Warga Rempang saat di Data. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam terus melakukan pendekatan persuasif kepada warga Rempang. 

Sebanyak tiga KK di Kelurahan Sembulang telah bersedia secara sukarela untuk pindah ke hunian sementara, pada Senin lalu (25/9/2023).

Data dari tim per 27 September 2023, warga sudah mendaftar hingga saat ini berjumlah 317 KK. Sedangkan yang sudah berkonsultasi sebanyak 467 KK. 

Tiga warga yang telah bersedia pindah dan memilih melakukan pemindahan di hunian sewa mandiri, adalah :
a. Ibu Indah Sumiati, warga Sembulang
b. Ibu Sarina, warga Pasir Panjang
c. Bapak Winarto, warga Sei Buluh

Indah Sumiati salah seorang warga Sembulang yang bersedia pindah, telah menempati hunian sementara, di Tembesi, pada Senin (25/9/2023).

Di sebuah rumah hook yang nyaman, keluarga Ibu Indah, dibantu penuh personil BP Batam, mulai dari pengangkatan barang, kendaraan, penurun barang kembali, hingga memastikan seluruhnya sampai ke rumah hunian mandiri.

"Saya dan keluarga percaya kepada pemerintah dan keadaan saat ini. Semoga proyeknya (pengembangan Rempang) bisa berjalan maksimal dan rumah baru kami bisa segera selesai" tutur Indah.

BP Batam pun telah menyerahkan uang sewa dan biaya hidup sebesar Rp 14,4 juta kepada keluarga Ibu Indah. Dengan rincian, uang sewa selama tiga bulan sejumlah Rp 3,6 juta dan uang biaya hidup senilai Rp 10,8 juta.

Indah pun menyampaikan seluruh proses pemindahan dibantu penuh oleh personil BP Batam. Sehingga, ia yang sedang mengandung anak kedua, tidak direpotkan dengan proses pemindahan barang.

"Alhamdulillah lancar kami dibantu semua. Rumah sini pun nyaman. Anak senang, banyak tetangga, langsung mau main sepeda. Di sana kan beda ya, kawan jauh (di Sembulang) ketemu hanya waktu posyandu aja.” Kata Indah.

“Kami memulai sesuatu yang baru, saya hamil juga. Kita percaya lah pada pemerintah. Doa saya semoga upaya pemerintah ini bisa berjalan lancar dan segera selesai rumah kami." Harap Indah.

Kemudian, Ibu Sarina, warga Pasir Panjang Sembulang, juga turut melaksanakan pemindahan dengan memilih sewa sendiri, dibantu personil BP Batam, di area Perumahan Taman Pesona Indah.

Kepada Ibu Sarina dan Suami Bapak Rantau, BP Batam pun langsung menyerahkan uang senilai Rp 10,8 juta. Dengan rincian, uang sewa selama tiga bulan sebesar Rp 3,6 juta dan biaya hidup tiga bulan ke depan sejumlah Rp 7,2 juta.

“Kami pindah secara sukarela pak bu. Saya dan istri berharap bisa lebih baik kehidupan kami." harap Rantau.

Senada, Ibu Sarina yang sehari-hari biasa bekerja rumah tangga mengatakan ia percaya bahwa pemerintah tengah menyiapkan yang terbaik.

“saya kerja hari-hari, apa saja sudah saya kerjakan, jadi pemindahan ini kami bisa terima pak. Kami Syukur sudah dikasih uang, dikasih rumah dan tanah, dan bersurat-surat resmi juga nantinya rumah kami.” Kata Sarina.

Kepindahan ini sebagai bentuk dukungan warga sekitar, terhadap pengembangan Kawasan Rempang yang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun menyambut baik kondisi ini. Ia juga berpesan, pergeseran warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City dilakukan tanpa ada paksaan ataupun intervensi dari pihak manapun.

"Begitu warga pindah, uang sewa dan biaya hidup untuk tiga bulan langsung diserahkan. Ini bentuk komitmen BP Batam. Kita beri pilihan kepada masyarakat. Apakah mereka memilih hunian yang sudah kita siapkan atau memilih secara mandiri. Ambil uang boleh atau menerima hunian yang sudah disiapkan," ujar Rudi di Marketing Center BP Batam, Selasa (26/9/2023).


Ril/Redaksi


Pendataan Warga Rempang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sosialisasi dan pendataan terhadap warga terdampak proyek pengembangan Rempang Eco-City masih terus berlangsung, Rabu (27/9/2023).

Perlahan tapi pasti, beberapa warga Rempang yang terdampak pembangunan mulai bersedia untuk pindah ke hunian sementara.

Salah satunya adalah Rantau, warga asli Desa Pasir Panjang, Kelurahan Sembulang.

Pria paruh baya tersebut menegaskan bahwa pemindahan terhadap dirinya dan istri merupakan pilihan pribadi tanpa ada intervensi ataupun unsur paksaan dari tim yang bertugas.

Menurutnya, keputusan tersebut murni untuk mendukung program pemerintah. Dengan harapan, program strategis nasional tersebut dapat membawa kesejahteraan untuk masyarakat ke depan.

"Kami pindah secara sukarela tanpa paksaan. Saya dan istri berharap bisa lebih sejahtera ke depannya," ujar Rantau.

Kepada Rantau dan istri, BP Batam pun langsung menyerahkan uang senilai Rp 10,8 juta. Dengan rincian, uang sewa selama tiga bulan sebesar Rp 3,6 juta dan biaya hidup tiga bulan ke depan sejumlah Rp 7,2 juta.

"Untuk lokasi (hunian sementara), kami cari sendiri," ungkapnya lagi.

Senada dengan Rantau, Indah Sumiati juga mengungkapkan jika pemindahan terhadap dirinya dan keluarga merupakan keputusan yang telah dipikirkan secara matang.

"Saya dan keluarga percaya kepada pemerintah dan keadaan saat ini. Semoga proyeknya bisa berjalan maksimal dan rumah baru kami bisa segera selesai," ujarnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk segera mengatasi permasalahan yang menjadi kekhawatiran masyarakat. Khususnya terkait komitmen BP Batam dalam merealisasikan uang sewa serta biaya hidup saat pemindahan ke hunian sementara berlangsung.

"Begitu warga pindah, uang sewa dan biaya hidup untuk tiga bulan langsung diserahkan. Perintah Presiden dalam rapat beberapa hari lalu, kami di daerah diminta untuk segera mengatasi permasalahan saat ini," ujar Rudi.

Di sisi lain, Rudi meminta agar seluruh petugas pendataan dapat mempercepat pendataan di lapangan. Tentunya dengan mengedepankan hubungan emosional dan tali silaturahmi yang baik.

"BP Batam selalu serius menangani percepatan realisasi investasi Rempang Eco-City," tambah Rudi. (DN)



Kepala BP Batam saat Berbincang-bincang. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Rempang saat bertemu Menteri Investasi Bahlil Lahadalia beberapa waktu yang lalu telah diakomodir oleh pemerintah.

Hal ini diputuskan dalam rapat terbatas di Istana Negara bersama Presiden Joko Widodo dan rapat koordinasi percepatan pengembangan investasi ramah lingkungan pulau rempang di Kementrian Investasi, Senin (25/9/2023).

Bahlil mengatakan, ada sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh tokoh masyarakat kepadanya pada 17 September lalu, dan aspirasi yang disampaikan kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat bertemu dengan warga pada 21 September.

