Foto Dispen Lantamal IV Tanjungpinang
TANJUNG UBAN KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Wadanlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Marinir Gatot Mardiyono,S.H., hadiri acara Penutupan Latihan PeperanganRanjau Tahun 2020 di Gedung Serba Guna (GSG) Fasharkan Komplek Koarmada I Mentigi Tanjung Uban Bintan Kepulauan Riau, Senin pagi (07/9/2020).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Komando Armada  (Kas Koarmada) I Laksamana Pertama TNI Bambang Erwanto, M.Tr (Han)., yang dihadiri oleh peserta latihan, pendukung latihan dan Pengendali Latihan.

Kas Armada I dalam sambutannya membacakan sambutan tertulisnya Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., mengatakan, tujuan dari latihan peperangan ranjau ini adalah untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme Prajurit Koarmada I, sehingga mampu melaksanakan tugas yang semakin kompleks.

“Proses latihan hendaknya dijadikan introspeksi kepada diri sendiri tentang kompetensi dan skil yang dimiliki, misalnya Komandan KRI mereview apakah sudah cukup membina kemampuan Prajurit KRI, dan sebagai Komandan Satuan apakah pembinaannya sudah sesuai dengan indikator, sehingga diharapkan menambah wawasan, pengetahuan dan profesionalisme,” pungkasnya.

Pernyataan Penutupan Latihan Peperangan Ranjau Tahun 2020 ditandai dengan pengetukan palu sebanyak tiga kali oleh Kas Koarmada I, dengan ditandai pengetukan palu maka latihan dinyatakan selesai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo, S.E., Kafasharkan Mentigi Kolonel Laut (T) Suharto, Danstran Koarmada I, Dansatkat Koarmada I, Dantrol Lantamal IV Letkol Laut (P) Arif Prasetyo, S.E., Para DanKRI yang mengikuti latihan.

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang


Sinartha Sembiring (Baju Merah) Didamping Kuasa Hukumnya Manner Lubis dan Roger Morrow Sirumapea.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sinartha Sembiring (Konsumen) didampingi istrinya dan kuasa hukum nya Manner Lubis, S.H dan Roger Morrow Sirumapea, S.H, terlihat 'Kesal' terhadap PT. Buana Cipta Propertindo (PT. BCP). Pasalnya ia membeli satu unit ruko di Buana Central Park, Cluster Miniapolis No. 031, Type 36/96, yang ditawarkan oleh PT. BCP tak kunjung selesai sejak penandatangan formulir pembelian satu unit ruko. Sementara Sinartha Sembiring sudah melakukan pembayaran sampai 14 bulan.

Kata Sinartha Sembiring, tadi, tahun 2019 akhir, ruko yang ia beli, itu udah harus ditempatinya. Karena mereka (PT. BCP) berjanji bulan 6 tahun 2019 sudah terima kunci dan bisa ditempati. Nah, sekarang, karena takut permasalahn ini merembes kemana-mana, yang diselesaikan hanya satu ruko saja. Ruko yang dibeli kakak. Yang lain belum selesai.

"Begitulah trik mereka (PT. BCP) mengelabui konsumen nya. Jangankan terima kunci, paku saja belum nancap saat itu. Padahal uang udah saya bayarkan selama 11 bulan," ujar Sinartha Sembiring bersama istrinya, Senin (7/9-2020).

Jadi pernah kusampaikan kepada pihak PT. BCP, lanjut istri Sinartha Sembiring, sekarang keuangan lagi susah. Karena bayar kontrakan harus 2 tahun, supaya uangnya dikembalikan. Terus dijawab dan diajari marketingnya (Pak Subur), dibilangnya, nanti kalau digantikan ke Cluester Miniapolis (Perumahan) dikeluarkan uang Rp 79 juta. Daripada ibu ambil uang nya cuma dapat Rp 40 juta, dari Rp102 juta.

Kemudian diminta lagi uang boocking fee nya perumahan Rp 2 juta. Dan kwitansi yang diberikan ke kami ternyata tidak ditandatangani. Namun dijelaskan oleh pihak HRD PT.BCP (Rema), pemindahan ruko ke perumahan sudah sah.

"Uang saya 2 juta itu tidak dikembalikan lagi. Dan yang 79 juta tidak ada saya terima. Jadi kayak macam permainan mereka. Kami tanya, kalau batal uang kami dipotong 5% dari harga jual Rp 680 juta. Sementara pada saat di pengadilan, HRD PT.BCP mengatakan 5% dari uang saya yang telah saya setorkan. Kalau dipotong 5% dari uang yang masuk, mana mungkin saya menolaknya. Karena saya juga paham marketing juga dapat fee. Kan nampak marketing mereka PT.BCP berbohong. Saya mau uang saya dipotong 5%. Namun katanya, itu tak ada," ujarnya kesal.

"Saya berharap uang saya dikembalikan oleh PT. BCP semua," ujar istri Sinartha Sembiring kembali.

Dilanjutkan kuasa hukum Sinartha Sembiring. Manner Lubis mengatakan, sebelum ditandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) pihak PT. BCP itu tidak ada mengikuti peraturan, dan itu udah ia sampaikan dalam surat somasi yang ia ajukan ke PT. Buana Cipta Propertindo.

"Jadi kami menduga atau berkesimpulan bahwa proses PPJB itu, tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Tuntutan kita, uang klien kami dikembalikan semua. Karena aturan hukum tidak dipenuhi dalam proses PPJB," kata Manner Lubis.

Jadi tegasnya, surat-surat dokumen lahan yang dipegang oleh pihak PT. BCP, tidak pernah diperlihatkan sampai sekarang. Kita sudah mengajukan somasi sebanyak tiga kali. Dan sudah pernah dibalas pengacaranya, dia (Pengacara) nya mengatakan, bahwa perjanjian itu sah.

"Dan sekarang yang kita permasalahkan adalah, dia tidak memperlihatkan dokumen-dokumen kepemilikan lahanya pada saat PPJB. Dan sebelum PPJB, satu pun dokumen tidak bisa diperlihatkan, hanya menerangkan bahwa lahan yang dibangun ruko itu memiliki WTO. Tapi WTO dan faktur-fakturnya tidak pernah diperlihatkan," ungkapnya.

