Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kegiatan pengangkutan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) jenis Sludge Oil yang diduga pengangkutannya tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari Kementerian Lingkungan Hidup bisa dikenakan pidana.

Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean mengatakan, setiap kegiatan pemindahan B3 dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan sarana angkutan harus memperhatikan kesesuaian simbol dan label B3 dengan bahan yang diangkut.

"Pada saat pengangkutan limbah B3, ketika kemasan limbah itu bocor harus secepatnya diamankan dan tidak boleh tercecer kejalan. Secara SOP nya, limbah itu harus terlindungi dan tidak boleh ada pencemaran," ungkap Werton saat ditemui disalah satu restoran di bilangan Batam Center, Jumat (2/7/2021).

Dikatakannya, pada saat pengangkutan limbah terjadi pencemaran, maka perusahaan pengangkut limbah tersebut harus secepatnya melakukan pembersihan (cleaning). Jangan sampai limbah yang tercecer kejalan itu membahayakan bagi lingkungan sekitar.

"Apalagi limbah jenis sludge oil. Limbah jenis itu kan bukan minyak. Ketika hujan datang, limbah itu akan mencemari lingkungan sekitar. Ini sangat berbahaya," ucapnya.

Lanjutnya, begitu juga halnya dengan kendaraan pengangkut limbah. Kendaraan itu harus sesuai dengan ijin transportasi pengangkut limbah yang dikeluarkan oleh kementerian yang berwenang.

"Limbah itu tidak bisa diangkut begitu saja dengan mobil umum, harus dengan angkutan khusus (lex spesialis). Jadi kalau ada kedapatan mobil umum yang mengangkut limbah, itu sudah menyalahi aturan. Dan itu pelanggaran," imbuhnya.

Maka dari itu lanjut politisi Partai Gerindra Kota Batam ini, dengan adanya kejadian tersebut ada beberapa hal terkait dengan sangsi dan perundang-undangan yang dilanggar oleh perusahaan pengangkut limbah itu. Apalagi seandainya mobil itu bukan dikhususkan untuk mengangkut limbah, itu sangat fatal.

"Sangsi dari pelanggaran itu bisa berupa denda dan juga pidana," tegasnya.

Lalu, terkait dengan asal muasal limbah B3 itu, Werton mengatakan limbah itu kemungkinan berasal dari Tank Cleaning Kapal MT D yang dibongkar di Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Kota Batam.

Menurut dia, kemungkinan kapal itu lebih dekat bersandar di pelabuhan itu. Lalu meminta perusahaan pengangkut limbah untuk membawanya ke Kawasan Pengelolaan Limbah Industri Bahan Berbahaya dan Beracun (KPLI-B3) Kabil. Dan, hal tersebut sah-sah saja. 

"Prinsipnya bukan bongkar muat. Kalau hanya untuk efisiensi waktu karena lebih dekat dari pelabuhan itu untuk pengangkutan ke KPLI, saya rasa sah-sah saja. Selama mobil pengangkutnya mempunyai ijin," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, LSM Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup (AMPUH) Kota Batam, menemukan kegiatan pengangkutan limbah B3 jenis Sludge Oil yang sudah dikemasi dalam kemasan karung plastik berlumuran Oli, diangkut oleh armada trailer terbuka dan bukan armada tertutup seperti truk dengan bak tertutup.

"Akibatnya, seluruh Body Trailer pengangkut limbah itu nyaris berlumuran Oli yang mengandung Limbah B3. Parahnya lagi, muatan Limbah Sludge Oil itu berceceran di sepanjang jalan. Ini kan jelas membahayakan keselamatan pengendara pengguna jalan," kata Ketua LSM Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup (AMPUH) Kota Batam, Budiman Sitompul, Jumat (2/7/2021).

Lanjut Tom sapaan akrabnya, dari pengakuan sang Supir bernama Angga, Limbah tersebut berasal dari pengerjaan Tank Cleaning Kapal MT D yang dibongkar di pelabuhan Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Kota Batam. Selanjutnya di muat ke mobil Trailer yang bertuliskan PT MGL dengan Nopol BP 9095 EU tersebut.

"Namun, sang supir mengaku untuk mengangkut Limbah Sludge Oil itu diperintahkan langsung oleh seorang pria berinisial HS selaku Bos PT JPN untuk dibawa ke Kawasan Pengelolaan Limbah Industri Bahan Berbahaya dan Beracun (KPLI-B3) Kabil," ucap Tom.

Tak hanya itu, secara kasat mata atau orang awam, rekan Supir Trailer juga mengakui bahwa standarisasi pengangkutan Limbah Sludge Oil itu sudah menyalahi aturan yang ada. 

"Yang salah ini bukan dia (Angga-Red), tapi yang salah adalah perusahaannya. Seharusnya menggunakan armada tertutup," ucap Ferdy yang ditirukan Tom.

"Pertanyaannya, lanjut Tom, apakah ada kontrak kerjasama antara PT MGL dengan PT JPN sebagai transportir angkutan Limbah tersebut, mengingat Armada pengangkut Limbah tersebut saat itu menggunakan  Armada milik PT MGL. Kalau ada seperti apa kontrak kerjasamanya?" tambahnya.

"Selain itu, apakah pelabuhan Bintang 99 Persada itu memiliki izin bongkar muat Limbah B3. Sebagaimana yang kita ketahui pelabuhan yang memiliki izin bongkar muat Limbah B3 di Kota Batam ini adalah pelabuhan CPO Kabil," tegasnya.

Tom menilai, kegiatan pengangkutan limbah B3 itu jelas menyalahi aturan yang ada. Sebab tidak sesuai dengan SOP yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup sesuai UU Nomor 32 tahun 2009.

"Untuk itu, saya selaku ketua DPC LSM AMPUH meminta Dinas terkait dalam hal ini, DLH Kota Batam, DLH Kepri, anggota DPRD Kota Batam yang membidangi, KSOP Batam serta aparat kepolisian khususnya Ditreskrimsus Polda Kepri untuk menindak tegas kegiatan Transporter Limbah yang sudah menyalahi aturan yang ada," tutupnya. (Fay)


Kajari Jakarta Barat, Dwi Agus Arfianto, SH, Menyampaikan Sambutan Saat Lounching Jelambar. 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Meski dimasa pandemi Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat (Jakbar) tetap berinovasi dengan meluncurkan aplikasi Jendela Layanan Adhyaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Barat atau disingkat Jelambar.

