Foto: Istimewa.

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM
: Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmidzi menegaskan bahwa vaksin COVID-19 yang saat ini digunakan efektif terhadap mutasi virus COVID-19.

“Sampai saat ini belum ada penelitian ataupun bukti ilmiah yang menunjukkan vaksin yang telah diproduksi dan telah digunakan di berbagai belahan dunia tidak bisa melindungi kita dari virus varian baru ini. Vaksin yang digunakan dalam upaya kita melakukan penanggulangan pandemi COVID-19 masih sangat efektif,” tegas Nadia, dikutip dari laman Kemenkes, Selasa (09/03/2021).

Karakteristik dari varian B117 ini lebih cepat menular, tetapi Badan Kesehatan Dunia atau WHO belum mendapatkan laporan bukti bahwa virus mutasi COVID-19 ini lebih tinggi tingkat keganasannya. Penelitian di negara lain varian B117 disebutkan lebih cepat menular namun tidak lebih mematikan.

Terkait dengan penambahan empat kasus baru konfirmasi mutasi virus COVID-19 B117, Nadia menyampaikan bahwa keempatnya dalam keadaan sehat, tidak ada yang diindikasikan mengalami gejala berat. Sampai saat ini hasil pelacakan kasus terhadap kontak erat dan keluarga juga dinyatakan tidak ada yang memiliki gejala mengarah ke COVID-19.

“Kami sampaikan kembali keempat kasus dengan varian B117 ini saat ini sudah sembuh. Mereka sudah menjalani pengobatan dan tatalaksana, semuanya mengalami gejala ringan dan sedang dan hanya melakukan isolasi secara terpusat di tempat-tempat isolasi dan memang ada yang dirawat di rumah sakit tapi dengan kondisi yang ringan sedang,” tegasnya.

Keempat kasus baru ini didapatkan dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing yang dilakukan oleh Badan Litbang Kesehatan Bersama dengan 16 laboratorium lainnya yang ada di Indonesia. Sehingga saat ini terdapat enam kasus konfirmasi positif COVID-19, setelah sebelumnya (01/3) sudah ditemukan dua kasus positif COVID-19 dengan varian virus B117 yang merupakan pelaku perjalanan luar negeri.

“Adapun keempat varian virus B117 ini ditemukan di 4 provinsi yaitu di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Nadia mengimbau dengan adanya penambahan kasus COVID-19 varian B117, masyarakat diminta semakin waspada dan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, termasuk mengurangi mobilitas dan menghindari keramaian. 

(Redaksi/HUMAS KEMENKES/UN)



RDP Warga Bandara Mas, Bright PLN Batam dan DPRD Kota Batam Komisi III.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Warga yang dipimpin oleh ketua RW 20 Perumahan Bandara Mas, mendatangi gedung Komisi III DPRD Batam, dalam hal Rapat Dengar Pendapat (RDP). Kedatangan mereka dalam hal penolakan warga Perumahan Bandara Mas, RW 20 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, yang menolak pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV di sekitar pemukiman warga terus berlanjut.

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Batam, Werton Panggabean terungkap sebuah fakta bahwasannya pihak Bright PLN Batam melalui pihak ketiga, telah mengerahkan beberapa orang pria yang diduga preman, untuk melakukan pengusiran terhadap warga yang menghalangi pembangunan tower SUTT 150 Kv.

Mirisnya lagi, dalam video yang diputarkan dalam rapat tersebut, pihak ketiga suruhan Bright PLN Batam telah melakukan tindak kekerasan dengan melakukan pemukulan terhadap beberapa warga yang didominasi oleh emak-emak dan anak-anak.

Ketua RW 20 Perumahan Bandara Mas, Dharta Pratama mengatakan sejak dua bulan terakhir ini pengerjaan proyek SUTT 150 Kv di Perumahan Bandara Mas semakin agresif, bahkan intensitasnya semakin tinggi dalam beberapa hari ini.

"Pada tanggal 2 Maret 2021 telah terjadi pemukulan terhadap warga, kami masih diamkan. Namun kejadian serupa terulang kembali pada 6 Maret 2021, naasnya yang menjadi korban kebrutalan mereka kali ini adalah anak-anak dibawah umur yang notabene masih berstatus pelajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ini yang tidak bisa kami terima," ungkap Dharta disambut takbir Allahu Akbar dari warga lainnya.

Dikatakannya, karena telah melewati batas kesabaran pihaknya bersama-sama warga dan perangkat RT / RW berinisiatif membuat laporan secara resmi kepada pihak berwajib, dalam hal ini Polsek Batam Kota.

