Peresmian Kantor APPL kepri. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pangdam I/BB, Mayjend TNI Irwansyah resmikan kantor Asosiasi Pengusaha Pasir Laut (APPL) Kepri dan PT Sarana Kepri Raya (SKR) yang beralamat di Ruko Grand Orchid Blok A No.12 A, Kelurahan Taman Baloi Kota, Batam kota, Sabtu (26/9/2020).

Peresmian kantor APPL Kepri dan PT SKR itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Mayjend TNI Irwansyah yang didampingi oleh ketua umum APPL Kepri, Herry Tousa dan Direktur utama PT SKR, Hendri Harmen.

Herry Tousa selaku ketua umum APPL Kepri menjelaskan bahwa Asosiasi Pengusaha Pasir Laut Kepri merupakan wadah persatuan pengusaha pasir laut di wilayah Kepri dan PT Sarana adalah BUMD Provinsi Kepri.

"PT SKR ini didirikan berkaitan dengan program pengelolaan dan pengusahaan pasir laut di Kepri dengan komitmen terhadap pengelolaan dan pemanfaatan pasir laut harus dapat memberi manfaat," kata Herry disela-sela persemian kantornya.

"Terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan ekonomi kepada masyarakat dan daerah Kepri khususnya," tambahnya.

Menurutnya, Provinsi Kepri telah diberi rahmat oleh Allah dengan kelimpahan pasir laut, tentunya kelimpahan ini tidak dimiliki oleh negara lain.

"Tetapi ironinya Provinsi Kepri yang berada di jalur perdagangan internasional dan pusat kegiatan usaha dunia telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang rendah dibanding provinsi-provinsi lain di Indonesia," jelasnya.

Oleh sebab itu, kata Harry sangat diperlukan terobosan-terobosan sehingga pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masayarakt di Provinsi Kepri dapat ditingkatkan dan dipertahankan.

Belajar dari pengelolaan dan pengusahaan pasir laut sebelum tahun 2003 dimana sebelum diterapkan moratorium, "maka APPL akan mengelola sebagai usaha pasir laut dengan bertanggungjawab untuk memaksimalkan sumber daya sehingga benar-benar akan memberi manfaat dan meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi," jelasnya.

Dikatakan, pengelolaan dan pengusahaan pasir laut harus dapat memberi sumbangan kepada
pendapatan negara dan daerah, memberi manfaat bagi masyarakat nelayan dan pesisir dan selalu
menjaga lingkungan.

"Hal ini telah ditetapkan sebagai komitmen APPL bahwa dalam setiap meter kubik yang terjual harus dan dapat memberi manfaat bagi negara, daerah, masyarakat, pengusaha dan penduduk di sekitar lokasi penambangan," ucap Harry.

Dalam rangka untuk mewujudkan tanggungjawab dalam menjalankan Visi dan Misi, APPL telah menjalin kerjasama dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat Kepri.

"Selain itu, dukungan dari masyarakat adat, masyarakat pesisir, nelayan dan organisasi pemuda di Kepri dan tidak kalah pentingnya adalah dukungan dari PEPABRI dan PUSKOPAD KODAM I Bukit BArisan," jelasnya.

Ditempat yang sama, Dirut PT SKR, Hendri Harmen menjelaskan bahwa PT SKR adalah anak perusahaan PT Pembangunan Kepri dan beberapa pengusaha pemilik ijin penambang pasir laut.

Dalam kegiatan usahanya bermitra dengan APPL untuk mewujudkan persaingan usaha yang sehat sehingga pengusahaan pasir laut di Kepri dapat memberi manfaat maksimal dalam peningkatan kesejahteraan dan ekonomi bagi masyarakat Kepri khususnya.

PT SKR sebagai salah satu instrument pemerintah daerah dalam kegiatan usaha dan ekonomi yang diberi mandat untuk penjualan dan penangangkutan pasir laut.

"Sehingga pengaturan penjualan pasir laut tidak berdampak pada persaingan yg tidak sehat dan jatuhnya harga sehingga pemerintah daerah maupun masyarakat tidak mendapatkan manfaat maksimal sebelum moratorium expor pasir dilakukan," kata Hendri.

PT SKR bekerjasama dengan enam Koperasi Sejahtera Mandiri dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan Puskopad untuk penyaluran dana pengembangan masyarakat dan bantuan sosial kepada organisasi pemuda dan lembaga adat melayu yang didapat dari setiap meter kubik penjualan pasir laut.

"PT SKR juga menerapkan prinsip-prinsip manajemen perusahaan yang baik, transparansi, akuntable dan professional," pungkasnya.


Red/Tamp


Foto Penrem134
KENDARI KEPRIAKTUAL.COM: Sempat mengalami jalan kehidupan yang tragis akibat sang Ayah (Alm Serda Baso Hadang) yang dibunuh orang saat menjalankan tugas, akhirnya Akmal Tri Jaya berhasil menunaikan janjinya untuk mengangkat harkat dan derajat keluarga dengan berhasil lolos mengikuti pendidikan Bintara Prajurit Karir Reguler(Ba PK Reg) TNI AD 2020.

Hal itu di ungkapkan Kapenrem 143 /HO Mayor Arm Sumrsono dalam rilisnya, Kendari, Sultra, Sabtu (26 September 2020).

“Tuhan telah menggariskan dibalik kisah tragis orang tuanya yang terbunuh dalam melaksanakan tugas, Akmal meraih kesuksesan untuk melanjutkan pengabdian ayahnya,” terangnya.

Untuk diketahui ayah dari Akmal merupakan   Alm Serda Baso Hadang seorang  Babinsa  Koramil 1413-16/ Sorawolio Kodim 1413 Buton yang dibunuh oleh pemuda setempat yang mabuk alkohol.

