Prajurit Kompi Komposit Marinir Natuna Berikan Pelayanan Kesehatan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Prajurit Satgas kompi komposit Marinir Natuna berikan pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (08/10/21) 

Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh team kesehatan prajurit Satgas kompi komposit Marinir Natuna yang beranggotakan 6 personel sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan ramah, tulus, dan ikhlas kegiatan dimulai dari pemeriksaan, pengecekan tekanan darah, serta pengobatan secara gratis kepada nelayan, pedagang, serta masyarakat yang ada di desa Cemaga Selatan yang membutuhkan.

Dengan semangat bersatu, berjuang, kita pasti menang kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi masyarakat. 

Ungkapan terimakasih dari masyarakat desa Cemaga Selatan kepada prajurit Satgas kompi komposit Marinir Natuna, serta berharap kegiatan tersebut bisa rutin dilaksanakan.

Komandan kompi komposit Marinir Natuna Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D. S. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas TNI dan masyarakat yang dimana TNI adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

"Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku," ungkapnya.

(IK)


Pembersihan Sampah oleh Prajurit Satgas kompi komposit Marinir Natuna.

NATUNA KERPIAKTUAL.COM: Dalam menjaga kelestarian alam prajurit Satgas kompi komposit Marinir Natuna melaksanakan pembersihan sampah di Gunung Ranai Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (08/10/21) 

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menjaga kelestarian ekosistem lingkungan yang ada di Gunung Ranai. Dengan penuh semangat kegiatan prajurit Satgas kompi komposit Marinir Natuna dimulai dengan briefing kegiatan, start pendakian, dan diakhiri dengan pemungutan sampah anorganik yang ada di jalur pendakian Gunung Ranai.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk menjaga kelestarian ekosistem alam yang ada di Gunung Ranai, Kabupaten Natuna. Dimana di gunung tersebut sebagai tempat penyedia air bersih, habitat flora dan fauna tumbuh serta berkembang biak, sarana olahraga pendakian, serta objek pariwisata yang ada di Pulau Natuna.

Komandan Satgas kompi komposit Marinir Natuna  Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D. S.,  menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian prajurit Satgas kompi komposit Marinir Natuna dalam menjaga kelestarian alam.

"Saya berharap kepada para pendaki turut serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian ekosistem alam di Gunung Ranai," harapnnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

(IK)


Barang yang Mau Diseludupkan. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pelabuhan Rakyat (Pelra) Tanjung Riau, Sekupang, Kota Batam kini marak dijadikan tempat aksi penyelundupan antar Pulau seperti Minuman Alkohol, Rokok dan Gula India.

Informasi yang dihimpun, barang-barang ilegal ini diselundupkan ke Tanjung Balai Karimun menggunakan kapal kayu berukuran tujuh Gross Tonnage (GT).

Menurut sumber media ini, aktivitas penyelundupan di Pelabuhan Tanjung Riau itu kerap dilakukan setiap malam. "Hampir setiap malamnya barang mereka masuk satu sampai dua lori," ucap pria yang namanya tak mau disebut.

Sementara itu, dari keterangan supir Lori yang mengangkut barang-barang ilegal yang hendak diselundupkan itu, ia mengaku barang yang diangkut tersebut berasal dari kawasan Mega Cipta.

"Barang ini dari kawasan Mega Cipta pak. Untuk tujuan kemana saya tidak tau pak. Saya hanya pekerja saja dan ada perintah ngantar barang ke Pelabuhan Tanjung Riau pak," ucap Sang Supir.

Maraknya aksi penyelundupan di Pelabuhan Rakyat Tanjung Riau, Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Batam, Undani mengaku pihaknya rutin melakukan spot check (pemeriksaan) dan operasi kebeberapa Pelabuhan Rakyat. 

"Semuanya dimonitor bang. Terimakasih infonya, saya sampaikan ke unit terkait," tegas Undani.

Redaksi


Penangkapan Tersangka Pidana Pencurian. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna melalui Satuan Reserse dan Kriminal Polres Natuna bekuk 3 orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si sebut para pelaku melakukan aksinya di 2 tempat yakni cafe Ranai Square yang terletak di jalan Soekarno Hatta, dan S’Cafe, Jalan Pramuka, Kecamatan Bunguran Timur.

Kapolres Natuna mengatakan kepada sejumlah wartawan saat Konferensi Pers yang dilaksanakan di Polres Natuna bahwa Pelaku inisial AR (21), AN (23), dan LS (18) berhasil ditangkap berdasarkan laporan korban.

