(Foto:Ist)

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan jamaah masjid di Tanjungpinang tidak perlu jaga jarak saat salat setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota ini turun dari Level III menjadi Level I.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin (04/10), mengatakan, pelonggaran pembatasan sosial di kota yang ditetapkan PPKM Level I antara lain, dapat  merapatkan barisan saat salat di masjid.

"PPKM Level I maknanya risiko penularan COVID-19, kecil sehingga berbagai kebijakan untuk pembatasan sosial dilonggarkan," katanya, yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri.

Namun Tjetjep mengingatkan agar kebersihan di masjid tetap dijaga bersama. Petugas di masjid sebaiknya tetap rutin menyemprot disinfektan, dan mengepel lantai agar tetap higienis.

Seluruh jamaah juga tetap wajib mengenakan masker saat beraktivitas di dalam masjid.

"Harus tetap rajin mencuci tangan dengan sabun," ucapnya.

Tjetjep menjelaskan PPKM di Tanjungpinang merupakan satu-satunya daerah di Kepri yang ditetapkan Level I. Enam kabupaten dan kota lainnya di Kepri yakni Bintan, Batam, Lingga, Natuna, Karimun, dan Anambas turun dari Level III Level II PPKM.

Pelaksanaan PPKM Level II di daerah tersebut hampir sama seperti Level I di Tanjungpinang, namun aktivitas di masjid masih harus jaga jarak. Untuk aktivitas perekonomian, seperti mal dapat buka mulai pagi hingga pukul 22.00 WIB.

Pertemuan tatap muka secara terbatas di sekolah pun dapat dilakukan, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

"Kelonggaran pembatasan sosial dengan tetap menerapkan protokol kesehatan berdampak positif pada berbagai sektor strategis, seperti ekonomi," ujarnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sehari yang lalu sudah melayangkan surat kepada pemerintah pusat untuk memberikan dispensasi terhadap berbagai persyaratan perjalanan laut dan udara untuk meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

Syarat perjalanan laut antarpulau, yang pada PPKM Level III wajib tes antigen, dapat dihapuskan setelah Tanjungpinang Level I PPKM, dan daerah lainnya di Kepri Level II PPKM. Untuk syarat perjalanan udara, gubernur meminta pusat agar memberi kelonggaran yakni tidak perlu tes PCR, melainkan cukup tes antigen.

"Meski terjadi pelonggaran pembatasan sosial, kita tidak boleh euforia agar tetap bisa konsisten menetapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari agar tidak tertular COVID-19," katanya. 

Sumber: Diskominfo Kepri


(Foto:Ist)

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri melalui Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad akhirnya menyurati Menteri Dalam Negeri Mendagri dan BNPB RI selaku ketua Satgas Penanganan Covid-19, Minggu (3/10) kemarin .

Yang mana, dalam surat permohonan nomor: 509/SET-STC19/X/2021 ini, Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad meminta dispensasi terkait ketentuan perjalanan orang lintas Provinsi dan masuk ke dalam wilayah Provinsi Kepri.

"Mengingat saat ini kondisi provinsi Kepri  telah berada pada Tingkat 1, dengan level transmisi komunitas Tingkat 1 dan Kapasitas Respon Memadai serta Berdasarkan Peta Resiko saat ini seluruh kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kepulauan Riau berada pada zona kuning," ujar Ansar.

Serta lanjut Ansar, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota bekerja sama dengan instansi/stakeholder lainnya beberapa waktu terakhir telah berhasil, khususnya dalam rangka menurunkan level transmisi komunitas dan meningkatkan kapasitas respon serta pencapaian pembentukan kekebalan kelompok/herd immmunity melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Juga capaian pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau s.d. Sabtu, 2 Oktober 2021, telah berhasil memenuhi target pembentukan kekebalan kelompok/herd immunity, dengan rincian penyuntikan dosis 1 sebanyak 1.288.911 orang (81,52%) dan dosis 2 sebanyak 885.053 orang (64,44%) dari keseluruhan sasaran sebanyak 1.581.035 orang, " jelas Ansar 

Juga mempertimbangkan kondisi geografis Provinsi Kepulauan Riau sebagai wilayah 2TP (Terluar, Terdepan, Perbatasan), yang terdiri atas pulau-pulau, sehingga mobilitas masyarakat didominasi oleh penggunaan moda transportasi laut dan udara, serta dalam rangka menumbuhkan kembali aktivitas pariwisata di wilayah Provinsi Kepulauan Riau melalui peningkatan kunjungan wisatawan domestik dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi, sehingga dipandang perlu untuk mendapatkan dispensasi atas ketentuan pembatasan dan/atau pengetatan perjalanan orang di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

"Untuk itu, sejalan dengan poin-poin tersebut di atas, kami memohon pertimbangan serta perkenan Bapak untuk dapat memberikan dispensasi atas kewajiban melengkapi dokumen kesehatan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang menggunakan moda transportasi laut dan udara, sehingga pemberlakuan ketentuan perjalanan orang lintas provinsi masuk ke dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau, dapat diubah," jelas Ansar dalam surat permohonan tersebut.

Seperti, untuk pengguna moda transportasi laut dan penyeberangan wajib mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin Covid-19; serta Melengkapi diri dengan hasil negatif RT-PCR/Rapid Test Antigen dan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 bagi PPDN yang telah menerima penyuntikan vaksin dosis pertama, Melengkapi diri dengan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 bagi PPDN yang telah menerima penyuntikan vaksin dosis penuh.

Sedangkan untuk pengguna moda transportasi udara wajib Mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin Covid-19; serta Melengkapi diri dengan hasil negatif RT-PCR dan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 bagi PPDN yang telah menerima penyuntikan vaksin dosis pertama, atau Melengkapi diri dengan hasil negatif RT-PCR/Rapid Test Antigen dan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 bagi PPDN yang telah menerima penyuntikan vaksin dosis penuh.

Sumber: Diskonunfo Kepri


Foto:Ist

KEPRIAKTUAL.COM: Partai berkuasa Singapura, Partai Aksi Rakyatnya pada Senin (4/10) malam mengesahkan undang-undang yang bertujuan mencegah campur tangan asing dalam politik domestik.

Partai yang telah memerintah Singapura selama lebih dari enam dekade, meloloskan ruu itu dengan 75 suara “setuju”. Perolehan mengalahkan suara yang menolak sebanyak 11 dan abstain 2.

UU itu sempat dikritik oleh oposisi dan aktivis sebagai alat untuk menghancurkan perbedaan pendapat.

Maklum, undang-undang itu memungkinkan pihak berwenang untuk memaksa penyedia layanan internet dan platform media sosial untuk memberikan informasi pengguna, memblokir konten, dan menghapus aplikasi yang digunakan untuk menyebarkan konten yang mereka anggap bermusuhan.

Tak hanya itu, uu juga berpotensi membuat kelompok dan individu yang terlibat dalam politik lokal dapat ditetapkan sebagai orang penting secara politik. Dengan penetapan itu, mereka diharuskan untuk mengungkapkan sumber pendanaan asing.