"Dari pertemuan itu, saya kemudian banyak mendapat masukan masukan," buka Mentri Bahlil.

Ia menjelaskan, masyarakat tidak mau untuk dilakukan pergeseran ke Dapur 3 Sijantung. Sehingga mereka meminta untuk digeser, masih di wilayah Rempang, yaitu di Tanjung Banun. 

Selain itu, mereka juga meminta seluruh makam leluhur yang ada di Pulau Rempang tidak dilakukan pergeseran. Makam para leluhur, nantinya akan dilakukan pemagaran. Sehingga, masyarakat yang hendak berziarah dapat dengan nyaman.

Selanjutnya, menyangkut dengan kompensasi kepada masyarakat, pemerintah akan memberikan lahan maksimal seluas 500 meter persegi. Dimana untuk lahan tersebut, akan diberikan sertifikat hak milik.

Begitu juga untuk rumah warga Rempang. BP Batam akan memberikan hunian tetap berupa rumah tipe 45 senilai Rp 120 juta untuk warga Rempang. Namun, jika masyarakat mempunyai rumah yang nilainya lebih besar berdasarkan penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), maka akan diberikan tambahan sesuai dengan selisih nilai rumah.

Selain itu untuk tambak ikan, perkebunan hingga perahu juga akan dikompensasikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Jadi hak-hak rakyat, karena itu arahan bapak Presiden, semuanya harus menjadi perhatian kita bersama," ujar Bahlil.

Masyarakat juga meminta dalam investasi ini, masyarakat tidak hanya menjadi pekerja. Akan tetapi, masyarakat juga dilibatkan dalam investasi. Sehingga permintaan ini sudah dilakukan pembicaraan dengan Xinyi Group dan telah disetujui.

"Jadi apa yang diminta oleh tokoh-tokoh sewaktu saya disana dan pak Rudi datang kesana, alhamdulillah sudah kita akomodir untuk dilakukan secara kekeluargaan," katanya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyambut baik atas keputusan diakomodirnya sejumlah aspirasi dari masyarakat Rempang.

"Kami sudah sampaikan semua. Seluruh harapan dari warga sudah kita sampaikan dan alhamdulillah sebagian besar sudah diakomodir. Semoga ini, menjadi langkah awal dalam kebangkitan ekonomi di Pulau Rempang," ujar Muhammad Rudi.


Ril/Redaksi


Polres Ungkap 3.947 Butir Pil Ekstasi.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Hasil informasi dari masyarakat, Satuan Resnarkoba Polres Karimun seseorang yang tanpa hak melawan hukum menyimpan, memiliki atau melakukan transaksi narkotika yang di duga berjenis ekstasi di Jl. Nusantara, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Rabu (27/09/2023).

Hal itu disampaikan, Satresnarkoba Polres Karimun saat konferensi pers
 yang dipimpin oleh Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, S.H., S.I.K yang diwakili oleh Wakapolres Karimun Kompol Herie Pramono, S.I.K., M.H didampingi langsung Kasat Narkoba Polres Karimun IPTU Alfin Dwi Wahyudi Nuntung, S.Tr.K., S.I.K dan Humas Polres Karimun Bripka Harpen Sosuro, S.H. Kegiatan Konferensi Pers dilaksanakan dilantai dua gedung catur prasetya. 

Wakapolres Karimun menjelaskan, kejadiannya bahwa pada hari Kamis tanggal 21 September 2023, sekira pukul 15.40 Wib tersebut personil Sat Resnarkoba Polres Karimun melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang laki laki warga Kec. Kundur Barat, Kab. Karimun yang dicurigai mengaku bernama sdr. Inisial IL (42 Th) sedang berada di Jl. Nusantara, Kec. Karimun, Kab. Karimun. 

"Kemudian dilakukan penggeledahan badan dan barang bawaan berupa tas ransel berwarana merah hitam yang disandang sdr. Inisial IL di temukan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik berwarna putih yang berisikan 4 (empat) bungkus narkotika di duga jenis pil ekstasi yang di bungkus dengan plastik bening  yang di lapisi dengan plastik aluminium yang di balut dengan plastik bubble wrap," ujarnya. 

Selanjutnya di lakukan introgasi terhadap sdr. Inisial IL mengakui bahwa barang bukti narkotika di duga jenis pil ekstasi tersebut di dapatkan dari sdr. Inisial JM (40 Th DPO) warga tembilahan yang di ambil oleh sdr. Inisial IL atas perintah sdr. Inisial JM (DPO)  di salah satu Wisma yang berada di Wilayah Karimun yang akan dibawa ke pulau Wilayah Karimun.

"Adapun barang bukti yang berhasil diamankan ialah 4 bungkus narkotika diduga jenis pil ekstasi berwarna biru bertuliskan  “ TIGER “ yang dibungkus plastik bening dengan jumlah 3.947 butir, 1 buah tas ransel berwarna merah hitam, 1 unit handphone dan uang tunai Rp. 2.000.000," tuturnya. 

Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 114 ayat (2)  Subsider 112 ayat (2) Undang – Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama  20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp.1.000.000.000 (satu miliar rupiah) sampai dengan Rp.10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

Tidak hanya itu Satresnarkoba Polres Karimun berhasil mengamankan 2 orang pelaku inisial AA dan MA pada Operasi Pekat Seligi 2023. Pelaku AA diamankan pada hari Senin tanggal 25 September 2023 sekira pukul 17.00 Wib di Perumahan Aska Kel. Harjosari Kec. Tebing Kab. Karimun dengan barang bukti 2 paket narkotika diduga jenis shabu yang dibungkus plastik bening dengan berat bersih 1,29 gram dan ½ linting narkotika diduga jenis ganja kering yang tercampur tembakau rokok dengan berat bersih 0,28.

Sedangkan pelaku MA diamankan pada Selasa tanggal 26 September 2023 sekira pukul 17.45 Wib di Teluk Uma Kec. Tebing Kab. Karimun dengan barang bukti 1 (satu) paket narkotika diduga jenis shabu yang dibungkus plastik bening dengan berat bersih 0, 15 (nol koma lima belas) gram, 1 (satu) buah alat hisap shabu (bong) beserta kaca pyrex dan 1 (satu) buah mancis gas.

"Untuk kedua pelaku yang terjaring dalam Operasi Pekat Seligi 2023 Polres Karimun diamankan di Polres Karimun dan dilakukakan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya. 

A.Y


Evakuasi Mayat Mahasiswa dari Kolam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Proses pencarian terhadap mahasiswa Politeknik Batam Muhammad Tsaqif Nofriza (20) korban tenggelam di Danau Empang, Batam Center membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kedalaman 4 meter dasar danau.

Diketahui, mahasiswa semester 3 Jurusan Teknik Mesin Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan Muhammad Tsaqif Nofriza (20) dilaporkan tenggelam di Danau Empang Greend Land Batam Kota, Kota Batam, Senin (25/09/2023) sore.

Dihari pertama pencarian, sejumlah tim gabungan Basarnas bersama pihak Kepolisian setempat dilengkapi dengan peralatan alat selam serta perahu karet berjibaku menyisir lokasi kejadin untuk mencari keberadaan korban.

Diketahui, mahasiswa semester 3 Jurusan Teknik Mesin Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan Muhammad Tsaqif Nofriza (20) dilaporkan tenggelam di Danau Empang Batam Kota, Kota Batam, Senin (25/09/2023) sore.

