Para Wisatawan Asing sedang Melakukan Pengecekan Data Keimigrasian saat di Pelabuhan Feri Batam Center.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pasca menurunnya level pandemic Corona Virus Disease (Covid-19) setelah lebih kurang dua tahun ditutup oleh otoritas negara Singapura. Rabu, 15 Juni 2022 merupakan awal yang baru bagi Singapura dan Batam.

Kepala Kantor Imigrasi Batam Subki Miuldi melalui Kabid Infokim Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Tessa Harumdila mengatakan Pelabuhan Ferry Internasional sekaligus Pelabuhan Kapal Pesiar terbesar di Singapura itu resmi dibuka kembali oleh pemerintah Singapura seiring dengan dibuka kembalinya Bebas Visa Kunjungan (BVK) oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia bagi wisatawan manca negara yang berkeinginan untuk berkunjung ke Indonesia.

Beberapa benefit yang diperoleh kedua pihak yaitu meningkatnya jumlah pelayaran reguler Ferry Internasional antara Batam dan Singapura sebagai dampak dari meningkatnya pengunjung baik yang datang ke Batam maupun yang pergi mengunjungi Singapura dari Batam. 

"Kemudahan lain yang dapat diperoleh bagi pengunjung dari Batam yang datang ke Singapura adalah jarak tempuh yang lebih singkat dibandingkan dengan jarak tempuh ke Pelabuhan Ferry Internasional lainnya seperti ke Tanah Merah," ucap Tessa, Rabu (22/6/2022).

Umumnya pengunjung asal Singapura yang datang ke Batam merupakan pengunjung dengan tujuan berbelanja, jalan-jalan dan mengunjungi keluarga. Nilai tukar dollar singapura (SGD) yang lebih tinggi dari Rupiah adalah keuntungan tersendiri bagi warga Singapura yang datang ke Batam.

Selain dari Warga Negara Singapura, terdapat juga warga negara lain dari negara-negara ASEAN, negara-negara Eropa serta Amerika Serikat yang datang ke Batam dikarenakan BVK yang diberikan oleh otoritas pemerintah Indonesia tidak hanya bagi WN Singapura tapi juga kepada negara-negara anggota ASEAN lainnya. 

Sementara, untuk negara lain seperti India, Amerika Serikat dan negara lain dapat menggunakan Visa On Arrival (VOA) seharga 50 (lima puluh) dollar Singapura atau setara Rp. 500.000 (lima ratus lima puluh ribu rupiah) yang dapat diperoleh di tempat pemeriksaan imigrasi (immigration checkpoint).

Ketersediaan VOA di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre merupakan sumber devisa yang masuk ke dalam pendapatan negara bukan pajak (PNBP). 

Data Penjualan VOA mencatat sejak 15 Juni 2022 sampai dengan 20 Juni 2022, rata-rata di angka 155 voucher terjual atau sebesar Rp. 77.500.000 setiap harinya yang masuk ke kas negara. 

Selain itu, data perlintasan Keimigrasian di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre menunjukan sedikitnya 936 Orang Asing datang ke Batam setiap harinya dari Pelabuhan Ferry Internasional Harbourfront dan masuk ke Batam melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batam Centre.

Pengunjung dari Singapura yang datang melalui Pelabuhan Batam Centre mayoritas bertujuan untuk wisata. Hal ini memberikan dampat positif bagi dunia pariwisata secara khusus yang ada di Batam. 

Penginapan seperti hotel dan resort di Batam mengalami peningkatan pengunjung yang merupakan warga negara asing yang datang dari Singapura.

Fay/Redaksi


Kepala BP Batam, M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi akan melangsungkan penanaman pohon Jati Emas di sepanjang jalan 15 km menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan beberapa ruas jalan di Batam.

Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penanaman 7.000 Pohon Jati Emas pada Selasa (21/6/2022) pagi di Balairung Sari.

“Dari target 7.000 pohon, jumlah yang didapat melampaui target menjadi lebih kurang 10.000 pohon, hasil kerja sama dan dukungan mitra bisnis BP Batam, yaitu perbankan dan industri di Kota Batam. Ini sangat kami apresiasi,” ujar Muhammad Rudi. 

Muhammad Rudi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah kenyamanan dan keindahan Kota Batam sebagai salah satu gerbang pariwisata di Indonesia bagian barat. 

“Bila Kota Batam nyaman, maka wisatawan pun akan merasa senang berkunjung,” pungkas Muhammad Rudi.

Proses penyiapan lahan Jati Emas direncanakan pada tanggal 24 Juni 2022 sampai 23 Agustus 2022.

Sedangkan seremoni penanaman pohon Jati Emas akan dilangsungkan pada tanggal 24 Agustus 2022

Bibit pohon Jati Emas diketahui memiliki kecepatan pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan bibit jati konvensional. Pada usia 5-7 tahun pohon telah mencapai diameter 20-25 cm dengan tinggi 12-14 meter.

Karakteristik pohon Jati Emas dinilai baik karena sangat tinggi, dengan ranting dan cabang yang sedikit, sehingga tidak mengganggu penerangan alami jalan.

Pohon Jati Emas ini sendiri nantinya akan ditanam di sepanjang jalan mulai dari Laluan Madani, Simpang Kabil, lanjut ke Bundaran Punggur, sampai ke Bandara Hang Nadim dan kawasan Nongsa.

Rute tersebut dipilih dikarenakan pintu kedatangan wisatawan mayoritas melalui bandar udara dan merupakan jalur umum yang dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam.

Selain itu, untuk perizinan lingkungan atas kegiatan ini juga sudah dipenuhi.

“Jadi kita tanam pohon ini sejalan dengan pembangunan infrastruktur jalan lima lajur hingga tahun 2024 mendatang. Sehingga jalanan tertata, penghijauan pun terlaksana,” kata Muhammad Rudi.

