Sosialisasi SSK Jalur Formal. 

NATUMA|KEPRIAKTUAL.COM: Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) jalur formal yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna, secara resmi dibuka Bupati Natuna, Wan Siswandi yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khaidir SE. di Ruang Pertemuan Natuna Hotel, Kabupaten Natuna, Kamis pagi (10/3/2022).


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khaidir SE dalam kata sambutan mengatakan, berbagai isu kependudukan menjadi tantangan dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia dintaralain, jumlah penduduknya sangatlah pesat, meningkatnya arus migrasi dan besar jumlah penduduk usia muda.


"Oleh karnaya, ini merupakan tantangan menyiapkan penduduk usia muda, agar menjadi sumberda daya yang produktif dan berguna bagi bangsa dan negara," ungkapnya. 


Sementara Kepala DP3AP2KP Kabupaten Natuna, Sri Riawati, menyebutkan tujuan sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pedoman bagi para tenaga pengelola dan pelaksana pendidikan kependudukan.


Sri Riawati memaparkan, kegiatan ini diselenggarkan pada hari ini berdasarkan peraturan Undang-undang nomor 52 tahun 2009, tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga. Peraturan Pemerintah nomor 87 tahun 2014, tentang perkembangan kependudukan pembangunan keluarga dan keluarga berencana. Peraturan Kepala BKKBN nomor 72/PER/B5/2011, tentang organisasi dan tata kerja badan kependudukan dan keluarga berencana Nasional.


Seperti diketahui, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan dari sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Natuna diantaranya, kepala sekolah jenjang pendidikan RA/TK, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MAN dengan jumlah 17 orang. Bagian kurikulum dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Natuna dan sekolah jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA berjumlah 15 orang.


Ketua komite pada jenjang pendidikan SD/MI,SMP/MTs dan SMA/MA berjumlah 15 orang. Pembina PIK-R jenjang pendidikan SMA 2 orang. Sub Koordinator dan staf bidang pendalian penduduk dan KB berjumlah 5 orang.


"Narasumber kita kali ini dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau," paparnya. 


(IK)



Kunjungan Kedua Bupati Asahan Ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK).

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Ini kali kedua Pemerintah Kabupaten Asahan berkunjung ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan. Dimana pertama kali kunjungan ini dilakukan oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si pada tanggal 05/04/2021.

Dan kunjungan kedua ini dilakukan langsung oleh Bupati Asahan H. Surya, BSc bersama dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Rabu (09/03/2022).

Kedatangan Bupati Asahan H. Surya, di BBPLK Medan ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Asahan.

“Tujuan Pemerintah Kabupaten Asahan membangun BLK ini agar para calon pencari kerja di Kabupaten Asahan memiliki kemahiran atau keterampilan sesuai bidang masing-masing untuk memudahkan mereka memperoleh pekerjaan seperti yang diinginkannya,” ucap Bupati Asahan disela-sela berkeliling di BBPLK Medan melihat sarana dan prasarana pelatihan bersama dengan Kepala BBPLK Medan Andri Susila, ST, M. Si.

Selain itu, adanya BLK di Kabupaten Asahan dapat memberikan keterampilan dan kemahiran masyarakat Kabupaten Asahan agar lebih siap dalam menyongsong kemandirian atau memasuki dunia pekerjaan.

Dan bukan itu saja, dengan adanya BLK di Kabupaten Asahan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Asahan dalam menyediakan SDM yang memiliki skil didalam dunia pekerjaan.

"Pemerintah Kabupaten Asahan dan Kepala BBPLK Medan telah bersepakat akan berkolaborasi dalam peningkatan kompetensi masyarakat di Kabupaten Asahan melalui sharing cost pelatihan serta tindaklanjut pemberdayaan alumni pelatihan yang berasal dari Kabupaten Asahan untuk mendapat dukungan menjadi wirausahawan," ujarnya. 

Bupati Asahan Berkunjung ke BBPLK Medan March 9, 2022 by admiv
Ini kali kedua Pemerintah Kabupaten Asahan berkunjung ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan. Dimana pertama kali kunjungan ini dilakukan oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si pada tanggal 05/04/2021.

Dan kunjungan kedua ini dilakukan langsung oleh Bupati Asahan H. Surya, BSc bersama dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Rabu (09/03/2022).

Kedatangan Bupati Asahan H. Surya, di BBPLK Medan ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Asahan.

“Tujuan Pemerintah Kabupaten Asahan membangun BLK ini agar para calon pencari kerja di Kabupaten Asahan memiliki kemahiran atau keterampilan sesuai bidang masing-masing untuk memudahkan mereka memperoleh pekerjaan seperti yang diinginkannya,” ucap Bupati Asahan disela-sela berkeliling di BBPLK Medan melihat sarana dan prasarana pelatihan bersama dengan Kepala BBPLK Medan Andri Susila, ST, M. Si.

Selain itu adanya BLK di Kabupaten Asahan dapat memberikan keterampilan dan kemahiran masyarakat Kabupaten Asahan agar lebih siap dalam menyongsong kemandirian atau memasuki dunia pekerjaan.

Bukan itu saja dengan adanya BLK di Kabupaten Asahan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Asahan dalam menyediakan SDM yang memiliki skil didalam dunia pekerjaan.

"Pemerintah Kabupaten Asahan dan Kepala BBPLK Medan telah bersepakat akan berkolaborasi dalam peningkatan kompetensi masyarakat di Kabupaten Asahan melalui sharing cost pelatihan serta tindaklanjut pemberdayaan alumni pelatihan yang berasal dari Kabupaten Asahan untuk mendapat dukungan menjadi wirausahawan," tuturnya. (Dewi)


Kabid PSDK Dinas Kesehatan Gayo Lues, Muhammad Husin SKM saat Dikonfirmasi Diruang Kerjanya.

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Hujan lebat, membuat longsor kembali terjadi di Kabupaten Gayo Lues. Kali ini longsoran tanah itu meluluh lantakan bangunan Puskesdes di Desa Aih Ilang Meloak, Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues, Rabu (9/3/2022) malam. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun media Kepriaktual com, peristiwa longsor itu terjadi sekira Pukul 22.00 Wib. Satu jam sebelum kejadian, hujan dengan intensitas lebat terjadi di Gayo Lues. Termasuk di Desa Aih ilah Meloak.

"Akibat Hujan lebat, seluruh bangunan Puskesdes hancur, bahkan isi didalam Puskesdes seperti ruang rawat pasien dan perabotan sebagian hancur, tak bisa digunakan lagi," ujarnya. 

