Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Karimun Periode 2021-2024. (Foto: Istimewa).

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad SE MM secara langsung melantik Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Karimun masa jabatan 2021-2024 Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim  di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (26/4).

Dalam sambutannya, dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Ansar berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Karimun terpilih untuk dapat memulai bekerja dengan melakukan konsolidasi baik dengan internal pemerintah dan juga masyarakat.

"Wujudkanlah janji-janji yang pernah diucapkan dahulu agar mampu bekerja dengan sungguh-sungguh," pesan Ansar.

Tak hanya itu, Ansar juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Karimun untuk melaksanakan tugas pemerintahan dengan baik dan sungguh-sungguh.

"Bina hubungan baik dan sinergitas antar jajaran dan lembaga agar mampu menjalankan pembangunan dengan baik," jelas Ansar.

Ansar meminta agar Bupati dan Wakil Bupati Karimun mampu membangun penguatan UMKM dan ekonomi, pengurangan kesenjangan wilayah khususnya masyarakat pesisir.

"Serta yang terpenting adalah dalam menanggulangi pandemi Covid-19, percepatan program vaksinasi serta pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19," tegas Ansar.

Apalagi lanjut Ansar dengan pengalaman yang dimiliki Aunur Rofiq dalam memimpin kabupaten Karimun pada masa jabatan sebelumnya.

"Sehingga mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik serta mampu menyelaraskan program pembangunan infrastruktur pada kawasan main land dan hinterland," ujar Ansar.

Sehingga tercipta kabupaten Karimun yang maju dan sejahtera juga mampu menggerakkan ekonomi di Provinsi Kepri.

Redaksi


Foto Bersama Bupati dan Wakil Bupati Usai Dilantik. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Kepri Ansar Ahmad resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Karimun H. Aunur Rafiq beserta H. Anuwar Hasyim Priode, 2021/2024 pelantikan berlangsung tepatnya di gedung daerah Tanjungpinang, Senin (26/4/2021).

Pasangan yang maju saat pilkada serentak 2020 lalu dengan mengusung jargon ARAH tersebut dilantik Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat. Karena saat ini masih dalam pandemi covid-19, maka pelantikan tersebut dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan jumlah undangan yang terbatas.

Meski pelantikan berlangsung di Tanjungpinang, ibukota Provinsi Kepri. Namun, prosesi pelantikan juga bisa disaksikan di Tanjungbalai Karimun.

Pemkab Karimun menggelar konferensi video di Gedung Serbaguna Nilam Sari. Panitia sudah menyediakan layar di bagian depan gedung untuk menyaksikan proses pelantikan tersebut.

Disana, juga sudah disediakan kursi bagi pengunjung yang ingin melihat langsung prosesi pelantikan tersebut.

Hanya saja, karena masih dalam masa pandemi covid-19, undangan untuk menghadiri pelantikan dengan cara konferensi video tersebut terbatas.

Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Karimun, Didi Irawan mengatakan, usai pelantikan di Tanjungpinang, Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim baru akan kembali ke Karimun pada Selasa (27/4/2021) pagi.

Bupati Rafiq dan Wabup Anwar nanti akan disambut dengan tradisi adat Melayu, tepuk tepung tawar. Begitu turun dari pelabuhan, keduanya akan disambut kompang dari grup Kompang Taji Kirami.

Kemudian, dilanjutkan dengan penaburan beras kunyit oleh Ketua LAM Kabupaten Karimun yang diiringi dengan sholawat oleh Grup Sholawat Al Barkah.

Kegiatan puncak yaitu, prosesi tepuk tepung tawar diiringi sarakal yang dilaksanakan secara berturut-turut oleh Ketua LAM Karimun, Ketua DPRD, Kanwil Bea Cukai Kepri, Sekretaris Daerah hingga unsur FKPD Kabupaten Karimun.

Kemudian, kegiatan ditutup oleh sambutan Ketua DPRD dan Bupati Karimun.

Yahya


Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Pasca diperbolehkannya masyarakat Kepri untuk melakukan mudik lokal di wilayah se Provinsi Kepri pada tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang.

Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi mengatakan pihaknya memastikan akan melakukan penambahan armada kapal penumpang yang ada.

"Penambahan armada kapal ini kita lakukan guna meminimalisir penumpukan penumpang pada satu armada kapal agar masyarakat dapat menjaga jarak satu dengan lainnya di dalam kapal," ujar Junaidi di Tanjungpinang, Jum'at (23/4), dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Junaidi menambahkan nantinya pihaknya juga akan membatasi jumlah penumpang didalam satu kapal. Sehingga dapat menerapkan protokol kesehatan Covid-19, khususnya menjaga jarak aman antar penumpang

"Jumlahnya kita akan tambah, meski kita perkirakan jumlah penumpang pada saat mudik lokal tersebut tidak akan sebanyak dua atau tiga tahun lalu tapi tetap kita antisipasi," tegas Junaidi.

Menurut Junaidi, nantinya dalam waktu dekat ini juga akan turun edaran pemerintah terkait pelaksanaan mudik lokal di Provinsi Kepri ini.

"Namun begitu tetap kita himbau penumpang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak aman,hindari Kerumunan serta cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer," ungkap Junaidi.

Hal ini dilakukan agar pelaksanaan mudik lokal yang dilakukan masyarakat Kepri dapat aman dan terhindar dari penyebaran Covid-19.

Redaksi


Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bappenas RI memastikan bahwa proyek pembangunan jembatan Batam Bintan masuk dalam proyek strategi nasional.

Hal ini disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dr (H.C).Ir.H. Suharso Monoarfa saat meninjau landing points pembangunan Jembatan Batam Bintan di Teluk Sasah Bintan, Jum'at (23/4).

Menurut Suharso, pembangunan Jembatan Batam Bintan ini telah masuk ke dalam salah satu proyek pembangunan strategis nasional.

