Bupati Galus, H. M. Amru. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Ada ajakan bahkan gesekan di masyarakat  yang tidak bisa dipertanggung jawabkan serta tidak dapat dibuktikan dengan fakta untuk penolakan vaksinasi. Hal itu seringkali di sosialisasikan oleh oknum, Tokoh masyarakat baik itu dari oknum ASN bahkan beberapa Tokoh Ulama.

Praduga - praduga tanpa fakta yang tidak bisa dibuktikan lebih dipercaya oleh masyarakat. Padahal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) telah menghalalkan vaksinasi, memilih dan memastikan vaksinasi yang tidak mengandung unsur haram dalam Islam.

Untuk itu Bupati Gayo Lues H.M. Amru memerintahkan kepada Sekretaris MPU agar segera mengumpulkan para Ulama di tingkat kampung untuk diberikan Sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi covid-19 di Balai Pendopo Bupati setempat Selasa (30/11/2021) Kemaren.

Ia menyampaikan bahwa dengan berhasilnya vaksinasi maka perekonomian masyarakat di kabupaten bahkan Nasional akan dapat diperbaiki, harga barang akan kembali normal dan masyarakat bisa bebas untuk melakukan perdagangan dan aktivitas perekonomian.

"Aktifitas Vaksinasi cenderung menurun satu bulan terakhir ini atau dengan kata lain jumlah orang yang menerima vaksin sangat sedikit. Baik itu di gerai vaksinasi puskesmas maupun di gerai vaksinasi TNI dan Polri," ujarnya. 

Untuk itu, lanjutnya, vaksinasi adalah tugas bersama bukan bukan hanya tanggung jawab dari Pemerintah Pusat,Pemerintah Daerah di bidang Kesehatan,Kepolisian atau TNI namun tugas pencegahan dan penanganan vaksinasi adalah tugas Pemerintah Kecamatan,tingkat kampung bahkan tingkat Kepala Keluarga (KK) untuk melindungi anggota keluarganya sendiri. 

"Namun anehnya, sebagian masyarakat masih percaya dengan isu hoax tentang bahaya vaksin. Padahal fakta di lapangan bahwa masyarakat yang meninggal, lumpuh, atau hilang kesadaran akibat vaksinasi COVID-19 di Kabuaten Gayo Lues bahkan Seluruh Provinsi Aceh adalah Nol sebagaimana yang disampaikan oleh Penanggung Jawab Vaksinasi di Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues," tutup Bupati mengakhiri. (MK)


Demo Dua LSM, Ta'in Komari dan Edy Susilo di Gedung KPK. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan Pembangunan Daerah (BPK-PPD) Batam dan LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memproses sejumlah kasus dugaan korupsi di Kota Batam yang sudah dilaporkan masyarakat selama ini.

Kedua LSM tersebut menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK Kuningan Jakarta, Senin (29/) lalu. Sejumlah spanduk dan pamflet digelar peserta demo terkait sejumlah tuntutannya.

Ketua BPK-PPD Kota Batam, Edy Susilo menyoroti pada proses hukum yang seolah tidak berdaya terkait sejumlah laporan kasus dugaan korupsi di Kota Batam. " Sudah banyak laporan masyarakat dari Batam terkait dugaan korupsi, tapi KPK kok sepertinya enggan untuk turun ke Batam itu ada apa..?" ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua LSM KODAT86, Cak Ta'in Komari, SS bahwa dugaan kasus korupsi yang disampaikan ke KPK dalam beberapa bulan terakhir ini ada bansos Covid19 tahun 2020 hingga dugaan gratifikasi fee alokasi lahan di BP Batam. "Kodat86 sendiri telah melaporkan sejumlah kasus dugaan korupsi dalam beberapa bulan terakhir ini," tegas Cak Ta'in.

Lebih lanjut Mantan Dosen UNRIKA Batam itu menjelaskan, di antara kasus tersebut antara lain : Dugaan Korupsi Proyek IT BP Batam tahun 2019 & 2020, dugaan korupsi dan Gratifikasi Alokasi lahan PT. Persero Batam kepada 3 perusahaan swasta, dugaan korupsi dana Retain Earning dari ATB ke BP Batam senilai Rp. 742 Miliar, Dugaan korupsi Dana Bansos Covid19 di BP Batam dan Pemko Batam, Rangkap jabatan BP Batam ex-officio Walikota Batam, dan lainnya.

"Semua laporan kami sertakan bukti permulaan yang cukup buat KPK untuk proses lebih lanjut. Kita juga KPK turun tangan untuk memeriksa alokasi lahan di BP Batam yang diduga selalu disertai unsur gratifikasi " jelas Cak Ta'in.

Ditambahkan mantan jurnalis freelance itu bahwa mereka akan terus mendesak KPK untuk segera melakukan proses hukum lebih lanjut terhadap laporan yang sudah disampaikan masyarakat maupun oleh Kodat86 sendiri. " Kita siap membantu KPK untuk investigasi dan penelusuran bukti yang lebih real di lapangan kalau dibutuhkan," tegasnya.

Menurutnya, selama ini KPK dianggap mandul dan ada kepentingan terkait laporan dugaan korupsi dari Batam. " KPK sendiri yang menempatkan Kepri sebagai daerah terkorup nomor 6 se-Indonesia, sejumlah kasus sudah dilaporkan tapi mengapa tidak ada proses lebih lanjut, khususnya di Batam," jelasnya. 

"Masyarakat di Batam sudah muncul sikap apriori terhadap KPK, bahwa lembaga penegak hukum tidak akan proses laporan dari Batam bahkan dianggap ada yang melindungi. Untuk itu ya KPK perlu membuktikan ke publik bahwa mereka independen dan konsisten tidak ada kepentingan apapun dalam penegakan hukum, " tambah Cak Ta'in.

(***/Redaksi)


bea Cukai Kepri Sapah SPCG di Selat Sungapore. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun, dan Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam mengadakan pertemuan di laut (Rendezvous at Sea) dengan Singapore Police Coast Guard (SPCG) di Selat
Singapura, Selasa (30/11/2021).

Pertemuan kali ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh DJBC dan SPCG sejak ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai dan Commander of Singapore Police Coast pada 03 Februari 2020 di Jakarta.

