(Foto:Ist)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali melaksanakan pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa. Pembangunan jalan tersebut mencapai Panjang 20 km untuk tahun tunggal atau single year tahun anggaran 2023.

Pembangunan ruas jalan tersebut dimulai pada 5 Januari hingga 31 Desember 2023. Adapun detail pengerjaan sebagai berikut:

1. Jalan Yos Sudarso tahap 4 sepanjang 2,4 km (Ruas Underpass Pelita – Nagoya Gate) dengan kontraktor PT. Kuala Batee Indonesia dan konsultan pengawas PT. Calvindam Jaya. EC

2. Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 9 km (Ruas Simp. Laluan Madani - Simp. Bundaran Punggur) dengan kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. - PT. Maju Bersama Jaya (KSO) dan konsultan pengawas PT. Portal Engineering Perkasa

3. Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 2,6 km (Ruas Bundaran Punggur - Simp. Bandara) dengan kontraktor PT. Harap Panjang dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

4. Pengembangan Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 km (Simpang Batu Besar – Simpang Turi) dengan kontraktor PT. Sinar Arengka Setia Maju dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

5. Bundaran Bandara (Simpang Lampu Merah Bandara Hang Nadim) berdiameter 100 m serta panjang jalan mencapai 800 m dengan kontraktor PT. Kurnia Djaja Alam dan konsultan pengawas PT. Astadipati Duta Harindo

Sepanjang jalur tersebut nantinya akan dikembangkan jalan yang semula memiliki dua, tiga, dan empat lajur, seluruhnya akan dilebarkan menjadi lima lajur kiri dan kanan. Selain itu sejalan dengan pembangunan jalan, BP Batam juga melakukan peningkatan saluran drainase. 

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan bahwa pelebaran jalan ini merupakan langkah strategis pihaknya untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.

“Pembangunan jalan ini tidak hanya untuk kepentingan investasi semata, tapi juga untuk kemudahan mobilisasi dan mendukung ekonomi masyarakat,” kata Rudi.

“Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” kata Rudi lagi. 

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan BP Batam selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Muhammad Gazali Djajasasmita menerangkan bahwa pengerjaan pembangunan jalan akan berdampak terhadap utilitas-utilitas yang berada dalam jalur pengerjaan seperti pipa gas dan air bersih, jaringan kabel listrik dan telekomunikasi, papan nama, reklame, dan gapura, lampu penerangan jalan umum, tanaman hias (nursery); serta tower listrik dan telekomunikasi.

Untuk itu ia menghimbau kepada pemilik utilitas/ penyewa/ dan pengelola utilitas yang berada dalam peroyek pengerjaan untuk segera mengamankan aset yang dimiliki.

“Untuk mempercepat progress pekerjaan pelebaran jalan di lokasi tersebut, BP Batam menghimbau kepada para pemilik, penyewa, dan pengelola utilitas agar dapat segera mengamankan asetnya,” terang Gazali.

BP Batam memberikan waktu jika dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak himbauan dan diterbitkan pengumuman para pemilik dan pengelola utilitas tersebut tidak mengamankan asetnya, maka BP Batam akan tetap melanjutkan pekerjaan pelebaran jalan.

“Jika dalam 14 hari kalender kedepan para pemilik dan pengelola utilitas tersebut tidak mengamankan asetnya, kami akan tetap melanjutkan pekerjaan dan kerugian atas aset tersebut menjadi tanggung jawab pihak utilitas terkait,” pungkas Gazali. (ap/mi)


Kapolsek Kundur, AKP Buala Harefa, S.H., M.H Kunjungi Tulan Ojek di Pelabuhan Jumat Curhat. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Polres Karimun dan Polsek Kundur menggelar kegiatan Jumat Curhat di pangkalan ojek pelabuhan SPN Tanjung Batu Kecamatan Kundur, Jumat (6/1/2023).

Kegiatan dilakukan untuk menyerap informasi Kamtibmas, saran dan kritik dari para tukang ojek sekaligus menjalin komunikasi.

Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa, S.H., M.H mengatakan, hari ini dilakukan kegiatan Jumat Curhat di pangkalan ojek. Dalam kegiatan, dirinya melakukan komunikasi dan interaksi langsung dengan para tukang ojek.

“Kami menyerap informasi dan keluhan para tukang ojek di pangkalan terkait Kamtibmas. Informasi langsung disampaikan kepada Kapolsek Kundur yang hadir," ucapnya. Jumat (6/1/2023).

Dalam hal ini, Kapolsek Kundur langsung menjelaskan pertanyaan salah seorang tukang ojek tentang tilang elektronik apa aja pelanggaran yang bisa kena tilang elektronik sebagai berikut : 

1. Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan;
2.Tidak mengenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi kendaraan roda empat;
3.Berkendara sambil menggunakan gawai pintar;
4. Melanggar batas kecepatan;
5. Menggunakan plat nomor palsu atau tidak berplat sama sekali;
6. Berkendara melawan arus;
7.Melanggar lampu merah; 8.Tidak mengenakan helm; 9. Berboncengan lebih dari dua orang; 
10. Tidak menyalakan lampu saat malam dan siang hari bagi sepeda motor.

Ditambahkan bahwa informasi, saran dan kritik yang masuk akan segera dilakukan tindak lanjut. Sehingga apa yang diharapkan masyarakat terkait kamtibmas di wilayah Kecamatan Kundur dapat terwujud.

“Kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali dengan sasaran yang berbeda. Dengan harapan semakin terjalin komunikasi yang baik antara polisi dengan seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.

Maman (48) dan Ambok Tuo (47) tukang ojek warga Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun menyambut baik kegiatan yang dilakukan Kapolsek Kundur. Menurutnya dengan kegiatan yang dilakukan dapat menjalin silaturahmi, bisa bertukar pikiran masyarakat dengan polisi.

“Kegiatannya bagus sekali, bisa bertukar pikiran, tentang peraturan lalu lintas di jalan raya dengan di berlakukannya sekarang ini Tilang Eletronik. Terimakasih pak Polisi,” ucap Maman dan Ambok Tuo.

Ahmad Yahya


Penasehat Hukum Kapal MT Sea Tanker II, Dr Fadlan (tengah) memberikan keterangan pers.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri melalui Subdit I melakukan Gelar Perkara Khusus terhadap kasus kepemilikan Kapal MT Sea Tanker II. 

Gelar Perkara tersebut dilakukan menanggapi adanya Laporan Polisi Nomor: LP-B/48/IV/2022/SPKT-Kepri tanggal 29 April 2022 tentang dugaan Tindak Pidana Menempatkan Keterangan Palsu Diatas Akta Autentik dan/atau Penipuan dan/atau Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 266 KUHP dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP yang dilayangkan oleh Law Firm Andi Fadlan & Partners.

Penasehat Hukum Kapal MT Sea Tanker II dari Law Firm Andi Fadlan & Partners, Dr Fadlan menyambut baik dan mengapresiasi dilaksanakannya Gelar Perkara Khusus terkait polemik kepemilikan Kapal MT Sea Tanker II oleh Subdit I Ditreskrimum Polda Kepri.

"Kami mengapresiasi Wasidik Polda Kepri yang sudah merespon surat yang sudah kami layangkan. Dan, kami juga tadi sudah dimintai keterangan oleh penyidik," ungkap Dr Fadlan kepada sejumlah media di depan Ditreskrimum Polda Kepri, Selasa (27/12/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, dari point-point penting yang telah disampaikannya ke penyidik, pihaknya berharap adanya sebuah transparansi dan keadilan dalam proses penegakan hukum terhadap kliennya, sehingga menjadi catatan penting bagi kita semua.

