Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemeriksaan kesehatan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau akan dilaksanakan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

Anggota KPU Kepri Priyo Handoko, di Tanjungpinang, Selasa (01/08), mengatakan, pemeriksaan kesehatan untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur di RSBP Batam berdasarkan usulan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tahapan pemeriksaan kesehatan bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Kepri direncanakan Senin, 7 September 2020. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara bersamaan di ruangan khusus.

RSBP akan menyediakan ruang khusus di lantai enam untuk dipergunakan dalam memeriksa kesehatan seluruh kandidat pilkada.

"Soal pertimbangan mengapa dipilih RSBP itu sepenuhnya otoritas dari IDI," katanya.

Secara teknis IDI lebih memahami kondisi rumah sakit, baik fasilitas kesehatan maupun tim medis. Rekomendasi RSBP untuk pemeriksaan kesehatan kandidat pilkada juga setelah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Himpunan Psikologi Indonesia,
(HIMPSI)

"Penetapan RSBP tentu memperhatikan ketersediaan SDM medis yang memenuhi syarat, perlengkapan atau peralatan kedokteran yang dibutuhkan, dan kelayakan ruangan untuk pemeriksaan," ujarnya.

Priyo juga mengingatkan seluruh bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri untuk menjaga kesehatan menjelang pemeriksaan kesehatan.


Sumber: Diskominfo Kepri


Kuasa Hukum Keluarga Korban, Mustari dan Nofita Putri Manik
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kuasa Hukum keluarga korban pembunuhan, Erwin Darwis, ABK Kapal Taugboat TB ASL Pelican di kawasan PT WWE, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam. Mustari dan Nofita Putri Manik
mengatakan, saat rekontruksi yang di gelar Polsek Batu Ampar, ada 24 adegan.

Kata Mustari, sebelum menghabisi nyawa korban, pelaku (tersangka) Patanduk Tedengan terlebih dahulu pergi keluar dari kapal bersama rekanya-rekanya, pergi ke pujasera sekitaran nagoya. Kemudian tersangka balik ke kapal dan sudah tercium bau minuman keras (Miras). Dan disitulah mulai cek-cok mulut antar tersangka dan korban.

"24 adegan tadi diperagakan. Dan dari reka ulang tadi, pelaku sudah punya niat untuk menghabisi nyawa korban. Sebab, pada saat cekcok mulut antara pelaku dan korban, sempat dilerai oleh saksi Rahman. Namun tidak berselang lama, pelaku pergi mengambil pisau di dapur dan langsung menghabisi nyawa korban," kata Mustari saat ditemui di Bilangan Batam Center, Selasa (1/9/2020) sore.

Lanjut Mustari, berdasarkan hasil rekonstruksi menunjukan pembunuhan berencana. Karena pada saat pelaku bersama rekannya keluar dari kapal untuk minum minuman keras, korban tidak ikut dan tetap berada di kapal.

"Saya tegaskan sekali lagi, korban tidak ikut pada saat pelaku dan kawan-kawannya keluar untuk minum minuman keras. Ini menunjukan pembunuhan tersebut telah direncanakan sebelumnya," ujarnya.

Saat Mengikuti Adegan Rekontruksi Pembunuhan Erwin Darwis.
Dijelaskannya, pembunuhan terhadap korban sudah sangat jelas unsur perencanaan. Hal itu tergambar dari 24 adegan yang diperagakan oleh pelaku saat menghabisi nyawa korban.

Mustari menuturkan, selain memperagakan adegan pembunuhan korban, pelaku juga sempat membuang barang bukti pisau yang digunakan untuk menikam atau menusuk korban.

"Jadi unsur pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana sudah jelas terpenuhi. Ditambah dengan keterangan saksi yang melihat secara langsung kejadian itu," tegasnya.

Mustari menegaskan, korban Erwin Darwis merenggang nyawa usai dihujani dengan 9 tusukan ke bagian dada. Atas perbuatannya, sebut dia, pihak penyidik kepolisian menjerat pelaku dengan pasal 340 KUHP juncto pasal 338 juncto pasal 351 ayat (3) KUHP.

Atas kejadian ini, lanjutnya, pihak keluarga korban Erwin Darwis meminta agar pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Di beritakan sebelumnya, seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Taugboat TB ASL Pelican tewas usai ditusuk oleh rekannya sendiri. Kejadian ini berlangsung di Kawasan PT WEE, Tanjung Sengkuang, Batuampar, Kota Batam, Sabtu (1/8/2020) lalu.

Korban yang tewas bernama Erwin Darwis. Ia merupakan seorang pelaut asal Kombong, Desa Kurrusumanga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ia bekerja sebagai Chief Officer Kapal Tugboat TB ASL Pelican.

Semantara pelaku bernama Patanduk Tedengan merupakan 2nd engineer dan rekan kerja korban di kapal tersebut.

Peristiwa naas ini bermula saat pelaku bersama sejumlah rekannya baru pulang dalam keadaan mabuk usai menenggak minum keras (Miras).

Begitu tiba di kapal, korban yang saat itu sudah tidur mengingatkan kepada pelaku agar ribut. Namun, teguran tersebut tak diterima dengan baik oleh pelaku.

Pelaku yang ditegur bukannya terima, namun langsung mengambil sebilah pisau dan menusuk korban ke bagian dada sebanyak 9 kali. Korban yang mengalami luka serius akhirnya meninggal dunia.


Alfred


Foto Bersama Ketua DPRD Kota Batam Dengan Kepala PMI Beserta Stafnya.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Minimnya anggaran dan perhatian dari Pemerintah Daerah guna menunjang operasional Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, membuat tempat yang menyuplai berbagai jenis golongan darah terancam tutup.

Disampaikan Ketua DPRD Batam Nuryanto, SH, MH saat menerima Audensi Pengurus PMI Kota Batam, diruang rapat Pimpinan, Senin (31/8/2020). Nuryanto mengaku sangat malu dan 'tersentil'. Mengingat peran dari PMI ini sangat besar dan strategis dalam penyelamatan jiwa masyarakat di Kota Batam.

Namun kenyataannya, dalam proses operasionalnya malah minim anggaran dan nyaris tidak mendapatkan anggaran.“Saya selaku, pimpinan DPRD dan bagian dari unsur Pemerintah Daerah sangat malu. Karena perannya sekaligus supportnya dalam membantu PMI ini sangat minim. Justru dikala masyarakat daerah lain berbondong-bondong memberikan perhatian atas keberadaan PMI, justru di Batam malah kurang, ”jelasnya.

Nuryanto bersama dewan laiinya berkomitmen dan berkomitmen untuk membantu dan mengakomodir aspirasi yang disampaikan oleh Pengurus PMI Kota Batam.

DPRD Kota Batam merupakan lembaga yang bisa menganggarkan hal tersebut termaktup dalam fungsi dewan. Pihaknya juga akan mengajak duduk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah untuk membicarakan hal tersebut.

“Nantinya kita akan duduk bareng bersama Pemerintah Daerah, agar kegiatan operasional penyelenggaraan dan kegiatan oleh PMI Batam bisa berjalan dengan baik dan maksimal,” terangnya.

