Wakapolres Natuna Pimpin Apel Operasi Zebra Seligi tahun 2021.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Wakapolres Natuna Komisaris Polisi Ferri Aprizon, S.E pimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Seligi tahun 2021 diwilayah hukum Polres Natuna pada Senin (15/11/2021). 

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat Utama Polres Natuna dan Seluruh perangkat Operasi Zebra Seligi 2021 wilayah Polres Natuna, yang mana sebelum pelaksanaan Apel Gelar Pasukan telah dilaksanakan Pelatihan Pra Operasi Zebra Seligi tahun 2021 pada hari Sabtu kemarin yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Natuna AKP Muryanto.
 
Dalam pelaksanaan apel gelar pasukan tersebut Wakapolres Natuna Komisaris Polisi Ferri Aprizon, S.E membacakan amanat Kapolda Kepulauan Riau yang antara lain berisikan “Bahwa Kepulauan Riau berbatasan langsung dengan negara luar, hal ini dapat menjadi pemicu penyebaran Virus Corona (Covid-19) melalui WNA dan WNI yang keluar dan masuk Indonesia menggunakan Transportasi laut dan udara, 6 (enam) Kabupaten dan Kota di Kepri memenuhi syarat untuk melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 1 dan level 2 kondisinya relatif terkendali namun pada prinsipnya kebijakan yang diberlakukan sama, aktifitas masyarakat tetap dilaksanakan namun tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

Sesuai Amanat Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan kita diharapkan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, patuh untuk kelancaran serta ketertiban berlalulintas (Kamseltibcar Lantas), Meningkatkan kualitas patuh dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalulintas, membangun budaya tertib berlalulintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik. 

Berdasarkan Program Decade Of For Road Safety (DoA) atau dekade Aksi Patuh jalan yang telah dicanangkan oleh PBB yang bertujuan untuk mengurangi jumlah korban meninggal dunia pada tahun 2021 ini sebesar 50%.   

Para penyelengara sistem terpadu yang tertuang dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) melalui 5 Pilar yaitu :
1. Manajemen Keselamatan Jalan.
2. Jalan yang Berkeselamatan.
3. Kendaraan yang berkeselamatan.
4. Perilaku pengguna Jalan yang Berkeselamatan.
5. Penanganan korban pasca Kecelakaan.

"Program Nawacita Presiden RI adalah menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa yang dijabarkan dengan 16 Program Prioritas Kapolri yaitu PRESISI (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi berkeadilan) Programke 11 peningkatan kwalitas pelayanan publik Polri didalam pelaksanaan tugas Kepolisian diimplementasikan dengan kehadiran anggota Polri ditengah-tengah masyarakat," ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, kewajiban dan tugas Kepolisian daerah Kepri untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat dengan mewujudkan lalulintas dan angkutan jalan yang selamat, aman, cepat, lancar, tertib dan teratur, nyaman dan efesien melalui Manajemen lalulintas dan Rekayasa lalulintas yang dilaksanakan secara komprehensip, terpadu dan tepat sasaran.

"Program tersebut tergambarkan melalui bulan tertib lalulintas secara tematik," ujarnya. 

Wakapolres Natuna Komisaris Polisi Ferri Aprizon, S.E juga menekankan selama operasi Panjatkan Doa kepada tuhan yang maha Esa sebelum melaksanakan Tugas, Utamakan Faktor Keamanan dan patuh dengan mempedomani Standar Operasional Prosedur yang ada, Hindari tindakan pungli, dan Laksanakan tugas Operasi Zebra dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat dengan tetap mempedomani Protokol Kesehatan pada masa PPKM level 1 dan 2.   

(IK)


Foto Bersama Usai Musda Badko HMI Riau-Kepri
.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Musyawarah Daerah Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau-Kepri pada pleno IV di Kota Batam Resmi ditutup dengan menetapkan Sulaimansyah asal cabang Pekanbaru sebagai formateur/Ketua Umum terpilih periode 2021-2023.

Ditetapkannya Sulaimansyah selaku Ketua Umum terpilih setelah 16 hari perjalanan Musda Badko HMI Riau-Kepri yang dilaksanakan di Kantor KNPI Batam.

Sulaimansyah terpilih secara aklamasi usai 2 calon lainnya, M.Taufik Iksan cabang Dumai dan Heri Kurnia Cabang Pekanbaru memberi dukungan penuh terhadap Sulaimansyah.

Dengan prolehan total 9 suara terdiri dari 2 suara cabang Batam, 2 suara cabang Natuna, 2 suara cabang Dumai, dan 3 suara dari cabang Pekanbaru Sulaimansyah akhirnya ditetapkan menjadi Ketua Umum terpilih pada Sabtu (13/11/2021) sekitar pukul 22.00 WIB

Ilham mandala selaku kordinator SC mengucapkan rasa syukur atas selesainya Musda Badko HMI Riau-Kepri ke X yang telah berjalan 16 hari.

"Rasa syukur saya sampaikan kepada Allah SWT, dan terimakasih kepada rekan-rekan delegasi serta pengurus cabang se lingkungan Riau-Kepri yang telah melaksanakan musda ini dengan sukses dan lancar hingga akhir kegiatan," ujarnya. 

Hal senada juga diungkapkan Demisioner Ketua umum BADKO HMI Riau-Kepri periode 2018-2020, Suparjo mengucapkan terimakasih dan selamat telah mensukseskan Musda Badko ini dengan baik dan lancar.

"Saya berharap semoga formateur/ Ketua Umum terpilih dapat mengemban amanah serta memberikan ide-ide pembaharuan untuk Badko HMI Riau-Kepri lebih baik kedepannya," kata Suparjo. 

Sementara itu Sulaiman Yamlean selaku pengawas musda menyampaikan bahwa Musda Riau Kepri telah sesuai konstitusi dan juknis dari Pengurus Besar (PB) HMU sehingga pelaksanaan nya dapat berjalan lancar dan sukses.

Redaksi


Sekda Galus, Ir. H. Rasidin Porang Memberikan Arahan Didepan Peserta, Mewakili Bupati Gayo Lues.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mensukseskan Program Haji di Negeri Seribu Hafidz ini, serta rangkaian ini di awali dengan pembacaan Ayat Suci Alqur'an oleh Tengku Sukirman Abadi. Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Rayon I Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues menyelenggarakan silaturahmi dan pengajian rutin bulanan yang dilaksanakan di Masjid Jami Kampung Porang, Minggu (14/11/2021). 