"Di tempat kejadian Cafe Ranai Suquare, pelaku berhasil mencuri 2 tabung gas dan 1 kompor gas 2 tungku, sementara di S’Cafe pelaku berhasil mencuri 1 tabung gas," ujar Kapolres Natuna, Jum’at (08/10/2021).

Dari 2 tempat kejadian ini, para pelaku tidak hanya mencuri 3 tabung gas dan kompor gas, namun juga berhasil menggasak pakaian jemuran, dan sejumlah bahan makanan seperti mie instan, dan sosis.

Sementara itu, Kasat reskrim Polres Natuna Iptu Ikhtiar Nazara mengatakan para pelaku ditangkap di kosannya yang berada tidak jauh dari tempat kejadian.

"Saat penangkapan para pelaku tidak ada perlawanan, dan langsung kita amankan di Mapolres," jelas Kasat Reskrim.

Kini para pelaku di jerat pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara paling lama 7 tahun.

(IK)


Pejabat Pemkab Galus yang Baru Dilantik Wakil Bupati. 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani lantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat ddministrator serta pengawas di lingkungan Pemkab Galus di Bale Pendopo Bupati, Kamis (07/10/2021). 

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani berharap setiap pejabat, baik eselon II, III, dan IV hendaknya menuangkan seluruh kemampuan dan kemauan yang kuat, serta semangat juang yang tinggi. Dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan. 

"Saya berpesan kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik, agar terus meningkatkan kapasitas saudara pada setiap waktu dan kesempatan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kerja sesuai dengan tuntutan zaman," ujarnya. 

Kemudian, lanjutnya,  dirinya minta kepada pejabat yang baru dilantik, untuk tidak berlama-lama dalam menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru. Sesuai dengan tuntutan organisasi, maka saudara-saudara harus cepat memahami dan melaksanakan tugas sesuai dengan tantangan yang dihadapi.

"Untuk itu laksanakanlah tugas dengan baik serta jangan lupakan fakta integritas yang saudara ucapkan dan tanda tangani. Karena fakta integritas tersebut dibuat bukan sekedar bahan pelengkap dalam acara pelantikan, tetapi adalah untuk menyatakan kesanggupan saudara dalam hal penegakan disipelin," kata Wakil Bupati. 

Adapun nama-nama pejabat Eselon II dan III yang dilantik sebagai berikut:

1. Irsan Firdaus, SH,M.AP. 

Sebelumnya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah. Kini dipercaya menduduki Jabatan Kepala Dinas Pariwisata. 

2. Syabri, S. Pd.

Sebelumnya Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah. Kini dipercaya menduduki Jabatan Sekretaris Pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah. 

3. Rabudin Ramli, S. Pd. 

Sebelumnya Sekretaris pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah. Kini dipercaya menduduki Jabatan Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah. 

Kemudian Nama - nama Pejabat Eselon IV yang dilantik. 

4. Herman, S. E. I. 

Sebelumnya Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Kini dipercaya menduduki jabatan Kepala Seksi Bina Pasar pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. 

5. Suhardi, SE. 

Sebelumnya Kepala Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset pada Kantor Camat Blangpegayon. Kini dipercaya menduduki jabatan Kepala  Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. 

6. Said Sala, SM. 

Sebelumnya Kepala Sub Bagian Hukum dan Kesra pada Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI. Kini dipercaya menduduki jabatan Kepala Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Pertama pada Dinas Pendidikan. 

7. Arun, S. Pd. SD. 

Sebelumnya Kepala Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Pertama pada Dinas Pendidikan. Kini dipercaya menduduki jabatan Kepala Sub Bagian Sumber Daya Alam Pertambangan dan Lingkungan Hidup pada Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah. 

8. Halimah, S. Pd. 

Sebelumnya  Pelaksana pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Kini dipercaya menduduki jabatan Kepala Seksi Pengelolaan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip. 

9. Baharuddin, SST. 

Sebelumnya Pelaksana pada Dinas Pertanian. Kini dipercaya menduduki jabatan Kepala Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset pada Kantor Camat Blangpegayon. (MK)


Ketua LSM KODAT86, ta'in Komari. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (KODAT86) laporkan dugaan korupsi pada proyek IT BP Batam ke KPK. Laporan tersebut di sampaikan pada, Senin, 27 September 2021. Dimana saat itu kebetulan saat itu ada demo Mahasiswa yang mempertanyakan pemecatan 56 anggota KPK karena tidak lolos TWK.

