Foto Galangan Kapal diambil Dari Jauh.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Perkumpulan Akar Bhumi Indonesia mengungkapkan, aktivitas galangan kapal yang diketahui terletak di area hutan lindung Tanjung Kasam, Teluk Lengung, Kabil, Nongsa, Kota Batam diduga tidak memiliki izin atau ilegal. Hal ini diungkapkan Soni Riyanto, setelah pihaknya melakukan survei pengecekan luasan manggrove di daerah tersebut.

"Keberadaan galangan kapal itu kita ketahui ketika kita tengah mendatangi daerah Teluk Lengung, Kabil untuk melakukan pengecekan keberadaan luasan manggrove di daerah tersebut pada Senin (19/4/2021) lalu," kata Soni, Jumat (23/4/2021).

Namun, lanjut Soni, sesampai di sana didapatkan banyak aktivitas pelanggaran hukum terhadap lingkungan salah satunya yakni keberadaan galangan kapal di atas hutan lindung yang berbatasan langsung dengan wilayah Catchment Area (Tangkapan Air) Waduk Duriangkang, Sei Beduk.

"Berdasarkan penelusuran kita, diketahui bahwa galangan kapal ini merupakan milik PT JPN (Jagar Prima Nusantara) yang mana modusnya itu menghibahkan sebuah lahan ke yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) yang saat ini telah menjadi sebuah Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bernama Titian Muchtary III," ungkapnya.

Bahkan, pihaknya sempat menghubungi pihak penanggungjawab yayasan tersebut bernama Yatmi melalui telepon mengenai status lahan yayasan itu sendiri dan status galangan kapal yang ada di sana

"Ternyata pihak penanggungjawab yayasan itu mengaku mendapatkan hibah tanah dari pemilik galangan kapal dan mengenai status izin operasi galangan kapal PT JPN ini penanggungjawab yayasan tersebut tidak mengetahui," ungkapnya.

Lokasi Galangan Kapal.

Lanjut kata dia, modus-modus seperti ini bukan lah hal yang sulit ditemukan di Kota Batam, salah satu contoh kasus yakni kasus penimbunan kawasan manggrove di wilayah Sei Daun, Tanjung Piayu tepatnya di belakang perumahan Buana Raja.

"Jadi pola nya itu hampir sama, dipasang dulu nama sebuah yayasan terus dikasih tanah dengan status hibah, setelah itu kira-kira aman tidak memicu konflik di tengah masyarakat baru dijadikan perumahan atau kavling," jelasnya.

Kata dia, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2012 tentang izin lingkungan dan Undang-undang Pesisir No. 27 tahun 2007 Jo Undang-undang No. 01 tahun 2014 tentang pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil yang mengatur tentang perlindungan mangrove, pihak PT JPN secara jelas telah melanggarnya.

Maka dari itu, Akar Bhumi Indonesia berharap kepada PT JPN untuk segera menghentikan aktivitas galangan kapal tersebut hingga ada izin AMDAL yang dikeluarkan oleh instansi terkait.

"Kita berharap kepada pihak perusahaan untuk segera menghentikan aktivitas galangan kapal ini sebelum ada izin AMDAL yang dikeluarkan oleh pihak terkait," tegasnya.

Terpisah, Lurah Kabil, Safaat membenarkan bahwa memang ada aktivitas galangan kapal di lokasi tersebut, namun dirinya tidak begitu mengetahui bahwa aktivitas galangan kapal ini berada di wilayah hutan lindung dan diduga ilegal atau tidak memiliki izin.

Pasalnya, Safaat mengaku dirinya baru mengetahui informasi ini sekitar setengah bulan lalu dari beberapa nggotanya yang turun ke lapangan untuk mengecek lokasi tersebut.

"Tadinya saya tidak tahu bahwa ada aktivitas itu, baru tahunya itu setelah diberi tahu oleh anggota saya yang turun ke lapangan untuk mengecek ke sana sekitar setengah bulan yang lalu. Kalau legal atau ilegalnya itu saya tidak terlalu paham mungkin bisa ditanyakan langsung ke Dinas terkait," tegasnya ketika di konfirmasi awak media beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diunggah, expossidik.com tengah berupaya melayangkan konfirmasi perihal status galangan kapal milik PT JPN ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan (DLHK) Provinsi Kepri namun belum mendapatkan keterangan resmi dari kedua instansi tersebut.

(Redaksi/Exp)


Foto: Istimewa

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM
: Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau beserta seluruh satuan kerja DJBC di wilayah Pesisir Timur Sumatera, serentak mengadakan sosialisasi kepada siswa SMA/SMK/MA/ dan sederajat dengan tujuan untuk memberantas penyelundupan di Pesisir Timur Sumatera menggunakan metode olimpiade, Rabu (21/4-2021).

Sosialisasi yang dikemas dalam kegiatan Olimpiade Pemberantasan Penyelundupan Di Pesisir Timur Sumatera (OP3TS) tersebut diselenggarakan oleh Bea Cukai Kepulauan Riau melalui Zoom Meeting bersama dengan KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, KPPBC TMP B Tanjung Pinang dan PSO Bea Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun.