“Aplikasi ini merupakan komitmen kami, komitmen seluruh keluarga Adhyaksa Kejari Jakbar barat dalam rangka menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Dwi Agus Arfianto, SH, Kamis (1/7/2021)

Selama ini lanjut Kajari, Kejari Jakbar berkomitmen menciptakan Sinergi, Melayani, Akuntabel, Responsive dan Transparan (SMART).

“Hal tersebut kami implementasikan dalam aplikasi Jelambar, dimana dalam fitur-fitur aplikasi tersebut masyarakat bisa berkontribusi dan berperan secara aktif dalam rangka memberikan masukan, saran kepada Kejari Jakbar.” katanya

Lebih lanjut Kajari menjelaskan bahwa, keuntungan lainnya dalam aplikasi tersebut adalah masyarakat bisa mendapatkan informasi untuk perkara Pidana Umum, jadwal persidangan, infomasi perkara Pidana Khusus.

“Selain itu masyarakat juga bisa berperan aktif menyampaian laporan pengaduan, diantaranya jika ditemukan informasi barang cetakan yang peredarannya dilarang oleh Pemerintah, dugaan masalah Tindak Pidana Korupsi yang terjadi, dan masyarakat bisa juga melaporkan jika ditemukan masalah kode etik atau sikap perilaku Jaksa, kita juga memberikan akses untuk melaporkan kepada pimpinan melalui aplikasi ini," tuturnya. 

Menurut Dwi Agus, Kejari Jakbar berkomitmen kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan prima melalui aplikasi Jelambar, yaitu adanya layanan pengambilan barang bukti perkara pidana umum dan pidana khusus termasuk perkara tilang secara drive thrue di depan kantor dan di Puri Mall.

“Silahkan masyarakat membuat janji dengan petugas kami kapan dan dimana akan mengambil barang bukti perkara tilang tersebut melalui aplikasi www.knjakbar.id," jelasnya.

Lounching Jelambar. 

Selanjutnya bagi mitra Jaksa Pengacara Negara, dalam aplikasi Jelambar juga diberikan ruang dan akses apabila membutuhkan perlindungan atau pendampingan hukum. 

Dwi Agus menjelaskan beberapa pertimbangan kenapa mengangkat nama Jelambar sebagai aplikasi, dimana Jelambar merupakan salah satu Kelurahan di Jakarta Barat.

“Selain mengangkat kearifan lokal dengan mengambil akronim nama Jelambar kami juga memberikan semangat dan marwah dari Tri Krama Adhyaksa didalam aplikasi ini. Ini adalah bentuk representasi, semagat kerja warga Kejari Jakbar yang terimplementasikan di dalam aplikasi Jelambar"

“Kita berharap semoga dengan apliksi ini memberikan manfaat bagi masyarakat Jakbar untuk bersama-sama merasa memiliki, merasa ikut membangun, ikut memberikan koreksi bagi kami di Kejari Jakbar untuk bersiap menyongsong dan memasuki Zona Intregitas WBBM.” pungkasnya.

Sementara itu Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mendukungan atas peluncuran aplikasi Jelambar dan diharapkan masyarakat dapat mersakan manfaatnya.

“Kami sangat mendukung dengan adanya inovasi dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat yang menyediakan beberapan layanan terpadu satu pintu secara digital di masa pandemi melalui aplikasi Jelambar, semoga layanan ini bermanfaat dan memudahkan warga Jakarta Barat dalam mendapatkan pelayanan-pelayanan yang disediakan Kejari Jakbar” ujar Walikota Jakbar.

Sedangkan Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan bahwa aplikasi Jendela Layanan Adhyaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Barat atau disingkat Jelambar ini sangat tepat diluncurkan pada saat masa pandemi

“Selamat atas peluncuran aplikasi Jelambar, layanan ini sangat tepat dimasa pandemic dan terus melayani masyarakat” katanya.

(Redaksi/***)


Minister of Home Affairs Tito Karnavian. (Photo by: PR of Cabinet Secretariat)

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memfinalisasi regulasi berupa Instruksi Mendagri (Inmendagri) terkait penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang akan berlaku mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Di dalam Inmendagri tersebut, selain tertuang instruksi bagi para kepala daerah, juga tertuang sanksi yang dapat diberikan bagi kepala daerah yang melanggar ketentuan.

Hal tersebut disampaikan Mendagri Tito Karnavian dalam keterangan pers bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi selaku Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kamis (01/07/2021) secara virtual.

“Penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali mulai tanggal 3 sampai dengan tanggal 20 Juli akan kami tuangkan dalam bentuk regulasi, disepakati oleh Bapak Menko dan Menteri-menteri lain yaitu Instruksi Mendagri. Jadi menggunakan jalur Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, karena di situ bisa memberi instruksi kepada daerah dan ada sanksinya,” ujarnya .

Tito menegaskan, dalam menerapkan PPKM Darurat ini, sinergi antara semua pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat merupakan kunci utama dalam mengendalikan kegiatan masyarakat se-Jawa dan Bali.

“Kuncinya adalah sinergi. Ini masalah kendali sosial, mengendalikan masyarakat yang cukup banyak se-Jawa-Bali. Otomatis ini bukan pekerjaan yang mudah, sehingga perlu kolaborasi. Kunci dari sistem kita adalah kekompakan Forkopimda dengan tokoh-tokoh masyarakat,” tegasnya.

Ditambahkan Mendagri, pihaknya juga telah meminta kepada para Gubernur, sebagai pimpinan Forkopimda tingkat provinsi, untuk berkoordinasi dengan jajaran TNI, Polri, Kejaksaan yang ada di daerah, serta pimpinan dan seluruh anggota Forkopimda tingkat kabupaten/kota untuk membahas strategi dalam mengimplementasikan PPKM Darurat yang telah diputuskan oleh pemerintah pusat.

