Ribuan Benih Lobster yang Diamankan BC Kepri. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Upaya mengeruk keuntungan dengan cara ilegal di perairan Kepulauan Riau masih terus dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kali .ini, Jumat (5/11), Bea Cukai Kepri kembali berhasil menggagalkan penyelundupan komodoti benih lobster sejumlah 12.500 ekor yang dikemas dalam 5 dus styrofoam. 

Kata Akhmad Rofiq, diperkirakan, nilai keseluruhannya mencapai 1,5 milyar rupiah. Pelaku penyelundupan diduga kuat akan menuju Singapura, dan berhasil digagalkan sebelum mencapai perbatasan, tepatnya di sekitar perairan Batam.

“Penggagalan penyelundupan tersebut bermula dari adanya informasi masyarakat mengenai rencana penyelundupan benih lobster dengan modus ship to ship di perairan sekitar Batam. Modus ini lazim dipergunakan dengan tujuan untuk mengelabui petugas," ujar Akhmad 
Rofiq, Kakanwil Bea Cukai Kepri.

Hal itu karena, lanjut Kakanwil BC Kepri, ketika berangkat dari titik awal, pelaku menggunakan kapal pancung yang biasa dipergunakan oleh nelayan, atau masyarakat pada umumnya yang bepergian antar pulau. Kemudian, di titik menjelang perbatasan negara tetangga, pelaku mengganti tipe kapal menjadi HSC, agar sulit terkejar oleh kapal patroli Bea Cukai.

"Atas informasi tersebut, satuan patroli Bea Cukai Kepri mengerahkan kapal-kapal patroli untuk bersiaga di titik-titik yang diduga akan dilewati oleh pelaku. Sekitar pukul 09.15, terlihat sebuah kapal pancung melintas. Curiga atas keberadaan kapal pancung tersebut, petugas kemudian meminta kapal berhenti untuk dilakukan pemeriksaan. Bukannya berhenti, kapal tersebut malah berubah arah berupaya melarikan diri," kata Akhmad Rofiq.

Kemudian, ungkapnya, sadar tidak dapat mengimbangi kecepatan kapal patroli, kapal pancung kemudian dikandaskan oleh para pelaku di salah satu pulau sekitar perairan Batam. Setelah mengandaskan kapal, para pelaku melarikan diri.

"Dari kapal yang dikandaskan petugas kemudian memeriksa muatan, dan dapat dipastikan muatan adalah benih lobster. Karena menyangkut komoditi yang rentan, petugas tidak membuang waktu," tuturnya. 

Selanjutnya, terang Akhmad Rofiq, petugas patroli segera membawa muatan ke kantor Bea Cukai Kepri untuk dilakukan pemeriksaan, dan tiba kira-kira pukul 13.00. Pemeriksaan barang bukti dilaksanakan bersama dengan instansi berwenang, yaitu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tanjung Balai Karimun dan PSDKP Tanjung Balai Karimun. 

Dan untuk menghindari makin tingginya resiko kematian, diputuskan agar benih-benih lobster harus segera dilepasliarkan. Proses pelepasan dilaksanakan sore itu juga pukul 17.00 di perairan Pulau Babi dan Pulau Tulang.

Sejalan dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah Negara Republik Indonesia, Bea Cukai Kepri turut memberi dukungan maksimal dalam menjaga kelestarian sumber daya alam hayati Indonesia.

“Bea Cukai Kepri terus berkomitmen untuk menjalankan amanat sebagai pengawal perbatasan dari tindakan ilegal. Terlebih benih lobster merupakan komditas yang bernilai tinggi. Apabila berhasil diselundupkan, yang akan menikmati hasilnya adalah negara lain. Sedangkan jika dikelola dengan baik, akan memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia,” tutup Akhmad Rofiq.

Redaksi/Ril


Sekda Provinsi Aceh Kunjungi Negeri Seribu Bukit Dengan Menggunakan Scane Barcode.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Meski letih dari Provinsi Aceh menuju ke Kabupaten Gayo Lues melalui jalur Medan Brastagi, Kutacane Aceh Tenggara. Sekda Provinsi Aceh, Taqwallah didampimpingi asistennya menyempatkan diri mengunjungi di Negeri Seribu Bukit ini, dalam rangka kunjungan kerja, Jumat (5/11-2021).

Dalam kesempatan itu pula, Taqwallah mencoba mengeluarkan Smartphone dan menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi untuk melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) terbaru, saat akan memasuki Gedung Bale Pendopo Bupati Gayo Lues, baru-baru ini. 

"Penggunaan Smartphone sangat bagus diterapkan di seluruh SKPK yang ada dan juga bisa membantu masyarakat berdisipelin, dan terhindar dari Pandemi COVID-19," ujar Taqwallah.

Dikatakanya, tidak hanya Sekda saja yang harus melakukan Protokol pemeriksaan, namun para peserta yang hadir pada acara evaluasi vaksinasi dan penggunaan Dana Desa pun harus ikut melaksanakan Scane Barcode. 

"Mulai dari para Kepala Desa, guru, Camat dan juga Kepala SKPK Gayo Lues," kata Sekda Aceh ini. 

Sebagaimana, lanjutnya, yang telah direncanakan sebelumnya Protokol Scane Barcode akan terus diterapakan saat memasuki perkantoran bahkan diterapkan diseluruh tempat umum wilayah Gayo Lues. 

"Hal ini bukan untuk menyusahkan masyarakat namun dilaksanakan  untuk mendukung dan mengawasi agar masyarakat melakukan vaksinasi demi Gayo Lues Bebas Covid-19 di 2022 mendatang," tuturnya. ( MK )


Foto Bersama Peserta Raider.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam mengenalkan nama Gayo Lues kepada daerah lain. Kepolisian Resort Gayo Lues menggelar kegiatan Olahraga Ekstrim yang berjudul Polres Trail Advanture Gayo Lues (POLTAG II), Sabtu (06/11/2021) dini hari tadi. 

Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Pancasila Blangkejeren itu di ikuti sekitar 200 Riders yang datang dari berbagai daerah yang meliputi Provinsi Aceh dan dari Riders Sumatera Utara. 

Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustamam mengungkapkan, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk memeriahkan kembali suasana di Kabupaten Gayo Lues. 

"Peserta Riders memang sengaja kita batasi jumlahnya hal itu dilakukan untuk menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Kegiatan ini nantinya, kepada para pemenang panitia telah menyiapkan berbagai macam - Doorprize, diantaranya. 3 Unit Sepeda Motor. Itu menjadi hadiah utama dan masih ada hadiah lainnya, seperti Sepeda Gunung dan beberapa hadiah yang tersusun rapi di atas pentas," kata Kapolres. 

Lanjutnya, ada beberapa jalur yang direncanakan akan dilalui oleh para peserta yaitu mulai dari Lapangan Pancasila, Anak Reje, Akang Siwah, Palok, Lempuh, Cempa Penggalangan, Panglime Linting, Kampung Badak jalur dua akan kembali ke Lapangan Pancasila. Diperkirakan jalur ini berjarak ± 50 KM dan akan memakan waktu sekitar 6 jam perjalanan. 
 
"Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam mengenalkan Gayo Lues sehingga masayarakat yang sebelumnya hanya mendengar nama Gayo Lues pada hari ini bisa hadir dan menyaksikan pesona Alam Gayo Lues," tutur Kapolres Gayo Lues ini. 

Senada dengan itu Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru mengatakan bahwa kegiatan ini di tempatkan sebagai ajang Promosi bagi pecinta Olahraga Ekstrem tantang seksinya jarul-jarul di kabupaten Gayo Lues untuk di lalui para Riders Ekstrim. 

"Kedepannnya akan  membuka kembali jalur lesten pulo tiga bagi para riders Olahraga Ekstrim tersebut," tutup Bupati Amru. (MK)


Kapolres Galus Periksa Senpi Personinya. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka pengawasan penggunaan Senjata Api (Senpi) bagi personel Gayo Lues. Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahputra Bustaman, S. I. K, M. H, memeriksa Senpi yang digunakan personel maupun inventarisnya.

Pemeriksaan Senpi personel baik dari Polres maupun Polsek jajaran diperiksa langsung oleh Kapolres Galus didampingi Waka Polres,Kabaglok dan Propam. 

Pengecekan Senjata Api Organik Polri yang di pegang oleh personel tersebut, bertempat di lapangan Apel Mapolres setempat, Kamis (04/11/2021) kemaren. 

Kapolres Galus mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan dan memastikan kondisi Senjata Api baik dan dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas dilapangan. 

"Pemeriksaan dan pengecekan senjata api yang dipegang oleh anggota guna mengetahui kondisinya, terawat dengan baik atau tidak," kata AKBP. Carlie Syahputra Bustamam. 

Kata AKBP. Carlie Syahputra Bustamam, pemeriksaan senjata juga untuk memastikan kondisi fisik senjata, legalitas yang merupakan kelengkapan administrasi dan anggota paham SOP serta cara penggunaan senjata api melalui pelatihan. Hal itu untuk mengetahui dengan jelas anggota yang terdaftar dan berhak memegang senjata api Dinas. 

"Pengecekan tersebut meliputi tentang Kebersihan dan Kelayakan Senjata api dan kelengkapan Administrasi lainya seperti kartu lulus Psikologi, Kartu Ijin Pemegang Senjata api lainya," ujarnya. 

Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, ada sebanyak 137 pucuk Senpi Laras pendek yang diperiksa, 47 diantaranya dipegang oleh personel yang sudah memenuhi syarat dan dalam keadaan baik dan ada 1 pucuk senjata api ditarik dari anggota dikarenakan yang bersangkutan sudah tidak berdinas di bidang operasional yang di nilai membutuhkan senpi. 

"Sebagai pimpinan, salah satu tugas kami adalah di bidang pengawasan terutama pada penggunaan senjata api yang harus diberikan perhatian lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. Dari 47 personel polres Gayo lues yang memegang Senpi semuanya dilengkapi dengan persyaratan administrasi, hanya ada 1 pucuk senjata api ditarik dari anggota dikarenakan yang bersangkutan sudah tidak berdinas di fungsi operasional yang dinilai perlu menggunakan senjata api," tuturnya. 

"Dari kegiatan ini saya selaku Kapolres berpesan agar anggota selalu mempedomani Perkap dan aturan perundangan yang berlaku dalam penggunaan Senjata api dan dalam mengambil diskresi dan kami juga memperingatkan akan menindak tegas untuk segala bentuk penyalahgunaan Senjata api.” ujar Kapolres Galus. (MK)


Komposit Marinir Gelar Kegiatan Medical Camp. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Satuan tugas Kompi komposit Marinir Natuna kembali menggelar kegiatan Medical camp bertempat di desa Cemaga Selatan, Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jum'at (15/10/21).

Medical Camp adalah suatu kegiatan sebagai wujud nyata kepedulian Satgas Kompi komposit Marinir Natuna dalam membantu meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Natuna, dengan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis. 

Komandan Satgas Kompi Komposit Marinir Natuna Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D. S., S.E. mengatakan, dimulai dari konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta pengobatan secara gratis kepada nelayan, pedagang, serta masyarakat yang ada di sekitar lokasi. Kegiatan yang pelayanan kesehatan yang diberikan oleh team kesehatan berjalan dengan tertib dan lancar.