"Sehingga kami akan terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan yang nantinya bakal menghubungkan pulau Batam dan Bintan," tegas Suharso.

Suharso mengatakan bahwa melalui kunjungannya kalo ini untuk melindungi langsung perkembangan dan persiapan pembangunan Jembatan Batam Bintan ini.

"Kita lihat persiapan di pihak Provinsi Kepri, baik dari segi pembiayaan, pembebasan lahan serta perencanaan pembangunannya,"ujar Suharso.

Selain itu, lanjut Suharso memastikan kepada masyarakat bahwa jembatan Batam Bintan ini akan terbangun sebelum tahun 2024 mendatang.

"Kita ingin memastikan bahwa jembatan Batam Bintan ini dapat terbangun jika tidak di 2023 ya 2024," tegas Suharso.

Untuk itu, Suharso meminta pemerintah Provinsi Kepri untuk dapat segera mencari investor swasta yang ingin ikut membantu pembangunan Jembatan Batam Bintan ini.

Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad SE MM yang langsung mendampingi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional PPN dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bappenas RI Suharso Monoarfa menyambut baik kedatangan menteri PPN Bapenas ini.

"Kita berterima kasih kedatangan pak menteri, ini adalah bentuk komitmen pemerintah pusat untuk pembangunan jembatan Batam Bintan ini," tegas Ansar.

Ansar juga optimis Pembangunan Jembatan Batam Bintan ini dapat segera terbangun dan mampu meningkatkan perekonomian di Provinsi Kepri.

"Hingga saat ini seluruh persiapan dan perencanaan dan pembiayaan serta pembebasan lahan masyarakat telah dalam proses," tegas Ansar.

Sehingga kedepannya Jembatan Batam Bintan ini dapat segera terbangun. Ansar juga memohon do'a masyarakat untuk kelancaran pembangunan Jembatan Batam Bintan ini agar seger terbangun.

Sumber: Diskominfo Kepri



Pemilik Narkotika Jenis Sabu.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Seorang laki-laki berinisial MH diamankan oleh Dit Resnarkoba Polda Kepri karena membawa, memiliki, dan menyimpan Narkotika Jenis Kristal Bening diduga Sabu sekira seberat 212,07 gram.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.I.K., M.Si., didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, S.H., S.Ik., M.H., pada Senin (26/4/2021).

″Personil Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat tentang seseorang laki-laki yang diduga memiliki Narkotika jenis sabu, mendapatkan informasi tersebut tim teknis Dit Resnarkoba Polda Kepri melakukan penyelidikan dan pada Sabtu tanggal 24 April 2021, jam 10.00 wib tepatnya di pintu keluar parkiran sepeda motor Harbour Bay, Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam tim berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki berinisial MH, 37 Tahun, atas dugaan telah memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Gol I jenis Sabu sekira seberat 212, 07 gram," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Setelah berhasil mengamankan, lanjutnya, pelaku selanjutnya tim membawa pelaku beserta barang bukti ke Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan adalah 1 bungkus diduga sabu yang di bungkus dengan plastik warna hitam seberat 212,07 gram, 1 unit Sepeda Motor Honda Beat warna hitam merah dan 1 Unit Handphone merk Samsung.

″Sampai dengan saat ini tim terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengungkap jaringan dan barang bukti lainnya″.

Redaksi/Ril



Lokasi Galangan Kapal.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: PT Jagar Prima Nusantara (JPN) membantah temuan perkumpulan Akar Bhumi Indonesia yang mengatakan lokasi galangan kapal mereka berdiri di wilayah hutan lindung, Teluk Lengung, Kabil, Nongsa, Batam.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu pihak menajemen PT JPN, Hanapi Sihite kepada awak media ketika dikonfirmasi, Sabtu (24/4/2021).

"Itu tidak benar pak, lokasi kami hanya membuat kapal kecil untuk dipake buat mancing, dan itu dibuat dengan menggunakan besi tua, bapak dapat datang ke lokasi dan melihat sendiri kapal mancing yang dibuat tersebut," ujarnya.

Menurutnya, aktivitas perusahaannya itu juga tidak ada pengrusakan lingkungan yang ditimbulkan seperti yang diberitakan dibeberapa media online di Batam.

Sementara itu, mengenai adanya kapal Tugboat dan kapal SPOB yang labuh jangkar di lokasi tersebut, Hanapi mengaku kapal-kapal tersebut bukanlah milik PT JPN, melainkan milik anggota DPRD Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura dan milik Danlanal Batam.

"Kapal Tugboat itu bukan punya kita pak, tapi punya pak Nyanyang Haris anggota DPRD Provinsi Kepri, dan kapal SPOB itu milik Danlanal Batam," jelasnya.

Dijelaskan Hanapi, lokasi galangan kapal milik PT JPN itu merupakan daerah Kampung Tua Teluk Lengung yang sudah dihibahkan ke yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) di mana saat ini sedang dalam proses pengeluaran sertifikat lahannya.

"Karena lokasinya itu luas, maka sering kita gunakan untuk perbaikan kendaraan, dan di situ kita tidak melakukan perbaikan kapal pak, di situ kita tadinya hanya parkir dan melakukan maintenance rutin," ungkapnya.

Kata dia, kapal-kapal yang labuh jangkar di lokasi tersebut juga telah mengantongi izin dari pihak Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Batam.

"Sudah pak, itu hanya kapal-kapal yang parkir dan tidak ada aktifitas bongkar muat di sana. Yang jelas di lokasi tersebut tidak ada aktifitas yang merusak dan membahayakan lingkungan serta manusia," tegasnya.

Kata dia, alasan mengapa pihaknya secara tegas membantah lokasi tersebut bukanlah area hutan lindung, pasalnya pada tahun 2014 lalu pihaknya membeli lahan tersebut dari salah satu penduduk sekitar bernama, Awang Laah Bin Gapur yang mana di lokasi itu terdapat 13 kuburan yang sudah berumur puluhan tahun dan merupakan kuburan warga yang pernah mendiami lokasi tersebut.

