Bhabinkamtibmas Menyerahkan Penyaluran Dana Desa Kemata Warga Penerima.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Utara,  Polsek Bunguran Timur, Bripka Henri kawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2022 bertempat Di Gedung Pertemuan Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Selasa (19/6/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka Henri menekankan kepada masyarakat Desa Cemaga Utara Kecamatan Bunguran Selatan khususnya warga penerima bantuan agar bersama-sama menjaga Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Selain itu, Bripka Henri menejalaskan bahwa pengamanan dan pengawasan penyaluran bantuan tersebut dilakukan guna menjamin keamanan tidak adanya gangguan kamtibmas serta penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

"Dengan Kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan salah satu wujud tugas dan kepedulian Polri untuk memastikan Penyaluran BLT-DD dapat berlangsung aman, tertib dan tepat sasaran serta tidak terjadi penyimpangan/penyelewengan Dana BLT-DD," ungkap Bripka Henri. 

(IK)


Presiden Jokowi pimpin Ratas mengenai PPKM.

KEPRIAKTUAL.COM: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk mempercepat pemberian vaksinasi COVID-19 penguat atau booster bagi masyarakat. Untuk itu, pemerintah akan mewajibkan vaksinasi booster sebagai syarat dalam sejumlah kegiatan masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (18/07/2022),  di Istana Merdeka, Jakarta.

“Bapak Presiden memberikan arahan agar vaksinasi booster itu dipercepat. Beberapa kegiatan masyarakat nanti akan kita minta agar diwajibkan vaksinasi booster dengan tujuan untuk melindungi masyarakat kalau terkena, jangan sampai masuk rumah sakit dan jangan sampai wafat,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) dalam keterangan pers usai Ratas.

Selain bagi masyarakat umum, Presiden Jokowi juga mendorong pemberian vaksinasi booster kepada para jemaah haji yang baru pulang dari Arab Saudi.

“Bapak Presiden memberikan arahan, untuk semua jemaah haji yang baru pulang dan belum di-booster diminta sambil menunggu di asrama haji sebelum dijemput oleh keluarganya, bisa di-booster,” ujarnya.

Menkes menyampaikan, vaksinasi penguat telah terbukti efektif dalam memberikan proteksi ekstra bagi masyarakat dari kemungkinan dirawat di rumah sakit maupun meninggal.

“Secara persentase (pasien COVID-19) yang meninggal paling tinggi adalah orang yang belum divaksin atau yang divaksin baru satu kali. Sedangkan yang sudah divaksin dua kali, jauh menurun persentase fatalitasnya (yang wafat) kalau terkena. Yang di-booster sudah sangat menurun persentase yang wafatnya kalau kena,” pungkasnya. 

(TGH/UN/Redaksi)


Foto: Ilustrasi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Seorang pria berinisial MS (53) warga Teluk Bakau, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, ditangkap Unit Reskrim Polsek Nongsa setelah nekat mencabuli dua orang anak dibawah umur.

Perbuatan bejat pria berinisial MS (53) itu, terjadi di toilet Mushola kawasan Teluk Bakau, pada hari Rabu (29/12/2021) sekira pukul 16.30 Wib dan baru terungkap saat ini.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian mengatakan, peristiwa pencabulan terhadap dua orang anak dibawah umur itu terjadi sekira 7 bulan yang lalu di dalam toilet Mushola kawasan Teluk Bakau.

"Pada saat korban AN (11) selesai mengaji, ia melakukan piket membersihkan mushola bersama teman-temannya. Saat korban sedang bersih-bersih, pelaku MS memanggil AN untuk masuk ke dalam toilet dan mengunci pintu toilet," ungkap Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian saat dikonfirmasi awak media, Senin (18/7/2022).

Saat berada di dalam toilet, pelaku MS langsung membekab mulut AN dan dengan leluasa melakukan perbuatan bejat (mencabuli) korban.

Perbuatan bejat MS tak berakhir sampai disitu saja, diwaktu bersamaan, pelaku juga mencabuli teman AN berinisial AMT (13) dilokasi yang sama.

"Pelaku MS juga sempat mengancam korban dengan mengatakan, 'Jangan memberitahu kepada siapa-siapa ya' sehingga korban merasa takut dan baru kali ini terungkap," ujar Yudi Arvian.

Atas kejadian tersebut korban mengalami trauma serta lecet di bagian alat vital sehingga orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Nongsa.

Menerima laporan korban, dengan gerak cepat pada hari Rabu (13/7/2022), Unit Reskrim Polsek Nongsa langsung menuju rumah kediaman pelaku sesuai dengan informasi yang sudah di terima.

"Sesampainya di rumah pelaku, unit opsnal Reskrim Polsek Nongsa langsung mengamankan MS beserta barang bukti untuk selanjutnya dibawa ke Polsek Nongsa guna proses penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 1 buah Rok panjang berwarna hijau, 1 buah baju kemeja panjang berwarna hijau, 1 buah celana dalam berwarna pink muda, 1 buah BH berwarna Pink muda dan 1 buah jilbab berwarna kuning.

Sementara itu, menurut informasi yang diperoleh awak media dilapangan, pelaku pencabulan MS (53) merupakan seorang oknum guru mengaji di Mushola tersebut.

Saat ini, MS (53) telah diamankan Polsek Nongsa guna proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. 

(Kb/Exp/Redaksi)


Foto Bersama. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Masyarakat di Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau turut merasakan semarak Bulan Bakti PT Timah Tbk dalam rangka menyambut HUT ke 46 PT Timah Tbk yang jatuh pada 2 Agustus mendatang. 

Kegiatan Bulan Bakti yakni donor darah dan khitanan massal di Kundur dilaksanakan di Wisma Timah Kundur, Senin (18/7/2022). Bulan Bakti ini disambut antusias oleh warga sekitar. 

Sebanyak 65 anak ikut kegiatan khitanan massal ini, mereka berasal dari Kecamatan Kundur Barat, Kundur Utara dan juga Kecamatan Kundur. 

Salah satu orang tua peserta Khitanan massal Johari  dari Kelurahan Sawang menyampaikan sangat senang anaknya bisa mengikuti khitanan massal yang dilaksanakan PT Timah Tbk. 

Ia berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun, sehingga semakin banyak anak bisa mengikuti kegiatan khitanan massal gratis ini. 

"Kami dari masyarakat Nelayan sangat senang dengan kegiatan Khitan massal ini. Menurut saya program ini cukup bagus dan dirasakan langsung ke masyarakat," ucapnya. 