“Strateginya seperti apa, langkah-langkahnya seperti apa, biar ada satu suara dulu. Setelah itu, di-follow up dengan rapat Forkopimda Tingkat II yang dipimpin oleh bupati, wali kota, dandim, kapolres, kajari, dan mereka memberi arahan kepada jajaran di bawahnya secara bertingkat,” ujarnya.

Lebih lanjut Tito menegaskan, implementasi PPKM Darurat ini akan dipantau secara berkala. Pemerintah juga akan melakukan antisipasi potensi kerawanan yang terjadi terkait Hari Raya Iduladha tanggal 20 Juli mendatang.

“Per 3 hari akan dilakukan monitoring, termasuk nanti mungkin akan lebih ketat pada saat menjelang akhir dari periode ini karena nanti ada momentum penting, yaitu Hari Raya Iduladha yang juga ada kerawanan di situ. Nanti akan ada rapat khusus kami kira di bagian akhir nanti khusus mengantisipasi Hari Raya Iduladha,” tegasnya.

Mendagri juga menekankan, kebijakan PPKM Darurat harus dilakukan secara tegas dan ketat agar laju penularan COVID-19 tidak terus melonjak yang pada akhirnya juga akan memberikan tekanan pada pemulihan ekonomi masyarakat.

“Lebih baik kita melandaikan dengan tegas dan kita lakukan dengan sangat serius tiga minggu ini, setelah tiga minggu akan dievaluasi. Daripada kita berlandai-landai tiga minggu, dan kasusnya tidak turun terpaksa kita harus perpanjang lagi, kontraksi ekonomi akan makin terasa,” ujarnya

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga meminta masyarakat untuk tidak panik dan berbondong-bondong membeli kebutuhan pokok karena sektor kritikal seperti industri makanan dan minuman tetap beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Sektor kritikal seperti logistik dan transportasi, [industri] pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari, [industri] makanan-minuman dan penunjangnya, itu tetap jalan. Artinya produksi makanan minuman, logistik, kebutuhan sehari-hari masyarakat tetap jalan industrinya,” ujarnya.

Begitu juga dengan di sektor farmasi dan obat-obatan, apotek dan toko obat juga tetap dapat beroperasi 24 jam.

“Prinsipnya kita lihat bahwa untuk persediaan makanan dan minuman ini tetap siap, di samping pemerintah juga tentunya mempersiapkan cadangan logistik,” pungkasnya.

(Redaksi/Setkab/DND/UN)



Lis Veronica Batuara

Pembangunan Desa tanpa partisipasi dari masyarakat Desa juga akan sia-sia, adapun pengembangan wilayah yang dilakukan untuk Desa akan sangat berpengaruh untuk pemberdayaan Desa agar maju. Dari simuasi terkait adanya perubahan iklim dan urbanisasi yang membuat jumlah penduduk sudah banyak sehingga kemiskinan mulai tersebar di Desa.

Yang dibeberapa tempat beberapa tumbuhan akan susah bertumbuh atau ditanam di Indonesia dikarenakan iklim yang sudah tidak memadai lagi di negara Indonesia. Seperti yang dapat dilihat di luar Jawa indeksnya juga sudah sangat tinggi dibandingkan di dalam Jawa indeks SDA nya yang masih rendah.

Dalam UU No 12 Tahun 2012 Pasal 1 Ayat 9 yang berbunyi yaitu Tridharma Perguruan Tinggi yang selanjutnya disebut Tridharma adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Maka dari itu sudah menjadi kewajiban perguruan tinggi untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat yang ada di desa hal ini terkai untuk Pembangunan desa karena mampu membuka skema dikampus sebagai mesin penyuara untuk dapat melakukan upaya pemberdayaan desa.  

Masyarakat yang ada di desa masih banyak membutuhkan pengembangan kapasitas dalam segala hal baik dibidang ekonomi, akademik, budi pekerti, karakter dan lainnya sehingga target SDGs desa dapat dicapai paling tidak mendekati sempurna. Dari sisi pembinaan dan pengawasan oleh Supra desa terhadap kualitas penyelenggaraan. Pemerintah desa juga perlu diperhatikan sinkronisasi dan koordinasi dan itu masih sangat kurang.

Dalam hal kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah harus adanya konsistensi kebijakan yang dilakukan ketika kebijakan sudah ditetapkan. Hal itu juga lah yang hars dilaksanakan jangan diganti dengan kebijakan yang baru sehingga kebijakan yang lama tidak dilaksanakan sehingga kebijakan yang sebelumnya akan sia-sia.

Ada beberapa faktor yang terjadii desa yang akhirnya membuat ketimpangan itu terjadi:

1. Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas

2. Belum banyaknya Kelembagaan yang Kompeten

3. Kurangnya pastisipasi masyarakat desa itu sendiri

4. Tidak ada dibuatnya sistem delegasi dari desa.

Dunia kampus dengan desa harus saling terkait untuk belajar dengan demikian adanya Kampus merdeka akan dapat menghilangkan desa tertinggal dalam terwujudnya desa mandiri. Disini mahasiswa juga harus tau secara langsung problematika didalam desa bukan hanya sekedar teori dikampus. Desa semestinya menjadi sumber pengetahuan bagi kampus (Mahasiswa) karena dalam kerangka konsep MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) mahasiswa dioptimalkan sebagai penggerak.

Terkait pembangunan desa sudah banyak masuk program desa sudah sangat jelas sinergi/ kolaborasi diantara kampus/ desa jangan sampai berhenti dengan adanya inkonsistensi kebijakan ditutupi dengan kebijakan-kebijakan baru. Banyak praktisi-praktisi yang sudah turun ke desa maka dari itu semoga cara kerja aspek-aspek yang diberikan terhadap kearifan local sehingga terjalannya desa yang mandiri.

Kolaborasi antara Kemendes dengan Kemdikbud untuk mengintegrasikan sumber- sumber pengetahuan bagi mahasiswa yaitu Kampus (teoritik) dan desa (empiric). Sudah selayaknya kegiatan Pengabdian Masyarakat melalui KKN oleh mahasiswa disinergikan dengan program desa bukan berarti mengintervensi desa. Karena desa yang kuat akan menjadikan Indonesia yang kuat.