Informasi yang dihimpun, mahasiswa tersebut tenggelam saat pengujian prototype kapal tanpa awak yang akan dipertandingkan antar kampus se-Indonesia.

"Sekira 15.30 Wib, korban bersama salah seorang temannya sedang melaksanakan uji coba prototype kapal tanpa awak. Disaat melaks uji coba, kapal tersebut tiba-tiba terbalik sehingga korban berinisiatif untuk mengambil kapal tersebut dengan cara berenang ke dalam danau tanpa menggunakan alat bantu. Namun, setelah berhasil mendapatkan kapal tersebut, korban mengalami kelelahan hingga mengakibatkan tenggelam," ujar Plt. Kepala Basarnas Tanjung Pinang Abdul Haris Achadi melalui keterangan resmi, Selasa (26/9/2023).

Abdul Haris Achadi menjelaskan, proses pencarian korban dilakukan sejak kemarin sore. Tim Gabungan Basarnas dibantu Polairud Polda Kepri, Polresta Barelang serta masyarakat menyisir lokasi kejadian hingga malam hari.

"Proses pencarian dihari kedua membuahkan hasil, sekira pukul 08.28 Wib tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di kedalaman 4 meter, berjarak 500 meter dari titik awal lokasi korban tenggelam," ungkapnya. 

Selanjutnya, setelah berhasil ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri Kota Batam.

"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup," pungkasnya.

Redaksi


Pencarian Mahasiswa yang Tenggelam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Seorang pria dikabarkan hanyut di Danau Greenland atau kerap disebut Empang Batam Center, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Senin (25/9/2023) sekitar pukul 15.30 Wib. 

Informasi yang dihimpun, pria tersebut merupakan mahasiswa Politeknik Negeri Batam Fakultas Teknik Mesin Jurusan Perkapalan bernama Muhammad Tsaqif Nofriza (20).

Di lokasi, tampak Tim SAR gabungan turun melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet serta menyelami titik-titik terakhir  hilangnya mahasiswa tersebut. 

Menurut salah satu pria di lokasi, kronologi kejadian tenggelamnya Mahasiswa tersebut berawal ketika sejumlah mahasiswa hendak menguji kapal remote kontrol buatan di danau tersebut. 

Dimana, Kapal Remote kontrol itu hendak uji coba untuk persiapan perlombaan. 

"Awalnya tadi mereka sedang uji kapal remote kontrol untuk ajang perlombaan antar kampus se-Indonesia nantinya. Namun tiba-tiba kapal itu mati hingga tenggelam tepat di tengah-tengah danau ini," jelas Mahasiswa Poltek Batam. 

Akhirnya, lanjut dia, ada sekitar 4 orang mahasiswa yang tergabung dalam satu kelompok itu berinisiatif mengambil kapal itu dengan cara berenang tanpa alat bantu ke arah tengah-tengah danau. 

Setelah beberapa waktu kapal remote kontrol itu tak ditemukan, akhirnya 3 orang kembali ke daratan. Namun 1 orang lainnya justru tak kembali alias hilang tenggelam. 

Selain tim SAR gabungan, sejumlah mahasiswa lainnya ikut terlibat melakukan pencarian.

Redaksi


Foto Bersama Kadishub Karimun ke KSOP Wilker. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Afrian lakukan kunjungan kerja di wilayah KSOP Wilker Tanjungbatu sekaligus melakuakan penijauan terminal ruang tunggu dan dermaga ponton Tanjungbatu.

Ada pun kunker yang di lakukan Kadis  perhubungan Kabupaten Karimun, Afrian bertujuan untuk melakukan peninjauan lansung terkait beberapa fasilitas sarana dan prasarana yang di butuhkan.

"Mulai dari fasilitas terminal ruang tunggu serta beberapa sarana dan prasarana untuk perbaikan dermaga ponton yang akan kita lakukan," ujar Afrian, Senin (25/9/2023).

Dalam Kunker yang hadir, selain Afrian kadis Perhubungan kabupaten Karimun di dampingi KTU juga di hadiri J. Candra Kasubak Keuangan dan aset, serta staf-setafnya dan Kepala UPT, Jumawan, Komisaris BUP PT. Pelabuhan Karimun Agua, Joyo dan Iwan serta Direktur Oprasi pelabuhan nasional H. Afrizal dan PU Karimun Cahyo Prayitno.

Kepala Dinas Perhubungan, Afrian mengatakan, setelah melakukan penijauan terkait sarana dan prasarana insyaallah dalam waktu dekat pemerintah daerah Kabupaten Karimun akan menyerahkan terminal ruang tunggu dan pelabuhan dermaga ponton ke Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Kabupaten Karimun untuk dikelola dan semoga dapat bekerjasama dengan KSOP Wilker tanjungbatu.

"Jika sudah di berikan kan pemerintah untuk di kelola BUP kabupaten Karimun terkait terminal ruang tunggu dan dermaga ponton maka akan ada beberapa hal yang harus di lakukan, seperti jasa tambat kapal, pas pelabuhan, parkiran dan lain sebagainya," jelas Afrian.

Semoga dengan di oprasikan BUP nanti pelabuhan kita ini bisa di tangani dengan baik dengan memberikan pelayanan dan fasilitas yang mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat serta di darapkan pelabuhan kita ini nanti menjadi pelabuhan antar negri, karena dengan pelabuhan antar negeri secara otomatis oprasional pelabuhan kita akan terbantu sehingga ekonomi masyarakat kita akan menggeliat lebih maju.

"Saya berpesan, setelah BUP mengelola pelabuhan ini nanti semoga lebih maju dan mampu memberikan kenyamanan kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang maksimal sehingga setelah semua berjalan semoga ekonomi masyarakat kita bisa maju tumbuh dan berkembang," ujarnya. 

Di tempat yang sama Kepala KSOP Wilker Tanjungbatu Hariadi mengatakan, ucapan terimakasih kepada Kadis Perhubungan Kabupaten Karimun bersama rombongan yang telah bersilaturrahim ke kantor KSOP Wilker tanjungbatu dalam melakukan kunker di wilayah dermaga Tanjungbatu.

"Saya sebagai KSOP Wilker Tanjungbatu  berharap BUP ini segera beroprasi di pelabuhan tanjungbatu dan Semoga melalui BUP dapat meningkat kan wajah pelabuhan tanjungbatu sebagai pintu gerbang yang terkesan rapi dan  bersih dan mudah-mudahan BUP Karimun karya mandiri segera berkoordinasi dengan tokoh- Tokoh Masyarakat agar pelabuhan tanjungbatu segera di oprasikan sehingga dapat membantu memberikan kebaikan dan perubahan yangbseknifikan kepada pelabuhan tanjungbatu," tutup Hariadi.

A.Y


Foto Bersama saat Meninjau Jembatan Rusak Akibat Terjangan Air Sungai. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Akibat hujan lebat yang melanda di Desa Gemuruh, jembatan di RT/5/RW5 rusak parah karena terjangan air sungai yang meluap. Berkat itu, Kades Gemuruh, Ari Supriadi melaporkan hal itu ke Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq S.Sos M.Si., Minggu (25/9-2023).

"Setelah mendapatkan laporan, Bupati Karimun langsung sigap menanggapinya dan lansung memberikan arahan kepada Dinas PU kabupaten Karimun, untuk segera menindak lanjuti jembatan yang rusak parah," ungkap Bupati Karimun melalui Kadis PU Kabupaten Karimun, Cahyo Prayitno saat di konfirmasi. 