Dari keterangan pegawai Puskesdes, bangunan terutama dinding hancur, saat kejadian tidak ada orang satupun di Puskesdes itu. Mulanya ada suara hujan deras dan gemuruh. 

"Setelah dicek petugas lain, ternyata bangunannya sudah roboh dan hancur di hantam tanah longsor dari atas bukit pas di belakang dan samping Puskesdes. Pada intinya bangunan tersebut tidak bisa digunakan lagi," ujarnya.

Terkait kejadian itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues Riadussalihin SKM melalui Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Galus. Muhammad Husin SKM diruang kerjanya, Kamis (10/3/2022) menjelaskan, dengan terjadinya bencana alam terhadap pasilitas sarana kesehatan di Desa Aih ilang Meloak, Kecamatan Puteri Betung tersebut, maka perlunya relokasi pasilitas itu kelokasi lain yang berada didesa tersebut.

"Dinas Kesehatan Gayo Lues berharap kepada Bapak Pengulu desa Aih ilang Meloak agar bisa menyediakan lahan lain yang lebih aman sehingga kita dari Dinas Kesehatan dapat merencanakan pembangunan kembali gedung baru puskesdes untuk memastikan pelayanan kesehatan didesa Aih ilang Meloak,agar dapat segera dilakukan tanpa kendala," pungkas Husin singkat. (MK)


Wakil Bupati Natuna Pimpin Rapat.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Sejak dipilihnya sebagai Ketua PMI Cabang Natuna menggantikan Ngesti Yuni Suprapti,  Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda menggelar rapat pertamanya untuk Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Natuna. Rapat perdananya tersebut dilaksanakan di Ruang Wakil Bupati Natuna, Bukit Arai, Selasa 8 Maret 2022.

Dalam rapat tersebut, Rodial Huda mengatakan, keberadaan PMI kedepan harus mendapatkan dukungan anggaran untuk menunjang operasional dan kegiatan yang sudah diprogramkan. Agar kegiatan yang dilaksanakan bisa tercapai dengan baik.

"Dalam menjaga keberlangsungan kegiatan yang dilakukan oleh PMI, dukungan anggaran sangat penting," ucap Rodhial.

Selain pendanaan dari APBD Kabupaten melalui Dinas Kesehatan, PMI kedepan diharapkan dapat mengupayakan dana dari luar pemerintah.

"Alternatif pendanaan PMI juga harus menggunakan dana dari luar pemerintah, termasuk CSR," terang Rodhial.

Rodhial juga menyarankan untuk menjaga keberlangsungan kegiatan di markas, perlu ditempatkan honorer atau tenaga harian lepas, ucap Rhodial.

Pada kegiatan rapat perdana yang dilaksanakan oleh diruang Wakil Bupati bersama PMI Cabang Natuna tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan dan tetap menggunakan masker.


(IK)



Asisten II Setdakab Gayo Lues H. Irmawan saat Membuka Bimtek Life Skill Narkoba di Aulla Kantor Pengulu Desa Singah Mulo Putri Betung.

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Asisten II Setdakab Gayo Lues H. Irmawan S SI MM mengatakan, Life Skill Anti Narkoba melalui kewirausahaan kuliner yang dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat menjadi lebih maju serta berdampak pada perekonomian dan pendapatan warga masyarakat.

"Sehingga tidak lagi menjalankan usaha-usaha yang ilegal seperti menjadi kurir narkoba dan penyalahgunaan narkoba sehingga masyarakat desa Singah Mulo,menjadi desa bersinar," kata H. Irmawan saat membuka acara Bimtek life skill narkoba yang dipusatkan di Aulla Kantor Pengulu desa singgah mulo, Rabu (9/3/2022).

Menurut Irmawan, pelaksanaan program Bimbingan Teknik Life Skill kewirausahaan menghasilkan kuliner yang dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat.

"Dilokasi destinasi wisata Air Panas yang dapat memanfaatkan kearifan lokal," katanya.

Hal sama dikatakan, Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman ST MM, Dengan adanya kegiatan positif seperti ini akan memberikan kesibukan bagi warga masyarakat dan bisa menghindari hal-hal yang yang salah satunya narkoba.

Lanjutnya, pemerintah terus memberikan perhatian pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terbukti dengan terbitnya inpres Nomor 2 tahun 2020 tentang rencana aksi Nasional P4GN 2020-2024. 

"Narkoba hingga saat ini masih menghantui Indonesia khususnya generasi Gayo Lues,karena narkoba merupakan kejahatan luar biasa (Extra Ordinary Crime) dilakukan secara masif dan tersetruktur," pungkas Fauzul.

Bimtek Life Skill tersebut selain Asisten II Setdakab dan Kepala BNNK juga dihadiri oleh, Camat Putri Betung, Danramil, Kanit Samapta Polsek Putri Betung, Dinas prindagkop serta 15 peserta kegiatan sehingga suasana menjadi meriah. (MK)


Bupati Asahan Hadiri Rakortas Sosialisasi UU Nomor 18 Tahun 2017 BP2MI.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta seluruh pemerintah daerah terutama di Selat Malaka yang menjadi pintu keluar Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal untuk dapat diperketat. Dengan Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) diharapkan dapat mempermudah sekaligus memberikan kepastian pada rakyat yang ingin bekerja ke luar negri.

“Untuk itu kita akan mempelejari UU ini, dan akan kita lakukan koordinasi secara ketat, yang diharapkan dapat memudahkan rakyat Sumut untuk bekerja ke luar negri. Martabat bangsa ini juga harus kita pikirkan, dengan memberikan mereka kepastian, kemampuan serta perlindungan dari rambut hingga ujung kaki  mereka,” ucap Edy Rahmayadi pada rapat Koordinasi terbatas sosialisasi UU No.18 Tahun 2017 BP2MI bersama Pemprov Sumut dan Bupati/Walikota se-Sumut.

Hadir diantaranya, Kepala BP2MI Benny Rhamdani, Deputi Kawasan Amerika Pasifik Lasro Simbolon, Forkopimda, Bupati dan Walikota se-Sumut serta OPD. Permasalahan PMI ilegal ini menurut Edy Rahmayadi diduga karena mahalnya uang yang harus dikeluarkan mereka dan juga sulitnya dalam pengurusan administrasi, sehingga masyarakat nekat bekerja keluar negeri secara ilegal.

“Permasalahan ini harus dicari solusinya, karena mereka mau resmi kerja begitu sulit. Saya  meminta Bupati dan Walikota untuk kita bersama mencari solusi demi bangsa ini. Saya akan berusaha membangun Sumut ini agar rakyat Sumut tidak tergiur untuk bekerja ke luar negri karena sudah sangat nyaman bekerja di kampungnya sendiri,” katanya.