Dengan mengangkat tema “Jaga Senyum Ibu Pertiwi, Lindungi Ekonomi Negeri” Bea Cukai Kepulauan Riau mengundang 2 (dua) narasumber yang memiliki pengalaman dan juga kompetensi pada bidangnya, yaitu Agustyan Umardani, selaku Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi, dan Ema Susanti, pelaksana pada Bidang Penindakan dan Sarana Operasi.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar betapa pentingnya pemberantasan penyelundupan untuk menjaga perekonomian nasional Republik Indonesia. Selain itu, sosialisasi ini diselenggarakan guna menyiapkan generasi muda calon pemimpin bangsa yang mengerti pentingnya pemberantasan penyelundupan khususnya di Indonesia demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Yahya/Humas DJBC Khusus Kepri


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Johnny G Plate diagendakan mengunjungi Provinsi Kepri, Kamis (22/4).

Kunjungan Menkominfo Johnny G Plate ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah pusat untuk mewujudkan digital nation di Natuna.

Setibanya di bandara Hang Nadim Batam pukul 10.00 WIB, Menkominfo Johnny G Plate didampingi Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad langsung menuju Ranai Natuna.

Kedatangan Menkominfo Johnny G Plate ke Natuna untuk menghadiri secara langsungPeletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Pembangunan BTS BAKTI di Desa Kelanga. 

Tak hanya itu, Menkominfo juga meninjau pembangunan 17 tower Base Transmiter Station (BTS) dari Badan Aksebilitasi Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Pembangunan itu di antaranya ada di Pulau Midai, Serasan, Subi, dan Pulau Bunguran Besar.

Serta meninjau dan mengunjungi pemanfaatan internet Palapa Ring Barat di GeoPark Natuna.

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad mengatakan bahwa kunjungan kerja Menkominfo Johnny G Plate di Kepri ini diharapkan mampu meningkatkan pembangunan infrastruktur khususnya telekomunikasi di wilayah 3T yakni (terdepan, terluar, dan tertinggal).

"Kita harapkan kunjungan ini mampu  memberi efek positif dalam hal mengakses telekomunikasi di pulau terluar dan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga bisa mengakses internet dengan cepat dan maksimal sehingga segala perkembangan dan informasi bisa diterima dengan cepat oleh masyarakat,” kata Ansar dihadapan Menkominfo Johnny G Plate yang didampingi Direktur Utama BAKTI Anang Latief, Dirjen APTIKA (Aplikasi Informatika) Semuel Abrijani Pangarepan dan Direktur LAIP (Layanan Aplikasi Informatika Pemerintah) Bambang Dwi Anggono.

Sumber: Diskominfo Kepri


Ketua LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta’in Komari, SS menilai pengalokasian lahan PT. Persero Batam (BUMN) kepada 3 perusahaan swasta terindikasi tindak pidana korupsi. Untuk itu, Kodat86 telah melaporkan kasus tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis 22/4 kemarin.

“Benar. Kemarin saya menyampaikan laporan soal lahan PT. Persero Batam ke KPK. Ini ada bukti telah diterimanya laporan tersebut. Seharusnya kemarin langsung saya buat release pers ke teman-teman media. Tapi karena masih ada urusan lain di Jakarta, jadi belum sempat. “ kata Cak Ta’in kepada pers, Jum’at (23/4).

Menurut Cak Ta’in, setiap orang atau organisasi berhak melaporkan indikasi tindak pidana yang dilakukan baik pejabat pemerintah, orang perorang atau corporasi, yang di dalamnya ditemukan dugaan akan kerugian keuangan negara. Ini merupakan bagian dari peran serta masyarakat dalam upaya membangun pemerintahan yang baik dan bersih sebagaimana diatur dalam UU No.28 Tahun 2009 dan UU tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 41 UU No.31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001, Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan Peraturan Pemerintah No. 68 Tahun 1999 tentang Tata Cara Peran Serta Masyarakat dalam Penyelenggaraan Negara yang Baik dan Bersih dari KKN. 

“Secara keseluruhan garis besarnya yakni kita memiliki hak mencari, memperoleh dan memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi. Untuk itu semua pidak terkait juga wajib memberikan pelayanan. Kita juga berhak menyampaikan saran dan pendapat secara bertanggung jawab kepada penegak hukum yang menangani perkara tindak pidana korupsi. Jadi tidak ada unsure like and dislike,“ jelas Cak Ta’in.

Cak Ta’in menjelaskan Kodat86 selain membuat laporan dugaan tindak pidana korupsi ke KPK, juga telah menyampaikan surat kepada Kementerian terkait agar persoalan lahan PT. Persero Batam diberikan diskresi yang tepat dan cepat. Investor di Batam perlu mendapatkan jaminan investasi dan kepastian hukum. 

“Soal administrasi harus dibenahi dan ditegaskan, dugaan perbuatan melawan hukumnya ya harus diproses sebagaimana mestinya,“ ujarnya.

Khusus persoalan lahan PT. Persero Batam yang dialokasikan BP Batam kepada 3 perusahaan swasta dinilai Cak Ta’in sebagai tindakan sembrono dan dapat merusak iklim investasi di Kota Batam semakin buruk di mata investor.

