Tersangka Kasus Narkotika. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Lima orang tersangka berinisial Z, S, M, RS dan AF diamankan Tim Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri, lantaran memiliki Narkotika jenis sabu-sabu di dua TKP yang berbeda pada Jumat (18/9/2020) lalu.

Dir Resnarkoba polda Kepri, Kombes Pool Muji Supriyadi menjelaskan kronologi pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan. Pada Jumat (18/9/2020) sekira pukul 17.00 Wib tim melakukan upaya penangkapan paksa terhadap tiga orang pria dengan inisial Z, S dan M di Perumahan Graha Nusa Batam Kelurahan Langkai, Sagulung, Batam.

"Saat penangkapan, ditemukan barang bukti Narkotika jenis sabu yang disimpan didalam kemasan teh cina seberat 1.033 gram," kata Mudji didampingi Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, Senin (21/9/2020).

Setelah dilakukan pengembangan, tim berhasil mengungkap tersangka lainnya berinisial RS dan AF yang berda di Perumahan Jupiter Residance kecamatan Batu Aji, Batam.

"Dilokasi, tim berhasil mengamankan RS dan AF dikarenakan memiliki Narkotika jenis Sabu yang disimpan didalam sebuah koper coklat dengan berat 482 gram," jelas Mudji.

Selanjutnya para tersangka dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut.

Adapun jumlah barang bukti yang diamankan dari lima orang tersangka tersebut yakni 1.515 gram Sabu atau setara 1,5Kg. Selain itu juga diamankan beberapa unit Handphone milik tersangka dan kartu identitas diri.

Atas perbuatannya, para tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun.


Red/Tamp


Foto Pria Bunuh Diri. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Seorang pria yang belum diketahui identitasnya nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di kebun lahan persis di belakang gedung Mall Pelayanan Publik, Batam Center, Senin (21/9/2020).

Diketahui, pria yang tergantung di pohon itu tersebut awalnya ditemukan oleh seorang pemulung. Mengetahui hal hal tersebut, pemulung langsung memberitahukan kejadian itu ke pihak security Mega Mall Batam center.

Saat ditemukan, korban tampak menggunakan sarung dan topi serta menyandang tas ransel berwarna biru.

Kapolsek Batam Kota, AKP Restia Ocktane Guchi membenarkan kerjadian tersebut bahwa ada korban bunuh diri.

"Ya, ada salah seorang dengan jenis kelamin laki-laki ditemukan dengan kondisi gantung diri dengan nyawa sudah tidak ada, untuk kejadiannya pukul 09.00 WIB," jelas Guchi.

Lanjutnya, untuk motif korban bunuh diri kita masih di selidiki, apakah ini korban bunuh diri atau dibunuh dan untuk korban sekarang sedang di otopsi di rumah sakit Polda Kepri.


Ree/Tamp


Foto: Dispen Lantamal IV Tanjungpinang
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut  (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., pimpin pembacaan taklimat akhir pada penutupan Pengawasan dan Pemerikasaan (Wasrik) dari Inspektorat Komando Armada  (Itkoarmada) I yang berlangsung di Gedung Serba Guna Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Kamis siang  (17/9/2020).

Pelaksanaan Wasrik dilaksanakan sejak tanggal 25 Agustus sampai dengan 17 September 2020 terhadap Mako Lantamal IV, Fasharkan Mentigi dan Lanal-lanal jajaran Lantamal IV. Acara diawali dengan pendalaman internal, kemudian penandatanganan berita acara hasil Wasrik dan terakhir penyerahan hasil Wasrik dari Ir Koarmada I kepada Danlantama IV.

Danlantamal IV Tanjungpinang dalam sambutan tertulisnya mengatakan, hasil pemeriksaan yang telah disampaikan oleh Tim Wasrik, akan dijadikan sebagai bahan acuan untuk ditindaklanjuti ke arah perbaikan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja Lantamal IV dan jajarannya.

Irkoarmada I Laksamana Pertama TNI AR. Agus Santoso, S.T., membacakan penutupan taklimat akhir Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K.,S.E.,M.M.

“Tim Wasrik mempunyai peranan penting untuk mengukur tingkat oiptimalisasi satuan kerja, guna menghindari penyimpangan, untuk itu perlu adanya tindakan preventif dalam bentuk kontrol, sehingga nantinya dapat berkerja lebih tertib, akuntabel dan transparan," pungkasnya.

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang.



Tinjau Apel Pasukan. (Foto: Dispen Lantamal IV Tanjungpinang).
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., hadiri apel gelar pasukan dalam rangka Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 yang berlangsung di Lapangan Dewa Ruci Komplek TNI Angkatan Laut Jl. Dewa Ruci Tanjungpinang Kepulauan Riau, Kamis pagi (17/9/2020).

Apel yang dipimpin Komandan Resort Militer (Danrem) 033/WP Brigjen TNI Harnoto, S. Sos dalam sambutannya mengatakan, apel gelar pasukan tersebut merupakan representasi kesiapan seluruh personel TNI-Polri dan Pemda yang terlibat dalam pengamanan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 di wilayah Provinsi Kepri.

“Personel TNI-Polri harus netral di setiap kontestasi Politik. Domain personel TNI-Polri dalam agenda Nasional tersebut adalah untuk mengamankan dan mensukseskan Pilkada agar dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.

Sebagai informasi apel gelar Pam Pilkada melibat unsur TNI dan Polri serta Pemda yaitu 1 SSK dari Korem 033/WP, 1 SSK dari Lantamal IV, 1 SSK dari Lanud RHF, 1 SSR Pom Korem 033/WP, 1 SSR Pom Lantamal IV, 1 SSR Pom Lanud RHF, 2 SST dari Polres Tanjungpinang, 1 SST dari Basarnas, 1 SST Satpol PP Provinsi dan 1 SST Damkar Tanjungpinang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Provinsi Kepri Dr. H. T.S. Arif Fadillah ,S.Sos., M.Si., Plt. Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP., Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Danwing Udara 1 Kolonel Laut (P) Imam Safi’i, Danlanudal Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo, Danpom Lantamal IV Tanjungpinang Mayor Laut (PM) Dedy Ari Yuanto, S.A.P., M. Tr. Opsla., Dandim 0315/Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, S.H.,SIK., M.Si.