Dikatakan Cahyo, setelah dilakukan kunjungan ke wilayah jembatan yang rusak Inssaallah dalam waktu dekat akan diperbaiki. Mengingat jembatan yang rusak ini, merupakan jalan menuju pemukiman warga Desa Gemuruh yang kita cintai," pungkas Cahyo.

Untuk itu, kata Cahyo, ia mengucapkan terimaksih kepada Kades Gemuruh yang telah memberikan informasi kepada pemerintah Kabupaten Karimun. Mengingat apa pun bentuk bencana  yang terjadi di tengah- tengah masyarakat akibat dari alam yang kurang bersahabat itu sudah tentu merupakan tanggung jawab kita bersama. 

"Insyaallah apa pun bentuk musibah yang di alami masyarakat jika dilakukan dengan kerjasama yang baik dan benar, akan memberikan dampak positif. Semoga kita semua senantiasa dalam keadaan baik- baik saja serta di jauhkan dari segala musibah," tutup Cahyo.

A.Y


Kepala BP Batam, H. M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam berkomitmen untuk terus menyelesaikan berbagai tahapan guna mendukung percepatan investasi Kawasan Rempang.

Terbaru, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memastikan pihaknya akan terus memaksimalkan pendataan terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Ia menyebut jika tim pendataan masih akan bekerja maksimal untuk menyampaikan sosialisasi terkait hak-hak masyarakat dalam pembangunan kawasan.

"Tenggat waktu 28 September 2023 mendatang bukan batas akhir akhir. Kami berharap, proses pergeseran warga terselesaikan dengan baik dan lebih cepat," ungkap Rudi saat menghadiri silaturahmi bersama masyarakat Rempang di Asrama Haji Batam Center, Minggu (24/9/2023).

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Kota Batam tersebut turut memastikan bahwa pihaknya bakal mengutamakan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif selama proses berlangsung.

Hal ini terbukti dengan terus bertambahnya jumlah pendaftar hingga tanggal 23 September 2023 lalu.

Dimana, lebih dari 200 KK telah sepakat untuk dilakukan pergeseran ke hunian sementara. Sedangkan lebih dari 400 KK telah melakukan konsultasi kepada tim satuan tugas Rempang Eco-City yang berada di tiga posko berbeda.

"Saya ingin tim mengutamakan pendekatan humanis. Saya tak mau ada paksaan terhadap warga saya di Rempang," tambahnya.

Untuk diketahui, bagi warga yang ingin mendaftar ke posko cukup melengkapi beberapa persyaratan yang telah disampaikan.

Seperti membawa fotokopi KTP suami dan istri, fotokopi KK, surat penguasaan tanah selama 10 tahun secara terus-menerus, foto bangunan 4 sisi, buku tabungan, dan memberitahu titik (koordinat) lokasi rumah.

"Jangan ada intervensi kepada masyarakat. Yakinlah pemerintah tak akan pernah menyengsarakan masyarakatnya," tutup Rudi. (DN)


Bakti Sosial HUT TNI ke-78.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka HUT ke- 78 TNI, Koramil 03/Kundur Kodim 0317/TBK gelar Bakti Sosial (Baksos) dengan membagikan sembako sekaligus memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat,

Kegiatan Baksos dan pengobatan gratis di lakukan tepatnya di UPT Puskesmas Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Minggu (24/09/2023).

Dalam kegiatan Baksos tersebut, sebanyak 25 orang warga kurang mampu mendapatkan pengobatan secara gratis dan 10 orang warga kurang mampu menerima paket sembako dari Koramil 03/Kundur Kodim 0317/TBK, 

Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Budianto Hamdani Damanik, S.,E, melalui Danramil 03/Kundur, Lettu CZI  Budiarto Sianturi mengatakan, tujuan dari kegiatan yang dilakukan ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat khususnya bagi masyarakat yang tidak mampu, serta memberikan inspirasi kepada semua kalangan. Sejatinya berbagi kepada sesama itu sangatlah penting dan tertentu sekali semoga bermanfaat bagi yang menerimanya.

"Kegiatan ini bentuk refleksi semangat dan pengingat kepada generasi penerus bangsa, bahwa Hari Tentara Nasional Indonesia harus di apresiasi dengan mempertahankan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan melakukan berbagai kegiatan, seperti Bakti Sosial yang saat ini dilaksanakan oleh jajaran Koramil 03/Kundur," pungkasnya.

Selain itu, lanjutnya, HUT TNI Ke-78 ini, juga diharapkan dapat menjadi tolak ukur bagi kami khususnya jajaran TNI untuk mengenang bahwa TNI lahir dari rakyat dan manunggal dengan rakyat, karena dalam sejarahnya TNI merupakan perkembangan organisasi yang berawal dari Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Selanjutnya pada tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan untuk memperbaiki susunan yang sesuai dengan dasar militer international, dirubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), yang selanjutnya menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) tutur Dandim 0317/TBK melalui Danramil 03/Kundur.

Alia (59) salah seorang warga jalan Rengkum Kelurahan Tanjung Batu Barat Kecamatan Kendur yang menerima paket Sembako dan pengobatan gratis dari Koramil 03/Kundur, menyampaikan ribuan terimakasih kepada jajaran Koramil 03/Kundur Kodim 0317/TBK.

Menurut Alia, bantuan paket sembako yang diterimanya akan sangat membantu kehidupan keluarganya mengingat perekonomian saat ini yang sedang sangat sulit.

"Selain Sembako, saya juga berterimakasih atas pengobatan yang diberikan scara gratis dalam rangka HUT TNI Ke-78, semoga TNI semakin jaya dan semakin dirindui masyarakat," kata Alia.

Turut hadir dalam kegiatan Baksos Rangka HUT TNI Ke-78 yang di gelar Koramil 03/Kundur Kodim 0317/TBK,  AKP Sadi Kanit Binmas Polsek Kundur dan Babinkamtibmas Polsek Kundur, Humas UPT Puskesmas Tanjung Batu dan jajarannya beserta seluruh jajaran Koramil 03/Kundur dan juga masyarakat yang mendapat paket Sembako dan pengobatan secara gratis. 

A.Y


Penyerahan Banju Jurnalis Kepada Perkumpulan JKK oleh Ery Suandi dan Untung Sartono. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ery Suandi dan Tokoh Muda Tanjubatu Kota, Untung Sartono melakukan penyerahan baju seragam Jurnalis Kepulauan Kundur (JKK). Kegiatan tersebut berlansung di Restoran Kafe Yoga, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Minggu (24/9/2023).

Ada pun penyerahan baju seragam yang di berikan Ery Suandi dan Untung Sartono sebagai bentuk dukungan dan kepeduliannya terhadap organisasi JKK.

Ery Suandi mengatakan, mudah mudahan dengan berdiri nya JKK di Kepulauan Kundur ini, mampu menyajikan berita-berita terbaik. Sehingga terciptanya kerjasama, baik itu di instansi pemerintahan, institusi TNI/POLRI dan di seluruh kalangan masyarakat.

"Dengan tujuan senantiasa menyajikan pemberitaan Aktual dan Terpercaya sehingga tidak menutup kemungkinan apa yang sajikan teman-teman di media melalui pemberitaan mampu membantu dalam upaya kemajuan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat, khususnya masyarakat Kepulauan Kundur yang kita cintai ini," ungkap Ery Suandi.