"Tersangka pembunuh alm Baso Hadang yaitu  Komang Ilyas akhirnya tewas ketika mencoba melarikan diri saat akan ditangkap aparat kepolisian di  Kelurahan Karing-karing Kecamatan Bungi, Kota Baubau, pada tanggal 19 Mei 2020,"ujar Sumarsono

"Berkat usaha yang keras dan bekali-kali mendaftar jadi prajurit TNI AD, akhirnya Akmal mewujudkan perjalanan hidupnya yang tragis dan menunaikan janjinya untuk mengangkat harkat dan martabat keluarganya dengan menjadi prajurit TNI AD tahun ini,"imbuhnya.

Sebagai informasi, tahun ini Animo Calon Bintara PK TNI AD mencapai 1.219 orang serta melalui proses seleksi yang transparan, Korem 143/HO mengirimkan 106 putra-putra terbaik Sultra untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Makassar.

"Dari 68 orang anak-anak Sultra yang akan mengikuti pendidikan di Rindam XIV/Hasanudin tersebut berasal dari wilayah Kolaka (28 orang), Buton (12 orang), Muna (18 orang) dan Kendari (10 orang)," ujar  Sumarsono merinci.

"Memang terlihat berat, 68 orang harus berkompetisi dengan dengan 1.151 orang lainnya. Semoga kedepan pimpinan TNI AD dan Kodam XIV/Hasanudin dapat meningkatkan alokasi bagi pemuda Sultra,"tambahnya penuh harap.

Terpisah saat dihubungi melalui telepon,  Nunung Karnengsih (Ibu dari Akmal), sebagaimana keinginan anaknya, dia juga sangat berkeinginan agar pemuda yang lahir di Bandung pada tahun 1998 itu  melanjutkan pengabdian ayahnya kepada bangsa dan negara, yaitu sebagai prajurit TNI AD.

“Saya hanya mendukung dan mendoakan Akmal,  Alhamdullillah semua karena Allah SWT dan tentunya dorongan dari unsur pimpinan dan rekan - rekan almarhum, dia berhasil mewujudkan cita-cita dan janjinya sebagai prajurit TNI AD” tutur Nunung yang mendampingi karir suaminya sejak berdinas di Batalyon Arhanudri-3 Kodam III/Slw itu.

“Akmal bisa menggantikan Almarhum Bapaknya, mereka sifatnya mirip, agak keras tapi peduli dengan orang lain. Saya hanya bisa berharap Akmal nanti bisa mengikuti jejak bapaknya, disiplin dan bertanggung jawab serta sayang sama keluarga,” ungkapnya lirih teringat sang suami.

“Masih banyak hal yang dia inginkan almarhum seperti menyelesaikan rumah ini tapi Allah berkehendak lain, tapi semua pasti ada hikmahnya untuk keluarga kami,” imbuhnya berkaca - kaca.

“Kabar bahagia itu telah datang, perjuangan Akmal kini terwujud, apa yang telah dia lakukan terbayar sudah. Latihan rutin dan tak lupa berdoa itu yang di kerjakan, dia pantang menyerah walau sudah mendaftar kesekian kalinya,” tuturnya.

“Moga kedepannya dia bisa mewujudkan impiannya, dia ingin merasakan berangkat tugas untuk membela bangsanya, tentara yang jago perang katanya waktu itu,” imbuh  dia dengan suara terbata-bata .

Bersama dengan Almarhum Baso Hadang, Nunung dikaruniai 4 orang anak yaitu Bahtiar (29), Tanti Rosdiana (24), Akmal Tri Jaya (21) dan Irsan Basri (17)

"Akmal putra ke tiga, setelah Bahtiar dan Tanti. Ketiganya lahir di Batalyon Arhanudri-3 , Bandung. Sedangkan yang keempat yaitu Irsan, masih sekolah di STM Bau-Bau jurusan listrik," pungkasnya.


(penrem143)


Tai'in Komari. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86, yang juga mantan dosen Unrika Batam, Ta'in Komari, SS. menyarankan sebaiknya polemik soal cuti tidaknya HMR di BP BATAM dilakukan gugatan di pengadilan PTUN sebab HMR susah ditetapkan KPUD Batam sebagai cawako. Hal ini menanggapi protes Ketua DPRD Kota Batam dan akan menyurati gubernur terkait tidak cirinya HMR di BP Batam.

"Bagusnya sih ada putusan pengadilan PTUN, sebab kalau pendapat gubernur juga masih debatable nanti," kata Cak Ta'in, Sabtu (26/9-2020).

Menurut Cak Ta'in, SK KPU pusat terkait cuti di BP Batam yang sesuai dengan pernyataan HMR pada Timsesnya juga debateble, dasar SK itu bisa benar bisa salah, maka ya tetap putusan pengadilan lah yang dapat memberikan kepastian hukum.

"Itupun kalau benar ada SK tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, maka untuk membuktikan suatu pendapat atau pandangan hukum yang akademis dan logis, serta independen maka sebaiknya ada proses hukum sehingga ada kekuatan yang mengikat dan tidak diperdebatkan serta tidak dipolitisir lagi.

Ditambahkan, dalam persidangan gugatan di PTUN maka nanti akan ada pendapat dan pandangan para ahli hukum tata negara yang akan menjadi pertimbangan dan dasar majelis hakim memutuskan perkara ini sehingga tidak terus menjadi kontroversi.

"Saya yakin akademi masih cukup waras otaknya, meski ada juga yang mata duitan," tegas Cak Ta'in.

Konsekuennya, kalau gugatan PTUN diterima maka pencalonan HMR juga harus dibatalkan, sebagaimana adanya syarat yang tidak dipenuhi.

"Cara itu jauh lebih elegan daripada terus diperdebatkan dan menjadi polemik," jelas Cak Ta'in.

Hal ini juga penting karena menyangkut keabsahan HMR tetap memimpin BP Batam yang pasti akan mengeluarkan kebijakan-kebijakan ataupun keputusan tertentu.

"Kalau saya memahami posisi Kepala BP Batam yang ex-officio oleh Walikota Batam, jadi kalau dia tidak walikota Batam maka dia juga bukan kepala BP Batam. Begitu juga kalau cuti sebagai walikota maka kepala BP secara otomatis mengikuti posisi pada jabatan walikota nya. Semua fasilitas yang ada di BP itu fasilitas negara, bahkan ketika dia duduk di kursi BP untuk bekerja, sementara dia sebagai calon walikota yang tidak menggunakan satupun fasilitas negara," papar Cak Ta'in.