Sementara itu, Camat Kundur Barat Haidir mengapresiasi PT Timah Tbk yang secara konsisten selalu membantu masyarakat serta memiliki program-program yang menyentuh langsung ke masyarakat. 

"Sehingga kontribusi dari kehadiran perusahaan di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan. Semoga PT Timah Tbk di ulang tahun ke - 46 semakin sukses dan terus berkembang sehingga dapat membantu masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

Kegiatan Bulan Bakti PT Timah Tbk di Kundur turut dihadiri  Wakil Kepala Unit Produksi Anton Saputra, Camat Kundur Barat Haidir, Kapolsek Kundur Utara Barat AKP Sasmintoro S.H M.H, Kepala Puskesmas Kundur Utara Dwiyono,S.kep dan warga sekitar.

Ahmad Yahya


Manajemen Bank Riau Kepri sedang berdiskusi dengan MUI Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dukungan konversi Bank Riau Kepri menjadi BRK Syariah datang dari banyak pihak. Kali ini, dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam. 

Dukungan diberikan karena bank pembangunan daerah Riau dan Kepri ini diyakini bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat di dua provinsi.

"Kami senang dan mendukung Bank Riau Kepri menjadi BRK Syariah. Kami berharap tidak hanya dari asetnya, tapi juga harus menjalankan dua kunci penting yakni sinergi dan literasi" kata Ketua MUI Batam, KH Lukman Rifai didampingi Sekretaris MUI Batam Syukri Ilyas, Minggu (17/7/2022).

Dijelaskan Ketua MUI Batam, sinergi yang dimaksud itu adalah saling bahu membahu meningkatkan partisipasi ummat islam dalam meningkatkan market share perbankan syariah dan kerjasama misalkan dalam pemberdayaan lingkungan ekonomi bisnis di pesantren.

"Sedangkan literasi yang dimaksud yaitu mengedukasi ke masyarakat terkait pengenalan terhadap perbankan/keuangan syariah. Ini hal yang sangat penting yang harus dilakukan pihak Bank Riau Kepri Syariah," sebutnya lagi. 

Menurut KH Lukman, jika BRK Syariah concern memberdayakan pesantren, ada tiga hal yang perlu ditingkatkan yaitu Manajemen Pesantren, Pemberdayaan Ekonomi Pesantren dan Potensi dari CSR BRKS misalnya melalui peningkatan kapabilitas penguasaan kitab kuning di lingkungan pesantren

Sementara itu, Direktur Kredit dan Syariah BRK Syariah, Tengkoe Irawan menceritakan historical konversi, bahwa pada tahun 2017 terdapat wacana/usulan spin off. Diadakan kajian, dan dalam survey pertama, pegawai seluruhnya memilih konversi, termasuk juga pemegang saham.

"Pada saat persiapan konversi ini terjadi pandemi Covid-19 yang membawa impact di dunia usaha dan portofolio bisnis serta cukup membatasi pergerakan juga. Alhamdulillah izin OJK terbit di awal Juli 2022 dan BRK InsyaAllah menjadi BPD ke 3 yang berkonversi.l," kata Tengkoe Irawan. 

Masih kata Tengkoe Irawan, BRK Syariah sangat mengapresiasi dukungan dan support dari MUI Kota Batam, yang memberikan nilai tambah juga dalam persiapan proses konversi BRK Syariah ini. 

"Mohon dukungan para ulama agar sinergi, literasi dan edukasi terkait perbankan syariah dapat tersebar di seluruh elemen masyarakat. Hal ini akan diorganisir sosialisasi kepada para assatidz kepri terkait transfer knowledge istilah-istilah keuangan dan perbankan syariah.dl Dengan sinergi, diharapkan agar market share perbankan syariah semakin meningkat," katanya. 

Tengkoe Irawan juga menyampaikan saat ini insan BRK Syariah tengah mempersiapkan acara untuk peresmian nama BRK Syariah ini. Dimana saat peresmian nanti, selain dihadiri seluruh pemegang saham, InsyaAllah juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden KH Ma'aruf Amin.

Fay/Redaksi


Ketua PBFI Kota Batam, Deni Setyawan foto bersama atlit-atlit binaraga fitness di Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) kota Batam menggelar rapat pembentukan cabang olahraga dan pengurus kota Batam Masa Bakti 2022-2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Zest Hotel Harbour Bay Batam, Minggu (17/7/2022).

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Umum PBFI Provinsi Kepri, Amri, Ketua PBFI Kota Batam, Deni Setyawan didampingi Wakil Ketua, Yohanes Doris Atawollo, Sekretaris, Tomy Chandra dan Bendahara, Adam serta Pembina, Epy dan pengurus lainnya.

Sekretaris Umum PBFI Provinsi Kepri, Amri mengatakan sejak olahraga Binaraga melebur dan berdiri sendiri dipisahkan dari Angkat Besi dan Angkat Berat, maka diharapkan kepada seluruh kota dan kabupaten se Provinsi Kepri diharapkan membentuk Pengurus Kota (Pengkot) dan Pengurus Kabupaten (Pengkab).

"Kita kan sudah terbentuk di Provinsi. Makanya kita mendorong kepada seluruh kota dan kabupaten se Kepri untuk secepatnya membentuk pengkot dan pengkabnya," ujar Amri usai kegiatan.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebenarnya pembentukan pengurus kota Batam ini bisa dikatakan sudah terlambat jika dibandingkan dengan pengurus di daerah lainnya. Namun, pihaknya optimis kota Batam bisa secepatnya menyusun kepengurusan dan segera melakukan pelantikan.

"Untuk Batam kita sudah dapatkan orang yang cocok menjadi ketua. Makanya kita berikan mandatnya ke Pak Deni. Syukurnya, dia selaku insan olahraga binaraga bersedia menerima mandatnya," jelas Amri.

Masih menurut Amri, kepada seluruh pengurus yang akan terbentuk nantinya, dia berharap untuk secepatnya melakukan pembinaan. Hal itu dikarenakan event olahraga Provinsi (Porprov) Kepri sudah didepan mata.

Artinya, pengurus yang baru terbentuk ini bisa mengirimkan atlit-atlit binaraga terbaiknya untuk dapat mengikuti ajang Porprov yang akan digelar pada bulan November mendatang. Dan, apapun hasil dari Porprov nanti pihaknya akan mempersiapkan untuk mengikuti ajang Pra PON.

"Kita berharap di PON 2024 mendatang ada atlit binaraga fitness ini yang kita berangkatkan. Itu menjadi target kita," ucapnya optimis.