"Di sana juga terdapat pohon kelapa dan pohon buah-buahan lainnya yang sudah berumur puluhan tahun dan bapk dapat melakukan konfirmasi dengan warga sekitar mengenai keberadaan lokasi tersebut," bebernya.

Menurutnya, justru yang sangat merusak lingkungan adalah keberadaan tambak udang yang berada tak jauh dari lokasinya, karena telah memusnahkan hutan manggrove di sana.

"Kalau kita lihat, justru lokasi tambak udang di atas sana malah telah memusnahkan banyak hutan manggrove, kalau kami tidak seperti itu pak," jelasnya.

Hanapi mengaku, ketika PT JPN membeli lahan tersebut juga telah sepakat dengan warga sekitar untuk merelokasi 13 kuburan tersebut ke Kampung Tua Teluk Lengung sesuai dengan berita acara pemindahan makam tersebut.

"Pada saat kita beli, kuburan tersebut  telah kita relokasi ketempat lain sesuai dengan permintaan keluarga dan itu ada berita acara pemindahan makamnya. Sekarang lokasi tersebut sedang diajukan ke BP Batam dan sudah masuk dalam DPCLS (Daerah Penting dalam Cakupan Luas bernilai Strategis) 2021," kata Hanapi.

Namun, ketika disinggung mengenai surat pengajuan lokasi itu ke dalam wilayah DPCLS 2021, Hanapi enggan memberikan data yang dimilikinya, karena mengangkut kerahasiaan.

"Enggak boleh pak, Bapak harus bertanya ke Pasi Ops Lanal Batam terkait surat-surat pengajuan di situ karena menyangkut kerahasiaan," ungkapnya.

Sementara itu, terkait dengan kapal-kapal yang labuh jangkar di lokasi tersebut ketika dikonfirmasi pihak agen kapal, Erdi Manurung mengaku tidak ada masalah dengan hal itu selama membayar pajak ke negara.

"Terkait labuh jangkar di mana saja boleh selama itu di perairan Batam dan membayar pajak negara," ujarnya pada Sabtu (24/4/2021).

Namun ketika disinggung mengenai apakah di daerah tersebut masuk dalam lokasi pungutan labuh jangkar di Kepri yang baru-baru ini di tata ulang kembali menjadi 6 titik lokasi yakni, peraiaran pulau Galang, peraiaran Pulau Nipah, Perairan Batu Ampar, perairan Kabil Selat Riau, peraiaran Tanjung Berakit, dan perairan Karimun. Erdi belum memberikan tanggapannya secara resmi mengenai hal tersebut.

Selain itu, awak media juga melayangkan konfirmasi kepada pihak KSOP Batam apakah benar telah mengeluarkan izin labuh jangkar terhadap dua kapal itu di perairan Teluk Lengung, Batam.

Humas KSOP Batam, Aina mengaku akan kembali mengecek hal itu ke bidang yang bersangkutan dan pada hari Senin (26/4/2021) akan menginformasikan kembali.

"Berhubung hari ini libur, Senin saya tanya sama bidangnya dulu ya pak," ungkapnya.

Sementara itu, mengenai kejelasan status lokasi PT JPN apakah masuk area hutan lindung atau tidak seperti temuan perkumpulan Akar Bhumi Indonesia, Kadis DLHK Kepri, Hendri mengaku akan mempelajari dahulu duduk perkara status lahan tersebut. "Baik, saya pelajari dulu ya pak," ujarnya.

(Redaksi/Exp)



Buka Bersama Alumni SMAN 2 Bunguran Timur Angkatan 2016.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM
: Guna mempererat Silaturahmi, Alumni SMAN 2 Bunguran Timur Angkatan 2016 gelar buka bersama di rumah makan Awen Jengan, Senin (26/4/2021).

Niky Arzilla selaku penggagas acara tersebut mengatakan, selain untuk menjaga silaturahmi antar alumni buka puasa bersama ini juga di gelar rutin setiap tahun.

“Iya setiap tahun, mudah-mudahan tahun depan juga masih bisa berkumpul,” ujar Suherlina. 

Ia juga menambahkan tidak semua alumni SMAN 2 Bunguran Timur yang ikut berbuka puasa bersama melainkan hanya Kelas IPA 1 Angkatan 2016 saja yang hadir.

"Nggak semuanya, hanya kelas IPA 1 saja," tambahnya.

Selain itu, Ia juga berterimakasih kepada rumah makan awen yang telah mensupport acara tersebut dengan pelayanan terbaik dan ramah.

(IK)


Foto FIF GRUOP

KEPRIAKTUAL
.COM
: Spesial di Bulan Ramadhan, SPEKTRA FAIR Virtual yang merupakan salah satu event bulanan PT Federal International Finance (FIFGROUP) hadir di 30 Kota Besar Indonesia. Kota beruntung yang disambangi tersebut adalah Pontianak, Sintang, Ketapang, Makassar, Banjarmasin, Martapura, Palangkaraya, Padang, Bukit Tinggi, Tanggerang, Medan, Binjai, Bengkulu, Lubuk Linggau, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Karawang, Indramayu, Kediri, Madiun, Blitar, Jombang, Mojokerto, Bogor, Cianjur, Sukabumi, Nganjuk, dan Tulung Agung.

Event yang memberikan berbagai program promo pembiayaan khusus produk-produk elektronik,
gadget, laptop hingga perabotan rumah tangga ini diadakan secara virtual mulai tanggal 24 April
2021 hingga 2 Mei 2021 secara serentak. Event ini menjadi salah satu rangkaian acara dalam
menyambut HUT FIFGROUP ke-32. Tentunya, akan ada promo dan hadiah menarik khusus yang
ditawarkan untuk seluruh pelanggan FIFGROUP di setiap kota.

