Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia terus mendukung percepatan pembangunan di setiap daerah di Indonesia.Tak terkecuali percepatan pembangunan di Provinsi Kepri.

Dalam arahannya terdapat lima Arahan yang disampaikan Kemendagri terhadap setiap pembangunan di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kementrian Dalam Negeri Kemendagri Republik Indonesia Dr.H.Suhajar Diantoro,M.Si kepada Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad pada pembukaan Musrembang Provinsi Kepri, Senin (12/4).

"Terdapat lima arahan yang diharapkan dapat dijadikan patokan agar pembangunan di Provinsi Kepri dapat segera dilaksanakan," ungkap Suhajar dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Pertama, lanjut Suhajar meminta Pemprov Kepri untuk mempertimbangkan keterbatasan anggaran yang ada secara rasional sehingga perlu dilakukan reprioritas terhadap proyek pembangunan sehingga tak membebani anggaran fisikal daerah.

"Kedua, Melakukan refokusing pembangunan infrastruktur selama masa pandemi Covid-19, Misalnya memperkuat pembangunan infrastruktur kesehatan dan penunjang kesehatan, pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi baik itu energi dan telekomunikasi serta pembangunan infrastruktur pedesaan penunjang pangan," jelas Suhajar 

Menurut Suhajar,ketiga dengan asumsi pandemi Covid-19 telah dikendalikan di tahun 2021. Sehingga pembangunan infrastruktur diarahkan pada sektor-sektor ekonomi yang menjadi potensi terbesar seperti perwujudan usulan pemerintah yakni pariwisata, industri, jasa pendukung pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, perdagangan serta maritim.

"Keempat, pembangunan infrastruktur berbasis teknologi dan informasi menjadi krusial agar masyarakat tetap produktif dalam bekerja, memperoleh layanan publik yang lebih baik serta tetap terintegrasi pada aktivitas ekonomi berbasis digital," ujar Suhajar.

Terakhir, kelima lanjut Suhajar pelaksanaan belanja modal, barang dan jasa dalam pembangunan infrastruktur diutamakan memiliki kebudayaan lokal yang paling optimal.

Redaksi



Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien COVID-19 di ibu kota Kepulauan Riau tersebut meningkat tajam.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang Rahma, di Tanjungpinang, Selasa (13/04), mengatakan, jumlah pasien COVID-19 sehari yang lalu bertambah 53 orang, terdiri dari 31 laki-laki dan 22 perempuan. Sebanyak 42 orang warga yang terinfeksi COVID-19 tanpa gejala, sedangkan 11 orang lainnya bergejala sehingga dirawat di rumah sakit dan isolasi mandiri.

Sebanyak 25 dari 53 orang terinfeksi COVID-19 setelah melakukan kontak erat dengan pasien COVID-19. Sementara 24 orang lainnya terinfeksi COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah. Sedangkan empat orang lainnya, tertular COVID-19, namun tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 maupun ke luar daerah.

"Ada 53 kasus baru, yang ditemukan berdasarkan hasil tes usap di RSUP Kepri dan RSAL Tanjungpinang," kata Rahma, yang juga Wali Kota Tanjungpinang.

Ia mengimbau warga yang sudah melakukan perjalanan ke luar kota, terutama daerah yang berstatus sebagai Zona Merah untuk isolasi mandiri selama 14 hari sebelum kembali ke rumah.

Rahma mengingatkan warga agar tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas, seperti menggunakan masker, menjaga jarak saat berinteraksi, dan mencuci tangan dengan sabun.

"Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," katanya.

Redaksi


Foti Bersama Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, Brigadir Mudiyanto dengan Lurah Batu Hitam. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka mendukung Program Kerja 100 hari Kapolri, Polres Natuna melalui Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, Brigadir Mudiyanto mensosialisasikan Aplikasi Dumas Presisi kepada pegawai kantor Lurah Batu Hitam Kecamatan Bunguran Timur, Selasa  (13/04/2021).

Aplikasi Dumas Presisi menjadi bagian transparansi Polri dan handling complaint masyarakat luas. Memudahkan masyarakat dalam melaporkan hal-hal yang terkait dengan kinerja Polri dan anggota Polri.

layanan pengaduan masyarakat yang terintegrasi tersebut sebagai wujud transparansi dan penanganan keluhan bagi masyarakat luas khususnya masyarakat Kabupaten Natuna.

Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur Brigadir Mudiyanto mengatakan Saat ini di sejumlah Polda dan Polres telah menyediakan aplikasi Pengaduan Masyarakat (DUMAS) Presisi. Dengan aplikasi yang dapat diunduh di Google Play Store itu, masyarakat, lebih mudah menyampaikan laporan secara online.

"Dengan aplikasi DUMAS Presisi, Polri dapat memudahkan masyarakat dalam membuat laporan tanpa perlu datang ke Kantor Polisi untuk menyampaikan pengaduan. Selain itu, warga juga bisa melakukan pelaporan kinerja anggota Polisi,"  ujarnya. 

Polri menerima segala laporan dari masyarakat, namun petugas akan tetap mengklarifikasi terlebih dahulu setiap laporan dari masyarakat yang masuk.

"Untuk menghindari orang-orang tidak bertanggungjawab, tetap kita harus ada klarifikasi. Contoh seperti identitas. Kalau identitas tidak terpenuhi tidak bisa masuk tahap kedua," terangnya. 

(IK)


Foto: Istimewa. 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada jajaran Propam menindak tegas personel Polri yang terjerat kasus narkoba. Bahkan, Sigit meminta oknum polisi yang terbelenggu barang haram tersebut segera dibinasakan.

Hal itu ditekankan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

"Terhadap yang melakukan pidana, utamanya narkoba kalau memang sudah tidak bisa diperbaiki, kalau sudah tidak bisa dibina, ya sudah binasakan saja, yang begitu-begitu segera selesaikan," kata Sigit dalam sambutannya. 

Menurut Sigit, sebagai personel Polri tugas pokoknya sudah jelas yakni memberantas, memberangus dan menangkap bandar narkoba. Bukan malah sebaliknya,  terjerumus masalah tersebut.

"Karena saya pikir kami sebagai penegak hukum yang bertugas melakukan penangkapan, pemberantasan terhadap hal seperti itu. Tapi disitu rekan-rekan juga di dalamnya yang beginian selesaikan dengan cepat," ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit menyebut saat ini sudah banyak perubahan sikap maupun perilaku dari aparat kepolisian di lapangan. Terutama mereka yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Saya melihat di lapangan banyak sekali perubahan yang sudah dilakukan oleh anggota, saya melihat bagaiamana rekan-rekan bekerja kerja hadir pada saat masyarakat membutuhkan kehadiran dari kepolisian pada saat siang, pada saat banjir, pada saat hujan," ujar Sigit.