Adapun tujuan dari laporan tersebut, pihaknya ingin para penegak hukum bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya, dan menyeret pelaku pemukulan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Masih menurut Dharta, sesuai dengan tuntutan warga Perumahan Bandara Mas yakni pembangunan tower SUTT 150 Kv dilakukan sesuai jalurnya yakni disisi sebelah kanan jalan menuju Bandara Hang Nadim, Batam.

"Sesuai laporan yang kami daftarkan ke Pengadilan Batam, warga meminta pihak Bright PLN Batam melakukan pembangunan tower SUTT 150 Kv sesuai jalurnya," imbuhnya.

"Kami tidak ada kepentingan apa-apa dan tidak ingin apa-apa, yang kita minta adalah tiang tower itu bergeser ke sisi kanan Bandara," ucapnya lagi.

Lanjutnya, pihaknya meminta kepada Bright PLN Batam untuk menghargai proses hukum yang saat ini masih berjalan di pengadilan.

"Hentikan pekerjaan selama proses hukum masih berjalan. Tolong hargai proses hukum sampai adanya keputusan tetap dari pengadilan (inkrah)," tegasnya.

Ditempat yang sama, Camat Batam Kota, Aditya Guntur Nugraha mengatakan permasalahan pembangunan tower ini sudah berlangsung sejak 2013 lalu.

Permasalahan ini terus berlanjut sampai sekatang dan kemudian melebar kearea publik. Pihaknya meminta Bright PLN Batam harus menyeselesaikan sebaik-baiknya dengan warga di Perumahan Bandara Mas.

"Ada sebanyak 23 titik yang masuk wilayah Kelurahan Belian. Dari jumlah tersebut, ada beberapa titik saja yang belum selesai," jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya sebagai pelaksana pemerintahan daerah diwilayah Kecamatan Batam Kota, mengharapkan dengan adanya rapat ini bisa dicarikan solusi dan jalan keluar terbaik terhadap permasalahan ini.

"Semoga melalui rapat ini bisa dicarikan solusi terbaik, sehingga kondusivitas kemanan di Kota Batam tetap terjaga," pungkasnya. 

(Redaksi/exp/Fay)



Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Harian Gugus Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Kepri mengatakan bahwa dari pantauan dan hasil survey penyakit diabetes melitus merupakan penyakit penyerta yang paling rentan terhadap virus covid-19.

Pasalnya, dari sebagian kasus meninggal dunia pasien Covid-19 di Provinsi Kepri dikarenakan terdapat bawaan penyakit diabetes melitus ini.

"Dari pantauan kita penyakit penyerta diabetes melitus lebih dominan rentan akan Covid-19 ini," ujar Arif yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Kepri ini.

Arif mengatakan saat ini di Provinsi Kepri tngkat kematian akibat covid di Kepri cenderung kecil. "Yangmana, kita tingkat kematian mencapai 1,7 persen, dibanding nasional yang mencapai 2,5 persen," ungkap Arif.

Sedangkan tingkat kesembuhan kasus Covid-19 di Kepri mencapai 95,7 persen lebih tinggi dari persentase nasional yang 86,4 persen. 

"Alhamdulillah, saat ini kasus covid-19 di seluruh Kabupaten dan Kota telah mengalami penurunan. Semuanya berada dalam zona aman, atau kuning," ujar Arif.

Untuk itu, lanjut Arif meskipun kondisi Covid-19 di Provinsi Kepri mulai menurun, masyarakat tetap diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Waspada selalu, dan selalu terapkan 3M dimana pun berada jangan sampai kita lengah," tegas Arif.

Sumber: Diskominfo Kepri



Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (Foto: Istimewa)

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad SE MM mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mengupayakan untuk dapat menarik dan mendapatkan dana pembangunan dari setiap kementerian di pusat.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Senin (08/3), beberapa waktu lalu.

"Saya akan dorong setiap OPD untuk dapat berupaya untuk dapat mendapatkan dana pembangunan dari pemerintah pusat," ujar Ansar, dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri.

Pasalnya, menurutnya banyak alokasi dan anggaran pembangunan di kementerian dan pemerintah pusat yang dapat dimanfaatkan di daerah.

"Saya tahu, karena saat saya menjadi DPR RI berada di komisi V yakni anggaran, sehingga saya tahu," tegas Ansar.

Menurut Ansar, dengan anggaran pusat tersebut selain dapat mempercepat pembangunan ditengah kondisi anggaran daerah saat ini.

"Apalagi mengingat kondisi anggaran daerah kini, gunakanlah peluang tersebut. Tarik dana-dana pembangunan tersebut untuk pembangunan daerah," jelas Ansar.

Ansar yakin dengan begitu pembangunan di Provinsi Kepri dapat terus berjalan di situasi seperti saat ini.

"Dan jika pembangunan berjalan maka dapat mempercepat pula pertumbuhan ekonomi Kepri," ujar Ansar lagi.