"Adapun dari tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan adalah sebagai upaya dari Satgas kompi komposit Marinir Natuna di medan tugas yang berkesinambungan kepada masyarakat melalui pendeteksian kesehatan (diagnosa), pencegahan (preventif), penyembuhan (simtomatik), pemulihan (rehabilitatif), serta peningkatan kesehatan (promotif) kepada masyarakat di Kabupaten Natuna," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan dengan kegiatan Medical Camp akan rutin dilaksanakan dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan.

Ungkapan terima kasih dari masyarakat kepada team kesehatan Satgas kompi komposit Marinir Natuna dan berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin.

(IK)


Bupati Resmikan Gedung Lumbung Pangan Masyarakat.

Bupati Potong Pita Resmikan Gedung Lumbung Pangan Masyarakat.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi S.sos. M.si, meresmikkan Sekaligus Serah Terima Gedung Lumbung Pangan Masyarakat gapoktan bayan makmur yang ditandai dengan pemotongan pita, Jumat (5/11/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bunhuran Timur, Para Kepala Desa (Kades) dan Tokoh Masyarakat.

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kata sambutan menyampaikan, untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan serta kinerja pembangunan pertanian di daerah, pemerintah pusat telah membantu pemerintah daerah dalam penyediaan fisik prasarana dan sarana pertanian melalui dana alokasi khusus (Dak) fisik penugasan bidang pertanian.

Volume undangan pangan guna menjamin akses dan kecukupan pangan bagi anggotanya. Di samping itu juga untuk dapat meningkatkan modal bagi anggota kelompok melaluli pengenbangan usaha ekonomi produktif di bidang pangan.

"Jadi kita berharap nanti di desa ini akan terbangun pengelolaan cadangan pangan masyarakat dan terbangun pula usahan ekonomi produktif di bidang pangan yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga segala urusan yang terkait dengan kebutuhan pangan dapat teratasi dan kita keluar dari stigma sebagai daerah rawan pangan," ungkapnya.

Kegiatan penyerahan gedung lumbung pangan masyarakat dan diserahkan kepada desa dan menjadi aset desa, Bupati Natuna berharap untuk dapat di jaga dengan baik serta penuh tanggung jawab dan di pergunakan sesuai dengan peruntukkannya.

"Segala sesuatu yang terkait dengan mekanisme pengisian lambung pangan masyarakat ini, saya berharap jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dengan dinas terkait yang menanganinya," paparnya.

(IK)


Bupati Natuna Pimpin Apel Siaga Bencana Alam.

Bupati, Kapolres, TNI dan SAR Natuna Tinjau Kelengkapan Peralatan. 

Bupati Natuna Didamping Kapolres dan Muspida Lainya. 

Persiapan Peninjauan Perlengkapan Peralatan Antisipasi Bencana Alam. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna Polda Kepulauan Riau laksanakan Apel Kesiapsiagaan dalam rangka antisipasi bencana alam yang dapat menyebabkan gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Natuna, Jum’at (05/11/2021).

Kegiatan di laksanakan di lapangan apel Mapolres Natuna dan diikuti oleh TNI-Polri, Forkopimda Natuna, Dinas Kebakaran Natuna, Basarnas Natuna, Satpol PP Natuna, AJOI dan PWI Natuna.

Bertindak sebagai pimpinan apel, Bupati Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M.Si mengatakan apel ini menjadi hal wajib untuk kesiapsiagaan diri harus digalakkan. Khususnya masyarakat daerah Kabupaten Natuna yang memiliki kondisi geografis, biologis, hidrologis dan demokratis, memungkinkan terjadinya bencana disebabkan alam maupun faktor non alam, menyebabkan timbulnya korban jiwa.

Untuk itu, Pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengajak seluruh lembaga swadaya masyarakat dan semua pihak terkait dalam hal kesiapsiagaan untuk turut bersama-sama berupaya semaksimal mungkin meningkatkan partisipasi dan peran aktif komunitas masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana.

"Yang terpenting adalah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli terhadap lingkungan dan mengerti tanda adanya bencana penanggulannya dan selamat dari bencana," ungkap Bupati Natuna.

Hadir dalam giat tesebut, Kajari Ranai, Iman MS Sidabutar, SH., M.M, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si, Dandenhanud 477 Paskhas, Letkol Pas Frian Alfa Risdar, S.M, Palaksa Lanal Ranai, Letkol Laut (KH) Deny Everst Haning, S.H., Dansathanlan Lanud RSA Mayor Heri Sules, Kasdim 0318/Natuna Mayor R. Simanjuntak, S.H, Dansatpomau RSA, Mayor Pom Rendra Pungky., Ka Kansar Natuna, Mexianus Bekabel, S.sos., M.M., Kadinkes Natuna Hikmat Alamsyah, Kadis Damkar Kab. Natuna, Syawal, Kadishub Natuna, Al Lazi S.E.

(IK)


Bripka Henri Hadiri Kegiatan di Desa Binaan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Tengah Kecamatan Bunguran Selatan Polsek Bunguran Timur menghadiri peresmian sekaligus serah terima gedung lumbung pangan masyarakat kepada gapoktan bayan makmur oleh Bupati Natuns, Wan Siswandi S.sos. M.si, Jumat (5/11/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bunhuran Timur, Para Kepala Desa (Kades) dan Tokoh Masyarakat.

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kata sambutan menyampaikan, untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan serta kinerja pembangunan pertanian di daerah, pemerintah pusat telah membantu pemerintah daerah dalam penyediaan fisik prasarana dan sarana pertanian melalui dana alokasi khusus (Dak) fisik penugasan bidang pertanian.

Peresmian dan Serah Terima Gedung Lumbung Pangan Masyarakat.

