(IK)



Angkutan Sampah Becak Kaisar (Foto: Ilustrasi). 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Dana pemeliharaan angkutan sampah plat merah di wilayah Kecamatan Sagulung dipertanyakan. Pasalnya, setiap kendaraan plat merah tersebut mengalami kerusakan, biaya perawatannya ditanggung dengan dana pribadi oleh masing-masing petugas kebersihan.

Hal ini pun dikeluhkan langsung oleh salah seorang petugas kebersihan di wilayah tersebut. Kata dia, selama kendaraan yang digunakannya mengalami kerusakan mesin, dirinya terpaksa merogoh kocek untuk memperbaiki kendaraan tersebut.

"Sudah berjalan dua bulan ini, kendaraan yang saya pakai sering rusak. Untuk memperbaikinya, saya harus mengeluarkan uang pribadi. Kalau dihitung-hitung, uang saya pribadi sudah keluar berkisar 4 jutaan," ucap pria yang namanya tidak mau disebutkan, Kamis (16/9/2021).

Menurutnya, hal ini bukan dirinya saja yang mengalami. "Teman-teman lain juga ternyata pakai uang pribadi untuk memperbaiki kendaraannya ketika mengalami kerusakan," ungkap pria yang mempunyai inventaris kendaraan roda tiga Kaisar itu.

Sebelumnya, ia dan petugas lainnya sudah mengeluhkan hal tersebut ke pihak Kecamatan setempat. Justru pihak Kecamatan menyuruh para petugas kebersihan agar mengeluarkan dana pribadi untuk biaya perawatan kendaraan masing-masing.

"Mengingat kendaraan ini plat merah, bukankah seharusnya dana pemeliharaannya sudah ada dianggarkan oleh Pemerintah kota Batam?," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozi mengatakan terkait dengan kendaraan angkutan sampah jenis Becak, anggarannya ada di Kecamatan. "Becak bisa jadi anggarannya di Kecamatan. Silahkan konfirmasi ke Camatnya saja," kata Herman Rozi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kabid pengelolaan Sampah DLH Kota Batam, Faisal menyebut bahwa dana pemeliharaan kendaraan angkutan sampah di wilayah Kecamatan sudah ada dianggarkan masing-masing Kecamatan.

"Setiap anggaran dana pemeliharaan angkutan sampah di wilayah Kecamatan pasti ada. Jadi terkait itu pertanyakan langsung kepada Camatnya," tegas Faisal.

Hak senada, Sekertaris Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo menegaskan bahwa setiap kendaraan milik negara berplat merah pasti ada dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk dana pemeliharaanya.

"Setiap kendaraan aset negara, anggaran dana perbaikannya pasti ada. Dalam hal ini adalah tanggungjawab kecamatan," kata Arlon.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi Expossidik.com masih berupaya melakukan konfirmasi terhadap pihak kecamatan Sagulung terkait dana pemeliharaan kendaraan angkutan sampah di wilayah tersebut.

Redaksi


Barang Bukti Aksesoris Emas yang Diamankan BC Batam. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sampai dengan 31 Agustus 2021, Bea Cukai Batam berhasil menorehkan 347 penindakan dengan total nilai tangkapan Rp66,25 miliar, dan taksiran potensi kerugian
negara Rp18,63 miliar.

Salah satu penindakan yang dilakukan adalah penggagalan penyelundupan emas yang disembunyikan di dalam 3 paket yang diberitahukan lampu dan 1 paket yang diberitahukan aksesori. Emas berbagai bentuk dengan berat total 136,22 gram senilai Rp117,19 juta tersebut
direncanakan akan dikirim ke Jakarta, Balikpapan, Jambi dan Kabupaten Rokan Hilir pada Rabu, 4/8/2021, di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PPP, Kec. Batam Kota, Batam.

Emas tersebut diduga sengaja diselundupkan untuk menghindari pengenaan Bea Masuk (BM) dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) yang dibebankan terhadap barang yang
dikirimkan dari Kawasan Bebas Batam ke daerah Indonesia lainnya, potensi kerugian negara yang timbul akibat penghindaran kewajiban BM dan PDRI dari penyelundupan emas tersebut
diproyeksikan sebesar Rp31,37 juta.

“Perlu diketahui bahwa barang yang ada di Batam adalah barang yang ditangguhkan
pengenaan bea masuk (BM) dan pajak dalam rangka impor (PDRI), sehingga apabila barang yang di Batam akan dikirimkan ke daerah Indonesia lainnya maka akan dikenakan BM dan PDRI yang sebelumnya memang telah ditangguhkan,” ujar Kepala Seksi Layanan Informasi,
Undani, Kamis (16/9/2021). 