Oleh sebab itu, Sigit menekankan, oknum-oknum kepolisian yang terlibat narkoba ataupun terjerat pidana lainnya justru akan merusak citra Polri yang saat ini terus membangun kepercayaan publik lebih tinggi lagi.

"Oleh karena itu jangan hanya gara-gara satu dua orang oknum yang melakukan pelanggaran maka 100 anggota yang sudah bersusah payah itu kemudian hilang. Ibarat hanya gara-gara nila setitik maka rusak susu sebelanga, hal seperti itu ke depan harus diperbaiki," tutup mantan Kapolda Banten ini.

Redaksi


Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1442H jatuh pada 13 April 2021.  Ketetapan ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas  usai menggelar Sidang Isbat  Awal Ramadan 1442H/2021M, di Jakarta. 

Ini adalah kali kedua umat muslim Indonesia memasuki bulan suci ramadan di tengah pandemi. Karenanya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan  selama Ramadan. 

"Ramadan tahun ini masih dalam situasi pandemi. Segala bentuk aktivitas ibadah selama Ramadan harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas)," pesan Menag Yaqut, di Jakarta, Senin (13/4/2021). 

Menag menuturkan, kedisiplinan adalah bentuk pengendalian nafsu sebagaimana yang diajarkan oleh spirit Ramadan. "Kedisiplinan dalam penerapan prokes juga menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan juga masyarakat," tutur Menag.

"Dengan keberkahan Ramadan, semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,"sambungnya. 

Sebelumnya, Menag Yaqut telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 4 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442H/2021M. "Panduan ini tidak berlaku bagi mereka yang berada di Zona Oranye dan Zona Merah. Bagi mereka yang berada di zona itu, harap beribadah di rumah saja," ujar Menag. 

"Sedangkan bagi mereka yang berada di Zona Kuning dan Zona Hijau silakan melaksanakan ibadah tarawih di masjid atau musala tapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan," tegasnya. 

Menag juga menyampaikan, Ramadan adalah bulan istimewa. Mereka yang mencintai kebaikan, lanjut Menag, diseru untuk bergembira, memanfaatkan berjuta keistimewaan yang ada di dalamnya

"Sebaliknya, mereka yang masih suka berbuat kejahatan dan keburukan, diseru untuk berhenti dan introspeksi diri. Ramadan adalah kesempataan untuk menata diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi," tutur Menag.

Menag juga mengajak umat untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum pendidikan jiwa agar menjadi umat beragama yang memiliki tepo sliro atas berbagai perbedaan dan memuliakan sesama untuk Indonesia yang lebih baik.

"Marhaban Ya Ramadlan. Selamat menunaikan ibadah puasa. Taqabbalallahu minna waminkum, shiyamana wa shiiyamakum. Semoga Allah menerima ibadah puasa, dan mengabulkan segala do’a kita," ujar Menag.

Red/kemenag


Foto Bersama GMKI Tanjungpinang-Bintan saat Gelar Aksi Peduli. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM:
Bentuk dukungan dan kepedulian antar sesama masyarakat Indonesia. Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tanjungpinang-Bintan dengan semangat melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu masyarakat NTT dan NTB yang sedang mengalami musibah bencana alam.

Dalam keadaan berduka seperti ini, GMKI Tanjungpinang-Bintan konsisten hadir memberikan aksi nyata untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang ada disana. Aksi penggalangan dana yang dilakukan juga sesuai dengan surat imbauan dari Pengurus Pusat GMKI kepada seluruh cabang setanah air.

Koordinator aksi penggalangan dana, Paulus mengatakan, penggalangan dana yang dilakukan GMKI Tanjungpinang-Bintan ada di dua titik, yakni sekitaran lapangan Pamedan dan sekitaran jalan Basuki Rahmat. Tepatnya aksi tersebut dilaksanakan pada 11 april 2021 pukul 15:00 sampai dengan 17:30.

"Beberapa anggota GMKI Tanjungpinang-Bintan menyampaikan orasi secara bergantian, menggugah kepedulian para pengendara yang melewati wilayah tersebut, agar bersedia menyisihkan sebagian uangnya dengan keikhlasan untuk para korban bencana di NTT dan NTB. Kemudian penyaluran dari aksi penggalangan dana tersebut, akan disalurkan melalui Pengurus Pusat GMKI," kata Paulus, Selasa (13/4-2021).

Lanjutnya, aksi solidaritas bersama masyarakat kota tanjungpinang adalah bentuk kepedulian yang mana bersama bergerak bergotong royong meringankan duka yang dialami saudara-saudara di NTT dan NTB yang terdampak bencana.

"Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada masyarakat kota Tanjungpinang yang telah berpartisipasi dalam aksi  penggalangan dana ini. Seluruh civitas GMKI Tanjungpinang berharap agar melalui aksi GMKI peduli ini bisa menjadi kekuatan baru, semangat baru untuk masyarakat NTT dan NTB. Kemudian segala bencana maupun musibah yang terjadi saat ini segera berlalu agar masyarakat terdampak bisa beraktivitas dan pulih kembali," ujarnya.


Redaksi


Foto: Istimewa

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. SE yang ditandatangani pada tanggal 12 April 2021 ini ditujukan kepada para gubernur di seluruh Indonesia.

“Pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh. Pemberian THR Keagamaan bagi pekerja/buruh merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan. Secara khusus, dalam masa pemulihan ekonomi ini, THR tentu dapat menstimulus konsumsi masyarakat yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Menaker dalam keterangan pers, Jakarta, Senin (12/04/2021).

Dalam surat edaran tersebut, Menaker menyatakan bahwa SE pelaksanaan THR berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Ia meminta perusahaan agar waktu pembayaran THR Keagamaan dilakukan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

“Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan pekerja/buruh yang bersangkutan,” ujarnya.

Adapun dalam pelaksanaannya, pembayaran THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih. THR Keagamaan juga diberikan kepada pekerja/buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

Terkait jumlah besaran, bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, THR diberikan dengan ketentuan sebesar 1 bulan upah.

Sementara bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus, tetapi kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 bulan kemudian dikali 1 bulan upah.

Adapun bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Sedangkan bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Selanjutnya, dalam SE juga dijelaskan bagi perusahaan yang masih terdampak pandemi COVID-19 dan berakibat tidak mampu memberikan THR Keagamaan tahun 2021 sesuai waktu yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, Menaker meminta gubernur dan bupati/wali kota agar memberikan solusi dengan mewajibkan pengusaha melakukan dialog dengan pekerja/buruh untuk mencapai kesepakatan yang dilaksanakan secara kekeluargaan dan dengan iktikad baik.

“Kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis dan memuat waktu pembayaran THR Keagamaan dengan syarat paling lambat dibayar sampai sebelum Hari Raya Keagamaan tahun 2021 pekerja/buruh yang bersangkutan,” ujarnya.

Kesepakatan  mengenai waktu pembayaran THR keagamaan tersebut harus dipastikan tidak sampai menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan tahun 2021 kepada pekerja/buruh dengan besaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Perusahaan yang melakukan kesepakatan dengan pekerja atau buruh agar melaporkan hasil kesepakatan kepada dinas yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan setempat,” ujar Menaker.

Lebih lanjut, Ida juga meminta kepada perusahaan agar dapat membuktikan ketidakmampuan untuk membayar THR Keagamaan tahun 2021 sesuai waktu yang ditentukan berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan secara transparan.

Sementara itu, dalam rangka mengantisipasi timbulnya keluhan dalam pelaksanaan pembayaran THR Keagamaan tahun 2021 dan pelaksanaan koordinasi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah, Menaker meminta gubernur beserta bupati/wali kota untuk menegakkan hukum sesuai kewenangannya terhadap pelanggaran pemberian THR Keagamaan tahun 2021 dengan memperhatikan rekomendasi dari hasil pemeriksaan pengawas ketenagakerjaan.

Ia juga meminta gubernur dan bupati/wali kota untuk membentuk Pos Komando Pelaksanaan Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 (Posko THR) dengan tetap memperhatikan prosedur/protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.

“Kami juga meminta gubernur dan bupati/wali kota agar melaporkan data pelaksanaan THR Keagamaan tahun 2021 di perusahaan dan tindak lanjut yang telah dilakukan kepada Kementerian Ketenagakerjaan,” pungkasnya. 

(Setkab/HUMAS KEMNAKER/UN)



Foto: Istimewa

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM
: Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa, 13 April 2021 sebagaimana disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers usai Sidang Isbat Awal Ramadan 1442H, Senin (12/04/2021).

“Di sidang isbat tadi kami mendapatkan laporan sudah ada 13 orang yang di bawah sumpah menyaksikan bahwa hilal sudah dilihat, sehingga keputusan dari sidang tadi tanpa ada perbedaan, tanpa dissenting opinion, bersepakat dan kami menetapkan bahwa 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada tanggal 13 April, hari Selasa, besok pagi,” ujarnya.

Sidang isbat tersebut, imbuh Menag, dihadiri oleh perwakilan dari ormas-ormas Islam dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sejumlah perwakilan dari negara-negara sahabat.

“Saya selaku Menteri Agama dan atas nama pribadi tentu saja mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada saudara-saudara muslim yang menjalankan dan diperbolehkan secara syar’i untuk menjalankan ibadah puasa,” tutur Menag.

Dengan telah ditetapkannya esok hari sebagai awal Ramadan, maka malam ini, Senin (12/04/2021), umat muslim telah mulai menjalankan ibadah salat tarawih, diikuti dengan sahur dan ibadah puasa pada esok harinya. Menag pun mengajak umat muslim untuk menciptakan suasana yang kondusif selama bulan suci ini.

“Mari kita ciptakan suasana Ramadan ini dengan kekhusyukan, dengan ketenangan tanpa kita cederai dengan hal-hal yang justru menjauhkan kita dari hikmah Ramadan itu sendiri. Sekali lagi, selamat menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan dan ibadah-ibadah yang menyertainya,” ujarnya.

Ditambahkan Menag, pada bulan suci Ramadan dan Idulfitri yang berlangsung di tengah pandemi ini, pihaknya telah mengeluarkan edaran panduan beribadah dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan untuk menekan potensi penularan COVID-19.

“Selama bulan Ramadan, untuk ibadah-ibadah yang menyertainya seperti salat tarawih, kemudian iktikaf, ada kultum dan seterusnya akan dilakukan pembatasan-pembatasan dengan mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya.

Aturan tersebut berlaku untuk daerah zona hijau dan kuning, sementara untuk zona merah dan zona oranye tidak diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah Ramadan secara massal. Untuk itu Menag meminta umat muslim di wilayah zona merah dan oranye untuk melakukan ibadah di rumah masing-masing.

“Ini tidak lain untuk melindungi kita semua seluruh masyarakat Indonesia agar selama pandemi COVID-19 ini kita bisa beribadah dengan tenang, kita bisa beribadah dengan baik, tanpa berisiko untuk terpapar atau memaparkan COVID-19 kepada yang lain,” pungkas Menag.

Sumber: Setkab



Satgasda Pangan Polda Kepri Sidak Pasar.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), menjelang puasa dan Hari Raya Idul Fitri 2021/1442 H, Satgasda Pangan Polda Kepri bersama, Satgas Pangan Polresta Barelang, Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, BPOM Kota Batam, Dinas Perdagangan Kota Batam dan Bulog Sub Divre Kota Batam mengadakan Sidak Pasar dan Distributor Pangan di Kota Batam pada Jumat, 9 April 2021. 

Hal tersebut disampaikan oleh Dir Rekrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo, S.IK didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si, Senin (12/4/2021).

″Pada sidak pasar dan Distributor Pangan ada 4 Lokasi yang kita kunjungi antara lain Sidak Pasar di Pasar Puja Bahari Nagoya, Kota Batam, Mengunjungi Pasar TPID Bazar Murah di Pelita VII Sat Nusa Persada Kota Batam, sidak di Distributor Daging Beku PT. Seraya Mutiara Sejati dan mengunjungi Gudang Sub Divre Bulog Kota Batam″. ujar Dir Rekrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo idampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Kemudian, berdasarkan Sidak dan Kunjungan yang dilaksanakan oleh Tim didapati hasil bahwa di Pasar Puja Bahari Nagoya Kota Batam didapati harga masih Stabil dan sidak di Pasar TPID Bazar Murah terhadap harga barang pokok pangan di Pelita VII Sat Nusa Persada Kota Batam lebih murah di bawah harga pasar karena harga langsung dari Distributor dan petani ke konsumen Akhir yang merupakan Program Pemko Batam Dalam Rangka Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 2021.

″Selanjutnya saat kunjungan di Distributor Daging beku PT. Seraya Mutiara Sejati untuk stock Masih aman dalam menghadapi puasa dan lebaran 2021 dan Untuk harga masih dalam kondisi aman dan terkendali," ungkapnya.

Dan selanjutnya untuk Stock di Gudang Bulog kota Batam terdapat aman dalam jangka waktu 3 bulan mendatang. Serta bulog juga ditunjuk dalam rangka menyalurkan bantuan pemerintah ke PKM di Kota Batam.