Jadi ada pedoman dalam hal PPJB, ungkapnya, dan itu udah disampaikan nya dalam surat somasi yang ia ajukan. Bahwa ada peraturan-peraturan disana, seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan Dan Kawasan Pemukiman, 2. Penjelasan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan Dan Kawasan Pemukiman, 3. Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 09/KPTS/M/1995 tentang Pedoman Pengikatan Jual Beli Rumah.

"Jadi kami bukan mempersoalkan setelah terjadinya PPJB. PPJB nya tidak sah," kata Manner Lubis.

Dan andai kata, kata Manner Lubis, pihaknya akan menggugat nanti, dan yang akan digugat nanti adalah kebatalan perjanjian pengikatan jual beli. "Tapi itu nanti, setelah mendapatkan hasil jawaban dari PT. BCP," ungkapnya.


Alfred


Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam. (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang mencatat jumlah pasien COVID-19 di ibu kota Kepulauan Riau itu melonjak hingga 242 orang setelah bertambah 68 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Jumat (04/08), mengatakan, 66 dari 68 orang merupakan tenaga kesehatan dan keluarganya.

"Kami masih harus tes usap (swab) terhadap sekitar 500 orang, yang kontak erat dengan pasien positif COVID-19," ujarnya.

Rustam mengatakan dari 242 orang total pasien COVID-19, 59 orang di antaranya bergejala, sedangkan 183 orang tanpa gejala.

"Jumlah pasien COVID-19 yang bergejala bertambah enam orang sehingga menjadi 59 orang, sedangkan yang tanpa gejala bertambah 62 orang sehingga menjadi 183 orang," katanya.

Sementara berdasarkan riwayat pasien COVID-19, Rustam menjelaskan penambahan 68 orang disebabkan kontak erat pasien COVID-19 sehingga menjadi 165 orang.

Jumlah kasus penularan COVID-19 yang disebabkan dari daerah lain tetap 65 orang. Pasien yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 tetap 12 orang, tidak ada penambahan pada hari ini.

"Jumlah pasien yang sembuh 136 orang, tidak ada penambahan," ucapnya.

Rustam mengemukakan sebanyak 20 orang pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit, sementara yang menjalani karantina mandiri 69 orang, dan karantina terpadu 10 orang.

"Pasien yang meninggal dunia tujuh orang," katanya.


Red/Diskominfo Kepri


Kepala Dinas ESDM Kepri Hendri Kurniadi. (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Energi Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Riau meminta PLN Batam tingkatkan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi COVID-19.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Kepri Hendri Kurniadi, di Tanjungpinang, Jumat (04/08), mengatakan, PLN Batam harus lebih peka terhadap kebutuhan publik di masa pandemi COVID-19.

Contohnya, pemberian diskon dan gratis biaya listrik untuk masyarakat tertentu seharusnya segera direalisasikan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Bahkan tanpa instruksi presiden pun pihak PLN dapat memberi diskon berdasarkan peraturan Gubernur Kepri terkait mekanisme penurunan tarif.

Bahkan Dinas ESDM Kepri pernah menegur PLN Batam agar segera merealisasikan instruksi presiden untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak pandemi COVID-19.

Kebijakan tersebut, menurut dia tidak membutuhkan keputusan gubernur, karena sudah ada peraturan gubernur yang mengatur persoalan itu.

"Bahkan tanpa peraturan gubernur pun dapat dilakukan PLN Batam berdasarkan kemampuannya. Perubahan tarif bisa saja bisa dilakukan bukan oleh keputusan gubernur, melainkan juga kemampuan PT PLN, yang sampai saat ini tidak beretikad menyampaikan kemampuan mereka," ujarnya.

Selain gratis dan potongan tarif listrik,  Hendri juga mengingatkan PT PLN untuk segera memberikan stimulus kepada kelompok pengusaha. Kebijakan itu sudah dilaksanakan PLN pusat, yang seharusnya segera diikuti oleh PLN Batam.

"Kebijakan tersebut baru dilakukan setelah kami menegurnya. Inisiatif dan kerja cepat dibutuhkan untuk membantu para pengusaha yang sekarang mengalami kesulitan," katanya.

Sumber: Diskominfo Kepri


Foto Bersama Usai Peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula IPHI. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr. H.Aunur Rafiq, S.Sos, M.si menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung Aula Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), kegiatan tersebut berlangsung tepatnya di jalan parit muda Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Minggu (6/9/2020).

Bupati Karimun mengatakan, setelah dilakukan peletakan batu pertama gedung Aula IPHI ini berdasarkan pengajuan dari pengurus IPHI yang insyaallah dari pemerintah daerah akan mengakomodir pembangunan pada tahun 2021 mendatang .

"Pembangunan gedung Aula IPHI ini, sudah diusulkan dengan anggaran 1,8 milyar melalui anggaran APBD 2021. Dan gedung Aula IPHI yang di bangun, diharapkan bisa di manfaatkan oleh orang tua kita alim ulama dan seluruh masyarakat Kundur," ujarnya.

Di kesempatan itu Bupati Karimun H. Aunur Rafiq juga berpesan terkait Covid-19 kepada seluruh masyarakat Kundur untuk tetap mematuhi anjuran protokol kesehatan dengan mencuci tangan.

"Gunakan masker saat keluar dan tetap menjaga jarak. Karimun untuk saat ini kondisinya sudah cukup baik," kata Rafiq.


Ahmad Yahya


Foto Bersama Mahasiswa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Kelompok organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung plus yakni HMI, GMKI, GMNI, KAMMI, IMM, dan HIMAPERSIS melakukan aksi deklarasi dengan mengangkat tema Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan Siap Kawal Pilkada Kepri 2020, di gedung Gonggong, Jumat (4/9-2020).

Hendri, Ketua Umum HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan mengatakan, adapun pada kesempatan ini yang pertama sekali tentunya, sikap Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan berkomitmen secara bersama untuk mengawal jalannya Pilkada Serentak 2020 di Kepri.

"Yang mana untuk lebih jelasnya itu tertuang pada pernyataan sikap kami yang ditandatangani oleh Ketua Umum dari masing-masing organ yang tergabung dalam gerakan ini," kata Hendri.