Sementara Kepala BP2MI Benny Rhamdani kesempatan itu meminta kerjasama Pemerintah Daerah dalam menghentikan PMI ilegal ini, agar Pemerintah dapat memberikan perlindungan pada PMI. Lahirnya UU No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran ini merupakan solusi perlindungan bagi PMI baik sebelum bekerja maupun sesudah bekerja ke luar negeri.

“Dari Sumut itu banyak pekerja sebagai operator, perkebunan dan penata laksana rumah tangga. Komitmen yang sangat tinggi di Pemprov Sumut didukung Forkopimda untuk menghentikan PMI ilegal diyakini dapat menuntaskan permaslahan ini,” katanya.

Menurut Benny, faktor mereka bekerja PMI ilegal yang utama adalah faktor ekonomi ingin segera bekerja. Hal ini dimanfaatkan oleh penyalur PMI ilegal mencari keuntungan dengan memberikan utang pada PMI sehingga membebani PMI.

Oleh karenanya menurut Benny Pemerintah saat ini sudah mempermudah aturan untuk PMI yang ingin bekerja dengan diberikan KUR hingga Rp100 juta, kemudian diberikan pelatihan. BP2MI akan segara menyiapkan skema untuk kemudahan dengan program pemda selanjutnya sosialisasi kemasyarakat.

“Dengan kegiatan ini kita ingin kolaborasi semakin kuat dengan Pemda, karena peluang kerja keluar negeri sangat terbuka dan cepat. Jepang saja membutuhkan PMI kita sebanyak 70 ribu dengan standar gaji 22 jt dengan hanya tamatan SMA,” katanya. Acara tersebut juga diisi dengan penandatangan MoU dengan Bupati dan Walikota se-Sumut mengenai kolaborasi permasalahan PMI ilegal tersebut.

Setelah usai mengikuti sosialosasi ini Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung program yang dilakukan oleh BP2MI dan Pemprov Sumatera Utara. Bupati juga mengatakan, saat ini banyak masyarakat Kabupaten Asahan yang menjadi pahlawan devisa (PMI) di negara luar untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung Undang-undang tersebut, sehingga para PMI terkhusus PMI Asal Kabupaten Asahan mendapat perlindungan saat bekerja di Luar Negeri,” ucap Bupati Asahan saat mengakhiri pembicaraannya yang didampingi oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan. (Dewi)


Foto Bersama Anggota DPRD Kepri. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota DPRD provinsi Kepri Ery Suandi dan Rocky Marciano Baole serap aspirasi masyarakat Kundur saat reses masa Sidang ke- 1 Tahun 2022, di dua lokasi yaitu, Kelurahan Tanjungbatu Kota dan Kelurahan Tanjungbatu Barat.


Reses kedua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri tersebut, disambut hangat oleh masyarakat kegiatan Reses berlansung di Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Rabu (8/3/2022).


Angota DPRD Provinsi Kepri Dapil 3, Fraksi PDI Perjuangan, Ery Suwandi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjemput aspirasi dari setiap masyarakat di Daerah agar nantinya dapat disalurkan di Provinsi.


“Hari ini reses pertama yang dipusatkan di Kecamatan Kundur, mulai dari kelurahan Tanjungbatu Kota dan di lanjutkan ke Kelurahan Tanjungbatu Barat. Dan insyaallah, kedepan akan di lanjutkan di beberapa Kelurahan, Mecamatan dan Kabupaten Kota," ujarnya. 


Kemudian, kata dia, insyaallah akan terus memperjuangkan dan berusaha atas apa yang di usulkan oleh masyarakat Kundur.


Ery pun mengatakan, ada pun beberapa usulan seperti lampu penerangan jalan, Posyandu,  itu merupakan kewenangan Kabupaten. Namun begitu, insyaallah kami akan mengupayakan nya. 


"Adapun masukan dan aspirasi masyarakat itu juga bagian dari kewenangan dan suatu kewajiban bagi kami untuk mewujudkannya. Saran, pendapat, dan masukan dari masyarakat di reses ini nantinya akan kita sampaikan dan kita perjuangkan. Karena tidak ada anggota dewan yang tidak ingin memperjuangkan kebutuhan dan keinginan masyarakat khususnya masyarakat kabupaten Karimun yang kita cintai ini," katanya. 


Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kepri, dari Fraksi PKB dapil 3 perovinsi Kepri Rocky Marciano Baole menyampaikan, ia sependapat dengan apa yang di samapikan oleh Ery Suwandi. Insyaallah, ia akan bekerja keras dan berjuang dengan apa yang menjadi usulan dengan berbagai aspirasi masyarakat demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Karimun yang kita cintai ini. 


"Saya berharap, semoga dengan kegiatan reses yang pertama kami ini, hendaknya bermanfaat bagi kita semua. Dan berbagai aspirasi masukan-masukan dari masyarakat insyaallah saya dan Ery akan berusaha semampu kami," ucap Rocky


Disisi lain, tokoh masyarakat, Ambok Alak menuturkan, sangat antusias didalam kegiatan ini, karena akan berdampak positif bagi seluruh masyarakat kundur nantinya.


“Kami sangat berterima kasih pada Bapak Ery Suandi dan Bapak Rocky  khususnya karena sudah menyelenggarakan reses di Kecamatan kami. Semoga nanti aspirasi masyarakat yang berupa fisik maupun non fisik dapat segera terealisasikan,” ungkapnya.


Untuk diketahui, ditengah Covid 19 ini, Ery Suandi juga mengajak dan menghimbau kepada seluruh kalangan masyarakat kabupaten Karimun untuk senatiasa menjaga kebersihan, memakai masker dan tetap mematuhi Prokes.


Ahmad Yahya



Pelantikan 8 Bunda PAUD Kecamatan. 

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gayo Lues sekaligus Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Hj. Hartati Amru melantik 8 orang TP-PKK dan Bunda PAUD tingkat Kecamatan bertempat di Balai Pendopo Bupati, Rabu (9/3/2022).


Dalam amanahnya, Hartati Amru mengatakan, tim penggerak PKK memiliki tujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, baik melalui pemberdayaan keluarga maupun pembinaan usaha kerajinan masyarakat, serta menjalin kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan.


"Ini merupakan tantangan yang kita hadapi saat ini, tentu tidak mudah,tetapi dengan sinergi semangat dan kerja keras kita bisa mengatasi ini semua," jelas Hartati Amru.


