Foto Bersama BNPT. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Untuk meningkatkan daya tangkal masyarakat terhadap ancaman penyebaran ideologi radikal terorisme, pejabat Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menggelar audiensi dengan Pemprov Kepri, Korem, dan Kabinda Kepri.

Audiensi Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Moch. Chairil Anwar ini diawali dengan bersilaturahmi ke Kesbangpol Pemprov Kepri pada Rabu (17/3/2021) pagi. Rombongan Subdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT juga didampingi pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kepri.

Rombongan Chairil Anwar disambut oleh Kabid Ketahanan Ekonomi Kesbangprov Kepri Risna Sasmita dan Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Ria Wina.

Risna Sasmita yang memimpin pertemuan dengan pejabat BNPT menyampaikan permohonan maaf Kepala Badan Kesbang Provinsi Kepri Lamidi tidak bisa hadir karena saat bersamaan sedang berada di Karimun mendampingi Gubernur Kepri menghadiri Musrenbang.

Risna Sasmita juga mengapresiasi peran BNPT dan FKPT yang terus mengedukasi masyarakat dengan berbagai programnya yang dijalankan oleh FKPT Kepri secara berkala.
Risna Sasmita juga berharap kepada pejabat BNPT agar kepengurusan FKPT tidak hanya sampai tingkat provinsi tapi juga dibentuk hingga kabupaten dan kota agar edukasi tentang pencegahan terorisme dan radikalisme bisa lebih masif.

Chairil Anwar selaku pejabat BNPT menyebutkan kunjungannya bersama tim ke Kepri sebagai upaya mempererat koordinasi dengan instansi pemerintahan termasuk dengan TNI dan Polri.

"Saat ini sudah ada 32 FKPT di tingkat provinsi di Indonesia. Yang belum terbentuk di Papua dan Papua Barat. FKPT merupakan perpanjangan tangan BNPT dalam menjalankan program edukasi kepada masyarakat dan ini dilakukan berkesinambungan," sebut Chairil Anwar.

Menurutnya, teroris bisa terjadi kapan saja bahkan, di Kepri ada pejabat yang bekerja di BUMN dengan posisi direktur terpapar terorisme hingga berangkat ke Suria. "Saat ini dia dan keluarganya sudah dalam pembinaan BNPT," ucap Chairil Anwar.

Chairil Anwar menyebutkan seluruh pengurus FKPT merupakan orang-orang pilihan yang sudah dibekali pengetahuan dan pelatihan tentang mengedukasi masyarakat agar tidak terpapar dengan terorisme dan radikalisme.

"Pengurus FKPT dari ketua hingga ke para kepala bidangnya, mampu memberikan materi khususnya untuk anak-anak sekolah dan mahasiswa. Serta bisa memberikan pembekalan kepada pelajar dan mahasiswa untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat dan meningkatkan kreativitas pelajar dan mahasiswa," sebutnya.

Selain itu, sambungnya FKPT memiliki bertugas untuk menggugah kesadaran masyarakat melawan ancaman terorisme di daerah secara berkelanjutan, terukur dan sesuai dengan kearifan lokal.

"Keterlibatan FKPT dalam mencegah paham radikal terorisme di daerah sangatlah penting. FKPT memiliki tugas juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya penyebaran ideologi radikalisme dan terorisme. Tugas ini tidaklah hanya menjadi tanggungjawab BNPT sendiri namun harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat," ungkap Chairil.

Chairil Anwar juga mengapresiasi lembaga-lembaga pemerintah dan swasta yang melibatkan FKPT sebagai narasumber dalam mengedukasi masyarakat khususnya untuk terus menguatkan masyarakat dalam menghadapi ancaman radikalisme dan terorisme.

Ketua FKPT Kepri Dr Fauzi menyebut, saat ini sudah ada beberapa kampus dan sekolah yang memahami pentingnya edukasi pencegahan teroris dan radikalisme.

"Hal ini terlihat dari beberapa kampus dan sekolah mengundang FKPT sebagai narasumber seminar dan pertemuan-pertemuan untuk memberikan materi seputar radikalisme dan terorisme dan cara-cara mengatasinya," sebut Fauzi. 

Audiensi dengan Kesbangpol dan Korem serta itu dihadiri sejumlah pengurus FKPT Kepri seperti Sekretaris FKPT Apri Kabid Pemuda Eko Sumbarjadi, Kabid Agama Candra serta Kabid Media, Hukum dan Humas Zakmi serta beberapa pengurus FKPT lain. ***


Musyawarah Pembentukan Tim Posko Desa dan Pokja pendataan covid-19

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Brigadir Zamri menghadiri kegiatan musyawarah Pembentukan Tim Posko Desa dan Pokja pendataan covid -19 di Ruang Rapat Gedung Satu atap BPD Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna, Kamis (18/3/2021).

berdasarkan dari hasil Musyawarah Pembentukan Tim Posko Desa dan Pokja pendataan covid 19 di Desa Sepempang Dalam Pembentukan Tim sebagai berikut, Penanggung jawab Ketua: 

Kepala Desa Sepempang, Muhammad Delan
Wakil: Ketua  BPD (Muhammad Salihin), Tim Pencegahan: aparatur, Dusun dan lembaga masyarakat Desa Sepempang, Tim penanganan: RT, RW, Dokter dan Tim Kesehatan, Tim pembinaan: RT, RW, Linmas, dan tokoh Masyarakat, Tim Pendukung 
Sekretaris Desa dan perangkat Desa Sepempang.
 
Dalam kegiatan tersebut, Brigadir Zamri 
menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar Hutan dan Lahan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Saya juga menghimbau kepada masyarakat  untuk selalu menjaga lingkungan sekitar rumah dengan tidak membakar sampah sembarangan yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran," ungkapnya. 

Ia juga beharap kepada masyarakat untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam hal menangani pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. 

"Dan saya juga berharap kepada masyarakat jika melihat adanya kebakaran segera melaporkan kepada kantor Kepolisian terdekat," paparnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Sepempang, Muhammad Delan, Ketua BPD Desa Sepempang, M.Salihin, Pendamping Kabupaten, Wahyudi, Tokoh masyarakat,  ketua Rt, Rw, Kader Kesehatan Desa Sepempang,Dusun dan Linmas.