Meski demikian, ia menekankan proses pemeliharaan sama pentingnya dengan penanaman pohon.

Menurutnya, tanpa pengelolaan yang baik dan dukungan dari semua pihak, usaha penghijauan ini tidak akan membuahkan hasil yang maksimal seperti yang dicita-citakan.

Ia kemudian mengajak para peserta kegiatan untuk membantu pelaksaan kegiatan dan mengawal tumbuh-kembang serta kelestarian pohon Jati Emas ini.

“Semoga niat baik BP Batam menghijaukan dan memfasilitasi Kota Batam dengan infrastruktur jalan yang memadai dilancarkan dan didukung masyarakat Batam,” tutup Muhammad Rudi.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad; para Anggota Bidang BP Batam, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam dan perwakilan Provinsi Kepri.

(rud) 


Personel Polsek Lubuk Baja foto bersama sebelum kegiatan gotong royong.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menyambut Hari Bhayangkara Ke 76 Tahun 2022, Polsek Lubuk Baja Kota Batam melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan untuk memeriahkannya, salah satunya dengan melakukan gotong royong.

Kali ini, gotong royong tersebut dilaksanakan di tempat-tempat ibadah yang ada di wilayah Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Selasa (21/6/2022).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan Polri bisa lebih dekat dengan masyarakat.

"Polri bisa dipercaya oleh masyarakat serta paling penting situasi dikota batam khususnya di kec.lubuk baja situasi kamtibmas selalu aman dan terkendali.

Adapun tempat ibadah yang dijadikan lokasi gotong royong antara lain Vihara Budhi Bakti Windsor, Mesjid Jam'i Annur Blok 4 dan Gereja GPPS Blok 5.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Lubuk Baja, Waka Polsek Lubuk Baja, Kanit Intelkam Polsek Lubuk Baja, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Kanit Binmas Polsek Lubuk Baja, Kanit Samapta Polsek Lubuk Baja dan Personel Polsek Lubuk Baja.

Sekira pukul 10.30 Wib kegiatan selesai dilaksanakan. Dan, selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif.

Fay/Redaksi


Penangkapan Kapal Ikan Asing. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: KRI Sultan Thaha Sayifudddin-376 BKO Gugus Tempur Laut Koarmada I, dalam rangka operasi Rakata Jaya-22 berhasil menangkap Kapal Penangkap Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara, Selasa (21/06/2022).

Pada hari Minggu tanggal 19 Juni 2022 pukul 16.00 WIB, KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 yang sedang melaksanakan Operasi Rakata Jaya-22 berada Perairan Laut Natuna Utara pada posisi 06° 30' 115" U-107° 35' 845" T melaksanakan pemeriksaan terhadap KIA BV 5119 TS berbendera  Vietnam, dokumen dan 9 ABK termasuk Nakhoda.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan dugaan bahwa kapal BV 5119 TS berbendera Vietnam yang di Nakhodai Tra Van Huyen berkebangsaan Vietnam diduga melakukan tindak pidana perikanan yaitu melakukan aktivitas penangkapan ikan tanpa dilengkapi surat ijin penangkapan ikan kapal asing di perariran Indonesia yang diduga melanggar pasal 27 ayat 2 Jo pasal 93 ayat 2 UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan. 

Serta kapal ikan asing berbendera Vietnam tersebut diduga melakukan aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang  yaitu menggunakan trawl yang diduga melanggar pasal 9 jo pasal 28 UU RI Nomor 45 tahu 2009 tentang perikanan.

Komandan KRI Sultan Thaha Syaifuddin - 376 Letkol Laut (P) Bambang Budiono, M.Tr.Opsla menyerahkan kapal ikan asing BV 5119 TS bendera Vietnam kepada Pasops Lana Ranai Mayor Laut (P) Pitrajaya Burnama guna proses lebih lanjut. 

Komandan Pangkalan TNI AL Ranai, Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo I pada kesempatannya menyampaikan berdasarkan pemeriksaan diketahui dugaan awal terhadap KIA Vietnam BV 5119 TS telah melakukan penangkapan ikan di perairan landas kontinen Laut Natuna Utara.

Saat dilakukan pemeriksaan Nahkoda tidak dapat menunjukan surat ijin penangkapan ikan (SIPI) di wilayah Republik Indonesia.

"Untuk 9 ABK termasuk Nakhoda didetensikan di Lanal Ranai, kemudian untuk kapal ikan asing berbendera Vietnam sandar di dermaga Pos TNI AL Sabang Mawang Lanal Ranai guna proses lebih lanjut," ungkapnya. 

Kegiatan Patroli KRI di perairan Laut Natuna Utara selaras dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut dalam kutipan - kutipannya yaitu Jaga kepercayaan  negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.

(IK)


Pemusnahan Racing/Brong oleh Polsek Kundur dan Kuba. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Dari hasil giat cipta kondisi patroli KRYD tahun 2020-2022. Polsek Kundur dan Polsek Kundur Barat musnahkan kenalpot tidak standar atau Resing/Brong. Kegiatan pemusnahan tersebut dilakukan di depan kantor halaman Mapolsek Kundur, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Selasa (21/6/2022).

Pemusnahan tersebut, turut disaksikan Polsek Kundur, Polsek Kundur Barat, Kacab Jari Kundur, Sabandar Kundur, Camat Kundur, Lurah Kundur, Ormas Gagak Hitam, Irmas Patron, Ormas Perpat Pesisir.

Kapolsek Kundur, Kompol Muhamad Komarudin mengatakan, pemusnahan knalpot sebanyak 135 knalpot Resing/Brong, hasil dari kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari atau malam Minggu dan bekerjasama dengan Kapolsek Kundur Barat (KUBA).