Pertemuan yang dilaksanakan di atas kapal patroli milik masing-masing pihak merupakan gambaran ketika melakukan pengejaran penyelundup memasuki salah satu batas perairan negara, DJBC maupun SPCG akan tunduk kepada aturan teritorial masing-masing negara dan bersikap saling
mempercayai.

Kerja sama antara DJBC dan SPCG bertujuan untuk mencegah terjadinya segala bentuk kejahatan kemaritiman di wilayah perbatasan Indonesia dan Singapura seperti praktik perdagangan ilegal yang dikhawatirkan akan digunakan untuk mendanai kejahatan yang lebih besar antara lain transnational organize crime atau terorisme.

Wilayah perbatasan laut Indonesia dan Singapura merupakan jalur strategis yang dipadati oleh kegiatan kemaritiman internasional sekaligus menjadi perlintasan kapal yang berlayar antarbenua dan
antarsamudera. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya pengawasan yang ketat di wilayah perairan Indonesia dan Singapura.

Dalam pertemuan kali ini, DJBC diwakili oleh Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, I Wayan Sapta Darma; Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Iwan Kurniawan; Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun, Kholis Kamaludin dan Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam, Waloyo serta jajaran awak kapal patroli BC 30005.

Terdapat dua topik pembahasan utama yang dibahas pada kesempatan ini, yaitu cara mengoptimalisasikan strategi komunikasi khususnya di bidang patroli laut di wilayah Selat Singapura
dan cara mempercepat penyelesaian koordinasi patroli laut dengan adanya standar operasional prosedur.

“Acara ini tentu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kerja sama kedua negara, optimalisasi komunikasi khususnya dalam pelaksanaan patroli laut, dan terutama menjaga perbatasan kedua negara dari kegiatan ilegal,” kata Iwan Kurniawan.

SPCG yang diwakili oleh Operations Officer Management, Deputy Superintendent of Police Billy Tan; Training Officer, Coastal Patrol Squadron, Deputy Superintendent of Police Isham Mohamed dan Manpower, Admin and Logistics Officer, Assistant Superintendent of Police Firdaus Taufik.

“Kerja sama ini sudah melalui banyak hal sejak ditandatanganinya MoU tahun 2020 lalu. Saya harap kita dapat terus menjalin kerja sama dengan baik, saling up date, dan mampu mencapai tujuan untuk menjadikan wilayah lebih aman dan lebih baik lagi,” ucap Billy Tan selaku perwakilan SPCG.

Di tempat terpisah Atase Keuangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Deni Surjantoro mengatakan bahwa pertemuan seperti ini perlu diadakan rutin dalam jangka pendek satu
hingga tiga bulan sekali. Hal tersebut sekaligus sebagai strategi komunikasi berupa pertukaran informasi sesuai kondisi periode tersebut.

“Sebagai Atase Keuangan sekaligus perwakilan Bea Cukai di Singapura, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada rekan-rekan SPCG, rekan-rekan BC Batam dan Kanwil DJBC Khusus Kepri yang tiada lelah untuk selalu menjalin kerja sama dalam menegakkan hukum kepabeanan di perbatasan laut, di samping itu saya juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya RV kali ini dengan baik dan lancar, semoga ke depan koordinasi dan kolaborasi antara 2 institusi kedua Negara akan semakin meningkat,” pungkas Deni.
***


Aksi Demo LSM BPK-PPD, Edy Susilo dan LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan Pembangunan Daerah (BPK-PPD) Batam dan LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) mendesak Mabes Polri memproses laporan dugaan penggunaan ijazah palsu Walikota Batam.

Kedua LSM tersebut menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Senin (29/) kemarin. Desakan itu mereka perlu lakukan sebab hingga saat ini laporan yang sudah disampaikan Aktivis Pemantau Pendidikan,  Paulus Lein pada bulan Januari 2021 belum ada perkembangan yang berarti.

Ketua BPK-PPD Kota Batam, Edy Susilo menyayangkan proses hukum terhadap dugaan penggunaan ijazah palsu Walikota Batam tidak berjalan sebagaimana mestinya. "Kita minta dugaan ijazah palsu Walikota Batam diproses secepatnya," katanya berapi-api.

Hal yang sama disampaikan Ketua LSM KODAT86, Cak Ta'in Komari bahwa proses hukum atas dugaan ijazah palsu Walikota itu sangat lamban bahkan terkesan sengaja digantung. 

"Laporan dugaan ijazah palsu itu sudah dilakukan sejak awal tahun 2021, namun hingga menjelang tahun berganti, tidak ada perkembangan berarti. Itu terlalu lama, meski seharusnya bisa diselesaikan dengan cepat," tegas Cak Ta'in menimpali pernyataan Edy, Selasa (30/11-2021).

Walikota Batam, Muhammad Rudi diduga menggunakan ijazah palsu dalam pencalonan dan syarat administrasi negara baik proses Pemilukada maupun kepala daerah. Ada beberapa kejanggalan dalam proses dan keluarnya ijazah tersebut.

"Harusnya proses semakin jelas, sebab pada bulan Mei itu ada beberapa pemeriksaan fisik terhadap beberapa saksi, namun mengapa setelah pemeriksaan itu seolah kasusnya juga tenggelam," jelas Cak Ta'in.

Lebih lanjut dijelaskan mantan Dosen UNRIKA Batam itu, implementasi dari laporan dugaan penggunaan ijazah palsu itu sangat besar karena mengangkut administrasi negara bahkan keuangan. 

"Maka perlu proses hukumnya jelas sehingga tidak ada pihak yang dirugikan ke depannya," terang Ta'in dengan tegas.

Alfred


Bupati Galus,H.M. Amru Rapat Koordinasi dan Evaluasi Vaksinasi.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Gayo Lues H.M. Amru bersama Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam memimpin rapat evaluasi penanganan dan pengendalian Covid-19 yang dilaksanakan di Balai Pendopo Bupati, Selasa (30/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gayo Lues H.M.Amru mengharapkan, agar para camat dapat melakukan pendekatan yang dapat menyentuh hati masyarakat, sehingga para warga melakukan vaksinasi tidak dengan terpaksa. Hal ini tentunya dapat memberikan dampak positif yang luar biasa akan kesadaran tentang pentingnya vaksinasi di kalangan masyarakat sipil.