“Indikasi adanya tindak pidana korupsi terhadap pengalokasian lahan PT. Persero (BUMN) kepada perusahaan swasta itu nyata, ada prosedural yang dilanggar dan ada sesuatu di balik yang sekedar yang kita lihat. Ini perlu dibongkat dan usut sampai tuntas,“ tegas Cak Ta’in. 

Lebih lanjut Cak Ta’in menjelaskan bahwa Pengalokasian lahan PT. Persero Batam (BUMN)oleh BP Batam kepada 3 perushaan swasta itu semestinya didahului pelepasan aset negara oleh Kementerian terkait (Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Perekonomian). Tanpa pelepasan aset negara dan tanpa ada persetujuan kementerian terkait maka dipastikan ada unsur merugikan keuangan negara karena aset dimaksud dibiayai APBN dan merupakan kekayaan negara. 

Cak Ta’in menegaskan, pengalokasian lahan PT. Persero Batam (BUMN) terindikasi telah terjadi gratifikasi berupa suap yang dilakukan pihak perusahaan kepada pejabat BP Batam. Alasannya lokasi lahan yang sangat stretegis dengan nilai ekonomis tinggi membuat pengusaha berani membayar mahal atas lahan tersebut. Indikasi adanya suap dalam pengalokasian lahan tersebut diperkuat dengan kepemimpinan baru BP Batam (2019-2021) yang membatalkan alokasi lahan kepada 3 perusahaan swasta dimaksud dan BP Batam mengembalikan UWTO (Uang Wajib Tahunan Otorita/BP) yang nilainya kemungkinan jauh lebih kecil dibandingkan dengan uang di bawah tangan yang sudah disetorkan. 

“Saya sudah mengkonfirmasi masalah lahan PT. Persero Batam itu kepada mantan Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo (2018-2019). Beliau menyatakan saat dirinya memimpin sudah memerintahkan kepada pejabat terkait untuk mengajukan pelepasan kepada kementerian terkait. Meski laporan dinyatakan sudah diajukan, ternyata setelah dicek pada kementerian terkait pengajuan tersebut tidak pernah dilakukan. Maka apa yang dilakukan oleh para pejabat terkait yang mengalokasikan lahan aset negara kepada perusahaan swasta adalah tindakan melawan hukum yang berpotensi merugikan keuangan negara,“ papar Cak Ta’in.

Tiga perusahaan penerima alokasi lahan PT. Persero Batam yakni PT. Arwikana, PT. Citra Buana, dan PT. Putra Harapan Sakti. Untuk itu, Kodat86 berharap KPK berkenan melakukan proses hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi-nya. 

Alfred/***



TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri menggesa seluruh kabupaten kota se Provinsi Kepri untuk mempercepat realisasi anggaran tahun 2021.

"Sampai saat ini capaian realisasi anggaran APBD Kepri tahun 2021 ke kabupaten kota masih rendah," ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Rabu (21/4), dikutip dari situs Diskominfo Kepri. 

Disampaikan Arif, Sampai dengan 31 Maret 2021 rata-rata capaian realisasi keuangan kabupaten/kota sebesar 9,42 %.

"Yangmana, capaian realisasi keuangan kabupaten/kota tertinggi adalah Kabupaten Karimun sebesar 12,68?n terendah adalah Kabupaten Lingga sebesar 5,94%," jelas Arif.

Menurut Arif, dengan percepatan penyerapan dan realisasi anggaran di kabupaten kota ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri.

"Kita minta segera dilakukan setiap pembangunan yang telah direncanakan, karena dengan adanya percepatan realisasi ini juga mempercepat pemulihan ekonomi Kepri," ujar Arif.

Arif mengatakan saat ini Pagu dana APBD se-Kepri tahun 2021 secara total sebanyak 13,4 triliun. Telah terealisasi sebesar 1,1 triliun atau 8,63 %.

Sedangkan, untuk pagu DAK Fisik se-Provinsi Kepri sebesar Rp831.396.858.000, dengan rincian DAK Fisik Provinsi Kepri Rp195.771.881.000, dan DAK Fisik Kabupaten/Kota Rp635.624.977.000,

"Kontribusi DAK Fisik bagi mendukung belanja modal di APBD cukup signifikan yaitu mencapai 12?ri total APBD se-Kepri. Oleh karenanya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan ekonomi Kepri" lanjut Arif.

Redaksi


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Gubernur Provinsi Kepri Hj Marlin Agustina memastikan bahwa pemulihan sektor pariwisata di Provinsi Kepri menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dilakukannya selama masa kepemimpinannya bersama Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad.

Hal ini disampaikan Marlin kepada masyarakat Benan saat pelaksanaan Safari Ramadhan, Selasa (20/4) kemarin, dikutip dari situs Diskominfo Kepri. 

Menurut Marlin, untuk memulihkan ekonomi Kepri, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan berbagai upaya guna kembali menghirup sektor pariwisata Kepri yang ikut terdampak pandemi Covid-19.

"Meskipun rencana travel bubble untuk wisatawan mancanegara memang masih tertunda, namun persiapan-persiapan terus dilakukan. Khususnya Pulau Benan, sebagai salah satu destinasi wisata di Kepri diharapkan juga segera pulih sektor pariwisatanya," jelas Marlin.