Acara Pengajian ini dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia ( PD. IPHI) Gayo Lues H. Muhammad Amru, yang juga Bupati Gayo Lues,diwakili oleh Sekda nya, Ir. H. Rasidin Porang,Kepala Insfektorat Galus H. Muhamad Noh, Wakil Ketua II PD-IPHI Galus H. Awalludin,S.Ag,Ketua Pimpinan Cabang (PC.IPHI) Rayon I Blangkejeren Tengku. H. Adam Nurdin, S. Pd, Sekretaris H. Irwansyah, Imem Porang Sabri Aman Adan,Tengku Ambya, S. Pdi,Tengku Zakaria, serta Ratusan undangan lainnya ikut serta meramaikan acara pengajian, doa dan zikir, membuat suasana Masjid Jami Porang menjadi semarak. 

Wakil Ketua II PD. IPHI Gayo Lues, H.  Awaludin, S. Ag Dampingi Sekda Galus. 

Ketua PD. IPHI Gayo Lues H. Muhammad Amru, diwakili Sekda Gayo Lues Ir. H. Rasidin Porang dalam sambutanya menyebutkan, pemerintah Daerah sangat mendukung rangkaian kegiatan pengajian rutin IPHI Galus yang sangat bermanfaat untuk mempererat jalinan Ukhuwah dan silaturahmi. 

"Selain itu kegiatan ini juga menjadi tempat untuk belajar dan memperdalam Ilmu Agama," tutur H. Rasidin Porang. 

Pengajian itu diisi dengan Tausyah yang dibawakan oleh DR. H. Andi Syahputra, Lc, MA, dalam ceramahnya menyampaikan, mengenai Haji yang mabrur dan pentingnya menghindari perbuatan yang buruk, serta berusaha Istiqomah dalam melakukan kebaikan dan perbaikan.

"Dari sisi istilah, Haji mabrur adalah Haji yang diterima oleh Allah SWT, kemudian berdampak pada kebaikan diri, serta bermanfaat bagi orang lain. Mabrur tidak datang tiba-tiba melainkan harus diusahakan, mulai dari sebelum, saat, dan setelah pelaksanaan ibadah haji," terang Dr. H. Andi Syahputra, Lc, MA. 

Menurut jebolan S3 di Mesir ini, kemabruran dapat dilihat dari aktifitas seseorang setelah melaksanakan ibadah haji. Setidaknya terdapat tiga indikator, pertama meningkatnya pelaksanaan ibadah secara personal, kedua meningkatnya kualitas hubungan sosial atau horizontal, dan terakhir, melahirkan simpati terhadap orang lain/solidaritas sosial.

"Pentingnya menjauhi perbuatan syirik dan godaan syaitan dalam menyesatkan manusia, dalam istilah orang Jawa bilang, "Molimo" dengan mengindari judi, menjauhi zina, tidak mengambil yang bukan haknya, menjauhi candu dan minuman keras, dengan menghindari perkara yang menjerumuskan tersebut, kehidupan moral manusia akan baik sehingga tercipta masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera," ujarnya. 

Selain itu Ketua PC. IPHI Rayon I Blangkejeren Tengku, H. Adam Nurdin, S. Pd mengatakan, kegiatan silaturahmi dan pengajian rutin Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Gayo Lues ini merupakan salah satu Implementasi dalam rangka mengupayakan dan menjaga ke mabruran haji dengan menebar manfaat dan kebaikan kepada semua orang.

"Pemaknaan mabrur haji bukan hanya dalam segi vertikal ritual saja, namun juga dalam segi hubungan baik sesama umat manusia," tutupnya. (MK)


Barang Bukti Narkotika Sabu yang Diamankan BC Batam. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Tim K-9 Bea Cukai Batam kembali berhasil identifikasi sabu di dalam barang kiriman yang akan dikirimkan ke Lombok Timur, sabu seberat 249 gram tersebut ditemukan di dalam bungkusan yang disimpan di dalam buku kamus, Kamis, (21/10/2021).

Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam), Undani menyampaikan bahwa temuan tersebut hasil dari pemeriksaan Tim K-9 Bea Cukai Batam di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PPP.

“Kronologinya pada Kamis, 21 Oktober 2021 sekitar pukul 10.50 WIB, petugas Penindakan dan Penyidikan (P2) di TPS PPP melakukan pemeriksaan rutin barang kiriman yang akan keluar dari Batam,” ujar Undani, Jumat (12/11-2021).

Berdasarkan hasil analisis resiko, petugas Bea Cukai mencurigai beberapa paket tujuan tertentu, salah satunya ke wilayah timur Indonesia.

“Lalu Tim K-9 bersama kuasa barang melakukan pemeriksaan terhadap salah satu paket yang diberitahukan buku dengan pengirim inisial AL beralamat di Bengkong Permai, Batam, dan penerima inisial ELN beralamat Selong, Lombok Timur,” jelas Undani.

Selanjutnya kamus tersebut dibuka oleh kuasa barang dan ditemukan bungkusan berisi kristal putih yang diduga kuat adalah sabu. “Kristal putih lalu dilakukan uji narcotest, dengan hasil warna biru yang artinya kristal putih tersebut positif sabu,” lanjut Undani.

Atas barang bukti selanjutnya diserahterimakan ke Direktorat IV Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) pada Kamis, (21/10/2021), dan dilanjutkan pengembangan kasus dengan membentuk Tim Gabungan dari unsur Mabes Polri yaitu Bareskrim, Subdirektorat Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Subdit. Narkotika DJBC), dan KPU BC Batam.

“Tim gabungan pada Sabtu, 23 Oktober 2021 melakukan peninjauan lokasi ke Selong, Lombok Timur dengan berkoordinasi bersama Bea Cukai Mataram, dan pihak jasa pengiriman setempat,” papar Undani.

Hasil dari peninjauan lokasi, tim gabungan berhasil mengamankan dua orang yang mengambil paket tersebut, yaitu ELN dan F. “ELN yang memang tertera sebagai penerima pada pemberitahuan paket ternyata tidak sendiri saat mengambil paket, ia bersama F,” jelas Undani.

Pengakuan ELN dan F ternyata barang tersebut akan diantar ke seorang inisial ZI alis IS alias G. “ZI alias IS alias G saat ini masih dalam proses pencarian, ia masuk DPO (Daftar Pencarian Orang), dan untuk ELN dan F beserta barang bukti diamankan ke Jakarta oleh tim gabungan untuk proses lebih lanjut,” pungkas Undani.

Tersangka dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati / penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

Tangkapan sabu di atas merupakan salah satu dari 13 laporan pelanggaran atas komoditi Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) Bea Cukai Batam selama tahun 2021. 