"Jadi ya lakukan gugatan PTUN saja, supaya ada kepastian hukum secepatnya," tambah Cak Ta'in menegaskan.


Redaksi


RDPU DPRD Batam Berakhirnya Konsesi BP Batam dan ATB .

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Pasca berakhirnya konsesi pengelolaan air bersih dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) pada 14 November 2020 mendatang, DPRD Kota Batam meminta jaminan kepastian pelayanan air bersih kepada ATB maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Hal tersebut Usulan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kepastian pelayanan air pasca berakhirnya konsesi BP Batam dan PT ATB, di ruang rapat pimpinan DPRD Kota Batam, Jumat (25/9/2020).

RDP kali ini dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Ruslan Ali Wasyim, beberapa anggota DPRD lintas komisi, Manajer Sumber Daya Air, Limbah dan Lingkungan BP Batam, Ibrahim Koto, Presiden Direktur ATB, Ir Benny Adrianto Antonius, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Febrialin.

Dalam hal ini, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto mengatakan, kami meminta jaminan kepada pihak BP Batam dan ATB. Dari pihak ATB, kami meminta agar memberikan jaminan kepastian dan pelayanan terbaik agar masyarakat mendapatkan air bersih sampai pada masa akhir konsensi 14 November mendatang.

Kemudian, pascaberakhirnya konsensi pada 14 November nanti, pihaknya meminta maaf kepada BP Batam agar memberikan jaminan keberlanjutan pelayanan air bersih kepada masyarakat dengan kualitas baik dan tidak terganggu.

Dikatakan Nuryanto, tentang pengelolaan air bersih telah diatur dalam Undang-Undang nomor 17 tahun 2019, kemudian di PP No 122 tahun 2015, peran Pemerintah Daerah sangat kuat dalam pengelolaan penanganan air, setidaknya pemerintah daerah punya andil dalam hal ini.

Pemerintah Daerah, kata Nuryanto, tidak boleh hanya sekedar menjadi penonton. Pemerintah Daerah harus hadir untuk kepentingan masyarakat agar dapat ikut serta dalam pengelolaan air.

“Dalam proses pengakhiran ini, sampai sekarang kita tidak tahu konsensinya apa, isinya apa, kita nggak tahu dari mana. Namun demikian, kami ingin tekankan agar jangan sampai pelayanan air bersih kepada masyarakat demikian tidak peduli akan berakhirnya konsesi antara BP Batam dengan PT. ATB.

Nuryanto, yang akrab disapa Cak Nur, masyarakat, bila pendistribusian air bersih pasca berakhirnya konsensi terganggu maka pihaknya akan melakukan aksi untuk menyuarakan kepentingan dan hajat hidup orang banyak.

“Maka dari itu kami disini disini memberikan jaminan kepada dua pihak distribusi air ke masyarakat lancar dan tidak terganggu,” tegasnya.

Selanjutnya, setelah proses masa konsesi berakhir, DPRD Kota Batam berharap penyelesaian konsesi dengan cara yang baik. “Karena bila ada kekurangan asumsi yang berbeda pasti tidak akan ketemu.”

“Kami meminta maaf kepada mereka dalam pengadaan yang dilakukan dengan cara yang baik dan yang terpenting tetap mengutamakan kepentingan masyarakat yang terkait pelayanan air bersih,” pungkas Nuryanto.


Sumber: Kabarbatam.com




Hadiri Upacara HUT ke 18 Provinsi Kepri. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM:
Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut  (Danlantamal) IV Tanjugpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., beserta Ketua Korcab IV DJA I Ny.Helena Indarto Budiarto hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-18 Provinsi Kepri di halaman Gedung Daerah Jl. S.M. Amin No 1 Tanjungpinang Kepulauan Riau, Kamis pagi (24/9/2020).

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Isdianto, S.Sos., M.M., pimpin langsung upacara tersebut melalui upacara militer, dengan tetap melaksanakan  protokol covid-19 bagi para undangan yang sangat terbatas itu.

Dalam sambutannya Gubenur Kepri mengatakan, alhamdulillah selama 18 tahun terbentuknya Provinsi Kepri telah membuahkan capaian hasil yang menggembirakan yaitu Provinsi yang menerima penilaian  dari BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 10 tahun beruturut-turut.

Upacara HUT ke 18 Provinsi Kepri. 
“Penghargaan Dwi Praja Nugraha atau penghargaan tertinggi bagi Kepala Daerah dibidang pendidikan, kemudian predikat BB atau sangat memuaskan terhadap hasil system akuntabilitas kinerja pemerintah (Sakip) tahun 2020 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," jelasnya.

Gubernur juga mengatakan, atas semua partisipasi bantuan dari semua masyarakat Kepri untuk membangun Bunda Tanah Melayu Merata Merangkai Negeri Kepri Sejahtera.

Usai upacara Danlantamal IV berksempatan menyaksikan penandatanganan prasasti proyek-proyek strategis, penyerahan penghargaan di Hall Gedung Daerah.

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang


Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Ganja Kering. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 1.366,62 gram Daun Ganja Kering dimusnahkan oleh Dit Resnarkoba polda Kepri. Barang bukti tersebut adalah dari dua kasus yang tertuang dari Laporan polisi terhadap tiga tersangka. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., didampingi  oleh Wadir Resnarkoba Polda Kepri Akbp Dasmin Ginting, S.I.K., Perwakilan BNNP Kepri dan LSM Granat, Kamis (24/9/20).

Dari 2 Laporan Polisi didapati 3 orang tersangka yang berinisial AZ dan RK dengan barang bukti seberat 1.350,9 yang di Amankan oleh Subdit II Dit resnarkoba Polda Kepri Di kamar Tengah Lantai 2 Rumah Di Jl. Tamalatea Gg. Samping Blok C No. 02 Rt 003 Rw 002 Kel. Tanjung Sengkuang Kec. Batu Ampar Kota Batam dari Laporan Polisi LP - A / 118 / VIII / 2020 / SPKT - Kepri tanggal 14 Agustus 2020.