(IK)


Foto Bersama Bhabinkamtibmas  Polsek Bunguran Timur. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 25 Sekolah Dasar di 4 Kecamatan, Kecamatan Bunguran Timur, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kecamatan Bunguran Tengah dan Kecamatan Bunguran Selatan mengikuti Perlombaan Da'i Cilik Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur. 

Kegiatan dengan Tema "Menuju Polri Presisi pererat kemajemukan Bangsa Dalam Taqwa Sambut Ramadhan," ini, yang berlangsung di Gedung Sri Srindit di buka langsung oleh, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, Rabu (17/3/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah, Ketua MUI Natuna, Mustafa Sos, Camat Bunguran Timur, Camat Bunguran Tengah dan Camat  Bunguran Timur Laut.

Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal M.Si dalam kata sambutan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya khususnya bagi para personil bhabinkamtibmas yang telah menuangkan bhakti dalam fungsinya, menjagi bagian yang tidak terpisahkan dalam tatanan sosial masyarakat, namun menjadi urat nadi terjaganya kamtibmas dalam tatanan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Selanjutnya, saya juga merasa bahwa kegiatan ini memiliki makna penting, diantaranya sebagai media persuasif, jembatan komunikasi dan kebersamaan melalui wadah pembinaan, motivasi dan prestasi," ujarnya. 

Sementara itu, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si dalam kesempatan ini mengatakan bahwa pada hari ini Polres Natuna melalui Bhabinkamtibmas mewujudkan implementasi kemitraan yang berkesinambungan dengan dilaksanakannya lomba dakwah atau da’i cilik yang diikuti oleh 25 sekolah dasar di 4 kecamatan yakni Kecamatan Bunguran Timur Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kecamatan Bunguran Tengah dan Kecamatan Bunguran Selatan.

"dan ini merupakan program bapak Kapolri, agar insan Polri senantiasa menjadi pribadi yang humanis di tengah masyarakat, harus mampu menjadi role model atau contoh yang baik dan bisa menjadi teladan serta semangat untuk masyarakat," ungkapnya. 

"Harapan kami dengan terlaksananya kegiatan ini, untuk dapat terus dekat dan bersama dengan masyarakat, membangun kemitraan dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman di Kabupaten Natuna yang tercinta ini," tambahnya. 

Tentunya kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik karena adanya dukungan dari Pemerintah Daerah, jajaran TNI dan seluruh lapisan masyarakat di kabupaten Natuna yang tangguh dan berakhlak sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam kesempatakn ini Ia juga memberikan santunan kepada anak Yatim.

Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Adapun Da'i Cilik perwakilan dari berbagai sekolah sebanyak 10 Orang dan akan dilanjutkan kembali pada Hari Kamis, 18 Maret 2021 Pada Pukul 08.00 Wib.

(IK)


Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Provinsi Kepulauan Riau menjadi destinasi yang menjanjikan, berada peringkat 7, sebagai destinasi investasi industri teknologi digital di Indonesia. yang menjadi daerah dengan ekosistem digital paling menjanjikan di Indonesia. Kenyataan ini merupakan hasil studi yang dilakukan oleh perusahaan modal ventura asal Indonesia, East Ventures. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi  Kepulauan Riau, Zulhendri, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Iskandar Zulkarnaen Nasution, Selasa (16/3).

Iskandar mengutip Hasil studi East Ventures Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2021 yang menunjukkan  Provinsi Kepri, mencatatkan peningkatan skor secara signifikan, bahkan menembus dominasi provinsi-provinsi dari Jawa.  Kepulauan Riau naik ke peringkat ketujuh dengan peningkatan skor dari 35,9 menjadi 43,0 pada tahun ini. Di Provinsi Kepri ditemukan semakin banyak penduduk yang bergantung pada internet dalam pekerjaan atau menjalankan usahanya. 

"Peringkat ini tepat di bawah Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai pusat talenta teknologi di Tanah Air," ujar Iskandar Zulkarnaen.

Kajian ini menyimpulkan adanya pengaruh dari  faktor kedekatan Kepulauan Riau  dengan Singapura, menjadikan Provinsi Kepulauan Riau ini sebagai tujuan investasi digital. Ada pula beberapa kerja sama antara Indonesia dan Singapura dalam bentuk proyek seperti Nongsa Digital Park. Dan juga suksesnya pembangunan jaringan fiber optik, Palapa Ring Barat, yang berhasil membuat banyak desa dan pulau telah mendapat jaringan 3G dan 4G.

“[Indeks menunjukkan] daya saing digital antarprovinsi di Indonesia cenderung didominasi oleh provinsi di pulau Jawa diikuti oleh Sumatera dan Kalimantan. Provinsi di bagian timur negara cenderung mendapat skor terendah,” tambah Iskandar seraya mengutip laporan itu. Laporan itu juga menyebut bahwa pertumbuhan ini konsisten sepanjang 2020 dan 2021.

Dalam laporan tersebut, posisi tiga teratas masih didominasi oleh DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur –posisi yang tetap konsisten sejak laporan edisi sebelumnya pada tahun 2020.

East Ventures menjelaskan ada enam faktor yang mereka pertimbangkan dalam menentukan daya saing digital suatu provinsi: Sumber daya manusia, penggunaan TIK, belanja TIK, kewirausahaan dan produktivitas, tenaga kerja, infrastruktur, pendanaan, peraturan, dan kapasitas pemerintah.

 "Kepulauan Riau mendapat nilai tertinggi terutama dalam faktor sumber daya manusia serta kewirausahaan dan produktivitas," terang Iskandar dengan masih membaca hasil Laporan tersebut.

Gambaran besar menurut laporan tersebut menyatakan bahwa indeks daya saing digital Indonesia meningkat dari 27,9 pada tahun 2020 menjadi 32 pada 2021. Hal ini menunjukkan distribusi peluang yang lebih merata di provinsi-provinsi.

Sumber: Diskominfo Kepri



Foto: Istimewa

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Satuan Tugas Penanganan COVID-19  Provinsi Kepulauan Riau mencatat  sebanyak 16035 orang atau 90,7 persen Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan telah menjalani vaksinasi dosis pertama.

Dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Selasa (16/03), mengatakan, SDM kesehatan di wilayah tersebut yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama tersebar di Tanjungpinang sebanyak 2595 orang, Batam 7418 orang, Bintan 1395 orang, Karimun 1739 orang, Anambas 780 orang, Natuna 1096 orang, dan Lingga 1012 orang.