″Dari hasil Pemantauan yang kami lakukan bersama bahwa harga dan ketersediaan barang kebutuhan bahan pokok secara umum Harga terpantau dalam keadaan Stabil dan untuk Supply dan Distribusi dalam keadaan lancar serta stock masih tersedia dan mencukupi," tuturnya.

Berikut harga Sembako yang diperoleh berdasarkan sidak pasar:

1. Daging Sapi segar Rp. 130.000/kg
2. Ayam Rp. 35.000/ kg
3. Telur Ayam Rp. 40.000/ papan
4. Cabe merah Rp. 55.000/kg
5. Cabe rawit Rp. 58.000/kg
6. Cabe setan Rp.85/kg
7. Bawang merah Rp.27.000/kg
8. Bawang putih Rp. 22.000/kg
9. Tomat Rp. 14.000/kg
10. Gula curah Rp.10.000/kg
11. Beras Rp. 13. 000 / kg
12. Tepung Rp. 10.000
13. Minyak Goreng Rp. 12.000
14. Ikan Rp. 27.000


Redaksi/Humas Polda Kepri



Foto Bersama TNI/Polri dan Muspida Pemerintah Kabupaten Natuna. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Mewakili Kapolres Natuna, Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin bersama personil Polsek Bunguran Timur turut hadiri kegiatan bersih-bersih pantai dan peresmian Kampung Bahari dalam rangka kegiatan Karya Bakti dan Bakti Sosial Pangkalan TNI AL Ranai yang dilaksanakan di Pantai Tanjung Kecamatan Bunguran Timur Laut, Senin (12/04/2021).

Kegiatan di awali dengan gotong royong di pantai tanjung Kecamatan Bunguran Timur Laut yang dilaksanakan oleh TNI-Polri dan masyarakat Desa Tanjung. 

Kemudian Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Kampung Bahari yang dalam kesempatan ini Danlanal Ranai Kolonel laut (P) Dofir mengucapkan terima kasih kepada hadirin yang telah menyempatkan hadir dalam kegiatan Peresmian Kampung Bahari dalam rangka kegiatan karya bakti dan bakti sosial ini.

"Program Kampung Bahari merupakan salah satu program TNI Angkatan Laut yang pada pelaksanaannya menggandeng Kementerian lembaga terkait untuk mewujudkan pertahanan matra laut dengan jalan membangun kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat maritime,"  ujar Danlanal Ranai Kolonel laut (P) Dofir.

"Program Ini Dilaksanakan Dengan membagi Pada Lima Klaster Utama Yaitu Klaster Pertahanan,kelaster ekonomi,kelaster edukasi,kelaster kesehatan dan kelaster pariwisata," tambah Danlanal Ranai.

Ia berharap program KBN ini Tidak bisa dijalankan dengan tanyakan sendiri namun akan lebih mampu mendapatkan hasil optimal dengan adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak sehingga perlu adanya sinergitas program  pemerintah daerah sehingga diperoleh yang sesuai harapan.

Sementara itu, Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin memberikan dukungan penuh atas Peresmian Kampung Bahari dalam rangka kegiatan karya bakti dan bakti social tersebut.

"Saya sangat mendukung sekali atas Peresmian Kampung Bahari ini, karena di Instansi Polri sendiri kami juga telah meresmikan Kampung Tangguh yang pada akhir bulan lalu telah di resmikan secara langsung oleh Bapak Kapolda Kepri," ungkapnya. 

"Semoga dengan sinergitas TNI-Polri di Kabupaten Natuna dapat membantu Pemerintah Kabupaten Natuna untuk memberikan manfaat serta kebaikan untuk masyarakat banyak,"  paparnya. 

Kegiatan dihadiri oleh, Asisten I Setda Natuna, Budi Dharma, Danlanud Diwakili Mayor Dedi, Dandim 0318 Natuna Pasi ops Kapten Suryadi, Danyon Komposit Diwakili Kapten Gerry asprasta, Kepala Pengadilan Negeri Bpk Daniel Ronald, Kepala Imigrasi Gelora Nusantara, Kajari Natuna Imam Makmur Saragih Sidabutar, Camat Bunguran timur Laut, Isparta, Kades Desa Tanjung, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat.

(IK)


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Sebagai salah satu langkah konkrit dalam mendorong integrasi ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan efisien, Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, asosiasi dan pelaku industri menyelenggarakan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) Melayu Pesisir Tahun 2021.

Mengangkat tema “Bersinergi dalam Akselerasi Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Kepulauan Riau”, acara ini digelar selama 4 hari berturut-turut pada 12-16 April 2021 secara virtual dengan format peluncuran (launching), pameran (showcase), diskusi, wawasan pimpinan (leader’s insight), dan gelar wicara (talkshow).

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad SE MM ketika membuka FEKDI Melayu Pesisir di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (12/4), mengatakan FEKDI menjadi wadah untuk melakukan sinergi kebijakan dan landasan implementasi berbagai inisiatif pengembangan dan perluasan ekonomi dan keuangan digital untuk mengakselerasi transformasi digital dan mempercepat program recovery economy di Kepulauan Riau. 

"Karena ini program baru yang implementasinya untuk memperkuat keuangan digital, perluasan pengembangan usaha yang ekspektasinya secara makro akan berpengaruh pada sektor ekonomi dan pembangunan, maka setiap tiga bulan sekali akan kita lakukan evaluasi," jelas Gubernur Ansar Ahmad, dikutip dari situs Diskominfo Kepri. 

Dijelaskan Gubernur, karena tidak lama lagi akan dibuka pariwisata di Batam dan Bintan untuk wisatawan asing maka pihaknya mendorong untuk penerapan digitalisasi di sektor pariwisata di Kepulauan Riau.

Digitalisasi, kata Gubernur, untuk era saat ini merupakan sebuah keniscayaan untuk mendorong dunia pariwisata. Adanya penerapan teknologi dan digitalisasi di bidang pariwisata akan memudahkan wisatawan baik asing maupun domestik untuk mengeksplorasi tujuan wisata di Kepulauan Riau. "Tidak hanya digitalisasi dalam pemasaran dan promosi, tetapi juga digitalisasi di semua transaksi dalam dunia pariwisata," ungkap Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, untuk mempercepat digitalisasi daerah juga dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Tim ini dibentuk sebagai manifestasi dari Keputusan Presiden Nomor 3 tahun 2021.

Pembentukan Satgas TP2DD bertujuan untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi kabupaten dan kota di Kepri, terutama untuk: (i) mendorong implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) yang dapat meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, mendukung tata kelola, dan mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah, serta (ii) mendukung pengembangan transaksi pembayaran digital di masyarakat guna mewujudkan keuangan yang inklusif, serta meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional.