Dan 1 orang tersangka yang berinisial AW dengan barang bukti seberat 156.3 gram yang di Amankan oleh Subdit II Dit resnarkoba Polda Kepri di Kafe Ayam Temurui Blok A1 No. 4 Kel. Baloi Permai Kec. Batam Kota KotaBatam dari Laporan Polisi LP - A / 121 / VIII / 2020 / SPKT - Kepri Tanggal 27 Agustus 2020.

Pemusnahan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan Tindak pidana Narkoba yang terjadi selama Periode Agustus  2020 dengan Jumlah 2 Laporan Polisi dan 3 orang tersangka. Jumlah Barang bukti yang berhasil disita dari 3 orang tersangka tersebut adalah 1.507,2 gram Narkotika jenis ganja. Dari sejumlah 1.507,2 gram Narkotika jenis ganja dilakukan pemusnahan seberat 1.366,62 gram ganja, sedangkan sisanya 100,58 gram diperuntukan pada Labfor cabang Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan dan 40 gram disisihkan untuk pembuktian di persidangan.

Selanjutnya Barang Bukti Narkoba jenis Daun Ganja dimusnahkan dengan cara di bakar sedemikian rupa. Tiga orang tersangka yang diamankan berinisial AZ, RK dan AW. Atas perbuatan nya para tersangka diterapkan Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 114 Ayat  (1), ayat (2) Dan Pasal 111 Ayat (1), ayat (2). Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun.


Humas Polda Kepri



Foto Kegiatan CENTRIS. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Koordinator Central Relawan Isdianto-Suryani (CENTRIS) Thamrin Pasaribu menyatakan, aktivitas politik selama proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepulauan Riau harus menghadirkan kegembiraan dan semangat.

Menurut Thamrin, CENTRIS tak ingin pesta demokrasi justru membuat resah masyarakat, apalagi sampai memecah belah warga, atau memunculkan klaster baru terkait penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Karenanya, seperti selalu diinstruksikan dan diingatkan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kepri, Isdianto-Suryani (INSANI), CENTRIS terus mengutamakan pendekatan kreatif ketika bertemu masyarakat.

“Kami ingin menampilkan bahwa proses politik menghadapi pilkada penuh dengan kegembiraan, sukacita, dan memberikan efek semangat kepada publik. Namanya juga pesta rakyat, apa pun yang kita lakukan harus berimplikasi pada peningkatan indeks kebahagiaan warga," kata Thamrin, Jumat (25/9).

Untuk itu, Thamrin kerap menggelar sejumlah kegiatan kreatif di tempat warga biasa berkumpul, seperti berlangsung di tempat makan, pasar warga, hingga sudut kota tempat warga berinteraksi. Harapannya, publik bisa merasakan kebahagiaan dan kegembiraan sepanjang pelaksanaan pesta demokrasi, termasuk tertarik bergabung dan mendukung pasangan INSANI.

Thamrin ingin proses Pilkada Kepri tahun ini berjalan damai dan menyenangkan. Untuk itu, CENTRIS akan terus melakukan kegiatan-kegiatan kreatif, seperti membagikan masker untuk warga dan mengajak sebanyak-banyaknya warga Kepri untuk mendukung INSANI.

"Kami juga sering melakukan wawancara sambil mneyapa warga, ini untuk menyerap aspirasi dan mengetahui respons warga soal pilkada, termasuk mencari tahu keinginan masyarakat tentang bagaimana Kepri seharusnya dikelola. Sejauh ini responsnya positif. Kami akan gelar kegiatan seperti ini untuk mengantarkan Pak Isdianto kembali memimpin Kepri,” imbaunya.


Redaksi


Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto Saat Undangan Dibatalkan Oleh KPU.

BATAM KEPRIAKTUAL .COM
: Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto tak jadi bisa masuk ke ruangan Harris Hotel, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau setelah adanya kebijakan pembatalan undangan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, dalam pencabutan nomor urut bagi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, Kamis (24/9/2020).

Dengan didampingi oleh Ketua Komisi I DPRD Batam, terlihat Nuryanto tampak terkejut dengan pemberitahuan yang tiba-tiba oleh pihak KPU.

“Saya tidak dikasih tahu sehingga tiba-tiba tidak boleh masuk,” tegasnya sebelum meninggalkan lokasi.

Kejadian ini berawal saat salah seorang staf KPU Batam tidak memperbolehkan Nuryanto saat akan memasuki area Ballroom Unik yang dijadikan sebagai lokasi pencabutan nomor urut.

Nuryanto bahkan sempat menanyakan alasannya, karena undangan untuk hadir dalam kegiatan tersebut menyebutkan bahwa penyelenggara juga mengundang seluruh unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida).

“Saya hadir dalam memenuhi undangan sebagai unsur Muspida. Setelah sampai saya tidak dikasih masuk oleh staf, undangan dibatalkan tiba-tiba, ”lanjutnya.

Sementara itu, pantauan di lokasi kegiatan pencabutan nomor undi sendiri baru terlaksana sekitar pukul 10.00 wib setelah mengalami kemunduran selama satu jam dari waktu awal pelaksanaan yang direncanakan pada pukul 09.00 wib.


Sumber: Surya Kepri



Pencabutan Nomor Urut Paslon Wali Kota Batam dab Wakil Wali Kota Batam. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam gelar rapat pleno terbuka pencabutan nomor urut pasangan calon (Paslon) Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam periode 2021-2025, di Hotel Harris, Batam, Kamis (24/9-2020).

Rapat pleno tersebut, kedua pasangan calon Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi-Amsakar Achmad mendapatkan nomor urut 2, sedangkan Paslon Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo-Basyid mendapatkan nomor urut 1.

Sebelumnya KPU Batam mengagendakan Kamis 24 September 2020, KPU Kota Batam menetapkan No Urut Pasangan calon Walikota Kota Batam dan wakil walikota Kota Batam tahun 2020.