Selama periode 2021, sampai dengan 31 Oktober 2021, Bea Cukai Batam telah menangani 419 laporan pelanggaran yang terdiri dari berbagai macam pelanggaran. Untuk pelanggaran atas komoditi Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) sampai dengan 31 Oktober 2021 sebanyak 13 pelanggaran dengan rincian: 

  1. Narkotika Golongan I jenis 
  2. Methamphetamine sejumlah 10.104,80 (sepuluh ribu seratus empat koma delapan) gram; 
  3. Narkotika Golongan I jenis Ekstasi sejumlah 65.670 (enam puluh lima ribu enam ratus tujuh puluh) butir;
  4. Psikotropika Golongan IV jenis Happy Five sejumlah 220 (dua ratus dua puluh) butir;Narkotika Golongan I jenis Kokain sejumlah 2,77 (dua koma tujuh puluh tujuh) gram;
  5. Narkotika Golongan I jenis Cannabis Sativa sejumlah 7,25 (tujuh koma dua puluh lima) gram;
  6. Narkotika Golongan I jenis Tembakau Gorilla sejumlah 5,80 (lima koma delapan) gram.

Apabila ditotal, estimasi nilai atas seluruh barang hasil penindakan sampai dengan 31 Oktober 2021 adalah sebanyak Rp136,11 miliar dan potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp60,67 miliar.

Redaksi/Ril


Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, Didampingi Kadis LHK drh, Ibnu Hafid, saat Menyerahkan Tropy Proklim Tingkat Utama Nasional dari Menteri LHK RI Kepada Penghulu Kampung Umelah.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) memberikan penghargaan Program  Kampung Iklim (Proklim) kepada Penghulu Kampung Umelah, Kecamatan Blang pegayon, Kabupaten Gayo Lues.

Pemberian penghargaan diberikan pada acara puncak Festival Iklim Tahun 2021,yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Pada Selasa 19 Oktober 2021 lalu secara Hybrid (Faktual dan Virtual). 

Tropy Proklim dari KLHK RI tersebut, diserahkan langsung oleh Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru kepada Penghulu Umelah, Kecamatan Balang pegayon, Jumat (12/11/2021).

Dalam sambutannya Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru mengatakan, Sangat meng Aspresiasi usaha yang dilakukan Pemerintah Kampung Umelah, Kampung Tetinggi Kecamatan Blang pegayon dan Kampung Remukut Kecamatan Pantang Cuaca  yang mendapatkan Sertifikat Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. 

"Inisiatif yang dilakukan para pelaksana Program Kampung Iklim sangat penting,atas upaya dan usaha tersebut,supaya Gayo Lues agar dikenal di tingkat Nasional. Terimakasih kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Ibu Siti Nurbaya beserta jajarannya yang telah memberikan penghargaan serta menetapkan Kampung Umelah sebagai Pemenang Proklim Tingkat Utama Nasional," kata Bupati. 

Selain itu, lanjut Bupati, Proklim yang diluncurkan sebagai gerakan pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas, merupakan bentuk pengakuan Pemerintah atas inisiatif, dedikasi, dan komitmen masyarakat dalam mendukung penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.

"Agar masyarakat Umelah tetap menjaga kebersihan dan keasrian kampung tersebut, sebab sebutnya tidak menutup kemungkinan kedepannya akan datang tamu dari Daerah lain untuk melakukan studi banding menggali informasi tentang upaya yang dilakukan sehingga kampung Umelah ini bisa menjadi pemenang di tingkat nasional," pesan H. Amru.

Ditambahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup drh. Ibnu Hafid, kegiatan yang digelar hari ini merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan secara virtual oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di ruang kerja Bupati Gayo Lues baru-baru ini. 

“Setelah trophy kita terima dan kita langsung jemput dari Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta. Kegiatan penyerahan secara langsung kepada Pemerintahan Kampung Umelah hari ini dapat kita lakukan. Terwujudnya kemenangan kampung Umelah ke tingkat Nasional tersebut merupakan hasil kerjasama aparatur kampung dengan jajaran Dinas lingkungan hidup dan Muspika Kecamatan," kata Ibnu Hafid. 

Sementara Camat Blangpegayon Wahidin Porang,S.pd berharap, setelah Umelah Kampung Akang Siwah juga akan diberdayakan terutama dalam bidang Kepariwisataan.

"Kita minta dukungan dari Dinas Pariwisata Gayo Lues agar mengupayakan pengembangan Pariwisata di Kampung Akang Siwah, karena daerah tersebut sangat cocok dikembangkan dalam bidang wisata," ujar Wahidin Porang. 

Di akhir acara Pengulu Kampung Umelah sangat bersyukur kemenangan yang diraih desa Umelah ini bukan semata-mata hasil kerja satu pihak saja melainkan hasil kerjasama berbagai pihak mulai dari jajaran Dinas, Kecamatan serta Pemerintahan kampung tentunya juga didukung semua pihak termasuk masyarakat setempat.

Hadir dalam acara tersebut Selain Bupati juga dihadiri Sekda Ir. Rasyidin Porang, Kadis Kominfo, Said Winta Reza, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Syukri Kasim, Kadis Pariwisata Irsan Firdaus, Kadis Pertanian Said Bakhtiar,Kadiskes Riadussalihin,dan Dirut PDAM Muhammad Ali. (MK)


Konfrence Pers Penangngkapan 158 Kg Ganja Kering.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Sat Res Narkoba Polres Gayo Lues perlu di "Anjungi Jempol" kenapa tidak, baru-baru ini Sat Res Narkoba dibawah pimpinan Kasat Res Narkoba Polres Gayo Lues Iptu, Pol. Darli, SH., kembali mengamankan satu unit mobil Avanza warna hitam dengan Nomor Polisi BK 1614 KZ, yang mengangkut Narkotika jenis Ganja seberat 158 Kilo Gram (Kg) di jalan lintas Terangun-Aceh Barat Daya (Abdya) tepatnya di Desa Jabo, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues. 

Informasi ini diterima KEPRIAKTUAL.COM berdasarkan surat press release Narkoba yang ditanda tangani Kasat Res Narkoba Polres Gayo Lues Iptu, Pol. Darli, SH atas nama Kapolres Gayo Lues tertanggal Kamis 11 November 2021.

Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustamam, Sik, MH, mrngatakan, penangkapan itu dilakukan di jalan Terangun-Abdya tepatnya di Desa Jabo, Kecamatan Terangun Galus, Kamis (11/11/2021). 

"Pengungkapan jaringan peredaran Narkotik jenis ganja tersebut berawal dari Informasi Masyarakat pada Rabu 03-November-2021 sekira pukul 21.00.wib, akan ada melintas satu unit Mobil yang melakukan pengangkutan Narkotik jenis ganja dengan menggunakan jalur lintas Terangun-Abdya," ujarnya. 

Menindak lanjuti Informasi dari Masyarakat tersebut, lanjutnya, Anggota Sat-Res Narkoba yang dipimpin langsung Kasat Res Narkoba Polres Galus Iptu, Darli, SH segera melakukan penyelidikan dengan cara melakukan kegiatan (Giat) Operasi tertutup di jalan lintas Terangun-Abdya simpang jalan desa Jabo sekira pukul 22.30.Wib.

