Breaking News

Kelompok Cipayung Tanjungpinang-Bintan Gelar Deklarasi Kawal Pilkada Kepri 2020

Foto Bersama Mahasiswa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Kelompok organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung plus yakni HMI, GMKI, GMNI, KAMMI, IMM, dan HIMAPERSIS melakukan aksi deklarasi dengan mengangkat tema Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan Siap Kawal Pilkada Kepri 2020, di gedung Gonggong, Jumat (4/9-2020).

Hendri, Ketua Umum HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan mengatakan, adapun pada kesempatan ini yang pertama sekali tentunya, sikap Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan berkomitmen secara bersama untuk mengawal jalannya Pilkada Serentak 2020 di Kepri.

"Yang mana untuk lebih jelasnya itu tertuang pada pernyataan sikap kami yang ditandatangani oleh Ketua Umum dari masing-masing organ yang tergabung dalam gerakan ini," kata Hendri.

Selanjutnya, kata Hendri, disini ia juga berharap untuk seluruh unsur yang terlibat di dalam Pilakada serentak kali ini untuk selalu mengedepankan profesionalitas, baik itu dari penyelenggara maupun peserta yang saat ini berkontestasi. Untuk penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu melakukan apa yang menjadi tupoksinya sebaga penyelenggara dan untuk peserta yang saat ini.

"Berkontestasi bertindaklah sesuai pada ketentuan yang ada dengan mentaati peraturan-peraturan yang telah ditetapkan baik itu UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu serta PKPU-PKPU yang saat ini diberlakukan.
Saya rasa dengan demikian InshaAllah Pilakada Serentak ini akan berjalan sesuai dengan harapan kita bersama," ujarnya.

Dilanjutkan Paulus Ketua GMKI Cabang Tanjungpinang-Bintan, ia juga meminta penyelengara pemilu untuk menjamin pelaksanaan pilkada Kepri ini aman dari penyebaran virus covid19 dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada Kepri 2020 ini.

"Adapun agenda kami selanjutnya dari hasil perbincangan bersama rekan-rekan yang tergabung dalam gerakan adalah penyerahan pernyataan sikap dari Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan kepada KPU Provinsi dan Bawaslu Provinsi Kepri dilanjutkan dengan diskusi  bersama KPU dan BAWASLU jika diberikan kesempatan," ucap Paulus.


Redaksi
Bagikan:
Baca juga