Terdakwa Thinesh Kumar Nayar (Baju Merah) Usai mendengarkan Tuntutanya.
HUKUM KEPRIAKTUAL.COM: Jaksa Penuntut Umum (JPU), menuntut terdakwa Thinesh Kumar Nayar (Warga Negara Malaysia), kasus narkotika jenis ganja, berat 12 gram, dengan hukuman kurungan penjara selama 6 tahun. Tuntutan terdakwa tersebut dibacakan oleh JPU Immanuel Karya So Grot dihadapan majelis Hakim Marta Napitupulu didampingi Reni Pituah Ambarita dan Egi Novita, Selasa (17/9-2019).

Dalam amar terdakwa yang dibacakan JPU Immanuel mengatakan,bahwa terdakwa telah terdakwa telah terbukti secara sah memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk  tanaman. Sebagimana yang dimaksud, melanggar Pasal 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menuntut terdakwa dengan hukuman kurungan penjara selama 6 tahun, denda 800 juta,subsuder 6 bulan kurungan penjara. selain itu, meminta kepada majelis, supaya terdakwa tetap ditahan," kata JPU Immanuel saat membacakan amar tuntutan terdakwa.

Usai mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh JPU, terdakwa Thinesh Kumar Nayar yang hadir di persidangan didampingi penasehat hukumnya meminta waktu seminggu untuk melakukan pembelaan secara tertulis.

“Atas tuntutan tersebut, kami akan melakukan pembelaan (Pledoi) secara tertulis,” kata terdakwa Thinesh melalui pengacaranya.

Setelah mendengar pembacaan tuntutan, sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Marta Napitupulu didampingi Reni Pituah Ambarita dan Egi Novita kemudian menunda persidangan. Dan melanjutkan kembali sidang, dengan agenda pembacaan Nota pembelaan (Pledoi).

“Untuk pembacaan nota pembelaan (Pledoi) dari terdakwa dan Penasehat hukumnya sidang kita tunda hingga minggu depan,” tutup Marta.

Untuk diketahui, pada persidangan sebelumnya, Thinesh Kumar Nayar, seorang Warga Negara Malaysia yang ditangkap tim gabungan Mabes Polri bersama Kanwil DJBC-Kepri di perairan Indonesia ketika hendak merapat ke Dermaga PT.Bintang 99 Batu Ampar, Kec. Batu Ampar – Kota Batam.

Hal ini di ungkapkan oleh dua orang saksi yang di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan beberapa waktu lalu.

“Awalnya kami melakukan patroli gabungan di perairan antara Indonesia dan Malaysia karena mendapat informasi akan ada transaksi jual beli narkotika di atas laut,” Kata Mora Agung, Petugas Bareskrim Mabes Polri yang di hadirkan sebagai saksi dalam persidangan tersebut.

Pada saat sedang melakukan patroli, lanjut saksi Mora, tiba - tiba muncul kapal Global 60 melewati perairan Indonesia dan langsung diamankan oleh tim gabungan  Mabes Polri bersama Kanwil DJBC-Kepri karena diduga bermuatan narkotika yang hendak di selundupkan ke Indonesia melalui Batam.

Masih kata saksi Mora, ketika penangkapan tim berhasil mengamankan 6 orang awak dan terdakwa (Thines Kumar Nayar-red) sebagai penanggung jawab ke dalam kapal Patroli Bea dan Cukai.

“Pada waktu penangkapan, sebanyak 6 orang awak kapal dan terdakwa langsung diamankan ke kapal patroli bea dan cukai,” terang Saksi Mora.

Untuk proses penyidikan, lanjutnya, terdakwa dan Kapal Global 60 beserta seluruh awaknya digiring menuju dermaga PT.Bintang 99 Kec. Batu Ampar, Kota Batam.

Sesampainya di dermaga, petugas kemudian menginterogasi seluruh awak kapal dan terdakwa. Dari hasil interogasi, terdakwa mengakui ada menyimpan 2 paket Narkotika jenis ganja di dalam kamarnya.

“Mendengar pengakuan terdakwa, Saksi (Mora Agung - red) bersama rekannya dan petugas bea cukai serta salah seorang awak kapal langsung melakukan penggeledahan dan menemukan 2 paket Narkotika jenis ganja di dalam tas warna merah yang dimaksud oleh terdakwa,” terangnya.


Red


Kuasa Hukum PT, Artha Utama Propertindo, Mustari, SH.
HUKUM KEPRIAKTUAL.COM: Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang yang dipimpin Ali Anwar didampingi Hakim anggota Dien Novita  dan Debora DR Parapat mengabulkan gugatan penggugat PT. Batama Nusa Permai, terkait Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Apartemen Formosa Residence, milik PT. Artha Utama Propertindo, Rabu (18/9-2019).

Dimana penggugat, menggugat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), dan tergugat 2 Intervensi, PT. Artha Utama Propertindo.

Menanggapi putusan Hakim PTUN Tanjungpinang, Kuasa Hukum PT. Artha Utama Propertindo, Mustari SH, didampingi rekanya Nofi Putri Manik, SH mengatakan, putusan PTUN bukan akhir segalanya, karena putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap.

"Kita mengajukan upaya banding. Kita akan segera melakukan banding ke Pengadilan Tata Usaha (PTUN) Medan, besok atau lusa. Kita tidak sependapat dengan pertimbangan hakim PTUN Tanjungpinang," ujar Mustari, usai sidang.

Kemudian, lanjt Mustari SH, ini baru putusan awal/tingkat pertama, putusan belum incracht (belum memiliki kekuatan hukum tetap).

“Kan belum incracht, ini bukan akhir segalanya. Dan masih dalam proses hukum selanjutnya,” ucap Mustari.

Mustari menyebut, tidak sependapat dengan pertimbangan hakim dalam putusan. Oleh karena itu pihaknya keberatan. Dan Ia menegaskan, bahwa pihaknya dalam memperoleh Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tersebut, telah melalui prosedur yang berlaku.