Redaksi



Pemerintah Provinsi Kepri melalui Wakil Gubernur Provinsi Kepri meminta tambahan sebanyak 30 ribu vaksin kepada Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi untuk sektor pariwisata Kepri.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri melalui Wakil Gubernur Provinsi Kepri meminta tambahan sebanyak 30 ribu vaksin kepada Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi untuk sektor pariwisata Kepri.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Provinsi Kepri Hj Marlin Agustina saat vicon Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di ruang rapat lantai 4, kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Senin (8/3), dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri. 

Marlin mengatakan, tambahan vaksin tersebut diperuntukkan kebutuhan sektor pariwisata di Provinsi Kepri.

"Kita meminta tambahan dosis vaksin untuk sektor wisata dengan alasan posisi Kepri yang berada di garis terdepan Indonesia, dan pariwisata Kepri yang bakal dibuka guna pemulihan ekonomi Kepri," ujar Marlin saat rapat melalui vicon bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan dihadiri Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. 

Dikatakan Marlin, nantinya guna memulihkan ekonomi Kepri, sektor pariwisata Kepri harus segera dibuka kembali. Melihat Kepri sebagai garda terdepan menjadi salah satu pintu masuk kunjungan wisatawan mancanegara.

"Saya berharap permintaan kami terkait tambahan 30 ribu dosis vaksin ini bisa direalisasikan oleh Bapak Menteri. Mengingat sektor pariwisata kita di sini butuh suport khusus. Ini bagian dari upaya pemulihan perekonomian di Kepri yang kita lakukan," kata Marlin. 

Redaksi


Himbauan Pembakaran Hutan dan Lahan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Demi mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah hukum Polres Natuna, Kepolisian Resor Natuna melalui Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, Brigadir Mudiyanto gencar melaksanakan sosialisasi dan memberikan himbauan tentang bahaya yang di timbulkan akibat dari pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat, Senin (08/03/2021).

Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si memerintahkan kepada jajarannya terutama melalui para Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan himbauan dan mengedukasi masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Natuna.

Untuk sasaran kegiatan kali ini, Brigadir Mudiyanto menyambangi Rumah ketua RT.001 RW.005 Cemaka Kelurahan Ranai Kota Kecamatan Bunguran Timur, Destriadi. Disamping melaksanakan penyampaian himbauan, Brigadir Mudiyanto juga menyampaikan pesan pesan kamtibmas kepada Bapak Destriadi.

"Agar sesegera mungkin melaporkan ke kantor Polisi terdekat jika mengetahui ada kejadian kebakaran ataupun orang yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan karena dapat dihukum berdasarkan undang-undang yang berlaku," ujar Brigadir Mudiyanto.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si menyampaikan kegiatan sosialisasi cegah Karhutla ini dilaksanakan dalam rangka menjaga kelestarian alam dan menghindari bahaya kebakaran karena selain dapat merusak kesehatan, kebakaran juga dapat menimbulkan dampak berupa kerugian materil dan bahkan hilangnya nyawa manusia apalagi kebakaran tersebut tidak segera dikendalikan.

(IK)


Rapat Kordinasi Jelang STQ Kabupaten Karimun. 

KARIMUN KEPRIKTUAL.COM: Wakil bupti Karimun H. Anwar Hasyim M.Si di dampingi Kabag Hums Didi Irwan hadiri forum rapat kordinasi jelang STQ tingkat Kabupaten Karimun, yang akan di gelar di Masjid Agung Hijir Ismail, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Senin  (08/3/2021).

Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim mengatakan, STQ tingkat Kabupaten Karimun yang ke XIII  akan di gelar pada Senin mlam  tanggal 15 Maret mendatang.

Untuk itu, kata Anwar Hasyim, kegiatan STQ kali ini Sudah tentu berbeda dengan STQ tingkat Kabupaten yang sebelumnya. Dimana tahun ini kita masih dalam suasana menghadapi situasi Covid-19.

"Saya berpesan kepada seluruh masyarakat kabupaten karimun khususnya masyarakat kundur untuk bisa melihat secara lansung kegiatan STQ kabupaten karimun melalui Tv secara live," ujarnya. 

Untuk itu, ia meminta kepada seluruh masyarakat kundur untuk memakluminya bukan pemerintah melarang namun situasi dan kondisi kita seperti ini mencegah itu lebih baik

"Mudah mudahan dengan mematuhi dan menjalani perokes, semoga kita semua terbabas dari pademi Covid-19. Dengan mematuhi ini semua Semoga kita semua bisa menjalin kehidupan yang normal kembali," harapnya.