Undani menjelaskan bahwa tangkapan tersebut diawali dari pemeriksaan rutin petugas bea cukai menggunakan mesin x-ray di TPS PPP.

“Pada Rabu, 4 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 WIB, petugas mencurigai beberapa isi paket dalam kantong kiriman yang menunjukkan citra saat dimasukkan ke mesin x-ray,” jelas Undani.

Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap barang kiriman tersebut dengan cara pindai ulang per paket atas kantong barang kiriman yg dicurigai tersebut.

“Lalu diamankan 3 paket yang diberitahukan lampu, dan 1 paket diberitahukan aksesoris, yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik dengan cara dibuka dan disaksikan oleh kuasa barang,” ujar Undani.

Petugas menemukan emas yang disisipkan di rangka bagian dalam lampu jenis LED (Light Emitting Diode) dan juga di dalam paket yang diberitahukan aksesoris.

“Atas temuan tersebut dilakukan penindakan dan atas barang bukti diamankan di Kantor Bea Cukai Batam untuk proses lebih lanjut,” jelas Undani.

Red/Ril


Kayu Bakau yang Dijadikan Arang. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Aktivitas penebangan pohon mangrove untuk dijadikan arang masih marah di Kota Batam. Padahal, sebagaimana diketahui, pohon mangrove merupakan pohon yang amat penting bagi ekosistem pesisir bahkan pohon mangrove juga membantu alam dalam mendapatkan kualitas udara yang lebih baik dan bersih. 

Pada Selasa, 14 September 2021 sebanyak 4 personel Unit 2 Balai Gakkum LHK Sumatera datang ke Batam melakukan inspeksi mendadak (Sidak) menindak lanjuti laporan Perkumpulan Akar Bhumi Indonesia (ABI) terkait dugaan aktivitas ilegal logging di Batam.

Ada sebanyak dua laporan yang dilayangkan oleh ABI ke Gakkum LHK yakni, dengan nomor surat: 478/ABI-BPPHLHKWS/ADUAN-III/2021 tentang dugaan dapur arang bakau ilegal di Kampung Bagan dan nomor surat: 479/ABI-BPPHLHKWS/ADUAN-III/2021 tentang dugaan ilegal logging kayu bakau di Batam.

Penyidik Gakkum LHK Sumatera, Uus ketika diwawancarai mengatakan, kedatangan pihaknya ke Batam merupakan arahan dari pemerintah pusat langsung untuk memeriksa dan menindak lanjuti laporan dari ABI.

"Setelah kita datang dan turun ke lokasi sebagaimana dilaporkan memang benar aktivitas tersebut masih berjalan hingga sekarang," ujarnya.

Kata dia, masalah utama penebang bakau di Bagan dan di Dapur 12 yakni adalah masalah budaya dan ekonomi.

"Jadi itu yang kadang membuat kita sebagai penyidik sulit melakukan penegakan hukum kepada para pelaku ini karena kita tidak tega menindak masyarakat, makanya terkadang kita lebih menyarankan kepada pelapor apabila bisa diselesaikan dengan cara lain maka di selesaikanlah atau lebih dikenal dengan sebutan restorasi justice," ujarnya.

Akan tetapi, kata dia, dalam kasus yang ada di Kampung Bagan dan di Dapur 12 ini pihaknya akan tetap melaporkan kepada pimpinan pusat sebagaimana hasil yang ditemukan di lapangan.

"Jadi nanti keputusan kasus ini dilanjutkan ke penyidikan itu akan diputuskan langsung oleh pimpinan pusat dan nanti akan kami menginformasikannya kembali," bebernya.

Selain itu, kata dia, seharusnya yang turun ke Batam untuk menindaklanjuti laporan ABI ada sebanyak dua tim akan tetapi karena adanya refocusing anggaran maka yang datang ke Batam hanya satu tim saja.

"Akibat dari pandemi ini juga membuat kita keteteran dalam menindaklanjuti kasus-kasus kerusakan lingkungan hidup dan hutan di Batam karena anggaran kita di pres semua untuk menanggulangi Covid-19. Maka dari itu kami mohon maaf kalau menindak lanjuti laporan ini cukup lama," pungkasnya.