Menurutnya, untuk melakukan program pencegahan dan penanganan Stunting terintegritas berbasis Desa dengan mengoptimalkan fungsi Tim Penggerak PKK Kecamatan, Desa serta sinergi antar SKPK dapat dilakukan.


"Selain itu pelaksanaan Posyandu ketahanan keluarga Pendidikan Anak Usia Dini serta Bina keluarga balita agar menjadi Prioritas Khusus," pungkasnya.


Sementara itu, Kabid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Gayo Lues Syaripuddin SPd menyampaikan, sebenarnya pelantikan Bunda PAUD ada 11 Orang,namun yang hadir hanya 8 Orang dan kedelapan orang tersebut langsung dilantik oleh Bunda PAUD Kabupaten, diantaranya Bunda PAUD Kecamatan Blangkejeren, Bunda PAUD Kecamatan Blangpegayon, Bunda PAUD Kecamatan Dabun Gelang, Bunda PAUD Kecamatan Rikit Gaib, Bunda PAUD Kecamatan Tripe Jaya, Bunda PAUD Kecamatan Pining, Bunda PAUD Kecamatan Putri Betung dan Bunda PAUD Kecamatan Terangun.


"Kedelapan orang yang dilantik tersebut adalah TP-PKK Kecamatan dari Camat yang baru menjabat, sehingga disimpulkan 3 Kecamatan lainya adalah TP-PKK yang telah dilantik dipelantikan sebelumnya," tutup Syaripuddin mengahiri. (MK)



Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa PEM Akmigas Cepu.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Menejmen Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar kunjungan Tiga hari ke Natuna. Kunjungan ini dipimpin langsung PEM Akamigas Prof. Dr. R.Y. Perry Burhan, M.Sc. 

Agenda kunjungan ini meliputi sosialisasi penerimaan mahasiswa PEM Akmigas Cepu kepada Pemerintah Kabupaten Natuna dan sejumlah Kepala Sekolah di Kantor Bupati Natuna, Rabu (9/3/2022).

Sosialisasi kedua ini dipimpin oleh Asisten II Pemkab Natuna, Basri dan diikuti oleh sejumlah Kepala OPD dan Kepala Sekolah.

Prof. Perry dalam sosialisasinya menjelaskan PEM Akamigas saat ini baru membuka juruasan Perminyakan dan Gas. Sementara Program Studi Mineral pihaknya belum membuka jurusan tersebut.

Namun begitu, Ia mengaku PEM Akamigas memiliki lembaga pendidikan yang jadi saudara kembarnya di Bandung yakni Politeknik Pertambangan dan Mineral Bandung.

"Maka kami senang dapat ke Natuna, di Natuna banyak minyak dan gas, tepat sekali merekrut mahasiswa dari sini," kata Prof. Perry.

Ia mengungkapkan maksud tujuannya ke Natuna adalah merekrut pelajar untuk didorong menjadi ahli perminyakan sehingga mereka bisa terlibat dalam aktifitas perminyakan mulai dari hulu hingga hilirnya. 

Menurut Prof. Perry, peluang bekerja di sektor Migas masih terbuka hingga tiga puluh tahun mendatang, karena menurut prediksi Migas negara masih bisa prospek hingga puluhan tahun ke depan.

"Jadi untuk anak Cucu kita ini sangat pas. Kami ingin orang Natuna banyak yang ahli di bidang ini," ucapnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan segera melakukan rekrutmen mahasiswa baru di Natuna untuk membangun SDM perminyakan yang handal.

Sistem rekrutmen mahasiswa yang diterapkan merupakan sitem partisi yang mana menejmen PEM Akmigas turun langsung merekrut mahasiswa ke Kabupaten.

"Dan perlu diketahui kami melakukan rekrutmen tidak flat secara nasional, karena kalau secara nasional, peluang anak Surabaya dan anak Natuna akan beda dia. Ini bukan apa-apa, tapi karena alasan rentang kendali saja antara calon mahasiswa dan kampusnya," terangnya.

Oleh karena itu, Ia berharap pelajar Natuna dapat beramai-ramai nanti mengikuti proses rekrutmen mahasiswa ini.

"Maka sosialisasi ini saya harap tidak sampai di sini, tapi sampai juga kepada orang tua dan murid agar mereka dapat melakukan persiapan dari jauh-jauh hari," pintanya.

Asisten II Pemkab Natuna, Basri mengapresiasi kehadiran dan kegiatan yang dilakukan PEM Akamigas itu. Menurutnya lembaga pendidikan itu telah membawa peluang besar bagi generasi muda Natuna.

"Jadi kalu Prof Perry tadi nyebut dirinya senang dapat ke Natuna. Kami lebih senang lagi karena kami diajak maju," ucap Basri.

Ia menekankan kepada dinas terkait agar menyebarluaskan kabar baik itu sehingga proses rekrutmen calon mahasiswa nantinya dapat berjalan dengan baik.

"Maka, dinas-dinas harus aktif melanjutkan kegiatan ini, terutama sekali Dihas Pendidikan. Ini harus jadi atensi kita semua karena ini peluang besar yang dimanfaatkan oleh masyarakat," tutupnya. 


(IK)



Foto Bersama Bupati Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi, S.Sos. M.Si. terima kunjungan Komandan Lanud Raden Sadjad Ranai, Kolonel Pnb Jajang Setiawan,. S.M,. M.Han,. PSCJ dalam rangka silaturahmi ke pemerintah daerah untuk meningkatkan sinergitas antar keduanya demi pembangunan Natuna kedepan lebih baik lagi, di Ruang Kerja Bupati, Rabu (9/3/2022).


"Ya, kunjungan Pak Danlanud untuk bersilaturahmi, untuk memudahkan koordinasi antas sesama forkopimda," terang Wan Siswandi usai pertemuan.


Menurut Wan Siswandi, koordinasi antar forkopimda penting dilakukan untuk mempermudah menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi di daerah, apalagi seperti sekarang ini sedang menghadapi pandemi COVID-19. 


"Banyak hal yang bisa kita lakukan ketika bersama-sama. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada Danlanud atas kunjunganya dan saya juga mengucapkan kepada Forkopimda lainya yang telah bersama-sama memberikan yang terbaik untuk daerah Natuna sesuai dengan tugas masing-masing," harapnya. 


"Yang terpenting, Natuna selalu dalam keadaan aman serta kondusif, sehingga pemerintah daerah dapat melaksanakan program-program kerja dengan baik sesuai dengan rencana kedepan," tutupnya. 


(IK)



Gubernur Aceh Nova Ir, H. Iriansyah MT saat Memberikan Amanah Kepada Bupati/ Wali Kota se-Aceh Terkait Inflasi.