Turut hadir dalam acara Kabag Humas Karimun, Kabag Kesra Karimun, Camat Kundur, Camat Kundur Utara, Camat Kundur Barat, Camat Belat, Kacapjari Kundur, Polsek Kundur, Koramil Kundur, Sabandar Kundur, Kapus Kundur, Lurah se-Kecmatan Kundur, tokoh agama dan tokoh masyarakat kundur.


Ahmad Yahya


Foto Bersama Pengurus SMSI Pusat. 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus menegaskan pentingnya kita meningkatkan semangat kebersamaan masyarakat pers untuk menjaga negeri. 

Firdaus mengemukakan hal itu dalam sambutannya pada Hari Ulang Tahun SMSI ke-4 di Gedung SMSI Jakarta Press Club Jalan Veteran II 7C, Jakarta Pusat, hari Minggu,7 Maret 2021. 

Ulang tahun yang berlangsung sederhana itu dihadiri para pengurus SMSI Pusat, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, serta para anggota.

Acara ulang tahun ini ditandai potong tumpeng oleh Firdaus yang sekaligus meniup lilin, serta mengundang Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Tri Agung Kristanto sebagai pembicara utama tentang pers. 

“Dalam rangka memperingati HUT SMSI ke-4 ini, saya merasa perlu mengajak kepada seluruh ketua untuk bersatu menjadikan lembaga kita ini sebuah bangunan yang kokoh,” kata Firdaus.

Menurut dia, pernyataan itu akan dapat terlihat dari kebersamaan gerak dan kebersamaan visi kita untuk mencapai tujuan bersama.

“Media online yang kita geluti ini, waktunya sudah pendek. Kecuali kita membangun inovasi-inovasi,” tuturnya.

Ia mengingatkan membangun inovasi dan jaringan itu biayanya besar dan mahal. Maka jalan keluarnya bisnis bersama dengan tidak meninggalkan rumah yang telah kita bangun. 

“Mari kita bangun rumah besar kita bersama. Siberindo.co rumah besar kita,” kata Firdaus yang menyebut Siberindo.co sebagai newsroom bersama SMSI yang kini beranggotakan 1.224 pengusaha media siber yang tersebar di Tanah Air. 

“Para pengurus dan anggota SMSI Se-Tanah Air perlu dicatat, siberindo.co merupakan icon kebersamaan kita, karena dunia semua tahu kita yang melahirkannya,” katanya. (**)


Penangkapan Dua Pelaku Jambret. (Foto: Istimewa).

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Team  Macan  Opsnal Reskrim Polresta Barelang amankan dua orang pelaku pencurian dengan lekerasan / Curas (Jambret) berinisial JA (36) dan DR (27) di Perumahan Sentosa Indah, Sei Panas pada Jumat (5/3/2021).

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan menjelaskan, aksi Jambret ini berawal saat korban berinisial Lay tengah melintas di jalan Raya Seputaran Kota Mas Baloi, Lubuk Baja dengan menggunakan sepeda motor miliknya pada Jumat (26/2/2021) lalu.

"Saat korban melintas, pelaku datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor dan langsung mengambil tas sandang milik korban yang diletakan di gantungan barang sepeda motor milik korban," kata Andri, Minggu (7/3/2021).

Adapun Tas korban itu berisikan 1 kartu ATM Bank BNI, 1 E KTP, 1 SIM C, 1 STNK, 1 Ijajah SMA, uang tunai sebanyak Rp90 rb dan 1 unit Handphone IPhone 8+ warna rose gold.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebanyak Rp8 Jt dan langung melaporkan kejadian ke polresta Barelang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dengan gerak Cepat Team Macan Opsnal Reskrim Polresta Barelang yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan segera melakukan penyelidikan lapangan dan benar telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan / Curas (Jambret).

Selanjutnya pada Jum'at (5/3/2021) sekira pukul 15.00 Wib, Opsnal Reskrim Polresta Barelang mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di Perumahan Sentosa Indah, Sei Panas, sekira pukul 15.40 Wib.

"Ketika dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri kemudian Team Opsnal Reskrim Polresta Barelang memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali," kata Andri.

"Tak jera, pelaku tetap melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, Kemudian Opsnal Reskrim Polresta Barelang memberikan tindakan tegas dan terukur ke arah kaki pelaku dan pelaku berhasil diamankan dan digiring ke Mapolresta Barelang," tambahnya. 

(Redaksi/Exp)



Foto: Istimewa

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah 4 lokasi di Kota Batam, Juma (5/3/2021). Hal itu dilakukan dalam perkembangan penyelidikan dugaan kasus korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 sampai 2018.

Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada awak media, Sabtu (6/3/2021) menjelaskan 4 lokasi itu yakni berada di Kompleks Perumahan Raflesia, Kompleks Perumahan Sukajadi, Kantor PT. Golden Bamboo Bintan (GBB) di Kawasan Lytech Industri, dan Perumahan Sawang Permai.