Dalam kesempatan itu, tak lupa Amri mengingatkan kembali kepada pengurus PBFI kota Batam, agar mempersiapkan atlit-atlit binaraga terbaiknya untuk bisa mengikuti ajang Porprov Kepri yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

"Semoga dalam sisa waktu empat bulan ini pengurus PBFI Batam bisa mengirimkan atlit-atlit binaraga terbaiknya mengikuti ajang Porprov Kepri bulan November mendatang," harapnya. 

Di tempat yang sama, Ketua PBFI Batam, Deni Setyawan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pengurus Provinsi PBFI Kepri, yang telah memberikan mandat kepadanya untuk memimpin PBFI Batam kedepan.



Penobatan Sebagai Keluarga Flores. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam Muhammad Rudi menerima penobatan sebagai warga suku Flores dari Perkumpulan Keluarga Besar Flores Kepri di Bintan, Minggu (17/7/2022).

Prosesi penobatan tersebut dilakukan dengan sejumlah rangkaian, sejak kedatangannya di Tanjung Pinang, Muhammad Rudi disambut antusias dengan tarian selamat datang tari Hegong dari Maumere,  Sikka, NTT  disertai penyematan selendang tenun.

Selanjutnya Muhammad Rudi dan rombongan diajak menuju bakal rumah besar di Batu 2 Tanjung Pinang, untuk melakukan serangkaian prosesi adat.  Setelahnya, rombongan menuju Bintan Blue Coral (BBC), Pantai Trikora sebagai tempat acara puncak dengan iringan musik tarian Maumere dari atas kendaraan lori. 

Menempuh perjalanan satu jam, setibanya di BBC, Muhammad Rudi kembali disambut dengan tarian-tarian dari berbagai daerah yang ada di Flores. Menuju panggung penobatan, Ia disematkan sejumlah aksesoris adat.

Penobatan Muhammad Rudi sebagai warga suku Flores dilakukan oleh 12 Kepala Adat Flores di Kepri, yaitu, Ketua Besar Perkumpulan Keluarga Besar Flores Kepri, Sekretaris Jendral Perkumpulan Flores, Pemangku Adat  Ikatan Keluarga Besar Loe Ende, Pemangku adat Persatuan Keluarga Flores Kepri, Pemangku Adat Nagekeo, Pemangku Adat Flores Timur, Ketua Paguyuban Lembata, Ketua Paguyuban Himpunan Canai Manggarai, Ketua Paguyuban Persatuan Keluarga Nada Bajawa, Ketua Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Maumere, Ketua Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Indelio dan Ketua Paguyuban Flores Timur.

"Hari ini Beliau adalah bagian dari kita yang bersatu dalam hati, jiwa dan raga , niat beliau adalah niat keluarga besar flores, untuk itu kami ingin beliau terus membangun, membangun Kepri yang kita cintai bersama," kata Ketua Besar Perkumpulan Keluarga Besar Flores Kepri Ignatius Toka Solly.

Menurutnya, sosok Muhammad Rudi merupakan sosok tokoh yang berkharisma dan menjadi dambaan masyarakat. Langkah Muhammad Rudi dalam membangun Batam nyatanya mendapat apresiasi dan pengakuan di hati masyarakat suku Flores di Kepri. 

"Sepanjang sejarah kehidupan suku Flores di tanah bertuah di Negeri Melayu bumi segantang lada, kami menemukan sosok manusia yang hebat yang punya kemampuan, manusia yang sangat humanis punya moral yang sangat luar biasa," sebutnya.

Atas dasar itu, pihaknya memberikan gelar sebagai bagian dari keluarga besar Flores. Disebutkan, hingga saat ini terdapat lebih kurang tujuh puluh ribu warga suku Flores yang bermukim di Kepri. 

"Bagi kami keluarga besar Flores, beliau belum pernah cacat sedikitpun di mata kami dan pantas lah kami mohon kepada yang maha kuasa meminta kepada pewaris, para leluhur kami untuk menobatkan, mengadatkan beliau menjadi ahli waris dan bagian anak cucu dan turunan flores," ujarnya.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengaku bersyukur dan berterima kasih atas penobatan yang diberikan tersebut. Menurutnya, penobatan sebagai warga suku Flores yang diterima adalah sebuah amanah dalam membangun daerah. 

"Saya merasa senang dan bahagia telah dipercaya oleh warga suku Flores, saya bangga menjadi bagian dari keluarga suku Flores, saya akan berdiri tegak di atas seluruh anak bangsa dan mengajak untuk bersama membangun Kepri yang kita cintai ini," ucapnya.

Membaiknya pertumbuhan ekonomi di Kota Batam, menjadikan Muhammad Rudi berharap apa yang sudah dibangun di Batam dapat juga memberikan dampak positif bagi Kota lainnya di Provinsi Kepri.

"Mari kita  bangun Batam untuk Kepulauan Riau, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik," imbuhnya.

BP Batam/Redaksi


Pembukaan Olah Raga Kejari Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Jelang Hari Puncak peringatan Hari Bakti Adhyaksa Ke-62, Kajari Natuna Imam Ms Sidabutar SH.MH membuka secara resmi Pekan Olah Raga (POR) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Natuna Di Ranai, Minggu (17/7/22).

Dalam sambutannya, Kajari Natuna, Imam Ms.Sidabutar SH.MH menyebutkan, bahwa kegiatan Pekan olah raga ini, dilaksankan serentak pada hari ini diseluruh wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Kepuluan Riau terang Kajari

Ada 3 Kegiatan olah raga yang akan kita laksanakan, yaitu Jalan santai, Senam Akbar, Pertandingan olah raga Tenis, Badminton serta Tenis meja dan untuk di wilayah kerja Kejari Natuna sendiri, hanya 2 Pertandingan saja kita laksanakan, yaitu pertandingan Olahraga Badminton dan Tenis Meja.

"Saya juga berharap kepada seluruh staf jajaran Kajari Natuna, bisa mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga bisa memberikan kebugaran yang prima. Jika kebugaran kita sudah Prima, tentu pelayanan kita terhadap masyarakat Kabupaten Natuna semakin baik dari pada sebelum-sebelumnya," tegasnya. 

(IK)


Personel Polsek Lubuk Baja foto bersama guru dan siswa SMPS IT El Yasin Batam saat MPLS.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Tahun ajaran baru dunia pendidikan telah dimulai setelah melaksanakan PPDB. Dan, saat ini seluruh sekolah sedang dalam proses pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Dalam masa MPLS, Polsek Lubuk Baja berkesempatan memberikan sosialisasi dan penyuluhan narkoba serta pergaulan bebas di SMPS IT El Yasin Batam yang berada di Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat (15/7/2022).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, melalui Kapolsek Lubuk baja Kompol Budi hartono, SIK,MM mengatakan, dengan adanya penyuluhan tentang Kenakalan Remaja diharapkan kedepan dapat menghilangkan atau setidaknya dapat menekan anak -anak remaja terjerat kasus hukum.