"TP2DD di level provinsi, kabupaten dan kota untuk Ketua Timnya dijabat langsung oleh Kepala Daerah. Dan kita akan terus melakukan koordinasi agar program digitalisasi ini berjalan maksimal dengan hasil optimal," tegasnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Musni Hardi K. Atmaja, mengatakan pihaknya mendukung upaya bersama dalam mengakselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan di Provinsi Kepri melalui langkah-langkah percepatan digitalisasi sistem pembayaran.

Langkah-langkah tersebut antara lain mendorong akselerasi digitalisasi keuangan melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) sekaligus mendorong kesuksesan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI), mempersiapkan fast payment 24/7 pembayaran ritel menggantikan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) guna mempercepat penyelesaian transaksi dan mendorong digitalisasi perbankan melalui standardisasi Open Application Programming Interfaces (Open API).

"Tidak hanya itu, kebijakan digitalisasi juga untuk mendorong elektronifikasi transaksi keuangan daerah. Upaya tersebut perlu didukung oleh langkah-langkah reformasi regulasi melalui PBI Sistem Pembayaran yang telah diterbitkan BI untuk mendorong inovasi sistem pembayaran dengan memerhatikan manajemen risiko dan siber," ujar Musni Hardi. 

Dalam acara tersebut ikut hadir Bupati Anambas Abdul Haris dan Perwakilan Kepala Daerah Kabupaten dan Kota di Kepri, beberapa OPD di lingkungan Pemprov Kepri, dan jajaran manajemen Bsnk Indonesia Perwakilan Kepri.

Redaksi


Ketua ONB, Restu Harefa Menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Pengurus Panti Asuhan Yayasan Samaria Fao Kasih.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Masyarakat Nias yang ada di Batam yang tergabung di dalam organisasi Ojol Nias Batam (ONB), melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa bagi-bagi sembako. 

Baksos kali ini dilaksanakan di Panti Asuhan Yayasan Samaria Fao Kasih, yang terletak di Perumahan Bandara Mas Blok A1 Nomor 24, Batam Center, Kota Batam, Minggu (11/04/2021).

Ketua Ojol Nias Batam (ONB), Restu Harefa mengatakan untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama, pihaknya bersepakat untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial.

"Ini semua murni inisiatif dari seluruh anggota. Kami ingin menumbuhkan terus rasa jiwa sosial didalam diri, untuk saling berbagi rezeki dimiliki dengan orang-orang yang membutuhkan," ungkap Restu kepada media usai kegiatan.

Dikatakannya, kegiatan ini terlaksana tak lepas dari kerjasama yang baik dari seluruh anggota dan juga dukungan moril dan materil dari para donatur-donatur dan para tokoh-tokoh masyarakat asal Nias.

"Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Penasehat ONB, bapak Utusan Sarumaha, anggota DPD RI, Richard Pasaribu. Kemudian terima kasih juga kami berikan kepada Ketua DPC Himni Kota Batam, bapak Peringatan Zebua dan juga tokoh pemuda Nias di Batam, Thomas Yeferson Lature atas bantuan baik moril maupun materil," ujarnya.

Foto Bersama Pengurus ONB

Masih menurut Restu, selain pembagian sembako pihaknya juga aktif dalam setiap kegiatan-kegiatan sosial lainnya, salah satunya kunjungan kemanusiaan di Nongsa, Batam.

"Seperti janji kami pada saat kunjungan sosial kemanusiaan di Sambau Nongsa beberapa waktu lalu, bahwasannya akan ada aksi-aksi sosial lainnya yang akan dilakukan. Dan, hari ini janji itu bisa kami penuhi," ucapnya sambil tsrsenyum.

Ditempat yang sama, Pembina Yayasan Samaria Fao Kasih, Faozanolo Fakho mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang  setinggi-tingginya kepada komunitas Ojol Nias Batam, yang telah memberikan bantuan sembako ke panti asuhan miliknya.

"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh anggota yang tergabung di komunitas ONB, kekompakan dan kesolidan seluruh anggota patut untuk dicontoh dan ditiru oleh komunitas-komunitas lainnya," ucapnya terharu.

Dia mengatakan, yayasan ini sudah berdiri sejak tahun 2017 lalu. Dan, saat ini jumlah anak-anak yang berada di panti asuhan ini berjumlah 29 anak.

"Saat ini ada 29 anak yang berada di panti asuhan. Mereka disini ada yang masih pra sekolah, TK, SD, SMP, SMA bahkan ada juga yang sudah kuliah," jelasnya.

Lanjutnya, sebagian besar anak-anak yang ada di panti asuhan ini sudah tidak memiliki lagi kedua orang tuanya. Dan, rata-rata anak-anak disini dari keluarga yang broken home. Namun, pihaknya tidak pernah membeda-bedakan latar belakang dari mana anak-anak itu datang.

"Disini kami memberikan hak yang sama kepada anak-anak tanpa membeda-bedakan dari mana asal-usulnya. Kami ingin nantinya anak-anak ini bisa berguna bagi masyarakat banyak," harapnya.

Pihaknya juga berharap, kedepan ONB bisa melanjutkan rasa peduli itu tidak hanya di panti asuhan ini, tetapi juga dilingkungan masyarakat luas lainnya, supaya komunitas ONB bisa dikenal sebagai organisasi yang bermanfaat dan bisa menjadi pedoman bagi organisasi-organisasi lainnya yang ada di Batam.

"Kami berharap ONB ini bisa menjadi organisasi yang menjadi saluran berkat, yang berprestasi didalam sosial, sehingga ONB bisa dipercaya oleh masyarakat sebagai organisasi yang bisa membawa dampak yang positif," pungkasnya.

Faisal


Lintasan Mobil Truk Pengangkat Pasir di Jalan Umum dan Pemukiman Warga 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Penambangan pasir yang dikelola oleh PT. Panbil Group di seputaran lingkungan pemukiman warga Desa Kundur Kec. Kundur Barat, disinyalir merusak lingkungan alam sekitar. Pasalnya, penambangan pasir tersebut, sangat berdekatan dengan pemukiman warga, dan sudah beroperasi hampir selama dua tahun.

Ketua Karang Taruna Kec. Kundur Barat, Dani mengatakan, jalan yang dilintasi mobil Truk pengangkut pasir ketempat penimbunan pasir milik perusahaan, yang setiap harinya melintasi jalan aspal umum. Dan sekarang tinggal menunggu jalan rusak dan retak akibat lintasan mobil truk pengangkut pasir. 

"Hadir nya perusahaan Panbil group ini disinyalir akan merusak lingkungan alam pemukiman warga disekitarnya. Dan saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Karimun dan Provinsi Kepri, untuk tidak gegabah dalam memberikan  Izin. Apalagi yang berkaitan dengan pertambangan. Karena logikanya pemerintah sendiri sudah mengetahui, apapun bentuknya penambangan akan berdampak terhadap kerusakan lingkungan, apalagi penambangan dilakukan di seputaran lingkungan pemukiman Warga," kata Dani dengan kesal, Sabtu (11/4-2021).