"Untuk di Polsek Kundur sebanyak 100 knalpot yang terjaring sedangkan dari Polsek Kundur Barat 35. Sehingga jumlah keseluruhan nya sebanyak 135 knalpot Brong," ujar Komarudin.

Di samping itu, ia juga meminta kepada pemilik bengkel agar tidak menjual knalpot Racing/Brong. Walau pun ada kemungkinan pemilik pengendara membeli knalpot melalui pesanan online. Namun demikian kami juga meminta agar bengkel tidak lagi menjual knalpot Resing/Brong.

"Kalau nanti kami pada saat melakukan penangkapan dan mengamankan, begitu di tanya ternyata di beli dari bengkel. Maka kami akan mengamankan knalpot Resing yang ada di bengkel tersebut," ungkap Komarudin.

Lanjut Kompol Muhamad Komarudin, ia menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas. Tidak lagi menggunakan knalpot Resing atau Brong yang bisa mengganggu ketertiban dan menggangu kenyamanan masyarakat lainnya.

Diitempat yang sama Polsek Kundur Barat, AKP Sasmintoro SH.MH mengemukan kegiatan serupa ini akan dulakukan secara serentak. Mengingat di pulau Kundur ini ada dua Polsek sebagaimana bisanya jika dilakukan razia akan dilakukan bersama sama agar balapan liar lebih mudah terjaring.

"Hasil razia gabungan di Dua Polsek Kundur maupun Polsek Kuba, dilakukan sebagai bentuk tindakan tegas Agar Pengendara mematuhi aturan lalu lintas," ungkapnya.

Dalam hal ini juga, salah satu Club Motor Kundur, Kastam mengatakan, ia sangat mendukung kegiatan ini dan berharap agar razia di lakukan secara rutin, sehingga bisa terciptanya suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat.

Ahmad Yahya


Calon Kepala Desa Sungai Sebesi, Zulfahmi. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: 29 Desa di Kabupaten Karimun mengikuti pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada tanggal (03/7/2022) mendatang.

Zulfahmi (30) calon Kepala Desa dari Desa Sebesi ikut bertarung di Pilkades, dengan nomor urut 02. Dan pemuda asal Desa Sei Sebesi ini berpendidikan S-1 jurusan Manajemen Pendidikan. Dimana saat ini bekerja sebagai Tenaga Pendamping Perofesional Indonesia (TPPI) dari Kementerian Desa.

Zulfahmi sosok yang sering dikenal oleh masyarakat sebgai Pendamping Desa atau Pengawas Desa. Bekerja sebagai Pendamping Profesional Sejak 2018 sampai dengan sekarang 
Dengan Desa Dampingan sudah 7 Desa.

Dalam hal itu juga, Zulfahmi memceritakan pengalaman nya pada Tahun 2019 yang ditugaskan sebagai TPPI du wilayah Kecamatan Kundur Barat, untuk mendampingi sebanyak 4 Desa diantaranya, Desa Sawang Selatan, Desa Sawang Laut, Desa Kundur, dan Desa Gemuruh.

No Urut 02, Zulfahmi. 

"Pada awal ditempatkan di Kecamatan Kundur Barat. Empat Desa tersebut masih bersetatus Desa tertinggal. Berkat kerja jeras dan bimbingan dari saya bersama Tim sesama Pendamping, kini Kecamatan Kundur Barat sudah mengalami kemajuan yang sangat signifikan. 3 Desa dengan status Maju dan Satu Desa bersetatus berkembang," kata Zulfahmi.

Berangkat dari pengalaman dan pengetahuan sebagai Pendamping Desa, kata Zulfahmi, ia memberanikan diri dan membulatkan tekat memenuhi panggilan hati untuk membangun Desa sendiri.

"Saya bukan anak muda yang baru memulai, bukan anak muda yang ambisi akan jabatan. Hanya niat mulia untuk membangun Desa saya sendiri, untuk perubahan yang lebih baik. Baik dalam segi pemerintahan, dan dalam pelayanan, serta baik dalam program kerja. Sehingga ekonomi masyarakat Desa terus rumbuh dan berkembang," ujar Zulfahmi. 

Dikatakanya, dirinya sebagai pendamping Desa sudah jelas memahami sistem pemerintah Desa yang benar, sistem Keuangan Desa yang benar, dan Sistem Pengelolaan Dana Desa serta Alokasi Dana Desa 
Yang benar.

"Ayoooo… masyarakat Sungai Sebesi Kecamatan Kundur, jangan ragu, satukan suara, satukan tujuan. Bersama kita bantu pemuda tempatan, bersama kita menuju TPS pada Tanggal 03 Juli 2022 untuk Pilih No 02. Ingat!!!! 
Jika urusan diserahkan bukan pada ahlinya. Maka tunggulah kehancuran itu," tutur Zulfahmi.

Ahmad Yahya


Surat Edaran Kemenpan-RB.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengeluarkan surat edaran terkait status kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada akhir Mei 2022.

Dalam Surat Edaran bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tersebut salah satu poinnya adalah adanya larangan pengangkatan pegawai di luar status PNS dan PPPK.

Serta instansi diminta untuk menyelesaikan masalah pegawai non-ASN yang tidak memenuhi syarat dan tak lulus seleksi CPNS dan PPPK paling lambat 28 November 2023.

Lantas, bagaimana nasib pegawai honorer yang tidak lulus tes CPNS maupun PPPK sebelum 28 November 2023?

Nasib honorer yang tak lulus tes PNS dan PPPK

Tenaga honorer bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPP) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun harus mengikuti seleksi dan sesuai persyaratan yang berlaku

Jika tidak lolos atau tidak memenuhi persyaratan, akan dilakukan pengangkatan pegawai melalui pola outsourcing (tenaga alih daya) sesuai kebutuhan Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D).

