Tim Audit Itwasda Polda Kepri Bersama Kapolres Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Audit Itwasda Polda Kepri kembali melakukan audit kinerja tahap I atau wasrik rutin I ke Polres Natuna. Kegiatan audit kinerja tersebut dilaksanakan selama tiga hari ke depan. 

Kehadiran tim dipimpin AKBP Nugroho Dwi Karyanto,.S.I.K selaku Ketua Tim Audit, di sambut dan diterima langsung Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy,.S.IK,.M.H beserta jajaran di Gedung Pratisara Wirya Sat Intelkam Polres Natuna, Senin (21/02/2022).

Pada saat menyampaikan pengarahannya Ketua Tim Audit AKBP Nugroho Dwi Karyanto,.S.I.K menyampaikan, kegiatan audit kinerja sebagai Problem Solving terhadap kendala kendala yang dihadapi dalam aspek perencanaan dan pengorganisasian. Sekaligus meminta seluruh personel agar  menyiapkan bahan audit, sehingga target kepatuhan atau ketaatan dan efisiensi dalam pelalsaksanaan tugas tercapai dengan baik. 

"Pada dasarnya kegiatan ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang di masing-masing satker di lingkungan Polres Natuna dan Polsek Polsek Jajaran," ungkapnya. 

Ketua Tim Audit Kinerja Polda Kepri, menyatakan kedatangan kami ke Polres Natuna, tetap menerapkan dan mematuhi Protokol Kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy,.S.I.K,. M.H mengatakan, pelaksanaan audit kinerja tahap I meliputi aspek perencanaan dan pengorganisasian. 

"Oleh karenanya, Kapolres berharap melalui kegiatan ini, seluruh satker di lingkungan Polres Natuna beserta jajaran Polsek dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mewujudkan Polri yang Presisi," paparnya. 

(IK)


Foto: Ilustrasi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Terkait peristiwa kematian seorang bocah RM berumur 10 tahun yang merupakan anak panti asuhan Yayasan Miftahul Ulum, Batam Center, Jumat (18/2/2022) lalu, kini masih tengah diselidiki petugas Polsek Batam Kota.

RM diduga akibat gantung diri, dan peristiwa itu terjadi tepat di lantai 3 panti asuhan yang saat ini tengah menjalani proses pembangunan gedung.

"Dugaan sementara memang seperti itu. Tapi kita sendiri masih melakukan penyelidikan lebih mendalam, mengenai penyebab kematian korban," jelas Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa kepada Wartawan, Senin (21/2/2022).

Pihak Polsek Batam Kota juga telah meminta keterangan dari 3 orang saksi dan pengurus yayasan.

Selain itu, pihaknya juga tengah menunggu hasil visum guna mengetahui penyebab utama dari kematian korban.

"Saat ini kami sudah periksa tiga orang saksi, sembari kami menunggu hasil visum keluar," lanjutnya.

Mengenai dugaan korban nekat gantung diri, Iptu Yustinus menerangkan bahwa dari keterangan para saksi, diketahui awalnya korban tengah bermain dengan salah satu temannya yang berusia 12 tahun di lokasi kejadian.

Saksi mata yang awalnya menemani korban, kemudian menyebut bahwa dirinya meminta tolong kepada teman-temannya dan pengurus panti, saat melihat korban sudah terjerat oleh tali yang berada di lokasi kejadian.

Dari keterangan tersebut, kemudian muncul spekulasi lain, apakah korban memang dengan sengaja melakukan hal tersebut atau peristiwa ini terjadi akibat ketidaksengajaan.

"Karena salah satu saksi menyebut bahwa mereka awalnya bermain tepat di lokasi kejadian itu. Tapi intinya spekulasi ini akan kita dalami lagi. Nanti perkembangan informasi akan tetap kita kabari, intinya kita tidak bungkam mengenai masalah ini," tegasnya.

Korban sendiri diketahui masih dalam keadaan hidup saat dibawa oleh para pengurus panti ke klinik terdekat, sebelum akhirnya dibawa menuju Rumah Sakit Elisabeth Batam Center.

"Disana akhirnya korban menghembuskan nafas terakhirnya. Jadi intinya kita juga belum dapat memberikan kesimpulan pasti. Sementara baru kronologis singkat aja dulu ya," pungkasnya. 

Redaksi


Ketua Beserta Pengurus AJOI Kabupaten Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Selalu solid, serta penulis aktif, modal utama bergabung di Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Natuna. Otomatis tanpa kriteria itu, sulit bergabung. Karena tugas jurnalis sebagai corong masyarakat bersuara, demi kepentingan pembangunan daerah atau negara.


"Alhamdulillah, hasil rapat bersama, kami telah menyusun kepengurusan AJOI Natuna yang baru. Struktur tidak jauh berbeda dengan yang lama, hanya ada beberapa pengurus diganti, karena tidak aktif menulis serta masuk organisasi lain," kata Ketua AJOI Natuna Roy Sianipar usai rapat di Kantor KABARTERKINI.co.id, Ahad malam 20 Februari 2022.


Dalam rapat, Roy telah menegaskan, pengurus AJOI Natuna harus aktif menulis. Karena yang tergabung, adalah wartawan online. Sehingga kecepatan dalam membuat berita paling diutamakan. Jadi tidak sia-sia, ketika meliput kegiatan, beritanya tetap terpublikasi.


"Jangan bikin malu AJOI, ikut meliput tapi berita tidak ada. Ngaku wartawan, tidak pernah menghasilkan karya jurnalistik. Apalagi sampai plagiat, silahkan mundur," papar pemilik media siber metroindonesia.co.id itu.


Selain kecepatan dalam menulis berita, pengurus AJOI Natuna harus memahami Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers. Hindari membuat berita fitnah dan menyesatkan. Karena sangat merugikan masyarakat dan daerah.


"Saya rasa wartawan tergabung di AJOI Natuna sangat memahami dasar-dasar jurnalistik. Sebab selama ini, tidak pernah mempublikasi berita menyesatkan pembaca atau membuat berita hoax," tegas Roy mengakhiri. 


(IK)



Ketua Umum DPP Pelra, Sudirman Abdullah menyerahkan bendera pataka kepada Ketua DPD Pelra Riau dan Kepri, Andi Mashadiyat.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pengusaha Pelayaran Rakyat Indonesia (Pelra) Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau Periode 2022-2027 resmi dikukuhkan. 

Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Pelra, Sudirman Abdullah, yang dilaksanakan di Planet Holliday Hotel Batam, Sabtu (19/2/2022) malam.

Ketua Umum DPP Pelra, Sudirman Abdullah mengatakan mengatakan, selama ini Pelra itu sendiri masih dianggap sebelah mata, oleh karena itu dengan adanya pengurus baru yang akan berinovasi semoga kembali bersinergi bersama pemerintah.

“Sebab kita tahu bahwa Kepulauan Riau ini banyak barang-barang yang diangkut Pelra sampai ke pelabuhan yang terpencil,” kata dia.