Redaksi


Peserta Tes CPNS di Kabupaten Gayo Lues. 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan sistem Komputer (Computer Assisted Test) sangat tergantung pada ketersediaan Listrik dan jaringan internet. Akibatnya, 1.978 peserta ujian CPNS di hari kedua di Kabupaten Gayo Lues sempat tertunda akibat jaringan Telkomsel lelet.

Terkait hal ini, Hamzah (28) salah seorang peserta tes CPNS berharap selama proses tes yang ia ikuti tidak ada kendala khusus untuk jaringan internet dan listrik. 

"Ini jaringan aja sih pak sama listrik, kan kemaren sempat katanya jaringan Telkomsel down itu, takutnya disitu," ujarnya, Rabu (15/9-2021).

Sementara itu, pihak BKPP-SDM Kabupaten Gayo Lues (Galus) mengakui gangguan internet mempengaruhi pelaksanaan tes sempat tertunda dan baru sore hari kembali normal, itupun masih terganggu.

"Memang saat ini wilayah Gayo Lues mengalami gangguan, kita harus menunggu sampai jaringan Normal kembali, pihak BKPP - SDM Galus hanya mempasilitasi tempat pelaksanaan tes SKD CPNS," kata Kepala BKPP-SDM Kabupaten Gayo Lues, Jamaluddin, M. Pd 

Apabila jaringan Telkomsel masih tetap Offline kata Jamal, kemungkinan pelaksanaan ujian TKD CPNS dilaksanakan secara Offline. Namun ia masih menunggu Informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat karena Sop yang mengeluarkan BKN Pusat.

"Kita sudah koordinasi bersama tim BKN Regional XIII Provinsi Aceh dan saat ini juga ada tim yang mengawasi pelaksanaan ujian CPNS di Gayo Lues iniini," tuturnya.  (MK)


Penandatanganan Kerjasama Operasi Laut Interdiksi Terpadu. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Bea Cukai (DJBC) bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam upacara pembukaan operasi laut interdiksi terpadu tahun 2021 yang diselenggarakan di Dermaga Bintang 99, Batam, Selasa (14/09).

Perjanjian kerja sama pelaksanaan operasi laut interdiksi terpadu dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika merupakan pedoman dan payung hukum dalam melakukan koordinasi dan kerja sama, serta untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan operasi laut interdiksi terpadu yang akan dilaksanakan pada bulan September dan Oktober 2021.

Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan kegiatan operasi yang berdaya guna, lebih efektif dan efisien, dan juga mengefektifkan penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak pidana di ranah narkotika dan prekusor narkotika serta pengawasan lalu lintas orang dan barang ke dan dari Indonesia.

Perjanjian kerja sama berlaku untuk jangka waktu tiga tahun sejak ditandatangani yang memuat ruang lingkup tentang pertukaran dan pemanfaatan data dan/atau informasi, pelaksanaan operasi laut interdiksi terpadu, pemanfaatan sarana dan prasarana serta kegiatan lain yang disepakati dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika yang dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing pihak.

Para pihak juga memiliki tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di masing-masing bidang. Pelaksanaan operasi laut interdiksi terpadu mencakup operasi rutin, operasi khusus dan operasi tertentu.

Operasi laut interdiksi terpadu 2021 menggunakan sandi operasi PURNAMA ”Gempur Narkotika Bersama” Menuju Indonesia Bersinar dengan konsep unity of effort yang mengedepankan sinergi dan kolaborasi dengan BNN sebagai leading sector khususnya dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). 

Kegiatan operasi akan menyasar perairan Aceh, Selat Malaka, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Natuna, Selat Karimata, Kepulauan Seribu dan perairan Sulawesi Utara. Operasi semacam ini merupakan pelaksanaan yang kedua kali, dimana Bea Cukai telah ikut serta sejak pelaksanaan yang pertama di tahun 2020 dan berhasil melakukan lima penindakan terhadap total 85,5kg sabu, 23kg ekstasi dan 30,3gr ganja.

Sesuai dengan fungsi Bea Cukai sebagai community protector dan sebagaimana amanat Inpres Nomor 2 Tahun 2020, Bea Cukai memiliki tanggung jawab dan mengambil peran aktif untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika lewat operasi laut bersama. 

Dengan adanya perjanjian kerja sama ini diharapkan para pihak yang terlibat dapat berkomitmen untuk menyukseskan kegiatan operasi interdiksi terpadu 2021 demi mewujudkan Indonesia bebas narkoba.