"Kami sudah melaporkan dugaan korupsi IT itu terjadi pada beberapa bagian di BP Batam terutama Pusat Data dan Sistem Informasi, Bandara dan Pelabuhan," kata Ta'in Komari lewat Whatshapnya, Kamis (7/10-2021).

Kata Ta'in, semua proyek IT di BP Batam, dikendalikan oleh seorang wanita, dia menggunakan beberapa perusahaan sendiri, dengan mengatur spesifikasi sendiri.

"Sejumlah data dan informasi sebagai bukti permulaan yang cukup bagi KPK untuk menindaklanjuti temuan dan laporan tersebut juga sudah kami lampirkan," ujarnya. 

Namun ketika diainggung berapa kerugian negara atas dugaan korupsi IT BP Batam. Dirinya mengatakan, soal potensi kerugian negara biar KPK yang menyatakannya nanti.

"Berdasarkan informan kita di dalam, bisa mencapai 75 persen dari nilai proyeknya..! KPK punya otoritas memeriksa dan memaksa setiap yang diduga terkait. Termasuk melakukan penyitaan bukti-bukti yang lainnya," terang Ta'in. 

Ta'in menjelaskan, proyek IT BP Batam itu nilainya miliaran setiap tahunnya. Informasi yang ia dapat tahun 2020 setidaknya Rp. 11 Miliar dan tahun 2021 ini sebesar Rp. 15 Miliar.

"Kami telah menguraikan secara jelas dugaan korupsi dalam proyek IT tersebut dalam laporan, termasuk modus dan siapa-siapa yang terlibat. Nama-namanya yang diduga terlibat dan mengetahui dugaan penyimpangan anggaran IT itu juga sudah kita serahkan  semua," ungkapnya. 

Alfred


(Foto:Ist)

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Bagi para pelaku perjalanan diingatkan untuk mengunduh aplikasi Peduli Lindungi. Pasalnya Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang, akan mulai memeriksa e-HAC secara digital melalui aplikasi tersebut.

“Kami sudah siapkan tiga line untuk pemeriksaan e-HAC. Jadi satu line untuk pemeriksaan e-Hac secara manual dan dua line untuk pemeriksaan secara digital,” sebut Agus Jamaludin, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang, Kamis (7/10).

dikutip dari situs Diskominfo Kepri, untuk pemeriksaan secara manual, diperuntukan bagi mereka yang tidak memiliki telpon pintar. Dengan demikian, petugas akan membantu melakukan pemeriksaan dengan memasukan NIK pada perangkat yang disediakan. Proses pemeriksaan secara manual ini memakan waktu lima hingga 10 menit. 

Bagi yang memiliki telpon pintar, akan tetap diminta untuk mengunduh aplikasi Peduli Lindungi. Ini akan memudahkan para pelaku perjalanan sendiri, karena hanya memakan waktu beberapa detik saja pemeriksaannya. 

Untuk melakukan pemeriksaan tersebut, para penumpang akan diminta untuk turun per 10 orang. “Kita sudah bicarakan tadi dengan KSOP dan Pelindo. Proses ini sudah kita mulai tadi untuk kedatangan pukul 01.00,” ungkap Agus. 

Pemeriksaan ini berlaku bagi seluruh penumpang dengan rute manapun. Baik itu untuk penumpang domestik di lingkungan Provinsi Kepri, maupun penumpang dari luar Kepri. “Semua penumpang, termasuk yang dari Dumai juga,” sebut Agus.

Tak hanya penumpang di Pelabuhan SBP saja, pemeriksaan juga dilakukan di Bandara dan juga Pelabuhan Sri Bayintan di Kijang. Agus berharap para pelaku perjalanan dapat disiplin, tidak hanya dengan menerapkan protokol kesehatan, tapi juga dengan mengunduh aplikasi Peduli Lindungi.

Redaksi


Agus Jamaludin, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (Foto:Ist).

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang membuka fasilitas vaksinasi di Pelabuhan Sri Bintan Pura. Tidak hanya bagi para pelaku perjalanan saja, fasilitas tersebut terbuka bagi umum. KKP menyediakan berapapun dosis yang dibutuhkan.

“Untuk awal kami sediakan lima vial untuk sinovac dan dua untuk astrazeneca. Tapi nanti kalau kurang, bisa kita minta lagi ke gudang,” sebut Agus Jamaludin, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang, dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Kamis (7/10).

Jumlah tersebut berarti 50 dosis Sinovac dan 20 Astrazeneca. KKP sengaja tidak menyediakan banyak, karena belajar dari di Pelabuhan Sri Bayintan dimana KKP membawa banyak stok ternyata hanya dibutuhkan sedikit sekali. 