Sampai sekarang ini, ada 25 hingga 30 persen barang yang diangkut ke daerah, khususnya pelosok terpencil, di mana tidak bisa dilayani oleh pelayaran nasional, maka di situ fungsi Perla sebenarnya.

Menurut Sudirman, sebagai upaya memberikan kelancaran dalam pengelolaan pelayaran itu, pemerintah daerah perlu memikirkan Pelra. Bagaimana yang pertama yakni menyediakan muatannya seperti BUMN salah satunya dulu itu ada Bulog, memberikan muatan kepada Pelra.

“Nah dengan adanya pengurus baru ini, sehingga nantinya bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, agar kedepan Pelra kembali jaya seperti yang dulu, khususnya Riau dan Kepulauan Riau,” katanya.

Apalagi, lanjut Sudirman, Kepulauan Riau dan Riau ini banyak sekali pulau-pulau terluar yang mana Pelra sangat diperlukan untuk mengangkut barang seperti kelapa, semen dan lainnya ke pulau terpencil.

“Ini lah peran penting dari Pelra sendiri, sebab bisa menjangkau dan mengantar ke pulau terpencil, maka dari itu pemerintah perlu perhatiannya untuk Pelra,” ucapnya.

Sudirman atas nama DPP mengucapkan selamat kepada pengurus baru Pelra Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, baik tingkat DPD maupun DPC yang baru saja dilantik.

“Semoga bisa terus bersinergi bersama pemerintah dan begitu juga dengan KSOP bahkan seluruh anggota apa yang diharapkan bisa difasilitasi,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Pelra Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Andi Mashadiyat, menyampaikan bahwa dengan dilantiknya pengurus ini satu sisi sangat terbebani adanya dua provinsi ini, tetapi ia akan mencoba untuk mampu menjalankan program yang ada tersebut, di mana selama ini masih dalam rencana.

“Insya Allah dalam 100 hari kedepan program kerja yang direncanakan itu adalah menertibkan pelabuhan tikus yang selama ini tidak dianggap resmi, sebab akses tempat transaksi barang haram itu di sana. Maka nantinya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait meminta kiranya dibuatkan pelabuhan khusus,” kata dia.

Lanjut Andi, nantinya jika pelabuhan khusus ini sudah disediakan pemerintah daerah, maka dari itu di sana semua disatukan, baik penumpang maupun barang.

“Untuk penyatuan sistem tersebut, dilakukan kedua provinsi ini pihaknya pun menilai itu tidak akan sulit, karena Pelra ini akan sangat diselaraskan apakah dengan perizinan, pengurusan muatan atau segala macam,” katanya.

Untuk itu, kedepannya ia berharap peran penting semua pengurus Pelra juga sangat perlu sekali, sebab tidak gampang menyatukan persepsi. “Apalagi yang saya pimpin DPD Pelra ini ada dua provinsi yang disatukan,” pungkasnya.

Diketahui, selain DPD Pelra Riau dan Kepulauan Riau, DPC Pelra yang dilantik adalah DPC Pelra Kota Batam, DPC Pelra Pekanbaru, DPC Pelra Bintan, Tanjungpinang, Indra Giri Hilir dan Dumai.

RED/FAY


Wali Kota Batam, H. M. Rudi Disambut Kedatanganya di Pulau Kundur. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Mantan Anggota DPRD Kabupaten Karimun H. Muhammad Asyura serta masyarakat Pulau Kundur antusias sambut kedatangan H. Muhammad Rudi, Wali Kota Batam.

Penyambutan dengan di kalungi bunga serta iring-iringan kompang di pleabuhan dermaga Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Povinsi Kepri, Sabtu (19/2/2022).

H. Muhammad Rudi, Wali Kota Batam yang juga sebagai Ketua Pembina Wilayah Dewan Masjid Indonesia Kepri (PW DMI) bersilaturahmi kepada pengurus DMI Pulau Kundur.

Sesampainya di Pulau Kundur, Rudi langsung bergegas menuju kelapa gading Km. 8 Tanjungbatu Barat, di lanjudkan ke Surau Al Anwar Dusun III Parit Baru Sungai Sebesi, balai pertemuan Kelurahan Sawang, Desa Kundur, dan Desa Sungai Buluh.

Dalam sambutan Rudi, ia memberikan pandangan kepada masyarakat untuk memakmurkan masjid, pembinaan kepada Pengurus PW. DMI se-Pulau Kundur.

"Mengenai peran dan fungsi masjid
dipaparkan dalam visi DMI, bahwa menjadi lembaga dakwah dan pendidikan Islam yang terkemuka dan modern dalam mencerahkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa guna membentuk masyarakat yang beriman,  berilmu, beramal, dan bertaqwa menuju izzul Islam wal muslimin sesuai dengan ajaran Islam," kata Rudi. 

Disisi lain, Rudi juga mencanagkan dirinya akan maju di Pilgub pada 2024 mendatang.  Jika nati ia di percayakan oleh masyarakat Kundur untuk memimpin Kepri, insyaallah dirinya punya rencana akan memajukan daerah Kecamatan se-Kabupaten/Kota dan seluruh pulau-pulau yang ada di provinsi Kepri.

"Kedatangan saya kali ini untuk bersilaturahmi kepada masyarakat Pulau Kundur. Ada pun beberapa bantuan yang saya berikan tolong jangan di nilai dari berapa, tapi nilailah dari keihklasan hati saya," ungkap Rudi. 

Atas kehadiran Rudi, H. Muhammad Asyura mengemukakan ucapan trimkasih kepadanya beserta rombongan yang telah menyempatkan diri untuk datang ke Pulau Kundur ini. 

"Semoga aja kehadiran Bapak Rudi mampu membawa Pulau Kundur ini lebih maju. Dan diharapkan dapat membantu, mendorong kemajuan dan pembangunan di Pulau Kundur yang kita cintai ini," ujar Asyura.

Acara di lanjutkan dengan balas membalas pantun dan penyerahan Beras kepada masyarakat pulau kundur

Ahmad Yahya


Kapolres Natuna Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H bersama Kabag Ops Polres Natuna,  Kasat Pol Airud Polres Natuna,Tenaga Kesehatan dan Tim Vaksinator Polres Natuna laksanakan Vaksinasi Merdeka untuk anak usia 6-11 tahun di SDN 003 Kecamatan Bunguran Barat, Sabtu (19/02/2022).


Dengan menggunakan 1 Unit Kapal Type C3 KP. XXXI-31 1001 (Sat Pol Airud Polres Natuna). Nasi Kapau Polres Natuna Polda Kepri terus bergerak merangkai pulau membangun sinergi membantu penanganan dan percepatan Vaksinasi covid 19.


