Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad bersama advokat Norayanti Simaremare dan undangan lainnya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kantor Firma Hukum Norayanti Simaremare S.H & Partners kini telah resmi beroperasi di kota Batam. Peresmian kantor tersebut dilaksanakan di Vanilla Hotel Batam pada, Kamis (29/9/2022) malam..

Tampak hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Advokat Norayanti Simaremare, Rektor Unrika Batam, Owner Hotel Vanilla Batam, Dato' Amat Tantoso, para advokat dan tamu undangan lainnya. 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad atas nama Pemerintah Kota Batam mengucapkan selamat dan mengapresiasi atas diresmikannya Kantor Hukum Norayanti Simaremare S.H & Partners.

Dia mengatakan dengan kehadiran kantor hukum di kota Batam diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar untuk kota Batam.

"Semoga kantor hukum ini bisa tetap eksis dan terus berkembang. Kita berharap Kantor Firma Hukum ini dapat memberikan berkontribusi yang besar untuk kota Batam," ucap Amsakar Achmad.

Dikatakannya, dengan berkembangnya firma hukum tersebut, Amsakar mengungkapkan harapan agar dalam praktiknya membawa manfaat bagi perbantuan hukum, khususnya bagi masyarakat di Kota Batam.

"Sejatinya ketika memperbincangkan ranah hukum adalah perihal rasa keadilan. Saya yakin firma hukum Norayanti Simaremare, S.H & Partners dapat mewujudkan ini," harapnya.

Sebagai salah satu pihak yang diamanahkan untuk mewujudkan rasa keadilan ini, kantor hukum hendaknya bersikap profesional atau berdiri tegak lurus sehingga rasa keadilan dapat tercipta.

Di samping itu, Amsakar berharap firma hukum Norayanti Simaremare, S.H & Partners juga dapat mengambil bagian hadir memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat tak mampu.

"Mudah-mudahan kantor Firma Hukum Norayanti bisa menjadi bagian membantu menyelesaikan persoalan yang di hadapi warga," harap dia.

Ia menambahkan, seiring pesatnya perkembangan Batam, kebutuhan akan rasa keadilan dan persoalan tetap saja ada. Tentu saja kehadiran kantor hukum sangat diharapkan.

"Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Firma Hukum Norayanti dan Partners," ucap Amsakar.

Sementara, Advokat Norayanti Simaremare mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran para tamu undangan di acara peresmian Kantor Firma Hukum Norayanti Simaremare S.H & Partners ini.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran para mitra, relasi dan pemerintah dalam peresmian kantor kami ini," ucap Nora panggilan akrabnya.

Sejatinya, kalau membicarakan persoalan hukum hendaknya dapat berdiri tegak diatas semuanya. Dia berharap, dengan hadirnya kantor firma hukum ini dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pendampingan hukum.

"Semoga kita bisa membantu masyarakat kota Batam untuk mendapatkan keadilan," harapnya.

Tak lupa, dalam kesempatan itu juga dia mengucapkan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada Ketua Umum Assosiasi Money Changer Seluruh Indonesia, Dato' Amat Tantoso, atas seluruh bantuan yang telah diberikan dari awal hingga kantor firma hukum ini berdiri sampai saat inim

"Terima kasih dan apresiasi kepada orang tua kami Dato' Amat Tantoso yang telah mensupport kantor ini dari awal hingga saat ini. Sekali lagi terima kasih," ungkapnya. 

Dilokasi yang sama, Dato' Amat Tantoso memberikan apresiasinya kepada Advokat Norayanti Simaremare atas pencapaian yang telah diraih hingga saat ini.

Dia mengatakan bahwasannya sudah lama mengenal lama dengan Advokat Norayanti Simaremare. Dan, dia juga mengatakan kalau Nora ini sudah seperti anak baginya.

"Saya sudah lama mengenal Nora. Dan dia sudah saya anggap seperti anak sendiri," ungkap Dato' Amat usai kegiatan.

Lanjutnya, sebagai Ketua Umum Assosiasi Money Changer Seluruh Indonesia, tentunya tidak terlepas dengan permasalahan hukum. Dan dia berharap, kantor firma hukum Norayanti ini bisa memberikan pendampingan hukum, apabila ada anggotanya yang berurusan dengan hukum.

"Saya harap Kantor Firma Hukum Norayanti Simaremare S.H & Partners bisa mendampingi kami apabila tersandung dengan permasalahan hukum," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Ketua LSM Kodat86 Ta'in Komari SS.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Ta'in Komari SS mengingatkan Gubernur Kepri untuk lebih fokus pada program kerja yang lebih realistis. Penggodokan Kepri sebagai daerah ujung Tombak Pengembangan investasi itu dianggap hanya sebuah bangunan retorika dan 'pepesan kosong'. 

"Gubernur lebih baik fokus pada program yang realistis bisa mengangkat ekonomi masyarakat, bukan beretorika tinggi tapi sulit direalisasi," kata Cak Ta'in kepada media ini,  Jumat (30/9-2022). 

Menurut Cak Ta'in, proyek-proyek prestisius yang selama ini digaungkan Gubernur seperti sebuah halusinasi semata. Seperti proyek pembangunan Jembatan Batam - Bintan ataupun Pembangunan Sirkuit Formula One. Belakangan memunculkan wancana dari pemerintah pusat akan menjadikan Kepri sebagai Daerah Ujung Tombak Pengembangan Investasi. Semua seolah membangun mimpi yang entah kapan bakal diwujudkan.

"Menjadikan Kepri sebagai tujuan investasi apakah itu tidak baik? Tentu sangat baik dan perlu disambut dengan antusias. Persoalannya realistis tidak program itu, atau sekedar beretorika," ujarnya.

Lebih lanjut Mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, Kepri sudah ada yang namanya Kawasan Bebas FTZ dengan wilayah Batam, Bintan dan Karimun (BBK). PP 46, 47 dan 48 merupakan kebijakan pusat untuk pengembangan kawasan tujuan investasi di Kepri, namun seperti jalan di tempat.

"Satu setengah tahun yang lalu Pemerintah Pusat sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 2021 yang mengatur integrasi kawasan BBK hingga saat ini belum ada realisasi dan tidak dijalankan," jelasnya.

PP 41 Tahun 2021 yang mengatur dan mengintegrasi kawasan BBK terbit sekitar bulan Februari 2021, enam bulan berikutnya seharusnya sudah keluar aturan Juklak dan Juknisnya, dan efektif dijalankan paling lama setahun setelah aturan tersebut dibuat. "Faktanya hingga saat ini belum ada wujud apapun dari PP tersebut," kilah Cak Ta'in.

Untuk itu Cak Ta'in kembali mempertanyakan maksud pemerintah pusat dengan menyusun master plan Kepri sebagai ujung tombak pengembangan investasi itu seperti apa. 

"Aturan dan rencana yang sudah ada saja tidak jalan dan tidak dijalankan sebagaimana mestinya. ini sudah mau buat program baru lagi. Dan kalau mau menyiapkan master plan justru jadi tanda tanya, BBK itu selama ini apa?" tanyanya.