Padahal Rabu (6/10) kemarin, KKP membawa hingga 200 dosis ke Kijang untuk keperluan penumpang kapal Pelni. “Ternyata hanya beberapa saja yang dibutuhkan. Karena semua sudah vaksin dosis lengkap dan ada beberapa yang tidak lolos screening karena tensi atau gula darah tinggi.

Untuk sementara ini bagi penumpang Pelni di Pelabuhan Sri Bayintan – Kijang yang membutuhkan vaksinasi, dapat langsung ke Kantor KKP di Batu 6. “Kan tidak jauh dari beli tiket di Kantor Pelni, tinggal langsung ke Kantor KKP,” ujar Agus.

KKP sengaja menyediakan fasilitas vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku perjalanan, untuk memperluas cakupan vaksinasi. Hingga 6 Oktober berdasarkan website Kemenkes, vaksinasi dosis 1 di Kepri sudah 85,87 persen dari target. Sedangkan dosis 2 sebesar 58,94 persen.

Tidak hanya bagi para pelaku perjalanan, bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19 dipersilahkan datang ke Pelabuhan Sri Bintan Pura. Pelayanan dibuka Setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 07.30. Fasilitas ini dibuka hingga 22 Oktober mendatang.

Redaksi



NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K. M.Si memberikan tambahan minuman suplemen kepada petugas vaksinator di Kabupaten Natuna guna untuk melancarkan pelaksanaan Vaksinasi kepada masyarakat. Bantuan diserahkan di Balai Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (06/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Natuna juga memberikan motivasi dan semangat kepada para petugas Vaksinator yang sudah melaksanakan tugas dengan baik.

Dengan cara mengunjungi dan memberikan minuman suplemen yang bisa mendukung kegiatan vaksinasi kepada masyarakat sehingga kondisi vaksinator kita dalam keadaan fit dan sehat untuk tercapainya target yang di inginkan di Kabupaten Natuna.

"Semoga tenaga vaksinator kita diberikan kesehatan agar dapat terus melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk menciptakan kekebalan komunitas di tengah-tengah masyarakat dan ketahanan tubuh masyarakat terhadap Covid-19 dengan harapan ekonomi dapat kembali pulih," Harap Kapolres Natuna.

(IK)


Mobil ketua dewan pendidikan Kota Batam jadi korban aksi pecah kaca di Batam beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Sudirman Dianto membeberkan kepada pihak Kepolisian bahwa uang Rp300 Juta yang dirampok oleh pelaku spesialis pecah kaca pada Selasa (21/9/2021) lalu berasal dari investor Singapura.

"Dari hasil penyidikan unit Reskrim Polsek Sekupang, bahwa sumber uang milik Ketua Dewan Pendidikan Batam tersebut berasal dari investor asal Singapura untuk membangun sebuah yayasan di Batam," kata Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Surya Wardana, Selasa (5/10/2021).

Kata dia, pihaknya sudah beberapa kali memintai keterangan korban. Sementara itu untuk pelaku, pihaknya masih terus memburu.

Sebelumnya dalam kejadian itu, Avanza hitam yang dikendarai korban mengalami insiden pecah kaca mobil oleh orang tidak dikenal (OTK) tidak jauh dari kantornya Sekupang, Selasa (21/9/2021) lalu.

Dalam insiden itu tidak ada korban jiwa. Korban hanya mengalami kerugian materi, termasuk kaca mobil rusak dan uang sebesar Rp 300 juta raib dari dalam mobil.

Redaksi


Bhabikamtibnas, Babinsa dan Kepala Desa Ngopi Bareng. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Tidak bisa dipungkiri bahwa gangguan Kamtibmas merupakan musuh terbesar setiap Negara maupun suatu daerah, hal tersebut menuntut warga untuk lebih bekerja keras menjaga keamanan demi mewujudkan stabilitas situasi keamanan dan ketertiban pada desanya.

Untuk itu perlu sinergitas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades maupun masyarakat dalam mewujudkan Kamtibmas kondusif dan bisa terwujud apabila ada komunikasi yang baik, sehingga tugas dilapangan akan terasa ringan dan masyarakat pun akan merasa nyaman dan merasa terayomi.

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan Polsek Bunguran Timur Bripka Henri bersama Babinsa dan Kepala Desa (Kades) menjaga kekompakan dengan cara ngobrol sekaligus ngopi bareng sambil membahas situasi Kamtibmas di warkop yang berada di wilayah Desa Cemaga, Rabu (6/10/2021).