Kapolres Natuna Akbp Iwan Ariyandhy.,S.I.K.,M.H mengatakan keselamatan masyarakat adalah hal yang utama, agar masyarakat terhindar dari covid 19, sosialisasi dan edukasi terus kita lakukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan berita bohong, agar vaksinasi terhadap anak dapat berjalan sesuai harapan kita bersama, berjalan aman dan lancar.


Vaksin yang digunakan kali ini jenis Sinovac untuk anak anak umur 6 s/d 11 Tahun. Vaksinasi anak sangat perlu didukung sebab Kapubaten Natuna merupakan daerah perbatasan Ujung Utara Indonesia yang berbatas dengan beberapa negara. Sedangkan Provinsi Kepulauan Riau merupakan gerbang perbatasan dengan Malaysia dan Singapura.


"Kolaborasi dengan lintas instansi terkait terus kami laksanakan untuk membantu pemerintah dalam mencapai target 100 persen capaian vaksinasi di tengah pandemi Covid-19," jelas Kapolres Natuna.


Turut Hadir dalam Kegiatan tersebut, Kapolsek Bunguran Barat Akp Zulkarnaen, Danramil Sedanau Kapten. Caj M. Zulfan Rambe, Kepada Sekolah SD N 003  Bunguran Barat Bustami,.S.Pd


(IK)



Pelaku Pencurian di Property Ruko Mahkota Raya, Kakinya di Door. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Reskrim Polsek Batam Kota yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Yustinus Halawa bersama Panit Reskrim Polsek Batam Kota Ipda Evander Clinton Maail berhasil membekuk komplotan pelaku curat bernama Elwin, Deo, Rizky dan Andika.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (15 /2/2022)  pukul 22.00 WIB atau tak sampai 24 jam setelah pelaku beraksi. Jumlah pelaku empat orang. Polisi juga menghadiahi timah panas di kaki pelaku karna hendak kabur saat dibekuk.

Kapolsek Batamkota, Kompol Nidya Astuty melalui  Kanit Reskrim Yustinus Halawa menjelaskan, pencurian diketahui terjadi Selasa (15 Februari 2022) sekira pukul 05.30 WIB.

Lokasinya di Kantor Royal Property Ruko Mahkota Raya Blok C No.3A-5 Kec. Batam Kota – Kota Batam dengan korban Agustinus BN.

Saat kejadian, saksi yang merupakan seorang OB tiba di lokasi kejadian untuk bekerja sebagaimana biasanya.

“Setelah saksi masuk ke dalam kantor, ruangan kantor sudah berantakan dan mendengar suara bising di belakang kantor,” ujar Iptu Yustinus Halawa..

Kemudian pelapor mencari pertolongan sekuriti dan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang sedang menunggu di dalam mobil.

Adapun barang-barang yang hilang sebagai berikut : 2 (dua) unit modem wifi, 2 (dua) unit laptop merk Dell 14 inch, 1 (satu) unit laptop merk Think Pad, 1 (satu) unit HP merk Nokia, 1 (satu) unit Hp merk Samsung, asesoris milik pegawai, uang tunai sebesar Rp3.000.000,- (tiga juta rupiah) dan celengan koin.

Polisi juga mengamankan barang bukti antara lain;

1. 1 (Satu) Unit Laptop merk LENOVO Core i5, warna Hitam, beserta Charger;

2. 1 (Satu) Unit Laptop merk DELL Core i5, warna Biru Metalik;

3. 1 (Satu) Unit Laptop merk DELL Core i5, warna Hitam;

4. 1 (Satu) Unit Handphone merk Samsung Galaxy A10, warna Biru;

5. 1 (Satu) Buah Celengan, warna Merah, Bertuliskan “ROYAL BAY”;

6. 1 (Satu) Buah Tali Tambang, dengan panjang kurang lebih 10 Meter;

7. 1 (Satu) Buah Tas Samping, merk Body pack, warna Hitam;

8. 2 (Dua) Buah Tang, Bergagang warna Orange;

9. 1 (Satu) Buah Obeng, warna Merah kombinasi putih dan hitam;

10. 1 (Satu) Unit Mobil Toyota Agya, warna Kuning Tahun 2020 dengan plat nomor BP 1497 H dengan Nomor Rangka : MHKA4GB5JLJ033623 dan Nomor Mesin : 3NRH510457 a.n. ENDARIA BR. BANGUN, beserta 1 (Satu) Buah Kunci Mobil;

11. 1 (Satu) Buah Flashdisk, merk Sandisk, warna Hitam kombinasi merah yang berisikan Rekaman CCTV saat Tersangka melakukan Pencurian. (Red)


APGPL Silaturahim ke Rumah Kapolres. 

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Asosiasi Pengusaha Getah Pinus Lokal (APGPL) Gayo Lues Silaturahmi dengan Kapolres Galus sekaligus bertatap muka dengan AKBP Efrianza SIK bertempat di Rumah Dinas Kapolres Gayo Lues Jum'at (18/2/2022).

Dalam pertemuan tersebut,Ketua APGPL Gayo Lues M. Ali SH berharap Kapolres bersama jajarannya dapat menjadi mitra dalam menegakkan peraturan demi terciptanya kenyamanan dalam berusaha yang berpedoman kepada peraturan dan perundang - undangan yang berlaku.

"Asosiasi Pengusaha Getah Pinus Lokal sendiri adalah Asosiasi yang beranggotakan para Pengusaha Lokal yang bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) V yang terdiri dari beberapa Perusahaan dan Perseorangan serta Industri Pengolahan Getah Pinus PT. Kencana Hijau Bina Lestari (KHBL)," Kata M.Ali SH.

Disamping itu kata M. Ali lagi, keberadaan asosiasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pengusaha muda untuk menyatukan Persepsi dalam berusaha secara bijak dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian dan ke efektifitasan serta ikut bersama-sama menjaga agar pajak/ kewajiban ke negara tidak bocor," ujarnya.

Sementara Kapolres Gayo Lues Efrianza SIK sangat mendukung disamping memang Asosiasi ini baru pertama dibentuk di Gayo Lues,tentunya perlu dukungan dari berbagai pihak.

"Karena sebagian besar para pengusaha Getah Pinus yang ada di Kabupaten Gayo ya Warga setempat,untuk itu kita berharap kepada para pengusaha Getah Pinus agar ikuti aturan agar semua pekerjaan bisa lancar,kami dari Polres Gayo Lues sangat mendukung asal para pengusaha Getah Pinus tersebut taat aturan dan jangan melanggar rambu hukum," pungkas Kapolres Gayo Lues.

Diakhir pertemuan tersebut, Kapolres Gayo Lues dan para pengusaha muda itu akhirnya membahas ide dan masukan sehingga pertemuan itu terasa sangat kekeluargaan antara Pengusaha Muda Gayo Lues dengan Kapolres. (MK)


Camat Blangkejeren Lantik Penghulu Penampaan.

