Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Komisi Pemilihan Umum KPU Provinsi Kepri mengatakan bahwa untuk progres tahapan Pemutakhiran Data Pemilih atau Tahapan Pencocokan dan Penelitian Coklit pada pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember mendatang di Provinsi Kepri berjalan baik dan lancar.

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Kepri Priyo Handoko di Tanjungpinang, Selasa (21/7).

"Alhamdulillah, dari laporan yang kita terima dari setiap kabupaten kota se Provinsi Kepri, untuk tahapan Pemutakhiran Data Pemilih atau Coklit berjalan baik dan lancar," ungkap Priyo, dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Hanya saja lanjut Priyo, kendala yang ditemukan di lapangan hingga saat ini masih sebatas kendala geografis.

"Baik itu kendala cuaca dan Akses untuk menuju pulau-pulau yang ada di Provinsi Kepri," jelas Priyo.

Dikatakan Priyo, proses pemutakhiran data pemilih atau Coklit ini merupakan tahapan untuk menentukan data pemilih sementara.

"Ini tahapan berjenjang untuk mendapatkan data pemilih sementara," kata Priyo kembali.

Priyo mengatakan bahwa tahapan Pemutakhiran Data Pemilih atau Coklit di Provinsi Kepri ini dilaksanakan dimulai dari 15 Juli 2020 lalu hingga 13 Agustus 2020 mendatang.

"Untuk itu, kami terus mendorong agar masyarakat dapat mendukung kesuksesan pelaksanaan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih atau Coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Atau PPDP," ungkap Priyo lagi.


(***)


Foto Bersama Bupati Karimun. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq S.Sos.M.si secara langsung meresmikan UPT Puskesmas Tanjungbatu, tepatnya jalan Sungai Sebesi, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Selasa (21/7/2010).

Pada kesempatan kali ini, Aunur Rafiq mengatakan, beberapa pembangunan UPT Puskesmas yang sudah di resmikan, memiliki pasilitas yang cukup baik dari segi SDM, hatwer dan software yang cukup lengkap

"Artinya dengan bangunan yang cukup megah dan  casing yang baik tentunya akan menggambarkan pelayanan yang baik terhadap masyarakat sesuai dengan visi misi menjadikan puskesmas terbaik dengan pelayanan prima dan proporsional menuju masyarakat sehat dan mandiri," ungkapnya.

Di samping itu, Rafiq juga menyebut, insentif untuk honor lokal didaerah terpencil akan di naikkan menjadi dua juta ada penambahan sebanyak Rp 250.000 sedangkan kan honor lokal pelayanan puskesmas yang ada di kecamatan Durai maupun di kecamatan kundur sebanyak 45 orang akan di jadikan sebagai honor kontrak terhitung mulai Januari 2021.

Di kesempatan itu kepala dinas kesehatan kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, ucapan terimakasih kpada Bpk Bupati Karimun Dr.H.Aunur Rafiq S.Sos M.Si di masa kepemimpinan bliau selama empat tahun setengah sudah banyak bangunan yang sudah di bangun cukup megah dan mewah

Gedung puskesmas yang sudah di bangun ada sembilan di antara nya  Tanjungbatu,buru, Tanjungberlian,Durai Meral barat, Ungar,tebing,dan belat yang saat ini dalam pembangunan dengan sembilan puskesmas yang sudah di bangun namun masih ada empat pembangunan Puskesmas lagi yang akan di bangun pada tahun tahun berikutnya.

Turut hadir pada acara Anggota DPRD provinsi Heri Suandi, DPRD Karimun Hj.Rohani, camat kundur, polesk, Kacabjari, Danramil, kades se-pulau kundur ,ormas dan Tokoh masyarakat kundur


Ahmad Yahya


Sekda Prov Kepri. (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Kerja keras Pemprov Kepri bersama masyarakat dalam menangani penyebaran Covid-19 terbayar. Tidak ada penambahan kasus Covid-19 baru pada Senin (20/7). Saat ini masih ada 27 orang positif Covid-19, yang dirawat di Tanjungpinang dan Batam.

“Pada hari ini tidak terdapat konfirmasi penambahan Covid-19,” ujar H.T.S. Arif Fadillah, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19, Senin (20/7). Sayangnya berita gembira itu juga diikuti dengan berita, belum adanya pasien Covid-19 yang sembuh di Kepri.

Tingkat persentase kesembuhan di Kepri 87,5 persen, dengan angka kesembuhan 302 kasus. Saat ini masih ada 27 pasien Covid-19 yang dirawat di Tanjungpinang dan Batam. Dua orang yang tak memiliki gejala, dirawat di Ruang Karantina Rumah Singgah RSUP Raja Ahmad Tabib.

Sedangkan di Batam, satu orang dirawat di RSUD Embung Fatima dan 24 orang di RSKI COVID-19 Galang. Arif yang juga Sekda Kepri berharap pasien yang masih dirawat tersebut akan segera sembuh.

“Harapan kami, dan tentu saja menjadi harapan kita bersama agar penyebaran Covid-19 benar-benar dapat segera dihentikan. Bagi saudara-saudara kita yang masih dirawat/dikarantina pada rumah sakit rujukan dapat segera sembuh dan kembali berkumpul bersama keluarga tercinta,” sebut Sekda.