Bagi pelanggar, mereka berisiko mendapatkan hukuman penjara dan denda yang besar.

Para aktivis mengatakan uu baru itu akan mengekang kebebasan sipil. Namun, kekhawatiran itu dibantah oleh Menteri Hukum dan Dalam Negeri K. Shanmugam.

Dalam pidatonya di hadapan parlemen, ia mengatakan aturan dibuat karena Singapura rentan terhadap kampanye informasi menyesatkan dari luar negeri dan melalui proxy lokal.

“Internet telah menciptakan media baru yang kuat untuk subversi,” katanya seperti dikutip dari AFP, Selasa (5/10).

Sementara itu, Oposisi utama Partai Buruh telah menyerukan agar dilakukan perubahan terhadap rancangan undang-undang tersebut. Seruan revisi disampaikannya karena uu tersebut telah meningkatkan kekhawatiran atas kebebasan sipil.

Pengawas media Reporters Without Borders (RSF) memperingatkan pengesahan uu itu berpotensi membawa benih-benih kecenderungan totaliter terburuk di Singapura.

“Uu ini melembagakan penganiayaan terhadap entitas domestik mana pun yang tidak mengikuti garis yang ditetapkan oleh pemerintah dan partai yang berkuasa, dimulai dengan media independen,” katanya.

(CNN Infonesia/AFP/agt)


(Foto:Ilustrasi).

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Warga yang berdomisili di rumah liar (Ruli) di Kebun Taman Lestari, Batuaji, Batam bernama, Robi Zakaria Pantouw ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Minggu (3/10/2021).

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kapolsek Batuaji, Kompol Danniel Ganjar ketika dikonfirmasi Senin (4/10/2021).

Kata dia, kronologis kejadian pada hari Minggu (3/10/2021) pukul 08.00 WIB, saksi Poltak Siregar, di suruh oleh saksi Bangun Sitinjak tetangga kebun korban untuk melihat rumah korban karena sudah sekira 4 hari tidak melihat korban.

"Selanjutnya saksi Poltak Siregar datang ke rumah korban dan memanggil-manggil korban, namun tidak ada jawaban dari korban, saksi lantas masuk ke rumah lalu membuka kamar korban, melihat kondisi korban terbaring tidak bergerak lagi," ungkapnya.

Lanjut, kata dia, berdasarkan informasi dari rekan kerja korban bernama Iwan bahwa korban semenjak sebulan yang lalu mengeluhkan sakit asam urat dan batu ginjal yang diderita korban.

Menemukan korban sudah tidak bernyawa lagi, saksi Poltak Siregar dan Bangun Sitinjak, menghubungi Polsek Batuaji melaporkan temuan tersebut.

"Mendapat laporan tersebut piket Reskrim dan piket Patroli mendatangi TKP, selanjutnya menunggu identifikasi untuk melakukan olah TKP. Korban saat ini sudah dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan visum," pungkasnya. 

Redaksi


Foto:Ist

JAYAPURA KEPRIAKTUAL.COM: Kepri memastikan medali perunggu cabor sepak takraw nomor beregu putra. Ini setelah di babak semifinal yang digelar di GOR Trikora Uncen, Jayapura, Minggu (3/10) Jateng mengakhiri perlawanan Kepri dengan skor 1-2 (21-12, 15-21, 12-21).

Kepri sempat mencuri set pertama, tetapi jam terbang dan pengalaman membuahkan hasil berbeda. Kepri harus mengakui keunggulan Jateng.

Di set pertama Kepri tampil menggebrak. Tak siap Jateng harus menyerahkan set pertama menjadi milik Kepri dengan skor 21-12. Kepri unggul dengan skor 1-0

Memasuki set kedua, Jawa Tengah berupaya menyamakan kedudukan. Jawa Tengah unggul cepat di awal laga dengan skor 1-2

Kepri langsung membalas. Bahkan berbalik unggul dengan skor 7-5. Tapi Jawa Barat seolah tersentak dan berbalik unggul dengan skor 7-8.

Tetapi Kepri ganti membalas dan unggul 10-8. Pertandingan kian ketat, memanfaatkan kelengahan pemain Kepri Jateng berhasil menyamakan kedudukan menjadi 14-14.

Pelatih Kepri Tamrin meminta time out. Tapi justru malah Kepri gagal menambah poin. Sebaliknya Jateng malah menjauhkan diri dari kejaran. Skor menjadi 15-19.

Jateng akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Jawa Tengah mengakhiri set kedua dengan skor 15-21.

Di set ketiga Jateng tampil menggebrak. Poin pertama diraih Jateng, tetapi Kepri langsung membalas. Skor menjadi 1-1.

Tapi Jateng terus menyerang. Skor demi skor dikumpulkan demi menjauh dari perolehan poin Kepri. Skor 2-6 untuk keunggulan Jateng.

Kesalahan demi kesalahan dilakukan pemain Kepri. Jateng terus menambah poin. Kedudukan menjadi 4-9 untuk keunggulan Jateng.

Kepri berusaha mengejar perolehan poin Jateng. Kedudukan menjadi 8-14 untuk keunggulan Jateng. Jateng akhirnya melaju ke final setelah mengakhiri set ketiga dengan skor 12-21.

Di final Jateng akan melawan Gorontalo yang mengalahkan Sumbar dengan skor 2-0 (21-11, 21-13).

Kepri dan Sumbar memastikan medali perunggu. Sedang medali emas akan diperebutkan antara Gorontalo dan Jateng.

Pelatih sepak takraw Kepri Tamrin mengatakan meski kalah pihaknya puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Menurutnya perjuangan anak asuhnya sudah maksimal.

“Jateng diisi pemain-pemain nasional dengan skill dan kualitas yang berada diatas pemain Kepri. Anak-anak bahkan telah mengeluarkan kemampuan melebihi batas maksimal yang dimiliki,” katanya.

Ia menambahkan jika kegagalan Kepri menembus babak final sudah bisa diprediksi sebelumnya.

“Tapi kami tak ingin menyerah sebelum bertanding. Kami berjuang sekuat tenaga dan berhasil mempersembahkan medali perunggu,” kata Tamrin.

Sedang Ketua umum KONI Kepri Usep RS mengucapkan selamat atas keberhasilan sepak takraw Kepri mendapat medali perunggu di nomor beregu putra. 

“Ini adalah medali pertama bagi Kepri di PON XX Papua,” papar Usep.

Ia berjanji untuk meningkatkan pembinaan sepak takraw di Kepri. Menurutnya sepak takraw perlu mendapat perhatian di masa mendatang.

“Jam terbang dan pengalaman dan latihan keras menjadi pembeda dalam laga semifinal. Ke depan KONI Kepri akan meningkatkan pembinaan olahraga sehingga bisa mempersembahkan prestasi maksimal,” tuturnya.

Usep kuga mengucapkan terimakasih pada masyarakat Kepri sehingga takraw bisa mempersembahkan medali. 

“Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Kepri,” tutup Usep. (Fay)



Pengamanan Vaksinasi. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam mendukung serta turut mensukseskan program Pemerintah tentang vaksinasi, Polsek Bunguran Timur melalu Bhabinkamtibmas Brigadir M. Teguh bersama Babinpotdirga Serka Rais dan Babinpotmar Serda Davidson laksanakan pengamanan pelaksanaan vaksinasi di Gerai Vaksin Presisi Bhakti Kesehatan yang berlokasi di Gedung Sri Serindit Bunguran Timur Kabupaten  Natuna, Senin (04/10/2021). 

Sebelum divaksinasi ada beberapa tahapan-tahapan dalam proses vaksinasi covid-19, yang pertama yaitu pendaftaran, kedua Skrining, ketiga Vaksinasi dan ke empat Observasi selama 30 menit setelah penyuntikan vaksin.

Menurut Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin gerai vaksin ini didirikan sebagai upaya percepatan penanganan pencegahan penyebaran Covid 19 demi terwujudnya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid 19  tersebut

Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin mengucapkan terima kasih kepada petugas vaksinator dan sinergitas yang terbangun antar TNI dan Polri yang telah melaksanakan Pengamanan serta memberikan dedikasinya dalam pelaksanaan tugas, sehingga sampai dengan saat ini pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan aman, lancar serta kondusif.

"Semoga dalam kebijakan Pemerintah ini dalam Mengsukseskan Vaksinasi dan kepatuhan kita bersama dapat mengendalikan penyebaran Covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat," ujar Kapolsek Bunguran Timur.

"Saya berharap kita lebih bersinergi bahwa kita harus saling memahami dengan kegiatan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kab. Natuna agar jumlah yang terpapar Corona Virus Disease 2019 terus menurun sehingga Kab. natuna kembali lagi ke zona hijau," paparnya.

(IK)


Brigadir M.Teguh Pribadi Bagikan Sembako Kepada Warga. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polsek Bunguran Timur melalui Bhabinkamtibmas Brigadir M.Teguh Pribadi sambangi masyarakat Pering Kel Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna untuk berikan sosialisasi himbauan Protokol Kesehatan serta berikan bantuan paket sembako untuk masyarakat yang khususnya tidak mampu yang terdampak covid 19, Minggu (03/10/2021). 

Bhabinkamtibmas Brigadir M.Teguh Pribadi mengatakan bahwa kegiatan ini kami terus laksanakan dengan turun langsung ke masyarakat, ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat serta sebagai penyemangat kita bersama untuk saling berbagi di tengah terjadi pandemi covid 19.

"Patuhi himbauan pemerintah dengan menaati protokol kesehatan serta senantiasa menggunakan masker , jaga jarak, menjaga kebersihan, mengurangi mobilitas atau berpergian  yang dapat menyebabkan terjadinya penularan virus tersebut," ujar Brigadir M.Teguh Pribadi.

Ia berharap, semoga dengan kepedulian kita bersama, membangun sinergitas dalam penanganan covid 19 dan percepatan Vaksinasi, kesehatan  bangsa kita pulih , begitu juga ekonomi bangsa bisa dapat segera membaik kedepannya.

(IK)


Foto Bersama Pengukuhan CAAMI Medan Kepri Periode 2021-2026.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Keluarga besar Alumni Akademi Maritim Indonesia (AMI) gelar acara silaturahmi sekaligus pengukuhan pengurus Corps Alumni Akademi Maritim Indonesia (CAAMI) Medan Kepri periode 2021-2026.

Pengukuhan pengurus keluarga besar CAAMI Medan Kepri ini dihelat di Hotel Sahid Batam Center, Kota Batam pada Sabtu (2/10/2021) pukul 17.00 Wib dengan mengusung Tema "Alumni AMI Medan For Indonesia.

Turut hadir, Direktur AMI Medan, Capt. David Ginting M. mar, M.Si dan seluruh Civitas alumni Akademi Maritim Indonesia (AMI) Medan yang saat ini  bekerja di Kepulauan Riau di semua sektor kemaritiman.

Dalam sambutannya, Capt. David Ginting menjelaskan bahwa saat ini AMI Medan yang berdiri sejak tanggal 24 November 1960 sudah berubah menjadi Politeknik Adiguna Maritim Indonesia.

"Dengan mengikuti perkembangan diera digital, saat ini Politeknik Adiguna Maritim Indonesia terus berbenah serta akan menjadikan salah satu pusat pendidikan di Sumatera yang cukup besar saat ini dibidang kemaritiman," ucap Capt. David.

Politeknik Adiguna Maritim Indonesia telah melahirkan pelaut-pelaut yang profesional dan mampu bersaing baik itu didalam negeri dan luar negeri serta telah mencetak tenaga-tenaga profesional yang telah bekerja di perusahaan swasta dalam dan dan luar negeri.

"Selain itu, para alumni Politeknik Adiguna Indonesia saat ini juga mengisi di berbagai sektor Pemerintahan seperti TNI, Polri, Bea dan Cukai, Kementerian Perhubungan dan di beberapa BUMN. 
Hal ini menjadikan cambuk untuk generasi berikutnya," ungkap Capt. David.

Kedepannya, lanjut Capt. David bahwa Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan melahirkan Taruna-taruni yang berkualitas serta mampu bersaing di industri kemaritiman yang semakin hari semakin bertambah baik itu dari dalam negeri dan luar negeri

Harapan lainnyanya disampaikan, bahwa Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan kedepannya menjadi salah satu tempat pendidikan yang berkontribusi untuk negara dengan melahirkan generasi-generasi muda yang handal untuk membangun bangsa dan negara Indonesia ini menjadi bangsa yang kuat dibidang kemaritiman.

Sebagai penutup, Capt. David mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara silaturahmi sekaligus pengukuhan pengurus keluarga besar CAAMI Medan - Kepri, "tetap menjaga kekompakan dan rasa persaudaraan yang sudah terbentuk saat ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, Ketua umum CAAMI Medan Kepri terpilih adalah Jusriadi ANT III, S.Mn / alumni tahun 1998 jurusan Nautika. Saat ini keluarga besar yang tergabung di CAAMI Medan Kepri sudah beranggotakan 400 orang.

Redaksi


Satlantas Polres Natuna Sambagi Warga Bagikan Sembako. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna melalui Satuan Lalu Lintas Polres Natuna sambangi masyarakat Desa Sepempang, Bandarsyah, Air kolek Bunguran Timur untuk berikan sosialisasi himbauan Protokol Kesehatan serta memberikan bantuan paket sembako dan masker untuk masyarakat yang khususnya tidak mampu yang terdampak covid 19, Jum’at (01/10/2021). 

Kasat Lantas Polres Natuna IPTU Adam Y.S mengatakan bahwa kegiatan ini kami terus laksanakan dengan turun langsung ke masyarakat, ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat serta sebagai penyemangat kita bersama untuk saling berbagi di tengah terjadi pandemi covid 19.

"Mari patuhi himbauan pemerintah dengan menaati protokol kesehatan serta senantiasa menggunakan masker, jaga jarak, menjaga kebersihan, mengurangi mobilitas atau berpergian yang dapat menyebabkan terjadinya penularan virus tersebut," ujar Kasat Lantas Polres Natuna.