Ditempat yang sama Ketua PMI Kota Batam, Sri Sudarsono menyampaikan kebutuhan total dana operasional dalam mencapai Rp2,5 Miliar membuat PMI Batam 'Ngos-ngosan' dan terancam 'gulung tikar' karena perhatian dari pemerintah tidak ada dan nyaris diabaikan.

“Dalam cat, setidaknya PMI Kota Batam membutuhkan dana untuk operasional mencapai Rp2,5 Miliar. Dimana dari jumlah tersebut terbagi dua. Yakni untuk Bank Darah dan memenuhi kinerja di PMI Batam sendiri, ”jelas Sri Soedarsono saat Audensi dengan Ketua DPRD Kota Batam.

Pihaknya juga menambahkan, PMI Kota Batam sudah berdiri sejak 32 tahun silam belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerahnya masing-masing. Baik dari Provinsi aupun Kota dan Kabupaten.

“Selama kita berdiri sejak 32 tahun, PMI Batam belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah. Baik dari Kota maupun Provinsi Kepri. Untuk itu, kami berpengalaman untuk menyampaikan aspirasi kami kepada Ketua DPRD Batam agar kiranya bisa diperjuangkan, ”jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah kiranya bisa membina baru dari seluruh personel PMI di Batam. Sehingga proses pelayanan bisa lebih maksimal.

“Harapan terbesar kami adalah, apa yang kami sampaikan disini bisa didengarkan langsung oleh Pemerintah Daerah. Sehingga semangat teman-teman yang sebelumnya 'kembang-kempis' (gajinya) bisa kembali lagi, ”katanya.

Redaksi



Foto Bersama Tim Garis Isdianto. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Euforia masyarakat jelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) semakin meriah seiring kian dekatnya waktu pendaftaran Pasangan Calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terbaru, sejumlah warga Kota Batam yang tergabung dalam Garda Isdianto atau GARIS turut serta meramaikan pesta Demokrasi di Bumi Segantang Lada.

Polman Sitompul, Koordinator GARIS mengatakan bahwa gerakan relawan yang diinisiasinya merupakan gerakan sosial yang melibatkan mayoritas anggotanya kelompok menengah kebawah. Menurut Polman, gerakan yang dibidaninya ini semata-mata bentuk dukungan kaum buruh lepas kota kepada Paslon Isdianto-Suryani.

"Jadi kami ini kelompok masyarakat kelas menengah kebawah yang sengaja kita organisir untuk mendukung pak Isdianto dan Ibu Suryani. Rata-rata yang tergabung ini bekerja sebagai pengumpul besi bekas, rongsokan hingga sampah daur ulang," terang Polman saat dijumpai di Markas Besar GARIS, di kawasan Sungai Panas, Kota Batam, Senin (31/08).

Lebih lanjut, Polman menjelaskan alasannya mendukung Paslon INSANI di Pilkada Kepri Desember mendatang. Dukungan tersebut lantaran figur Isdianto yang murah hati dan berasal dari masyarakat kelas bawah seperti masyarkat kebanyakan.

"Pak Isdianto yang kita kenal adalah sosok yang murah hati, berasal dari keluarga sederhana. Anak petani karet kalau tidak salah. Makanya kita berharap kedepan Pak Isdianto dapat kembali memimpin Kepri sehingga bisa kita yang berasal dari kelas bawah ini bisa lebih diperhatikan," katanya lagi.

GARIS juga, lanjut Polman, terus bergerak ke masyarakat dalam rangka memenangkan Paslon INSANI menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan 9 Desember.

"Insya Allah kami ikhlas, kerja keras untuk berjuang memenangkan pak Isdianto. GARIS sendiri sudah terbentuk sejak bulan Januari dan sekarang kita sudah ada tim 100an orang. Insya allah dalam waktu dekat kita road show ke rumah-rumah untuk mengenalkan dan mengajak memilih INSANI," jelasnya.

Polman mengaku termotivasi mendukung INSANI karena selama menjabat baik Wagub, Plt hingga Gubernur banyak pembangunan positif yang dirasakan masyarakat.

"Kami berharap bisa ikut serta dalam pembangunan di Kepri. Kami juga ingin pak Isdianto melanjutkan kepemimpinanya karena bagi saya warga Batam selama beliau memimpin sangat terasa pembangunan, saya sangat berterimakasih atas apa yang telah dilakukan selama kepemimpinan beliau," tandasnya.


Redaksi


Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri menghimbau masyarakat Provinsi Kepri untuk dapat terus waspada dan mengantisipasi penyebaran pandemi covid19 yang masih terus meningkat saat ini.

Selain terus menerapkan disiplin akan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, juga disiplin dalam menjalankan isolasi dan karantina mandiri di rumah bagi pasien dan keluarga pasien Covid 19.

Hal ini disampaikan Ketua Komite PPI RSUD Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri yang juga Survieor Kars dr.Dyah Marianingrum,Sp.PA di Tanjungpinang, Jumat (28/8).

Menurut dr.Dyah ada beberapa tips aman melakukan isolasi mandiri di rumah, jika ada anggota keluarga yang tertular pandemi covid 19. Pertama, Tempatkan pasien covid 19 di dalam ruangantersendiri yang memiliki ventilasi yang baik (memiliki pintu dan jendela yang terbuka).

"Kedua, batasi pergerakan pasien dan minimalkan berbagi ruangan yang sama dengan pasien covid 19. Jika ada ruangan yang menggunakan ruangan bersama seperti dapur dan kamar mandi pastikan ruangan tersebut memiliki ventilasi yang baik," tegas dr.Dyah.

Ketiga, lanjut dr Dyah, anggota keluarga lain tidur dikamar yang berbeda dan jika tidak memungkinkan maka jaga jarak minimal satu meter dari pasien dan tidur dikasur yang berbeda.

"Selanjutnya , batasi jumlah yang merawat pasien. Idealnya satu orang dan pastikan orang tersebut dalam keadaan sehat dan segera bersihkan tangan dengan sabun air atau pembersih yang berbahan alkohol ketika setelah kontak dengan pasien atau lingkungan sebelum dan selama atau setelah menyiapkan makanan dan menggunakan toilet," jelas dr.Dyah.

Dan untuk pasien dan orang yang memberikan perawatan, dr Dyah mengatakan wajib menggunakan masker bedah termasuk ketika berada di ruangan yang sama jangan langsung menyentuh masker selama menggunakan serta jika selesai buang masker dan diikuti dengan langsung mencuci tangan.

"Gunakan sarung tangan dan masker bedah jika harus memberika perawatan mulut atausaluran nafas dan ketika kontak dengan darah,tinja, air kencing atau cairan tubuh lainnya seperti ludah, dahak, muntahdan lain-lain setelah itu segera cuci tangan," tegas dr.Dyah.

Juga yang paling penting pisahkan alat makan untuk pasien cuci dengan sabun dan air hangat setelah dipakai agar dapat dipergunakan kembali.Dan bersihkan permukaan yang sering disentuh pasien seperti toilet dan kamar mandi secara teratur menggunakan sabun atau deterjen dengan suhu air 60 sampai 90 derajat celcius setaradengan  satu bagian pemutih dan 9 bagian air.