Selanjutnya, kata Hendri, disini ia juga berharap untuk seluruh unsur yang terlibat di dalam Pilakada serentak kali ini untuk selalu mengedepankan profesionalitas, baik itu dari penyelenggara maupun peserta yang saat ini berkontestasi. Untuk penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu melakukan apa yang menjadi tupoksinya sebaga penyelenggara dan untuk peserta yang saat ini.

"Berkontestasi bertindaklah sesuai pada ketentuan yang ada dengan mentaati peraturan-peraturan yang telah ditetapkan baik itu UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu serta PKPU-PKPU yang saat ini diberlakukan.
Saya rasa dengan demikian InshaAllah Pilakada Serentak ini akan berjalan sesuai dengan harapan kita bersama," ujarnya.

Dilanjutkan Paulus Ketua GMKI Cabang Tanjungpinang-Bintan, ia juga meminta penyelengara pemilu untuk menjamin pelaksanaan pilkada Kepri ini aman dari penyebaran virus covid19 dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada Kepri 2020 ini.

"Adapun agenda kami selanjutnya dari hasil perbincangan bersama rekan-rekan yang tergabung dalam gerakan adalah penyerahan pernyataan sikap dari Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan kepada KPU Provinsi dan Bawaslu Provinsi Kepri dilanjutkan dengan diskusi  bersama KPU dan BAWASLU jika diberikan kesempatan," ucap Paulus.


Redaksi


Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Berdoa Sebelum Mendaftar ke KPU Kepri. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Berpakaian seragam sama merah putih. Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo dan Iman Sutiawan sah mendaftarkan diri ke di KPU Kepri, Jum'at (4/9/2020).

Pendaftaran ke kantor KPU Kepri tersebut, Kedua pasangan yang didampingi tim relawan dan partai pengusung PDI Perjuangan, Gerindra dan PKB. Pasangan Sinergi Kepri ini pun telah memasuki tempat pendaftaran. Sebelum masuk keruang pendaftaran, pihak KPU melalukan cek suhu tubuh kepada kedua Paslon dan pendukung.

Pantauan awak media, pihak KPU Kepri dalam menyelenggarakan pendaftaran tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan. Setiap yang hadir diwajibkan untuk mencuci tangan, di tubuh dan masker.

Dalam pendaftaran yang dilakukan Soerya-Iman. Tampak hadir juga para pengurus partai koalisi, yakni PDI-P, Gerindra, PKB dan partai Gelora, serta relawan dan pendukung Paslon SOERYA-IMAN.

Sampai saat ini, kedua Paslon ini masih mendengarkan berbagai penjelasan dari Ketua KPU Kepri, Sriwati, SE, MM.

Paslon Soerya-Iman sebelum berangkat menuju KPU Kepri. Keduanya mengikuti kegiatan bersama para partai koalisi. Tepatnya dikediaman sekretaris DPD PDI-P Kepri, Lis Darmansyah.


Redaksi


Foto Bersama Ibu Bhayangkari Daerah Kepri. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Ny. Since Aris Budiman beserta Bhayangkari Daerah Kepri melaksanakan penanaman terumbu karang dan pembersihan pantai di Pulau Dedap Kecamatan Galang Kota Batam dalam rangka memperingati HKGB ke-68 tahun 2020. Kamis (3/9/20).

"Pada hari ini dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-68, kami dari Bhayangkari Daerah Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan dengan melakukan penanaman terumbu karang, bersih-bersih pantai dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan disekitarnya khusunya masyarakat yang berada disini". ujar Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Ny. Since Aris Budiman.

Kemudian, lanjutnya, untuk kedepannya Bhayangkari Daerah Kepri akan terus merencanakan dan melaksanakan kegiatan serupa yakni Bakti Lingkungan ditempat-tempat lainnya yang ada di Kepri, tentunya dengan kondisi saat ini masyarakat dapat peduli, dalam menjaga keseimbangan habitat yang ada di pesisir Pulau.

Hadir dalam kegiatan Bakti Lingkungan tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Ny. Since Aris Budiman, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kepri, Pengurus dan Bhayangkari Daerah Kepri, Pejabat Utama Polda kepri, Tim Selam Bhayangkari Daerah Kepri, dan Masyarakat Pulau Dedap.


Humas Polda Kepri


Paslon Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid .
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pasangan Calon Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid yang Partai PDI Perjuangan, Gerindra dan PKB mendaftarkan diri ke KPU Kota Batam, Jum’at (4/9).

Pendaftaran ke KPU Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid didampingi oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto, Anggota DPRD Kota Batam, Putra Yustisi Respaty, Calon Wakil Gubernur Kepri, Iman Sutiawan, serta partai pengusung dari PDI Perjuangan, Gerindra dan PKB.

Calon Walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, Alhamdulillah hari ini pihaknya telah melaksanakan kewajiban sebagai bagian dari persyaratan menjadi calon pasangan di Pilkada Kota Batam bulan Desember mendatang.

“Ucap syukur kepada Allah bahwa proses ini berjalan dengan lancar semuanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Lukita.

Kemudian, ia mengucapkan terima kasih kepada KPU dan Bawaslu yang telah melaksanakan proses ini dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tentu harapan kami ini adalah langkah awal menuju kepada proses pemilihan kota Batam yang jujur, adil, langsung, umum dan bebas rahasia.

"Kita berharap di dalam pemilihan kota Batam ini kita masyarakat dapat memilih pemimpin yang terbaik bagi kota Batam untuk 5 tahun kedepan. Kita semua menginginkan perubahan Batam yang kita cintai menjadi lebih baik lagi, maju dan sejahtera. Mudah mudahan Allah meridhoi langkah kami di dalam niat kami untuk memajukan kemaslahatan kota batam menjadi lebih baik lagi,” ujar Lukita.

Selain itu, Lukita juga mengucapkan terima kasih kepada partai pengusung koalisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerakan Indonesia Raya dan PKB.

"Saya Lukita dan Abdul Basyid akan maju di dalam pemilihan kota Batam. Visi misi saya menginginkan ada perubahan di kota Batam, jadi melakukan perubahan untuk mewujudkan Batam bahagia mendunia berlandaskan gotong royong. Itu semua tidak bisa dilakukan sendiri, ini bisa dilakukan kalau semua masyarakat kota batam bersama sama bergotong royong untuk membangun kota batam yang di cintai,” ungkap Lukita.