"Dengan melakukan rutinitas seperti ini diharapkan terjalin Sinergitas yang baik antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades sangat mendukung dalam terpeliharanya situasi kamtibmas yang aman, selaras dan kondusif," ungkap Bripka Henri.

(IK)


Pengamanan Vaksinasi oleh Bripka Henri. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Guna mendukung program pemerintah dalam rangka pengendalian covid-19, Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan Polsek Bunguran Timur, Bripka Henri melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus pengamanan pelaksanaan Vaksin yang diberikaan kepada semua warga masyarakat yang memenuhi persyaratan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis yang dilakukan di Gedung Posyandu Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan, Rabu (6/10/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanan kegiatan penyuntikan Vaksinasi kepada warga masyarakat guna mencegah terjadinya kerumunan massa dan hal-hal yang tidak diinginkan dengan pelaksanaan sesuai dengan Prosudur (SOP) dengan menggunakan masker, Cuci tangan dan jaga jarak.

Kegiatan diawali dengan pendaftaran yang dilakukan oleh petugas medis setempat kemudian screaning guna mengetahui kondisi kesehatan yang akan divaksinasi dan dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin kepada peserta, setelah suntik Vaksin dilakukan kegiatan observasi selamat 30 menit di ruang khusus guna mengetahui reaksi setelah di vaksin, selanjutnya di persilahkan untuk pulang kerumah masing-masing.

Bhabinkamtibmas Bripka Henri mengatakan, dengan pemberian vaksinasi yang dilakukan, diharapkan tubuh manusia mampu menciptakan suatu kekebalan tubuh yang spesifik untuk melawan Covid-19, atau penyakit menular untuk mencegah penyebaran virus Corona. 

"Kegiatan tersebut dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, situasi dalam keadaan aman dan kondusif," paparnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan, Fiyer Hadison dan Masyarakat.

(IK)


Foto Bersama di HUT TNI ke-76.

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Gayo Lues, Carlie Syahputra Bustamam, S. I. K, M. H yang diwakili Waka Polresnya Kompol. M, Rasid,SH bersama jajaran Mapolres Galus memberikan Kue HUT TNI ke-76 kepada Dandim 0113 Gayo Lues, Letkol, Inf. Yudhi Hendro Prasityo, Selasa (05/10/2021). 

Dandim 0113 Gayo Lues Letkol, Inf. Yudhi Hendro Prasityo menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Polres Gayo Lues dan jajaran Korps Bhayangkara. Menurutnya, jajaran Polres selalu memberikan dukungan maupun sinergis selama ia menjabat sebagai Dandim 0113 Galus. 

Waka Polres Galus Kompol, M. Rasid, SH beserta keluarga besar Mapolres Galus juga memberikan ucapan atas hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hari Selasa merupakan hari jadi ke - 76 TNI senantiasa mengawal NKRI. 

"Saya mewakili Pak Kapolres Gayo Lues serta keluarga besar Polri mengucapkan Dirgahayu TNI ke - 76 Semoga TNI semakin Profesional, disiplin, militan, dan rendah hati serta dapat senantiasa mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju Indonesia Maju," ucap Waka Polres Galus. 

Menurut M. Rasid, sinergisme dan solidaritas antara TNI dengan Polri mutlak diperlukan sebagai sumber kekuatan strategis. Hal ini dalam rangka menghadapi tantangan-tantangan tugas yang semakin kompleks. 

Rasid menuturkan bahwa TNI setia untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari ancaman yang ada selama 76 tahun ini.

"Dari berbagai ancaman yang berasal dari dalam maupun luar dengan Profesionalisme, loyalitas dan pengabdiannya TNI selalu hadir dalam mengawal serta menjaga pertahanan wilayah NKRI, baik di darat, laut, maupun udara," kata Rasid mengakhiri. (MK)


Prajurit Peserta Lomba HUT TNI ke-76.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Meriahkan peringatan hari ulang tahun ke 76 Tentara Nasional Indonesia, Satgas Kompi Komposit Marinir Natuna selenggarakan lomba volly antar regu di Mako Jala Wira Kompi Komposit Marinir Natuna, Setengar Kabupaten Natuna, Selasa (5/10/2021).