"Gunakan handuk dan seprai khusus untuk pasien dan cuci menggunakan sabun cuci atau dengan mesin cuci dengan menggunakan sabun atau deterjen dengan suhu air 60 sampai 90 derajat celcius dan dikeringkan ditempat khusus.Dan terus menggunakan masker dan sarung tangan saat mencuci  dan selalu cuci tangan sebelum dan setelah menggunakan sarung tangan," tambah dr Dyah lagi.

Dan untuk sarung tangan, masker dan bahanbahan sisa lainnya selama perawatan harus dibuang ditempat sampah didalam ruangan pasieb kemudian ditutup rapat sebelum dibuang sebagai kotoran infeksius. Hindari kontak dengan barangbarang terkontaminasi lainnya seperti sikat gigi dan alat makan minum, handuk,pakaian dan seprei. Juga ketika petugas kesehatan datang kerumah maka selalu perhatikan Alat Pelindung Diri (APD).

Untuk itu, dr Dyah meminta dukungan keluarga,saudara,teman,sahabatdan lingkungan sekitar untuk memberikan dukungan positif  yang sangat penting dalam percepatan pemulihan anggota keluarga yang tertular covid 19.

"Mari sama sama kita tingkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang bergizi, rajin olahraga, istrahat yang cukup,sering cuci tangan , pakai masker, minum air putih 8 gelas perhari tidak merokok dan bila demam dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan terdekat,"ajak dr.Dyah.

Sumber: Diskominfo Kepri.


Lis Darmansyah (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Panita Khusus Perusahaan Daerah Air Minum (Pansus PDAM) Tirta Kepri menyatakan pengelolaan air bersih di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan) harus dibenahi untuk kepentingan masyarakat.

Dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Ketua Pansus PDAM Tirta Kepri, Lis Darmansyah, di Tanjungpinang, Jumat (28/08), mengatakan, pengoperasian air minum PT Adhiya Tirta Batam (ATB) dapat dijadikan contoh pengelolaan air minum baik di Pulau Bintan.

"Baru-baru ini saya bersama rombongan DPRD Kepri, Biro Ekonomi Pemprov Kepri dan Direksi PDAM Tirta Kepri  mengunjungi PT ATB di Batam, kemudian membandingkan dengan pengelolaan air bersih di Pulau Bintan. ATB dapat menjadi contoh," katanya.

Lis bersama Anggota Pansus PDAM Tirta Kepri Bobby Jayanto, Muhammad Sahid Ridho, Suryani, Biro Ekonomi Pemprov Kepri dan Direksi PDAM Tirta Kepri juga mengunjungi Waduk pengolahan air minum PT ATB, seperti Waduk Sukajadi dan Duriangkang, di Batam.

Pengelolaan sumber air PT ATB dinilai Lis memenuhi standar pelayanan. Hal itu dilihat dari ketersedian sarana dan prasarana dan teknologi ATB dalam menyuplai kebutuhan air masyarakat Batam.

"Pemerintah Kepri dapat mendorong PDAM Tirta Kepri sebagai perusahaan daerah Kepulauan Riau agar meniru cara kerja dan kemajuan pengelolaan air bersih seperti PT. ATB," kata Lis yang juga mantan Wali Kota Tanjungpinang.

PT ATB menunjukkan bagaimana mereka mengolah air dari waduk-waduk air yang disewakan Badan Pengusaha (BP) Batam kepada mereka hingga menjadi air bersih dan dialirkan ke masyarakat.

"Pengelolaan air bersih PT ATB dapat menjadi contoh baik untuk pengelolaan air bersih di Tanjungpinang-Bintan. Pemerintah Kepri bisa bekeja sama pengelolaan sumber air minum dengan pihak ATB. Pengelolaan PDAM itu sudah harus dilakukan secara modern, tidak secara konvensional lagi," kata Lis.

Lis mengutarakan, Pansus PDAM Tirta Kepri tidak hanya berperan mengubah status PDAM Tirta Kepri dari Prusda menjadi Prumda sebagaimana mengacu pada PP 54 Tahun 2017 Tentang Badan Usaha Milik Daerah.

Menurutnya, dengan meningkatnya status pengelolaan PDAM Tirta Kepri menjadi Prumda menempatkan peranan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk meningkatkan kemajuan PDAM Tirta Kepri diberbagai sektor.

Pengelolaan PDAM Tirta Kepri yang masih manual dinilai jauh tertinggal dengan pengelolaan air bersih PT ATB yang sudah terintegrasi secara digital. Bahkan untuk mengetahui suatu pipa aliran air pelanggan dalam keadaan tidak baik, dapat dipantau secara digital.

"Dengan disahkannya status PDAM Tirta Kepri dari Prusda menjadi Prumda dapat meningkatkan kerjasama dengan pihak ke tiga, seperti ATB. Peningkatan status itu harus disejalankan terhadap peningkatan pelayanan masyarakat," kata Lis.

Pansus PDAM Tirta Kepri DPRD Kepri merekomendasikan agar pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serius dalam pengelolaan air bersih di Tanjungpinang-Bintan. Hal itu dinilai penting untuk disegerakan agar kebutuhan pokok masyarakat dapat terjamin.

Mereka menilai jika Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau lamban dalam mengelola sumber air bersih disejumlah potensi waduk yang ada di Pulau Bintan, maka 4 hingga 5 tahun kedepan Pulau Bintan akan kesulitan air bersih.

"Langkah langkahnya, Pemerintah daerah harus serius dalam pengelolaan air bersih, seperti Pemerintah pusat melalui BWS. Begitu juga Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, seharusnya dapat memanfaatkan melalui Prumda PDAM Tirta Kepri. Itu namanya keberadaan Pemerintah daerah hadir ditengah masyarakat," ungkap Lis.

Direktur PDAM Tirta Kepri, Maman mengatakan mendapatkan banyak masukan yang dapat diambil dari cara kerja pengolahan air minum PT. ATB, di Batam.

Maman mengatakan, PDAM Tirta Kepri kedepan mengutamakan perbaikan jaringan perpipaan dan penurunan tingkat kehilangan air.

"Sebenarnya banyak sekali, paling tidak pemetaan ulang jaringan yang ada, mengganti pipa-pipa yang lama, saat ini tingkat kebocoran pipa kita 37 persen," ujarnya.

Dia berharap dengan bantuan Pansus PDAM Tirta Kepri DPRD Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat menjadikan pelayanan PDAM Tirta Kepri lebih baik dari PT. ATB.

"Mudah mudahan dengan bantuan Dewan dan Pemerintah Provinsi Kepri PDAM dapat lebih baik, bahkan kalau bisa melebihi ATB," ungkapnya.

Redaksi


Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah enam orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Jumat (28/08), mengatakan, total jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 sebanyak 205 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat dan diisolasi sebanyak 21 orang. Pasien yang meninggal dunia sebanyak empat orang.

"Pasien yang sembuh pada hari ini terdiri dari klaster dan perorangan, sebagaimana hasil pemeriksaan RT-PCR yang baru kami terima," ujarnya.