"Baik dia menjadi korban atau sebagai pelaku serta dengan dilakukannya kegiatan sosialisasi tentang kenakalan remaja terhadap siswa-siswi pelajar di SMPS IT El Yasin Batam dapat menekan pelangaran-pelanggaran yang dilakukan anak usia remaja yang usia sekolah," ujar Budi.

Terpisah, Kanit Binmas Polsek Lubuk Baja Akp Samianto menjelaskan saat ini banyak kasus-kasus ataupun kenakalan-kenakalan yang berujung Pidana yang dilakukan oleh anak-anak usia remaja. Mulai dari ringan hingga berat seperti perkelahian, pencurian, narkoba hingga pergaulan bebas. 

Menurutnya, hal ini disebabkan karena kurangnya pengawasan dari orang tua, salah pergaulan, kurangnya didikan tentang agama hingga pengaruh dari lingkungan.

Kemudian, pencegahan harus dilakukan mulai sejak usia dini (remaja) dengan terus melakukan sosialisasi dan memberiksn pemahaman tentang resiko dari kenakalan yang dilakukan dapat berujung pada Pidana

Selain itu, dia juga menerangkan tentang bahayanya narkoba. Dia berharap agar siswa/i SMPS IT El Yasin Batam di wilayah hukum Polsek Lubuk Baja untuk menghindari dan menolak narkoba. 

“Tidak ada nilai tambah atau poin baiknya dari Narkoba. Yang ada rugi total. Masa depan hancur dan ada hukuman yang menantinya. Fokuslah dengan belajar saja ya demi cita-cita yang diinginkan," ujar Akp Samianto.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Lubuk Baja, Akp Samianto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lubuk Baja Kota, Aipda Altom, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Uma Bripka Wahyudi, Kepala Sekolah SMPS IT El Yasin, para Guru serta para siswa-siswi baru tahun ajaran 2022/2023.

fay/Redaksi


Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana telah berhasil mengamankan seorang terduga pelaku dalam Tindak Pidana Perbuatan Cabul terhadap anak dibawah umur, Jumat (15/7/2022).

Pelaku yang diamankan tersebut seorang laki-laki berinisial DS alias P (23) warga Perumahan Permata Laguna Blok C7 No 06 Kecamatan Batu Aji Kota Batam.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana mengatakan kejadian berawal atas Laporan Polisi yang dilakukan oleh ibu korban. Saat itu dia melaporkan anak perempuannya yang berusia 14 tahun sudah dua hari tidak pulang kerumah.

Kemudian, setelah dua hari tidak pulang kerumah tiba-tiba anak pelapor diantar pulang oleh pelaku. Merasa curiga, ibu korban lantas menginterogasi anaknya hingga akhirnya korban mengaku telah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pelaku.

"Alangkah terkejutnya ibu korban setelah mendengar anaknya disetubuhi oleh pelaku, ibu korban lantas membuat laporan ke kantor Polisi.

Ibu korban kemudian mendatangi Polsek Batu Aji untuk membuat laporan. Dikarenakan TKP tersebut masuk dalam wilkum Polsek Sekupang selanjutnya petugas Polsek Batu Aji berkoordinasi dengan petugas Polsek Sekupang, hingga pelapor diarahkan untuk melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sekupang.

"Terhadap korban dilakukan Visum et Repertum, dan dari hasil pemeriksaan diduga benar telah terjadi perbuatan cabul terhadap korban.
Atas kejadian tersebut Pelapor membuat Laporan Polisi guna pengusutan lebih lanjut," jelas Yudha.

Masih menurut Yudha, setelah menerima Laporan Polisi, pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, selanjutnya di duga erat bahwa telah terjadi perbuatan cabul terhadap korban yang dilakukan oleh pelaku.

Selanjutnya, Opsnal Polsek Sekupang langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun pelaku berpindah-pindah tempat dan belum dapat dilakukan penangkapan.

Kemudian, pada hari Jumat (15/7/2022) sekira pukul 18.00 Wib, Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana mendapatkan informasi bahwasanya pelaku sedang berada di rumahnya yang beralamat di Perum Permata Laguna Kecamatan Batu Aji.

"Pelaku berhasil diamankan dirumahnya tanpa ada perlawanan. Selanjutnya terhadap pelaku dibawa ke Polsek Sekupang guna proses lebih lanjut," bebernya.

lalu dilakukan pengejaran terhadap pelaku hingga akhirnya berhasil mengamankan yang diduga sebagai pelaku dirumahnya tanpa perlawanan. Selanjutnya terhadap pelaku dibawa ke Polsek Sekupang guna proses lebih lanjut. 
.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dan pelaku sudah berpacaran selama lebih kurang 7 bulan. Dan, selama berpacaran keduanya sudah melakukan persetubuhan sebanyak 6 kali.


Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: MT Polan, sebuah kapal asing yang beberapa bulan lalu masuk ke perairan Indonesia, tepatnya di perairan Berakit Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, diduga telah keluar dari parairan Indonesia.

Sebelumnya kapal tersebut berproses di pengadilan negeri Tanjungpinang dan nakhoda kapal diputus sesuai dengan tuntutan jaksa dengan Undang-Undang Pelayaran, lalu semua barang bukti dan surat kapal sudah diserahkan semuanya ke pemilik kapal.

Wakil Ketua komisi Ill DPRD Provinsi Kepri Nyanyang Haris Pratamura, menyoroti terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diantaranya biaya labuh jangkar dan lainya.

Dia mengatakan, apabila ada indikasi hal tersebut belum terselesaikan, maka pihaknya akan mempertanyakan ke pihak terkait dalam hal ini KSOP Tanjung Uban.

"Kalau kapal MT Polan keluar tanpa port clearance, artinya ada sesuatu, kalau ini betul adanya, kita akan meminta KSOP untuk menjelaskan," ucap Nyanyang, saat ditemui di kantor DPC partai Gerindra Batam, Kamis (14/7/2022) sore.

Nyanyang menjelaskan, terkait MT Polan, ada otoritas tersendiri dari KSOP, apabila kapal tersebut sudah mendapatkan port clearance. Artinya administrasi sudah terselesaikan, mulai dari navigasi, labuh jangkar, dan administrasi lainnya, untuk memperjelas permasalahan itu, pihaknya akan menanyakan ke KSOP.