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Camat Blangkejeren Jusmaleara Senja melantik Sofyan Porna' sebagai Pejabat (PJ) Pengulu Penampaan di ruang Aulla Kantor Camat Blangkejeren Gayo Lues, Jum'at (18/2/2022).

Sebelumnya penghulu Penampaan dipimpin oleh Sekretaris Desa yang ditinggalkan pengulu Devenitif karena meninggal dunia beberapa bulan yang lalu. Pelatikan PJ Pengulu Penampaan tersebut juga dihadiri oleh Urang Tue dan Perangkat Desa, Pegawai serta beberapa Tokoh Masyarakat ikut hadir dalam pelantikan PJ Pengulu Penampaan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Camat Blangkejeren, Jusmaleara Senja menyampaikan amanat Bupati Gayo Lues dan mengatakan, setelah dilantiknya Pejabat Pengulu Penampaan agar dapat memberikan situasi yang kondusif ditengah-tengah masyarakat. Rangkul semua elemen masyarakat agar tugas yang saudara emban dapat tercapai.

"Saya berpesan kepada Pejabat Pengulu yang barusan dilantik saudara Sofyan Porna agar dapat meningkatkan kinerja kepada semua pihak termasuk perangkat kampung Penampaan yang saudara pimpin, untuk saling bahu - membahu demi terwujudnya pelayanan terhadap masyarakat itu sendiri," harap Camat Blangkejeren singkat. (MK)


 Bupati Asahan sambut  kedatangan Kedua Anak Berprestasi.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Asahan H. Surya, BSc, terima kunjungan 2 anak berprestasi bernama Khairul Umam Sitorus dan Putri Amelia Sitorus asal Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan, Jum’at (18/02/2022).

Kedua anak ini merupakan kakak beradik kandung dari orang tua (ayah) bernama Abdul Maulud Sitorus yang saat ini mendampingi kedua anaknya bertemu dengan Bupati Asahan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua LSM Gowa Sumatera Utara Satriawan Guntur Zass, SH didampingi oleh Ketua Gowa Kecamatan Tinggi Raja dan Ketua Golkar Kecamatan Tinggi Raja.

Guntur mengatakan, 2 anak ini merupakan kebanggaan orang tuanya dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Asahan, karena telah mampu menjadi yang terbaik di Kabupaten Asahan. Seperti halnya Khairul Umam Sitorus yang menjadi salah satu peserta lulusan terbaik diklat mesin PMKS di Kabupaten Asahan dan Putri Amelia Sitorus yang telah lulus menjadi PNS di Kejaksaan Agung Indonesia Ahli Penerjema Bahasa.

"Kedua anak ini dapat menjadi contoh yang baik bagi anak muda di Kabupaten Asahan, untuk tidak pernah mudah putus asa dalam menggapai cita-citanya. Maka dari itu kepada Bupati Asahan diharapkan dapat mendukung dan memfasilitasi anak-anak yang berprestasi di Kabupaten Asahan,” ucap Guntur yang juga merupakan tokoh peduli generasi muda di Kabupaten Asahan.

Menutup pembicaraannya Guntur mengucapkan, terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah menerima kami pada pagi hari ini. Dan kami generani muda Kabupaten Asahan siap mendukung Bupati dan Wakil Bupati Asahan mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan.

Dikesempatan ini Abdul Maulud Sitorus mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah melaksanakan pelatihan kepada anak-anak di Asahan, semoga pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan.

Menyikapi kunjungan ini Bupati Asahan, H. Surya, BSc mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan saya mengapresiasi Khairul Umam Sitorus dan Putri Amelia Sitorus yang telah membawa bangga nama besar Kabupaten Asahan dengan prestasi yang diperoleh.

"Prestasi yang telah diperoleh saat ini tetap harus dijaga untuk memperoleh prestasi ini tidak mudah. Saya meminta kepada kedua anak berprestasi ini dapat menjaga wibawa dan nama baik Kabupaten Asahan terutama kepada Putri Amelia Sitorus yang lulus PNS di Kejaksaan Agung Indonesia. Jaga wibawa dan nama baik Kabupaten Asahan di Kejaksaan Agung Indonesia saat melaksanakan tugas disana,” pinta Bupati Asahan kepada Putri Amelia.

Mengakhiri pembicaraannya Bupati Asahan berterima kasih atas dukungannya membantu Pemerintah Kabupaten Asahan mensukseskan visi dan misi, mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter. (Dewi)


Virus Omicron

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Virus corona varian omicron sudah dinyatakan masuk di Natuna, jenis virus berbahaya ini sudah probable (terindikasi kuat) menjangkiti 15 orang warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah membenarkan ada kasus omicron di Natuna. Ia menyebutkan pihaknya sudah menerima hasil pemeriksaan 15 sample yang dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL)  Batam. 

Dari hasil pemeriksaan tersebut keseleuruhanhya dinyatakan probable terinveksi virus omicron.

"Ya kemarin tanggal 12 kita kirim 15 sample ke Batam dan pada tanggal 17 kemarin kita terima hasilnya. Semuanya probable omicron," kata Hikmat di tempat kerjanya, Jumat (18/2/2022).

Ia menjelaskan, Kelima belas orang yang dinyatakan probale omicron itu kini menjalani isolasi terpadu di Asrama Haji Natuna. 

Adapun ciri dan gejala orang yang terkena virus omicron pada umumnya sama dengan varian delta, cuma orang yang terinveksi omicron cendrung merasa lelah.

"Makanya treatmennya sama dengan varian delta, karena itu sama-sama virus korona cuma jenisnya saja yang beda," tutur Hikmat.

Ia mengaku, Natuna belum mampu melakukan pemeriksaan sendiri terhadap virus corona varian omicron ini. Sehingga pihaknya perlu suport dari Batam.

"Kita belum ada alatnya maka kita kirim ke Batam," ujarnya.

Disamping itu, Ia juga mengaku pada Jumat 18 Februari ini pihaknya berhasil menemukan kembali pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak delapan orang.

"Ya, hari ini ada delapan orang yang terkonfirmasi positif," ujarnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Sekarang kita balik lagi ke zona kuning. Jadi kita harus menjalankan Prokes dengan disiplin," himbaunya.

Berdasarkan data Covid-19 dan omicron milik Pemkab Natuna, total kasus positif Covid-19 dan omicron hingga saat ini sebanyak 2.539 orang, sembuh 2.461 orang, meninggal 42 orang dan yang masih menjalani isolasi 36 orang. 

(IK)


Ketua Komisi II DPRD Natuna Bersama Anggota DPRD Natuna Memimpin Rapat.

Utusan dari Pertamina dan Pemerintah Daerah saat hearing bersama DPRD bahas BBM satu harga.

Suasana hearing bersama DPRD Natuna, Pertamina dan Pemerintah Daerah bahas BBM satu harga.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Natuna, di Ruang Rapat Banggar DPRD Natuna, Senin lalu (14/2/2022).