”Kita mengajukan izin sesuai prosedur. Dasarnya kita adalah IMB yang dikeluarkan oleh tergugat DPM-PTSP. Dengan dasar ini klien kami melakukan pembangunan. Kita dari awal optimis, dokumen yang kita punya lengkap, IMB, Fatwa Planologi, Amdal, Andalalin, sertifikat tanah dan dokumen pendukung lainnya lengkap," kata Mustari.

Mustari menegaskan, bahwa ini tidak memberi dampak terhadap proses pembangunan yang sedang berjalan. Semuanya berjalan secara wajar dan sesuai perencanaan. Dan yang pasti semua dilaksanakan sesuai hukum yang berlaku.

“Ini baru putusan awal, masih ada proses banding dan hingga kasasi. Ini kan upaya hukum yang berlaku,” terang Mustari.


Alfred


BERAS, (Fhoto: Istimewa)
JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah dan Perum Bulog menyebutkan stok beras akan aman hingga akhir tahun. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, stok beras hingga akhir tahun mencukupi kebutuhan.

Sebab itu, ia menilai tidak perlu lagi ada impor beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
"Stok beras Bulog sekarang 2,6 juta ton," ujar Budi, Rabu (18/9).

Budi Waseso mengatakan, Bulog akan terus melakukan penyerapan beras hingga akhir tahun. Ia bilang, sampai saat ini Bulog telah menyerap beras sebanyak 1 juta ton dari target penyerapan beras sebanyak 1,8 juta ton sepanjang 2019.

"Sampe Maret tahun depan prediksi saya stok beras aman karena April 2020 sudah produksi lagi kan, kita ambil, nah kalo itu bisa maksimal maka sampai akhir 2020 kita tidak impor," ucap dia.

Selain itu, Bulog juga melakukan operasi pasar apabila terjadi kekurangan pasokan beras di suatu wilayah. Hingga saat ini, penyerapan beras melalui operasi pasar yang telah dilakukan Bulog rata-rata mencapai 6.000 ton per hari.

"Sebelumnya paling 2.000 sampai 3.000 ton per hari," ujar dia.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, musim kemarau saat ini tidak berpengaruh pada produksi beras nasional. Sebab, ditunjang dengan infrastruktur pertanian yang memadai.

Amran memproyeksikan, dalam tiga bulan ke depan akan ada penambahan panen beras sekitar tujuh juta hingga 10 juta ton. "Saat ini kebutuhan beras 2,5 juta ton per bulan," ucap dia.


Sumber: Kontan.co.id


Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Fhoto: Istimewa)
JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Polri terus mendalami keterlibatan perusahaan dan perseorangan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejauh ini terdapat 4 perusahaan diduga terlibat.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, 4 perusahaan tersebut masuk dalam proses penyidikan. Polisi menduga perusahaan itu terlibat karhutla.

“Untuk korporasi, dia tidak hanya dijerat pasal pidana, ada sanksi administrasi. Kementerian LHK akan mengajukan gugatan perdata ke perusahaan,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).

Berdasarkan data Polri, berikut 4 perusahaan beserta status hukumnya di kepolisian:
PT Sumber Sawit Sejahtera berada di Riau berstatus tersangka.
PT Bumi Hijau Lestari (BHL) berada di Sumsel, polisi menetapkan Direktur Operasional BHL sebagai tersangka
PT Palmindo Gemilang Kencana berada di Kalimantan Tengah, berstatus tersangka. Pejabat perusahaan sedang diselidiki.
PT Surya Argo Palma dan PT Sepanjang Inti Surya Usaha di Kalimantan Barat berstatus tersangka.

Sebelumnya, Polri mencatat pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ditangkap mencapai 228 orang. Mereka tersebar di Riau hingga Kalimantan.

“Hingga saat ini sudah ada 228 orang ditangkap terkait karhutla,” kata Brigjen Dedi Prasetyo pada Selasa (17/9).
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari perusahaan-perusahaan itu.


Sumber: Kumparan


Fhoto Bersama Kegiatan Karya Bakti TNI tahun Anggaran 2019.
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang menggelar kegiatan Karya Bakti (Karbak) TNI TA 2019 yang berlangsung di Desa Berakit Kecamatan Teluk Sebong  Kabupaten Bintan, Selasa (17/9-2019).

Dalam kegiatan pembukaan tersebut, diawali dengan sambutan dari Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos yang diwakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Ir. Afrizal Bahar, S.E., kemudian dilanjutkan sembutan Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., yang diwakili oleh Wadanlantamal IV Kolonel Laut (P) DR. Imam Teguh Santoso, S.T., M.Si.

Kegiatan selanjutnya yaitu, penyerahan secara simbolis perlengkapan Karya Bakti, bibit mangrove dan sembako kepada perwakilanmasyarakat setempat, kemudian  doa lalu foto bersama.

Setelah acara pembukaan, Wadanlantamal IV berkesempatan meletakan satu keping keramik di Surau Al –Bahri sebagai tandai dimulainya renovasi, kemudian peninjauan pelayanan kesehatan gratis di Gedung Desa Teluk Asah serta berakhir pada kegiatan penanam bibit mangrove di pantai Penginam.

Dalam sambutannya Kadis LH Kabupaten Bintan mengatakan bahwa sangat apresiasi dengan kegiatan Karya Bakti TNI yang sudah memilih Desa Berakit menjadi objek lokasi kegiatannya.

Kemudian ditambahkan, Ir. Afrizal, ia mengatakan, bahwa ini merupakan wujud kepedulian kita semua untuk bersama-sama membangun baik dilingkungan sendiri maupun di lingkungan masyarakat.

Ditempatnya yang sama, sambutan Danlantamal IV, yang disampaikan oleh Wadanlantamal IV. Dalam sambutanya, ia mengatakan, kegiatan Karya Bakti TNI merupakan salah satu perwujudan dari tugas TNI, dalam upaya membantu pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bintan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Daerah sasaran kegiatan tersebut dititik beratkan pada desa tertinggal atau daerah pesisir pantai, yang diharapkan hasilnya benar-benar dapat menyentuh kepentingan masyarakat dan secara langsung bermanfaat bagi peningkatan taraf hidup masyarakat," ujarnya.