Selain itu, kata Ery Suandi, ucap syukur kehadiran Allah Swt yang mana dirinya, bersama rekan-rekan dari JKK  masih bisa berkumpul seperti biasanya. Dan alhamdulillah di hari ini kita masih di berikan kesehatan.

"Dalam hal ini, tentunya saya juga mengucapkan terimakasih kepada saudara Untung Sartono sebagai Tokoh muda Kundur yang telah bekerjasama dalam membantu dengan memberikan baju seragam kepada organisasi Jurnalis Kepulauan Kundur," ucap Ery. 

Apa yang kita lakukan hari ini, Lanjut Ery, tentunya untuk tujuan bersilaturrahim khususnya kepada teman - teman JKK.

"Sehinga apa yang kita lakukan dan apa yang kita diskusikan semoga membawa dampak yang positif. Kedepannya supaya pembangunan di daerah pulau Kundur ini biasa berjalan sesuai harapan kita bersama," pungkas Ery.


Di tempat yang sama, Untung Sartono mengatakan, alhamdulillah pada kesempatan ini, masih di berikan kesempatan untuk berkumpul bersama teman-teman JKK.

"Terimakasih kepada media yang selama ini menurut saya sudah cukup membantu kami dalam upaya bekerjasama dengan menyajikan berbagai pemberitaan. Sehingga berbagai informasi mudah untuk kami dapatkan," ujar Untung sartono.

Dengan berbagai informasi melalui penyajian berita, kata Untung, yang sudah teman sajikan, semoga kedepan bisa di tingkatkan lagi. Supaya kami sebagai masyarakat bisa mengkonsumsi nya melalui pemberitaan, baik itu melalui Facebook, Whatshap dan lain sebagainya.

"Saya berharap kedepannya semoga JKK tetap solid dan kompak selalu," kata Untung Sartono.

Ketua JKK Maklum Nainggolan  menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Ery Suandi Anggota DPRD Provinsi Kepri dan Untung Sartono yang telah memberikan baju seragam JKK.

"Semoga apa yang di berikan menjadi ladang amal buat mereka dan mudah-mudahan seragam tersebut bermanfaat bagi teman- teman semua khususnya teman-teman yang tergabung dalam organisasi JKK," tutup Nainggolan.

Acara di akhiri dengan Penyerahan baju seragam JKK serta do'a bersama.

A.Y


Sosialisasi Program Strategis Nasional Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Program Strategis Nasional Rempang Eco-City akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat.

Sebagai mesin ekonomi baru di Indonesia, pemerintah pusat melalui BP Batam menyiapkan Rempang menjadi kawasan industri, perdagangan, residensial hingga wisata yang terintegrasi demi mendorong peningkatan daya saing Indonesia terhadap Singapura dan Malaysia.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan jika pihaknya akan terus bekerja maksimal dalam mewujudkan investasi di Pulau Rempang.

Akan tetapi, kata Rudi, BP Batam juga tak mengesampingkan hak-hak masyarakat yang terdampak pengembangan.

"Program Strategis Nasional ini merupakan momentum kebangkitan ekonomi Rempang dan pulau sekitarnya," tegas Rudi saat bersilaturahmi dengan masyarakat Rempang di Asrama Haji Batam Center, Minggu (24/9/2023).

Ia menjelaskan bahwa BP Batam sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat berkomitmen untuk melibatkan masyarakat setempat dalam pengembangan Pulau Rempang ke depannya.

Dimana, BP Batam bersama PT Makmur Elok Graha (MEG) akan memprioritaskan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memberikan beasiswa serta pendidikan dan pelatihan vokasi kepada pemuda setempat sehingga siap menjadi tenaga yang mendukung kemajuan industri.

"BP Batam terus bekerja maksimal dalam mengawal investasi Rempang. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan tanya ke saya atau tim BP Batam lainnya. Sehingga tak terjadi misinformasi," tambahnya.

Selain itu, BP Batam juga akan merekomendasikan Sertifikat Hak Milik (SHM) terhadap rumah ganti rugi yang diterima masyarakat terdampak pengembangan Rempang.

Meski menjadi kewenangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), namun BP Batam berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi dari masyarakat tersebut ke pemerintah pusat.

Untuk diketahui, jumlah masyarakat yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City seluas 2.000 hektare tersebut sebanyak 700 KK.

Sementara, Kampung Baru yang mengusung konsep "Marime City" akan dibangun di atas tanah seluas 471 hektare dengan jumlah kaveling sebanyak 3.000 unit.

Selain dilengkapi dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang memadai, kampung baru tersebut juga akan didukung dengan dermaga modern yang berfungsi untuk memaksimalkan aktivitas nelayan serta kegiatan bongkar muat.

"Tak usah kita ribut-ribut, mari gunakan kepala dingin untuk menyelesaikan permasalahan saat ini," tutup Rudi. (DN)



sosialisasi perihal rencana pengembangan Kawasan Rempang..

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkomitmen untuk mengutamakan pendekatan persuasif dalam melakukan sosialisasi perihal rencana pengembangan Kawasan Rempang.

Komitmen ini bisa terlihat dengan terus bertambahnya warga yang bersedia untuk direlokasi ke hunian sementara.

Berdasarkan catatan tim BP Batam sampai tanggal 23 September 2023, lebih dari 200 KK tercatat telah mendaftar ke posko Tim Satuan Tugas Rempang Eco-City. 

Tidak hanya itu, lebih dari 400 KK juga telah melakukan konsultasi intensif dengan tim terkait hak-hak yang akan diberikan kepada warga apabila Program Strategis Nasional tersebut terealisasi.

"Saya ingin sosialisasi berjalan dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tahu, investasi ini memiliki dampak yang positif terhadap ekonomi daerah dan warga setempat," ujar Rudi, Minggu (24/9/2023).

Dengan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif, Rudi yakin, masyarakat akan memahami dengan baik tujuan investasi Rempang Eco-City tersebut.

Oleh karenanya, Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam meminta agar terbangun komunikasi dua arah selama sosialisasi berlangsung.

"Mau ketemu saya langsung boleh, mau saya yang ke sana juga boleh. Yang penting didudukan bersama-sama dengan kepala dingin, saya kira masalahnya akan selesai," tambahnya.

Untuk diketahui, sosialisasi dan pendataan terhadap warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City masih terus berlangsung.

Perlahan tapi pasti, warga pun mulai membuka diri untuk menerima penyampaian dari Tim Satuan Tugas.

Kesediaan warga yang perlahan mulai menerima rencana investasi di Kawasan Rempang tersebut juga tak terlepas dari komitmen BP Batam yang mengutamakan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif selama berlangsungnya sosialisasi dan pendataan.

"Tidak boleh ada paksaan karena saya tak ingin melukai hati masyarakat. Maka BP Batam pun berkomitmen untuk membangun komunikasi dua arah. Kita semua berharap, pembangunan Rempang ini ikut berdampak positif terhadap kemajuan Kota Batam," pungkasnya. (DN)


Tim pendataan BP Batam saat berinteraksi dan melakukan verifikasi terhadap warga yang terdampak pengembangan Kawasan Rempang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sosialisasi dan pendataan terhadap masyarakat terdampak pengembangan Kawasan Rempang terus berlangsung, Sabtu (23/9/2023).