Lanjutnya, pemerintah selalu menggunakan bahasa "Dampak Lingkungan dari Penambangan Bisa Diminimalisir" Inilah bahasa penyedap hati warga saja. "Mana ada penambangan di Kepri yang dapat diminimalisir dampaknya, bahkan dampak dari hasil penambangan rata-rata makin melebar dan makin memperparah lingkungan," ujar Dani.

Contoh Kecilnya, kata Dani, Kehadiran PT. Panbil Group di Desa Kundur, Lori pembawa pasir perusahaan beraktivitas setiap harinya menggunakan jalan umum kadang kala menganggu pengguna jasa jalan raya. Logikanya perusahaan wajib menggunakan karet pelapis aspal jalan umum sehingga jalan tidak rusak kedepannya. 

"Belum lagi kepedulian dari perusahaan terhadap berbagai aktifitas keorganisasian, baik di Desa maupun Kecamatan yang dianggap sangat minim. Dan perusahaan selalu bersikap acuh. Untuk diketahui perusahaan,  PT. Panbil Group melakukan Penambangan Pasir Darat di Desa Kundur, dan tidak hanya boleh peduli dengan warga yang berada dilingkungan perusahaan saja,  tetapi lebih jauh dari itu juga wajib peduli dengan masyarakat  umum yang tinggal di Kecamatan Kundur Barat," tuturnya. 

"Apa yang telah diberikan dan diperbuat oleh PT. Panbil Group Kepada masyarakat Kec. Kundur Barat. Satu helai maskerpun tidak pernah diberikan kepada warga, jika hanya sebatas menambang tanpa adanya kepedulian dibidang sosial kemasyarakatan, lebih baik hengkang saja dari pulau Kundur," ucap Dani kembali. 

Ditempat terpisah Camat Kundur Barat Murnizam ketika dikonfirmasi. Ia mengatakan, yang jelas PT. Panbil Group melaksanakan penambangan tentu telah mengantongi izin. Tetapi sungguhpun demikian, kepedulian kepada sesama, khusus terhadap warga yang berada dilingkungan Kec. Kundur Barat, perlu juga mendapat perhatian serius," ungkap Camat.  

(Tim) Bersambung.


Plh Bupati Karimun dan Bupati Terpilih Aunur Rafiq, Santuni Anak Yatim. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM:  Pelaksana Harian (Plh) Bupati Karimun Dr. H. Muhammad Firmansyah M.Si hadiri acara Tasyakuran dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Hijir Ismail Islamic Center Tanjungbatu, Kecamatan Mundur, Kabupaten Karimun, Sabtu ( 10/4/2021 )

Dalam acara itu, turut hadir di acara tersebut,  H. Aunur Rafiq S.Sos.M.Si sebagai Bupati Karimun terpilih serta H. Anwar Hasyim M.Si  sebagai wakil Bupati terpilih priode 2021-2024, Camat Kundur, Camat Kundur Utara, Camat Kundur Barat, Lurah se-Kecmatan Kundur, Kades se-Kecmatan Kundur, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kecmatan Kundur.

Bupati Karimun terpilih H. Aunur Rafiq mengatakan, jelang bulan suci ramadhan hanya dalam hitungan hari. Dirunya peribadi memohon maaf kepada seluruh masyarakat se-Kabupaten Karimun.

"Atas nama pribadi dan keluarga saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat, mudah-mudahan dengan silaturahim ini kita dapat memasuki bulan Suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan suci," ujar Bupati terpilih  Aunur Rafiq. 

Di kesempatan tersebut, Aunur Rafiq juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Karimun terkait Pandemi Covid-19 belum hilang di Karimun. Untuk itu selama dalam pelaksanaan sholat dan ibadah-ibadah di masjid untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, membawa sejadah dan mukenah dari rumah masing-masing.

"Saya berpesan kepada pemerintah daerah khususnya kepada Plh Bupati Karimun. Semoga hasil rapat yang telah dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan sehingga Masjid, Mushola, dan Surau dapat dibuka, sebagai mana biasanya untuk pelaksanaan ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan"

"Sehingga kita mampu melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan setelah selesai Ramadhan memasuki hari raya Idul Fitri semua dapat merayakan hari kemenangan tanpa tertimpa musibah wabah Covid-19" ucap Rafiq.

Kemudian, setelah usai acara, Plh Bupati Karimun, H. Muhammad Firmansyah dan Bupati Karimun terpilih Dr.H. Aunur Rafiq memberikan santunan kepad anak - anak yatim dan dilanjutkan dengan sesi photo bersama.

( Ahmad Yahya )


Foto Bersama Kapolsek Bunguran Timur, AKP Firuddin.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Polsek Bunguran Timur Polres Natuna Polda Kepri melaksanakan kegiatan Basembang Bercerite Kamtibmas dalam rangka menjalin silaturahmi dan sekaligus mensosialisasikan tentang covid 19 serta mensosialisasikan tentang karhutla, di Pulau Akar, Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan, Sabtu (10/4/2021).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin dan di hadiri, Panit Binmas Polsek Bunguran Timur Bripka Davit Arviad, Bhabinkamtibmas Desa Cemaga, Bripka Henri, Kepala Desa Cemaga Fiter Hadison dan Masyarakat Desa Cemaga.

Kepala Desa Cemaga, Fiter Hadison mengucapkan Terima Kasih dan selamat datang Kepada Kapolsek Bunguran Timur yang telah menyempatkan Hadir Di Desa Cemaga dengan agenda basembang bercerita.

Sementara itu, Kapolsek Bunguran Timur AKP Firuddin emnyampaikan, tujuan dirinya datang, selain Basembang becerite Ia juga Ingin memperkenalkan diri bahwa dirinya Kapolsek yang baru.

"Mohon dukungan dari Bapak dan Ibu apabila ada kegiatan maupun permasalahan- permasalahan yang ada di desa, agar memberi info kepada saya maupun Bhabinkamtibmasnya, dan akan kami bantu," ujarnya. 

Ia juga mengatakan, Kegiatan Basembang Bercerita merupakan kegiatan rutinitas Polsek Bunguran Timur dalam menjalan Silaturahmi. Tujuan kegiatan Pada pagi ini adalah penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 di Kabupaten Natuna dapat berjalan dengan sebaik baiknya dan berharap agar Bapak/Ibu mendukung Penerapan Protokol Kesehatan terkait Covid 19 di Kabupaten Natuna.

