Konfrence Pers Pengungkapan Barang Logam Mulia Milik Nasabah Pegadaian. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Satreskrim Polresta Barelang berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi yang melibatkan salah seorang pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Batam, tepatnya di PT Pegadaian Cabang Mega Legenda Batam Center, Batam.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 16 barang titipan milik nasabah Pegadaian berupa logam mulia, diambil pelaku dari dalam brankas. Adapun taksiran total kerugiannya mencapai Rp 1.25 milyar.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan mengatakan pelaku RD (35) merupakan karyawan Pegadaian yang bertugas sebagai Pengelola Agunan Nasabah di Kantor Pegadaian Cabang Mega Legenda, Batam Center, Kota Batam.

"Modusnya pelaku menyalahgunakan kewenangan yang dimilikinya dengan cara mengeluarkan barang agunan milik nasabah dari dalam brankas," ujar Reza didampingi Kanit Tipidkor, IPTU Jaya Putra Tarigan saat press release di Mapolresta Barelang, Selasa (9/11/2021).

Lebih lanjut dijelaskannya, adapun kronologis kejadiannya yakni berawal dari laporan Kepala Cabang Pegadaian di Kepri inisial D pada, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 08.00 Wib.

Dikatakannya, saat itu pihaknya melakukan pemeriksaan rutin di salah satu cabang Pegadaian yang ada di Batam. Dalam pemeriksaan itu pihaknya menemukan sebanyak 16 potong emas milik nasabahnya tidak lagi berada di dalam brankas.

"Saat melakukan pemeriksaan, didapati 16 potong emas milik nasabah dengan berat kurang lebih 200 gram tidak lagi ada di dalam brankas," imbuh Reza, yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Batu Ampar Batam.

Lalu, Kepala Cabang itu menanyakan kemana hilangnya barang-barang itu kepada pelaku. Namun, saat itu juga pelaku mengatakan tidak mengetahui kemana hilangnya emas-emas milik nasabah yang ada di dalam brankas tersebut 

"Dimana emas yang ada di dalam brankas? Lalu di jawab oleh pelaku, saya juga tidak tahu dimana emasnya," ucap Reza menirukan pertanyaan dari Kepala Cabang Pegadaian kepada pelaku saat itu.

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap pelaku oleh pihak Pegadaian, pelaku pun kemudian melarikan diri, dan nomor teleponnya tidak bisa lagi dihubungi. Pihaknyapun langsung melaporkan permasalahan ini ke Polresta Barelang.

"Awalnya pelaku dilaporkan masalah penggelapan dalam jabatan. Tetapi, setelah dilakukan pemeriksaan dan penyidikan serta gelar perkara, maka kasus ini ditetapkan sebagai kasus korupsi, dikarenakan pelaku merupakan pegawai BUMN di PT Pegadaian," jelasnya.

Lanjutnya, pelaku berhasil diamankan Polisi pada Sabtu, (18/9/2021) di Kecamatan Sagulung. Dan, saat ini pelaku sudah berada di Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kemudian, untuk Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 2 Ayat 1, dan atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pembatasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1, juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. "Sampai saat ini, kasus ini sudah P21 dan akan di Tahap 2 kan siang ini," pungkasnya. (Fay)


Foto: Ilustrasi. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Seorang remaja yang berinisial DF (18) yang melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak yang masih dibawah umur diamankan Unit Reskrim Polsek Sekupang di Kawasan Tiban Indah Kota Batam, pada Rabu (3/11/2021).

Unit Reskrim Polsek Sekupang mengamankan seorang remaja yang berinisial DF (18) yang telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak yang masih dibawah umur pada Rabu (3/11/2021) di Kawasan Tiban Indah Kota Batam.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana melalui Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Buhedi Sinaga mengatakan, berdasarkan adanya laporan ke SPKT Polsek Sekupang, kita amankan seorang pelaku pencabulan anak dibawah umur berinisial N (13).

"Dengan adanya LP dan barang bukti, pelaku inisial DF (18) berhasil kita amankan ditempat kerjanya di kawasan Tiban Indah tanpa adanya perlawanan," ujar Buhedi pada Selasa (9/11/2021) siang.

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya yang telah mencabuli korban sebanyak dua kali di kos-kosan Ruli Kejaksaan Tiban 1 Sekupang, pada Senin (1/11/2021) malam.

"Pelaku mengakui baru melakukan sebanyak dua kali, dan korban merupakan kekasihnya yang baru dikenal selama tiga minggu," bebernya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 2 jo pasal 82 ayat 1 UU RI NO 17  tahun 2016 tentang perlindungan anak.

"Pelaku terancam hukuman penjara selama 15 tahun," pungkasnya. (Fay)



Foto Bersama du HUT ke76 Marinir. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Marinir Ke-76 Th, Satuan tugas Kompi komposit Marinir Natuna bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan RSUD Natuna menggelar donor darah bertempat di Gedung Bapra Kompi komposit marinir Natuna, Setengar, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (09/11/2021). 

Kegiatan donor darah dalam rangka memperingati HUT Marinir ke-76 Tahun 2021, yang digelar oleh Satuan tugas Kompi komposit Marinir Natuna dihadiri oleh personel dari Satgas Kompi komposit Marinir Natuna, Lanal Ranai, Kodim 0318 Natuna, Yon komposit I/Gardapati,  Denhanud 477 Paskhas Natuna, Dan Polres Natuna. 

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 Wib berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Donor Darah. 