Sementara itu, lanjutnya, untuk membangun Kota Batam ada 3 pro, 10 gerakan batam hebat dan 25 program luar biasa yang harus kita lakukan.

“Tiga pro yakni kami akan melakukan langkah langkah ini dengan pro rakyat, pro kerja dan pro sejahtera. Kemudian 10 gerakan yakni Batam berdikari, Batam sehat, Batam cerdas, Batam aman damai, Batam peduli, Batam Kkrja, Batam asri hijau lestari dan Batam asli,” jelas Lukita.

Harapannya, ia menginginkan pilkada ini berlangsung aman, damai. Kita kompetisi itu adalah wajar tapi kita ingin aman damai karena inilah harapan masyarakt kota batam sehingga pemimpin yang terpilih akan di dukung bersama," pungkasnya.


Redaksi


Foto Bersama Polda Kepri dengan Serikat Pekerja Kepri. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Focus Group Discusion yang dilaksanakan bersama dengan Serikat Pekerja PC. SPSI, Korwil SPMI, Korwil SBSI, Korwil SPN mengangkat tema "Mengantisipasi Paham Terorisme, Separatisme Dan Ideologi Anti Pancasila di Provinsi Kepri". Kegiatan di gelar pada Kamis (3/9/20), bertempat di Aula PIH Batam Center, Kota Batam.

"Para peserta yang terdiri dari 72 orang merupakan pengurus dan anggota serikat pekerja  yang ada di Provinsi Kepri berdiskusi bersama dengan Narasumber dari Kaban Kesbangpol Provinsi Kepri Dr. Ir. Lamidi MM., dan Dir Intelkam Polda Kepri yang diwaikili oleh Kasi Subdit IV  Ditintelkam Polda Kepri, Kompol Edi Buce dan dipandu oleh Moderator Dr. Emi H.A., MM., Dosen Universitas Riau Kepulauan". Ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Kemudian dalam diskusi tersebut, kata Kombes Pol Harry Goldenhardt S, berbagai permasalahan tentang paham Radikalisme, Terorisme, dan Sparatisme dikupas, dari perbuatan melawan hukum dengan ancaman kekerasan didalam tahapan pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Kepri. Di bahas secara tuntas pada hari ini, jangan sampai kelompok-kelompok tersebut memanfaatkan momentum ini.

"Peran pemerintah dalam menuntaskan masalah keadilan dan kesejahteraan merupakan hal terpenting yang harus dilakukan secara bertahap. Termasuk TNI-Polri dalam hal menjaga keamanan, ketertiban serta keselamatan Masyarakat di Indonesia khususnya Provinsi Kepri," ujarnya.


Humas Polda Kepri


Perbaikan lampu jalan di Jalan DI Panjaitan, Bintan Center Tanjungpinang oleh Dinas Perkim Tanjungpinang. (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang mengklaim telah memperbaki 60 persen dari 6 ribu titik lampu jalan yang ada di Ibukota Provinsi Kepri.

Kepala Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Djasman menerangkan, pihaknya telah berupaya keras membuat jalan yang ada di Tanjungpinang terang benderang.

"Kami melakukan perbaikan siang dan malam," terangnya, Selasa (1/9), dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Djasman menerangkan pihaknya baru saja merampungkan perbaikan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) yang rusak di kawasan Jalan DI Panjaitan hingga ke arah Batu 10.

"Kami sudah punya data PJU di Tanjungpinang yang rusak. Kami juga berupaya merespon pengaduan dari warga," katanya lagi.

Djasman mengakui jika saat ini perbaikan PJU di Tanjungpinang terkendala sarana dan prasarana. Pihaknya hanya memiliki dua unit mobil truk pengganti lampu dan beberapa tenaga ahli untuk melakukan perbaikan lampu PJU tersebut.

"Harusnya dibagi per rayon di 4 kecamatan, itu pun belum bisa kami akomodir. Sekarang hanya ada satu tim mengakomodir se Tanjungpinang," tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya juga telah mengajukan anggaran sebesar Rp11 miliar ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pengajuan anggaran itu untuk melakukan penambahan titik lampu jalan di tahun 2021.

"Besaran anggaran itu hanya bisa mengakomodir 40 persen jaringan yang tersedia di wilayah Kota Tanjungpinang.


Redaksi


Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemeriksaan kesehatan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau akan dilaksanakan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

Anggota KPU Kepri Priyo Handoko, di Tanjungpinang, Selasa (01/08), mengatakan, pemeriksaan kesehatan untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur di RSBP Batam berdasarkan usulan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tahapan pemeriksaan kesehatan bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Kepri direncanakan Senin, 7 September 2020. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara bersamaan di ruangan khusus.

RSBP akan menyediakan ruang khusus di lantai enam untuk dipergunakan dalam memeriksa kesehatan seluruh kandidat pilkada.

"Soal pertimbangan mengapa dipilih RSBP itu sepenuhnya otoritas dari IDI," katanya.

Secara teknis IDI lebih memahami kondisi rumah sakit, baik fasilitas kesehatan maupun tim medis. Rekomendasi RSBP untuk pemeriksaan kesehatan kandidat pilkada juga setelah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Himpunan Psikologi Indonesia,
(HIMPSI)

"Penetapan RSBP tentu memperhatikan ketersediaan SDM medis yang memenuhi syarat, perlengkapan atau peralatan kedokteran yang dibutuhkan, dan kelayakan ruangan untuk pemeriksaan," ujarnya.

Priyo juga mengingatkan seluruh bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri untuk menjaga kesehatan menjelang pemeriksaan kesehatan.


Sumber: Diskominfo Kepri


Kuasa Hukum Keluarga Korban, Mustari dan Nofita Putri Manik
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kuasa Hukum keluarga korban pembunuhan, Erwin Darwis, ABK Kapal Taugboat TB ASL Pelican di kawasan PT WWE, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam. Mustari dan Nofita Putri Manik
mengatakan, saat rekontruksi yang di gelar Polsek Batu Ampar, ada 24 adegan.