Ia merincikan pasien yang sembuh yakni FR (27), PS (31), AN (28), FY (27), DF (34) dan Fa (36).

FR merupakan tenaga kesehatan, yang diisolasi di RSAL Tanjungpinang. Sementara PS dan AN berasal dari Klaster Batu Dua, dan FY dari Klaster Batu Nol.

Sementara DF dan Fa berasal dari Klaster Tenaga Kesehatan.

"Semua pasien dinyatakan sudah selesai isolasi (sembuh)  dan dapat melakukan aktifitas sehari-hari, baik di rumah maupun di kantor," ucapnya.

Namun Rustam mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat melaksanakan protokol pencegahan penularan COVID-19 secara disiplin, seperti memakai masker dengan benar, selalu menjaga jarak lebih dari 1 meter dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun

"Jumlah pasien positif COVID-19 bertambah satu orang hari ini sehingga jumlah kasus aktif menjadi 21 orang," ucapnya.


Red/ Diskominfo


Salam Komando Pimpinan Daerah dengan Pimpinan Cabang. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Mengusung tema "Rapat Pleno Diperluas", Pemuda Panca Marga Provinsi Kepri yang di komandoi oleh Supandi Arim S.Sos, M.Hum terus bergerak cepat untuk menyikapi permasalahan yang muncul akhir-akhir ini.

"Kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyikapi permasalahan yang ada didalam tubuh PPM saat ini, antara lain dualisme kepemimpinan," ungkap Supandi di Hotel 89 Penuin, Minggu (30/08/20) pukul 10.00 pagi.

Dalam rapat pleno itu, seluruh pimpinan cabang PPM se Kepri meminta agar secepatnya di gelar Musyawarah Daerah (Musda) dan menunjuk Supandi Arim sebagai pimpinan daerah.

Safrizal Ganti Sitorus ketua PPM kota Batam mengatakan, seluruh pimpinan cabang daerah di Provinsi Kepri sepakat untuk mendukung Supandi Arim sebagai ketua pimpinan daerah.

"Saya beserta seluruh PPM cabang daerah  lain, mendesak dan mendukung penuh Supandi Arim S.Sos, M.Hum sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga periode 2020-2025 dan menolak keberadaan PPM persi Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) selaku ketua yaitu Opan Pantas Napitupulu," tungkas pria yang akrab di sapa Ucok cantik.

Sekira pukul 15.00 wib Supandi Arim menerima pernyataan sikap serta akan segera membentuk panitia. Untuk pelaksanaan musda sendiri direncakan bulan September 2020.

Tampak hadir dalam rapat pleno tersebut, Supandi Arim S.Sos, M.Hum selaku Ketua PD PPM Kepri, Safrizal Ganti Sitorus alias Ucok Cantik Ketua PPM Batam, Darwis ketua PPM lingga, Darlen ketua PPM Bintan, Kodrat ketua PPM karimun serta Petran papilaya selaku unsur pembina.


Den


Silaturahim Gubernur Kepri, Isdianto. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Sejumlah warga Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Batak Islam (IKBI) Karimun memberikan dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon) Isdianto-Suryani atau INSANI pada Pilkada Kepri 2020. Hal ini lantaran figur Isdianto yang dinilai dekat dengan berbagai lapisan masyarakat termasuk warga Batak yang beragama Islam.

Ketua IKBI Karimun, Anwar Batubara mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pencalonan Isdianto-Suryani. Menurutnya, Paslon INSANI dinilai menjadi harapan baru bagi kemajuan Kepri untuk periode kedepan.

Demikian disampaikan Anwar usai acara silaturahmi Keluarga Besar Warga Batak Islam Karimun di salah satu hotel di Tanjung Balai Karimun, Minggu (30/08) siang.

"Alhamdulillah kita telah bulat untuk Pilkada Kepri 2020 yaitu mendukung Pasangan Pak Isdianto dan Ibu Suryani. Kami yakin dan percaya bahwa pak Isdianto dan Ibu Suryani adalah sosok yang paling mampu memajukan Kepri," ungkap Anwar usai acara.

Selain itu, Isdianto yang merupakan putra Karimun lanjut Anwar lebih mampu diterima oleh warga Karimun selain kandidat lain. Pihaknya juga optimis akan mampu mengajak warga Karimun secara umum untuk mendukung Paslon Isdianto-Suryani untuk Pilkada Kepri.

"Kami optimis dengan kandidat yang kami usung ini asli putra Karimun akan sangat mudah mengajak warga sini. Anggota IKBI sendiri di Karimun telah siap mengenalkan dan mengajak warga Karimun untuk memilih INSANI. Nantinya kita akan berkolaborasi dengan relawan pemenangan INSANI di Karimun," tuturnya.

Ketika ditanya harapan mendukung, Anwar menjelaskan ingin turut membantu dan mengawal pembangunan yang ada di Kepri. "Prinsipnya kita ingin terlibat dalam mengawal pembangunan yang ada di Kepri. Dengan majunya pak Isdianto, kita yakin dan percaya akan mampu mengakomodir aspirasi kita," pungkasnya.


Redaksi


Foto Serah Terima 4 Jabatan di Lantamal IV Tanjungpinang. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., pimpin langsung acara serah terima empat jabatan penting dilingkungan Lantamal IV bertempat di Lobby atas dan bawah Mako Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepri, Jumat pagi (28/782020).

Jabatan Asrena Danlantamal IV, Asintel Danlantamal IV, Kakuwil Lantamal IV dan Dansatrol Lantamal IV resmi diserahterimakan dari Danlantamal IV kepada Letkol Laut (S) Dwiarmanto, S.T., M.Ak.,M.Tr.Hanla., M.M., dari Kolonel Laut (P) Ari Aryono,S.E., kepada Kolonel Laut (P) Tommy Herlambang, S.E.., serta dari Kolonel Laut (S) G.Hariyono, S.E., M.Akt., Ak.,CA., kepada Kolonel Laut (S) Joko Wahyudi, S.T., M.Tr.Hanla.,M.M., CHRMP.

Sementara itu Sertijab Dansatrol Lantamal IV dilokasi yang sama dengan waktu dan tepat yang berbeda dari Kolonel Laut (P) H.Wijaya Sinaga, S.E., kepada Letkol Laut (P) Arif Prasetyo,S.E.

Kolonel Laut (P) Ari Aryono selanjutnya akan menempati jabatan baru sebagai Kasubdis Litpers Dispamsanal Mabesal di Jakarta, Kolonel Laut (S) G.Hariyono, S.E., M.Akt., Ak.,CA., menempati jabatan baru sebagai Irben It Kolonlamil di Jakarta serta Kolonel Laut (P) H.Wijaya Sinaga, S.E., akan menempati jabatan baru sebagai Iropslat It Koarmada I di Jakarta.