Dimulai dari para pendonor melaksanakan pengecekan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan hemoglobin darah, dan pemeriksaan kadar oksigen dalam darah. Setelah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat oleh dokter, maka pendonor siap untuk melaksanakan donor darah.

Adapun pengertian dari donor darah itu sendiri adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela/pendonor untuk disimpan dalam Bank darah, dalam hal ini PMI, yang nantinya akan digunakan pada saat transfusi kepada resipien atau orang yang membutuhkan. 

Selain berguna bagi kesehatan resipien, kegiatan donor darah juga bermanfaat kesehatan bagi pendonor. 

Manfaat kesehatan yang didapat oleh pendonor meliputi sebagai sarana pemeriksaan kesehatan secara gratis, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, mengurangi kelebihan zat besi dalam darah, memperlancar sirkulasi darah, dan mencegah stroke. 

Komandan Kompi Komposit Marinir Natuna Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D. S., S.E. menyampaikan, kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama dan membantu meningkatkan stok darah yang ada di PMI.

"kegiatan donor darah ini juga merupakan wujud kepedulian sosial Korps Marinir dalam pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya.


(IK)



Polisi Lantas Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas Kepada Pengguna Jalan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta upaya mencegah penularan covid-19, Satuan Lalu lintas Polres Natuna selain melaksanakan tugas rutin yaitu pengaturan lalu lintas juga melaksanakan kegiatan himbauan tertib berlalu lintas dan himbauan protokol kesehatan serta membagikan masker gratis kepada masyarakat di Jl.Soekarno Hatta Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Senin (08/11/2021).

Kasat Lantas Polres Natuna IPTU Adam Y.S mengatakan himbauan tersebut agar terus menerus disampaikan pihaknya agar masyarakat sadar akan bahaya dari virus corona atau Covid-19.

"Dengan adanya kegiatan rutin ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas serta tetap memperhatikan kelengkapan kendaraan dan mematuhi peraturan lalulintas agar terciptanya Kamseltibcar lantas yang lebih baik," tutur IPTU Adam Y.S.

Selain memberikan himbauan Protokol Kesehatan (Prokes), pihak kami juga membagikan masker kepada warga yang masih belum memakai masker dengan harapan dapat menjadikan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri maupun keluarga dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

(IK)


Foto Bersama Kontingen Galus Dalam Pra Pora Aceh. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Pertandingan Prakualifikasi Pekan Olahraga ( Pra-Pora) Aceh dalam Cabang Panahan yang berlangsung di stadion Mini Unsyiah, Banda Aceh pada Tanggal 04 s/d 08 November 2021. Kontingen Panahan Gayo Lues berhasil memperoleh mendali Emas di Ronde Compound. 

"Alhamdulillah Kontingen Panahan Gayo Lues berhasil meraih mendali emas Ronde Compound, yang dimenangkan oleh Rosa Rahayu dalam dua sesi dan total sesi jarak 50 Meter," ujar Ketua harian pengcab Perpani Gayo Lues, Suhardinsyah, S. Pd., Senin (8/11-2021).

Selain itu, kata Ketua harian Pengcab Perpani Galus, ia memberangkatkan kontingen Panahan Galus sebanyak 8 peserta. Namun kita patut bangga dalam Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh ini, Gayo Lues berhasil meraih 7 mendali Emas, 3 Perak, dan 6 Berunggu.

"Seperti di Ronde Compound, itu diraih oleh Rosa Rahayu dalam 2 sesi, dan totalnya sesi jarak 50 Meter. Kita patut bersyukur atas keberhasilan adik-adik kita ini dalam ajang Pra-Pora," kata Suhardinsyah.

Foto Bersama Juara I, II dan III. 

Lanjutnya, semoga hasil ini dapat terus dipertahankan di ajang berikutnya. Dan para Atlet tetap menjaga stamina dan latihan secara kontiniu untuk menghadapi Pora Tahun depan di Pidie.

"Saya atas nama Pengcab Perpani Galus, mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh atlit dan khususnya, para Pelatih yang sangat bersungguh-sungguh melatih para peserta untuk menuju Pora yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pidie Tahun 2022 mendatang," ujar Suhardinsyah.

Berikut Nama-nama Kontingen Panahan Gayo Lues yang berhasil meraih mendali dalam Pertandingan Pra-Pora di Stadion Mini Unsyiah Banda Aceh Pada Tanggal 04 - 08 - November - 2021 lalu.

1. RONDE COMPOUND

Rosa Rahayu : 3 Mendali Emas, 2 Sesi dan Totalnya Sesi Jarak 50 Meter.

2.  RONDE RECURE

Sunarti : 1 Perunggu Sesi 2 jarak 70 Meter. 
Khalda Biantari : 1 Perunggu Sesi 1 jarak 70 Meter. Dan 1 Perunggu di Total 2 Sesi jarak 70 Meter. 

Beregu Putri : 1 Perunggu

Irma Wulandari
Sunarti
Khada Biantari

RONDE NASIONAL

Rizky Maulidin Akbar

1 Mendali Emas di Laga perorangan 50,40,& 30 Meter. 
1 Mendali Emas di jarak 40 Meter. 
1 Mendali Perak di jarak 30 Meter. 
1 Mendali Perunggu di jarak 50 Meter. 