Pengangkatan pegawai dilakukan sesuai kebutuhan dan diharapkan dilakukan dengan mempertimbangkan keuangan dan sesuai karakteristik Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D).

“Jadi PPK pada K/L/D tetap bisa mempekerjakan outsourcing sesuai kebutuhannya, bukan dihapus serta merta,” ucap Menpan-RB Tjahjo Kumolo dikutip dari keterangan resmi yang diterima, Jumat (3/6/2022).

Ia menambahkan, instansi pemerintah yang membutuhkan tenaga lain seperti pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan juga dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing) oleh pihak ketiga.

Sesuai amanat perundangan
Men PANRB Tjahjo Kumolo saat meresmikan MPP Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (17/3/2022).


Tjahjo menerangkan bahwa penyelesaian pegawai non-ASN (non-PNS, non-PPPK, dan THK-II) merupakan amanat dari UU No 5/2014 tentang ASN.

Selain itu sesuai Pasal 96 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 49/2018 tentang Manajemen PPPK pun menyebutkan bahwa Pegawai non-ASN yang bertugas di instansi pemerintah dapat diangkat menjadi PPPK apabila memenuhi persyaratan, dalam jangka waktu paling lama 5 tahun sejak PP tersebut diundangkan.

“PP No 49/2018 diundangkan pada 28 November 2018, maka pemberlakuan 5 tahun tersebut jatuh pada tanggal 28 November 2023 yang mengamanatkan status kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah terdiri dari dua jenis, yaitu PNS dan PPPK,” imbuh Tjahjo.

Sementara itu, dalam rangka penataan ASN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, PPK diminta untuk melakukan pemetaan pegawai non-ASN di lingkungan instansi masing-masing.

“Dan bagi yang memenuhi syarat dapat diikutsertakan atau diberikan kesempatan mengikuti seleksi calon PNS maupun PPPK,” katanya lagi.

Ia menyebut keberadaan PP tersebut memberikan kepastian status kepada pegawai non-ASN untuk menjadi ASN karena sudah memiliki standar penghasilan.

Adapun menjadi tenaga alih daya (outsourcing) di perusahaan menurutnya, sistem pengupahan tunduk kepada UU Ketenagakerjaan, di mana ada upah minimum regional/upah minimum provinsi (UMR/UMP).

“Kalau statusnya honorer, tidak jelas standar pengupahan yang mereka peroleh,” jelasnya.

(redaksi/NKRIPOST/Kompas)


Foto: Benua Antartika (AP/Robert Taylor)

KEPRIAKTUAL.COM: Antartika sering dianggap sebagai tempat terdingin, terkering, dan termpat yang diselimuti es sepanjang tahun di Bumi. Namun baru-baru ini para ilmuwan menemukan dunia tersembunyi di bawah Antartika. Dunia yang penuh dengan kehidupan.

Dunia tersembunyi ditemukan lebih dari 1.640 kaki (500 meter) di bawah permukaan es di Antartika. Setelah mengebor permukaan es, para ilmuwan menjatuhkan kamera ke dalam lubang. Di bagian bawah, mereka melihat beberapa bintik buram dan kecil berkedip di depan kamera itu.

Tapi bintik-bintik itu bukan karena peralatan yang rusak. Sebaliknya, mereka menemukan bahwa kawanan amphipoda kecil (krustasea malacostracan tanpa karapas dengan badan lateral terkompresi yang biasa memakan bangkai hewan laut) bergerak di depan lensa. Para ilmuwan mengatakan ini membuat mereka lengah, karena mereka tidak mengharapkan untuk menemukan jenis kehidupan apa pun yang jauh di bawah permukaan.

Para peneliti mengatakan bahwa memiliki dunia tersembunyi di bawah es Arktik adalah bukti nyata dari ekosistem yang berperan. Secara keseluruhan, mereka mengatakan penemuan dunia tersembunyi di bawah es Antartika membuat mereka "melompat-lompat kegirangan," seperti dikutip dari BGR, Jumat (17/6/2022).

Penemuan ini memberikan bukti akan adanya ekosistem yang luas di bawah es, meski tidak ada yang berharap menemukan kehidupan apa pun di sana, apalagi dunia tersembunyi di bawah Antartika. Karena itu, masuk akal bahwa penemuan itu sangat mengejutkan.

Penemuan dunia tersembunyi di bawah Antartika terdapat pada The Ross Ice Shelf. Ini adalah lapisan es terbesar di dunia dan telah menjadi fokus dari beberapa proyek penelitian selama bertahun-tahun. Para ilmuwan mengatakan mereka kebetulan menemukan struktur yang menampung seluruh ekosistem amphipoda.

Para ilmuwan berharap untuk lebih memahami skenario iklim berbeda yang dapat mengubah Laut Ross. Ini adalah pencapaian luar biasa dan semoga akan terus menjelaskan bagian dunia yang dingin dan misterius ini.

Sumber: CNBC Indonesia


Foto Bersama Kapolsek Sei Beduk dengan Pengurus Mesjid Al-Mujahidin dan Anak Yatim. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menjelang Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-76, Polsek Sei Beduk laksanakan Bakti Sosial (Baksos)  dengan menyantuni anak Yatim di Masjid Al-Mujahidin, Senin (20/6/2022).

Dalam kegiatan Baksos itu, Polsek Sungai Beduk membagikan 20 paket berupa sembako dan tali asih kepada 20 anak yatim di Masjid Al-Mujahidin.

Acara yang dimulai dengan doa bersama dilanjutkan dengan kata sambutan oleh ketua masjid al-mujahidin dan dilanjutkan kembali dengan arahan sambutan dari kapolsek Sungai Beduk AKP Betty Novia.

Dalam hal itu, Kapolsek Sungai Beduk, AKP Betty Novia mengucapkan terima kasih atas penyambutan oleh pengurus masjid.