Sedangkan Letkol Laut (S) Dwiarmanto, S.T., M.Ak.,M.Tr.Hanla., M.M., sebelumnya menjabat sebagai Pabandya Dalwasgar Ban I Ren Sopsal Mabesal di Jakarta, Kolonel Laut (P) Tommy Herlambang, S.E.., sebelumnya menjabat sebagai Asintel Danguskamla Koarmada I di Batam,

Kolonel Laut (S) Joko Wahyudi, S.T., M.Tr.Hanla.,M.M., CHRMP., sebelunya menjabat sebagai Kaakun (PPSPM) Kupus Diskual Mabesal di Jakarta, serta Letkol Laut (P) Arif Prasetyo,S.E., sebelumnya menjabat sebagai Kapuskodal Koarmada I.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wadanlantamal IV Kolonel Marinir Gatot Mardiyono, S.H., Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kadis dan Kasatker Lantamal IV.(@dispen_lantamal iv).

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang



Pemusnahan Barang Bukti Polda Kepri. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 1.098,77 gram jenis sabu dimusnahkan pada hari ini Kamis (27/8/20) oleh Ditresnarkoba Polda Kepri. Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu tersebut dihadiri oleh Kasubbdit I Ditresnarkoba Polda Kepri, Perwakilan BNNP Kepri, Perwakilan Kejaksaan Batam, Perwakilan Granat, Balai POM dan Pengacara.

Berdasarkan dari 2 Laporan Polisi dan Surat Ketetapan Sita dari Kejaksaan Negeri Batam maka pelaksanaan pemusnahan barang bukti dilaksanakan pada hari ini didapati barang bukti seberat *162,91 (seratus enam puluh dua koma sembilan puluh satu) gram* dari Laporan Polisi LP - A / 110 / VII / 2020 / SPKT - Kepri Tanggal 29 Juli 2020 dan *1.091 (seribu sembilan puluh satu) gram* dari Laporan Polisi LP - A / 112 / VIII / 2020 / SPKT - Kepri tanggal 02 Agustus 2020.

Jumlah total barang bukti yang disita seberat 1.253,91 gram disisihkan untuk uji Puslabfor Polri Cab. Riau sebanyak 131,17 gram dan untuk pembuktian perkara disisihkan sebanyak 24 gram sedangkan untuk barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini seberat 1.098,77 gram sabu tutur Kasubbdit I Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Imran, S.H.

AKBP Imran, S.H Kasubbdit I Ditresnarkoba Polda Kepri mengatakan, barang bukti jenis sabu dimusnahkan dengan cara direbus dengan air panas dan kemudian dibuang ke dalam septi tank. Sebelum dimusnahkan tim dari Biddokkes Polda Kepri terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap keaslian barang haram tersebut.

Dari hasil pemeriksaan dapat dipastikan bahwa serbuk Kristal tersebut merupakan narkotika jenis sabu. Dan perlu dijelaskan jika 1 gram sabu diasumsikan digunakan oleh 5 orang pengguna, maka jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah 6.269 orang atau jiwa dari 1.253,91 gram sabu yang berhasil disita jelas Kasubbdit I Ditresnarkoba Polda Kepri.

"Dari 2 Laporan Polisi tersebut sebanyak 7 orang tersangka berhasil kita amankan dan akan terus kita lakukan pengembangan guna penyidikkan lebih lanjut. Para Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman Mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun," jelas AKBP Imran, S.H Kasubbdit I Ditresnarkoba Polda Kepri.


Humas Polda Kepri



Demo DPP LSM SRK. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Suara Rakyat Keadilan (DPP LSM SRK) gelar aksi demo di depan kantor pemerintah Kota Batam. Aksi demo tersebut, meminta pemerintah Kota Batam untuk membayarkan ganti rugi Rp194.250.000 kepada Nuranis sesuai hasil putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) dengan Nomor Putusan Kasasi: 1552 K/Pdt/2019, Kamis (27/8-2020).

Ketua Umum LSM SRK, Achmad Rosano, dalam orasinya mengatakan, kedatangan nya dalam aksi damai ini, meminta supaya Pemerintah RI Cq Mendagri Cq Gubernur Kepri Cq Walikota Batam Cq Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, untuk membayarkan uang Nuranis sebagaimana hasil putusan MA.

"Jika Pemerintah Kota Batam Cq Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam tidak membayarkan kerugian Nuranis sebagaimana perintah Mahkamah Agung, maka akan melaporkannya ke ranah tindak pidana," ujar Rosano saat menyampaikan orasi.

Selain itu, Achmad Rosano berterika meminta Wali Kota Batam, Rudi untuk keluar, turun untuk membicarakan langsung dengan Nuranis. Namun hal itu sia-sia, dimana Wali Kota Batam tak turun-turun.

"Harusnya Wali Kota Batam dapat mengayomi rakyatnya. Malah ini menyusahkan rakyatnya sendiri," kata Rosano.

Ditambahkan Nuranis, ia meminta supaya Pemerintah Kota Batam Cq Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, segera mengganti kerugiannya, karena putusan sudah inkrah.

"Selama tiga tahun saya memperjuangkan hak saya. Dan saya sudah menang tiga kali sidang, baik dari tingkat Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Tinggi (PT) maupun dari Mahkamah Agung (MA), namun kerugian saya tak kunjung dikembalikan. Dalam hal ini, saya hanya masyarakat kecil yang menuntut keadilan," ujar Nuralis sambil meneteskan air mata.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pada bulan Agustus tahun 2017, Nuranis melalui kuasa hukumnya Nixson,SH, Yuzalmi, SH dan Amir Mahmud, SH & Rekan menggugat Pemerintah Republik Indonesia cq. Menteri Dalam Negeri cq. Gubernur Kepulauan Riau cq. Walikota Batam cq. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam ke Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Gugatan dilakukan terkait pengadaan barang/jasa berupa pengadaan meubeler meja dan kursi untuk Posyandu dengan Surat Perintah Kerja (SPK) No: 25/SPK/NON-FISIK/DK/YANKES/V/2017 yang ditandatangani oleh Chandra Kamal, S.Kep selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) senilai Rp 194.250.000 (seratus sembilan puluh empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) yang dibebankan pada APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2017 dengan waktu pelaksanaan selama 45 (empat puluh lima) hari kalender, namun meski pengadaan barang sudah dilakukan Nuranis, tetapi pembayarannya tidak dilakukan sehingga digugat perdata dengan gugatan perkara ingkar janji (wanprestasi) ke PN Batam.


Alfred


Isdianto Saat Memberikan Sambutan Kepada Masyarakat Bengkong. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Bakal Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Isdianto dan Suryani kembali menerima dukungan dari masyarakat. Kali ini dukungan datang dari sejumlah warga dari Kecamatan Bengkong lantaran dinilai cepat tanggap dan peduli serta mampu memimpin Kepri.

Dukungan tersebut disampaikan warga Bengkong usai Isdianto bersilaturahmi sekaligus memberikan sejumlah bantuan kepada warga Bengkong yang tertimpa musibah Angin Puting Beliung beberapa waktu lalu. Kepada awak media, Khoirul Shaleh salah satu perwakilan warga Bengkong Sadai yang rumahnya juga tertimpa musibah mengatakan pihaknya mengapresiasi aksi cepat tanggap Isdianto.