Sementara SDM kesehatan di Kepri yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 14345 orang atau 89,5 persen, yang terdiri dari Tanjungpinang sebanyak 2509 orang, Batam 6185 orang, Bintan 1312 orang, Karimun 1647 orang, Anambas 744 orang, Natuna 998 orang, dan Lingga sebanyak 950 orang.

"Mudah-mudahan program ini berjalan lancar dan mendapat dukungan seluruh pihak untuk mencegah penularan COVID-19," ucapnya, yang juga Sekda Kepri.

Arif menjelaskan jumlah orang lanjut usia di Tanjungpinang yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 2587 orang, sementara di Batam 23 orang. Orang lanjut usia di Karimun, Lingga, Natuna, Kepulauan Anambas dan Bintan belum disuntik vaksin.

Jumlah petugas publik yang sudah disuntik vaksin dosis pertama 10751 orang atau 97,3 persen, terdiri dari Tanjungpinang 2653 orang, Batam 5208 orang, Bintan 868 orang, Karimun 1121 orang,  Anambas 161 orang, Natuna 248 orang, dan Lingga sebanyak 492 orang.

Sementara petugas publik di Tanjungpinang yang sudah menjalani vaksin dosis kedua sebanyak 320 orang, dan Batam 11 orang.

Redaksi






Gubernur Kepri Ansar Ahmad Saat Zoom Meeting Melalui Video Confrence. (Foto: Istimewa)

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Upaya percepatan peningkatan kesetaraan gender dan peranan perempuan dalam pembangunan di Kepulauan Riau bukan persoalan yang mudah. Posisi geografis Kepulauan Riau yang terdiri dari 2048 pulau merupakan sebuah tantangan tersendiri dalam upaya percepatan peningkatan kesetaraan gender. 

Demikian disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE MM kepada Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ir Agustina Erni MSc, dalam zoom meeting melalui video confernce tentang Verifikasi Dalam Rangka Pemberian Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 di Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten/Kota, Selasa (16/3).

Namun demikian, kata Gubernur, meski tantangan cukup berat angka indikator makro penyetaraan gender di Kepulauan Riau masih sangat tinggi. "Terutama IPG (index pembangunan gender) kita cukup tinggi dan lebih tinggi dibandingkan IPG nasional. IPG Kepri tahun 2020 tercatat 93,10 persen dan lebih tinggi dari IPG nasional yang hanya 91,07 persen," kata Ansar Ahmad, dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri.

Gubernur juga melaporkan beberapa indikator lainnya yang sudah tercapai seperti diantaranya, angka harapan hidup, angka melek huruf, angka sumbangan pendapatan perempuan dan laki-laki maupun beberapa pengukuran lainnya, menunjukkan hal yang positif. "Kita akan perkuat dengan dukungan anggaran yang cukup agar persoalan kesetaraan gender di Kepulauan Riau terus mengalami peningkatan untuk tahun-tahun yang akan datang," jelasnya.

Gubernur Ansar Ahmad berharap ke depan posisi ataupun peran perempuan dalam berbagai lini pembangunan harus terus naik. Kaum perempuan harus memiliki peran strategis dalam berkontribusi suksesnya program pembangunan.

Diungkapkan Gubernur, manusia sebagai tujuan akhir dari pembangunan bukan hanya alat dari pembangunan seperti bagaimana mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan dan pendidikan. "IPM dibentuk tiga dimensi dasar seperti umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge) dan standar hidup layak  (decent standard of living)," jelasnya.

Sedangkan IDG ujarnya, menunjukkan apakah perempuan dapat secara aktif berperan serta dalam kehidupan ekonomi dan politik. IDG menitikberatkan pada partisipasi, dengan cara mengukur ketimpangan gender di bidang partisipasi politik, pengambilan keputusan (sosial) dan aksesibilitas terhadap sumber daya ekonomi.

Gubernur menjelaskan IDG terdiri tiga dimensi yakni keterwakilan di parlemen dengan indikator persentase anggota parlemen laki-laki dan perempuan, pengambilan keputusan dengan indikator persentase pejabat tinggi, manajer, pekerja profesional dan teknisi,  distribusi pendapatan dengan indokator persentase upah buruh non pertanian disesuaikan antara laki-laki dan perempuan.

"Capaian IDG Kepulauan Riau tahun 2020 sebesar 61,58 persen. Memang angka ini masih di bawah nasional. Namun kita tetap akan berupaya agar IDG bisa terus naik melalui dukungan pemerintah provinsi dengan berbagai program," pungkasnya.

Dalam video conference tersebut Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dra. Hj. Misni, Kepala Kesbang Pol Ir. H. Lamidi, Ketua PKK Kepri Dra. Hj. Dewi Kumalasari MPd dan sejumlah pejabat lainnya.

Redaksi




Foto; Istimewa

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat bahwa perkembangan nilai ekspor Provinsi Kepri pada Februari 2021 lalu mencapai  US$1.203,68 juta.

"Atau naik 7,37 persen dibanding nilai ekspor pada Januari 2021," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri Agus Sudibyo pada Realease Berita Statistik, Selasa (16/3).

Agus mengatakan peningkatan ekspor Kepri ini disebabkan naiknya ekspor nonmigas pada Februari 2021 mencapai  US$963,91 juta atau naik 9,43  persen dibanding Januari 2021.

"Sedangkan ekspor  migas  Februari  2021  sebesar  US$239,77 juta  atau  turun  0,16  persen," jelas Agus.

Menurut Agus selama  Februari  2021,  Singapura  menjadi negara tujuan  ekspor  nonmigas  terbesar  hingga mencapai  US$267,59  juta  dengan  peranan  terhadap kumulatif ekspor nonmigas sekitar 30,58  persen.  

"Disamping itu Singapura juga menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar yang mencapai US$191,05 juta dengan peranan terhadap kumulatif ekspor migas sebesar 78,26 persen," jelas Agus.

Pada ekspor nonmigas HS  2 digit  terbesar  selama  Februari  2021 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) mencapai  US$319,41  juta  dengan  peranan  terhadap  ekspor  nonmigas Januari-Februari 2021 sebesar 35,02 persen.