Adapun agenda rapat ini adalah untuk mempertanyakan harga Bahan Bakar Minyak(BBM) Satu Harga yang telah digalakkan pemerintah nasional.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki dan diikuti sejumlah anggota Komisi II yang meliputi, Hendry FN, Syaifullah dan Azi. Pada Rapat itu DPRD juga menghadirkan Sales Branch Manager (SBM) Rayon 1 Kepri Pertamina, Reiza Pradipta Makruf.

Dihadirkan juga Pemerintah Kabupaten Natuna yang terdiri dari Asisten 1 Pemkab Natuna, Basri, Dinas Perhubungan dan Bagian Ekonomi Setdakab Natuna.

Pada kesempatan itu, DPRD mempertanyakan beberapa hal yang meliputi harga BBM 1 Harga, kuota BBM 1 harga, dasar hukum peralihan BBM dari jenis Premium ke Pertalite dan sistem ditribusinya yang belum merata di Natuna.

Menurut Marzuki Harga BBM 1 harga di Natuna belum merata karena masih terdapat disparitas harga di satu tempat dan di tempat lainnya.

"Yang satu harga hanya berlaku di Pulau Bunguran Besar, sedangkan di pulau-pulau lain ada yang harga 9 ribu, 10 ribu dan bahkan ada yang harganya 11 ribu lima ratus," terang Marzuki.

Begitu juga dengan kuota, meskipun kuota BBM 1 harga cukup berdasarkan ketetapan BPH Migas tapi pada faktanya di lapangan masih ada keperluan masyarakat terhadap BBM yang belum tercukupi baik berdasarkan jumlah maupun jenis BBM itu sendiri.

"Misal di Pulau Laut itu, BBM 1 harga baru BBM jenis solar saja, lainnya tidak ada stok di penyalur," ungkapnya. 

Di samping itu, ia juga mempertanyakan meknisme dan biaya transportasi distribusi ke penyalur terutama sekali penyalur yang ada di pulau sehingga berpengaruh pada harga BBM.

"Dan terakhir kami masih terkaget-kaget dengan adanya peralihan dari BBM Premium ke Pertalite. Ini dasar hukumnya apa, mohon kepada Pertamina dan Pemerintah dijelaskan kepada kami. Atas alasan-alasan ini kami manggil bapak-bapak semua. Mungkin dimulai dari Pertamina dulu," kata Marzuki mempersilahkan.

Sales Branch Manager (SBM) Rayon 1 Kepri Pertamina, Reiza Pradipta Makruf mengaku, dalam upaya distribusi BBM 1 harga ini Pertamina hanya berstatus sebagai operator, yang mana regulasi dan rekomendasi berada di pemerintah dalam hal ini BPH Migas.

"Namun begitu kami menyadari Natuna ini cukup unik secara kontur wilayah dan berakibat pada terjadinya disparitas harga. Dan ini saya rasa bisa kita diskusiakan bersama di waktu berikutnya," kata Rieza.

Terkait perpindahan dari Premium ke Pertalite, Rieza menegaskan bahwa perpindahan ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 117 Tahun 2021 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Meskipun Skema harga belum ditentukan tapi kita upayakan agar ini bisa didistribusikan di Natuna secara keseluruhan. Maka kami berharap Keputusan Bupati Natuna Nomor 16 tahun tahun 2016 itu dapat diperbaharui agar distribusi dapat dilakukan merata," ujar Rieza.

Kabag Ekonomi Setda Natuna, Wan Syazali menegaskan, faktor utama yang menyebabkan terjadinya disparitas harga BBM 1 harga di Natuna karena terdapat biaya distribusi tambahan sebab Pertamina hanya menyalurkannya ke lembaga penyalur.

Sampai saat ini di Natuna baru terdapat 13 lembaga penyalur yang sudah beroperasi. Pemerintah tengah mengupayakan agar lembaga ini dapat ditambah.

"Kondisi ini juga yang menyebabkan terkendalanya distribusi BBM sehingga di sebagain pulau baru BBM 1 harga jenis solar yang bisa didistribusikan," terangnya.

Target utama ke depan Pemerintah Kabupaten Natuna adalah menyelesaikan regulasi yang mengatur biaya transportasi dari penyalur ke sub penyalur.

"Kita akan membuat Perda tentang itu agar nanti ongkos pengiriman BBM dari penyalur ke sub penyalur dapat disesuaikan. Kalau dari Pertamina ke penyalur itu sudah jelas Pertamina yang tanggung. Mudah-mudahan perdanya bisa cepat selesai, sudah mulai kita godok," tutup Syazali


(IK)



Foto Bersama Bupati dan Wakil Bupati Natuna Bersama Pengurus KNPI Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati dan Wakil Bupati Natuna Wan Siswandi-Rodhial Huda hadiri pelantikan ketua serta pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Midai dan Suak Midai, Kamis malam (18/2/2022) di gedung serbaguna kecamatan Midai.


Dihadapan DPD KNPI Kabupaten Natuna dan seluruh pengurus KNPI Kecamatan Midai-Suak Midai, Wan Siswandi memberi semangat dan pandangan positif bagi pemuda KNPI dan seluruh pemuda Natuna pada umumnya.


"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan guncang dunia," kata Wan Siswnadi mengutip dari bahasa Proklamator Republik Indonesia Ir. Soekarno.


Menurutnya, ungkapan presiden pertama RI tersebut untuk memberi semangat bagi para pemuda kala itu, dan juga cambukan bagi para pemuda sekarang maupun akan datang.


"Artinya, peran pemuda sangat berpengaruh terhadap maju atau mundurnya suatu daerah atau negeri," ungkap Wan Siswandi.


Wan Siswandi juga apresiasi sikap KNPI untuk tidak menadahkan tangan pada pemerintah dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan organisasi, untuk berpartisipasi di tengah masyarakat.


"Tapi jangan pulak menolak kalau ada bantuan dari pemerintah," ungkapnya meyakinkan pemuda KNPI.


Sementara itu, Ketuap DPD KNPI Kabupaten Natuna, Haryadi menekankan kepada KNPI yang hadir, untuk terus memberikan hal positif di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam pembangunan Natuna ke depan.


(IK)



Kapolres Natuna Mandikan Bunga Kepada Personil Polisi Bintara Remaja. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy,.S.I.K,.M.H Sambut Kedatangan Bintara Remaja di Mapolres Natuna. Kepada 30 personil Bintara Remaja Polres Natuna, 6 (enam) Polwan dan 24 (dua puluh empat) Bintara Remaja Laki-laki. 


Kapolres Natuna memberikan arahan dan Motivasi Semangat, dengan bertambahnya Bintara Remaja di Mapolres Natuna  harus dapat memberikan dan meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat.


"Implementasikan hasil pembelajaran selama pembentukan di Sekolah Polisi Negara ( SPN ). Pesan saya,  bagi bintara remaja yang baru sampai di Natuna, agar tetap mematuhi Prokes, menggunanakan masker, sebagai langkah awal pencegahan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Wilayah Hukum Polres Natuna," ucap Kapolres Natuna saat memberikan arahan Jum’at (18/02/2022).