"Terimakasih pak Gubernur, pak Isdianto atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat kami bermanfaat untuk kami khususnya yang tertimpa bencana," ungkap Shaleh saat dimintai komentar, Kamis (27/08).

Masih kata Shaleh, Gubernur Kepri, Isdianto dinilai sebagai pemimpin yang cepat tanggap serta tepat dalam mengambil keputusan ataupun kebijakan. Menurutnya lagi, hal tersebut sudah sering dilakukan Isdianto selama dirinya menjabat baik dari Wakil Gubernur, Plt Gubernur hingga hari ini menjadi Gubernur.

"Kami telah merasakan betul gaya kepemimpinan pak Isdianto. Seperti bantuan saat bencana pandemi Covid-19, dan sekarang bencana puting beliung. Beliau tak hanya duduk di kantor gubernur, tetapi keliling ke stiap daerah, bahkan sampai ke pulau-pulau. Sosok seperti ini yang tepat memimpin Kepri kedepan," katanya lagi.

Untuk itu, dirinya mengatakan siap mendukung dan membantu Isdianto dan Suryani pada Pilkada Kepri 2020 mendatang. Pihaknya juga berharap Isdianto semakin intens dalam menyerap aspirasi dan merealisasikannya dalam wujud nyata pembangunan.

"Mengurus daerah Kepulauan seperti Kepri ini tidak sama dengan ngurus daerah yang satu daratan. Butuh orang yang paham benar bagaimana karakter orang pulau. Pak Isdianto saya yakin orang yang paling paham diantara calon lain. Kami siap mendukung baliau agar bisa melanjutkan pembangunan di Kepri," pungkasnya.

Redaksi


Foto Diskusi Daring GMKI Dengan Kodim Bintan dan Dispora Kota Tanjungpinang. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: GMKI Tanjungpinang-Bintan merefleksikan semangat Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesi ke 75, dengan mengadakan diskusi daring dengan tema "Semangat Kepemudaan Kemerdekaan Ditengah Pandemi Covid-19), Rabu (26/8-2020).

Acara diskusi daring GMKI Tanjungpinang-Bintan melalui Aplikasi Zoom tersebut, terkait apa yang bisa dilakukan pemuda. Turut hadir sebagai pembicara dari Kodim 0315/Bintan yang diwakili oleh Kapten inf Baziduhu Zebua sebagai Pasiter Kodim 0315 Bintan dan Dispora Kota Tanjungpinang yang diwakili oleh Syafran sebagai Kabid Bidang Pemuda Dispora Tanjungpinang.

Dalam kata sambutan Ketua Cabang GMKI Tanjungpinang-Bintan, Paulus Hasiholan Banjarnahor mengatakan, diskusi ini berjalan dengan baik dan penuh hikmah. Ia menuturkan bahwa perlunya dilakukan kegiatan diskusi yang mendalam, dalam membahas arah dan progres pembangunan serta pokok-pokok yang menjadi permasalahan kepemudaan di Kota Tanjungpinang.

"Perlunya pembahasan pemuda dalam pembangunan Kota Tanjungpunang-Bintan," ungkapnya.

Selanjutnya, dikatakan perwakilan Kodim 0315/Bintan juga mengajak pemuda dan mahasiswa bersama-sama untuk turut aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial dan bantuan ke masyarakat langsung.

"Kodim 0315/Bintan siap bekerjasama dengan Pemuda dan Mahasiswa dalam mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan kepemudaan dan kemasyarakatan," kata Kapten inf Baziduhu Zebua.

Sementara itu, perwakilan Dispora Kota Tanjungpinang, Syafran menjelaskan bahwa kota Tanjungpinang saat ini sudah menjadi masuk kategori kota layak untuk pemuda ditahun 2019. Pihak Dispora juga meminta dukungan para pemuda dan mahasiswa dalam merealisasikan setiap rencana yang disusun dalam melaksanakan pembangunan kepemudaan di Kota Tanjungpinang.

Ditambahkan Filemon Tambunan, Sekretaris Cabang GMKI Tanjungpinang-Bintan. Ia menyampaikan kepada kedua pembicara perwakilan Kodim 0315/Bintan dan Dispora Tanjungpinang bahwa GMKI Tanjungpinang-Bintan. Dan siap dilibatkan dalam setiap agenda atau kegiatan kepemudaan di kota Tanjungpinang.

Selain itu, Filemon juga menyampaikan kepada perwakilan Dispora Kota Tanjungpinang agar lebih memperhatikan ketersediaan sarana dan prasarana yang ada demi mendukung kelancaran dan perkembangan pergerakan kepemudaan di Kota Tanjungpinang.

Diakhir diskusi, Kodim dan Dispora mengajak pemuda-pemudi dan mahasiswa dalam hal ini GMKI Tanjungpinang-Bintan untuk bersama-sama terlibat aktif dan senantiasa memberikan pandangan serta masukan dalam pembangunan kepemudaaan dikota Tanjungpinang serta menanamkan semangat bela negara dan jiwa nasionalisme dikalangan para pemuda dan mahasiswa.

Selamat merayakan dan merefleksikan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Indonesia Maju!

Filemon Tambunan


Kapal Bermuatan BBM Solar Diamankan. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kapal Anis Kembang-4001 milik Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri di perairan Batu Ampar, Batam berhasil mengamankan kapal Tugboat TB Capricorn 106 bersama kapal kayu tanpa nama yang berisikan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar ilegal sebanyak 17 ton, pada Senin (24/8/2020).

Kedua kapal tersebut kedapatan oleh petugas saat sedang transfer minyak BBM jenis Solar secara ilegal tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Berdasarkan rilis yang dikutip dari PID Korpolairud Mabes Polri, kegiatan ilegal ini bermula diketahui saat KP Anis Kembang - 4001 tengah melakukan patroli diwilayah perairan Batu Ampar.

Dari kejauhan, tim patroli mencurigai ada dua kapal yang berdekatan dan dilakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan awal, didapati kapal TB Capricorn 106 dan Kapal tanpa nama yang sedang melakukan pemindahan BBM jenis Solar atau HSD tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Dari hasil penggeledahan, terdapat barang bukti yakni, 1 Unit TB Capricorn 106, 1 Unit Kapal tanpa nama, BBM jenis Solar/HSD sebanyak 17 Ton, 1 Buah Alkon dan 1 gulung Selang panjang 40m

Berdasarkan hasil gelar perkara, kasus memenuhi unsur melanggar pasal 53 huruf dan d jo pasal 23 UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas.

Selanjutnya barang bukti dan tersangka diamankan dan dikawal menuju Mako Ditpolair Polda Kepri dan di terima oleh tim satgas gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Menurut narasumber haluankepri.com, diketahui pemilik Kapal kayu tanpa nama yang terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut adalah salah satu warga Batam dengan inisial ER yang kini dikabarkan sudah kabur.


Redaksi/bob


Foto Pemilih pada Pemilu 2019 lalu (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau menemukan 26 orang calon pemilih yang tidak didata Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhamad Zaini, di Tanjungpinang, Selasa (25/08), mengatakan, temuan itu berdasarkan hasil audit data calon pemilih yang dilakukan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Audit data calon pemilih itu dilakukan secara acak sehingga kemungkinan ada calon pemilih lainnya yang tidak didata PPDP selama tahapan pencocokan dan penelitian daftar pemilih.