Saat ini tidak ada zona merah di Kepri. Batam ditetapkan sebagai zona oranye. Sedangkan Tanjungpinang, Bintan dan Karimun masuk dalam zona kuning. Lingga, Natuna dan Anambas berada pada zona hijau.


Sumber: Diskominfo Kepri


Foto Bersama. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pelaksana Tugas Gubernur Kepulauan Riau, H Isdianto memberi fasilitas ruangan untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia bagi anak anak Batam yang ingin melanjutkan kuliah. Fasilitas ruangan ini disediakan di SMA Negeri 3 Kota Batam.

"Ada 5 ruangan yang diberikan kepada kita oleh SMA Negeri 3," lapor DR Rumzi kepada Plt Gubernur H Isdianto.

Keseluruhan fasilitas ruangan tersebut dilengkapi dengan komputer untuk tiap anak yang mengikuti UTBK. Ada puluhan anak yang ikut UTBK kali ini.

Plt Gubernur Kepulauan Riau berkesempatan untuk meninjau kesiapan pelaksanaan UTBK tersebut di SMA Negeri 3 Kota Batam. H Isdianto menegaskan sekali lagi, komitmen untuk memajukan pendidikan di Kepulauan Riau.

"Fasilitas ini Bapak siapkan agar anak anak Bapak yang ada di Batam tidak perlu keluar Batam untuk ujian di tengah pandemi Covid-19" tegas Isdianto.

H isdianto yakin, anak anak Batam yang ikut dapat meraih kesempatan untuk masuk di Perguruan Tinggi Negeri yang dituju.

"Bapak percaya anak anak Bapak memiliki kemampuan untuk lulus. Anak anak Kepri dan khususnya Batam audah teruji pintar pintar," ujar Isdianto memberikan semangat.

Sumber: Diskominfo Kepri



Foto: Istimewa. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kepala SMA Negeri 3 Kota Batam melaporkan langsung ke Plt Gubernur Kepulauan Riau, H Isdianto perihal permasalahan PPDB siswa siswi baru di SMA Negeri 3 Kota Batam yang sudah selesai sesuai arahan H Isdianto.

"Lapor Pak Isdianto, urusan PPDB sudah selesai sesuai arahan Bapak," ujar Kepala SMA Negeri 3 Batam langsung Selasa (21/7).

Kepala SMAN 3 Kota Batam bersyukur berkat arahan dan dukungan Plt Gubernur Kepulauan Riau, seluruh siswa yang berada dalam zonasi bisa tertampung dan bersekolah.

Plt Gubernur Kepulauan Riau, H Isdianto secara langsung hadir untuk melihat kemajuan dari arahan yang diberikan kemarin di hadapan para orang tua calon siswa SMA Negeri 3 Batam.

"Bagi saya, pendidikan adalah program utama. Menjadi fokus perhatian dalam membangun Kepulauan Riau," tegas H Isdianto

Hadir dalam kesempatan ini Asisten 2 Syamsul Bahrum, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri, Tenaga Ahli Gubernur H Saidul Khudri.

Sumber: Diskominfo Kepri


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana.
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat pasien COVID-19 di wilayah itu tidak ada penambahan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin (20/07), mengatakan, dua hari lalu juga tidak ada penambahan kasus pasien COVID-19.

"Kemarin (Sabtu, 19 Juli 2020) pasien COVID-19 bertambah satu orang, namun yang sembuh dua orang," ujarnya dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Penambahan pasien positif COVID-19 di Kepri, khususnya Batam dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tren menurun. Penurunan ini disebabkan berbagai faktor seperti ketaatan masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas dan keberhasilan petugas kesehatan dalam memutus rantai penularan.

Ia merincikan jumlah pasien positif COVID-19 di Kepri tinggal 27 orang, terdiri dari 25 orang dikarantina dan dirawat di Batam, dan dua pasien lainnya dikarantina di RSUP Kepri di Kota Tanjungpinang.

Rata-rata pasien COVID-19 yang dikarantina tanpa gejala. Pasien yang dirawat di Batam hanya satu orang.

"Hari ini tidak ada pasien yang sembuh," ujarnya.

Tjetjep mengemukakan mengatakan total jumlah pasien COVID-19 di Kepri sebanyak 345 orang, 302 orang di antaranya telah sembuh, 27 orang dikarantina dan dirawat, serta 16 orang meninggal dunia.

Jumlah pasien COVID-19 di Kepri yang meninggal sekitar dua bulan lalu tidak bertambah.

"Tidak ada kasus positif COVID-19 yang baru di Karimun, Bintan, Lingga, Natuna dan Anambas. Natuna, Lingga dan Anambas masuk dalam Zona Hijau sejak awal pandemi COVID-19 sampai sekarang," tuturnya.

Tjetjep menyatakan tenaga kesehatan masih mengawasi 139 dari 11.224 orang yang ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) COVID-19.

Ia mengatakan, OTG di wilayah itu hari ini bertambah 23 orang.

Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 8753 orang, sebanyak 8457 orang di antaranya telah selesai dipantau.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kepri mencapai 1052 orang, sebanyak 944 orang di antaranya sudah selesai diawasi.