"Semoga dengan kepedulian kita bersama, membangun sinergitas dalam penanganan covid 19 dan percepatan Vaksinasi, kesehatan  bangsa kita pulih , begitu juga ekonomi bangsa bisa dapat segera membaik kedepannya," harapnya kembali. 

(IK)


Bripka Ilham Pajar Tinjau Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Terhadap Anak dan Perempuan

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Barat Desa Teluk Buton Kecamatan Bunguran Utara Bripka Ilham Pajar menghadiri kegiatan sosialisasi dan pembinaan terhadap anak dan perempuan di Gedung Pertemuan Desa teluk buton Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna, Kamis 30 September 2021.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Ilham Pajar memberikan pemahaman undang undang perlindungan anak dan pemahaman tentang proses hukum dan pelaporan bagi kekerasan dan kejahatan seksual terhaap anak dan perempuan bagi peserta yang hadir.

"Pungsi dan pranan dinas p3ap2kb dalam pembinaan dan penanganan kasus terhadap anak dan perempuan dan dibentuknya duta dan forum anak desa teluk buton kecamatan bunguran utara kab. Natuna," ungkapnya.

Bripka Ilham Pajar berharap dengan adanya kegiatan ini, terjalinnya silaturahmi dan komunikasi masyarakat desa teluk buton dengan polres Natuna dan dinas p3apkb kabupaten Natuna.

Hadir dalam kegiatan tersebut,Kepala Desa teluk buton, Doni Boy, Ketua BPD desa teluk buton, Wan Irawansyah, Babinsa desa teluk buton Serka Indra Susilo, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, ketua RT, RW Desa teluk buton.

(IK)


Tim  PFKKI Kunjungi Natuna 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Tim Pusat Fasilitas Kemitraan dan Kelembagaan Internasional (PFKKI)  dan Tim DIrektorat Jendreral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI melakukan lawatan resmi ke Kabupaten Natuna selama dua hari, yakni dari tanggal 27 sampai 29 September 2021.

Adapun kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Perhubungan RI dalam rangka optimalisasi kerjasama berbagai pihak dalam penyediaan infrastruktur transportasi bagi mendukung pelaksanaan pembangunan daerah pulau terluar.

Beberapa agenda yang telah dijadwalkan dalam rangkaian kunjungan kali ini diantaranya menggelar pertemuan dengan unsure Pemerintah Kabupaten Natuna, peninjauan (monitoring dan evaluasi) potensi lokasi pembangunan Pelabuhan Samudra di Desa Telok Buton Kecamatan Bunguran Utara, peninjauan lokasi Selat Lampa.

Rombongan kunjungan kerja tersebut berkesempatan menggelar pertemuan dengan unsure pemerintah daerah yang dihadiri oleh Bupati Natuna, Wakil Bupati Natuna, Sekretaris Daerah dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Dalam kesempatan pertemuan dengan unsur pemerintah daerah yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu SIsir Bukit Arai, selasa (28/09) lalu, Kepala PFKKI, M. I Derry Aman memaparkan beberapa informasi terkait rencana pembangunan dan pengembangan pelabuhan di Kabupaten Natuna.

Dalam pemaparannya, Derry menjelaskan bahwa Pembangunan Pelabuhan yang berlokasi di Teluk Buton direncanakan menjadi salah satu pendukung pengembangan industri migas serta perikanan, dan juga logistik disamping mendukung sector pertahanan dan keamanan Negara.

"Adapun hasil monitoring dan evaluasi kali ini akan dijadikan bahan pertimbangan pelaporan kepada Menteri Perhubungan RI untuk melanjutkan program kerja bagi pembangunan dan pengembangan pelabuhan di Kabupaten Natuna," ungkapnya.

Selanjutnya Derry juga memaparkan bahwa Pelabuhan Selat Lampa saat ini menjadi pintu masuk utama pada sector perhubungan laut yang ada di Kabupaten Natuna, yang melayani mobilisasi barang, angkutan penumpang serta pendukung program tol laut diwilayah perbatasan.
 
Selain itu, Derry juga memaparkan bahwa terdapat pengembangan sesuai dengan Rencana Induk Pelabuhan yang diprogramkan oleh Kemenhub RI, yaitu rencana penambahan dermaga di sisi selatan Pulau Natuna.

Ditinjau dari aspek kemaritiman, perairan Natuna memiliki posisi strategis karena  berada pada ALur Laut Kepulauan Indonesia sebagai jalur pelayaran internasional yang sangat padat. Hal ini diharapkan dapat menjadi factor pendukung kemajuan daerah, jika Natuna dapat menjadi tempat persinggahan kapal luar negeri yang pada gilirannya dapat menjadi salah satu sumber pemasukan daerah.

(Pro_kopim)


Tersangka Pelaku Pembunuhan Bos Besi.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Tim dari gabungan Polda Kepri yang terdiri dari Dit Reskrimum Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan dua orang tersangka pelaku pembunuhan Bos Besi asal Tanjung Pinang di berinisial AR alias AK (45) dan ZU alias J (27) di Riau.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan ini berawal pada hari Minggu (5/9/2021) pukul 09.00 Wib dimana kedua tersangka merencanakan perampokan dan pembunuhan terhadap korban inisial Z yang tak lain adalah Bosnya sendiri karena motif sakit hati dan keinginan menguasai harta benda milik korban.

"Dalam rencananya, kedua tersangka akan merampok dan membunuh korban dengan cara menjerat leher korban menggunakan tali, saat berada didalam mobil korban tersangka AR alias AK akan duduk dibelakang korban dan bertugas menjeratkan tali ke leher korban. Sementara peran ZU memegang korban yang duduk disamping korban," kata Kabid Humas saat gelar konferensi pers di Mapolda Kepri, Rabu (29/9/2021).

Selanjutnya, sekira pukul 11.00 Wib kedua tersangka mendatangi rumah korban guna mendampingi korban untuk bersama-sama membeli barang, kemudian korban dan tersangka pergi menggunakan mobil merek toyota avanza veloz berwarna putih milik korban ke wilayah Kijang Kabupaten Bintan.

"Saat berada di kilometer 20 Kijang, kedua tersangka ini mulai menjalankan aksinya. Tersangka ZU alias J meminta korban berhenti dan saat kendaraan berhenti tersangka AR alias AK langsung menjerat leher korban dengan tali yang telah disiapkan saat itu juga tersangka ZU alias J memegang korban dan mematikan mesin kendaraan serta ikut membantu menarik tali yang terjerat dileher korban," ungkap Harry.

Setelah korban lemas dan tidak bernyawa kedua tersangka memindahkan korban pada bagian belakang mobil. Kemudian pada pukul 16.00 Wib, kedua tersangka membawa korban ke wilayah Tanjung Uban batu 58, tepatnya di belakang klenteng didekat sebuah Tower Sutet para tersangka ini menguburkan korbannya.

"Sebagaimana, tersangka AR alias AK bertugas menggali tanah dan tersangka ZU alias J menunggu didalam mobil. Sebelum korban dikuburkan, tersangka ZU alias J mengambil uang yang berada disaku celana korban sebesar Rp9 juta," ucap Harry.