Volume undangan pangan guna menjamin akses dan kecukupan pangan bagi anggotanya. Di samping itu juga untuk dapat meningkatkan modal bagi anggota kelompok melaluli pengenbangan usaha ekonomi produktif di bidang pangan.

"Jadi kita berharap nanti di desa ini akan terbangun pengelolaan cadangan pangan masyarakat dan terbangun pula usahan ekonomi produktif di bidang pangan yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga segala urusan yang terkait dengan kebutuhan pangan dapat teratasi dan kita keluar dari stigma sebagai daerah rawan pangan," ungkapnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Bripka Henri menyampaikan, dengan adanya  kegiatan penyerahan  gedung lumbung pangan masyarakat dan diserahkan kepada desa dan menjadi aset desa, Ia berharap untuk dapat di jaga dengan baik serta penuh tanggung jawab dan di pergunakan sesuai dengan peruntukkannya.

"Segala sesuatu yang terkait dengan mekanisme pengisian lambung pangan masyarakat ini, saya berharap jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dengan dinas terkait yang menanganinya," paparnya.

(IK)


Foto Bersama Sekda Galus saat Penutupan Pelatihan Bordir Kerawang Gayo. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Bordir Kerawang di Kabupaten Gayo Lues sangat khas punya busana bermotif Kerawang Gayo. Bila dikembangkan menjadi produk busana fashion dan bermodel. 

Hal tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Gayo Lues Ir. H. Rasidin Porang saat menutup secara resmi Pelatihan Bordir Kerawang Gayo dan Otomotif pada Kamis (04/11/2021). 

Pelatihan Bordir Kerawang tersebut digelar di gedung BLK Kecamatan Blangkejeren. Selain menutup acara pelatihan, Rasidin turut membagikan sertifikat penghargaan atas partisipasi para peserta dalam mengikuti pelatihan tersebut. 

"Saya menilai, selama ini masih sebagian kecil masyarakat mengubah Kerawang yang sudah di bordir menjadi baju dan rok. Padahal Kerawang bordir sangat mendukung pengembangan Kerawang yang telah di bordir di Galus. Karena dengan pelatihan, Inovasi dari Bordir Kerawang akan bisa berkembang menjadi model pakaian sesuai kebutuhan pasar," kata Rasidin. 

Untuk itu, Sekda menghimbau, kepada para peserta pelatihan, agar nantinya kegiatan ini tidak sekedar berakhir dengan penerimaan Sertifikat dan Piagam saja.

"Namun para peserta diharapkan berani mengambil langkah untuk mulai membuka usahanya Masing-masing atau menjalin kerja sama dengan pihak Wirausahawan lainya," tutur mantan Kadis Pertambangan Gayo Lues ini. 

Dilanjutkan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Galus, Anwar, S. Pd, M. AP. Ia katakan, kegiatan ini sudah menjadi acara tahunan. Dan pada tahun2021, kegiatan ini sudah berhasil digelar sebanyak 2 kali dengan pengembangan keterampilan yang berbeda pula. 

"Saya berjanji, akan terus mengembangkan pelayanannya kedepan sehingga dapat membentuk Program-program Inovatif lainya," tuturnya. 

Acara penutupan pelatihan tersebut juga diisi dengan adanya pemilihan kelompok dengan produktifitas terbaik selama menjalani pelatihan. Hal ini disambut meriah oleh para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut. (MK)


Konfrence Pers Tentang Persetubuhan Anak Umur. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si pimpin kegiatan Konferensi Pers ungkap kasus terkait dengan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang di laksanakan di Mapolres Natuna, Kamis (04/11/2021)

Dalam kegiatan ini, Kapolres Natuna di dampingi oleh Kasat Reskrim Polres Natuna IPTU Ikhtiar Nazara, S.H., M.Hum dan Kasubsipenmas Sihumas Polres Natuna Aipda David Arviad mengatakan kejadian tersebut terjadi di  rumah korban pada hari sabtu 30 Oktober sekira pukul 12.30 WIB siang.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa AH (42) telah melanggar Pasal 81 ayat (1), (2) , (3) UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perubahan Pemerintah Pengganti UU RI No. 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara

"Diketahui bahwa HH bersama dengan Ibu korban ini sudah berpisah, sehingga korban di asuh oleh ibunya," jelas Kapolres Natuna kepada awak media saat Konferensi Pers, Kamis (04/11/2021).

Kronologi kejadian berawal Pada hari Sabtu tanggal 30 Oktober 2021 sekitar pukul 12.30 wib pada saat Ibu korban pulang kerumah dari bekerja, kemudian korban langsung menghampiri Ibunya dan memeluknya dengan mengatakan bahwa HH menjemput korban dan adek korban dirumah korban sekitar pukul 10.00 wib.

Saat ibu korban tidak berada dirumah, HH mengajak korban dan adek korban kerumahnya dan pada saat Korban dan adek korban berada dirumanya,  HH langsung mengajak korban masuk kedalam kamar sedangkan adek korban berada diruang tamu bermain Handphone. 

Ketika berada di dalam kamar, HH menyuruh korban untuk duduk dikasur, lalu mendorong korban untuk baring dikasur yang kemudian langsung melakukan persetubuhan dengan paksa kepada Korban.

Menurut pengakuan korban, pelaku sudah sering melakukan aksi bejatnya tersebut dari tahun 2016 sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun korban merasa ketakutan untuk melaporkan perbuatan yang dilakukan bapaknya itu.

"Seringkali korban ini mengeluh kesakitan di alat kelaminnya, namun ibu kandungnya mengira hanya sakit biasa karena korban tidak pernah memeberi tahu sebelumnya," ujar Kapolres Natuna.