"Kami sudah menyampaikan permasalahan itu kepada KPU Tanjungpinang untuk segera ditindaklanjuti," ujarnya, dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri.

Zaini mengatakan 26 orang warga yang tidak terdata tersebut belum diketahui apakah pemilih pemula atau calon pemilih yang sudah terdata dalam formulir data pemilih yang tercantum dalam formulir model A-KWK.

"Kami akan berkoordinasi dengan KPU Tanjungpinang agar seluruh warga yang memiliki hak pilih terdata sebagai pemilih," tuturnya.

Bawaslu Tanjungpinang terpaksa melakukan audit data pemilih secara acak lantaran tidak memiliki referensi atau data yang bersumber dari formulir model A-KWK.

"Kami akan mengawasi proses pendataan ini, termasuk proses rekapitulasi yang dilakukan panitia pemungutan suara dan penitia pemilihan kecamatan," ucapnya.

Zaini juga mengingatkan warga yang belum terdata sebagai calon pemilih pada Pilkada Kepri tahun 2020 pro aktif melaporkan dirinya kepada KPU Tanjungpinang maupun Bawaslu Tanjungpinang.

"Kami akan fasilitasi warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih agar terdaftar sebagai pemilih," katanya.

Menanggapi permasalahan itu, Ketua KPU Kota Tanjungpimang Aswin Nasution mengaku belum mendapatkan informasi dari bawaslu setempat terkait dengan 26 orang yang belum terdata.

Sementara itu, anggota KPU Kota Tanjungpinang Muhamad Hafidz Diwa Prayoga juga belum memperoleh informasi tersebut.

Ia mengatakan bahwa PPDP sudah melaksanakan tugas secara maksimal. Jumlah calon pemilih hasil pencocokan dan penelitian PPDP sebanyak 150.080 orang.

Redaksi


Fhoto Sidang Sebelumnya Terdakwa Johanes Yanto alias Aguan. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kasus pertambangan mineral dan batubara atau pengerukan tanah di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, terdakwa Johanes Yanto alias Aguan dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herlambang Adhi Nugroho, SH dengan hukuman pidana penjara selama 1 tahun, Selasa (26/8-2020).

"Terbukti secara sah dan menyakinkan "yang menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau ayat (5)”. Pasal 158 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Jo Pasal 55 Ayat(1) ke-1 KUHPidana," kata JPU Herlambang Adhi Nugroho melalui vidio telkonfrence.

Selain menghukum terdakwa selama 1 tahun, kata JPU Herlambang, barang bukti alat berat, 4 unit eskavator, dan 11 unit mobil dam truck dikembalikan kepada yang berhak melalui terdakwa Johanes Yanto alias Aguan. Sementara barang bukti lainya dirampas untuk negara.

Usai pembacaan amar tuntutan terdakwa. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam memberikan pembelaan (Pledoi) terdakwa, baik secara liasan ataupun tertulis. "Silahkan sampaikan pembelaan terdakwa," kata Hakim kepada PH Terdakwa, Rio Napitupulu.

"Pembelaan secara lisan kami sampaikan yang mulia. Kami hanya minta, mohon keringanan hukuman terdakwa," ujar PH Terdakwa, Rio Napitupulu.

Foto Sidang Terdakwa Aguan. 
Diketahui, dalam fakta persidangan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan oleh JPU. Saksi mengatakan bahwa terdakwa dan Taufik (DPO) telah sepakat untuk membuka usaha penambangan berupa pengerukan tanah/pemotongan tanah yang berlokasi di Jalan Hang Jebat Simpang 3 Kavling depan Perumahan Symphony Land Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa Kota Batam.

Adapun kesepakatan usaha penambangan berupa kegiatan pengerukan tanah/pemotongan tanah yang disepakati mekanisme. Dimana tanah yang berada pada lahan yang akan dilakukan penambangan tersebut, tanah terlebih dahulu dikeruk atau dipotong dengan menggunakan alat berat berupa Eskavator, kemudian tanah dinaikkan ke kendaraan jenis Dump Truck milik pembeli tanah yang datang ke lokasi.

Selanjutnya Dump Truck yang telah berisi tanah dibawa keluar lokasi. Dan setiap kendaraan Dump Truck yang keluar memuat tanah akan dicatat oleh Checker yang sudah ditugaskan, dimana pembayaran untuk satu buah Dump Truck yang telah berisi tanah akan diperhitungkan pada hari berikutnya.

Dan terdakwa Johanes Yanto als Aguan dan Taufik (DPO) melakukan pengerukan tanah, tanpa mengurus perizinan pertambangan terlebih dahulu sebagaimana seharusnya sebagai persyaratan yang harus dilengkapi oleh pelaku usaha penambangan. Dimana pemilik lahan, Rahama seluas 20.000 m2 akan mendapat uang sewa lahan / kompensasi sebesar Rp15.000,- per trip-nya.

Kemudian uang sewa untuk pemilik alat berat Eskavator (Bernard Francius Gultom) dalam kesepakatan dengan terdakwa dan Taufik (DPO) sebesar Rp25.000,- per Dump Truck. Dan upah cheker dengan jam kerja Rp55.000,- per trip.


Alfred


Foto Bersama Saat Pembukaan MTQ Ke XXX.

BATAM KEPRIAKTUAL .COM
: Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto membuka pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XXX Tingkat Kota Batam di Alun-alun Engku Putri Batam Center, Senin (24/8/2020) malam.

“Kami dari DPRD Batam selamat dan sukses atas pelaksanaan MTQ ke-XXX Tingkat Kota Batam ini. Semoga bisa berjalan dengan baik dan sukses, sehingga menghasilkan Qori dan Qoriah yang baik dan berkualitas serta bertanggung jawab seperti yang diharapkan. Intinya, kegiatan ini melaksanakan Syiar Islam sekaligus membumikan Al Quran lagi di masyarakat, ”kata Nuryanto seperti siaran pers yang diterima SwaraKepri, Selasa (25/8/2020) sore.

Ia mengatakan, mengingat Kota Batam masih dilanda Pandemi Covid-19, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti aturan protokol kesehatan mulai dari peserta, juri, dewan hakim, dan masyarakat yang menyaksikan perlombaan MTQ.

Untuk diketahui, sebanyak 428 orang yang berasal dari 12 kecamatan di Batam, nantinya mereka akan mengikuti berbagai perlombaan dengan berbagai cabang. Diantaranya, cabang Tilawah Al Quran, Tirad, Tafiz, Tafsir, Fahmil, Seni kaligrafi hingga Karya ilmiah Al Quran. Dan para peserta ini, merupakan orang-orang terbaik yang dikirim dari setiap kecamatannya.

Ditempat yang sama, Wali Kota Batam HM Rudi mengamati bahwa pelaksanaan MTQ ke-XXX di tahun ini terbilang molor dari jadwal sebelumnya yakni di Bulan Mei 2020. Akan tetapi, kondisi pandemi Covid-19 saat ini diundur pada Agustus 2020.

