Penyambutan Kapolres Karimun yang Baru. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Tradisi penyambutan Kapolres yang baru merupakan giat ucapan selamat datang dan menuju gerbang kesuksesan bagi personil yang akan memasuki Kesatuan Polres Karimun.

Tradisi ini diawali dengan penyambutan pedang pora dan tarian selamat datang di Polres Karimun serta pengalungan bunga kepada Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam, S.H., S.I.K. yang dipimpin oleh Kabag ops Polres Karimun Kompol Anak Agung Made Winarta, S.H, S.I.K. Rabu (18/01/2023)

Dalam acara penyambutan tersebut dihadiri pejabat utama Polres Karimun, para Kapolsek Jajaran, para perwira, Ketua Bhayangkari Cabang Karimun beserta personil Polres Karimun.

Selanjutnya AKBP Tony Pantano, S.I.K, S.H memberikan paparan situasi di wilayah Kabupaten Karimun, bahwa Kabupaten Karimun sangat kondusif, namun ada beberapa potensi komplik yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas, seperti aliran shyah yang mana ada kelompok masyarakat yang tidak menerima, namun Polres Karimun dapat meredam situasi sehingga tidak menjadi komplik.

"Semoga dalam kepemimpinan Kapolres yang baru nanti dapat melanjutkan dengan baik, tentunya dengan bekerja sama dengan instansi terkait dan elemen masyarakat," ujarnya. 

Sementara Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam, S.H., S.I.K. memberikan kata sambutan dengan mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Kapolres Karimun yang lama AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H., dan seluruh personil Polres Karimun terkait rangkaian acara pisah sambut ini, kami sangat bangga atas sambutannya. 

"Bapak AKBP Tony Pantano senior saya sangat memberikan contoh yang dapat kami tiru nantinya, beliau sangat perhatian," ungkapnya.

Mengakhiri laporan situasi di Kabupaten Karimun dilanjutkan penyerahan jabatan Kapolres kepada Kapolres AKBP Ryky Widya Muharam, S.H, S.I.K ditandai dengan memori penandatanganan serah terima jabatan yang bertempat di Rupatama Polres Karimun.

Beberapa rangkaian kegiatan dilanjutkan di gedung pelayanan lantai dua, ada beberapa nyanyian yang di persembahkan oleh polwan, beserta pokal group ibu Bhayangkari di pimpin oleh nyonya Gita Tony Pantano untuk memberikan hiburan, sekaligus menayangkan memori selayang pandang bapak AKBP Tony Pantano, S.I.K, S.H dan selayang pandang Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam, S.H, S.I.K 

Ahmad yahya


Kepala BP Batan, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi menghadiri kegiatan Family Day (Funwalk dan Bantuan sosial) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam bersama Bank Tabungan Negara (BTN). 

Kegiatan ini dilaksanakan di Pelataran Parkir BP Batam pada Minggu, (15/1/2023), dan diikuti oleh ratusan peserta. 

Muhammad Rudi melepas kegiatan jalan santai dan turut berkeliling di area pejalan kaki kawasan Batam Center.  

Dalam kesempatannya, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa Batam harus bisa menjadi kota baru dan modern. Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk kompak bersatu.

Ia pun menjelaskan pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah dan tengah dikerjakan diantaranya pengembangan jalan arteri, bandara, pelabuhan batu ampar dan KEK Sekupang. 

“Pembangunan ini untuk kepentingan umum, harus segera di selesaikan tahun ini. Jalan dari Batu Ampar sampai pom bensin Polda Kepri tahun ini diusahakan selesai," katanya. 

“Apabila akses jalan selesai, tentunya akan berdampak pada nilai REI (properti) pasti naik dan bank akan dapat bagian kredit,” katanya lagi.

Tak hanya itu, ia juga menghimbau agar semua pihak terutama para pengusaha untuk dapat memberikan kontribusi terhadap kelestarian lingkungan salah satunya dengan menjaga pohon jati emas yang telah ditanam. 

“Saya berharap pohon jati emas yang telah ditanam bisa mencapai 4 meter, maka dari itu jika bank ingin berkontribusi untuk menjaga pohon dengan cara memberi pupuk dan menyiram secara rutin tiap minggunya," sebutnya. 

"Kalau Batam berubah, maka kita sepakat akan menjadikan Batam sebagai kota baru buat kita semua,” sambungnya . 

Sementara, Ketua DPD REI Khusus Batam Achyar Arfan mengapresiasi atas kehadiran Kepala BP Batam. Hal itu, menurutnya pemerintah dalam hal ini BP Batam menunjukkan perhatian yang lebih terhadap dunia usaha.

“Kegiatan ini tentunya ajang silaturahmi dan kekompakan bagi kita semua. Kami menjalankan bisnis properti dan mendapatkan kenaikan target, hal ini tidak lepas dari regulasi BP Batam semakin efisien dan lebih cepat,” imbuhnya. 

Pihaknya pun berharap, tahun ini bisnis properti terutama penyediaan rumah untuk masyarakat Batam jauh lebih baik dan berkualitas dapat berjalan lancar. 

Senada, Kepala Kantor Wilayah Sumatera Bank BTN, Muhammad Amin Sholeh  berharap dengan adanya kegiatan tersebut hubungan antara pemerintah dan swasta akan terjalin lebih akrab lagi. 

"Hubungan BTN dengan REI harus lebih akrab lagi. Keakraban tidak hanya dalam bentuk formal bisnis. Kita ajak seluruh tim dalam acara ini sehingga dengan kedekatan informal ini terus terjalin dengan baik," ujar Amin.


BP Batam



Mesjid Agung Batam Center. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Masjid Agung Batam Center mengalami kebakaran pada bagian atap masjid yang berbentuk limas, Jumat (13/1/2023) siang. 

Berdasarkan video yang beredar di berbagai platform media sosial, tampak beberapa orang pekerja berusaha naik ke bagian atas masjid untuk memadamkan api.

Terlihat juga, kobaran api disertai asap hitam tampak keluar dari atap masjid kebanggaan masayarakat kota Batam.

Tak lama berselang, sejumlah mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. 

Hingga berita ini diunggah belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran atas Masjid Agung Batam Center.

Seperti diketahui, saat ini Masjid Agung Batam sedang dalam proses revitalisasi. Atap masjid menjadi salah yang akan direvitalisasi.

Fay/Redaksi


Foto Bersama BP Batam dengan Pertamina Patra Niaga.

SEMARANG|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP Batam) memperpanjang kerja sama pengelolaan avtur dengan Pertamina Patra Niaga, Kamis (12/1-2023).

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Sewa Menyewa Fuel Distribution System (FDS) di Bandara Hang Nadim dan Kawasan Kabil, oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam dan Vice President Aviation Fuel Pertamina, Yosep Iswadi

Kegiatan tersebut berlangsung di Meeting Room Hotel Paragon Semarang, disaksikan oleh Pjs. Vice President Joint Terminal & Service Operation Pertamina, Rico Milza beserta jajaran; Anggota Bidang Administrasi Keuangan dan Administrasi BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; dan Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto beserta jajaran. 

Dalam kesempatan pertama, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto menyampaikan apresiasinya atas perpanjangan kerja sama ini. 

Menurutnya, kerja sama ini sangat penting untuk mendukung pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim yang saat ini dikelola oleh PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) yang merupakan konsorsium Angkasa Pura Airports, Incheon International Airport Corporation (IIAC), dan PT Wijaya Karya (Persero). 

“BP Batam menilai kerja sama ini sangat strategis untuk menjamin ketersediaan avtur, khususnya pesawat-pesawat dengan tujuan penerbangan internasional ,” ujar Enoh

“Bila kebutuhan avtur sudah terpenuhi, diharapkan mampu menjadi jaminan bagi para pelaku usaha penerbangan di Batam,” lanjutnya. 

Selain itu, kerja sama ini juga menjadi upaya BP Batam untuk mengoptimalisasi aset yang ada. 