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang


Filemon Tambunan, S.M
Pilkada serentak 2020 telah ditetapkan oleh Pemerintah dan DPR RI pada tanggal 9 Desember 2020. Pilkada Serentak 2020 ini diatur dengan UU 6 tahun 2020 tentang Penetapan Perppu 2 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga UU 1 tahun 2015 tentang Penetapan Perppu 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi UU menjadi UU merupakan respon negara Indonesia terhadap bahaya kesehatan warganya karena Pandemi Virus Covid-19 yang belum dapat diketahui kapan berakhirnya.

Di Pilkada Serentak 2020 ini akan diikuti oleh 270 daerah. Adapun rincian ke-270 daerah itu adalah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Kepulauan Riau adalah salah satu provinsi yang akan ikut menghelat Pilkada Serentak tersebut. Selain ditingkatan provinsi, Pemilihan Kepala Daerah juga akan dilaksanakan di 6 Kabupaten/Kota. Pilkada Serentak kali ini akan diwarnai dengan kondisi yang berbeda, yakni pelaksanaannya ditengah Pandemi Virus Covid-19 melanda hampir seluruh dunia.

Pada 2 Maret 2020, untuk pertama kalinya pemerintah mengumumkan dua kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia. Sejak itu, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Data terbaru pertanggal 17 September 2020 dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 hingga saat ini bahwa total kasus pasien positif sebanyak 232.628 kasus, meninggal sebanyak 9.222 kasus dan total sembuh sebanyak 166.686 kasus. Sementara untuk wilayah Kepulauan Riau sendiri ada 1.430 kasus terkonfirmasi positif, 869 sembuh dan 50 meninggal.

Dari data tersebut, artinya bahaya dari Covid-19 masih terus menghantui disekitar kita. Bukan saja berdampak bagi aspek kesehatan masyarakat, namun juga dapat berimbas kepada aspek ekonomi. Data dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mencatatkan bahwa sudah 45 negara di dunia yang telah mengalami kondisi resesi akibat Pandemi Covid-19. Melihat dampak yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19 ini memang banyak menimbulkan spekulasi dan keraguan di kalangan masyarakat tentang apakah Pilkada Serentak 2020 ini akan sukses dilaksanakan.

Selain itu, momen pesta demokrasi 5 tahunan ini juga kerap menjadi ajang kesempatan bagi sekelompok orang untuk kepentingan tertentu. Bukan masalah baru lagi jikalau keterlibatan ASN selalu ada cerita disetiap pemilihan. Pada setiap pelaksanaan Pilkada permasalahan netralitas ASN selalu muncul ke permukaan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, terjadi 165 kasus pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) terhitung sejak 7 Desember 2018 hingga 1 Maret 2019. Sementara di Kepri, sudah ada 4 kasus berkaitan dengan netralitas ASN di Pilkada Serentak ini dengan rincian 3 kasus ada di Bintan dan 1 kasus di Karimun.

Netralitas ASN dalam Pemilu sudah diatur dan tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2014. Suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak ini haruslah melalui dukungan semua pihak yang ada. KPU dan Bawaslu sebagai Lembaga Penyelenggara Pemilihan harus mampu melaksanakan Pilkada Serentak ini sesuai dengan asas pemilu dan prinsip demokratis. Pemerintah juga perlu mengingatkan agar setiap ASN tidak ikut terlibat dan bersifat netral dalam Pilkada Serentak ini. Selain itu, masyarakat juga perlu diajak dan bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pelanggaran netralitas yang dilakukan ASN.

Melalui dukungan semua pihak yang ada, pelaksanaan Pilkada Serentak di berbagai daerah khususnya di Provinsi Kepulauan Riau ditengah Pandemi Covid-19 dapat berjalan dengan aman, kondusif dan sesuai dengan sesuai dengan protokol kesehatan. Sehingga di Pilkada kali ini akan lahir pemimpin yang diinginkan masyarakat berdasarkan melalui tahapan proses pelaksanaan Pilkada yang baik pula.


Filemon Tambunan, S.M
Sekretaris Cabang GMKI Tanjungpinang-Bintan


Foto Operasi Yustisi.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Polresta Barelang dengan gencar-gencarnya melaksanakan pendisiplinan protokol kesehatan (operasi Yustisi) kepada Masyarakat Kota Batam. Hal itu dilakukan akibat penyebaran Covid-19 semakin meluas di Kota Batam.

Kegiatan operasi Yustisi yang melibatkan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja dengan sasaran masyarakat pengendara sepeda motor yang melintasi Polsek Galang , Polsek Bengkong, Polsek Sei Beduk, dan Polsek Belakang Padang.

Dari hasil operasi Yustisi, terdapat 80 pelanggar masyarakat yang tidak menggunakan masker. Untuk sanksi yang diberikan yaitu berupa pencatatan identitas pelanggar. 

Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur Yudi mengatakan Operasi yustisi digelar sebagai bentuk keseriusan Pemerintah kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Kita tidak segan-segan untuk mengambil tindakan dengan memberikan sanksi berupa teguran lisan, tertulis maupun sanksi Sosial lainnya ditempat pada saat operasi berlangsung," kata Yos, Kamis (18/9/2020.

Menurutnya, hal ini dilakukan supaya masyarakat sadar untuk tetap disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan bila keluar dari rumah dan beraktivitas sehari-hari.

"Apabila peraturan Walikota Batam No 49 Tahun 2020 untuk penerapan disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan telah berlaku, tentunya sanksi akan mengikuti sesuai dengan Peraturan Walikota Batam," jelasnya.

Tak lupa, Yos juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat di Kota Batam untuk dapat bersama-sama mengigatkan kepada keluarga, saudara dan masyarakatnya agar dapat mematuhi protokol kesehatan. "Agar upaya pencegahan penyebaran Covid -19 di di Kota Batam segera berakhir," harapnya.


Red/Tamp


Tersangka Pembawa Sabu. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ditresnarkoba Polda Kepri kembali amankan seorang pria atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1.057 gram. Penangkapan tersebut terjadi pada Senin (14/09/2020) di pinggir jalan persisnya depan Halte Shangrilla Kecamatan Sekupang Kota Batam sekira pukul 07.00 Wib.

Hal itu dibenarkan langsung oleh DirresNarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Mudji Supriadi saat di hubungi awak media, Jumat (18/9/2020) pagi.