Ia berharap, dengan adanya pelaksanaan MTQ ini tidak sampai menimbulkan keresahan dan memunculkan klaster baru dari penyebaran Covid-19.

“Untuk itu, saya berharap dengan adanya pelaksanaaan MTQ tidak ada penambahan. Oleh karena, Saya titipkan kepada warga Batam untuk tetap mentaati protokol kesehatan yang sudah ditentukan,” terangnya.


Redaksi



Penangkapan Penyeludupan Pasir Timah Ilegal. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah (Kanwil) Khusus Kepulauan Riau bersama Pasukan Polis Marin (PPM) Wilayah 2 Pengerang Polis Diraja Malaysia (PDRM) berhasil menggagalkan penyelundupan Pasir Timah di Perairan Pengerang Malaysia, Senin (24/8-2020).

Hal itu dusampaikan Kepala Kantor Wilayah, Agus Yulianto dalam rilis yang dikirim ke media ini. Ia mengatakan, sesuai amanat Undang-Undang No 10 Tahun 1995 sebagaimana diubah Undang-Undang No 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan. Bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memiliki tugas penegakan hukum di laut dalam lingkup pengamanan fiskal atau potensi penerimaan keuangan negara (revenue collector) serta melindungi masyarakat dari keluar/masuknya barang-barang ilegal (community protector).

"Terutama untuk mengatasi lesunya perekonomian Indonesia yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19, salah satu upaya DJBC yang seringkali dilakukan yaitu dengan menjalin kerjasama sinergitas dengan berbagai penegak hukum di laut baik antara instansi yang berada di dalam negeri maupun dengan instansi di negara lain, dengan harapan kerja sama ini dapat mempersempit ruang gerak para
penyelundup sehingga lebih efektif dalam mengamankan penerimaan negara," ujar Agus Yulianto.

Pasir Timah Ilegal. 
Lanjut Agus Yulianto, salah satu perwujudan kerja sama tersebut, belum lama ini Satuan Tugas Kapal Patroli Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau bersama Pasukan Polis Marin (PPM) Wilayah 2 Pengerang Polis Diraja Malaysia (PDRM) berhasil menggagalkan penyelundupan Pasir Timah di Perairan Pengerang Malaysia sebanyak + 80 karung @50kg.

"Hal ini bermula pada tanggal 18 Agustus 2020, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau melakukan pemantauan atas informasi akan adanya sebuah speed boat yang hendak melintas di sekitar Perairan Karang Galang menuju Singapura dengan muatan Pasir Timah. Selanjutnya, dilakukan pengejaran oleh Satgas Kapal Patroli BC 1410 terhadap speed boat tersebut," kata Agus Yulianto.

Kemudian, kata Agus Yulianto, saat dilakukannya pengejaran, ABK speed boat membuang beberapa barang bawaan mereka dan melaju ke arah perairan Malaysia. Satgas BC 1410 tetap melakukan pengejaran (hot pursuit) lalu Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau melakukan koordinasi dengan pihak PPM Wilayah 2 Pengerang PDRM agar dapat memberikan bantuan pengejaran terhadap speed boat tersebut.

"Kemudian Kapal Patroli RH24 PDRM ikut bergabung memberikan bantuan bersama Satgas Kapal Patroli BC 1410 untuk melakukan pengejaran. Pada saat pengejaran speed boat penyelundup mengkandaskan diri di Perairan Pengerang Malaysia, 1°20.449' U / 104°8.041' T. Selanjutnya Kapal Patroli RH24 PDRM berhasil mendekati dan menegah speed boat yang telah kandas tersebut, serta berhasil menangkap awak kapal yang berusaha melarikan diri. Lalu Satgas Kapal Patroli BC-1410 bersinergi dengan PPM Wilayah 2 Pengerang PDRM melakukan pemeriksaan atas tegahan speed boat dan muatannya," ungkapnya.

Agus Yulianto mengatakan, mempertimbangkan bahwa penindakan terjadi di wilayah perairan Malaysia, maka atas barang bukti berupa speed boat dan muatan pasir timah sebanyak + 80 karung @50kg dengan total perkiraan nilai RM 650.000,00 beserta ABK yang ditangkap dilakukan pemeriksaan.

"Penelitian pendalaman serta proses lebih lanjut oleh PPM Wilayah 2 Pengerang PDRM yang diduga melanggar ketentuan dibidang kepabeanan dan imigrasi sesuai peraturan/perundang-undangan
yang berlaku di Malaysia," tutur Agus Yulianto.

Red/Alfred


Penyerahan Bantuan Iuran BPJS. 
NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 2.702 masyarakat kurang mampu di Kabupaten Natuna menerima bantuan BPJS dari Pemerintah Provinsi Kepri, Jumat (21/8) bertempat di Gedung Sri Serindit, Ranai, Natuna.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau H Isdianto yang disejalankan dengan sejumlah bantuan lainnya seperti bantuan sembako bagi masyarakat terdampak covid-19, bantuan insentif bagi mubaligh, hafis al-quran 10 juz, 20 juz dan 30 juz, bantuan masjid/musholla serta bantuan TPQ.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini juga Gubernur menyerahkan bantuan kepada perkumpulan ojek, bantuan hand sanitizer serta masker dan lain sebagainya kepada masyarakat.

Dalam sambutannya Isdianto berharap bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat setempat. Meskipun jumlahnya tidak seberapa, Isdianto meminta agar hal ini bisa disyukuri.

"Ini kunker kami. Dan disela kunker ini sekaligus kita serahkan bantuan kepada masyarakat. Yang mana ini masih berkaitan dengan masalah covid-19 yang sedang kita hadapi. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak covid 19," ungkapnya.

Isdianto juga menegaskan jika baru saja dirinya dan rombongan selesai meninjau jalan trans Batubi-Kelarik yang dibangun menggunakan dana APBN dan APBD Provinsi Kepri di tahun 2020 ini sudah menelan dana sebeaar Rp54 miliar. Dan masih tersisa 10 KM lagi yang belum dikerjakan.

"Sisanya insya Allah anggarannya di plot di 2021. Pokoknya apa yang sudah dijanjikan oleh almarhum H. Muhammad Sani dan Pak Nurdin (Basirun), insya Allah akan kita realisasikan. Termasuk rencana membangun jalan lingkar nanti di Natuna," kata Isdianto.

Ditengah pandemi covid-19 ini, Isdianto juga mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, menjaga jarak selalu menggunakan masker.

"Saya berterimakasih kepada masyarakat Natuna yang sudah sangat taat dengan aturan protokol kesehatan. Terbukti sampai saat ini Natuna tetap berada di zona hijau," ujarnya.

Sementara itu Bupati Natuna Hamid Rizal dalam sambutannya berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri atas bantuan yang baru saja diserahkan kepada masyarakat Natuna.

"Terimakasih atas berbagai bantuan yang sudah diberikan untuk masyarakat Natuna. Semoga bermanfaat, sekaligus jadi ladang amal bagi kita semua," ujarnya.

Sumber: Humas Kepri



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.