FDS Bandara Hang Nadim memiliki mobil tanki dan 19 hidran berkecepatan tinggi, dimana penyaluran avtur ke Bandara Hang Nadim menggunakan pipa dari Pelabuhan Kabil, Nongsa.

“BP Batam memiliki pipa dan tanki yang mumpuni untuk menampung avtur. Jadi kami berharap Pertamina Patra Niaga terus menjaga komitmennya dalam penyediaan avtur di Batam,” kata Enoh. 

Tidak hanya itu, BP Batam juga menyatakan kesediaannya untuk menjalin kerja sama baru bersama Pertamina Patra Niaga. 

“Jika ada peluang-peluang investasi yang baru, dengan tangan terbuka kami akan bahas lebih lanjut pengembangan kerja samanya,” pungkas Enoh. 

Pjs. Vice President Joint Terminal & Service Operation Pertamina, Rico Milza mengatakan kerja sama dengan BP Batam telah terjalin cukup lama. 

Meski demikian, Pertamina Patra Niaga menyampaikan komitmennya untuk terus bermitra dengan BP Batam. 

“Semoga kerja sama ini membawa manfaat bagi BP Batam dan Pertamina Patra Niaga secara umum,” harap Rico.

BP Batam


Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Ambang Priyonggo.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bea Cukai Batam berhasil mencapai target penerimaan kepabeanan dan pajak tahun 2022 dengan luar biasa. Jumlah pungutan bea dan pajak yang berhasil dikumpulkan meroket hingga mencapai 113,21% dari target yang telah ditetapkan. Total penerimaan kepabeanan dan pajak yang dipungut Bea Cukai Batam sebesar Rp 1,16 triliun.

Selain penerimaan bea cukai dan pajak, dihimpun penerimaan perpajakan sebesar Rp3,78 triliun sehingga total penerimaan negara yang berhasil dihimpun Bea Cukai Batam menjadi Rp4,94 triliun.

“Target penerimaan bea dan pajak tahun 2022 yang semula Rp391,04 miliar kemudian menjadi Rp1,02 triliun setelah dilakukan redistribusi target penerimaan oleh Dirjen Bea dan Cukai. Kami sebenarnya berhasil mencapai lebih dari 100% dari target Oktober lalu. Tapi kami terus kejar dan maksimalkan penerimaan negara hingga akhir tahun,” jelas Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Ambang Priyonggo, Kamis (12/1/2023)

Jika dibandingkan dengan penerimaan kepabeanan dan pajak tahun 2021, penerimaan Bea Cukai Batam tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 6,41% atau melonjak sebesar Rp69,94 miliar. Penerimaan bea cukai dan pajak tahun 2022 memiliki perincian sebagai berikut:
  • Penerimaan Bea Masuk sebesar Rp358,33 miliar;
  • Tanda Terima Pabean Ekspor sebesar Rp787,51 miliar; dan
  • Penerimaan Cukai sebesar Rp14,98 miliar.
“Penyumbang penerimaan kepabeanan dan cukai terbesar di Batam yaitu penerimaan bea keluar. Ada sembilan perusahaan di Batam yang melakukan kegiatan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya di sepanjang tahun 2022. Selain itu kenaikan tarif CPO global pada bulan Juni 2022 membuat capaian penerimaan bea keluar mencapai Rp284,45 miliar,” tambah Ambang.

Peningkatan penerimaan bea keluar juga sejalan dengan meningkatnya permintaan komoditas sejalan dengan pemulihan ekonomi pada tahun 2022. Harga CPO yang melonjak karena terbatasnya produksi di negara lain memacu produsen lokal di Batam untuk memenuhi kebutuhan CPO di dunia dengan cara mengekspor produknya ke luar negeri.

Penerimaan bea masuk naik sebesar 35,80% atau Rp263,86 miliar jika dibandingkan dengan penerimaan pada tahun 2021. Penerimaan bea masuk tahun 2022 bersumber dari berbagai kegiatan pemasukan dan pengeluaran barang dari dan ke Batam.

Bidang usaha perusahaan yang menjadi penyumbang terbesar yaitu perusahaan peternakan babi, perusahaan kegiatan eskplorasi minyak gas dan bumi, perusahaan produsen minyak, perusahaan jasa kiriman barang, dan perusahaan produsen pipa baja.

Di sisi lain penerimaan cukai pada tahun 2022 meningkat sebesar 62,18% jika dibandingkan dengan tahun 2021. Penerimaan cukai bersumber dari cukai hasil tembakau, cukai etil alkohol, cukai lainnya, denda cukai dan restitusi cukai.

Penerimaan lain yang dikumpulkan oleh Bea Cukai Batam yaitu penerimaan perpajakan sebesar Rp3,78 triliun yang meningkat 19,09% jika dibandingkan dengan penerimaan perpajakan pada tahun 2021. Jenis penerimaan perpajakan yang dipungut oleh Bea Cukai Batam yaitu PPh Impor, PPn Impor, PPnBM, dan PPN Hasil Tembakau.

“Direktur Jenderal Bea dan Cukai telah menetapkan target penerimaan yang harus dikumpulkan oleh Bea Cukai Batam pada tahun 2023 sebesar Rp525,70 miliar. Keberhasilan atas capaian penerimaan kepabeanan dan cukai di tahun 2022 menjadi tolak ukur bagi Bea Cukai Batam untuk dapat mencapai target di tahun 2023,” pungkas Ambang.

Di sepanjang tahun 2022, Bea Cukai Batam telah melakukan banyak kegiatan demi menunjang tercapainya target penerimaan negara. Kegiatan yang dilakukan berupa Customs Visit Customer dan audiensi dalam rangka mengasistensi langsung perusahaan dan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang melakukan kegiatan ekspor-impor di Kota Batam. Kegiatan ini sejalan dengan fungsi bea dan cukai sebagai industrial assistance.

Bea Cukai Batam juga senantiasa menjalankan fungsi trade facilitator dengan terus melakukan pengembangan Batam Logistics Ecosystem (BLE) dalam rangka mendorong efisiensi waktu dan biaya logistik, peningkatan efektivitas pengawasan pre-clearance, clearance, dan post-clearance, serta kemudahan perizinan melalui sistem Single Submission (SSm).

Tak hanya itu, Bea Cukai Batam juga terus mengasistensi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kota Batam. Bea Cukai Batam lakukan inventarisasi segala kebutuhan KEK Batam Aero Technic dan KEK Nongsa Digital Park menindaklanjuti kendala yang ada serta memberikan solusi maupun terobosan.

Fungsi community protector juga melekat terhadap keberhasilan capaian kinerja Bea Cukai Batam. Pada tahun 2022, Bea Cukai Batam berhasil melakukan 606 penindakan kegiatan lalu lintas barang ilegal dengan total nilai barang yang berhasil diamankan sebesar Rp110,88 miliar.

“Keberhasilan atas capaian penerimaan Bea Cukai Batam tentu menjadi keberhasilan bersama.Tak hanya menjadi bukti kinerja baik dari setiap pegawai yang telah bekerja keras di tahun 2022, tentunya hal ini juga menjadi hasil dari sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum, perusahaan-perusahaan, dan masyarakat yang senantiasa mengawasi jalannya aturan. Capaian ini akan menjadi semangat dan pemacu untuk bekerja lebih baik lagi di tahun 2023,” pungkas Ambang.

Redaksi



Tersangka Kasus Dugaan Korupsi SIMRS BP Batam di Tahan Jaksa.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada Rumah Sakit BP Batam. Kejaksaan Negeri Batam lakukan penahanan terhadap tersangka RM, Rabu (11/1-2023).

Tersangka yang ditahan adalah menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

"Akibat perbuatan tersangka, Negara mengalami kerugian kurang 
lebih sebesar Rp. 1.898.300.000," kata Kajari Batam, Herlina Setyorini, SH, MH.

Kata Herlina Setyorini, bahwa Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Batam menimbang dengan adanya keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

"Maka Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Batam perlu melakukan penahanan 
terhadap tersangka RM," ujarnya. 