"Dari penggeledahan ini, ditemukan dan diamankan bukti diantaranya berbagai dokumen dan barang yang berhubungan dengan perkara," ujarnya.

Kata dia, barang bukti yang pihaknya amankan itu akan divalidasi dan dianalisa untuk diajukan penyitaan menjadi bagian dalam berkas perkara penyidikan.

Diketahui, sejak sepekan lalu KPK telah 7 lokasi di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. Dari lokasi tersebut KPK juga menyita sejumlah dokumen-dokumen untuk dijadikan alat bukti.

Total sudah 11 lokasi yang telah dilakukan penggeledahan oleh lembaga anti rasuah tersebut selama penyelidikan berlangsung.

(Redaksi/Exp)



Kepala BC Batam, Susila Brata (Foto: Istimewa).

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Seludupkan 268 unit ponsel merk Iphone dari Kota Batam, Kepri, pada Sabtu (27/2/2021) lalu. Petugas Bea dan Cukai Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, meringkus 3 orang pelaku tindak pidana kepabeanan.

Kepala Bea dan Cukai Batam, Susila Brata, mengatakan ketiga pelaku tersebut yakni HZ, RA, dan MM selaku penumpang maskapai Lion Air nomor penerbangan JT 972 dari Batam tujuan Surabaya.

Susila mengungkapkan, penggagalan itu bermula saat petugas Seksi Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Juanda mendapatkan informasi dari Bea dan Cukai Batam terkait adanya penumpang membawa handphone tanpa dilengkapi dokumen pabean.

Pihaknya mengaku sudah memantau ketiga pelaku tersebut dari Batam setelah itu memberikan informasi tersebut kepada pihak BC Juanda.

"Setelah mendapati informasi tersebut, petugas unit P2 BC Juanda yang berkoordinasi dengan Satgas Pengamanan Lanudal Juanda, kemudian melakukan pengawasan terhadap penumpang yang diduga akan membawa handphone tersebut," bebernya, Sabtu (6/2-2021).

Dijelaskannya, saat melalui pemeriksaan alat Xray, petugas mendapati banyak telepon pintar di dua tas koper dan tiga tas ransel yang dibawa oleh pelaku tersebut.

"Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan mendapati 268 unit telepon pintar di dalamnya. Dalam koper dan tas ransel milik HZ, petugas mendapati 114 unit iPhone X,"

"Sementara di dalam koper dan tas ransel milik RA didapati 104 unit iPhone X. Lalu di dalam tas ransel milik MM didapati 15 unit iPhone 7, sembilan unit iPhone 8, 15 unit iPhone X, dan 11 unit iPhone Xr," jelasnya.

Tidak hanya itu, saat digeledah diketahui ratusan unit iPhone tersebut merupakan barang second atau bekas. Sebab kesemuanya tidak dilengkapi dengan kotak dan alat pengisi daya atau charger.

Susila juga membeberkan, total kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan ketiga tersangka tersebut sekitar Rp. 470 juta dan total perkiraan harga seluruh barang itu sebesar Rp. 1,6 miliar.

"Kalau untuk tujuan akhirnya masih belum diketahui, masih kami dalami. Tetapi barang tersebut sudah sampai Surabaya," pungkasnya.

(Redaksi/Exp)


Presiden Jokowi  didampingi Seskab Pramono Anung dan pejabat lainnya meninjau area lumbung pangan yang terletak di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, NTT.  (Foto: Istimewa)

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM
: Guna memperkuat ketahanan pangan nasional, pemerintah mengembangkan kawasan lumbung pangan atau food estate di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Sumatra Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

“Penyediaan cadangan pangan nasional ini adalah agenda strategis yang harus kita lakukan dalam rangka mengantisipasi kondisi krisis pangan akibat pandemi COVID-19, yang sudah berkali-kali diingatkan oleh FAO (Food and Agriculture Organization) mengenai krisis pangan dunia. Hal ini juga untuk mengantisipasi perubahan iklim, serta juga tidak kalah pentingnya adalah mengurangi ketergantungan kita pada impor pangan,” ujar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas pada September tahun lalu.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pentingnya peningkatan produksi dan penguatan cadangan pangan menjadikan program pengembangan ini harus ditangani secara extraordinary, salah satunya lewat pendampingan yang intensif.

Syahrul menambahkan, Kementerian Pertanian (Kementan) akan memaksimalkan semua lini agar pendampingan yang diberikan terhadap petani di kawasan lumbung pangan di tiga provinsi tersebut bisa berjalan maksimal, salah satunya lewat pembentukan Tim Pendamping/Detasering Pengembangan Kawasan Food Estate.

