foto Bersama Asisten I Pemkab Karimun saat Penyerahan Sertifikat Tanah. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Asisten I Bupati Karimun Sularno menghadiri acara penyerahan sertifikat tanah program PTSL oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Aula Kelurahan Parit Benut, Kamis (23/6/2022).

Asisten I dalam kesempatan tersebut untuk mewakili Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Asisten I Pemkab Karimun Sularno menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat PTSL merupakan program nasional yang dicetus oleh Presiden Jokowi melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

Melalui program ini masyarakat mendapat kemudahan untuk mendapatkan sertifikat tanah yang menjamin kepastian dan kekuatan hukum atas kepemilikan tanah mereka. 

"Program PTSL juga ditetapkan sebagai program nasional karena memilliki manfaat yang kompleks terutama bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah," kata Sularno.

Sularno mengatakan, disamping itu juga melalui program PTSL memberi kekuatan hukum atas tanah milik masyarakat serta meminimalisir terjadinya sengketa dan konflik atas tanah menjadi tujuan dari dilaksanakannya program ini.

"Sertifikat ini ialah bukti secara hukum kita mempunyai hak disitu sehingga anak cucu kita tidak bertengkar di kemudian hari," ujar sularno

"Sehingga kedepan kita giat kan program ini, dan buat warga yang belum melengkapi berkas permohonan untuk melengkapi lampiran berkas permohonan karena ada waktu sebulan lagi untuk membuat sertifikat ini," tambahnya.

Ahmad Yahya


Bupati Karimun, Aunur Rafiq Serahkan Bonus Kepada Atlet. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan bonus kepada atlet-atlet berprestasi asal Kabupaten Karimun pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 di Rumah Dinas Bupati Karimun, Kamis (23/06/2022).

Penyerahan bonus ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Karimun Muhammad Yusuf Sirat, Sekretaris Daerah Karimun Muhammad Firmansyah dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Karimun Usman.

Bonus pertama kali diserahkan kepada Andri Martias sebesar Rp25 juta atas keberhasilannya meraih emas pada cabang olahraga renang 50 meter gaya dada putra di Peparnas XVI Papua 2021.

Kemudian bonus kepada Deni Iskandar, Elfian Isdiansyah dan Dedi Setiawan masing-masing sebesar Rp10 juta atas keberhasilan meraih medali perunggu untuk nomor beregu putra Sepak Takraw PON XX Papua.

Tak hanya atlet, dua pelatih tim sepak bola takraw, dan ketiga atlet tersebut juga mendapat bonus masing-masing sebesar Rp10 juta.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan, bonus yang diberikan merupakan bentuk apresiasi dan pemerintah daerah kepada atlet-atlet berprestasi di Karimun.

"Bonus yang diserahkan ini adalah terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada atlet kita yang berhasil mengharumkan nama Karimun dengan torehan prestasi di PON dan Peparnas Papua tahun lalu," kata Bupati.

Bupati dalam kesempatan tersebut juga memuji Andri Martias yang dalam keterbatasannya berhasil mendulang prestasi gemilang pada cabang olahraga renang. Bahkan memberikan sebuah pekerjaan kepada Andri Martias di salah satu unit kerja.

"Andri adalah contoh bagi kita semua, meski ada keterbatasan dia dengan kemampuannya tetap semangat hingga berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga renang. Saya sangat mengapresiasi," terang Bupati.

Pujian juga disampaikan Bupati kepada tiga atlet sepak takraw yang berhasil meraih medali perunggu di PON Papua.

"Ketiga atlet kita ini berhasil menyumbang medali perunggu untuk kontingen Kepulauan Riau, tentu kita sangat bangga karena sepak takraw ini memang menjadi salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Karimun," kata Bupati.

Bupati juga menjelaskan kepada para atlet bahwa  keterlambatan pemberian bonus atas prestasi yang diraih bukan hal yang disengaja.

"Keterlambatan bonus ini karena tidak bisa dicairkan saat akhir tahun 2021, sehingga baru bisa dianggarkan tahun 2022 ini. Bulan Mei mulai diproses dan alhamdulillah hari ini dapat kita serahkan ke atlet-atlet kita," papar Bupati.

Bupati menyampaikan bahwasannya pemerintah daerah sangat berkomitmen terhadap atlet-atlet Kabupaten Karimun yang mendulang prestasi.

Ia berharap bonus yang diberikan nantinya dapat menjadi motivasi kepada para atlet untuk terus berusaha mendulang prestasi di ajang manapun.

"Semoga atlet-atlet kita semakin termotivasi dan semangat untuk meraih prestasi kedepannya," harap Bupati.

Terpisah, Andri Martias mengaku senang bisa menerima bonus sekaligus pekerjaan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq.

"Alhamdulillah saya sangat senang, terima kasih kepada bapak Bupati atas bonus dan pekerjaan ini," katanya

Ahmad Yahya


Bupati Natuna Sambut Kedatangan Irwasum Polri dan Kapolda Kepri. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi bersama Forkopimda Kabupaten Natuna, menyambut kedatangan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, dan Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si  beserta rombongan  di Bandar Udara Raden Sadjad, Ranai-Natuna, Kamis (23/6/2022). 

Kedatangan Irwasum Polri dan Kapolda Kepri beserta rombongan tersebut dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja di Mapolres Natuna. Tiba di Bandara Raden Sadjad pukul 09.50 Wib, Rombongan menggunakan pesawat komersil dan disambut langsung oleh Bupati Natuna beserta Forkopimda.

Rombongan Irwasum dan Kapolda Kepri mengikuti prosesi penyambutan dan kemudian melaksanakan ramah tamah sejenak di gedung VIP room Bandara Raden Sadjad. Setelah itu rombongan melanjutkan kunjungan di Polres Natuna.

Dalam kunjungannya Irwasum dan Kapolda Kepri melakukan peresmian Kantor Polsek Kecamatan Pulau Laut dan Kantor Polsubsektor Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Natuna, Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, S.E., Ketua DPRD Kabuoaten Natuna, Daeng Amhar dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. 

 

(IK)



Bupati Natuna dan Danlanud RSA Sambut Kedatangan Irwasum Polri dan Kapolda kepri. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA)  Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., bersama Forkopimda Kabupaten Natuna, menyambut kedatangan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, dan Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si  beserta rombongan  di Bandar Udara Raden Sadjad, Ranai-Natuna, Kamis (23/6/2022). 
 
