Pelaku Tindak Pidana Pencurian. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Muhammad Ridho telah mengamankan dua orang terduga pelaku Tindak Pidana Pencurian.

Kedua Pelaku masing-masing berinisial RS (39) dan HNP (37), diamankan Polisi dari amukkan warga di jalan raya depan Perumahan Tiban Ayu, Kota Batam, Jumat (27/5/2022).

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana mengatakan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat bahwasannya ada dua orang pelaku pencurian dengan menggunakan sepeda Motor Suzuki Satria FU warna hitam sedang di kejar oleh warga 

Selanjutnya, usai mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Muhammad Ridho langsung bergerak cepat munuju lokasi yang dimaksud.

"Setibanya disana, petugas mendapati dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian sedang dipukuli oleh warga yang saat itu sedang melewati jalan tersebut," ujar Yudha.

Dimana, pada saat kejadian tersebut pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor hingga menabrak pintu samping sebelah kiri satu unit mobil Toyota Avanza Bp 1559 GE yang sedang melintas, lalu pelaku terjatuh dan diamuk massa.

"Dikarenakan pelaku mengalami luka robek dibagian kepala, bibir dan luka lebam lainnya, petugas membawa keduanya ke RS BP guna mendapatkan perawatan medis," imbuhnya.

Kemudian, setelah mendapatkan tindakan medis terhadap pelaku, selanjutnya pelaku dibawa dan amankan ke Polsek Sekupang guna proses lebih lanjut.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu unit R2 Suzuki Satria FU Warna Hitam, satu buah Laptop Merek Acerr Warna Hitam, satu buah Tas Warna Hitam merek Eigerr, dua buah kunci L, satu buah pisau gagang warna merah dan dua buah pahat gagang warna Biru.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 3.5 juta. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Penandatanganan MoU. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Karimun dan Kota Batam resmi memperkuat kerja sama di bidang kesehatan.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Karimun Dr Rosdiana dengan Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam dr Afdhalun Hakim di Gedung Nasional Karimun, Jumat (27/5/2022) malam.

Penandatanganan MoU disela-sela acara malam ramah tamah ini juga disaksikan oleh Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si dan Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam H. Muhammad Rudi, S.E., M.M

Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si dalam sambutannya menyambut baik adanya kerja sama antara RSUD Muhammad Sani Karimun dan RSBP Batam.

"Kami sangat menyambut baik atas adanya penandatanganan MoU ini, adanya penandatanganan ini tentu saja akan kembali memperkuat kerja sama antara rumah sakit terbaik di masing-masing daerah yang sudah terjalin selama ini," papar Bupati.

Bupati menyampaikan salah satu poin utama dalam MoU tersebut adalah memperkuat kerja sama menyangkut tentang pasien rujukan dari Karimun ke Rumah Sakit BP Batam.

Sebagaimana diketahui RSBP Batam adalah salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan bagi pasien asal Karimun yang membutuhkan pengobatan intensif.

"Banyak pasien asal Karimun yang dirujuk ke RS BP Batam, melalui MoU ini proses rujukan pasien-pasien kita seperti dengan program BPJS akan semakin dipermudah," kata Bupati.

Disamping itu, Bupati juga menyampaikan melalui MoU tersebut juga untuk mendorong peningkatan fasilitas dan pelayanan kesehatan serta memperkuat jalinan silaturahim antara dokter atau tenaga kesehatan di kedua rumah sakit.

"Pada dasarnya MoU ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah untuk mempermudah masyarakat kita yang membutuhkan pengobatan," ucap Bupati Karimun.

Senada dengan Bupati, Wali Kota yang juga Kepala BP Batam H. Muhammad Rudi, S.E., M.M juga menyambut baik penandatanganan MoU di bidang kesehatan tersebut.

"Kami sangat menyambut baik karena inilah yang kami mau agar bagaimana masyarakat kita khususnya dari golongan kebawah tidak lagi sulit mendapat pengobatan," terang Rudi.

Rudi menyampaikan bahwa melalui MoU tersebut pihaknya mengundang secara langsung dokter dan tenaga kesehatan di RSUD Muhammad Sani Karimun untuk studi banding ke RSBP Batam.

"Saya ingin setelah penandatanganan ini Direktur dan jajaran RSUD Muhammad Sani Karimun bisa studi ke RSBP Batam untuk bertukar pengetahuan dan informasi yang tak lain agar kualitas fasiltas dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin meningkat," ucap Rudi.

Wali Kota dan Kepala BP Batam ini juga menyampaikan bahwa dilakukannya MoU tersebut sejalan dengan rencana pihaknya untuk membangun rumah sakit bertaraf internasional di Batam.

"Hadirnya rumah sakit bertaraf internasional di Batam nantinya akan dapat memberikan multiplier effect yang nyata ke Karimun bahkan juga se-Kepulauan Riau,' pungkas Rudi.

Ahmad Yahya


Latihan Tes Ganjar Prajurit TNI RSA Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM
: Seluruh Prajurit  Pangkalan TNI AU  Raden Sadjad (Lanud RSA) Jumat (27/5/2022) pagi, mengikuti tes Kesegaran Jasmani(Garjas) semester I tahun 2022 di Lapangan Dirgantara Lanud RSA, Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Pelaksanaan Garjas kali ini dihadiri langsung oleh Komandan Lanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., didampingi Kepala Dinas Personel Lanud RSA Mayor Adm Ahmad Wahyudi, A.Md, dan Kasi Binjas Lanud RSA untuk mengecek kesiapan dan kondisi kesehatan personel Lanud RSA.

Tes Garjas tersebut diikuti seluruh Militer Lanud baik Perwira Menengah(Pamen) dan Para Perwira , Bintara, Tamtama serta PNS Lanud RSA.

Kegiatan Garjas dibagi dalam dua gelombang,  Pertama dilaksanakan oleh Satuan kerja Pomau,  Dinas Operasi, Dinas Personel, Dinas Logistik dan Staf Khusus I, sedangkan untuk gelombang kedua dilaksanakan pada hari berikutnya yaitu dari Staf Khusus II, Rumah Sakit Lanud RSA dan Skadron Udara 52.

Selain Garjas semester I,  juga dilaksanakan Garjas bagi personel Lanud RSA yang akan Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) pada periode 1 Oktober 2022.

Pelaksanaan Garjas dimulai pada pukul 06.00 WIB tersebut diawali dengan pengecekan tensi tekanan darah kepada seluruh prajurit oleh tim kesehatan RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani Lanud RSA.

Setelah memenuhi syarat, para anggota bisa mengikuti Garjas dipimpin langsung oleh personel Jasmani Lanud RSA.

Garjas  kali ini terdiri A dan B,  lari selama 12 menit dengan mengukur jarak tempuh, Samapta B meliputi Pull Up, Push Up dan Shuttle Run atau lari angka 8.

Adapun tujuan Garjas bagi seluruh prajurit Lanud RSA adalah untuk mengecek sejauh mana kemampuan fisik dan kebugaran individu dan hasil Garjas dilaporkan ke komando atas. Selama kegiatan Garjas  berlangsung, berjalan aman, lancar dan tertib.


(IK)



Surat Terbuka Pemuda Pancasila. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sehubungan akan dilaksanakannya Musyawarah Wilayah (Muswil) IV MPW Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau pada tanggal 27 s/d 29 Juni 2022 di Kota Batam, pimpinan Steering Commite (SC) Muswil IV MPW Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2022  menyampaikan Surat Terbuka.

