Penyerahan CSR ke Pelaku UMKM.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pelaku UMKM di Kelurahan Air Raja Dapat Bantuan (CSR). Walikota Tanjungpinang terus bersemangat dan berinovasi dalam meningkatkan ekonomi.

Sebagai salah satu strategi untuk pemulihan ekonomi selama Pandemi Covid-19, semua elemen terus berjuang bangkit dan memberikan perhatian khusus. Seperti halnya yang di laksanakan pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Bank Riau, membagikan bantuan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pelaku UMKM di Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Adapun bantuan tersebut berupa barang dan perlengkapan usaha, di mana sebelumnya telah diklasifikasi dan disurvei oleh Tim CSR Kota Tanjungpinang yang bekerja sama dengan Bank Riau.
 
“Melalui bantuan CSR ini, saya berharap dapat memantil semangat para pelaku UMKM untuk terus bersemangat dan berinovasi dalam usahanya,”ucap Walikota Rahma. Senin 6/12/2021.
 
Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP dalam sambutannya berterima kasih kepada Bank Riau Kepri yang telah memberikan perhatiannya kepada masyarakat Kota Tanjungpinang khususnya pelaku UMKM.

“Alhamdulillah atas kepedulian dengan situasi seperti ini, saya sangat berterima kasih kepada Bank Riau, bahkan semua sektor baik swasta maupun perbankan yang telah terus bersinergi dalam kepeduliannya untuk masyarakat,” ungkap Rahma.

Ia juga mengatakan bahwa bantuan ini tentunya pasti akan sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM karena telah disesuaikan dengan bidangnya masing-masing.

“Ini saya rasa betul-betul bermanfaat dan berguna serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Karena ini berbeda dari yang sebelum sebelumnya. Dulu tunai sekarang berupa barang sesuai apa yang di butuhkan umkm sendiri. Dan berharap semoga dapat memulihkan semangat para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam usahanya," ujarnya Walikota Rahma.

Sementara itu, tanggapan masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut mereka tidak dapat berkata apa apa.

"Saking senangnya menerima bantuan sambil menangis haru didepan walikota Tanjungpinang dan bahkan seoarang ibu ibu menangis dan memeluk walikota saat itu," ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama Ibnu Roji (Lurah) mengatakan, Ia melihat begitu luar biasa inovasi yang digagas oleh Walikota Tanjungpinang dan juga bijak merangkul semua elemen khususnya bank riau dalam hal ini, sehingga kegiatan ini benar benar tepat sasaran.

“Bisa kita melihat bersama dilapangan banyak yg menangis haru mendapatkan bantuan ini," tuturnya. 

Sambungnya, masyarakat berharap hal ini bisa istiqomah dilakukan dalam meningkatkan ekonomi mikro khususnya di Wilayah Air Raja dan masyarakat pada umumnya.

“Semoga Alloh swt tuhan YME selelu meridhoi langkah kita dalam berbuat kebajikan," pungkasnya.

(Danil)


Wakil Bupati Galus H. Said Sani.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Hand Phone (HP) adalah salah satu alat komunikasi yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Namun jangan salah sangka dulu, bila digunakan salah tempat, misalnya digunakan untuk berkomunikasi dengan wanita idaman lain, dapat menimbulkan kemarahan bahkan cemburu bagi pasangan yang sudah menikah. Sehingga berujung petaka, bahkan bisa menimbulkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani pada saat pembukaan sosialisasi hukum kekerasan rumah tangga yang digelar oleh Bagian Hukum Sekdakab Gayo Lues, bekerja sama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) bertempat di Hotel Nusa Indah jalan Blangkejeren - Takengon, Senin (06/12/2021) dini hari tadi.

Said mengatakan, agar masyarakat dapat memanfaatkan HP secara arib dan benar jangan digunakan untuk hal - hal yang dapat merusak rumah tangga. Manfaatkanlah Hand Phone untuk menambah ilmu dan wawasan. Penyebab lain adalah, kekerasan rumah tangga yang sering terjadi akibat menggunakan barang haram seperti Narkoba. Maka untuk itu  hindarilah penggunaan dan penyalah gunaan narkoba.

"Saya berharap kepada masyarakat agar berupaya membentengi keluarga dengan meningkatkan ibadah berjemaah bersama keluarga tercinta. Untuk itu Badan Kontak Majelis Taklim serta pihak terkait agar terus melakukan Sosialisasi hukum kepada masyarakat khususnya Warga Gayo Lues," kata Wakil Bupati.

Sementara Ketua Badan Kontak Majelis Taklim Gayo Lues, Jamiah. Ia mengatakan, hingga saat ini masih ada pasangan muda melakukan kekerasan terhadap anak, ini sangat bepengaruh kepada tumbuh kembangnya pola pertumbuhan si anak. Apalagi mendapatkan perlakuan pengaruh 'Negatif'. Sehingga kekerasan kerap terjadi seperti fisik, mental dan seksual.

"Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan terhadap keluarga. Salah satunya faktor ekonomi, faktor pendidikan informasi global serta faktor Budaya. Kekerasan terhadap keluarga menimbulkan berbagai permasalahan salah satunya Fisik medis sosial hukum, untuk menghindari terjadinya korban kekerasan anak dan keluarga perlu dibentuk Tim satgas di Kampung Kecamatan dan Kabupaten  dengan dibentuknya satgas mereka dapat memantau melindungi dan memediasi bagi anak yang mengalami permasalahan," terang Jamiah.

Di akhir acara, Kabag Hukum Setdakab Galus Suardi menjelaskan, tujuan sosialisasi hukum agar peserta dapat memahami atau mengetahui sebab terjadinya kekerasan rumah tangga . Untuk mencegah hal itu, agar dapat memahami perilaku kekerasan dalam rumah tangga dan agar di upayakan hukum. 

"Sosialisasi hukum kekerasan Rumah Tangga ini, di ikuti sekitar  39 peserta terdiri  dari kecamatan dan  Pengurus BKMT pusat sebanyak 17 orang," tutup Suardi mengakhiri.

Sosialisasi Hukum Kekerasan Rumah Tangga tersebut juga di hadiri oleh, Kepala BNN, Fauzul Imam, Kepala SKPK Penasihat BKMT, Hartati, Kabag Forkompin  serta para Camat, ikut serta meramaikan acara Sosialisasi Hukum KDRT tersebut. (MK)


Polsek Bunguran Natuna Berikan Sembako Kepada Nelayan, dan Menyampaikan Himbauan Cuaca Ekstrime. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna Polda Kepulauan Riau melalui Polsek Bunguran Timur melaksanakan kegiatan pembagian paket sembako sekaligus memberikan himbauan cuaca ekstrim kepada nelayan di pelabuhan Teluk Baruk Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Senin (06/12/2021).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Natuna melalui Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin.

Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin mengatakan bahwa dia bersama anggotanya sengaja Datang disini untuk memberi himbauan terkait cuaca extrim yang sedang terjadi di Kabupaten Natuna sekaligus membagi sembako.

"Cuaca pada saat ini sering berubah atau tidak menentu maka dari itu untuk nelayan Desa Sepempang sebelum pergi melaut agar betul betul di cek kelengkapan kapal, seperti alat komunikasi dan alat2 lainnya agar gampang untuk berkomunikasi," Himbau Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin.

"Kami kesini sekaligus membagikan sedikit sembako kepada nelayan2 desa sepempang yang berhalangan ke laut dikarenakan cuaca yang ekstrim dan mudah mudahan sembako yang kami bagikan ini sedikit membantu warga nelayan Desa Sepempang," paparnya. 

(IK)


Foto Bersama Peserta STIKES Prodi D.III Sehat Medan

LANGKAT KEPRIAKTUAL.COM: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Prodi D.III Sehat Medan adakan Pengabdian di Desa Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kegiatan Pengabdian tersebut, bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan penderita Diabetes Melitus. Dan peserta yang diikuti oleh 20 orang lanjut usia yang ada di Desa Sei Limbat.