RIHADATUL AIS

1 Mendali Emas di Laga Perorangan 40 Meter. 
1 Mendali Perak di Kualifikasi jarak 50,40 & 30 M
1 Mendali Perak di Kualifikasi jarak 50 M
1 Mendali Perunggu di jarak 30 M

BEREGU PUTRA

1 Mendali Emas jarak 40 Meter

Rezky Mualidin Akbar
imam Maulana Multha
Aril Yuda Satria

Total perolehan medali cabang olahraga panahan Pengcab Peroani Gayo Lues di Prapora 2021, 7 medali emas, 3 medali perak, 6 medali perunggu. (MK)


Ribuan Benih Lobster yang Diamankan BC Kepri. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Upaya mengeruk keuntungan dengan cara ilegal di perairan Kepulauan Riau masih terus dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kali .ini, Jumat (5/11), Bea Cukai Kepri kembali berhasil menggagalkan penyelundupan komodoti benih lobster sejumlah 12.500 ekor yang dikemas dalam 5 dus styrofoam. 

Kata Akhmad Rofiq, diperkirakan, nilai keseluruhannya mencapai 1,5 milyar rupiah. Pelaku penyelundupan diduga kuat akan menuju Singapura, dan berhasil digagalkan sebelum mencapai perbatasan, tepatnya di sekitar perairan Batam.

“Penggagalan penyelundupan tersebut bermula dari adanya informasi masyarakat mengenai rencana penyelundupan benih lobster dengan modus ship to ship di perairan sekitar Batam. Modus ini lazim dipergunakan dengan tujuan untuk mengelabui petugas," ujar Akhmad 
Rofiq, Kakanwil Bea Cukai Kepri.

Hal itu karena, lanjut Kakanwil BC Kepri, ketika berangkat dari titik awal, pelaku menggunakan kapal pancung yang biasa dipergunakan oleh nelayan, atau masyarakat pada umumnya yang bepergian antar pulau. Kemudian, di titik menjelang perbatasan negara tetangga, pelaku mengganti tipe kapal menjadi HSC, agar sulit terkejar oleh kapal patroli Bea Cukai.

"Atas informasi tersebut, satuan patroli Bea Cukai Kepri mengerahkan kapal-kapal patroli untuk bersiaga di titik-titik yang diduga akan dilewati oleh pelaku. Sekitar pukul 09.15, terlihat sebuah kapal pancung melintas. Curiga atas keberadaan kapal pancung tersebut, petugas kemudian meminta kapal berhenti untuk dilakukan pemeriksaan. Bukannya berhenti, kapal tersebut malah berubah arah berupaya melarikan diri," kata Akhmad Rofiq.

Kemudian, ungkapnya, sadar tidak dapat mengimbangi kecepatan kapal patroli, kapal pancung kemudian dikandaskan oleh para pelaku di salah satu pulau sekitar perairan Batam. Setelah mengandaskan kapal, para pelaku melarikan diri.

"Dari kapal yang dikandaskan petugas kemudian memeriksa muatan, dan dapat dipastikan muatan adalah benih lobster. Karena menyangkut komoditi yang rentan, petugas tidak membuang waktu," tuturnya. 

Selanjutnya, terang Akhmad Rofiq, petugas patroli segera membawa muatan ke kantor Bea Cukai Kepri untuk dilakukan pemeriksaan, dan tiba kira-kira pukul 13.00. Pemeriksaan barang bukti dilaksanakan bersama dengan instansi berwenang, yaitu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tanjung Balai Karimun dan PSDKP Tanjung Balai Karimun. 

Dan untuk menghindari makin tingginya resiko kematian, diputuskan agar benih-benih lobster harus segera dilepasliarkan. Proses pelepasan dilaksanakan sore itu juga pukul 17.00 di perairan Pulau Babi dan Pulau Tulang.

Sejalan dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah Negara Republik Indonesia, Bea Cukai Kepri turut memberi dukungan maksimal dalam menjaga kelestarian sumber daya alam hayati Indonesia.

“Bea Cukai Kepri terus berkomitmen untuk menjalankan amanat sebagai pengawal perbatasan dari tindakan ilegal. Terlebih benih lobster merupakan komditas yang bernilai tinggi. Apabila berhasil diselundupkan, yang akan menikmati hasilnya adalah negara lain. Sedangkan jika dikelola dengan baik, akan memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia,” tutup Akhmad Rofiq.

Redaksi/Ril


Sekda Provinsi Aceh Kunjungi Negeri Seribu Bukit Dengan Menggunakan Scane Barcode.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Meski letih dari Provinsi Aceh menuju ke Kabupaten Gayo Lues melalui jalur Medan Brastagi, Kutacane Aceh Tenggara. Sekda Provinsi Aceh, Taqwallah didampimpingi asistennya menyempatkan diri mengunjungi di Negeri Seribu Bukit ini, dalam rangka kunjungan kerja, Jumat (5/11-2021).

Dalam kesempatan itu pula, Taqwallah mencoba mengeluarkan Smartphone dan menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi untuk melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) terbaru, saat akan memasuki Gedung Bale Pendopo Bupati Gayo Lues, baru-baru ini. 

"Penggunaan Smartphone sangat bagus diterapkan di seluruh SKPK yang ada dan juga bisa membantu masyarakat berdisipelin, dan terhindar dari Pandemi COVID-19," ujar Taqwallah.

Dikatakanya, tidak hanya Sekda saja yang harus melakukan Protokol pemeriksaan, namun para peserta yang hadir pada acara evaluasi vaksinasi dan penggunaan Dana Desa pun harus ikut melaksanakan Scane Barcode. 

"Mulai dari para Kepala Desa, guru, Camat dan juga Kepala SKPK Gayo Lues," kata Sekda Aceh ini. 

Sebagaimana, lanjutnya, yang telah direncanakan sebelumnya Protokol Scane Barcode akan terus diterapakan saat memasuki perkantoran bahkan diterapkan diseluruh tempat umum wilayah Gayo Lues. 