Barang Bukti telah diamankan Sat Reskrim Polres Natuna berupa 1 Helai Baju Kaos Lengan Panjang Bergambar Boneka Bertuliskan LOVE FRIENDS Berwarna Merah, 1 Helai Celana Panjang Bergambar KUE Berwarna Merah, 1 Helai Celana Dalam Bergambar HELLO KITY Berwarna Merah Muda, 1 Helai Celna Pendek Berwarna Abu – Abu Bermotif garis dan 1 Helai Baju Kaos Lengan Pendek Berwarna Biru Dongker.

(IK)


Sambutan Wamenkeu oleh Bea Cukai Batam. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Di sela-sela rangkaian kunjungan kerja di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Republik Indonesia, Suahasil Nazara sempatkan kunjungi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam) yang sedang menyelenggarakan kegiatan sharing session dan public hearing terkait implementasi Batam Logistics Ecosystems (BLE) sebagai bagian dari National Logistics Ecosystems (NLE) dengan para pengguna jasa yang ada di wilayah kerja Bea Cukai Batam, Selasa, (2/11/2021).

“Kami di Kemenkeu berkomitmen melalui Tim NLE, LNSW, dan Bea Cukai Batam dengan BLE untuk bersama-sama berkolaborasi dengan instansi terkait untuk bagaimana membuat arus logistik di Indonesia lebih simpel, mudah, dan memberikan kepastian,” ujar Suahasil saat memberikan sambutan di depan para pelaku usaha dari berbagai latar belakang di Aula Lt. 3 KPU BC Batam, Rabu (3/11/2021) dalam rilis yang dikirim ke media ini. 

Suahasil berpesan kepada para pelaku usaha agar memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan apapun yang selama ini menjadi kendala khususnya terkait logistik. Ia berharap dengan adanya NLE ini dapat terus meningkatkan efisiensi dan memberikan pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Kami Kementerian Keuangan terbuka agar NLE bisa menjadi versi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” ujar Suahasil yang didampingi Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara, Oza Olavia, Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan Didyk Choiroel, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kepulauan Riau selaku Kepala Perwakilan
Kementerian Keuangan Wilayah Kepulauan Riau Cucu Supriatna, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Ambang Priyonggo, Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Ahmad Rofiq dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kepulauan Riau Indra Soeparjanto.

“Silahkan dilanjutkan momen baik ini, jadikan kegiatan ini sebagai ajang bertukar pikiran dan saling memahami antara pemerintah dan pelaku usaha,” pungkas Suahasil.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Pelaksana Harian NLE, Agus Sudarmadi yang pada saat membuka acara kegiatan sharing session dan public hearing tersebut menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen untuk mengevaluasi implementasi BLE dan NLE agar semakin sesuai dengan
kebutuhan pelaku usaha.

Menurut Agus setidaknya ada empat isu utama yang menjadi fokus pengembangan dan penyempurnaan implementasi NLE.

“Simplifikasi proses bisnis, pembangunan super platform, payment, dan penataan pelabuhan,” ujar Agus yang juga menjabat Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai.

Agus menargetkan super platform tersebut bisa diluncurkan pada Desember tahun 2021, di mana super platform tersebut fiturnya dapat menjawab kebutuhan pelaku usaha terkait logistik.

“Salah satu yang kami lakukan untuk mewujudkan super platform tersebut adalah dengan adanya perjanjian kerja sama yang rancangannya sedang diproses dimana salah satu tujuannya sebagai
payung hukum bagi entitas government dan entitas bisnis untuk berbagi data,” pungkas Agus.

Redaksi/Ril


Rapat Pembahasan KLH. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Permasalahan muncul karena tidak ada kepastian batas wilayah Kelola Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dilapangan, sehingga sering dijumpai tumpang tindih pengelolaan dan saling klaim wilayah kerja antara unit pengelolaan hutan dilapangan. 

Hal ini dikatakan Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani saat memimpin Acara Sosialisasi Perubahan Perpub terkait tata cara kerja sama Pengelolaan dan Budidaya hasil hutan Non Kayu bertempat di Oof Room Setdakab, Rabu (03/11/2021). 

Rapat tersebut membahas Tentang 7 pasal dalam Perpub Nomor 17 Tahun 2015,yang meliputi perubahan pada Pasal 7, Pasal 10, Pasal 13, Pasal 15, Pasal 17, Pasal 19 dan Pasal 20.

Menurut Wakil Bupati, KPH sebagai salah satu unit Pengawas Pengelolaan Wilayah Hutan di Kabupaten Gayo Lues untuk segera memetakan persebaran hutan di wilayah Galus baik yang dibawah kepemilikan masyarakat, maupun hutan lindung.

"Nah, masalah ini menjadi semakin rumit, akibat tumpang tindih nya peraturan yang ada. Walau potensi hasil hutan Non kayu di Gayo Lues sangat menjanjikan. Namun pengelolaan Administrasi dan Legalitas menjadi polimik di Galus ini," ujarnya. 

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani Pimpin Rapat Terkait KPH

Kemudian, lanjutnya Mantan Anggota DPRK Gayo Lues ini, pemerintah Daerah berjanji akan mempelajari lebih dalam mengenai teknis pengelolaan hasil hutan Non kayu di daerah dengan pihak terkait.

Dan pada dasarnya, paradigma baru sector kehutanan yang bersifat multi fungsi, multi guna dan memuat multi kepentingan serta pemanfaatanya di arahkan untuk mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran Rakyat. Hasil hutan Non kayu merupakan salah satu sumber daya hutan yang memiliki keunggulan komparatif dan paling bersinggungan dengan masyarakat disekitar hutan. 

"Umumnya pemanfaatan hasil hutan Non kayu yang dikelola oleh masyarakat petani HKM di Kabupaten Gayo Lues secara umum selama ini masih bersifat tradisional dan belum memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan serta memberikan dampak yang kuat bagi konservasi," tuturnya. 