Cak Ta'in menegaskan, yang diperlukan saat ini buat Kepri itu komitmen dan konsistensi menjalankan semua kebijakan yang sudah ada. "Menurut saya rencana untuk Kepri itu sudah ada tinggal menjalankan, gak perlu dengan rencana-rencana baru yang entah bisa direalisasi atau tidak," papar Cak Ta'in.

Wilayah Kepri yang benar-benar siap untuk tujuan investasi itu baru Batam, yang secara infrastruktur sudah cukup memadai. Pelabuhannya, listriknya, air bersihnya, akses transportasi nya, termasuk kawasan industrinya. Sementara daerah seperti Bintan dan Karimun belum siap. Seharusnya benahi saja kekurangan yang ada, rencana dan aturan sudah lebih dari cukup. Tinggal jalankan dengan serius dan baik. Jadi sesungguhnya gak perlu lagi itu ada perencanaan baru, kalau yang sudah ada saja tidak berjalan sebagaimana mestinya. 

"Kita siap mendiskusikan soal ini kalau diperlukan tapi di forum terbuka supaya publik terbuka juga menilai kinerja pemerintah selama ini," tambah Cak Ta'in mengakhiri.

Alfred


Foto Bersama usai Pelantikan dan Serah Terima Jajaran Direksi Baru PT PLN Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN Batam mengumumkan penunjukkan Jajaran Direksi baru yaitu, Muhammad Irwansyah Putra menggantikan Nyoman Suwarjoni Astawa sebagai Direktur Utama, Khairullah menggantikan Buyung Abdul Zalal sebagai Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha dan Pardamean Matondang menggantikan Khairul Amri sebagai Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia.

Serah Terima Jabatan dan pengukuhan dilaksanakan pada Selasa, 27 September 2022, yang digelar secara offline dan online di Kantor Korporat PT PLN Batam. Turut hadir secara virtual Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo selaku perwakilan induk perusahaan PT PLN Batam.

Dalam sambutannya Hartanto Wibowo mengungkapkan bahwa pergantian kepemimpinan dalam korporasi merupakan sebuah keniscayaan. Perjalanan kepemimpinan ibarat tongkat estafet dari satu priode kepemimpinan ke periode lainya.

“Hari ini kita akan melepaskan Jajaran Direksi yang lama dan menerima Direksi baru, bukan berarti kita melupakan jasa, karya dan pengabdian direksi yang lama. Oleh karena itu, saya berharap kepada Direksi baru agar tetap meneruskan pondasi yang telah dibagun oleh Direksi lama supaya menjadi bangunan untuk terus kita tingkatkan, sehinga kesinabungan dan keberlanjutan pembangunan PLN Batam dapat kita jaga bersama-sama,” ungkap Hartanto.

Hartanto juga menekankan bahwa kedepannya Batam memiliki tantangan yang cukup berat. Pertama peningkatan reserve margin agar mampu menyediakan listrik yang handal dan berkecukupan bagi Masyarakat Batam. Kemudian tantangan kedua adalah revenue model yang harus konsisten, agar financial sustainability dapat dijaga secara berkelanjutan. Dua poin tersebut akan menjadi fokus dan tugas yang diemban oleh Direksi baru.

“Atas nama Pemegang Saham saya mengucapkan terimakasih atas pengabdian, dedikasi loyalitas, kerja keras dan capaian-capaian prestasi luar biasa yang telah diraih oleh Pak Nyoman, Pak Amri dan Pak Buyung. Selamat datang dan selamat betugas mengemban amanat baru kepada Pak Irwansyah, Pak Khairullah dan Pak Pardamen bersama Bapak Edyansyah sebagai Direktur Operasi. Bentangan sejarah didepan Bapak seperti kain putih kosong yang akan ditulisakn dengan tinta emas tentang prestasi capaian baru PT PLN Batam,” pungkas Hartanto.

Sementara itu, Muhammad Irwansyah Putra sebagai Direktur Utama PT PLN Batam yang baru dilantik, mengutarakan rasa terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan pemegang saham kepadanya.

“Seperti yang disampaikan Hartanto selaku perwakilan pemegang saham PT PLN Batam, dan juga arahan dari Komisaris Utama, banyak hal-hal yg diharapkan kepada PT PLN Batam. Semoga kami dapat menjalankan apa saja yang telah dirintis oleh pendahulu kami, Jajaran Direksi yang sebelumnya, serta menjalin sinergi bersama untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada, agar transformasi dapat berlari kencang sehingga kita bisa menggapai visi dan misi PLN Batam,” tutup Irwansyah.

PLN Batam


Tim Audit Itwasda Polda Kepri kembali melakukan audit kinerja tahap II/wasrik rutin II ke Polres Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Audit Itwasda Polda Kepri kembali melakukan audit kinerja tahap II/wasrik rutin II ke Polres Natuna, kegiatan audit kinerja tersebut dilaksanakan selama tiga hari ke depan. 

Kehadiran selaku Ketua Tim Audit yang dipimpin AKBP Eko Budhi Purwono, S.I.K, di sambut dan diterima langsung Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy,.S.IK,.M.H beserta jajaran di Gedung Pratisara Wirya Sat Intelkam Polres Natuna, Kamis (29/09/2022).

Ketua Tim Audit Polda Kepri AKBP Eko Budhi Purwono menyampaikan, kegiatan audit dilakukan untuk mengetahui segala kendala dan permasalahan sehingga mendapatkan solusi terbaik bagi organisasi yang pada akhirnya organisasi polri menjadi lebih baik dan tujuan akhirnya tercapai yaitu manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. 

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy,.S.I.K,. M.H mengucapkan terimakasih atas kunjungan Ketua Tim Audit beserta rombongan di Polres Natuna, semoga pelaksanaan audit kinerja tahap II dapat memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan dan pengendalian di Polres Natuna. 

"Audit Tahap II meliputi aspek pelaksanaan dan pengendalian, oleh karenanya, Kapolres berharap melalui kegiatan ini, seluruh satker di lingkungan Polres Natuna beserta jajaran Polsek dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mewujudkan Polri yang Presisi," ungkapnya. 

(IK)


Manajemen Restoran Garuda foto bersama tamu undangan di Kawasan Kuliner Ekslusif Terpadu Fanindo Sanctuary Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Restoran Garuda, salah satu brand Rumah Makan terkemuka di Indonesia yang bergerak dibidang mengelolah sajian makanan khas Minang dan Melayu, kini resmi melebarkan sayap bisnisnya di kota Batam.

Menempati bangunan tiga lantai yang berlokasi di kawasan kuliner eksklusif terpadu Fanindo Sanctuary Garden Batam Centre, Restoran Garuda hadir dengan mengusung konsep terbarunya yakni Drive Thru. 

Direktur PT Fanindo Properti, Terrence Fan mengatakan Restoran Garuda ini mengusung konsep Drive Thru, yang memungkinkan para pelanggan untuk membeli nasi padang dengan cepat tanpa perlu turun dari kendaraan. 

"Konsep Drive Thru ini diklaim satu-satunya di kota Batam dan juga Indonesia," ungkap Terrence Fan saat ditemui disela-sela kegiatan pada, Kamis (29/9/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan layanan drive thru nantinya para pengunjung tidak perlu lagi repot-repot untuk turun dari kendaraan hanya sekedar memesan nasi padang, cukup memesannya dari dalam mobil dan langsung membayarnya ditempat pembayaran yang telah disediakan.