"Iya benar, pada Senin (14/9/2020) lalu anggota Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri yang dipimpin AKBP Arthur Sitindaon telah melakukan upaya paksa penangkapan terhadap seorang pria," kata Mudji.

Diketahui pelaku bernama Syaifullah Alias Syaif Alias Hafiz yang berprofesi sebagai nelayan.

"Saat dilakukan penggeledahan, tim menemukan barang bukti Narkotika jenis sabu-sabu. Saat ini pelaku dan barang bukti masih dalam pengembangan," Pungkasnya.


Red/Tamp


Foto Bersama Bupati Karimun Saat Peresmian Desa Perayun. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun H.Aunr Rafiq S.Sos,M.Si hadiri undangan dalam Rangka peresmian Kantor Desa Perayun, di tandai dengan pemotongan pita kagiatan berlangsung tepatnya di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (16/9/2020).

Turut hadir pada kegiatan tersebut Camat Kundur Utara, Camat Kundur Barat, Polsek Kundur Utara, Danramil, Setcam Kundur Barat.

Dalam kata sambutan Bupati Karimun H. Aunur Rafiq mengatakan, ia atas nama pemerintah Kabupaten Karimun mengucapkan tahniah dan terimakasih atas peroses pembangunan kantor desa perayun yang telah terselesaikan.

"Ada pun beberapa kekurangan pembangunan kantor desa perayun ini seperti pengadaan Air bersih, listrik, Pagar, Papingblok, dan beberapa pasilitas lainnya yang insyaallah pada APBDES perubahan tahun ini. Sehingga akan dapat di sempurnakan," ucap Aunur Rafiq.

Kemudian dari itu, lanjutnya, selain pembangunan desa prayun di masa jabatan saya Alhamdulillah peroses pembangunan terus berjalan dan kita sudah lakukan peresmian  kantor desa di beberapa desa lainnya.

"Pembangunan tidak hanya kantor desa melain kan pembangunan Puskesmas, air bersih, semenisasi, penimbunan jalan jatau pemeliharaan jalan sudah kita lakukan, termasuk alokasi dana desa 10 persen di masa jabatan saya sudah di masukkan ke (ADD)," kata Rafiq.

Selain itu, kata H.Aunur Rafiq, ia berharap semoga dengan berdirinya kantor desa perayun ini semoga dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Perayun.

Ditambahkan Kepala Desa Perayun, Hery, ia mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah subhanahuwata'ala dengan selesainya pembangunan kantor Desa Perayun. Dimana Kantor Desa perayun di bangun sejak tahun 2018 melalui APBD dan selesai pada tahun 2020.

"Ini merupakan satu anugerah dari Allah yang mana Ahir nya Desa perayun  memiliki kantor Desa sendiri," ungkap Hery.

Dari itu Hery juga mengucapkan, ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Karimun H. Aunur Rafiq beserta rombongan yang telah hadir guna untuk peresmian kantor Desa Perayun.

"Atas nama masyarakat Desa Perayun turut mendo'a kan, semoga Bapak H. Aunur Rafiq apa yang di niat dan di jalan kan di Pilkada 2020 nanti mendapatkan Rido dari Allah SWT," ujarnya. 


Ahmad Yahya


Paslon Gubernur Kepri. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Dukungan masyarakat untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto-Suryani (INSANI) semakin kuat. Setelah sebelumnya beragam elemen masyarakat menyatakan siap mengawal INSANI menduduki kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, kini giliran Keluarga Pasundan Pulau Kundur yang memberikan dukungan.

Ketua Forum Masyarakat Sunda Ngumbara Kepulauan Kundur, Aditiya, menyatakan pihaknya bakal mengerahkan seluruh anggota untuk membantu kemenangan INSANI. Ihwal alasan mendukung pasangan INSANI, menurut Aditiya, turut dilatari ketokohan Isdianto yang dekat dan melekat dengan masyarakat Sunda di Kepulauan Kundur.

“Sajak awal kami masyarakat Sunda di Kundur mendukung Pak Isdianto untuk kembali memimpin Kepri. Di periode lalu, kami mendukung almarhum Pak Muhammad Sani, kakak kandung Pak Isdianto. Jadi kami orang Sunda di Kundur sudah merasa dekat dengan keluarga beliau,” tutur Aditiya, Kamis (17/9).

Foto Bersama. 
Aditiya mengatakan, sejumlah strategi pemenangan telah disusun untuk membantu kemenangan pasangan INSANI di Pilkara Kepri, 9 Desember mendatang. Di sisi lain, Aditiya berharap Isdianto terus menjaga silaturahmi dengan warga Sunda. “Kami butuh kehadiran beliau agar silaturahmi terus terjalin,” katanya.

Terkait upaya memenangkan INSANI, Aditiya memastikan anggotanya solid dan telah siap mengenalkan INSANI ke masyarakat.

“Kami ada setidaknya 1.800 anggota yang tersebar di enam kacamatan di Kepulauan Kundur. Insya Allah semua telah bulat untuk memenangkan INSANI di Pilkada Kepri. Semoga Pak Isdianto bisa kembali memimpin Kepri dan melanjutkan apa yang telah dimulai oleh almarhum Pak Sani,” tuturnya.


Redaksi


Ketua DPRD Batam, Nuryanto Saat Memimpin Rapat.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Pemandangan tak lazim terjadi di ruang rapat pimpinan DPRD Kota Batam, Rabu (16/9/2020). Ketua DPRD Batam, Nuryanto yang biasanya kalem, ramah, senang mengumbar senyum, hari itu terlihat kecut dan berwajah geram.

Pimpinan wakil rakyat itu sangat kecewa dengan sikap pemerintah Kota Batam, dan BP Batam, yang tidak hadir dalam rapat yang menyesuaikan. “Sudah kita undang, sudah kita umumkan, tapi tidak ada yang datang,” ujarnya.

Nuryanto dan para pimpinan dewan lainnya, juga anggota DPRD Kota Batam, yang sudah ada di ruangan rapat itu, langsung membuat keputusan.

“Rapat harus tetap berlangsung, karena sudah diagendakan, tapi karena pihak yang diundang untuk memberikan penjelasan tidak hadir, maka kita juga tidak bisa melakukan pembahasan,” ujar Nuryanto.