Turut berpartisipasi dalam upacara tersebut instansi vertikal di lingkungan DJBC, meliputi Kantor Wilayah DJBC Kepulauan Riau, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tanjung Balai karimun, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam.

Kehadiran instansi vertikal tersebut sebagai wujud partisipasi dan dukungan satuan kerja di daerah terhadap setiap program yang dicanangkan DJBC.


Red/Ril



Kapolres Natuna Sosialisasi dan Peninjauan pelaksanaan Vaksinasi.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian S.I.K M.Si, melalui Kasat Pol Airud Polres Natuna IPTU Sandi Pratama Putra S.I.K,. bersama Tenaga Kesehatan, kembali laksanakan Sosialisasi dan Peninjauan pelaksanaan Vaksinasi di Kecamatan Pulau Tiga Desa Tanjung Kumbik Utara, Selasa (14/09/2021).

Dengan menggunakan 1 Unit Kapal Type C3 KP. XXXI-31 1001 (Sat Pol Airud Polres Natuna). Nasi Kapau Polres Natuna Polda Kepri terus bergerak merangkai pulau membangun sinergi membantu penanganan dan percepatan Vaksinasi covid 19. 

Kabupaten Natuna sebuah pulau diujung Utara Indonesia, yang berbatasan dengan beberapa negara, dengan bentangan laut yang sangat luas, memisahkan antar kecamatan yang satu dengan kecamatan lainnya.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian mengatakan, keselamatan masyarakat adalah hal yang utama, agar masyarakat terhindar dari covid 19.

"Sosialisasi dan edukasi terus kita lakukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan berita bohong, agar percepatan Vaksinasi covid 19 dapat berjalan aman dan lancar," ungkapnya.

(IK)


PPTK Bina Marga pada Dinas PUPR Gayo Lues zul Fahmi Aqib, ST.

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Siapa sangka, jalan Kampung Porang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues bisa berubah mulus seperti sekarang ini. 2 tahun silam, jalan Porang yang berfungsi sebagai penghubung antar Kecamatan kondisinya rusak parah berlobang, sehingga para pengendara baik roda 4 maupun roda 2 sulit melewati jalan berlobang disepanjang jalan, sehingga mirip kumbangan untuk pemandian kerbau.

Kini dibawah Kepemimpinan Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru dan Wakilnya H. Said Sani, pekerjaan pengaspalan jalan di Desa-Desa di masing-masing Kecamatan semakin gencar digalakan. 

Seiring perjalanannya waktu, kebutuhan akses jalan yang sangat memadai semakin mendesak. Hal itu mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues bekerja Estra keras untuk membangun dan memperbaiki Infrastruktur jalan.

"Pelan tapi pasti, jenis pekerjaan yang diaspal ada 8 titik yang sedang dikerjakan diantaranya Kampung Porang itu sudah kita aspal sepanjang lebih kurang 1300 Meter dan lebarnya 4 Meter ditambah kanan kiri pemasangan rigit beton struktur,serta pemasangan 4 titik Box Culvert di masing-masing pekerjaan yang berada di 8 titik," kata PPTK Bina Marga pada Dinas PUPR Gayo Lues zul Fahmi Aqib, ST di ruang kerjanya pada Selasa (14/09/2021) siang. 

Zul Fahmi mengatakan, selain Kampung Porang ada 7 titik lagi yang sedang dikerjakan, antara lain: Pekerjaan pengaspalan jalan Desa Temerung, Kecamatan Blangkejeren, Desa Kuta Ujung, Kecamatan Kutapanjang, Desa Badak Uken, Kecamatan Dabun Gelang, Desa Rikit Gaib, Kecamatan Rikit Gaib, Desa Ekan Kecamatan Pining, Polres Gayo Lues Kecamatan Kutapanjang, dan desa Rerebe Kecamatan Trive Jaya.

Kondisi jalan yang sudah diaspal, kata Zul, memberikan dampak luar biasa terhadap perekonomian baik petani, pengangkut hasil panen, Becak Motor (Betor) bisa masuk ke areal pertanian masyarakat sehingga warga tidak lagi kesulitan mengangkut hasil panennya. 

"Untuk itu kita berharap kepada masyarakat baik pengguna jalan agar dapat menjaga keindahan sehingga dapat dimanfaatkan oleh khalayak ramai," ujarnya. 

Sandi (36) warga Blangkejeren merasa bersyukur sebelum diaspal, dulu jalan menuju desanya banyak jalan yang belobak bahkan sampai rusak parah. Berkat diaspalnya jalan menuju desa tempat tinggalnya hasil panen nya lancar bahkan tak perlu lagi capek - capek kepasar karena para agen langsung datang ke lokasi.