Oleh: Lis Veronica Batuara

(Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP UMRAH Tanjungpinang)



Penyerahan Susprise oleh Danlanal Ranai ke Polres Natuna. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Usai melaksanakan Upacara secara Virtual dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-75, Mapolres Natuna di datangi oleh puluhan prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Ranai dengan membawa kue ulang tahun pada Kamis pagi, (01/07/21).

Suasana Hari Bhayangkara ke-75 di Mapolres Natuna, sangat terlihat romantisme antara TNI - POLRI. Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir dan seluruh anggota memberikan selamat Hari Bhayangkara ke-75 kepada Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnandian, S.I.K., M.Si beserta jajarannya.

Pada kesempatan tersebut Komandan Lanal Ranai menyampaikan, untuk mengamankan NKRI, TNI-POLRI akan tetap solid dan selalu bekerja sama dan tidak akan mudah di pecah belah oleh pihak atau kelompok manapun.

"Semoga di usianya yang ke-75, Polri dapat menjalankan tugas-tugasnya semakin baik dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat," ungkapnya.

(IK)


Ismet Abdullah (Foto:Ist)

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Mantan Gubernur Kepri, H Ismeth Abdullah dikabarkan tengah dirawat di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Sekupang.

Gubernur pertama di Kepri itu, diketahui dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sesak nafas. Diketahui Mantan Kepala BP Batam itu juga dinyatakan positif Covid-19 dan telah menjalankan isolasi mandiri.

Direktur RS BP Batam dr. Afdhalun A Hakim, melalui Humas Okta Riza membenarkan bahwa Ismerh dilakukan perawatan.

“Bukan di ruang ICU, tapi dirawat di ruang bisa (ruang Covid-19-red),” jelas Afdhalun.

Hal itu lantaran, kondisi Ismeth stabil dan kini masih terus dilakukan pemantauan.

“Kondisinya tidak kritis. Beliau dirawat di ruang isolasi Covid-19,” ujarnya lagi.

Atas kejadian itu, banyak ucapan simpatik mengalir dari masyarakat Batam atas musibah ini. Salah satunya datang dari Mantan Ketua Umum Tim Badan Pemenangan Ismeth Abdullah (BPIA) Provinsi Kepri, Surya Bone.

Dia mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Kepri khususnya Kota Batam untuk mendoakan mantan Ketua Otorita Batam ini sembuh dari penyakitnya.

"Mari sama-sama kita mendoakan ayahanda kita bapak H Ismeth Abdullah diberikan kesembuhan dari penyakit yang di deritanya. Semoga Allah SWT mengangkat penyakitnya, Aamiin," ucap Surya, Kamis (1/7/2021).

Redaksi


Kapolres Natuna Menyampaikan Kata Sambutan saat Meninjau Vaksinasi. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Setelah melaksanakan Upacara Virtual dan Syukuran Hari Bhayangkara 75 di Mapolres Natuna yang diisi dengan kegiatan yang sederhana dan semangat presisi, Kapolres dan Bupati serta didampingi forkopimda langsung bergerak menuju Balai Desa Sungai Ulu meninjau pelaksanaan Vaksinasi covid 19, Kamis, (01/06/2021).

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian dalam kata sambutan menyampaikan, peninjauan kegiatan vaksinasi di Hari Bhayangkara ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI dan Polri serta Pemerintah daerah dalam percepatan Vaksinasi covid 19.

"Dengan kehadiran kami di tempat vaksinasi adalah sebuah bentuk support atau penyemangat bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat dan semoga dengan divakisnasi masyarakat Natuna mempunyai ketahanan terhadap covid 19," Jelas Kapolres Natuna.

"Tetap semangat, Mari kita bangun bersama Transformasi Polri Yang Presisi, mendukung percepatan penanganan covid 19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional, menuju Indonesia maju," paparnya. 

Pada Kesempatan tersebut, Kapolres Natuna juga memberikan Paket Sembako kepada Tanaga Kesehatan (Vaksinator) dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 75.

(IK)


Kapolres Natuna Serahkan Penghargaan Kepada Personilnya. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna, Polda Kepulauan Riau gelar acara syukuran peringatan HUT Bhayangkara ke-75 yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng Kamis, (01/06/2021)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Natuna, Wan Siswandi, S.Sos, M.Si, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, Wakil Ketua DPRD Natuna, Daeng Ganda dan para komandan satuan TNI di Kabupaten Natuna.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bapak Bupati Natuna dan Forkopimda.

"Dari ujung Perbatasan Utara Indonesia dan di hari Bhayangkara ke-75 ini, kami mengucapkan terimakasih atas sinergitas yang terbangun dengan baik, TNI dan Polri serta pemerintah daerah terus bergandeng tangan dan berbuat yang maksimal dalam penanganan pendemi covid 19 dan percepatan Vaksinasi covid 19," ujar Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian.

Untuk segenap personil polres Natuna, lanjutnya, hari Bhayangkara adalah momentum yang harus kita isi dengan semangat, teruslah berkarya dan teruslah berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. sampaikan salam hangat dan semengat saya Kapolres Natuna kepada keluarga dan anak anak dirumah, sampaikan mohon maaf saya kita tidak bisa bersama dihari Bhayangkara ini dimana situasi angka penularan covid masih terus terjadi lonjakan di Indonesia.

"Mari kita bangun bersama Transformasi Polri Yang Presisi, mendukung percepatan penanganan covid 19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional, menuju Indonesia maju," uratnya. 

Kegiatan di lanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada personil Polres Natuna yang berprestasi dan sebagai tim relawan Covid-19 oleh Kapolres Natuna, Penyerahan penghargaan dari Pemda Natuna kepada personil Polres Natuna Aipda David Arviad PS. Kasubsipenmas Siehumas Polres Natuna dan Brigadir Mudiyanto Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur oleh Bupati Natuna yang didampingi Kapolres Natuna atas pengabdian dan dedikasinya selalu tampil inovatif menjalin kemitraan kepada masyarakat, Penyerahan penghargaan dari Polres Natuna kepada Awak Media Natuna oleh Kapolres Natuna.