Dengan semangat "Bersama, Berjuang Kita Pasti Menang", kegitan tersebut diikuti oleh 16 regu. Di mulai dari babak penyisihan, semifinal dan final, prajurit kompi komposit marinir Natuna antusias bersaing antar regu  untuk mendapatkan juara. Setelah melewati persaingan yang cukup ketat, juara pertama di raih oleh regu 5, juara ke dua di raih oleh regu 10, juara ke tiga di raih oleh regu 4.

Komandan Kompi Komposit Marinir Natuna, Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D.S menyampaikan, dengan di selenggarakannya lomba tersebut, selain memeriahkan HUT TNI Ke 76, juga untuk meningkatkan moril dan kekompakan prajurit dimedan penugasan.

"Kita tingkatkan kekompakan prajurit," ujarnya. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan tetap mengedepankan, protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

(IK)


Lokasi Rumah Warga Desa Rema Baru yang Kebakaran. 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Lima Rumah di Desa Rema Baru, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues ludes diterkam sijago merah. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10,00.Wib.

Isi rumah yang mudah terbakar akibat tiupan angin, hingga kejadian mengakibatkan api semakin berkobar dan menjalar ke sejumlah rumah lainya. 

Menurut informasi dari masyarakat setempat, empat rumah rusak berat dan satu rusak ringan. Pada saat kebakaran tersebut, warga sekitar juga turut membantu dengan menyiram air serta membongkar paksa dinding rumah yang terbuat dari papan kayu atau bahan yang mudah terbakar lainya.

"Dan akhirnya api tersebut berhasil dipadamkan sekira satu jam kemudian, setelah warga, bahu membahu memadamkan api dengan Tim Pemadaman kebakaran dari BPBD setempat," ujarnya. 

Warga tetangga korban juga mengatakan, mereka tidak mengetahui sumber api. Mereka tersadar setelah asap hitam membumbung tinggi dari arah belakang rumah yang terbakar. 

"Apinya cepat membesar dan hampir tak terkendali karena dinding rumah terbuat dari papan," terang Zul (39) pada Senin (04/10) 2021).

Sementara Kepala Dinas Sosial Gayo Lues, Jasiwa Mai tense, SE, MM yang tiba di lokasi kejadian mengatakan, akan segera menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran. 

"Kita salurkan segera, rumah yang terbakar itu empat rumah itu sudah termasuk katagori rusak berat," jelas Jasiwa sambil merinci nama-nama korban yang mengalami kerusakan, diantaranya rumah Abdullah, Shamsuddin, Sulisman, Diana Noprianti dan rumah Semah. (MK)


Kapolres Natuna Berikan Kue HUT TNI ke-76 ke Markas Lanal Ranai. 

NATUNA KEPRIATUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si bersama Forkopimda Natuna dan  Komandan Satuan  TNI di Kabupaten Natuna, laksanakan Video Conference Upacara dalam rangka peringatan HUT TNI Ke 76 Tahun 2021 secara virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan di Mako Lanal Ranai Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (05/10/2021).

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si mengucapkan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia, Bersatu, Berjuang Kita Pasti Menang. Semoga sinergitas TNI-Polri kedepannya menjadi lebih baik lagi menuju Indonesia yang maju.

"Kita dukung sinergitas Polri dan TNI dalam mewujudkan kondisi keamanan yang aman dan kondusif diwilayah Kabupaten Natuna," ucap Kapolres Natuna.

"Semoga kedepan kita tetap bisa bersinergi, bersatu dan berkerjasama dalam melaksanakan tugas dalam rangka menjaga keamanan serta membangun kemajuan khususnya diwilayah Kabupaten Natuna," hatapnya.

(IK)


(Foto:Ist)

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan jamaah masjid di Tanjungpinang tidak perlu jaga jarak saat salat setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota ini turun dari Level III menjadi Level I.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin (04/10), mengatakan, pelonggaran pembatasan sosial di kota yang ditetapkan PPKM Level I antara lain, dapat  merapatkan barisan saat salat di masjid.

"PPKM Level I maknanya risiko penularan COVID-19, kecil sehingga berbagai kebijakan untuk pembatasan sosial dilonggarkan," katanya, yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri.

Namun Tjetjep mengingatkan agar kebersihan di masjid tetap dijaga bersama. Petugas di masjid sebaiknya tetap rutin menyemprot disinfektan, dan mengepel lantai agar tetap higienis.

Seluruh jamaah juga tetap wajib mengenakan masker saat beraktivitas di dalam masjid.

"Harus tetap rajin mencuci tangan dengan sabun," ucapnya.