Menurut Dosen Prodi D.III Keperawatan STIKES Sehat Medan Leli Herawati, Kepada KEPRIAKTUAL.COM melalui Whatshapnya mengatakan, Desa Sei Limbat merupakan Desa binaan STIKes Sehat Medan yang berada di Kabupaten Langkat, Kecamatan Selesai.

"Kegiatan Progam Senam Prolanis yang dilaksanakan di Balai Desa Sei Limbat Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat," ujaranya, Senin (06/12/2021). 

Kemudian, lanjutnya, kegiatan Senam Prolanis dilaksanakan 1 minggu sekali dengan tetap menjaga protokol kesehatan dimulai dari pemeriksaan kesehatan yaitu tekanan darah dan glukosa darah yang dilaksanakan.

"Dan latihan senam ini dipandu oleh Instruktur Senam dengan syarat kadar glukosa darah <100 mg/dL atau Tekanan Darah <90/60 dan harus mengkonsumsi karbohidrat terlebih dahulu dan bila>250 mg/dL atau Tekanan Darah >130/85 dianjurkan untuk menunda latihan," kata Leli Herawati.

Ditambahkan Leli, wajib melakukan kegiatan senam yang terdiri dari latihan pemanasan 30 menit, inti 20 menit dan pendinginan 10 menit dimana setiap selesai latihan diberikan jeda 10 menit untuk istirahat.

"Nah dari Hasil kegiatan ini membuahkan hasil bagi peserta bukan hanya untuk peningkatan kesehatan peserta juga sudah mendapatkan penghargaan Juara 1 dalam perlombaan Senam Lansia dan Prolanis tingkat Kabupaten Langkat," ujar Leli kembali.

Selain itu, kata Ketua Program Studi D.III Keperawatan STIKES Sehat Medan Wirda Faswita menjelaskan, hasil Riset Kesehatan Dasar khusus Provinsi Sumatera Utara tahun 2013, menunjukkan hasil prevalensi terdiagnosis Diabates Melitus pada umur 15 tahun yaitu sebesar 1,8 persen. 

Prevalensi tertinggi terdiagnosis Diabetes Melitus pada umur 15 tahun terdapat pada Kabupaten Deli Serdang sebesar 2,9 persen, Kota Medan yaitu sebesar 2,7 persen, Kota Pematang Siantar sebesar 2,2 persen, Kabupaten Asahan sebesar 2,1 persen dan Kota Gunung Sitoli sebesar 2,1 persen.

"Prevalensi terendah terdapat pada Kabupaten Mandailing Natal 0,3 persen.Prevalensi DM tertinggi berdasarkan jenis kelamin adalah perempuan sebesar 1,9 persen dan prevalensi pada laki-laki yaitu sebesar 1,6 persen  (Pusdatin, 2018)," jelas Wirda.

Lebih lanjut Wirda menambahkan, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh (Hasfika et al, 2020) terdapat rata-rata penurunan KGD adalah 5,918 mq/dl dengan SD 11,549. Dan juga terdapat pengaruh senam prolanis dengan perubahan KGD dimana dari hasil p-value 0,001 - < 0,05.

"Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurayati & Adriani (2017) dimana penderita Diabetes Melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo kota Surabaya sebagian besar mempunyai aktivitas fisik rendah dengan kadar gula darah puasa tinggi sebanyak 30 orang dengan persentase sebesar 76,9 % dengan hasil uji statistik Spearman’s rho menunjukkan nilai p=0,000 yang mana hasil tersebut lebih kecil dari alfa (0,01) artinya terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah puasa responden penderita Diabetes Melitus tipe 2," kata Wirda lagi.

Lanjutnya, saat ini penambahan jumlah kasus COVID-19 berlangsung cukup cepat dan sudah terjadi penyebaran ke luar wilayah Wuhan dan negara lain. Hingga 16 Februari 2020 lalu, secara global dilaporkan 51.857 kasus konfimasi di 25 negara dengan 1.669 kematian (CFR 3,2%) (Kementerian Kesehatan RI). Setidaknya dua jenis virus Corona yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). 

"Tanda dan gejala umum infeksi Covid-19 bisa menyebabkan  gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14 hari. Pada kasus Covid-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian (Kementerian Kesehatan RI)," kata Wirda.

Dan kemudian, latihan fisik ini, kata Wirda, merupakan salah satu pilar dalam pengelolaan DM tipe 2. Program latihan fisik secara teratur dilakukan 3-5 menit per minggu, dengan jeda antar latihan tidak lebih dari 2 hari berturut-turur. Kegiatan sehari-hari atau aktivitas sehari-hari bukan termasuk latihan fisik. (Perkeni,).

Selain itu Prolanis, adalah suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan Peserta, Fasilitas Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.  

"Aktifitas dalam Prolanis meliputi aktifitas konsultasi medis/edukasi, Home Visit, Reminder, aktifitas klub dan pemantauan status kesehatan  (BPJS, 2014). Salah satu program yang dilaksanakan yaitu latihan fisik dalam bentuk senam baik senam kesegaran jasmani, senam diabetik dan senam lanjut usia," tutup Wirda Faswita. (MK)


Suhardi,SE Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan Bina Marga pada Dinas PUPR Gayo Lues.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gayo Lues sangat mengapresiasi Media Sosial sebagai kontrol Sosial untuk mencari tahu titik kerusakan jalan di wilayah Kabupaten ini. Sebagaimana diketahui baru-baru ini masyarakat serta Media Sosial sering menulis dan mempoto ataupun merekam jalan yang berlobang dan rusak itu tentu sangat ia dukung dan dicatat serta langsung diperbaiki, jika anggaran Dinas PUPR memadai.

Selain memantau lewat jejaring Media Sosial. Dinas PUPR Gayo Lues juga menerima laporan dari masyarakat melalui Situs Online.

"Setelah itu kita turun kelapangan kita catat dan hitung baru kita laporkan ke atasan," kata Kabid Bina Marga PUPR Muhamad Amin, SE melalui Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gayo Lues Suhardi,SE di Ruang kerjanya, Senin (06/12/2021).

Dikatakan Suhardi, semua jalan rusak Kabupaten menjadi Prioritas Dinas PUPR Galus untuk diperbaiki. Perbaikan jalan pengerjaanya akan didahulukan jika di jalan tersebut terdapat kerusakan yang sangat parah.

"Dari hasil laporan Media Sosial dan juga laporan masyarakat Gayo Lues melalui Situs Online Dinas PUPR sudah memperbaiki beberapa jalan yang rusak parah,seperti jalan Komplek Melati jalan arah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangir dan akan melakukan pemeliharaan dan kita ukur dengan ketersediaan Anggaran yang ada pada Dinas PUPR Gayo Lues," kata Suhardi Optimis.

Menurut Suhardi, kerusakan jalan secara umum akibat hujan terus menerus menguras daerah ini, sehingga aspal mudah terkelupas dan perlambatan kenderaan berat melintas di jalan kabupaten tersebut. Karena itu,kontruksi jalan di setiap jalur kabupaten harus lebih kuat dari jalan pada umumnya.

"Kepada rekan Media Sosial,kami atas nama mitra dari rekan-rekan wartawan serta masyarakat khususnya di Gayo Lues,banyak terimakasih atas keritikan dan saran yang bersifat membangun semoga kedepan kita tetap saling bertukar informasi dan tetap semangat," tutup Suhardi mengakhiri. (MK)


Tabung Gas 3Kg (Foto:Ist).

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Disdagin  KotaTanjungpinang, Atmadinata melalui Kepala Bidang  Perdagangan, Dewi Kristina Sinaga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang. Apa bila menemukan Pangkalan gas  elpiji 3 Kg  yang  menjual Harga eceran tertinggi yaitu di atas 18 Ribu Rupiah Dewi berpesan.