Kedatangan Irwasum Polri dan Kapolda Kepri beserta rombongan tersebut dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja di Mapolres Natuna. Tiba di Bandara Raden Sadjad pukul 09.50 Wib menggunakan pesawat komersil dan disambut langsung oleh Danlanud Raden Sadjad serta unsur Forkopimda Kab. Natuna. 
 
Rombongan Irwasum dan Kapolda Kepri mengikuti  prosesi penyambutan, dan kemudian melaksanakan ramah tamah sejenak di gedung VIP room Bandara Raden Sadjad. Setelah itu rombongan melanjutkan kunjungan di Polres Natuna.

Dalam kunjungannya Irwasum dan Kapolda Kepri melakukan peresmian Kantor Polsek Kecamatan Pulau Laut dan Kantor Polsubsektor Kecamatan  Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, SE. MM., Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, S.E., serta unsur Forkopimda Natuna lainnya dan Para Pejabat Lanud Raden Sadjad.
 
Selama kegiatan berlangsung lancar dan aman dengan mengedepankan prokol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

(IK)


Ketua LSM Kodat86, Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86), Ta'in Komari SS menyoroti banyaknya pemberitaan dugaan penyimpangan penggunaan dan realisasi anggaran di Sekretariat DPRD Provinsi Kepri belakangan ini. 

"Kalau melihat intensitas pemberitaan atas dugaan penyimpangan penggunaan dan realisasi anggaran di Sekretariat DPRD Kepri itu, mestinya aparat penegak hukum responsif untuk memprosesnya." kata Cak Ta'in kepada media di Batam Center Kamis (23/6-2022).

Menurut Cak Ta'in, maraknya pemberitaan itu cukup menyita perhatian publik dan menimbulkan banyak pertanyaan bahkan rasa geram. Mengapa aparat penegak hukum dalam tindak pidana korupsi diam saja sehingga praktek dugaan 'pat gulipat' dan manipulasi anggaran di Sekretariat DPRD itu bisa berlangsung mulus.

"Seperti ada pembiaran, atau ada kemungkinan sudah terjadi konspirasi bagi-bagi sehingga praktek pengelolaan keuangan yang diduga menyimpang itu aman-aman saja?" ujarnya.

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, praktek-praktek dugaan kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah itu bukan serta Merta terjadi - ada kemungkinan itu sudah berlangsung dari tahun ke tahun.

"Kondisi dugaan penyimpangan itu kemungkinan sudah terjadi sejak lama." tegasnya.

Mantan dosen Unrika Batam itu menambahkan, sebenarnya situasinya sekarang aparat penegak hukum itu mau atau tidak memprosesnya. 

"Kemungkinan nya kan cuma dua, pertama tidak memproses karena sudah ada jasa pengamanan dan bagi-baginya jelas. Kedua, penegak hukumnya tertidur pulas," jelasnya.

Beberapa kasus yang sedang menjadi perhatian mulai dari dugaan penggunaan SPPD fiktif, liburan pribadi mengatasnamakan sekretariat DPRD Kepri dan belum dibayar, biaya sewa kapal yang diduga dimark-up dan fiktif, pembelian iPad menghabiskan anggaran miliaran, dan lainnya.

"Kami sedang berkoordinasi dengan teman-teman aktivis lainnya untuk menghimpun data-data dugaan korupsi tersebut. Kemungkinan kita akan laporkan ke Jakarta langsung ke KPK, Tipikor Mabes Polri dan Pindus Kejagung. Kita tidak melihat ada etikat aparat di daerah untuk memproses itu jadi mungkin perlu dorongan dari pusat," tegas Cak Ta'in.

Alfred/***


Kepala BP2RD Kepri, Reni Yusneli (tengah) saat konferensi pers pemutihan pajak kendaraan bermotor.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan pemutihan pajak kendaraan tahun 2022. Pemutihan pajak kendaraan bermotor ini akan dilakukan dalam dua tahap.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BP2RD) Provinsi Kepri, Reni Yusneli dalam pers rilis mengatakan kegiatan pemutihan pajak ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang ke-76, Kemerdekaan Indonesia dan HUT Provinsi Kepri ke-20.

Menurut Reni ada tiga bentuk pemutihan pajak yang diberikan oleh Gubernur Kepri dalam hal ini diantaranya penghapusan sanksi administrasi, pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan keringanan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PPKB).

"Pemutihan pajak pertama akan dimulai dari 1 Juli hingga 31 Agustus 2022 dengan rincian penghapusan sanksi administrasi 100 persen, pembebasan BBNKB 100 persen dan PPKB 50 persen, kemudian untuk tahap ke dua akan dimulai dari 20 September hingga 30 November 2022, penghapusan sanksi administrasi 100 persen, pembebasan BBNKB 100 persen dan  
PPKB 30 persen," ujar Reni saat konferensi pers di Media Center BP2RD Kepri, Batam (22/06/2022).

Reni juga mengajak kepada seluruh masyarakat wajib pajak untuk segera membayar kendaraan bermotornya.

"Ayok kepada wajib pajak, segera datang ke Samsat terdekat untuk membayar pajak kendaraannya," tambah Reni.

Kebijakan tersebut telah tertuang dalam Paraturan Gubernur Kepulauan Riau No 42 Tahun 2022.

Turur hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BP2RD) Provinsi Kepri, Reni Yusneli, Dirlantas Polda Kepri, Tri Yulianto dan Kepala Jasa Raharja Kepri, Mulyadi.

Fay/Redaksi


PT. Timah TBK Tanam Mangrove. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: PT Timah Tbk secara berkelanjutan terus melakukan penanaman mangrove di wilayah operasional perusahaan. Kali ini, PT Timah Tbk bersama masyarakat Dusun IV Desa Teluk Salak, Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat menanam 5000 bibit mangrove di Pantai Teluk Salak, Selasa (21/6/2022). 

Penanaman mangrove ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Secara konsisten PT Timah Tbk melalui Unit Produksi Kundur sejak tahun 2017-2021 telah menanam mangrove sebanyak 38.900 bibit mangrove dengan jenis bakau, prepat dan api-api.

Penanaman mangrove di Teluk Salak ini merupakan upaya untuk mencegah abrasi. PT Timah Tbk juga melibatkan masyarakat dalam menanam mangrove agar sama-sama dapat dijaga. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun Rita Agustina mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan ini. Pasalnya, mangrove sangat bagus untuk menahan kikisan air laut di garis pantai dan juga sebagai penghasil oksigen dan menyerap karbondioksida.