Tjetjep menjelaskan PPKM di Tanjungpinang merupakan satu-satunya daerah di Kepri yang ditetapkan Level I. Enam kabupaten dan kota lainnya di Kepri yakni Bintan, Batam, Lingga, Natuna, Karimun, dan Anambas turun dari Level III Level II PPKM.

Pelaksanaan PPKM Level II di daerah tersebut hampir sama seperti Level I di Tanjungpinang, namun aktivitas di masjid masih harus jaga jarak. Untuk aktivitas perekonomian, seperti mal dapat buka mulai pagi hingga pukul 22.00 WIB.

Pertemuan tatap muka secara terbatas di sekolah pun dapat dilakukan, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

"Kelonggaran pembatasan sosial dengan tetap menerapkan protokol kesehatan berdampak positif pada berbagai sektor strategis, seperti ekonomi," ujarnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sehari yang lalu sudah melayangkan surat kepada pemerintah pusat untuk memberikan dispensasi terhadap berbagai persyaratan perjalanan laut dan udara untuk meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

Syarat perjalanan laut antarpulau, yang pada PPKM Level III wajib tes antigen, dapat dihapuskan setelah Tanjungpinang Level I PPKM, dan daerah lainnya di Kepri Level II PPKM. Untuk syarat perjalanan udara, gubernur meminta pusat agar memberi kelonggaran yakni tidak perlu tes PCR, melainkan cukup tes antigen.

"Meski terjadi pelonggaran pembatasan sosial, kita tidak boleh euforia agar tetap bisa konsisten menetapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari agar tidak tertular COVID-19," katanya. 

Sumber: Diskominfo Kepri


(Foto:Ist)

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri melalui Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad akhirnya menyurati Menteri Dalam Negeri Mendagri dan BNPB RI selaku ketua Satgas Penanganan Covid-19, Minggu (3/10) kemarin .

Yang mana, dalam surat permohonan nomor: 509/SET-STC19/X/2021 ini, Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad meminta dispensasi terkait ketentuan perjalanan orang lintas Provinsi dan masuk ke dalam wilayah Provinsi Kepri.

"Mengingat saat ini kondisi provinsi Kepri  telah berada pada Tingkat 1, dengan level transmisi komunitas Tingkat 1 dan Kapasitas Respon Memadai serta Berdasarkan Peta Resiko saat ini seluruh kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kepulauan Riau berada pada zona kuning," ujar Ansar.

Serta lanjut Ansar, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota bekerja sama dengan instansi/stakeholder lainnya beberapa waktu terakhir telah berhasil, khususnya dalam rangka menurunkan level transmisi komunitas dan meningkatkan kapasitas respon serta pencapaian pembentukan kekebalan kelompok/herd immmunity melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Juga capaian pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau s.d. Sabtu, 2 Oktober 2021, telah berhasil memenuhi target pembentukan kekebalan kelompok/herd immunity, dengan rincian penyuntikan dosis 1 sebanyak 1.288.911 orang (81,52%) dan dosis 2 sebanyak 885.053 orang (64,44%) dari keseluruhan sasaran sebanyak 1.581.035 orang, " jelas Ansar 

Juga mempertimbangkan kondisi geografis Provinsi Kepulauan Riau sebagai wilayah 2TP (Terluar, Terdepan, Perbatasan), yang terdiri atas pulau-pulau, sehingga mobilitas masyarakat didominasi oleh penggunaan moda transportasi laut dan udara, serta dalam rangka menumbuhkan kembali aktivitas pariwisata di wilayah Provinsi Kepulauan Riau melalui peningkatan kunjungan wisatawan domestik dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi, sehingga dipandang perlu untuk mendapatkan dispensasi atas ketentuan pembatasan dan/atau pengetatan perjalanan orang di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

"Untuk itu, sejalan dengan poin-poin tersebut di atas, kami memohon pertimbangan serta perkenan Bapak untuk dapat memberikan dispensasi atas kewajiban melengkapi dokumen kesehatan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang menggunakan moda transportasi laut dan udara, sehingga pemberlakuan ketentuan perjalanan orang lintas provinsi masuk ke dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau, dapat diubah," jelas Ansar dalam surat permohonan tersebut.

Seperti, untuk pengguna moda transportasi laut dan penyeberangan wajib mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin Covid-19; serta Melengkapi diri dengan hasil negatif RT-PCR/Rapid Test Antigen dan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 bagi PPDN yang telah menerima penyuntikan vaksin dosis pertama, Melengkapi diri dengan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 bagi PPDN yang telah menerima penyuntikan vaksin dosis penuh.