"Nilai  ekspor  Provinsi  Kepri  Februari  2021  terbesar  melalui Pelabuhan Batu Ampar US$456,66 juta; diikuti Pelabuhan  Tanjung  Balai  Karimun  US$223,31  juta;  Pelabuhan  Sekupang  US$154,07  juta;  Pelabuhan  Kabil/Panau  US$125,07  juta;  dan  Pelabuhan  Tarempa  US$102,20  juta. ," Jelas Agus.

Yangmana,peranan  kelima  Pelabuhan  tersebut terhadap ekspor Januari-Februari 2021 mencapai 89,12  persen.

Sumber: Diskominfo Kepri




Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (Foto: Istimewa).

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM
: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (rakernis) Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri tahun 2021 pada hari ini, Selasa (16/3/2021).

Adapun tema rakernis Baharkam Polri pada tahun ini adalah 'Mewujudkan Rasa Aman dan Tata Kehidupan Sosial yang Tertib dan Nyaman Guna Penanganan Paripurna Pandemi COVID-19'. Hadir dalam rakernis ini sebanyak 205 peserta.

Dalam arahannya, Kapolri menyambut baik kegiatan rakernis sebagai langkah dalam mengevaluasi kinerja, serta mempersiapkan langkah strategis guna mengimplementasi di lapangan.

"Baharkam Polri merupakan fungsi kepolisian yang berseragam dan personelnya terbanyak dibandingkan fungsi lainnya," ujar Listyo.

Jenderal bintang empat itu pun meminta jajaran anggota Polri khususnya Baharkam mampu menampilkan sosok Polri yang berwibawa, humanis dan tegas. Hal tersebut merupakan pesan para tokoh dan senior yang mengharapkan Polri dekat dengan masyarakat.

"Jaga jangan sampai polisi baik menjadi terpengaruh negatif dan menjadi citta buruk," ujarnya.

Selain itu, ia meminta jajaran Baharkam Polri harus menerapkan profesionalitas dan melakukan reformasi kultural. Tak lupa, ia pun mengingatkan persiapan Operasi Ketupat agar perayaan Idul Fitri berjalan aman dan nyaman. "Tampilah seperti Bima yang gagah dan selalu dihati masyarakat," katanya.

Redaksi 


Barang Bukti Kapal Angkut Solar Tertdakwa Erwin, Chrismion dan Muhammad Amin Hasibuan.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herlambang Adhi Nugroho tuntut terdakwa Erwin bin alm Reknan, Bos minyak solar dan Nahkoda kapal terdakwa Chrismion serta terdakwa Muhammad Amin Hasibuan, dengan hukuman kurungan penjara selama 2 tahun. Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa pada Rabu (10/3-2021).

Dari hasil penelusuran di Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri (SIPP PN) Batam, JPU Herlambang menyatakan, terdakwa Erwin telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “Yang memberikan sarana pertolongan jahat”, melanggar Pasal 480 ayat 1 Jo Pasal 56 ayat 2 KUHP. Dan terdakwa Chrismion dan Muhammad Amin Hasibuan selaku penadah, terbukti bersalah melanggar Pasal 480 Ayat(1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, sebagaimana dakwaan pertama Penuntut Umum.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Erwin, Chrismom dan Muhammad Amin Hasibuan dengan pidana selama 2 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan," kata JPU Herlambang.

Kemudian, kata Herlambang, menyatakan barang bukti berupa untuk terdakwa Erwin berupa 1 unit kapal tanpa nama warna hijau, 6.816 Liter Bahan Bakar Minyak jenis solar dan 5 meter selang berukuran 5 inc dipergunakan untuk terdakwa Chrismion.

Dan untuk barang bukti terdakwa Chrismion dan Muhammad Amin Hasibuan 6.816 Liter Bahan Bakar Minyak jenis solar, dirampas untuk Negara, dan 1 unit kapal tanpa nama warna hijau, dikembalikan kepada yang berhak melalui terdakwa.

Diberitakan sebelumnya, Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengamankan salah satu mafia penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang kerap melakukan aksi di perairan Kepulauan Riau, Rabu (2/12/2020) sekira pukul 16.00 Wib.

Dirpolairud Polda Kepri l, Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom mengatakan pengungkapan itu bermula pada saat tim Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Perairan Batu Berhenti Kecamatan Belakang Padang, Batam pada Kamis (1/10/2020) lalu.

"Satu unit kapal pengangkut BBM jenis solar tanpa dilengkapi SPB dari Syahbandar berhasil kita amankan," ujar Dirpolairud Polda Kepri Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, Minggu (6/12/2020).

Lanjutnya karena tidak adanya SPB dari Syahbandar maka dari itu, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap kapal dan muatan beserta ABK guna proses penyelidikan lebih lanjut.

"KM Tanpa Nama beserta muatan kita amankan, dan nahkoda kapal yang bernama Chrismion beserta 3 (tiga) ABK kita bawa ke Dermaga Ditpolairud Polda Kepri di Sekupang Batam," ungkap Gultom.

Berdasarkan hasil keterangan Nakhoda dan ABK, muatan BBM jenis solar yang berada di dalam tangki kapal tersebut diperoleh dari kapal yang berada di Perairan Batu Berhenti.

"Muatan tersebut dibeli oleh M Amin Hasibuan selaku salah satu dari ABK tersebut merangkap sebagai pengurus muatan BBM, dimana BBM tersebut akan dijual kembali ke Erwin selaku pemilik kapal dan sekaligus penampung BBM jenis Solar Ilegal," jelasnya.

Mengetahui otak pelaku dalam aksi penyelundupan tersebut, pada hari Rabu (2/12/2020) sekira pukul 16.00 WIB tim berhasil mengamankan tersangka bernama Erwin pemilik kapal tanpa nama.

"Erwin sebagai pemilik kapal tanpa nama berhasil diamankan oleh personel Satreskrim Polresta Barelang, yang mana sebelumnya Polairud Polda Kepri sudah mengeluarkan surat DPO," terangnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,  Erwin dikenakan Pasal 53 huruf d UU Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi dan/atau pasal 480 ke - 1 jo Pasal 55 ayat (1) ke - 1 jo pasal 56 ke - 2 KUHPidana," pungkasnya.


Sambutan Pangdam I/BB.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Danlantamal IV) Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., bersama Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigadir Jenderal TNI Jimmy Ramoz Manalu dan unsur pimpinan FKPD Provinsi Kepri, menyambut kedatangan Panglima Kodam I Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayor Jenderal TNI Hasanudin,S.I.P., M.M., di Makorem 033/Wira Pratama Jl.Sei Timun Senggarang Tanjungpinang Kepri, Rabu pagi (17/3/2021).