Masih menurut Terrence, adapun alasan pihaknya memilih brand Restoran Garuda dikarenakan rumah makan ini sangat mendominasi pasar di kota-kota besar di Indonesia seperti Medan, Jakarta dan lainnya.

Atas dasar itulah lanjutnya, pihaknya kemudian berencana untuk menghadirkan brand Restoran Garuda di kota Batam, supaya dapat bersaing dengan brand-brand yang sudah lebih dahulu hadir di kota industri ini.

"Saya sudah survey brand-brand rumah makan padang di kota-kota besar di Indonesia seperti Medan dan Jakarta, ternyata Restoran Garuda sangat mendominasi pasar," sebut putra dari pengusaha properti di Batam, Usman Fan.

Senada, Manajemen Restoran Garuda, Andre Kusuma Atmaja mengatakan Restoran Garuda yang ada di kota Batam ini merupakan cabang yang ke 24 di Indonesia.

Restoran ini didirikan pada tanggal 9 oktober 1976 berlokasi di jalan Pemuda No. 20 Medan, yang kemudian ditetapkan sebagai Rumah Makan Garuda I sekaligus sebagai kantor pusat dan administrasinya. 

"Pada awalnya restoran ini hanya berupa rumah makan yang diberi nama Rumah Makan dan Buffet Garuda. Seiring berjalan waktu rumah makan ini terus berbenah dan menjadi Restoran Garuda," jelasnya.

Lanjutnya, Rumah Makan Garuda bergerak dibidang mengelolah makanan yang spesifik yaitu Minang dan Melayu, dimana alasan untuk mendirikan rumah makan ini adalah merupakan hasil survey bahwa masih kurangnya sarana rumah makan terutama yang menyediakan makanan spesifik Minang dan Melayu dikota Medan. 

"Dengan melihat kesempatan inilah, maka didirikanlah Rumah Makan Garuda. Bidang usaha ini terus berkembang hingga saat ini, dimana terdapat beberapa usaha sejenis yang dikelola oleh pihak lain," ujarnya.

Asisten Pemerintahan Setdako Batam, Yusfa Hendri menyambut baik dengan telah diresmikannya Restoran Garuda di kota Batam.

"Mewakili Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat dan sukses atas diresmikannya Restoran Garuda ini. Semoga dengan kehadiran rumah makan ini, menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk mencari masakan padang yang enak dan lezat," ucapnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Dewan Pembina APINDO Kepri Abidin Hasibuan dan Owner PT Fanindo Usman Fan, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Galih Bramantyo, Wakil Ketua lll DPRD Batam Ahmad Surya dan tamu undangan lainnya.

Fay/Redaksi


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady memberikan penjelasan kepada awak media saat gathering bersama insan press Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyebarluaskan informasi terkini seputar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Batam melaksanakan kegiatan Media Gathering bersama Forum Media BPJS Kesehatan di Bengkong Laut, Batam pada, Rabu (28/9/2022).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady mengatakan, bahwa dalam rangka peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, BPJS Kesehatan Cabang Batam melakukan berbagai inovasi untuk memberikan kemudahan kepada peserta JKN.

“Beberapa kemudahan yang kami lakukan adalah dengan menyediakan kanal layanan non tatap muka. Melalui layanan ini, peserta JKN dapat mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor cabang,” kata Iwan.

Dikatakannya, kanal layanan non tatap muka tersebut antara lain melalui PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp), Mobile JKN, CHIKA (Chat Assistant JKN), VIKA (Voice Interactive JKN), BPJS Kesehatan Care Center 165, dan Mobile Customer Service. 

Melalui PANDAWA, peserta JKN dapat mengakses layanan administrasi seperti pendaftaran baru, perubahan data peserta, penambahan anggota keluarga, penonaktifan peserta meninggal dan lainnya. Layanan ini dapat diakses setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-15.00 waktu setempat di nomor 08118165165.

“Selain itu peserta JKN juga dapat mengakses layanan melalui Mobile JKN dengan 18 fitur yang disediakan untuk membantu peserta memperoleh informasi dan mengakses layanan. Peserta juga dapat menghubungi Care Center 165, VIKA dan CIKA di nomor whatsapp 08118750400,” kata Iwan. 

Bagi peserta yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan digital. BPJS Kesehatan menyediakan Mobile Customer Service yang merupakan layanan jemput bola ke lokasi tertentu di Kota Batam. Iwan mengatakan, MCS biasa dilakukan di hari Jum’at sesuai lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya. 

“Dengan berbagai kemudahan yang disediakan melalui layanan non tatap muka, kami berharap tidak ada lagi peserta JKN di Kota Batam yang merasa sulit dalam memperoleh layanan BPJS Kesehatan,” imbuhnya.

Tidak hanya memberikan kemudahan dalam mengakses layanan, BPJS Kesehatan juga menyediakan program bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki tunggakan. Program ini adalah Rencana Pembayaran Iuran Bertahap (REHAB) yang dapat menjadi solusi untuk keringanan pembayaran tunggakan iuran. 

“REHAB ini ditujukan kepada peserta PBPU yang memiliki tunggakan minimal 3 bulan. Tunggakan ini nantinya dapat dicicil maksimal dalam 12 tahapan. Peserta yang ingin mengikuti program REHAB dapat melakukan pendaftaran melalui Mobile JKN atau Care Center BPJS Kesehatan 165,” kata Iwan.

Seluruh kemudahan dan inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam rangka mempermudah akses layanan peserta JKN diharapkan dapat diinformasikan kepada seluruh masyarakat dan peserta JKN di Kota Batam.

Fay/Redaksi


Kapolres Buka Latihan Pra Operasi Zebra Seligi-2022.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H  Pimpin Latihan Pra Operasi Zebra Seligi 2022 di Rupatama Polres Natuna,  Kamis (29/09/2022).

Kapolres Natuna membuka Lat Pra Ops Zebra Seligi 2022, serta memberi arahan dan penekanan agar seluruh personil melaksanakan tugasnya dengan penuh tangguh jawab, disiplin serta humanis. Terus lakukan himbauan dan edukasi kepada masyarakat untuk tertib berlalu-lintas, guna keselamatan bersama di Jalan Raya. 

Sampaikan dengan tegas dan santun sehingga seluruh elemen masyarakat dapat mengerti dan meningkatkan kesadarannya serta mematuhi segala aturan dalam berlalu-lintas, bahwa Operasi Zebra Seligi tahun 2022 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk  tertib berlalu-lintas.

"Operasi ini bertujuan untuk meminimalisir pelanggaran serta untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. Polres Natuna dalam pelaksanaannya dibantu dengan unsur TNI serta Stakeholder lainya," ungkap AKBP Iwan Ariyandhy.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops Polres Natuna AKP Muryanto, Kasat Lantas Polres Natuna AKP Sopan dan seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Zebra Seligi Tahun 2022 di Polres Natuna.

(IK)


Sat Polairud Polres Karimun Jemput 2 orang Nelayan. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Sat Polairud Polres Karimun, BKO Direktorat Polda Kepri, Pos Pol AL Takong Hiu dan Dinas Provinsi Perikanan Cabang Kabupaten Karimun melakukan penjemputan terhadap 2 orang nelayan Indonesia yang terdampar diperairan batu Pahat Johor Malaysia, akibat  angin kencang dan mesin pompong jaring mengalami kerusakan, Rabu (28/09/2022).