Sedangkan untuk pengguna moda transportasi udara wajib Mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin Covid-19; serta Melengkapi diri dengan hasil negatif RT-PCR dan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 bagi PPDN yang telah menerima penyuntikan vaksin dosis pertama, atau Melengkapi diri dengan hasil negatif RT-PCR/Rapid Test Antigen dan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 bagi PPDN yang telah menerima penyuntikan vaksin dosis penuh.

Sumber: Diskonunfo Kepri


Foto:Ist

KEPRIAKTUAL.COM: Partai berkuasa Singapura, Partai Aksi Rakyatnya pada Senin (4/10) malam mengesahkan undang-undang yang bertujuan mencegah campur tangan asing dalam politik domestik.

Partai yang telah memerintah Singapura selama lebih dari enam dekade, meloloskan ruu itu dengan 75 suara “setuju”. Perolehan mengalahkan suara yang menolak sebanyak 11 dan abstain 2.

UU itu sempat dikritik oleh oposisi dan aktivis sebagai alat untuk menghancurkan perbedaan pendapat.

Maklum, undang-undang itu memungkinkan pihak berwenang untuk memaksa penyedia layanan internet dan platform media sosial untuk memberikan informasi pengguna, memblokir konten, dan menghapus aplikasi yang digunakan untuk menyebarkan konten yang mereka anggap bermusuhan.

Tak hanya itu, uu juga berpotensi membuat kelompok dan individu yang terlibat dalam politik lokal dapat ditetapkan sebagai orang penting secara politik. Dengan penetapan itu, mereka diharuskan untuk mengungkapkan sumber pendanaan asing.

Bagi pelanggar, mereka berisiko mendapatkan hukuman penjara dan denda yang besar.

Para aktivis mengatakan uu baru itu akan mengekang kebebasan sipil. Namun, kekhawatiran itu dibantah oleh Menteri Hukum dan Dalam Negeri K. Shanmugam.

Dalam pidatonya di hadapan parlemen, ia mengatakan aturan dibuat karena Singapura rentan terhadap kampanye informasi menyesatkan dari luar negeri dan melalui proxy lokal.

“Internet telah menciptakan media baru yang kuat untuk subversi,” katanya seperti dikutip dari AFP, Selasa (5/10).

Sementara itu, Oposisi utama Partai Buruh telah menyerukan agar dilakukan perubahan terhadap rancangan undang-undang tersebut. Seruan revisi disampaikannya karena uu tersebut telah meningkatkan kekhawatiran atas kebebasan sipil.

Pengawas media Reporters Without Borders (RSF) memperingatkan pengesahan uu itu berpotensi membawa benih-benih kecenderungan totaliter terburuk di Singapura.

“Uu ini melembagakan penganiayaan terhadap entitas domestik mana pun yang tidak mengikuti garis yang ditetapkan oleh pemerintah dan partai yang berkuasa, dimulai dengan media independen,” katanya.

(CNN Infonesia/AFP/agt)


(Foto:Ilustrasi).

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Warga yang berdomisili di rumah liar (Ruli) di Kebun Taman Lestari, Batuaji, Batam bernama, Robi Zakaria Pantouw ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Minggu (3/10/2021).

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kapolsek Batuaji, Kompol Danniel Ganjar ketika dikonfirmasi Senin (4/10/2021).

Kata dia, kronologis kejadian pada hari Minggu (3/10/2021) pukul 08.00 WIB, saksi Poltak Siregar, di suruh oleh saksi Bangun Sitinjak tetangga kebun korban untuk melihat rumah korban karena sudah sekira 4 hari tidak melihat korban.

"Selanjutnya saksi Poltak Siregar datang ke rumah korban dan memanggil-manggil korban, namun tidak ada jawaban dari korban, saksi lantas masuk ke rumah lalu membuka kamar korban, melihat kondisi korban terbaring tidak bergerak lagi," ungkapnya.

Lanjut, kata dia, berdasarkan informasi dari rekan kerja korban bernama Iwan bahwa korban semenjak sebulan yang lalu mengeluhkan sakit asam urat dan batu ginjal yang diderita korban.

Menemukan korban sudah tidak bernyawa lagi, saksi Poltak Siregar dan Bangun Sitinjak, menghubungi Polsek Batuaji melaporkan temuan tersebut.

"Mendapat laporan tersebut piket Reskrim dan piket Patroli mendatangi TKP, selanjutnya menunggu identifikasi untuk melakukan olah TKP. Korban saat ini sudah dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan visum," pungkasnya. 

Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.