KPU Kota Batam menetapkan pasangan Rudi-Amsakar dan pasangan Lukita-Basyid lolos menjadi Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Batam.


Redaksi


Foto Bersama Kunjungan Ketua Korcab IV DJA I Ny Helena Indarto Budiarto. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Korcab IV DJA I Ny. Helena Indarto Budiarto dan pengurus, laksanakan kegiatan kunjungan budaya ke masjid-mesjid yang berada di komplek TNI Angkatan Laut, TK Hang Tuang Tanungpinang dan Paud Sekar Melati di Tanjungpinang Kepulauan Riau, Rabu pagi (23/9/2020).

Kunjungan tersebut diawali ke mesjid Hajar Aswad di Jl. Yos Sudarso, kemudian lanjut ke mesjid Al Barkah Komplek TNI Angkatan Laut Jl. Imam Bonjol dan terakhir di mesjid Al Irsyad di Jl.Cut Nyak Dien. Diketiga masjid tersebut Ketua Korcab IV DJA I berkesempatan memberikan tali asih kepada pengurus masjid yang diwakili oleh imam masjid masing-masing.

Setelah mengunjungi masjid, Ketua dan pengurus Korcab IV DJA I melanjutkan kegiatannya ke TK Hang Tuah untuk melihat secara langsung pendaftaranmurid baru, disana  Ketua Korcab IV DJAI berkesempatan membantu mengukur tinggi badan salah satu murid baru.

Kunjungan selanjutnya ke Paud Sekar Melati yang terletak di Komplek TNI Angkatan Laut  Jl. Imam Bonjol, disana melihat kegiatan belajar dari murid-murid Paud dan kunjungn berakhir ke KAL Pintar Mandiri

Ketua Korcab IV DJA I disela-sela kegiatannya mengatakan “ Kegiatan ini merupakan program kerja Seksi Budaya yang selalu diselenggarakan tiap tahun, kali ini kegiatannya selain melihat TK Hang Tuah dan Paud Sekar Melati, kita memberikan tali asih kepada pengurus masjid, berbagi rezeki kepada sesama”, pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Korcab IV DJA I Ny. Gatot Mardiyono, Pabinhar Korcab IV DJA I Kapten Marinir Cisworo serta pengurus Korcab IV DJA I. (dispen_lantamal iv).

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang


Foto Pengangkutan Pipa Besar ATB. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Masa konsesi PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan berakhir pada November 2020 mendatang. Tak sampai satu bulan lagi, perusahaan pengelolaan air bersih ternama ini tidak lagi mengelola air bersih untuk masyarakat Batam. 

Setelah masa konsesi berakhir, PT Moya Indonesia terpilih sebagai penggantinya usai PT Moya Indonesia sah melakukan teken MOU dengan BP Batam pada Senin (14/9/2020) lalu.

Namun dibalik itu terlihat ada hal yang janggal. Sebelum masa konsesi itu berakhir, sejumlah aset mulai ditarik oleh pihak ATB. Diantaranya pipa berukuran besar dan water fountain yang terpasang di sejumlah area di Batam.

Seperti sisa stok pipa yang berada di Water Treatment Plant (WTP) Tanjung Piayu dan Duriangkang mendadak dipindah ke suatu tempat menggunakan sejumlah kendaraan truk trailer.

Dari penelusuran di lapangan, aktivitas pemindahan pipa sudah dimulai sejak, Senin (20/9/2020) lalu. Sekitar ratusan pipa-pipa berukuran besar itu diangkut ke gudang milik PT BCK di Tower Indah  Mukakuning.

Salah satu warga Tower Indah Mukakuning yang berada persis didepan lokasi gudang penumpukan pipa itu menyebutakan bahwa keberadaan gudang tanpa plang nama itu milik PT ATB.

"Setahu kita, gudang itu milik orang ATB pak, makanya pipa-pipa itu ditumpuk disana. Tapi kita tidak tau mau diapain pipa-pipa tersebut," ucap wanita paruh baya itu saat ditemui, Rabu (23/9/2020) siang.

Ditempat yang sama, salah satu Security panjaga gudang pipa itu terlihat sibuk mencatat jumlah pipa setiap ada Truck Trailer yang mengangkut pipa yang masuk ke lokasi gudang.

Ketika ditanya lokasi gudang itu milik siapa, ia pun membenarkan bahwa gudang tersebut milik PT BCK yang bekerjasama dengan PT ATB.

Namun setelah kehadiran awak media di lokasi gudang, pria penjaga gudang itu tampak arogan dan bersuara nada keras.

"Ada keperluan apa kesini, dilarang masuk ke lokasi. Atas izin siapa masuk kesini. Kalaupun ada keperluan silahkan langsung ke kantor PT ATB," ucap pria itu dengan nada keras.

Menanggapi hal tersebut, Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus mengatakan, pipa-pipa yang bernilai miliaran rupiah itu adalah stock persediaan ATB, "itu masih milik ATB karena merupakan persediaan stock," jelas Maria kepada haluankepri.com.

Maria menyebut, pipa-pipa tersebut tidak masuk dalam audit yang dilaporkan untuk diserah terimakan ke BP Batam. "Karena belum menjadi intangible aset jadi masih fully ATB," jelasnya.

"Dan dipindahkan juga masih ke lokasi kita juga karena untuk penataan stock inventory ATB enggak ada yang salah dalam hal ini," tega Maria.

Maria, belum tahu pasti jumlah pipa tersebut. Namun alasannya dipindahkan untuk penataan pipa stock.

"Kita biasa penataan pipa stock, karena takut faktor safety juga ada mungkin tata letaknya sudah enggak aman karena musim hujan bisa ada tanah yang longsor dan lainnyanya. Selagi masih persediaan (stocks) masih milik ATB 100 persen," tutupnya.


Red/Tamp


Lukita Sambut Kedatangan Kapolresta Barelang. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, berkunjung ke rumah Pemenangan Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo.M.A dilokasi center legenda point, Hari ini Rabu, 23/9/2020, sekira pukul 10.30 Wib.