Lanjut Harry, Setelah kedua tersangka selesai menguburkan korban, kedua tersangka membawa mobil milik korban ke danau biru Galang Batang Kijang Kabupaten Bintan untuk ditenggelamkan didalam danau tersebut guna menghilangkan barang bukti.

"Namun, sebelum menenggelamkan mobil korban, kedua tersangka ini mengeluarkan surat-surat dan uang dari dashboard mobil sebesar Rp200 juta serta satu unit handphone milik korban," kata Harry.

Labih lanjut, untuk kronologis penangkapan terhadap kedua tersangka, pada Rabu (8/9/2021) penyidik Sat Reskrim Polres Tanjungpinang melakukan penyelidikan atas laporan dari masyarakat tentang hilangnya seorang laki-laki berinisial Z (korban) sejak tanggal 5 September 2021 tidak kembali kerumah.

"Kemudian dari hasil penyelidikan, pada Kamis (23/9/2021) mobil milik korban ditemukan tenggelam di danau biru Jalan korindo Kabupaten Bintan, atas penemuan mobil milik korban tersebut penyidik melakukan penyelidikan lebih dalam dan diketahui tersangka inisial AR alias AK dan ZU alias J adalah orang terakhir yang bertemu dan pergi bersama korban," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa para tersangka tidak berada di Tanjungpinang, namun tersangka telah berada di wilayah Teluk Bunia Kecamatan Pelangiran-Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Diwilayah tersebut tim berhasil mengamankan tersangka inisial AR alias AK.

Sementara, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka inisial AR alias AK didapatkan informasi bahwa tersangka ZU alias J berada di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Selanjutnya tim bergerak dan berhasil mengamankan tersangka inisial ZU alias J yang sedang melakukan perjalanan di sekitar jalan lintas selatan Desa Aurcina Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau," ucap Harry.

“Total uang yang berhasil diambil oleh para tersangka dari korban yakni senilai Rp260 juta dan telah dibelikan beberapa aset oleh para tersangka yaitu rumah serta beberapa kendaraan roda dua yang sampai saat ini masih ditelusuri keberadaannya oleh penyidik.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Redaksi



Foto Bersama Dalam Festival Anak Sholeh Indonesia.

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM
: BKPRMI Kabupaten Gayo Lues (Galus) selenggarakan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) yang ke 1 dengan Tema 'Aku Anak Sholeh yang berprestasi Mandiri dan Qur'an' di Gedung Balai Musara, Selasa (28/09/2021) kemaren. 

Pelaksanaan Fasilitas tersebut direncanakan digelar selama Tiga (3) hari, di dua lokasi demi menjaga ketertiban dan Protokol Kesehatan (Prokes) diantara pengunjung. Lokasi pertama diadakan di Gedung Balai Musara Kota Blangkejeren, sedangkan lokasi kedua dilaksanakan di Masjid Marhamah Blangkejeren. 

Dalam Fasi tersebut, terdapat 5 kegiatan perlombaan yang akan dilombakan  diantaranya: Hafiz Qur'an-Tilawah-Azan, dan Pemilihan Da'i Cilik (Pildacil). Penyelenggaraan Festival Anak Sholeh Indonesia tersebut dihadiri Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani, unsur Ferkopimda dan Dinas terkait.

Festival tersebut, membuat suasana semakin bergelora berkat adanya penampilan Tari Saman yang dibawakan oleh adik-adik cilik Khas Tanoh Gayo, sehingga sorak kegembiraan ditengah penonton yang menghadiri acara itu menjadi ramai. 

Wakil Bupati Galus, Said Sani, menghimbau kepada seluruh pengurus agar nantinya acara itu tidak hanya berakhir sebagai acara Seremonial saja. Namun tetap  ada diadakanya pengawasan ketat untuk perkembangan para peserta. Hal ini dilakukan agar Pemerintah Daerah dapat mengevaluasi dan menilai Progres dari Program 1000 Hafiz yang talah berjalan sejak Tahun 2017 yang lalu.

"Ini bisa menjadi barometer kita untuk melihat Progres dari Program 1000 Hafiz yang kita upayakan. 'Gelar Negeri 1000 Hafiz' tidak boleh hanya sekedar julukan belaka, akan tetapi ada nama dan fakta. Disinilah kita akan tunjukan kepada dunia bahwa Kabupaten Gayo Lues adalah 'Negeri 1000 Hafiz' dan ini adalah emasnya Negeri kita," kata Wakil Bupati. 

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Provinsi Aceh Dr. Mulia Rahman, S, Pdi, MA. Mengaku siap untuk terus mendampingi Pengurus Kabupaten dan pihaknya akan terus berupaya menyalurkan aspirasi baru serta program-program inovasi lainya, demi mendukung tumbuh kembangnya generasi muda menjadi peribadi yang baik dan beriman. 

Ditambahkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Gayo Lues Afwan Zamri, SH. Ia turut mengapresiasi kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi dan bersinergi menyelenggarakan Fasi ke pertama.

"Saya sangat bersyukur sekali atas jerih payah yang dikerahkan baik dari pihak Kabupaten maupun pihak DPW BKPRMI Provinsi Aceh yang luar biasa, semoga kedepan tetap mempertahankan erat relasi dalam mencapai misi kita bersama yakni menciptakan generasi penerus yang Soleh, Mandiri dan Qur'ani," ujar Afwan. 

"Saya meminta kesediaan para Pengurus BKPRMI Galus maupun Pengurus DPW BKPRMI Aceh agar tetap berserangkai dan bersinergi dalam memperhatikan perkembangan para Hafiz-Hafiz muda di Kabupaten ini," tuturnya kembali. (MK)


Waka[polres Natuna Terima Kunjungan Silaturahim Komandan Kapal KRI Bima Suci dan Taruna -Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tahun 2021.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM
: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian S.I.K., M.Si yang diwakilkan oleh Wakapolres Natuna Kompol Ferri Afrizon, S.E menerima kunjungan silaturahmi Komandan Kapal KRI Bima Suci dan Taruna -Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tahun 2021, Rabu (29/09/2021).

Dalam pertemuan ini, Wakapolres Natuna mengucapkan selamat datang di Polres Natuna sekaligus menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Kapolres Natuna yang tidak dapat hadir karena ada kegiatan di Polda Kepri.

Wakapolres Natuna Kompol Ferri Afrizon, S.E memberikan pandangan dan wawasan terkait tupoksi dan struktur Polri dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari serta mengaharapkan dengan adanya kegitan ini adik2 Taruna dan Taruni AAL dapat melihat dan merasakan sinergritas antara TNI-Polri.

Dalam penyampaiannya juga Dansatgas KJK Taruna/Taruni AAL Letkol Laut (P) Waluyo, S.H. M. Tr. Hanla berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini Taruna/Taruni AAL ini tau bahwa TNI dan Polri ini satu untuk mengamankan Negara Indonesia.