"Hal ini bukan untuk menyusahkan masyarakat namun dilaksanakan  untuk mendukung dan mengawasi agar masyarakat melakukan vaksinasi demi Gayo Lues Bebas Covid-19 di 2022 mendatang," tuturnya. ( MK )


Foto Bersama Peserta Raider.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam mengenalkan nama Gayo Lues kepada daerah lain. Kepolisian Resort Gayo Lues menggelar kegiatan Olahraga Ekstrim yang berjudul Polres Trail Advanture Gayo Lues (POLTAG II), Sabtu (06/11/2021) dini hari tadi. 

Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Pancasila Blangkejeren itu di ikuti sekitar 200 Riders yang datang dari berbagai daerah yang meliputi Provinsi Aceh dan dari Riders Sumatera Utara. 

Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustamam mengungkapkan, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk memeriahkan kembali suasana di Kabupaten Gayo Lues. 

"Peserta Riders memang sengaja kita batasi jumlahnya hal itu dilakukan untuk menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Kegiatan ini nantinya, kepada para pemenang panitia telah menyiapkan berbagai macam - Doorprize, diantaranya. 3 Unit Sepeda Motor. Itu menjadi hadiah utama dan masih ada hadiah lainnya, seperti Sepeda Gunung dan beberapa hadiah yang tersusun rapi di atas pentas," kata Kapolres. 

Lanjutnya, ada beberapa jalur yang direncanakan akan dilalui oleh para peserta yaitu mulai dari Lapangan Pancasila, Anak Reje, Akang Siwah, Palok, Lempuh, Cempa Penggalangan, Panglime Linting, Kampung Badak jalur dua akan kembali ke Lapangan Pancasila. Diperkirakan jalur ini berjarak ± 50 KM dan akan memakan waktu sekitar 6 jam perjalanan. 
 
"Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam mengenalkan Gayo Lues sehingga masayarakat yang sebelumnya hanya mendengar nama Gayo Lues pada hari ini bisa hadir dan menyaksikan pesona Alam Gayo Lues," tutur Kapolres Gayo Lues ini. 

Senada dengan itu Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru mengatakan bahwa kegiatan ini di tempatkan sebagai ajang Promosi bagi pecinta Olahraga Ekstrem tantang seksinya jarul-jarul di kabupaten Gayo Lues untuk di lalui para Riders Ekstrim. 

"Kedepannnya akan  membuka kembali jalur lesten pulo tiga bagi para riders Olahraga Ekstrim tersebut," tutup Bupati Amru. (MK)


Kapolres Galus Periksa Senpi Personinya. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka pengawasan penggunaan Senjata Api (Senpi) bagi personel Gayo Lues. Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustaman, S. I. K, M. H, memeriksa Senpi yang digunakan personel maupun inventarisnya.

Pemeriksaan Senpi personel baik dari Polres maupun Polsek jajaran diperiksa langsung oleh Kapolres Galus didampingi Waka Polres,Kabaglok dan Propam. 

Pengecekan Senjata Api Organik Polri yang di pegang oleh personel tersebut, bertempat di lapangan Apel Mapolres setempat, Kamis (04/11/2021) kemaren. 

Kapolres Galus mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan dan memastikan kondisi Senjata Api baik dan dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas dilapangan. 

"Pemeriksaan dan pengecekan senjata api yang dipegang oleh anggota guna mengetahui kondisinya, terawat dengan baik atau tidak," kata AKBP. Carlie Syahputra Bustamam. 

Kata AKBP. Carlie Syahputra Bustamam, pemeriksaan senjata juga untuk memastikan kondisi fisik senjata, legalitas yang merupakan kelengkapan administrasi dan anggota paham SOP serta cara penggunaan senjata api melalui pelatihan. Hal itu untuk mengetahui dengan jelas anggota yang terdaftar dan berhak memegang senjata api Dinas. 

"Pengecekan tersebut meliputi tentang Kebersihan dan Kelayakan Senjata api dan kelengkapan Administrasi lainya seperti kartu lulus Psikologi, Kartu Ijin Pemegang Senjata api lainya," ujarnya. 

Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, ada sebanyak 137 pucuk Senpi Laras pendek yang diperiksa, 47 diantaranya dipegang oleh personel yang sudah memenuhi syarat dan dalam keadaan baik dan ada 1 pucuk senjata api ditarik dari anggota dikarenakan yang bersangkutan sudah tidak berdinas di bidang operasional yang di nilai membutuhkan senpi. 

"Sebagai pimpinan, salah satu tugas kami adalah di bidang pengawasan terutama pada penggunaan senjata api yang harus diberikan perhatian lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. Dari 47 personel polres Gayo lues yang memegang Senpi semuanya dilengkapi dengan persyaratan administrasi, hanya ada 1 pucuk senjata api ditarik dari anggota dikarenakan yang bersangkutan sudah tidak berdinas di fungsi operasional yang dinilai perlu menggunakan senjata api," tuturnya. 

"Dari kegiatan ini saya selaku Kapolres berpesan agar anggota selalu mempedomani Perkap dan aturan perundangan yang berlaku dalam penggunaan Senjata api dan dalam mengambil diskresi dan kami juga memperingatkan akan menindak tegas untuk segala bentuk penyalahgunaan Senjata api.” ujar Kapolres Galus. (MK)


Komposit Marinir Gelar Kegiatan Medical Camp. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Satuan tugas Kompi komposit Marinir Natuna kembali menggelar kegiatan Medical camp bertempat di desa Cemaga Selatan, Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jum'at (15/10/21).