Kapal Patroli Satpolairud KP XXXI-30-1002 dan BKO Direktorat Polda Kepri KP XXXI-1001 pada hari ini sikitar pukul 09.00 wib melakukan penjemputan 2 orang nelayan Indonesia melalui titik koordinat yg disepakati 01°15.367' N - 103°21.614' E dengan KONJEN RI Johor Bahru dan APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia). 

Kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 22 September 2022 sekira pukul 02.00 Wib terjadi angin ribut dan cuaca buruk. Kemudian saksi (adik korban) WITO sempat bertemu dengan pompong korban dan memberitahukan agar segera ketepi berteduh dahulu dan berlindung dibalik pulau dikarenakan cuaca buruk, tetapi korban masih berada ditengah.

Dan tidak lama kemudian pompong korban tidak terlihat lagi dikarenakan cuaca buruk pompong saksi berlindung dibalik pulau, kemudian sampai pada hari Jumat tanggal 23 September 2022. Saksi adik korban WITO mencari korban dan terus menghubungi korban Supianto dan Yanto, tetapi sampai sekarang tidak bisa dihubungi dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Satpolairud Polres Karimun.

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K, S.H saat di konfirmasi melalui Kasat polairud Polres Karimun, AKP Binsar Samosir, S.H, M.H membenarkan adanya penjemputan Nelayan Meral (Indonesia), melalui KONJEN RI Johor Bahru dan APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia).

"Bahwa pihaknya benar telah melakukan penjemputan nelayan  yang terdampar diperairan batu Pahat johor Malaysia. Hal itu, setelah melakukan koordinasi dengan  KONJEN RI Johor Bahru dan APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia)," ujar Binsar. 

Disebutkan Binsar, penjemputan tersebut sampai laut perbatasan Malaysia dan Indonesia. Kemudian, aparat Maritim Malaysia akan mengantar dua nelayan beserta kapal hingga perbatasan.

"Kita jemput nanti sampai perbatasan, jadi nanti kita bertemu di titik koordinat yang telah ditentukan," ucap Binsar.

Ahmad Yahya


Rakornis TMMD ke 115 Tahun 2022.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan mengikuti Rapat koordinasi teknis (Rakornis) pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2022 ke-115 dengan tema TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI. Rapat ini diikuti secara virtual dan di laksanakan di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Kamis (29/09/2022).

Tampak hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., PLH Sekretaris Daerah, Buwono Prawana, SIP, MSi., Dandim 0208/AS, Letkol Inf Franki Susanto, S.E., perwakilan personil TNI, para kepala OPD dan tamu undangan lainnya. Rakornis tersebut dipimpin oleh Aster Kasad, Mayjen TNI Karmin Suharna.

Pada kesempatan tersebut, Aster KASAD Mayjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A menekankan kepada para satuan yang melaksanan program TMMD di wilayahnya agar tugas ini dapat dilaksanakan dengan ihklas dan penuh dengan rasa tanggung jawab.

“Program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral dengan kementerian atau lembaga pemerintah non kementerian dan komponen masyarakat yang dilaksanakan secara gotong-royong, serta bukan domain dari TNI Angkatan Darat,” katanya dalam sambutannya.

Manfaatkan kegiatan TMMD sebagai momen untuk menjalin Kemanunggalan TNI dan rakyat, tentunya dengan memberikan profil prajurit masa kini yang patut diteladani, cerdas namun santun dan ramah sehingga masyarakat dapat menyambut baik kehadiran kita.

Untuk itu perlu adanya kerjasama, sinergitas, koordinasi dan keterlibatan berbagai pihak terkait, karena dalam pelaksanaannya nanti akan banyak instansi yang terlibat, baik dari TNI sendiri, Polri dan masyarakat setempat.

“Oleh karena itu para Komandan Satgas TMMD agar mematangkan rencana dengan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah yang sudah dibuat sehingga tujuan dan sasaran TMMD dapat tercapai secara optimal”, ungkapnya.

Sedangkan untuk sasaran non fisik direncanakan penyuluhan bela Negara, pertanian, hukum, kamtibmas, narkoba, kerukunan antar umat beragama serta pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis, laksanakan sesuai dengan prosedur yang ada dan selalu bekerja sama dengan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si. menyampaikan kepada para Kepala OPD, untuk dapat membantu dan mensupport pelaksanaan TMMD ini. 

“Untuk Pelaksanaan, waktu, tempat dan metodenya beliau menjelaskan untuk waktu Pra-TMMD dimulai dari tanggal 14 september s.d 10 oktober 2022. Sementara itu untuk waktu pelaksanaan TMMD 2022 dimulai dari tanggal 11 Oktober s.d 9 November 2022,” ujar Taufik.

Untuk tempat pelaksanaannya, bertempat di kecamatan silau laut dan kecamatan sei kepayang timur. Untuk upacara pembukaan pada tanggal 11 oktober 2022 di Lapangan desa silo baru.

Sementara itu upacara penutupan pada tanggal 9 november 2022 di lapangan kecamatan sei kepayang. Metode pelaksanaannya yaitu Bakti TNI : kerma TNI, Pemerintah Daerah dan instansi lain, serta komponen masyarakat.

Dandim 0208/AS, Letkol Inf Franki Susanto, S.E menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini. 

“Maksud dari kegiatan ini yaitu memberikan gambaran pada Pemkab Asahan tentang kesiapan program
TMMD ke-115 Tahun 2022 di wilayah kecamatan Silau laut dan kecamatan Sei Kepayang Timur Kabupaten Asahan,” tegasnya. 

Sementara itu, lebih lanjut beliau menyampaikan tujuan kegiatan ini, sebagai pedoman bagi satgas pelaksana TMMD ke-115 Tahun 2022 di wilayah kecamatan Silau laut dan kecamatan Sei Kepayang Timur dalam pelaksanaan kegiatan selanjutnya.

Menutup kegiatan tersebut, Dandim 0208/AS, Letkol Inf Franki Susanto, S.E menyampaikan Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang mensupport pelaksanaan TMMD ini serta OPD yang berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini. (SN)


Foto Bersama Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

TANJUNGPINANG|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi menjadi keynote Speaker dalam Forum Focus Group Discussion (FGD) Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Tanjung Pinang di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang, Senggarang, Rabu (28/9/2022). 

Membawa materi "Peluang Pelayanan Investasi dan Pembangunan Daerah Kota Tanjung Pinang", Muhammad Rudi yang juga Walikota Batam menginginkan perekonomian Tanjung Pinang, agar bisa tumbuh seperti Batam.

"Saya hanya ingin membagi pengalaman saya menjadi Wali Kota dan Kepala BP Batam, sebetulnya ingin mengetuk hati kecil kita masing-masing bahwa kita harus bersama membangun kota yang kita cintai," kata Muhammad Rudi.

Pesatnya pembangunan Batam, menggerakkan hati Muhammad Rudi untuk kelak memberikan daya dan upayanya membangun kota kelahirannya, Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjung Pinang.