Kemudian, lanjutnya, tersangka dilakukan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan nomor Print-139/L.10.11/Fd.2/01/2023 tanggal 11 Januari 2023, Bahwa tersangka RM disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-Undang RI No. 31 Tahun 
1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Selanjutnya sekira pukul 13.30 Wib tersangka dibawa ke Rutan Polsek Batu Ampar untuk dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung tanggal 11 Januari 2023 sampai dengan tanggal 30 Januari 2023.

"Penyidik Kejaksaan Negeri Batam juga menyampaikan kepada tersangka PAP agar bersikap kooperatif dalam memenuhi panggilan penyidik guna berjalannya proses penyidikan," ungkapnya.

Redaksi


Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyambut akademisi dari 2 Perguruan Tinggi saat berkunjung ke Anambas.

TAREMPA|KEPRIAKTUAL.COM: Dua Perguruan Tinggi di Kepulauan Riau yakni Universitas Batam (Uniba) dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang mendukung pengembangan BUMD yang implikatif dan berinovasi.

Peran akademisi tersebut terwujud dalam pengabdian masyarakat yang berlangsung selama dua hari di ruang rapat PTSP Kabupaten Anambas.

Komitmen tiga institusi penting ini mewujudkan tridhama perguruan tinggi dan guna mendorong pengambilan kebijakan yang berdampak di masyarakat.

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pemerintah kabupaten Anambas. Menurutnya, percepatan pembangunan daerah butuh sentuhan dan masukan dari kalangan akademisi, dan skala prioritas dari visi misi kita sesegera mungkin mendorong pengembangan daerah Terdepan, Terpencil dan Tinggal.

"Kedepan Pemkab Anambas fokus pada pelayanan dan pengembangan sektor usaha dengan mengoptimalkan BUMD sebagai komitmen bagi masyarakat di wilayah pesisir," ujar Abdul Haris dalam keterangannya, Selasa (10/1/2023).

Dr Suryadi Ketua Tim mengatakan, hadirnya BUMD untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat dan sebagai bagian upaya untuk meningkatkan pendapat asli daerah, sehingga segala kebutuhan masyarakat dapat di penuhi oleh pemerintah yang pada gilirannya kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

"Hadirnya PP 54 tahun 2007 tentang tata kelola BUMD adalah regulasi yang sangat strategis guna mendukung peningkatan kesejahteraan di masyarakat," jelasnya.

Ditempat yang sama, Achmad Uzaimi mengatakan ditengah perkembangan bisnis hari ini tidak terkecuali dalam hal pengelola perusahaan Daerah semestinya mempertimbangkan kriteria kesederhanaan cara pandang, langkah yang terukur, bisa mencapai tujuan organisasi, basis yang kuat serta target waktu.

"Sebuah perusahaan daerah jika dibandingkan dengan bentuk usaha lain berbeda sebab memiliki legal standing yang kuat, seperti Peraturan Pemerintah maupun Peraturan Daerah," ungkap Achamd Uzaimi

Terpisah Dekan Fakultas Hukum UNIBA Dr Fadlan diakhir acara menyampaikan pentingnya pemanfaat BUMD oleh Daerah, sebab BUMD merupakan salah satu subsistem dari Pemda guna mendorong daerah guna meningkatkan kemampuan dan kekuatan potensi yang dimiliki.

"Kita semua mengetahui bahwa kondisi Kabupaten Anambas seperti apa, terdapat banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan bersama dan kami menilai tidak seharusnya beban itu ditanggung Pak Bupati serta jajarannya. Kita mendorong agar BUMD milik Kabupaten Anambas bisa bergerak cepat, tepat dan bermanfaat kedepannya," kata Fadlan
 
Kegiatan pengabdian masyarakat turut dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Anambas, Sekda, Ketua LAM dan SKPD dilingkup Pemkab Anambas.

Fay/Redaksi


Wisuda UIB. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Universitas Internasional Batam (UIB) kembali melaksanakan Sidang Terbuka Senat Wisuda Angkatan XVIII untuk Lulusan Program Magister (S-2) dan Sarjana Strata Satu (S-1) yang dilaksanakan di Swiss-belhotel Harbour Bay Batam pada, Senin (9/1/2023).

Tahun ini, Universitas Internasional Batam (UIB) berhasil meluluskan wisudawan sebanyak 912 orang dengan rincian, Program Magister sebanyak 81 orang yakni Magister Hukum, 58 orang, Magister Manajemen, 23 orang. 

Kemudian, untuk Program Sarjana sebanyak 831 wisudawan dengan rincian, Program Studi Teknik Sipil sebanyak 34 orang, Teknik Elektro, 7 orang,  Sistem Informasi 154 orang, Manajemen 281 orang, Akuntansi 178 orang, Pariwisata, 48 orang, Ilmu Hukum, 116 orang dan Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 13 orang.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Rektor UIB, Dr Iskandar Itan, Ketua LLDIKTI Wilayah X, Anggota DPRD dari kota Batam dan Kepri, Ketua YMTI kota Batam serta para orangtua wisudawan yang berbahagia.

Rektor UIB, Dr Iskandar Itan mengatakan pelaksanaan wisuda tahun ini merupakan pelaksanaan wisuda perdana dengan prosesi secara luring penuh pasca pandemi Covid-19. 

Dan, wisudawan tahun ini juga meluluskan wisudawan lebih banyak dibandingkan tahun-tahum sebelumnya. Wisudawan pada tahun ini menambah total alumni UIB secara keseluruhan menjadi 7.821 orang

"Tahun ini, pada wisuda Ke 18 ini ada sebanyak 912 orang lulusan. Dimana, 46 persennya atau 416 wisudawan laki-laki dan 54 persen atau 496 wisudawati perempuan. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan wisuda tahun-tahun sebelumnya," jelasnya. .

Selanjutnya, total lulusan program Magister Manajemen 58 orang dan program Magister Hukum 23 orang. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif lulusan program Magister 3,75 dan program Sarjana adalah 3,52. Sedangkan IPK tertinggi untuk program Magister adalah 3,95 dan program Sarjana adalah 4,00.

"Wisudawan berprestasi pada Wisuda Ke-18 ini adalah Tiffany Lim, S.M. dari Program Sarjana Manajemen, lulus dengan IPK 3,94 dan alumni SMA Harapan Utama, dan mahasiswa dengan IPK tertinggi jatuh kepada wisudawan Jurusan Akuntansi Natalia Christina Raih IPK tertinggi yakni 4,00" imbuhnya.

Lanjutnya, pada wisuda kali ini tercatat sebanyak lima orang mahasiswa Sarjana yang selama masa studi mendapatkan beasiswa penuh yaitu penerima beasiswa Bidikmisi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Selain itu, dilantik sebanyak satu orang penerima beasiswa Insan Mandiri dan satu orang penerima Beasiswa Cemerlang dari Yayasan Marga Tionghoa Indonesia Kota Batam. 

Pelaksanaan beasiswa tersebut merupakan wujud kepedulian UIB terhadap tingkat aksesibilitas dan kesetaraan masyarakat dalam menikmati layanan pendidikan tinggi dan setiap tahun.

"UIB berkomitmen untuk mengalokasikan minimal 20 persen dari total mahasiswa baru untuk program beasiswa dengan berbagai skema," tuturnya.

Sementara, Ketua Umum Pengurus Yayasan Marga Tionghoa Indonesia (YMTI) Batam, Soehendro Gautama mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua/wali/masyarakat atas kepercayaan yang diberikan kepada Program Sarjana dan Magister UIB. 

"Kami harap layanan pendidikan tinggi di UIB tetap menjadi rujukan dalam pengembangan SDM yang unggul," ungkap Soehendro disambut tepuk tangan bergemuruh dari hadiri yang hadir.

Untuk diketahui, pada Tahun Akademik 2022/2023 UIB menerima 1.000 mahasiswa baru program sarjana (jalur reguler maupun beasiswa). UIB juga menerima mahasiswa asing penuh waktu dari Ghana, Korea Selatan, Jepang, dan Thailand. Selain itu terdapat mahasiswa asing paruh waktu dari Vietnam dan Malaysia yang menimba ilmu di UIB.