"Sekira pukul 03.00.Wib sesuai laporan masyarakat, anggota Sat Res Narkoba mencurigai satu unit Mobil Avanza warna hitam sehingga pada saat diberhentikan oleh anggota Sat Res Narkoba, dan langsung dilakukan pemeriksaan. Ternyata laporan Masyarakat tersebut memang benar, Mobil Avanza berwarna hitam tersebut bermuatan Narkotik jenis ganja sebanyak 6 goni yang berisi 158 Bal atau 158 Kg Ganja kering," ungkapnya. 

Dari pemeriksaan tersebut, kata Kapolres, anggota Sat Res Narkoba langsung mengamankan Sopir Mobil Avanza yang berinisial KS (47) warga desa kuta Baro Kecamatan Trumon Aceh Selatan.

Dari keterangan tersangka, terang Kapolres, KS mengaku disuruh oleh (PT) yang sedang berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Meulaboh sedang menjalani hukuman tindak pidana Narkotik, dari keterangan KS PT disuruh oleh RH (36) Warga Padang Terangun. Sesuai dengan Nomor HP yang diberikan oleh PT kepada KS.

"Kemudian Anggota Sat Res Narkoba memancing RH dengan cara menyuruh KS menghubungi RH, dengan alasan ban mobil pecah. Nah, sekira pukul 03.30.Wib RH muncul langsung diamankan oleh Anggota.nah dari keterangan RH dia disuruh oleh BD (29) Warga Palok Kecamatan Blangkejeren," ujarnya. 

Lanjutnya, dari keterangan ketiga tersangka, barang haram tersebut milik  Tok HKL.dan Tok HKL menyuruh KS membawa barang haram itu, dengan perjanjian mendapatkan upah jika barang haram itu bisa selamat dibawa dari Blangkejeren - Medan Sumatera Utara dengan bajet sebesar 200 Ribu per Kg. 

Namun saat mau di tangkap oleh Polisi Tok HKL keburu kabur dan hingga kini belum diketahui keberadaannya sehingga Polisi sudah mengeluarkan Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Gayo Lues. 

"Dari perbuatan ketiga tersangka, diancam dengan Pasal 115 Ayat (2) Jo Pasal 111 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2) UU, RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun penjara maksimal 20 Tahun atau Seumur hidup. (MK)


AKBP Ike Krisnadian S.I.K, M.Si Didampingi Istrinya saat Berpamitan.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kepolisian Resor (Polres) Natuna menggelar acara malam pengantar tugas buat AKPB Ike Krisnadian S.I.K, M.Si yang kini menjabat sebagai Kapolres Natuna. Acara diselenggarakan di Gedubg Sri Srindit, Rabu malam (10/11/2021).

AKBP Ike Krisnadian S.I.K, M.Si, didampingi istri dalam pamitannya mengucapkan terima kasih untuk semuanya, atas dukungan dan kerjasamanya yang sangat baik selama ini, saya mohon doa restunya semoga diberi kemudahan, kesuksesan serta mendapat berkah dan perlindungan dari Allah SWT.

"Saya berharap agar jalinan silaturahmi dan kekeluargaan yang telah terbina tetap terus terjaga," harapnya.

Ia juga mengucapkan permohonan maaf apabila selama bertugas di Natuna ada perbuatan yang tidak menyenangkan yang di sengaja maupun tidak sengaja.

Sementara itu, Bupati Natuna Wan Siswandi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya disampaikan kepada AKBP Ike Krisnadian yang telah mengemban tugas dengan baik.

"Selama kurang lebih satu setanga tahun menjabat sebagai Kapolres di Kabupaten Natuna, hari ini kami melepaskan Pak Ike Krisnadian, kiranya sukses dan amanah di tempat tugas yang baru," ungkapnya.

Wan Siswandi juga berharap, kiranya hubungan sinergitas Polres Natuna dan Pemkab Natuna terjalin dengan erat untuk sama-sama mewujudkan Natuna yang aman dan damai.

Alih tugas dan mutasi ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2280/X/KEP./2021 tanggal 31 Oktober 2021 tentang Alih Tugas Jabatan dan Mutasi Kapolres Natuna Polda Kepri.

Dalam surat telegram itu disebutkan jika AKBP Ike Krisnadian diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirsamapta Polda Kepri. Sementara posisi Kapolres Natuna digantikan oleh AKBP Iwan Ariyandhy yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko, Anggota DPRD Kabupaten Natuna, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pimpinan Forum koordinasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua MUI dan Tokoh Masyarakat.

(IK)


Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Darmansyah Putra, Spt., Memberikan Penjelasan. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Pertanian bidang Peternakan dan kesehatan Hewan Gayo Lues gelar Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) Pembuatan pakan ternak Fermentasi. Kegiatan tersebut digelar di Bima Farm Desa Sangir Kecamatan Dabun Gelang, Rabu (10/11/2021). 

Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan masyarakat di Kecamatan Dabun Gelang Khususnya dibidang Peternakan. Kegiatan ini di ikuti oleh 40 peserta, terdiri dari Masyarakat pemilik ternak, yang tergabung dalam kelompok Peternakan yang ada di Negeri Seribu Bukit ini. 

Turut hadir Selain Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Darmansyah Putra, Spt. Juga dihadiri Kadistan Gayo Lues Said Bahtiar, Yusmadi, Spt, M. Si, Indra Puri dari Balai Pembibitan Ternak Unggul - Hijau Pakan Ternak ( BPTU-HPT) dan Hendra Syahputra, Spt, MM dari Distan Aceh. 

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Darmansyah Putra menjelaskan, dengan diadakannya pelatihan pembuatan pakan ternak Fermentasi ini diharapkan mampu meningkatkan kwalitas dan kwantitas masyarakat dibidang Peternakan sehingga mampu mendongrak penghasilan para peternak. 

"Selain itu katanya, pelatihan pembuatan pakan ternak ini dilaksanakan selama 4 hari terhitung dari Tanggal 10 November hingga 13 November 2021," kata Darmansyah. 

Lanjutnya, kegiatan ini nantinya akan dipandu oleh Narasumber dari BPTU-HPT Bapak Yusmadi, Spt, M. Si, Bapak Indra Puri dan Bapak Dr, Hendra Syahputra dari Distan Aceh.

"Kami berharap para peserta pelatihan pakan ternak ini agar mampu mengimplementasikan ilmu dari pelatihan ini supaya memudahkan pekerjaan serta juga meningkatkan kualitas peternak serta Aktif mengikuti kegiatan praktek yang dilaksanakan pada Sesi selanjutnya dimasa yang akan datang," harap Darmansyah putra mengakhiri. (MK)


Ketua PSSI Gayo Lues Muhamad Amin, SE.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Gayo Lues bersama Forkopimda hadiri Pembukaan Pertandingan sepak bola Pra-Pora III Grup C betempat dilapangan Stadion Seribu Bukit Blangkejeren, Selasa (9/11/2021).