CEO FIFGROUP, Margono Tanuwijaya, berharap event virtual ini dapat mengakomodasi impian
seluruh pelanggan FIFGROUP yang ingin memiliki produk elektronik atau perabotan rumah tangga
baru secara kredit dengan sistem transaksi yang aman dan nyaman.

“Seperti yang sudah kita ketahui, program ini tampil dengan konsep pameran virtual interaktif untuk memudahkan para pelanggan melihat-lihat produk dan membelinya secara langsung,” kata Margono, dalam rilis yang dikirim ke media ini,Sabtu (24/4-2021).

Ditambahkan Astra Multifinance President Director (SPEKTRA), Ardian Prasetya, SPEKTRA FAIR Virtual hadir dengan promo menarik dan menguntungkan seluruh pelanggan FIFGROUP yang ingin membeli sebuah produk khususnya alat elektronik dan prabotan rumah tangga dengan cara kredit. Dan tidak ketinggalan beragam hadiah yang dapat diraih secara langsung pun menunggu para pelanggan
FIFGROUP.

“Terjadi peningkatan permintaan kredit produk-produk elektronik dan perabotan rumah tangga setiap bulannya, antusiasme ini tentunya tidak akan kami lewatkan. Promo yang menarik dan hadiah spesial tentunya kami berikan untuk seluruh pelanggan setia kami. Untuk itu kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami, sehingga selain dapat mewujudkan impiannya, pelanggan bisa mendapatkan keuntungan melalui transaksi yang dilakukan," kata Ardian.

Diketahui, berdasarkan data pencapaian SPEKTRA FAIR dari bulan Januari hingga bulan Maret 2021, terdapat peningkatan jumlah booking dan pendapatan dari event bulanan. Begitupun dengan jumlah visitor SPEKTRA FAIR yang setiap bulannya juga terus meningkat. Antusiasme ini lah yang menjadi dasar SPEKTRA FAIR terus memperluas jangkauan wilayahnya untuk terus bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dalam mewujudkan produk impiannya.

Atas pembelian sebuah produk, SPEKTRA FAIR menawarkan potongan angsuran sebesar sampai
dengan Rp 500 ribu berikut dengan cashback AstraPay sampai dengan Rp 50 ribu. Setiap kota juga
memiliki promo spesialnya masing-masing yang tentunya bisa menambah keuntungan pelanggan
yang melakukan transaksi. Selain itu, pelanggan dapat mengikuti games dan kuis meriah dengan
total hadiah yang dapat diraih hingga Rp 2 juta. 

Syarat & Ketentuan program dapat diakses melalui bit.ly/InfoSPEKTRAFAIRApril Rangkaian acara SPEKTRA FAIR selama lebih dari seminggu ini, para pelanggan yang tertarik melakukan kredit produk elektronik dan perabotan rumah tangga dapat mengunjungi laman website bit.ly/SPEKTRAFAIR_7 dengan menggunakan smartphone dan laptopnya.

“Kami menghimbau untuk seluruh penduduk Tanggerang jangan sampai melewatkan momen khusus
ini, segera wujudkan impian anda dengan cara dapatkan produk yang anda inginkan beserta hadiah
menarik dengan langsung kunjungi website SPEKTRA FAIR,” ujar Iskandar Yulni selaku Kepala Wilayah Jakarta-Tanggerang 3.

MPF Marketing Head Jakarta-Tanggerang 3, Hervan Rizal, menambahkan SPEKTRA FAIR adalah
bentuk persembahan kami khususnya di bulan Ramadhan ini untuk memberikan solusi pembiayaan
produk elektronik dan perabotan rumah tangga berkualitas dengan sejumlah keuntungan yang dapat diraih.

Redaksi/Ril


Foto Bersama Polisi Polsek Bunguran Timur.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Guna mencegah serta menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Natuna, Polsek Bunguran Timur melaksanakan  Pembentukan Posko Kewaspadaan Covid-19 di Wilayah Kecamatan Bunguran Timur Laut, Senin (26/4/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Bunguran Timur, AKP Firuddin, Ps.Panit Binmas Polsek Bunguran Timur, Bripka David. A, Camat Bunguran Timur Laut, Isparta Chairaiyadi, Seksi Trantibum Bunguran Timur Laut, Afrianto, S.IP, Bhabinkamtibmas, Bripka Suharjo, Perawat Puskesmaa Bunguran Timur Laut, Ferdian dan Anggota Posko. 

Posko Kewaspadaan Covid-19 Kecamatan Bunguran Timur Laut ini di resmikan langsung oleh, Kapolsek Bunguran Timur, AKP Firuddin.

Dala kegiatan tersebut, Kapolsek Bunguran Timur, AKP Firuddin mengatakan bahwa posko di tingkat desa atau kelurahan diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran di tingkat mikro.

"Posko di tingkat desa atau kelurahan memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung," ungkapnya. 

Ia juga menhelaskan, aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan Protokol Kesehatan 5M, Aspek penanganan mengimplementasikan 3T, yaitu testing, tracing dan treatment, Aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. 

"Lalu, aspek pendukung yang terdiri pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi, serta logistik," paparnya. 

(IK)


Foto Bersama 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Guna mencegah serta menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Natuna, Polres Natuna melalui, Kasat Binmas Polres Natuna Iptu Maskat ikut serta dalam Pembentukan Posko Kewaspadaan Covid-19 di Wilayah Kecamatan Bunguran Tengah Kabupaten Natuna, Sabtu Pagi (24/04/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi PMD Kecamatan Bunguran Tengah Ghofar Ismail, Ka Puskesmas Bunguran Tengah, Adi Suprijadi, Ps.Panit Binmas Polsek Bunguran Timur, Bripka David. A, Bhabinkamtibmas Bunguran Timur dan Babinsa. 