Pemberitahuan tersebut dibuat secara terbuka untuk seluruh kader-kader Pemuda Pancasila di Provinsi Kepulauan Riau yang akan maju menjadi Bakal Calon/Calon Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua Steering Committe(SC) Muswil IV MPW Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau, Dr.Fadlan, S.H.,M.H mengatakan pelaksanaan Muswil ini merujuk kepada Anggaran Dasar Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila Tentang Musyawarah-Musyawarah dan Rapat-Rapat Pemilihan Pengurus Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila.

Dikatakannya, adapun salah satu agenda penting dalam Muswil IV tersebut yakni Pemilihan Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau Masa Bakti 2022-2027.

Berikut persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh Bakal Calon Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau:

1. Persyaratan administrasi : 

A. Mengisi Formulir yang sudah disiapkan oleh Panitia Pengarah (Steering Commite/SC).

B  Warga Negara Indonesia, dengan bukti Kartu Tanda Penduduk.

C. Memiliki Kartu Tanda Anggota Pemuda Pancasila.

D. Diutamakan memiliki Sertifikat Kaderisasi yang diterbitkan oleh Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila.

E. Membuat surat pernyataan kesediaan di atas kertas bermeterai cukup disertai biodata.

F. Memenuhi persyaratan lainnya yang ditetapkan sesuai Hasil Komisi Organisasi. 

G. Menyatakan pengunduran diri dari rangkap jabatan pada jenjang tingkatan internal 
organisasi Pemuda Pancasila lainnya bilamana terpilih. 

2. Kriteria : 

A. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

B. Setia kepada NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

C. Memiliki integritas moral dan visioner.

D  Tidak tercela atau tidak sedang terkena vonis hukuman minimal 5 (lima) tahun dari Pengadilan, yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

E. Memiliki pemahaman tentang Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila.

F. Tidak terkena sanksi organisasi berupa skorsing atau pemecatan, terkecuali telah mendapat rehabilitasi.

G. Memiliki sikap yang tegas, konsisten, serta mampu secara moril dan materil mengemban amanat keputusan-keputusan organisasi.

Dr. Fadlan menambahkan, pendaftaran untuk bakal calon terhitung mulai tanggal 27 Mei sampai dengan 20 Juni 2022. 

"Terakhir kami sampaikan dengan menjunjung tinggi sikap kebersamaan dan semangat patriotik sebagai kader Pemuda Pancasila," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Panitia Steering Comitte (SC) Muswil IV Pemuda Pancasila foto bersama.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kepulauan Riau akan melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IV pada bulan Juni 2022 mendatang.

Perhelatan Musyawarah Wilayah Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau ini akan diikuti tiga bakal calon ketua yaitu Sunarto Poniman, Neko Wesha Pawelloy dan Muchtar Luthfi untuk memimpin MPW Pemuda Pancasila Kepri dengan Masa Bakit 2022-2027

Menurut Ketua Steering Committe(SC), Dr.Fadlan,S.H.,M.H  didampingi oleh Sekretaris Mukminun dan Ibob Hamzah menjelaskan bahwa pendaftaran akan kita buka mulai tanggal 27 Mei hingga 20 Juni 2022

"Ada 3 pendaftar sejauh ini yang akan menjadi bakal calon yang masing-masing calon minimal wajib didukung 30 persen yang berasal dari setiap MPC tingkat kota maupun kabupaten yang ada di Kepri," ujar Fadlan.

Ketua SC Dr.Fadlan menambahkan ada tiga unsur yang akan mempunyai hak pilih yaitu satu dari MPN, MPW dan MPC.

Rencananya pelaksanaan muswil yang digelar pada 27 s/d 29 Juni 2022 mendatang akan dihadiri oleh Ketua Umum Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) Japto Soelistyo Soerjosoemarno, Wakil Ketua Umum Bambang Soesatyo, Sekjen Pemuda Pancasila Arif Rahman dan Ketua OKK Gunung Hutapea serta perwakilan unsur MPN lainnya ujarnya.

Muswil IV MPW PP Kepri ini juga memiliki agenda khusus yang nantinya akan membahas evaluasi lima tahunan kepengurusan sekaligus merumuskan arah organisasi lima tahun kedepan.

"Hasil Muswil PP Kepri ini kita harapkan berjalan lancar dan terpilihnya seorang pemimpin yang visioner dan kreatif, tentunya kita harapkan juga ketua terpilih nantinya segera membahas arah organisasi untuk lima tahun yang akan datang," kata Fadlan.

Disinggung soal persiapan SC, Fadlan mengatakan untuk persiapan dan kesiapan kita sudah 100 persen, serta panitia Muswil lainnya sejauh ini sudah cukup komitmen bahkan sebelumnya pantia SC dan OC sudah menggelar pertemuan dengan melibatkan pengurus wilayah, MPC se Kab/Kota se Kepulauan Riau.

Untuk Pengambilan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua MPW Pemuda Pancasila dapat menghubungi Sekretaris SC Mukminun.

Fay/Redaksi


Panglima Besar DPP Laskar Melayu Kepri, Dato' As Ibrahim..

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Organisasi Masyarakat (Ormas) DPP Laskar Melayu Kepri (LMK) mempolisikan seorang pria yang diduga telah melakukan perbuatan asusila terhadap seorang anak perempuan yang masih dibawah umur berinisial A (16).

Diketahui, korban merupakan anak sambung (tiri) dari pelaku yang berinisial A (38). Korban mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh sejak ia masih duduk di Kelas IV Sekolah Dasar.

Panglima Besar DPP Laskar Melayu Kepri, Dato' As Ibrahim mengatakan terungkapnya kasus ini berawal saat korban mendatangi kediamannya untuk meminta pertolongan. 

Dikatakannya, saat itu Korban mendatangi kediamannya dengan berjalan kaki sambil berlari karena merasa dihantui ketakutan. 

"Awalnya ada seorang gadis remaja datang dan mengadu kepada kami. Saat itu dia mengaku telah dicabuli oleh ayah sambungnya," ujar Datok As saat ditemui di Polsek Sekupang, Kamis (26/5/2022) malam.

Dia menjelaskan, berdasarkan pengakuan Korban sebanyak sepuluh kali Pelaku melakukan perbuatan layaknya suami istri kepada korban. Perbuatan tersebut dilakukan Pelaku di dalam rumah yang mereka tempati. 

"Dikarenakan istrinya jauh bekerja di Kalimantan, pelaku dengan leluasa melampiaskan nafsu bejadnya kepada anak sambungnya dari dalam rumah," imbuhnya.

Sebelumnya, perbuatan tersebut sudah pernah diketahui oleh istri pelaku. Namun, mengingat rumah tangganya tak ingin hancur berantakan, akhirnya istrinya memberi maaf kepada pelaku. 

Masih menurut dia, selain melakukan perbuatan bejat tersebut, pelaku pun sering tidak memberi makan hingga korban kelaparan. 

"Ini sudah kelewatan, seharusnya anak diberi pendidikan yang layak dan dinafkahi seperti anak kandungnya,  Bukan untuk di tidurii. Kami dari LMK mengutuk perbuatan tersebut," ucapnya dengan lantang.

Selanjutnya, setelah mendapat keterangan dari korban, Dato' As Ibrahim didampingi dari pengurus serta keanggotaan Provost Laskar Melayu Kepri bergegas menuju kediaman pelaku di Perumahan Taman Asri, Kelurahan Tiban Baru, sambil menggandeng perangkat RT/RW setempat. 

Sesampainya di kediaman pelaku, Dato' As Ibrahim beserta perangkat RT/RW menanyakan hal tersebut kepada pelaku. Sesampainya rombongan DPP LMK beserta perangkat RT/RW kesana, saat itu pelaku hendak kabur ketika melihat rombongan datang.