"Kami akan meminta KSOP, siapa agen yang ditunjuk oleh owner MT Polan, karena agen yang bertanggung jawab kegiatan kapal disini. Dan, wilayahnya masuk di wilayah Tanjung Uban, maka saya akan menanyakan ke KSOP sana nanti," ucap Nyanyang tegas.

Politisi partai Gerindra ini menyebutkan, untuk menghindari kebocoran pendapat negara yang lebih banyak lagi akibat kegiatan labuh jangkar ilegal di Provinsi Kepulauan Riau, maka penegakan hukum yang kuat dan benar menjadi cara menyelamatkan citra Negara Indonesia di mata dunia internasional.

"Pemerintah Provinsi Kepri sangat serius dalam peningkatan pendapatan daerah, dari segi labuh jangkar dan kegiatan lainnya saat berlabuh. Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri dalam pengawasan, akan tetapi bekerjasama dengan agen yang telah ditunjuk serta instansi terkait lainnya," jelasnya.

Sebelumnya, Indikasi adanya labuh jangkar ilegal itu, dapat dilihat dari perkara yang ditangani Kejari Bintan dan sudah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang pada Jumat (8/7/2022) lalu. Ada dua kapal asing yakni MT Zevs dan MT Polan, hampir tiga bulan lebih labuh jangkar ilegal di Perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan.

Nahkoda dari kapal MT Polan itu diproses pidana pelayaran, yakni perkara nomor: 194/Pid.B/2022/PN Tpg atas nama terdakwa Ricardo C Camacho. Sesuai tuntutan Jaksa, Nakhoda kapal MT Polan diputus dengan hukuman satu bulan kurungan penjara dan denda Rp 200 juta subsider satu bulan kurungan penjara.

Pemilik Kapal MT Polan adalah Evros Management S A, berkebangsaan Liberia. Dalam kapal tersebut didapati jumlah ABK sebanyak 28 orang WNA, di antaranya 27 orang WN Filipina dan 1 orang WN Sri Lanka. Nahkoda adalah Ricardo C Camacho.

Fay/Redaksi


Cak Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kasus ratusan mahasiswa Universitas Batam (Uniba) yang dikabarkan gagal diwisuda dan mendapatkan ijazah merupakan tanggung jawab rektorat.

"Secara administrasi dan hukum, rektorat harus bertanggung jawab terhadap nasib ratusan mahasiswa tersebut. Mereka tidak boleh jadi korban atas kesalahan sebuah sistem yang ada kecurangan," kata Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86), Cak Ta'in Komari SS, Sabtu (16/7-2022).

Menurut Cak Ta'in, kasus tersebut jelas mencoreng dunia pendidikan di Kota Batam, di mana ratusan bahkan ribuan orang yang ingin meningkatkan keilmuan dan mendapatkan gelar akademik terancam gagal akibat managemen kampus yang curang. 

"Informasi dan berita kejadian ini jelas akan mempengaruhi kepercayaan publik terhadap suatu institusi sebuah perguruan tinggi di Batam," ujarnya.

Dijelaskan Cak Ta'in, nasib mahasiswa tersebut harus diselamatkan secepatnya dengan memberikan kepastian tahapan yang harus mereka tuntaskan. "Kegiatan belajar, apalagi kelulusan mereka tidak boleh terganggu dan terhambat oleh sistem perguruan tinggi yang salah itu," tegasnya.

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, untuk bagi calon mahasiswa baru mungkin perlu diperhatikan integritas sebuah perguruan tinggi, termasuk aturan internal yang bersifat bisnis orientit dan mempersulit proses belajar maupun kelulusan.

"Selain kasus Uniba, ada perguruan tinggi lainnya yang sekarang mahasiswa nya juga resah akibat persyaratan mengajukan skripsi harus memiliki 15 sertifikat yang di kampus tersebut atau lembaga lain yang bekerja sama dengan kampus dimaksud," jelas Cak Ta'in.

Mengenai dugaan penggelapan SPP mahasiswa Uniba yang angkanya dikabarkan menyentuh angka Rp. 11 miliar dinilai Cak Ta'in bahwa kasus tersebut ada indikasi melibatkan orang penting di lembaga tersebut.

"Indikasinya itu melibatkan orang penting di situ, karena angkanya bukan 10 juta, 29 juta atau 100 juta tapi 11 miliar. Itu tidak terjadi seketika, pasti dalam masa beberapa bulan bahkan tahun," papar nya .

"Karena kasusnya sudah masuk dalam proses hukum di Polda Kepri, tentu kita hanya bisa melihat, menilai dan mengharapkan kasus ini benar-benar tuntas pada semua pelakunya. Tapi teman2 wartawan bisa terus mengembangkan berita dengan investigasi sendiri, yang hasilnya bisa jadi sangat bermanfaat bagi penyidik Polda," tambah Cak Ta'in.

Mantan Dosen Unrika Batam itu kembali menegaskan agar pihak rektorat sebagai pihak yang bertanggung jawab langsung terhadap nasib ratusan mahasiswa tersebut harus segera memberikan solusi yang baik.

"Intinya mahasiswa itu tidak boleh menjadi korban, apalagi hendak dikorbankan. Pihak Rektorat harus memberikan solusi terbaik secepatnya." tegasnya.

***/Alfred


Personel Polsek Nongsa tampak memberikan pengamanan saat pelaksanaan imunisasi.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Memasuki Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) serta untuk memberikan rasa aman di tengah masyarakat, Polsek Nongsa melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Besar, hadir memberikan pengamanan dan monitoring kegiatan Imunisasi Balita dan Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU).

Kehadiran Polri ditengah-tengah masyarakat dengan Bersinergi kepada pemerintah, TNI dalam menjalankan tugas kepolisian (Bhabinkamtibmas) untuk melindungi, melayani, mengayomi masyarakat, Harkamtibmas dan penegakan hukum yang berkeadilan serta deteksi dini potensi gangguan Kamtibmas.

Kapolsek Nongsa, Kompol Yudi Arvian mengatakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Besar, Aiptu Markus Depari turut serta dalam kegiatan Imunisasi Balita dan Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) di Posyandu Nusa Indah VI Kampung Jabi RT.02/RW.16 untuk melakukan pengamanan dan monitoring kegiatan.

Lanjutnya, pemerintah melalui Dinas Kesehatan melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan POSBINDU bertujuan untuk memberikan Imunisasi kepada Anak dari umur 0 bulan s/d 09 Bulan dan dari 09 Bulan s/d 15 tahun.

"Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah agar pertumbuhan anak menjadi sehat, cerdas dan normal tidak Stunting," ungkap Yudi.