“Petugas perlu disiapkan dan ditingkatkan kompetensinya sehingga dapat optimal bekerja, dengan kompetensi ini, para pendamping dapat memiliki kemampuan mendampingi dan mengawal para petani di food estate dalam melakukan budidaya, penggunaan alsintan [alat dan mesin pertanian] dan penanganan panen serta pascapanen,” ujarnya saat memberikan pembekalan dan pelepasan tim pendamping tersebut, di Jakarta, Kamis (04/03/2021).

Mentan menegaskan, tim ini menjadi landasan utama dalam mengoptimalkan berbagai aktivitas lumbung pangan dari hulu ke hilir. Kehadiran pendamping bagi petani diharapkan membantu percepatan pengembangan lumbung pangan dan memperkuat eksistensi kelembagaan petani serta pengembangan bisnis dan korporasi petani.

“Di pertanian itu yang terpenting adalah bagaimana kemauan kita bekerja, kuncinya harus fokus dan paham secara jelas dan detail apa yang kita kerjakan, apa target kita, pahami medannya, pahami siapa orang-orang yang harus kita kenal di lapangan, dan tentu harus diikuti juga dengan disiplin dan kerja sama yang baik” paparnya.

Untuk kesuksesan program food estate ini Mentan berkomitmen akan mendukung penuh upaya pendampingan bagi para petani, sebagai langkah yang sangat penting dalam mengakselerasi kegiatan pertanian di lokasi food estate.

“Ini langkah yang bagus, jangan ada kata mundur ataupun berhenti, kita harus fight, saya dukung penuh pendampingan ini, secara teknis semua unit kerja di Kementan harus ikut bekerja dan mendukung,” tegasnya.

Sebagai informasi, untuk tahap awal tim pendamping akan bekerja secara intensif selama tiga bulan ke depan, tim ini terdiri dari 70 orang tenaga fungsional yang meliputi para peneliti, penyuluh pusat, widyaiswara, dosen, pengawas benih tanaman, litkayasa, pengamat organisme pengganggu tanaman dan fungsional umum lainnya.

(Redaksi/Setkab/HUMAS KEMENTAN/UN)



Panglima TNI dan Kapolri Saksikan Vaksinisasi Ribuan Prajurit dan Polri.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Panglima TNI dan Kapolri tinjau dan saksikan kegiatan vaksinisasi covid-19 di gedung Lancang Kuning Polda Kepri, serta memberikan pengarahan kepada sejumlah pejabat TNI dan Polri diwilayah Provinsi Kepri, Jumat (5/3-2021).

Kegiatan menjalani vaksinisasi Covid-19 oleh sebanyak 1.000 Prajurit TNI – Polri di wilayah Provinsi Kepri, disaksikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., mengatakan, vaksin Covid-19 diberikan kepada 500 Personil Polri dan 500 Prajurit TNI. Sebelum mendapat suntikan vaksin Covid-19, anggota harus menjalani pemeriksaan awal, termasuk pengecekan suhu dan tekanan darah.

"Disamping melakukan peninjauan Vaksinasi terhadap anggota, Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri juga memberikan pengarahan kepada sejumlah pejabat TNI dan Polri diwilayah Provinsi Kepri," tutur Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono.

Sebelumnya pada kamis tanggal 4 Maret 2021, seluruh pejabat utama Polda Kepri, para perwira, dan Personil Polda Kepri telah menerima suntik Vaksin dan pada hari ini merupakan tindak lanjut Vaksinasi terhadap anggota TNI-Polri yang belum melaksanakan.

"Suntikan vaksin ini hanya diberikan kepada seluruh anggota yang menurut hasil pemeriksaan kesehatannya layak untuk menjalani vaksinasi Covid-19." jelasnya.

"Walaupun nantinya telah menerima Vaksin, Kami tegaskan kembali kepada seluruh anggota agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," tutupnya.

Kadiv Humas Polri



Mikol dan Roko di Kapal Pompong yang Diamankan Satpolair Polresta Barelang.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Satpolair Polresta Barelang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan mikol dan rokok ilegal di Perairan Pulau Bulan, Batam, Selasa, (2/3/2021).

Kasat Polair Polresta Barelang, AKP Syaiful Badawi mengatakan, penangkapan itu berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa ada sebuah Kapal Pompong kayu yang membawa barang ilegal dari pelabuhan tikus Sei Lekop hendak menuju ke Tembilahan yang akan melewati perairan Pulau Bulan.

"Mendapati informasi tersebut, di Perairan Pulau Bulan Batam dengan Koordinat 00°59.907 N - 103°56.358 E personil Patroli Sat Polair Polresta Barelang dengan menggunakan satu unit Kapal Patroli Nomor : XXXI-28-1001, melakukan patroli diseputaran perairan tersebut," ungkap Syaiful Badawi, Jum'at (5/3/2021).