"Hutan mangrove juga memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan hidup kita diantarnya yakni sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, dengan kata lain tumbuhan mangrove mampu untuk menahan air laut agar tidak mengikis tanah di garis pantai," jelasnya.

Sebagaimana fungsi tumbuhan yang lain, mangrove juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2).  Hutan mangrove memiliki peran sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan.

Sementara itu, Ketua Rt.004 Teluk Salak Abdul Aziz, menyebutkan masyarakat di Teluk Salak sangat senang dengan penanaman mangrove. Karena dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi abrasi pantai yang setiap tahun terjadi. 

"Kami senang PT Timah melakukan penanaman mangrove di sini, sehingga pantai kami kedepan abrasinya bisa terkendali. Seperti kita lihat laju abrasi di pantai Teluk Salak ini sudah tahap mengkhawatirkan untuk itu kami semua sangat senang dengan penanaman mangrove di lokasi ini," ucapnya. 

Sama halnya, Kamariah (38) warga yang ikut melakukan penanaman mangrove mengungkapkan, masyarakat dilibatkan langsung untuk menanam mangrove hingga merawat mangrove ini. 

"Saya bersama masyarakat merasa senang karena dilibatkan langsung dalam kegiatan ini. Sesuai yang disampaikan kami juga terlibat dalam perawatan, sehingga sedikit banyak ada tambahan untuk keluarga," ucapnya.

Ahmad Yahya


Menyanpaikan Kata Sambutan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Purwiyanto menerima hibah sarana permainan anak dari PT. Bank Tabungan Negara (PT.BTN) Tbk, pada Rabu (22/6/2022).

Penyerahan ini dikemas dalam seremoni Penandatanganan Perjanjian Corporate Social Responsibility (CSR) antara PT BTN dengan BP Batam, dan ditandai dengan prosesi pengguntingan pita di Gedung Pikori Taman Rusa, Sekupang.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Kepala Cabang PT BTN Tbk Kantor Cabang Syariah Kota Batam, Chawari Ata Nasrulloh dengan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Oktavidwin Tambunan.

Kepala Cabang PT BTN Syariah yang akrab disapa Ata ini mengatakan, pihaknya telah mengajukan proposal penyampaian pemberian CSR kepada BP Batam berbentuk hibah pada 17 Desember 2021.

“Awalnya, kami ingin menyerahkan bantuan sarana prasarana untuk Taman Kolam Sekupang, tapi karena belum diresmikan, kami ajukan relokasi ke Gedung Pikori Taman Rusa Sekupang berupa sarana taman bermain anak,” cerita Ata.

Ata menilai, pasca diresmikan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bulan Maret 2022 silam, Taman Rusa Sekupang menjadi destinasi wisata andalan bagi masyarakat Kota Batam.

“Saya sudah dua kali bersama keluarga ke Taman Rusa Sekupang. Sangat ramai sekali pengunjungnya. Dan menurut saya ini salah satu spot healing yang bagus di Batam,” imbuhnya.

Taman Rusa Sekupang sendiri merupakan aset yang termasuk dalam Sasaran Strategis BP Batam, berupa pengembangan destinasi wisata yang pro lingkungan, pro Usaha Kecil Menengah (UKM) dan pro edukasi.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan, meningkatnya jumlah pengunjung yang didominasi oleh para pelajar dan keluarga menjadi tolak ukur keberhasilan unsur pro edukasi”.

Sedangkan untuk mendukung unsur pro lingkungan, Purwiyanto beserta jajaran berkesempatan menanam bibit pohon jambu dan menebar ribuan benih ikan mas di kolam Taman Rusa Sekupang.

“Nanti akan kami siapkan wahana sepeda air untuk pengunjung, sambil ditemani ikan di kolam-kolam yang ada di Taman Rusa,” ujar Purwiyanto.

Tidak hanya itu, Purwiyanto juga berencana menghelat lomba memancing bagi masyarakat umum secara berkala.

“Kami berharap kerja sama dan pembangunan yang dipersembahkan BP Batam dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Batam,” tutup Purwiyanto.

(Redaksi/Rud/BP Batam) 


Danlanud Pimpin Rapat. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad ((Danlanud RSA) Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., memimpin  rapat serta sosialisasi terkait keluhan masyarakat mahalnya tiket pesawat udara dari ke Natuna-Batam maupun sebaliknya, Selasa(21/6/2022). Rapat diselenggarakan di VIP Room Bandara Raden Sadjad Ranai Natuna.
 
Turut serta dapat rapat Bupati Natuna diwakili Oleh Kadishub Natuna  Bapak Alazzi, Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, SE.  M.M., Ketua Komisi II DPRD Natuna Bapak Marzuki Kepala UPBU Kls III Ranai diwakili Staf, Kepala Unit Airnav Natuna, Kepala BMKG Natuna, Kepala Kantor Pajak Ranai, Kepala DPPU Pertamina Ranai, Perwakilan NAM Air Natuna, Wings Air, Kepala KNPI Natuna dan Ketua PWI Natuna serta Media lokal Natuna.
 
Pada kesempatan tersebut Danlanud RSA menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan adalah untuk mendapatkan informasi yang valid, faktual  dan punya dasar serta kita gali bersama sehingga tidak lagi kita berandai-andai atau berspekulasi mengembangkan suatu opini tidak berdasar.
 
Selain itu Danlanud RSA mengatakan, Harga tiket ini mahal itu berkembang terbentuklah suatu opini bahwa TNI Angkatan Udara atau Lanud RSA ada dibalik itu semua, Danlanud RSA menegaskan semua ini adalah tidak benar.
 
Lebih lanjut dikatakan, bahwa TNI AU tidak mempunyai kewenangan sama sekali dalam menentukan harga tiket, semua itu adalah mekanisme dari perusahaan penerbangan, baik itu maskapai NAM Air maupun Lion Air Group.
 
“TNI AU tidak punya kewenangan menaikan harga tiket pesawat menjadi mahal,”tegas Danlanud RSA.
 
Danlanud RSA juga menyampaikan, Bahkan sebaliknya TNI AU sudah membantu upaya dan langkah-langkah dalam rangka membantu kebijakan atau program-program pemerintah dalam hal ini Kabupaten Natuna, yaitu salah satunya memajukan pariwisata dengan memperlancar transportasi udara.
 