"Pelaku sudah berniat lari ketika kami datangi. Kami rasa dia tahu kalau dia salah. Beruntung kami dapat mencegahnya," bebernya.

Lanjutnya, setelah didesak dengan pertanyaan-pertanyaan, akhirnya pelaku mengakuinya. Disaat itu juga pelaku langsung kami bawa ke Polsek Sekupang untuk diamankan sementara supaya tidak kabur," jelasnya. 

Untuk kedepan nya, dia berharap perbuatan yang tidak terpuji itu jangan sampai terulang lagi di kota Batam. 

Masih kata dia, Kekerasan seksual masih menjadi permasalahan yang kerap terjadi di masyarakat. Terkadang, kasus ini hanya dibungkam dan diibaratkan sebagai fenomena gunung es.

Terkadang, korban tidak mendapatkan dukungan dan rentan mendapat cap buruk. Hal inilah yang membuat korban tidak berani untuk melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak berwajib.

"Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan  Kepolisian agar kota Batam ini tetap terjaga dan kondusif. Untuk itu kami juga menampung apa keluhan dari masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.

Fay/Redaksi


DPRD Natuna Rapat Dengar Pendapat.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau Hearing terkait masuknya Tambang Pasir Kuarsa di Natuna, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Natuna, Kecamatan Bunguran Timur, Ranai, Jumat (27/5/2022).

Kegiatan rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Daeng Amhar dan dihadiri Bupati Natuna Wan Siswandi, Wakil Ketua I DPRD Natuna Daeng Ganda, Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki, serta pihak perusahaan tambang pasir kuarsa PT. Indoprima Karisma Jaya (IKJ), Aliansi Natuna Menggugat dan seluruh anggota DPRD Natuna.

Rapat Dengar Pendapat yang digelar berawal dari penilaian masyarakat yang pro dan kontra terkait Tambang Pasir Kuarsa yang sedang melakukan eksplorasi di Desa Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna.

Masuknya tambang pasir kuarsa ini sebagian masyarakat menilai akan berdampak buruk terhadap alam dan lingkungan. Selain itu, diduga perusahaan tambang tersebut belum memiliki izin lengkap.

Sehingga terbentuk sekelompok masyarakat mengatasnamakan Aliansi Natuna Menggugat. Kelompok yang diketuai Wan Sofian sangat menolak keras keberadaan tambang pasir kuarsa tersebut, ia menolak pihak tambang melakukan eksploitasi di Natuna.

"Sejengkal tanah pun di Natuna ini saya tidak rela jika dikeruk perusahaan yang kemudian mengakibatkan kerusakan lingkungan," kata Wan Sofian saat Hearing.

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Buton, Doni Boy mengatakan justru masyarakat di Desa Teluk Buton yang merupakan salah satu lokasi tambang menerima masuknya perusahaan tambang ini.

Ia menilai, dengan masuknya tambang tersebut akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Kami setuju masuknya perusahaan tambang ini, karena pihak tambang telah menjanjikan akan membuka lowongan pekerjaan dan mengutamakan masyarakat tempatan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Natuna Wan Siswandi meminta kepada pihak perusahaan agar menghentikan kegiatan tambang tersebut sebelum mengantongi dan melengkapi izin yang diminta pemerintah.

Wan Siswandi juga menghargai keberadaan aliansi yang menolak tambang pasir kuarsa ini dan menyambut baik saran dan masukkan yang diberikan.

"Keberadaan teman-teman aliansi tentu saya hargai. Kami pemerintah daerah bekerja sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Untuk pihak perusahaan saya ingatkan ketika izin masih dalam proses jangan melakukan kegiatan penambangan dulu, agar tidak timbul polemik dimasyarakat," tegas Siswandi.

"Silahkan pihak perusahaan melakukan tahapan sebagai mana mestinya, untuk eksprolasi boleh – boleh saja, jika ingin mengetahui potensi tambang itu. Hari ini kita sepakat meminta kegiatan pertambangan dihentikan perusahaan, sebelum izin-izin nya lengkap," tutup Wan Siswandi.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki menyampaikan bahwa dirinya selaku anggota DPRD merasakan kekecewaan, karena pihak perusahaan pertambangan sudah melakukan aktivitas tanpa berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun pihak DPRD.

"Saya kecewa kenapa pihak perusahaan sudah melakukan aktivitas pertambangan, miss komunikasi seperti ini yang membuat pro dan kontra yang terjadi saat ini," terang Marzuki.

Marzuki menambahkan inti nya pertambangan pasir kuarsa ini harus sama-sama kita kaji. Jika belum jelas regulasi, serta izin amdal nya, kami pihak DPRD meminta supaya kegiatan ini kita pending dulu atau dihentikan sementara.

Di akhir kegiatan Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar mengatakan digelarnya RDP kali ini untuk mendengar pendapat bukan untuk mengambil keputusan.

"Apa yang menjadi masukan seluruh pihak hari ini akan menjadi pertimbangan kami. Seperti yang disampaikan Pak Bupati mohon kepada pihak tambang kalau memang izinnya belum lengkap mohon ditunda dulu dan segera melengkapi semua perizinannya," jelas Amhar.

Menurutnya, jika pihak perusahaan belum mengantongi izin yang diminta pemerintah, maka tidak dibenarkan untuk melakukan eksploitasi namun untuk saat ini hanya bisa eksplorasi (mencari) kandungan manfaat.

"Kami juga nanti akan membentuk tim panitia khusus (pansus) untuk studi banding ke daerah yang pernah dijadikan penambangan pasir kuarsa di Kepri," tutup Amhar.

(IK)


Kapolres Karimun Serahkan Bantuan ke Siti Anni Sihombing. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, SIK, SH disela melaksanakan tugasnya setiap hari Jumat usai melaksanakan ibadah shalat Jumat menyempatkan waktu untuk menjumpai warga yang patut mendapatkan perhatian dan uluran bantuan, Jumat (27/05/2022).

Kegiatan Jumat Berkah merupakan wujud kepedulian Polres Karimun terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan uluran bantuan.

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, SIK, SH yang didampingi Kasat Binmas melaksanakan kegiatan Jumat Berkah yang beralamat Jln. Kp. Lembah Harapan RT 003/RW 005 Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, memberikan santunan kepada ibu Siti Anni Boru Sihombing seorang lansia 62 tahun.

Berdasarkan keterangan Ketua RT 003 dan warga yang bersangkutan tinggal seorang diri untuk mencukupi biaya makan sehari hari yang dimana bersangkutan dibantu warga dan berkebun kecil kecilan. 

Saat ini yang bersangkutan sudah tua dan tidak kuat lagi, sehingga sangat membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup, keadaan ekonomi yang sangat susah serta anak anak yang bersangkutan sudah berada di luar wilayah karimun, yang bersangkutan bergantung hidup seorang diri..

"Terima kasih banyak Pak Kapolres, semoga Allah SWT yang membalasnya," kata ibu Siti Anni Boru Sihombing

"Kapolres Karimun berharap, kegiatan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang membutuhkan bantuan. Meskipun bantuan ini nilainya tidak seberapa, setidaknya dapat sedikit meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan pokok,” ucap Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano.

Ahmad Yahya


Bupati Asahan sampaikan pidatonya pada pembukaan Rakornis TP. PKK Kabupaten Asahan.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Asahan H. Surya, BSc membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TP. PKK Kabupaten Asahan Tahun 2022 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Jum’at (27/05/2022).