Hal ini, kata dia, terpotret dari beberapa kendala dalam mengembangkan HHBK secara umum, seperti, belum tersedianya data dan informasi mengenai potensi HHBK yang ada didalam HKM. 

"Terbatasnya/lemahnya kapasitas masyarakat, baik teknologi Budidaya, permasalahan teknologi pengolahan pasca HHBK dan permasalahan lainya," ungkapnya. (MK)


Polisi Bagikan Masker ke Masyarakat. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Guna upaya mencegah penularan covid-19, Polres Natuna melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Natuna melaksanakan himbauan protokol kesehatan serta membagikan masker gratis kepada masyarakat di Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (03/11/2021).

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si melalui Kasat Binmas Polres Natuna IPTU Maskat mengatakan himbauan tersebut akan terus menerus disampaikan pihaknya agar masyarakat sadar akan bahaya dari virus corona.

"Dengan adanya kegiatan rutin ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas," tutur Kasat Binmas Porles Natuna.

Selain memberikan himbauan Protokol Kesehatan (Prokes), pihak kami juga membagikan masker kepada warga yang masih belum memakai masker dengan harapan dapat menjadikan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri maupun keluarga dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

(IK)


Sambut Wamenkeu. 

NATUNA KPRIAKTUAL.COM: Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad, Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos., di dampingi Kadisops Lanud Raden Sadjad, Letkol Pom Jimmi W Sidabutar,menyambut kedatangan  Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Republik Indonesia (RI) Prof. Suahasil Nazara, SE., M.Sc., Ph.D., beserta rombongan  di Bandar Udara Raden Sadjad,  Ranai-Natuna, Rabu (3/11/2021).

Wamenkeu tiba di Bandara Raden Sadjad tepat pukul 10.20 Wib menggunakan pesawat komersil dan disambut langsung oleh Danlanud Raden Sadjad serta unsur Forkopimda Kabupaten Natuna.

Acara penyambutan diawali dengan tradisi pemasangan Tanjak oleh Bupati Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M. Si., kepada Wamenkeu dilanjutkan dengan tepuk tepung tawar. Setelah itu Wamenkeu melaksanakan ramah tamah sejenak di gedung VIP room Bandara Raden Sadjad.

Kedatangan Wamenkeu RI dan rombongan ke Natuna tersebut dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja di Natuna. Dalam agendanya, Wamenkeu akan meninjau Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Filial Ranai, Kantor/ Pos Bantu BC Ranai, KP2KP Ranai dan Batalyon Komposit I/Gardapati.

Turut hadir dalam penyambutan, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Pj. Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, S.E., Kajari Kabupaten Natuna Imam MS Sidabutar SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri /Perikanan Ranai Bapak Daniel Ronald, S.H., M.Hum., Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir Dandim 0318 / Natuna, Letkol Arm. Asep Ridwan, SH.M.Han, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K, M.Si., dan Danyon Komposit I/Gardapati Natuna Letkol Inf M Faizal Rangkuti, S.I.P., M.Si. serta unsur Forkopimda Natuna Lainnya.

(IK)


Foto: Ist

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat bahwa jumlah penumpang angkutan udara atau pesawat domestik yang diberangkatkan dari Provinsi Kepri pada September 2021 mengalami kenaikan 69,71 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri, Barudin di Tanjungpinang, dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Selasa (2/11)

"Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan dari Provinsi Kepulauan Riau pada September 2021 sebanyak 75.331 orang atau naik 69,71 persen dibanding Agustus 2021," ungkap Barudin. 

Sementara itu, lanjut Barudin penumpang angkutan udara internasional yang berangkat dari Provinsi Kepulauan Riau pada September 2021 sebanyak 222 orang.

"Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada September 2021 tercatat 140.620 orang atau naik 48,06 persen dibanding Agustus 2021 yang mencapai 94.972 orang.," Ujar Barudin kembali.

Sedangkan, jumlah penumpang angkutan laut internasional yang berangkat pada bulan September 2021 sebanyak 525 orang, naik 56,25 persen dibandingkan Agustus 2021.

"Pada bulan September 2021, jumlah muat bagasi dan barang angkutan udara domestik naik 23,48 persen dari 1.612,37 ton di bulan Agustus 2021 menjadi 1.990,97 ton di bulan September 2021," tegas Barudin. 

Pada September 2021, terdapat sebanyak 17,15 ton barang yang dimuat pada angkutan udara internasional. 

Redaksi


Kajari Batam, Polin Octavianus Sitanggang dan Kasi Intel, Wahyu Okta. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam saat ini tengah melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Batam.

Hal itu dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Polin Octavianus Sitanggang membenarkan saat dikonfrmasi awak media, saat Coffee Morning bersama media di Aula Kejaksaan Negeri Batam, Selasa (2/11/2021).

"Iya benar. Penyidik Kejari Batam saat ini ada melakukan penyidikan ke SMA Negeri 1 Batam," ungkap Polin didampingi Kasi Intel Kejari Batam, Wahyu Okta.

Terkait apa yang menjadi pokok utama dalam penyidikan, Wahyu belum bisa menyebutkan lebih lanjut 

"Untuk fokus penyidikannya, kami belum bisa sampaikan. Namun, yang jelas saat ini penyidik sedang mengumpulkan data yang bisa dijadikan sebagai bukti dalam penyidikan," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, apabila nanti penyidik menemukan ada penyelewangan anggaran disana, maka pihaknya akan menindaklanjuti ke tahapan selanjutnya. 

"Jika ditemukan ada penyelewengan di sana, kami akan tingkatkan ke tahap selanjutnya," ujarnya. 

Terkait penyidikan yang sedang dilakukan Kejari Batam, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, disebut-sebut merupakan kasus dugaan penyelewengan dana anggaran sekolah. 