Adapun langkah-langkah tersebut adalah Lanud RSA dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Pusat serta Puslaiaklambangjaau dari Mabesau  yang pertama kali melaksanakan suatu kerja sama pengukuran atau verifikasi fasilitas penerbangan yang ada di Lanud RSA dan Bandara Raden Sadjad dengan tes pit Pavement Classification Number (PCN) atau Angka yang menjelaskan daya dukung perkerasan untuk operasi tak terbatas pesawat udara.
 
“Alhamdulilah kita sudah mengukur bersama PCN Lanud RSA sebesar 40 sehingga kedepan, pesawat berbadan besar seperti Airbus, kemudian pesawat NG 800 seluruh pesawat domestik yang ada di Indonesia, insyaallah dengan PCN 40 sudah  bisa masuk ke Natuna ,”papar Danlanud.
 
Ini semua adalah langkah-langkah Lanud RSA dengan berkoordinasi bersama atau dengan menghadirkan dua stakeholder terkait tersebut.
 
Dengan diadakan rapat ini, Danlanud RSA berharap opini yang terbentuk di masyarakat terkait dengan mahalnya tiket pesawat disebabkan oleh TNI AU kita akan edukasi bersama menjadi tanggung jawab kita bersama, bahwa hal tersebut tidak benar.
 
Sementara itu, Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, SE.  M.M., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Danlanud RSA yang telah mengundang kami pada acara ini, karena masalah ini penting masalah tiket mahal bukan rahasia umum lagi bukan di Natuna saja bahkan di Tanjungpinang, Batam dan Jakarta.
 
“Tiket pesawat Batam Natuna dan sebaliknya sekarang sudah mencapai Rp 2,3 juta  ini menjadi keluhan masyarakat,”ujarnya.
 
Ketua DPRD Natuna  menambahkan semoga diskusi ini bisa mencari solusi terbaik agar apa yang menjadi persoalan harga tiket bisa terselesaikan.
 
Sedangkan Kadishub Natuna Bapak Alazzi, menyampaikan Keputusan menteri perhubungan nomor 68 tahun 2022 yang mengakibatkan naiknya biaya tambahan untuk jenis pesawat propeller atau pesawat jenis jet, dimana akibat naiknya avtur dunia yang selalu ada peningkatan berdampak kepada harga tiket 20% untuk jenis propeler dan 10% jenis jet.
 
Kemudian kadishub Natuna melanjutkan, Hingga hari ini kita ketahui harga tiket pesawat Wings Air di Natuna sudah diatas Rp 2,2 juta yang sebelumnya sekitar Rp 1.7 sampai dengan Rp 1.8 juta dan setelah dicek kepada Kepala Bandara Ranai Bapak Gatot, bahwa ternyata memang maskapai menjual dengan tarif batas atas artinya menjual harga tertinggi.
 
“Kami mohon kepada maskapai tidak menjual tiket dibatas atas mungkin di tingkat medium,”pinta Kadishub Natuna.
Kadishub Natuna juga menambahkan bahwa, Harapan bersama tidak ada prasangka yang negatif tetapi kita bersama-sama mencari solusi terbaik, karena ini kepentingan masyarakat.
 
 
Perwakilan dari Maskapai NAM Air Natuna Ibu Yati Erawani akan menyampaikan ke pihak manajemen pusat atas keluhan tiket pesawat mahal yang disampaikan oleh Ketua DPRD Natuna.
 
Ia juga mengatakan maskapai tidak hanya berpacu terhadap batas atas saja, kita punya agen news disana ada tarif batas bawahnya karena setiap 6 bulan sekali diaudit rutin oleh pihak dirjen udara apakah menyalahi aturan atau tidak.
 
Perwakilan Wings Air Natuna Bapak Samsul terkait harga tiket pesawat di Natuna, pihaknya mengacu pada KM 106 tahun 2016 dimana ada aturan harga mainnya untuk menaikkan harga tiket.
 
“Jenis pesawat Wings Air yaitu propeller paling tinggi harga tiket Rp. 1.882.000,-  perhitungannya TBA dan TBB  itu ada di KM 20 Tahun 2019,” ujaranya.
 
Dalam sesi tanya jawab Ketua Komisi II DPRD Natuna Bapak Marzuki sebelumnya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danlanud Raden Sadjad sudah menangkap dari keluh kesah masyarakat difasilitasi dengan adanya rapat ini.
 
Bapak Marzuki memohon memberi masukan bersama kepada maskapai artinya ada perimbangan dari sekian seat ada dijual tarif batas bawahnya dan dari sekian seatnya lagi dijual tarif batas atasnya.
 
“Semoga pihak perwakilan maskapai Airlines Natuna secara manajemen bisa menyampaikan kepada maskapai pusat,” harapnya.
 
 
Dari pihak perwakilan maskapai Airlines Natuna, hasil diskusi ini akan disampaikan ke pihak manajemen pusat mereka tentang keluhan masyarakat tentang harga tiket pesawat tinggi melalui surat.
 
Acara rapat dan  diskusi berjalan tertib, lancar dan aman dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

(IK)


Para Wisatawan Asing sedang Melakukan Pengecekan Data Keimigrasian saat di Pelabuhan Feri Batam Center.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pasca menurunnya level pandemic Corona Virus Disease (Covid-19) setelah lebih kurang dua tahun ditutup oleh otoritas negara Singapura. Rabu, 15 Juni 2022 merupakan awal yang baru bagi Singapura dan Batam.

Kepala Kantor Imigrasi Batam Subki Miuldi melalui Kabid Infokim Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Tessa Harumdila mengatakan Pelabuhan Ferry Internasional sekaligus Pelabuhan Kapal Pesiar terbesar di Singapura itu resmi dibuka kembali oleh pemerintah Singapura seiring dengan dibuka kembalinya Bebas Visa Kunjungan (BVK) oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia bagi wisatawan manca negara yang berkeinginan untuk berkunjung ke Indonesia.

Beberapa benefit yang diperoleh kedua pihak yaitu meningkatnya jumlah pelayaran reguler Ferry Internasional antara Batam dan Singapura sebagai dampak dari meningkatnya pengunjung baik yang datang ke Batam maupun yang pergi mengunjungi Singapura dari Batam. 

"Kemudahan lain yang dapat diperoleh bagi pengunjung dari Batam yang datang ke Singapura adalah jarak tempuh yang lebih singkat dibandingkan dengan jarak tempuh ke Pelabuhan Ferry Internasional lainnya seperti ke Tanah Merah," ucap Tessa, Rabu (22/6/2022).