Jadi, dengan Bismilah Rapat saya buka dan ucapan Alhamdulillah, rapat saya tutup! Tegasnya dengan perselisihan palu dan wajah yang kecewa.

Nuryanto mengaku sangat kecewa dengan sikap Walikota Bata, Ketua BP Batam dan pejabat Pemko maupun BP Batam yang terkait dengan permasalahan pengelolaan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Kota Batam.

“Kita tahu ATB akan berakhir tugasnya pada November nanti, kita ingin tahu, bagaimana kesiapan dari BP Batam dan Pemko Batam dalam hal ini, karen air itu kebutuhan pokok masyarakat loh, hajat hidup orang banyak, jadi jangan main-, main,” tegasnya.

Nuryanto Anggap Pemerintah tak Peduli Rakyat. “Kalau kayak gini, berarti Pemerintah Kota Batam itu tak peduli dengan rakyatnya, tunggu saja tanggal mainnya!” Ketus Cak Nur.

Ia mengatakan, DPRD akan kembali mengagendakan rapat ini pada Jumat mendatang. “Saya harap semua yang diundang datang, termasuk Walikota Batam juga Kepala BP Batam,” sebutnya.

Ada pihak yang diundang untuk hadir adalah, Wali Kota Batam, Kepala BP Batam, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Ketua Tim Perjanjian Konsesi BP Batam dan PT ATB, serta pejabat Badan Konservasi Sumber Daya Alam Kota Batam.


Redaksi



Foto Dispen Lantmal IV Tanjungpinang. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Polisi Militer Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Pom Lantamal) IV Tanjungpinang menggelar Operasi Penegakan dan Ketertiban(Gaktib) rutin TW III TA.2020 terhadap Prajurit dan PNS Lantamal IV yang berlangsung di depan pintu masuk gerbang Pos I Mako Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Kepulauan Riau (Kepri), Rabu pagi (16/9/2020).

Operasi Gaktib TW. III TA.2020 dengan sandi “Waspada Wira Pari” dipimpin langsung oleh Danpom Lantamal IV Mayor Laut (PM) Dedy Ari Yuanto, S.A.P., M. Tr. Opsla.,  bertujuan untuk melaksanakan penegakan hukum, tata tertib serta meningkatkan disiplin para Prajurit dan PNS di wilayah hukum Lantamal IV.

Sebelum melaksanakan Opsgaktib Prajurit Pom Lantamal IV mendapatkan arahan dari Danpom Lantamal IV di Mako Pomal Jl. Merdeka no 4 Tanjungpinang agar dalam pelaksanaanya dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Dalam arahannya Danpom Lantamal IV menekankan, bahwa sebelum melakukan pemeriksaan, Prajurit Pomal harus sudah bersih, sehingga bisa menegakan aturan dengan benar dan tegas.

“Dalam pelaksanaan operasi penegakan dan ketertiban Pom Lantamal IV Tanjungpinang, menekankan ketertiban tentang penggunaan atribut TNI, kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor dinas maupun kendaraan pribadi serta pengunaan masker," ujarnya.

“Pada pelaksanaannya Operasi Gakktib yang di gelar berjalan dengan tertib, dan bagi Prajurit dan PNS yang tidak bisa menunjukan kelengkapan surat-surat kendaraan di berikan sanksi berupa tilang," tegas Danpom Lantamal IV kembali.


Dispen Lantamal IV Tanjungpinang


Salam Komando. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Divisi Hubungan Internasional Polri yang dipimpin oleh Kepala Divisi Hubinter Polri, Irjen Pol Drs. Johni Asadoma, S.H.. M.Hum. mengunjungi Polda Kepri pada Selasa. (15/9/20). Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si, Wakapolda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri dan Staf Hubinter Polri.

Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si sangat mengapresiasi kegiatan monitoring dan evaluasi perbatasan dari Divisi Hubungan Internasional Polri yang berlangsung di Mapolda Kepri, dimana pada kesempatan tersebut Kapolda menyampaikan situasi dan kondisi Polisi Perbatasan yang bertugas pada satuan-satuan Polri di wilayah perbatasan yang ada di Provinsi Kepri.

"Saya berharap bahwa dengan adanya kegiatan rutin monitoring dan evaluasi ini, Divisi Hubungan Internasional Polri yang terlibat dalam Tata Kelola Wilayah Perbatasan dapat memperoleh informasi yang tepat tentang wilayah perbatasan, kondisi keamanannya dan kiat-kita yang dilakukan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban khususnya pada area perbatasan," kata Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan tatap muka antara Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri dengan para Kapolres di jajaran Polda Kepri. Dalam arahannya, Kepala Divisi menyampaikan bahwa wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang meliputi wilayah daratan dan perairan merupakan manifestasi kedaulatan suatu negara.

"Letak strategis Indonesia yang berada di antara dua benua yaitu benua Australia dan benua Asia serta diapit oleh dua samudra yaitu samudra Hindia dan samudera Pasifik merupakan kawasan yang sangat potensial dan juga berbatasan langsung dengan tiga negara baik di darat maupun laut yaitu Malaysia, Singapura dan Filipina. Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki jumlah +17.508 pulau sangat berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan yang kompleks," ujarnya.

Lanjutnya, kondisi batas negara tersebut di atas jika tidak ditangani dengan sangat serius akan menimbulkan masalah yang beragam misalnya: terorisme (transit point bagi kelompok teroris internasional), narkoba, pencurian kayu atau hasil laut, human trafficking, mata uang palsu, kapal tidak dilengkapi dokumen yang sah, ilegal logging, pengerukan ilegal pasir, pembalakan liar, penyeludupan senjata, bahan peledak, sembako, BBM, kendaraan bermotor, barang konsumsi, hingga limbah berbahaya maupun kejahatan lainnya.

"Oleh karena itu, pengelolaan pengamanan wilayah perbatasan harus dilakukan secara maksimal karena akan mendukung keberhasilan pembangunan nasional dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat disekitarnya (prosperity approach) serta peningkatan kondisi pertahanan dan keamanan (security approach)," ungkapnya.