"Silakan memberikan Laporkan ke dinas Perdagangan dan  perindustrian kota Tanjungpinang melalui bidang perdagangan," ujar Dewi Kristina Sinaga, Rabu (1/12- 2021).

Selain itu, Dewi menambahkan, khusus disetiap pangkalan tabung gas LPG 3 kgUntuk Harga Eceran Tertinggi sudah diatur di Perwako no 432 tahun 2018 tentang Harga Eceran Tertinggi Harga Jual Isi Ulang LpG  tabung 3 kg

"Jadi disetiap pangkalan itu sudah di atur oleh Perwako tsb harga-harganya. Dan untuk tabung gas yang berisi 3 kg,  Harga Eceran Tertinggi itu dijual 18 Ribu, tidak boleh lebih dari harga tersebut, Berbada untuk Pulau Peyengat. Pangkalan disana menjual 20 Ribu dikarenakan biaya terasportasi laut" jelasnya.

Dewi juga mengatakan, pihaknya siap untuk turun kelapangan apabila memang ada laporan dari konsumen terkait HET Pangkalan elpiji yang menjual diluar dari standar tersebut. 

(Danil)


(Foto: Istimewa). 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) beroperasi untuk memfasilitasi investor menempatkan dana investasi untuk kebutuhan jangka panjang. Namun, transaksi di pasar saham tidak hanya untuk tujuan jangka panjang, tetapi digunakan oleh para spekulan yang mengejar keuntungan jangka pendek.

Investor jangka pendek yang mengharapkan keuntungan cepat di pasar saham menggunakan pendekatan teknikal analisis. Namun, terdapat oknum trader yang memanfaatkan keawaman investor lain dan emosi para investor dengan menggiring harga saham untuk kepentingan sekelompok pihak. Artinya, investor yang tergiring akan mengalami kerugian (potential loss) karena begitu harganya naik, sindikat tersebut akan buru-buru menjual saham-saham mereka sehingga setelah mereka merealisasikan keuntungan, harga saham akan jatuh.

Bursa Efek Indonesia sebagai penyelenggara perdagangan saham di Pasar Modal Indonesia selalu mengedepankan perdagangan yang teratur, wajar dan efisien. Salah satu upaya Bursa dalam mewujudkan perdagangan yang teratur, wajar dan efisien, serta mendukung aspek perlindungan investor, adalah melalui inisiatif penyempurnaan dan pemutakhiran sistem perdagangan Bursa. BEI akan menerapkan fitur baru sistem perdagangan di bursa efektif pada 6 Desember 2021. Terdapat empat fitur baru Sistem perdagangan Bursa, yaitu:
  1. penyesuaian mekanisme pre opening dan pre closing, 
  2. penambahan fitur market order,
  3. perpanjangan waktu perdagangan di pasar negosiasi; dan 
  4. penutupan informasi kode broker pada informasi post trade. 
Penyesuaian mekanisme pre opening dan pre closing ini dilakukan dengan penambahan fitur informasi Indicative Equilibrium Price (IEP) dan Indicative Equilibrium Volume (IEV). IEP dan IEV ini merupakan indicator yang dapat digunakan oleh investor untuk mengetahui perkiraan harga pembukaan atau penutupan berdasarkan harga dengan volume terbanyak yang dapat diperjumpakan (matched orders). Pada sesi pre closing, terdapat fitur tambahan yaitu Random Closing, dimana waktu penutupan pada hari perdagangan Bursa akan dilakukan secara acak. Tujuan dari adanya penambahan fitur IEP, IEV dan Random Closing ini adalah untuk;
  1. mengoptimalisasi pembentukan harga saham yang lebih wajar pada sesi pre-opening dan sesi pre-closing sesuai dengan kondisi pasar; 
  2. meredam terjadinya manipulasi pergerakan harga saham yang tajam pada saat sesi pembukaan dan sesi penutupan. 
  3. menyempurnakan transparansi pembentukan harga pembukaan dan penutupan kepada pelaku pasar. 
  4. meningkatkan likuiditas transaksi pada sesi pembukaan dan penutupan; dan 
  5. merupakan benchmarking dan best practice di bursa lain. 
Penambahan fitur Market Order disediakan untuk memudahkan Investor dalam menyampaikan pesanan pada harga pasar. Market Order merupakan tipe pesanan yang memungkinkan investor untuk input volume tanpa input harga (limit price) yang harga yang digunakan akan mengikuti harga pasar pada saat penyempaian pesanan.

Tipe pesanan ini bermanfaat ketika pergerakan harga bergerak cepat sehingga dapat meningkatkan kesempatan investor untuk memperoleh efek yang diminati. Market Order ini juga dapat meningkatkan potensi terjadinya transaksi sehingga mendorong terciptanya peningkatan likuiditas pasar. 

Sedangkan perpanjangan waktu perdagangan di pasar negosiasi ditujukan untuk mengakomodasi masukan dan kebutuhan dari pelaku pasar seperti perusahaan efek dan nasabah kelembagaan yang membutuhkan waktu tambahan untuk melakukan transaksi di akhir hari.

Selain meluncurkan fitur baru sistem perdagangan di Jakarta Automated Trading System (JATS), BEI juga akan melakukan penutupan kode broker saham dan tipe investor pada informasi post trade (realtime running trade). Investor tidak lagi dapat melihat informasi kode Anggota Bursa (AB) yang mentransaksikan saham tertentu dan tipe investor pada saat perdagangan berlangsung atau pada saat terjadinya matched order. 

Penutupan kode broker ini nerupakan best practice yang telah diterapkan Bursa lain di mancanegara, dan secara umum penutupan kode broker ini memberikan cukup banyak manfaat, termasuk memperkecil gap/spread antara kuotasi bid dan ask, serta berdampak positif terhadap peningkatan likuiditas perdagangan. 

Tujuan penutupan kode broker dan tipe investor ini terutama untuk Meningkatkan tata kelola pasar yaitu membangun market governance dengan mengurangi praktik herding behaviour atau praktik menggiring pasar ke saham-saham tertentu. 

Mengarahkan investor untuk kembali menggunakan filosofi analisa fundamental dan teknikal dalam pengambilan keputusan investasi saham, serta memahami risk and return dari investasi atas suatu saham.

Setelah tahapan penutupan kode broker pada 6 Desember 2021, enam bulan berikutnya akan dilanjutkan dengan  penutupan informasi domisili / tipe investor (foreign/domestic). Meskipun kode broker tidak ditampilkan, data akan diinformasikan pada akhir hari, yang berupa data transaksi bursa (EOD), data olahan perusahaan sekuritas, website – summary broker, website summary investor type, data statistik, dan daily trading information. Sementara untuk kebutuhan data statistik masih menampilkan kode broker dan informasi F/D karena sifatnya hanya untuk kebutuhan data statistik.*** (TIM BEI)



Perwakilan Baitul Mal Aceh Tgk. Rizki Aulia Serahkan Bantuan Sanitasi Kepada Masyarakat Melalui Wakil Bupati Galus H. Said Sani.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Baitu Mal Aceh (BMA) bersama Baitul Mal Gayo Lues menyerahkan bantuan Sanitasi dan Sarana Air Bersih bantuan dari Baitul Mal Aceh secara simbolis kepada 55 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tertinggi Kecamatan Blangpegayon.

Penyerahan bantuan Sanitasi tersebut disaksikan oleh perwakilan Baitul Mal Aceh, Tgk.Rizki Aulia, Ketua Baitul Mal Gayo Lues Tgk, Khamsah, Kepala Inspektorat M. Noh, Kadis Perkim, Zakaria, dan Camat Blangpegayon Wahidin Porang.

Wakil Bupati Gayo Lues H.Said Sani meminta kepada Baitul Mal Gayo Lues segera membentuk Baitul Mal di Kampung-kampung. Hal tersebut disampaikan Said Sani di Menasah Kampung Tetinggi Pada Kamis (02/12/2021) siang menjelang sore.