Kemudian, acara syukuran dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun yang dipimpin langsung Kapolres Natuna, dimana tumpeng tersebut diberikan kepada seluruh Forkopimda Natuna.

(IK)


Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Terkait adanya aktifitas tank cleaning dua kapal tanker berbendera Malaysia dan Kepulauan Cook di perairan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu masih menyisakan cerita di tengah masyarakat.

Menyikapi hal itu, awak media, mencari tahu kebenarannya dengan menanyakan langsung ke Komisi III DPRD Kota Batam, yang tupoksi utamanya membidangi pembangunan, sarana prasarana dan lingkungan hidup.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo mengatakan pihaknya sudah meminta ke PT Batam Slop & Sludge Treatment Center (BSSTEC) sebagai perusahaan yang mengerjakan tank cleaning agar dapat memperlihatkan legalitas surat-surat yang dimiliki terkait dengan aktifitas di perusahaan tersebut.

Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak perusahaan ke Komisi III DPRD Batam, bahwasannya saat ini pihak perusahaan sudah memiliki surat Persetujuan Pelaksanaan Pencucian Tangki Kapal dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

"Pada saat kejadian di Batu Ampar tempo hari memang mereka tidak memiliki izin. Namun, perizinannya sedang dalam proses perpanjangan," ungkap Arlon saat ditemui di ruangannya, Rabu (30/6/2021).

Lebih lanjut Arlon mengatakan, karena pihak perusahaan sedang mengurus perpanjangan perizinan, sehingga pihak perusahaan hanya memberikan pemberitahuan saja kepada instansi-instansi terkait dalam hal ini DLH Provinsi Kepri dan juga KSOP Batam.

"Cuma disini saya tidak tahu, apakah pengajuan mereka disetujui apa tidak, saya tidak tahu," jelasnya.

Secara prinsip lanjutnya, berdasarkan surat yang mereka kirimkan ke Komisi III DPRD Batam bahwasannya terkait dengan perizinan, pihak perusahaan sudah memilikinya.

"Kalau saya lihat dari isi suratnya, disana sangat jelas tertulis suratnya di terbitkan pada tanggal 23 Juni 2021, dikeluarkan di Jakarta dengan nomor: AL.605/3/2/DK/2021," jelasnya.

Kemudian, didalam surat tersebut pihak perusahaan mempunyai kewajiban-kewajiban diantaranya mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pencegahan dan penanggulangan pencemaran perairan.

Lalu, setiap pelaksanaan kegiatan pencucian tangki kapal harus diawasi oleh Syahbandar pelabuhan setempat. Dan, limbah hasil kegiatan pencucian tangki kapal harus dibuang sesuai keketentuan yang berlaku. Perusahaan bertanggung jawab atas kebenaran laporan kegiatan operasional yang disampaikan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut,

"Surat persetujuan pelaksanaan pencucian tangki kapal ini dapat dicabut apabila pemegang tidak mematuhi kewajiban ataupun melakukan tindak pidana yang bersangkutan dengan kegiatan usahanya," pungkasnya.

Redaksi


Up a car and HUT Byangkara ke-75.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna, Polda Kepulauan Riau laksanakan Upacara HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021 secara serentak melalui Video conference yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, dengan tema “Transformasi Polri Yang Presisi, Mendukung Percepatan Penanganan Covid 19, Untuk Masyarakat Sehat Dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Menuju Indonesia Maju”, Kamis (01/07/2021).

Kegiatan turut di hadiri oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi, S.Sos, M.Si, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda dan para komandan satuan TNI di Kabupaten Natuna.

Dalam amanatnya Presiden RI Ir. H. Joko Widodo memberikan Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengabdian Polri dalam menjaga Situasi Kamtibmas dengan profesional dam Humanis, Agar kiranya memperkuat sinergritas antara Polri,TNI dan Instansi terkait dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19.

"Polri jangan lengah dalam menjalankan tugas pokok Terkait keamanan ,ketertiban masyarakat dan penegakan hukum , Juga selalu memberikan perlindungan ,pelayanan kepada masyarakat," ujar Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

"Selain menjalankan tugas-tugas utamanya, Saya minta Polri beserta jajaran untuk  terus aktif mendukung program kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 di Indonesia,"  harapan Presiden RI.

(IK)


Peninjauan Vaksinasi Oleh Bripka Henri. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Sebagai Seorang Babinkamtibmas Harus Selalu Siap Sedia Hadir dalam Berbagai Kegiatan di Wilayah Desa Binaannya Tidak Perduli Cuaca Panas Maupun Hujan Siang Ataupun pagi hari.

Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Utara Kecamatan Bunguran Selatan Polsek Bunguran Timur Bripka Henri melaksanakan pemantauan serta pengamanan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di Desa Cemaga Utara, Rabu (30/6/2021).

Kehadiran Bhabinkamtibmas Bripka Henri di kegiatan tersebut untuk memantau serta mengawasi kegiatan masyarakat tersebut, selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan himbaun kepada masyarakat yang menerima vaksin agar selalu memperhatikan protokol kesehatan diri.

"Kegiatan seperti di Lakukan ini Guna menjaga stabilitas keamanan wilayah serta aktifitas warga Desa binaan agar berjalan aman dan terciptanya Situasi wilayah yang kondusif," ungkapnya.

Henri juga mengatakan, sebelum dilaksanakan Penyuntikan Vaksin tersebut, sasaran yang akan di suntik terlebih dahulu di lakukan pengecekan kesehatan mulai dari pengukuran suhu tubuh, cek Tekanan darah dan beberapa pertanyaan tentang keadaan dan riwayat penyakit sesuai syarat Standar Prosedur untuk dapat atau tidaknya di lakukan penyuntikan Vaksin.

"Kegiatan vaksinasi, petugas vaksinasi dalam hal ini tetap menerapkan protokol kesehatan dan prosedur serta langkah-langkah," ungkapnya.