Kegiatan di awali dengan Peresmian Posko Kewaspadaan Covid-19 yang berada di kantor Kecamatan Bunguran Tengah dan kemudian dilanjutkan dengan rapat kordinasi anggota Posko Kewaspadaan Covid-19.

Kaporles Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si melalui Kasat Binmas mengatakan bahwa posko di tingkat desa atau kelurahan diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran di tingkat mikro.

"Posko di tingkat desa atau kelurahan memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung," ungkapnya. 

Ia menjelaskan, aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan Protokol Kesehatan 5M, Aspek penanganan mengimplementasikan 3T, yaitu testing, tracing dan treatment, Aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Lalu, aspek pendukung yang terdiri pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi, serta logistik.

(IK)


Foto Galangan Kapal diambil Dari Jauh.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Perkumpulan Akar Bhumi Indonesia mengungkapkan, aktivitas galangan kapal yang diketahui terletak di area hutan lindung Tanjung Kasam, Teluk Lengung, Kabil, Nongsa, Kota Batam diduga tidak memiliki izin atau ilegal. Hal ini diungkapkan Soni Riyanto, setelah pihaknya melakukan survei pengecekan luasan manggrove di daerah tersebut.

"Keberadaan galangan kapal itu kita ketahui ketika kita tengah mendatangi daerah Teluk Lengung, Kabil untuk melakukan pengecekan keberadaan luasan manggrove di daerah tersebut pada Senin (19/4/2021) lalu," kata Soni, Jumat (23/4/2021).

Namun, lanjut Soni, sesampai di sana didapatkan banyak aktivitas pelanggaran hukum terhadap lingkungan salah satunya yakni keberadaan galangan kapal di atas hutan lindung yang berbatasan langsung dengan wilayah Catchment Area (Tangkapan Air) Waduk Duriangkang, Sei Beduk.

"Berdasarkan penelusuran kita, diketahui bahwa galangan kapal ini merupakan milik PT JPN (Jagar Prima Nusantara) yang mana modusnya itu menghibahkan sebuah lahan ke yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) yang saat ini telah menjadi sebuah Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bernama Titian Muchtary III," ungkapnya.

Bahkan, pihaknya sempat menghubungi pihak penanggungjawab yayasan tersebut bernama Yatmi melalui telepon mengenai status lahan yayasan itu sendiri dan status galangan kapal yang ada di sana

"Ternyata pihak penanggungjawab yayasan itu mengaku mendapatkan hibah tanah dari pemilik galangan kapal dan mengenai status izin operasi galangan kapal PT JPN ini penanggungjawab yayasan tersebut tidak mengetahui," ungkapnya.

Lokasi Galangan Kapal.

Lanjut kata dia, modus-modus seperti ini bukan lah hal yang sulit ditemukan di Kota Batam, salah satu contoh kasus yakni kasus penimbunan kawasan manggrove di wilayah Sei Daun, Tanjung Piayu tepatnya di belakang perumahan Buana Raja.

"Jadi pola nya itu hampir sama, dipasang dulu nama sebuah yayasan terus dikasih tanah dengan status hibah, setelah itu kira-kira aman tidak memicu konflik di tengah masyarakat baru dijadikan perumahan atau kavling," jelasnya.

Kata dia, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2012 tentang izin lingkungan dan Undang-undang Pesisir No. 27 tahun 2007 Jo Undang-undang No. 01 tahun 2014 tentang pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil yang mengatur tentang perlindungan mangrove, pihak PT JPN secara jelas telah melanggarnya.

Maka dari itu, Akar Bhumi Indonesia berharap kepada PT JPN untuk segera menghentikan aktivitas galangan kapal tersebut hingga ada izin AMDAL yang dikeluarkan oleh instansi terkait.

"Kita berharap kepada pihak perusahaan untuk segera menghentikan aktivitas galangan kapal ini sebelum ada izin AMDAL yang dikeluarkan oleh pihak terkait," tegasnya.

Terpisah, Lurah Kabil, Safaat membenarkan bahwa memang ada aktivitas galangan kapal di lokasi tersebut, namun dirinya tidak begitu mengetahui bahwa aktivitas galangan kapal ini berada di wilayah hutan lindung dan diduga ilegal atau tidak memiliki izin.

Pasalnya, Safaat mengaku dirinya baru mengetahui informasi ini sekitar setengah bulan lalu dari beberapa nggotanya yang turun ke lapangan untuk mengecek lokasi tersebut.

"Tadinya saya tidak tahu bahwa ada aktivitas itu, baru tahunya itu setelah diberi tahu oleh anggota saya yang turun ke lapangan untuk mengecek ke sana sekitar setengah bulan yang lalu. Kalau legal atau ilegalnya itu saya tidak terlalu paham mungkin bisa ditanyakan langsung ke Dinas terkait," tegasnya ketika di konfirmasi awak media beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diunggah, expossidik.com tengah berupaya melayangkan konfirmasi perihal status galangan kapal milik PT JPN ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan (DLHK) Provinsi Kepri namun belum mendapatkan keterangan resmi dari kedua instansi tersebut.

(Redaksi/Exp)


Foto: Istimewa

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM
: Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau beserta seluruh satuan kerja DJBC di wilayah Pesisir Timur Sumatera, serentak mengadakan sosialisasi kepada siswa SMA/SMK/MA/ dan sederajat dengan tujuan untuk memberantas penyelundupan di Pesisir Timur Sumatera menggunakan metode olimpiade, Rabu (21/4-2021).

Sosialisasi yang dikemas dalam kegiatan Olimpiade Pemberantasan Penyelundupan Di Pesisir Timur Sumatera (OP3TS) tersebut diselenggarakan oleh Bea Cukai Kepulauan Riau melalui Zoom Meeting bersama dengan KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, KPPBC TMP B Tanjung Pinang dan PSO Bea Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun.