"Iya bg saat ini akses jalan ke desa kami sudah diaspal, semoga kami tidak lagi jauh-jauh menjajakan hasil panen kami, karena agen sayur langsung datang ke lokasi," cetusnya. (MK)


Foto Bersama Dengan Bupati Galus. 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Pimpinan Perusahaan Trisa Jaya bernama Wiedjaja Notosoesanto asal Jakarta yang bergerak di bidang Elektronik berbasis Videotron, Commander Center, Radio didampangi Ageng Marketing Asisten Perusahaan tersebut Tarmizi Age menyambangi Pondopo Bupati Gayo Lues pada Selasa (14/09/2021). 

Kedatangan Pimpinan Perusahaan asal Jakarta tersebut ke Pendopo bersama Kadis Kominfo Galus Said Winta Reza, SE, MM melakukan kerja sama dibidang Elektronik sehingga Bupati sekaligus menjamu pimpinan perusahaan itu. 

"Terimakasih pak Bupati telah menjamu kami dan rombongan di pendopo serta disungguh dengan Kopi Gayo yang cukup enak dilidah , apalagi kami berkesempatan bertemu Bupati dan mendapat informasi langsung tentang perkembangan pembangunan yang kami rasakan cukup inovatif yang perlu diakui,ini adalah kemajuan besar buat Kabupaten Gayo Lues," ujar Wiedjaja, sebagaimana disampaikan Tarmizi Age. 

Bupati Amru sangat mendukung apa yang sedang dibangun oleh Dinas Kominfo dibawah kendali Said Winta Reza adalah bukti kuat Kabupaten Galus sedang menuju pembangunan yang berbasis Elektro dan multi media. Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mencoba menggunakan mesin disfektan AG 800 pembasmi Virus dan bakteri. (MK)


Bhabinkamtibmas Bripka Henri Sampaikan Himbauan Kepada Masyarakat. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Utara Kecamatan Bunguran Selatan Polsek Bunguran Timur, Bripka Henri mengajak masyarakat agar memiliki kesadaran akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan, demi kesehatan dan keselamatan jiwa. Masyarakat jangan hanya sekedar menjalankan anjuran dari pemerintah saja.  

"Saya mengajak kepada semua agar ada kesadaran bersama, bahwa menjalankan prokes itu merupakan kebutuhan, bukan karena hanya menjalankan himbauan pemerintah saja," kata Bripka Henri di sela-sela kegiatan Pengawalan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Desa Cemaga Utara Kecataman Bunguran Selatan, (14/9/2021).

Ia mengatakan, Imbauan pemerintah tidak ada artinya tanpa dibarengi kerjasama dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi. 

"Jadi mari kita bersama laksanakan prokes di manapun berada, yang akhirnya tujuan tercapai, yakni rakyat produktif, tidak ada penambahan kasus Covid, terkendali, dan tidak ada klaster baru penyebarannya," ujarnya.

Lebih jauh, menurut Bripka Henri, penerapan prokes di wilayah Kabupaten Natuna secara umum sudah baik. Indikatornya, kata dia, 95 persen warga sudah menggunakan masker, menjaga jarak, dan disediakannya thermal gun dan hand sanitizer di tempat umum.

(IK)


Tgk. Syahirman Dikukuhkan Jadi Ketua MPU. 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru melantik atau mengukuhan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepada Tgk. Syahirman yang dilaksanakan Di Aulla Kantor Keistimewaan Aceh Gayo Lues. Pengukuhan Pergantian Antar Waktu tersebut juga dihadiri Sekda Galus Ir, H. Rasidin Porang, Asisten Forkompimda para Ulama serta undangan lain, Senin (13/09/2021) siang. 

Menurut Amru proses Pergantian Antar Waktu (PAW) tersebut, telah dilakukan melalui Sidang Paripurna MPU dengan mengacu pada Qanun Aceh 2 Tahun 2009 Tentang MPU Aceh dan Qanun Kabupaten Gayo Lues Nomor 13 Tahun. Beberapa minggu yang lalu. 

Dalam kesempatan yang sama Bupati berharap kepada para Ulama agar memperkuat Syiar Agama kepada masyarakat mengingat tantangan dalam kehidupan semakin berat sehingga harus dibentengi dengan amalan dan agama.