Kemudian, lanjut Bupati, saat ini perjuangan Pemerintah baik Pusat maupun daerah masih belum menemui titik Akhir,sejak Gayo Lues tercatat kasus warga terpapar Covid-19 pada tahun 2020 lalu,dan sempat menempatkan Kabupaten Gayo Lues sebagai Zona kuning. 

Namun, memasuki tahun 2021 Pemerintah bersama dengan unsur Forkopimda,BPBD,Dinkes,serta para SKPK terkait melakukan berbagai upaya demi menyumbangkan angka penurunan kasus Covid-19 Khususnya di Gayo Lues.

"Untuk itu saya berharap pihak BPBD dan unsur Forkopimda agar mengajak para Kepala SKPK terkait,Camat se - Kabupaten serta seluruh Kepala Puskesmas untuk ikut serta merundingkan pencapaian vaksinasi di Negeri ini," kata Bupati Amru. 

Dalam rapat tersebut, seperti yang di akui Camat Rikit Gaib H. Sukri Mas, bahwa saat ini masih terdapat sejumlah masyarakat yang menolak keras keberadaan vaksinasi. Berbagai opini miring beredar di lingkungan masyarakat yang menimbulkan adanya ketegangan antara Tim vaksinasi dan para warga.

"Walaupun sudah dilakukannya edukasi sosialisasi dan vaksinasi Door To Door tetap terjadi gesekan dengan beberapa kelompok masyarakat,kami meminta hal ini segera diperhatikan oleh Pemerintah Daerah Gayo Lues," ujar Camat Rikit Gaib ini.

Ditamnahkan Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, sejak awal telah mengikuti serta upaya peningkatan vaksinasi di Gayo Lues dengan tegas menyampaikan, kewajiban akan keberhasilan vaksinasi 100% bukan merupakan tanggung jawab Pemerintah saja, akan tetapi masyarakat juga memiliki kewajiban dalam mengajak lingkungannya untuk ikut serta vaksinasi.

"Pencapaian angka 100% vaksinasi itu bukanlah beban yang diberikan pada pemerintah saja, target itu merupakan kewajiban kita bersama untuk menggapainya. Untuk itu, kita perlu samakan persepsi dan gerakan bersama. Sentuhlah hati masyarakat, jika hatinya sudah tersentuh maka masyarakat bukan hanya bersedia di vaksin tapi juga mengajak masyarakat lainya untuk mengikuti vaksinasi," tutup Charlie Syahputra mengakhiri. (MK)


Ketua Tim Penggerak PKK Galus Hj.Hartati Amru Didampingi Bupati Gayo Lues H.M. Amru.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Sambut Hari Ibu,Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK)  Kabupaten Gayo Lues gelar perlombaan Hifdzil Qur'an Juz-30 bagi para Ibu-ibu Rumah Tangga se-Kabupaten Galus.

Perlombaan ini sendiri diinformasikan akan diisi oleh masing-masing 5 orang ibu rumah tangga sebagai perwakilan setiap kecamatan yang berlangsung selama 2 hari di halaman mesjid Ash-Shalihin, Senin (29/11/2021) Kemaren.

Selain sebagai bentuk upaya mengisi perayaan Hari Ibu, perlombaan yang berpesertakan para ibu rumah tangga tersebut juga dimaksudkan sebagai upaya lanjutan agar tercapainya impian negeri 1000 hafiz di Kabupaten Gayo Lues.

Bupati Gayo Lues, H.M. Amru saat membuka perlombaan tersebut menilai bahwa untuk menciptakan generasi yang berkualitas dan beriman, maka peningkatan kualitas pola asuh orang tua juga perlu diperhatikan. 

Dirinya menjelaskan, peran Ibu sebagai pendidik dan pembimbing pertama bagi anak sangat perlu untuk memahami Ilmu Agama dengan baik untuk bisa mendidik generasi penerus. Untuk itu ia sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh TP PKK tersebut.

“Kita perlu ketahui, jika ingin menciptakan generasi yang cinta islam, maka bukan anaknya saja yang perlu kita kenalkan dengan Agama, namun Ibunya juga, sebab ibulah yang menjadi pembimbing awal anak mulai dari kandungan hingga anak tersebut mandiri,” jelas Bupati Amru.

Sementara Ketua TP-PKK Galus Hj.Hartati Amru menilai,kegiatan ini menjadi pendorong para ibu untuk tidak hanya membantu tumbuh kembang anak saja, Hal ini dilakukan agar nantinya para ibu dapat memberikan pemahaman Al-Qur'an terbaik untuk anak-anak para Calon penerus bangsa.

Bergerak dari impian agar terciptanya Masyarakat yang islami,untuk itu TP-PKK bersama Organisasi BKMT mengajak para ibu rumah tangga untuk ikut serta dalam tercapainya Program 1000 Hafizd.

"Ibu sebagai guru pertama untuk anak,harus mampu menjadi pembimbing dan sumber ilmu bagi anak. Untuk itu saya berharap dengan adanya kegiatan ini para ibu termotivasi untuk memperdalam ilmu Agama agar nantinya dapat memberikan pendidikan terbaik untuk Anak-anak," tutup Hj. Hartati Amru.

Dalam kesempatan tersebut Isteri orang nomor satu di Kabupaten Galus ini juga menjadi salah satu Dewan Hakim dalam perlombaan tersebut, sehingga berkesempatan menilai langsung kemampuan para peserta dalam ajang lomba Hifdzil Qur'an juz 30 tersebut. (MK)


Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat Menyampaikan Kata Sambutan. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Bpk. Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si memberi sambutan sekaligus membuka acara pelatihan Penyuluhan Ketahanan Pangan (PKP) bagi UKM Produk olahan rumah tangga Kabupaten Karimun, Senin (29/11).

Acara berlangsung di Gedung Balai Sri Gading Tanjung Batu yang dihadiri Ibu Ketua TP PKK Kab. Karimun, Kadis Koprasi UKM dan ESDM, Serta peserta pelaku UMKM Dari Kecamatan Kundur, Kecamatan Kundur Utara, Kecamatan Buru dan Kecamatan Ungar. Dengan tetap mematuhi  Protokol kesehatan.