Tak lama waktu berselang, satu unit kapal Pompong Kayu tanpa nama sedang melintasi perairan kemudian personil patroli merapat ke kapal tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan kapal.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas tidak menemukan dokumen kapal dengan membawa barang berisi rokok dan mikol llegal," ujar Badawi.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 1 unit pompong kayu tanpa nama, 29 box rokok ilegal, 3 box mikol merk Black Label ukuran 1 liter dengan jumlah 12 botol per box, 27 box mikol merk Red Label ukuran 750 ml dengan jumlah 12 botol per Box dan 213 kes mikol Bir merk Carlsberg.

Selain berhasil mengamankan barang bukti, petugas Satpolair Polresta Barelang juga mengamankan nahkoda kapal berinisial SY (28).

"Menurut keterangan SY (28), bahwa pemilik barang adalah berinisial A yang saat ini dalam pencarian atau DPO," beber Syaiful Badawi.

Informasi yang dihimpun dari salah seorang narasumber, pemilik barang berinisial A disebut-sebut warga tembilahan yang kerap melakukan aksi penyelundupan Batam - Tembilahan.

Terhadap kapal dan ABK kapal diamankan untuk dilakukan proses selanjutnya dan atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 102 UU No. 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan," pungkasnya.

(Redaksi/expos/Fay)



Gotong Royong Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur dengan Masyarakat. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur Desa Ceruk, Bripka Suharjo bersama Masyarakat RT/RW, Desa Ceruk melaksanakan gotong royong pembersihan potong rumput lapangan bola kaki Desa Ceruk RT 004/RT 002 Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna, Jumat (5/3/2021).

Di Sela-sela kegiatan, Bripka Suharjo menyampaikan himbauan agar Selalu memperhatikan lingkungan tetap bersih dan menghimbau kepada masyarakat rumput yang sudah dipotong atau sampah, agar tidak dibakar disarankan untuk kasih makan ternak saja, kasih masyarakat yang berternak sapi.

" Dan apa bila keluar rumah tetap gunakan  masker atau kemanapun dan selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan," ungkapnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kades Desa Ceruk berserta staf, Babinsa Desa Ceruk Serka Rapius dan Masyarakat Desa Ceruk.

(IK)


Foto: Istimewa

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Tugas Penanganan COVID-19  menetapkan Provinsi Kepulauan Riau sebagai Zona Kuning penularan COVID-19 setelah jumlah kasus aktif turun drastis dalam sebulan terakhir.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Kamis (04/03), sehari yang lalu, Tanjungpinang dan Batam masih Zona Oranye atau resiko penularan sedang, sementara Kabupaten Karimun, Natuna, Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga ditetapkan sebagai Zona Kuning dengan resiko penularan kecil.

"Alhamdulillah, hari ini tujuh kabupaten dan kota di Kepri ditetapkan sebagai daerah dengan resiko penularan rendah," ujarnya, yang juga Sekda Kepri.

Arif menjelaskan jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah itu  tinggal 148 orang. Kasus aktif COVID-19 di wilayah tersebut  tersebar di Batam 72 orang, Tanjungpinang 22 orang, Bintan 47 orang, Karimun lima orang, dan Natuna dua orang. Sedangkan Kepulauan Anambas dan Lingga nol kasus aktif COVID-19.

Jumlah pasien COVID-19 di Kepri hari ini bertambah 12 orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 8740 orang. Penambahan pasien itu terjadi di Batam tiga orang, Tanjungpinang empat orang dan Bintan lima orang.

Total jumlah pasien di Kepri sejak Maret 2020 sampai sekarang  tersebar di Batam sebanyak 5981 orang, Tanjungpinang 1398 orang, Bintan 690 orang, Karimun 421 orang, Lingga 55 orang, Natuna 92 orang dan Anambas 103 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 21 orang sehingga  menjadi 8371 orang, yang terdiri dari Batam tujuh orang sehingga menjadi 5743 orang, Tanjungpinang enam orang sehingga menjadi 1348 orang, dan Bintan delapan orang sehingga menjadi 626 orang.

Total pasien yang sembuh dari COVID-19 di Karimun 398 orang, Lingga 52 orang, Natuna 88 orang, dan Anambas 102 orang.

Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 221 orang, yang terdiri dari Tanjungpinang 28 orang, Batam 152 orang, Karimun 18 orang, Bintan 17 orang, Lingga tiga orang, Natuna dua orang dan Anambas satu orang.

Sumber: Diskominfo Kepri


Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Tinjau Masyarakat yang Divaksin. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad,SE.MM meminta seluruh masyarakat Provinsi untuk tidak takut divaksin.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad saat menghadiri pelaksanaan vaksinasi lansia di yayasan Permabudhi Tanjungpinang, Kamis (4/3).