Kemudian ditambahkan, Laksma TNI Arsyad Abdullah, bahwa ada kegiatan kali ini yang menjadi daerah sasaran yaitu Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, yaitu perbaikan/renovasi dan pengecatan rumah ibadah Surau Al Bahri.

Sebagai informasi kegiatan Karbak TNI kali ini menerujunkan ratusan personil dari TNI, Polri, pelajar, Pramuka serta masyarakat Desa Berakit yaitu mengerjakan renovasi dan pengecatan Surau Al- Bahri dan penanaman 1000 bibit pohon mangrove di pantai Penginam.

"Tidak hanya itu ada juga pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yaitu berupa pengobatan umum, pemerikasaan gigi, dan sunatan masal serta tidak lupa memberikan sembako kepada masyarakat yang berobat pada saat itu dan diberikan tali asih kepada anak-anak yang disunat," ujarnya.

Hadir dalam kegitan tersebut Asrena Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena, M.Tr.Hanla., Asintel Danlantamal IV Letkol Laut (P) Ari Aryono, S.E., Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Edward H Sibuea, S.T., Aslog Danlantamal IV Kolonel Laut (T) Cok Bagus Alit Y, S.E., Aspotmar Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto, Kasilog Korem 033/WP Kolonel Inf Edison Sidabutar, Para Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV, Camat Teluk Sebong Sri Henny Utami S.pd.,M.Si., Kabagops Polres Bintan Kompol Robinson Sembiring, Kepala Desa Berakit Muhamad Asnan, Pengurus Korcab IV Daerah Jalasensatri Armada I, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan, Pelajar, Pramuka serta masyarakat Desa Berakit.




Red



Mesjid Penyengat (Fhoto: Istimewa).
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang akan diusulkan sebagai warisan dunia, kata salah seorang budayawan, Abdul Malik.

"Kami sudah menyampaikan itu secara lisan dalam pertemuan dengan UNESCO di Bogor pada Juli 2019. UNESCO sangat tertarik, dan memberi pujian," ujarnya di Tanjungpinang, Senin (16/9-2019). dikutip dari Situs Diskominfo Kepri.

Abdul Malik yang juga Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, menjelaskan kenapa Pulau Penyengat layak menjadi warisan dunia.

Pertama, Sultan Mahmud Riayat Syah atau Mahmud Syah III, yang merupakan raja kedelapan sekaligus raja terakhir dari Kesultanan Melaka, mempersunting Engku Putri binti Raja Haji Syahid Fisabilillah (Raja Hamidah), sekitar tahun 1801 M, dengan mas kawin berupa Pulau Penyengat.

Kedua, Pulau Penyengat merupakan pulau terkecil di dunia yang dijadikan sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Riau, Lingga, Johor dan Pahang. Pulau dengan panjang 2 KM dan lebar 850 meter itu ketika itu memiliki fasilitas pemerintahan yang lengkap.

Ketiga, pulau itu dijadikan sebagai pusat peradaban melayu.

Dan yang paling menarik, menurut UNESCO, Pulau Penyengat sebagai cikal bakal lahirnya Bahasa Indonesia, bahasa pemersatu.

"Sejarah membuktikan Nahasa Melayu dari pulau itu menyatukan Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. Bahkan sampai sekarang tiga negara tetangga kita itu masih menggunakan Bahasa Melayu," ujarnya.

Untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai warisan dunia bukan hal yang  mudah. Namun sinyal positif sudah diberikan UNESCO sehingga seharusnya setelah pertemuan di Bogor Juli 2019, ditindaklanjuti di daerah.

Seluruh pihak yang terkait rencana itu di Kepri sebaiknya bersinergi, mengumpulkan data-data, termasuk aset budaya daerah, kemudian menyusunnya sebelum dilaporkan ke pemerintah pusat untuk diusulkan kepada UNESCO.

"Banyak daerah yang mengusulkan agar masuk warisan dunia, namun itu tidak mudah. Dalam setahun, UNESCO hanya menetapkan satu kawasan sebagai warisan dunia," tuturnya.

Malik mengatakan Pulau Penyengat sebagai warisan dunia bukan hanya peestise, melainkan memberi dampak positif lainnya, terutama pada sektor pendidikan dan pariwisata. Perlakuan pemerintah terhadap Pulau Penyengat pun semestinya berbeda-lebih istimewa setelah pulau itu ditetapkan sebagai warisan dunia.

"Kami ingin pulau ini berdiri megah sebagai kawasan sejarah yang kaya budaya melayu," katanya.


Red


Plt Gubernur Kpri, Isdianto, (Fhoto: Istimewa).
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merasa optimistis mampu membangun Monumen Bahasa di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang.

Dikutip darin situs Diskominfo Kepri, pelaksana Tugas Gubernur Kepri Isdianto, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan, dirinya menginginkan Monumen Bahasa segera dibangun, namun hal itu tidak dapat diwujudkan tahun 2020 mengingat anggaran daerah banyak terkuras untuk penyelenggaraan pilkada serentak.

"Insya Allah 2021 dibangun Monumen Bahasa ini. Kami sudah membahasnya," katanya.

Isdianto mengatakan pembangunan Monumem Bahasa itu dibutuhkan agar masyarakat Indonesia mengingat sejarah Pulau Penyengat sebagai cikal bakal lahirnya Bahasa Indonesia. Dari pulau yang relatif kecil ini, Bahasa Melayu sebagai cikal bakal lahirnya Bahasa Indonesia.

"Saya akan melanjutkan rencana pembangunan Monumen Bahasa ini," ujarnya.