(***)


Foto Bersama Sekda Prov Kepri Dengan Tim Bersatu Lawan Covid Kepri Batam. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pemprov Kepri segera membentuk SMA Tangguh dan Kampus Tangguh yang menjadi program percepatan dan penanganan pandemi Covid-19 untuk Batam. Program ini juga menjadi pertimbangan untuk contoh pelaksanaan aktivitas belajar di sekolah selama Normal Baru. Dan program ini diusulkan Tim Bersatu Lawan Covid-19 Kepri Batam. Program SMA Tangguh dan Kampus Tangguh telah disetujui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kepri, TS Arif Fadillah.

Arif yang juga Sekretaris Daerah Kepri itu langsung menyetujui dan mendukung penuh usulan Tim Bersatu Lawan Covid-19 Kepri Batam. Dengan program ini, sekolah dan kampus tersebut akan menjadi model percontohan untuk aktivitas sekolah dalam kebiasaan Normal Baru.

"Saya sangat setuju sekali dengan usulan Tim BLC untuk membentuk SMA/SMK Tangguh dan Kampus Tangguh dalam percepatan dan penanganan Covid-19 di Kepri, terutama Batam. Setelah ini saya akan laporkan kepada Plt. Gubernur Kepri sekaligus Ketua Umum Satgas Covid-19 Kepri," ujar Arif Fadillah, dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Selasa (21/7-2020).

Arif menerima laporan Tim BLC Kepri Batam, Senin (20/7) di kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang. Hadir mendampingi Kepala Dinas Kominfo Kepri Zulhendri, Kepala Badan Kerbangpol Kepri Lamidi. Arif berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan OPD terkait, seperti Dinas Pendidikan maupun OPD lainnya yang bisa mendukung terealisasinya SMA/SMK dan Kampus Tangguh. Sekaligus melakukan kajian menyeluruh untuk hal tersebut.

Arif menilai, rencana pembentukan SMA/SMK Tangguh dan Kampus Tangguh tersebut sangat tepat dilaksanakan secepatnya. Hal itu seiring dengan kajian Pemprov Kepri untuk melihat kemungkinan dilakukannya kembali aktivitas sekolah.

Menurut Arif, saat ini Kadisdik sudah diminta melakukan kajian dengan melibatkan ahli untuk rencana dibuka kembali aktivitas sekolah. Jika dimungkinkan dibuka, maka sekolah tangguh ini bisa menjadi contoh pelaksanaan aktivitas sekolah di masa kebiasaan baru.

"Tujuan kita, sekolah dibuka, anak-anak tetap sehat. Jangan sampai sekolah dibuka malah menimbulkan kluster baru," tuturnya.

Sekretaris Tim Bersatu Lawan Covid-19 Kepri Batam, Cris Triwinasis menyampaikan Tim BLC sudah melakukan penjajakan dengan SMA Negeri 12 Batam yang berlokasi di Tanjung Uma, Batam, untuk rencana SMA Tangguh. Beberapa pertemuan dengan guru dan siswa sudah digelar. Tim BLC Kepri juga sudah melakukan kunjungan ke sekolah dan sekaligus melakukan sosialisasi mengenai berbagai hal tentang SMA/SMK Tangguh.

"Guru dan siswa sangat antusias. Dan ketika kami menyampaikan ide untuk membentuk SMA/SMK Tangguh, mereka semangat sekali dan langsung menyampaikan kesediaan," ungkap Chris.

Berbeda dengan SMA/SMK Tangguh, tambah Chris, pendirian Kampus Tangguh justru berasal dari inisiatif para mahasiswa di Politeknik Batam. Bahkan mereka berharap beberapa hal yang ketetapan dalam Kampus Tangguh sudah bisa dilaksanakan saat masa orientasi pengenalan kampus nanti. Menurut relawan Tim BLC, dr Frianto Ismail, program SMA/SMK Tangguh dan Kampus Tangguh minimal menerapkan 5T, yakni tangguh informasi, tangguh kesehatan, tangguh keamanan, tangguh pendidikan, tangguh gizi dan tangguh ekonomi.

"Misalnya saja untuk tangguh informasi, warga sekolah diharapkan bisa menyeleksi mana berita dan informasi yang baik mana yang bersifat provokatif terhadap Covid-19 ini"

Lalu dengan tangguh kesehatan, warga sekolah terutama siswa mampu menjaga kondisi tubuh agar terhindar dari penyakit, terutama COVID-19," terang dr. Frianto. SMA/SMK dan Kampus Tangguh menjadi misi kemanusiaan lainnya dari Tim BLC Kepri Batam, di samping melakukan edukasi, sosialisasi, trauma healing, bagi masker, hand sanitizer, face shield, alat rapid test.

Penulis: Diskominfo Kepri


Kejadian Kepal Terbakar. 
ANAMBAS KEPRIAKTUAL.COM: Sebuah kapal cepat Puskel (Puskesmas Keliling) Husada 001 milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas terbakar.

Kebakaran Puskel berukuran 18 GT (Gross Tonnage) tersebut setelah mengantar rujukan pasien ke UPT RSUD Palmatak, kejadian di perairan dangkal Batu Lepe, Tarempa, Kecamatan Siantan, Minggu (19/7/2020).

“Saya dan beberapa orang lainnya pergi ke Matak untuk mengantar pasien sakit. Seketika diperjalanan pulang sekitar pukul 23:30 WIB kapal Puskel yang kami bawa itu mengeluarkan asap, saya kira hanya  kerusakan mesin saja, karena Puskel ini memang sering mengeluarkan asap,” kata M. Ali (19) Anak Buah Kapal (ABK) Husada 001 saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2020)

“Tapi asap kali ini sangat banyak sekali dan membuat kami merasa khawatir. Saya diminta masuk ke dalam kamar mesin Puskel, tapi saya tidak bisa masuk lagi dikarenakan asap yang semakin tebal dan saat dibuka kamarnya sudah mengeluarkan api,” sambungnya.