Kadis Koprasi UKM dan ESDM saat menyampaikan laporan kegiatan. Dikatakanya, pelaksanaan penyuluhan ini memiliki beberapa tujuan, yaitu, tujuan umumnya adalah meningkatkan kemampuan dan pengetahuan UKM hingga mampu mengembangkan usahanya menjadi lebih produktif efesien dan mampu bersaing di pasar konfensional.

"Kemudian tujuan khususnya yaitu memiliki legalitas produk usahanya, UKM yang dapat mengembangkan usahanya dengan pola jaringan kemitraan dalam memproduksi dan mendistribusi ke pasar, dan mampu menembus pasar internasional," ujarnya. 

Kemudian, dalam arahannya Bupati Karimun menyampaikan pelaksanaan penyuluhan ini merupakan salah satu visi misinya yang juga masuk dalam rencana aksi Pemda Karimun jalankan saat ini. Dimana orang nomor satu tersebut ingin pelaku usaha mikro Kabupaten Karimun ini memiliki legalitas yang jelas yang tentu saja ini menambah kepercayaan konsumen dalam membeli produk UKM Kabupaten Karimun.

Selanjutnya, Bupati Karimun juga berharap pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya pembekalan ilmu tetapi harus juga diiringi dengan kelengkapan administrasinya.

"Kami berharap pelaku UKM yang ada di kabupaten Karimun ini dapat memiliki sertifikat IRT sebagai kelayakan produknya, dengan itu saya menjamin dalam kegiatan ini kalau tidak percuma kegiatan ini kita laksanakan," ucap Bupati Karimun.

Dengan itu, lanjutnya, adanya legalitas tersebut para pelaku UKM Kab. Karimun nantinya akan mampu bersaing dan memasarkan produksinya di minimarket-minimarket dan juga pasar internasional.

Menutup arahannya, Bupati Karimun memberikan saran kepada peserta penyuluhan yang merupakan pelaku UKM agar tetap menjaga konsistensi baik dari rasa maupun jumlah produksinya sehingga produk yang dihasilkan selalu terjamin.

Ahmad Yahya


Bupati Galus Serahkan Sertifikat kepada Kepala Puskesmas se Galus.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke - 57 yang mengangkat Tema "Sehat Negeriku,Tumbuh Indonesiaku". Untuk mendukung itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues gelar gerak jalan Santai dengan Rute Blower, Mahkamah Syariah dan lapangan Pancasila.

Kata Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru mengatakan, tema ini dipilih untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang secara bersama-sama bahu membahu dan Gotong-royong dalam menghadapi situasi Pandemi Covid-19.

"Sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali beraktivitas dan produktif sehingga Negara ini kembali sehat dan kembali tumbuh," ujar Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru saat membacakan kata sambutan Menteri Kesehatan RI di lapangan Pancasila Sabtu (27/11/2021) Kemaren. 

Usai membacakan kata sambutan dari Menteri Kesehatan, Bupati Gayo Lues meminta agar seluruh nakes Gayo Lues untuk menerima vaksinasi moderna sebagai langkah perlindungan terhadap diri sendiri. Agar berbagai upaya kesehatan terus dilakukan dalam bentuk preventif,deteksi dan responsif dengan harapan jumlah kasus menurun dan kesembuhan meningkat serta kematian dapat dicegah.

"Alhamdulillah saat ini Kabupaten Gayo Lues sudah bisa mengendalikan Pandemi saat ini. Ini tidak mungkin terjadi tanpa dukungan,tanpa kerja keras dari seluruh insan kesehatan yang ada di II Kecamatan yang ada di Gayo Lues ini," kata Amru.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, Riadussalihin SKM sengaja memilih gerak jalan santai sebagai wujud dari upaya Silaturahmi serta mendekatkan hati di antara para Nakes. Dan disamping penurunan kasus Covid-19 ini,haruslah disikapi dengan bijak.

"Protokol kesehatan harus terus kita jalankan,dan surveilans terus disiplin kita lakukan dan vaksinasi adalah langkah-langkah yang tidak boleh berhenti agar seluruh masyarakat secara konsisten disiplin melakukanya,"tuturnya.

Setelah selesai jalan santai dan Senam Airobik, Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada para Forkopimda, serta sertifikat kepada seluruh Kepala Puskesmas yang telah bersusah payah mensukseskan vaksinasi di Gayo Lues sehingga Negeri Seribu Hafizd ini berada di urutan ke 2 terbaik se Provinsi Aceh untuk capaian vaksinasi terbaik setelah Banda Aceh. (MK)


Foto Bersama. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Orang tua mana yang tidak bangga jika Anak-anaknya bisa menghafal Ayat Al-Qur'an 5 hingga 10 juz. Kini terbukti dari sepasang orang tuanya mendidik Anaknya hingga mampu menghafal Ayat suci Al-Qur'an,sehingga orang tuanya patut berbangga.

Seperti 2 Kakak beradik asal Kecamatan Rikit Gaib bisa memboyong Piala dan uang saku setelah melantunkan Ayat Suci Al-Qur'an di pentas Musabaqoh Hifzil Qur'an Tingkat Kabupaten di halaman Masjid Agung A.Shalihin Kota Blangkejeren, Minggu (28/11/2021) Kemaren.

Aliman Syeh Kumar dan adiknya Nurul Athika, berlomba pada golongan juz yang berbeda. Kedua kakak beradik ini mampu menorehkan prestasi di ajang Musabaqoh Hifzil Qur'an Tingkat Kabupaten tersebut, hingga membuat kedua orang tuanya sangat terharu dan bangga. Sehingga syurga dan mahkota telah menunggu mereka di hari kiamat kelak akan terwujud nyata.

Menurut Ust. Junaidi yang membimbing kedua hafiz Qur'an tersebut mengatakan, Alimam yang kini masih duduk di bangku Kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA) bertanding di golongan 10 juz, dan berhasil meraih juara 2. Sedangkan Adiknya bernama Athika yang masih duduk di bangku  Kelas I Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang bertanding di golongan 5 juz,juga berhasil meraih juara I dan uang 4,5 juta Rupiah.