"Sebagaimana, tujuan kegiatan ini untuk meringankan beban anak yatim yang menjadi korban dari Covid-19 dalam rangka dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-76," ucap Betty.

Kapolsek juga menyampaikan, untuk tidak melihat dari besar kecilnya bentuk bantuan yang diberikan. "Tetapi ini merupakan bukti kepedulian dan kehadiran kami ditengah masyarakat," katanya.

Ditempat yang sama, pengurus masjid dan ketua masjid serta perwakilan dari anak yatim piatu mengucapkan terima kasih kepada Lolsek Sei Beduk atas bantuan sembako yang diberikan kepada pihaknya.

"Ini sangat berarti bagi kami, semoga kedepannya silaturahmi antara Polsek Sei Beduk dan kami tetap terjalin," harapnya.

Redaksi


Polsek Batam Kota Razia Cubezone and Flint House Bar

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepolisian Sektor Batam Kota dan Unit Opsnal Polresta Barelang menggelar razia gabungan di Cubezone and Flint House Bar, Sabtu (18/6/2022) malam.

"Sasaran razia ini adalah pemeriksaan terkait informasi adanya tarian erotis dan kadar minuman berakoholnya, sesuai dengan yang dizinkan atau tidak," kata Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty Wihelmina melalui Kanit Reskrim Iptu Yustinus Halawa, Senin (20/6/2022).

Selain memeriksa soal kadar alkohol dan tarian erotis seperti yang disebut oleh seorang aktivis LSM di salah satu media online, lanjut Yustinus, razia malam lalu itu juga untuk memeriksa izin lainnya seperti izin usaha. 

Yustinus menjelaskan, dari hasil pemeriksaan atas perizinan, pemilik Cubezone and Flint House Bar bisa menunjukan semua perizinan. "Izin usahanya ada. Begitu juga izin penjualan minum beralkoholnya. Kadar alkohol minuman yang dijual juga sesuai dengan izin yang diberikan. Sementara, terkait tarian erotis, kita tidak temukan adanya tarian erotis," ujarnya. 

Danil, pemilik Cubezone and Flint House Bar, mengatakan, selama ini ia menjalankan usahanya sesuai izin yang diberikan pemerintah kepadanya.

"Ya kalau tidak ada izin saya tidak akan mungkin buka usaha," ujarnya. 

Nama Cubezone and Flint House Bar akhir-akhir ini sedang ramai dibicarakan. Pasalnya, dua oknum wartawan diamankan oleh polisi atas dugaan pemerasan terhadap pemilik Cubezone and Flint House Bar. Dua oknum wartawan itu meminta uang sebesar Rp 3 juta karena ada tarian yang dianggap erotis dan mempertanyakan soal perizinan Cubezone and Flint House Bar.

Redaksi


Ketua DPD Partai Amanat Nasional kota Batam, Safari Ramadhan (tengah) bersama pengurus partai PAN saat Rakerda I di Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Batam Tahun 2022 dilaksanakan di Hotel PIH Batam Center, Sabtu (18/6/2022).

Dalam rapat yang dihadiri oleh pengurus Harian DPD dan DPC PAN kota Batam menghasilkan point-point penting yang dijadikan rekomendasi Keputusan Rakerda DPD PAN Kota Batam yang di putuskan dan dikirim ke DPW dan DPP.

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Batam, Safari Ramadhan mengatakan ada tiga point penting yang dihasilkan dalam Musda I DPD PAN Batam.

Dikatakannya, point pertama yakni memperkuat koalisi Indonesia Bersatu ( KIB ) di tingkat Kota Batam

Kemudian, point yang kedua yaitu munculnya 5 nama Capres / Cawapres yang berpotensi diusung oleh Partai PAN.

"Kelima nama itu adalah, Anies Baswedan, Zulkifli Hasan, Erick Tohir, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo," ujar Safari, Minggu (19/6/2022).

Selanjutnya, point penting yang ketiga yaitu wajib mengusung kader internal PAN dalam Pilwako Batam pada 2024 mendatang.

Dalam kesempatan itu tak lupa pihaknya mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas terlaksananya Rakerda ini dengan Sukses, aman dan lancar.

"Insya Allah kita Optimis PAN merebut harapan politik Pemilu 2024," ucapnya dengan penuh optimisme.

Fay/Redaksi


Fun Bike Polres Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-76, Polres Karimun melaksanakan olahraga sepeda gembira (fun bike), Minggu (19/6/2022).

Serangkaian kegiatan tersebut, menyambut Hari Bhayangkara ke-76 yang bertepatan pada tanggal 1 juli 2022 Polres Karimun menggelar kegiatan olahraga sepeda bersama. Kegiatan olahraga ini dilaksanakan serentak dijajaran Kepolisian se- Indonesia dengan tema olahraga sepeda gembira (fun bike) Polri bersama TNI, awak media dan komunitas pesepeda dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-76.

Melalui sarana Zoom Meeting, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si membuka kegiatan serta melaksanakan pelepasan secara serentak di lapangan Bhayangkara mabes Polri.

Kegiatan olahraga sepeda gembira (fun bike) ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H. dan dihadiri oleh Dandim 0317 Tbk, Danlanal Tbk, Ketua Pengadilan Negeri Karimun, para Awak Media Kabupaten Karimun, Wakapolres Karimun, pejabat utama Polres Karimun, perwakilan personel Kodim 0317 Tbk, perwakilan personel Lanal Tbk, perwakilan personel kompi 2 Pelopor Brimob serta komunitas sepeda kabupaten Karimun.

Berbagai hadiah doorprize yang disiapkan oleh Polres Karimun dengan hadiah utama 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Mio, kulkas, sepeda dan berbagai hadiah menarik lainnya. Selesai kegiatan dilanjutkan dengan pencabutan kupon undian, dan hadiah utama berupa sepeda motor merk Yamaha Mio berhasil didapat oleh Rikki Paradongan Pangaribuan yang merupakan siswa SPN Polda Kepri yang sedang melaksanakan latihan kerja di Polres Karimun.

"Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-76 kami Polres Karimun khususnya Polri menggelar olahraga sepeda bersama TNI serta awak media, selain menjaga kesehatan kegiatan ini meningkatkan soliditas dan sinergitas antara TNI Polri serta awak media," ungkap Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano,.

Ahmad Yahya



Personel Polsek Lubuk Baja berikan bantuan berupa beras ke masyarakat yang berada di ruli Batu Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-76 tahun 2022, Polsek Lubuk Baja melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian sembako 

Sebanyak 50 paket beras 5 Kilogram diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu di Ruli Batu Batam RT.006 RW.005 Kelurahan Baloi Indah Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat (17/06/2022).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, mengatakan pemberian bansos tersebut sebagai wujud kepeduliaan dan perhatian Polsek Lubuk Baja kepada masyarakat yang kurang mampu semoga bermanfaat.

"Ini sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak situasi pandemi Covid-19," ungkap Budi usai kegiatan.

Dalam kegiatan Bakti Sosial Polsek Lubuk Baja membagikan sebanyak 50 paket Beras 5 Kg terhadap masyarakat yang kurang mampu di Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dalam keadaan aman dan terkendali.

Fay/Redaksi


Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Menjadi Inspektur Upacara Memperingati 17 Hari Bulan. 

Wakil Bupati Natuna Membacakan Naskah. 

Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Natuna. 

PNS Pemkab Natuna saat Upacara Peringatan 17 Hari Bulan. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar apel 17 hari bulan di halaman kantor Bupati, Jumat (17/6/2022).

Apel 17 hari bulan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, serta di ikuti oleh Kepala OPD dan ataff dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Natuna. 

Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda dalam kata sambutan mengucapkan terimakasih kepada dinas lingkungan hidup sebagai petugas apel 17 hari bulan yang bertepatan dengan hari lingkungan hidup. 

"Pertama saya mengucapkan selamat hari lingkungan hidup untuk kita semua. Sudah tugas kita sebagai manusia untuk menjaga lingkungan untuk kelangsungan hidup kita bersama dan akan di wariskan ke generasi berikutnya," ungkap Rodhial Huda. 

Rodhial Huda juga menyampaikan bahwa, Pembangunan Natuna akan berfokus pada perdagangan terbatas dan industri pariwisata. Berdasarkan arahan pemerintah ada 5 fokus pembangunan Natuna yang telah di tetapkan  termasuk industri perdagangan dan pariwisata. 

"Selain itu kita juga sedang berjuang untuk menjadikan Natuna sebagai kawasan ekonomi maritim. Hal ini untuk mendorong terbukanya lowongan kerja baru agar anak daerah tidak hanya mengejar PNS dan Honorer tapi ada peluang baru yang kita ciptakan berdasarkan potensi daerah kita," jelas Rodhial Huda. 

Rodhial Huda juga menyampaikan bahwa perwujudan Natuna sebagai Kawasan Ekonomi maritim adalah bagian dari memanfaatkan kekayaan alam Natuna namun harus tetap menjaga kelestarian alam. 

"Ini memang terlihat seperti mimpi besar , namun bukan tidak mungkin. Pertama kita punya kekayaan alam yang sangat kaya, dan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Kita harus mempersiapkan sumberdaya yang cakap untuk mengelola kekayaan laut Natuna dengan baik dan tentunya memberikan manfaat dan nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat," ucap Rodhial Huda.

Rodhial menegaskan fokus pemerintah dalam mendorong Natuna sebagai Kawasan Ekonomi Maritim juga sebagai solusi untuk pegawai honorer yang rencananya akan dihapuskan pada 2023. 

Pembentukan Natuna sebagai Kawasan Ekonomi Maritim menjadi solusi bagi pegawai honorer yang rencananya akan dihapuskan pada tahun 2023. Kita harap dengan dibentuknya Natuna sebagai kawasan ekonomi maritim dapat membuka lapangan kerja baru dan menampung Tenaga honorer yang dihapuskan.

Rodhial Huda berharap Tenaga Honorer saat menanggapi keputusan penghapusan tenaga honorer dengan pikiran terbuka. Serta mempersiapkan diri untuk mengikuti jalur P3K atau mencari peluang baru. Sehingga tidak ada aksi dan demi, tapi yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan diri dan mengupgrade kemampuan. Sehingga nanti jika ada peluang teman teman honorer sudah punya bekal dan siap. 

Di akhir sambutannya Rodhial Huda mengajak kita semua untuk hidup dan memenuhi Natuna dengan pikiran dan tindakan positif sehingga dapat mendatangkan berkah bagi Kabupaten Natuna. 

(IK)


Ilustrasi Kapal Boat Bermuatan PMI Tenggelam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kapal Boat Pancung pengangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dikabarkan tenggelam di perairan Nongsa, Kamis (16/6/2022) malam.

Informasi yang dihimpun, kapal Boat Pancung yang membawa puluhan orang PMI ilegal itu mengalami insiden kecelakaan laut saat hendak berangkat ke luar negeri melalui jalur gelap.

"Kabarnya, ada 24 orang laki-laki TKI ilegal tenggelam dan berhasil diselamatkan. Saat ini mereka dibawa ke Lanal Batam ," ungkap narasumber,  Jumat (17/6/2022).

Saat dikonfirmasi awak media, Kasat Polairud Polresta Barelang Kompol Dwi Ramadhanto membenarkan peristiwa tersebut.