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Tidak usai-usainya pergulatan dengan COVID-19 membawa ancaman pada kondisi perekonomian Aceh. Bayang-bayang inflasi dan kelangkaan barang menjadi kekhawatiran TPID Provinsi Aceh.

Setelah berhasil mengendalikan inflasi di Aceh pada tahun 2021 dengan tingkat inflasi 2.74%, hal ini jelas mengalami penurunan yang signifikan dari tahun sebelumnya yang mencapai 3.59%. Walau demikian, Pemerintah Provinsi bersama dengan pihak BI Provinsi Aceh dan Satgas Pangan Aceh tetap siaga menghadapi tahun 2022.

Kepala Satgas Pangan Aceh, Sony Sanjaya, S.I.K mengonfirmasi bahwa sampai saat ini pihaknya telah melakukan pengawasan harga dan ketersediaan sembako dan daging di pasar. Hal ini dilakukan demi menghindari terjadinya kelangkaan dan tidakan penimbunan barang memasuki Bulan Ramadan.

"Kita bekerja sama dengan semua pihak dalam mengawasi pasar, kita juga tetap sigap dalam menindaklanjuti tindakan penimbunan barang, para kartel dan mafia pangan di Aceh," sebut Sony.

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, M.T. menilai inflasi di provinsi perlu dikendalikan dengan menjaga ketahanan 4 sektor utama. Mulai dari pemulihan dari bidang agro bisnis dan UMKM, peningkatan kualitas SDM, memperhatikan ketahanan dan kemandirian pangan Daerah, serta keseriusan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

"Untuk mengatasi terjadinya inflasi di masa sulit seperti ini, kita sudah siapkan strategi khusus menangi hal tersebut. Namun kita tetap harus terus berkoordinasi baik dengan TPID dan tim Satgas Pangan," sebut Nova.

Sampai saat ini pemerintah provinsi menetapkan HET untuk minyak makan sebesar14.000/L untuk kemasan premium, 13.500/L kemasan sedehana dan 12.000/L untuk minyak curah. 

'Potensi kenaikan harga barang akan terus di awasi oleh pemprov Aceh demi menjaga kestabilan ekonomi masyarakat memasuki bulan Ramadhan," ujarnya. (MK)


Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Natuna Memimpin Rapat.

Para Anggota DPRD Kabupaten Natuna.

DPRD Kabupaten Natuna Bersama Nelayan Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Dengar Pendapat tentang penangkapan kapal cantrang di perairan Natuna, Selasa (8/3/2022).

Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Natuna, Jarmin Sidik didampingi oleh Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar dan Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah. Paripurna ini juga dihadiri oleh sebagian besar Anggota Dewan.

Pada paripurna ini DPRD melibatkan Pemerintah Kabupaten Natuna, Polres Natuna, PSDKP, SKPT Selat Lampa dan Nelayan Natuna yang wakili oleh enam orang perwakilan nelayan.

Jarmin dalam risalah pembukaannya menjelaskan, paripurna ini digelar karena ada putusan dari pemerintah untuk melepas Kapal KM Sinar Samudera yang ditangkap oleh Satpol Airud Polres Natuna di perairan Subi, Jumat (18/2) lalu.

Kapal itu ditangkap karena diduga telah melanggar aturan zonasi tangkap, yang mana kapal tersebut ditemukan menangkap ikan di bawah 12 mil laut. Menurut aturan Zonasi kapal itu hanya boleh beroperasi di 30 mil laut ke atas.

Dengan ini kapal asal Pati, Jawa Tengah itu dinyatakan melanggar administrasi dan dikenai denda sebesar Rp, 159. 874.000. Dan karena sudah melunasi denda kepada negara, kapal itu kini sudah dibebskan.

Sementera nelayan dan masyarakat Natuna secara umum belum bisa menerima keputusan itu karena mereka menduga kapal tersebut menggunakan alat tangkap terlarang yakni alat tangkap Cantrang yang penggunaanya mengandung konsekuensi pidana.

Setelah membuka Paripurna, Jarmin langsung memberikan kesempatan pihak terkait untuk menyampaikan pandangannya terkait apa yang menjadi agenda paripurna.

"Pertama-tama kita mulai dari pemerintah dulu. Kita dengar apa pandangan pemerintah terkait persoalan ini. Di persilahkan kepada Pak Asisten," kata Jarmin.

Asisten II Pemkab Natuna, Basri menegaskan bahwa pemerintah siap menfasilitasi nelayan untuk menyampaikan persoalan kapal cantrang itu dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, persoalan ini mesti disampaikan kepada pemerintah pusat agar dapat menjadi atensi penegakan aturan dan hukum di wilalayah Natuna. 

Terkait ini, ia juga mengaku pemerintah telah bersurat ke KKP untuk audiensi dalam rangka mempertanyakan persoalan tersebut dan pihak kementerian sudah memberikan respon yang baik.

"Cuma sebelum kita ke KKP, kami menekankan kepada DPRD dan bapak-bapak nelayan agar membuat konsep terlebih dahulu sehingga nanti persoalan ini dapat disampaikan secara sistematis kepada kementerian," ungkap Basri.

Koodinator Satuan Pengawas (Satwas) SDKP Natuna, Maputra Prasetyo menegaskan, KM Sinar Samudera itu hanya melanggar administrasi karena beroperasi di kawasan 30 mil ke bawah.

"Kapal ini hanya melanggar zonasi tangkap, maka dia dikenai denda saja. Dan dendanya sudah dibayarkan ke Kementerian Keuangan, kemudian kita bebaskan," tegas Maputra.

Ia menampik kapal itu menggunakan alat tangkap cantrang yang sudah dilarang penggunaanya oleh pemerintah.

"Kita sudah periksa bersama dengan Polairud dan termasuk juga nelayan, tidak ada kita temukan cantrang di sana. Oleh karena itu kapal ini dinyatakan hanya melanggar administrasi," tegasnya.

Kapolres Natuna, AKBP Iwan Aryandhy menjelaskan kapal itu ditangkap pada Jumat (18/2) dan langsung dibawa ke Selat Lampa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di PSDKP Natuna.

"Karena keterbatasan sarana di laut, kapal itu kami serahkan ke PSDKP untuk dipriksa. Apabila ada tindak pindana kami akan proses pidannya, tapi kalau hanya pelanggaran administrasi biar diserahkan sepenuhnya ke PSDKP. Dan sekarang sudah dinyatakan hanya melanggar administrasi," kata AKBP Iwan. 