Perlahan tapi pasti, masyarakat yang terdampak investasi Rempang Eco-City pun mulai bersedia untuk menempati hunian sementara yang telah disiapkan BP Batam.

Kesediaan warga tersebut tak terlepas dari komitmen BP Batam untuk terus melakukan pendekatan persuasif selama berlangsungnya sosialisasi dan pendataan oleh tim satuan tugas.

Hal ini selaras dengan instruksi Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang meminta tim pendataan agar mengutamakan tindakan yang humanis serta komunikasi persuasif selama di lapangan.

"Untuk saat ini, sosialisasi dan pendataan masih terus berlangsung. Kabar baiknya, jumlah warga yang bersedia untuk menempati hunian sementara selama rumah pengganti dibangun terus bertambah," ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Ariastuty mengungkapkan, pihaknya akan terus bekerja maksimal hingga investasi bisa terealisasi. Termasuk dalam memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat sekitar Kawasan Rempang.

Sebagaimana yang telah disampaikan dalam beberapa kesempatan, jumlah masyarakat yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City seluas 2.000 hektare tersebut sebanyak 700 KK.

"Sesuai arahan Kepala BP Batam, tindakan yang humanis dan komunikasi persuasif merupakan kunci penting keberhasilan pembangunan. Sehingga, warga pun akan membuka diri untuk menerimanya," tambah Ariastuty.

Sementara, Leha (63), warga Sembulang Tanjung, mengaku siap untuk pindah ke hunian sementara.

Nek Leha, begitu panggilan akrabnya, mengatakan jika dirinya dan keluarga telah mendaftar ke Kantor Camat Galang untuk menempati hunian tersebut.

"Saya sudah daftar dan siap untuk pindah. Tidak pernah ada paksaan dari tim. Kalau saya tak mendukung, tak mungkin saya datang ke Kantor Camat Galang untuk mendaftar," ujarnya saat ditemui.

Nek Leha yang sudah turun-temurun tinggal di Sembulang Tanjung tersebut berharap, pemerintah dapat segera menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat saat ini. Dimana, warga masih bertanya terkait kejelasan biaya hidup yang akan diberikan selama menempati hunian sementara.

"Mungkin jodoh nenek dengan Sembulang ini sudah habis. Jadi nenek berharap, pemerintah segera menyiapkan rumah (hunian) baru kami," pungkasnya. (DN)


Jumat Curhat Kapolsek Kuba. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka Babinkamtibmas, Polsek Kuta, Kuba dan Belat gelar giat Jum'at Curhat di PT. ARGO Desa Perayun, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Jum'at (22/9/2023).

Adapun acara Jum'at Curhat bersama masyarakat Desa dalam program Quik Wins Kapolda Kepri untuk melakukan peningkatkan sinergitas terhadap semua elemen masyarakat, dalam tema "Ciptakan suasana aman dan damai di tengah- tengah masyarakat Kabupaten Karimun khususnya masyarakat di wilayah hukum Polesek Kuta, Kuba dan Belat".

Kapolsek Kuta, AKP Henriyal  mengatakan, kegiatan Jumat Curhat Polsek Kuta bersama masyarkat PT Argo Desa Prayun merupakan kegiatan dengar pendapat secara lansung dari masyarakat dan untuk memudahkan pelayanan laporan  masyarakat kepada pihak kepolisian melalui Polsek Kuta.

"Babinkamtibmas memberikan nomer Kontak HP kepada RT/RW serta masyarakat guna mempermudah dalam memeberikan pengaduan serta informasi kepada pihak kepolisian," kata Kapolsek AKP Henriyal.

Dalam acara tersebut di hadiri, Kanit Binmas Polsek Kuba IPTU Iskandar  Berman, Kanit Intel Polsek Kuba AIPTU Harun Suwendi, Bhabinkamtibmas Desa Prayun Desa Teluk Radang BRIPKA Rio Iswahyudi, Karyawan/Karyawati PT. Argo Desa Prayun, Perwakilan RT/RW Desa Prayun. 

AKP Henriyal mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu-Ibu sekalian yang telah hadir dalam kegiatan Jum'at Curhat Polsek Kuta

"Terkait apa yang menjadi pertanyaan masyarakat, bagaimana cara Kepolisian mengantisipasi banyak anak- anak yang ngelem pada malam hari. Remaja yang menggunakan motor dengan memakai kenalpot brong/resing kami akan melaksanakan kegiatan Patroli ke PT. Argo Desa Prayun bersama anggota untuk menindak lanjuti kenalpot racing. Pihak Polsek Kuta akan melaksankan razia patroli ke bengkel motor yang menjual kenalpot racing. Dan apabila ada pengendara yang menggunakan kenalpot racing akan kami tindak lanjuti," ungkapnya. 

Tujuan dari kegiatan yang dilakukan, lanjutnya, guna untuk mempererat silahturahmi dan sinergitas Polri dengan Instansi bersama, Tokoh Masyarakat RT & RW Desa Prayun.

Hal ini dilakukan guna  menciptakan situasi wilayah aman dan damai, tetap kondusif serta pihak Babinkamtibmas dapat menyerap langsung laporan pengaduan dan saran aspirasi terkait permasalahan dan laporan yang dihadapi di lingkungan masyarakat.

"Dengan adanya program Jum'at Curhat, RT dan RW serta masyarakat Desa Prayun berharap agar kiranya program Jumat Cuhat dapat terus dilanjutkan. Sehingga permasalahan di lingkungan masyarakat dapat diserap langsung oleh pihak Polsek Kuba guna menciptakan situasi aman dan kondusif, sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif dan Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang selalu hadir ditengah Masyarakat," ungkap salah satu tokoh masyarakat 

Selama kegiatan berlangsung,  situasi terdapat dalam keadaan aman kondusif.

A.Y


Foto Bersama saat Menerima Penghargaan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN Batam sukses mendapatkan penghargaan dalam ajang SEWINDU PR INDONESIA yang berlangsung di Jakarta, tadi malam, Kamis (21/9/2023). Acara yang mengusung tema “Sewindu Kami Mengabdi, untuk Komunikasi Negeri” turut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi.

Pada kesempatan ini PR INDONESIA, media yang juga mengusung visi “Menjadi pusat informasi bagi perkembangan dunia dan industri kepiaran di Indonesia” dalam ajang tersebut mengumumkan 106 Perusahaan dan Instansi Berpengaruh di Bidang Komunikasi.

Penilaian dilakukan bekerja sama dengan NoLImit berdasarkan media monitoring menggunakan teknologi big data. Penilaian untuk kategori ini diambil berdasarkan data pemberitaan dengan memonitor lebih dari 15.000 media online dan media sosial instansi masing-masing beserta tingkat engagement-nya selama rentang waktu 1 Desember 2022 hingga 31 Mei 2023.

Dalam sambutannya CEO PR INDONESIA Group Asmono Wikan, mengenang perjalanan PR INDONESIA yang sudah selama sewindu membersamai langkah public relations (PR) di tanah air. 