"Kedua kakak beradik itu di bawah bimbingan Pasantren Tahfidzul Qur'an Ar-Rahman. Dirinya mendidik Santri -santri termasuk kedua kakak beradik itu di ajarkan cara belajar menghafal Al-Qur-an setelah Ba'da magrib dan dilanjutkan Ba'da Isya hingga pukul sepulu malam. Niat yang kuat dan Motivasi tentang ke utamaan belajar Al-Qur'an yang kita ajarkan kepada para Santri," kata Ust.Junaidi sedikit berbangga.

Selain itu, Kabid PS. Dinas Syariat Islam Gayo Lues Ust. DR. H. Andi Putra, LC. MA menuturkan, ada 4 katagori penilaian dalam perlombaan ini diantaranya,Tajwid, Kefasihan, Kelancaran dan Irama justri itu bisa menjadi penentu bagus tidaknya lagan yang akan di nilai oleh panitia.

"Musabaqoh Hafzil Qur'an ini sudah bejalan selama 4 hari,dan saya berharap agar penghafal Al-Qur'an di Gayo Lues ini terus semakin baik serta terus ditingkatkan,agar Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati bisa terlaksana di Negeri Seribu Hafiz ini," tutur H. Andi mengakhiri. (MK)


Daffa Raih Juara I Musabaqoh Hifzil Qur'an.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Dibawah bimbingan Ustad Jiah, Siti Rahmah. Daffa Al Khawarizmi Hardi, berhasil menoreh prestasi juara I Musabaqoh Hifzil Qur'an yang diselenggaran oleh Dinas Syari'at Islam Kabupaten Gayo Lues.

Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 yang masih berumur 10 Tahun ini berhasil mendapatkan juara I dan memboyong hadiah sebesar Rp 4,5 juta lomba Musabaqoh Hifzil Qur'an, Minggu (28/11/2021)

Menurut Ibunya Daffa, hanya dengan di iming-iming berupa jajan darinya, kini Daffa sudah mampu menghafal Qur'an sebanyak I juz.

Kabid PS Dinas Syari'at Islam Galus DR.H. Andi Putra, LC.MA mengatakan, kepada Masyarakat agar terus mendidik Anak- anak membaca Al-Qur'an seperti yang sudah di torehkan adik Daffa menjadi jargon.

"Dengan jargon Negeri 1000 Hafiz harusnya kita mampu membuktikan jargon 1000 Hafiz tersebut," kata DR. Andi.

Andi bersyukur, di bawah bimbingan Ustad Jiah Siti Rahmah Al- Hafizah pada TPA  Tahtiz Qur'an Al Mawardi yang terletak di desa Buntul Tajuk kini selain mendapatkan Piala dan hadiah uang,Daffa kini telah memiliki modal untuk membawa Ibunya mendapatkan mahkota di Yaumil Akhir nanti.

"8 baris Qur'an setiap hari memang bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dilakukan bagi kebanyakan orang,namun kini Daffa sudah mampu menghafalnya tentu mungkin hal ini dapat di upayakan oleh setiap generasi Gayo Lues untuk terus belajar,agar kelak bisa menjadi jargon Hafiz di Negeri ini," tutupnya. (MK)


Kapolres Natuna Pantau Vaksinasi Serentak di Kabupaten Natuna. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Guna mendukung dan terlaksananya kekebalan komunal terhadap virus covid 19, Polres Natuna ikut laksanakan kegiatan Vaksinasi Covid 19 Serentak seIndonesia, Kegiatan Vaksinasi serentak ini harus tercapai 2,3 juta dosis Vaksin 1 hari sesuai arahan Presiden RI, Bapak Ir. H. Joko Widodo. Sabtu (27/11/2021).

Hal ini  merupakan program Polri, agar dilaksanakan serentak  di seluruh Indonesia guna percepatan pencapaian target Vaksinasi tercapai dan Rakyat Indonesia mempunyai ketahanan terhadap virus covid 19.

Kapolres Natuna AKBP IWAN ARIYANDHI., S.I.K,.M.H tinjau vaksinasi serentak di Gedung Balai Desa Batu Gajah Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

"Selain melakukan peninjau Kapolres Natuna juga mengikuti Zoom Meeting yang dipimpin oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si," ungkapnya. 

Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi agar Indonesia Maju. Kegiatan Vaksinasi ini tetap dimulai  dari proses pendaftaran peserta, pemeriksaan kesehatan, penyuntikan vaksin hingga proses observasi usai divaksin.

Meskipun rentang kendali Kabupaten  Natuna terdiri dari pulau-pulau antar kecamatan yang satu dengan yang lainnya, Polri bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Natuna akan tetap bekerja ekstra demi kesehatan masyarakat, pungkasnya.

(IK)


Crane Ambruk di Galangan Kapal Pax Ocean. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Terkait ambruknya alat berat jenis Crane, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau, Mangara Simarmata membenarkan adanya kecelakaan kerja yang terjadi dilokasi galangan kapal Pax Ocean, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Rabu (17/11/2021) lalu.

Dalam foto yang dikirimkan Mangara Simarmata mengatakan bahwa, tim pengawasan K3 Disnakertrans sudah turun investigasi ke lokasi perusahaan tersebut. Namun Mangara belum menjelaskan kronologis kecelakaan tersebut karena belum menerima laporan dari tim yang turun. 

"Saya belum bisa memberikan keterangan atau steatmen soal peristiwa tersebut, karena belum ada laporan sampai ke saya. Tunggu ada laporan baru saya kasih steatmen," kata Mangara Simarmata kepada media, Sabtu (27/11/2021). 

Kemudian, salah satu anggota tim Disnakertrans yang ikut turun ke lokasi menyatakan bahwa informasi baru didapat setelah beberapa hari kejadian. Pada hari Jumat (19/11/2021) turun langsung ke galangan tersebut namun secara detail laporan belum diberikan oleh pihak perusahaan. 

Menurutnya bahwa dua orang korban meninggal dunia dan satu orang korbannya dibawa pulang ke Jawa Barat. Selain itu, ada juga pekerja yang mengalami luka -luka. 

"Untuk lebih jelasnya, hari Senin datang saja ke kantor ya," ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, alat berat jenis Crane ambruk di galangan kapal Pax Ocean, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam. Kejadian pada Rabu (17/11/2021) sekira pukul 00.30 Wib dini hari.