Namun Ketua HNSI Cabang Natuna, Hendri bersama nelayan Natuna mengaku masih tetap kukuh dengan dugaannya bahwa di dalam kapal itu terdapat alat tangkap cantrang.

"Pertama sekali kami apresiasi kepada Polres Natuna yang telah menangkap kapal ini. Tindakan ini sudah sangat membantu nelayan dan keselamatan alam bawah laut. Tapi kami masih bertanya-tanya dengan keputusan akhir penegakan hukum terhadap kapal ini," ucap Hendri.

Ia mengaku, dugaan mereka diperkuat atas pengakuan nakhoda bahwa di kapal itu terdapat alat tangkap cantrang meskipun nakhod itu memgaku cantrang tidak dipergunakan.

Selain itu, Hendri juga mengaku pihaknya belum bisa menerima legalisasi alat tangkap jaring tarik berkantong sebagai pengganti cantrang karena dampak kerusakannya dinilai sama dengan cantrang.

"Tapi sudah lah, kami tidak mau mencampuri urusan hukum. Kami datang ke paripurna ini berharap sikap bersama antara nelayan, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam menolak keberadaan alat tangkap pengganti cantrang itu. Kami berkoar-koar di sini bukan bermaksud menentang pemerintah, tapi kami tidak mau ada konflik di laut karena prilaku nelayan besar seperti ini," tandas Hendri.

Disepakati melalui paripurna itu bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna, DPRD Natuna dan Perwakilan Nelayan pada Jumat minggu ini akan menemui Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta.

Mereka akan mempertanyakan proses hukum kapal KM Sinar Samudera itu dan mempertanyakan legalitas alat tangkap Jaring Tarik Berkantong yang sudah dilegalkan pemerintah namun belum bisa diterima nelayan Natuna.

"Jadi besok kita berangkat ke Jakarta, dan Jumat kita ketemu Pak Menteri. Perwakilan nelayan juga harus ikut. Demikian," kata Jarmin menutup paripurna. 


(IK)



Bupati Asahan Foto bersama dengan unsur muspida usai Peringatan Isra Mi'raj 1443 H/2022 M.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar peringatan Isra Mi’raj 1443 H/2022 M di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran, Selasa (08/03/2022).


Pelaksanaan Isra Mi’raj 1443 H/2022 M ini dihadiri oleh Bupati Asahan, Mewakili Dandim 0208/Asahan, Mewakili Danlanal TBA, Mewakili Kapolres Asahan, Mewakili Pengadilan Negeri Kisaran, Mewakili Pengadilan Agama Kisaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Para Asisten, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, Ketua MUI Kabupaten Asahan, dan jamaah Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.


Bupati Asahan H. Surya mengatakan, ketauladanan Rasulullah SAW patut kita pedomani dalam membina keluarga sebagai kelompok yang paling kecil, namun ada kelompok yang lebih besar dalam gugusan negara RI untuk menjalankan amanah kepercayaan masyarakat.


"Memasuki Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Asahan menghimbau kepada para pengusaha tempat hiburan, rumah billiar dan tempat sejenisnya untuk menutup sementara usahanya dari tiga hari sebelum sampai dengan tiga hari setelah Bulan Suci Ramadhan 1443 H," ujarnya. 


Kemudian, Bupati juga menghimbau kepada pengusaha rumah makan, restoran dan cafe, dalam membuka usahanya, diharapkan menghormati ummat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Hal itu dapat dilakukan dengan tidak menjual makanan selama Bulan Suci Ramadhan secara terbuka.


“Insya Allah, usaha tersebut diyakini akan berperan besar dalam menjaga kekhusyu’an ummat Islam dalam menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan,” ucap Bupati Asahan mengakhiri pidatonya.


Pada kesempatan ini juga para jama’ah diberikan tausiyah agama oleh Al-Ustadz Drs. H. Samin Pane, MA yang mengatakan sebagai Ummatnya Nabi Muhammad SAW kita harus mempedomani sifat beliau, dan dapat manjadi contoh bagi agama lain. (Dewi)



Keluarga Besar Lanud RSA Laksanakan Vaksinasi.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Tim tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) dr. Yuniati Wisma Karyani Lanud Raden Sadjad(RSA) kembali menggelar vaksinasi Covid-19 bertempat di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lanud RSA, di Jalan Adi Sucipto, No. 1, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (7/3/2022).


Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 17/D.I Lanud RSA, Ny. Novi Jajang Setiawan beserta Pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 17/D.I Lanud RSA.


Pelaksanaan Vaksinasi ini diperuntukan untuk seluruh keluarga besar Lanud RSA yang sudah berusia 18 tahun ke atas. 


Kepala RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani Lanud RSA,  Mayor Kes dr. A. Ratno Wahyudono menjelaskan bahwa, Kegiatan vaksinasi COVID-19 ini bertujuan untuk meningkatkan capaian dan melengkapi vaksinasi booster terutama bagi keluarga besar TNI AU di Lanud RSA.


"RSAU Lanud RSA terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi ketiga ini dalam upaya mendukung program pemerintah," ujarnya.


Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan vaksinasi akan dilaksanakan selama dua hari yaitu mulai tanggal 7 sampai dengan tanggal 8 Maret 2022.


"Vaksinasi kita laksanakan di dua tempat, di Posyandu dan RSAU Lanud RSA, mudah-mudahan herd immunity dilingkungan Lanud RSA segera tercapai,"tuturnya.


Dalam rangka menyukseskan vaksinasi tersebut, RSAU Lanud RSA mengerahkan 2 dokter, 5 perawat dan 1 orang sebagai vaksinator. Tercatat sebanyak 35 orang yang tervaksinasi dalam kegiatan vaksinasi kali ini dengan jenis vaksin Astrazeneca.


(IK)



Kadis Pendidikan Dayah Kabupaten Gayo Lues  H. Sukrimas

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka penguatan kelembagaan dan tata kelola Dayah diwilayah Negeri Seribu Hafizd, Dinas Pendidikan Dayah (Disdik Dayah) Gayo Lues melakukan Program memperbaharui data Dayah dari hasil Akreditasi Dayah tahun 2022, Selasa (8/3-2022).

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Gayo Lues, H. Sukri Mas SKep menjelaskan, Dinas Pendidikan Dayah Galus saat ini masih focus melakukan pendataan Dayah. Dan semoga tahun ini bisa berjalan dengan baik. Karena tipe Dayah itu ada beberapa jenis, seperti Dayah Terpadu, Dayah Tahfiz, Dayah Salafiyah. Pendataan itu seperti pengumpulan Profil ayah, jumlah Santri dan Santriwati dan lain-lain.