Ia berharap apa yang sudah dibangun di Batam dapat juga memberikan dampak positif bagi Tanjung Pinang dan kabupaten lain yang berada di Provinsi Kepri. Dengan demikian, akselerasi pertumbuhan ekonomi di Batam dapat dirasakan masyarakat secara menyeluruh.

"Mudah-mudahan kehadiran saya dapat memberikan makna bagi Ibu Wali Kota Tanjung Pinang, para Forkopimda dan masyarakat di sini," ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi mendapat perhatian atas paparan program yang tengah dilakukan pihaknya. Ada empat prioritas pembangunan yang saat ini sedang dikerjakan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. 

Empat prioritas tersebut kini sedang dikejar untuk segera terealisasi karena diperuntukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Batam kedepannya.

Pertama adalah pengembangan Pelabuhan Batu Ampar. Kedua, revitalisasi Bandara Internasional Hang Nadim. “Bandara ini nanti bisa mampu menampung 40 juta orang setahun datang ke Batam, bayangkan bisa 2 juta orang saja ke Tanjung Pinang sudah hidup ekonominya,” ucapnya. 

Ketiga, peningkatan jaringan jalan. Keempat, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang. 

Sementara Wali Kota Tanjung Pinang Rahma menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam tersebut atas undangan yang diberikan. Menurutnya Muhammad Rudi merupakan sosok tokoh inspiratif baginya dalam menjalankan pembangunan.

“Hari ini kami mendengarkan capaian pembangunan dan saran dari Pak Rudi yang sudah dinanti-nantikan, ini penting sebagai motivasi, mudah-mudahan apa yang menjadi atensi kami di Tanjung Pinang diberikan kemudahan, supaya kami juga bisa membangun kota yang kami cintai ini,” ucap Rahma.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Tanjung Pinang Zulhidayat menjelaskan alasan Kepala BP Batam diundang untuk menjadi pembicara utama dalam forum tersebut karena pembangunan insfrastruktur di kota Batam dinilai jauh lebih masif.

“Kami mengundang Pak Rudi sebagai keynote speaker untuk sharing pengalaman selama memimpin BP Batam, serta berbagi strategi dan konsep pembangunan yang diterapkan di Batam sehingga diharapkan dapat diimplementasikan dan dilaksanakan di Kota Tanjung Pinang,” kata Zulhidayat, Selasa (27/9/2022).

Diketahui, forum tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kota Tanjung Pinang sampena 4 (empat) tahun masa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Pinang, Hj. Rahma dan Endang Abdullah. Forum dihadiri lebih dari 150 peserta terdiri dari Forkopimda Tanjung Pinang, Forum RT/RW, Paguyuban, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan Insan Pers.

Turut mendampingi Kepala BP Batam, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam Fesly Abadi Paranaon dan Kepala Biro Umum BP Batam Budi Susilo.

BP Batam/Redaksi


Pengacara Ir. Hambali Hutasuhut SH Bersama Pengacara Hotman Paris. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Inilah mungkin nasib kurang baik yang dialami karyawan NS, setelah bekerja lebih kurang 3 tahun di PT. Pro-Pack Industries Batam, sudah jatuh tertimpa tangga. Natalie dipaksa mundur oleh HRD perusahaan tanpa alasan yang jelas dan tanpa kesalahan selama bekerja. Sekarang pihak perusahaan justru menyodorkan surat perjanjian antar pihak yang intinya diminta membayar sisa kontrak.

"Padahal klien kami tidak pernah diberikan surat perjanjian kontrak kerja disetiap perpanjangan kontrak kerja sebelumnya," kata Ir. Hambali Hutasuhut SH, kuasa hukum NS, Rabu (28/9-2022).

Menurut Hambali, seharusnya pihak perusahaan yang membayar sisa kontrak NS karena yang bersangkutan dipaksa mundur, bukan keinginan sendiri mau mengundurkan diri. 

"Ini aneh saja, padahal sebelumnya NS bakal mengalah dengan hanya meminta surat keterangan pengalaman kerja dan hak hak yg sepatutnya didapatkan dari selama suadara ns bekerja di perusahan tersebut ,Ada indikasi yang tidak beres di perusahaan tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut Hambali menjelaskan, sebenarnya pihaknya tidak pengen mencari tahu apa pelanggaran yang dilakukan pihak perusahaan terkait peraturan perundangan, baik ketenagakerjaan atau bahkan lainnya. 

"Informasi sudah cukup banyak yang sampai ke saya, tapi kita tidak mau mengusik ke arah sana. Tapi kalau sudah urusan kepentingan umum dan negara ya terpaksa juga nanti," jelasnya.

NS dipaksa untuk mengajukan surat pengunduran diri sehingga terpaksa ditulis dengan tangan, namun pihak perusahaan tidak mau mengeluarkan surat keterangan pengalaman kerja. Masalah pun bergulir yang dikembangkan LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) bulan lalu. Namun sepertinya pihak perusahaan tidak berusaha untuk menyelesaikan dengan cara yang baik, tapi justru memancing masalah baru.

Ditambahkan Hambali, pihaknya tentu tidak menerima konsep perjanjian yang disodorkan oleh pihak perusahaan yang justru akan merugikan kliennya. 

"Kalau seperti itu solusi yang ditawarkan perusahaan, klien kami memilih untuk proses hukum saja biar publik semakin terbuka terhadap perusahaan asing yang seolah memperlakukan karyawannya dengan seenaknya," tuturnya. 

Namun demikian Hambali masih memberikan toleransi waktu kepada pihak perusahaan untuk mengkoreksi usulan tersebut. Karena pihaknya juga telah menyodorkan konsep dan tuntutan kami yang harus dipenuhi pihak perusahaan. 

"Kita lihat perkembangannya, kalau tidak ada etikat baik, ya terpaksa kita bongkar-bongkaran lah sampai tuntas," tegas Hambali. 

***/Redaksi


Tim Kuasa Hukum PT Sentral Leejaya Costpati.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Kuasa Hukum PT Sentral Leejaya Costpati (PT. SLC) dengan tegas menyampaikan, bahwa upaya hukum banding yang ditempuh PT Millenium Investment dan PT Winner Nusantara Jaya, terkait polemik kepemilikan lahan seluas 31.232 meter persegi di Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam 'Ditolak' majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

"Amar surat putusan banding itu dikeluarkan dikeluarkan Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru, pada Kamis, 1 September 2022 lalu. Menolak permohonan banding para pembanding (Semula Penggugat Konpensi) serta menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Batam Nomor 334/PDT.G/2021/PN.BTM pada tanggal 24 Juni 2022 lalu," kata Tim Kuasa Hukum PT Sentral Leejaya Costpati, Ade Trini Hartaty, Edward Sihotang, Sylvana Wagyu serta Rendy Wagyu saat menggelar konferensi pers di di bilangan Nagoya, Kota Batam, Selasa (27/9/2022).

Kata Edward Sihotang, status kepemilikan lahan PT SLC di perkuat dengan surat keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Surat Perjanjian pengalokasian, penggunaan dan pengurusan tanah atas bagian-bagian tertentu dari pada tanah Hak Pengelolaan BP Batam atas nama PT Tri Karsa Ekualita (Pemilik Lama).