"Saya Mmenghimbau dan meminta Kepada para Bapak Ibu agar memberikan himbauan secara berkesinambungan kepada masyarakat di Kabupaten Natuna untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan memberi pehamanan tentang karhutla agar tidak terulang kembali pembakaran hutan secara luas di Kabupaten Natuna," paparnya. 

(IK)


Foto: Istimewa

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri Dr H Mahbub Daryanto,M.Pd.I mengajak seluruh tokoh agama di Provinsi Kepri untuk menjaga kerukunan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I pada acara Temu Tokoh Lintas Agama Provinsi Kepulauan Riau di Auditorium Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (8/4).

Dikatakan Mahbub, di masa pandemi Covid-19 saat ini berbagai ancaman sering terjadi yang menyebabkan terganggunya ketertiban dan keamanan di masyarakat.

"Sehingga secara tidak langsung mengancam kesatuan dan persatuan serta merenggangkan solidaritas persaudaraan di Provinsi Kepri," jelas Mahbub.

Untuk itu, melalui kegiatan ini Mahbub mengharapkan agar seluruh pihak mulai dari aparat penegak hukum, kementerian, pemerintah daerah, hingga tokoh agama dan tokoh adat di Provinsi Kepri menjaga kerukunan dan mendukung Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Kepri

“Demi terwujudnya kerukunan intra dan antar umat beragama yang rukun dan harmonis, melalui forum ini kita berharap solidaritas tetap terjaga dengan erat di seluruh lintas agama”, ujar Kakanwil.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Dr. H. T. S. Arif Fadillah, S.Sos, M.Si mengajak semua pihak bahu membahu dalam mewujudkan kesadaran bersama dalam rangka mencegah dan mengendalikan penularan COVID-19 di Daerah dengan melibatkan peran aktif masyarakat. 

"Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi bagi kita semua dan tokoh agama untuk dapat bertukar cerita dan berkoordinasi dalam memajukan Provinsi Kepri," ujar Arif.

Serta senantiasa menjaga kerukunan dan kesatuan masyarakat di Provinsi Kepri.

sumber: Diskominfo Kepri


Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah. (Foto: Istimewa). 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Masyarakat Kepri diminta untuk lebih disiplin dan patuh akan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Pasalnya, hingga saat ini angka kasus Covid-19 di beberapa daerah di Provinsi Kepri mulai kembali meningkat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Kamis (8/4).

"Saat ini masyarakat kita mulai abai akan Prokes Covid-19, untuk itu kita harapkan Satgas yang telah kita bentuk baik di pasar, pelabuhan dan pusat keramaian lainnya dapat berkerja keras dalam mengawasi penerapan prokes ini," jelas Arif, dikutip dari situs Diskominfo Kepri. 

Bahkan lanjut Arif, pihaknya meminta para satgas tersebut dengan intens dan lebih rutin dalam mengawasi kerumunan dan masyarakat yang tidak menjaga jarak dan menggunakan masker.

"Apalagi ini menjelang memasuki bulan Ramadhan, jangan sampai kasus kita kembali meningkat," tegas Arif.

Arif juga menghimbau kepada imam dan Bilal di masjid dan surau yang ada di Provinsi Kepri untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

"Sehingga sebelum pelaksanaan tarawih semua Imam dan Bilal sudah divaksin semua agar terhindar dari Covid-19 serta pelaksanaan ibadah tarawih yang menerapkan protokol kesehatan," tambah Arif.

Redaksi


Penghitungan Suara Pemilihan RT OO3/RW005 Kelurahan Ranai Kota. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bertempat di Mushalla Miftahul Jannah, Jumat malam (9/4/2021), Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, gelar pemilihan ketua RT 003, RW 005. Pemilihan dilangsungkan secara demokratis, dimana dari 75 KK sebanyak 47 KK warga RT 003 menggunakan hak pilih mereka untuk memilih secara langsung.

Dalam pemilihan Rt, 2 calon ketua RT yang bersaing dalam pemillihan ini yakni, Sumardi dan Jasmi.

Setelah dilakukan pemilihan oleh warga, pihak panitia melakukan penghitungan suara. Hasilnya, calon Ketua RT nomor urut 1 Sumardi mendapatkan 34 suara, nomor urut 2, jasmi mendapatkan 13 suara. 

Dengan hasil ini, Sumardi yang merupakan calon RT nomor urut 1 meraih suara terbanyak dan terpilih menjadi Ketua RT 003 untuk 3 tahun ke depan.

Kegiatan pemungutan suara pemilihan Ketua RT 003 Kelurahan Ranai Kota ini berjalan kondusif dan sesuai prosedur. 

"Alhamdulillah, pemilihan Ketua RT 003 RW 005 Kelurahan Ranai Kota berjalan kondusif dan lancar. Terima kasih kepada semua pihak, baik kelurahan dan RW setempat yang memberikan dukungan penuh. Terima kasih juga kepada warga RT 003 yang telah menggunakan hak pilih dengan aman dan damai," ungkap Ketua Pemilihan, Suparman dalam kata sambutan. 

Ia juga menyampaikan, untuk ketua terpilih Sumardi, selamat dan sukses telah menjadi ketua RT ke Tiga periode semoga amanah dan bisa bekerjasama lebih baik lagi kepada RW dan Kelurahan.

Sementara itu, Ketua RT terpilih ke Tiga Periode, Sumardi mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh warga di sini dengan memilih dirinya sebagai pejabat ketua Rukun Tetangga (RT). 

"Insya Allah saya akan menjalankan amanat ini dengan baik, karena itu saya mohon doa dan dukungannya," paparnya. 

(IK)


Pengurus APGEMA Berbagi Sembako Kepada Warga. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1442 H/ 2021 M, Asosiasi Pengusaha Game Eletronik Anak- anak dan Keluarga (Apgema) Kepulauan Riau (Kepri) membagikan puluhan paket sembako untuk masyarakat Sei Jodoh, Batam, Jumat (9/4/2021).

Pembagian paket sembako Apgema Bergema yang berisi beras, minyak goreng, gula pasir, telur dan indo mie ini disambut baik oleh puluhan warga RT 004/RW 006 Komplek Maritim Square Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam yang sudah mengantongi kupon pengambilan sembako.

Ketua Umum Apgema Kepri Jurado Siburian dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekjend Apgema Kepri Usman Jamil menyampaikan Apgema Kepri akan senantiasa berperan aktif untuk kepeduliannya kepada masyarakat dan membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Hari ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 M serta kepedulian Apgema Kepri untuk berbagi puluhan paket sembako untuk masyarakat sekitar kantor sekretariat Apgema Kepri di Komplek Maritim Square, semoga bermamfaat dan dapat sedikit meringankan ekonomi masyarakat, " kata Usman Jamil, di Batam, Jumat (9/4/2021).