Pembangunan Tugu Bahasa dilaksanakan sejak tahun 2013 atau ketika HM Sani (almarhum) masih menjabat sebagai Gubernur Kepri. Sani merupakan abang kandung dari Isdianto, yang meninggal dunia pada April 2016 atau beberapa bulan setelah dilantik sebagai gubernur.


Red


 Zuryeti Muzar, Kepala Kantor Bahasa provinsi Kepri. (Fhoto:Istimewa)
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau menggelar Penyuluhan Bahasa Indonesia Dalam Jurnalistik Bagi Siswa dan Mahasiswa Sekota Tanjungpinang di Comforta Hotel pada Senin (16/9).

Dikutip dari situs Diskominfo Kepri, melalui kegiatan penyuluhan tersebut kantor bahasa provinsi Kepri bertujuan mempromosikan Bahasa Indonesia melalui bidang jurnalistik. Hal tersebut disampaikan oleh Zuryeti Muzar selaku kepala Kantor Bahasa provinsi Kepri.

“Ya dengan adanya kegiatan ini kita promosikan bahasa Indonesia melalui bidang jurnalistik,” ujarnya pada awak media.

Memilih bidang jurnalistik sebagai sarana penyuluhan bahasa Indonesia bukan tanpa alasan. Mengingat bidang jurnalistik kerat kaitannya dengan media serta bidang jurnalistik yang juga merupakan salah satu mitra dalam penyuluhan bahasa Indonesia. Kepala kantor bahasa provinsi Kepri tersebut menilai bahwa bidang jurnalistik adalah bidang yang tepat untuk dimanfaatkan dalam penyuluhan bahasa Indonesia pada saat ini.

“Kami memilih bidang jurnalistik karena bidang ini merupakan mitra yang tepat dalam upaya penyuluhan bahasa Indonesia,” ujarnya lagi.

Pada kegiatan yang diadakan di Comforta Hotel tersebut, Kantor Bahasa akan menggelar Penyuluhan Bahasa Indonesia dalam Jurnalistik selama tiga hari dimulai dari Senin(16/9) sampai dengan Rabu (18/9). Nantinya selama kegiatan berlangsung akan diisi oleh berbagai pemateri dengan berbagai bidang yang berbeda. Setiap pemateri nantinya akan menyampaikan materinya dengan waktu yang telah ditentukan.

“Kegiatan ini akan kita gelar selama tiga hari, dimulai dari hari ini (Senin) sampai dengan Rabu nanti. Jadi setiap hari akan diisi oleh pemateri dengan bidang keilmuan yang berbeda,” ucap Zuryeti Muzar.

Selain memaparkan materi, Kepala kantor Bahasa tersebut juga mengatakan bahwa di hari terakhir nanti seluruh peserta akan mengikuti praktik guna menerapkan ilmu yang didapat selama kegiatan berlangsung.
“Nanti akan ada praktik di hari terakhir,” tegasnya.

Selain itu, Zuryeti Muzar selaku Kepala Kantor Bahasa Kepri berharap dengan adanya kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh peserta dengan mengambil ilmu serta menerapkannya dalam kehidupannya.

“Kami harap setelah ini semua ilmu yg di dapat akan diterapkan oleh mereka dalam kehidupan sehari-hari baik di media sosial ataupun di dunia jurnalistik itu sendiri,” tutupnya.


Red



Kadis Kesehatan, Tjetjep. (Fhota: Istimewa)
TANJUNGPINANG KEPRIAKTIUAL.COM: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk datang dan menghadiri Bazar Kesehatan Provinsi Kepri di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang,Selasa (17/9).

"Bazar Kesehatan ini di gelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Kepri ke 17 dan HUT TNI ke 77 di Provinsi Kepri," ungkap Tjetjep di Tanjungpinang,Senin (16/9), dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Tjetjep mengatakan terdapat berbagai kegiatan pengobatan kesehatan yang dilaksanakan di halaman Gedung Daerah mulai dari pukul 08.00 pagi.

"Mulai dari Sunatan masal,Donor Darah,cek kesehatan gratis,pengobatan masal, pengecekan IVA/ papsmear-Sadanis, pemeriksaan gigi dan mata, akupuntur, pelayanan KB, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis," ungkap Tjetjep.

Tak hanya itu, Tjetjep juga mengatakan jika pada pemeriksaan tersebut terdapat yang menimbulkan tidak lanjut, maka akan di rujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri.

"Untuk itu, ayo masyarakat Kepri daftarkan diri anda sekarang juga bazar Kesehatan Kepri,agar masyarakat Kepri dapat lebih sehat dan bahagia," jelas Tjetjep.


Red


Suratman, Kasi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG Hang Nadim Batam.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti wilayah Kota Batam. Sehingga warga merasa mata perih dan batuk, akibat mulai tebalnya kabut asap.

Salah seorang warga pengendara motor yang terparkir di pinggiran jalan, Sei Panas mengatakan, kabut asap ko mulai tebal ya. Bawa motor saja, jadi was-was, akibat mata perih.

"Mata saya perih mas, makanya saya berhenti. Napas pun mulai sesak akibat kabut asap mulai tebal. Ini kebakaran hutan lindung dimana y, ko bisa banyak asap," katanya saat dijumpai media ini dipinggiran jalan, Sabtu (14/9-2019)

Suratman, Kasi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG Hang Nadim Batam mengatakan, ada kemungkinan asap dari sumatera sebagian sudah menyeberang ke Batam, dan sekitarnya.

"Kami menghimbau supaya masyarakat turut peduli terhadap lingkungan, menjaga jangan sampai terjadi peristiwa kebakaran hutan/lahan yang merugikan kita semua, baik segi kesehatan maupun aktifitas termasuk transpotasi darat, laut, dan udara," kata Suratman via Whatshapnya.

Kemudian, untuk saat ini, lanjutnya, jarak pandang di bandara Batam, sekitar 4000 meter masih aman untuk transportasi darat dan udara.