Pada Rakornis ini Kepala Dinas PMD Kabupaten Asahan Suherman Siregar, S.STP, MM melaporkan tujuan dari Rakornis ini antara lain, meningkatkan kerjasama kepengurusan TP. PKK Kabupaten Asahan, OPD selaku Pembina TP. PKK Kabupaten Asahan dan TP. PKK Kecamatan, menciptakan gerakan nasional keluarga pelopor perubahan, melalui pembinaan karakter keluarga, pendidikan dan peningkatan ekonomi keluarga, serta penguatan ketahanan keluarga, kesehatan keluarga dan lingkungan

Selanjutnya untuk terinformasinya kebijakan Pemerintah Kabupaten Asahan ke Kecamatan dan Desa dalam hal persamaan persepsi dan keterpaduan pengelolaan gerakan PKK dan teridentifikasinya upaya pemecahan masalah terhadap aspek kelembagaan, program dan administrasi PKK Kabupaten Asahan.

Dikesempatan ini juga Ketua TP. PKK Asahan Ny. Hj. Titiek Sugiharti Surya mengucapkan terima kasih kepada TP. PKK Desa, Kecamatan dan OPD terkait yang telah membantu TP. PKK untuk mengikuti lomba TP. PKK Provinsi Sumatera Utara (Provsu).

“TP. PKK Kabupaten Asahan tahun ini mengikuti beberapa lomba PKK Tingkat Provsu, maka dari itu saya berharap kita dapat melakukan yang terbaik untuk dapat menjadi juara dan dapat mewakili TP. PKK Provsu ketingkat TP. PKK Nasional,” ucap Ketua.

Selain itu Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan mengatakan, beberapa hari yang lalu Tim Surpevisi TP. PKK Provsu berkunjung ke Kabupaten Asahan untuk melakukan evaluasi kepada TP. PKK Desa yang mengikuti lomba.

“Kedatangan Tim ini menjadi suatu kehormatan dan motivasi bagi kami untuk menggapai prestasi yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Untuk itu saya meminta kepada OPD, Pemerintah Kecamatan dan Desa dapat membantu membina TP. PKK Desa yang mengikuti lomba tersebut,” ucap Ketua sekaligus menutup sambutannya.

Bupati Asahan H. Surya, BSc pada bimbingan dan arahannya mengatakan PKK merupakan mitra Pemerintah Kabupaten Asahan dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Asahan dan mitra untuk mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter. Untuk itu kepada OPD terkait, Pemerintah Kecamatan dan Desa saya meminta agar membantu setiap program TP. PKK Kabupaten Asahan.

Selanjutnya Bupati Asahan mengatakan, sehubungan dengan kunjungan Tim Supervisi lomba tingkat Provsu ke Kabupaten Asahan, banyak hal yang harus kita perbaiki bersama. Kepada OPD terkait dan TP. PKK Kabupaten Asahan terus mengevaluasi dan melakukan pembinaan di lokasi lomba PKK, agar kunjungan Tim Supervisi Provinsi Sumatera Utara dapat penilaian terbaik dan menjadi terbaik di Sumatera Utara.

Menutup bimbingan dan arahannya Bupati Asahan berpesan kepada TP. PKK Kabupaten Asahan untuk terus berprestasi dan buat bangga nama Kabupaten Asahan sampai tingkat PKK Provsu dan Nasional.

Dikesempatan ini para peserta Rakornis diberikan materi oleh narasumber yakni Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Drs. H. Supriyanto, M.Pd dengan materi Peran Bunda Paud Kecamatan dan Desa dalam Paud Holistiknintegratif, Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Parawisata Kabupaten Asahan Taufik, S.Pd dengan materi Olaharaga Tradisional Anak Kabupaten Asahan, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Asahan Halim, SIP dengan materi Pembinaan Kesadaran Bela Negara.

Tampak hadir OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, TP. PKK Kabupaten Asahan, Ketua TP. PKK Kecamatan se-Kabupaten Asahan, Ketua TP. PKK Desa/Kelurahan dan tamu undangan lainnya. (SN)


Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt (Tengah) Memperlihatkan Surat Tanah Palsu saat Press Release di Mapolda Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Satgas Mafia Tanah Polda Kepri yang merupakan kerja sama Ditreskrimum Polda Kepri, Polres Bintan dan Kanwil BPN Provinsi Kepri berhasil mengungkap kasus Pemalsuan Surat Tanah yang berada di Jalan Lintas Barat KM 32, Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan Provinsi Kepri.

Sebanyak 19 orang ditetapkan menjadi tersangka. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt didampingi Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian, Kabid Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Provinsi Kepri Joko Pitoyo Cahyono dan Kasat Reskrim Polres Bintan Iptu M. D. Ardiyaniki, pada saat Konferensi Pers di Mapolda Kepri. Rabu (25/5/2022).

″Satgas Mafia Tanah Provinsi Kepri berhasil mengungkap dugaan tindak pidana Pemalsuan Surat Tanah seluas 48 Hektar," ujar Harry.

Dikatakannya, pengungkapan ini menindaklanjuti dari enam Laporan Polisi dengan waktu kejadian diantara tahun 2013 sampai dengan 2018. Adapun lokasi kejadiannya yakni di Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan Provinsi Kepri. 

Lanjutnya, tersangka yang di Sidik dalam kasus ini sebanyak 19 orang dengan peran masing-masing seperti Inisiator pembuat surat Palsu berinisial AK, SD dan MA. Kemudian, pembuat Surat palsu (Sporadik/SKPPT) berinisial KN, KM, MA, SP (Perempuan), RR, dan IH 

Berikutnya yang berperan sebagai Pengguna Surat Palsu berinisial MN, RM, JM, AD, MR, MN, IR, RS dan IK serta HE yang ikut membantu melakukan dalam mengetik dan mencetak Sporadik dan SKPPT serta sebagai juru ukur. 

Dijelaskannya, bahwa para pelaku ini melakukan kejahatannya dengan cara dimana para inisiator membuat surat Sporadik bersama-sama dengan aparat desa dengan menggunakan nama orang lain. 

Perbuatan yang mereka lakukan ini yaitu dengan mencari keuntungan dengan cara menjual Sporadik kepada perusahan yang ada di Bintan

"Atas Tindakan yang dilakukan oleh para pelaku ini diketahui bahwa pelaku mengambil keuntungan kurang lebih sebesar Rp. 500 juta,″ jelasnya.

Lanjutnya, sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 lembar Peta Plotingan Bidang Tanah 21 hektar, 1 lembar fotocopy Peta Plotingan Bidang Tanah 48 hektar, 1 buah Mesin Ketik, 25 Surat Pernyataan Penguasaan fisik bidang tanah atau Sporadik, 32 surat keterangan pengoperan penguasaan atas tanah (SKPPT), 1 Lembar Surat Gran bertuliskan Arab Melayu, 1 lembar surat Pernyataan kelompok Bekapur, bukti surat perjanjian jual beli ke 25 sporadik dan 32 SKPPT dan Kwitansi jual beli..

″Pasal yang diterapkan adalah pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHPidana dengan ancaman enam tahun penjara, kemudian pasal 55 ayat ke-1 KUHPidana, Pasal 385 ayat (1) KUHPidana diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun, dan Jo pasal 65 KUHPidana," tutur Harry.

Di tempat yang sama, Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian, mengatakan dari 19 orang yang ditetapkan menjadi tersangka sebagian telah dilakukan penangkapan dan dilakukan penahan dalam perkara yang lain.