Kata Mustari, sebelum menghabisi nyawa korban, pelaku (tersangka) Patanduk Tedengan terlebih dahulu pergi keluar dari kapal bersama rekanya-rekanya, pergi ke pujasera sekitaran nagoya. Kemudian tersangka balik ke kapal dan sudah tercium bau minuman keras (Miras). Dan disitulah mulai cek-cok mulut antar tersangka dan korban.

"24 adegan tadi diperagakan. Dan dari reka ulang tadi, pelaku sudah punya niat untuk menghabisi nyawa korban. Sebab, pada saat cekcok mulut antara pelaku dan korban, sempat dilerai oleh saksi Rahman. Namun tidak berselang lama, pelaku pergi mengambil pisau di dapur dan langsung menghabisi nyawa korban," kata Mustari saat ditemui di Bilangan Batam Center, Selasa (1/9/2020) sore.

Lanjut Mustari, berdasarkan hasil rekonstruksi menunjukan pembunuhan berencana. Karena pada saat pelaku bersama rekannya keluar dari kapal untuk minum minuman keras, korban tidak ikut dan tetap berada di kapal.

"Saya tegaskan sekali lagi, korban tidak ikut pada saat pelaku dan kawan-kawannya keluar untuk minum minuman keras. Ini menunjukan pembunuhan tersebut telah direncanakan sebelumnya," ujarnya.

Saat Mengikuti Adegan Rekontruksi Pembunuhan Erwin Darwis.
Dijelaskannya, pembunuhan terhadap korban sudah sangat jelas unsur perencanaan. Hal itu tergambar dari 24 adegan yang diperagakan oleh pelaku saat menghabisi nyawa korban.

Mustari menuturkan, selain memperagakan adegan pembunuhan korban, pelaku juga sempat membuang barang bukti pisau yang digunakan untuk menikam atau menusuk korban.

"Jadi unsur pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana sudah jelas terpenuhi. Ditambah dengan keterangan saksi yang melihat secara langsung kejadian itu," tegasnya.

Mustari menegaskan, korban Erwin Darwis merenggang nyawa usai dihujani dengan 9 tusukan ke bagian dada. Atas perbuatannya, sebut dia, pihak penyidik kepolisian menjerat pelaku dengan pasal 340 KUHP juncto pasal 338 juncto pasal 351 ayat (3) KUHP.

Atas kejadian ini, lanjutnya, pihak keluarga korban Erwin Darwis meminta agar pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Di beritakan sebelumnya, seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Taugboat TB ASL Pelican tewas usai ditusuk oleh rekannya sendiri. Kejadian ini berlangsung di Kawasan PT WEE, Tanjung Sengkuang, Batuampar, Kota Batam, Sabtu (1/8/2020) lalu.

Korban yang tewas bernama Erwin Darwis. Ia merupakan seorang pelaut asal Kombong, Desa Kurrusumanga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ia bekerja sebagai Chief Officer Kapal Tugboat TB ASL Pelican.

Semantara pelaku bernama Patanduk Tedengan merupakan 2nd engineer dan rekan kerja korban di kapal tersebut.

Peristiwa naas ini bermula saat pelaku bersama sejumlah rekannya baru pulang dalam keadaan mabuk usai menenggak minum keras (Miras).

Begitu tiba di kapal, korban yang saat itu sudah tidur mengingatkan kepada pelaku agar ribut. Namun, teguran tersebut tak diterima dengan baik oleh pelaku.

Pelaku yang ditegur bukannya terima, namun langsung mengambil sebilah pisau dan menusuk korban ke bagian dada sebanyak 9 kali. Korban yang mengalami luka serius akhirnya meninggal dunia.


Alfred


Foto Bersama Ketua DPRD Kota Batam Dengan Kepala PMI Beserta Stafnya.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Minimnya anggaran dan perhatian dari Pemerintah Daerah guna menunjang operasional Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, membuat tempat yang menyuplai berbagai jenis golongan darah terancam tutup.

Disampaikan Ketua DPRD Batam Nuryanto, SH, MH saat menerima Audensi Pengurus PMI Kota Batam, diruang rapat Pimpinan, Senin (31/8/2020). Nuryanto mengaku sangat malu dan 'tersentil'. Mengingat peran dari PMI ini sangat besar dan strategis dalam penyelamatan jiwa masyarakat di Kota Batam.

Namun kenyataannya, dalam proses operasionalnya malah minim anggaran dan nyaris tidak mendapatkan anggaran.“Saya selaku, pimpinan DPRD dan bagian dari unsur Pemerintah Daerah sangat malu. Karena perannya sekaligus supportnya dalam membantu PMI ini sangat minim. Justru dikala masyarakat daerah lain berbondong-bondong memberikan perhatian atas keberadaan PMI, justru di Batam malah kurang, ”jelasnya.

Nuryanto bersama dewan laiinya berkomitmen dan berkomitmen untuk membantu dan mengakomodir aspirasi yang disampaikan oleh Pengurus PMI Kota Batam.

DPRD Kota Batam merupakan lembaga yang bisa menganggarkan hal tersebut termaktup dalam fungsi dewan. Pihaknya juga akan mengajak duduk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah untuk membicarakan hal tersebut.

“Nantinya kita akan duduk bareng bersama Pemerintah Daerah, agar kegiatan operasional penyelenggaraan dan kegiatan oleh PMI Batam bisa berjalan dengan baik dan maksimal,” terangnya.

Ditempat yang sama Ketua PMI Kota Batam, Sri Sudarsono menyampaikan kebutuhan total dana operasional dalam mencapai Rp2,5 Miliar membuat PMI Batam 'Ngos-ngosan' dan terancam 'gulung tikar' karena perhatian dari pemerintah tidak ada dan nyaris diabaikan.

“Dalam cat, setidaknya PMI Kota Batam membutuhkan dana untuk operasional mencapai Rp2,5 Miliar. Dimana dari jumlah tersebut terbagi dua. Yakni untuk Bank Darah dan memenuhi kinerja di PMI Batam sendiri, ”jelas Sri Soedarsono saat Audensi dengan Ketua DPRD Kota Batam.