Menurutnya,selama ini sumber Baitul Mal berasal dari Zakat Infak dan Sedekah zakat yang diterima dari gaji ASN Kabupaten Gayo Lues. Zakat tersebut dibagikan kepada masyarakat yang wajib menerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku menurut Syariah Islam.

"Selama ini zakat masyarakat yang dapat dikumpulkan hanya dari hasil panen padi,padahal zakat didesa banyak sumbernya seperti dari hasil panen sere, jagung, cabe dan hasil produksi lainya. Selain itu, di bidang pertanian zakat juga dapat digali dibidang peternakan. Dengan dibentuknya Baitul Mal dikampung, dapat menyalurkan zakat kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Seperti yang dilakukan oleh Baitul Mal Provinsi Aceh, dana yang disalurkan untuk pembuatan Sanitasi dan Air bersih kepada masyarakat Tetinggi ini adalah dari hasil zakat dan infak dan sedekah," jelas Wakil Bupati ini.

Selain itu, Ketua Baitul Mal Gayo Lues Tgk. Khamsah menyebutkan, bantuan pembuatan Sanitasi dan Air bersih kepada masyarakat yang ada di hulu sungai untuk mengurangi pencemaran di hulu sungai.

"Sesuai dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati agar Sanitasi di bangun kepada masyarakat yang ada di hulu sungai khususnya kepada masyarakat yang belum memiliki MCK di rumah," kata Khamsah.

Lanjutnya, dengan adanya Sanitasi bantuan ini,diharapkan masyarakat tidak lagi membuang 'BAB' di sungai karena sungai tersebut sebagai sumber Air bersih. Masyarakat banyak khususnya masyarakat yang ada di hilir sungai.

"Semoga pemanfaatan MCK dan Air bersih ini dapat dipergunakan oleh masyarakat setempat dan bantuan ini nantinya bisa mengalir pahalanya kepada para Muzaki yang telah mempercayakan zakat mereka melalui Baitul Mal," ujarnya.

Sementara,Perwakilan Baitul Mal Aceh Tgk. Rizki Aulia mengatakan tujuan pembangunan Sanitasi bagi masyarakat. Yang pertama untuk kebersihan lingkungan khususnya bagi masyarakat yang berada dihulu air. 

"Merubah kebiasaan masyarakat membuang air besar ke sungai. Dan kedua untuk memutus mata rantai kemiskinan dimana Aceh salah satu daerah termiskin di Indonesia. Indikatornya MCK. Masih banyak masyarakat Aceh khsusunya dipedalaman yang tidak memiliki MCK," kata Rizki Aulia.

Di akhir acara, Pengulu Kampung Tetinggi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Sanitasi dan air bersih.

"Diharap bantuan tersebut dapat memotivasi masyarakat lainya untuk membangun Sanitasinya di kampungnya," tutupnya. (MK)


Poto Bersama Dr. Wintono, Kepala Desa Porang Awaluddin, Didampingi Babinsa, Babinkantibmas dan Sekretaris Desa, Aman Rudi.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Kegiatan vaksinasi ini  dilakukan dengan sasaran khusus di Desa Porang dan sekitarnya yang dilaksanakan di Kantor Pengulu Kampung Porang. Hal tersebut dikatakan Kepala Puskesmas Blangkejeren, Dr. Wintono, Kamis (02/12/2021) siang kemaren.

Menurutnya, setelah dilaksanakan vaksin di kantor pengulu,dilanjutkan dengan cara Door tu Door dibantu oleh perangat, pengulu, para Kadus, dan didampingi Babnisa Blangpegayon Sertu, Dawon Riadi serta Babinkantibmas Aiptu, Fuadi.

Menurutnya, Gerai vaksinasi TNI-POLRI ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Tim Relawan Nakes vaksinasi Kecamatan dengan sasaran 59 warga Porang yang berusia 14 tahun ke atas.

"Gerai vaksin TNI-POLRI ini dijalankan untuk menekan angka penularan virus Covid-19,"untuk itu kita bersama perangkat desa dan di dampingi oleh Babinsa dan Babinkantibmas melakukan Door tu Door ke rumah-rumah warga,agar pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini bisa lancar aman dan terkendali," ujar Dr.Wintono.

Kemudian Pengulu Porang Awaluddin sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi di Desa Porang, menurutnya, kegiatan vaksinasi ini dilakukan dengan sasaran 59  khusus untuk warga masyarakat Porang.

"Semoga seluruh masyarakat Porang telah divaksin oleh tim Gerai TNI-Polri bersama tim relawan dari Puskesmas Blangkejeren,kita sangat mendukung serta mengapresiasi kegiatan ini semoga aman dan lancar," tutupnya. (MK)


Kontingen Cabang Binaraga Gayo Lues.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Tiga Mendali Emas dan Tiga Mendali Perak disumbangkan kontingen Gayo Lues dari cabang olahraga Binaraga pada Prapora Aceh ke III yang diselenggarakan di Gedung Rumoh PMI acara berlangsung dari Tanggal 27-28 November-2021 di Banda Aceh.

Kegiatan Prapora Cabor Binaraga dan Fitnes tersebut diikuti oleh 12 Pengurus Kabupaten/Kota diantaranya Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Barat, Lhokseumawe, Aceh Utara, Langsa, Sabang. Prapora Cabor Binaraga dan Fitnes tersebut mempertandingkan 9 nomor pertandingan dengan jumlah peserta sekitar 65 Atlet.

Ketua Umum Cabang PBFI Gayo Lues Muhammad Fikar,S.IP,M.IP menginformasikan, 3 Mendali Emas dan 3 Mendali Perak yang diraih tersebut tidak didapat dengan serta merta. Namun para Binaragawan telah berlatih sejak Bulan Februari 2021 lalu,kata Fikar di Blangkejeren, Kamis (02/12/2021) Kemaren.

"Cabang olah raga yang usianya  tergolong muda ini berhasil membuat bangga Kabupaten Gayo Lues. Namun untuk mendapatkan kebanggaan tersebut tentu tidaklah mudah. Bahwa perolehan mendali ini selain membuat bangga masyarakat Kabupaten Gayo Lues, namun juga menjadi tantangan berat bagi PBFI sendiri," ujarnya. 

Tentu, lanjutnya, mempertahankan medali yang sudah kita raih akan lebih sulit dari pada mempertahankannya karena tentu saingan pun akan berjuang dengan lebih maksimal mengejar kemenangan.

"Kami mengharapkan adanya dukungan dan support dari pemerintah Kabupaten. Karena memang untuk membentuk otot binaraga yang maksimal hanya dapat di dapatkan dengan latihan dan diet atau pengaturan pola makan yang tepat.Tidak hanya berlatih saja namun para atlet membutuhkan support berupa pertahanan gizi yang cukup dari pemerintah Kabupaten Gayo Lues," ujarnya.

Direncanakan, kata Fikar, keseluruh Atlet tersebut akan mengikuti Pekan olahraga pada Bulan Juli 2022 mendatang dan bila menang kembali maka para atlet akan bertarung mewakili Provinsi Aceh pada Pon tahun 2024 .

"Namun tentu untuk menjaga performa dari para atlet sangat dibutuhkan kembali dukungan dan support," tutup Fikar mengakhiri.

Berikut nama-nama atlit yang meraih mendali adalah: 

1. Taufik Alfikri (Emas) kelas Mens Atletik Fisik;

2. Heri Adi (Perak) kelas Mens Sport;

3. Supriwandi (Emas) kelas 70 Kg yang juga seorang Personil Polres Gayo Lues;

4. Muhammad Mustafa (Emas) kelas 65kg;

5. Kamiluddin (Perak) kelas 55 kg yang juga seorang ASN di LP Blangkejeren;

6. Yuska Fitriadi (Perak) kelas 75. (MK)


Sertijab Kadislog Lanud Raden Sadjad

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Lanud Raden Sadjad di Rumah Pantai Lanud Raden Sadjad, Ranai Natuna, Kamis (2/12/2021).
 