Pembukaan Pra-Pora III tersebut, Selain Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru juga dihadiri Ketua DPRK H. Ali Husin, SH,Dandim 0113 Galus, Kapolres Galus serta Ketua PSSI Gayo Lues Muhamad Amin dan para panita Pra-Pora. 

Saat ditemui di lapangan Stadion Seribu Bukit Bupati Gayo Lues Muhammad Amru mengatakan, sangat mendukung kegiatan Olahraga seperti turnamen Sepak bola Pra-Pora III Grup C dimasa Pandemi ini. 

"Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues tentunya sangat mendukung dan men support Pra-Pora III Grup C ini, dimasa Pandemi Covid-19. Menggerakkan kembali Olahraga. Semoga pertandingan turnamen Sepak bola Pra-Pora III ini berjalan dengan aman dan lancar," tutur Bupati. 

Diwaktu yang sama Ketua PSSI Gayo Lues Muhamad Amin, SE mengatakan, pembukaan Pra-Pora III Sepak bola Grup C ini. Kabupaten Gayo Lues dipercaya sebagai tuan rumah Pra-Pora III Grup C. Tim yang di ikut sertakan selain tuan rumah, ada 4 kontingen yang bertanding di lapangan Stadion Seribu Bukit ini diantaranya, Kontingen Aceh Tenggara, Kontingen Aceh Barat Daya ( Abdya) Kontingen Aceh Tengah, dan Kontingen Bener Meriah. 

"Saya berharap dengan adanya Pra-Pora III Sepak bola Grup C ini, para pemain Khususnya Tim Pra-Pora Gayo Lues supaya betul-betul fokus bermain dilapangan sehingga nantinya bisa masuk ke liga satu kedepannya, dan ini tentunya harapan PSSI Gayo Lues, dan kami sangat men Support agar adik-adik terus berjuang, berlatih, jaga setamina dan lain sebagainya, agar pisik para pemain bisa fit saat pertandingan nanti," tutup Amin Tujung berharap. (MK)


Konfrence Pers Pengungkapan Barang Logam Mulia Milik Nasabah Pegadaian. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Satreskrim Polresta Barelang berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi yang melibatkan salah seorang pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Batam, tepatnya di PT Pegadaian Cabang Mega Legenda Batam Center, Batam.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 16 barang titipan milik nasabah Pegadaian berupa logam mulia, diambil pelaku dari dalam brankas. Adapun taksiran total kerugiannya mencapai Rp 1.25 milyar.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan mengatakan pelaku RD (35) merupakan karyawan Pegadaian yang bertugas sebagai Pengelola Agunan Nasabah di Kantor Pegadaian Cabang Mega Legenda, Batam Center, Kota Batam.

"Modusnya pelaku menyalahgunakan kewenangan yang dimilikinya dengan cara mengeluarkan barang agunan milik nasabah dari dalam brankas," ujar Reza didampingi Kanit Tipidkor, IPTU Jaya Putra Tarigan saat press release di Mapolresta Barelang, Selasa (9/11/2021).

Lebih lanjut dijelaskannya, adapun kronologis kejadiannya yakni berawal dari laporan Kepala Cabang Pegadaian di Kepri inisial D pada, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 08.00 Wib.

Dikatakannya, saat itu pihaknya melakukan pemeriksaan rutin di salah satu cabang Pegadaian yang ada di Batam. Dalam pemeriksaan itu pihaknya menemukan sebanyak 16 potong emas milik nasabahnya tidak lagi berada di dalam brankas.

"Saat melakukan pemeriksaan, didapati 16 potong emas milik nasabah dengan berat kurang lebih 200 gram tidak lagi ada di dalam brankas," imbuh Reza, yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Batu Ampar Batam.

Lalu, Kepala Cabang itu menanyakan kemana hilangnya barang-barang itu kepada pelaku. Namun, saat itu juga pelaku mengatakan tidak mengetahui kemana hilangnya emas-emas milik nasabah yang ada di dalam brankas tersebut 

"Dimana emas yang ada di dalam brankas? Lalu di jawab oleh pelaku, saya juga tidak tahu dimana emasnya," ucap Reza menirukan pertanyaan dari Kepala Cabang Pegadaian kepada pelaku saat itu.

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap pelaku oleh pihak Pegadaian, pelaku pun kemudian melarikan diri, dan nomor teleponnya tidak bisa lagi dihubungi. Pihaknyapun langsung melaporkan permasalahan ini ke Polresta Barelang.

"Awalnya pelaku dilaporkan masalah penggelapan dalam jabatan. Tetapi, setelah dilakukan pemeriksaan dan penyidikan serta gelar perkara, maka kasus ini ditetapkan sebagai kasus korupsi, dikarenakan pelaku merupakan pegawai BUMN di PT Pegadaian," jelasnya.

Lanjutnya, pelaku berhasil diamankan Polisi pada Sabtu, (18/9/2021) di Kecamatan Sagulung. Dan, saat ini pelaku sudah berada di Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kemudian, untuk Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 2 Ayat 1, dan atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pembatasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1, juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. "Sampai saat ini, kasus ini sudah P21 dan akan di Tahap 2 kan siang ini," pungkasnya. (Fay)


Foto: Ilustrasi. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Seorang remaja yang berinisial DF (18) yang melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak yang masih dibawah umur diamankan Unit Reskrim Polsek Sekupang di Kawasan Tiban Indah Kota Batam, pada Rabu (3/11/2021).

Unit Reskrim Polsek Sekupang mengamankan seorang remaja yang berinisial DF (18) yang telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak yang masih dibawah umur pada Rabu (3/11/2021) di Kawasan Tiban Indah Kota Batam.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana melalui Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Buhedi Sinaga mengatakan, berdasarkan adanya laporan ke SPKT Polsek Sekupang, kita amankan seorang pelaku pencabulan anak dibawah umur berinisial N (13).

"Dengan adanya LP dan barang bukti, pelaku inisial DF (18) berhasil kita amankan ditempat kerjanya di kawasan Tiban Indah tanpa adanya perlawanan," ujar Buhedi pada Selasa (9/11/2021) siang.

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya yang telah mencabuli korban sebanyak dua kali di kos-kosan Ruli Kejaksaan Tiban 1 Sekupang, pada Senin (1/11/2021) malam.

"Pelaku mengakui baru melakukan sebanyak dua kali, dan korban merupakan kekasihnya yang baru dikenal selama tiga minggu," bebernya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 2 jo pasal 82 ayat 1 UU RI NO 17  tahun 2016 tentang perlindungan anak.