"Dari 19 tersangka ini ada yang sudah ditahan dalam perkara lain," jelasnya. 

Senada, Kasat Reskrim Polres Bintan Iptu M. D. Ardiyaniki, menambahkan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Inisiator awal ada tiga orang dan setelah tiga orang ini merencanakannya.

Selanjutnya mereka bekerja sama dengan orang oknum perangkat desa yaitu ada mantan kepala desa, oknum RT dan RW untuk menerbitkan surat Sporadik dan SKPPT tersebut dengan menggunakan nama sembilan orang warga untuk kemudian dijualkan kepada pihak salah satu perusahaan. 

"Adapun total kerugian dari pihak perusahaan sebesar Rp 1,5 Miliar," beber Ardi.

Senada, Kabid Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Provinsi Kepri Joko Pitoyo Cahyono mengharapkan kepada masyarakat yang ingin membeli tanah agar mengetahui Informasi keabsahan tanah ke BPN. 

Pihaknya menyarankan supaya masyarakat memastikan dulu keabsahannya ke BPN, kemudian pastikan juga ke kantor Desa dan Kelurahan bahwasanya terhadap objek bidang tanah belum ada hak pihak lain.  

"Tanah tersebut tidak sedang menjadi objek perkara, tidak sedang menjadi objek sengketa, agar dipastikan betul bahwa bidang tanah yang ingin dibeli betul-betul lengkap atau clear and clean," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto Saat Audiensi dengan Tokoh Masyarakat Kampung Jabi, Nongsa, Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perangkat RT / RW Kampung Jabi Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa Kota Batam beserta dengan tokoh masyarakat curhat ke Ketua DPRD Batam, Nuryanto. 

Adapun curahan hati tersebut mengenai keresahan dan kegelisahan ratusan masyarakat Kampung Jabi yang terdampak akan adanya pembangunan dan pelebaran jalan diwilayah tersebut.

Pertemuan tersebut dilangsungkan di Ruang Kerja Ketua DPRD Batam, Rabu (25/5/2022). Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, Ketua RW IV Kampung Jabi, Suhaimi, Tokoh masyarakat Kampung Jabi diantaranya Abdul Kadir, Ernawati dan lainnya.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan adapun maksud dan tujuan dari kedatangan tokoh-tokoh masyarakat tersebut yakni terkait adanya rencana pembangunan dan pelebaran jalan di wilayah Kampung Jabi.

"Masyarakat Kampung Jabi datang kesini untuk menyampaikan keresahan dan kegelisahan terkait dengan adanya rencana pelebaran jalan diwilayahnya," ungkap Nuryanto usai kegiatan.

Dikatakannya, pada prinsipnya masyarakat disana tidak menolak akan adanya pembangunan justru mendukungnya. Meski demikian, dampak daripada pembangunan tersebut jangan pernah dikesampingkan. 

"Ada hak-hak dan kepentingan-kepentingan masyarakat disana. Saya pikir harus ada ruang komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dengan masyarakat," tegasnya.

Kemudian lanjut Nuryanto, terkait dengan Kampung Tua. Dia mengatakan, diwilayah Kampung Jabi, oleh pemerintah sudah ditentukan titik-titik Kampung Tua. Dimana, luas titik Kampung Tua diwilayah tersebut hingga kini belum ada kejelasannya.

Oleh karenanya, masyarakat disana meminta kepada DPRD Kota Batam supaya bisa difasilitasi kepada pihak-pihak terkait, supaya bisa mendapatkan penjelasan dimana lokasi pasti titik Kampung Tua diwilayah tersebut.

"Kampung Jabi itu dibelah oleh jalan. Disebelah kanan informasinya milik Bandara Hang Nadim Batam. Nah, solusi dari pemerintah seperti apa menyikapinya," imbuhnya seraya bertanya.

Masih menurut Politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Batam ini menambahkan, pihaknya sebagai representatif dari masyarakat kota Batam akan menindaklanjutinya dengan cara secepatnya akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait.

"Insya Allah, kalau tidak ada halangan pada tanggal 6 Juni mendatang, kami akan melaksanakan RDP dengan pihak-pihak terkait," ucapnya.

Nuryanto mengatakan, masyarakat yang tinggal di Kampung Jabi itu merupakan orang lama Batam. Mereka juga menjadi bagian dari Kota Batam, dan tentunya mereka juga memiliki hak-hak yang sama seperti masyarakat Batam lainnya.

Maka dari itu, karena masyarakat Kampung Jabi juga menjadi bagian dari kota Batam, pihaknya mendorong pemerintah untuk bisa mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat disana.

"Pemerintah sebagai pelaksana daripada negara punya tugas untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran untuk masyarakat disana," harapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua RW 04 Kampung Jabi, Suhaimi mengatakan, warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi terhadap masyarakat yang terdampak. 

Selain itu, warga juga meminta DPRD Batam memfasilitasi atau melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan stakeholder terkait.

"Ada 400 lebih kepala keluarga yang terdampak dari pelebaran jalan ini, kiranya pemerintah memberikan solusi kepada masyarakat, ini maslah tempat tinggal, kebutuhan primer kami," ujar Suhaimi, saat audiensi di ruangan pimpinan DPRD Batam, Rabu (25/5/2022).

Senada, Abdul Kadir selaku tokoh masyarakat menyampaikan, pada dasarnya masyarakat kampung jabi mendukung semua program pembangunan yang ada di Kota Batam, akan tetapi pemerintah tidak gegebah sebelum melakukan kegiatan pembangunan, terutama pelebaran jalan yang berdampak terhadap masyarakat luas.

"Ini kan masalah tempat tinggal warga yang terdampak pelebaran jalan, selesaikan dulu dengan masyarakat, baru kegiatan pelebaran, kalau tidak warga mau tinggal di mana yang tergusur itu. Intinya, jangan ada kegiatan dulu sebelum dengan warga selsai," tutur Abdul Kadir mengakhiri.

Fay/Redaksi


Bupati Karimun Tinjau Peningkatan Pembangunan Ruas Jalan. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si meninjau empat pembangunan berupa peningkatan ruas jalan di Kecamatan Kundur, Minggu (22/5/2022).

Dalam peninjauan ini, Bupati didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Karimun, Camat Kundur beserta lurah dan kepala desa setempat.

Lokasi pertama yang ditinjau oleh Bupati adalah peningkatan ruas jalan menuju objek wisata Pantai Lubuk, Kecamatan Kundur.

Peningkatan ruas jalan sepanjang 2.65 kilometer ini menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 sebesar Rp5.8 miliar.

"Alhamdulillah ruas jalan menuju pantai Lubuk sudah kita tingkatkan dan juga sudah rampung, peningkatan ruas jalan ini tentu untuk memudahkan wisatawan dan mobilitas barang menuju objek wisata ini," papar Bupati.

Lokasi kedua Bupati meninjau peningkatan ruas jalan Parit Gantung Sei Sebesi, Kecamatan Kundur dengan panjang 1.65 kilometer dan menelan biaya Rp4,1 miliar dari anggaran DAK 2021.

Kemudian, lokasi ketiga Bupati Karimun meninjau peningkatan jalan Tanjung Sari dengan panjang 2.5 kilometer dan menelan biaya Rp6.5 miliar dari anggaran DAK 2021.

"Kedua ruas jalan ini kita tingkatkan untuk memudahkan mobilitas masyarakat membawa hasil taninya, alhamdulillah juga sudah selesai pengerjaannya," kata Bupati.

Lokasi terakhir, Bupati Karimun beserta rombongan meninjau peningkatan ruas jalan di Parit Pacitan, Kelurahan Sei Ungar, Kecamatan Kundur.