(Fay)


Foto: Ist

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Tren pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia terus meningkat dalam satu dekade terakhir serta memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi. 

Berdasarkan catatan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah  bulan Maret 2021, jumlah UKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun.

Dalam Pasar Modal Indonesia sendiri, UKM lebih dikenal sebagai perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah. Merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 53/POJK.04/2017, perusahaan dengan aset skala kecil yaitu perusahaan yang memiliki total aset dan dana dihimpun dari masyarakat tidak lebih dari Rp50 miliar.

Sementara perusahaan dengan aset skala menengah yaitu perusahaan memiliki total aset dan dana dihimpun dari masyarakat antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar.  

Sepanjang tahun 2021 hingga tanggal 27 Oktober 2021 sendiri telah tercatat sebanyak 7 (tujuh) perusahaan dengan aset skala kecil dan 11 (sebelas) perusahaan dengan aset skala menengah. Perusahaan-perusahaan tercatat tersebut berasal dari berbagai sektor, antara lain teknologi, kesehatan, konsumen primer, konsumen non-primer, perindustrian, properti dan real estat, dan barang baku. 

Peningkatan jumlah perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah sebagai Perusahaan Tercatat tidak lepas dari berbagai upaya yang dilakukan BEI untuk medukung perusahaan-perusahaan tersebut guna memperoleh pendanaan di Pasar Modal Indonesia. BEI sendiri memiliki 2 (dua) inisiatif utama, yaitu Papan Akselerasi dan program IDX Incubator. 

Papan Akselerasi merupakan papan pencatatan yang didesain khusus bagi perusahaan yang melakukan pernyataan pendaftaran menggunakan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 53/POJK.04/2017.

Papan ini memiliki beragam kemudahan dari segi persyaratan pencatatan maupun kewajiban penyampaian keterbukaan informasi jika dibandingkan dengan 2 (dua) papan pencatatan lainnya, yaitu Papan Utama dan Papan Pengembangan. 

Dengan adanya Papan Akselerasi, perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah semakin mudah untuk mengakses pendanaan melalui pasar modal dan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan  akses kepada investor pasar modal Indonesia, yang menurut data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah mencapai 6,4 juta investor per 21 Oktober 2021. 

Kemudahan persyaratan di Papan Akselerasi diantaranya: 

  • Adanya pemberian masa transisi selama 6 (enam) bulan untuk perusahaan dengan aset skala menengah dan 1 (satu) tahun untuk perusahaan dengan aset skala kecil dalam hal pemenuhan aspek good corporate governance seperti adanya komisaris independen, komite audit, unit audit internal dan sekertaris perusahaan; 
  • Periode audit laporan keuangan minimal 1 (satu) tahun atau sejak berdirinya dengan opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM);
  • Laporan keuangan perusahaan masih boleh merugi dengan proyeksi di akhir tahun ke-6 (enam) sudah membukukan laba usaha;
  • Tidak adanya angka minimal untuk Net Tangible Aset;
  • Biaya pencatatan yang tetap setiap tahun yaitu sebesar Rp25 juta.

Selain Papan Akselerasi, BEI juga memiliki inisiasi dalam bentuk program inkubasi bisnis yaitu IDX Incubator. 

Program inkubasi bisnis ini bertujuan untuk membantu proses persiapan Initial Public Offering (IPO) para binaan IDX Incubator. Program persiapan IPO yang dimiliki IDX Incubator adalah “Road-to-IPO Program” dengan beberapa topik utama yaitu: 

  1. Regulasi terkait IPO dan menjadi Perusahaan Tercatat di BEI, 
  2. Struktur Penawaran, 
  3. Persiapan Pertemuan dengan Investor, 
  4. Persiapan dalam Aspek Hukum,
  5. Persiapan dalam Aspek Laporan Keuangan Perusahaan. 

Perusahaan yang telah berbadan hukum, memiliki laporan keuangan, membukukan pendapatan dari bisnis inti dan berpotensi untuk IPO dalam waktu dekat (1-3 tahun) berkesempatan untuk bergabung dalam program IDX Incubator. Saat ini, IDX Incubator telah membina sebanyak 121 SME dari berbagai sektor serta 5 (lima) perusahaan diantaranya telah berhasil IPO dan menjadi Perusahaan Tercatat di BEI. 

Dengan adanya Papan Akselerasi dan program IDX Incubator, diharapkan dapat mendorong perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah di Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan Go Public ini. BEI berkomitmen untuk menjadi house of growth bagi seluruh size perusahaan.

***(TIM BEI)


Lis Veronica

Pemuda sebagai  generasi penerus bangsa serta agen perubahan memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembangunan dan berpartisipasi untuk menyelesaikan tantangan persoalan dalam bidang teknologi khusunya di era digital saat ini yang dimana teknologi menjadi salah satu aspek terpenting didalam kehidupan yang dapat kita gunakan sehari-hari.

Era teknologi digital telah mengantarkan manusia memasuki gaya hidup baru yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik. Teknologi menjadi alat yang membantu kebutuhan manusia. Dengan teknologi, apapun dapat dilakukan dengan mudah. Kreativitas, inovasi dan peluang-peluang baru pun muncul oleh kecanggihan berbagai macam aplikasi.

Namun bagaikan dua sisi mata uang yang tidak mungkin bisa dipisahkan, dampak negatif dari perkembangan teknologi di era digital sekarang ini juga sangat mengkhawatirkan. 

Di masa sekarang ini Pemuda sedikit banyaknya tidak asing dengan teknologi digital, seperti yang kita tahu banyak sekali aplikasi-aplikasi yang akhirnya  sudah diciptakan oleh pemuda. Kemudian aplikasi-aplikasi yang telah dibuat, digunakan oleh masyarakat. 