"Ya benar, saat ini mereka (PMI) ditangani langsung oleh temen-temen di Lanal Batam," ujar Kompol Dwi Ramadhanto.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi expossidik masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Lanal Batam guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Redaksi


Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta'in Komari merasa heran dengan sikap Jaksa yang sempat disebut-sebut dalam dugaan konspirasi proyek-proyek PL (Penunjukan Langsung) di lingkungan Pemerintah Kota Batam. 

Screenshot yang sempat beredar di medsos ataupun grup WhatsApp itu cukup jelas disebutkan permintaan dana untuk mengamankan oknum Jaksa di Batam.

"Seharusnya Jaksa bereaksi dengan beredarnya screenshot WhatsApp pemain si raja Proyek PL dengan pejabat Pemko Batam untuk disediakan dana pengamanan itu. Tapi nyatanya kok justru adem ayem jadi jelaslah menimbulkan tanda tanya besar bagi publik," kata Cak Ta'in kepada Media di Batam Center, Jumat (17/6-2022).

Menurut mantan dosen Unrika Batam itu, seharusnya jaksa bereaksi karena disebut-sebut dalam WhatsApp mereka. 

"Ketika tidak bereaksi, apakah itu mengindikasikan bahwa yang dimaksudkan dalam wa tersebut seolah benar adanya,"ujar Cak Ta'in.

Lebih lanjut, Cak Ta'in, yang juga mantan jurnalis itu menjelaskan, pemberitaan media dan informasi yang berkembang beberapa pekan terakhir itu sangat jelas dan gamblang.

"Ini justru mengindikasikan bahwa konspirasi proyek-proyek PL tersebut melibatkan banyak pihak, termasuk aparat penegak hukum," tekannya.

Calon Mahasiswi Program Master Hukum Unrika Batam tahun ini itu menambahkan, apakah aparat penegak hukum di Batam mengganggap bahwa publik ini terlalu bodoh melihat kinerja mereka terutama terkait penegakan hukum dalam bidang pemberantasan korupsi?. 

"Ini jadi pertanyaan besar loh, berita dan informasi itu sudah seheboh dan viral seperti itu tapi acuh saja," tambahnya.

Cak Ta'in menegaskan bahwa dirinya sedang berkoordinasi dengan aktivis lainnya untuk terus memantau bagaimana kinerja penegak hukum di Batam.

"Kita ingin penegakan hukum bisa berjalan sebaik mungkin ditegakkan tanpa pandang bulu. Miris kalau benar mereka terlibat dalam konspirasi proyek-proyek tersebut." tegasnya. 

***/Redaksi


Tersangka Komplotan Pencuri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Unit Jatanras Polresta Barelang berkordinasi dengan unit Reserse Polsek Batam Kota dan Polsek Batuampar meringkus dua pencuri yang dalam aksinya menggunakan kekerasan. Kedua pelaku merupakan anggota komplotan yang khusus menargetkan pria penyuka sesama jenis. Modusnya, pura-pura menjual diri, lalu menguras harta korbannya. 

Kedua pelaku pencurian ini adalah Rafi Dwi Rahmat (26) warga Kampung Nelayan, Baloi, dan Haryanto Mubarak (25) warga Bengkong. Mereka ditangkap di Kawasan Bukit Senyum, Batuampar. Mereka melakukan aksinya dari hotel ke hotel. Semua korbannya adalah pria penyuka sesama jenis. Mereka sudah pernah beraksi di Hotel Intan Jaya, Hotel Bali, dan terakhir di Hotel Kaliban Batam Kota.

Menurut Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty Wihelmina melalui Kanit Reskrim Iptu Yustinus Halawa, kedua pelaku ditangkap setelah korbannya berinisal AV melapor ke mapolsek pada  Minggu, 12 Juni 2022.

Dalam laporannya, kata Yustinus, korban yang sedang berada di dalam sebuah kamar di Hotel Kaliban bersama salah satu pelaku yang bernama Haryanto tiba-tiba didatangi pelaku lain yang bernama Rafi dan seorang pelaku berna Bayu (DPO) pada Sabtu (11/6/2022) sore. 

"Pelaku tiba-tiba masuk ke kamar dan langsung mencekik leher, menendang dan memukuli korban. Lalu para pelaku mengambil laptop merk Msi warna hitam, Hp Redmi Note 8 Pro warna biru, power bank warna hitam, uang tunai sebesar Rp.2 juta, dan menguras uang di ATM sebesar Rp.3,1 juta," ujar Yustinus pada Batamxinwen, Kamis (16/6/2022). 

Iptu Yustinus menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa para pelaku sengaja mencari calon korbannya melalui aplikasi kencan sesama jenis. Seorang pelaku sengaja menjual diri di aplikasi. Setelah sepakat dengan calon korbannya dan menentukan tempat berkencan, pelaku lain kemudian masuk ke dalam kamar hotel dan menguras harta korbannya. 

"Pelaku lainnya masuk dan berpura-pura tidak terima jika temannya dikencani lalu mengambil barang berharga milik korbannya," ujar Iptu Yustinus. 

Hingga kini, polisi masih terus mengejar Bayu, salah satu pelaku yang disebut-sebut menjadi otak dari komplotan pencurian dengan modus yang tergolong baru ini.

Fay/Redaksi


Tersangka Tukang Cabul Anak Dibawah Umur. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Unit Opsnal bersama Unit PPA yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa berhasil mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kampung Air, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Minggu (12/6/2022).

Pelaku yang diamankan tersebut berinisial EK (41) warga ruli Kampung Air, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty melalui Kanit Reskrim, Iptu Yustinus Halawa, membenarkan telah mengamankan pelaku di rumahnya.

"Iya benar, saat ini pelaku sudah kita amankan di Polsek Batam Kota," ungkap Yustinus, Kamis (16/2/2022).

Lebih lanjut dikatakannya, awalnya anak pelapor pergi bermain ke rumah pelaku. Dikarenakan saat itu cuaca sedang turun hujan, anak korban berteduh dirumah pelaku tanpa ada rasa curiga.