Peningkatan ruas jalan tersebut sepanjang 2 kilometer dan menelan biaya Rp4.8 miliar dari anggaran DAK 2022.

"Ruas jalan Parit Pacitan saat ini masih berlangsung pengerjaannya, insha allah jalan ini akan membuka akses dan kelancaran arus lalu lintas masyarakat serta untuk memudahkan membawa hasil pertanian ketika rampung nantinya," terang Bupati.

Bupati menyampaikan bahwasannya pemerintah daerah akan terus berupaya untuk melakukan pembangunan infrastruktur berupa jalan se-Kabupaten Karimun.

Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Karimun untuk mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah hinterland.

"Selain di Kundur, peningkatan ruas jalan juga ada di Kundur Barat, Kundur Utara, Belat dan Ungar. Pemerataan infrastruktur akan terus kita lakukan sesuai kemampuan keuangan daerah," pungkas Bupati.

Ahmad Yahya


Pedagang Pasar Puan Maimun Audensi ke Kediaman Bupati Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si melakukan audiensi dengan perwakilan pedagang lantai dua Pasar Puan Maimun di Rumah Dinas Bupati Karimun, Rabu (25/05/2022).

Dalam audiensi ini, Bupati Karimun didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas DPMPTSP dan Dirut Perumda Bumi Berazam Jaya.

Audiensi ini dilakukan karena pedagang lantai dua sebelumnya menolak untuk dipindahkan kebawah atau tepatnya di blok C yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah dengan biaya sebesar Rp 4,9 miliar dari APBD tahun 2021.

Pedagang menolak dipindahkan karena mengeluhkan ukuran meja atau lapak di blok C yang lebih kecil dari lantai dua.

Audiensi yang berlangsung hangat ini diawali dengan penyampaian dari perwakilan pedagang lantai dua Pasar Puan Maimun.

Hingga akhirnya audiensi antara pemerintah daerah dengan para pedagang lantai dua Pasar Puan Maimun menemui titik temu.

Bupati Karimun memastikan para pedagang lantai dua telah menyetujui untuk direlokasi atau dipindahkan ke blok C melalui audiensi tersebut.

Para pedagang menyetujui pemindahan ini setelah Bupati Karimun mengambil kebijakan untuk memberikan dua lapak sekaligus kepada tiap pedagang.

"Pedagang lantai dua yang akan dipindahkan kita berikan dua lapak sekaligus, kebijakan ini diambil untuk menyelesaikan permasalahan ukuran lapak yang sebelumnya dikeluhkan lebih kecil oleh pedagang," kata Bupati.

Kemudian, lanjutnya, bagi pedagang kios di lantai dua pemerintah daerah juga memutuskan untuk membangun sebuah kios yang di kerjasamakan dengan sistem BOT antara salah satu pedagang dengan pihak Perumda Bumi Berazam Jaya .

Lalu, pedagang pasar sore dan pasar buah yang berada di luar Pasar Puan Maimun yang semula juga akan direlokasi ke Blok C ditunda sementara waktu.

"Pedagang pasar sore dan buah kita tetap ijinkan dulu berjualan di luar pasar, tahun depan akan kita bangun blok baru bagi mereka sesuai kemampuan keuangan daerah," terang Bupati.

Bupati kemudian menginstruksikan Perumda Bumi Berazam Jaya selaku pengelola pasar untuk segera melakukan pemindahan dan pengambilan nomor undian lapak pedagang.

Bupati menargetkan para pedagang sudah mulai berjualan di blok C Pasar Puan Maimun pada pertengahan Juni 2022.

Anton salah seorang perwakilan pedagang lantai dua Pasar Puan Maimun menyampaikan terima kasih atas kebijakan Bupati Karimun.

Seluruh pedagang lantai dua memastikan menyetujui untuk dipindahkan ke blok C Pasar Puan Maimun.

"Kami mengucapkan terima kasih dan sangat puas atas hasil pertemuan dengan bapak Bupati Karimun hari ini karena memang penyelesaian ukuran lapak pedagang ini sudah lama kami nantikan," pungkas Anton.

Ahmad Yahya


Wakil Bupati Asahan Berikan Arahan dan Bimbingan Kepada Calon Jamaah Haji.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si Tepung Tawari dan Upah Upah 154 Jemaah Calon Haji Kabupaten Asahan yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Rabu (25/05/2022).

Upah-upah dan tepung tawar tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Hj. Titiek Sugiharti Surya, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Yusnila Indriati Taufik, Sekdakab Asahan Drs. John Hardi Nasution, M.Si, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua DW Persatuan Derlina John Hardi, Para OPD serta Jemaah Calon Haji.

Bupati Asahan dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si mengatakan sudah sepatutnya Jamaah Calon Calon Haji yang akan berangkat tahun ini, mengucap syukur sebesar-besarnya karena masih diberi kesempatan dan kesehatan oleh Allah SWT selama masa penungguan giliran.

“Sebanyak 156 Jamaah Calon haji akan berangkat dan kami harapkan sebanyak itu pula yang akan kembali pulang ke Kabupaten Asahan. Rasa syukur patut kita panjatkan kepada Allah SWT, kesempatan menunaikan ibadah haji, karena mungkin beberapa di antara kita ada yang sudah lama menunggu, karena kita tahu lama waktu tunggu untuk Kabupaten Asahan,” katanya.

Lebih lanjut wakil Bupati mengatakan kegiatan manasik haji yang telah dilaksanakan memiliki arti penting dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para Jemaah Calon Haji dalam pelaksanaan Ibadah Haji nantinya.

“Pada kesempatan penutupan Manasik dan Tepung Tawar yang dilaksanakan hari ini, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara dan pembimbing manasik, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan sukses, mudah-mudahan seluruh jemaah Calon Haji Kabupaten Asahan yang akan berangkat tahun ini dapat melaksanakan Ibadah Haji dengan baik,” ucap Wakil Bupati.

Saya berpesan, lanjut Wakil Bupati agar Bapak dan Ibu Jemaah Calon Haji tetap menjaga semangat dan stamina, mengingat jadwal keberangkatan yang sudah semakin dekat, sebab Ibadah Haji adalah Ibadah yang lebih banyak mengandalkan kesehatan dan kekuatan fisik.

Sementara itu secara terpisah Kepala Bagian Kesra menjelaskan dari 157 Jemaah Calon Haji yang terdaftar, sebanyak 1 orang mengundurkan diri. (SN)



Penyerahan SK P3K oleh Bupati Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Natuna menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Guru Tahap 2 Formasi 2021. Penyerahan SK P3K di ikuti oleh 60 peserta ini diserahkan langsung oleh Bupati Natuna Wan Siswandi didampingi Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, bertempat di Gedung Wanita, Ranai, Rabu (25/05/2022).

Berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB) nomor 527 tahun 2021 tentang penetapan kebutuhan pegawai Aparatur Sipil Negara dilingkungan pemerintah Kabupaten Natuna tahun 2021 didapatkan Alokasi Formasi sebanyak 306 Tenaga P3K Guru.

 Bupati Natuna Wan Siswadi dalam kata sambutan mengucapkan selamat kepada seluruh tenaga P3K yang lulus pada seleksi tahap 2 ini. 
 
"Semoga dengan lulusnya P3K guru menjadi solusi bagi pemerintah daerah untuk memenuhi sumberdaya guru dilingkungan kabupaten Natuna," ungkap Bupati Natuna. 