Setelah melihat kondisi kapal Puskel yang terbakar, Ali melanjutkan, langsung memutar haluan ke perairan dangkal di Batu Lepe, Tanjung Momong karena untuk melanjutkan ke Pelabuhan Tarempa tidak memungkinkan lagi.

“Awal mulanya Puskel mengeluarkan api itu di sekitaran Tanjung Nyang. Kami semua sudah panik dan mengambil haluan terdekat. Setelah sampai di Batu Lepe api semakin besar dan perlahan kapal Puskel itu habis dimakan api,” tambahnya.

“Alhamdulillah dalam peristiwa ini kami semua masih dalam kondisi selamat dan tidak ada korban jiwa sama sekali,” ujar Ali.


(arthur)


Plt Gubernur Kepri, Isdianto. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kepri masuk 10 Besar Realisasi APBD Se-Indonesia, Kedua Se-Sumatera. Plt. Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H.I menekankan semua OPD untuk terus mempercepat realisasi APBD. Saat ini, Kepri  berada di peringkat sembilan se-Indonesia dan nomor dua di akan Sumatera. Di triwulan ketiga ini, serapan dan realisasi harus semakin besar. Semua berdampak ke masyarakat.

“Pesan Bapak Presiden, Juli, Agustus dan September ini adalah momentum. Belanja pemerintah harus dipercepat. Tentu sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Isdianto di Bandara Hang Nadim, Batam, Kamis (16/7).

Isdianto memang baru kembali dari Jakarta menghadiri pertemuan bersama Presiden Joko Widodo. Presiden dalam sambutannya menekankan betul pentingnya realisasi anggaran. Saat itu Jokowi berpesan bahwa yang diharapkan yaitu belanja pemerintah, spending , belanja pemerintah. Oleh sebab itu, jangan sampai ada nge-rem.

“Kita tidak bisa mengharapkan lagi yang namanya investasi, itu pasti minus pertumbuhannya. Kalau ekonomi di provinsi Bapak-Ibu semuanya ingin cepat pulih, belanjanya semuanya harus dipercepat. Kuncinya hanya di situ. Enggak bisa lagi kita mengharapkan sekali lagi, investasi, swasta, enggak. Karena ini munculnya memang harus dari belanja pemerintah,” kata Jokowi.

Isdianto dalam masa adaptasi kebiasaan baru ini semakin intens melakukan evaluasi serapan anggaran. Dalam dua kali Senin, lompatan serapan anggaran pun terlihat naik dengan cepat.

Isdianto ingin semakin cepat lagi. Karena Presiden berharap, belanja-belanja yang ada ini, harus dipercepat. Karena itu akan menaikkan konsumsi domestik, konsumsi rumah tangga.

Isdianto bersyukur aktivitas industri di Kepri, khususnya Batam tetap menggeliat. Dalam kunjungannya bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman dan sejumlah FKPD ke sejumlah perusahaan, tampak aktivitas berjalan lancar. Perusahaan-perusahaan itu pun tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan penuh disiplin.

“Kita ingin ekonomi terus bergerak namun kesehatan tetap menjadi yang utama. Dua-duanya harus diperhatikan,” kata adik kandung almarhum H. Muhammad Sani ini.

Dalam catatan Presiden, Kepri penyerapan anggaran dan realisasi APBD berada di posisi sembilan setelah DKI (Jakarta), Nusa Tenggara Barat, Sumatra Barat, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Bali, Kalimantan Tengah,  dan Banten


Sumber: Humas Kepri/Diskominfo Kepri


Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan bahwa pihaknya optimis bahwa pembangunan Astaka MTQ di komplek Gurindam XII depan Gedung Daerah Tanjungpinang akan rampung sebelum September mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Rodi Yantari di Tanjungpinang, Jum'at (17/7).

"Insyaallah, untuk pembangunan Astaka MTQ kita perkirakan siap sebelum September," tegas Yodi.

Menurut Yodi, pihaknya hingga kini masih terus berupaya untuk segera merampungkan Astaka dan lokasi MTQ agar dapat digunakan pada pelaksanaan MTQ Kepri pada 19 September mendatang.

"Untuk zona 1A bangunan Astaka MTQ akan rampung 100 persen sebelum September," jelas Yodi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah mengatakan bahwa nantinya pelaksanaan MTQ Kepri tahun 2020 tetap mengedepankan penerapan protokol Covid-19.

"Tetap kita utamakan kedisiplinan dengan protokol covid, kesehatan yang utama,” ujar Arif.

Arif berharap agar nantinya pelaksanaan MTQ Kepri tahun 2020 dapat berjalan baik dan sukses.


Sumber: Diskominfo Kepri


Bupati Karimun Menyerahkan Bantuan Secara Simbolis. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si. mendampingi Plt. Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto, M.M, dalam kegiatan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karimun di Gedung Nasional, Jumat ( 17/7 ).

Dalam kegiatan kunker PLT. Gubernur Provinsi Kepulauan Riau tersebut Beliau juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Karimun.