"Kita harapkan semua masyarakat mendapatkan vaksinasi," ungkap Ansar, dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri. 

Ansar memastikan bahwa vaksinasi yang diberikan saat ini sudah pasti aman dan halal. Sehingga tidak ada alasan untuk takut divaksin.

"Ditambah lagi dengan divaksin dapat memutuskan mata rantai penularan Covid-19," ujar Ansar.

Untuk itu, Ansar mengharapkan semua masyarakat Kepri untuk dapat ikut mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 saat ini.

"Salah satunya dengan mau dan bersedia untuk di vaksinasi," tegas Ansar kembali.

Redaksi


Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina (Foto: Istimewa)

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad, SE.MM akhirnya menyampaikan pidato perdana Gubernur Provinsi Kepri dalam paripurna DPRD Kepri, Kamis (4/3).

Didampingi wakil Gubernur Provinsi Kepri Hj Marlin Agustina, Ansar menyampaikan terdapat tujuh program strategis yang akan dilaksanakan dalam memimpin Provinsi Kepri.

"Pertama dan yang utama adalah program dalam percepatan Pemulihan ekonomi di Provinsi Kepri, " ungkap Ansar.

Apalagi lanjut Ansar, perekonomian Kepri yang sempat menurun akibat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Kedua, program penguatan jaring pengamanan sosial serta percepatan pemulihan kesehatan masyarakat.

"Ketiga, program pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkarakter dan berdaya saing melalui akselerasi pendidikan berkarakter," ujar Ansar.

Keempat, program strategis yang dilakukan adalah meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Melalui pemberdayaan dan peningkatan kualitas ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

"Kelima, melestarikan budaya Melayu dan meningkatkan kebersamaan serta kerukunan umat beragama di Provinsi Kepri, " jelas Ansar.

Ansar melanjutkan, kemudian yang keenam program peningkatan pembangunan dan infrastruktur khususnya di pulau-pulau. Baik itu pemenuhan akan air bersih, listrik serta ketersediaan Bahan Bakar Minyak BBM yang mudah dijangkau masyarakat.

"Dan program terakhir ketujuh adalah peningkatan kemaritiman di Provinsi Kepri, peningkatan industri perikanan laut dan seluruh komponen yang mampu meningkatkan potensi kelautan yang ada di Provinsi Kepri," ungkap Ansar.

Untuk itu, Ansar mengharapkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat dan seluruh jajaran di lingkungan Provinsi Kepri untuk bersama-sama dalam membangun Provinsi Kepri.

Sumber: Diskominfo Kepri


Foto: Istimewa

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Bareskrim Polri resmi menghentikan kasus dugaan penyerangan Laskar FPI kepada polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50. 

Dengan begitu, seluruh penyidikan perkara tersebut dan status tersangka pada enam Laskar FPI tersebut sudah tidak berlaku di mata hukum.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, penghentian kasus ini sebagaimana tertuang dalam Pasal 109 KUHP karena tersangka sudah meninggal dunia.

"Kasus penyerangan di Tol Jakarta-Cikampek dihentikan. Dengan begitu, penyidikan serta status tersangka sudah gugur," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Disisi lain, terkait dengan kasus ini, kata Argo, aparat kepolisian sudah menerbitkan Laporan Polisi (LP) soal dugaan adanya Unlawful Killing di kasus penyerangan Laskar FPI tersebut. 

Saat ini, Argo menyebut, ada tiga polisi dari jajaran Polda Metro Jaya yang sudah berstatus terlapor. Hal itu sebagaimana dengan instruksi Kapolri untuk menjalankan rekomendasi dan temuan dari Komnas HAM soal perkara ini. 

"Rekomendasi dan temuan Komnas HAM, kami sudah jalankan. Saat ini masih terus berproses," ujar Argo.

Redaksi/Divisi Humas Mabes Polri


Cerita Brigadir Pani Januar Dengan Warga. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah, Brigadir Pani Januar melaksanakan kegiatan Basembang Bercerite tentang himbauan pencegahan Karhutla di wilayah hukum Polsek Bunguran Timur Polres Natuna, Kamis (4/3/2021).

Terjalinya silahturahmi yang baik antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat. Dan dalam kegiatan tersebut, Brigadir Pani Januar menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar Hutan dan Lahan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Saya juga menghimbau kepada masyarakat di musim kemarau ini, untuk menjaga lingkungan sekitar rumah dengan tidak membakar sampah sembarangan yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran," ungkapnya. 

Ia juga beharap kepada masyarakat untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam hal menangani pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. 

"Dan saya juga berharap kepada masyarakat jika melihat adanya kebakaran segera melaporkan kepada kantor Kepolisian terdekat," paparnya. 

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.