"Apa yang dilakukan Bhabinkamtibmas saat vaksinasi ini, merupakan program dalam mensukseskan vaksinasi dan juga bentuk kepedulian dalam memberikan pelayanan terhadap warga binaan," paparnya.

(IK)


Foto Bersama Kapolres Natuna Dengan Personilnya. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, pimpin upacara Korps Raport yang dilaksanakan di Halaman Upacara Polres Natuna dimana sebanyak 9 Personel Polres Natuna mandapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, Rabu (30/06/21).

Total keseluruhan 9 personil yang naik pangkat meliputi, Aipda ke Aiptu 1 personil, Bripka ke Aipda 3 personil, Brigadir ke Bripka 1 personil, Briptu ke Brigadir 3 personil, Bripda ke Briptu 1 personil.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian mengatakan bahwa personil yang mendapatkan kenaikan pangkat harus bersyukur kepada Tuhan atas tanggung jawab baru yang diberikan, dan kedepan akan menghadapi tugas dan tanggung jawab yang semakin berat serta banyak tantangannya.

"Kepada personil yang mendapatkan anugerah kenaikan pangkat, hendaknya selalu bersyukur atas capaian kariernya. Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai motivasi untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan lebih baik dimasa mendatang," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa kenaikan pangkat ini adalah anugerah hasil penilaian kerja dari pribadi individu masing-masing personel, dimana mereka sudah melakukan yang terbaik dan pasti mendapatkan kenaikan pangkat, kenaikan pangkat juga merupakan bukti komitmen dan penghargaan Polri kepada jajarannya yang telah bekerja optimal menjaga keamanan dan ketertiban.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Waka Polres Natuna Kompol Ferry Afrizon, S.E, Kabag Sumda Polres Natuna, PJU dan Perwira Polres Natuna dan Personil Polres Natuna.

(IK)


Komandan  Pangkalan AL Ranai Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Ranai melakukan serbuan vaksinasi terhadap masyarakat maritim, upaya mendukung pemerintah daerah Kabupaten Natuna dalam rangka menekan angka penularan dan penangan Covid - 19.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pos TNI AL (Posal) Sabang Mawang, Selasa pagi (29/06/21).

Melalui Balai Kesehatan (BP) Lanal Ranai melaksanakan Serbuan Vaksinasi di daerah Pulau Tiga. Masyarakat maritim yang menerima vaksin sebanyak 100 orang terdiri dari dua desa yaitu Desa Sabang Mawang Barat dan Desa Sabang Mawang Balai. Sementara tenaga vaksinator yang di terjunkan oleh Balai Pengobatan (BP) Lanal Ranai sebanyak tujuh personil.

Seperti yang telah dilaksanakan vaksin sebelumnya, di Sabang Mawang pun seluruh peserta yang mengikuti serbuan vaksinasi wajib mengikuti ketentuan protokol kesehatan. Melakukan pendaftaran, pengecekan suhu tubuh serta pemeriksaan kesehatan sebelum melaksanakan vaksin. Hal ini dimaksudkan agar tenaga vaksinator Balai Pengobatan (BP) Lanal Ranai dapat mengetahui apakah peserta tersebut layak di vaksin atau tidak.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir secara langsung memantau kegiatan serbuan vaksinasi untuk meyakinkan bahwa kegiatan tersebut berjalan aman dan lancar.

Disela-sela kegiatan, Komandan Lanal Ranai  menghimbau kepada masyarakat, meskipun telah di vaksin tetap harus mematuhi protokol kesehatan 5 M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Hal ini untuk keselamatan kita bersama serta memutus mata rantai penyebaran Covid - 19.

"Dengan adanya kegiatan Serbuan Vaksinasi, ini merupakan kesempatan yang baik bagi masyarakat yang selama ini menunggu giliran untuk mendapatkan vaksin Covid - 19. Kegiatan ini menjadi angin segar terhadap banyaknya permintaan vaksinasi dari masyarakat umum yang sadar dan faham akan manfaat vaksin Covid - 19, pungkas Danlanal Ranai," ungkapnya.

(IK)


Kapolres Natuna Bersama Dandim  0318 Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si bersama Dandim 0318/Natuna Letkol (Arm) Asep Ridwan, SH, M.Han  Melaksanakan Peninjauan Pelaksanaan Gerai Vaksinasi Presisi di Balai Desa Sepempang dan vaksinasi mobile di mess Kodam Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (29/6/2021).

Kapolres Natuna Ike Krisnadian menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Natuna yang sudah menerima vaksin untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah.

Ia juga mengatakan, masyarakat diharapkan tidak takut dan ragu ketika vaksin Covid-19 sudah siap untuk diberikan. Pemerintah memastikan vaksin yang akan digunakan aman, memiliki efektivitas untuk ketahanan tubuh terhadap virus covid 19.

"Agar kiranya Masyarakat Kab. Natuna untuk tidak mudah percaya apalagi terprovokasi dengan berita-berita bohong atau ujaran kebencian yang kerap dijumpai di media sosial tentang Vaksin Covid-19," jelasnya. 

Menekankan kepada masyarakat Kabupaten Natuna pentingnya untuk bersikap bijak dalam menggunakan media sosial khususnya dalam menyikapi setiap informasi yang didapat melalui media sosial.

(IK)


Kades Cemaga Bunguran Selatan Kabupaten Natuna. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Desa Cemaga Bunguran Selatan Kabupaten Natuna, Fiter Hadison menghimbau agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan Penyebaran Corona Virus (Covid-19).

Fiter Hadison mengingatkan serta mengajak warga masyarakat untuk tetap mematuhi himbauan pemerintah serta menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

"Penyebaran Covid-19 hanya dapat diatasi apabila kita mendisiplinkan diri kita sendiri dan membudayakan penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19," ucap Fiter Hsdison, Di Ruangan Kerjanya, Senin (29/6/2021).

"Saya selaku Pemerintah Desa Cemaga mengingatkan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan lagi hal-hal sehubungan dengan Pencegahan Covid-19," tuturnya.