Adapun bantuan yang diserahkan yaitu bantuan untuk nelayan, pembinaan modal usaha, kelompok usaha, mesin jahit dan bantuan iuran BPJS.

Dalam sambutannya Bupati Karimun, mengatakan terima kasih atas bantuan yang disalurkan dari Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan.

"Saya berharap agar bantuan yang diserahkan Pemprov Kepri ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima bantuan, dan gunakanlah bantuan ini untuk meningkatkan perekonomian bagi penerima bantuan di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.

Begitu juga dalam sambutan PLT. Gubernur Kepri, H. Isdianto, M. M. mengatakan, bahwa bantuan yang diserahkan adalah bentuk kepedulian Pemprov Kepri kepada warga Karimun yang kurang mampu untuk meningkatkan taraf perekonomiannya.

Bantuan yang disalurkan untuk bantuan nelayan berupa 15 unit mesin tempel, pembinaan modal usaha bagi 120 KK atau 6 kelompok.
Selain itu, 10 unit mesin jahit sedangkan bantuan iuran BPJS kepada 5.194 orang.

“Walaupun tidak seberapa, tapi itulah kemampuan Pemprov Kepri saat ini dan patut disyukuri. Kedepan akan ditingkatkan lagi,” kata PLT. Gubernur Kepri.

Turut Hadir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Karimun.

Ahmad Yahya/Humas


Bupati Serahkan Dua Unit Kapal Kepada Kelompok Nelayan Karimun. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq menghadiri Acara Penyerahan Kapal kepada Kelompok Nelayan Berusaha Bersama Berjaya di Desa Pongkar, Jumat (17/7/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Karimun mengatakan, ia mohon maaf atas keterlambatan keacara ini.

"Saya sudah yang kedua kalinya kesini, karena  kemaren Saya kesini dalam Acara perlombaa n mancing yang diselenggarakan oleh Kodim Tanjung Balai Karimun," ujar Bupati Karimun.

Dalam Acara ini, Bupati Karimun  menyerahkan bantuan 2 buah pompong motor 2 GT dari Dina's Perikanan Kabupaten Karimun kepada Kelompok Nalayan Berusaha Bersama Berjaya Desa Pongkar dan Nelayan Desa Parit.

Selanjutnya, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si., juga meminta kepada Dinas terkait Khususnya Dinas Perdagangan, Industri dan Usaha Kecil Menengah, Dinas Perikanan dan Dinas Tenaga kerja untuk bisa meberikan pembinaan kepada Koperasi Nelayan dan bisa memberikan bantuan-bantuan alat-alat pendukung lainnya seperti bantuan jaring agar tangkapan dan penghasilan para Nelayan bisa lebih baik lagi.

"Bantu nelayan kita, supaya bisa berpenghasilan lebih baik lagi," ungkapnya.

Turut hadir, Kadis Perikanan, Kadis Perdagangan, Kadis Tenaga Kerja, Camat Tebing Kapolsek Tebing, Danramil Tebing dan Pjs. Kepala Desa Pongkar.

Ahmad Yahya/Humas


Fhoto Bersama Sebelum Membagikan Masker Gratis
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Cegah Penularan Covid-19 dimasa penerapan New Normal di Kota Tanjungpinang, GMKI Cabang Tanjungpinang-Bintan berbagi masker secara gratis kepada masyarakat Kota Tanjungpinang, Jumat (17/7-2020).

Selain berbagi masker gratis, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tanjungpinang-Bintan juga  mengajak masyarakat Tanjungpinang, untuk tetap menggunakan masker saat melakukan aktivitas diluar rumah, di masa penerapan New Normal di Kota Tanjungpinang.

Masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat Tanjungpinang, yang tidak memakai masker saat keluar rumah. Masker yang dibagikan secara gratis, terbuat dari bahan kain. Sehingga masker dapat di cuci dan pakai kembali. Kemudian masker dibagikan di Lampu Merah batu 9, Pasar Bintan Center, serta beberapa Rumah Ibadah di Kota Tanjungpinang," ujar Ketua Cabang GMKI Cabang Tanjungpinang-Bintan, Paulus Hasiholan Banjarnahor

Selain itu, lanjut Paulus Hasiholan Banjarnahor, masker yang dibagikan terbuat dari bahan kain. Sehingga dapat dicuci, dan dipakai kembali.

"Kami peduli, untuk itulah kami melakukan aksi nyata ini walaupun dengan segala terbatasan yang ada. Kami berharap tindakan ini dapat memicu semangat untuk bergotong-royong dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Tanjungpinang," kata Paulus.

GMKI Cabang Tanjungpinang-Bintan berharap Pandemi Covid-19 ini secepatnya berakhir. Dan GMKI siap untuk menjadi mitra Pemerintah dalam mendukung penanganan Covid-19, serta menjadi mitra kritis dalam setiap kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang.

"Kami mengajak masyarakat Kota Tanjungpinang, untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Pada keadaan ini, saling tolong-menolong dalam menjalani kehidupan New Normal akibat pandemi Covid-19 ini. Semoga masa sulit ini cepat berlalu," pungkasnya.


Redaksi


Aunur Rafiq Resmikan Kantor UPT Puskesmas Tanjung Berlian. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun H. Aunur Rafiq S.Sos M.Si di dampingi kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Karimun, Rachmadi resmikan gedung baru UPT Puskesmas Tanjung Berlian tepatnya di kecamatan kundur Utara, Kabupaten Karimun, Kamis (17/7/20020).