Marlin mengatakan bahwa selain pariwisata yang menjadi icon dan wajah Provinsi Kepri, sektor pariwisata juga menjadi penyumbang terbesar PAD Kepri.

“Pariwisata kita memang sangat luar biasa. Tentang berbagai usulan dan masukan untuk pengembangan pariwisata di Lingga, khususnya Benan akan kita carikan solusinya,” kata Marlin

Dikatakan Marlin, salah satu upaya untuk membuka travel bubble dengan Singapura, misalnya, hampir 4,000 pelaku pariwisata di Nongsa dan Lagoi sudah divaksin

“Ekonomi dari pariwisata turun. Tapi dengan bersama, kita akan pulihkan sektor ini. Bersama-sama kita memulihkan ekonomi Kepri,” kata Wagub Marlin.

Redaksi



Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad meminta kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepri untuk dapat ikut mengawal setiap pembangunan di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Gubernur Kepri H Ansar Ahmad saat melantik kepala perwakilan BPKP provinsi Kepri Wawan Yulianto, SE, Ak.,MM di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (20/4)

"Kita harap nantinya BPKP akan terus mengawasi jalannya pembangunan daerah agar setiap pembangunan sesuai dengan aturan yang ada khususnya terkait pelaporan dan pembangunan," ungkap Ansar.

Menurut Ansar, BPKP diharapkan dapat menjaga akuntabilitas dalam setiap pencatatan dan pelaporan keuangan.

"Dengan begitu pembangunan yang berjalan dapat terlaksana dengan baik dan tanpa adanya permasalahan di kemudian hari," tegas Ansar kepada Wawan Yulianto yang dilantik untuk menggantikan pejabat BPKP Kepri sebelumnya Ihsan Fuadi, SE yang telah berpindah tugas menjadi Kepala Perwakilan BPKP Sumatera Barat, berkedudukan di Padang. 

Ansar juga mengharapkan agar kedepannya tercipta hubungan baik antara BPKP dan pemerintah. Ansar juga meminta BPKP Kepri terus mengawal dan mendampingi dalam setiap pelaksanaan  pembangunan yang ada di Kepri seperti proyek-proyek strategis di Provinsi Kepri.

"Seperti diantaranya pembangunan jembatan Batam-Bintan,  Labuh Jangkar, serta proyek-proyek strategis yang mendukung pencapaian RPJMD Kepri yang sudah di rancang," ungkap Ansar.

Redaksi/Diskominfo Kepri


Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Menteri Kominfo, Johnny G Plate dijadwalkan akan mengunjungi Kepulauan Riau pada Kamis dan Jumat pekan ini. Menteri Kominfo akan melakukan peletakan batu pertama, pada sejumlah proyek di Natuna dan Batam.

“Iya, Pak Menteri Kominfo akan berkunjung ke Kepri selama dua hari untuk melakukan sejumlah kegiatan. Diantaranya melakukan ground breaking pembangunan BTS di Natuna dan juga pembangunan pusat data (data center) nasional di Batam,” ujar Kadis Kominfo Kepri, Drs. Zulhendri, M.Si, Senin (19/4).

Untuk pembangunan BTS wilayah Sumatera, Menteri Kominfo akan melakukan ground breaking di Natuna. Pada 2021 dan 2022, akan dibangun 76 BTS diseluruh Kepri. Dengan rincian 35 BTS dibangun oleh pemerintah dan sisanya dibangun oleh operator selular. 

Natuna kebagian 27 BTS. Dimana 17 titik merupakan BTS non regular atau non komersial, yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Sedangkan 10 BTS lainnya adalah BTS regular atau komersil, yang dibangun oleh operator selular.

Selama di Natuna, menteri juga akan meninjau pemanfaatan jaringan internet dari Palapa Ring Barat di Natuna Geopark. “Keesokan harinya baru menteri melakukan sejumlah kegiatan di Batam,” tambah Zulhendri.

Dimulai dengan mengunjungi lokasi pembangunan data center nasional. Pemerintah akan membangun dua data center nasional di Batam. Yaitu di kawasan Jembatan I Barelang dan juga di Nongsa. Di Jembatan I Barelang. Disana disediakan lahan sekitar dua hektar, untuk pembangunan data center tersebut.

“Ini penting, karena nanti semua data-data nasional akan disatukan di lokasi-lokasi ini. Selama ini kan data-data nasional masih terpisah-pisah. Nanti akan disatukan,” jelas Zulhendri. Batam dipilih sebagai lokasi data center nasional, karena kota ini menjadi lokasi pertemuan jaringan internet nasional dan internasional dari Singapura.

Sumber; Diskominfo Kepri


Foto; Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri menggesa seluruh pemerintah kabupaten kota se Provinsi Kepri untuk dapat mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Pasalnya, keberadaan vaksin yang sudah di salurkan ke kabupaten kota harus secepatnya digunakan karena memiliki batas waktu penggunaan atau expired.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad di Tanjungpinang,Senin (19/4).

"Kita gesa kepala daerah kabupaten untuk segera mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya," ungkap Ansar.