Ia mengajak mari jaga diri kita keluarga dan orang-orang yang kita sayangi dengan merapikan 5 M yakni Memakai Masker, Rajin Mencuci tangan, Menjaga Jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi Mobilitas guna mempercepat menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona Covid 19.

(IK)


Penyemprotan Disfektan oleh Polres Natuna. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna melalui Kasat Samapta Polres Natuna Iptu Rambunsyah, menurunkan Kendaraan Taktis Armour Water Canon campuran air + cairan disinfektan jenis Nuclon 70 g Kapasitas 6000 liter dan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di daerah rawan penularan covid 19, Selasa (29/06/2021).

Rantis AWC bergerak dari Mako Polres Natuna dengan komando Kasat Samapta Polres Natuna melakukan penyemprotan di seputaran Pantai Piwang Ranai, hingga lakukan penyemprotan di Pusat Isolasi terpadu Asrama Haji Natuna.

Iptu Rambunsyah mengatakan bahwa ini adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab kita bersama memutus mata rantai covid 19 dan sebagai salah satu ikhtiar kita

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan, memakai masker , mengurangi mobilitas atau pergerakkan yang tidak penting, semoga dengan usaha kita bersama, Natuna dan bangsa Indonesia terbebas dari covid 19," terang Kasat samapta Polres Natuna Iptu Rambunsyah.

(IK)


Kapolres Natuna Tabur Bunga di Makam Pahlawan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 75, Polres Natuna melaksanakan ziarah di Taman Makam Pahlawan Bandarsyah Natuna dan Tabur Bunga di Pelabuhan Rol On Roll Off (RORO) Penagi Kecamatan Bunguran Timur, Selasa pagi (29/06/21).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Ziarah yaitu Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si diikuti oleh PJU Polres Natuna, Perwira Polres Natuna dan personil Polres Natuna.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian mengatakan kegiatan ziarah dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap arwah para pahlawan kusuma bangsa  yang telah gugur mendahului kita.

"Ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke 75 dan kita melaksanakan ziarah ke taman makam pahlawan serta tabur bunga di laut dengan tujuan kita sebagai generasi penerus dapat terinspirasi oleh para Pahlawan yang telah mendahului kita dan terus melanjutkan pembangunan nasional khususnya di masa pandemi Covid 19 ini,"  tutur Kapolres Natuna.

Kegiatan HUT Bhayangkara ke 75 tahun ini mengusung tema "Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat Dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju."

Sementara itu, Kasubsipenmas Siehumaas Polres Natuna Bripka David Arviad menyampaikan kegiatan ini juga merupakan salah satu tradisi yang rutin dilakukan Polri sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur.

"Diharapkan dengan kegiatan ziarah dan tabur bunga dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 75, kita semua selaku anggota Polri dapat merenungkan dan menghargai perjuangan para Pahlawan terdahulu yang telah berjuang demi Kemerdekaan, oleh karena itu kita selaku Bhayangkara harus bisa menghargai dengan cara menjalankan tugas sehari-hari dengan sebaik-baiknya dan menjadi insan Polri yang Presisi," paparnya.

(IK)


(Foto:Ist)

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat signifikan. Beberapa Rumah Sakit di sejumlah daerah di Indonesia pun telah melebihi kapasitas perawatan akibat banyaknya pasien positif COVID yang dirawat.

Sehingga menyebabkan pasien-pasien yang lainnya diharuskan menunggu antrean untuk bisa dirawat karena tidak adanya ketersediaan tempat tidur dan ruangan. Persoalan ini tentu tidak hanya berkaitan dengan pasien positif covid, tapi juga pasien lain yang memiliki penyakit selain covid.  

"Bupati Walikota dan Gubernur bersama dengan pemerintah pusat diminta untuk segera membuka RS darurat dengan memanfaatkan gedung-gedung milik pemerintah daerah seperti pusat pendidikan dan latihan (diklat), stadion olahraga atau GOR. Termasuk pusdiklat yang dimiliki oleh sejumlah BUMN. Maka koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian BUMN menjadi perlu," ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani 

Menurut Muzani, pembukaan RS darurat menjadi penting mengingat peningkatan jumlah kasus positif covid terus meningkat signifikan di banyak daerah. Dia juga meminta agar fasilitas yang ada di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) digunakan untuk membuka RS darurat covid. Karena saat ini Jakarta merupakan zona merah yang laju peningkatan kasus covidnya terbesar di Indonesia. 

"Kami menyarankan agar beberapa fasilitas gedung di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan digunakan untuk RS darurat tersebut. Seperti di Tenis Indor dan sarana lainnya. Karena RS di area Jabodetabek mayoritas telah melebihi kapasitas yang menyebabkan antrean panjang pasien," jelasnya. 

"Selain itu beberapa asrama haji  juga dapat difungsikan sebagai RS darurat, apalagi tahun ini ibadah haji ditiadakan," imbuh Wakil Ketua MPR RI itu. 

Muzani melanjutkan, saat ini fasilitas kesehatan yang ada di Wisma Atlet telah melebihi kapasitas. Sebab sarana prasarana perawatan di Wisma Atlet telah penuh. Sehingga pasien covid pun harus menunggu antrean. 

"Khusus di Jakarta, untuk kondisi seperti sekarang ini kita tidak mungkin bergantung pada Wisma Atlet yang sudah hampir melebihi kapasitas, yang menyebabkan pasien positif lainnya harus mengantre. Dan pembukaan RS darurat juga perlu dilakukan di daerah-daerah zona merah COVID-19 khususnya di Pulau Jawa," papar Wakil Ketua MPR itu.

Dalam situasi seperti ini, yang diperlukan adalah kerjasama yang maksimal antara semua pihak, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa. 

Pemerintah juga diharapkan untuk membuka kembali peluang bagi pihak-pihak yang ingin menjadi relawan dalam rangka penanganan covid di Indonesia. Karena saat ini seluruh tenaga kesehatan (nakes) dan para dokter yang menangani pasien covid sangat kelelahan akibat terus meningkatnya jumlah kasus positif covid.