Bupati Karimun H. Aunur Rafiq mengatakan, bahwa visi misi bliau khususnya periode 2016/2021 menginginkan Karimun menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis yang di lindungi iman dan taqwa.

Untuk itu, kata Rafiq, ada 7 visi misi salah satunya bagaimana caranya kita meningkatkan sumber daya manusia yang sehat,cerdas dan pemberhasil untuk memenuhi kebutuhan daerah terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

"Pembangunan gedung puskesmas itu merupakan konsekwen kami dan keseriusan Pemkab Karimun untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Karimun," kata Aunur Rafiq.

Rafiq juga menyebutkan, di masa kepemimpinan nya ada 9 gedung puskesmas dari 8 kecamatan yang sudah di bangun dan memiliki kelengkapan yang baik.

Kemudian Rafiq juga menyampaikan, program kartu BPJS kesehatan masyarakat yang sudah di tanggung APBD berjumlah 30.000 dan yg di bantu oleh provinsi berjumlah 5000 dan masih memiliki 52.000 lagi jika di kalkulasikan keseluruhannya masih membutuhkan biaya sebesar 40 miliar
Untuk BPJS kesehatan agar bisa mencakup seluruh masyarakat kabupaten Karimun.

"Ini sebagai bentuk pemerataan pembangunan yang ada di wilayah kabupaten Karimun. Kegiatan ini juga di sejalankan dengan pencanangan kampung toga penyerahan kunci duplikat ambulance,penyrahan kartu BPJS secara simbolis dan sekaligus peresmian poskamling," tuturnya.


Ahmad Yahya


Pelepasan Komoditas Ekspor Hasil Pertanian di Karimun. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun bpk DR. H. Aunur Rafiq, M.Si mengadiri kegiatan pelepasan komoditas ekspor yang dilaksanakan di PT Saricotama, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu (15/7/2020)

Komoditas yang diekspor adalah berupa 35 ton bungkil dan 5 ton komoditas air kelapa menuju Batu Pahat, Negara Malaysia.

Dalam kata sambutan Bupati Karimun. Ia menyampaikan apresiasi kepada PT. Saricotama meskipun dalam situasi pandemi Covid-19 yang sedang melanda namun produksi dan kegiatan ekspor tetap bisa dilakukan dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan selama beroperasi.

"Tentu dalam hal ini menjadi prioritas perusahaan nantinya tetap menjaga dan memperhatikan bahan baku buah kelapa dari petani lokal dan tenaga kerja setempat, agar bisa menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat disekitar perusahaan," ujarnya.

Lanjutnya, diwilayah Kabupaten Karimun perkebunan kelapa sebagian besar adalah perkebunan rakyat seluas lebih kurang 3.313 Ha yang tersebar di 12 kecamatan antara lain:
1. Kec. Kundur 872 Ha
2. Kec. Kundur Utara 306 Ha
3. Kec. Kundur Barat 419 Ha
4. Kec. Ungar 718 Ha
5. Kec. Belat 284 Ha
6. Kec. Buru 220 Ha dan kecamatan lainnya lebih kurang 100 Ha

"Dengan rata-rata produksi mencapai 505 ton dengan jumlah petani 5.176 Kepala Keluarga. Saya berharap agar Kementerian Pertanian dapat membantu pengembangan potensi pertanian di Kabupaten Karimun," tuturnya.

Kemudian, ungkapnya, letak geografis Kabupaten Karimun yang sangat berdekatan dengan Negara Malaysia dan Singapura sangat memungkinkan untuk pelaksanaan ekspor.

"Kami herharap dengn kedatangan Bapak Staf Khusus Kementerian Pertanian dan Kepala Badan Karantina Pertanian ini dapat mendorong Karimun kepada Bapak Menteri. Lahan di Kabupaten Karimun siap untuk pertanian holtikultura, seperti Jagung, pisang, bawang dan nanas," ungkapnya.

Dalam kegiatan ini turut Hadir Staf khusus Menteri Pertanian, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan prov. Kepri, Ketua DPRD Karimun, Kepala badan karantina pertanian, Kapolres Karimun, Danlanal Karimun, Dandim Karimun, kepala karantina pertanian Batam, dan kepala karantina pertanian Tanjungpinang.

Ahmad Yahya


Foto Bersama BC Kepri dengan Muspida Kabupaten Karimun. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bea dan Cukai Kepulauan Riau bersama Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun, KSOP, dan instansi vertikal lainnya melakukan akselerasi ekspor produk pertanian bungkil dan air kelapa ke Malaysia, Rabu (15/07/2020).

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto menyebutkan, Pandemi Covid-19 yang  telah merebak sejak medio awal 2020 lalu telah memberi dampak pada lesunya ekonomi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“Walau di tengah lesunya ekonomi dunia, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau bersama Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun tetap menggenjot upaya ekspor berbagai industri dengan melakukan kemudahan fasilitasi ekspor, salah satunya ekspor bungkil dan air kelapa," ungkap Agus.

Salah satu tugas DJBC adalah menjamin terselenggaranya perdagangan internasional di bidang ekspor agar bisa berjalan denggan baik. Hal ini sejalan dengan amanat Presiden RI terkait kemudahan investasi dan cost logistik murah atau yang dikenal dengan Ease of Doing Business (EODB).