Jabatan Kadislog Lanud Raden Sadjad diserahterimakan dari Letkol Kal Teuku Maulidinsyah, S. E., menggantikan Letkol Kal Andri Winarko, S.T.

Sertijab dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/36-PKS/XI/2021 tanggal 09 November 2021.

Acara berlangsung sederhana dan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima jabatan serta dilanjutkan laporan resmi kepada pimpinan acara.
 
Danlanud RSA Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos., dalam sambutannya mengatakan, pergantian jabatan seperti ini wajar terjadi, akan tetapi bukan terjadi begitu saja, karena penentuan dan penempatan suatu jabatan, memerlukan berbagai kriteria penilaian, sehingga output dari jabatan yang  tengah  dipromosikan benar - benar mendapatkan figur personel yang mumpuni.  
 
Selain itu, Danlanud RSA berharap, sertijab ini dapat membawa nuansa baru yang lebih kreatif dan segar dalam mewujudkan sinergitas pemikiran maupun program aksi sebagaimana yang diinginkan bersama.
 
Danlanud RSA juga apresiasi yang tinggi, kepada Letkol Kal Andri Winarko, atas segala karya dan upayanya dalam memantapkan tugas dinas logistik Lanud RSA,  sehingga dapat berjalan dengan lancar.
 
"Saya ucapan terima kasih mudah-mudahan dengan pengalaman tugas selama di Lanud RSA dapat dimanfaatkan dan dikembangkan pada penugasan ditempat yang baru," ucap Danlanud.
 
Sementara itu, pejabat yang baru, Danlanud RSA berharap dapat melanjutkan prestasi kerja yang telah dicapai pejabat lama, bahkan diharapkan lebih mampu mengoptimalkan kinerjanya.
 
Turut hadir pada acara tersebut, Kadisops Lanud RSA, Letkol Pom Jimmi W Sidabutar, Kadispers, Letkol Adm Hendri, S.Sos, Kepala RSAU, Mayor Kes dr. A. Ratno Wahyudono, Dansatpomau, Mayor Pom Rendra Pungky Wijaya, SH., Kasi BMP, Mayor Kal Radi Prismika Nafrial serta Para Pejabat Lanud RSA, perwakilan perwira, bintara, tamtama, dan PNS Lanud RSA.

(IK)




Rokok Seludupan yang Ditangkap BC Batam. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Bea Cukai Batam terus menunjukkan komitmennya untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal. Hal tersebut terbukti dengan keberhasilan Bea Cukai Batam dalam mengamankan kapal pancung tanpa nama yang mengangkut rokok ilegal sebanyak 488.000 batang di Perairan Barelang, Selasa, (23/11/2021).

Pelaksana Harian Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (Plh. Kabid BKLI) Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam), Undani menerangkan kejadian tersebut bermula dari kegiatan rutin Bea Cukai Batam melakukan pengawasan laut melalui kegiatan patroli.

“Rabu, 24 November 2021, Kapal Patroli BC 1512 dan BC 152027 melakukan patroli pada sektor perairan punggur dan barelang,” ujar Undani.

Selanjutnya pada pukul 18.30 WIB, terdapat informasi dari masyarakat bahwa terpantau kapal jenis pancung di Jembatan 6 diduga melakukan kegiatan muat rokok tanpa pita cukai.

“Atas informasi tersebut kemudian BC 1512 yang pada saat itu berada di perairan Barelang segera menuju lokasi yang dimaksud untuk melakukan intersep,” jelas Undani, Kamis (2/12-2021).

Kemudian petugas mendapati bahwa kapal pancung tersebut sudah melaju, sehingga dilakukan pengejaran terhadap kapal tersebut.

“Pada Jam 20.10 WIB, saat dilakukan pengejaran dalam jarak sekira 50 meter, terlihat dua orang anak buah kapal (ABK) pancung tersebut melompat ke laut dengan kondisi kapal pancung tetap melaju dalam kecepatan penuh atau kurang lebih 25 knot dan tidak terkendali,” papar Undani.

Kapal tersebut diketahui jalan dengan kondisi handle gas ter-lock tanpa awak kapal dan menuju pesisir pantai Pulau Abang Besar.

“Selanjutnya dibagi tugas, untuk Kapal Patroli BC 1512 melakukan pengejaran terhadap kapal pancung dan BC 15027 melakukan tindakan SAR (search and rescue) terhadap ABK yang meloncat
ke laut,” ujar Undani.

Pada pukul 20.23 WIB, kapal pancung tersebut berhasil dikuasai dan pada kesempatan pertama Kapal BC 1512 ikut membantu BC 15027 melakukan SAR pada ABK kapal pancung yang meloncat ke laut.

Sampai dengan Minggu, 28 November 2021, ABK, Bea Cukai bersama Basarnas (Badan SAR Nasional) belum menemukan ABK yang melompat ke laut tersebut.

“Bea Cukai bersama Basarnas sudah mengupayakan secara maksimal untuk melakukan tindakan penyelamatan terhadap tersangka yang melompat ke laut dan kami turut prihatin dan menyesalkan
kejadian tersebut,” ujar Undani.

Diketahui dari hasil pemeriksaan muatan pada kapal pancung tersebut, ditemukan rokok tanpa pita cukai sebanyak 35 karton, dengan isi masing-masing karton sebanyak 80 slop.

“Satu slop berisi sekitar 10 bungkus dengan total perhitungan rokok ilegal yang diamankan sebanyak 488.000 batang,” jelas Undani.

Sedangkan estimasi kerugian negara yang timbul atas percobaan penyelundupan rokok ilega tersebut adalah Rp277,24 miliar.

“Tersangka diduga melanggar Pasal 54 dan 56 Undang-Undang Cukai dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, dan/atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar, dan pasal 102 huruf (f) Undang-Undang Kepabeanan dengan ancaman pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama sepuluh tahun serta pidana denda paling sedikit Rp50.000.000 dan paling banyak Rp5.000.000.000,” pungkas Undani.

Redaksi/Ril


Foto Ketua AFI, Dirjen PDN dan Ketua Wali, Ketua Asensi. 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Kementerian Perdagangan bersama asosiasi pelaku usaha lisensi dan waralaba tengah mempersiapkan festival bisnis lisensi dan waralaba “BizFest 2021” yang akan digelar 
pada 7–13 Desember 2021. Festival bisnis lisensi dan waralaba ini menjadi cara untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

BizFest 2021 diselenggarakan secara hibrida oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali), dan Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) serta didukung sepenuhnya oleh Kementerian Perdagangan.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan, Kementerian Perdagangan mendukung penuh penyelenggaraan BizFest 2021 yang nantinya akan digelar secara hibrida ini sebagai satu bagian dari Gerakan Nasional Ayo Berbisnis.

“BizFest 2021 dapat mendorong peningkatan nilai investasi, peluang bisnis, dan nilai transaksi dalam negeri di sektor bisnis lisensi dan waralaba sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional. BizFest 2021 juga diharap dapat membuka lebih banyak peluang kerja karena semakin banyak pelaku usaha di bidang lisensi dan waralaba yang tercetak. BizFest sekaligus membuka jalan bagi calon pelaku usaha yang tertarik terjun ke bidang lisensi dan waralaba,” ungkap Oke dalam konferensi pers virtual 
hari ini, Rabu (1/12).

BizFest 2021, lanjut Oke, membuka peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam sektor ini, baik dalam bentuk lisensi maupun waralaba dengan memilih format mana yang lebih diminati.

“Penting bagi pemerintah untuk mendorong peluang bisnis ini, dan kami harap masyarakat yang ingin berbisnis lisensi dan waralaba dapat mengikuti BizFest 2021,” kata Oke.