Jangan sampai lanjut Ansar, vaksin yang telah di salurkan ke daerah expired duluan sebelum digunakan.

"Vaksin itu ada masa expirednya, mkanya kita kirimkannya berkala. Jika sudah ada segeralah laksanakan vaksinasi jangan ditunda-tunda," ujar Ansar.

Selain itu, lanjut Ansar keberadaan vaksin yang ada di Provinsi Kepri juga harus di manfaatkan dahulu stok yang ada. Karena nanti akan datang lagi vaksin.

"Jangan sampai menumpuk tidak digunakan, takutnya keburu expired," ujar Ansar.

Sumber: Diskominfo Kepri


Polsek Bunguran Timur Bagikan Masker Kepada Masyarakat. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran serta penularan Covid-19, Polres Natuna melalui jajarannya, Polsek Bunguran Timur melaksanakan patroli sekaligus memberikan himbauan dan masker gratis kepada masyarakat, Selasa (20/04/2021).

Kegiatan di pimpin langsung oleh Panit Sabhara Polsek Bunguran Timur Ipda Ronald Tampubolon.

Di sela-sela kegiatan, Ipda Ronald Tampubolon yang mewakili Kapolsek Bunguran Timur mengatakan, sasaran tempat untuk kegiatan kali ini adalah Bank BRI Unit JL Dkw Mohd Benteng Kelurahan Ranai Kecamatan Bunguran Timur.

Ia juga mengatakan dengan menambahnya kasus Covid 19 yang baru ini dikarenakan situasi dalam bulan Ramadhan, maka dari itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan agar kita bersama sama dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman.

"Sebagai Informasi, bahwa diwilayah kita tidak di zona hijau lagi, karena baru baru ini sudah ada beberapa terindikasi kasus Covid-19 yang baru dan berubah menjadi zona kuning," ujarnya. 

"Kami mengahrapkan kepada masyarakat untuk selelau mematuhi protokol kesehatan Covid 19 dengan selalu menerapkan 5 M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak ,menjauhi kerumunan,dan mengurangi mobilitas," paparnya 

Kegiatan dihadiri oleh, Panit Provos Polsek Bunguran Timur Aipda Ahmad Budhi Nata, Bhabinkamtimbas Polsek Bunguran Timur Brigadir Dwi Fahjuliandi dan Personil Polsek Bunguran Timur.

(IK)


Plt. Sekda Pemerintah Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma. 

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Natuna, Raja Darmika.

Peta Lokasi Tower. 

Foto Tower. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Internet seolah menjadi kebutuhan primer manusia saat ini,karena memenuhi hampir seluruh ruang kehidupan mereka. Mulai dari hal yang paling sederhana, hingga hal yang cukup rumit semua dapat dikendalikan dan dikerjakan dengan bantuan internet.

Internet merupakan seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global untuk melayani pengguna di seluruh dunia menggunakan sistem global transmission control protocol (TCP/IP).

Lalu bagaimana, untuk wilayah perbatasan sendiri, seperti Kabupaten Natuna, yang mana wilayahnya berbatasan langsung dengan negara-negara lain, sudahkah Internet menjangkau seluruh wilayahnya?

Raja Darmika selaku Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Natuna menyampaikan bahwa saat ini dari 15 Kecamatan yang ada dikabupaten Natuna semuanya alhamdulilah sudah merdeka sinyal, hanya saja 1 Kecamatan, yang saat ini belum memiliki tower sendiri, yaitu di kecamatan suak midai.

Sehingga dengan begitu, persoalan sinyal di wilayah Suak Midai, menjadi agak terkendala untuk akses internetnya. Sedangkan untuk jangkauan sinyal tlp sendiri, untuk seluruh wilayah Kabupaten Natuna, Alhamdulilah semuanya sudah terkaper, sesuai dengan target Dinas Kominfo sendiri, yang mana pencapaianya sudah berada diangka 93% Persen dari 15 Kecamatan.

"Tentu pencapaian ini tidak lah mudah bagi kami Dinas Kominfo untuk mencapainya, sebab tanpa dukungan seluruh element Pemerintah Kabupaten, Propinsi, Pusat hingga masyarakat sendiri, tentu kami tidak akan bisa berbuat apa-apa," terang Darmika, saat dikonfirmasi beberapa hari yang lalu. 

"Untuk itu saya juga berharap terkait PR yang akan segera kami realisasikan untuk 40 Desa yang ada dikabupaten Natuna, akan segera mungkin untuk kami selesaikan, agar mana semua wilayah di Kabupaten Natuna bisa merasakan sinyal internet yang bagus seperti di kota ranai sendiri," tambahnya. 

Menanggapi hal tersebut Plt.Sekda Natuna, Hendra Kusuma saat mengapresiasi akan kinerja Dinas Kominfo Kabupaten Natuna, dalam menjalankan tugas untuk merdeka sinyal di Kabupaten Natuna.

"Ini pencampaian yang sudah luar biasa,walaupun memang ada sebagian wilayah sinyal tlpnya belum optimal, saya berharap ditahun-tahun berikutnya persoalan ini bisa cepat direalisasikan, agar mana semua rakyat Natuna bisa merasakan kemudahan dalam bertelekomunikasi, seperti mana yang dirasakan oleh warga ranai sendiri," ujarnya, di ruang kantornya, Selasa (20/4/2021).