“Untuk wilayah Kepulauan Riau, merupakan daerah yang potensial dari sisi sumber daya alam baik, perikanan dan pertanian. Disamping hasil tambang yang telah memberi nilai tambah bagi daerah," jelas Agus Yulianto.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa sejak tahun 2020 total ekspor untuk produk pertanian dari kelapa mencapai devisa yang tinggi.

“untuk total devisa ekspor bungkil dan air kelapa mencapai Rp20.855.900.000 dengan total 42 Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)”.

Ia menambahkan bahwa Bea dan Cukai Kepulauan Riau telah banyak memfasilitasi kemudahan ekspor. Dan beberapa waktu lalu sudah mencoba melakukan direct pengurusan dokumen ekspor untuk pengolahan ikan di wilayah Bintan.

"Selain itu wilayah Kepri terdapat industri perkebunan seperti sagu, gambir, nanas, pisang. Ini semua menjadi tugas DJBC dan seluruh stakeholder untuk bisa mengakselerasi tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar mampu bersaing ke pasar regional maupun internasional," ujar Rasyid.

Dalam mendukung peningkatan ekonomi di bidang ekspor, sinergi beberapa stakeholder yang berkaitan langsung sangat diharapkan. DJBC dan instansi vertikal lainnya seperti Karantina, KSOP, dan tidak kalah pentingnya adalah peran Pemerintah Daerah dalam memberikan kemudahan investasi baik dari sisi penyediaan lahan dan kemudahan perijinan," pungkasnya.

Seperti yang diketahui bahwa Kabupaten Karimun telah melakukan pencanangan industri tangguh Covid-19 pada 9 Juli 2020 lalu.

"Hal ini sangat diperlukan guna terwujudnya pembangunan ekonomi yang berbasis kekayaan lokal, agar dapat mampu bersaing baik dari sisi kualitas produk maupun biaya produksi, pada akhirnya akan mampu meningkatkan perekonomian di daerah tersebut," tuturnya.


Redaksi


Plt Gubernur Kepri, Isdianto (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan bahwa pihaknya optimis jika realisasi Retribusi Labuh Jangkar jika sudah didapatkan akan menambah Pendapatan Asli Daerah PAD Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto di Tanjungpinang, Senin (13/7), dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Menurut Isdianto, setelah pembahasan terkait zona Perairan Kabil dan Tanjung Berakit Bintan yang diusulkan menjadi lokasi baru labuh jangkar Provinsi Kepri.

"Dua kawasan ini ditambahkan menjadi area labuh jangkar yang dinilai sudah sesuai dengan peraturan mentri no  51 tahun 2015 jdan Peraturan Menteri nomor 146 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan pelabuhan laut," jelas Isdianto

Isdianto yakin dengan jelasnya aturan dan keuntungan yang diperoleh dari labuh jangkar tersebut nantinya dapat dibagi sesuai dgn kewenangan masing-masing.

"Potensi pendapatan dari retribusi pengelolaan labuh jangkar ini cukup menjanjikan," ungkap Isdianto.

Bahkan lanjut Isdianto, potensinya bisa mencapai 6 triliun.

"Dari angka tersebut nantinya baru akan dibagi berapa yang diperoleh Provinsi Kepri," tegas Isdianto.

(***)


Plt Gubernur Kepri, Isdianto (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Meskipun tahun ajaran baru 2020/2021 baru saja dimulai hari ini, Senin (13/7).

Namun, berdasarkan data di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri masih ada sebanyak 6.544 pelajar di tingkat SMA/SMK dan MA se-Provinsi Kepri yang masih belum tertampung di sekolah negeri.

"Yangmana, paling banyak pelajar yang belum tertampung berada di kota Batam sebanyak 1.545," jelas Isdianto.

Untuk itu, Isdianto mengharapkan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dapat seger mencarikan solusi yang tepat terkait persoalan tersebut.

"Kita harapkan Dinas Pendidikan dapat benar-benar melaksanakan PPDB dengan sesuai aturan, karena masih banyak keluhan dari orang tua yang tidak tertampung meskipun berada di zona yang ditentukan ," tegas Isdianto

Isdianto meminta agar solusi PPDB ini dapat segera dicari , karena saat ini tahun ajaran baru sudah pun dimulai.

"Jangan sampai mereka ketinggalan pelajaran apalagi tidak sekolah," tegas Isdianto kembali.

(***)


Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Sekitar 20 anggota Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kota Tanjungpinang memilih berhenti sebelum melaksanakan tugasnya karena menolak diperiksa oleh tim medis RSUP Kepulauan Riau dengan menggunakan rapid test.

Ketua KPU Tanjungpinang Aswin Nasution, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan, anggota PPDP yang mengundurkan diri tersebut memiliki alasan menolak diperiksa dengan menggunakan rapid test.

"Rapid test kurang akurat sehingga mereka khawatir hasilnya reaktif sehingga harus dikarantina. Itu salah satu alasannya," katanya, dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Selasa (14/7-2020).

Aswin mengatakan pemeriksaan cepat dengan rapid test dilaksanakan di RSUP Kepri pada 8-10 Juli 2020. KPU Tanjungpinang berhasil mendapatkan pengganti anggota PPDP yang berhenti tersebut.

"Sudah didapatkan penggantinya hari itu juga," katanya.

Jumlah anggota PPDP di Tanjungpinang sebanyak 443 orang. Mereka mulai melakukan pencocokan dan penelitian daftar calon pemilih pada 15 Juli-13 Agustus 2020.