"Sedangkan untuk transportasi laut agak mengkhawatirkan dan index pencemaran udara masih masuk kategori 'sedang'. Dan kondisi ini akan berkurang apabila turun hujan, dan hujan di kepri diperkirakan mulai turun akhir September 2019 tetapi sifatnya lokal/tidak merata," tuturnya.


Alfred


Plt Gubernur Kepri dan Bupati Karimun Tinjau Pemukiman Warga.
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto beserta Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq mengunjungi pemukiman warga yang terbilang masuk ke areal hutan lindung, tepatnya di Kelurahan Gading Sari dan Desa Sungai Sebesi, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Jum'at (13/10/2019).

H. Isdianto mengatakan, terkait permasalahan pemukiman warga yang masuk ke areal hutan lindung akan segera dibicarakan lansung kepada Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, dalam waktu dekat.

“Kami bersama Bupati Karimun akan bersama-sama menghadap Menteri Kehutanan, guna membahas masalah kawasan pemukiman yang menjadi hutan lindung, semoga segera dapat solusi, sehingga pembangunan infrastruktur pun bisa berjalan lancar sesuai harapan kita semua," kata Isdianto.

Isdianto bersama Bupati Karimun Aunur Rafiq lansung menuju ke pemukiman warga, untuk mendengar lansung keluh kesah, dan menjawab pertanyaan dari masyarakat setelah mendengar pertanyaan dan permintaan masyarakat.

"Pemerintah Kepri berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan ini," ujarnya.

Kata Isdianto, permasalahan ini bermula dari beredarnya informasi yang meresahkan masyarakat tentang kawasan pemukiman warga yang terkena hutan lindung. Dimana pemerintah pusat dianggap tidak melihat kondisi dilapangan. Padahal realnya, bahwa daerah yang ditandai mereka merupakan kawasan perkebunan, pemukiman warga dan bukan termasuk hutan lindung.

"Dalam waktu dekat, saya akan membawa bukti, serta kondisi nyata dilapangan sehingga bisa menjadi  bahan pertimbangan Kementerian Kehutanan," katanya.

Sementara itu, kata Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq, bahwa kemungkinan perubahan di Jakarta, terkait  pemerintahan baru membuat mereka akan bekerja lebih keras lagi untuk memperjuangkan status kawasan pemukiman ini dan bukan menjadi hutan lindung. Ia mengusulkan 3.860 Hektar (perubahan batas 292 hektar) dan disetujui  hanya 232,84 hektar dan ini sangat jauh  sekali dari  yang diusulkan karena 59,06 hektar tidak diterima.

“Sudah dilakukan rencana kegiatan APBD 2020. Pemkab Karimun berharap bisa mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi Kepri,” kata Aunur Rafiq

Kunjungan, Plt Gubernur Kepri, didampingi Tenaga Ahli Gubernur, H. Sahidul Khudri dan H. Herizal Hood, hadir juga Kadis Pendidikan Muhammad Dali, Kadis Perhubungan Jamhur Ismail dan Ketua FPK Kepri Andi Maulidi.


Ahmad Yahya


Peserta Lomba Festival. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan warga Desa Sei Ungar antusias menyaksikan malam puncak Festival Tembang Nostalgia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) di gedung serbaguna Desa Sungai Ungar, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. Acara Festival tersebut diselenggarakan, dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke-74 di Tanjungbatu, Jum'at (13/10/2019).

Kepala Desa (Kades), Fahmiludin resmi membuka malam puncak Festival yang di selenggarakan selama tiga malam berturut-turut.

Kemudian, Fahmiludin mengatakan, acara Festival ini merupakan motivasi Desa dalam melestarikan budaya seni terhadap warga Desa Sungai Ungar. Festival yang di agendakan selama tiga malam sebagai bentuk ajang kompetisi dan silaturahmi serta menjaring bakat masyarakat, khusususnya pemuda Desa Sungai Ungar, agar cinta terhadap budaya seni.

"Untuk itu, saya meminta kepada seluruh masyarakat yang sudah bekerja sama dengan pemdes agar bisa menciptakan situasi yang kondusif selama malam Festival berlansung," kata Fahmiludin

Ia juga menambahkan, acara malam puncak Festival ini akan menampilkan tembang lagu lagu solo yang di ikuti 30 orang peserta di tambahkan lagi 5 peserta golongan ibu-ibu dari PKK Desa Sungai Ungar yang membawa lagu-lagu khas daerah.

"Saya mengajak masyarakat untuk bekerja sama, dan terus mensupport Pemdes, agar bisa maju dan berkembang dalam membangun Desa Sungai Ungar dari berbagai sektor lainnya." ungkapnya menutup kata sambutan.



Ahmad Yahya


Fhoto Bersama TNI AL Lantamal IV Tanjungpinang. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, menggelar acara puncak dari seluruh rangkaian peringatan HUT ke-74 TNI Angkatan Laut di empat tempat yaitu Pantai Bahari, Masjid Al Barkah, Masjid Al Irsyad dan Gereja Katolik Hati Santa Maria Tak Bernoda Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (13/9).

Puncak kegiatannya terdiri dari kegiatan bersih-bersih pantai di Pantai Bahari Lantamal IV,  lalu kerja bakti ditempat ibadah yaitu di masjid Al Barkah, Mesjid Al Irsyad dan gereja Katholik Hati Santa Maria Tak Bernoda.

Sebanyak 436 personil prajurit, PNS, Ibu-ibu Jalasenastri dan organisasi kemasyarakatan diterjunkan untuk mensukseskan kegiatan tersebut.