Kegiatan di awali dengan Apel kedatangan yang di laksanakan di Pelabuhan Penagi yang kemudian di lanjutkan dengan pemerikasaan Swab Antigen kepada seluruh Bintara Remaja, Pemeriksaan swab antigen ini juga merupakan langkah pencegahan penyebaran covid 19.


Kemudian kegiatan di lanjutkan dengan berolah raga menjaga kebugaran tubuh lari dalam ikatan Peleton dari Pelabuhan Penagi menuju Mapolres Natuna. Kegiatan penyambutan di Mapolres Natuna dilaksanakan penyiraman bunga kepada masing-masing Bintara Remaja oleh Kapolres Natuna, Waka Polres Natuna dan ikuti oleh seluruh PJU dan Perwira Polres Natuna.


Bintara Remaja yang berjumlah sebanyak 30 Personil, lakukanlah pengabdian terbaik, segera menyusaikan diri dengan lingkungan Polres dan masyarakat, bangun kebersamaan, kekompakan. Dan jangan lupa di masa pandemi ini kita tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran dan penularan Covid 19.ujar Kapolres


"Diharapkan dengan bertambahnya personil yang masih muda dapat meningkatkan kinerja dari Polres Natuna serta dapat menjadi contoh yang baik kepada seluruh masyarakat,intinya harus semakin baik dan semakin meningkat kepercayaan dan pelayanan kepada  masyarakat," papar AKBP Iwan Ariyandhy.


(IK)



Bupati Asahan didampingi Sekda Kabupaten Asahan dan Kepala Inspektorat Asahan menyambut Kedatangan Tim Taspen (Persero) Cabang Utama Medan.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Asahan H. Surya, BSc dan Tim Percepatan Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Asahan menerima kunjungan kerja Branch Manager PT Taspen (Persero) Cabang Utama Medan di Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (17/02/2022). 


Kunjungan kerja ini bertujuan untuk membahas kerjasama antara PT Taspen dengan Pemerintah Kabupaten Asahan terkait penggunaan MPP yang akan di buka oleh Pemerintah Kabupaten Asahan beberapa waktu kedepan. Ini disampaikan oleh Branch Manager Taspen Hadi Subagyo.


Hadi Subagyo juga mengatakan, dengan adanya MPP nantinya, Taspen merasa sangat terbantu, karena dapat melakukan pendekatan dengan masyarakat serta dapat memberikan manfaat lebih kepada kami dalam meningkatkan kinerja Taspen kedepan. 


“Maka dari itu kami mengapresiasi apa yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan kepada kami, sehingga kami dapat meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat, terutama PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan yang akan memasuki masa pensiun maupun yang telah pensiun,” ucap Hadi Subagyo sekaligus menutup pembicaraannya.


Dikesempatan ini, Bupati Asahan H. Surya mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen akan menuntaskan pembangunan MPP pada Akhir tahun 2022, sehingga pada tahun 2023 MPP ini sudah dapat digunakan. 


"Penggunaan MPP ini nantinya, bukan hanya ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan saja, tetapi juga kepada Instansi Vertikal lainnya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus semua administrasi kependudukan," ujarnya


Selanjutnya, Bupati mengatakan, tujuan dari MPP ini, untuk memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyatakat dalam mendapatkan pelayanan publik dalam satu tempat, tercapainya tingkat kepuasan masyarakat. Tercapainya tingkat efektifitas dan efisiensi dalam penerapan standar pelayanan serta meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha. Menutup pembicaraannya Bupati Asahan mengatakan semoga kunjungan PT Taspen (Persero) Cabang Utama Medan di Kabupaten Asahan membuahkan hasil yang memuaskan.


Tampak hadir juga Ketua Tim Percepatan MPP Kabupateh Asahan yang sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si berserta Tim MPP Kabupaten Asahan terdiri dari Kepala Inspektorat Kabupaten Asahan, Kepala BKD Kabupaten Asahan, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kadis PUPR Kabupaten Asahan, Kadis PMPPTSP Kabupaten Asahan, Kabag Pemerintahan Setdakab Asahan dan terlihat juga Service Sector Head Medan PT Taspen (Persero) Cabang Utama Medan, Kepala Cabang Cabang Mandiri Taspen Medan serta Kepala Cabang pembantu Taspen Mandiri Kisaran. (Dewi)



Bupati Natuna Wan Siswandi Sampaikan Sambutan.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi akhirnya perintahkan Bappeda untuk menganggarkan baju untuk pengurus Lembaga Adat Melayu seluruh Kecamatan di Kabupaten Natuna.


Hal ini disampaikanya saat menghadiri pengukuhan pengurus LAM kecamatan Suak Midai, Kamis (17/2/202) di halaman Kantor camat setempat.


Menurutnya, setelah menhadiri pengukuhan pengurus LAM di beberapa kecamatan, selalu baju yang diminta oleh pengurus LAM. 


"Selain itu, memang LAM harus beda dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, terutama terkait pakaian dan tindak tanduk LAM harus mencerminkan masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi adat istiadat serta budaya," terang Wan Siswandi.


Wan Siswandi juga setuju dengan apa yang disampaikan oleh Ketua LAM Natuna Datuk Rodhial Huda bahwa, sikap Pengurus LAM harus sesuai dengan jabatan yang di sandangnya.


"Kita ingin, LAM tidak hanya pakaianya saja yang mencerminkan budaya Melayu, namun perbuatan juga harus berlandaskan Islam sehingga Melayu tetap tak akan hilang di bumi. Kalau LAM sudah lari dari Islam, musnahlah Melayu," ungkapnya.


Selanjutnya, Wan Siswandi mengaku bahwa pemerintah daerah Natuna tidak ada LAM maka akan pincang, karena LAM merupakan bagian penting bagi pemerintah daerah dalam tumbuh kembangnya daerah yang beralndaskan budaya Melayu.


"Jadi sudah seharusnya kita besarkan LAM, kalau tidak kita siapa lagi," tegasnya.


Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Melayu Natuna, Rodhial Huda membenarkan apa yang disampaikan oleh ketua LAM kecamatan Suak Midai, bahwa LAM harus senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu berlandaskan Islam.


"Saya hanya mengucapkan selamat kepada pengurus yang sudah dilantik, terima kasih kepada Pemerintah Daerah Natuna, yang selama ini menerima .bagian penting dalam berjalanya roda pemerintahan dan pembangunan Natuna," pungkasnya. 