Dengan mengangkat tema “Jaga Senyum Ibu Pertiwi, Lindungi Ekonomi Negeri” Bea Cukai Kepulauan Riau mengundang 2 (dua) narasumber yang memiliki pengalaman dan juga kompetensi pada bidangnya, yaitu Agustyan Umardani, selaku Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi, dan Ema Susanti, pelaksana pada Bidang Penindakan dan Sarana Operasi.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar betapa pentingnya pemberantasan penyelundupan untuk menjaga perekonomian nasional Republik Indonesia. Selain itu, sosialisasi ini diselenggarakan guna menyiapkan generasi muda calon pemimpin bangsa yang mengerti pentingnya pemberantasan penyelundupan khususnya di Indonesia demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Yahya/Humas DJBC Khusus Kepri


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Johnny G Plate diagendakan mengunjungi Provinsi Kepri, Kamis (22/4).

Kunjungan Menkominfo Johnny G Plate ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah pusat untuk mewujudkan digital nation di Natuna.

Setibanya di bandara Hang Nadim Batam pukul 10.00 WIB, Menkominfo Johnny G Plate didampingi Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad langsung menuju Ranai Natuna.

Kedatangan Menkominfo Johnny G Plate ke Natuna untuk menghadiri secara langsungPeletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Pembangunan BTS BAKTI di Desa Kelanga. 

Tak hanya itu, Menkominfo juga meninjau pembangunan 17 tower Base Transmiter Station (BTS) dari Badan Aksebilitasi Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Pembangunan itu di antaranya ada di Pulau Midai, Serasan, Subi, dan Pulau Bunguran Besar.

Serta meninjau dan mengunjungi pemanfaatan internet Palapa Ring Barat di GeoPark Natuna.

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad mengatakan bahwa kunjungan kerja Menkominfo Johnny G Plate di Kepri ini diharapkan mampu meningkatkan pembangunan infrastruktur khususnya telekomunikasi di wilayah 3T yakni (terdepan, terluar, dan tertinggal).

"Kita harapkan kunjungan ini mampu  memberi efek positif dalam hal mengakses telekomunikasi di pulau terluar dan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga bisa mengakses internet dengan cepat dan maksimal sehingga segala perkembangan dan informasi bisa diterima dengan cepat oleh masyarakat,” kata Ansar dihadapan Menkominfo Johnny G Plate yang didampingi Direktur Utama BAKTI Anang Latief, Dirjen APTIKA (Aplikasi Informatika) Semuel Abrijani Pangarepan dan Direktur LAIP (Layanan Aplikasi Informatika Pemerintah) Bambang Dwi Anggono.

Sumber: Diskominfo Kepri


Ketua LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta’in Komari, SS menilai pengalokasian lahan PT. Persero Batam (BUMN) kepada 3 perusahaan swasta terindikasi tindak pidana korupsi. Untuk itu, Kodat86 telah melaporkan kasus tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis 22/4 kemarin.

“Benar. Kemarin saya menyampaikan laporan soal lahan PT. Persero Batam ke KPK. Ini ada bukti telah diterimanya laporan tersebut. Seharusnya kemarin langsung saya buat release pers ke teman-teman media. Tapi karena masih ada urusan lain di Jakarta, jadi belum sempat. “ kata Cak Ta’in kepada pers, Jum’at (23/4).

Menurut Cak Ta’in, setiap orang atau organisasi berhak melaporkan indikasi tindak pidana yang dilakukan baik pejabat pemerintah, orang perorang atau corporasi, yang di dalamnya ditemukan dugaan akan kerugian keuangan negara. Ini merupakan bagian dari peran serta masyarakat dalam upaya membangun pemerintahan yang baik dan bersih sebagaimana diatur dalam UU No.28 Tahun 2009 dan UU tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 41 UU No.31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001, Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan Peraturan Pemerintah No. 68 Tahun 1999 tentang Tata Cara Peran Serta Masyarakat dalam Penyelenggaraan Negara yang Baik dan Bersih dari KKN. 

“Secara keseluruhan garis besarnya yakni kita memiliki hak mencari, memperoleh dan memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi. Untuk itu semua pidak terkait juga wajib memberikan pelayanan. Kita juga berhak menyampaikan saran dan pendapat secara bertanggung jawab kepada penegak hukum yang menangani perkara tindak pidana korupsi. Jadi tidak ada unsure like and dislike,“ jelas Cak Ta’in.

Cak Ta’in menjelaskan Kodat86 selain membuat laporan dugaan tindak pidana korupsi ke KPK, juga telah menyampaikan surat kepada Kementerian terkait agar persoalan lahan PT. Persero Batam diberikan diskresi yang tepat dan cepat. Investor di Batam perlu mendapatkan jaminan investasi dan kepastian hukum. 

“Soal administrasi harus dibenahi dan ditegaskan, dugaan perbuatan melawan hukumnya ya harus diproses sebagaimana mestinya,“ ujarnya.

Khusus persoalan lahan PT. Persero Batam yang dialokasikan BP Batam kepada 3 perusahaan swasta dinilai Cak Ta’in sebagai tindakan sembrono dan dapat merusak iklim investasi di Kota Batam semakin buruk di mata investor.

“Indikasi adanya tindak pidana korupsi terhadap pengalokasian lahan PT. Persero (BUMN) kepada perusahaan swasta itu nyata, ada prosedural yang dilanggar dan ada sesuatu di balik yang sekedar yang kita lihat. Ini perlu dibongkat dan usut sampai tuntas,“ tegas Cak Ta’in. 

Lebih lanjut Cak Ta’in menjelaskan bahwa Pengalokasian lahan PT. Persero Batam (BUMN)oleh BP Batam kepada 3 perushaan swasta itu semestinya didahului pelepasan aset negara oleh Kementerian terkait (Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Perekonomian). Tanpa pelepasan aset negara dan tanpa ada persetujuan kementerian terkait maka dipastikan ada unsur merugikan keuangan negara karena aset dimaksud dibiayai APBN dan merupakan kekayaan negara. 