Rencana kedepan Apgema Kepri akan roodshow ke panti asuhan dan panti Jompo di Kota Batam untuk berbagi dan peduli kepada masyarakat yang kurang beruntung ditengah pandemi covid-19.

"Saya menyampaikan permohonan maaf sebagai Ketua Umum Apgema Kepri pada kesempatan yang baik ini tidak dapat hadir di tengah masyarakat karena ada tugas yang lebih tidak bisa ditinggalkan," ujar Jurado Siburian yang disampaikan Sekjend Apgema Kepri, Usman Jamil.

Senada Ketua Dewan Pengawas Apgema Kepri, Ahmad Rossano menyambut baik kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh Apgema Kepri dari pengusaha Asosiasi Game Eletronil anak-anak dan keluarga di Kota Batam.

"Jangan dilihat dari nilai yang kami beritakan, ini sebagai bentuk kepedulian rekan-rekan pengusaha Apgema dalam meringankan beban masyarakat di tengah pandemi dan jelang menyambut bulan suci Ramadhan," ujar Rassano.

Kapolsek Batu Ampar AKP Syawaluddin yang diwakili Bhabinkamtibas Sei Jodoh Bripka Rio Tanjung menyambut baik kegiatan positif untuk masyarakat yang dilaksanakan Apgema Kepri ini.

"Kepada masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktifitas. Alhamdulillah saat ini wilayah kelurahan Sei Jodoh ini sedang zona Hijau. Semoga pandemi segera berakhir dan kehidupan kembali normal seperti sedianya, " ujar Rio.

Sementara itu, Ketua RT004/RW 006, Muchsin, mengucapkan terima kasih kepada Aggema Kepri yang telah berpartisipasi meringankan beban masyarakat yang belum beruntung dalam masa pandemi dan menyambut bula suci ramadhan.

"Kami sebagai perangkat RT mohon maaf kepada sebagian warga yang belum berkesempatan mendapatkan paket pada periode ini. Kita doakan kedepan Apgema semakin maju dan dapat berbuat lebih bagi masyarakat sekitar," ujar Muchsin.

Salah satu warga RT004/RW 006, penerima paket sembako, Abdul Rohim menyambut baik paket sembako yang diberikan Apgema Kepri di Batam.

"Terima kasih kepada bapak pengusaha Apgema yang hari ini membagikan paket sembako kepada kami warga Komplek Maritim Square RT004/RW005 Sei Jodoh. Sangat bermamfaat di tengah pandemi dan jelang bulan suci ramadhan," ujar Rohim. (*)


Foto Bersama Kanwil BC Kepri. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Kantor Wilayah Bea Cukai Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmen dalam rangka mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Kali ini, dukungan tersebut direalisasikan melaui pemberian izin prinsip fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) kepada PT Pelabuhan Kepri yang merupakan BUMD milik Pemprov Kepulauan Riau.

Pusat Logistik Berikat (PLB) merupakan fasilitas penyimpanan multifungsi untuk menimbun barang impor atau lokal dengan fasilitas perpajakan dan kepabeanan berupa penangguhan bea masuk, cukai, dan pajak. PLB juga memiliki insentif kepabeanan lain berupa penangguhan perizinan impor, fleksibilitas kepemilikan barang, jangka waktu timbun barang sampai dengan 3 (tiga) tahun, serta dapat menimbun barang asal impor, asal lokal, dan tujuan ekspor.

Fasilitas PLB yang diberikan kepada PT Pelabuhan Kepri ini merupakan terobosan Bea Cukai Kepri dalam memberikan fasilitas. Hal ini karena, bentang yang diberikan izin bukanlah bentang daratan, namun lautan. Tepatnya di perairan Tanjung Berakit yang berlokasi di sebelah utara Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini mendukung merupakan arah baru pengembangan perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau dengan memanfaatkan potensi perairan di Kepulauan Riau yang mencapai 96% dari total wilayah.

Terlebih lagi yang akan diberikan fasilitas adalah Floating Storage Unit (FSU), yaitu sejenis kapal yang akan melayani kapal-kapal lain terkait pengisian bahan bakar dan logistik lainnya. FSU tersebut akan melakukan kegiatannya terhadap kapal, terutama kapal asing yang berlabuh di perairan Tanjung Berakit, seiring dengan penetapan perairan itu sebagai Kawasan Labuh Jangkar oleh Gubernur Kepri pada tahun 2020. Hal ini menyambut peluang usaha yang luar biasa di salah satu lokasi dengan lalu lintas kapal terpadat di dunia, yaitu di perbatasan Indonesia-Malaysia-Singapura, yang mencapai 100-200 kapal setiap harinya.

Sebelum diberikannya izin prinsip, Capt. Darmansyah selaku Direktur Utama PT Pelabuhan Kepri memberikan pemaparan mengenai peluang yang ada, melihat kondisi lalu lintas pelayaran saat ini di sekitar selat Singapura, serta keunggulan terkait Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

”Seiring dengan telah ditetapkannya perairan Tanjung Berakit sebagai Kawasan Labuh Jangkar, maka terbuka pula peluang memajukan masyarakat Kepulauan Riau. Bukan hanya dari segi Pendapatan Asli Daerah yang berasal dari retribusi, tapi juga peluang usaha lain, sebagai dampak ikutan dari kapal-kapal yang labuh jangkar,” imbuh Capt.Darmawan.

Menanggapi hal itu Kakanwil Bea Cukai Kepri, Agus Yulianto, menambahkan, “Kawasan Labuh Jangkar menjadi peluang luar biasa yang harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. PT Pelabuhan Kepri harus dapat merencanakan dan merumuskan model bisnis secara tepat, sehingga masalah yang dapat berakibat dicabutnya fasilitas dapat diminimalisir.”

Kegiatan pemberian fasilitas PLB ini juga dihadiri oleh Bapak M. Syahirul Alim selaku Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang. Kantor Bea dan Cukai Tanjungpinang akan menjadi Kantor Pengawas yang melakukan pelayanan, bimbingan, asistensi serta pengawasan terhadap operasional FSU. “Pemberian fasilitas merupakan bentuk kepercayaan Bea Cukai kepada pelaku usaha. Oleh karena itu, kepercayaan yang diberikan harus diikuti oleh PT Pelabuhan Kepri dengan cara mematuhi segala ketentuan yang ada,” imbuhnya.

Acara ditutup dengan pemberian tanda tangan sebagai persetujuan diberikannya izin prinsip PLB kepada PT Pelabuhan Kepri. Diharapkan, peluang usaha ini juga dapat dimanfaatkan oleh daerah lain, sehingga tercipta pemerataan ekonomi di seluruh Kepri.

Sumber: KANWIL BC KEPRI


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.