Kemudian, Polri sebagai institusi yang bertanggung-jawab di bidang keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia, termasuk kawasan perbatasan dalam pelaksanaan tugasnya didukung oleh beberapa peraturan antara lain; Undang-undang RI no. 43 tahun 2008 tentang Wilayah Negara, Kputusan Presiden no. 78 tahun 2005 tentang Pengelolaan Pulau-pulau Kecil Terluar, Peraturan Kapolri no. 16 tahun 2015 tentang revisi Perkap no. 5 tahun 2013 tentang Tunjangan Khusus pada Wilayah Pulau-pulau Kecil Terluar atau Perbatasan maupun kebijakan Rencana Strategis Polri di Wilayah Perbatasan NKRI 2020-2024.

"Termasuk banyak peraturan perundang-undangan lainnya; melalui Divisi Hubungan Internasional Polri yang telah memetakan karakteristik dan potensi kerawanan di kawasan perbatasan, melakukan langkah komunikatif dan koordinatif dengan kesatuan kewilayahan yang memiliki daerah perbatasan didasari visi: Menjadi aktor terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan lintas negara melaui salah satu misinya yaitu mengoptimalkan  pengawasan dan pengamanan wilayah batas negara melalui kegiatan monitoring dan evaluasi performa Bigadir Perbatasan pada kesatuan-kesatuan kewilayahan yang berbatasan dengan negara tetangga," kata Irjen Pol Dr. Aris Budiman.

Lanjutnya, Polda Kepulauan Riau yang memiliki luas 8.201,72 km2 dengan wilayah laut 96%, memiliki hampir semua potensi kekayaan negara sekaligus potensial sebagai wilayah yang rawan kejahatan lintas batas negara sehingga menjadi salah satu sasaran kegiatan monev perbatasan tahun 2020 disamping polda lain dengan karakterisrik yang sama.       

Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai kegiatan monitoring dan evaluasi performa brigadir perbatasan dalam rangka pengawasan kegiatan pengamanan di wilayah  perbatasan serta asistensi pelaksanaan tugas kesatuan kewilayahan yang memiliki batas dengan negara tetangga untuk mendapatkan masukan langsung tentang situasi di wilayah perbatasan negara.

Monev ini bertujuan untuk mendapatkan informasi akurat secara kualitatif yang akan dijadikan bahan masukan dan gambaran bagi Pimpinan Polri tentang kondisi operasional, personil, sarana prasarana dan anggaran di Wilayah Perbatasan dan Pulau-pulau Kecil Terluar khususnya di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau sehingga dapat dijadikan bahan masukan dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan.

Melanjutkan arahannya, Irjen Pol Drs. Johni Asadoma, M.Hum juga mengingatkan para peserta tatap muka akan Kebijakan Nasional Perbatasan yaitu kesiapan mengamankan wilayah perbatasan baik darat maupun laut guna mencegah, menangkal dan menindak pelanggaran pemanfaatan sumber daya kekuatan secara ilegal, baik oleh pihak dalam maupun pihak luar negeri serta Kebijakan Polri tentang perbatasan yaitu Membangun dan menumbuhkan kekuatan keamanan di wilayah perbatasan dengan tujuan antara lain:

"Mengamankan wilayah NKRI, Mewujudkan kondisi aman dan dinamis di wilayah perbatasan, Memelihara kelestarian dan kekayaan alam, Memelihara batas wilayah NKRI demi keutuhan wilayah negara, Membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan, Menegakkan hukum nasional dan internasional serta Pengembangan kapasitas anggota Polri di wilayah perbatasan dalam rangka harkamtibmas, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya lin, yan & yom masyarakat dengan menjunjung tinggi HAM," tuturnya.


Humas Polda Kepri



Kabag Hukum Pemko Batam Ditahan. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Gratifikasi) seret Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemko Batam, Sutjhajo Hari Murti menjadi tersangka.

Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel), Fauzi mengatakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menetapan tersangka Kabag Hukum Pemko Batam, Selasa (15/9/2020) siang.

"Tim Penyidik Kejasaan Negeri (Kejari) Batam, telah menetapkan Kabag Hukum Pemko Batam, Sutjhajo Hari Murti sebagai tersangka dugaan tindak pidana Korupsi penerimaan Gratifikasi dari para pengusaha di Kota Batam," Kata Fauzi.

Penetapan Hari Murti sebagai tersangka, jelas Fauzi, berdasarkan dua alat bukti dan keterangan saksi-saksi serta keterangan Ahli yang telah di periksa oleh tim penyidik Tindak Pidana Khsusu (Pidsus) Kejari Batam.

"Total Gratifikasi (Hadiah) yang diterima tersangka sebesar Rp 685 juta dari salah satu pengusaha di Kota Batam. Gratifikasi yang diterima, dilakukan melalui 3 tahap untuk mendapatkan proyek di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam," ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, penetapan Kabag Hukum Pemko Batam menjadi tersangka berdasarkan Pasal 184 KUHAP, bahwa penyidik sudah cukup memiliki alat bukti untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Sutjhajo Hari Murti dijerat dengan Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 atau kedua Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf e UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi. Dan terancam 5 tahun penjara," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam telah memanggil dan memeriksa sedikitnya 17 orang saksi dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi Kepala bagian (Kabag) Hukum Pemko Batam.

Para saksi yang telah dipanggil penyidik, kata Fauzi, salah satunya Kabag Hukum Pemko Batam, Hari Murti dan Aditya Guntur Nugraha selaku Camat Batam Kota serta Herman Rozie, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Kota Batam.

Bahkan, lanjutnya, satu unit mobil Daihatsu Taft Rocky milik seorang saksi, Aditya Guntur Nugraha, Camat Batam Kota yang merupakan calon menantu Wali Kota Batam Muhammad Rudi telah disita tim penyidik Seksi Pidana Khusus Kejari Batam.

"Dalam perkara ini, penyidik telah memanggil sedikitnya 17 orang sebagai saksi. Diantaranya, Kabag Hukum Pemko Batam, Hari Murti dan Aditya Guntur Nugraha selaku Camat Batam Kota serta Herman Rozie, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Kota Batam," pungkasnya.


Redaksi


Dan Pom Lantmal IV Tanjungpinang, Mayor Laut (PM) Dedy Ary Yuanto, 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Polisi Militer Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (DanPom Lantamal) IV Mayor Laut (PM) Dedy Ary Yuanto, S.A.P., M.Tr.Opsla   memberikan pengarahan pada saat apel pagi  dihadapan segenap Prajurit dan Pns Lantamal IV di lapangan apel Markas Komando  (Mako) Lantamal IV, Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (14/09/2020).