Yudi menjelaskan, kegiatan Imunisasi di Posyandu Nusa Indah VI, untuk tindakan pertama kepada ibu-ibu yang membawa anaknya mendaftarkan diri. Selanjutnya menimbang berat badan anak, mengukur tinggi badan anak, mengukur lingkar kepala dan lingkar lengan kemudian observasi dan dilanjutkan pemberian vaksinasi. 

Dalam kegiatan Imunisasi (BIAN) adapun vaksin yang disediakan untuk diberikan kepada anak yaitu, BCG, DPT, Polio, IVP dan Campak.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 55 orang anak melaksanakan Imunisasi. Dan, 
Untuk BIAN sebanyak 16 orang anak (Umur 9 bulan-15 tahun) dan imunisasi dasar: 16 orang (0-9 bulan). 

Dengan dilaksanakannya Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) memberikan Imunisasi (vaksinasi) kepada anak Balita sampai dengan 15 tahun agar anak-anak Indonesia bertumbuh sehat dan cerdas terhindar dari penyakit yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terhambatnya pertumbuhan (Stunting) dan kematian terhadap anak karena penyakit.

Sekira pukul 11.00 Wib kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional dan Pos Pembinaan Terpadu di Posyandu Nusa Indah VI Kampung Jabi Rt.02/Rw.16 telah selesai, dan situasi berjalan dengan aman terkendali.

Fay/Redaksi


Director Of Business Development Radisson Golf & Convention Center, Suriyanti Panjaitan memberikan keterangan tentang Reels Competition saat jumpa pers di Radisson Hotel Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Radisson Golf and Convention Batam akan mengadakan event untuk masyarakat kota Batam penggiat sosial media khususnya yang gemar membuat short video atau video singkat dari platform Instagram Reels. 

Kompetisi tersebut akan digelar pada, Minggu (24/7/2022) menatang, yang akan dilaksanakan di Paspalum Terrace Hotel Radisson Batam.

Director Of Business Development Radisson Golf & Convention Center Batam, Suriyanti Panjaitan mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk apresiasi dari management Radisson Golf and Convention Center terhadap konten kreator di kota Batam.

"Kami memberikan apresiasi kepada para konten kreator yang selama ini ikut mempromosolikan hotel kami. Dan kami berharap agar tema yang diangkat ini yakni Enviroment Sustainability, dapat mendorong semua khususnya warga Batam untuk lebih peduli terhadap lingkungan," ujar Yanti, Kamis (14/7/2022).

Dikatakannya, pengangkatan tema ini sejakan dengan tiga tujuan dari Radisson Hotel Group (RHG) yang dipercaya akan responsible businesss yaitu "Think People, Think Community, Think Planet. 

"Tema ini sendiri telah di terapkan dalam daily basis maupun dalam bekerja seperti kita menolak penggunaan plastik straw dan lebih memilih penggunaan paper bag," imbuhnya.

Lanjutnya, pihaknya menggunakan teknologi yang eco green contohnya ac yang berada di kamar Hotel Radisson, jika kita membuka balkoni secara otomatis ac yang menyala akan mati dengan sendiri nya sampai balkoni tertutup dengan sempurna,

Terlepas dari itu, konpetisi Reels Instagram juga akan memperlombakan IG Reels dengan tema general atau umum . Disini peserta bebas menuangkan ide kreatif yang dikemas dalam video vertikal berdurasi 60 detik .

"Siapapun boleh mengikuti , syaratnya sangat mudah tinggal mendaftar link yang sudah di sediakan di akun instagram Radisson Hotel Batam," jelasya.

Hadiah untuk pemenang juga tak kalah menarik yaitu voucher menginap di seluruh chain Radisson Hotel di Indonesia seperti Radisson Golf and Convention Center Batam, Radisson Lampung, Radisson Medan, Radisson Blu Bali Uluwatu serta tiket pulang pergi Majestic Ferry Batam- Singapura.

"Pendaftaran masih dibuka buruan registrasi dari sekarang, kami tunggu kedatangnnya di Radisson Hotel Batam," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Pendiri Perpat Kota Batam, Saparuddin Muda dan Sekretaris Percasi Batam, Nurdin Simanjuntak foto bersama dengan panitia Turnamen Catur Rosano Cup I.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kabar gembira datang dari panitia Turnamen Catur Rosano Cup I tahun 2022, respon positif terus berdatangan atas rencana 
pelaksanaan turnamen antar Aktivis (LSM, Ormas, Okp, dan Paguyuban) dan Jurnalis tersebut. 

Dua organisasi besar di Kota Batam memberikan dukungan, yakni Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Batam dan juga Ormas  Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kota Batam. 

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Nurdin Simanjuntak selaku Sekretaris Umum Percasi Batam, dan juga Saparuddin Muda  selaku pendiri Perpat Kota Batam, Kamis (14/7/2022) sore, di bilangan Batam Centre dalam acara ngopi bareng bersama panitia Rosano Cup I. 

Kepada panitia, Nurdin Simanjuntak mengatakan bahwa Percasi menyambut baik rencana pelaksanaan Turnamen Catur Rosano Cup ini, karena menurutnya turnamen ini menjadi wadah untuk menggelorakan kembali olahraga catur di Batam dan sekaligus menurutnya bisa 
menjadi ajang untuk pencarian bibit catur berbakat di Batam. 

Tidak hanya mendukung, lanjut pemilik sejumlah gelaran master ini, tetapi Percasi Batam dalam hal ini siap berkontribusi dalam hal menyiapkan sarana alat pertandingan dan aturan pertandingan sebagaimana lazimnya sebuah turnamen.

"Kami dari Percasi sangat senang dengan adanya turnamen catur, ini bisa menjadi wadah untuk menggairahkan catur di Batam. Kami akan menyiapkan papan catur dan alat lainnya juga kami akan mensupport panitia dari sisi penegakan aturan main catur yang benar," ungkap 
atlet berbakat catur Kepri ini. 

Ditempat yang sama, Pendiri Perpat Kota Batam, Saparuddin Muda, mengatakan bahwa Perpat Kota Batam mendukung segala bentuk aktivitas pemuda, terlebih bersifat olahraga yang tujuannya jelas untuk silaturahmi dan pencarian bakat. 

Karenanya, lanjut pria yang akrap disapa Panglima ini, ia akan mengutus pemain catur terbaiknya untuk mewakili Perpat guna mengikuti turnamen tersebut. 

"Kita dukung, Perpat akan mendaftarkan diri dalam turnamen ini," ungkap Panglima dalam diskusi terbatas dengan panitia Rosano Cup. 