Turut hadir sebagai narasumber Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (Wali) Tri Raharjo, dan Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) Susanty Widjaya.

Ketua AFI Anang Sukandar menyampaikan, BizFest 2021 digagas sebagai sebuah gerakan untuk meningkatkan konsumsi domestik Indonesia dengan cara mendorong munculnya berbagai peluang usaha dan produk-produk unggulan. 

“Melalui BizFest 2021, kita mencoba mendorong peluang bisnis dan produk-produk yang akan menjadi usaha unggulan. Kita harapkan peluang-peluang bisnis dapat berkembang menjadi waralaba dan produk-produk unggulan diharapkan menjadi produk-produk berlisensi,” ungkap Anang.

Sementara itu, Ketua Umum Wali Tri Raharjo mengatakan, BizFest 2021 digagas dari keprihatinan terhadap sektor waralaba dan ritel yang terpukul pandemi Covid-19. 

“Ketika terjadi pandemi, banyak 
bisnis lisensi dan waralaba yang turun performanya dari sisi pertumbuhan bisnis maupun transaksi. BizFest 2021 dan Gerakan Nasional Ayo Berbisnis ini diharap memiliki efek berganda untuk 
menumbuhkan industri waralaba dan lisensi agar pulih kembali,” kata Tri.

Ketua Asensi Susanty Widjaya mengatakan, masyarakat Indonesia harus tetap optimis dan semangat mencari peluang usaha baru di tengah pandemi Covid-19. Bisnis lisensi dan waralaba memiliki peluang besar bagi masyarakat yang berminat terjun menggelutinya saat ini.

“Dalam mencari peluang usaha baru, bisnis waralaba sudah mumpuni, sukses, dan terbukti. Konsep lisensi saat ini juga sedang hype (digandrungi), dan jenisnya macam-macam mulai dari bisnis pendidikan, kecantikan, hingga makanan dan minuman,” ungkap Susanty.

BizFest 2021 terdiri atas tiga subkegiatan. Pertama, Festival Peluang Bisnis yang merupakan pameran kemitraan, waralaba, dan lisensi pada 11–12 Desember 2021 di Marchand Hype Station Bintaro. Kedua, Festival Belanja berupa pemberian potongan harga, baik harga produk maupun harga kemitraan, oleh para pelaku usaha waralaba dan lisensi anggota AFI, Wali, dan Asensi selama periode 7–12 Desember 2021.

Ketiga, BizFest Award atau penyerahan penghargaan kepada tiga pelaku usaha waralaba/potensial waralaba terpilih. Terdapat lima kategori penghargaan, yaitu The Best Customer Service, The Best Marketing Campaign, The Best Team Work, The Best Business Campaign, dan The Best Sales. 

Penyerahan BizFest Award akan diselenggarakan pada 13 Desember 2021 di Hotel Pullman Central Park Jakarta. Penyerahan penghargaan ini sekaligus menjadi acara penutupan rangkaian Indonesia Franchise Forum 2021 dan BizFest 2021.

Data yang diolah dari Laporan Tahunan Kemendag 2020 dan sensus Badan Pusat Statistik 2016 menunjukkan, sektor waralaba tercatat tumbuh stabil sebesar lima persen per tahun. Sektor waralaba 
juga menghasilkan omset hingga Rp54,4 miliar dan menyerap hingga 628 ribu lebih tenaga kerja. 

Terdapat setidaknya 93 ribu gerai yang beroperasi dengan format waralaba. Kemudian sampai Oktober 2021, bisnis waralaba didominasi oleh sektor usaha berbentuk jasa makanan dan minuman hingga 58,37 persen dari keseluruhan bentuk sektor usaha. Disusul oleh sektor usaha waralaba ritel sebesar 15,31 persen dan jasa pendidikan nonformal sebesar 13,40 persen.

Paralel dengan Indonesia Franchise Forum 2021

Rangkaian BizFest 2021 akan diselenggarakan secara paralel dengan Indonesia Franchise Forum (IFF)
2021, yang digelar pada 7 Desember 2021 secara hibrida dan akan dihadiri hingga sekitar seribu pelaku usaha waralaba. IFF juga merupakan hasil kerja sama Kemendag dengan AFI, Wali, serta Asensi.

Kegiatan IFF secara luring akan diselenggarakan Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan Jakarta, sedangkan kegiatan secara daring dapat diakses melalui aplikasi aplikasi konferensi virtual Zoom Meeting atau aplikasi siaran streaming video YouTube di kanal Kementerian Perdagangan.

IFF merupakan forum dialog yang mempertemukan para pelaku usaha waralaba di Indonesia. Forum digelar dengan tujuan membahas strategi transformasi bisnis waralaba di masa pandemi dengan memanfaatkan teknologi. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan berharap forum ini dapat memberi pemerintah masukan untuk merumuskan kebijakan peningkatan peran waralaba dalam perekonomian Indonesia.

IFF akan menghadirkan narasumber Yongky Suryo Susilo dari Kadin Indonesia dan Kaesang Pangarep sebagai pemilik usaha Sang Pisang. IFF akan dipandu oleh komedian Cak Lontong.

Pemerintah berharap keikutsertaan dalam IFF dan BizFest 2021 dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan transaksi selama masa pandemi, sarana branding di pasar dalam negeri, serta membuka peluang kemitraan baru demi semangat untuk menjadikan waralaba lokal sebagai raja di negeri sendiri.

Redaksi/Ril


Petugas Pemadam Kebakaran dan TNI Berusaha Memadamkan Api. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Rumah salah seorang warga Ibrahim (51) warga Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, ludes dilalap si jago merah.

Kejadian tersebut diduga terjadi sekira pukul 23.55.wib pada Rabu (01/12/2021) malam Kamis dini hari tadi.

Api dengan cepat membakar bagian atap rumah milik Ibrahim hingga hangus dilalap si jago merah, dan kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.

Menurut laporan warga bernama Rudi (47) di lapangan, asal api berasal dari bakaran sampah di samping rumah, Ibrahim tersebut.

"Api dapat dipadamkan dengan Dua Unit Kendaraan Dinas Kebakaran Kabupaten Gayo Lues dibantu Babinsa sertu Raden Mahud dan warga masyarakat sekira Pukul 00.25 Wib," ujarnya. 

Atas Peristiwa ini tidak ada Kerugian Jiwa dan kerugian Materil diperkirakan Ratusan Juta Rupiah. (MK)


Kadis Pariwisata Galus, Irsan Firdaus.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Lebih kurang 25 peserta masyarakat Kampung Singgah Mule Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues, terdiri dari Tokoh masyarakat, pelaku Home Industri serta kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) ikuti kegiatan Bimtek tentang pengolahan Wisata bertempat di Kantor Penghulu Singgah Mule setempat Pada Senin (29/11/2021) Kemaren.

Kegiatan Bimtek tersebut di buka langsung oleh Kadis Pariwisata Gayo Lues Irsan Firdaus. Dalam kegiatan itu, Kadis Pariwisata mengundang Narasumber dari Kementerian Pariwisata RI yang diwakili oleh Dosen Unsyiah Banda Aceh Ali Imran,dan Friska serta Ritno dari Sumatera Barat (Sumbar).

Kata Irsan Firdaus, materi yang disampaikan oleh Narasumber adalah Tentang ekonomi kreatif dan teknis pengolahan untuk rujukan menjadikan sebuah desa menjadi desa wisata. 

"Dalam acara Bimtek tersebut, di ikuti sebanyak 25 orang peserta terdiri dari Tokoh Masyarakat, Pelaku Home Industri, kelompok sadar wisata dan pengurus Badan Usaha Milik Kampung (BUMK)," kata Irsan Firdaus.