Medical Camp adalah suatu kegiatan sebagai wujud nyata kepedulian Satgas Kompi komposit Marinir Natuna dalam membantu meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Natuna, dengan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis. 

Komandan Satgas Kompi Komposit Marinir Natuna Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D. S., S.E. mengatakan, dimulai dari konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta pengobatan secara gratis kepada nelayan, pedagang, serta masyarakat yang ada di sekitar lokasi. Kegiatan yang pelayanan kesehatan yang diberikan oleh team kesehatan berjalan dengan tertib dan lancar.

"Adapun dari tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan adalah sebagai upaya dari Satgas kompi komposit Marinir Natuna di medan tugas yang berkesinambungan kepada masyarakat melalui pendeteksian kesehatan (diagnosa), pencegahan (preventif), penyembuhan (simtomatik), pemulihan (rehabilitatif), serta peningkatan kesehatan (promotif) kepada masyarakat di Kabupaten Natuna," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan dengan kegiatan Medical Camp akan rutin dilaksanakan dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan.

Ungkapan terima kasih dari masyarakat kepada team kesehatan Satgas kompi komposit Marinir Natuna dan berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin.

(IK)


Bupati Resmikan Gedung Lumbung Pangan Masyarakat.

Bupati Potong Pita Resmikan Gedung Lumbung Pangan Masyarakat.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi S.sos. M.si, meresmikkan Sekaligus Serah Terima Gedung Lumbung Pangan Masyarakat gapoktan bayan makmur yang ditandai dengan pemotongan pita, Jumat (5/11/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bunhuran Timur, Para Kepala Desa (Kades) dan Tokoh Masyarakat.

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kata sambutan menyampaikan, untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan serta kinerja pembangunan pertanian di daerah, pemerintah pusat telah membantu pemerintah daerah dalam penyediaan fisik prasarana dan sarana pertanian melalui dana alokasi khusus (Dak) fisik penugasan bidang pertanian.

Volume undangan pangan guna menjamin akses dan kecukupan pangan bagi anggotanya. Di samping itu juga untuk dapat meningkatkan modal bagi anggota kelompok melaluli pengenbangan usaha ekonomi produktif di bidang pangan.

"Jadi kita berharap nanti di desa ini akan terbangun pengelolaan cadangan pangan masyarakat dan terbangun pula usahan ekonomi produktif di bidang pangan yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga segala urusan yang terkait dengan kebutuhan pangan dapat teratasi dan kita keluar dari stigma sebagai daerah rawan pangan," ungkapnya.

Kegiatan penyerahan gedung lumbung pangan masyarakat dan diserahkan kepada desa dan menjadi aset desa, Bupati Natuna berharap untuk dapat di jaga dengan baik serta penuh tanggung jawab dan di pergunakan sesuai dengan peruntukkannya.

"Segala sesuatu yang terkait dengan mekanisme pengisian lambung pangan masyarakat ini, saya berharap jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dengan dinas terkait yang menanganinya," paparnya.

(IK)


Bupati Natuna Pimpin Apel Siaga Bencana Alam.

Bupati, Kapolres, TNI dan SAR Natuna Tinjau Kelengkapan Peralatan. 

Bupati Natuna Didamping Kapolres dan Muspida Lainya. 

Persiapan Peninjauan Perlengkapan Peralatan Antisipasi Bencana Alam. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna Polda Kepulauan Riau laksanakan Apel Kesiapsiagaan dalam rangka antisipasi bencana alam yang dapat menyebabkan gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Natuna, Jum’at (05/11/2021).

Kegiatan di laksanakan di lapangan apel Mapolres Natuna dan diikuti oleh TNI-Polri, Forkopimda Natuna, Dinas Kebakaran Natuna, Basarnas Natuna, Satpol PP Natuna, AJOI dan PWI Natuna.

Bertindak sebagai pimpinan apel, Bupati Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M.Si mengatakan apel ini menjadi hal wajib untuk kesiapsiagaan diri harus digalakkan. Khususnya masyarakat daerah Kabupaten Natuna yang memiliki kondisi geografis, biologis, hidrologis dan demokratis, memungkinkan terjadinya bencana disebabkan alam maupun faktor non alam, menyebabkan timbulnya korban jiwa.

Untuk itu, Pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengajak seluruh lembaga swadaya masyarakat dan semua pihak terkait dalam hal kesiapsiagaan untuk turut bersama-sama berupaya semaksimal mungkin meningkatkan partisipasi dan peran aktif komunitas masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana.

"Yang terpenting adalah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli terhadap lingkungan dan mengerti tanda adanya bencana penanggulannya dan selamat dari bencana," ungkap Bupati Natuna.

Hadir dalam giat tesebut, Kajari Ranai, Iman MS Sidabutar, SH., M.M, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si, Dandenhanud 477 Paskhas, Letkol Pas Frian Alfa Risdar, S.M, Palaksa Lanal Ranai, Letkol Laut (KH) Deny Everst Haning, S.H., Dansathanlan Lanud RSA Mayor Heri Sules, Kasdim 0318/Natuna Mayor R. Simanjuntak, S.H, Dansatpomau RSA, Mayor Pom Rendra Pungky., Ka Kansar Natuna, Mexianus Bekabel, S.sos., M.M., Kadinkes Natuna Hikmat Alamsyah, Kadis Damkar Kab. Natuna, Syawal, Kadishub Natuna, Al Lazi S.E.