Sebelumnya, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, aktivis senior dan juga pemerhati kebijakan publik Provinsi Kepri, Ahmad Rosano menggelar turnamen antar Aktivis (LSM, Ormas, paguyuban, dan Okp) dan Jurnalis. 

Sesuai rencana, turnamen bertajuk Silaturahmi dan Happy Fun ini akan memperebutkan tropi, piagam dan uang pembinaan dengan total belasan juta rupiah.  

Dan berdasarkan hasil rapat terakhir panitia, Selasa (12/7/2022) sore, turnamen non gelar tersebut akan digelar selama empat (4) hari, masing-masing babak penyisihan pada tanggal 29 dan 30 Juli, kemudian babak semifinal dan final di tanggal 5 dan 6 Agustus 
2022. 

Sponsor utama turnamen, Ahmad Rosano mengatakan bahwa kegiatan ini ditujukan sebagai ajang silaturahmi antara jurnalis dengan  aktivis yang ada di kota Batam, baik itu aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), aktivis Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) maupun 
aktivis Organisasi Kepemudaan (Okp). dan Paguyuban.

"Tujuan utama kita silaturahmi, sehingga tidak ada gelar apa-apa yang diperebutkan dalam turnamen ini," ungkap pria yang akrab disapa Rosano ini, Jumat (12/7/2022) sore di bilangan Batam Centre. (r/sal).


Bripka Henri Memberi Himbauan Cegah Pungli.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, Bripka Henri sampaikan himbauan dan mensosialisasikan tentang sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) kepada warga masyarakat binaannya, Jumat (15/7/2022).

Bripka Henri menjelaskan tentang apa saja yang masuk dalam kategori pungutan liar serta menjelaskan sanksi-sanksi hukumannya kepada masyarakat, untuk masyarakat tidak jadi pemberi maupun penerima karena sama-sama melanggar hukum.

Memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat ini adalah salah satu kegiatan pokok Bhabinkamtibmas dalam upaya menjalin hubungan emosional antara masyarakat dan anggota Polri.

"Dengan adanya hubungan emosional tersebut diharapkan peran serta masyarakat dalam kamtibmas akan meningkat," harap Bripka Henri. 

(IK)


Simulasi Penanganan Kebakaran.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Pengamanan Aset melalui Subdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran, menggelar simulasi penanggulangan kebakaran di Dermaga Pelabuhan CPO Kabil, pada Kamis pagi (14/7/2022).

Tim Pemadam Kebakaran BP Batam (Subdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran, Direktorat Pengamanan Aset) berjumlah 5 orang tampak bergegas menggunakan armada pemadam kebakaran ladder truck berwarna merah, usai mendapat laporan adanya indikasi titik kebakaran di Dermaga Pelabuhan CPO Kabil.

Tim Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran bekerjasama dengan PFSO beserta jajaran Pelabuhan CPO Kabil. Personil gabungan telah siaga terlebih dahulu melakukan penanganan pertama yakni mengamankan lokasi titik api dan melakukan penyemprotan fire extinguisher. Namun api buatan belum dapat dihentikan.

Dengan respon time yang cepat, Tim Pemadam Kebakaran BP Batam dalam waktu 10 menit tiba di lokasi, langsung melakukan penyemprotan air melalui ladder truck. Tak lama, api buatan pun berhasil dipadamkan. 

Demikian simulasi berjalan dengan lancar karena kerja sama yang solid antar semua personil, dipimpin oleh Subdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran bekerjasama dengan Perwira Keamanan Fasilitas Pelabuhan (Port Facility Security Officer) atau PFSO beserta segenap personil pengamanan di Pelabuhan Dermaga CPO Kabil.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi ditemui di sela rapatnya mengatakan bahwa mitigasi penanggulangan bencana secara rutin telah dilakukan oleh BP Batam dari kawasan aset BP Batam sendiri hingga masuk ke kawasan industri dan ke perumahan. Tujuannya adalah memberikan kenyamanan bagi masyarakat, dunia industri, aset-aset pemerintah dan dunia investasi. 

 “Batam adalah daerah investasi. Kami hadir di tengah masyarakat, kawasan industri, aset-aset pemerintah, bahwa kami siap siaga saat ada bencana dan responsif memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.” katanya.

Menurutnya, simulasi merupakan bagian penting untuk mengedukasi seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan bersama. Lebih luas lagi, Muhammad Rudi harapkan langkah ini mampu meningkatkan iklim usaha industri agar lebih kondusif untuk mendongkrak daya saing industri di Batam.

"Kalau Investor nyaman, Batam aman, maka investasi jalan." Pungkas pria yang juga merupakan Walikota Batam.

Sementara itu, Kasubdit Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran, Hari Cahyono, mengatakan simulasi dilakukan guna melatih kemampuan para karyawan BP Batam agar mampu mengatasi kondisi darurat dengan tindakan cepat dan tepat sesuai prosedur pada saat bencana, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kemungkinan korban jiwa atau kerugian yang lebih besar. 

“Ketika karyawan atau masyarakat sekitar mampu menangani keadaan darurat seperti kebakaran pada detik-detik pertama, maka akan lebih mudah tertangani, dan minim resiko kerugian. Karena butuh waktu untuk tim sampai ke lokasi, maka masyarakat harus siaga, minimal dengan fire extinguisher dulu.” Kata Hari.

Selain mitigasi bencana kebakaran di aset BP Batam, pihaknya juga membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, seperti kebakaran di rumah warga, kebakaran hutan, mobil terbakar, kebakaran di gedung tinggi, hingga membantu anak yang tidak bisa melepas cincin, hewan yang terjebak di atas pohon, dan masih banyak lagi.

Adapun Call Center Pemadam Kebakaran BP Batam yang dapat dihubungi saat keadaan darurat adalah 08116060113. Tim Pemadam Kebakaran BP Batam juga memiliki 6 pos pemadam yakni di Duriangkang, Sekupang, Sagulung, Punggur, Kabil, dan Batu ampar. 

BP Batam/Redaksi


Penandatangan Berita Acara.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan, Bripka Henri menghadiri Pelantikan dan Pemgambilan Sumpah Panitia Pemilihan Kepala Desa dan Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Desa, Di Gedung Pertemuan Desa Cemaga Tengah, Jumat (15/7/2022).

Tahapan dalam pemilihan Kepala Desa, salah satunya adalah panitia Pilkades dan panitia Panwas. Kegiatan pelantikan panitia dihadiri langsung oleh, Kepala Desa maupun perangkat Desa, tokoh masyarakat lainnya, serta anggota panitia yang dilantik dengan jumlah 5 (Lima) panitia dan 3 (Tiga) panwas.