"Surat izin Prinsip nomor B/227/3/KA/2/2013 serta gambar penetapan lokasi (PL) nomor 213030209 tanggal 6 Maret 2013 yang telah dibalik nama dari PT Tri Karsa Ekualita menjadi PT Sentral Leejaya Costpati berdasarkan persetujuan BP Batam tahun 2015 lalu," tambah Edward.

Jika di lihat dari materi gugatan, lanjut Edward, kedua perusahaan tersebut, sudah tidak berhak atas lahan seluas 31.232 meter persegi di Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong atau dikenal dengan komplek perumahan Winner Millenium Mansion.

Dimana, Penggugat I dan penggugat II telah mengalihkan atau menjual tanah atau bangunan rumah ke para pembeli unit-unit di perumahan Winner Millenium Mansion serta telah diterbitkan gambar penetapan lokasi (PL) dan Sertifikat HGB atas nama para pembeli.

Ditambahkan Kuasa Hukum, Ade Trini Hartaty. Ia mengatakan, upaya hukum banding yang ditempuh oleh pihak pembanding (PT Millenium Investment dan PT Winner Nusantara Jaya) baru-baru ini jelas di tolak majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

Disebutkan Ade, dengan di ditolaknya upaya banding dari pihak pembanding (PT Millenium Investment dan PT Winner Nusantara Jaya) di Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru. Maka secara keseluruhan pihak PT Sentral Leejaya Costpati telah memenangi 5 kali proses hukum terkait kepemilikan lahan seluas 31.232 meter persegi di Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

"Dalam perkara ini, kami (Pihak PT Sentral Leejaya Costpati) telah memenangi seluruh gugatan yang di layangkan pihak PT Millenium Investment dan PT Winner Nusantara Jaya," ujarnya.

Lanjut Ade, pihak PT Sentral Leejaya Costpati bukan baru pertama kali digugat oleh pihak pihak PT Millenium Investment dan PT Winner Nusantara Jaya. Pihaknya (PT Sentral Leejaya Costpati) sudah pernah digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang sebagai Tergugat Intervensi.

"Namun dalam prosesnya. Semua gugatan yang dilayangkan penggugat ditolak oleh PTUN Tanjungpinang. Tidak hanya sampai disitu, di tingkat banding PTUN Medan serta di tingkat Kasasi Mahkamah Agung pun ditolak juga. Dan gugatan yang dilayang pihak PT Millenium Investment dan PT Winner Nusantara Jaya di Pengadilan Negeri (PN) Batam dan di tingkat banding pun semuanya di tolak," tutur Ade. 

Jadi secara keseluruhan, dalam perkara ini, kata Ade, gugatan yang diajukan oleh kedua perusahan itu, ia mengatakan sudah menang telak (5-0). Gimana mau menang, upaya bandingnya saja sudah salah alamat. Dimana, alamat yang ditujukan dalam memori banding bukannya ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru, namun ditujuhkan ke Pengadilan Tinggi (PT) Kepulauan Riau.

"Menurut sepengetahuan kami, Pengadilan Tinggi (PT) Kepulauan Riau belum terbentuk. Sehingga semua perkara banding di PN Batam masih berada dalam kewenangan PT Pekanbaru. Jadi seharusnya, memori banding yang diajukan pihak pembanding dianggap tidak pernah ada," kata Ade Trini.

Di tempat yang sama, Sylvana Wagyu mengatakan, dalam amar putusan majelis hakim sebelumnya, lokasi milik tergugat II intervensi (PT Sentral Leejaya Costpati) tidak terjadi tumpang tindih, maka tidak ada cacat secara substansi.

Kata Sylvana, lahan yang kini menjadi obyek sengketa, didapatkan atau dimiliki PT Sentral Leejaya Costpati dengan cara membeli dari PT Tri Karsa Ekualita. Hal itu dibuktikan dengan Akta Jual Beli nomor 321/2018, Hak Guna Bangunan nomor 07573 seluas 10.835 meter persegi yang diterbitkan oleh kantor Pertanahan Kota Batam.

"Dengan ini saya tegaskan, berdasarkan amar putusan hakim, lahan miliki klien kami tidak ada tumpang tindih dengan pihak manapun," kata Sylvana dengan tegas.

Sementara itu, kuasa hukum PT Sentral Leejaya Costpati yang lain, Rendy Wagyu mengatakan bahwa dalam perkara ini para penggugat (kedua Perusahaan) telah mengetahui dan mengakui bahwa lahan yang kini menjadi obyek sengketa merupakan milik PT Sentral Leejaya Costpati.

Hal itu, lanjutnya, bisa dibuktikan dengan adanya surat pernyataan dari PT Millenium Investment yang ditanda tangani oleh Yusmen Liu alias Liu Yut Men selaku kuasa dari Direksi yang menyatakan bahwa, PT Millenium Investment bersedia untuk tunduk dan melakukan pemindahan tembok pembatas perumahan Winner Millenium Mansion yang berada didalam bidang lahan milik PT Tri Karsa Ekualita (Saat ini menjadi lahan milik PT Sentral Leejaya Costpati).

"Dalam perkara ini, para penggugat sudah kalah telak. Kalau di bilang 5-0 lah. Di PN Batam gugatan mereka di tolak. Di PTUN Tanjungpinang, bahkan di PTUN Medan hingga ke Mahkamah Agung pun gugatan mereka di tolak. Dan terbaru, upaya banding di PT Pekanbaru lagi-lagi ditolak juga," pungkas Rendy.

Alfred


Pemkab Asahan Turun Langsung Kelokasi Penutupan Jalan. 

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kecamatan Simpang Empat dan masyarakat Kecamatan Simpang Empat yang menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu (28/09/2022) malam. 

Aksi tersebut, terkait pemutusan Jalan Simpang Teluk Manis dan penanaman pohon sawit yang berada di pinggir badan Jalan Perkebunan Sukaraja Kecamatan Simpang Empat. Pemerintah Kabupaten Asahan menurunkan Tim Peninjau untuk melihat langsung dilokasi tersebut, Kamis (29/09/2022).

Turunnya Tim Peninjau ini atas intruksi dari Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si dalam rangka menyelesaikan permasalahan dan melihat langsung kondisi lapangan tersebut.

Ini disampaikan Koordinator Tim Peninjau Lapangan Pemerintah Kabupaten Asahan Sofyan Arifin, SP Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Asahan disela-sela peninjauan.

Sofyan juga mengatakan ada beberapa titik yang menjadi permasalah yakni pemutusan akses jalan keluar masuk di Simpang Teluk Manis dengan membuat parit batas kebun yang dilakukan oleh PT. Padasa Enam Utama sehingga mengakibatkan putusnya akses jalan keluar masuk masyarakat Desa Hessa Perlompongan Kecamatan Air Batu dan masyarakat Desa Silomlom Kecamatan Simpang Empat dan penanaman pohon sawit didekat badan Jalan Perkebunan Sukaraja oleh PT. Padasa Enam Utama yang membayakan masyarakat yang melintas.

Mengakhri pembicaraannya Sofyan mengatakan hasil peninjau ini nantinya akan dirapatkan kembali yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan untuk mencari penyelesaian permasalahan tersebut.

Terlihat Camat Simpang Empat, PAC GP Anshor Kecamatan Simpang Empat dan masyarakat Kecamatan Simpang Empat mengikuti proses peninjauan lapangan tersebut. (SN)


Cak Ta'in Kimari. 