(IK)


Bripka Henri Hadiri Kegiatan di Desa Binaan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Tengah Kecamatan Bunguran Selatan Polsek Bunguran Timur menghadiri peresmian sekaligus serah terima gedung lumbung pangan masyarakat kepada gapoktan bayan makmur oleh Bupati Natuns, Wan Siswandi S.sos. M.si, Jumat (5/11/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bunhuran Timur, Para Kepala Desa (Kades) dan Tokoh Masyarakat.

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kata sambutan menyampaikan, untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan serta kinerja pembangunan pertanian di daerah, pemerintah pusat telah membantu pemerintah daerah dalam penyediaan fisik prasarana dan sarana pertanian melalui dana alokasi khusus (Dak) fisik penugasan bidang pertanian.

Peresmian dan Serah Terima Gedung Lumbung Pangan Masyarakat.

Volume undangan pangan guna menjamin akses dan kecukupan pangan bagi anggotanya. Di samping itu juga untuk dapat meningkatkan modal bagi anggota kelompok melaluli pengenbangan usaha ekonomi produktif di bidang pangan.

"Jadi kita berharap nanti di desa ini akan terbangun pengelolaan cadangan pangan masyarakat dan terbangun pula usahan ekonomi produktif di bidang pangan yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga segala urusan yang terkait dengan kebutuhan pangan dapat teratasi dan kita keluar dari stigma sebagai daerah rawan pangan," ungkapnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Bripka Henri menyampaikan, dengan adanya  kegiatan penyerahan  gedung lumbung pangan masyarakat dan diserahkan kepada desa dan menjadi aset desa, Ia berharap untuk dapat di jaga dengan baik serta penuh tanggung jawab dan di pergunakan sesuai dengan peruntukkannya.

"Segala sesuatu yang terkait dengan mekanisme pengisian lambung pangan masyarakat ini, saya berharap jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dengan dinas terkait yang menanganinya," paparnya.

(IK)


Foto Bersama Sekda Galus saat Penutupan Pelatihan Bordir Kerawang Gayo. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Bordir Kerawang di Kabupaten Gayo Lues sangat khas punya busana bermotif Kerawang Gayo. Bila dikembangkan menjadi produk busana fashion dan bermodel. 

Hal tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Gayo Lues Ir. H. Rasidin Porang saat menutup secara resmi Pelatihan Bordir Kerawang Gayo dan Otomotif pada Kamis (04/11/2021). 

Pelatihan Bordir Kerawang tersebut digelar di gedung BLK Kecamatan Blangkejeren. Selain menutup acara pelatihan, Rasidin turut membagikan sertifikat penghargaan atas partisipasi para peserta dalam mengikuti pelatihan tersebut. 

"Saya menilai, selama ini masih sebagian kecil masyarakat mengubah Kerawang yang sudah di bordir menjadi baju dan rok. Padahal Kerawang bordir sangat mendukung pengembangan Kerawang yang telah di bordir di Galus. Karena dengan pelatihan, Inovasi dari Bordir Kerawang akan bisa berkembang menjadi model pakaian sesuai kebutuhan pasar," kata Rasidin. 

Untuk itu, Sekda menghimbau, kepada para peserta pelatihan, agar nantinya kegiatan ini tidak sekedar berakhir dengan penerimaan Sertifikat dan Piagam saja.

"Namun para peserta diharapkan berani mengambil langkah untuk mulai membuka usahanya Masing-masing atau menjalin kerja sama dengan pihak Wirausahawan lainya," tutur mantan Kadis Pertambangan Gayo Lues ini. 

Dilanjutkan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Galus, Anwar, S. Pd, M. AP. Ia katakan, kegiatan ini sudah menjadi acara tahunan. Dan pada tahun2021, kegiatan ini sudah berhasil digelar sebanyak 2 kali dengan pengembangan keterampilan yang berbeda pula. 

"Saya berjanji, akan terus mengembangkan pelayanannya kedepan sehingga dapat membentuk Program-program Inovatif lainya," tuturnya. 

Acara penutupan pelatihan tersebut juga diisi dengan adanya pemilihan kelompok dengan produktifitas terbaik selama menjalani pelatihan. Hal ini disambut meriah oleh para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut. (MK)


Konfrence Pers Tentang Persetubuhan Anak Umur. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si pimpin kegiatan Konferensi Pers ungkap kasus terkait dengan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang di laksanakan di Mapolres Natuna, Kamis (04/11/2021)

Dalam kegiatan ini, Kapolres Natuna di dampingi oleh Kasat Reskrim Polres Natuna IPTU Ikhtiar Nazara, S.H., M.Hum dan Kasubsipenmas Sihumas Polres Natuna Aipda David Arviad mengatakan kejadian tersebut terjadi di  rumah korban pada hari sabtu 30 Oktober sekira pukul 12.30 WIB siang.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa AH (42) telah melanggar Pasal 81 ayat (1), (2) , (3) UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perubahan Pemerintah Pengganti UU RI No. 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara

"Diketahui bahwa HH bersama dengan Ibu korban ini sudah berpisah, sehingga korban di asuh oleh ibunya," jelas Kapolres Natuna kepada awak media saat Konferensi Pers, Kamis (04/11/2021).

Kronologi kejadian berawal Pada hari Sabtu tanggal 30 Oktober 2021 sekitar pukul 12.30 wib pada saat Ibu korban pulang kerumah dari bekerja, kemudian korban langsung menghampiri Ibunya dan memeluknya dengan mengatakan bahwa HH menjemput korban dan adek korban dirumah korban sekitar pukul 10.00 wib.