Bhabinkamtibmas, Bripka Henri tak lupa mengucapkan selamat atas dilantiknya panitia pilkades dan panitia panwas, yang mana panitia pilkades dan panwas ini keberadaanya harus independen agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sangat hati-hati, sehingga kedepannya tidak ada hambatan dalam menjalankan tugas.

"Alhamdulillah kegiatan pelantikan panitia berjalan dengan lancar dan aman, kami berharap panitia akan melaksanakan pelaksanaan independen dari KKN. Demi adanya pemimpin yang sesuai dengan kehendak warga Desa Cemaga Tengah nantinya," ujar Bripka Henri. 

(IK)


Ketua umum DPP Masyarakat Peduli Laut dan Lingkungan Hidup Indonesia Azhari Hamid ST.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Terkait permasalahan kegiatan peleburan aluminium tidak dapat dianggap 'sepele' dalam konteks pengelolaan lingkungan. 

Seperti halnya yang pernah disampaikan oleh Ketua umum DPP Masyarakat Peduli Laut dan Lingkungan Hidup Indonesia Azhari Hamid ST bahwa polutan dari polusi dari kegiatan peleburan aluminium dapat berefek lintas administrasi wilayah. 

"Artinya jika peleburan ada dalam suatu wilayah A, oleh faktor alam dan angin dampaknya bisa terjadi di wilayah B dan C, itulah bahaya dari polusi udara apalagi jika sumbernya berasal dari suatu proses peleburan logam seperti aluminium," ucap Azhari mantan penyidik Bapedal Kota Batam itu. 

Dalam kaitannya, peleburan Aluminium oleh PT. Alindo Perkasa Sukses di Tanjung Uncang, Kota Batam, pemerintah harus benar-benar melakukan pengawasan.

"Apalagi oprasional yang sudah berjalan jika dokumen lingkungannya belum ada dan sarana pendukung pengelolaan lingkungan juga tidak memadai, maka akan berdampak kepada lingkungan sekitar dan lintas wilayah," tegas Azhari. 

Pemerintah Kota Batam wajib melakukan pengawasan ketat terhadap kegiatan peleburan logam yang ada di wilayah kota Batam. 

"Karena banyak dampak negatifnya bila tidak terkelola dengan baik dan benar," jelas Azhari. 

Perlu juga dipertanyakan lanjut Azhari, soal keberadaan dokumen lingkungannya apakah sudah ada kajian lingkungan untuk kegiatan tersebut. 

"Karena menurut aturan terbaru saat ini, kegiatan-kegiatan yang memiliki dampak lingkungan, terlebih dahulu harus menyusun pertek-pertek yang sesuai dengan kegiatan yang akan dijalankan. Jika itu tidak dilakukan dapat dipastikan dokumen kajian lingkungannya tidak akan diterbitkan," ucap Azhari. 

Menurutnya, sangat tidak proper jika kegiatan peleburan logam/aluminium beroperasi tanpa kajian lingkungan yang baik. 

"Apakah PT. Alindo sudah memilikinya?. Kalau belum, maka pemerintah Kota Batam perlu tegas untuk menghentikan segera kegiatan tersebut," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, PT. Alindo Perkasa Sukses yang beroperasi di Tanjung Uncang ini belum memiliki kelayakan untuk melakukan proses peleburan, karena disinyalir belum memiliki perangkat- perangkat pengendali lingkungan seperti IPAL dan penangkap debu hasil produksi.

Peleburan aluminium atau industry pengolahan aluminium harus mendapatkan perhatian khusus. "Karena bahan baku baik primer maupun sekunder masuk dalam klasifikasi pengolahan limbah B3," jelas Azhari. 

Dijelaskan, uraian limbahnya adalah limbah dari proses skimming yang mudah terbakar atau teremisi ketika kontak dengan air dengan kategori bahayanya adalah 1 (satu), "artinya adalah limbah B3 yang memiliki dampak akut (cepat / tiba-tiba) dan langsung terhadap manusia, serta dampak negatif terhadap lingkungan hidup," kata Azhari. (Red)


Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto Pimpin Pengungkapan Pelaku pengiriman PMI Ilegal yang Terjadi di Perairan Nongsa, Kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sat Reskrim Polresta Barelang akhirnya berhasil menangkap pelaku pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang kapalnya tenggelam di Perairan Putri Pantai Nongsa Kecamatan Nongsa pada Kamis (16/6/2022) lalu.

Penangkapan pelaku pengiriman PMI Ilegal ini dilakukan Unit VI Satreskrim Polresta Barelang di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Pelaku pengiriman PMI ilegal ini menjadi sosok yang paling dicari paska tenggelamnya kapal yang mengangkut 30 orang PMI. Peristiwa di pertengahan Juni 2022 itu, 7 orang dinyatakan hilang dan 23 orang selamat. Sementara itu ada 7 calon PMI yang berhasil diselamatkan di penampungan. 

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengungkapkan, pelaku yang berhasil diamankan berjumlah 4 (empat) orang. 

"Keempat tersangka ini bernama Aman Sentosa (52), Hasan Maulana (35), Tohri (46), dan Ahmad Dani (46)," kata Nugroho didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman dan Kanit PPA Ipda Dwi Dea Anggraini saat press release di Mapolres Polresta Barelang pada Kamis (14/7/2022) siang. 

Lanjutnya, keempat tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka Aman dan Hasan berperan sebagai perekrut di NTB, Tohri sebagai pengiriman PMI ke Batam, dan Dani berperan sebagai pengurus penampungan dan yang berkomunikasi dengan orang di Malaysia.

Kapolresta Barelang juga menyampaikan, terhadap tersangka juga mendapatkan upah yang berbeda-beda. 

"Tersangka Aman dan Hasan mendapatkan upah sebesar Rp 1,5 juta per orang, tersangka Tohri sebesar Rp 7,5 juta per orang dan Dani sebesar Rp 4,5 juta per orang," jelasnya. 

Dari 7 orang calon PMI yang hilang, baru 1 orang yang ditemukan. 

"Saat ini jenazah atas nama Ahmad Safei masih berada di negara Singapura dan 6 orang lagi masih belum ditemukan," ungkapnya. 

Atas Perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal Pasal 4, pasal 7, pasal 48 UU RI No 21 Th 2007 Tentang Perdagangan Orang dan atau Pasal 81 jo Pasal 83 UU RI Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. 

"Tersangka dijerat hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama penjara seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 5 milyar," pungkasnya

Fay/Redaksi.


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.