Acara penyambutan didahului dengan pengalungan bunga dan tradisi oleh Danrem 033/WP, kemudian melakukan kegiatan  penanaman pohon, foto bersama  di lobby Makorem 033/WP, lalu di lanjutkan dengan paparan oleh Danrem 033/WP serta diakhiri dengan ramah tamah.

Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV (Kadispen Lantamal IV) Tanjungpinang Mayor Marinir Saul Jamlaay mengatakan, kehadiran Danlantamal IV di Makorem 033/WP adalah memenuhi undangan Danrem 033/WP untuk menjemput Pangdam I/BB untuk pertama kalinya berkunjung di Tanjungpinang khusunya di Makorem 033/WP.

“Kita berharap dengan kehadirannya Pangdam I/BB ke Tanjungpinang dapat lebih mengenal pejabat TNI yang ada di Kepri dan Pemerintah Daerah, sehingga tercipta satu ikatan yang kuat untuk membawa Kepri menjadi lebih baik, terutama dalam menghadapai Pandemi Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Nasional,” pungkasnya.

Selama dalam kegiatan tersebut selalu mengikuti Prokotol Kesahatan yaitu memakai masker. mencuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer serta menjaga jarak.

(@dispen_lantamal iv).




Empat Tersangka Pencurian Motor Diamankan Dit Reskrimum Polda Kepri.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Dit Reskrimum berhasil mengamankan empat orang pelaku Pencurian kendaraan bermotor, dan pelakunya berinisial YF, EP, ES, dan Inisisal MF. Mereka diamankan saat melakukan transaksi jual beli.

Hal tersebut disampaikan Oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., didampingi oleh Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik., saat Konferensi Pers di Mapolda Kepri, Rabu (17/3/2021).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S mengatakan, kronologis kejadian bermula pada 5 hari di 5 tempat kejadian yang berbeda sesuai laporan polisi, para korban memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah dalam keadaan terkunci. kemudian di pagi harinya saat motor korban hendak digunakan, didapati bahwa motor korban sudah tidak berada di tempat/dicuri.

Adapun Laporan Polisi yang masuk yaitu Laporan Polisi nomor: LP- B / 33 / III / 2021 / SPK – Polsek Batu Aji tanggal 16 maret 2021, Laporan Polisi nomor: LP- B / 105 / III / 2021 / SPK – Polsek Sagulung tanggal 10 maret 2021, Laporan Polisi nomor: LP- B / 112 / III / 2021 / SPK – Polsek Sagulung tanggal 16 maret 2021, Laporan Polisi nomor: LP- B / 34 / III / 2021 / SPKT Polda Kepri tanggal 16 maret 2021, Laporan Polisi nomor: LP- B / 35 / III / 2021 / SPKT Polda Kepri tanggal 17 maret 2021.

“Pada Hari Selasa, 16 Maret 2021, sekira pukul 16.00 Wib, berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang yang akan melakukan transaksi penjualan 1 Unit Motor Yamaha Mio 3 warna Hitam/Putih," ungkapnya.

Mendapatkan Informasi tersebut, lanjutnya, Tim langsung meluncur ke tempat kejadian, kemudian Tim Opsnal Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyamaran terhadap yang diduga tersangka di warung dekat jembatan 2 Barelang. Dan sekira pukul 16.45 Wib, tersangka Inisial YF Datang Bersama Tiga Tersangka Lainnya menggunakan 4 kendaraan bermotor yaitu berinisial ES, EP Dan MF. Kemudian Tim Langsung melakukan penangkapan terhadap para tersangka dan selanjutnya keempat tersangka beserta 11 Unit motor sebagai barang bukti dibawa ke Ditreskrimum Polda Kepri untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Selanjutnya Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik., menjelaskan, keempat tersangka melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan pada malam hari ketika korban sedang beristirahat di dalam rumah. Adapun keempat tersangka terlebih dahulu merusak kunci kontak motor korban yang diparkir di halaman rumah korban menggunakan gunting dan kemudian membawa kabur motor korban.”

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah :

1. 1 unit motor yamaha mio M3 warna putih;

2. 1 unit motor yamaha vega r warna hitam;

3. 1 unit motor yamaha mio sporty warna merah maron;

4. 1 unit motor yamaha vega r warna merah

5. 1 unit motor yamaha mio warna merah – putih

6. 1 unit motor yamaha vega warna biru hitam

7. 1 unit motor yamaha mio warna merah

8. 1 unit motor yamaha vega warna oranye

9. 1 unit motor yamaha mio warna putih

10. 1 unit motor yamaha jupiter z warna hijau

11. 1 unit motor honda beat warna merah

“Kepada masyarakat dan kepada orang tua, sekali lagi kepada orang tua untuk mengawasi putra dan putrinya dalam bergaul. Kita lihat dari Sebagian besar tersangka pelaku curanmor ini adalah berstatus pelajar. Oleh karna itu kita menghimbau kepada orang tua mengawasi secara ketat secara terus menerus perilaku dan pergaulan anak – anaknya"

"Kemudian kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan roda duanya dapat melakukan pengenalan dengan datang ke Mapolda Kepri dan membawa indentitas kendaraannya yaitu STNK dan BPKB," tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Atas perbuatan nya para pelaku diancam dengan Pasal 363 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Redaksi/Humas Polda Kepri




Tersangka Kasus Korupsi, Oknum Dishum Kota Batam.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Kasus tindak pidana korupsi, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, tetapkan satu orang tersangka, Rabu (17/03/21).

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batam Hendarsyah Yusuf Permana mengatakan, hari ini Kejari Batam telah menetapkan satu orang tersangka dalam dugaan tipikor pengurusan rekomendasi penetapan jenis dan fungsi kendaraan bermotor pada Dinas Perhubungan Kota Batam.

"Tersangka merupakan oknum Dishub Kota Batam Inisial H menjabat Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Batam," ujar Hendarsyah, Rabu (17/3/21).

Dikatakannya,, terhadap tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan oleh Penyidik Kejari Batam.

Sementara itu, pihaknya belum dapat memaparkan pasti berapa banyak jumlah barang bukti yang disita oleh Kejari Batam. 