Dalam pengarahanya Dan Pom Lantamal IV mengatakan, ia sebagai pejabat baru Dan Pom Lantamal IV yang  dilantik oleh Danlantamal IV pada hari Rabu tanggal 09 September 2020, saya mohon bergabung di Lantamal IV, untuk itu kepada segenap Prajurit dan Pns Lantamal IV kiranya kita dapat bekerjasama, mohon dukungan untuk menjadikan Lantamal IV menjadi lebih baik.

“Saya menekankan bagi segenap Prajurit dan Pns Lantamal IV untuk tidak coba-coba dengan Narkoba, karena Narkoba itu dapat merusak sendi-sendi kehidupan kitta baik pribadi, keluarga, pekerjaan dan yang lerbih besar bangsa dan Negara," kata Dan Pom Lantamal IV, Mayor Laut (PM) Dedy Ary Yuanto

Lebih jauh dikatakan, kejadian di Ciracas tidak perlu terulang di Tanjungpinang, solidaritas TNI memang bagus, tapi tolong jangan sampai kelewat batas, jangan sampai termakan isu-isu dan berita-berita akhirnya dapat menimbulkan kerugian, untuk itu tidak ada Prajurit Lantamal IV yang ikut-ikutan untuk bertindak gegabah di Tanjungpinang.

“Yang terakhir tentang penggunaan sosial media (sosmed), kita harus cerdas dalam menggunakananya, hal-hal yang dapat merugikan institusi lebih baik dihindari karena tanpa kita sadari dampak yang akan timbul akan sangat berpengaruh besar bagi satunnya”, pungkasnya.

Hadir pada apel tersebut Para Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV serta Pamen Lantamal IV.(@dispen_lantamal iv).
 
Dispen Lantamal IV Tanjungpinang.



Foto Dispen Lantmal IV Tanjungpinang. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Wakil KomandanPangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Wadanlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Marinir Gatot Mardiyono, S.H., mewakili Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han membuka kegiatan Uji Terampil Gladi Tugas Tempur (glagaspur) P-1 dan P-2 di Ruang Rapat Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Mako Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepri, Senin pagi (14/9/2020).

Wadanlantamal IV dalam sambutannya membacakan sambutan tertulis Danlantamal IV mengatakan, dengan penyelenggaraan kegiatan Uji  Terampil Glagaspur P-1 dan P-2 ini akan diketahui kemampuan yang dimiliki oleh individu-individu perorangan Prajurit serta kemampuan team work dalam melaksanakan peran-peran terkait dengan tugas pokok dari Pangkalan itu sendiri.

“Penyelenggaraan tersebut merupakan salah satu fungsi komando yang harus dilaksanakan untuk menentukan tingkat kesiapsiagaan pangkalan dalam melaksanakan tugas pokok," ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, latihan ini memiliki sasaran kegiatan yaitu terwujudnya standarisasi kemampuan personel dan satuan yang profesional guna mendukung tugas pokok dan fungsi TNI Angkatan Laut.

Sebagai informasi sebelum acara tersebut dilaksanakan rapid test dan setelah pembukaan dilanjutkan uji terampil oleh Tim penilai dari Komando Latihan Komando Armada I (Kolat Koarmada I) terhadap para Prajurit Lantamal IV yaitu berupa latihan PBB bersenjata, Semaphor, Tali temali, Peluit, PDD khas TNI Angkatan Laut, Upacara persemayaman dan pemakaman jenazah, jajar kehormatan, vaalreep  dan yang terkhir renang militer dikolam renang Dendang Ria.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dankolat Koarmada I Kolonel Laut (P) Teguh Prasetya, S.T., M.M., Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kadis dan Kasatker Lantamal IV dan Tim penilai Kolat Koarmada I.(@dispen_Lantamal iv).

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang


Presiden RI,  Jokowi
KEPRIAKTUAL.COM: Presiden saat memberikan pengantar pada Ratas membahas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional secara daring dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (14/9).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali penerapan strategi intervensi berbasis lokal dan keputusan-keputusan dalam merespons penambahan kasus.

“Keputusan-keputusan dalam merespons penambahan kasus di provinsi, kabupaten maupun kota, saya minta semuanya selalu melihat data sebaran,” ujar Presiden saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) membahas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional secara daring dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (14/9).

Kepala Negara juga menyampaikan kembali penerapan strategi intervensi berbasis lokal, strategi pembatasan berskala lokal baik di tingkat RT/RW, desa, maupun kampung sehingga penanganannya bisa lebih detail dan fokus.

“Dalam sebuah provinsi, misalnya ada 20 kabupaten dan kota, tidak semuanya berada pada posisi merah semuanya yang 20 itu sehingga penanganannya tentu saja jangan digeneralisasi,” kata Presiden.

Menurut Presiden, di sebuah kota atau sebuah kabupaten, kelurahan, desa, maupun kecamatan juga tidak semua mengalami hal yang sama merah semuanya, ada yang hijau atau kuning, sehingga memerlukan treatment dan perlakuan yang berbeda-beda.

Untuk itu, Presiden menekankan kembali strategi intervensi berbasis lokal untuk pembatasan berskala lokal ini penting sekali untuk dilakukan baik manajemen intervensi yang terdapat dalam skala lokal maupun dalam skala komunitas.

“Sehingga sekali lagi jangan buru-buru menutup sebuah wilayah, menutup sebuah kota, menutup sebuah kabupaten.

Dan kalau kita bekerja berbasiskan data, langkah-langkah intervensinya itu akan berjalan lebih efektif dan bisa segera menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan, ” ujar Presiden.

Manajemen penanganan klaster-klaster dalam misi lokal ini, menurut Presiden yang perlu ditingkatkan.

“Terutama di 8 provinsi yang menjadi prioritas yang sudah sejak 2 bulan yang lalu saya sampaikan,” jelas Presiden.


Redaksi


20 Orang Duta Besar Dilantik Presiden RI, Jokowi. 
KEPRIAKTUAL.COM: Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik  20 orang Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia (RI) di Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta, Senin (14/9).