"Kami juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para pemberi beasiswa, khususnya Pemprov Kepulauan Riau, Kemendikbudristek melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X yang telah menyalurkan Beasiswa Unggulan (BU) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K)," ucapnya.

Lanjutnya, dimana pada tahun 2022, terdapat 34 penerima beasiswa Pemprov Kepri, 8 penerima BU, 28 penerima KIP-K, dan satu penerima beasiswa Sariraya Japan. Rencana Induk Pengembangan UIB menyatakan bahwa pada periode tahun 2021-2026 UIB berada pada milestone Menuju Reputasi Unggul. 

UIB saat ini terus berbenah diri untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul. Salah satu upaya yang dilakukan adalah terus meningkatkan jumlah dosen berkualifikasi doktor (S-3). Saat ini terdapat 49 dosen S-3 (30 persen) dan 40 dosen sedang studi lanjut S-3 (15 di luar negeri dan 25 di dalam negeri).

"Target UIB adalah memiliki 56 persen dosen berpendidikan S-3 pada tahun 2025," ucapnya denga penuh optimis.

Kemudian, jabatan akademik juga menjadi perhatian dalam pengembangan dosen UIB. Pada tahun 2025 diproyeksikan 73 persen dosen dengan jabatan akademik minimal Lektor. 

"Puji Tuhan, di penghujung tahun 2022 UIB mendapatkan persembahan kinerja terbaik dari dosen Program Sarjana Pariwisata Fakultas Bisnis dan Manajemen, yaitu pencapaian jabatan akademik Guru Besar. Kami ucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Dra. Oda Ignatius Besar Haryanto, M.Si. Semoga pencapaian ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung UIB menjadi perguruan tinggi Unggul," harapnya.

Dikatakannya, selama tahun 2022 tercatat 246 mahasiswa UIB telah difasilitasi untuk dapat pengalaman belajar di luar kampus (setara maksimum 40 sks), baik melalui program flagship dari Kemendibudristek ataupaun secara mandiri (KM Mandiri). 

Program MBKM yang paling diminati adalah magang industri, studi independen, pertukaran mahasiswa, kewirausahaan, proyek di desa, kampus mengajar, dll. Dosen juga berperan aktif dalam implementasi MBKM, sebagai Dosen Pembimbing Lapangan/DPL. 

Lanjutnya, tahun 2022 ini UIB dipercaya kembali oleh Kemendikbudristek untuk mengelola dana sebesar Rp.1,6 miliar, setelah dinyatakan lolos dari seleksi hibah PK-KM (Program Kompetisi Kampus Merdeka). Program Sarjana Akuntansi, Program Sarjana Ilmu Hukum dan Pusat Pengembangan Merdeka Belajar sebagai Institutional Support System (ISS) merupakan unit yang langsung didanai PKKM 2022. 

"Pendanaan difokuskan untuk pencapaian Indikator Kinerja Utama dalam mendorong mahasiswa berkegiatan di luar kampus minimal 20 sks, peningkatan relevansi lulusan dan kompetensi dosen. 

UIB juga dipercaya Kemendibudristek untuk mengelola dana dari LPDP/Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kemenkeu RI sebesar Rp.218 juta untuk membiayai pelaksanaan PMM 2 (Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022). Peserta PMM 2 di UIB sebanyak 35 orang dari 29 PTN dan PTS di Indonesia telah lolos seleksi Kemendibudristek dan dibiayai LPDP untuk mempunyai pengalaman belajar selama satu semester pada kampus di luar wilayah domisilinya. 

Program Modul Nusantara merupakan bagian PMM 2 agar mahasiswa mengenal potensi Kota Batam/Kepulauan Riau.UIB terus berupaya lebih aktif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk proses pembelajaran guna memperluas jangkauan sumber belajar yang bermutu. 

"Upaya ini agar mahasiswa dapat mengambil sks di luar program studi atau di luar kampus UIB dengan dukungan fasilitas pembelajaran daring kolaboratif (PDK). Di tahun 2022, Program Sarjana Teknologi Informasi UIB sebagai salah satu dari 52 program studi di Indonesia yang mendapatkan bantuan dari Kemendibudristek untuk mengembangkan PDK," jelasnya.

Dalam menyiapkan UIB memperoleh reputasi unggul, prasarana juga ditingkatkan dengan dibangunnya Gedung Rektorat seluas + 27.000 m2 (12 lantai). Gedung tersebut akan selesai pada akhir tahun 2023 untuk mulai digunakan tahun 2024. Upaya UIB mencapai reputasi unggul juga dilakukan dengan tetap mempertahankan 55% program studi Terakreditasi A. 

"Puji syukur kepada Tuhan, pada bulan Desember 2022 Program Sarjana Ilmu Hukum telah mendapatkan perpanjangan status Terakreditasi A," ungkapnya.

"Mohon doa dan dukungan para orang tua serta para alumni, pada tahun 2023 ini UIB sedang berupaya agar 4 program sarjana memperoleh status Terakreditasi Unggul," ucapnya lagi.

Dilokasi yang sama, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan wisuda mahasiswa Universitas Internasional Batam hari ini.

"Selamat dan sukses atas terlaksananya wisuda mahasiswa UIB angkatan 18 tahun ini," ucap Ansar Ahmad.

Senada, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengucapkan selamat kepada ratusan lulusan UIB yang mengikuti wisuda hari ini. Secara khusus dia mengajak para lulusan untuk ikut memikirkan dan menyukseskan pembangunan Kota Batam. Menurutnya, apa yang dibangun di Kota Batam saat ini adalah milik bersama terutama anak-anak muda termasuk para lulusan UIB.

“Jangan mau menjadi manusia apatis, tidak peduli dengan kondisi di lapangan dan sekitarnya. Tetapi jadilah orang yang berfikir kreatif dan inovatif supaya etos kerja bangsa ini terus meningkat,” ucap Rudi.

Dia mengatakan, setiap manusia diciptakan dengan kemampuan akal sama. Bedanya terletak kepada kecepatan akal seseorang dalam menangkap sesuatu. Namun, setiap orang pasti mampu memahami sesuatu bila memiliki etos belajar. 

Dia pun berharap lulusan UIB memiliki etos belajar dan etos kerja yang tinggi sehingga dapat menjadi modal potensial untuk membangun Kota Batam menjadi kota baru yang maju dan modern sebagai lokomotif ekonomi nasional.

Lebih jauh dia pun menjelaskan bahwa pembangunan Batam saat ini didesain untuk kepentingan 20-30 tahun ke depan. Dengan demikian peluang menikmatinya ada pada anak muda. Namun Rudi meminta para lulusan UIB secara kreatif menangkap peluang ekonomi dari pembangunan ini.

Rudi juga menjelaskan bahwa konsep Batam Kota Baru yang digesa saat ini diproyeksikan selesai tahun 2029. Dia berharap para wisudawan UIB yang notabene anak-anak muda dapat melanjutnya visi besar Batam tersebut. 

Untuk itu dia meminta para lulusan UIB terus belajar dan meningkatkan etos kerja sehingga dapat bersama-sama pemerintah mewujudkan harapan besar seluruh masyarakat Batam tersebut.

Selain wisudawan dan keluarga yang memadati ballroom hotel, Wisuda Angkatan XVIII UIB ini juga dihadiri segenap civitas akademika dan para pendiri universitas ternama di Kota Batam tersebut.

Fay/Redaksi


Kepala KSOP Khusus Batam, Revolindo foto bersama tim gabungan saat Apel Penutupan Penyelenggaraan Angkutan Laut Nataru.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Selama arus mudik Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Khusus Batam mencatat ada sebanyak 642.542 penumpang domestik maupun internasional yang naik maupun turun diseluruh pelabuhan resmi di Kota Batam. 

Kepala KSOP Khusus Batam Revolindo mengatakan, angka ini berdasarkan arus mudik Pelabuhan domestik dan internasional mulai 18 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023 lalu.  Dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang ini mengalami kenaikan sekitar 252,2 persen. 

"Penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru 2023 boleh dibilang sukses. Kita bersyukur kegiatan berjalan lancar dan tanpa insiden. Kita melayani sebanyak 642.542 orang baik domestik dan internasional," ujar Revo usai apel penutupan penyelenggaran angkutan laut Natal 2022 dan tahun baru 2023 di kantor KSOP, Senin (8/1/2023). 

Revo menambahkan, pelayanan angkutan laut ini menjadi yang terbesar se-Indonesia. Bahkan lanjutnya, berdasarkan penyampaian dari Dirjen Perhubungan Laut bahwasanya untuk angkutan laut nasional Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 itu berjumlah sebanyak 1,1 juta penumpang. 

"Berarti lebih dari setengahnya itu ada di Batam. Keberhasilan ini berkat kerjasama dan dukungan yang sangat luar biasa antara TNI Polri dan stakeholder yang ada termasuk BMKG yang bekerja dan bersinergi dengan baik sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan sangat baik," terangnya. 

Pihaknya juga akan mengevaluasi keberhasilan ini untuk dilanjutkan lagi dalam menghadapi angkutan lebaran yang akan dilaksanakan sekitar 4 bulan lagi. 

"Segera kita evaluasi, yang baik akan kita pertahankan dan kita juga akan menerima masukan dari stakeholder untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Penagkapan DPO Warga Negara Singapore oleh Kejati Kepri dan Kejari Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Warga Negara Singapore, Wenhai Guan yang merupakan (Daftar Pencarian Orang (DPO) ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau bersama dengan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Batam, Senin (9/1-2023).

Kata Kajari Batam, Herlina Setyorini, penangkapan tersebut, bermula mendapat informasi dari Imigrasi Batam, jika ada salah seorang Warga Negara Singapura atas nama Wenhai Guan yang masuk ke Batam melalui Pelabuhan Batam Center dan terdata sebagai Red Notice dari Interpol dan juga terdata sebagai DPO Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

"DPO Wenhai Guan berangkat dari Pelabuhan Harbour Front Singapura pada pukul 10.30 Waktu Singapura dan tiba di Pelabuhan Batam Center Indonesia pada pukul 10.30 WIB," kata Herlina Setyorini melalui rilis.

Kemudian, lanjutnya, Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau beserta Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Batam langsung dipimpinya. 

"Kami mengamankan DPO Wenhai Guan di Pelabuhan Center dan membawa yang bersangkutan ke Kejaksaan Negeri Batam untuk diamankan sementara sebelum di bawa ke Jakarta," ujarnya.

DPO Wenhai Guan ditahan dalam perkara Penganiayaan (Pasal 351 KUHP) pada tahun 2020 oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, perkara tersebut telah mendapat kepastian hukum melalui Putusan Pengadilan Nomor 1573/Pid.B/2020/PN.Jkt.Utr Tanggal 02 Maret 2021, DPO kemudian melakukan Upaya Hukum Banding dengan Putusan nomor 84/PID/2021/PT.DKI tanggal 23 April 2021 dengan amar menguatkan Putusan Pengadilan Negeri dengan Pidana Penjara selama 6 bulan.

Selanjutnya DPO atas nama Wenhai Guan tersebut dibawa oleh Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Citilink QG 945 pada pukul 18.30 WIB.

Redaksi


Pelabuhan Penumpang. (Foto:Ist).

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk menjawab kebutuhan masyarakat, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan melangsungkan pertemuan dalam waktu dekat dengan beberapa pihak terkait perbaikan dan pengembangan Pelabuhan Pelni Batu Ampar.
 
Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, pada Sabtu (7/1/2023) pagi.
 
Ia mengatakan, dalam perjalanannya, pengembangan pelabuhan di Kota Batam memang menghadapi banyak tantangan.
 
Meski demikian, BP Batam bersama seluruh instansi daerah maupun pusat terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan melakukan perbaikan fasilitas kepelabuhanan.
 
Salah satunya adalah persiapan pemindahan kegiatan Kapal Pelni ke Pelabuhan Bintang 99 bersama dengan seluruh stakeholder terkait.
 
“Pembangunan sisi terminal saat ini sudah memasuki tahap akhir. Namun memang masih ada beberapa faktor keselamatan pelayaran yang harus diselesaikan oleh semua pihak, karena faktor keselamatan pelayaran harus sesuai dengan standard dan diprioritaskan,” ujar Ariastuty.
 
BP Batam juga menanggapi masalah kenyamanan yang dirasakan penumpang Kapal Pelni. 
 
Ariastuty menjelaskan, tingkat kenyamanan sulit didapatkan mengingat saat ini pelayanan operasional Kapal Pelni di Batam diselenggarakan di Pelabuhan Barang Batu Ampar.
 
Hal ini tentu mengakibatkan padatnya aktivitas di area pelabuhan, baik lalu lintas manusia maupun kendaraan.
 
Untuk itu, melalui Badan Usaha Pelabuhan, BP Batam saat ini tengah melakukan pendalaman alur untuk memetakan kebutuhan kapal berukuran sedang dan besar, beserta pengecekan kekuatan dermaga yang sedang berjalan.
 
“Secara kenyamanan penumpang, memang belum memenuhi standard. Tapi secara keselamatan pelayaran, Pelabuhan Batu Ampar menjadi pelabuhan memiliki kualifikasi penambatan Kapal Pelni,” jelas Ariastuty.
 
Ia juga menegaskan, BP Batam sangat memahami kebutuhan masyarakat terhadap layanan kepelabuhanan yang nyaman dan aman.
 
Beberapa pelayanan tambahan yang sudah diberikan antara lain, tenda, toilet portable, tambahan personil pada hari-hari tertentu, serta merencanakan dan mempersiapkan terminal untuk PT Pelni di Pelabuhan Bintang 99.
 
Hingga saat ini, telah disediakan beberapa armada bus untuk mengantar penumpang dari kapal menuju ruang tunggu agar penumpang tidak terganggu oleh aktivitas bongkar-muat barang.
 
“Penyediaan bus merupakan kewajiban dari PT Pelni, begitu juga dengan tiket kapal. Jadi, agar pelayanan kepelabuhanan maksimal, kami berharap seluruh instansi serta mitra kerja BP Batam dapat mendukung proses perbaikan pelabuhan,”
 
BP Batam juga akan mendukung penuh apabila PT Pelni ingin merelokasi pelabuhan kembali ke Sekupang. 
 
“Karena sejak awal pemindahan ke Batu Ampar, kami melihat banyak hal-hal yang kurang sesuai untuk pelabuhan penumpang, mengingat Pelabuhan Batu Ampar diperuntukkan bagi kegiatan bongkar muat barang,” 
 
Untuk membahas beberapa hal lebih lanjut, BP Batam akan melakukan koordinasi kepada semua stakeholder. 
 
“Rencananya awal Januari ini akan dilaksanakan rapat koordinasi untuk membahas progresnya,” Tutup Ariastuty.

BP Batam


Bareng Bekas Asal Singapore yng Ditimbun di Salah Satu Ruko. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ada apa dengan petugas Bea Cukai Batam, hingga ratusan karung berisikan pakaian bekas impor asal Singapura atau biasa di sebut Balpres bisa masuk dan ditimbun di Ruko Tiban Point No. 20-24, Kelurahan Tiban Indah, kecamatan Sekupang, Kota Batam, Jumat (6/12/2023). 

Menurut Sitopu, gudang Balpres tersebut diketahui milik seorang wanita bernama Raya yang tak lain adalah bosnya sendiri. 

"Iya, ini punya ibu Raya, kebetulan dia lagi di luar Kota pak," ucap Sitopu. 

Selain pakaian bekas, di gudang itu ada juga karungan berisikan tas dan sepatu untuk di edarkan di beberapa wilayah kota Batam seperti pasar Aviari Batuaji dan sejumlah pasar kaget yang tersebar di beberapa titik di Kota Batam. 

"Ada tas juga sepatu pak. Tugas saya hanya mengantar ke pasar seken Aviari Batuaji dan ke sejumlah pasar kaget," jelasnya. 