Komposisi peserta yang ikut mensukseskan kegiatan tersebut yaitu dari Mako Lantamal IV, Wing Udara 1, Rumkital dr. Midiato Suratani, Lanudal Tanjungpinang, Yonmarhanlan IV Tanjungpinang, Korcab IV DJA I, Cabang 1 Korcab IV DJA I, Cabang 2 Korcab IV DJA I, Cabang 9 Korcab IV DJA I, Cabang 4 Korcab I Purpenerbal,

Pembersihan Pantai Oleh Lantamal IV. 
Juga ikut serta Cabang 5 Korcab I Purpenerbal, Ranting C Cabang I Korcab Pasmar-1, World Cleanup Day (WCD), Komunitas Bersama Gotongroyong (Kombes) Kepri, Komunitas Motor Jantan, Kelompok Sadar Wisata Kota Tanjungpinang.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-74 TNI Angkatan Laut di Lantamal IV Tanjungpinang, telah dimulai yaitu pada hari Senin tanggal 9 September 2019, upacara ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pusara Bhakti, kemudian pada hari Selasa tanggal 10 September 2019, dilaksanakan Anjangsana kepada Purnawirawan dan Warakawuri TNI Angkatan Laut.

Pada Hari Rabunya tanggal 11 September 2019, dilaksanakan donor darah di Rumkital dr.Midiato Suratani, lalu pada hari Kamis tanggal 12 September 2019, digelar Bakti Sosial Kemasyarakatan dan Kesehatan di Gedung Aula Kecamatan Tanjungpinang Kota, mengetengahkan ceramah Bela Negara dan Kesehatan, serta pengecekan gula darah gratis dan jentik-jentik nyamuk deman berdarah di Desa Madong.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) DR. Imam Teguh Santoso, S.T., M.Si, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kadis/Kasatker Lantamal IV, Ketua Korcab IV DJA I, Para Ketua Cabang Jalasenastri dan pengurus Jalasenastri yang berada di Tanjungpinang.


Red


Sidang Perdana Terdakwa Marose Silitonga. 
HUKUM KEPRIAKTUAL.COM: Membela anaknya, terdakwa Marose Silitonga, duduk dikursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Batam, dengan agenda mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (12/9-2019).

Agenda pembacaan dakwaan, yang dibacakan JPU Karyo So Immanuel Gort mengatakan, bahwa terdakwa melakukan pemukulan terhadap korban Nurcahya Purba, dengan menggunakan mangkok keramik. Sehingga korban mengalami luka robek di bagian kepala kening.

Berawal terjadinya pemukulan, kata Immanuel, korban sedang berada di Parkiran Mesjid Tiban I dekat dengan rumah terdakwa. Tiba-tiba, Agnes bersama terdakwa datang menghampiri korban yang sedang berada di dalam mobil. Tidak lama kemudian terdakwa dan Agnes memfoto mobil yang digunakan oleh korban.

Kemudian, lanjut Immanuel, korban mengatakan “hei pelakor mengapa kau foto-foto mobilku”. Dan dijawab oleh terdakwa “kenapa kau datangi kami lagi kau sudah ditalak cerai suamimu”. Setelah itu, korban menjawab “hei diam kau”.

"Terdakwa langsung memukul korban menggunakan mangkok keramik. Hingga mengeluarkan darah akibat luka sobek, dan dijahit lima jahitan. Akibat korban mengalami luka, korban tidak dapat melakukan aktifitas sehari-harinya," kata Immanuel membacakan amar dakwaan terdakwa.

Akibat perbuatan terdakwa Marose Silitonga, terdakwa didakwa dalam pasal Pasal 351 ayat (2) KUHPidana, dan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana.

Terhadap amar dakwaan yang dibacakan JPU. Tim Penasehat Hukum terdakwa ibu paruh baya ini, tidak mengajukan eksepsi.

"Kami tidak mengajukan eksepsi yang mulia. Langsung aja kepemeriksaan pokok perkara," kata Tim PH terdakwa.

Karena saksi, belum dapat dihadirkan oleh JPU. Maka sidang ditunda Majelis Hakim Marta Napitupulu, didampingi dua Hakim anggota menunda persidangan, pada persidangan berikutnya.


Alfred


Konfrence Pers Pengungkapan Penyeludup Baby Lobster. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Tim Satuan Tugas Gabungan Fleet One Quick Response F1QR Komando Armada I kembali keok berhasil menggagalkan upaya penyelundupan baby lobster dari Batam ke Singapura.

Tim Satgasgab F1QR Koarmada I berhasil mengamankan Speedboat tanpa nama bermesin 15 PK satu unit, pada posisi Koordinat 0° 52′ 565″ N – 103° 49′ 014″ E, tepatnya di Pulau Combol, namun para penyeludup berhasil kabur meninggalkan Baby Lobster bernilai Rp12,3 Miliar.

Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P, didampingi Danguskamla)Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T., di Mako Lanal Batam, mengatakan Timberhasil menangkap 1 (satu) buah Speedboat tanpa nama bermesin 15 PK satu unit, pada posisi Koordinat 0° 52′ 565″ N – 103° 49′ 014″ E, tepatnya di Pulau Combol.

“Dari penangkapan tersebut berhasil mendapati barang bukti berupa baby lobster yang dikemas dalam 14 box sterofoam coolbox, namun pelakunya berhasil melarikan diri”, Kata Danlantamal. Jumat(13/9-2019).

Selanjutnya barang bukti dibawa ke Kantor Lanal Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut, kemudian barang bukti berupa baby lobster dibawa ke Kantor Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Batam, untuk dilaksanakan pencacahan”,jelasnya

Sementara itu, hasil rincian pencacahan di Stasiun BKIPM dengan hasilnya sebagai berikut, dari 14 box sterofoam, dari setiap boxnya berisi 30 kantong pelastik berisi baby lobster, satu kantong pelastik tersebut untuk jenis pasir rata-rata 200 ekor dan satu kantong pelastik untuk jenis mutiara rata-rata 100 ekor.

Sedangkan total estimasi penyelamatan Sumber Daya Ikan (SDI) senilai, Jenis Pasir , 200 ekor x 30 kantong x 13 box = 78.000 ekor, 78.000 ekor x Rp 150.000,- = Rp 11.700.000.000,-, Jenis Mutiara , 100 ekor x 30 kantong x 1 box = 3.000 ekor, 3.000 ekor x Rp 200.000,- = Rp 600.000.000,-3000 dan total senilai = Rp 12.3 Miliar.