Dalam kecelakaan kerja tersebut, dua pekerja yang merupakan karyawan dari subcont di galangan kapal Pax Ocean itu. Kedua korban dikabarkan tewas seketika usai tertimpa alat berat Crane. Sementara dua pekerja lainnya mengalami luka berat hingga dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Ani Dewiyana mengatakan, sebelumnya ada empat orang karyawan yang menjalani perawatan intensif akibat insiden tersebut.

"Ada empat orang di rawat. Dua orang meninggal dunia dan dua orang lagi tengah menjalani perawatan intensif," ucap Ani kepada expossidik.com, Sabtu (27/11/2021) sore.

Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci penyebab meninggalnya dua orang karyawan galangan kapal Pax Ocean atas insiden kecelakaan kerja di perusahaan tersebut.

"Untuk penyebab meninggalnya dua orang tersebut silahkan ke kantor mereka pak," kata Ani. (Fay)


Crane Ambruk di Galangan Kapal Pax Ocean. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Jumlah korban tewas atas insiden ambruknya alat berat jenis Crane di galangan kapal Pax Ocean, Tanjung Uncang, Batuaji, Kota Batam bertambah menjadi empat orang.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Ani Dewiyana mengatakan, sebelumnya ada empat orang karyawan yang menjalani perawatan intensif akibat insiden tersebut.

"Ada empat orang di rawat. Dua orang meninggal dunia dan dua orang lagi tengah menjalani perawatan intensif," ucap Ani kepada, Sabtu (27/11/2021) sore.

Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci penyebab meninggalnya dua orang karyawan galangan kapal Pax Ocean atas insiden kecelakaan kerja di perusahaan tersebut. 

"Untuk penyebab meninggalnya dua orang tersebut silahkan ke kantor mereka pak," kata Ani.

Diberitakan sebelumnya, sebuah alat berat jenis Crane ambruk di galangan kapal Pax Ocean, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam. Informasi yang dihimpun dilapangan, insiden itu terjadi pada Rabu (17/11/2021) sekira pukul 00.30 Wib dini hari.

Atas insiden kecelakaan kerja tersebut, dua pekerja yang merupakan karyawan galangan kapal Pax Ocean itu dikabarkan tewas seketika usai tertimpa alat berat Crane. 

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Ipda Budi Santosa tampak sedikit irit bicara. Ia mengatakan kasus tersebut sudah ditangani Polresta Barelang.

"Kasus ini ditangani Polresta Barelang. Silahkan konfirmasi langsung ke Kasat Reskrim," kata Budi, Jumat (26/11/2021) kamarin.

Hal senada, Kapolsek Batuaji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto mengatakan kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polresta Barelang.

"sudah dilimpah ke Polresta, silahkan ditanya perkembangannya di Polresta," ucap Daniel lewat pesan WhatsAppnya, Sabtu (27/11/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandi Tarigan mengatakan perkara ini masih dalam pemeriksaan. "Masih kami periksa-periksa ya," ucap Reza singkat. (Fay)


Alat Crane Ambruk di Pax Ocean. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sebuah alat berat jenis Crane ambruk di galangan kapal Pax Ocean, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam. Informasi yang dihimpun dilapangan, insiden itu terjadi pada Rabu (17/11/2021) sekira pukul 00.30 Wib dini hari.

Atas insiden kecelakaan kerja tersebut, dua pekerja yang merupakan karyawan galangan kapal Pax Ocean itu dikabarkan tewas seketika usai tertimpa alat berat Crane.

"Sebenarnya kejadian ini saya dengar sudah satu Minggu lalu. Infonya ada dua orang korban meninggal dunia akibat tertimpa alat berat Crane," ucap pria yang identitasnya tidak mau disebutkan, Kamis (25/11/2021).

 "Selain korban meninggal dunia, ada juga pekerja lainnya yang mengalami luka berat hingga dilarikan ke Rumah Sakit terdekat," tambahnya.

Namun, peristiwa kecelakaan kerja yang menelan dua korban jiwa itu luput dari sorotan media. Bahkan pihak kepolisian terkesan enggan memberikan keterangan resminya.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Ipda Budi Santosa tampak sedikit irit bicara. Ia mengatakan kasus tersebut sudah ditangani Polresta Barelang.

"Kasus ini ditangani Polresta Barelang. Silahkan konfirmasi langsung ke Kasat Reskrim," kata Budi, Jumat (26/11/2021) kamarin.

Hal senada, Kapolsek Batuaji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto mengatakan kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polresta Barelang.

"Sudah dilimpah ke Polresta, silahkan ditanya perkembangannya di Polresta," ucap Daniel lewat pesan WhatsAppnya, Sabtu (27/11/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandi Tarigan mengatakan perkara ini masih dalam pemeriksaan. "Masih kami periksa-periksa ya," ucap Reza singkat.

Redaksi


(Foto:Ist)

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues meraih penghargaan Nirwasita Tantra Award Tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Piagam Penghargaan tersebut diwancanakan akan diserahkan langsung oleh Kementerian LHK melaui Kepala DLHK Aceh kepada Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru yang dinilai berhasil merumuskan, menerapkan kebijakan dan Program kerja serta mengurangi resiko lingkungan secara signifikan.

Nirwasita Tantra adalah penghargaan Pemerintah Pusat kepada daerah yang dalam kepemimpinannya berhasil merumuskan dan menetapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan,sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues, drh Ibnu Hafit menjelaskan, penghargaan ini diraih atas keberhasilan kepala daerah dalam merespon persoalan lingkungan hidup yang dituangkan dalam penyusunan dokumen informasi lingkungan daerah.

"Nirwasita Tantra itu bentuk penghargaan pemerintah kepada kepala daerah atas kepemimpinan dan pemahamannya terhadap isu lingkungan yang ditambah dengan kemampuan berinovasi dan sikap responsif dalam menjawab setiap persoalan lingkungan,” ujar Ibnu Hafit dalam siaran persnya, Jumat (26/11/2021) kemaren.

Menurut Ibnu Hafit, apresiasi ini berdasarkan dokumen informasi kinerja pengolahan lingkungan hidup daerah Kabupaten Gayo Lues tepat waktu dan sesuai dengan prinsip pembangunan Green Economy,sehingga KLHK memberikan apresiasi kepada Bupati Gayo Lues.