Sementara itu, Raya membenarkan terkait kepemilikan gudang Balpres tersebut. "Ya, itu memang benar punya saya. Emang kenapa. Ada yang salah ya?," ucap Raya ketika di konfirmasi wartawan lewat telepon selulernya. 

Selain itu, ia juga mengakui asal barang tersebut dari Singapura. "Barang-barang saya dari Singapura," kata Raya. 

Terkait bisnis ilegal yang dijalankannya itu, ia tidak tahu menahu "Saya tidak tahu undang-undang. Yang penting saya jualan. Kita punya toko di Aviari. Saya juga mengecer ke Pasar Kaget Merlion. 

Untuk diketahui, Pemerintah melarang importasi baju bekas. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Bea Cukai Batam.

Redaksi


Kavling yang di perjual belikan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bisnis menggiurkan, jual kavling. Aktivitas pematangan lahan di Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung, Kota Batam disinyalir ilegal, Jumat (30/12/2022). 

Pantauan wartawan, tampak 1 alat berat jenis Excavator warna hijau tengah melakukan aktivitas pemerataan lahan di lokasi. 

Tampak juga, sebagian lahan kini sudah di pasang patok dengan ukuran yang berbeda-beda. 

Informasi yang dihimpun, lahan yang luasannya diperkirakan mencapai 5 hektare itu akan dijadikan ajang bisnis Kavling Siap Bangun (KSB) dengan modus relokasi penggusuran.

Menurut warga setempat, sebelumnya lahan yang kini sudah disulap menjadi KSB tersebut adalah kebun sayur warga. 

"Sebelumnya lahan itu adalah kebun sayur warga. Namun sekarang sudah dijadian Kavling," ucap seorang pria yang namanya tak mau dipublikasikan. 

"Informasinya, Kavling itu adalah relokasi penggusuran warga. Tapi sebagian dijual-jual oleh pemilik dengan harga bervariasi," ucap dia sembari memberikan brosur penjualan Kavling dan Draft pengalokasian lahan (PL) tersebut. 

Berdasarkan brosur penjualan kavling yang didapatkan wartawan, nama Kavling itu adalah Zahra Residence 3. 
Lahan Kavling ini dijual dengan harga bervariasi tergantung luasan lahan. 

Untuk harga tapak ruko dengan ukuran 6m x 12m dijual mulai dari harga Rp 47 juta - Rp 55 juta. Sementara harga tapak ruko Hook yang sudah UWTO dijual senilai Rp 110 juta. 

Selanjutnya, harga tapak rumah dengan ukuran 8m x 12m, 9m x 12m, 10m x 12m dan 11m x 12m dijual mulai dari harga Rp 35 juta - Rp 70 juta. 

Untuk syarat dan ketentuan, uang muka (DP) Ruko minimal Rp 5 juta. Sementara DP Kavling minimal Rp 3 juta dengan lama cicilan 12 bulan, 15 bulan, 20 bulan hingga 24 bulan. 

Sementara, dari Draft PL berlogo BP Batam itu, pemohon lokasi lahan kavling itu mengatasnamakan PT Erra Cipta Karya Sejati. 

Dalam hal ini, draft PL tersebut diduga dipalsukan atau bodong. Bagaimana tidak, pasalnya draft PL berlogo BP Batam tersebut tidak dibubuhi tanda tangan elektronik. 

Sebagaimana diketahui, Direktorat pengelolaan Pertanahan BP Batam melalui Surat Keputusan nomor 493 tahun 2017 tentang penetapan dan penerbitan dokumen elektronik melalui Land Management System (LMS) dan kode penomoran dokumen lahan pada Kantor pengelolaan lahan telah menerapkan penandatanganan elektronik pada dokumen yang dikeluarkan oleh aplikasi LMS berupa Surat Pemberitahuan, Faktur, Surat Keputusan, Surat Perjanjian, Gambar Penetapan Lokasi, Izin Peralihan dan Rekomendasi.

Artinya, seluruh dokumen ditandatangani secara elektronik dan disimbolkan oleh sebuah QR Code pada bagian tanda tangan.

Belum lagi, BP kini tengah gancar menghimbau seluruh masyarakat Batam agar tidak membeli Kavling Siap Bangun (KSB), yang lokasi lahannya tidak pernah dialokasikan BP Batam sebelumnya.

Mengingat BP Batam tidak lagi mengeluarkan izin program KSB usai tahun 2016 silam.

"Kami tak henti-hentinya untuk kembali menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat, agar teliti dan hati-hati terhadap potensi penipuan penjualan kavling ilegal ini,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait sebelumnya. 

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak BP Batam dan pihak kepolisian dimintai keterangan lebih lanjut.

Redaksi


(Foto:Ist)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali melaksanakan pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa. Pembangunan jalan tersebut mencapai Panjang 20 km untuk tahun tunggal atau single year tahun anggaran 2023.

Pembangunan ruas jalan tersebut dimulai pada 5 Januari hingga 31 Desember 2023. Adapun detail pengerjaan sebagai berikut:

1. Jalan Yos Sudarso tahap 4 sepanjang 2,4 km (Ruas Underpass Pelita – Nagoya Gate) dengan kontraktor PT. Kuala Batee Indonesia dan konsultan pengawas PT. Calvindam Jaya. EC

2. Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 9 km (Ruas Simp. Laluan Madani - Simp. Bundaran Punggur) dengan kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. - PT. Maju Bersama Jaya (KSO) dan konsultan pengawas PT. Portal Engineering Perkasa

3. Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 2,6 km (Ruas Bundaran Punggur - Simp. Bandara) dengan kontraktor PT. Harap Panjang dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

4. Pengembangan Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 km (Simpang Batu Besar – Simpang Turi) dengan kontraktor PT. Sinar Arengka Setia Maju dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

5. Bundaran Bandara (Simpang Lampu Merah Bandara Hang Nadim) berdiameter 100 m serta panjang jalan mencapai 800 m dengan kontraktor PT. Kurnia Djaja Alam dan konsultan pengawas PT. Astadipati Duta Harindo

Sepanjang jalur tersebut nantinya akan dikembangkan jalan yang semula memiliki dua, tiga, dan empat lajur, seluruhnya akan dilebarkan menjadi lima lajur kiri dan kanan. Selain itu sejalan dengan pembangunan jalan, BP Batam juga melakukan peningkatan saluran drainase. 

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan bahwa pelebaran jalan ini merupakan langkah strategis pihaknya untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.

“Pembangunan jalan ini tidak hanya untuk kepentingan investasi semata, tapi juga untuk kemudahan mobilisasi dan mendukung ekonomi masyarakat,” kata Rudi.

“Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” kata Rudi lagi. 

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan BP Batam selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Muhammad Gazali Djajasasmita menerangkan bahwa pengerjaan pembangunan jalan akan berdampak terhadap utilitas-utilitas yang berada dalam jalur pengerjaan seperti pipa gas dan air bersih, jaringan kabel listrik dan telekomunikasi, papan nama, reklame, dan gapura, lampu penerangan jalan umum, tanaman hias (nursery); serta tower listrik dan telekomunikasi.

Untuk itu ia menghimbau kepada pemilik utilitas/ penyewa/ dan pengelola utilitas yang berada dalam peroyek pengerjaan untuk segera mengamankan aset yang dimiliki.

“Untuk mempercepat progress pekerjaan pelebaran jalan di lokasi tersebut, BP Batam menghimbau kepada para pemilik, penyewa, dan pengelola utilitas agar dapat segera mengamankan asetnya,” terang Gazali.

BP Batam memberikan waktu jika dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak himbauan dan diterbitkan pengumuman para pemilik dan pengelola utilitas tersebut tidak mengamankan asetnya, maka BP Batam akan tetap melanjutkan pekerjaan pelebaran jalan.