Pihaknya juga menambahkan, PMI Kota Batam sudah berdiri sejak 32 tahun silam belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerahnya masing-masing. Baik dari Provinsi aupun Kota dan Kabupaten.

“Selama kita berdiri sejak 32 tahun, PMI Batam belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah. Baik dari Kota maupun Provinsi Kepri. Untuk itu, kami berpengalaman untuk menyampaikan aspirasi kami kepada Ketua DPRD Batam agar kiranya bisa diperjuangkan, ”jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah kiranya bisa membina baru dari seluruh personel PMI di Batam. Sehingga proses pelayanan bisa lebih maksimal.

“Harapan terbesar kami adalah, apa yang kami sampaikan disini bisa didengarkan langsung oleh Pemerintah Daerah. Sehingga semangat teman-teman yang sebelumnya 'kembang-kempis' (gajinya) bisa kembali lagi, ”katanya.

Redaksi



Foto Bersama Tim Garis Isdianto. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Euforia masyarakat jelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) semakin meriah seiring kian dekatnya waktu pendaftaran Pasangan Calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terbaru, sejumlah warga Kota Batam yang tergabung dalam Garda Isdianto atau GARIS turut serta meramaikan pesta Demokrasi di Bumi Segantang Lada.

Polman Sitompul, Koordinator GARIS mengatakan bahwa gerakan relawan yang diinisiasinya merupakan gerakan sosial yang melibatkan mayoritas anggotanya kelompok menengah kebawah. Menurut Polman, gerakan yang dibidaninya ini semata-mata bentuk dukungan kaum buruh lepas kota kepada Paslon Isdianto-Suryani.

"Jadi kami ini kelompok masyarakat kelas menengah kebawah yang sengaja kita organisir untuk mendukung pak Isdianto dan Ibu Suryani. Rata-rata yang tergabung ini bekerja sebagai pengumpul besi bekas, rongsokan hingga sampah daur ulang," terang Polman saat dijumpai di Markas Besar GARIS, di kawasan Sungai Panas, Kota Batam, Senin (31/08).

Lebih lanjut, Polman menjelaskan alasannya mendukung Paslon INSANI di Pilkada Kepri Desember mendatang. Dukungan tersebut lantaran figur Isdianto yang murah hati dan berasal dari masyarakat kelas bawah seperti masyarkat kebanyakan.

"Pak Isdianto yang kita kenal adalah sosok yang murah hati, berasal dari keluarga sederhana. Anak petani karet kalau tidak salah. Makanya kita berharap kedepan Pak Isdianto dapat kembali memimpin Kepri sehingga bisa kita yang berasal dari kelas bawah ini bisa lebih diperhatikan," katanya lagi.

GARIS juga, lanjut Polman, terus bergerak ke masyarakat dalam rangka memenangkan Paslon INSANI menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan 9 Desember.

"Insya Allah kami ikhlas, kerja keras untuk berjuang memenangkan pak Isdianto. GARIS sendiri sudah terbentuk sejak bulan Januari dan sekarang kita sudah ada tim 100an orang. Insya allah dalam waktu dekat kita road show ke rumah-rumah untuk mengenalkan dan mengajak memilih INSANI," jelasnya.

Polman mengaku termotivasi mendukung INSANI karena selama menjabat baik Wagub, Plt hingga Gubernur banyak pembangunan positif yang dirasakan masyarakat.

"Kami berharap bisa ikut serta dalam pembangunan di Kepri. Kami juga ingin pak Isdianto melanjutkan kepemimpinanya karena bagi saya warga Batam selama beliau memimpin sangat terasa pembangunan, saya sangat berterimakasih atas apa yang telah dilakukan selama kepemimpinan beliau," tandasnya.


Redaksi


Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri menghimbau masyarakat Provinsi Kepri untuk dapat terus waspada dan mengantisipasi penyebaran pandemi covid19 yang masih terus meningkat saat ini.

Selain terus menerapkan disiplin akan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, juga disiplin dalam menjalankan isolasi dan karantina mandiri di rumah bagi pasien dan keluarga pasien Covid 19.

Hal ini disampaikan Ketua Komite PPI RSUD Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri yang juga Survieor Kars dr.Dyah Marianingrum,Sp.PA di Tanjungpinang, Jumat (28/8).

Menurut dr.Dyah ada beberapa tips aman melakukan isolasi mandiri di rumah, jika ada anggota keluarga yang tertular pandemi covid 19. Pertama, Tempatkan pasien covid 19 di dalam ruangantersendiri yang memiliki ventilasi yang baik (memiliki pintu dan jendela yang terbuka).

"Kedua, batasi pergerakan pasien dan minimalkan berbagi ruangan yang sama dengan pasien covid 19. Jika ada ruangan yang menggunakan ruangan bersama seperti dapur dan kamar mandi pastikan ruangan tersebut memiliki ventilasi yang baik," tegas dr.Dyah.

Ketiga, lanjut dr Dyah, anggota keluarga lain tidur dikamar yang berbeda dan jika tidak memungkinkan maka jaga jarak minimal satu meter dari pasien dan tidur dikasur yang berbeda.

"Selanjutnya , batasi jumlah yang merawat pasien. Idealnya satu orang dan pastikan orang tersebut dalam keadaan sehat dan segera bersihkan tangan dengan sabun air atau pembersih yang berbahan alkohol ketika setelah kontak dengan pasien atau lingkungan sebelum dan selama atau setelah menyiapkan makanan dan menggunakan toilet," jelas dr.Dyah.

Dan untuk pasien dan orang yang memberikan perawatan, dr Dyah mengatakan wajib menggunakan masker bedah termasuk ketika berada di ruangan yang sama jangan langsung menyentuh masker selama menggunakan serta jika selesai buang masker dan diikuti dengan langsung mencuci tangan.

"Gunakan sarung tangan dan masker bedah jika harus memberika perawatan mulut atausaluran nafas dan ketika kontak dengan darah,tinja, air kencing atau cairan tubuh lainnya seperti ludah, dahak, muntahdan lain-lain setelah itu segera cuci tangan," tegas dr.Dyah.