"Dalam setiap pelantikan saya selalu sampaikan secara berulang, bahwa Posisi yang teman-teman pilih saat ini termasuk tempat tugas juga telah diketahui sebelum mengikuti seleksi. Sehingga jabatan tersebut perlu di pertanggungjawabkan," tambahnya. 

Lanjut Bupati, sebetulnya fungsi dan tugas usai penyerahan SK ini tidak begitu banyak perubahan seperti sebelumnya sebagai PTT sekarang menjadi P3K, namun tetap dalam pelaksanaan hampir sama dengan ASN.

"Tentunya secara profesi tidak banyak perubahan karena dulunya adalah PTT, mungkin ada beberapa aturan perlu pahami dan taati menyesuaikan statusnya yang sudah menjadi P3K," ujarnya. 

Ia juga menekankan kepada BKPSDM apabila ada aturan yang diinfokan dari pusat terkait akan di hapuskan pegawai honor di tahun 2023, maka formasi P3K ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh tenaga honor.

“Kita juga minta kepada BKPSDM agar dapat mempelajari peluang P3K ini sehingga bisa dimaksimalkan dengan adanya wacana pemerintah pusat untuk menghapus tenaga honor di lingkungan pemerintah. Sehingga seleksi P3K harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar tenaga honor tidak kehilangan pekerjaan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Natuna, M. Alim Sanjaya menuturkan, bahwa kegiatan penyerahan SK P3K Guru ini merupakan tahap ke 2 Formasi Tahun 2021. Sedangkan tahap pertama sudah dilaksanakan sebelumnya dan lulus sebanyak 122 orang.

“Jadi pada tahap kedua ini dari jumlah seleksi P3K Guru diikuti sebanyak 292 peserta dan yang lulus dan telah ditetapkan nomor induk P3K sebanyak 62 orang,” ujarnya.

Tambah Sanjaya, kedepannya pemerintah daerah akan segera mengagendakan seleksi P3K guru agar kuota yang telah ditetapkan bisa terisikan oleh para PTT dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

“Untuk tahap ketiga, rencananya kita akan koordinasi kepada pimpinan kapan pelaksanaanya,” pungkasnya. 

(IK)


Latihan Prajurit TNI Bawa Senjata. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM
: Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo I. memimpin Prajurit Lanal Ranai melaksanakan kegiatan pembinaan fisik prajurit melalui jalan jauh dengan membawa senjata. dalam rangka menjaga kebugaran fisik dimasa tatanan kehidupan yang baru atau The New Normal,
Rabu (25/05/2022).

Kegiatan pembinaan fisik melalui jalan jauh dengan membawa senjata, dilaksanakan oleh Komandan Lanal Ranai bersama dengan prajurit Lanal Ranai menempuh jarak sejauh 7 km. Sebelum melaksanakan jalan jauh seluruh prajurit Lanal Ranai terlebih dahulu melakukan stretching untuk menjaga kelenturan dan kekuatan otot tubuh untuk mencegah cedera. 

Kemudian pelaksanaan pembinaan fisik melalui jalan jauh  dengan membawa senjata yang dimulai dari Penjagaan Mako Lanal Ranai dan finish di Posal Penagi.

Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik prajurit dan mengontrol kemampuan fisik prajurit agar selalu fit dan sehat dalam menjalankan aktivitas kedinasan, sehingga dalam menjalankan tugas pokoknya bisa berjalan dengan lancar dan optimal serta menjalin rasa kebersamaan dan kekompakan antara atasan dan bawahan.

Dalam kesempatannya, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Arif Prestyo I. mengatakan, kegiatan pembinaan fisik melalui jalan jauh dengan membawa senjata ini untuk menjaga kebugaran fisik, Pembinaan fisik jasmani dan rileksasi.
 
Lebih lanjut, Danlanal Ranai mengatakan, Pembinaan fisik ini dilaksanakan berdasarkan program kegiatan bidang perawatan personel pembinaan jasmani dalam Tri Wulan II Tahun 2022.

"Saya berharap dengan terlaksananya program pembinaan fisik berupa jalan jauh dengan membawa senjata tersebut seluruh prajurit Lanal Ranai dapat memiliki berat badan ideal dan sehat jasmani agar dapat melaksanakan tugas pokok sesuai kebidangannya secara maksimal," ungkapnya. 

(IK)


Bupati Asahan sampaikan pidato sambutan pada acara kunjungan TP. PKK Provsu di Kabupaten Asahan

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Asahan H. Surya, B.Sc sambut kunjungan TP. PKK Provinsi Sumatera Utara (Provsu) dalam rangka Supervisi Desa dan Kelurahan pelaksanaan Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (24/05/2022).

Kunjungan ini dihadiri oleh Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara Ibu Sri Ayu Mihari Musa Rajeksah, Sekretaris I, Penanggung Jawab Pokja PKK dari Pokja 1 hingga Pokja 4, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Utara, Juga Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan, H. Surya, B.Sc mengatakan kehadiran Tim Supervisi ke Kabupaten Asahan dapat memotivasi dan meningkatkan semangat untuk membangun desa demi keberhasilan mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Asahan yaitu, Masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Bupati juga berharap kepada TP. PKK disetiap tingkatan dapat mengembangkan peran dan fungsi kelompok PKK Dusun dan Kelompok Dasawisma, karena dikelompok inilah sesungguhnya terletak keberhasilan gerakan PKK, sebab mereka berada didepan yang berhadapan langsung dengan keluarga-keluarga yang menjadi sasaran binaan.

Lebih lanjut Bupati Asahan menyampaikan bahwa dalam rangka percepatan pembangunan Perdesaan dan Kelurahan serta penguatan Pemerintah Desa, baik dalam bidang infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat, pembangunan sosial kemasyarakatan dan untuk pembinaan dan pembentukan lembaga PKK Desa, PKK Dusun dan Lingkungan serta kelompok Dasawisma, maupun dalam peningkatan Iman dan Taqwa, Pemerintah Kabupaten Asahan setiap tahunnya telah memberikan Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), bagi hasil pajak untuk 177 desa, kemudian keuangan Kelurahan untuk 27 kelurahan.

Sementara Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara Ny. Sri Ayu Mihari Musa Rajeksah menyampaikan kegiatan supervisi yang dilakukan ini meliputi bidang kelembagaan, bidang administrasi, dan bidang kelompok kerja yang mengelola 10 program pokok PKK dan berbagai perubahan program kerja yang menyesuaikan dengan kondisi yang berkembang, serta terkait berbagai jenis lomba dalam rangka Kesatuan Hari Gerak PKK.

Ny. Sri juga menghimbau agar sistem koordinasi dan konsultasi harus tetap terlaksana dengan baik dan berlanjut agar anggaran dan program kerja PKK dapat berlanjut dan berjalan dengan baik, yang bertujuan untuk menciptakan jaringan kemitraan yang luas kepada mitra PKK yang bersifat tidak mengikat.

Pada kegiatan ini Ketua TP. PKK Desa yang mengikuti lomba menyerahkan buku ekspos kepada Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara yang disaksikan oleh Bupati Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, OPD, Camat, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus dan Ketua TP. PKK Kecamatan. (SN)


Wakil Bupati Asahan Foto Bersama Bupati Tapanuli Tengah dan Penjabat Walikota Tebing Tinggi.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, .MSi hadiri pelantikan Penjabat Bupati Tapanuli Tengah Yetti Sembiring, S.STP, M.M yang sebelumnya menjabat sebagai Sekdakab Tapanuli Tengah dan Penjabat Walikota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi, S.Sos, M.T.P yang sebelumnya menjabat Sekdakot Tebing Tinggi oleh Gubernur Sumatera Utara, bertempat di Aula T. Rizal Nurdin Medan, Selasa (24/05/2022).