Saat ibu korban tidak berada dirumah, HH mengajak korban dan adek korban kerumahnya dan pada saat Korban dan adek korban berada dirumanya,  HH langsung mengajak korban masuk kedalam kamar sedangkan adek korban berada diruang tamu bermain Handphone. 

Ketika berada di dalam kamar, HH menyuruh korban untuk duduk dikasur, lalu mendorong korban untuk baring dikasur yang kemudian langsung melakukan persetubuhan dengan paksa kepada Korban.

Menurut pengakuan korban, pelaku sudah sering melakukan aksi bejatnya tersebut dari tahun 2016 sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun korban merasa ketakutan untuk melaporkan perbuatan yang dilakukan bapaknya itu.

"Seringkali korban ini mengeluh kesakitan di alat kelaminnya, namun ibu kandungnya mengira hanya sakit biasa karena korban tidak pernah memeberi tahu sebelumnya," ujar Kapolres Natuna.

Barang Bukti telah diamankan Sat Reskrim Polres Natuna berupa 1 Helai Baju Kaos Lengan Panjang Bergambar Boneka Bertuliskan LOVE FRIENDS Berwarna Merah, 1 Helai Celana Panjang Bergambar KUE Berwarna Merah, 1 Helai Celana Dalam Bergambar HELLO KITY Berwarna Merah Muda, 1 Helai Celna Pendek Berwarna Abu – Abu Bermotif garis dan 1 Helai Baju Kaos Lengan Pendek Berwarna Biru Dongker.

(IK)


Sambutan Wamenkeu oleh Bea Cukai Batam. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Di sela-sela rangkaian kunjungan kerja di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Republik Indonesia, Suahasil Nazara sempatkan kunjungi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam) yang sedang menyelenggarakan kegiatan sharing session dan public hearing terkait implementasi Batam Logistics Ecosystems (BLE) sebagai bagian dari National Logistics Ecosystems (NLE) dengan para pengguna jasa yang ada di wilayah kerja Bea Cukai Batam, Selasa, (2/11/2021).

“Kami di Kemenkeu berkomitmen melalui Tim NLE, LNSW, dan Bea Cukai Batam dengan BLE untuk bersama-sama berkolaborasi dengan instansi terkait untuk bagaimana membuat arus logistik di Indonesia lebih simpel, mudah, dan memberikan kepastian,” ujar Suahasil saat memberikan sambutan di depan para pelaku usaha dari berbagai latar belakang di Aula Lt. 3 KPU BC Batam, Rabu (3/11/2021) dalam rilis yang dikirim ke media ini. 

Suahasil berpesan kepada para pelaku usaha agar memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan apapun yang selama ini menjadi kendala khususnya terkait logistik. Ia berharap dengan adanya NLE ini dapat terus meningkatkan efisiensi dan memberikan pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Kami Kementerian Keuangan terbuka agar NLE bisa menjadi versi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” ujar Suahasil yang didampingi Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara, Oza Olavia, Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan Didyk Choiroel, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kepulauan Riau selaku Kepala Perwakilan
Kementerian Keuangan Wilayah Kepulauan Riau Cucu Supriatna, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Ambang Priyonggo, Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Ahmad Rofiq dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kepulauan Riau Indra Soeparjanto.

“Silahkan dilanjutkan momen baik ini, jadikan kegiatan ini sebagai ajang bertukar pikiran dan saling memahami antara pemerintah dan pelaku usaha,” pungkas Suahasil.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Pelaksana Harian NLE, Agus Sudarmadi yang pada saat membuka acara kegiatan sharing session dan public hearing tersebut menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen untuk mengevaluasi implementasi BLE dan NLE agar semakin sesuai dengan
kebutuhan pelaku usaha.

Menurut Agus setidaknya ada empat isu utama yang menjadi fokus pengembangan dan penyempurnaan implementasi NLE.

“Simplifikasi proses bisnis, pembangunan super platform, payment, dan penataan pelabuhan,” ujar Agus yang juga menjabat Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai.

Agus menargetkan super platform tersebut bisa diluncurkan pada Desember tahun 2021, di mana super platform tersebut fiturnya dapat menjawab kebutuhan pelaku usaha terkait logistik.

“Salah satu yang kami lakukan untuk mewujudkan super platform tersebut adalah dengan adanya perjanjian kerja sama yang rancangannya sedang diproses dimana salah satu tujuannya sebagai
payung hukum bagi entitas government dan entitas bisnis untuk berbagi data,” pungkas Agus.

Redaksi/Ril


Rapat Pembahasan KLH. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Permasalahan muncul karena tidak ada kepastian batas wilayah Kelola Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dilapangan, sehingga sering dijumpai tumpang tindih pengelolaan dan saling klaim wilayah kerja antara unit pengelolaan hutan dilapangan. 

Hal ini dikatakan Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani saat memimpin Acara Sosialisasi Perubahan Perpub terkait tata cara kerja sama Pengelolaan dan Budidaya hasil hutan Non Kayu bertempat di Oof Room Setdakab, Rabu (03/11/2021). 

Rapat tersebut membahas Tentang 7 pasal dalam Perpub Nomor 17 Tahun 2015,yang meliputi perubahan pada Pasal 7, Pasal 10, Pasal 13, Pasal 15, Pasal 17, Pasal 19 dan Pasal 20.

Menurut Wakil Bupati, KPH sebagai salah satu unit Pengawas Pengelolaan Wilayah Hutan di Kabupaten Gayo Lues untuk segera memetakan persebaran hutan di wilayah Galus baik yang dibawah kepemilikan masyarakat, maupun hutan lindung.