Kunjungan ini mengartikan pentingnya keamanan dan kenyamanan dalam standard pengumpulan massa pada saat pilkada tahun ini.

Kapolresta Barelang menyampaikan protokol kesehatan terkait covid-19 saat ini penting di pelihara demi memutus mata rantai covid-19.

"Kita menyampaikan kepada Pak Lukita, supaya tetap menjaga kesehatan secara pribadi maupun bersama Tim nya secara keseluruhan, tetap mematuhi protokol kesehatan serta melaksanakannya, mengingat penyebaran covid-19 yang terus meningkat saat ini. Termasuk misalnya dalam pengumpulan massa, itu maksimal hanya 50 orang saja". Jelas Yos Guntur kepada media, Rabu 23/9/2020.

Kapolresta Barelang Bincang-bincang Dengan Calon Wali Kota Batam, Lukita. 
Diketahui, bahwa Kapolresta Barelang sebelumnya sudah mengundang para calon Wali Kota Batam beserta stakeholder dalam penandatanganan Fakta integritas Dikantor Polresta dalam pelaksanaan Pilkada yang damai dalam protokol covid-19.

Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo.M.A juga membenarkan kunjungan Kapolresta Barelang dirumah pemenangannya. Dimana Kapolresta menyampaikan supaya tetap menjaga kesehatan dan terkait pengumpulan massa saat kampanye juga menjadi skala prioritas.

"Sebelumnya kita sudah diundang oleh Pak Kapolresta pada hari Senin 21/9/2020 kemarin. Undangan tersebut bertujuan dalam menandatangani fakta integritas terkait pilkada yang damai dan aman dengan tetap memperhatikan protokol covid-19. Kita juga sepakat dalam hal itu dan berharap adanya Perubahan yang lebih signifikan dikota Batam," terang Lukita, menambah keterangan Kapolresta Barelang.


Redaksi


Foto Dispen Lantamal IV Tanjungpinang. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Wakil KomandanPangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Wadanlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Marinir Gatot Mardiyono, S.H., secara resmi menutup Latihan Hukum Humaniter Internasional (HHI) dan HAM Tahun 2020 yang berlangusung di Gedung Serba Guna Yos Sudarso Jl. Yos Sudarso No. 1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepri, Selasa sore (22/9/2020).

Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari ini, atas kerjasama dengan   International Committe Of The Red Cross  (ICRC) yang diikuti oleh perwakilan dari Mako Lantamal IV, Pom Lantamal IV, Para Komandan KRI dan KAL Satrol Lantamal IV serta Yonmarhanlan IV.

Wadanlantamal IV dalam sambutannya membacakan sambutan tertulis Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., mengatakan, selama dua hari, kita bersama-sama belajar mendapatkan pengetahuan, berdiskusi dan berbagi informasi mengenai HHI dan HAM sebagai upaya melengkapi kemampuan para Prajurit untuk mengelola permasalahan-permasalahan yang mungkin timbul dalam melaksanakan tugas sesuai amanah undang-undang.

“Saya berharap kepada para Prajurit di lingkungan Lantamal IV Tanjungpinang, agar ilmu pengetahuan dan informasi yang didapat selama mengikuti kegiatan latihan ini, baik pengetahuan dan pengalaman selama berdiskusi," ujarnya.

 Selanjutnya, ungkap Wadanlantamal, informasi dari para narasumber, dapat diimplementasikan dan ditransformasikan kepada personel lainnya, yang belum mempunyai kesempatan untuk mengikuti kagiatan latihan ini.

"Sebagai informasi, diakhir pelatihan dilaksanakan Tactical Floor Game (TFG), agar para peserta dapat memahami secara tepat persolan-persolan di lapangan, sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat sesuai dengan prosedur yang ada," ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kadis dan Kasatker Lantamal IV.

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang


Foto Bersama. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Danrem 033/WP, Brigadir Jenderal TNI Harnoto pimpin Apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Praja Seligi-2020 yang dilaksanakan di Lobby Utama Polda Kepri pada Senin (21/9/2020).

Turut hadir, Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Danlantamal IV Tanjungpinang, Wakapolda Kepri, Danguskamla, Kajati Kepri, Ketua KPU Kepri, Ketua Bawaslu Kepri, Pejabat utama Polda Kepri dan para peserta Apel Gelar Pasukan.

Dalam sambutannya, Harnoto mengatakan bahwa penyelenggaraan pemilihan pada tahun 2020 ini bersamaan dengan Pandemi Covid-19,

"Untuk itu sarana prasarana dan personel di lapangan harus dipersiapkan dengan baik, agar dapat berjalan demokratis serta menjamin aspek kesehatan seluruh masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covi-19," kata Harnoto.

Mengingat itu, kata Harnoto bahwa pihaknya dengan jumlah 846 personel siap membantu, siap di BKO di Polda Kepri dalam rangka Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

"Dimana, Pilkada ini serentak dilaksanakan di wilayah Provinsi Kepri pada tanggal 9 Desember 2020 nanti," ucap Harnoto.

Menurutnya, kesiapan pasukan sangat penting dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel, alutsista, maupun segenap unsur pendukungnya, sehingga sewaktu-waktu dapat digerakkan dan mampu bereaksi dengan sigap dan cepat sesuai permintaan.

"Kapan Bapak kapolda membutuhkan, kami siap digerakkan kapanpun dan dimanapun lokasi kerawanan tersebut terjadi kami siap membackup kegiatan pengamanan," tegasnya.

Sinergritas Antara TNI-Polri dalam pengamanan dan menjaga netralitas merupakan hal yang utama. "Untuk itu saya berharap agar dipahami, dipedomani dan laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab untuk mengamankan dan mensukseskan pemilihan ini," harap Harnoto.

"Mari kita semua sama-sama berdoa dan berharap semuanya dapat berjalan dengan sukses dan aman," pungkasnya.