Umumnya pengunjung asal Singapura yang datang ke Batam merupakan pengunjung dengan tujuan berbelanja, jalan-jalan dan mengunjungi keluarga. Nilai tukar dollar singapura (SGD) yang lebih tinggi dari Rupiah adalah keuntungan tersendiri bagi warga Singapura yang datang ke Batam.

Selain dari Warga Negara Singapura, terdapat juga warga negara lain dari negara-negara ASEAN, negara-negara Eropa serta Amerika Serikat yang datang ke Batam dikarenakan BVK yang diberikan oleh otoritas pemerintah Indonesia tidak hanya bagi WN Singapura tapi juga kepada negara-negara anggota ASEAN lainnya. 

Sementara, untuk negara lain seperti India, Amerika Serikat dan negara lain dapat menggunakan Visa On Arrival (VOA) seharga 50 (lima puluh) dollar Singapura atau setara Rp. 500.000 (lima ratus lima puluh ribu rupiah) yang dapat diperoleh di tempat pemeriksaan imigrasi (immigration checkpoint).

Ketersediaan VOA di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre merupakan sumber devisa yang masuk ke dalam pendapatan negara bukan pajak (PNBP). 

Data Penjualan VOA mencatat sejak 15 Juni 2022 sampai dengan 20 Juni 2022, rata-rata di angka 155 voucher terjual atau sebesar Rp. 77.500.000 setiap harinya yang masuk ke kas negara. 

Selain itu, data perlintasan Keimigrasian di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre menunjukan sedikitnya 936 Orang Asing datang ke Batam setiap harinya dari Pelabuhan Ferry Internasional Harbourfront dan masuk ke Batam melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batam Centre.

Pengunjung dari Singapura yang datang melalui Pelabuhan Batam Centre mayoritas bertujuan untuk wisata. Hal ini memberikan dampat positif bagi dunia pariwisata secara khusus yang ada di Batam. 

Penginapan seperti hotel dan resort di Batam mengalami peningkatan pengunjung yang merupakan warga negara asing yang datang dari Singapura.

Fay/Redaksi


Kepala BP Batam, M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi akan melangsungkan penanaman pohon Jati Emas di sepanjang jalan 15 km menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan beberapa ruas jalan di Batam.

Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penanaman 7.000 Pohon Jati Emas pada Selasa (21/6/2022) pagi di Balairung Sari.

“Dari target 7.000 pohon, jumlah yang didapat melampaui target menjadi lebih kurang 10.000 pohon, hasil kerja sama dan dukungan mitra bisnis BP Batam, yaitu perbankan dan industri di Kota Batam. Ini sangat kami apresiasi,” ujar Muhammad Rudi. 

Muhammad Rudi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah kenyamanan dan keindahan Kota Batam sebagai salah satu gerbang pariwisata di Indonesia bagian barat. 

“Bila Kota Batam nyaman, maka wisatawan pun akan merasa senang berkunjung,” pungkas Muhammad Rudi.

Proses penyiapan lahan Jati Emas direncanakan pada tanggal 24 Juni 2022 sampai 23 Agustus 2022.

Sedangkan seremoni penanaman pohon Jati Emas akan dilangsungkan pada tanggal 24 Agustus 2022

Bibit pohon Jati Emas diketahui memiliki kecepatan pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan bibit jati konvensional. Pada usia 5-7 tahun pohon telah mencapai diameter 20-25 cm dengan tinggi 12-14 meter.

Karakteristik pohon Jati Emas dinilai baik karena sangat tinggi, dengan ranting dan cabang yang sedikit, sehingga tidak mengganggu penerangan alami jalan.

Pohon Jati Emas ini sendiri nantinya akan ditanam di sepanjang jalan mulai dari Laluan Madani, Simpang Kabil, lanjut ke Bundaran Punggur, sampai ke Bandara Hang Nadim dan kawasan Nongsa.

Rute tersebut dipilih dikarenakan pintu kedatangan wisatawan mayoritas melalui bandar udara dan merupakan jalur umum yang dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam.

Selain itu, untuk perizinan lingkungan atas kegiatan ini juga sudah dipenuhi.

“Jadi kita tanam pohon ini sejalan dengan pembangunan infrastruktur jalan lima lajur hingga tahun 2024 mendatang. Sehingga jalanan tertata, penghijauan pun terlaksana,” kata Muhammad Rudi.

Meski demikian, ia menekankan proses pemeliharaan sama pentingnya dengan penanaman pohon.

Menurutnya, tanpa pengelolaan yang baik dan dukungan dari semua pihak, usaha penghijauan ini tidak akan membuahkan hasil yang maksimal seperti yang dicita-citakan.

Ia kemudian mengajak para peserta kegiatan untuk membantu pelaksaan kegiatan dan mengawal tumbuh-kembang serta kelestarian pohon Jati Emas ini.

“Semoga niat baik BP Batam menghijaukan dan memfasilitasi Kota Batam dengan infrastruktur jalan yang memadai dilancarkan dan didukung masyarakat Batam,” tutup Muhammad Rudi.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad; para Anggota Bidang BP Batam, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam dan perwakilan Provinsi Kepri.

(rud) 


Personel Polsek Lubuk Baja foto bersama sebelum kegiatan gotong royong.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menyambut Hari Bhayangkara Ke 76 Tahun 2022, Polsek Lubuk Baja Kota Batam melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan untuk memeriahkannya, salah satunya dengan melakukan gotong royong.

Kali ini, gotong royong tersebut dilaksanakan di tempat-tempat ibadah yang ada di wilayah Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Selasa (21/6/2022).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan Polri bisa lebih dekat dengan masyarakat.

"Polri bisa dipercaya oleh masyarakat serta paling penting situasi dikota batam khususnya di kec.lubuk baja situasi kamtibmas selalu aman dan terkendali.

Adapun tempat ibadah yang dijadikan lokasi gotong royong antara lain Vihara Budhi Bakti Windsor, Mesjid Jam'i Annur Blok 4 dan Gereja GPPS Blok 5.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Lubuk Baja, Waka Polsek Lubuk Baja, Kanit Intelkam Polsek Lubuk Baja, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Kanit Binmas Polsek Lubuk Baja, Kanit Samapta Polsek Lubuk Baja dan Personel Polsek Lubuk Baja.

Sekira pukul 10.30 Wib kegiatan selesai dilaksanakan. Dan, selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif.