Menurutnya, dasar dari laporannya tersebut merujuk kepada laporan kliennya yang sudah dilayangkan oleh kliennya ke kepolisian di negara Singapura.

"Kami mengharapkan ada beberapa catatan-catatan yang nanti dihadirkan dalam rapat gelar, yang bisa memberikan sebuah kepastian sehingga kasus ini memiliki titik terang," harapnya.

Dr Fadlan berharap Mapolda Kepri bisa memberikan sebuah catatan penting dalam proses penegakan hukum, dan ini merupakan rangkaian daripada program Polri yang prinsipnya terbuka, akuntabilitas dan berbasis keadilan atas penegakan hukum bagi warga negara Indonesia.

Dan, apabila nantinya keputusan yang dihasilkan tidak mencerminkan rasa keadilan dan kepastian hukum, maka berdasarkan koordinasi dengan kliennya dan merujuk kepada surat laporan kepolisian dari negara Singapura, maka pihaknya akan membawa kasus tersebut untuk dibawa ke Bareskrim Polri.

"Kami tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung saat ini," imbuhnya.

Lanjut Dr Fadlan, pihaknya menilai langkah yang diambil oleh Polda Kepri untuk melakukan gelar perkara khsusus ini sudah tepat. Hal itu dikarenakan adanya klaim dan juga perbedaan opini dan pendapat antara aparat penegak hukum dalam hal ini Subdit I Ditreskrimum Polda Kepri dengan kliennya.

"Kami memang meminta untuk dilakukannya gelar perkara khusus. Dan, ini dilindungi oleh Undang-Undang. Ada mekanismenya sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2020," jelasnya.

Lanjutnya, pihaknya berharap Polda Kepri bisa menyelesaikan persoalan ini dengan sebaik-baiknya berdasarkan surat-surat dan bukti yang telah dihadirkan.

"Kita lihat nanti hasilnya seperti apa. Muah-mudahan surat kita itu bisa direspon dan juga bisa memberikan rasa keadilan untuk klien kita," pungkasnya.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Jefri R P Siagian ketika dikonfirmasi awak media mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti dan melayani permintaan dair Pelapor.

"Kita tindaklanjuti dan melayani permintaan dr pelapor," sebutnya berdasarkan pesan yang dikirimkannya melalui aplikasi WhatsApp.

Fay/Redaksi


Rapat Kordinasi Pengelolaan Keuangan Desa Gemuruh ke BPKP Kepri di Batam. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Sebagai langkah preventive terhadap potensi kesalahan terhadap pengelolaan keuangan Desa, Kades Gemuruh beserta pimpinan BPD Desa Gemuruh melakukan koordinasi dan konsultasi ke kantor BPKP Perwakilan Kepri di Batam. 

Adapun Rombongan Kades diterima langsung oleh, Adit dan Tety perwakilan dari BPKP Kepri di Batam. Koordinasi dan konsultasi berlangsung selama 2 jam, membahas review RABPDES Desa Gemuruh menjadi APBDES, dan juga    terkait keuangan pengadaan barang dan jasa.

"Setelah melakukan diskusi panjang banyak pelajaran yang dapat kami ambil, terkait bagaimana APBDES dapat ditetapkan dengan mengacu Permendes No 8 tahun 2022 tentang Prioritas penggunaan dana desa 2023, dan PMK 201 Tahun 2022 tentang pengelolaan dana desa tahun 2023. Dan hal-hal lain yang sangat membantu dalam pelaksanaan APBDES tersebut," ujar Ari.

Ini, kata dia, merupakan upaya preventive dan tertib administrasi terhadap pengelolaan keuangan Desa, 
Kita antisipasi potensi-potensi kesalahan di dalam perencanaan maupun pelaksanaan nya nanti. 

"Ini merupakan konsultasi yang kedua kalinya di tahun 2022, yang sebelumnya kita laksanakan pada bulan Nopember 2022 terkait RKPDES Tahun 2023," kata Ari 

Dikatakan dia, banyak pelajaran yang dapat ia ambil terkait bagaimana antisipasi terhadap potensi kesalahan dalam rencana maupun pelaksanaan APBDes. 

"Sehingga kedepan kita harapkan Desa Gemuruh dapat menjadi Pilot Project Pengelolaan Keuangan Desa yang efisien, efektif, dan juga transparan. Potensi kesalahan maupun penyalahgunaan anggaran dapat kita antisipasi dari awal, karena ini merupakan awal pemerintahan saya," ungkapnya. 

"Semoga kedepan tidak ada masalah dalam perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, maupun  penatausahaan terhadap keuangan Desa," ucapnya kembali. 

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan BPKP kepri di Batam yang telah menerimanya dengan sangat baik, dan terima kasih juga ia ucapkan kepada Bapak Camat Kundur Barat, yang telah mendukung langkah yang ia laksanakan.

Ahmad yahya


Dua Kades Sampaikan Keluhan saat Kunjungan Gubernur Kepri ke SMA Negeri 1 Kundur. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Desa Gemuruh dan Kepala Desa Perayun hadiri kegiatan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad S.E, di SMA Negeri 1 Kundur, Kabupaten Karimun beberapa waktu yang lalu, Selasa (6/12-2022). Kegiatan tersebut merupakan pembagian insentif dari Provinsi untuk pemuka Agama dan TPQ.  

Kehadiran dua Kades, yakni Ari Supriadi Nurfaizal (Kades Gemuruh) dan Tarub Murdiono (Kades Perayun), guna untuk menyampaikan beberapa keluhan kepada Gubernur Kepri terkait potensi pengurangan ADD pada tahun 2023 mendatang. 

Kepala Desa Gemuruh, Ari Supriadi Nurfaizal mengatakan, dirinya menyampaikan kepada Gebernur terkait adanya potensi pengurangan ADD tahun 2023 untuk semua Desa di Kabupaten Karimun, yang berimbas kepada potensi pemotongan siltap perangkat Desa, dan honorarium lainnya.

"Tentu hal ini menjadi kekhawatiran bagi para kepala Desa, khususnya 30 Kepala Desa baru yang baru saja di lantik beberapa bulan yang lalu. Dan ini akan menurunkan kinerja pemerintah dan secara keseluruhan," ujarnya. 

Lanjutnya, tentunya ini bertolak belakang dengan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, yang menggaung- gaungkan peningkatan pembangunan terhadap Desa di seluruh Indonesia.

"Saya meminta, agar Gubernur Kepri  dapat membantu keuangan Desa melalui bantuan keuangan Provinsi Kepri, bak gayung bersambut. Dan Gubernur juga  menyampaikan akan coba mengakomodir di APBD P Provinsi Kepri tahun 2023 mendatang karena untuk APBD murni sudah di sahkan," ucap Ari.

Kata Ari, Gubernur minta di ingatkan di tahun 2023. Tentu ini menjadi sepucuk harapan bagi para Kepala Desa dan perangkat Desa di Kabupaten Karimun.

"Sekitar 15 Milyar, berkurang dari ADD tahun lalu, yang di sebabkan pengaturan dari pemerintah pusat untuk beberapa alokasi yang sebelumnya tidak diatur pemerintah pusat, tapi tahun 2023 diatur beberapa persen," ungkapnya. 

Sehingga, kata Ari, berdampak kepada ADD untuk semua Desa di Kabupaten Karimun. Hal tersebut juga di amini oleh Bapak Bupati Karimun, pengurangan ADD tahun 2023 untuk semua Desa di Kabupaten Karimun, yang berimbas kepada potensi pemotongan Siltap perangkat Desa, dan honorarium lainnya.