(IK)


Foto Bersama Dengan Ketua DPRD Batam, Nuryanto.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, SH, MH menggelar Silaturahmi usai Sholat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Huda, Tanjung Buntung, Bengkong. Kota Batam, Kepri.  Kegiatan berlangsung, Minggu, (18/04/2021).

Selain silaturahmi dengan jamaah Masjid Nurul Huda Ketua DPRD Kota Batam memberikan bantuan operasional masjid  dan sarung kepada warga. Hal ini dilakukan mengingat bulan ramadhan yang penuh berkah dan saling berbagi, pihaknya sangat terkesan dengan warga Kavling Jujur ini.

“Hidup yang rukun dan saling mendukung satu sama lainnya sangatlah diharapkan,” terang Nuryanto.

“Tahun ini kita dihadapkan dengan situasi yang sangat sulit, Pandemi belum usai dan masih meningkat grafiknya di Kota Batam,” ungkap Nuryanto.

Nuryanto, mengingatkan untuk bersabar dan menahan diri untuk rindu dengan kampung halaman.

Di tempat yang sama Edi Supriyanto, Imam Masjid Nurul Huda Kavling Jujur  RT. 05 RW. 17 Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong mengatakan, pihaknya bersama warga sangat senang dikunjungi oleh Ketua DPRD Kota Batam.

“Apa lagi Ketua langsung mendengar persoalan-persoalan yang dihadapi warga saat Ini. Semoga bukan hanya Ketua DPRD Kota Batam saja yang memperhatikan warga setempat,” terang Supriyanto.

Sementara itu Ketua RT 05 RW 17 NGATIMAN mengatakan, dirinya bersama warga Kavling Jujur sudah lama mendambakan kehadiran Ketua DPRD Kota Batam bisa hadir di tengah-tengah warga. Kehadiran Ketua DPRD Kota Batam dimanfaatkan warga untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi warga seperti penyambungan air bersih yang masih belum terealisasi, pemekaran perangkat RT dan RW, dan akses jalan yang masih minim dan fasilitas lainnya.

“Dengan kehadiran Ketua DPRD Kota Batam diharapkan dapat menjawab permasalahan warga,” pungkas Ngatiman.

Red/Ril


Foto: Istimewaa

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat sebanyak enam orang pasien COVID-19 meninggal dunia sejak 1 April 2021 sampai sekarang.

"Tingkat kematian cukup tinggi pada bulan ini selama pandemi COVID-19. Hari ini seorang warga Tanjungunggat meninggal dunia akibat COVID-19," kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari, di Tanjungpinang, Jumat (16/04).

Teguh, yang juga Sekda Tanjungpinang, menjelaskan total jumlah pasien COVID-19 yang meniggal dunia selama pandemi sebanyak 36 orang.

Sementara jumlah kasus aktif COVID-19 berdasarkan data 15 April 2021 sebanyak 214 orang, yang terdiri dari 32 orang dirawat di rumah sakit, 50 orang menjalani isolasi di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Bintan dan 132 orang isolasi mandiri.

"Tiga orang dari 32 orang yang dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Tiga pasien itu terdiri dari dua orang dewasa dan satu anak berusia satu tahun," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa anak tersebut tertular COVID-19 dari anggota keluarganya. Sementara keluarganya tertular dari orang lain yang berada dalam Klaster Perumahan di Jalan Kuantan.

Klaster lainnya yang cukup banyak yakni BTN sebanyak 50 orang, ULP 35 orang dan TKI 23 orang.

Teguh mengimbau warga yang terinfeksi COVID-19, namun tidak bergejala untuk konsisten melaksanakan isolasi mandiri sampai sembuh. Ia khawatir ada di antara mereka yang masih ke luar rumah untuk berbagai keperluan sehingga berpotensi menyebarkan virus tersebut.

"Warga yang menjalani isolasi mandiri seharusnya berada di kamar, dan beraktivitas di kamar untuk mencegah penularan COVID-19," ucapnya.

Sumber: Diskominfo Kepri


Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat sebagai 7 persen dari 1.476.091 orang sudah disuntik Vaksin Sinovac dan Astazeneca untuk mencegah penularan COVID-19.

"Sasaran vaksinasi di Kepri mencapai sekitar 1,4 juta orang. Sampai saat ini sudah 7 persen yang disuntik vaksin," Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Jumat (16/04), dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Arif, yang juga Sekda Kepri menjelaskan warga yang sudah disuntik vaksin terdiri dari tiga kelompok yakni SDM kesehatan, orang lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik.

Jumlah SDM kesehatan di Kepri yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 17.575 orang atau 91,3 persen, sedangkan yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua sebanyak 16.548 orang atau 85,9 persen.

"Jumlah SDM kesehatan di Kepri yang divaksin sebanyak 19.257 orang," ujarnya.

Arif menuturkan jumlah lansia yang berhak divaksinasi 118.851 orang. Lansia yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 12.833 orang atau 10,8 persen, sedangkan yang sudah divaksin dosis kedua baru 3.231 orang atau 2,7 persen.