Selain anggota PPDP, kata dia anggota KPU Tanjungpinang, Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara juga diperiksa dengan penggunakan rapid test.

"Jumlah jajaran KPU Tanjungpinang yang diperiksa dengan rapid test lebih dari 600 orang," ujarnya.

Seluruh anggota KPU Tanjungpinang beserta jajarannya sudah mengetahui hasil rapid test tersebut. "Alhamdulillah, seluruhnya nonreaktif," katanya.

(***)


Foto: Istimewa
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto memerintahkan kepada seluruh Kepala Sekolah SMA Negeri dan SMK Negeri untuk menerima semua siswa yang masuk dalam zonasi. Dia juga memerintahkan Dinas Pendidikan Kepri untuk mengawal prosesnya dan mengajak DPRD Kepri solusi untuk mengatasi siswa yang belum diterima.

“Saya sengaja turun ke sekolah-sekokah meninjau langsung pelaksanaan penerimaan peserta didik baru. Saya ingin melihat langsung apa yang terjadi di lapangan. Karena saya banyak mendapatkan informasi tentang banyaknya masalah yang muncul akibat sistem zonasi ini. Sekaligus membuktikan kepedulian saya pada pendidikan,” ungkap Isdianto saat meninjau SMA Negeri 3 Batam Kota, SMA Negeri 1 Sekupang, dan SMA Negeri 5 Sagulung, Senin (13/7/2020), dikutip dari situs diskominfo kepri.

Saat tiba di sekolah -sekolah tersebut, H. Isdianto disambut oleh Kepala Sekolah, majelis Guru, para orang tua calon siswa yang belum diterim di sekolah negeri tujuan, dan peserta (MPLS) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah .

Hadir mendampingi Plt Gubernur H.Isdianto, Asisten II Ekonomi & Pembangunan Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, Kepala Biro Hukum Heri Moekhrizal, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri Faturrahman, Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono, Anggota DPRD Kepri Irwansyah, Uba Inga Sigalingging, Suryani, Ketua TP. PKK Kepri Hj Meri Isdianto, Staf Khusus Gubernur H Saidul Khudri dan H Herizal Hood.

Dialog dua arah pun terjadi antara Isdianto dengan Para Kepala Sekolah dan para orangtua. Bahkan acara tersebut menjadi ajang curhat kepala sekolah dan para orangtua calon siswa.

Isdianto dalam dialog tersebut menegaskan sikapnya dengan menyatakan bahwa sebagai Plt. Gubernur, dirinya tidak mau ada anak-anak yang tidak sekolah.

Setiap sekolah yang dikunjungi persoalan yang muncul nyaris sama, yakni kekurangan ruang belajar. Dan persoalan tersebut muncul setiap tahun.

Isdianto memberikan solusi yang hampir sama pada setiap sekolah. Baik SMA Negeri 3 Batam Kota, SMA Negeri 1 Sekupang, dan SMA Negeri 5 Sagulung kepada Kepala Sekolah diminta untuk menerima semua siswa yang masuk zonasi tetapi masih dalam daftar tunggu. Solusi pertama yakni dengan mendirikan ruang belajar baru, secara bertahap.

Sementara untuk SMA Negeri 1, Isdianto mengajak para orangtua murid untuk ikhlas menerima kondisi sekolah yang terbatas lahan sehingga tidak dimungkinkan lagi dibangun ruang sekolah baru. Para orangtua dengan zonasi rumah yang jauh dari sekolah SMA Negeri 1, dimohon dengan arif bijaksana memilih sekolah yang paling terdekat. Permintaan tersebut sekaligus menjadi solusi kedua yang ditawarkan Isdianto.

Solusi ketiga, Isdianto berjanji akan memfasilitasi siswa yang tidak masuk juga ke sekolah pilihan pertama meski telah dibangun ruang kelas baru, ke sekolah lain.

Di hadapan para orangtua murid, Isdianto menyebutkan bahwa bidang pendidikan menjadi prioritas utama. Isdianto mengakui, sistem zonasi mempunyai beberapa kelemahan. Sebagai pemerintah daerah tidak bisa mengubah aturan pemerintah pusat. Tetapi bersama DPRD Kepri akan mencari berbagai solusi, jangka singkat dan jangka panjang.

Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Cahyono juga mengungkapkan hal yang sama. Mengajak para orangtua yang mampu untuk lebih memilih sekolah swasta untuk anaknya dan memberikan kesempatan kepada siswa kurang mampu di sekolah negeri.

Ajakan senada juga disampaikan anggota DPRD Kepri H Irwansyah. Dia menganjurkan setiap sekolah memaksimalkan penerimaan siswa. Sebagai wakil rakyat dirinya siap mendukung anggaran untuk membangun ruang belajar baru.

Uba Inga Sigalingging malah mengusulkan agar untuk zonasi, nilai anak-anak yang rendah lebih diutamakan. Sehingga tidak terjadi rebutan sekolah karena dianggap favorit.

Suryani anggota DPRD Kepri mengajak para orangtua untuk mengubah imej tentang sekolah unggul atau favorit. Semua orangtua harus tahu bahwa semua sekolah adalah sama.

Terakhir, Isdianto juga meminta para guru harus serius melaksanakan materi pembelajaran meski dilakukan secara virtual.

(***)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.