Juga yang paling penting pisahkan alat makan untuk pasien cuci dengan sabun dan air hangat setelah dipakai agar dapat dipergunakan kembali.Dan bersihkan permukaan yang sering disentuh pasien seperti toilet dan kamar mandi secara teratur menggunakan sabun atau deterjen dengan suhu air 60 sampai 90 derajat celcius setaradengan  satu bagian pemutih dan 9 bagian air.

"Gunakan handuk dan seprai khusus untuk pasien dan cuci menggunakan sabun cuci atau dengan mesin cuci dengan menggunakan sabun atau deterjen dengan suhu air 60 sampai 90 derajat celcius dan dikeringkan ditempat khusus.Dan terus menggunakan masker dan sarung tangan saat mencuci  dan selalu cuci tangan sebelum dan setelah menggunakan sarung tangan," tambah dr Dyah lagi.

Dan untuk sarung tangan, masker dan bahanbahan sisa lainnya selama perawatan harus dibuang ditempat sampah didalam ruangan pasieb kemudian ditutup rapat sebelum dibuang sebagai kotoran infeksius. Hindari kontak dengan barangbarang terkontaminasi lainnya seperti sikat gigi dan alat makan minum, handuk,pakaian dan seprei. Juga ketika petugas kesehatan datang kerumah maka selalu perhatikan Alat Pelindung Diri (APD).

Untuk itu, dr Dyah meminta dukungan keluarga,saudara,teman,sahabatdan lingkungan sekitar untuk memberikan dukungan positif  yang sangat penting dalam percepatan pemulihan anggota keluarga yang tertular covid 19.

"Mari sama sama kita tingkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang bergizi, rajin olahraga, istrahat yang cukup,sering cuci tangan , pakai masker, minum air putih 8 gelas perhari tidak merokok dan bila demam dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan terdekat,"ajak dr.Dyah.

Sumber: Diskominfo Kepri.


Lis Darmansyah (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Panita Khusus Perusahaan Daerah Air Minum (Pansus PDAM) Tirta Kepri menyatakan pengelolaan air bersih di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan) harus dibenahi untuk kepentingan masyarakat.

Dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Ketua Pansus PDAM Tirta Kepri, Lis Darmansyah, di Tanjungpinang, Jumat (28/08), mengatakan, pengoperasian air minum PT Adhiya Tirta Batam (ATB) dapat dijadikan contoh pengelolaan air minum baik di Pulau Bintan.

"Baru-baru ini saya bersama rombongan DPRD Kepri, Biro Ekonomi Pemprov Kepri dan Direksi PDAM Tirta Kepri  mengunjungi PT ATB di Batam, kemudian membandingkan dengan pengelolaan air bersih di Pulau Bintan. ATB dapat menjadi contoh," katanya.

Lis bersama Anggota Pansus PDAM Tirta Kepri Bobby Jayanto, Muhammad Sahid Ridho, Suryani, Biro Ekonomi Pemprov Kepri dan Direksi PDAM Tirta Kepri juga mengunjungi Waduk pengolahan air minum PT ATB, seperti Waduk Sukajadi dan Duriangkang, di Batam.

Pengelolaan sumber air PT ATB dinilai Lis memenuhi standar pelayanan. Hal itu dilihat dari ketersedian sarana dan prasarana dan teknologi ATB dalam menyuplai kebutuhan air masyarakat Batam.

"Pemerintah Kepri dapat mendorong PDAM Tirta Kepri sebagai perusahaan daerah Kepulauan Riau agar meniru cara kerja dan kemajuan pengelolaan air bersih seperti PT. ATB," kata Lis yang juga mantan Wali Kota Tanjungpinang.

PT ATB menunjukkan bagaimana mereka mengolah air dari waduk-waduk air yang disewakan Badan Pengusaha (BP) Batam kepada mereka hingga menjadi air bersih dan dialirkan ke masyarakat.

"Pengelolaan air bersih PT ATB dapat menjadi contoh baik untuk pengelolaan air bersih di Tanjungpinang-Bintan. Pemerintah Kepri bisa bekeja sama pengelolaan sumber air minum dengan pihak ATB. Pengelolaan PDAM itu sudah harus dilakukan secara modern, tidak secara konvensional lagi," kata Lis.

Lis mengutarakan, Pansus PDAM Tirta Kepri tidak hanya berperan mengubah status PDAM Tirta Kepri dari Prusda menjadi Prumda sebagaimana mengacu pada PP 54 Tahun 2017 Tentang Badan Usaha Milik Daerah.

Menurutnya, dengan meningkatnya status pengelolaan PDAM Tirta Kepri menjadi Prumda menempatkan peranan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk meningkatkan kemajuan PDAM Tirta Kepri diberbagai sektor.

Pengelolaan PDAM Tirta Kepri yang masih manual dinilai jauh tertinggal dengan pengelolaan air bersih PT ATB yang sudah terintegrasi secara digital. Bahkan untuk mengetahui suatu pipa aliran air pelanggan dalam keadaan tidak baik, dapat dipantau secara digital.

"Dengan disahkannya status PDAM Tirta Kepri dari Prusda menjadi Prumda dapat meningkatkan kerjasama dengan pihak ke tiga, seperti ATB. Peningkatan status itu harus disejalankan terhadap peningkatan pelayanan masyarakat," kata Lis.

Pansus PDAM Tirta Kepri DPRD Kepri merekomendasikan agar pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serius dalam pengelolaan air bersih di Tanjungpinang-Bintan. Hal itu dinilai penting untuk disegerakan agar kebutuhan pokok masyarakat dapat terjamin.

Mereka menilai jika Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau lamban dalam mengelola sumber air bersih disejumlah potensi waduk yang ada di Pulau Bintan, maka 4 hingga 5 tahun kedepan Pulau Bintan akan kesulitan air bersih.

"Langkah langkahnya, Pemerintah daerah harus serius dalam pengelolaan air bersih, seperti Pemerintah pusat melalui BWS. Begitu juga Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, seharusnya dapat memanfaatkan melalui Prumda PDAM Tirta Kepri. Itu namanya keberadaan Pemerintah daerah hadir ditengah masyarakat," ungkap Lis.

Direktur PDAM Tirta Kepri, Maman mengatakan mendapatkan banyak masukan yang dapat diambil dari cara kerja pengolahan air minum PT. ATB, di Batam.