"Kita meminta kepada Gubernur Kepri agar mau membantu mengatasi permasalahan yang kami hadapi. Semoga dengan di bantu Gubernur Kepri, ADD Desa di Kabupaten Karimun bisa berjalan sesuai yang kami harapkan," tutup Ari

Ahmad yahya


Jalan Desa Genangan Air. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Akses jalan Umum dari Desa Sebele menuju Desa Penarah tergenang air. Tergenangnya air di jalan umum ini bila air pasang dan musim hujan. Jalan yang di genangi air tepatnya di Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Juma't (23/12/2022).

Kades Penarah Abdul Rahman melalui Sekdes Penarah saat di temui di ruang kantornya mengatakan, agar pemerintah Kabupaten Karimun memberikan perhatian serius untuk pembangunan jalan di Kecamatan Belat, khususnya di Desa Penarah.

"Setiap air pasang besar beginilah kondisi jalan kita, masyarakat kesusahan untuk melintas. Padahal ini l satu-satunya akses jalan menuju kantor Desa," ucap Sekretaris Desa.

Salah satu masyarakat Desa Penarah  saat melintasi jalan tersebut yang di genangi Air mengemukakan tidak ada nya perhatian pemerintah terhadap kami khususnya masyarakat Belat dari tahun ke  tahun di katakan akan di bangun jalan utama, namun hingga hari ini blum adanya pembangunan yang di janji janji kan pemerintah maupun DPRD kabupaten karimun 

"Sembilan Angota DPRD kabupate karimun dari dapil Kundur tiap tahun ada kan Reses namun hingga hari ini janji tinggal janji. 

Ahmad yahya


Foto Bersama. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksaan Negeri Kabupaten Karimun dan BNI gelar kegiatan sosialisasi pengelolaan keuangan Dana Desa (DD). Kegiatan tersebut berlansung tepatnya di Gedung Balai Srigading, Kecamatan Kundur, selasa (20/12/2022).

Kejaksaan Negeri Karimun menggandeng BNI, Dinas PMD, Kecamatan dan APDESI melakukan sosialisasi terkait pengelolaan keuangan Desa.

Kepala Kajari Kabupaten Karimun Firdaus, SH, MH, MM, M. Kom, didampingi Kacabjari Tanjung Batu Kundur Doni Saputra, SH dihadapan tamu undangan mengatakan, sebagai Kepala Desa dengan pengelolaan dua sumber dana baik DD maupun ADD, yang hampir berjumlah Miliaran rupiah untuk setiap tahunnya, tidak segampang kita mmbalikkan telapak tangan. 

"Banyak ketentuan, aturan dan presedural yang wajib dilalui didalam penggunaan dana yang dimaksud. Untuk itu kita dari aparatur penegak Hukum sangat menghimbau dan tidak pernah merasa bosan memberikan sosialisasi kepada para Kepala Desa untuk mengikuti Juklak dan Juknis dari tata cara penggunaan dana negara yang notabene merupakan uang rakyat tersebut," kata Firdaus.

Dikatakan nya, ia tidak ingin dan bahkan menjauhkan segala kemungkinan yang terburuk. Jika ada Kepala Desa yang memaksakan diri melakukan penggunaan Anggaran Dana Desa maupun Dana Desa terkesan melangkahi aturan yang telah ditetapkan Pemerintah.

"Kepada Kepala Desa, agar selalu bertanya terkait banyak hal tentang tata-cara penggunaan dana Pemerintah tersebut. Pihak Kejaksaan Negeri baik di Karimun maupun Cabang Kejaksaan Negeri di Kecamatan selalu siap dan akan tetap menyempatkan diri jika ada Kepala Desa yang ingin berkonsultasi tentang berbagai hal yang beketerkaitan dengan Dana Negara tersebut," ucap Firdaus.

Kepada Kepala Desa juga sangat dihimbau untuk menempatkan para staff Desa terkait pengelolaan dana. Mereka-mereka yang sedikit-banyaknya mengetahui dan memahami masalah administrasi. 

"Jangan memaksakan kehendak, karena jika " Nasi Sudah Menjadi Bubur " tidak ada gunanya lagi, tindakan " Prefentive Lebih Baik Dari Kurative," pungkas Firdaus. 

Ahmad Yahya


Azhari Hamid.

Seiring berjalannya waktu kita merasakan bahwa aroma pemilukada 2024 sudah semakin dekat, tidak terkecuali dengan Kepri yang pada 2024 juga akan mengikuti gelaran pemilukada Gubernur dan beberapa daerah Kabupaten Kota di Kepri ini. 

Menjadi hal yang lumrah kita mendengar riak-riak informasi di kelompok-kelompok masyarakat sudah mulai memunculkan sosok dan figur dan tokoh nya untuk bersaing menjadi pemimipin Kepri pada 2024 nanti. 

Para tokoh tersebut sejauh ini tidak terlepas dari sosok inkanben dan beberapa tokoh yang berasal dari bupati dan walikota ynag sedang memimpin saat ini di Kepri. Bermacam motivasi masyarakat dalam mendukung sosok idola agar dapat dilirik oleh partai-partai politik dan diusung dalam pemilukada Kepri 2024.

Berbeda hal nya dengan narasumber kita kali ini, beliau adalah bapak Azhari Hamid yang melihat kebutuhan pimpinan di Kepri dimasa mendatang haruslah pemimpin yang mengerti dan faham dengan kondisi geografis Kepri dan harus dapat mengambil manfaat dari psosisi geografis tersebut untuk kemakmuran masyarakat Kepri untuk segala lapisan tanpa terkecuali.

Saat ditanya, peluang sosok inkamben dan nama nama yang beredar sebagai kandidat yang ada dimasyakarat saat ini, Azhari Hamid menyampaikan secara politis kesempatan mereka sangat terbuka tetapi yang yang menjadi harapan adalah bahwa kepemimpinandi Kepri nanti merupakan sosok tangguh dan kredibel sudah teruji memimpin di wilayah Kepulauan dan beliau tidak melihat hal itu ada pada sosok-sosok yang dimunculkan saat ini. 

Kebanyakan endorsement masyarakat lebih kepada pencitraan dan pembangunan infrastruktur yang menjadi andalan para tokoh tersebut dalam memimpin. Menurut Azhari Hamid lagi, sudah saat nya kita butuh yang lebih fighter dari yang sudah ada saat ini. Yang mengerti memanfaatkan posisi geostrategis Kepri dan memanfaatkan sumber daya alam laut untuk kemajuan rakyat Kepri. 

Saat ini pembangunan Kepri lebih focus di Kota Batam dan Tanjung Pinang, kedepan wilayah – wilayah kepulauan lain seperti Natuna, Anambas, Lingga dan Karimun harus menjadi magnet ekonomi kelautan yang handal. Setiap daerah ini diyakini memiliki sangat banyak potensi yang dapat dikembangkan dan sampai saat ini oleh pemimpin inkamben belum dapat berbuat maksimal. 

Menurut Azhari Hamid lagi bahwa banyak pemimpin di Kepri saat ini lalai akan tanggung jawabnya dalam  menyikapi tanggung jawab nya dalam mengelola potensi laut tersebut dan hanya berkutat bagaimana pembangunan fisik yang dapat memberikan monumental hasil kerja mereka namun minim berkontribusi kepada masyarakat kecil di seantero wilayah Kepri. 

Provinsi Kepri ini 90% wilayahnya adalah lautan dan belum tersentuh dengan baik menghasilkan perekonomian yang kuat dan bersumber dari potensi laut Kepri itu sendiri. Dalam beberapa informasi yang diperoleh bahkan banyak Negara tetangga yang memanfaatkan letak strategis dan potensi alam laut Kepri ini.