Red/Tamp


Tersangka Kasus Narkotika. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Lima orang tersangka berinisial Z, S, M, RS dan AF diamankan Tim Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri, lantaran memiliki Narkotika jenis sabu-sabu di dua TKP yang berbeda pada Jumat (18/9/2020) lalu.

Dir Resnarkoba polda Kepri, Kombes Pool Muji Supriyadi menjelaskan kronologi pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan. Pada Jumat (18/9/2020) sekira pukul 17.00 Wib tim melakukan upaya penangkapan paksa terhadap tiga orang pria dengan inisial Z, S dan M di Perumahan Graha Nusa Batam Kelurahan Langkai, Sagulung, Batam.

"Saat penangkapan, ditemukan barang bukti Narkotika jenis sabu yang disimpan didalam kemasan teh cina seberat 1.033 gram," kata Mudji didampingi Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, Senin (21/9/2020).

Setelah dilakukan pengembangan, tim berhasil mengungkap tersangka lainnya berinisial RS dan AF yang berda di Perumahan Jupiter Residance kecamatan Batu Aji, Batam.

"Dilokasi, tim berhasil mengamankan RS dan AF dikarenakan memiliki Narkotika jenis Sabu yang disimpan didalam sebuah koper coklat dengan berat 482 gram," jelas Mudji.

Selanjutnya para tersangka dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut.

Adapun jumlah barang bukti yang diamankan dari lima orang tersangka tersebut yakni 1.515 gram Sabu atau setara 1,5Kg. Selain itu juga diamankan beberapa unit Handphone milik tersangka dan kartu identitas diri.

Atas perbuatannya, para tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun.


Red/Tamp


Foto Pria Bunuh Diri. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Seorang pria yang belum diketahui identitasnya nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di kebun lahan persis di belakang gedung Mall Pelayanan Publik, Batam Center, Senin (21/9/2020).

Diketahui, pria yang tergantung di pohon itu tersebut awalnya ditemukan oleh seorang pemulung. Mengetahui hal hal tersebut, pemulung langsung memberitahukan kejadian itu ke pihak security Mega Mall Batam center.

Saat ditemukan, korban tampak menggunakan sarung dan topi serta menyandang tas ransel berwarna biru.

Kapolsek Batam Kota, AKP Restia Ocktane Guchi membenarkan kerjadian tersebut bahwa ada korban bunuh diri.

"Ya, ada salah seorang dengan jenis kelamin laki-laki ditemukan dengan kondisi gantung diri dengan nyawa sudah tidak ada, untuk kejadiannya pukul 09.00 WIB," jelas Guchi.

Lanjutnya, untuk motif korban bunuh diri kita masih di selidiki, apakah ini korban bunuh diri atau dibunuh dan untuk korban sekarang sedang di otopsi di rumah sakit Polda Kepri.


Ree/Tamp


Foto: Dispen Lantamal IV Tanjungpinang
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut  (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., pimpin pembacaan taklimat akhir pada penutupan Pengawasan dan Pemerikasaan (Wasrik) dari Inspektorat Komando Armada  (Itkoarmada) I yang berlangsung di Gedung Serba Guna Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Kamis siang  (17/9/2020).

Pelaksanaan Wasrik dilaksanakan sejak tanggal 25 Agustus sampai dengan 17 September 2020 terhadap Mako Lantamal IV, Fasharkan Mentigi dan Lanal-lanal jajaran Lantamal IV. Acara diawali dengan pendalaman internal, kemudian penandatanganan berita acara hasil Wasrik dan terakhir penyerahan hasil Wasrik dari Ir Koarmada I kepada Danlantama IV.

Danlantamal IV Tanjungpinang dalam sambutan tertulisnya mengatakan, hasil pemeriksaan yang telah disampaikan oleh Tim Wasrik, akan dijadikan sebagai bahan acuan untuk ditindaklanjuti ke arah perbaikan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja Lantamal IV dan jajarannya.

Irkoarmada I Laksamana Pertama TNI AR. Agus Santoso, S.T., membacakan penutupan taklimat akhir Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K.,S.E.,M.M.

“Tim Wasrik mempunyai peranan penting untuk mengukur tingkat oiptimalisasi satuan kerja, guna menghindari penyimpangan, untuk itu perlu adanya tindakan preventif dalam bentuk kontrol, sehingga nantinya dapat berkerja lebih tertib, akuntabel dan transparan," pungkasnya.

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang.



Tinjau Apel Pasukan. (Foto: Dispen Lantamal IV Tanjungpinang).
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., hadiri apel gelar pasukan dalam rangka Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 yang berlangsung di Lapangan Dewa Ruci Komplek TNI Angkatan Laut Jl. Dewa Ruci Tanjungpinang Kepulauan Riau, Kamis pagi (17/9/2020).

Apel yang dipimpin Komandan Resort Militer (Danrem) 033/WP Brigjen TNI Harnoto, S. Sos dalam sambutannya mengatakan, apel gelar pasukan tersebut merupakan representasi kesiapan seluruh personel TNI-Polri dan Pemda yang terlibat dalam pengamanan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 di wilayah Provinsi Kepri.

“Personel TNI-Polri harus netral di setiap kontestasi Politik. Domain personel TNI-Polri dalam agenda Nasional tersebut adalah untuk mengamankan dan mensukseskan Pilkada agar dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.

Sebagai informasi apel gelar Pam Pilkada melibat unsur TNI dan Polri serta Pemda yaitu 1 SSK dari Korem 033/WP, 1 SSK dari Lantamal IV, 1 SSK dari Lanud RHF, 1 SSR Pom Korem 033/WP, 1 SSR Pom Lantamal IV, 1 SSR Pom Lanud RHF, 2 SST dari Polres Tanjungpinang, 1 SST dari Basarnas, 1 SST Satpol PP Provinsi dan 1 SST Damkar Tanjungpinang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Provinsi Kepri Dr. H. T.S. Arif Fadillah ,S.Sos., M.Si., Plt. Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP., Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Danwing Udara 1 Kolonel Laut (P) Imam Safi’i, Danlanudal Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo, Danpom Lantamal IV Tanjungpinang Mayor Laut (PM) Dedy Ari Yuanto, S.A.P., M. Tr. Opsla., Dandim 0315/Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, S.H.,SIK., M.Si.