"Pelaku terancam hukuman penjara selama 15 tahun," pungkasnya. (Fay)



Foto Bersama du HUT ke76 Marinir. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Marinir Ke-76 Th, Satuan tugas Kompi komposit Marinir Natuna bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan RSUD Natuna menggelar donor darah bertempat di Gedung Bapra Kompi komposit marinir Natuna, Setengar, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (09/11/2021). 

Kegiatan donor darah dalam rangka memperingati HUT Marinir ke-76 Tahun 2021, yang digelar oleh Satuan tugas Kompi komposit Marinir Natuna dihadiri oleh personel dari Satgas Kompi komposit Marinir Natuna, Lanal Ranai, Kodim 0318 Natuna, Yon komposit I/Gardapati,  Denhanud 477 Paskhas Natuna, Dan Polres Natuna. 

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 Wib berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Donor Darah. 

Dimulai dari para pendonor melaksanakan pengecekan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan hemoglobin darah, dan pemeriksaan kadar oksigen dalam darah. Setelah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat oleh dokter, maka pendonor siap untuk melaksanakan donor darah.

Adapun pengertian dari donor darah itu sendiri adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela/pendonor untuk disimpan dalam Bank darah, dalam hal ini PMI, yang nantinya akan digunakan pada saat transfusi kepada resipien atau orang yang membutuhkan. 

Selain berguna bagi kesehatan resipien, kegiatan donor darah juga bermanfaat kesehatan bagi pendonor. 

Manfaat kesehatan yang didapat oleh pendonor meliputi sebagai sarana pemeriksaan kesehatan secara gratis, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, mengurangi kelebihan zat besi dalam darah, memperlancar sirkulasi darah, dan mencegah stroke. 

Komandan Kompi Komposit Marinir Natuna Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D. S., S.E. menyampaikan, kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama dan membantu meningkatkan stok darah yang ada di PMI.

"kegiatan donor darah ini juga merupakan wujud kepedulian sosial Korps Marinir dalam pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya.


(IK)



Polisi Lantas Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas Kepada Pengguna Jalan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta upaya mencegah penularan covid-19, Satuan Lalu lintas Polres Natuna selain melaksanakan tugas rutin yaitu pengaturan lalu lintas juga melaksanakan kegiatan himbauan tertib berlalu lintas dan himbauan protokol kesehatan serta membagikan masker gratis kepada masyarakat di Jl.Soekarno Hatta Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Senin (08/11/2021).

Kasat Lantas Polres Natuna IPTU Adam Y.S mengatakan himbauan tersebut agar terus menerus disampaikan pihaknya agar masyarakat sadar akan bahaya dari virus corona atau Covid-19.

"Dengan adanya kegiatan rutin ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas serta tetap memperhatikan kelengkapan kendaraan dan mematuhi peraturan lalulintas agar terciptanya Kamseltibcar lantas yang lebih baik," tutur IPTU Adam Y.S.

Selain memberikan himbauan Protokol Kesehatan (Prokes), pihak kami juga membagikan masker kepada warga yang masih belum memakai masker dengan harapan dapat menjadikan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri maupun keluarga dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

(IK)


Foto Bersama Kontingen Galus Dalam Pra Pora Aceh. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Pertandingan Prakualifikasi Pekan Olahraga ( Pra-Pora) Aceh dalam Cabang Panahan yang berlangsung di stadion Mini Unsyiah, Banda Aceh pada Tanggal 04 s/d 08 November 2021. Kontingen Panahan Gayo Lues berhasil memperoleh mendali Emas di Ronde Compound. 

"Alhamdulillah Kontingen Panahan Gayo Lues berhasil meraih mendali emas Ronde Compound, yang dimenangkan oleh Rosa Rahayu dalam dua sesi dan total sesi jarak 50 Meter," ujar Ketua harian pengcab Perpani Gayo Lues, Suhardinsyah, S. Pd., Senin (8/11-2021).

Selain itu, kata Ketua harian Pengcab Perpani Galus, ia memberangkatkan kontingen Panahan Galus sebanyak 8 peserta. Namun kita patut bangga dalam Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh ini, Gayo Lues berhasil meraih 7 mendali Emas, 3 Perak, dan 6 Berunggu.

"Seperti di Ronde Compound, itu diraih oleh Rosa Rahayu dalam 2 sesi, dan totalnya sesi jarak 50 Meter. Kita patut bersyukur atas keberhasilan adik-adik kita ini dalam ajang Pra-Pora," kata Suhardinsyah.

Foto Bersama Juara I, II dan III. 

Lanjutnya, semoga hasil ini dapat terus dipertahankan di ajang berikutnya. Dan para Atlet tetap menjaga stamina dan latihan secara kontiniu untuk menghadapi Pora Tahun depan di Pidie.

"Saya atas nama Pengcab Perpani Galus, mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh atlit dan khususnya, para Pelatih yang sangat bersungguh-sungguh melatih para peserta untuk menuju Pora yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pidie Tahun 2022 mendatang," ujar Suhardinsyah.

Berikut Nama-nama Kontingen Panahan Gayo Lues yang berhasil meraih mendali dalam Pertandingan Pra-Pora di Stadion Mini Unsyiah Banda Aceh Pada Tanggal 04 - 08 - November - 2021 lalu.

1. RONDE COMPOUND

Rosa Rahayu : 3 Mendali Emas, 2 Sesi dan Totalnya Sesi Jarak 50 Meter.

2.  RONDE RECURE

Sunarti : 1 Perunggu Sesi 2 jarak 70 Meter. 
Khalda Biantari : 1 Perunggu Sesi 1 jarak 70 Meter. Dan 1 Perunggu di Total 2 Sesi jarak 70 Meter. 

Beregu Putri : 1 Perunggu

Irma Wulandari
Sunarti
Khada Biantari

RONDE NASIONAL

Rizky Maulidin Akbar

1 Mendali Emas di Laga perorangan 50,40,& 30 Meter. 
1 Mendali Emas di jarak 40 Meter. 
1 Mendali Perak di jarak 30 Meter. 
1 Mendali Perunggu di jarak 50 Meter. 

RIHADATUL AIS

1 Mendali Emas di Laga Perorangan 40 Meter. 
1 Mendali Perak di Kualifikasi jarak 50,40 & 30 M
1 Mendali Perak di Kualifikasi jarak 50 M
1 Mendali Perunggu di jarak 30 M

BEREGU PUTRA

1 Mendali Emas jarak 40 Meter

Rezky Mualidin Akbar
imam Maulana Multha
Aril Yuda Satria

Total perolehan medali cabang olahraga panahan Pengcab Peroani Gayo Lues di Prapora 2021, 7 medali emas, 3 medali perak, 6 medali perunggu. (MK)


Ribuan Benih Lobster yang Diamankan BC Kepri. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Upaya mengeruk keuntungan dengan cara ilegal di perairan Kepulauan Riau masih terus dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kali .ini, Jumat (5/11), Bea Cukai Kepri kembali berhasil menggagalkan penyelundupan komodoti benih lobster sejumlah 12.500 ekor yang dikemas dalam 5 dus styrofoam. 