Pelantikan tersebut digelar sesuai dengan Surat Gubsu Nomor: 131/5299/2022 berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131/2686/SJ tertanggal 20 Mei 2022. Pelantikan tersebut juga dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Anggota DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani, dan Ketua TP. PKK Sumut, Nawal Lubis.

Hadir juga unsur Forkopimda Tapteng dan Tebing Tinggi, Kabiro Pemerintahan dan Otda Setdaprov Sumut, Zubaidi, Kabiro Administrasi Pimpinan, Basarin Yunus Tanjung, Wali Kota Tebing Tinggi 2017-2022, Umar Zunaidi Hasibuan, dan sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut lainnya.

Sebagaimana diketahui masa jabatan Wali Kota Tebing Tinggi, Umar Zainudin Hasibuan dan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi, Oki Doni Siregar, serta Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, dan Wakil Bupati Tapteng, Darwin Sitompul, berakhir pada 22 Mei 2022.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyampaikan pesan kepada Penjabat yang baru dilantik, agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mampu menjaga netralitas sebagai pejabat negara dalam pilkada 2024 nantinya.

Sementara itu Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, usai mengikuti acara pelantikan menyampaikan ucapan selamat kepada Penjabat Bupati Tapanuli Tengah dan Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi. (SN)


Penangkapan Pelaku Skiming Bank Riau. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT Bank Riau Kepri sangat mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada Polda Kepri khususnya Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) yang bergerak cepat dalam menangkap pelaku skimming ATM Bank Riau Kepri. 

Dikabarkan 3 orang yang merupakan Warga Negara asing (WNA) diamankan tim Polda Kepri di Bali saat hendak menyeberang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari mengatakan bahwa Bank Riau Kepri menyampaikan laporan resmi pada Rabu (11/5/2022) lalu kepada Polda Kepri yang kemudian langsung bergerak cepat mengusut kasus yang sudah merugikan nasabah dan juga Bank Riau Kepri sendiri.

“Alhamdulillah, pelaku kejahatan skimming di kota Batam sudah ditangkap oleh Polda Kepri dalam waktu yang sangat cepat menindaklanjuti hingga para pelaku bisa ditangkap. Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Polda Kepri untuk mengungkap kasus kejahatan Skimming yang sudah merugikan nasabah serta Bank Riau Kepri,” kata Andi Buchari, Senin (23/05/2022). 

Untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus skimming ini, kata Andi, pihak Bank Riau Kepri siap mensupport Polda Kepri. Sebab pihak Bank juga sebelumnya sudah dan akan terus melakukan investigasi maupun berbagai upaya lainnya terkait skimming ini.

“Setiap aduan akan diidentifikasi, diinvestigasi dan diverifikasi. Sekarang masih ada yang dalam tahap verifikasi, nanti jika semua semua aduan nasabah diverifikasi, baru akan ketahuan angka pasti terkait jumlah dan nilai,” sebut Andi lagi. 

PT Bank Riau Kepri terus berupaya memerangi kejahatan skimming dengan mengembangkan sistem dan berbagai fitur keamanan serta terus berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk menangkap sindikat kejahatan perbankan yang merugikan nasabah maupun lembaga perbankan nasional. Kejahatan skimming ini tak hanya merugikan nasabah, tapi juga merugikan pihak bank.

PT Bank Riau Kepri terus melakukan respon dan investigasi cepat terhadap pengaduan nasabah yang menjadi korban kejahatan perbankan, salah satunya adalah skimming. BRK menjamin keamanan simpanan seluruh nasabah.

Nasabah, tutur Andi, diharapkan selalu berhati-hati dalam melakakukan transaksi, antara lain dengan tetap menutup dengan tangan yang satu lagi saat menekan tombol-tombol angka yang digunakan untuk menekan PIN di mesin ATM.

"Kami mohon kepada semua nasabah untuk melakukan transaksi secara aman, seperti selalu merahasiakan PIN dan tidak men-share PIN kepada siapapun, menyimpan kartu ATM dengan baik, waspada dengan lingkungan sekitar saat bertransaksi, serta tetap menggunakan kedua tangan saat di mesin ATM. Satu tangan menekan tombol-tombol angka PIN, sedangkan satu lagi menutupi angka yang ditekan tersebut," pintanya. 

Sebelumnya, terdapat 3 lokasi yang dipasang alat skimming oleh komplotan kejahatan perbankan tersebut di Batam, Kepri. Komplotan ini terekam kamera CCTV saat memasang alat di mesin ATM BRK.

Fay/Redaksi


Konfrence Pers Polda Kepri Pelaku Skimming Nasabah Bank Riau Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Jajaran Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, memburu satu Warga Negara Asing (WNA) berinisial A, yang merupakan komplotan para pelaku skimming nasabah Bank Riau Kepri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Teguh Widodo menuturkan pelaku berinisial A ini, merupakan pelaku yang bertanggungjawab menyalin data dari nasabah yang baru melakukan transaksi di mesin ATM Bank Riau Kepri yang telah di pasang perangkap chip elektronik.

"Si A ini adalah pelaku yang berkutat dengan penyalinan data dari kartu ATM milik para nasabah Bank Riau Kepri," terangnya saat ditemui di Mapolda Kepri, Selasa (24/5/2022).

Teguh menuturkan, tiga pelaku berinisial VT WN Bulgaria, serta JP dan CC WN Indonesia yang kini telah diamankan, hanya berperan sebagai pemasang perangkap chip elektronik di mesin ATM yang telah di targetkan.

Tidak hanya memasang perangkat di bagian slot kartu ATM, ketiga pelaku ini juga memasang alat khusus di bagian tombol angka pada beberapa mesin ATM Bank Riau Kepri.

Setelah berhasil melakukan scanning kartu ATM milik korban, data tersebut langsung diolah oleh pelaku A, dengan menggunakan aplikasi khusus.

"Data nasabah hingga nomor pin kartu ATM yang telah di dapat oleh pelaku A. Kemudian dikirim kembali ke tiga pelaku yang telah menunggu di Batam," lanjutnya.

Data yang telah dikirimkan oleh pelaku A, kemudian di duplikasi ulang ke kartu elektronik khusus dengan menggunakan alat Electronic Data Capture (EDC).

Penyalinan data yang telah diolah oleh pelaku A, dengan menggunakan mesin EDC kemudian memudahkan ketiga pelaku lain untuk melakukan penarikan pada sejumlah rekening milik nasabah Bank Riau Kepri.

"Total terdata ada 50 data kartu ATM milih nasabah Bank Riau Kepri yang berhasil di salin oleh komplotan ini. Apabila di jumlah secara total, para pelaku ini berhasil menarik uang tunai hingga Rp800 juta," paparnya.

Penarikan uang tunai ini, dilakukan oleh para pelaku langsung di beberapa ATM Bank Riau Kepri, dan juga di mesin ATM Bersama.

Penggunaan uang yang berhasil ditarik oleh para pelaku ini, di peruntukan untuk kepentingan pribadi dan sebagian digunakan untuk bersenang-senang.

"Uang yang tersisa saat ini sebesar Rp251 juta. Karena sebagian besar sudah mereka gunakan untuk bersenang-senang, dan membayar beberapa tagihan pribadi," ungkap Teguh

Kini atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan pasal 48 ayat 2 junto pasal 30 ayat 2 dan atau pasal 31 ayat 2 junto pasal 36 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Fay/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.