Cak Ta’in menegaskan, pengalokasian lahan PT. Persero Batam (BUMN) terindikasi telah terjadi gratifikasi berupa suap yang dilakukan pihak perusahaan kepada pejabat BP Batam. Alasannya lokasi lahan yang sangat stretegis dengan nilai ekonomis tinggi membuat pengusaha berani membayar mahal atas lahan tersebut. Indikasi adanya suap dalam pengalokasian lahan tersebut diperkuat dengan kepemimpinan baru BP Batam (2019-2021) yang membatalkan alokasi lahan kepada 3 perusahaan swasta dimaksud dan BP Batam mengembalikan UWTO (Uang Wajib Tahunan Otorita/BP) yang nilainya kemungkinan jauh lebih kecil dibandingkan dengan uang di bawah tangan yang sudah disetorkan. 

“Saya sudah mengkonfirmasi masalah lahan PT. Persero Batam itu kepada mantan Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo (2018-2019). Beliau menyatakan saat dirinya memimpin sudah memerintahkan kepada pejabat terkait untuk mengajukan pelepasan kepada kementerian terkait. Meski laporan dinyatakan sudah diajukan, ternyata setelah dicek pada kementerian terkait pengajuan tersebut tidak pernah dilakukan. Maka apa yang dilakukan oleh para pejabat terkait yang mengalokasikan lahan aset negara kepada perusahaan swasta adalah tindakan melawan hukum yang berpotensi merugikan keuangan negara,“ papar Cak Ta’in.

Tiga perusahaan penerima alokasi lahan PT. Persero Batam yakni PT. Arwikana, PT. Citra Buana, dan PT. Putra Harapan Sakti. Untuk itu, Kodat86 berharap KPK berkenan melakukan proses hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi-nya. 

Alfred/***



TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri menggesa seluruh kabupaten kota se Provinsi Kepri untuk mempercepat realisasi anggaran tahun 2021.

"Sampai saat ini capaian realisasi anggaran APBD Kepri tahun 2021 ke kabupaten kota masih rendah," ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Rabu (21/4), dikutip dari situs Diskominfo Kepri. 

Disampaikan Arif, Sampai dengan 31 Maret 2021 rata-rata capaian realisasi keuangan kabupaten/kota sebesar 9,42 %.

"Yangmana, capaian realisasi keuangan kabupaten/kota tertinggi adalah Kabupaten Karimun sebesar 12,68?n terendah adalah Kabupaten Lingga sebesar 5,94%," jelas Arif.

Menurut Arif, dengan percepatan penyerapan dan realisasi anggaran di kabupaten kota ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri.

"Kita minta segera dilakukan setiap pembangunan yang telah direncanakan, karena dengan adanya percepatan realisasi ini juga mempercepat pemulihan ekonomi Kepri," ujar Arif.

Arif mengatakan saat ini Pagu dana APBD se-Kepri tahun 2021 secara total sebanyak 13,4 triliun. Telah terealisasi sebesar 1,1 triliun atau 8,63 %.

Sedangkan, untuk pagu DAK Fisik se-Provinsi Kepri sebesar Rp831.396.858.000, dengan rincian DAK Fisik Provinsi Kepri Rp195.771.881.000, dan DAK Fisik Kabupaten/Kota Rp635.624.977.000,

"Kontribusi DAK Fisik bagi mendukung belanja modal di APBD cukup signifikan yaitu mencapai 12?ri total APBD se-Kepri. Oleh karenanya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan ekonomi Kepri" lanjut Arif.

Redaksi


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Gubernur Provinsi Kepri Hj Marlin Agustina memastikan bahwa pemulihan sektor pariwisata di Provinsi Kepri menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dilakukannya selama masa kepemimpinannya bersama Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad.

Hal ini disampaikan Marlin kepada masyarakat Benan saat pelaksanaan Safari Ramadhan, Selasa (20/4) kemarin, dikutip dari situs Diskominfo Kepri. 

Menurut Marlin, untuk memulihkan ekonomi Kepri, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan berbagai upaya guna kembali menghirup sektor pariwisata Kepri yang ikut terdampak pandemi Covid-19.

"Meskipun rencana travel bubble untuk wisatawan mancanegara memang masih tertunda, namun persiapan-persiapan terus dilakukan. Khususnya Pulau Benan, sebagai salah satu destinasi wisata di Kepri diharapkan juga segera pulih sektor pariwisatanya," jelas Marlin.

Marlin mengatakan bahwa selain pariwisata yang menjadi icon dan wajah Provinsi Kepri, sektor pariwisata juga menjadi penyumbang terbesar PAD Kepri.

“Pariwisata kita memang sangat luar biasa. Tentang berbagai usulan dan masukan untuk pengembangan pariwisata di Lingga, khususnya Benan akan kita carikan solusinya,” kata Marlin

Dikatakan Marlin, salah satu upaya untuk membuka travel bubble dengan Singapura, misalnya, hampir 4,000 pelaku pariwisata di Nongsa dan Lagoi sudah divaksin

“Ekonomi dari pariwisata turun. Tapi dengan bersama, kita akan pulihkan sektor ini. Bersama-sama kita memulihkan ekonomi Kepri,” kata Wagub Marlin.

Redaksi



Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad meminta kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepri untuk dapat ikut mengawal setiap pembangunan di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Gubernur Kepri H Ansar Ahmad saat melantik kepala perwakilan BPKP provinsi Kepri Wawan Yulianto, SE, Ak.,MM di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (20/4)

"Kita harap nantinya BPKP akan terus mengawasi jalannya pembangunan daerah agar setiap pembangunan sesuai dengan aturan yang ada khususnya terkait pelaporan dan pembangunan," ungkap Ansar.

Menurut Ansar, BPKP diharapkan dapat menjaga akuntabilitas dalam setiap pencatatan dan pelaporan keuangan.