Fay/Redaksi


Penangkapan Kapal Ikan Asing. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: KRI Sultan Thaha Sayifudddin-376 BKO Gugus Tempur Laut Koarmada I, dalam rangka operasi Rakata Jaya-22 berhasil menangkap Kapal Penangkap Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara, Selasa (21/06/2022).

Pada hari Minggu tanggal 19 Juni 2022 pukul 16.00 WIB, KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 yang sedang melaksanakan Operasi Rakata Jaya-22 berada Perairan Laut Natuna Utara pada posisi 06° 30' 115" U-107° 35' 845" T melaksanakan pemeriksaan terhadap KIA BV 5119 TS berbendera  Vietnam, dokumen dan 9 ABK termasuk Nakhoda.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan dugaan bahwa kapal BV 5119 TS berbendera Vietnam yang di Nakhodai Tra Van Huyen berkebangsaan Vietnam diduga melakukan tindak pidana perikanan yaitu melakukan aktivitas penangkapan ikan tanpa dilengkapi surat ijin penangkapan ikan kapal asing di perariran Indonesia yang diduga melanggar pasal 27 ayat 2 Jo pasal 93 ayat 2 UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan. 

Serta kapal ikan asing berbendera Vietnam tersebut diduga melakukan aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang  yaitu menggunakan trawl yang diduga melanggar pasal 9 jo pasal 28 UU RI Nomor 45 tahu 2009 tentang perikanan.

Komandan KRI Sultan Thaha Syaifuddin - 376 Letkol Laut (P) Bambang Budiono, M.Tr.Opsla menyerahkan kapal ikan asing BV 5119 TS bendera Vietnam kepada Pasops Lana Ranai Mayor Laut (P) Pitrajaya Burnama guna proses lebih lanjut. 

Komandan Pangkalan TNI AL Ranai, Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo I pada kesempatannya menyampaikan berdasarkan pemeriksaan diketahui dugaan awal terhadap KIA Vietnam BV 5119 TS telah melakukan penangkapan ikan di perairan landas kontinen Laut Natuna Utara.

Saat dilakukan pemeriksaan Nahkoda tidak dapat menunjukan surat ijin penangkapan ikan (SIPI) di wilayah Republik Indonesia.

"Untuk 9 ABK termasuk Nakhoda didetensikan di Lanal Ranai, kemudian untuk kapal ikan asing berbendera Vietnam sandar di dermaga Pos TNI AL Sabang Mawang Lanal Ranai guna proses lebih lanjut," ungkapnya. 

Kegiatan Patroli KRI di perairan Laut Natuna Utara selaras dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut dalam kutipan - kutipannya yaitu Jaga kepercayaan  negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.

(IK)


Pemusnahan Racing/Brong oleh Polsek Kundur dan Kuba. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Dari hasil giat cipta kondisi patroli KRYD tahun 2020-2022. Polsek Kundur dan Polsek Kundur Barat musnahkan kenalpot tidak standar atau Resing/Brong. Kegiatan pemusnahan tersebut dilakukan di depan kantor halaman Mapolsek Kundur, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Selasa (21/6/2022).

Pemusnahan tersebut, turut disaksikan Polsek Kundur, Polsek Kundur Barat, Kacab Jari Kundur, Sabandar Kundur, Camat Kundur, Lurah Kundur, Ormas Gagak Hitam, Irmas Patron, Ormas Perpat Pesisir.

Kapolsek Kundur, Kompol Muhamad Komarudin mengatakan, pemusnahan knalpot sebanyak 135 knalpot Resing/Brong, hasil dari kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari atau malam Minggu dan bekerjasama dengan Kapolsek Kundur Barat (KUBA).

"Untuk di Polsek Kundur sebanyak 100 knalpot yang terjaring sedangkan dari Polsek Kundur Barat 35. Sehingga jumlah keseluruhan nya sebanyak 135 knalpot Brong," ujar Komarudin.

Di samping itu, ia juga meminta kepada pemilik bengkel agar tidak menjual knalpot Racing/Brong. Walau pun ada kemungkinan pemilik pengendara membeli knalpot melalui pesanan online. Namun demikian kami juga meminta agar bengkel tidak lagi menjual knalpot Resing/Brong.

"Kalau nanti kami pada saat melakukan penangkapan dan mengamankan, begitu di tanya ternyata di beli dari bengkel. Maka kami akan mengamankan knalpot Resing yang ada di bengkel tersebut," ungkap Komarudin.

Lanjut Kompol Muhamad Komarudin, ia menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas. Tidak lagi menggunakan knalpot Resing atau Brong yang bisa mengganggu ketertiban dan menggangu kenyamanan masyarakat lainnya.

Diitempat yang sama Polsek Kundur Barat, AKP Sasmintoro SH.MH mengemukan kegiatan serupa ini akan dulakukan secara serentak. Mengingat di pulau Kundur ini ada dua Polsek sebagaimana bisanya jika dilakukan razia akan dilakukan bersama sama agar balapan liar lebih mudah terjaring.

"Hasil razia gabungan di Dua Polsek Kundur maupun Polsek Kuba, dilakukan sebagai bentuk tindakan tegas Agar Pengendara mematuhi aturan lalu lintas," ungkapnya.

Dalam hal ini juga, salah satu Club Motor Kundur, Kastam mengatakan, ia sangat mendukung kegiatan ini dan berharap agar razia di lakukan secara rutin, sehingga bisa terciptanya suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat.

Ahmad Yahya


Calon Kepala Desa Sungai Sebesi, Zulfahmi. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: 29 Desa di Kabupaten Karimun mengikuti pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada tanggal (03/7/2022) mendatang.

Zulfahmi (30) calon Kepala Desa dari Desa Sebesi ikut bertarung di Pilkades, dengan nomor urut 02. Dan pemuda asal Desa Sei Sebesi ini berpendidikan S-1 jurusan Manajemen Pendidikan. Dimana saat ini bekerja sebagai Tenaga Pendamping Perofesional Indonesia (TPPI) dari Kementerian Desa.

Zulfahmi sosok yang sering dikenal oleh masyarakat sebgai Pendamping Desa atau Pengawas Desa. Bekerja sebagai Pendamping Profesional Sejak 2018 sampai dengan sekarang 
Dengan Desa Dampingan sudah 7 Desa.

Dalam hal itu juga, Zulfahmi memceritakan pengalaman nya pada Tahun 2019 yang ditugaskan sebagai TPPI du wilayah Kecamatan Kundur Barat, untuk mendampingi sebanyak 4 Desa diantaranya, Desa Sawang Selatan, Desa Sawang Laut, Desa Kundur, dan Desa Gemuruh.