Ketika ditanya lebih konkrit, sosok dan karakter seperti apa yang cocok memimpin Kepri kedepan, lebih lanjut Azhari Hamid tegas menyampaikan bahwa beliau bermimpi dan ingin Kepri ini dipimpin oleh mereka yang punyak latar belakan kemiliteran khususnya yang berkiprah sebagai Angkatan Laut Republik Indonesia. 

Banyak mungkin putra asli yang punya latar belakang di militer atau Angkatan Laut mari dedikasikan kekuatan visinya membangun Kepri dengan mengedepankan geostrategic memaksimalkan potensi kelautan. 

Sosok-sosok militer ini memiliki visi kuat dan misi yang jelas jika mereka diberikan kepercayaan dalam memimpin. Catatan lain bahwa mereka yang memimpin nantinya haruslah yang sudah menjalani purna tugas sebagai insan militer dan kembali sebagai pemimpin sipil yang berkarakter tegas, lugas, tangkas dan berwibawa sebagimana mereka selama ini bertugas di militer. 

Selain punya karakter kepemimpinan yang baik dan teruji, pemimpin dari kalangan militer khususnya yang punya background di Angkatan Laut akan sangat mudah bekerja dan berkoordinasi dengan instasi horizontalnya di Kepri saat ini sebagiman kita tau matra laut banyak mendominasi kepemimpinan di Kepri ini seperti Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan), Koarmada 1 dan pangkalan pangkalan TNI AL beroperasi dan menjalankan visi dan misi tugas nya di Kepri.

Kita jangan lagi terjebak dengan pemikiran-pemikiran sempit dan primordialisme kedaerahan, karena hal tersebut akan membuat kita stagnan dan tidak memberikan nilai positif bagi perkembangan sebuah wilayah. Bersatu membangun saling berkontribusi ide dan pemikiran akan lebih cepat dalam memberikan kesejahteraan bagi warga Kepri.

Kembali ke prosesnya adalah hak mutlak wilayah politik yang akan memberikan laluan kepada sosok sosok militer khususnya Angkatan Laut untuk bisa menggapai simpati para pemegang otoritas partai sebagai sarana menuju panggung pilkada. 

Silahkan materi ini menjadi tesis bagi kita semua masyarakat untuk dibuktikan kepada pemilik-pemilik suara apakah teori dan pemikiran bapak Azhari Hamid dapat dijadikan referensi dalam memilih pemimpin Kepri kedepan pada pemilukada 2024.

Oleh:Azhari Hamid


Pengurus Provinsi Muaythai Kepri foto bersama Atlit, Pelatih dan Official saat pelepasan atlit menuju Seleknas di Banten.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak enam atlit terbaik Muaythai kota Batam akhirnya terpilih mewakili Provinsi Kepulauan Riau untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) dalam rangka Kejurnas Muaythai untuk Pra PON dan Sea Games yang akan dilaksanakan pada 15-20 Desember 2022 di Provinsi Banten.

Seremoni pelepasan ke enam atlet Muaythai Kepri pelatih dan official tersebut dilakukan langsung oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Kepulauan Riau yang dilaksanakan di Vitka Fitness Tiban, Rabu (14/12/2022).

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Ketua Pengprov Muaythai Kepulauan Riau, Yudiarta Rustam didampingi Sekretaris Umum, Nanik dan Bendahara Umum, Hamidi Hamid. 

Hadir juga, Ketua Harian Muaythai Kepri, Hendri Koto, Ketua Pengkot Muaythai Kota Batam, Haryanto, Pelatih Muaythai, Hendra dan para atlet Muaythai Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua Pengprov Muaythai Kepulauan Riau, Yudiarta Rustam mengatakan pihaknya sengaja membuat sebuah acara pelepasan untuk atlit yang dikemas dengan sederhana, sebagai suatu bentuk dukungan dan juga sebagai penyemangat kepada para atlit supaya mempunyai kepercayaan diri saat bertanding nantinya.

"Tanpa ada penyemangat dari pengurus, niscaya para atlit bisa mempunyai kepercayaan diri. Dan, melalui kegiatan ini kita membangun semangat atlit agar dapat memberikan yang terbaik dan bisa mengharumkan Kepri yang kita cintai ini," harapnya.

Masih menurut Yudi yang juga sebagai Kasat Intelkam Polresta Barelang itu mengatakan pihaknya tidak membebani para atlit tersebut dengan harus meraih medali emas. Namun, pihaknya berharap para atlit itu bisa mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya disetiap pertandingan yang akan dihadapinya.

"Bertandinglah dengan plong. Insya Allah akan memberikan hasil yang terbaik. Dan, mudah-mudahan atlit dari Kepri bisa lolos menuju Sea Games," harapnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta kepada para atlet agar bermain secara optimal dan menjunjung tinggi sportivitas dalam meraih prestasi guna nama baik Provinsi Kepulauan Riau yang kita cintai.

“Bertandinglah secara optimal. Junjung tinggi sportivitas. Kalau atlet bertanding dengan penuh dedikasi, saya yakin pasti akan menjadi juara dan membawa pulang medali,” ucapnya dengan penuh optimisme.

Senada, Bendahara Umum Pengprov Muaythai Kepri, Hamidi Hamid menambahkan pelepasan atlit Muaythai Kepri untuk mengikuti seleknas ini merupakan program kerja pertama usai terbentuknya kepengurusan Pengprov Muaythai di Kepri.

Meski baru terbentuk kepengurusan Pengprov Muaythai di Kepri, tetapi didalam perjalanannya pihaknya sudah mempersiapkan atlit-atlit terbaiknya untuk menghadapi Pra PON dan Sea Games mendatang.

"Untuk tahun depan kita juga akan mempersiapkan tambahan untuk atlit-atlit kita, dan juga akan melengkapi sarana dan prasarana untuk atlit-atlit tersebut," ucapnya.

Lanjut Hamidi yang juga merupakan Sekretaris Perusahaan PLN Batam mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat yang ada di Kepri, bagi para orangtua yang berminat anak-anaknya untuk menjadi atlit profesional, pihaknya dengan tangan terbuka siap untuk memfasilitasinya.

Kemudian, kedepan pihaknya juga akan melakukan pencarian bibit-bibit atlit muda yang berbakat dalam olahraga beladiri ini ke sekolah-sekolah, untuk dididik menjadi atlit Muaythai profesional.

Selain itu, pihaknya juga akan rutin melaksanakan berbagai pertandingan melalui turnamen-turnamen berskala nasional maupun internasional, tujuannya tak lain dan tak bukan untuk menarik wisatawan datang berkunjung ke Kepri umumnya dan kota Batam pada khususnya.

"Dengan banyaknya event-event turnamen Muaythai yang akan kita laksanakan kedepannya, diharapkan para wisatawan akan tertarik untuk datang ke Kepri. Dan, semoga event Muaythai Kepri bisa menjadi salah satu icon daya tarik wisatawan datang berkunjung ke Kepri," harapnya.

Sementara, Ketua Harian Muaythai Kepri, Hendri Koto menjelaskan, di Kejurnas Muaythai nanti pihaknya akan mengikuti empat kelas pertandingan.

Pertama, Seleknas usia 17 sampai dengan 40 tahun. Kedua, Kejurnas usia U-23, Ketiga Kelas Remaja usia 16 sampai dengan 17 tahun dan terakhir usia 14 hingga 15 tahun.

"Untuk kali ini kita akan menurunkan 1 atlit mengikuti Seleknas, 3 atlit mengikuti Kelas U-23 dan Remaja 2 atlit. Insya Allah kita akan memberikan yang terbaik untuk Kepri.