Sebagai wujud soliditas dan sinergitas, kunjungan diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Letkol Laut (P) Waluyo, S.H. M. Tr. Hanla kepada Wakapolres Natuna Kompol Ferri Afrizon, S.E dan sebaliknya. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

(IK)


Konfrence Pers Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Dana Desas di Natuna.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM
: Polres Natuna ungkap kasus tindak pidana korupsi sehubungan dengan penyelewengan atau penyalahgunaan anggaran Desa Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut Pada tahun 2016. Kegiatan di pimpin oleh Wakapolres Natuna Kompol Ferri Afrizon, S.E dengan di dampingi oleh Kasat Reskrim Iptu Ikhtiar Nazara S.H., M.Hum dan Kanit 1 Tipikor Ipda Wira Pratama S.Tr.K, Rabu (29/09/2021).

Mantan Kepala Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna, yang saat ini menjabat Wakil Ketua BPD, inisal M kini harus meringkuk di ditahanan akibat dugaan kasus korupsi pengelolaan keuangan dana desa tahun 2016 lalu.

M bersama satu orang rekannya inisal H yang dulunya menjabat sebagai bendahara Desa Kelanga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Natuna pada 16 September 2021 lalu.

Wakapolres Natuna Kompol Ferri Afrizon, S.E dengan di dampingi oleh Kasat Reskrim Iptu Ikhtiar Nazara S.H., M.Hum dan Kanit 1 Tipikor Ipda Wira Pratama S.Tr.K mengatakan kepada awak media bahwa M diduga melakukan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp. 232 juta. Uang tersebut diselewengkan dari 6 kegiatan fiktif.

Kegiatan tersebut diantaranya ialah Pembangunan MDA, Pembinaan kesehatan masyarakat, Peningkatan kapasitas masyarakat, Pelestarian lingkungan hidup, Perjalanan dinas kepala desa dan Kegiatan turnamen.

"terhadap kegiatan tersebut kepala desa memerintahkan bendahara desa untuk mencairkan anggaran kegiatan tersebut tanpa adanya pengajuan dari pelaksanaan kegiatan kemudian kepala desa juga memerintahkan bendahara desa untuk membuat pertanggung jawaban terhadap kegiatan tersebut secara fiktif," ujar Wakapolres Natuna.

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Ikhtiar Nazara SH., M.Hum mengatakan kepada sejumlah wartawan bahwa berkas perkara tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan.

"Tersangka disangkakan pasal 2 dan pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan berkas saat ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk proses selanjutnya," pungkas Kasat Reskrim Polres Natuna.

(IK)


Foto Saat Penolakan Ex-officio BP Batam.

BARU saja warga Batam disuguhkan informasi basa basi dan pemanis bibir dari seorang Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, terkait dua tahun pulau ini telah 'dijerat' status ex officio. Di saat warga menanti transparansi pengelolaan investasi, sang penguasa ex officio malah menyuguhkan informasi basa basi, membuat mimpi yang sebelumnya indah, kini telah hancur.

Di hadapan ratusan tokoh masyarakat dan pengusaha Kota Batam, sehubungan dengan Ulang Tahun BP Batam yang biasa dirayakan pada 26 Oktober, juga dirayakan dua tahun pelantikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, sebagai Ex Officio Kepala BP Batam, yang dilantik pada 27 September 2019. Dua tahun berkuasa, dua tahun pula warga Batam menyongsong harapan kosong.

Kenapa tidak, gerakan di masa transisi ex officio, yang mengatas-namakan warga Batam untuk terbebas dari sewa lahan yang menjerat serta terhindari dari penguasaan lahan oleh para kapitalis, hanya isapan jempol. Fakta yang terjadi, adalah rakyat dan pengusaha kecil yang tergusur, dan pengalihan lahan ke tangan pemilik modal yang berani membayar komisi (baca: fee) yang besar.

Lalu, drama yang disuguhkan di hadapan warga, adalah seremoni tak bermakna, dengan 'anounce' seolah Ex Officio BP Batam telah membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Padahal, perubahan yang dibangga-banggakan itu 'hanyalah' pembangunan infrastruktur yang telah dijual sejak 3 tahun lalu, serta perizinan online yang telah diluncurkan tahun sebelumnya, namun gagal menjaring investor asing dan dalam negeri.

Mestinya, kelas BP Batam adalah menjual ruang investasi kepada investor dalam (Penanaman Modal Dalam Negeri-PMDN) dan luar (Penanaman Modal Asing-PMA). Tetapi yang terjadi malah 'capital flight,' dengan mundurnya sejumlah investor ke tempat lain di dalam maupun ke luar negeri. Kepala BP Batam tidak pernah terlihat mengintensifkan komunikasi marketing ke para pemodal asing di luar negeri. Kecuali penandatanganan nota kesepahaman, yang hanya berisi akting yang mubazir dan citra yang basi.

Dalam uraian media publikasi BP Batam, disebut 27 September 2019 menjadi sebuah sejarah baru dalam tata kelola dan organisasi BP Batam. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, didampingi Purwiyanto bersama 4 anggota bidang, dilantik Ketua Dewan Kawasan (DK) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Sektor infrastruktur pun dipilih untuk menjadi salah satu fokus utama BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi selama dua tahun terakhir, untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Batam.

Bukankah di awal berdirinya BP Batam, yang dulu dikenal dengan Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam (OPDIPB) sesuai Keppres 41/1973, Pulau Batam bersama 14 pulau di sekitarnya dikembangkan menjadi daerah industri dan alih kapal? Industri yang dimaksud mencakup industri manufaktur mencakup perdagangan, industri pariwisata, serta pengembangan galangan kapal bertaraf internsional. Untuk itulah didahulukan pengembangan infrastruktur berupa sarana pelabuhan, jalan, pembangkit listrik, telekomunikasi, serta instalasi air bersih. 

Infrastruktur bukanlah tujuan pengembangan Batam, tetapi merupakan modal dasar menyambut masuknya investasi di bidang industri dan alih kapal. Sehingga sangat menyedihkan jika seorang Ex Officio Kepala BP Batam membangga-banggakan infrastruktur yang telah terbangun sebelum dirinya menerima limpahan kekuasaan ex officio. Begitu pula akses perizinan yang dikenal dengan National Logistic Ecosystem (NLE) dengan breakdown-nya Auto Gate System di Pelabuhan Batu Ampar dan TPS Online milik Bea Cukai serta Batam Logistic Ecosystem (BLE).

Fasilitas yang merupakan infrastruktur atau modal publik, seperti jalan, jembatan, fly over, pelabuhan, hingga sistim perizinan online, bukanlah sesuatu yang mesti dibangga-banggakan sebagai sebuah prestasi. Ibarat seorang supir taksi yang membangga-banggakan mobil barunya, tetapi tidak ada penumpang yang diangkut untuk memperoleh uang jasa dari profesinya sebagai supir taksi. Hello, Kepala BP Batam yang mabok dengan infrastruktur, namun tidak paham dengan tujuan infrastruktur, mau dibawa ke mana Batam ini?