“Sepanjang waktu itu juga, media yang mengupas tentang aktivitas dan dinamika PR ini menjadi saksi dari profesi yang kian hari terus tumbuh dari waktu ke waktu. Hingga akhirnya, positioning kelembagaan PR ini lambat laun dipandang penting dan menjadi fungsi strategis manajemen seperti sekarang,” ujar Asmono

Membersamai usia sewindu, PR INDONESIA meluncurkan Edisi-100 PR INDONESIA. Edisi khusus yang dikemas secara spesial untuk praktisi PR di seluruh Indonesia. Sajian istimewa ini dipersembahkan dengan beragam menu. Dari menu 100 Kutipan PR Berpengaruh, 100 Program PR Berpengaruh, 106 Perusahaan dan Instansi Berpengaruh di Bidang Komunikasi, sampai 50 Kartini HUMAS INDONESIA.

“Adapun pengumuman 106 Perusahaan dan Instansi Berpengaruh di Bidang Komunikasi. Seleksi dilakukan oleh PR INDONESIA bekerja sama dengan NoLimit berdasarkan media monitoring menggunakan teknologi big data,” jelas Asmono.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Hamidi Hamid menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan PR Indonesia. Bagi Hamidi, penghargaan tersebut menjadi bentuk hasil yang dipetik dari aktivitas kehumasan yang telah dilakukan.

"PT PLN Batam secara konsisten menyampaikan informasi secara transparan, akurat, dan jelas, sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada seluruh pemangku kepentingan, pemegang saham, maupun masyarakat pada umumnya," ujar Hamidi.

Hamidi menambahkan akan terus memperkuat aktivitas komunikasi, baik secara internal maupun eksternal. Terlebih, terkait informasi perkembangan, capaian kerja, serta produk dan layanan PT PLN Batam.

"Penghargaan ini membuktikan bahwa kegiatan kehumasan memiliki peranan yang penting khususnya dalam menjaga image positif perusahaan bagi masyarakat," tutup Hamidi.

Ril/Redaksi


Kepala BP Batam (Baju Putih). 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, menerima kunjungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri di Marketing Centre BP Batam, Rabu (20/9/2023).

Ketua Umum MUI Kepri, KH Bambang Maryono mengatakan, pihaknya datang ke BP Batam untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan langsung pemaparan terkait kondisi terkini Kawasan Rempang.

Mengingat, rencana pengembangan Kawasan Rempang sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat beberapa hari terakhir.

Sehingga, pihaknya pun dapat mengantisipasi disinformasi yang tersebar di publik.

“Dengan penjelasan yang detail, kami pun bisa menepis berita hoaks yang saat ini tengah beredar,” ujar Bambang.

Melalui pertemuan ini, Bambang berharap, polemik yang ada perlahan mereda.

Apalagi pemerintah melalui BP Batam telah memberikan solusi terbaik kepada masyarakat yang terdampak pengembangan.

“Kami sebagai tokoh-tokoh agama ingin mengambil langkah yang menyejukkan antara kedua belah pihak. Bagaimana pemerintah investasinya bisa berjalan dengan baik dan kepentingan masyarakat juga bisa terakomodir,” harap Bambang.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan MUI Provinsi Kepri ke BP Batam. 

Ia mengungkapkan, pengembangan Rempang Eco City ini sudah masuk dalam daftar proyek strategis nasional.

“Kami (BP Batam) sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di Kota Batam akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi seluruh poin yang menjadi hak masyarakat Pulau Rempang yang terdampak proyek ini," ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi berharap, melalui pengembangan Rempang Eco-City ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Rempang. 

"Melalui momentum ini, pengembangan Rempang sebagai mesin ekonomi baru akan memberikan multiplier effect dan membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat Kepri,” tutup Muhammad Rudi. (mh)


Kunjungan Komisi A DPRD Sulawesi Selatan ke BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam menerima kunjungan kerja dari Komisi A DPRD Sulawesi Selatan, Selasa (19/9/2023).

Berlangsung di Marketing Center BP Batam, kunjungan tersebut dalam rangka koordinasi pengelolaan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ada di Kota Batam.

Perwakilan anggota Komisi A DPRD Sulawesi Selatan yang hadir mengaku tertarik untuk mempelajari rencana strategis BP Batam dalam mengembangkan KEK sebagai pusat ekonomi baru dalam peningkatan ekonomi daerah.

Dalam dialog pembahasan, Kepala BP Batam melalui Kepala Bidang Pengembangan KEK BP Batam Hermawan menjelaskan jika pengembangan KEK bertujuan untuk meningkatkan ekonomi serta nilai investasi di Kota Batam.

Tidak hanya itu, lanjut Hermawan, KEK juga diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat.

"Untuk di Batam, ada dua KEK yaitu KEK Batam Aero Technic dan KEK Nongsa yang menjadi harapan baru untuk peningkatan ekonomi daerah. Sesuai arahan Kepala BP Batam, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada kawasan dengan kesiapan infrastruktur pembangunan," ujarnya.

Sejauh ini, BP Batam berhasil menjadikan KEK Batam Aero Technic (BAT) dan KEK Nongsa Digital Park (NDP) sebagai unggulan pemerintah dalam peningkatan investasi daerah.

Terbukti, realisasi investasi di KEK BAT hingga bulan Juni 2023 lalu mencapai Rp 607,5 miliar dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.636 orang.

Sementara, realisasi investasi di KEK NDP hingga Juni 2023 lalu mencapai Rp 2,635 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.618 orang.

"Mudah-mudahan, pertemuan ini bisa memberikan bekal untuk rekan-rekan Komisi A DPRD Sulawesi Selatan dalam melakukan pengembangan daerah ke depannya," tambah Hermawan.

Ketua Komisi A DPRD Sulawesi Selatan, Andi Syarifuddin, mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang telah menyambut mereka pada kunjungan kali ini.

Menurutnya, rencana strategis BP Batam dalam pengembangan daerah patut dicontoh sebagai upaya meningkatkan potensi Sulawesi Selatan ke depannya.

"Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi bekal kami untuk memberikan perubahan terhadap ekonomi di daerah. Selain letak Batam yang sangat potensial, menarik pula untuk dilihat bagaimana rencana strategis BP Batam dalam menggaet investor. Semoga kunjungan ini membawa manfaat positif dalam pengembangan daerah Sulawesi Selatan ke depannya," ujarnya. (DN)


Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pertemuan Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia dengan para tokoh (19/9/2023) mendapat titik temu.

Pemerintah berkomitmen untuk menjaga hak rakyat, hak kultural, serta hak kesulungan warga yang sudah bermukim secara turun-temurun di Rempang. Bahlil pun menerangkan bahwa investasi Rempang Eco-City akan tetap berjalan.

Tak tanggung-tanggung, Investasi jumbo di wilayah Rempang-Galang ini, ditaksir bakal jadi Mesin Ekonomi Baru bagi Indonesia.

UMKM Terangkat

Dengan nilai investasi yang ditaksir mencapai Rp 381 Triliun, Rempang Eco-City diyakini dapat memberikan eskalasi bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga Rempang-Galang. 

Bahkan saat masa pembangunan sekalipun, diperkirakan ekonomi masyarakat dapat ikut terangkat dengan kegiatan ekonomi mikro kecil dan menengah.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menjelaskan bahwa jika investasi ini berjalan, akan ada banyak dampak positif yang diterima masyarakat, Kawasan Barelang hingga Indonesia pada skala yang lebih besar. 

Pertumbuhan realisasi investasi akan diimbangi dengan keterlibatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Kemitraan strategis antara perusahaan besar dengan UMKM akan terus dikembangkan. Sehingga, Investasi yang masuk ke daerah akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pembangunan dan ekonomi rakyat. 