No Urut 02, Zulfahmi. 

"Pada awal ditempatkan di Kecamatan Kundur Barat. Empat Desa tersebut masih bersetatus Desa tertinggal. Berkat kerja jeras dan bimbingan dari saya bersama Tim sesama Pendamping, kini Kecamatan Kundur Barat sudah mengalami kemajuan yang sangat signifikan. 3 Desa dengan status Maju dan Satu Desa bersetatus berkembang," kata Zulfahmi.

Berangkat dari pengalaman dan pengetahuan sebagai Pendamping Desa, kata Zulfahmi, ia memberanikan diri dan membulatkan tekat memenuhi panggilan hati untuk membangun Desa sendiri.

"Saya bukan anak muda yang baru memulai, bukan anak muda yang ambisi akan jabatan. Hanya niat mulia untuk membangun Desa saya sendiri, untuk perubahan yang lebih baik. Baik dalam segi pemerintahan, dan dalam pelayanan, serta baik dalam program kerja. Sehingga ekonomi masyarakat Desa terus rumbuh dan berkembang," ujar Zulfahmi. 

Dikatakanya, dirinya sebagai pendamping Desa sudah jelas memahami sistem pemerintah Desa yang benar, sistem Keuangan Desa yang benar, dan Sistem Pengelolaan Dana Desa serta Alokasi Dana Desa 
Yang benar.

"Ayoooo… masyarakat Sungai Sebesi Kecamatan Kundur, jangan ragu, satukan suara, satukan tujuan. Bersama kita bantu pemuda tempatan, bersama kita menuju TPS pada Tanggal 03 Juli 2022 untuk Pilih No 02. Ingat!!!! 
Jika urusan diserahkan bukan pada ahlinya. Maka tunggulah kehancuran itu," tutur Zulfahmi.

Ahmad Yahya


Surat Edaran Kemenpan-RB.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengeluarkan surat edaran terkait status kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada akhir Mei 2022.

Dalam Surat Edaran bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tersebut salah satu poinnya adalah adanya larangan pengangkatan pegawai di luar status PNS dan PPPK.

Serta instansi diminta untuk menyelesaikan masalah pegawai non-ASN yang tidak memenuhi syarat dan tak lulus seleksi CPNS dan PPPK paling lambat 28 November 2023.

Lantas, bagaimana nasib pegawai honorer yang tidak lulus tes CPNS maupun PPPK sebelum 28 November 2023?

Nasib honorer yang tak lulus tes PNS dan PPPK

Tenaga honorer bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPP) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun harus mengikuti seleksi dan sesuai persyaratan yang berlaku

Jika tidak lolos atau tidak memenuhi persyaratan, akan dilakukan pengangkatan pegawai melalui pola outsourcing (tenaga alih daya) sesuai kebutuhan Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D).

Pengangkatan pegawai dilakukan sesuai kebutuhan dan diharapkan dilakukan dengan mempertimbangkan keuangan dan sesuai karakteristik Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D).

“Jadi PPK pada K/L/D tetap bisa mempekerjakan outsourcing sesuai kebutuhannya, bukan dihapus serta merta,” ucap Menpan-RB Tjahjo Kumolo dikutip dari keterangan resmi yang diterima, Jumat (3/6/2022).

Ia menambahkan, instansi pemerintah yang membutuhkan tenaga lain seperti pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan juga dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing) oleh pihak ketiga.

Sesuai amanat perundangan
Men PANRB Tjahjo Kumolo saat meresmikan MPP Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (17/3/2022).


Tjahjo menerangkan bahwa penyelesaian pegawai non-ASN (non-PNS, non-PPPK, dan THK-II) merupakan amanat dari UU No 5/2014 tentang ASN.

Selain itu sesuai Pasal 96 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 49/2018 tentang Manajemen PPPK pun menyebutkan bahwa Pegawai non-ASN yang bertugas di instansi pemerintah dapat diangkat menjadi PPPK apabila memenuhi persyaratan, dalam jangka waktu paling lama 5 tahun sejak PP tersebut diundangkan.

“PP No 49/2018 diundangkan pada 28 November 2018, maka pemberlakuan 5 tahun tersebut jatuh pada tanggal 28 November 2023 yang mengamanatkan status kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah terdiri dari dua jenis, yaitu PNS dan PPPK,” imbuh Tjahjo.

Sementara itu, dalam rangka penataan ASN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, PPK diminta untuk melakukan pemetaan pegawai non-ASN di lingkungan instansi masing-masing.

“Dan bagi yang memenuhi syarat dapat diikutsertakan atau diberikan kesempatan mengikuti seleksi calon PNS maupun PPPK,” katanya lagi.

Ia menyebut keberadaan PP tersebut memberikan kepastian status kepada pegawai non-ASN untuk menjadi ASN karena sudah memiliki standar penghasilan.

Adapun menjadi tenaga alih daya (outsourcing) di perusahaan menurutnya, sistem pengupahan tunduk kepada UU Ketenagakerjaan, di mana ada upah minimum regional/upah minimum provinsi (UMR/UMP).

“Kalau statusnya honorer, tidak jelas standar pengupahan yang mereka peroleh,” jelasnya.

(redaksi/NKRIPOST/Kompas)


Foto: Benua Antartika (AP/Robert Taylor)

KEPRIAKTUAL.COM: Antartika sering dianggap sebagai tempat terdingin, terkering, dan termpat yang diselimuti es sepanjang tahun di Bumi. Namun baru-baru ini para ilmuwan menemukan dunia tersembunyi di bawah Antartika. Dunia yang penuh dengan kehidupan.

Dunia tersembunyi ditemukan lebih dari 1.640 kaki (500 meter) di bawah permukaan es di Antartika. Setelah mengebor permukaan es, para ilmuwan menjatuhkan kamera ke dalam lubang. Di bagian bawah, mereka melihat beberapa bintik buram dan kecil berkedip di depan kamera itu.

Tapi bintik-bintik itu bukan karena peralatan yang rusak. Sebaliknya, mereka menemukan bahwa kawanan amphipoda kecil (krustasea malacostracan tanpa karapas dengan badan lateral terkompresi yang biasa memakan bangkai hewan laut) bergerak di depan lensa. Para ilmuwan mengatakan ini membuat mereka lengah, karena mereka tidak mengharapkan untuk menemukan jenis kehidupan apa pun yang jauh di bawah permukaan.