Sementara jumlah petugas pelayan publik yang berhak divaksinasi mencapai 166.201 orang. Petugas pelayanan publik yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 72.466 orang atau 43,6 persen, sedangkan yang sudah divaksin dosis kedua 16.903 atau 10,2 persen.

"Total jumlah tenaga medis, lansia dan tenaga pelayanan publik yang divaksinasi mencapai 304.309 orang, namun yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama 102.874 orang dan dosis kedua 36.682 orang," ucapnya.

Program vaksinasi untuk masyarakat umum di wilayah itu mulai dilaksanakan pada Juli 2021.

"Program vaksinasi ini dilaksanakan secara bertahap. Untuk masyarakat dilaksanakan setelah tenaga kesehatan, petugas publik dan orang lanjut usia disuntik vaksin," ujarnya.

Redaksi


Foto: Istiumewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Terkait dengan permintaan dan kondisi Gedung LAM Kepri saat ini, Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan akan membangun Gedung LAM Kepri pada tahun 2022 mendatang.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad saat mengunjungi kantor LAM Kepri di tepi laut Tanjungpinang, Jum'at (16/4).

"Insyaallah akan kita bangun kantor dan gedung LAM Kepri pada tahun 2022 mendatang," janji Ansar, dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Dikatakan Ansar,sebagi bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Kepri kepada LAM Kepri.

"Kita sudah siapkan DED pembangunannya di APBD perubahan tahun 2021 ini, insyaallah tahun depan sudah mulai kita bangun," ujar Ansar.

Ansar juga mengatakan bahwa nantinya Gedung LAM Kepri ini akan di bangun di 
Anjung Cahaya tepi laut Tanjungpinang. 

"Yangmana, gedung tersebut kita upayakan dibangun megah dengan berornamen kebesaran Melayu dan berlatar laut luas," jelas Ansar.

Sebelumnya, Ketua LAM Kepri Abdul Razak meminta Pemprov Kepri membangun Gedung LAM yang lokasi nya di anjung cahaya dekat Kantor Walikota Tanjungpinang yang lama. 

Pasalnya, dikatakan Abdul Razak kondisi gedung LAM Kepri saat ini masih dalam kondisi pinjam.

"Gedung LAM Kepri di Dompak saat ini digunakan untuk Kantor Dinas Kebudayaan. Untuk itu Pak Gubernur, kite minta agar dibangun gedung baru untuk LAM yang letaknya di Anjung Cahaya," pinta Abdul Razak. 
 
Menurut Abdul Razak, pihak walikota Tanjungpinang saat ini sudah mendukung penuh tentang lokasi di Anjung Cahaya untuk tempat dibangunnya Gedung LAM Kepri.

Redaksi


Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Sejalan dengan peraturan Pemerintah Pusat yang resmi melarang pelaksanaan mudik pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang. Pemerintah Provinsi Kepri juga melarang masyarakat untuk mudik antar Provinsi. Baik itu arus keluar dan masuk Provinsi Kepri pada tanggal tersebut.

"Mudik antarprovinsi seperti dari Provinsi Kepri ke Provinsi Riau atau sebaliknya tidak diperbolehkan," tegas Arif Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Jum'at (16/4).

Hal ini lanjut Arif, mengingat selama periode tersebut seluruh moda transportasi baik darat, laut, maupun udara tidak diperkenankan beroperasi. 

"Kecuali ada keperluan mendesak, semisal perjalanan dinas, orang tua meninggal/sakit, dan ibu hamil," ungkap Arif.

Itupun lanjut Arif harus dengan melengkapi surat-surat dan izin dari pihak terkait.

"Aturan ini dilakukan guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 antar daerah selama masa mudik lebaran 1442 Hijriah/2021 Masehi." tegas Arif kembali.

Redaksi



Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Pemerintah Provinsi Kepri akhirnya mengizinkan masyarakat Provinsi Kepri untuk melaksanakan mudik antar pulau-pulau, antar kabupaten kota se Provinsi Kepri pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Jum'at (16/4), dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Senin (19/4-2021).

"Untuk mudik lokal atau antar daerah se Provinsi Kepri masih kita izinkan tetap dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19," ungkap Arif.

Dikatakan Arif, pihaknya telah membuat keputusan berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama satgas Covid-19, forkopimda, dan bupati/wali kota se-Provinsi Kepri.

"Sehingga kapal-kapal antarpulau yang menjadi angkutan umum masyarakat tetap beroperasi selama mudik Lebaran," ungkap Arif.

Arif memastikan agar surat edaran resminya segera diterbitkan.Namun begitu, lanjut Arif masyarakat yang akan mudik menggunakan transportasi laut antarkabupaten/kota, wajib menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil tes swab antigen atau GeNose. 

"Masyarakat yang akan berangkat wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dengan swab antigen atau G-Nose," jelas Arif.

Hal ini dilakukan, lanjut Arif guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang selama dalam perjalanan mudik.

Selain itu,lanjut Arif masyarakat yang akan mudik juga wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

"Kalau sudah tes Covid-19 dan patuh protokol kesehatan, insyaallah perjalanan mudik di tengah pandemi ini bakal aman dan sehat," ujar Arif.