(IK)



Perwakilan Masyarakat Pulau Jeri Usai Mendapatkan Akta PPJB dari Kantor Suhendro Gautama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perwakilan masyarakat Pulau Kepala Jeri, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam didampingi DPP LSM Combating Corruption Indonesia (LSM-CCI), mendatangi kantor Notaris Soehendro Gautama yang berada di Jalan Raden Patah Komplek Gateway Blok A Nomor 1-2 Batam. Adapun maksud dan tujuan dari kedatangan masyarakat ke kantor Notaris Soehendro Gautama adalah untuk meminta salinan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang telah dilakukan oleh kantor notaris tersebut.

Ketua DPP LSM Combating Corruption Indonesia (LSM-CCI), Agustien Hartoyo Lumbangaol, mengatakan menindaklanjuti arahan dari Kepala Ombudsman Kepri bahwasannya pihaknya bersama-sama dengan perwakilan masyarakat diminta untuk mendapatkan salinan PPJB yang telah dilakukan di Notaris Soehendro Gautama.

Salinan PPJB tersebut sangat diperlukan oleh Ombudsman Kepri, sebagai bahan untuk memberitahukan kepada Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Provinsi Kepulauan Riau dan juga Kota Batam terkait adanya dugaan kesalahan kode etik yang dilakukan oleh notaris di Batam.

"Kami diminta Ombudsman untuk mendapatkan salinan PPJB dari Notaris Soehendro Gautama, sebagai bahan laporan mereka untuk ke MPDN, terkait adanya dugaan kesalahan kode etik yang dilakukan oleh notaris Soehendro Gautama," ujar Agustien atau biasa dia dipanggil Marbun 86, Kamis (17/2/2022).

Dia mengatakan, sesampainya di kantor notaris, pihaknya tidak bisa bertemu langsung dengan Soehendro Gautama, alasan sedang tidak berada dikantor. Pihaknya kemudian diarahkan untuk dapat menemui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Elina Kartini.

Dari pertemuan tersebut lanjutnya, perwakilan masyarakat Pulau Kepala Jeri menemukan beberapa kejanggalan-kejanggalan dalam salinan PPJB yang diterima. Adapun kejanggalannya yakni terkait dengan nama-nama pembeli.

Dijelaskan Marbun, nama-nama yang menjadi pihak pembeli yang tercantum didalam akta PPJB itu berbeda-beda. Dan, menurut data yang berhasil dikumpulkan dari salinan PPJB itu, sebelumnya nama pihak pembeli yang tertera atas nama Remon Desman dan Muhammad Juliyanto.

"Hari ini kami menemukan kembali satu nama baru yang menjadi pembelinya yakni atas nama Nofrizaldi Saputra. Ada apa ini?," ucap Marbun seraya bertanya.

"Yang jelas, dari ketiga nama pembeli yang ada di dalam akta PPJB itu, kuat dugaan adalah fiktif dan akal-akalan dari pihak notaris," ujarnya lagi.

Kemudian, dengan adanya salinan akta PPJB itu, pihaknya merasa ditipu oleh notaris Soehendro Gautama. Bagaimana tidak, awalnya pihak notaris mengatakan yang menjadi pembeli adalah atas nama perusahaan yakni PT Nobelis dari Dubai. Sementara, yang ada sekarang di dalam akta yang menjadi pembelinya atas nama perorangan.

"Warga Kepala Jeri tidak pernah mengenal dan berjumpa dengan pihak pembeli yakni atas nama Remon Desman dan Muhammad Juliyanto dan juga Nofrizaldi Saputra," tegasnya.

Masih menurut dia, di dalam salinan kesepakatan pembayaran lahan kebun yang dibuat oleh Notaris Soehendro Gautama tanggal 24 Desember 2017, dan di dalam salinan PPJB yang diaktakan tanggal 2 Juli 2016, tidak bersesuaian dengan objek yang dijual.

"Masyarakat hanya menjual lahan kebun bukan kaveling dan bangunan milik warga," sebutnya.

Lanjutnya, dengan tidak dilaksanakannya kewajiban pembayaran oleh pihak kedua selaku pembeli lahan, maka dengan ini salinan dalam akta PPJB dan salinan dalam surat kesepakatan pembayaran lahan kebun yang dibuat oleh Notaris Soehendro Gautama, dianggap cacat hukum dan selanjutnya dapat diabaikan dan batal demi hukum.

"Dengan batalnya surat perjanjian itu, masyarakat meminta kepada Notaris Soehendro Gautama untuk memulangkan atau mengembalikan kembali surat-surat milik warga yang terlanjur diberikan tersebut," ucap Marbun tegas.

Senada, Ketua RW 05 Kelurahan Kasu Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Rahmat sangat menyayangkan dengan keputusan yang disampaikan oleh PPAT, Elina Kartini dari kantor notaris Soehendro Gautama.

Dia mengatakan, semua keputusan yang telah disampaikan itu sangat merugikan pihaknya. Yang mana menurut pihak PPAT mengatakan jika masyarakat ingin membatalkan surat PPJB, masyarakat harus mengembalikan uang sebesar 80 persen yang sudah diterima oleh masyarakat.

Kemudian lanjutnya, masyarakat juga diminta untuk membuat surat pembatalan PPJB yang ditujukan kepada Kuasa Hukum pembeli yakni atas nama Johan Sembiring.

"Ada apa ini, kami merasa telah dipermainkan oleh pihak notaris," ucap Rahmat yang saat itu didampingi oleh Ketua RT 16, Harudin, Ketua RT 18, Sugiarti Tokoh Masyarakat Kepala Jeri, Syahrum dam Sabar SM.

Dia mengatakan, berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tanggal 2 Juli 2016 (point 7.3) menyebutkan bahwa batas waktu pihak pembeli memenuhi kewajiban dalam tempo waktu 120 hari dari saat jatuh tempo sesuai Pasal 4 huruf a,b dan c.

Selain itu lanjutnya, surat kesepakatan bersama pembayaran lahan kebun tanggal 24 Desember 2017 (point 2), bahwa pihak kedua sepakat membayarkan kepada pihak pertama (masyarakat) yang akan diperhitungkan sebagaimana diatur dalam PPJB tetap berlaku dan mengikat.

"Semua pembuatan salinan PPJB itu dilakukan dhadapan Notaris Soehendro Gautama. Dan, kalau kita mengacu kepada jangka waktu yang telah ditentukan, maka atas nama Undang-Undang perjanjian itu dengan sendirinya batal demi hukum," imbuhnya.

Sebaliknya, pihak notaris harus mengembalikan surat-surat berupa surat sertifikat kaveling dan bangunan serta surat alas hak (surat lahan kebun) milik warga yang sudah diserahkan kepada Notaris Soehendro Gautama.

Terpisah, Asisten Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman Perwakilan Kepulauan Riau, Adi Permana mengatakan terkait pengaduan dari perwakilan masyarakat Pulau Kepala Jeri terhadap notaris Soehendro Gautama, pihaknya saat ini masih memproses semua laporan yang telah disampaikan.

"Saat ini laporan tersebut sedang dalam tahap pemeriksaan di Ombudsman Kepri," ucapnya usai menggelar pertemuan dengan perwakilan masyarakat Pulau Kepala Jeri di ruang rapat Ombudsman Perwakilan Kepulauan Riau.