Fay/Redaksi


Mahasiswa KKNT-74 USU Kelurahan Teluk Karang Tebing Tinggi.

MEDAN|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka pemanfaatan hasil panen lokal di Kelurahan Teluk Karang, Mahasiswa KKNT-74 USU Kelurahan Teluk Karang Tebing Tinggi menggelar sosialisasi pembuatan BANTET (Banana nugget) dan PRANGI (Spray serai wangi).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum'at (9/12/2022) sekira pukul 10.00 Wib bertempat di Aula Kantor Kelurahan Teluk Karang dengan sasaran ibu PKK Kelurahan Teluk Karang.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan mendemonstrasikan cara pembuatan BANTET dan PRANGI secara langsung di aula serta pembagian brosur cara pembuatan BANTET dan PRANGI.

Mahasiswa KKN melihat cemilan olahan pisang di Tebing Tinggi masih sangat sederhana. Pisang kebanyakan hanya diolah menjadi pisang goreng atau godog-godog saja, sehingga muncul ide membuat BANTET. 

Pisang kepok yang mudah didapat bisa dijadikan olahan makanan nugget dengan bentuk yang menarik dan ditambah berbagai macam topping yang akan menambah nilai jual. 

Tujuan sosialisasi ini yakni memberikan masyarakat ide baru dalam pemanfaatan hasil panen lokal yang mudah didapat seperti pisang kepok keling (varietas asli tebing) dan serai wangi. 

Selain itu, munculnya kasus DBD dan banyaknya penemuan jentik nyamuk Aedes yang berkemungkinan menyebarkan virus DBD di Tebing Tinggi juga menjadi latar belakang mahasiswa KKN memberikan sosialisasi pembuatan PRANGI. 

Serai wangi banyak dijumpai di pekarangan rumah warga dan pengolahannya menjadi spray anti nyamuk sangatlah mudah. 

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat jadi lebih kreatif dalam memanfaatkan hasil panen lokal. (Isp)



Cak Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pelapor dugaan korupsi Dana Jaminan Pengelolaan Lingkungan (DJPL) pascatambang di Kabupaten Bintan periode 2010-2016 ke KPK pekan lalu, mendapat intimidasi dan ancaman dari pihak-pihak yang berkepentingan dengan terlapor, mantan Bupati Bintan 2006-2011 dan 2011-2016 yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Provinsi Kepri 2020-2024.

Bentuk intimidasi dilakukan dengan menyerang dengan kata-kata dalam beberapa grup WhatsApp. Bahkan beberapa di antaranya berada mengancam seperti pelapor akan "berjalan seperti bebek" dan hendak diracun jika masuk ke Tanjungpinang.

Menurut pelapor yakni Ketua LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari SS dan Syarial Lubis yang memberikan kuasa laporan kepada Hambali Hutasuhut SH, mereka sebenarnya tidak terlalu risau dengan baik intimidasi dan ancaman tersebut. Tapi beberapa orang menyarankan untuk menyampaikan persoalan itu ke publik sehingga jika dalam kurun waktu proses laporan dugaan korupsi DJPL di KPK terjadi sesuatu pada mereka, maka yang membuat intimidasi dan ancaman bisa orang pertama yang tertuduh.

"Ada bagusnya juga sih disampaikan ke publik soal intimidasi dan ancaman itu, setidaknya publik tahu jika terjadi sesuatu yang janggal pada kami, aparat tahu siapa yang harus diamankan duluan," kata Cak Ta'in yang diaminkan Syarial Lubis di Batam Center (13/12).

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, pihaknya tahu ada keresahan yang meliputi terlapor maupun para pendukungnya sehingga melakukan tindakan dan mengucap kata-kata yang tidak sepantasnya. 

"Sebenarnya kaki tidak terusik dengan kata-kata mereka, tapi kami sadar bahwa pelaporan itu beresiko, apalagi ketika kami terus melakukan investigasi terkait kasus tersebut, tentu apa saja bisa mereka lakukan dan terjadi yang tidak kami duga sebelumnya," ujarnya.

Sementara Lubis yang dikenal bar-bar justru lebih rileks menanggapi intimidasi dan ancaman yang disampaikan. "Kami santai-santai saja dan tetap bekerja sebagaimana biasa. Tidak ada pekerjaan yang tidak beresiko," kata Lubis.

Beberapa kalimat yang bernada intimidasi dan ancaman itu seperti: 'Ta'in Komari dan Syahrial Lubis... Siap-siap jalan bebek...'; 'Lubis mau diracun di Tanjungpinang'; ' Lubis mau makan di mana kita bayar sekarang, tapi pakai rantau anjing yang saya beli ya...'; 'Lubis gak berani balek Batam... Sampai di bandara langsung dibawa ke Nongsa...' dan lainnya. 

Cak Ta'in Komari dan Syarial Lubis melalui kantor pengacara Hambali Hutasuhut SH telah melaporkan dugaan korupsi DJPL pascatambang di Kabupaten Bintan periode 2010-2016 ke KPK pada Kamis, 8 Desember 2022. Gubernur Kepri Ansar Ahmad sendiri telah menanggapi laporan tersebut melalui beberapa media dan menyatakan dirinya tidak mengambil DJPL sepeserpun, bahkan mantan Bupati Bintan dua periode itu menantang kalau terbukti dia sendiri akan menyerahkan dirinya ke KPK.

"Orang-orang sekitar gubernur dan para pendukung politiknya terlalu responsif, padahal pelaporan kasus dugaan korupsi itu hal yang biasa. Seharusnya tidak perlu terlalu khawatir kalau memang tidak melakukan," jelas pengacara Lubis, Hambali Hutasuhut SH.

Hambali menambahkan, melaporkan dugaan korupsi itu gak warga negara dan dilindungi oleh undang-undang. Seharusnya semua pihak bisa saling menghormati. "Peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara itu diatur undang-undang dan diperkuat dengan peraturan pemerintah. Jadi tidak ada yang salah." tegasnya.

"Justru mereka yang terlalu reaktif itu yang justru menimbulkan tanda tanya dan memperkuat laporan, mengapa harus risih kalau tidak terlibat dan melakukan. Nanti kan proses hukum juga yang membuktikan apakah laporan itu memenuhi unsur diproses atau tidak," tambah Hambali.

Dalam laporan ke KPK disebutkan terjadinya kesimpangsiuran angka DJPL, LHP KPK menyebutkan dana tersimpan sebesar Rp. 122 miliar dan terjadi penarikan total Rp. 69 miliar. Artinya ada dana saldo DJPL yang mesti masih tersimpan di rekening setoran DJPL pada PD BPR Bintan. Sementara tim supervisi Gubernur Kepri tahun 2018 merilis seharusnya dana DJPL sebesar Rp. 204 miliar, dengan selisih Rp 168 miliar yang dijelaskan.

Sayangnya fakta di lapangan, meskipun terjadi penarikan Dana DJPL oleh perusahaan tambang, tapi tidak ada dilakukan reklamasi dan rehabilitasi lingkungan oleh perusahaan tersebut. Bekas tambang tetap dibiarkan menjadi kolam yang tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemilik lahan. Selain itu, informasi bahwa saldo DJPL tinggal Rp. 17 miliar di BPR Bestari Bintan dan Rp. 20 Miliar di PD BPR Bintan, ada penarikan yang tidak jelas alias ada penarikan fiktif.