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Selain meminta dukungan kepada tokoh-tokoh nasional melalui ormas PBNU dan PP Muhammadiyah, Aliansi LSM Kota Batam yang telah melaporkan dugaan korupsi Proyek Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim Batam ke KPK pada 22 September 2022 lalu, juga meminta dukungan dari MenkoPolhukam, Prof. Mahfud MD.

"Selain ke PBNU dan PP Muhammadiyah, kemarin kami juga meminta dukungan ke Menkopolhukam," kata koordinator Aliansi, Cak Ta'in Komari SS, Rabu (28/9-2022).

Menurut Cak Ta'in, Menkopolhukam Prof. Mahfud MD menjadi sosok yang sangat penting terbukanya kasus Ferdi Sambo di Kepolisian. Alur informasi yang sampai ke Menkopolhukam itulah yang memberikan tekanan kepada Polri untuk bertindak lebih transparan dan serius dalam kasus Ferdi Sambo itu. 

"Menkopolhukam seolah menjadi sentral dalam kasus Ferdi Sambo, dengan posisi Beliau itu kami harapkan bisa mendorong KPK agar memberikan atensi dan perhatian khusus untuk memproses laporan dugaan korupsi Proyek Pembangunan Masjid Tanjak Batam itu," ujarnya.

Cak Ta'in menjelaskan, bagaimanapun MenkoPolhukam yang juga seorang muslim yang taat itu diharapkan tersentuh hatinya untuk memperjuangkan bahkan  marah kalau pembangunan masjid dijadikan ajang korupsi bersama. 

"Meskipun kasus Masjid Tanjak itu tidak sebesar kasus Ferdi Sambo, tapi peristiwa runtuhnya plafon Masjid itu sudah sangat viral dan akan menjadi perhatian publik jika masuk proses hukum, bahwa ada korupsi cukup besar dal proyek tersebut..!" terangnya.

Lebih lanjut Mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, dirinya sempat berdiskusi dengan tim Saber Pungli dan staf ahli kementerian yang kebetulan markasnya di Kementerian Polhukam.

"Ada banyak hal yang kami sampaikan, terutama dalam alokasi lahan yang sudah jadi rahasia umum kalau selalu diikuti isu penerimaan fee atau suap - itu masuk kategori pungli juga, tapi kami tetap minta penekanan fokus pada kasus Masjid Tanjak karena itu persoalan marwah umat muslim." paparnya.

Ditambahkan Cak Ta'in, persoalan laporan dugaan korupsi Proyek Pembangunan Masjid Tanjak itu bisa dibawa Menkopolhukam saat rapat koordinasi penegakan hukum maupun di momentum khusus lainnya, sehingga KPK akan memproses secepatnya sebab kasusnya sudah menjadi perhatian publik secara luas. 

"Kita lihat saja bagaimana kasus korupsi Masjid Tanjak ini akan bergulir, ada hal-hal khusus yang sudah kami sampaikan ke tenaga ahli Menkopolhukam itu sehingga kasus ini memang benar-benar harus berjalan prosesnya. Ada banyak segmen yang terkoreksi dan terperbaiki kalau dugaan korupsi Proyek Masjid Tanjak itu tuntas proses hukumnya," kilah Cak Ta'in mengakhiri.

***/Redaksi


Sertijab Kepala BPK Kepri. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko menghadiri secara langsung serah terima jabatan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Kepri.

Kepala Perwakilan BPK Kepri, sebelumnya dijabat oleh Masmudi dan kini pejabat yang baru adalah Jariyatna.

Usai acara, Rodhial menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru yang akan memimpin BPK RI Perwakilan Kepri. Pihaknya juga mendoakan untuk kesuksesan dalam menjalankan tugasnya di Provinsi Kepri kedepan.

"Buat Pak Jariyatna kami ucapakan selamat datang. Buat Pak Masmudi, kami ucapkan selamat dan sukses atas jabatan baru yang akan bertugas di BPK Aceh," kata Rodhial, Selasa (27/9/2022).

Rodhila berharap, kerjasama antara Pemkab Natuna dan BPK RI Kepri dapat terus terjalin dengan baik.

"Tetap mudah berkonsultasi, tetap membimbing kita agar pelan namun pasti akan tercipta kondisi pemerintah yang akuntabilitasnya tinggi," ujar Rodhila.

(**)


Cak Ta'in Komari Rot Show ke PBNU dan PP Muhammadiyah.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Gerakan Aliansi LSM Kota Batam yang dimotori Cak Ta'in Komari SS dan Arief Rachman Bangun sepertinya tidak akan main-main. Cak Ta'in terus menggalang dukungan dari semua elemen masyarakat secara nasional agar KPK memberikan atensi dan perhatian khusus terkait dugaan korupsi pembangunan rumah ibadah di kawasan Bandara Hang Nadim Kota Batam tersebut.

Menurut Cak Ta'in yang masih bertahan di ibukota untuk memperjuangkan proses hukum di KPK, hari ini telah mendatangi Markas Besar PBNU dan PP Muhammadiyah.

"Masjid itu kan ikon tempat ibadah, lembaga dan ormas keagamaan pasti respect terhadap dugaan korupsi, apalagi kasus dan berkasnya sudah dilaporkan secara langsung ke KPK," jelas Cak Ta'in, Selasa (27/9-2022).

Lebih lanjut mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, hari agendanya ke PBNU dan PP Muhammadiyah untuk meminta dukungan ormas Islam terbesar di Nusantara ini. 

"Bagaimanapun dan siapapun pasti akan tergerak hatinya kalau mendengar korupsi pembangunan masjid. Itu keterlaluan lah..!" terangnya.

Ditambahkan Cak Ta'in, bahwa kasus runtuhnya plafon gypsum Masjid Tanjak itu sudah sangat viral dan hampir seluruh pelosok negeri mengetahui ketika diceritakan soal dugaan korupsi Proyek Pembangunan Masjid Bandara Batam. "Mereka hampir semua yang ketemu dengan kami tahu soal video plafon Masjid runtuh itu, tapi fokus kita bukan ke situ doang," ujarnya.

Aliansi akan terus mengembangkan informasi dan investigasi demi mendapatkan fakta-fakta yang lebih akurat agar penyidik KPK tidak punya alasan untuk tidak memprosesnya. 

"Termasuk mencari dukungan dari banyak elemen masyarakat, ormas Islam, kemungkinan ke ICW dan TI. Semua yang memungkinkan bisa memberikan support kita akan datangi dan berikan surat uraian kasusnya," tegas Cak Ta'in.

Aliansi juga merencanakan akan melaporkan kasus dugaan korupsi Proyek Masjid Tanjak itu ke aparat penegak hukum lainnya. "Mungkin bukan hanya ke KPK tapi ke penegak hukum lainnya. Ya mana yang nantinya lebih cepat merespon dan memproses ya kita akan berikan apresiasi lah," tambahnya mengakhiri.

***/Redaksi


Wabup Karimun Menyerahkan Santunan saat Acara Sosialiasasi BPJS Ketenagakerjaan. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si  hadiri acara sosialiasi dan Monitoring Evaluasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Aparatur Pemerintah Desa di Hotel Alishan Karimun, Selasa (27/9/2022).