Oleh karena itu, harap Ibnu Hafit, melalui Niwasita Tantra ini, pemerintah daerah akan mampu mendorong, mendukung kebijakan dan langkah aksi dalam mewujudkan lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi seluruh warga Indonesia khususnya masyarakat Gayo Lues pada umumnya.

Selain Bupati, lanjut Ibnu Hafit, Kementerian LHK juga memberikan piagam penghargaan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gayo Lues, karena komitmen mereka dalam menjaga lingkungan hidup melalui penyusunan Perda Masyarakat Adat, pengelolaan sampah, Tanah Objek Reforma Agraria.

"Pimpinan eksekutif dan legislatif diharap akan kembali meraih piagam Nirwasita Tantra pada penyusunan DIKPLHD tahun 2022 mendatang," tutur Ibnu Hafit dalam siaran Pers nya. (MK)


Personel Lanud Raden Sadjad Gelar Olah Raga Kebugaran Fisik. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Untuk menjaga kondisi fisik agar selalu Fit dan sehat, Personel Lanud Raden Sadjad (RSA) dan Skadron Udara 52 melaksanakan olahraga rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat pagi, kali ini olahraga dilaksanakan di Lapangan Dirgantara Lanud RSA, Jumat (26/11/2021).
 
Komandan Lanud RSA, Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S. Sos., menyampaikan bahwa pada jam olahraga gunakan dengan sebaik-baiknya selagi sehat, agar menjaga tubuh tetap prima dan bugar.
 
Lanjut Komandan mengatakan, Dengan berolahraga secara rutin dan teratur otot-otot tubuh akan menjadi lebih kuat dan sangat bagus untuk kesehatan bagi personel Lanud RSA dalam mendukung tugas pokok kesatuan sehari-seharinya.
 
"Waktunya olah raga mari kita manfaatkan dengan baik dan bertanggung jawab, karena olahraga selain menjaga imun tubuh kita juga menjaga tubuh tetap stabil dan ideal," ujar Komandan Lanud RSA.
 
Olahraga dilaksanakan setelah apel pagi tersebut dipimpin oleh anggota Binjas Lanud RSA dengan melakukan pemanasan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan lari secara terpimpin mengelilingi lapangan bola kaki selama 30 menit.
 
Usai lari, olahraga dilanjutkan bermain sepak bola kaki gembira di lapangan Dirgantara Lanud RSA. Selain sepak bola, personel Lanud RSA bisa melaksanakan olahraga lainnya seperti Golf, bola voli, basket, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan out door/ in door dan fasilitas olahraga  lainnya yang tersedia Lanud RSA.

(IK)


Pemusnahan BB Berkekuatan Hukum di Halaman Kantor Kejari Natuna. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H. hadiri kegiatan pemusnahan sejumlah Barang Bukti (BB) tindak pidana hasil tangkapan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau Incrah. 

Kegiatan pemusnahan dari periode 2019 ini dilakukan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Ranai, Jl. Pramuka, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur dan dihadiri juga oleh Bupati dan Wakil Bupati Natuna, Ketua DPRD Natuna, Danlanal Ranai, PSDKP, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, Ketua LAM Natuna dan sejumlah tamu undangan lainya.

Kepala Kejari Natuna, Imam MS Sidabutar, S.H.,M.H. mengatakan, sedikitnya terdapat 45 perkara Barang Bukti (Barbuk) yang dimusnahkan pihaknya. Dari 45 perkara itu dengan rincian 28 perkara narkotika, 7 perkara tindak pidana terhadap keamanan negara ketertiban umum atau tindak pidana umum lainnya (TPUL), dan 10 perkara tindak pidana terhadap orang atau benda (Oharda).

"45 perkara yang terdiri dari Barang Bukti Narkotika, tindak pidana terhadap kemanan negara ketertiban umum atau tindak pidana umum lainnya (TPUL), dan tindak pidana terhadap orang atau benda (Oharda)," ujar Kajari Natuna.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H. menuturkan bahwa sebagai bagian dari sistem penegakan hukum, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut. Harapanya sinergitas antara Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan semakin meningkat selaras dengan Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Natuna.

"Sinergitas antar aparat penegak hukum dan dukungan dari semua elemen masyarakat tentu sangat membantu dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif khususnya terkait dengan penanganan kejahatan atau tindak pidana lainnya," ujar Kapolres Natuna.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Natuna bersama dengan tamu undangan lainnya turut serta memusnahkan barang bukti baik dengan cara di blender maupun di bakar dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Barang Bukti.


(IK)



Penyerahan Ranperda Oleh Fraksi-Fraksi. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Penjabat Sekda Provinsi Kepri Ir. Lamidi menghadiri Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, Jum’at (26/11).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I Hj. Dewi Kumalasari Ansar yang didampingi Wakil Ketua II Raden Hari Tjahyono dan Anggota DPRD yang hadir sebanyak 17 orang, 6 orang secara virtual dan yang hadir dari Pemerintah Provinsi Kepri antara lain Kepala BP2RD Hj. Reni Yusneli, Kadis Perhubungan Junaidi, Kepala BPBD Budiarto, Kadis Perkim Mahyudin, Kabiro Ortal Any Lindawaty dan Kabiro Pemerintahan M. Darwin.

Sebanyak Delapan Fraksi menyampaikan pendapat akhirnya yang secara keseluruhan menerima Ranperda tersebut untuk dievaluasi dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Sebagian besar Fraksi menyoroti beberapa kegiatan maupun program antara lain Pungutan Retribusi Labuh Jangkar, Ruang Kelas Baru (RKB), penanganan Covid-19, upaya pemulihan ekonomi Kepri pasca Pandemi Covid-19, hingga penanganan banjir.

Dalam pendapat akhir Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan oleh H. Lis Darmansyah, Fraksi PDI P mengapresiasi upaya Pemprov Kepri yang secara bersama-sama berupaya menyempurnakan ranperda ini.