"Kita tunggu hasil persidangannya saja nanti," ungkapnya.

Berita sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Efendi diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Batam, Selasa (2/3/21).

Rusam Efendi menjalani pemeriksaan di lantai II Kejaksaan Negeri Kota Batam sekitar pukul 09.00 WIB dan hingga pukul 12.00 WIB. Belum diketahui pasti apa masalah yang dialami oleh Kadishub Kota Batam sehingga harus berurusan dengan Kejakasaan Negeri Batam.

Kabar diperiksanya salah satu pejabat utama di lingkungan Dinas Perhubungan ini dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejakasaan Negeri Batam, Hendarsyah Yusuf Permana.

“Ya benar diperiksa. Saya nggak pernah bilang diperiksa masalah pungli,” pungkasnya.

(Redaksi/Exp/Fay)



Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat Memberikan Sambutan. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H.Ansar Ahmad, SE.MM di dampingi Bupti Karimun, H. Aunur Rafiq S.Sos.M.Si hadiri malam pembukaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Tingkat kabupaten karimun yang ke XIII Masehi Tahun(1442) hijriah, acara berlangsung tepatnya di Aula Masjid Hijir Ismail Islamic Center Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Selasa (16/03/2021).

Berlangsungnya acara turut di hadiri Gubernur Kepri beserta istri, staf khusus Gubernur Kepri, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Bupati Karimun, Wakil Bupati Karimun, DPRD Kabupaten Karimun, Kepala SPN Polda karimun, Kapolres Karimun, Danlanal Karimun, Kajari Karimun, Dandim Kundur, Kacapjari Kundur, Ketua MUI Propinsi Kepri, Kepala OPD, Setaf Ahli, Kepala Badan Provinsi Kepri, Camat se-Kabupaten Karimun, Lurah se-Kabupaten Karimun, Kades se-Kabupaten Karimun, Pimpinan Qur'an Center, tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama dan cerdik pandai serta Dewan hakim yang di muliakan.

Ketua umum pelaksana STQ XIII tingkat kabupaten karimun, Dr.H. Muhammad Firmasyah dalam laporan nya mengatakan, kecamatan kundur di tetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara STQ XIII berdasarkan SK, bupati Karimun no.504 / 2021 ada pun maksud dan tujuan STQ ini di selenggarakan guna untuk menumbuh kembangkan pemahaman isi kandungan Al-Qur'an, sedangkan tujuannya melahirkan dan mengembangkan kafilah terbaik di tingkat kabupaten Karimun yang nantinya akan di ikut sertakan di STQ tingkat provinsi kepri.

"STQ XIII akan di laksanakan selama empat hari di mulai sejak tanggal 15 hingga 18 Maret 2021. Dengan peserta terdiri dari 12 Kecamatan se-Kabupaten Karimun," ucapnya. 

Selanjutnya, kata Muhammad Firmansyah, beberapa cabang yang di perlombakan di antaranya cabang tilawah Al-Qur'an dengan jumlah peserta 48 orang yang terdiri dari 24 peserta tilawah anak-anak dan 24 tilawah dewasa, Tahfiz Al-Qur'an terdiri dari 85 peserta, Tahfiz 1 juz 21 peserta, Tahfiz 5 juz 21 peserta, Tahfiz 10 juz 20 peserta, Tahfiz 20 juz 13 peserta, Tahfiz 30 juz 10 peserta, jumalh keseluruhan 133 orang peserta

"Atas nama panitia pengarah dan 
pelaksana kami mengucapkan terimakasih kepada bapak Gubernur yang telah menyempatkan diri untuk hadir pada acara STQ XIII dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas partisipasi, sumbangsih, baik moril maupun materil dari seluruh pihak sehingga pelaksanaan STQ XIII berjalan sesuai harapan kita semua," ungkap H.Muhammad Firmansyah.

Foto Bersama Pembukaan STQ XIII Kabupaten Karimun. 

Di samping itu Bupati Karimun H.Aunur Rafiq S.Sos.M.Si, dalam sambutannya mengatakan, pertama tama marilah kita panjatkan kehadirat Allah subhanahu wataala Karana, pada malam ini kita masih diberi kesehatan dan kesempatan pada malm yang kita tugu tugu yaitu malam pembukaan STQ XIII tingkat kabupaten karimun.

"Terselenggaranya acara STQ XIII ini bukan hanya melantun kan ayat-ayat suci Al-Qur'an begitu saja, melainkan tujuan kegiatan STQ/MTQ yang di adakan setiap tahunnya, guna untuk mencipta kan generasi yang Al-Qur'ani," ujar Rafiq.

Selanjutnya, kegiatan-kegiatan pembinaan di bidang keagamaan terus di upayakan pemerintah daerah seperti safari magrib, subuh, Jum'at,yasinan dakwah dan kegiatan di pesantren hedaknya dapat di lakukan dengan baik. Dimana masa jabatan bupati Karimun dan wakil Bupati Karimun periode 2016/2021 yang akan berakhir pada 23 Maret mendatang.

"Saya meminta dan memohon maaf kepada seluruh masyarakat kabupaten karimun jika di masa jabatannya dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah masih banyak kekurangan," ujarnya. 

H. Ansar Ahmad SE, MM diawali sambutannya, ucapan trimkasih dan penghargaan setingi tingginya kepada seluruh masyarakat Karimun yang mana pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah yang lalu berjalan dengan baik tertip dan aman meski pun kita melaksanakan pada situasi PANDEMI COVID 19.

"Terimakasih juga kepada penyelenggara pemilu KPU, Bawaslu, serta pihak keamanan TNI-POLRI yang ikut mengawal dalam pelaksanaan pesta demokrasi dengan baik. Secara pribadi ia juga berterimakasih berkat doa masyarakat Karimun Alhamdulillah ia dapat amanah," ujarnya.

Ahmad Yahya


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Provinsi Kepri merupakan salah satu kunci utama untuk menekan angka penularan Covid-19.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Senin (15/3).

"Vaksinasi yang masif ke seluruh Provinsi Kepulauan Riau akan menjadi kunci penekanan angka penularan Covid-19," ungkap Arif pada pencanangan Vaksinasi Tahap II dosis 2 kepada TNI/POLRI, Pimpinan dan Anggota DPRD, Instansi Vertikal, ASN, Satgas Covid -19, Tokoh Masyarakat, Lansia, dan Wartawan di Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (15/3).