"Ada banyak kejanggalan dalam pengelolaan DJPL tersebut, dan biarkan proses hukum yang akan membuktikan semuanya. Tidak akan ada yang tidak bertanggung jawab akan terseret-seret dalam hal ini. Jadi selowa saja semua ya, " tambah Cak Ta'in. ***



Lokasi Pengoplosan Beras Asal Thailand. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Satreskrim Polresta Barelang dikabarkan gerebek gudang beras di kawasan industri wilayah Batu Ampar, Kota Batam pada Rabu (7/12/2022) lalu. 

"Ya, informasinya 2 hari yang lalu pada Rabu (7/12/2022) siang, ada sejumlah anggota dari Polresta Barelang  menggerebek gudang beras tersebut saat pekerja tengah mengoplos beras," kata sumber, Jumat (10/12/2022). 

Informasi yang dihimpun wartawan, gudang beras tanpa plang perusahaan itu diduga tengah melakukan praktik ilegal. Dimana, beras impor asal negara Thailand dioplos dengan beras lokal. 

Dibeberkan, beras asal Thailand ini diimpor langsung ke Indonesia lewat pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam melalui jalur hijau. 

"Beras impor asal Thailand ini lewat dari Pelabuhan Batu Ampar melalui jalur Hijau. Dalam satu bulan, bisa diperkirakan puluhan kontainer masuk ke Batam," beber pria yang namanya tidak mau disebutkan, Jumat (9/12/2022). 

Beras Thailand yang sudah dioplos dengan beras lokal ini (Beras Oplosan) sudah beredar luas di pasaran. Sebenarnya hal ini sudah menjadi rahasia umum. Bahkan pemainnya juga itu-itu saja (menyebutkan nama)," tambahnya. 

Usai beras dioplos, kamuflasenya dilakukan dengan mengemas langsung dengan kemasan beras lokal seperti merek Dunia Kijang Super dan Pondok Ampera. 

Dari kemasan beras tersebut, tampak dituliskan yakni, dikemas oleh PT Mitra Mandiri Jaya Perkasa yang beralamat di wilayah Batu Ampar

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian dan Manajemen Perusahaan. (Esn)



BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Salah seorang pria Warga Negara Asing (WNA) ditemukan tewas di kamar I Hotel Batam, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Rabu (7/12/2022) pagi. 

Awak media pun mencoba menanyakan hal itu ke Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono. Budi membenarkan informasi tersebut.

"Iya benar. Pihak hotel menginformasikan ada seorang tamunya yang meninggal dunia," ucap Budi saat dihubungi melalui sambungan telpon, Jumat (9/12/2022) malam.

Lanjutnya, mendapat informasi tersebut, Budi lalu mengintruksikan kepada anggotanya untuk mengecek ke tempat kejadian perkara.

Selanjutnya jenazah di bawa ke RS Bhayangkara untuk di lakukan outopsi.

Informasi yang dihimpun, pria WNA asal Jepang itu diketahui adalah salah satu tamu Long Stay yang sudah bertahun lama tinggal di hotel tersebut. 

Kendati, belum diketahui pasti penyebab kematian tamu WNA asal Jepang itu. 

Pihak Manejemen Hotel, Andre tampak irit bicara ketika dikonfirmasi wartawan. "Silahkan bisa menghubungi Chief Security kami," ucapnya singkat lewat pesan Whatsappnya sembari memberikan nomor kontak bernama Jumanto. 

Sementara itu, Chief Security I Hotel, Jumanto saat dikonfirmasi, justru tak menjawab. 

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupaya mengkonfirmasi pihak kepolisian dan manajemen hotel terkait penyebab kematian WNA Jepang tersebut. (Fay)


Kasatkorwil Banser Provinsi Kepri Nuryanto melakukan seremoni pembukaan Diklat Banser di Karimun.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Karimun menggelar pendidikan latihan dasar (Diklatsar) Banser III serta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor di Masjid Agung Karimun, Jumat (9/12/2022) sore. 

Kegiatan yang digelar selama tiga hari terhitung sejak 9 - 11 Desember 2022 ini, diikuti oleh ratusan peserta. 

Kasatkorwil Banser Provinsi Kepri Nuryanto, membuka secara resmi Diklatsar Banser III dan PKD Ansor. Kegiatan ini terbilang disengaja guna menciptakan kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang unggul dan berkualitas. Serta mampu mengembang tugas mulia untuk selalu menegakkan Islam Ahlussunah Waljama’ah. 

“Diklatsar Banser ini sangat penting dan harus dilakukan sebagai bentuk penguatan dakwah Nahdlatul Ulama di Provinsi Kepri. Mengingat, di tengah heterogenitas masyarakat ketentraman dan stabilitas bermasyarakat akan terus terjaga jika nilai-nilai menghormati satu sama lain terus terawat. Ansor dalam gerakan dakwahnya akan terus mengawal hal tersebut" tegasnya.

Pria yang tercatat sebagai Ketua DPRD Kota Batam ini juga menegaskan bahwa semangat toleransi dan saling menjaga satu sama lain ini lah sebuah teladan yang harus di lakukan sebagaiamana ajaran nabi Muhammad sebagaimana yang Rasulullah lakukan di Madinah melalui piagam madinah.

"Hidup berdampingan meskipun memiliki keyakinan, ras dan budaya yang berbeda merupakan semangat yang telah dicontohkan baginda Rasulullah SAW sebagaimana tertuang dalam piagam Madinah,” pungkas tegasnya. 

Sementara itu, tambahnya, kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansormenjadi sebuah keharusan bagi siapa saja yang ingin bergabung. Sehingga nantinya para kader Banser memiliki bekal dan pengetahuan akan sesuatu. Dan diharapkan bisa menjadi pemimpin di masa depan nantinya. Untuk itu, mental dan akhlak pemimpin harus selalu ditempa.

“Melalui PKD ini juga, Ansor ingin menempa kader-kader Ansor menjadi pemimpin masa depan yang bermental pemimpin dan berakhlak baik,” tegasnya. 

Untuk itu melalui Diklatsar Banser III dan PKD Ansor ini, pihaknya berharap kader Ansor harus terus mengawal amanat para kyai menjaga kepentingan, kebaikan dan kemajuan umat, bangsa, dan negara.

“Kegiatan ini (PKD) juga untuk menciptakan kader yang siap menghalau paham yang berusaha memecah-belah bangsa Indonesia. Jadi sangat penting," tambahnya.

Materi yang akan di sampaikan dalam kegiatan diklatsar banser serta PKD ansor antara lain pemahaman tentang ahli sunnah waljamaah, nahdlatul ulama (NU), kebanseran/ansor, penanggulangan bencana, teknik pengamanan, kepemimpinan, keorganisasian, wawasan kebangsaan dan bela negara, serta banyak lagi yang lainnya.

Fay/Redaksi


Ketua Umum BPD HIPMI Kepri foto bersama dengan pengurus dan anak Panti Asuhan di Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Menindaklanjuti arahan Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari pasca pelaksanaan Munas HIPMI beberapa waktu lalu, pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (baksos).

Melalui program HIPMI Peduli berupa pembagian bantuan paket sembako yang diberikan kepada Yayasan Panti Asuhan dan Rumah Yatim se kota Batam, seuai dengan arahan Ketum BPP HIPMI agar peduli terhadap sesama dan harus fokus membangun ekonomi daerah dan peduli terhadap sesama.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1 Ton Beras, 40 Dus Mie Instan, 500 Paket Nasi Kotak dan Uang Santunan diberikan kepada sebanyak 20 Yayasan Panti Asuhan dan Rumah Yatim yang ada di kota Batam, diantaranya Panti Asuhan Ahlul Bait Legenda Malaka, Panti Asuhan Qurrotu A'yun, Panti Asuhan Rezky Ilahi Centre Park, Panti Asuhan At Taqwa Taman Seruni Indah dan Panti Asuhan Al Mukarramah Mandiri Batam Bukit Beruntung Sei Panas.

Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kepulauan Riau, Sari Dwi Mulyawaty mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihaknya pada hari Jumat setiap minggunya. Melalui HIPMI Peduli, kegiatan ini menjadi sebuah wadah berbagi dari para pengusaha-pengusaha muda yang tergabung didalam organisasi HIPMI untuk membantu sesama.

"HIPMI Peduli ini merupakan wadah berbaginya teman-teman para pengusaha muda dengan cara mengeluarkan dana CSR dari perusahaannya masing-masing. Harapannya, melalui kegiatan ini bisa menjadi ladang amal ibadah dan perusahaan yang dipimpinnya semakin berkah," ungkap Sari saat ditemui disela-sela kegiatan.

Dia mengatakan, kegiatan kali ini sedikit berbeda dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan pihaknya setiap minggunya. Dan, bedanya ialah jumlah bantuan yang diberikan kali ini lebih besar dari jumlah bantuan-bantuan yang diberikan pada hari Jumat setiap minggunya.

"Sejak kami dilantik beberapa waktu yang lalu, kegiatan kali ini merupakan kegiatan yang terbesar dan terbanyak yang pernah kami lakukan. Hebatnya lagi, penyaluran bantuannya dilakukan hanya dalam waktu satu hari ini," ucap Sari yang menjadi satu-satunya Ketua HIPMI perempuan di Indonesia.

Lanjutnya, pasca pelaksanaan Munas HIPMI beberapa waktu yang lalu dan telah terpilihnya Ketua Umum BPP HIPMI Periode 2022-2025 yakni Akbar Himawan Buchari, pihaknya optimis perekonomian di Indonesia akan bangkit kembali dan semakin membaik.

Hal itu dikarenakan, Ketua Umum BPP HIPMI yang baru, Akbar Himawan Buchari telah mengumpulkan dan menyatukan kembali seluruh pimpinan BPD-BPD HIPMI yang ada di 34 Provinsi di Indonesia, sehingga tidak ada lagi sekat-sekat dan perbedaan-perbedaan diantara pengurus.

"Ketum Akbar (Akbar Himawan Buchari_red) telah menginstruksikan kepada seluruh BPD harus fokus bagaimana membangun ekonomi di daerah masing-masing. Dan, kami di Kepri ini telah melaksanakan intruksi itu dengan melaksanakan program bakti sosial seperti yang kami lakukan hari ini," imbuhnya.

Masih menurut Sari, selama dia memimpin BPD HIPMI Kepri setahun belakangan ini, sudah banyak kegiatan-kegiatan berskala nasional dan internasional yang telah dilakukan. Terakhir, program kerja yang telah dilakukan pihaknya yakni melaksanakan Rakerda dan Forbisda.

"Dimana Rakerda itu merupakan program internal yang membahas tentang rencana kerja organisasi dalam satu tahun kedepan. Sementara Forbisda yakni forum bisnis yang membahas mengenai peluang-peluang usaha yang bisa diraih oleh para anggota," jelasnya.

Kemudian, pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan yang berskala internasional yakni melakukan bisnis matching ke beberapa negara seperti Dubai Expo, turut serta dalam kunjungan ke kedutaan-kedutaan bersama Presiden RI Joko Widodo mendampingi Ketua Umum HIMPI menandatangani kontrak kerjasama dengan investor dari Dubai, dan lainnya.

"Kami juga melakukan kunjungan ke Hao-Hao Mart di Singapura. Disana kami mengunjungi satu perusahaan yang bisa menampung seluruh produk-produk UMKM dari seluruh dunia termasuk produk UMKM kita," sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memberikan edukasi dan pelatihan-pelatihan sedari dini kepada para mahasiswa yang ada di Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Pihaknya berharap, dengan edukasi itu nantinya para mahasiswa jika sudah lulus bisa menjadi pengusaha dan bukan berpikir menjadi karyawan.

"Adik-adik mahasiswa itu sengaja kita tularkan virus-virus manajemen pemasaran, supaya jika lulus kuliah nanti mereka bisa menjadi pebisnis yang handal," harapnya.

Masih menurut Sari, selama setahun kepemimpinannya sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Kepri, jumlah anggota yang sebelumnya telah bergabung sebanyak 500 anggota, saat ini mengalami peningkatan. Bahkan peningkatannya mencapai angka 70 persen menjadi 800 anggota.

"Terima kasih atas kepercayaan para pengusaha muda yang bergabung ke HIPMI Kepri. Ini menjadi modal bagi kami untuk meningkatkan lagi pertumbuhan ekonomi di Kepri yang kita cintai ini," harapnya.

Senada, Ketua HIPMI Peduli, Dwi Eko Pramono mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota yang telah mempercayakan pengelolaan dan CSR perusahaannya kepada BPD HIPMI Kepri.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota atas bantuan yang telah diberikan dalam program Jumat Berkah HIPMI Peduli bersama BPD HIPMI Kepri," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Reses Anggota DPRD Kepri Dapil 3 Karimun, Ery Suandi di RT/RW Tanjung Sari Qauman.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ery Suandi, gelar reses masa sidang 3 Tahun 2022. Kegiatan tersebut berlansung di Tanjung Sari Qauman RT/RW/03/05, Kelurahan Gading Sari, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu (7/12/2022).

Dalam reses tersebut, turut di hadiri tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan tokoh Pemuda dan masyarakat yang hadir pun sangat antusias.

Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil 3 Karimun Fraksi PDI Perjuangan, Ery Suandi mengatakan, tujuan dari reses tersebut merupakan salah satu agenda dengar pendapat secara lansung dari masyarakat.

"Saya menyerap aspirasi masyarakat, agar apa pun yang di sampaikan masyarakat nantinya akan saya Perjuangkan pada sidang paripurna 2023 mendatang," ujar Ery Suandi.

Reses ini juga, akan ia laporkan ke Gubernur Provinsi Kepri, guna untuk dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan perencanaan pembangunan pada tahun anggaran 2023 di Daerah Dapil masing-masing.

"Sebanyak 70 paket kegitan fisik mau pun non fisik yang sudah terlaksana dengan baik pada tahun 2022 yang menyebar di seluruh Pulau Kundur," ungkapnya. 

Lanjutnya, dengan apa yang sudah di sampaikan masyarakat yang tinggal di Tanjung Sari Qauman secara lansung kepada nya pada hari ini. "Insyaallah akan saya perjuangkan pada 2023 mendatang," tuturnya. 

Disisi lain Mustakim Ketua RW-5 mengatakan ucapan trimkasih yang sebesar-besarnya kepada Anggota DPRD Provinsi Ery Suandi, karena sudah menyempatkan diri untuk hadir di kampung ini, guna untuk membantu atau menampung aspirasi warga 

"Semoga dengan kegiatan reses ini, apa yang warga harapkan bisa terwujud pada tahun 2023 mendatang," pungkas Mustakim.

Amhad yahya


 Polsek Kundur, AKP Sasmintoro Berikan Bantuan Swmbako ke Anak Yatim. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolsek Kuba, Kuta dan Belat, AKP Sasmintoro gelar kegiatan pemberian bantuan sembako kepada anak-Anak yatim. Pemberian bantuan sebanyak 20 paket tersebut di berikan tepatnya di Desa Kundur dan Desa Kobel Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kamis (8/12/2023).

Dalam pelaksanaan pemberian sembako, Polsek AKP Sasmintoro di dampingi jajarannya memberikan secara lansung kepada penerima bantuan sembako sembari memberikan motivasi kepada warga dan masyarakat.