Sementara Penghulu Singgah Mule Samsul Bahri mengatakan, kegiatan Bimtek ini berlangsung selama 2 hari terhitung Senin hingga hari ini Selasa 30 November 2021.Dan materi yang diberikan oleh Narasumber dalam Bimtek ini tentang ekonomi kreatif kepada peserta dan masyarakat, semoga menjadi motivasi masyarakat untuk bisa dikembangkan di Desa.

"Saya atas nama penghulu Singah Mule, mengucapkan terimakasih banyak kepada Kadis Pariwisata Gayo Lues pak Irsan Firdaus, yang telah membuka acara ini dan berkenan menghadirkan Narasumber dari Kementerian Pariwisata RI, serta Dosen Unsyiah untuk membekali masyarakat desa Singah Mule di bidang wisata maupun bermacam bidang usaha dan kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut kedepanya," tutup Samsul Bahri mengakhiri. (MK)


Bupati Galus, H. M. Amru. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Ada ajakan bahkan gesekan di masyarakat  yang tidak bisa dipertanggung jawabkan serta tidak dapat dibuktikan dengan fakta untuk penolakan vaksinasi. Hal itu seringkali di sosialisasikan oleh oknum, Tokoh masyarakat baik itu dari oknum ASN bahkan beberapa Tokoh Ulama.

Praduga - praduga tanpa fakta yang tidak bisa dibuktikan lebih dipercaya oleh masyarakat. Padahal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) telah menghalalkan vaksinasi, memilih dan memastikan vaksinasi yang tidak mengandung unsur haram dalam Islam.

Untuk itu Bupati Gayo Lues H.M. Amru memerintahkan kepada Sekretaris MPU agar segera mengumpulkan para Ulama di tingkat kampung untuk diberikan Sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi covid-19 di Balai Pendopo Bupati setempat Selasa (30/11/2021) Kemaren.

Ia menyampaikan bahwa dengan berhasilnya vaksinasi maka perekonomian masyarakat di kabupaten bahkan Nasional akan dapat diperbaiki, harga barang akan kembali normal dan masyarakat bisa bebas untuk melakukan perdagangan dan aktivitas perekonomian.

"Aktifitas Vaksinasi cenderung menurun satu bulan terakhir ini atau dengan kata lain jumlah orang yang menerima vaksin sangat sedikit. Baik itu di gerai vaksinasi puskesmas maupun di gerai vaksinasi TNI dan Polri," ujarnya. 

Untuk itu, lanjutnya, vaksinasi adalah tugas bersama bukan bukan hanya tanggung jawab dari Pemerintah Pusat,Pemerintah Daerah di bidang Kesehatan,Kepolisian atau TNI namun tugas pencegahan dan penanganan vaksinasi adalah tugas Pemerintah Kecamatan,tingkat kampung bahkan tingkat Kepala Keluarga (KK) untuk melindungi anggota keluarganya sendiri. 

"Namun anehnya, sebagian masyarakat masih percaya dengan isu hoax tentang bahaya vaksin. Padahal fakta di lapangan bahwa masyarakat yang meninggal, lumpuh, atau hilang kesadaran akibat vaksinasi COVID-19 di Kabuaten Gayo Lues bahkan Seluruh Provinsi Aceh adalah Nol sebagaimana yang disampaikan oleh Penanggung Jawab Vaksinasi di Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues," tutup Bupati mengakhiri. (MK)


Demo Dua LSM, Ta'in Komari dan Edy Susilo di Gedung KPK. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan Pembangunan Daerah (BPK-PPD) Batam dan LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memproses sejumlah kasus dugaan korupsi di Kota Batam yang sudah dilaporkan masyarakat selama ini.

Kedua LSM tersebut menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK Kuningan Jakarta, Senin (29/) lalu. Sejumlah spanduk dan pamflet digelar peserta demo terkait sejumlah tuntutannya.

Ketua BPK-PPD Kota Batam, Edy Susilo menyoroti pada proses hukum yang seolah tidak berdaya terkait sejumlah laporan kasus dugaan korupsi di Kota Batam. " Sudah banyak laporan masyarakat dari Batam terkait dugaan korupsi, tapi KPK kok sepertinya enggan untuk turun ke Batam itu ada apa..?" ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua LSM KODAT86, Cak Ta'in Komari, SS bahwa dugaan kasus korupsi yang disampaikan ke KPK dalam beberapa bulan terakhir ini ada bansos Covid19 tahun 2020 hingga dugaan gratifikasi fee alokasi lahan di BP Batam. "Kodat86 sendiri telah melaporkan sejumlah kasus dugaan korupsi dalam beberapa bulan terakhir ini," tegas Cak Ta'in.

Lebih lanjut Mantan Dosen UNRIKA Batam itu menjelaskan, di antara kasus tersebut antara lain : Dugaan Korupsi Proyek IT BP Batam tahun 2019 & 2020, dugaan korupsi dan Gratifikasi Alokasi lahan PT. Persero Batam kepada 3 perusahaan swasta, dugaan korupsi dana Retain Earning dari ATB ke BP Batam senilai Rp. 742 Miliar, Dugaan korupsi Dana Bansos Covid19 di BP Batam dan Pemko Batam, Rangkap jabatan BP Batam ex-officio Walikota Batam, dan lainnya.

"Semua laporan kami sertakan bukti permulaan yang cukup buat KPK untuk proses lebih lanjut. Kita juga KPK turun tangan untuk memeriksa alokasi lahan di BP Batam yang diduga selalu disertai unsur gratifikasi " jelas Cak Ta'in.

Ditambahkan mantan jurnalis freelance itu bahwa mereka akan terus mendesak KPK untuk segera melakukan proses hukum lebih lanjut terhadap laporan yang sudah disampaikan masyarakat maupun oleh Kodat86 sendiri. " Kita siap membantu KPK untuk investigasi dan penelusuran bukti yang lebih real di lapangan kalau dibutuhkan," tegasnya.

Menurutnya, selama ini KPK dianggap mandul dan ada kepentingan terkait laporan dugaan korupsi dari Batam. " KPK sendiri yang menempatkan Kepri sebagai daerah terkorup nomor 6 se-Indonesia, sejumlah kasus sudah dilaporkan tapi mengapa tidak ada proses lebih lanjut, khususnya di Batam," jelasnya. 

"Masyarakat di Batam sudah muncul sikap apriori terhadap KPK, bahwa lembaga penegak hukum tidak akan proses laporan dari Batam bahkan dianggap ada yang melindungi. Untuk itu ya KPK perlu membuktikan ke publik bahwa mereka independen dan konsisten tidak ada kepentingan apapun dalam penegakan hukum, " tambah Cak Ta'in.

(***/Redaksi)


bea Cukai Kepri Sapah SPCG di Selat Sungapore. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun, dan Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam mengadakan pertemuan di laut (Rendezvous at Sea) dengan Singapore Police Coast Guard (SPCG) di Selat
Singapura, Selasa (30/11/2021).

Pertemuan kali ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh DJBC dan SPCG sejak ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai dan Commander of Singapore Police Coast pada 03 Februari 2020 di Jakarta.

Pertemuan yang dilaksanakan di atas kapal patroli milik masing-masing pihak merupakan gambaran ketika melakukan pengejaran penyelundup memasuki salah satu batas perairan negara, DJBC maupun SPCG akan tunduk kepada aturan teritorial masing-masing negara dan bersikap saling
mempercayai.

Kerja sama antara DJBC dan SPCG bertujuan untuk mencegah terjadinya segala bentuk kejahatan kemaritiman di wilayah perbatasan Indonesia dan Singapura seperti praktik perdagangan ilegal yang dikhawatirkan akan digunakan untuk mendanai kejahatan yang lebih besar antara lain transnational organize crime atau terorisme.

Wilayah perbatasan laut Indonesia dan Singapura merupakan jalur strategis yang dipadati oleh kegiatan kemaritiman internasional sekaligus menjadi perlintasan kapal yang berlayar antarbenua dan
antarsamudera. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya pengawasan yang ketat di wilayah perairan Indonesia dan Singapura.