Untuk itu, Arif mengharapkan agar semua pihak di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri dan masyarakat untuk dapat berpartisipasi mensukseskan vaksinasi Covid-19.

"Dengan vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar kita dalam membentuk kekebalan kelompok yang hanya dapat tercapai dengan vaksinasi yang masif,” kata Arif.

Apalagi lanjut Arif, Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad melalui arahannya menekan angka Covid 19 dengan pembentukan satgas-satgas di kota-kota besar yang ada di Kepri.

"Sehingga dengan begitu dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri," jelas Arif.

Sumber: Diskominfo Kepri


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mempercepat memulihkan ekonomi di Provinsi Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri berencana bakal kembali menerima kunjungan wisatawan mancanegara pada April mendatang.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad SE MM di Tanjungpinang, Senin (15/3).

"Insyaallah, dua kawasan pariwisata di Provinsi Kepri akan dibuka mulai 21 April mendatang," ungkap Ansar, dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri. 

Dikatakan Ansar, dua kawasan Pariwisata Kepri yaitu Lagoi di Bintan dan Nongsa Point Marina Batam akan mulai menerima kunjungan wisatawan.

Untuk itu, lanjut Ansar pemerintah akan memulai dengan vaksinasi kepada seluruh pelaku pariwisata di daerah tersebut mulai akhir pekan depan.

"Tak hanya persiapan vaksinasi, kedua kawasan pariwisata tersebut juga akan meningkatkan disiplin protokol kesehatan," tegas Ansar.

Menyiapkan perangkat swab PCR dan penerapan protokol kesehatan Covid-19 lainnya.

"Kita harapkan dengan bergeraknya sektor pariwisata ini akan mengembalikan Kepri menjadi daerah tujuan wisata dan memulihkan ekonomi Kepri," jelas Ansar kembali.

Redaksi


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPEIAKTUAL.COM: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat tiga kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau nol kasus COVID-19, setelah satu pasien di Natuna dinyatakan sembuh.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Senin (15/03), mengatakan, dua pekan lalu Kabupaten Kepulauan Anambas dan Lingga nol kasus COVID-19. Kemudian hari ini tercatat tidak ada lagi kasus aktif COVID-19 di Natuna.

Sedangkan di Karimun tinggal dua kasus aktif. Kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang sebanyak 49 orang, Bintan 13 orang, dan Batam mencapai 83 orang.

"Tujuh kabupaten dan kota ditetapkan sebagai Zona Kuning atau resiko penularan yang rendah," ujarnya, yang juga Sekda Kepri.

Arif menjelaskan jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah itu dalam dua bulan terakhir turun drastis. Saat ini, kasus aktif di Kepri tinggal 147 orang. 

Jumlah pasien COVID-19 di Kepri hari ini bertambah empat orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 8875 orang. 

"Penambahan pasien itu hari ini terjadi di Batam," ucapnya dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri. 

Total jumlah pasien di Kepri sejak Maret 2020 sampai sekarang  tersebar di Batam sebanyak 6057 orang, Tanjungpinang 1442 orang, Bintan 705 orang, Karimun 423 orang, Lingga 55 orang, Natuna 92 orang dan Anambas 103 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah tiga orang di Batam sehingga total pasien yang sembuh di Kepri menjadi 8504  orang.

Pasien yang sembuh di Kepri tersebar di Batam 5821 orang, Tanjungpinang 1364 orang, Bintan 672 orang, Karimun 403 orang, Lingga 52 orang, Natuna 90 orang dan Kepulauan Anambas 102 orang.

Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 224 orang, yang terdiri dari Tanjungpinang 29 orang, Batam 153 orang, Karimun 18 orang, Bintan 18 orang, Lingga tiga orang, Natuna dua orang dan Anambas satu orang.

"Kami imbau masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas untuk mencegah penularan COVID-19," tuturnya.

Redaksi


Jatuh dari Kapal Tengker, Seorang Karyawan Tewas. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pria karyawan PT ASL Shipyard Tanjung Uncang, Kota Batam dikabarkan tewas terjatuh dari kapal Super Tengker tempat dirinya bekerja pada Selasa (16/3/2021) sekira pukul 09.30 Wib.

Informasi yang dihimpun, karyawan tersebut bernama Petrick Natanael Sitompul yang berstatus pekerja Subcon PT Alang Jaya yang dipekerjakan di PT ASL Shipyard Tanjung Uncang.

Diketahui, korban tewas ditempat usai terjatuh dari ketinggian 25 meter dengan kondisi korban mengalami remuk dibagian kepala, tangan dan kaki patah. Korban pun langsung dibawa ke RSUD Embung Fatimah kota Batam.

"Kejadiannya tadi pagi sekira pukul 09.30 Wib, Korban ini jatuh dari atas kapal dengan ketinggian 25 meter kebawah,"  ujar salah satu pekerja PT ASL saat di ruang jenazah RSUD Embung Fatimah Batam.

"Nyawa korban sudah tak tertolong lagi pak. Informasinya jatuh dari ketinggian 25 meter. Makanya, tangan dan kakinya serta kepalanya semua patah," ucap pekerja lainnya.

Tampak korban yang mengalami laka kerja itu menggunakan kemeja panjang warna biru bertulisan PT Alang Jaya dan celana jins warna coklat.

Namun, peristiwa ini belum diketahui pasti apa penyebab jatuhnya warga Perumahan Taman Laguna Indah, Marina, Batu Aji. Pasalnya, kondisi korban diketahui mengalami remuk dibagian kepala, tangan dan kaki patah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian dan Manajemen Perusahaan belum dapat dikonfirmasi guna dimintai keterangan lebih lanjut. 

(Redaksi/Exp)


Sidang Online Terdakwa Benny dan Hendra.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam yang mengadili dan memeriksa perkara kosmetik ilegal dengan terdakwa Benny Sim dan Hendra, sindir jaksa lantaran tak menahan terdakwa.

"Terdakwa Benny dan Hendra, minggu depan kalian berdua harus hadir di persidangan. Apakah kalian ditahan atau tidak, majelis akan mempertimbangkannya," ucap David P Sitorus, ketua majelis hakim yang memimpin persidangan secara daring, Selasa (16/3/2021).