"Nah, masalah ini menjadi semakin rumit, akibat tumpang tindih nya peraturan yang ada. Walau potensi hasil hutan Non kayu di Gayo Lues sangat menjanjikan. Namun pengelolaan Administrasi dan Legalitas menjadi polimik di Galus ini," ujarnya. 

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani Pimpin Rapat Terkait KPH

Kemudian, lanjutnya Mantan Anggota DPRK Gayo Lues ini, pemerintah Daerah berjanji akan mempelajari lebih dalam mengenai teknis pengelolaan hasil hutan Non kayu di daerah dengan pihak terkait.

Dan pada dasarnya, paradigma baru sector kehutanan yang bersifat multi fungsi, multi guna dan memuat multi kepentingan serta pemanfaatanya di arahkan untuk mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran Rakyat. Hasil hutan Non kayu merupakan salah satu sumber daya hutan yang memiliki keunggulan komparatif dan paling bersinggungan dengan masyarakat disekitar hutan. 

"Umumnya pemanfaatan hasil hutan Non kayu yang dikelola oleh masyarakat petani HKM di Kabupaten Gayo Lues secara umum selama ini masih bersifat tradisional dan belum memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan serta memberikan dampak yang kuat bagi konservasi," tuturnya. 

Hal ini, kata dia, terpotret dari beberapa kendala dalam mengembangkan HHBK secara umum, seperti, belum tersedianya data dan informasi mengenai potensi HHBK yang ada didalam HKM. 

"Terbatasnya/lemahnya kapasitas masyarakat, baik teknologi Budidaya, permasalahan teknologi pengolahan pasca HHBK dan permasalahan lainya," ungkapnya. (MK)


Polisi Bagikan Masker ke Masyarakat. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Guna upaya mencegah penularan covid-19, Polres Natuna melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Natuna melaksanakan himbauan protokol kesehatan serta membagikan masker gratis kepada masyarakat di Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (03/11/2021).

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si melalui Kasat Binmas Polres Natuna IPTU Maskat mengatakan himbauan tersebut akan terus menerus disampaikan pihaknya agar masyarakat sadar akan bahaya dari virus corona.

"Dengan adanya kegiatan rutin ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas," tutur Kasat Binmas Porles Natuna.

Selain memberikan himbauan Protokol Kesehatan (Prokes), pihak kami juga membagikan masker kepada warga yang masih belum memakai masker dengan harapan dapat menjadikan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri maupun keluarga dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

(IK)


Sambut Wamenkeu. 

NATUNA KPRIAKTUAL.COM: Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad, Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos., di dampingi Kadisops Lanud Raden Sadjad, Letkol Pom Jimmi W Sidabutar,menyambut kedatangan  Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Republik Indonesia (RI) Prof. Suahasil Nazara, SE., M.Sc., Ph.D., beserta rombongan  di Bandar Udara Raden Sadjad,  Ranai-Natuna, Rabu (3/11/2021).

Wamenkeu tiba di Bandara Raden Sadjad tepat pukul 10.20 Wib menggunakan pesawat komersil dan disambut langsung oleh Danlanud Raden Sadjad serta unsur Forkopimda Kabupaten Natuna.

Acara penyambutan diawali dengan tradisi pemasangan Tanjak oleh Bupati Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M. Si., kepada Wamenkeu dilanjutkan dengan tepuk tepung tawar. Setelah itu Wamenkeu melaksanakan ramah tamah sejenak di gedung VIP room Bandara Raden Sadjad.

Kedatangan Wamenkeu RI dan rombongan ke Natuna tersebut dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja di Natuna. Dalam agendanya, Wamenkeu akan meninjau Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Filial Ranai, Kantor/ Pos Bantu BC Ranai, KP2KP Ranai dan Batalyon Komposit I/Gardapati.

Turut hadir dalam penyambutan, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Pj. Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, S.E., Kajari Kabupaten Natuna Imam MS Sidabutar SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri /Perikanan Ranai Bapak Daniel Ronald, S.H., M.Hum., Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir Dandim 0318 / Natuna, Letkol Arm. Asep Ridwan, SH.M.Han, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K, M.Si., dan Danyon Komposit I/Gardapati Natuna Letkol Inf M Faizal Rangkuti, S.I.P., M.Si. serta unsur Forkopimda Natuna Lainnya.

(IK)


Foto: Ist

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat bahwa jumlah penumpang angkutan udara atau pesawat domestik yang diberangkatkan dari Provinsi Kepri pada September 2021 mengalami kenaikan 69,71 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri, Barudin di Tanjungpinang, dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Selasa (2/11)

"Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan dari Provinsi Kepulauan Riau pada September 2021 sebanyak 75.331 orang atau naik 69,71 persen dibanding Agustus 2021," ungkap Barudin. 

Sementara itu, lanjut Barudin penumpang angkutan udara internasional yang berangkat dari Provinsi Kepulauan Riau pada September 2021 sebanyak 222 orang.

"Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada September 2021 tercatat 140.620 orang atau naik 48,06 persen dibanding Agustus 2021 yang mencapai 94.972 orang.," Ujar Barudin kembali.

Sedangkan, jumlah penumpang angkutan laut internasional yang berangkat pada bulan September 2021 sebanyak 525 orang, naik 56,25 persen dibandingkan Agustus 2021.

"Pada bulan September 2021, jumlah muat bagasi dan barang angkutan udara domestik naik 23,48 persen dari 1.612,37 ton di bulan Agustus 2021 menjadi 1.990,97 ton di bulan September 2021," tegas Barudin. 

Pada September 2021, terdapat sebanyak 17,15 ton barang yang dimuat pada angkutan udara internasional. 

Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.