“Jika dalam 14 hari kalender kedepan para pemilik dan pengelola utilitas tersebut tidak mengamankan asetnya, kami akan tetap melanjutkan pekerjaan dan kerugian atas aset tersebut menjadi tanggung jawab pihak utilitas terkait,” pungkas Gazali. (ap/mi)


Kapolsek Kundur, AKP Buala Harefa, S.H., M.H Kunjungi Tulan Ojek di Pelabuhan Jumat Curhat. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Polres Karimun dan Polsek Kundur menggelar kegiatan Jumat Curhat di pangkalan ojek pelabuhan SPN Tanjung Batu Kecamatan Kundur, Jumat (6/1/2023).

Kegiatan dilakukan untuk menyerap informasi Kamtibmas, saran dan kritik dari para tukang ojek sekaligus menjalin komunikasi.

Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa, S.H., M.H mengatakan, hari ini dilakukan kegiatan Jumat Curhat di pangkalan ojek. Dalam kegiatan, dirinya melakukan komunikasi dan interaksi langsung dengan para tukang ojek.

“Kami menyerap informasi dan keluhan para tukang ojek di pangkalan terkait Kamtibmas. Informasi langsung disampaikan kepada Kapolsek Kundur yang hadir," ucapnya. Jumat (6/1/2023).

Dalam hal ini, Kapolsek Kundur langsung menjelaskan pertanyaan salah seorang tukang ojek tentang tilang elektronik apa aja pelanggaran yang bisa kena tilang elektronik sebagai berikut : 

1. Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan;
2.Tidak mengenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi kendaraan roda empat;
3.Berkendara sambil menggunakan gawai pintar;
4. Melanggar batas kecepatan;
5. Menggunakan plat nomor palsu atau tidak berplat sama sekali;
6. Berkendara melawan arus;
7.Melanggar lampu merah; 8.Tidak mengenakan helm; 9. Berboncengan lebih dari dua orang; 
10. Tidak menyalakan lampu saat malam dan siang hari bagi sepeda motor.

Ditambahkan bahwa informasi, saran dan kritik yang masuk akan segera dilakukan tindak lanjut. Sehingga apa yang diharapkan masyarakat terkait kamtibmas di wilayah Kecamatan Kundur dapat terwujud.

“Kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali dengan sasaran yang berbeda. Dengan harapan semakin terjalin komunikasi yang baik antara polisi dengan seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.

Maman (48) dan Ambok Tuo (47) tukang ojek warga Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun menyambut baik kegiatan yang dilakukan Kapolsek Kundur. Menurutnya dengan kegiatan yang dilakukan dapat menjalin silaturahmi, bisa bertukar pikiran masyarakat dengan polisi.

“Kegiatannya bagus sekali, bisa bertukar pikiran, tentang peraturan lalu lintas di jalan raya dengan di berlakukannya sekarang ini Tilang Eletronik. Terimakasih pak Polisi,” ucap Maman dan Ambok Tuo.

Ahmad Yahya


Penasehat Hukum Kapal MT Sea Tanker II, Dr Fadlan (tengah) memberikan keterangan pers.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri melalui Subdit I melakukan Gelar Perkara Khusus terhadap kasus kepemilikan Kapal MT Sea Tanker II. 

Gelar Perkara tersebut dilakukan menanggapi adanya Laporan Polisi Nomor: LP-B/48/IV/2022/SPKT-Kepri tanggal 29 April 2022 tentang dugaan Tindak Pidana Menempatkan Keterangan Palsu Diatas Akta Autentik dan/atau Penipuan dan/atau Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 266 KUHP dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP yang dilayangkan oleh Law Firm Andi Fadlan & Partners.

Penasehat Hukum Kapal MT Sea Tanker II dari Law Firm Andi Fadlan & Partners, Dr Fadlan menyambut baik dan mengapresiasi dilaksanakannya Gelar Perkara Khusus terkait polemik kepemilikan Kapal MT Sea Tanker II oleh Subdit I Ditreskrimum Polda Kepri.

"Kami mengapresiasi Wasidik Polda Kepri yang sudah merespon surat yang sudah kami layangkan. Dan, kami juga tadi sudah dimintai keterangan oleh penyidik," ungkap Dr Fadlan kepada sejumlah media di depan Ditreskrimum Polda Kepri, Selasa (27/12/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, dari point-point penting yang telah disampaikannya ke penyidik, pihaknya berharap adanya sebuah transparansi dan keadilan dalam proses penegakan hukum terhadap kliennya, sehingga menjadi catatan penting bagi kita semua.

Menurutnya, dasar dari laporannya tersebut merujuk kepada laporan kliennya yang sudah dilayangkan oleh kliennya ke kepolisian di negara Singapura.

"Kami mengharapkan ada beberapa catatan-catatan yang nanti dihadirkan dalam rapat gelar, yang bisa memberikan sebuah kepastian sehingga kasus ini memiliki titik terang," harapnya.

Dr Fadlan berharap Mapolda Kepri bisa memberikan sebuah catatan penting dalam proses penegakan hukum, dan ini merupakan rangkaian daripada program Polri yang prinsipnya terbuka, akuntabilitas dan berbasis keadilan atas penegakan hukum bagi warga negara Indonesia.

Dan, apabila nantinya keputusan yang dihasilkan tidak mencerminkan rasa keadilan dan kepastian hukum, maka berdasarkan koordinasi dengan kliennya dan merujuk kepada surat laporan kepolisian dari negara Singapura, maka pihaknya akan membawa kasus tersebut untuk dibawa ke Bareskrim Polri.

"Kami tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung saat ini," imbuhnya.

Lanjut Dr Fadlan, pihaknya menilai langkah yang diambil oleh Polda Kepri untuk melakukan gelar perkara khsusus ini sudah tepat. Hal itu dikarenakan adanya klaim dan juga perbedaan opini dan pendapat antara aparat penegak hukum dalam hal ini Subdit I Ditreskrimum Polda Kepri dengan kliennya.

"Kami memang meminta untuk dilakukannya gelar perkara khusus. Dan, ini dilindungi oleh Undang-Undang. Ada mekanismenya sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2020," jelasnya.

Lanjutnya, pihaknya berharap Polda Kepri bisa menyelesaikan persoalan ini dengan sebaik-baiknya berdasarkan surat-surat dan bukti yang telah dihadirkan.

"Kita lihat nanti hasilnya seperti apa. Muah-mudahan surat kita itu bisa direspon dan juga bisa memberikan rasa keadilan untuk klien kita," pungkasnya.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Jefri R P Siagian ketika dikonfirmasi awak media mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti dan melayani permintaan dair Pelapor.

"Kita tindaklanjuti dan melayani permintaan dr pelapor," sebutnya berdasarkan pesan yang dikirimkannya melalui aplikasi WhatsApp.

Fay/Redaksi


Rapat Kordinasi Pengelolaan Keuangan Desa Gemuruh ke BPKP Kepri di Batam. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Sebagai langkah preventive terhadap potensi kesalahan terhadap pengelolaan keuangan Desa, Kades Gemuruh beserta pimpinan BPD Desa Gemuruh melakukan koordinasi dan konsultasi ke kantor BPKP Perwakilan Kepri di Batam. 

Adapun Rombongan Kades diterima langsung oleh, Adit dan Tety perwakilan dari BPKP Kepri di Batam. Koordinasi dan konsultasi berlangsung selama 2 jam, membahas review RABPDES Desa Gemuruh menjadi APBDES, dan juga    terkait keuangan pengadaan barang dan jasa.

"Setelah melakukan diskusi panjang banyak pelajaran yang dapat kami ambil, terkait bagaimana APBDES dapat ditetapkan dengan mengacu Permendes No 8 tahun 2022 tentang Prioritas penggunaan dana desa 2023, dan PMK 201 Tahun 2022 tentang pengelolaan dana desa tahun 2023. Dan hal-hal lain yang sangat membantu dalam pelaksanaan APBDES tersebut," ujar Ari.

Ini, kata dia, merupakan upaya preventive dan tertib administrasi terhadap pengelolaan keuangan Desa, 
Kita antisipasi potensi-potensi kesalahan di dalam perencanaan maupun pelaksanaan nya nanti. 