Pelantikan Dubes LBBP RI tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 91/P Tahun 2020 tanggal 11 September 2020, Nomor 92/P dan 93/P Tahun 2020 tanggal 14 September 2020 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 September 2020.

Keppres tersebut dibacakan oleh Sekretaris Menteri Sekretaris Negara (Sesmensesneg), Setya Utama.

Para dubes yang dilantik seragam memakai masker merah, face shield, dan menjaga jarak satu dengan yang lainnya.

Nama-nama Dubes LBBP yang dilantik, yaitu:

1. Laurentius Amrih Jinangkung. Dubes LBBP RI untuk Tahta Suci Vatican, berkedudukan di Vatican;

2. Hildi Hamid. Dubes LBBP RI untuk Republik Azerbaijan, berkedudukan di Baku;

3. Mayjen TNI (Purn) Imam Edy Mulyono. Dubes LBBP RI untuk Republik Bolavarian Venezuela, merangkap Republik Trinidad & Tobago, Grenada, St. Lucia, Dominica (Commonwealth) dan St. Vincent & The Grenadies, berkedudukan di Caracas;

4. Mayerfas. Dubes LBBP RI untuk Kerajaan Belanda merangkap OPCW, berkedudukan di Den Haag;

5. Ridwan Hassan. Dubes LBBP RI untuk Qatar, berkedudukan di Doha;

6. Ratu Silvy Gayatri. Dubes LBBP RI untuk Republik Finlandia merangkap Estonia, berkedudukan di Helsinki;

7. Sukmo Harsono. Dubes LBBP RI untuk Republik Panama merangkap Republik Honduras, Republik Costa Rika, dan Republik Nikaragua, berkedudukan di Panama City;

8. Agung Kurniadi. Dubes LBBP RI untuk Ekuador, berkedudukan di Quito;

9. Suryopratomo. Dubes LBBP RI untuk Republik Singapura, berkedudukan di Singapura;

10. Kamapradipta Isnomo. Dubes LBBP RI untuk Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia, berkedudukan di Stockholm;

11. Ronny Prasetyo Yuliantoro. Dubes LBBP RI untuk Republik Islam Iran merangkap Turkmenistan, berkedudukan di Tehran;

12. Andri Hadi. Dubes LBBP RI untuk Kerajaan Belgia merangkap Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa, berkedudukan di Brussel;

13. Wisnu Edi Pratignyo. Dubes LBBP RI untuk Republik Namibia merangkap Republik Angola, berkedudukan di Windhoek;

14. Muhammad Lutfi. Dubes LBBP RI untuk Amerika Serikat, berkedudukan di Washington DC.

15. Hermono. Dubes LBBP RI untuk Malaysia, berkedudukan di Kuala Lumpur;

16. Adam Mulawarman Tugio. Dubes LBBP RI untuk Republik Islam Pakistan berkedudukan di Islamabad;

17. Mohamad Hery Saripudin. Dubes LBBP RI untuk Republik Kenya merangkap Republik Demokratik Kongo Republik Mauritius, Republik Seychelles, Republik Federal Somalia, Republik Uganda dan Perwakilan Tetap untuk UNEP, berkedudukan di Nairobi;

18. Herry Sudrajat. Dubes LBBP RI untuk Republik Mozambique merangkap Republik Malawi, berkedudukan di Maputo;

19. Denny Abdi. Dubes LBBP RI untuk Republik Sosialis Vietnam, berkedudukan di Hanoi;
20. Mohamad Irzan Djohan. Dubes LBBP RI untuk Kesultanan Oman, berkedudukan di Muscat;

Usai pembacaan Keppres, Presiden melakukan pengambilan sumpah jabatan keanggotaan Dubes LBPP dan diakhiri dengan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pada bagian akhir acara, Presiden dan Wakil Presiden memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik.

Turut hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.


Redaksi


Foto Bersama Usai Penandatanganan Dukungan Partai Gelora Indonesia Terhadap Paslon Lukita - Basid. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Partai Baru, Partai Gelora Indonesia (PGI) dukung Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo., M.A dan Drs. H. Abdul Basid Has. S.Pd., untuk Pilkda 2020. Penandatanganan MoU atas dukungan tersebut, dilaksanakan diruang Aula Restoran Bunaken, Sei Panas, Kota Batam, Minggu (13/9/2020).

Perlu diketahui, kata Ketua DPD Kota Batam Mukriadi, Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Muhammad Anis Matta, sudah menandatangani Surat Keputusan resmi partai untuk mendukung Lukita-Basid dalam Pilkada Tahun ini, yang disebut tanpa mahar tersebut.

"Ketum mengkordinasikan kami pengurus DPD Kota Batam Partai Gelora Indonesia untuk memberi dukungan penuh kepada pasangan Lukita-Basid di Pilkada Desember nanti," kata Muktiadi.

Dalam acara penyerahan Surat dukungan resmi. Lukita Dinarsyah Tuwo.M.A menyebutkan, ia angat berterima kasih kepada Ketua umum DPP Partai Gelora Indonesia yaitu Bapak Muhammad Anis Matta bersama jajaran pengurusnya, dan begitu juga terhadap Ketua DPD Kota Batam, Bapak Mukriadi bersama jajarannya. Disampaikan nya supaya sesegera mungkin dapat 'bersinergi' untuk 'Batam Luar Biasa'.

"Dengan semangat yang diberikan oleh Partai Gelora Indonesia, spirit yang saya miliki semakin bertambah. Saya sangat mengucapkan Terima Kasih kepada semua jajaran pengurus Partai Gelora Indonesia juga terhadap segenap masyarakat yang bergabung didalam Partai. Sungguh merupakan kebanggaan bagi saya dalam menempuh cita-cita kita bersama yaitu Batam Luar Biasa untuk Bahagia Mendunia. Suatu Amanah dan Anugrah dari Allah SAW untuk kita semua," kata Lukita.

Ditambahkan Mukriadi, Ketua DPD Batam Partai Gelora Indonesia. Ia mengatakan, Partai Gelora Indonesia dalam memilih figur yang mau didukung dalam Pilkada tahun ini, berdasarkan rekam jejak maupun kompetensi serta akademisi yang dimiliki figur itu sendiri. Kemudian dirapatkan secara internal Partai.