"Dengan begitu nantinya, dapat dilakukan pemerataan pembangunan dan sekaligus meningkatkan mutu pendidikan. Anak didik berbanding lurus antara kuantitas dan kualitas, seperti Dayah Ula Tingkat SD, Usta Tingkat SMP dan Ulia Tingkat SMA terakhir Mahadali Tingkat Universitas," jelas H. Sukri Mas.

Kadis Dayah menyampaikan, harapan Bupati Gayo Lues agar Akreditasi Dayah segera selesai tanpa kendala dan bisa mendongkrak regulasi Dayah di Gayo Lues.

"Apabila target itu tercapai,maka nantinya anak Dayah yang keluar dari bangku pendidikan bisa berperan aktif mendapatkan Akhlak ditengah-tengah masyarakat," jelasnya.

Tahun ini, lanjut Sukrimas, ada 11 Kecamatan di Gayo Lues yang telah didata. Dari 11 Kecamatan ini mereka ingin berhasil meningkatkan Kualitas dan Kuwantitas pendidikan Dayah,agar kedepan lebih maju lagi.

"Jika nanti telah selesai dalam program pendataan Dayah di 11 Kecamatan, seterusnya akan diupayakan peningkatan dan kemajuan pendidikan Dayah di Negeri ini," Pungkasnya. (MK)


Bupati Galus H. Muhammad Amru Foto Bersama dengan BPK RI Perwakilan Aceh Usai Penyerahan LKPD di Banda Aceh.

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2021 ke Badan Pemeriksaan Keuangan RI Perwakilan Aceh di Gedung BPK Banda Aceh, Senin (07/03/2022).

LKPD tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru kepada Kepala BPK RI Perwakilan Aceh Pemut Aryo Wibiwo.

Bupati Gayo Lues menjelaskan, penyerahan laporan keuangan merupakan salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 

Selain itu Inspektur Inspektorat Muhammad Nuh, S.Pd.,M.AP turut mendampingi Bupati dalam penyerahan LKPD tersebut menambahkan, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah diserahkan oleh setiap kepala daerah sebagai bentuk pertanggung jawaban terhadap pengelolaan keuangan pemerintah kabupaten tahun 2021, sesuai amanat dari undang-undang (UU) nomor 1 Tahun 2004 tentang Pembendaharaan Negara. 

"Kabupaten Gayo Lues pada tahun 2021 lalu kembali memperoleh Opini WTP, penghargaan tersebut sudah diraih selama tujuh kali berturut-turut hingga tahun 2021," pungkas M.Nuh mengahiri. (MK)


Silaturahim Wakil Bupati Natuna Bersama SKK Migas dan KKKS Wilayah Kepulauan Riau.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil bupati Natuna, rodhial huda di dampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko serta beberapa kepala OPD dilingkugan Daerah Kabupaten Natuna melakukan koordinasi dan silaturahmi Bersama SKK Migas dan KKKS Wilayah Kepulauan Riau, ruang rapat Wakil Bupati natuna, Senin (07/03/2022).

Adapun yang dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu :

Dalam pertemuan tersebut, Wakil bupati Natuna, rodhial huda bersama SKK Migas dan KKKS Wilayah Kepulauan Riau membahas tentang Pengajuan program pengembangan masyarakat oleh pemerintah kabupaten natuna. Kemudian, Pemerintah kabupaten natuna mengharapkan SKK Migas-KKKS wilayah Kepulauan Riau dapat mendukung penyediaan beasiswa bagi purta-putri Natuna untuk berkuliah di PEM Akamigas Cepu.

Selanjutnya, Pemerintah kabupaten natuna juga mengharapkan dari SKK Migas-KKKS wilayah kepulauan riau sepakat akan mendukung 4 mahasiswa dengan komposisi 2 orang akan difasilitasi Medco E&P Natuna dan 2 orang akan difasilitasi oleh Premier Oil Harbour Energy.

Kemudian, terkait dengan permohonan magang, pada prinsipnya SKK Migas – KKKS wilayah kepulaun riau dapat memfasilitasi permohonan tersebut dengan tetap berkoordinasi dengan internal masing-masing KKKS

KKKS Medco E&P Natuna Ltd dan Premier Oil Harbour Energy mengharapkan pemerintah kabupaten natuna dapat mengaktifkan Kembali komite CSR/PPM untuk berkoodinasi perencanaan CSR/PPM Bersama KKKS.

Tindak lanjut dari pembahasan tersebut, KKKS wilayah kepulauan riau akan berkoodinasi teknis dengan tim pemerintah kabupaten natuna terkait dukungan yang diberikan SKK Migas-KKKS Wilayah kepulauan riau.

Rodial Huda juga mengatakan untuk saat ini, pemkab natuna sudah sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Medco E&P Natuna dan Premier Oil Harbour Energy yang telah memfasilitasi 4 orang anak natuna untuk kuliah di Akamigas Cepu pada tahun ini. Namun, rodhial berharap kedepannya bisa ditambahkan kuotanya dari 4 menjadi 8 orang.

"Pasti hari ini kami berharap kuota yang mendapatkan beasiswa bertambah," ucapnya seusai menggelar rapat.

Namun, kata rodhial, Pemkab Natuna tidak hanya fokus beasiswa dari CSR Migas, melainkan juga akan mencari peluang beasiswa-beasiswa dari lembaga lainnya.

"Kita akan mencari lembaga-lembaga lain, kami  mencari ke berbagai sekolah kedinasan yang selama ini selalu memberikan kuliah gratis, kita akan datangin seperti UNHAN," ungkapnya. 

"Nanti Minggu depan saya datangi kesana untuk menindaklanjuti apakah natuna bisa dapat juga jatah di UNHAN karena ternyata orang dapat, kita selama ini kurang aktif untuk menyusuri itu," Jelasnya kembali. 

Terkait ke Empat Anak Daerah yang akan mendapatkan beasiswa tersebut nantinya akan diseleksi langsung secara selektif oleh skk migas atau Akamigas.

(IK)


Jalan Blangkejeren-Medan Terendam Air Akibat Hujan Tepatnya di Desa Lempuh.

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Akibat hujan melanda Gayo Lues, jalan lintas Blangkejeren, Kutacene, Medan tergenang air disertai arus deras setinggi lutut orang dewasa. Kejadian itu terjadi, Senin (7/3/2022) sekira pukul 17.00.wib dini hari tadi.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja Desa itu memang sudah langganan banjir jika hujan tiba, bahkan pemukiman warga sudah langganan genangan air.

Menurut Pelin (46) warga setempat, akibat hujan deras terus mengguyur Negeri Seribu Hafizd ini, membuat Desa lempuh menjadi langganan banjir. 