“UMKM akan sangat hidup. Semua proses ini akan melibatkan UMKM. Contoh simple adalah usaha bahan pokok dan makanan, yang akan menyediakan adalah tentu masyarakat di sana yang bisa ambil peran. Pekerja tak perlu jauh ke Batam. UMKM bisa masuk dalam rantai pasok global agar meningkatkan peluang UMKM kita bisa naik kelas.” Kata Tuty.

Namun, Tuty juga berharap publik dapat mencermati apabila Proyek Strategis Nasional ini terhambat, akan menimbulkan banyak pula performa tidak baik atau dampak negatif.

 Investasi

“Investasi ini sangat besar. Kita sedang berkompetisi (dengan negara tetangga) untuk mendapatkan Investasi 174 T untuk Xinyi dan 381 T untuk PT. MEG. Sedangkan rata-rata total investasi di Batam saja per tahun adalah sebesar 13,63 T.” kata Tuty.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kehadiran Xinyi, dapat menarik investasi lainnya, sehingga tercipta ekosistem usaha yang berdampak bagi Kawasan (multiplier effect).

“Pengembangan yang dilakukan akan terus mengedepankan kearifan lokal. Sehingga bukan hanya daerahnya yang akan maju, melainkan masyarakat akan terangkat pula. Kita tentu tidak berharap sebaliknya, bahwa Tidak terciptanya ekosistem investasi di Kawasan yang berpotensi, menyebabkan stagnasi ekonomi wilayah tersebut.” terang Tuty.

Tuty pun berpesan bahwa investasi ini telah menjadi perhatian khalayak luas. 

“sejumlah penolakan yang terjadi, dapat membuat citra Batam (Indonesia) buruk dalam dunia investasi dan menurunkan tingkat kepercayaan investor terhadap Batam dan nama Indonesia secara lebih luas.” kata Tuty.

Tenaga Kerja

“Kemudian, yang tak kalah penting adalah terbukanya lapangan kerja seluas-luasnya untuk masyarakat Rempang. Dengan adanya bonus demografi hingga 2040, maka pemerintah wajib menyediakan lapangan kerja seluasnya bagi generasi usia kerja yang berjumlah 70% dari populasi.” kata Tuty.

Investasi ini, memberikan kesempatan anak penduduk tempatan, memperoleh haknya untuk mendapapatkan Pendidikan yang terpadu dan sukses di daerah sendiri.

“Bila investasi ini hilang, maka belum tentu ada kesempatan yang sama bagi anak muda Rempang untuk mendapat Pendidikan Vokasi Industri, kemudahan beasiswa hingga menjadi tenaga kerja yang skillfull meraih kesempatan berkarier di daerah mereka sendiri. Mereka tak perlu pergi keluar wilayah untuk mencari pekerjaan.” ujar Tuty.

Infrastruktur, Sosial Ekonomi dan Kesehatan

Dari sisi Infrastruktur, Rempang akan tertata rapi dan menjadi wilayah yang maju. Pemerataan pembangunan di Rempang mengalami eskalasi serta peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga.

Pembangunan dermaga akan memudahkan masyarakat nelayan untuk berlayar dan beraktivitas maritim. Taraf Kehidupan sosial di Rempang akan bertumbuh dan merata. 

Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City juga akan meningkatkan Kesehatan ekologis dan sosial jangka Panjang. 

“Kawasan Parisawata juga akan dikembangkan lebih optimal, sehingga wilayah ini tidak akan mengalami ketertinggalan. Maju namun tidak meninggalkan kearifan lokal yang telah ada.” kata Tuty.

Legalitas Hunian

Terakhir, dengan program dari pemerintah ini, akan tercipta legalitas atas hunian penduduk di Kawasan Rempang dan Galang. Penataan pemukiman penduduk tempatan akan terinteregasi dengan fasilitas dan infrastruktur yang baik.

“PSN Rempang Eco-City ini memberikan kepastian atas legalitas hunian penduduk, sebagaimana yang diharapkan selama ini. Bapak Menteri ATR bahkan sudah sampaikan bahwa ATR/BPN akan mengawal ini, sehingga masyarakat akan mendapat legalitas di hunian yang kami siapkan.” pungkas Tuty.

Ril/Redaksi


Penangkapan Benih Lobster oleh Kanwil BC Kepri. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Satuan patroli Bea Cukai Kepulauan Riau bersama Bea Cukai Riau dan Bea Cukai Pekanbaru berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster, Rabu (21/9/2023). 

Benih lobster sejumlah 120.000 ekor tersebut nilainya diperkirakan mencapai Rp18 miliar dan diduga akan di selundupkan menuju Malaysia.

Dari hasil pencacahan oleh petugas, diketahui bahwa benih lobster yang akan diselundupkan berjenis lobster pasir. 

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau, Priyono Triatmojo mengungkapkan, penindakan tersebut berhasil dilakukan berkat informasi dari unit intelijen, 

“Kami mendapatkan informasi dari unit intelijen bahwa akan ada pengangkutan benih lobster menggunakan sebuah speedboat” ungkapnya. 

Atas pengembangan informasi tersebut, Bea Cukai Kepulauan Riau bersama Bea Cukai Riau dan Bea Cukai Pekanbaru melakukan koordinasi yang juga tergabung dalam Patroli Terpadu Jaring Sriwijaya. 

Satuan Tugas (Satgas) patroli laut kemudian melakukan penjagaan di beberapa titik yang diduga akan dilewati oleh pelaku. Akhirnya, pada Rabu 21/9 sekitar pukul 22.00 malam di Perairan Sungai Kampar, satgas patroli laut mengamati sebuah speedboat melintas yang dicurigai membawa benih lobster, kemudian dilakukan pengejaran terhadap speedboat tersebut. 

"Setelah dilakukan pengejaran, di dapati bahwa speedboat tersebut telah dikandaskan dan seluruh Anak Buah 
Kapal (ABK) melarikan diri," jelas Priyono Triatmojo.

Kemudian, lanjutnya, petugas akhirnya berhasil mencegah dan mengamankan speedboat dan muatan benih lobster yang dikemas dalam 20 kotak styrofoam dengan jumlah sebanyak 120.000 ekor benih lobster pasir. 

"Terhadap barang hasil penegahan berupa speedboat dan benih lobster tersebut kemudian dilakukan tindakan pengamanan dengan cara ditarik menuju ke dermaga Bea Cukai Kepulauan Riau," ucap Priyono 

Kata Priyono Triatmojo, benih lobster merupakan komoditi dengan resiko tingkat kematian yang tinggi. Mengingat hal itu, setelah dilakukan pencacahan dan pemrosesan administrasi, petugas segera melakukan persiapan untuk pelepasliaran. 

Baik proses pencacahan, pemrosesan administrasi, maupun pelepasliaran, dilaksanakan bersama dengan petugas dari BKIPM (Badan Karantina Ikan, Pengendali Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan) dan PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan) Kepulauan Riau. Titik pelepasliaran dilaksanakan di tempat yang telah ditentukan oleh BPSPL (Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut) Padang 

“Kekayaan alam Indonesia salah satunya adalah lobster. Pelarangan ekspor benih lobster salah satunya bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan kelangsungan hidup lobster. Lobster jika dikelola dengan baik, dan diekspor sesuai dengan ketentuan, akan mendatangkan devisa yang sangat besar,” tutup Priyono Triatmojo.

A.Y


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.