Danguskamla juga menambahkan “Kini seluruh barang bukti berupa 14 box sterofoam Baby Lobster berisi 81.000 ekor, diamankan di kantor Stasiun BKIPM Batam, yang nantinya akan dilepas dan dipelihara di Pulau Abang, dimana terdapat konservasi milik Kantor Kelautan dan Perikanan” Tutupnya,

Pelanggaran tersebut berdasarkan pasal 31 Jo pasal 7 UU No.16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan kemudian pasal 88 Jo pasal 16 ayat (1) UU No 45 Tahun 2009 tentang Perikanan.

Lalu Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster ( Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp) dan Rajungan (Portunus spp) dari Wilayah Negara Republik Indonesia dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah).

Hadir pada acara tersebut Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan S.H. M.si., Asintel Danguskamla Koarmada 1 Kolonel Laut (E) Yulianus Arinando, Asintel Danlantamal IV Letkol Laut (P) Ari Aryono, S.E., Kepala SKIM Anak Agung Gede Eka Susilo, Kasi Sarpras PSDKP Batam Bpk. Martin Luhulima, Pasintel Lanal Batam Mayor Laut (E) Irawan Prasetyo, S.T., Pasops Lanal Batam Mayor Laut (KH) Yudhi.


Red


Ka. UPT Dispenda Kepri, Tanjungbatu, Zulfahmi. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL,COM: Operasi Patuh jaya di Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun usai dilakukan oleh Kepolisian Polsek Kundur. Pelaksaan Oprasi tersebut, dimulai sejak tanggal 29 Agustus hingga tanggal 11 September 2019.

Dimana selama pelaksaan oprasi tersebut, terdapat peningkatan pembayaran pajak baik itu dari roda dua maupun roda empat.

Zulfahmi, pimpinan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dispenda Provinsi di Tanjung Batu mengatakan, sejak dilakukan operasi patuh jaya selama 12 hari ini. Peningkatan pembayaran pajak terus meningkat.

"Meningkat, hampir mencapai 30 persen  perbulannya," kata Zulfahmi diruangan kerjanya, Jum'at (13/09/2019).

Lanjut Zulfahmi, sebelum di lakukan razia patuh jaya, pendapatan pajak sangat minim, rata-rata perbulan dibawah 100 juta. Namun setelah beberapa hari berjalannya Oprasi Patuh Jaya.

"Pendapatan pembayaran pajak terus meningkat draktis hinggakini pendapatan mencapai 140 juta perbulan," ujarnya.

Kemudian, selama ada pelaksanaan OPJ ini, kata dia, jumlah pengendara yang taat pajak kendaraan kini mengalami peningkatan. Sehingga bisa dikategorikan pengendara di Tanjubatu  betul-betul patuh, untuk membayar pajak kendaraan.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat, khususnya masyarakat Tanjungbatu untuk terus taat membayar pajak. Sehingga program Samsat menjadi prioritas petugas untuk mempermudah pemilik kendaraan, agar taat terhadap pembayaran pajak kendaraan.


Ahmad Yahya


Hakim Marta Napitupulu. 
HUKUM KEPRIAKTUAL.COM: Hakim Majelis Pengadilan Negeri (PN) Batam, Marta Napitupulu menyampaikan usai membacakan amar putusan terdakwa Andrew Susilo bin Sukirman dan Deni Nastilanda bin Nasrul (PNS), kasus perkara Narkotika jenis sabu sebanyak 1800 butir.

Ia mengatakan, putusan para terdakwa perkara kasus Narkoba, untuk hari diturunkan dibawah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Hari ini kami lagi baik. Jadi putusan para terdakwa kami turunkan dibawah satu tahun dari tuntutan JPU. Tidak ada kami naikkan," ujarnya Hakim Marta Napitupulu, Kamis (12/9-2019).

Tadi, lanjut Hakim Marta, seperti terdakwa Heng Beou Woon alias Heng dan Leong Kah Huat alias Huat, Warga Negara Malaysia. Dituntut JPU 16 tahun, denda 1 milliar, subsuder 1 tahun. Mereka dijatuhkan hukuman kurungan penjara selama 15 tahun, denda 1 milliar, subsuder 6 bulan kurungan penjara bila tidak dibayar.

Terdakwa Andrew Susilo bin Sukirman dan Terdakwa Deni Nastilanda bin Nasrul (PNS). 
"Hukuman mereka kami kurangkan satu tahun dari tuntutan JPU. Karena mereka jaringan Narkoba Antar Negara," kata Hakim Marta Napitupulu kepada terdakwa Deni Nastilanda bin Nasrul dan Andrew Susilo bin Sukirman.

Terdakwa Deni Nastilanda bin Nasrul dan Andrew Susilo bin Sukirman, dalam amar putusan yang dibacakan Hakim Marta Napitupulu didampingi dua Hakim anggota, menjatuhkan hukuman kurungan penjara, karena terbukti melanggar pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Mengadili terdakwa Deni Nastilanda bin Nasrul dan Andrew Susilo bin Sukirman dengan hukuman penjara selama 7 tahun, denda 1 milliar, subsuder 3 bulan kurungan penjara, bila tidak dibayar," ujar Hakim Marta.

Karena terdakwa Deni Nastilanda bin Nasrul dan Andrew Susilo bin Sukirman bukan jaringan Narkoba antar Negara. Maka hukuman kedua terdakwa dikurangkan satu tahu setengah. Apalagi terdakwa Deni Nastilanda adalah merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dimana kedua terdakwa Deni Nastilanda bin Nasrul dan Andrew Susilo bin Sukirman, sebelumnya dituntut JPU dengan hukuman kurungan penjara selama 8 tahun, denda 1 milliar, subsuder 6 bulan kurungan penjara.

"Apapun putusan itu, karena terdakwa Deni Nastilanda adalah PNS, itu sudah resiko. Nanti, setelah keluar dari penjara, jangan kamu ulangi lagi," ungkap Hakim Marta.