“Para OPD mampu memberi pemaparan dan pandangan yang baik termasuk isu-isu strategis sehingga dapat dijadikan kerangka dasar penyempurnaan ranperda APBD 2022 ini,” kata Lis

Tanjungpinang, NAWACITAPOST – Penjabat Sekda Provinsi Kepri Ir. Lamidi menghadiri Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, Jum’at (26/11).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I Hj. Dewi Kumalasari Ansar yang didampingi Wakil Ketua II Raden Hari Tjahyono dan Anggota DPRD yang hadir sebanyak 17 orang, 6 orang secara virtual dan yang hadir dari Pemerintah Provinsi Kepri antara lain Kepala BP2RD Hj. Reni Yusneli, Kadis Perhubungan Junaidi, Kepala BPBD Budiarto, Kadis Perkim Mahyudin, Kabiro Ortal Any Lindawaty dan Kabiro Pemerintahan M. Darwin.

Sebanyak Delapan Fraksi menyampaikan pendapat akhirnya yang secara keseluruhan menerima Ranperda tersebut untuk dievaluasi dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Sebagian besar Fraksi menyoroti beberapa kegiatan maupun program antara lain Pungutan Retribusi Labuh Jangkar, Ruang Kelas Baru (RKB), penanganan Covid-19, upaya pemulihan ekonomi Kepri pasca Pandemi Covid-19, hingga penanganan banjir.

Dalam pendapat akhir Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan oleh H. Lis Darmansyah, Fraksi PDI P mengapresiasi upaya Pemprov Kepri yang secara bersama-sama berupaya menyempurnakan ranperda ini.

“Para OPD mampu memberi pemaparan dan pandangan yang baik termasuk isu-isu strategis sehingga dapat dijadikan kerangka dasar penyempurnaan ranperda APBD 2022 ini,” kata Lis
 
Sedangkan Fraksi Golkar dengan juru bicaranya Hadi Chandra menyampaikan bahwa Pemprov Kepri bersama DPRD Provinsi Kepri dalam ranperda ini menekankan pada pemulihan ekonomi dengan penguatan jaringan pengaman sosial melalui tata kelola Pemerintahan yang baik.

Selanjutnya, Fraksi PKS menyampaikan pendapatnya, yang menekankan bahwa karena Kepri ini daerah maritim, maka Pemprov Kepri harus tangkas dan cepat dalam mengindentifikasi potensi Pendapat Asli Daerah (PAD) yang memungkinkan dari potensi Kepulauan, Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Danil


Poto Bersama Dengan Bupati Gayo Lues saat Meresmikan Workshop di Putri Betung.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Kampung Uning Pune, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues (Galus) menggelar acara workshop budaya melengkan bersama sanggar lentera Desa Uneng Pune, yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa setempat dengan mengusung tema "Selamatkan Budaya Melengkan dari Kepunahan". Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru secara resmi membuka Workshop, Kamis (25/11/2021) kemaren.

Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru menyampaikan apresiasi kepada pemuda dan pemudi Kampung Uning Pune yang telah menggerakkan kegiatan workshop melengkan. 

"Melengkan adalah salah satu budaya Gayo Lues yang selalu hadir di kegiatan adat tertentu di Gayo Lues. Bahkan, dalam beberapa acara adat wajib diadakan Melengkan," kata Muhammad Amru.

Namun saat ini, sebut Bupati, budaya Melengkan sepertinya telah mulai punah di generasi muda saat ini, banyak pemuda tidak terlalu berminat mempelajari budaya Melengkan.

"Dengan adanya kegiatan workshop ini bisa memicu kembali jiwa para pemuda untuk mempelajari Melengkan. Tidak hanya pemuda di Uning Pune, tetapi Khususnya Pemuda Gayo Lues kembali terpicu untuk belajar Melengkan," ucapnya.

Sementara pendamping Desa Budaya Gayo Lues  Supri melaporkan, kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Budaya untuk mendukung adat istiadat budaya Indonesia. 

"Budaya Melengkan dipilih dalam kegiatan workshop ini, dikarenakan Melengkan sudah hampir punah di Gayo Lues. Hal ini dapat dilihat, tidak adanya generasi muda yang mampu Melengkan disetiap proses adat budaya Gayo Lues. Hanya para senior atau orang tua saja yang ber-melengkan, dengan adanya kegiatan ini, semoga bisa memicu minat generasi muda untuk mempelajari Melengkan," ujarnya. 

Ketua BPK Uning Pune Tgk, Arbi Ata, juga akan mengupayakan bersama pemerintah Desa untuk memprogramkan kegiatan pelatihan Melengkan setiap tahunnya di Desa nya.

"Saya kira kegiatan pelatihan adat budaya seperti ini penting untuk dilestarikan, agar budaya Gayo, khususnya Melengkan tidak hilang dan punah ditelan zaman," tutupnya. (MK)


Pemusnahan Barang Bukti Narkotik Jenis Ganja Di Halaman Mapolres Gayo Lues.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Polisi Resort (Polres) Gayo Lues memusnahkan barang bukti Ganja seberat 158 Kg dari hasil kejahatan tindak pidana penyalahgunaan Narkotik dengan cara dibakar, dihalaman Mapolres, Kamis (25/11/2021).

Narkotik jenis Ganja tersebut sebelumnya disita aparat kepolisian di jalan Terangun-Abdya pada Rabu 3 November 2021 lalu dari tersangka KS (47) bersama dua rekanya.

Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustamam menjelaskan, saat ini sekitar 158 Kg Narkotik jenis Ganja bila di uangkan senilai RP.158.000.000 rupiah telah di musnahkan bersama-sama dengan cara dibakar.

"Ini merupakan sinyal perang terhadap Narkotik yang di siarkan kepada semua pihak yang masih atau ingin mencoba- coba menyalahgunakan Narkotik dalam bentuk dan cara apapun,"secara tegas saya sampaikan,tidak ada celah sedikitpun bagi siapapun yang ingin bermain dengan Narkotik di wilayah hukum Gayo Lues," tegasnya.

Kemudian, menurut Kapolres, dari hasil tangkapan Narkotik jenis Ganja oleh anggota Satnarkoba polres Gayo Lues dilapangan.

"Yang saat ini dimusnahkan,dapat menyelamatkan 5200 orang. Kini Ketiga pelaku tersebut dikenakan Pasal 115 ayat 2 Jo Pasal 111 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," ujarnya. (MK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.