"Kami melihat serta mempelajari rekam jejak maupun kompetensi figur serta akademisi yang dimilikinya. Kemudian dirapatkan secara internal Partai setelah itu diberi dukungan penuh. Semua tanpa mahar. Terkait soal Kota Batam yang semakin banyak persoalan dibutuhkan "figur" seseorang yang mampu menjangkau lobby kepemerintah Pusat untuk menyelesaikan setiap permasalahan," ujar Mukriadi.

Lanjut Mukriadi, walaupun Partai Gelora Indonesia merupakan Partai baru muncul didunia Politik dan belum pernah mengikuti Pesta Demokrasi di Indonesia. Namun secara Struktural Partai ini diseluruh Indonesia sudah terbentuk secara administratif.  Barang tentu, sebagai Partai Baru, Partai Gelora Indonesia memiliki sejumlah orang dalam kepengurusan setiap daerah.

"Kami yakin Lukita-Basid sangat berkompeten menyelesaikannya termasuk untuk membuat lompatan perekonomian rakyat maupun peningkatan investasi serta pariwisata, itu sudah menjadi skala prioritas," jelas Mukriadi.


Redaksi.



Warga Berpose di  Jalan Depan Rumahnya Ketika Banjir Akibat Hujan Lebat. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Inilah kisah sedih bagi masyarakat yang tinggal di Kota Batam, terutama daerah pinggiran. Setiap kali hujan turun, selalu terjadi banjir yang merendam kendaraan dan rumah. Bukan hanya di situ yang terjadi banjir, jalan-jalan akses besar pun selalu terjadi genangan air dan mengganggu lalu lintas.

Masyarakat pun sudah sering mengeluhkan dan mengadukan keadaan tersebut kepada para wakil rakyat mereka di dewan Kota Batam, bahkan kepada Walikota Batam. Namun sejauh ini tidak ada tindakan nyata bagaimana mengatasi terjadinya banjir setiap kali turun hujan. Bahkan dengan entengnya suatu ketika mereka menjawab bahwa itu bukan banjir tapi genangan air saja, kalau hujan.sudah redah 2-3 jam air akan surut sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Presidium LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86), Ta'in Komari memberikan penilaian yang disampaikan kepada awak media.

"Kami juga gak ngerti bagaimana perencanaan pembangunan Kota Batam belakangan ini, yang kita lihat ya setiap turun hujan selalu terjadi banjir," katanya.

Menurut Cak Ta'in, panggilan akrab mantan dosen Unrika Batam itu, mungkin kondisi ini disebabkan pembangunan, terutama pelebaran jalan, yang tidak mempertimbangkan aspek lainnya.

"Arti nya perencanaan jangka panjangnya mungkin gak punya. pembangunan dilaksanakan parsial setiap tahun," jelas Cak Ta'in.

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, mungkin saat pembangunan pelebaran jalan tidak dihitung debit air dengan intensitas tertentu yang dapat ditampung parit yang ada. Selain itu wilayah Batam yang berbukit-bukit tentu memerlukan perencanaan pembangunan yang matang dan harus berpikir jangka panjang.

"Elevasi dan kontur lahan perlu diperhatikan, serta tahu persis kemana arah air hujan dibuang ke muara secara cepat," paparnya.

Cak Ta'in menambahkan, ketika jalan belum dibangun disebarkan, sisi kanan kiri ada tanah terbuka yang merupakan daerah resapan air sehingga ketika terjadi hujan, air tidak masuk ke parit semua.

"Kondisi sekarang ini belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan simpang 4 Nagoya yang gak pernah banjir, sekarang banjir. Begitu juga titik lainnya," tambahnya.

Ini akan menjadi pekerjaan berat bagi siapapun yang akan memimpin Kota Batam ke depan, sebab dengan kondisi sekarang maka diperlukan perencanaan ulang secara komprehensif untuk kepentingan jangka panjang.

"Di Kota Batam ini kita tak boleh berpikir sepotong-sepotong, mesti kompleks dan berorientasi jangka panjang," kata Cak Ta'in mengakhiri.


Redaksi


Calon Gubernur Kepri, Isdianto Foto Bersama Dengan Warga Sungai Panas. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H Isdianto, memiliki cara jitu dalam melakukan komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat. Caranya dengan berbincang santai sambil menyeruput kopi. Karenanya, kedai kopi menjadi ruang yang dimanfaatkan Isdianto untuk bisa tetap dekat warganya.

Pemandangan tersebut kerap terjadi di hampir setiap kegiatan Isdianto di berbagai daerah di Kepri. Seperti hari ini, Isdianto sudah duduk sejak pagi di salah satu kedai milik warga di kawasan Sungai Panas, Kota Batam.

Menurut Isdianto, tradisi minum kopi yang membumi di Bumi Segantang Lada ini merupakan kegiatan positif. Rutinitas tersebut menjadi ruang publik, termasuk tempat bertemunya ide dan inspirasi warga dari lintas kalangan.

"Aktivitas di kedai kopi ini bukan hal yang negatif atau kegiatan orang malas. Justru di sini tempat warga saling menyapa dan bertukar ide. Saya sering menjadikan ini sebagai sarana untuk bersilaturahmi dengan teman, sahabat, dan warga," kata Isdianto sambil menyeruput kopi, Sabtu (12/9).

Isdianto yang juga didampingi sejumlah relawan dan tim pemenangan pasangan INSANI, Isdianto-Suryani, menyatakan menjamurnya kedai kopi di Kepri menunjukkan eratnya persaudaraan di antara warga. Dari sisi ekonomi, kedai kopi juga mampu menjadi solusi bahkan penyelamat dari kondisi resesi ekonomi.

"Rata-rata kedai kopi ini milik warga lokal yang secara ekonomi sebenarnya dari kelas ekonomi menengah. Ini saya kira menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Kepri," tutur Isdianto.

Di saat yang sama, Isdianto juga memastikan komitmennya mendukung tumbuh kembangnya ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. Untuk itu, Isdianto bersama Suryani bertekad mendorong sektor UMKM di Kepri agar tetap hidup dengan sejumlah kebijakan yang pro terhadap pelaku ekonomi.

“Kami telah siapkan sejumlah stimulus ekonomi untuk pelaku usaha kecil dan menengah, terutama bagi warga terdampak Covid-19. Ini akan terus kami evaluasi dan teruskan. UMKM sehat, Kepri sejahtera," imbaunya.


Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.