"Setiap hujan tiba desa lempuh memang sudah kerap menjadi langganan banjir disamping sumber air dari pemukiman dan irigasi Desa tersebut, akhirnya naik ke badan jalan," kata Pelin.

Untuk mengatasi hal tersebut, Babinsa Koramil Blangkejeren Koptu M. Arifin bersama Praka Agus dibantu masyarakat setempat bahu membahu membersihkan Drenase yang berada di pinggir jalan agar lintasan jalan yang dilalui kenderaan bisa dilalui kembali. (MK)


Kepala Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan, Fiter Hadison.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Wilayah Bunguran Selatan disebut rentan dengan kebakaran lantaran kondisinya yang panas dan tetumbuhan gampang terbakar.

Kepala Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Fiter Hadison mengatakan, pembangunan secara umum di wilayah selatan Pulau Bunguran itu relatif berjalan baik. 

Kondisi sosial kemasyarakatan dan lingkungan di wilayah itu juga disebutnya cukup aman dan terkendali serta tindakan kriminal relatif tidak banyak.

"Alhamdulillah di tempat kami Desa Cemaga pembangunan cukup bagus. Desa-deda lain di Kecamatan Bunguran Selatan saya lihat juga begitu, kalaupun ada kegiatan yang dipending, kami dapat memakluminya karena kondisi anggaran," kata Kades Fiter Hadison di Ranai, Senin (7/2/2022).

Hanya saja terdapat satu problem lingkungan di wilayah Kecamatan Bunguran Selatan yang belum bisa diantisipasi dan ditanggulangi sampai saat ini.

"Kendala kami di sana ya itu cuma si jago merah itu saja, ini memang payah diatasi," sebutnya. 

Dikatakannya, problem api ini sejak dulu seringkali melanda wilayah Kecamatan Bunguran Selatan, terutama sekali pada saat terjadi musim panas.

Sehinhga wilayah itu disebutnya seperti berlangganan kebakaran setiap tahun karena kontur wilayah itu gampang sekali tebakar. Sehingga puntung rokok saja dapat menjadi penyebab dan pemicu terjadinya api besar yang dapat melalap puluhan hektare lahan.

"Dampak api ini kadang bukan hanya merugikan satu dua orang, tapi masyarakat umum juga terkena dampaknya sebab jaringan listrik kadang terganggu juga dengan api, meskipun kebakarannya kebanyakannya hanya melanda lahan kosong," terangnya. 

Dengan begitu Fiter menganggap perlu ada upaya lebih dari pemerintah dalam melakukan antisipasi dan penanggulangan terhadap api.

Ia meminta di wilayah Bunguran Selatan dapat distandbaykan satu sistem penanggulangan kebakaran agar begitu terjadi kebakaran langsung dapat ditangani.

"Sebab kalau api sudah besar payah memadamkannya, apalagi kalau lokasi kebakarannya di tengah hutan," tegasnya.

Ia mengaku, pernah ada di Pos Pemadam Kebakaran di wilayah itu, hanya saja beberapa tahun belakangan ini pos itu sudah tidak aktif lagi.

"Mungkin karena kemampuan anggaran belum sampai situ, maka tidak aktif lagi. Mudah-mudahan lah ditahun berikutnya bukan hanya pos, tapi fasilitas dan personil pemadam sekalian dapat di standbaykan di sana," harapnya.


(IK)



Kepala BNNK Galus Didampingi Kadis Pangan dan Perkanan Galus serta Camat Kutapanjang.

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk menekan angka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Badan Narkotik Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Life Skill Budidaya Ikan jurung/ikan gegaring bagi masyarakat rawan narkoba.

Acara Bintek dilaksanakan diwilayah percontohan AD Kerukunan Kutapanjang, Kecamatan Kutapanjang Gayo Lues, Senin (7/2/2022).

Dalam kegiatan tersebut, BNNK Galus bekerja sama dengan Dinas Pangan dan perikanan Galus, serta Kementerian Kelautan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kelautan dan Perikanan BNN-RI dan BNNP Aceh, serta Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan bersinergi serta mendukung Program Nasional dalam upaya P4GN.

Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman ST MSi secara virtual menyampaikan, Bimtek ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan dan penggunaan narkoba secara bebas. Dengan kesadaran itulah diharapkan kita semua dapat berperan serta dalam menciptakan lingkungan bebas narkoba,serta meningkatkan keterampilan dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba khususnya dikalangan atau lingkungan masyarakat pada umumnya.

"Untuk menekan angka P4GN tersebut,BNNK Gayo Lues melakukan kembali kegiatan Bimtek Life Skill Budidaya ikan jurung bagi masyarakat,karena BNNK Gayo Lues bekerja sama dengan BPPP Medan," jelas Fauzul.

Selain itu, Kepala BPPP Medan Natalia S ST PI MPi menjelaskan, kegiatan ini merupakan Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020-2024 dan juga berdampingan dengan pelatihan Budidaya pembesaran Ikan Lele bagi pembudidaya Ikan di Kabupaten Asahan Provinsi Sumatra Utara. 

Dan kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari terhitung 7 hingga 12 Maret 2022 dan di ikuti 30 peserta. Karena kegiatan ini merupakan salah satu terobosan baru untuk membuka peluang usaha bagi pembudidaya ikan jurung.

"Kami berharap Badan Usaha Milik Kampung  (BUMK) dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat,dan menciptakan lapangan kerja serta mengurangi pengangguran sehingga dapat menekan angka Kultivasi ganja dan prevalensi penyalahguna narkoba untuk mewujudkan Gayo Lues Bersinar ( Bersih Narkoba)," harap Natalia.

Sementara Kadis Pangan dan Perikanan Gayo Lues Sukri Kasim SP secara virtual mengatakan, letak Geografis Gayo Lues berada didataran tinggi. Sehingga banyak terdapat hulu sungai dan salah satu sumber pendapatan masyarakat setempat dari sektor perikanan.

"Sehingga sangat cocok dalam Budidaya Ikan jurung/ gegaring untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,jika lapangan pekerjaan tersedia pasti dapat menekan minat masyarakat menggunakan narkoba dan menanamnya," pungkasnya.

Kegiatan Bimtek Life Skill P4GN  ini selain Kepala BNNK dan Kadis Pangan dan Perikanan Galus juga dihadiri oleh Instruktur Budidaya BPPP Medan Banjar Lumban Gaol SPI,Dewi Sartika Hutabalian S PI,Staf TU Budidaya BPPP Medan Ruslan Hasibuan SPI serta 30 peserta. (MK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.