Kata Akhmad Rofiq, diperkirakan, nilai keseluruhannya mencapai 1,5 milyar rupiah. Pelaku penyelundupan diduga kuat akan menuju Singapura, dan berhasil digagalkan sebelum mencapai perbatasan, tepatnya di sekitar perairan Batam.

“Penggagalan penyelundupan tersebut bermula dari adanya informasi masyarakat mengenai rencana penyelundupan benih lobster dengan modus ship to ship di perairan sekitar Batam. Modus ini lazim dipergunakan dengan tujuan untuk mengelabui petugas," ujar Akhmad 
Rofiq, Kakanwil Bea Cukai Kepri.

Hal itu karena, lanjut Kakanwil BC Kepri, ketika berangkat dari titik awal, pelaku menggunakan kapal pancung yang biasa dipergunakan oleh nelayan, atau masyarakat pada umumnya yang bepergian antar pulau. Kemudian, di titik menjelang perbatasan negara tetangga, pelaku mengganti tipe kapal menjadi HSC, agar sulit terkejar oleh kapal patroli Bea Cukai.

"Atas informasi tersebut, satuan patroli Bea Cukai Kepri mengerahkan kapal-kapal patroli untuk bersiaga di titik-titik yang diduga akan dilewati oleh pelaku. Sekitar pukul 09.15, terlihat sebuah kapal pancung melintas. Curiga atas keberadaan kapal pancung tersebut, petugas kemudian meminta kapal berhenti untuk dilakukan pemeriksaan. Bukannya berhenti, kapal tersebut malah berubah arah berupaya melarikan diri," kata Akhmad Rofiq.

Kemudian, ungkapnya, sadar tidak dapat mengimbangi kecepatan kapal patroli, kapal pancung kemudian dikandaskan oleh para pelaku di salah satu pulau sekitar perairan Batam. Setelah mengandaskan kapal, para pelaku melarikan diri.

"Dari kapal yang dikandaskan petugas kemudian memeriksa muatan, dan dapat dipastikan muatan adalah benih lobster. Karena menyangkut komoditi yang rentan, petugas tidak membuang waktu," tuturnya. 

Selanjutnya, terang Akhmad Rofiq, petugas patroli segera membawa muatan ke kantor Bea Cukai Kepri untuk dilakukan pemeriksaan, dan tiba kira-kira pukul 13.00. Pemeriksaan barang bukti dilaksanakan bersama dengan instansi berwenang, yaitu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tanjung Balai Karimun dan PSDKP Tanjung Balai Karimun. 

Dan untuk menghindari makin tingginya resiko kematian, diputuskan agar benih-benih lobster harus segera dilepasliarkan. Proses pelepasan dilaksanakan sore itu juga pukul 17.00 di perairan Pulau Babi dan Pulau Tulang.

Sejalan dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah Negara Republik Indonesia, Bea Cukai Kepri turut memberi dukungan maksimal dalam menjaga kelestarian sumber daya alam hayati Indonesia.

“Bea Cukai Kepri terus berkomitmen untuk menjalankan amanat sebagai pengawal perbatasan dari tindakan ilegal. Terlebih benih lobster merupakan komditas yang bernilai tinggi. Apabila berhasil diselundupkan, yang akan menikmati hasilnya adalah negara lain. Sedangkan jika dikelola dengan baik, akan memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia,” tutup Akhmad Rofiq.

Redaksi/Ril


Sekda Provinsi Aceh Kunjungi Negeri Seribu Bukit Dengan Menggunakan Scane Barcode.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Meski letih dari Provinsi Aceh menuju ke Kabupaten Gayo Lues melalui jalur Medan Brastagi, Kutacane Aceh Tenggara. Sekda Provinsi Aceh, Taqwallah didampimpingi asistennya menyempatkan diri mengunjungi di Negeri Seribu Bukit ini, dalam rangka kunjungan kerja, Jumat (5/11-2021).

Dalam kesempatan itu pula, Taqwallah mencoba mengeluarkan Smartphone dan menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi untuk melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) terbaru, saat akan memasuki Gedung Bale Pendopo Bupati Gayo Lues, baru-baru ini. 

"Penggunaan Smartphone sangat bagus diterapkan di seluruh SKPK yang ada dan juga bisa membantu masyarakat berdisipelin, dan terhindar dari Pandemi COVID-19," ujar Taqwallah.

Dikatakanya, tidak hanya Sekda saja yang harus melakukan Protokol pemeriksaan, namun para peserta yang hadir pada acara evaluasi vaksinasi dan penggunaan Dana Desa pun harus ikut melaksanakan Scane Barcode. 

"Mulai dari para Kepala Desa, guru, Camat dan juga Kepala SKPK Gayo Lues," kata Sekda Aceh ini. 

Sebagaimana, lanjutnya, yang telah direncanakan sebelumnya Protokol Scane Barcode akan terus diterapakan saat memasuki perkantoran bahkan diterapkan diseluruh tempat umum wilayah Gayo Lues. 

"Hal ini bukan untuk menyusahkan masyarakat namun dilaksanakan  untuk mendukung dan mengawasi agar masyarakat melakukan vaksinasi demi Gayo Lues Bebas Covid-19 di 2022 mendatang," tuturnya. ( MK )


Foto Bersama Peserta Raider.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam mengenalkan nama Gayo Lues kepada daerah lain. Kepolisian Resort Gayo Lues menggelar kegiatan Olahraga Ekstrim yang berjudul Polres Trail Advanture Gayo Lues (POLTAG II), Sabtu (06/11/2021) dini hari tadi. 

Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Pancasila Blangkejeren itu di ikuti sekitar 200 Riders yang datang dari berbagai daerah yang meliputi Provinsi Aceh dan dari Riders Sumatera Utara. 

Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustamam mengungkapkan, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk memeriahkan kembali suasana di Kabupaten Gayo Lues. 

"Peserta Riders memang sengaja kita batasi jumlahnya hal itu dilakukan untuk menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Kegiatan ini nantinya, kepada para pemenang panitia telah menyiapkan berbagai macam - Doorprize, diantaranya. 3 Unit Sepeda Motor. Itu menjadi hadiah utama dan masih ada hadiah lainnya, seperti Sepeda Gunung dan beberapa hadiah yang tersusun rapi di atas pentas," kata Kapolres. 

Lanjutnya, ada beberapa jalur yang direncanakan akan dilalui oleh para peserta yaitu mulai dari Lapangan Pancasila, Anak Reje, Akang Siwah, Palok, Lempuh, Cempa Penggalangan, Panglime Linting, Kampung Badak jalur dua akan kembali ke Lapangan Pancasila. Diperkirakan jalur ini berjarak ± 50 KM dan akan memakan waktu sekitar 6 jam perjalanan. 
 
"Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam mengenalkan Gayo Lues sehingga masayarakat yang sebelumnya hanya mendengar nama Gayo Lues pada hari ini bisa hadir dan menyaksikan pesona Alam Gayo Lues," tutur Kapolres Gayo Lues ini. 

Senada dengan itu Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru mengatakan bahwa kegiatan ini di tempatkan sebagai ajang Promosi bagi pecinta Olahraga Ekstrem tantang seksinya jarul-jarul di kabupaten Gayo Lues untuk di lalui para Riders Ekstrim. 

"Kedepannnya akan  membuka kembali jalur lesten pulo tiga bagi para riders Olahraga Ekstrim tersebut," tutup Bupati Amru. (MK)


Kapolres Galus Periksa Senpi Personinya. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka pengawasan penggunaan Senjata Api (Senpi) bagi personel Gayo Lues. Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustaman, S. I. K, M. H, memeriksa Senpi yang digunakan personel maupun inventarisnya.

Pemeriksaan Senpi personel baik dari Polres maupun Polsek jajaran diperiksa langsung oleh Kapolres Galus didampingi Waka Polres,Kabaglok dan Propam. 

Pengecekan Senjata Api Organik Polri yang di pegang oleh personel tersebut, bertempat di lapangan Apel Mapolres setempat, Kamis (04/11/2021) kemaren. 

Kapolres Galus mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan dan memastikan kondisi Senjata Api baik dan dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas dilapangan. 

"Pemeriksaan dan pengecekan senjata api yang dipegang oleh anggota guna mengetahui kondisinya, terawat dengan baik atau tidak," kata AKBP. Carlie Syahputra Bustamam. 

Kata AKBP. Carlie Syahputra Bustamam, pemeriksaan senjata juga untuk memastikan kondisi fisik senjata, legalitas yang merupakan kelengkapan administrasi dan anggota paham SOP serta cara penggunaan senjata api melalui pelatihan. Hal itu untuk mengetahui dengan jelas anggota yang terdaftar dan berhak memegang senjata api Dinas. 

"Pengecekan tersebut meliputi tentang Kebersihan dan Kelayakan Senjata api dan kelengkapan Administrasi lainya seperti kartu lulus Psikologi, Kartu Ijin Pemegang Senjata api lainya," ujarnya. 

Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, ada sebanyak 137 pucuk Senpi Laras pendek yang diperiksa, 47 diantaranya dipegang oleh personel yang sudah memenuhi syarat dan dalam keadaan baik dan ada 1 pucuk senjata api ditarik dari anggota dikarenakan yang bersangkutan sudah tidak berdinas di bidang operasional yang di nilai membutuhkan senpi. 

"Sebagai pimpinan, salah satu tugas kami adalah di bidang pengawasan terutama pada penggunaan senjata api yang harus diberikan perhatian lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. Dari 47 personel polres Gayo lues yang memegang Senpi semuanya dilengkapi dengan persyaratan administrasi, hanya ada 1 pucuk senjata api ditarik dari anggota dikarenakan yang bersangkutan sudah tidak berdinas di fungsi operasional yang dinilai perlu menggunakan senjata api," tuturnya. 

"Dari kegiatan ini saya selaku Kapolres berpesan agar anggota selalu mempedomani Perkap dan aturan perundangan yang berlaku dalam penggunaan Senjata api dan dalam mengambil diskresi dan kami juga memperingatkan akan menindak tegas untuk segala bentuk penyalahgunaan Senjata api.” ujar Kapolres Galus. (MK)


Komposit Marinir Gelar Kegiatan Medical Camp. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Satuan tugas Kompi komposit Marinir Natuna kembali menggelar kegiatan Medical camp bertempat di desa Cemaga Selatan, Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jum'at (15/10/21).

Medical Camp adalah suatu kegiatan sebagai wujud nyata kepedulian Satgas Kompi komposit Marinir Natuna dalam membantu meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Natuna, dengan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis. 

Komandan Satgas Kompi Komposit Marinir Natuna Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D. S., S.E. mengatakan, dimulai dari konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta pengobatan secara gratis kepada nelayan, pedagang, serta masyarakat yang ada di sekitar lokasi. Kegiatan yang pelayanan kesehatan yang diberikan oleh team kesehatan berjalan dengan tertib dan lancar.

"Adapun dari tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan adalah sebagai upaya dari Satgas kompi komposit Marinir Natuna di medan tugas yang berkesinambungan kepada masyarakat melalui pendeteksian kesehatan (diagnosa), pencegahan (preventif), penyembuhan (simtomatik), pemulihan (rehabilitatif), serta peningkatan kesehatan (promotif) kepada masyarakat di Kabupaten Natuna," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan dengan kegiatan Medical Camp akan rutin dilaksanakan dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan.

Ungkapan terima kasih dari masyarakat kepada team kesehatan Satgas kompi komposit Marinir Natuna dan berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin.

(IK)


Bupati Resmikan Gedung Lumbung Pangan Masyarakat.

Bupati Potong Pita Resmikan Gedung Lumbung Pangan Masyarakat.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi S.sos. M.si, meresmikkan Sekaligus Serah Terima Gedung Lumbung Pangan Masyarakat gapoktan bayan makmur yang ditandai dengan pemotongan pita, Jumat (5/11/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bunhuran Timur, Para Kepala Desa (Kades) dan Tokoh Masyarakat.

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kata sambutan menyampaikan, untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan serta kinerja pembangunan pertanian di daerah, pemerintah pusat telah membantu pemerintah daerah dalam penyediaan fisik prasarana dan sarana pertanian melalui dana alokasi khusus (Dak) fisik penugasan bidang pertanian.

Volume undangan pangan guna menjamin akses dan kecukupan pangan bagi anggotanya. Di samping itu juga untuk dapat meningkatkan modal bagi anggota kelompok melaluli pengenbangan usaha ekonomi produktif di bidang pangan.

"Jadi kita berharap nanti di desa ini akan terbangun pengelolaan cadangan pangan masyarakat dan terbangun pula usahan ekonomi produktif di bidang pangan yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga segala urusan yang terkait dengan kebutuhan pangan dapat teratasi dan kita keluar dari stigma sebagai daerah rawan pangan," ungkapnya.

Kegiatan penyerahan gedung lumbung pangan masyarakat dan diserahkan kepada desa dan menjadi aset desa, Bupati Natuna berharap untuk dapat di jaga dengan baik serta penuh tanggung jawab dan di pergunakan sesuai dengan peruntukkannya.

"Segala sesuatu yang terkait dengan mekanisme pengisian lambung pangan masyarakat ini, saya berharap jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dengan dinas terkait yang menanganinya," paparnya.

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.