Alfred


Presiden RI, Jokowi Bertakziah di rumah duka B. J. Habibie. 
JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Presiden Joko Widodo bertakziah ke rumah duka Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi, 12 September 2019.

Tiba di lokasi sekira pukul 09.05 WIB, Presiden bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno disambut putra almarhum, Ilham Akbar Habibie. Setelahnya, Presiden turut menyalatkan jenazah almarhum Habibie.

"Saya mengajak untuk berdoa bersama-sama semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT, tempat yang paling baik di sisi-Nya," ujar Presiden selepas bertakziah.

Menurut rencana, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, bersebelahan dengan makam Ainun Habibie. Presiden Jokowi sendiri yang akan bertindak selaku inspektur upacara dalam upacara pemakaman yang akan digelar siang hari ini.

"Nanti siang di Taman Makan Pahlawan di Kalibata saya akan bertindak sebagai inspektur upacara," kata Presiden.


Red


Presiden RI, Jokowi Saat Diwawancarai Awak Media. 
JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Presiden Joko Widodo menerima penghargaan dari ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) saat peresmian pembukaan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 37) yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Rabu (11/9- 2019).

The AFEO Distinguished Honorary Patron Award diberikan dalam setiap perhelatan konferensi tersebut kepada satu orang penerima setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan suatu negara. Penghargaan tersebut diberikan kepada Presiden Joko Widodo dalam perhelatan konferensi ke-37 kali ini.

"Saya menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada saya," ucap Presiden.

Namun, Kepala Negara berpandangan bahwa penghargaan tersebut selayaknya lebih tepat diberikan kepada para insinyur Indonesia yang bekerja membangun negara bahkan hingga bekerja di daerah terpencil sekalipun.

"Sebenarnya penghargaan ini milik para insinyur Indonesia yang sudah tanpa lelah bekerja di lapangan, di daerah terpencil, di daerah perbatasan, dan di daerah-daerah pedalaman untuk membangun negara kita Indonesia," tuturnya.

Chairman AFEO yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Heru Dewanto, sebagaimana dikutip dalam siaran persnya mengatakan bahwa penghargaan tersebut adalah penghargaan tertinggi AFEO yang diberikan kepada kepala negara atau kepala pemerintahan yang dinilai memberikan jasa dan kontribusi besar terhadap profesi insinyur dan bidang keteknikan di suatu negara.

"Berkat disahkannya UU Keinsinyuran, kini PII sebagai organisasi profesi semakin kuat. Ini kontribusi luar biasa terhadap para insinyur tanah air yang bekerja nyata di balik setiap proyek infrastruktur. Dengan masifnya pembangunan di negeri ini juga membuat kami yakin Presiden Jokowi sangat layak mendapatkan apresiasi tertinggi ini," kata Heru.

Untuk diketahui, penghargaan yang sama dalam perhelatan konferensi ke-36 yang digelar di Singapura pada tahun 2018 lalu diberikan kepada Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad.


Red


Presiden RI, Jokowi saat Meresmikan Conference ASEAN ke-37.
JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Presiden
Joko Widodo meresmikan pembukaan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 37) yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Rabu, (11/9-2019).

Konferensi ke-37 tersebut diselenggarakan oleh organisasi insinyur dari sepuluh negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) untuk mengumpulkan para insinyur ASEAN dan bertukar pengetahuan, ide, serta pemikiran terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan di ASEAN.

Presiden Jokowi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada kurang lebih 1.500 peserta yang hadir di ajang tahunan tersebut.

"Saya ingin menyampaikan selamat datang kepada para tamu dari negara-negara sahabat. Kita semua senang menjadi tuan rumah dari acara konferensi yang sangat terhormat ini. Bapak, ibu, dan saudara-saudara semua adalah tamu-tamu istimewa negara kita, Indonesia," ujarnya.

Di tengah kondisi ekonomi dunia saat ini, Presiden mengatakan bahwa negara-negara ASEAN harus tetap dapat melompat ke depan dan memanfaatkan peluang yang muncul. Negara-negara ASEAN juga harus selalu mengembangkan inovasi dan terobosan yang dapat menjadikan ASEAN berkembang lebih cepat.

"Dengan jumlah penduduk sekitar 600 juta, ASEAN merupakan sebuah kekuatan besar ekonomi dunia. ASEAN telah membuktikan diri sebagai kawasan yang aman, kawasan yang stabil, dan menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang mengagumkan," ucap Presiden.

Kepala Negara melanjutkan, agar dapat tumbuh dan berkembang semakin besar, negara-negara ASEAN harus saling membantu dan lebih banyak bersinergi, termasuk di kalangan insinyur ASEAN.

"Saya senang telah terdapat _mutual recognition agreement_ di antara insinyur-insinyur di ASEAN sehingga terdapat standar kompetensi yang sama di antara negara dan memungkinkan mobilitas para insinyur lintas negara di ASEAN lebih mudah. Kerja sama antarinsinyur di ASEAN ini penting untuk terus ditingkatkan dan saya yakin setiap negara ASEAN punya kekuatan masing-masing," tuturnya.

Di era revolusi industri jilid keempat sekarang ini, peranan para insinyur tak perlu diragukan. Dalam hal teknologi misalnya, para insinyur hebat ASEAN terbukti mampu melahirkan 10 perusahaan rintisan dengan status _unicorn_ atau yang bervaluasi di atas USD1 miliar di mana 4 di antaranya berasal dari Indonesia. Hal itu masih belum termasuk karya-karya insinyur ASEAN di bidang lainnya.

"Di Indonesia antara lain Gojek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka. Masih banyak lagi karya-karya hebat di berbagai bidang hasil karya para insinyur," ucap Presiden.

Melalui penyelenggaraan CAFEO ini, Kepala Negara berharap peningkatan kerja sama antara insinyur ASEAN di berbagai bidang sehingga mampu melahirkan lebih banyak lagi inovasi-inovasi baru yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN.


Red


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.