Adapun pernyataan hakim akan mempertimbangakan penahanan kedua terdakwa perkara kosmetik ilegal itu bukan tanpa alasan. Sebab, ancaman hukuman untuk kedua terdakwa maksimal 15 tahun penjara sesuai Pasal 197 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Diurai dalam surat dakwaan yang dibacakan penuntut umum Herlambang, Benny Sim dan Hendra didakwa melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan, yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar.

Kasus ini terungkap setelah petugas PPNS Balai pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam melakukan pemeriksaan di Perumahan Gardan Masyeba Residence, Blok L nomor 9, RT002/RW005, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, yang digunakan sebagai gudang atau Toko Online Purpleshop 99 dan Colourshop 88.

"Pada saat melakukan penggeledahan, petugas menemukan puluhan ribu sediaan farmasi yaitu Kosmetik tidak memiliki izin edar," kata jaksa Desi menggantikan jaksa Herlambang pada saat persidangan.

Selain menemukan kosmetik, kata Desi, petugas BPOM juga menemukan berbagai barang bukti lain berupa Resi pengiriman ke Konsumen, Buku Catatan Pengiriman Paket, Print Informasi Pembayaran Seller di Shopee, dan Print Profil Toko di Shopee.

Sediaan Farmasi tersebut, kata dia lagi, kemudian didata jenis dan jumlahnya lalu dilakukan penyitaan oleh petugas PPNS Balai POM. Usai disita, ujarnya, semua sediaan itu kemudian ditelusuri proses peredaran menggunakan E-Commerce atau marketplace di Shopee, Tokopedia dan Lazada ditemukan nama akun Purpleshop99, Colourshop88, Olshopbatam, dan Prioritas yang digunakan kedua terdakwa untuk menjual produk tersebut.

"Semua sediaan Farmasi itu tidak memiliki izin edar. Jumlahnya mencapai puluhan ribu jenis. Proses penjualan menggunakan E-Commerce atau marketplace," tambahnya.

Masih kata Desi, sediaan farmasi yang berhasil disita berupa Kosmetik tidak memiliki izin edar sebanyak 169 item dengan jumlah total sebanyak 38.201 rata-rata berasal dari Negara China.

Sediaan Farmasi milik kedua terdakwa, lanjutnya, tidak pernah melakukan pengurusan izin terkait produk kosmetik yang diperjual belikannya ke Badan POM RI. "Atas perbuataanya, kedua terdakwa dijerat dengan pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," pungkasnya.

Redaksi


Foto: Istimewa

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM
: Sebagai tindaklanjut 100 hari program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Divisi Humas Polri menggelar pelatihan konten kteatif bagi personel Humas di seluruh Indonesia. 

Pelatihan yang menggandeng LKBN Antara ini diharapkan agar seluruh personel Humas Polri mampu menyiapkan, mengolah dan menyajikan konten informasi yang kreatif. 

“Sehingga Kamtibmas dapat dibangun melalui edukasi dan sosialisasi seputar hukum yang dikemas secara menarik dalam setiap koten media sosial resmi milik Polri,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Senin (15/3/2021). 

Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dituntut untuk selalu beradaptasi di era media sosial seperti sekarang ini. Polri, kata Argo terus berupaya untuk menghindari segala bentuk persoalan sosial seperti postingan yang memicu kontradiksi di tengah masyarakat seperti fitnah, ujaran kebencian serta hoax. 

Banyaknya pengguna media sosial seperti, Tiktok, Instagram, TV streaming dan Youtube menjadi satu tugas Polri untuk memastikan seluruh konten informasi yang beredar tidak negatif. 

“Konten yang beredar di platform tersebut lebih mudah viral, dan dipercaya penggunanya. Jika konten yang viral adalah informasi yang baik maka akan berkontribusi bagi Kamtibmas, jika sebaliknya tentu akan menambah beban kerja Polri di lapangan,” tandas Argo. 

Untuk itu, kata Argo, kesiapan personel yang dapat menyiapkan, mengolah dan menyajikan konten informasi yang kreatif dipandang sangat perlu guna mempenetrasi dengan informasi-informasi positif melalui media sosial maupun media konvensional. 

“Kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman mendalam seputar jati diri Polri dan kemampuan teknologi informasi,” pungkas Argo.

Redaksi



Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna, Hussyaini.

Kantor PPSDM Migas.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM
: Pusat Pemgembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas, Kementrian ESDM yang ada di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah kembali laksanakan program bantuan pendidikan dan latihan (diklat) tahun 2021 secara gratis.

Oleh karna itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepualauan Riau, akan kirimkan 10 anak daerah Natuna untuk mengikuti pelatihan Migas di Cepu.

Hal terseubt disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna, Hussyaini, di Ruang Kerjanya, Senin (15/3/2021).

Ia juga menyampaikan, pada tahun anggaran 2021, PPSDM Migas memilik program diklat bantuan masyarakat sebanyak lima program diklat. 

"Lima kejuruan tersebut meliputi pelatihan OPA Unit Ikat Beban/Rigger, Operator K3, OPA Unit Forklift, Scaffolding Level Operator dan Teknik Listrik Migas Level Teknisi Sistem Utilitas. Dari 5 kejuruan tersebut, hanya dua orang dari setiap kejuruannya untuk dikirim ke PPSDM Migas di Cepu Kabupaten Blora, Provinsi Jawa tengah," ungkapnya. 

Husyaini juga menyampaikan, untuk saat ini, para peserta sudah selesai melakukan pendaftaran dan tinggal diseleksi saja. 

"Peserta dari Putra Daerah Kita yang mengikuti pelatihan diklat ini rencananya akan dikirim pada bulan Maret, dikarena ada kendala disana, jadi para peserta akan dikirim pada Bulan juli," ujarnya. 

Kemudian Ia juga menyampaikan, setelah lulus mengikuti pelatihan tersebut, para peserta akan mendapatkan sertifikat dan ilmu, bahkan juga pengalaman yang akan meningkatkan peluang bagi anak Natuna dalam mencari pekerjaan.

Sememntara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma berharap kepada peserta mengikuti kegiatan ini sampai akhir dengan baik dan lancar. 

"Saya berharap kepada peserta putra/putri daerah Natuna yang mengikuti pelatihan PPSDM Migas, Kementrian ESDM yang ada di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah ini, bisa diikuti dengan sungguh-sungguh, agar bisa mendapatkan ilmu yang diberikan," paparnya. 

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.