Para peneliti mengatakan bahwa memiliki dunia tersembunyi di bawah es Arktik adalah bukti nyata dari ekosistem yang berperan. Secara keseluruhan, mereka mengatakan penemuan dunia tersembunyi di bawah es Antartika membuat mereka "melompat-lompat kegirangan," seperti dikutip dari BGR, Jumat (17/6/2022).

Penemuan ini memberikan bukti akan adanya ekosistem yang luas di bawah es, meski tidak ada yang berharap menemukan kehidupan apa pun di sana, apalagi dunia tersembunyi di bawah Antartika. Karena itu, masuk akal bahwa penemuan itu sangat mengejutkan.

Penemuan dunia tersembunyi di bawah Antartika terdapat pada The Ross Ice Shelf. Ini adalah lapisan es terbesar di dunia dan telah menjadi fokus dari beberapa proyek penelitian selama bertahun-tahun. Para ilmuwan mengatakan mereka kebetulan menemukan struktur yang menampung seluruh ekosistem amphipoda.

Para ilmuwan berharap untuk lebih memahami skenario iklim berbeda yang dapat mengubah Laut Ross. Ini adalah pencapaian luar biasa dan semoga akan terus menjelaskan bagian dunia yang dingin dan misterius ini.

Sumber: CNBC Indonesia


Foto Bersama Kapolsek Sei Beduk dengan Pengurus Mesjid Al-Mujahidin dan Anak Yatim. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menjelang Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-76, Polsek Sei Beduk laksanakan Bakti Sosial (Baksos)  dengan menyantuni anak Yatim di Masjid Al-Mujahidin, Senin (20/6/2022).

Dalam kegiatan Baksos itu, Polsek Sungai Beduk membagikan 20 paket berupa sembako dan tali asih kepada 20 anak yatim di Masjid Al-Mujahidin.

Acara yang dimulai dengan doa bersama dilanjutkan dengan kata sambutan oleh ketua masjid al-mujahidin dan dilanjutkan kembali dengan arahan sambutan dari kapolsek Sungai Beduk AKP Betty Novia.

Dalam hal itu, Kapolsek Sungai Beduk, AKP Betty Novia mengucapkan terima kasih atas penyambutan oleh pengurus masjid.

"Sebagaimana, tujuan kegiatan ini untuk meringankan beban anak yatim yang menjadi korban dari Covid-19 dalam rangka dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-76," ucap Betty.

Kapolsek juga menyampaikan, untuk tidak melihat dari besar kecilnya bentuk bantuan yang diberikan. "Tetapi ini merupakan bukti kepedulian dan kehadiran kami ditengah masyarakat," katanya.

Ditempat yang sama, pengurus masjid dan ketua masjid serta perwakilan dari anak yatim piatu mengucapkan terima kasih kepada Lolsek Sei Beduk atas bantuan sembako yang diberikan kepada pihaknya.

"Ini sangat berarti bagi kami, semoga kedepannya silaturahmi antara Polsek Sei Beduk dan kami tetap terjalin," harapnya.

Redaksi


Polsek Batam Kota Razia Cubezone and Flint House Bar

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepolisian Sektor Batam Kota dan Unit Opsnal Polresta Barelang menggelar razia gabungan di Cubezone and Flint House Bar, Sabtu (18/6/2022) malam.

"Sasaran razia ini adalah pemeriksaan terkait informasi adanya tarian erotis dan kadar minuman berakoholnya, sesuai dengan yang dizinkan atau tidak," kata Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty Wihelmina melalui Kanit Reskrim Iptu Yustinus Halawa, Senin (20/6/2022).

Selain memeriksa soal kadar alkohol dan tarian erotis seperti yang disebut oleh seorang aktivis LSM di salah satu media online, lanjut Yustinus, razia malam lalu itu juga untuk memeriksa izin lainnya seperti izin usaha. 

Yustinus menjelaskan, dari hasil pemeriksaan atas perizinan, pemilik Cubezone and Flint House Bar bisa menunjukan semua perizinan. "Izin usahanya ada. Begitu juga izin penjualan minum beralkoholnya. Kadar alkohol minuman yang dijual juga sesuai dengan izin yang diberikan. Sementara, terkait tarian erotis, kita tidak temukan adanya tarian erotis," ujarnya. 

Danil, pemilik Cubezone and Flint House Bar, mengatakan, selama ini ia menjalankan usahanya sesuai izin yang diberikan pemerintah kepadanya.

"Ya kalau tidak ada izin saya tidak akan mungkin buka usaha," ujarnya. 

Nama Cubezone and Flint House Bar akhir-akhir ini sedang ramai dibicarakan. Pasalnya, dua oknum wartawan diamankan oleh polisi atas dugaan pemerasan terhadap pemilik Cubezone and Flint House Bar. Dua oknum wartawan itu meminta uang sebesar Rp 3 juta karena ada tarian yang dianggap erotis dan mempertanyakan soal perizinan Cubezone and Flint House Bar.

Redaksi


Ketua DPD Partai Amanat Nasional kota Batam, Safari Ramadhan (tengah) bersama pengurus partai PAN saat Rakerda I di Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Batam Tahun 2022 dilaksanakan di Hotel PIH Batam Center, Sabtu (18/6/2022).

Dalam rapat yang dihadiri oleh pengurus Harian DPD dan DPC PAN kota Batam menghasilkan point-point penting yang dijadikan rekomendasi Keputusan Rakerda DPD PAN Kota Batam yang di putuskan dan dikirim ke DPW dan DPP.

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Batam, Safari Ramadhan mengatakan ada tiga point penting yang dihasilkan dalam Musda I DPD PAN Batam.

Dikatakannya, point pertama yakni memperkuat koalisi Indonesia Bersatu ( KIB ) di tingkat Kota Batam

Kemudian, point yang kedua yaitu munculnya 5 nama Capres / Cawapres yang berpotensi diusung oleh Partai PAN.

"Kelima nama itu adalah, Anies Baswedan, Zulkifli Hasan, Erick Tohir, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo," ujar Safari, Minggu (19/6/2022).

Selanjutnya, point penting yang ketiga yaitu wajib mengusung kader internal PAN dalam Pilwako Batam pada 2024 mendatang.

Dalam kesempatan itu tak lupa pihaknya mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas terlaksananya Rakerda ini dengan Sukses, aman dan lancar.

"Insya Allah kita Optimis PAN merebut harapan politik Pemilu 2024," ucapnya dengan penuh optimisme.

Fay/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.