Maman mengatakan, PDAM Tirta Kepri kedepan mengutamakan perbaikan jaringan perpipaan dan penurunan tingkat kehilangan air.

"Sebenarnya banyak sekali, paling tidak pemetaan ulang jaringan yang ada, mengganti pipa-pipa yang lama, saat ini tingkat kebocoran pipa kita 37 persen," ujarnya.

Dia berharap dengan bantuan Pansus PDAM Tirta Kepri DPRD Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat menjadikan pelayanan PDAM Tirta Kepri lebih baik dari PT. ATB.

"Mudah mudahan dengan bantuan Dewan dan Pemerintah Provinsi Kepri PDAM dapat lebih baik, bahkan kalau bisa melebihi ATB," ungkapnya.

Redaksi


Foto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah enam orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Jumat (28/08), mengatakan, total jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 sebanyak 205 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat dan diisolasi sebanyak 21 orang. Pasien yang meninggal dunia sebanyak empat orang.

"Pasien yang sembuh pada hari ini terdiri dari klaster dan perorangan, sebagaimana hasil pemeriksaan RT-PCR yang baru kami terima," ujarnya.

Ia merincikan pasien yang sembuh yakni FR (27), PS (31), AN (28), FY (27), DF (34) dan Fa (36).

FR merupakan tenaga kesehatan, yang diisolasi di RSAL Tanjungpinang. Sementara PS dan AN berasal dari Klaster Batu Dua, dan FY dari Klaster Batu Nol.

Sementara DF dan Fa berasal dari Klaster Tenaga Kesehatan.

"Semua pasien dinyatakan sudah selesai isolasi (sembuh)  dan dapat melakukan aktifitas sehari-hari, baik di rumah maupun di kantor," ucapnya.

Namun Rustam mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat melaksanakan protokol pencegahan penularan COVID-19 secara disiplin, seperti memakai masker dengan benar, selalu menjaga jarak lebih dari 1 meter dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun

"Jumlah pasien positif COVID-19 bertambah satu orang hari ini sehingga jumlah kasus aktif menjadi 21 orang," ucapnya.


Red/ Diskominfo


Salam Komando Pimpinan Daerah dengan Pimpinan Cabang. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Mengusung tema "Rapat Pleno Diperluas", Pemuda Panca Marga Provinsi Kepri yang di komandoi oleh Supandi Arim S.Sos, M.Hum terus bergerak cepat untuk menyikapi permasalahan yang muncul akhir-akhir ini.

"Kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyikapi permasalahan yang ada didalam tubuh PPM saat ini, antara lain dualisme kepemimpinan," ungkap Supandi di Hotel 89 Penuin, Minggu (30/08/20) pukul 10.00 pagi.

Dalam rapat pleno itu, seluruh pimpinan cabang PPM se Kepri meminta agar secepatnya di gelar Musyawarah Daerah (Musda) dan menunjuk Supandi Arim sebagai pimpinan daerah.

Safrizal Ganti Sitorus ketua PPM kota Batam mengatakan, seluruh pimpinan cabang daerah di Provinsi Kepri sepakat untuk mendukung Supandi Arim sebagai ketua pimpinan daerah.

"Saya beserta seluruh PPM cabang daerah  lain, mendesak dan mendukung penuh Supandi Arim S.Sos, M.Hum sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga periode 2020-2025 dan menolak keberadaan PPM persi Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) selaku ketua yaitu Opan Pantas Napitupulu," tungkas pria yang akrab di sapa Ucok cantik.

Sekira pukul 15.00 wib Supandi Arim menerima pernyataan sikap serta akan segera membentuk panitia. Untuk pelaksanaan musda sendiri direncakan bulan September 2020.

Tampak hadir dalam rapat pleno tersebut, Supandi Arim S.Sos, M.Hum selaku Ketua PD PPM Kepri, Safrizal Ganti Sitorus alias Ucok Cantik Ketua PPM Batam, Darwis ketua PPM lingga, Darlen ketua PPM Bintan, Kodrat ketua PPM karimun serta Petran papilaya selaku unsur pembina.


Den


Silaturahim Gubernur Kepri, Isdianto. 
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Sejumlah warga Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Batak Islam (IKBI) Karimun memberikan dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon) Isdianto-Suryani atau INSANI pada Pilkada Kepri 2020. Hal ini lantaran figur Isdianto yang dinilai dekat dengan berbagai lapisan masyarakat termasuk warga Batak yang beragama Islam.

Ketua IKBI Karimun, Anwar Batubara mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pencalonan Isdianto-Suryani. Menurutnya, Paslon INSANI dinilai menjadi harapan baru bagi kemajuan Kepri untuk periode kedepan.

Demikian disampaikan Anwar usai acara silaturahmi Keluarga Besar Warga Batak Islam Karimun di salah satu hotel di Tanjung Balai Karimun, Minggu (30/08) siang.

"Alhamdulillah kita telah bulat untuk Pilkada Kepri 2020 yaitu mendukung Pasangan Pak Isdianto dan Ibu Suryani. Kami yakin dan percaya bahwa pak Isdianto dan Ibu Suryani adalah sosok yang paling mampu memajukan Kepri," ungkap Anwar usai acara.

Selain itu, Isdianto yang merupakan putra Karimun lanjut Anwar lebih mampu diterima oleh warga Karimun selain kandidat lain. Pihaknya juga optimis akan mampu mengajak warga Karimun secara umum untuk mendukung Paslon Isdianto-Suryani untuk Pilkada Kepri.

"Kami optimis dengan kandidat yang kami usung ini asli putra Karimun akan sangat mudah mengajak warga sini. Anggota IKBI sendiri di Karimun telah siap mengenalkan dan mengajak warga Karimun untuk memilih INSANI. Nantinya kita akan berkolaborasi dengan relawan pemenangan INSANI di Karimun," tuturnya.

Ketika ditanya harapan mendukung, Anwar menjelaskan ingin turut membantu dan mengawal pembangunan yang ada di Kepri. "Prinsipnya kita ingin terlibat dalam mengawal pembangunan yang ada di Kepri. Dengan majunya pak Isdianto, kita yakin dan percaya akan mampu mengakomodir aspirasi kita," pungkasnya.


Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.