Begitu pula dengan Perppu nomor 1 tahun 2007 yang kemudian disahkan menjadi undang-undang. Pada pasal 3 disebut: Di dalam Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas sebagaimana dimaksud dalam (pasal 2) dilakukan kegiatan kegiatan di bidang ekonomi, seperti sektor perdagangan, maritim, industri, perhubungan, perbankan, pariwisata, dan bidang bidang lain yang ditetapkan Perppu tentang pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Sehingga fokus seorang Kepala BP Batam adalah pengembangan industri dan turunannya, bukan membangga-banggakan jalan lebar yang telah di-set up pada era sebelumnya.

Sangat disayangkan, dalam perjalanan dua tahun ex officio, yang muncul justru pembangunan Instalasi Pengelolaan Air dan Limbah (IPAL) yang sarat dengan masalah. Begitu pun Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) yang kian hari kian buruk dari sisi ketersediaan aliran air dan kualitas air yang disalurkan ke pelanggan se-Pulau Batam. Belum lagi pelelangan yang penuh intrik dan modus yang tentu akan menguntungkan pihak-pihak tertentu dengan mengorbankan warga Batam sebagai pelanggan.

Pengembangan dan pembangunan infrastruktur vital lainnya yang disebut menjadi perhatian Ex Officio Kepala BP Batam adalah Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batu Ampar, Rumah Sakit BP Batam, hingga pengelolaan waduk yang berkelanjutan, seperti pembangunan panel surya sebagai energi listrik alternatif di Batam. Semua itu merupakan modal dasar yang mestinya ditujukan untuk menggairahkan investasi, atau setidaknya meningkatkan kesejahteraan warga Batam dan sekitarnya.

Dikagumi pula adanya digitalisasi regulasi, yang merupakan tuntutan PP nomor 41 tahun 2021. Ada 67 jenis perizinan dari 8 sektor usaha yang berada diserahkan ke BP Batam, sebagai modal dasar untuk menggaet investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batam, Kepri, maupun di tingkat nasional. Bukannya utuk dibangga-banggakan seperti sebuah hasil dari sistim dan infrastruktur yang tersedia.

Sebuah pertanyaan yang mesti dijawab oleh Ex Officio Kepala BP Batam, adalah: Hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang telah disahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melalui PP nomor 67 tahun 2021 tentang KEK Batam Aero Technic (BAT) dan PP nomor 68 tahun 2021 tentang KEK Nongsa. Apa yang sudah dihasilkan dari kedua KEK tersebut? Sebab tanpa KEK, Hang Nadim telah dilirik oleh operator penerbangan sebagai maintenance pesawat terbang. Prestasi apa yang telah diraih, dan bagaimana prospeknya, itu yang mesti dijelaskan oleh Kepala BP Batam kepada publik.

Sebab data-data pencapaian investasi dan kegiatan ekspor tidak menunjukkan angka positif. Dikutip dari Harian Media Indonesia, 24 Mei 2021 sebagai berikut: ''Berdasarkan data yang dihimpun dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, nilai investasi PMA di Batam mengalami kenaikan 122,8% pada triwulan I secara year on year (yoy). Yaitu US$76 juta pada 2020 dan US$171 juta pada 2021,'' ujar Muhammad Rudi Jumat (21/5/2021).

Angka tersebut, sebuah fakta yang mengada-ada, sebab pada 2015 saja, dikutip dari Badan Pusat Statistik Kota Batam, BP Batam mampu menarik investasi PMA sebanyak USD474,1 juta atau (Rp6,732 trilyun). Fakta itu menunjukkan bahwa BP Batam terjun bebas dalam soal investasi setelah berada di tangan ex officio, yakni terjun bebas hingga hanya 16% (yoy) pada 2020 dibanding 2015, dan hanya 36% (yoy) pada 2021 dibanding investasi pada 2015. Sebuah angka yang sangat memprihatinkan, namun tidak disadari, malah dibanggakan. Memalukan!

Jika disimak penyampaian pimpinan BP Batam pada sejumlah media, dengan beraninya juru bicara BP Batam menyebut terjadi peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi signifikan. Itu artinya, data, angka dan prestasi yang dinaraskan merupakan persekutuan antara kebohongan dan pembenaran yang di-stempel dengan keterbukaan informasi. Salah satu bukti, lihatlah data yang disampaikan Bank Indonesia Agustus 2021, sebagai berikut: Tingkat kesejahteraan masyarakat masih mengalami tekanan yang diindikasikan dari peningkatan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan jumlah Angkatan Kerja. Jumlah Angkatan Kerja yang Bekerja pada Februari 2021 berjumlah 1.037.133 orang, mengalami penurunan sebesar 2,34% dibandingkan dengan periode Februari 2020 yang mencapai 1.062.004 orang. Selanjutnya, TPT pada periode Februari 2021 yang meningkat menjadi 10,12% dari Februari 2020 sebesar 5,98%. 

Uraian tersebut di atas menjadi indikator bagi warga Batam, bahwa, kebijakan pemerintah tentang ex officio merupakan mimpi buruk yang semula disangka indah oleh segenap stakeholder di Batam. Maka, benarlah statement seorang pengusaha yang sempat viral namun hilang secara mendadak karena diduga kuat diprotes oleh penguasa, dengan judul: 'Ex Officio BP Batam Dinilai Sebagai Produk Gagal Pemerintah,' yang sempat dirilis pada 6 Mei 2021 lalu.

Dalam berita tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kepulauan Riau, Ma'ruf Maulana menyatakan bahwa jabatan Ex Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang dijabat Wali Kota Batam sebagai produk gagal pemerintah. Salah satu bukti nyata, adalah nihilnya penambahan investasi di Pulau Batam selama kepemimpinan Ex Officio yang dijabat oleh Wali Kota Batam.

''Sejak awal saya sebagai Ketua KADIN Provinsi Kepulauan Riau dengan keras menolak pengangkatan Wali Kota Batam sebagai ex Officio Kepala BP Batam. Sebab kepala daerah, adalah jabatan politis sehingga jelas, tidak kompeten memimpin BP Batam,'' kata Ma'ruf Maulana, kepada wartawan. Pengangkatan Ex Officio Kepala BP Batam, menurut Ma'ruf, terlihat dipaksakan dan sarat dengan kepentingan politik. Kepemimpinan di lembaga profesional itu, katanya, membuat BP Batam tidak produktif, serta gagal mendorong peningkatan industri. 

Sebuah pengakuan jujur dari seorang pengusaha. Namun sangat disayangkan, karena dunia usaha di Batam, kini telah didominasi kepentingan politik praktis, sehingga kebenaran sering dikubur dalam-dalam. Untuk itulah penulis berharap, Presiden RI Joko Widodo masih mau mendengar jeritan warga dan para pengusaha yang meminta: ''Segera akhiri Ex Officio, sebab keputusan itu membuat mimpi warga Batam, yang sebelumnya indah, kini telah hancur.''

Penulis: KOMUNITAS BATAM MAJU..


Foto:Ist.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: PT Bioworld Biosciences di kawasan industri Latrade, Tanjung Uncang, Batuaji, Kota Batam terbakar.

Hal ini dibenarkan langsung oleh, Kapolsek Batuaji, Kompol Danniel Ganjar ketika dikonfirmasi, Selasa (28/9/2021). siang.