"Dengan begitu pembangunan yang berjalan dapat terlaksana dengan baik dan tanpa adanya permasalahan di kemudian hari," tegas Ansar kepada Wawan Yulianto yang dilantik untuk menggantikan pejabat BPKP Kepri sebelumnya Ihsan Fuadi, SE yang telah berpindah tugas menjadi Kepala Perwakilan BPKP Sumatera Barat, berkedudukan di Padang. 

Ansar juga mengharapkan agar kedepannya tercipta hubungan baik antara BPKP dan pemerintah. Ansar juga meminta BPKP Kepri terus mengawal dan mendampingi dalam setiap pelaksanaan  pembangunan yang ada di Kepri seperti proyek-proyek strategis di Provinsi Kepri.

"Seperti diantaranya pembangunan jembatan Batam-Bintan,  Labuh Jangkar, serta proyek-proyek strategis yang mendukung pencapaian RPJMD Kepri yang sudah di rancang," ungkap Ansar.

Redaksi/Diskominfo Kepri


Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Menteri Kominfo, Johnny G Plate dijadwalkan akan mengunjungi Kepulauan Riau pada Kamis dan Jumat pekan ini. Menteri Kominfo akan melakukan peletakan batu pertama, pada sejumlah proyek di Natuna dan Batam.

“Iya, Pak Menteri Kominfo akan berkunjung ke Kepri selama dua hari untuk melakukan sejumlah kegiatan. Diantaranya melakukan ground breaking pembangunan BTS di Natuna dan juga pembangunan pusat data (data center) nasional di Batam,” ujar Kadis Kominfo Kepri, Drs. Zulhendri, M.Si, Senin (19/4).

Untuk pembangunan BTS wilayah Sumatera, Menteri Kominfo akan melakukan ground breaking di Natuna. Pada 2021 dan 2022, akan dibangun 76 BTS diseluruh Kepri. Dengan rincian 35 BTS dibangun oleh pemerintah dan sisanya dibangun oleh operator selular. 

Natuna kebagian 27 BTS. Dimana 17 titik merupakan BTS non regular atau non komersial, yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Sedangkan 10 BTS lainnya adalah BTS regular atau komersil, yang dibangun oleh operator selular.

Selama di Natuna, menteri juga akan meninjau pemanfaatan jaringan internet dari Palapa Ring Barat di Natuna Geopark. “Keesokan harinya baru menteri melakukan sejumlah kegiatan di Batam,” tambah Zulhendri.

Dimulai dengan mengunjungi lokasi pembangunan data center nasional. Pemerintah akan membangun dua data center nasional di Batam. Yaitu di kawasan Jembatan I Barelang dan juga di Nongsa. Di Jembatan I Barelang. Disana disediakan lahan sekitar dua hektar, untuk pembangunan data center tersebut.

“Ini penting, karena nanti semua data-data nasional akan disatukan di lokasi-lokasi ini. Selama ini kan data-data nasional masih terpisah-pisah. Nanti akan disatukan,” jelas Zulhendri. Batam dipilih sebagai lokasi data center nasional, karena kota ini menjadi lokasi pertemuan jaringan internet nasional dan internasional dari Singapura.

Sumber; Diskominfo Kepri


Foto; Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri menggesa seluruh pemerintah kabupaten kota se Provinsi Kepri untuk dapat mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Pasalnya, keberadaan vaksin yang sudah di salurkan ke kabupaten kota harus secepatnya digunakan karena memiliki batas waktu penggunaan atau expired.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad di Tanjungpinang,Senin (19/4).

"Kita gesa kepala daerah kabupaten untuk segera mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya," ungkap Ansar.

Jangan sampai lanjut Ansar, vaksin yang telah di salurkan ke daerah expired duluan sebelum digunakan.

"Vaksin itu ada masa expirednya, mkanya kita kirimkannya berkala. Jika sudah ada segeralah laksanakan vaksinasi jangan ditunda-tunda," ujar Ansar.

Selain itu, lanjut Ansar keberadaan vaksin yang ada di Provinsi Kepri juga harus di manfaatkan dahulu stok yang ada. Karena nanti akan datang lagi vaksin.

"Jangan sampai menumpuk tidak digunakan, takutnya keburu expired," ujar Ansar.

Sumber: Diskominfo Kepri


Polsek Bunguran Timur Bagikan Masker Kepada Masyarakat. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran serta penularan Covid-19, Polres Natuna melalui jajarannya, Polsek Bunguran Timur melaksanakan patroli sekaligus memberikan himbauan dan masker gratis kepada masyarakat, Selasa (20/04/2021).

Kegiatan di pimpin langsung oleh Panit Sabhara Polsek Bunguran Timur Ipda Ronald Tampubolon.

Di sela-sela kegiatan, Ipda Ronald Tampubolon yang mewakili Kapolsek Bunguran Timur mengatakan, sasaran tempat untuk kegiatan kali ini adalah Bank BRI Unit JL Dkw Mohd Benteng Kelurahan Ranai Kecamatan Bunguran Timur.

Ia juga mengatakan dengan menambahnya kasus Covid 19 yang baru ini dikarenakan situasi dalam bulan Ramadhan, maka dari itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan agar kita bersama sama dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman.

"Sebagai Informasi, bahwa diwilayah kita tidak di zona hijau lagi, karena baru baru ini sudah ada beberapa terindikasi kasus Covid-19 yang baru dan berubah menjadi zona kuning," ujarnya. 

"Kami mengahrapkan kepada masyarakat untuk selelau mematuhi protokol kesehatan Covid 19 dengan selalu menerapkan 5 M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak ,menjauhi kerumunan,dan mengurangi mobilitas," paparnya 

Kegiatan dihadiri oleh, Panit Provos Polsek Bunguran Timur Aipda Ahmad Budhi Nata, Bhabinkamtimbas Polsek Bunguran Timur Brigadir Dwi Fahjuliandi dan Personil Polsek Bunguran Timur.

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.