Redaksi




Korban Lakalantas Tewas.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Batam kembali memakan korban, kali ini seorang pengendara wanita berinisial, WY tewas di tempat ketika dirinya melintas di jalan umum Orchard Boulevard tepatnya di simpang lampu merah, Hotel Kaliban, Batam Center, Minggu (18/4/2021) siang.

Diketahui, dalam kecelakaan kali ini melibatkan 4 unit kendaraan roda empat dan 3 unit sepeda motor yang bertabrakan secara bersamaan.

Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevany menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut bermula ketika mobil Nissan X-trail BP 1064 C (Plat Merah) dikendarai MH datang dari arah PT Sincom melewati jalan umum Orchard Boulevard menuju ke arah Tunas 2.

"Sesampainya, di depan ruko Grand Niaga Mas menabrak bagian belakang sepeda motor Honda Beat warna hitam yang dikendarai oleh WY," ujarnya

Kemudian, setelah menabrak bagian belakang sepeda motor itu, mobil Nissan X-trail banting stir ke kanan menyebrang ke sisi jalan dan menabrak kendaraan Suzuki Baleno warna putih yang dikemudikan oleh AR.

"Tak cukup sampai disitu saja, Suzuki Baleno warna putih yang dikemudikan oleh AR, mengenai mobil Suzuki Pick up warna putih yang dikemudikan BE dan sepeda motor Honda beat warna hitam yang dikendarai Y, sepeda motor Honda beat BP warna putih dikendarai E dan mobil Suzuki Ertiga warna abu-abu yang dikemudikan SH," jelasnya.

Saat ini pihak Satlantas Polresta Barelang tengah melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. "Kita masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut," pungkasnya.

(Redaksi/Exp)



Tersangka Rustam Efendi Digiring ke Rutan

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Tersangka dugaan pungutan liar proses penerbitan SPJK, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi, dipindahkan penyidik Kejaksaan Negeri Batam ke Rutan Tipikor di Tanjungpinang, Senin (19/4/2020) sekitar 09.30 Wib.

Rustam Efendi, sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (8/4/2021) lalu, Rustam ditahan di rumah tahanan Polsek Batam Kota. Sebelum dipindahkan, Rustam Efendi, sempat menjalani swab test. 
"Hasilnya negatif," kata Jaksa Kejaksaan Negeri Batam, Dedi Simatupang.

Saat dipindahkan, Rustam mengenakan kemeja lengan pendek warna merah dibalut rompi merah bertuliskan "Tahanan Kejaksaan Negeri Batam" dipadu celana panjang biru.

Rustam digiring masuk ke dalam mobil Toyota Inova warna silver dengan nomor polisi BP 1725 JP. Pemindahan Rustam dikawal oleh empat orang petugas dari kejaksaan dan dua orang anggota Polsek Batam Kota.

"Ya, hari ini tersangka kita pindahkan ke rumah tahanan Tipikor di Tanjungpinang. Jadi sudah tidak kita titipkan lagi di sini," kata Dedi.

Kapolsek Batam Kota AKP Nindya Astuty mengatakan, selama dititipkan di rutan Polsek Batam Kota, Rustam dalam keadaan baik. Pihaknya sudah menerima pemberitahuan pemindahan Rustam sejak beberapa hari sebelum pemindahan. "Iya, sudah dipindahkan," katanya.

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, telah menetapkan satu orang tersangka  tindak pidana korupsi di Dishub Kota Batam yaitu Hendriyanto.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batam Hendarsyah Yusuf Permana mengatakan, Kejari Batam telah menetapkan satu orang tersangka dalam dugaan tipikor pengurusan rekomendasi penetapan jenis dan fungsi kendaraan bermotor pada Dinas Perhubungan Kota Batam.

“Tersangka merupakan oknum Dishub Kota Batam Inisial H menjabat Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Batam,” ujar Hendarsyah, Rabu (17/3/2021).

(Redaksi/Exp)


Foto Bersama

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka memperingati HUT ke 7 tahun masa dinas di TNI AD Leting Fortinamy TNI AD 2014 Gelombang 1 Batalyon Komposit 1 Gardapati melakukan aksi sosial dengan cara membagi masker dan sembako di Pondok Pesantren Nurul Jannah Desa Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur, Minggu (18/04/2021).

Bantuan yang diberikan Leting Fortinamy TNI AD 2014 Gelombang 1 Batalyon Komposit 1 Gardapati ini, merupakan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak Virus Corona (Covid-19).

Anggota Batalyon Komposit 1 Gardapati, Pratu Zulfikar menyampaikan, pembagian sembako berupa beras, indomie, minyak goreng dan lainnya kepada para santri dan santriwati di pesantren Nurul Jannah Natuna.

"Semoga teman-teman terbuka pintu hatinya untuk memberi dan saling berbagi. Sebab di sekitar kita masih banyak yang sangat membutuhkan," ujarnya. 

“Mari kita dukung dan patuhi protokol kesehatan dari arahan Pemerintah, TNI/Polri, semoga wabah ini ini cepat berakhir dan kita bisa beraktivitas seperti sedia kala," paparnya. 

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.