Dia mengatakan, memang sebelumnya pihaknya sudah merencanakan akan melakukan pertemuan dengan pihak notaris Soehendro Gautama, namun dikarenakan ada masalah teknis, akhirnya pertemuan tersebut belum terealisasi sampai dengan sekarang 

Maka dari itu lanjutnya, dengan adanya salinan PPJB dari perwakilan masyarakat Pulau Kepala Jeri yang telah diserahkan ini, pihaknya akan merapatkan kembali di internal, untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Masih kata Adi, dalam menangani satu persoalan, Ombudsman Kepri harus mengumpulkan bukti-bukti adanya kesalahan administrasi yang dilakukan oleh lembaga publik termasuk notaris.

"Masih banyak keterangan dan bukti-bukti yang harus kami kumpulkan. Karena, Ombudsman sifatnya menangani dari sisi pelayanan publik, terkait penanganan pengaduan itu apakah sudah sesuai dengan SOP mereka atau tidak, ini yang terus kami pelajari," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Pulau Kepala Jeri Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, melaporkan adanya dugaan penyimpangan terkait dengan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang telah dilakukan oleh Notaris Soehendro Gautama.

Masyarakat meminta agar dikembalikan lagi surat-surat berupa surat sertifikat kaveling dan bangunan serta surat alas hak (surat lahan kebun) milik warga yang sudah diserahkan kepada Notaris Soehendro Gautama.

Red/Fay


Kunjungan Bupati Natuna, Wan Siswand ke Kecamatan Suak Midai

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Natuna merencanakan akan segera membangun Puskesmas di Kecamatan Suak Midai di tahun 2022 ini.

Hal ini disampaikan oleh, Bupati Natuna Wan Siswandi mengunjungi Kecamatan Suak Midai dalam rangkaian estafet menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) di beberapa Kecamatan di Natuna. 

Selama ini mayarakat Kecamatan Suak Midai untuk mendapatkan layanan kesehatan harus pergi ke Puskesmas yang berada di Kecamatan Midai. 

Untuk pembangunan Puskesmas Suak Midai, rumah dinas Puskesmas beserta kelengkapannya, Pemda mendapatkan anggaran sebesar 14 Milliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK). 

"Masyarakat Midai dan Suak Midai sudah sepatutnya bersyukur sebab tahun 2021 kemaren kita sudah meresmikan Puskesmas Midai, dan pada tahun ini akan kita bangun Puskesmas Suak Midai," terang Siswandi. 

Dirinya mengingatkan kepada pihak Kecamatan Suak Midai untuk segera menyiapkan lahan agar segera bisa di lakukan pembebasan lahan. 

Terlepas dari hal tersebut, Pembangunan dan revitalisasi sejumlah gedung Puskesmas memang dalam beberapa tahun terakhir gencar di lakukan Pemda Natuna, dimana memang hampir seluruhnya bersumber dari anggaran DAK. 

Untuk itu pembangunan Puskesmas Suak Midai menjadi prioritas utama dalam ajuan masyarakat Kecamatan Suak Midai kepada Bupati Natuna.

(IK)


Serah Terima Jabatan Danlanud. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bertempat di Gedung Roesmin Noerjadin Makoopsud I, Jakarta, Jabatan Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad Ranai Natuna hari ini resmi diserahterimakan langsung oleh Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I, Marsekal  Muda TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., Kamis(17/2/2022). 


Serah terima jabatan (Sertijab) Danlanud Raden Sadjad tersebut yaitu dari Kolonel Pnb Dedy Ilham S. Salam, S.Sos., diserahkan kepada Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSCJ. 


Pergantian jabatan ini berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep: Nomor Kep/5-PKS/I/2022 tanggal 25 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari  dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI AU. 


Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSCJ., Alumnus AAU 1997 sebelumnya menjabat Danwing  6 Lanud Rsn Pekanbaru, sedangkan Kolonel Pnb Dedy Ilham S. Salam, S.Sos., Alumnus AAU 1995, selanjutnya mendapat kepercayaan sebagai Paban III/Lat Sopsau, Jakarta.


Upacara digelar secara sederhana dan penuh khidmat ini,  diawali dengan penghormatan, penandatanganan Pakta Integritas, penandatanganan Berita Acara, pemberian tongkat komando dan diakhiri laporan resmi serah terima jabatan. 


Sementara itu, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 17/D.I Lanud Raden Sadjad dan Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud Raden Sadjad diserahterimakan dari Ny. Sitha Dedy Ilham S. Salam kepada Ny. Novi Jajang Setiawan yang dipimpin oleh Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsud I, Ny. Dewi Tedi Rizalihadi dan disaksikan oleh para pengurus PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsud I.


Acara sertijab ini juga diikuti dan disaksikan langsung oleh Para pejabat dan Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS dan Pengurus PIA Ardhya Garini Cab.17/D.I  Lanud Raden Sadjad dan Skadron Udara 52 melalui Vicon di Lanud Raden Sadjad.


(IK)



Wakil Bupati Asahan Pimpin langsung Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN)

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si menyampaikan beberapa makna tentang Hari Kesadaran Nasional bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan yang dilaksanakan hari ini, saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Asahan, Kamis (17/02/2022).

“Peringatan Hari Kesadaran Nasional mengingatkan kembali tentang peran penting serta kesadaran kita selaku ASN yang mana bertugas memberikan pelayanan bagi masyarakat, maka dari itu kepada ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan laksanakanlah tugas sesuai dengan tupoksi dan profesional,” ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati Asahan juga mengatakan, dalam melaksanakan tugas sebagai ASN taatilah aturan yang berlaku, dan tingkatkan kebersamaan serta kerjasama baik satu instansi maupun antar instansi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, sehingga kita dapat membantu Pemerintah Kabupaten Asahan mensukseskan visi dan misinya.

"Saya berpesan kepada ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan dapat memahami visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan, sehingga ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan memiliki program dalam melaksanakan tugas," kata Wakil Bupati.

Lebih lanjut Wakil Bupati Asahan mengatakan, sebagai ASN, kita dituntut disiplin dalam melaksanakan tugas yang diberikan. Selain itu kita harus loyal kepada pimpinan dan dapat menjaga rahasia negara.

Menutup bimbingan dan arahannya Wakil Bupati Asahan menghimbau kepada ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan dapat menerapkan Prokes Covid-19 dalam melaksanakan setiap kegiatan sehari-hari, sehingga kita dapat mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19 di kabupaten Asahan.

Dikesempatan ini Wakil Bupati Asahan menyerahkan penali kasih kepada PNS yang akan memasuki masa pensiun tahun 2021-2022 disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Staf Ahli Bupati Asahan, Asisten, OPD dan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan yang mengikuti Upacara Hari Kesadaran Nasional. (Dewi)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.