"Pemerintah sebaiknya membuka peluang bagi orang-orang yang ingin menjadi relawan covid. Mengingat para nakes kita, seperti dokter, perawat dan tenaga medis lainnya sangat kelelahan karena pasien positif terus bertambah dan berdatangan ke setiap rumah sakit," ujar Muzani. 

Muzani juga meminta pemerintah untuk terus melakukan kontrol di lapangan agar protokol kesehatan bisa diterapkan dengan baik. Masyarakat juga diminta untuk tidak berkerumun, menjaga jarak, dan selalu menggunakan masker. 

"Sekarang saatnya kita bahu membah, bekerja sama, dan saling membantu dalam rangka penanganan COVID-19 ini. Jangan saling menyalahkan karena beban dan persoalannya begitu berat. Ini adalah masalah kita bersama. Kami percaya bahwa solidaritas dan kebersamaan kita akan mampu menghadapi badai ini. Dan pada akhirnya optimisme ini akan kita dapatkan. Dan pademi bisa kita lewati. Ini sudah berulang kali telah kita tunjukan dalam banyak persoalan bangsa," tutupnya. 

Sebelumnya diberitakan, pada Sabtu (26/6) Kementerian Kesehatan mencatat dalam sehari sebanyak 21 ribu orang terkonfirmasi positif COVID-19. Angka tersebut terbesar sepanjang pandemi COVID-19 mewabah di Indonesia. Saat ini jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 2 juta jiwa lebih. Bahkan, angka kematian dalam sehari di Indonesia menapai 409 jiwa, jumlah itu dinilai sebagai angka kematianb terbesar di dunia melebihi Rusia.

Redaksi


Kapolres Natuna Serahkan Sembako Kepada Masyarakat. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Sukseskan Program “Nasi Kapau” Polda Kepulauan Riau, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si bersama Bupati Natuna Wan Siswandi dan Wakil Bupati Natuna Rodial Huda  beserta rombongan laksanakan kegiatan Vaksinasi jangkau pulau-pulau dan kali ini sasarannya adalah Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna, Senin (28/06/2021).

Setelah melaksanakan peninjauan vaksinasi di Kecamatan Pulau Laut, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian Bersama Bupati Natuna Wan Siswandi dan Gabungan Para Komandan Satuan TNI, serta anggota DPRD Kabupaten Natuna bergerak menuju Kecamatan Bunguran Barat menggunakan Kapal Ferry Indra Perkasa 159 dalam rangka Pelaksanaan Program Kapolda Kepri Percepatan Vaksinasi dengan Kegiatan NASI KAPAU (Vaksinasi Jangkau Pulau), Perjalanan selama 2.5 jam menuju Kecamatan Bunguran Barat.

Sebelum melaksanakan peninjauan vaksinasi, Kapolres Natuna bersama rombongan Begerak Menuju Gedung Serbaguna Kecamatan Bunguran Barat melaksanakan giat sosialisasi Vaksinasi Massal dan Program Kapolda Kepri Nasi Kapau (Vaksinasi Jangkau Pulau).

Kapolres Natuna mengatakan bahwa program yang kami laksanakan ini adalah program dari Bapak Kapolda Kepri yakni Nasi Kapau (Vaksinasi Jangkau Pulau-pulau) yang tujuannya untuk memudahkan masyarakat khusus di Pulau-pulau untuk melaksanakan Vaksinasi.

"Pelaksanan Program Nasi Kapau dilaksanakan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat Vaksinasi Covid-19 agar Pemulihan Ekonomi cepat berjalan. Sepanjang Vaksin tersedia, TNI Polri dan Pemerintah Daerah akan selalu siap melayani masyarakat untuk mendapatkan Vaksin Covid-19," ungkapnya.

Jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat adalah jenis vaksin Sinovac Multidose 15 Vial dengan jumlah masyarakat yang menerima vaksin sebanyak 159 orang

Pada Kesempatan tersebut, Kapolres Natuna juga memberikan Paket Sembako kepada Tanaga Kesehatan (Vaksinator) dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 75.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat atas dukungannya sehingga pelaksanaan Vaksinasi Jangkau Pulau-Pulau dapat terlaksana dengan baik. 

(IK)


Foto:Ist

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM
: Mabes Polri telah mengeluarkan buku panduan pedoman kontijensi klaster Covid-19 sebagai upaya penanganan penyebaran virus corona. Buku tersebut sudah dicetak dan telah didistribukan kepada petugas khususnya Bhabinkamtibmas yang bertugas di Posko PPKM Mikro.

Seorang petugas sempat menunjukan buku tersebut kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat keduanya berkunjung ke Rusun Nagrak dan Posko PPKM Mikro Semper Barat, Jakarta Utara, Minggu (27/6/2021), dikutip dari Divhumas Polri.

Buku tersebut sangat bermanfaat bagi anggota yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 karena mengupas secara detail bagaimana cara menangani pandemi.

Misalnya penentuan posko dan pengendalinya ketika kontinjensi terjadi. Lalu penyiapan sarana dan prasarana seperti ambulance, peralatan swab antigen, APD, obat-obatan, formulir tracing, formulir pemantauan karantina/isolasi, media komunikasi, informasi, dan edukasi Covid-19.

Buku panduan tersebut juga mengupas penanganan klaster Covid-19 dengan tahapan 3T (tracing, testing dan Ttreatment) dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas).

Termasuk kebutuhan logistik atau dapur umum. Penentuan tempat isolasi terpusat dan rumah sakit rujukan. “Sangat bermanfaat bagi kami yang ada di lapangan karena menjelaskan banyak hal soal penanganan Covid-19,” kata Ipda Luluk S, anggota Bhabinkamtibmas Cilincing.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan buku panduan tersebut sudah dicetak dan telah didistribusikan ke jajaran Polda, Polres, Polsek se-Indonesia.

“Sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19, Bapak Kapolri memerintah agar buku tersebut selalu ada disaku para Bhabinkamtibmas,” kata Argo.

Jenderal bintang dua itu mengungkapkan, buku ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dan perjuangan Polri dalam mendukung pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

“Hal ini semata-mata dilakukan untuk menjunjung asas ”Salus Populi Suprema Lex Esto” bahwa keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi,” tutup Argo.

Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.