Dalam pertemuan kali ini, DJBC diwakili oleh Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, I Wayan Sapta Darma; Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Iwan Kurniawan; Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun, Kholis Kamaludin dan Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam, Waloyo serta jajaran awak kapal patroli BC 30005.

Terdapat dua topik pembahasan utama yang dibahas pada kesempatan ini, yaitu cara mengoptimalisasikan strategi komunikasi khususnya di bidang patroli laut di wilayah Selat Singapura
dan cara mempercepat penyelesaian koordinasi patroli laut dengan adanya standar operasional prosedur.

“Acara ini tentu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kerja sama kedua negara, optimalisasi komunikasi khususnya dalam pelaksanaan patroli laut, dan terutama menjaga perbatasan kedua negara dari kegiatan ilegal,” kata Iwan Kurniawan.

SPCG yang diwakili oleh Operations Officer Management, Deputy Superintendent of Police Billy Tan; Training Officer, Coastal Patrol Squadron, Deputy Superintendent of Police Isham Mohamed dan Manpower, Admin and Logistics Officer, Assistant Superintendent of Police Firdaus Taufik.

“Kerja sama ini sudah melalui banyak hal sejak ditandatanganinya MoU tahun 2020 lalu. Saya harap kita dapat terus menjalin kerja sama dengan baik, saling up date, dan mampu mencapai tujuan untuk menjadikan wilayah lebih aman dan lebih baik lagi,” ucap Billy Tan selaku perwakilan SPCG.

Di tempat terpisah Atase Keuangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Deni Surjantoro mengatakan bahwa pertemuan seperti ini perlu diadakan rutin dalam jangka pendek satu
hingga tiga bulan sekali. Hal tersebut sekaligus sebagai strategi komunikasi berupa pertukaran informasi sesuai kondisi periode tersebut.

“Sebagai Atase Keuangan sekaligus perwakilan Bea Cukai di Singapura, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada rekan-rekan SPCG, rekan-rekan BC Batam dan Kanwil DJBC Khusus Kepri yang tiada lelah untuk selalu menjalin kerja sama dalam menegakkan hukum kepabeanan di perbatasan laut, di samping itu saya juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya RV kali ini dengan baik dan lancar, semoga ke depan koordinasi dan kolaborasi antara 2 institusi kedua Negara akan semakin meningkat,” pungkas Deni.
***


Aksi Demo LSM BPK-PPD, Edy Susilo dan LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan Pembangunan Daerah (BPK-PPD) Batam dan LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) mendesak Mabes Polri memproses laporan dugaan penggunaan ijazah palsu Walikota Batam.

Kedua LSM tersebut menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Senin (29/) kemarin. Desakan itu mereka perlu lakukan sebab hingga saat ini laporan yang sudah disampaikan Aktivis Pemantau Pendidikan,  Paulus Lein pada bulan Januari 2021 belum ada perkembangan yang berarti.

Ketua BPK-PPD Kota Batam, Edy Susilo menyayangkan proses hukum terhadap dugaan penggunaan ijazah palsu Walikota Batam tidak berjalan sebagaimana mestinya. "Kita minta dugaan ijazah palsu Walikota Batam diproses secepatnya," katanya berapi-api.

Hal yang sama disampaikan Ketua LSM KODAT86, Cak Ta'in Komari bahwa proses hukum atas dugaan ijazah palsu Walikota itu sangat lamban bahkan terkesan sengaja digantung. 

"Laporan dugaan ijazah palsu itu sudah dilakukan sejak awal tahun 2021, namun hingga menjelang tahun berganti, tidak ada perkembangan berarti. Itu terlalu lama, meski seharusnya bisa diselesaikan dengan cepat," tegas Cak Ta'in menimpali pernyataan Edy, Selasa (30/11-2021).

Walikota Batam, Muhammad Rudi diduga menggunakan ijazah palsu dalam pencalonan dan syarat administrasi negara baik proses Pemilukada maupun kepala daerah. Ada beberapa kejanggalan dalam proses dan keluarnya ijazah tersebut.

"Harusnya proses semakin jelas, sebab pada bulan Mei itu ada beberapa pemeriksaan fisik terhadap beberapa saksi, namun mengapa setelah pemeriksaan itu seolah kasusnya juga tenggelam," jelas Cak Ta'in.

Lebih lanjut dijelaskan mantan Dosen UNRIKA Batam itu, implementasi dari laporan dugaan penggunaan ijazah palsu itu sangat besar karena mengangkut administrasi negara bahkan keuangan. 

"Maka perlu proses hukumnya jelas sehingga tidak ada pihak yang dirugikan ke depannya," terang Ta'in dengan tegas.

Alfred


Bupati Galus,H.M. Amru Rapat Koordinasi dan Evaluasi Vaksinasi.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Gayo Lues H.M. Amru bersama Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam memimpin rapat evaluasi penanganan dan pengendalian Covid-19 yang dilaksanakan di Balai Pendopo Bupati, Selasa (30/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gayo Lues H.M.Amru mengharapkan, agar para camat dapat melakukan pendekatan yang dapat menyentuh hati masyarakat, sehingga para warga melakukan vaksinasi tidak dengan terpaksa. Hal ini tentunya dapat memberikan dampak positif yang luar biasa akan kesadaran tentang pentingnya vaksinasi di kalangan masyarakat sipil.

Kemudian, lanjut Bupati, saat ini perjuangan Pemerintah baik Pusat maupun daerah masih belum menemui titik Akhir,sejak Gayo Lues tercatat kasus warga terpapar Covid-19 pada tahun 2020 lalu,dan sempat menempatkan Kabupaten Gayo Lues sebagai Zona kuning. 

Namun, memasuki tahun 2021 Pemerintah bersama dengan unsur Forkopimda,BPBD,Dinkes,serta para SKPK terkait melakukan berbagai upaya demi menyumbangkan angka penurunan kasus Covid-19 Khususnya di Gayo Lues.

"Untuk itu saya berharap pihak BPBD dan unsur Forkopimda agar mengajak para Kepala SKPK terkait,Camat se - Kabupaten serta seluruh Kepala Puskesmas untuk ikut serta merundingkan pencapaian vaksinasi di Negeri ini," kata Bupati Amru. 

Dalam rapat tersebut, seperti yang di akui Camat Rikit Gaib H. Sukri Mas, bahwa saat ini masih terdapat sejumlah masyarakat yang menolak keras keberadaan vaksinasi. Berbagai opini miring beredar di lingkungan masyarakat yang menimbulkan adanya ketegangan antara Tim vaksinasi dan para warga.

"Walaupun sudah dilakukannya edukasi sosialisasi dan vaksinasi Door To Door tetap terjadi gesekan dengan beberapa kelompok masyarakat,kami meminta hal ini segera diperhatikan oleh Pemerintah Daerah Gayo Lues," ujar Camat Rikit Gaib ini.

Ditamnahkan Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, sejak awal telah mengikuti serta upaya peningkatan vaksinasi di Gayo Lues dengan tegas menyampaikan, kewajiban akan keberhasilan vaksinasi 100% bukan merupakan tanggung jawab Pemerintah saja, akan tetapi masyarakat juga memiliki kewajiban dalam mengajak lingkungannya untuk ikut serta vaksinasi.

"Pencapaian angka 100% vaksinasi itu bukanlah beban yang diberikan pada pemerintah saja, target itu merupakan kewajiban kita bersama untuk menggapainya. Untuk itu, kita perlu samakan persepsi dan gerakan bersama. Sentuhlah hati masyarakat, jika hatinya sudah tersentuh maka masyarakat bukan hanya bersedia di vaksin tapi juga mengajak masyarakat lainya untuk mengikuti vaksinasi," tutup Charlie Syahputra mengakhiri. (MK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.