Dikatakan Kapolsek AKP Sasmintoro Pemberian sembako ini merupakan wujud  kepedulian Polri, Polres Karimun AKBP Tony Pantano S.I.K., S.H terhadap seluruh Warga dan Masyrakat se kabupten karimun

"Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban perekonomian di tengah-tengah masyarakat yang kurang mampu," ujar AKP Sasmintoro.

Dengan bantuan ini, lanjutnya, semoga masyarakat dapat lansung merasakan kehadiran Polri sebagai pengayum, pelindung dan sebagai pelayanan kepada masyrakat, yang tentunya juga di harapkan dapat menjadi contoh untuk menggugah kepedulian warga masyarakat lainnya untuk lebih peduli kepada warga yang membutuhkan.

"Iya, Bantuan tersebut hanya bisa digunakan untuk keperlian sehari hari semoga anak-anak tercinta senang dengan bantuan sekedarnya ini," ungkap AKP Sasmintoro.

Ahmad yahya


Kunjungan Panwaslu Kecamatan Serasan ke Polsek Serasan. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Panwaslu Kecamatan Serasan lakukan kunjungan atau bersilaturahim dengan Polsek Serasan. Kunjungan kordinasi tersebut disambut baik oleh Kapolsek Serasan IPTU A. Malik Mardiansya S.E, Rabu (7/12-2022).

Hadir dalam kegiatan koordinasi, Kapolsek Serasan, Bhabinkamtibmas Polsek Serasan, Ketua Panwas Kecamatan Serasan, Hailani, Candra Fianda Anggota Panwas, Muhd.Khaidir Anggota Panwas, Halimi Sekretariat, Tommy staff panwas, S. Riduwan Keamanan.

Ketua Panwaslu Kecamatan Serasan Hailani menyampaikan, koordinasi dan silaturahmi terkait terpilihnya sebagai anggota Panwaslu Kecamatan Serasan yang siap mengawasi dan mengawal pelaksanaan pemilihan tahun 2024.

"Panwaslu Kecamatan Serasan meminta kerjasama Polsek Serasan turut serta mengawasi pelaksanaan pemilu tahun 2024," kata Hailani.

Atas kunjungan Panwaslu Kecamatan Serasan, Kapolsek Serasan IPTU A. Malik Mardiansya mengucapkan terimakasih kepada Panwaslu Kecamatan Serasan yang telah melaksanakan koordinasi dan silaturahmi ke Mako Polsek Serasan.

"Polsek Serasan siap menjaga sinergitas serta siap menjaga situasi di wilayah hukum Polsek Serasan supaya aman dan kondusif menjelang Pemilu tahun 2024. Dan siap menjaga keamanan masyarakat Kecamatan Serasan menjelang Pemilu 2024 yang jujur dan adil," ujarnya.


Redaksi


Konfrencee Pers Pengungkapan Kasus Pembunuhan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Merasa sakit hati karena sering dihina,  seorang suami di Batam bernama Reza Pahlevi (37) nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri Riska Trisnawati dengan sadis.

Sebelum dibunuh, korban mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya berupa pukulan dikepala bagian belakang dengan botol. Pelaku juga sempat-sempatnya menyetubuhi korban saat tak berdaya usai dipukuli.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto menjelaskan, kejadiannya berawal pada Selasa (29/11/2022) sekira pukul 16.00 Wib, saat itu korban dan tersangka berada di dalam kamarnya di Perumahan Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar Kota Batam. 

"Saat di dalam kamar tersangka berbicara kepada korban yang mengatakan mau dibawa kemana hubungan ini, kenapa diam-diam saja," ujar Nugroho saat menggelar press release di Mapolresta Barelang pada Rabu (7/12/2022) pagi. 

Kemudian, saat itu korban menjawab seperti yang disampaikan jika hubungan ini selesai (cerai). Lalu, dengan jawaban tersangka yang mengatakan, kenapa masalah kecil di besar-besarkan. 

"Tersangka kemudisn memeluk korban, namun korban mendorong tersangka ke kasur. Korban berkata, Jangan sampai kita bunuh-bunuhan lagi. Jangan pancing jin saya keluar. Lalu tersangka berdiri dan berusaha memeluk korban," tuturnya. 

Nugroho melanjutkan, saat itu tersangka teringat kata-kata korban yang kerap menyakiti hati tersangka. Lalu tersangka ambil botol yang diatas lemari, lalu pukul kepala korban. 

"Saat pukul kepala bagian belakang, korban terjatuh ke kasur, lalu tersangka menarik celana korban hingga melakukan hubungan badan. Saat itu korban masih sempat melawan, lalu tersangka pukul bagian pelipis mata sebelah kiri," ungkapnya. 

Selanjutnya, setelah tersangka melampiaskan nafsunya, korban masih meronta. Tersangka kemudian memukul kembali dagu korban dengan botol sebanyak 1 kali dan mencekik leher sampai tidak bergerak.

"Setelah melakukan pembunuhan tersebut, tersangka melarikan diri dan bersembunyi di daerah Tiban Koperasi Kecamatan Sekupang," jelasnya.

Masih menurut Nugroho, tersangka berhasil ditangkap pada Jumat (2/12/2022) sekira pukul 17.00 Wib. Saat ditangkap, tersangka berusaha melawan dan kabur dari petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.. 

"Atas kejadian ini, tersangka dikenakan pasal 44 ayat 3 UU No 23 tahun 2004 atau pasal 338 dan atau pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Pemeriksaan Pengunjung Polresta Barelang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepolisian Resort Kota (Polresta) Barelang memperketat pengamanan terhadap barang bawaan pengunjung yang memasuki halaman Mapolresta Barelang. 

Peningkatan pengamanan itu dilakukan pasca terjadinya ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat pagi ini, Rabu (7/12/2022).

Kapolresta Barelang, Kombespol Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan terutama di dalam markas. Selain di Markas Polresta Barelang, pengamanan juga ditingkatkan di Polres hingga Polsek-polsek.

“Saya sampaikan kepada seluruh jajaran, baik Polresta maupun Polsek-Polsek jajaran terutama pada anggota yang melaksanakan piket agar meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya Kapolresta di Mapolresta Barelang, Rabu (7/12/2022) pagi.

Nugroho menjelaskan, pengamanan akan berfokus terhadap hal-hal yang mencurigakan. Polisi akan melakukan pemeriksaan di pintu masuk untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Khususnya terhadap hal-hal yang mencurigakan. Termasuk di tempat ibadah seperti di gereja-gereja untuk merencanakan personel yang nantinya akan dilibatkan dalam pengamanan perayaan Natal,” tegasnya.

Sebelumnya, Polri membenarkan terkait adanya ledakan di Markas Polsek Astana Anyar, Bandung. Polri menyebut pelaku bom bunuh diri itu meninggal dunia.

“Terduga pelaku bom bunuh diri meninggal,” kata Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan seperti dikutip dari detik.com.

Sejumlah polisi juga dikabarkan terluka akibat ledakan bom bunuh diri tersebut. Sementara, bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar terjadi saat anggota sedang apel pagi.

Ramadhan mengatakan, Tim Gegana Brimob Polda dan Densus 88 Antiteror Polri sudah turun ke lokasi. Mereka melakukan pengamanan hingga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Jadi, yang turun itu Tim Jihandak Gegana Brimob Polda Jabar, Densus 88. Gegana mengamankan dan mensterilkan. Kemudian Densus terus bekerja. Tentu dari Reskrim baik Polres maupun Polda, melakukan olah TKP,” pungkasnya.

Fay/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.