Implementasi Instruksi Presiden RI (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan serta tindak lanjut PKS antara Dirjen Bina Pemerintah Desa dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaksanakan sosialisasi dan Monitoring Evaluasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Aparatur Pemerintah Desa

Wakil Bupati mengatakan, pemerintah Kabupaten Karimun terus mendorong para perangkat Desa untuk memperoleh jaminan sosial tenaga kerja. 

Dia berharap pemerintah Desa memanfaatkan landasan hukum itu untuk mengikutsertakan seluruh aparatur Desa dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. 

"Saya berharap pada sosialisasi ini para aparatur pemerintah desa dapat memanfaatkan sosialisasi ini, dan bisa tau apa yang menjadi hambatan dan rintangan di desa masing-masing," ungkapnya. 

Ahmad Yahya


Polres Natuna Foto Bersama dengan Siswa SMA N 1 dan MTS N Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pencegahan tentang kenakalan remaja, pelecehan seksual terhadap anak dan kekerasan terhadap perempuan dalam rangka Operasi Bina Kusuma Seligi Tahun 2022 di wilayah Kecamatan Bunguran Timur. Apel persiapan dilaksanakan di Mapolres Natuna di pimpin oleh Kasat Binmas Polres Natuna IPTU Maskat, Selasa (27/09/2022).

Sosialisasi dan himbauan tersebut dilaksanakan di SMA N 1 dan MTS N yang berada di Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna. Himbauan ini disosialisakian kepada siswa dan siswi sekaligus para guru yg berada di sekolah tersebut agar sama-sama menjaga supaya tidak terjadi kenakalan remaja, pelecehan seksual terhadap anak dan kekerasan terhadap perempuan.

Kasupsipenmas Sihumas Polres Natuna Aipda David Arviad mengatakan anak-anak dan perempuan merupakan kaum rentan yang harus kita jaga dan lindungi. Pencegahan dan edukasi sejak dini dilakukan agar anak anak dan perempuan tidak menjadi korban kejahatan atau sebagai pelaku kejahatan. 

Polres Natuna sekarang sedang menggelar Operasi Bina Kusuma dengan sasaran kenakalan remaja, pelecehan seksual terhadap anak dan kekerasan terhadap perempuan. 

"Melalui sosialisasi dan himbauan ini, jauhi hal hal yang merugikan dan merusak sendi sendi kehidupan sosial ditengah masyarakat, seperti terlibat penyalahgunaan narkoba, premanisme dan pelanggaran hukum lainnya," jar Aipda David.

"Dengan dilaksanakannya Operasi Bina Kusuma Seligi 2022 ini diharapkan kita semua menjadi pelopor dan terus meningkatkan kepedulian dan kesadaran kita di Kabupaten Natuna, untuk selalu bersama sama bergandeng tangan menciptakan situasi yang aman, damai dan sejuk," papar Kasupsipenmas Polres Natuna, David Arviad.

(IK)


Foto Bersama saat Sidang Senat Terbuka. 

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Staf Ahli Bupati Asahan Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Edi Sukmana, SH, M.Si menghadiri Wisuda Mahasiswa Kebidanan STIKES Asy Syifa Kisaran, Selasa (27/09/2022).

Pelaksanaan Wisuda yang dilaksanakan di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran ini dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara, Ketua Yayasan Pendidikan Asy Syifa Kisaran, Ketua STIKES Asy Syifa Kisaran, Ketua IBI Cabang Kabupatena Asahan, Orang Tua Mahasiswa dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Edi Sukmana membacakan pidato tertulis Bupati Asahan yang mengatakan, perlu kita sadari bahwa saat ini masyarakat dan dunia kerja semakin menuntut kualitas. Untuk itu peningkatan kualitas perlu dilakukan secara terus menerus, karena kualitaslah yang menentukan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.

“Kualitas pendidikan akan memberi dampak yang signifikan terhadap kualitas Sumber Daya Manusia dan daya saing bangsa dalam percaturan global. Oleh karena itu, untuk kepentingan masa depan bangsa, marilah kita wujudkan komitmen yang kuat untuk memberikan pendidikan yang terbaik pada masyarakat,” ucap Edi.

Edi juga mengatakan Lembaga Pendidikan Tinggi harus terus berusaha keras untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan tantangan kehidupan di masa depan. Mari kita tingkatkan upaya-upaya pendidikan yang dapat mengangkat martabat dan memuliakan kehidupan manusia di masa depan dan itu semua merupakan tanggung jawab profesi dan tanggung jawab kelembagaan penyelenggaraan pendidikan.

Mengakhiri pidatonya Edi mengatakan dari apa yang telah saya sampaikan, kiranya dapat menjadi refleksi bagi seluruh civitas akademika STIKES Kebidanan Asy Syifa Kisaran. Untuk terus berusaha semaksimal mungkin dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya yang berkaitan dengan profesionalisme di bidang kesehatan.

"Dan saya berharap kiranya dapat terus berupaya menjaga nama baik dan konsisten dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu menjalankan proses pendidikan dan pembelajaran yang bermutu guna menghasilkan lulusan yang potensial dan berkualitas, melaksanakan penelitian-penelitian bagi pengembangan ilmu dan kemanusiaan. Serta melaksanakan pengabdian pada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial Perguruan Tinggi terhadap masyarakat sekitarnya," tuturnya. (SN)


Foto Bersama Usai Pengesahan APBD P Pemerintah Natuna Disahkan DPRD Kabupaten Natuna. 

Rapat Paripurna DPRD Natuna saat Pengesahan APBD P Pemkab Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Natuna terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2022.

Rapat paripurna yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Natuna tersbut, Senin malam (26/9/2022) di pimpin, Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Daeng Amhar didampingi, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah dan Bupati Natuna, Wan Siswandi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD).

Lima Fraksi yaitu, Fraksi Gerindra, Fraksi Golkar, Fraksi PAN, Fraksi PNR dan Fraksi PPDB setuju dengan Ranperda APBD-P yang djsampaikan oleh Bupati Natuna pada beberapa waktu lalu. Setelah melalui mekanisme yang ada akhirnya Ranperda APBD Perubahan Natuna tahun 2022 resmi di sahkan. 

Dalam pandangan akhir ke Lima Fraksi tersebut setuju asalkan anggaraan perubahan pada APBD tersebut juga diperuntukan untuk penyelesaian hutang daerah pada tahun 2021 sebesar Rp 135,47 milyar. 

Penekanan pembayaran hutang daerah dinyatakan oleh seluruh Fraksi dalam akhir pendapat mereka sebelum disahkan menjadi peraturan daerah APBD-P tahun 2022.

Perubahan  dilakukan setelah melihat perkembangan dan pendapatan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran dan keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi antar program dan jenis belanja sehingga keadaan yang menyebabkan suatu anggaran lebih tahun sebelumnya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah dan peraturan menteri Dalam Negeri nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan daerah maka perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten natuna Tahun 2022 ini.

Berdasarkan kesepakatan dari seluruh fraksi partai serta mereka dapat memahami perubahan APBD kabupaten Natuna dari semula sebesar 1 triliun 40 miliar menjadi sebesar 1 triliun 97 miliar.

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.