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang


Filemon Tambunan, S.M
Pilkada serentak 2020 telah ditetapkan oleh Pemerintah dan DPR RI pada tanggal 9 Desember 2020. Pilkada Serentak 2020 ini diatur dengan UU 6 tahun 2020 tentang Penetapan Perppu 2 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga UU 1 tahun 2015 tentang Penetapan Perppu 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi UU menjadi UU merupakan respon negara Indonesia terhadap bahaya kesehatan warganya karena Pandemi Virus Covid-19 yang belum dapat diketahui kapan berakhirnya.

Di Pilkada Serentak 2020 ini akan diikuti oleh 270 daerah. Adapun rincian ke-270 daerah itu adalah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Kepulauan Riau adalah salah satu provinsi yang akan ikut menghelat Pilkada Serentak tersebut. Selain ditingkatan provinsi, Pemilihan Kepala Daerah juga akan dilaksanakan di 6 Kabupaten/Kota. Pilkada Serentak kali ini akan diwarnai dengan kondisi yang berbeda, yakni pelaksanaannya ditengah Pandemi Virus Covid-19 melanda hampir seluruh dunia.

Pada 2 Maret 2020, untuk pertama kalinya pemerintah mengumumkan dua kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia. Sejak itu, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Data terbaru pertanggal 17 September 2020 dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 hingga saat ini bahwa total kasus pasien positif sebanyak 232.628 kasus, meninggal sebanyak 9.222 kasus dan total sembuh sebanyak 166.686 kasus. Sementara untuk wilayah Kepulauan Riau sendiri ada 1.430 kasus terkonfirmasi positif, 869 sembuh dan 50 meninggal.

Dari data tersebut, artinya bahaya dari Covid-19 masih terus menghantui disekitar kita. Bukan saja berdampak bagi aspek kesehatan masyarakat, namun juga dapat berimbas kepada aspek ekonomi. Data dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mencatatkan bahwa sudah 45 negara di dunia yang telah mengalami kondisi resesi akibat Pandemi Covid-19. Melihat dampak yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19 ini memang banyak menimbulkan spekulasi dan keraguan di kalangan masyarakat tentang apakah Pilkada Serentak 2020 ini akan sukses dilaksanakan.

Selain itu, momen pesta demokrasi 5 tahunan ini juga kerap menjadi ajang kesempatan bagi sekelompok orang untuk kepentingan tertentu. Bukan masalah baru lagi jikalau keterlibatan ASN selalu ada cerita disetiap pemilihan. Pada setiap pelaksanaan Pilkada permasalahan netralitas ASN selalu muncul ke permukaan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, terjadi 165 kasus pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) terhitung sejak 7 Desember 2018 hingga 1 Maret 2019. Sementara di Kepri, sudah ada 4 kasus berkaitan dengan netralitas ASN di Pilkada Serentak ini dengan rincian 3 kasus ada di Bintan dan 1 kasus di Karimun.

Netralitas ASN dalam Pemilu sudah diatur dan tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2014. Suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak ini haruslah melalui dukungan semua pihak yang ada. KPU dan Bawaslu sebagai Lembaga Penyelenggara Pemilihan harus mampu melaksanakan Pilkada Serentak ini sesuai dengan asas pemilu dan prinsip demokratis. Pemerintah juga perlu mengingatkan agar setiap ASN tidak ikut terlibat dan bersifat netral dalam Pilkada Serentak ini. Selain itu, masyarakat juga perlu diajak dan bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pelanggaran netralitas yang dilakukan ASN.

Melalui dukungan semua pihak yang ada, pelaksanaan Pilkada Serentak di berbagai daerah khususnya di Provinsi Kepulauan Riau ditengah Pandemi Covid-19 dapat berjalan dengan aman, kondusif dan sesuai dengan sesuai dengan protokol kesehatan. Sehingga di Pilkada kali ini akan lahir pemimpin yang diinginkan masyarakat berdasarkan melalui tahapan proses pelaksanaan Pilkada yang baik pula.


Filemon Tambunan, S.M
Sekretaris Cabang GMKI Tanjungpinang-Bintan


Foto Operasi Yustisi.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Polresta Barelang dengan gencar-gencarnya melaksanakan pendisiplinan protokol kesehatan (operasi Yustisi) kepada Masyarakat Kota Batam. Hal itu dilakukan akibat penyebaran Covid-19 semakin meluas di Kota Batam.

Kegiatan operasi Yustisi yang melibatkan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja dengan sasaran masyarakat pengendara sepeda motor yang melintasi Polsek Galang , Polsek Bengkong, Polsek Sei Beduk, dan Polsek Belakang Padang.

Dari hasil operasi Yustisi, terdapat 80 pelanggar masyarakat yang tidak menggunakan masker. Untuk sanksi yang diberikan yaitu berupa pencatatan identitas pelanggar. 

Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur Yudi mengatakan Operasi yustisi digelar sebagai bentuk keseriusan Pemerintah kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Kita tidak segan-segan untuk mengambil tindakan dengan memberikan sanksi berupa teguran lisan, tertulis maupun sanksi Sosial lainnya ditempat pada saat operasi berlangsung," kata Yos, Kamis (18/9/2020.

Menurutnya, hal ini dilakukan supaya masyarakat sadar untuk tetap disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan bila keluar dari rumah dan beraktivitas sehari-hari.

"Apabila peraturan Walikota Batam No 49 Tahun 2020 untuk penerapan disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan telah berlaku, tentunya sanksi akan mengikuti sesuai dengan Peraturan Walikota Batam," jelasnya.

Tak lupa, Yos juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat di Kota Batam untuk dapat bersama-sama mengigatkan kepada keluarga, saudara dan masyarakatnya agar dapat mematuhi protokol kesehatan. "Agar upaya pencegahan penyebaran Covid -19 di di Kota Batam segera berakhir," harapnya.


Red/Tamp


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.