Penggunaan aplikasi juga memberikan lapangan pekerjaan kepada banyak masyarakat Indonesia. Jika semua pemuda memiliki semangat untuk memberikan perubahan dengan inovasi yang mereka buat atau ciptakan, tentu negara Indonesia akan dapat berkembang maju dan pesat dalam aspek mengikuti perkembangan zaman terutama dibidang teknologi yang ada di era digitalisasi ini.

Revolusi dalam pelayanan pemuda harus segera dilakukan dan mulai memberikan perhatian dan tenaga yang serius di dunia digital. Semua pemerintah memang harus turut mengambil keputusan cepat dan tepat mengenai hal ini, agar pemuda tetap mampu mengikuti perkembangan teknologi dengan baik tanpa kehilangan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menggunakan teknologi canggih ini untuk menyebarkan nilai-nilai yang baik bagi generasi ini dan generasi yang akan datang nantinya.

Pemuda pada akhirnya harus menjadi poros dari perubahan itu sendiri untuk kemajuan bangsa ini. Pemuda dapat mengupayakan perubahan dilingkungan masyarakat dengan memberikan motivasi serta inovasi yang telah dikembangkan. Selain itu, dengan motivasi dan inovasi teknologi, pemuda dapat melakukan perubahan yang dapat diimplementasikan di lingkungan masyarakat.

oleh: Lis Veronica


Kadis Pangan dan Perikanan Gayo Lues, Sukri Kasim.

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru serahkan bantuan ternak kambing kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) di desa Rempelam Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Tahun 2021.

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Bupati kepada perwakilan kelompok tani melalui Dinas Pangan dan Perikanan Gayo Lues, Selasa (2/11/2021) kemaren. 

Kadis Pangan dan Perikanan Gayo Lues Sukri Kasim mengatakan, pertanian dan peternakan serta perikanan termasuk sektor yang tidak terdampak oleh pandemi Global Covid-19. Karena berkaitan dengan kebutuhan dasar manusia.

"Untuk itu, pemberian bantuan kambing ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah kepada masyarakat khususnya desa Rempelam melalui Dinas Pangan dan Perikanan di tengah pandemi Covid-19 ini," ujarnya. 

Kemudian, kata Sukri Kasim, pemerintah Daerah, berupaya mendorong penguatan sektor pertanian, peternakan dan perikanan salah satunya melalui bantuan ternak, seperti Kambing dan lain sebagainya demi ketahanan pangan khususnya di Negeri Seribu Bukit ini.

"Kita menyerahkan bantuan hewan ternak kambing kepada kelompok tani ternak untuk dikembangkan karena kita harus semangat walaupun dalam situasi Pasca-covid-19 ketahanan pangan akan menjadi unggulan di Gayo Lues," tutur Sukri Kasim singkat. (MK)


Bupati Galus Terima Perghargaan WTP dari Kementrian. 

GALUS KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Gayo Lues kembali mendapatkan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, tujuh kali berturut-turut. 

Penghargaan dalam bentuk plakat itu diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh Syafriadi, SE, M. Ec, Ph, kepada Bupati Galus. Penghargaan Khusus dari Kementerian Keuangan RI tersebut, atas capaian dan mempertahankan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian selama ini. 

Berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan Provinsi Aceh.serta Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor S-1614/WPB.01/2021 tertanggal 29 Oktober 2021 yang ditunjukan kepada Bupati Gayo Lues. 

Bupati Galus, Amru mengatakan, pemerintah Kabupaten Gayo Lues kembali berhasil mempertahankan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Aceh Kementerian Keuangan Republik Indonesia atas laporan pertanggungjawaban keuangan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues selama Tujuh kali sejak tahun anggaran 2017 hingga 2021.

Capaian ini tentu tidak terlepas dari peran dan kinerja semua pihak dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, semoga komunikasi antara Kementerian Keuangan dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dapat terus terjalin dengan baik.

Dan laporan pertanggungjawaban tersebut juga sebagai salah satu instrumen untuk kepentingan evaluasi kinerja, serta menjadi salah satu tolak ukur untuk melihat kemajuan Rencana, Program dan Kegiatan Pembangunan dalam rangka pencapaian Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

"Alhamdulillah kita bisa mempertahankan WTP ketujuh kali berturut-turut," kata Amru di Banda Aceh Selasa (2/11/2021) sekira Pukul 11:00.wib.

Sementara itu, Kepala Kanwill Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh Syafriadi, S.E., M.Ec., Ph.D, menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan Kementerian Keuangan lantaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues secara berturut-turut sebanyak tujuh kali berhasil menyandang predikat WTP dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Aceh Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 

“Berkaitan dengan hal tersebut, kami mendapat amanah dari Kementrian Keuangan untuk bisa menyampaikan piagam penghargaan dan plakat dari Menteri, semoga penghargaan ini dapat dipertahankan,” katanya .

Dia berharap, kualitas laporan pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dapat terus ditingkatkan. Sementara Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati berpesan kepada Bupati Gayo Lues, agara dapat mempertahankan WTP dan tingkatkan kwalitasnya. 

Kemudian dapat selesaikan segera seluruh temuan BPK dan jangan berulang, dan manfaatakan LHP sebagai alat analisis serta Opini WTP harus sejajar dengan peningkatan kesejahtraan masyarakat. Hal itu disampaikan Menkeu Sri Mulyani Indrawati melalui Syafriadi Kakanwil direktorat jendral perbendaharaan propinsi Aceh, di kantor DJP Aceh Selasa siang (02/11) pada acara penyerahan Piagam/ sertifikat  penghargaan  Menkeu atas pretasi opini WTP dari BPK  terhadap laporan pengelolaan keuangan Gayo Lues 7 kali secara terus menerus.  (MK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.