Kata dia, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB pada saat saksi, Abriel memasuki ruangan produksi dengan tujuan mematikan oven yang dihidupkan untuk memanaskan bahan material Clorvirivos (Bahan kimia pupuk) yang dihidupkan pada hari Senin tanggal 27 September 2021.

"Pada saat saksi  membuka pintu oven saksi melihat api menyala dari dalam oven, selanjutnya saksi melakukan tindakan pemadaman api dengan menggunakan racun api, namun racun api tersebut tidak mampu untuk memadamkan api dan api makin membesar," jelasnya.

Lanjut kata dia, saksi Sutuni saat baru datang pukul 06.30 WIB melihat kepulan asap dari arah jendela ruangan produksi, selanjutnya saksi Sutuni melaporkan peristiwa kebakaran tersebut kepada security kawasan.

"Selanjutnya security kawasan menghubungi Pemadam Kebakaran. Sekira pukul 07.30 WIB datang 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Batuaji dan mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Sekupang, tidak lama kemudian api berhasil dipadamkan," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut tidak ada yang mengalami korban jiwa, namun 1 unit oven beserta bahan kimia hangus terbakar dan kerugian material belum bisa ditaksir.

Redaksi


Pelaku Cabul yang Diamankan Polsek Batam Kota. 

BATAM KEPRUAKTUAL.COM: Diduga mencabuli seorang bocah perempuan. Jajaran Polsek Batam Kota amankan seorang pemuda berinisial MG. Mirisnya korban tak lain adalah masih familinya (keponakan).

Kapolsek Batamkota AKP Nidya Astuty melalui Kanit Reskrim Ipda Yustinus Halawa menjelaskan kronologis peristiwa itu, terungkap pada Rabu (4/8/2021) saat korban yang tinggal bersama keluarganya di bilangan Batamkota, tengah bersama keluarganya.

Saat itu, pelapor yang tak lain adalah ayah korban,  sedang makan di ruang makan malam .

"Tiba-tiba pelapor kaget mendengar sang istri yang berteriak sambil menangis di dalam kamar. Di  kamar tersebut juga ada 3 (tiga) orang adik ipar pelapor sedang bersama  korban," ujar Ipda Yustinus Halawa.

Kemudian pelapor menuju ke kamar dan bertanya kepada istri pelapor. Saat itu sang istri sedang menginterogasi anaknya (korban). Saat diintrogasi, anak perempuannya itu ternyata  sudah ditiduri oleh terlapor.

Bahkan perbuatannya korban dan terlapor sudah jauh hingga melakukan perbuatan layaknya suami istri. Peristiwa pencabulan itu terjadi  di pos kamling perumahan yang tak jauh dari Bandara Hang Nadim  Batam Kota sekira pukul 13.00 WIB.

"Saat diintrogasi sang ibu, korban juga mengaku dicabuli saat dia sedang  bermain. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek di kemaluan," imbuh Iptu Yustinus Halawa.

Tak hanya itu, korban yang masih di bawah umur , mengalami trauma secara psikologi atau trauma.

Atas laporan dari ibu dan ayah korban, polisi kemudian mengamankan pelaku MG dan menggiring pelaku ke sel tahanan Mapolsek Batam Kota untuk proses hukum.

Redaksi


Wabup Galus Buka Turnamen Sepak Bola Tingkat SMP. 

GAYO LUES KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Gayo Lues (Galus) H. Said Sani secara resmi membuka kegiatan turnamen sepak bola yang bertajuk Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang digelar di Lapangan Stadion Seribu Bukit, Senin (27/09/2021) Sore. 

Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Galus H. Said Sani menyampaikan, turnamen sepak bola yang bertajuk 'Gala Siswa Indonesia' Tahun 2021 ini merupakan salah satu wadah bagi generasi muda tingkat SMP untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan melalui turnamen Bola Kaki ini.

"Dunia pendidikan harus siap melakukan lompatan besar, untuk melakukan Transformasi pelatihan bagi Siswa Tingkat SMP dalam Olahraga Persepak Bolaan, agar generasi yang akan datang bisa mencintai Olahraga Khususnya Bola Kaki," terang Said Sani.

Apalagi saat ini, lanjut Said Sani, cabang olahraga sepak bola telah berkembang menjadi cabang olahraga paling populer didunia. Termasuk Indonesia. Maka kedepan diharapkan para valon-calon atlit sepak bola yang bertajuk GSI ini dapat melahirkan pemain sepak bola di kelas Nasional nanti. 

"Mari bertanding dengan sungguh-sungguh dan menjungjung tinggi sportivitas dan fairplay, jujur, disiplin, taat pada ketentuan dan peraturan yang berlaku di persepak bolaan. Agar mampu bersaing dan menjadi pemenang. Sehingga nanti kalian dapat dibentuk menjadi pemain profesional dan berjiwa besar, serta mampu berkiprah di setiap laga dan kompetensi olahraga baik di tingkat Kabupaten - tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.

"Saat ini masih banyak Mutiara - mutiara persepak bolaan yang masih terpendam bahkan bertebaran di Daerah ini, sehingga kita berharap melalui turnamen ini, bisa lahir pemain-pemain berkualitas, bisa menjadi kebanggaan para pencinta bola Khususnya di Galus," harap Said Sani. 

Selain itu,  Wabup juga berpesan kepada penonton dan masyarakat pencinta bola, agar ikut memeriahkan pertandingan Sepak Bola ini.

"Dan dukung kepada Team kesayangan dengan tetap menjaga suasana aman dan tentram," tutup Wabup berharap. (MK)


Kapolres Natuna Tinjau Pelaksanaan Vaksin. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam mendukung serta turut mensukseskan program Pemerintah tentang vaksinasi, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si dengan di dampingi Kabagops Polres Natuna AKP Muryanto tinjau pelaksanaan vaksinasi di Gerai Vaksin Presisi Bhakti Kesehatan yang berlokasi di SMPN 1 Bunguran Timur Kabupaten  Natuna, Senin (27/09/2021). 

Sebelum divaksinasi ada beberapa tahapan-tahapan dalam proses vaksinasi covid-19, yang pertama yaitu pendaftaran, kedua Skrining, ketiga Vaksinasi dan ke empat Observasi selama 30 menit setelah penyuntikan vaksin.

Menurut Kapolres Natuna, gerai vaksin ini didirikan sebagai upaya percepatan penanganan pencegahan penyebaran Covid 19 demi terwujudnya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid 19  tersebut

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian juga mengucapkan terima kasih kepada petugas vaksinator dan personil yang melaksanakan Pengamanan atas dedikasinya dalam pelaksanaan tugas, sehingga sampai dengan saat ini pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan aman, lancar serta kondusif.

"Semoga kebijakan Pemerintah ini dalam Mengsukseskan Vaksinasi serta kepatuhan kita bersama dapat mengendalikan penyebaran Covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat," ujar Kapolres Natuna.

"Saya berharap kita lebih bersinergi bahwa kita harus saling memahami dengan kegiatan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kab. Natuna agar jumlah yang terpapar Corona Virus Disease 2019 terus menurun sehingga Kabupaten natuna kembali lagi ke zona hijau," paparnya.

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.