"Saat itu ibu korban tidak curiga, karena di rumah pelaku ada istrinya," jelas Yus.

Kemudian, lanjutnya, keesokan harinya pagi-pagi ibu korban memandikan korban dan melihat alat kelamin korban bengkak setelah dicabuli. Setelah mengetahui kejadian yang sebenarnya, ibu korban langsung membawa anaknya ke rumah sakit. Selanjutnya ibu korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib guna pengusutan lebih lanjut.

"Usai menerima Laporan Polisi, pada hari Senin (13/6/2022) sekira pukul 22.00 Wib, Unit Opsnal bersama Unit PPA telah melakukan penahanan diduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur," tuturnya. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 buah Handphone merk Oppo A9  Warna Green, 1 helai baju warna abu-abu, dan 1 helai celana pendek motif kotak kotak warna hitam biru putih.

Redaksi


PT. Timah Akan Bangun Tanggul Penahan Abrasi di Pantai ini. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Mencegah abrasi pantai akibat pasang surut air laut, PT Timah Tbk berencana akan memasang tanggul penahan abrasi sepanjang 400 meter yang terbagi di tiga lokasi di Kabupaten Karimun. 

Pemasangan tanggul abarasi ini akan dilaksanakan di Pantai Pongkar sepanjang 100 meter, Desa Gemuruh 100 meter dan Desa kundur 200 meter. 

Pemasangan tanggul abrasi ini sebelumnya juga telah dilakukan PT Timah Tbk. Selain untuk mencegah abrasi, tanggul ini juga sebagai bentuk pengelolaan lingkungan yang dilakukan perusahaan.

Kepala Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Rita Agustina mengatakan pemasangan tanggul ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi pengikisan garis pantai. 

"Pemasangan tanggul ini merupakan cara cepat untuk mengatasi pengikisan garis pantai disamping penanaman hutan mangrove. Jika tidak ditanggul mungkin pantai akan habis terkikis," ujar Rita. 

Rita juga mengatakan, tanggul-tanggul tersebut bisa sebagai retaining wall karena proses pembuatannya dilakukan di tempat terpisah, setelah selesai baru dilakukan pemasangan di lokasi tersebut. 

"Untuk kondisi yang urgent seperti sekarang, pembangunan tanggul ini merupakan program yang tepat dilaksanakan untuk mencegah abrasi, karena menunggu pohon mangrove itu tumbuh membutuhkan waktu yang tidak sebentar," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, program pemasangan tanggul penahanan abrasi untuk mengurangi terjadinya abrasi di bibir pantai.

"Program ini sebagai bentuk tanggung jawab  Perusahaan dalam pengelolaan lingkungan untuk menanggulangi abrasi pantai disekitar wilayah operasi perusahaan," kata Anggi. 

Kedepan, Anggi berharap tanggul penahan abrasi ini juga bisa dimanfaatkan warga sebafai sarana penunjang wisata seperti di Pantai Teluk Dalam Desa Kundur yang dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dan kuliner.

Pembangunan tanggul penahan abrasi ini turut diapresiasi Camat Kundur Barat Khaidir. Ia mengatakan, tanggul penahan abrasi ini memberikan banyak manfaat. 

"Saya mewakili masyarakat Kundur Barat memberikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Timah yang telah membagun tanggul penahanan abrasi. Semoga keberadaan PT Timah di Kundur Barat ini akan memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat, kontribusi PT Timah sudah banyak dirasakan masyarakat," katanya.

Ahmad Yahya


Latihan Menembak untuk Meningkatkan Kemahiran. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka meningkatkan kemahiran skill dalam menembak, seluruh Personel Lanud Raden Sadjad(RSA), melaksanakan latihan di Lapangan Tembak Pasopati Shooting Range Lanud Raden Sadjad, Ranai Natuna, Kamis (16/6/2022).
 
Turut serta dalam kegiatan tersebut Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Raden Sadjad(RSA) Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M.,M.Han., PSC(J).,,  Kadisops, Kadispers, Kadislog, Kadispotdirga, Danskadron Udara 52, Dansatpomau, Dansatharlan, Kaintelud,  Karumkit dan para pejabat Lanud Raden Sadjad lainnya.
 
Di sela-sela latihan menembak, Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M.,M.Han., PSC(J)., menyampaikan agar latihan tetap menjaga keselamatan/safety dan keamanan baik personel maupun materil.
 
Sementara itu, Kadisops Lanud RSA Letkol Pom Jimmi W Sidabutar mengatakan,  Untuk berlatih dengan serius serta sungguh-sungguh, dan para peserta harus mengikuti arahan petugas atau instruktur yang sudah ditunjuk.
 
Untuk itu, Kadisops berharap bahwa amunisi yang digunakan adalah peluru tajam agar para anggota untuk berhati-hati pada saat latihan karena akan membahayakan nyawa rekan-rekan di sekelilingnya.
 
"Pada saat memegang senjata jangan diarahkan ke rekan-rekannya, dan jangan mengutak atik senjata, apabila terjadi masalah dengan senjata angkat tangan saja, nanti petugas dari seksi senjata akan memperbaikinya," tuturnya.
 
Latihan menembak TW II tahun 2022 ini menggunakan senjata laras panjang dan laras pendek. Untuk Perwira, Satpomau dan Intelud Lanud RSA menggunakan Pistol, sedangkan untuk anggota Lanud RSA dan Satrad 212 Ranai menggunakan laras panjang.
 
Menembak pistol jarak 25 meter dengan 3 peluru percobaan, 10 peluru penilaian, dan senjata laras panjang menembak dengan 3 sikap pilih yaitu tiarap, duduk dan berdiri, jarak tembak 100 meter. Selama kegiatan latihan berlangsung tertib, aman dan lancar.

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.