"Ini merupakan konsultasi yang kedua kalinya di tahun 2022, yang sebelumnya kita laksanakan pada bulan Nopember 2022 terkait RKPDES Tahun 2023," kata Ari 

Dikatakan dia, banyak pelajaran yang dapat ia ambil terkait bagaimana antisipasi terhadap potensi kesalahan dalam rencana maupun pelaksanaan APBDes. 

"Sehingga kedepan kita harapkan Desa Gemuruh dapat menjadi Pilot Project Pengelolaan Keuangan Desa yang efisien, efektif, dan juga transparan. Potensi kesalahan maupun penyalahgunaan anggaran dapat kita antisipasi dari awal, karena ini merupakan awal pemerintahan saya," ungkapnya. 

"Semoga kedepan tidak ada masalah dalam perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, maupun  penatausahaan terhadap keuangan Desa," ucapnya kembali. 

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan BPKP kepri di Batam yang telah menerimanya dengan sangat baik, dan terima kasih juga ia ucapkan kepada Bapak Camat Kundur Barat, yang telah mendukung langkah yang ia laksanakan.

Ahmad yahya


Dua Kades Sampaikan Keluhan saat Kunjungan Gubernur Kepri ke SMA Negeri 1 Kundur. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Desa Gemuruh dan Kepala Desa Perayun hadiri kegiatan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad S.E, di SMA Negeri 1 Kundur, Kabupaten Karimun beberapa waktu yang lalu, Selasa (6/12-2022). Kegiatan tersebut merupakan pembagian insentif dari Provinsi untuk pemuka Agama dan TPQ.  

Kehadiran dua Kades, yakni Ari Supriadi Nurfaizal (Kades Gemuruh) dan Tarub Murdiono (Kades Perayun), guna untuk menyampaikan beberapa keluhan kepada Gubernur Kepri terkait potensi pengurangan ADD pada tahun 2023 mendatang. 

Kepala Desa Gemuruh, Ari Supriadi Nurfaizal mengatakan, dirinya menyampaikan kepada Gebernur terkait adanya potensi pengurangan ADD tahun 2023 untuk semua Desa di Kabupaten Karimun, yang berimbas kepada potensi pemotongan siltap perangkat Desa, dan honorarium lainnya.

"Tentu hal ini menjadi kekhawatiran bagi para kepala Desa, khususnya 30 Kepala Desa baru yang baru saja di lantik beberapa bulan yang lalu. Dan ini akan menurunkan kinerja pemerintah dan secara keseluruhan," ujarnya. 

Lanjutnya, tentunya ini bertolak belakang dengan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, yang menggaung- gaungkan peningkatan pembangunan terhadap Desa di seluruh Indonesia.

"Saya meminta, agar Gubernur Kepri  dapat membantu keuangan Desa melalui bantuan keuangan Provinsi Kepri, bak gayung bersambut. Dan Gubernur juga  menyampaikan akan coba mengakomodir di APBD P Provinsi Kepri tahun 2023 mendatang karena untuk APBD murni sudah di sahkan," ucap Ari.

Kata Ari, Gubernur minta di ingatkan di tahun 2023. Tentu ini menjadi sepucuk harapan bagi para Kepala Desa dan perangkat Desa di Kabupaten Karimun.

"Sekitar 15 Milyar, berkurang dari ADD tahun lalu, yang di sebabkan pengaturan dari pemerintah pusat untuk beberapa alokasi yang sebelumnya tidak diatur pemerintah pusat, tapi tahun 2023 diatur beberapa persen," ungkapnya. 

Sehingga, kata Ari, berdampak kepada ADD untuk semua Desa di Kabupaten Karimun. Hal tersebut juga di amini oleh Bapak Bupati Karimun, pengurangan ADD tahun 2023 untuk semua Desa di Kabupaten Karimun, yang berimbas kepada potensi pemotongan Siltap perangkat Desa, dan honorarium lainnya.

"Kita meminta kepada Gubernur Kepri agar mau membantu mengatasi permasalahan yang kami hadapi. Semoga dengan di bantu Gubernur Kepri, ADD Desa di Kabupaten Karimun bisa berjalan sesuai yang kami harapkan," tutup Ari

Ahmad yahya


Jalan Desa Genangan Air. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Akses jalan Umum dari Desa Sebele menuju Desa Penarah tergenang air. Tergenangnya air di jalan umum ini bila air pasang dan musim hujan. Jalan yang di genangi air tepatnya di Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Juma't (23/12/2022).

Kades Penarah Abdul Rahman melalui Sekdes Penarah saat di temui di ruang kantornya mengatakan, agar pemerintah Kabupaten Karimun memberikan perhatian serius untuk pembangunan jalan di Kecamatan Belat, khususnya di Desa Penarah.

"Setiap air pasang besar beginilah kondisi jalan kita, masyarakat kesusahan untuk melintas. Padahal ini l satu-satunya akses jalan menuju kantor Desa," ucap Sekretaris Desa.

Salah satu masyarakat Desa Penarah  saat melintasi jalan tersebut yang di genangi Air mengemukakan tidak ada nya perhatian pemerintah terhadap kami khususnya masyarakat Belat dari tahun ke  tahun di katakan akan di bangun jalan utama, namun hingga hari ini blum adanya pembangunan yang di janji janji kan pemerintah maupun DPRD kabupaten karimun 

"Sembilan Angota DPRD kabupate karimun dari dapil Kundur tiap tahun ada kan Reses namun hingga hari ini janji tinggal janji. 

Ahmad yahya


Foto Bersama. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksaan Negeri Kabupaten Karimun dan BNI gelar kegiatan sosialisasi pengelolaan keuangan Dana Desa (DD). Kegiatan tersebut berlansung tepatnya di Gedung Balai Srigading, Kecamatan Kundur, selasa (20/12/2022).

Kejaksaan Negeri Karimun menggandeng BNI, Dinas PMD, Kecamatan dan APDESI melakukan sosialisasi terkait pengelolaan keuangan Desa.

Kepala Kajari Kabupaten Karimun Firdaus, SH, MH, MM, M. Kom, didampingi Kacabjari Tanjung Batu Kundur Doni Saputra, SH dihadapan tamu undangan mengatakan, sebagai Kepala Desa dengan pengelolaan dua sumber dana baik DD maupun ADD, yang hampir berjumlah Miliaran rupiah untuk setiap tahunnya, tidak segampang kita mmbalikkan telapak tangan. 

"Banyak ketentuan, aturan dan presedural yang wajib dilalui didalam penggunaan dana yang dimaksud. Untuk itu kita dari aparatur penegak Hukum sangat menghimbau dan tidak pernah merasa bosan memberikan sosialisasi kepada para Kepala Desa untuk mengikuti Juklak dan Juknis dari tata cara penggunaan dana negara yang notabene merupakan uang rakyat tersebut," kata Firdaus.

Dikatakan nya, ia tidak ingin dan bahkan menjauhkan segala kemungkinan yang terburuk. Jika ada Kepala Desa yang memaksakan diri melakukan penggunaan Anggaran Dana Desa maupun Dana Desa terkesan melangkahi aturan yang telah ditetapkan Pemerintah.

"Kepada Kepala Desa, agar selalu bertanya terkait banyak hal tentang tata-cara penggunaan dana Pemerintah tersebut. Pihak Kejaksaan Negeri baik di Karimun maupun Cabang Kejaksaan Negeri di Kecamatan selalu siap dan akan tetap menyempatkan diri jika ada Kepala Desa yang ingin berkonsultasi tentang berbagai hal yang beketerkaitan dengan Dana Negara tersebut," ucap Firdaus.

Kepada Kepala Desa juga sangat dihimbau untuk menempatkan para staff Desa terkait pengelolaan dana. Mereka-mereka yang sedikit-banyaknya mengetahui dan memahami masalah administrasi. 

"Jangan memaksakan kehendak, karena jika " Nasi Sudah Menjadi Bubur " tidak ada gunanya lagi, tindakan " Prefentive Lebih Baik Dari Kurative," pungkas Firdaus. 

Ahmad Yahya


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.