Dikatakan Amru, MPU supaya dapat membantu Pemerintah Daerah dalam kegiatan Khususnya dalam bidang Keagamaan. Terutama sekali dalam memperkokoh Sendiri - sendiri etika, moral, spritual kehidupan berbangsa dan bernegara pembimbing umat dengan ajaran Islam.

Selain itu Bupati berharap kepada para Ulama agar membantu mensosialisasikan pentingnya Vaksin untuk mempercepat mengatasi Pandemi Virus Corona kepada masyarakat.

"Kita Khususnya di Negeri Seribu Hafiz ini," harap Amru. (MK)


Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru Menerima Penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award tahun 2021 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru atas nama Pemerintah Daerah meraih penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award tahun 2021 untuk katagori perencanaan kebutuhan, Pelayanan, Pengadaan kepangkatan dan Pensiun Tingkat Kabupaten tipe C peringkat pertama.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Kantor Regional XIII Badan Kepegawaian Negara (Kanreg XIII BKN) Banda Aceh kepada Bupati Galus H. Muhammad Amru di Pendopo Bupati, Senin (13/09/2021). 

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengatakan, penghargaan yang diberikan oleh BKN Regional  XIII Banda Aceh itu kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) merupakan bentuk keberhasilan yang tak terhingga dalam kebutuhan pelayanan pengadaan kepangkatan dan pensiun tipe C peringkat pertama. 

"Semoga penghargaan tersebut bisa menjadi pendorong semangat agar ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues bisa bekerja lebih baik lagi," kata Bupati. 

Lanjutnya, perbaikan kinerja bukan bertujuan untuk penerimaan penghargaan semata. Namun lebih kepada pelaksanaan pemerintahan yang bersih dan Akuntabel, serta pelayanan kepada masyarakat yang cepat dan tepat. Terutama dalam digitalisasi sistem yang merupakan pintu masuk untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi seluruh kinerja diantara perangkat daerah, sehingga bisa lebih memperkuat pada sisi kopentensi dan digital IT dengan lebih maksimal.

"Prnghargaan yang didapat oleh Pemerintah Daerah Galus merupakan penghargaan yang cukup bergengsi. Pasalnya penghargaan kali ini berskala nasional apalagi Gayo Lues bisa mengungguli Kabupaten - Kota lainya di Provinsi Aceh, walaupun dalam situasi keprihatinan akibat Pandemi Kovid 19 ini," tuturnya.


(MK) 



Sambutan Bupati Karimun Kepada Kajati Kepri. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, Hari Setiyono, SH. MH., beserta rombongan tiba di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Kabupaten Karimun, dalam rangka kunjungan kerja, Senin (13/09/2021).

Kunjungan kerja Kajati Kepri beserta rombongan di Kabupaten Karimun dengan agenda Pengarahan Hukum dan Penyuluhan Hukum serta beberapa agenda lainya itu disambut hangat Bupati Karimun. Kepala Kejaksaan Negeri Karimun dan unsur Forkopimda Kabupaten Karimun dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. 

Kajati Kepri menjelaskan, dikesempatan kunjungan ini ia lakukan, juga untuk melaksanakan Pengarahan Hukum dan Penyuluhan Hukum.

"Yang kita laksanakan ini kaitannya dengan pengamanan, pembangunan stategis nasional," kata Kajati Kepri usai membuka acara tersebut di Ballroom Hotel Aston Karimun. 

Pada kesempatan acara tersebut Kajati Kepri juga memberikan arahan khususnya bagi kepala Kajari Karimun yang baru agar dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Karimun yang sudah memanfaatkan kunjungannya ke Kabupaten Karimun untuk melaksanakan kegiatan penerangan dan penyuluhan hukum, terlebih lagi Kabupaten Karimun ini merupakan Kabupaten terdepan yang tentunya harus dilakukan pengamanan semua pembangunan termasuk pembangunan yang mendukung di proyek strategis nasional," ujarnya. 

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Bupati Karimun mengucapakan terimakasih dan penghargaan kepada Bapak Kajati beserta rombongan yang telah berkesempatan berkunjung di Kabupaten Karimun. 

Bupati Karimun juga mengharapkan dengan terlaksana kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum yang nantinya akan di sampaikan oleh Bpk. Dr. M. J. Lambok Sidabutar, S.H. M.H.,  Asisten Intelejen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.

"Diharapakan permasalahan-permasalahan di lingkungan Kabupaten Karimun dapat dilakukan cegah tangkal bersama-sama," ujarnya.


Yahya



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.