Foto: Istimewa. 
BINTAN KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menyatakan Bupati Apri Sujadi dan keluarganya tidak tertular COVID-19 berdasarkan hasil tes usap dengan metode PCR Laboraturum Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam.

Kepala Dinkes Bintan Gama AF Isnaeni, di Bintan, Senin, mengatakan, Apri beserta istri dan tiga anaknya negatif COVID-19 setelah dilakukan tes usap (swab) sebanyak dua kali berturut-turut.

"Hasil swab dua kali berturut-turut Pak Apri dan anggota keluarnya tidak tertular COVID-19 dari In, sopirnya," katanya, dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Selasa (11/8-2020).

Apri dan anggota keluarganya tidak perlu lagi menjalani karantina mandiri karena sudah sembuh. Apri pun sejak kemarin sudah mengikuti sejumlah kegiatan.

Gama mengemukakan In menularkan COVID-19 kepada salah seorang honorer Pemkab Bintan berdasarkan hasil penelusuran tenaga kesehatan. Kondisi In maupun seorang honorer Pemkab Bintan itu, baik.

"Mereka dalam kondisi baik, dan saat ini dalam masa penyembuhan. Mudah-mudahan segera pulih," ucapnya.

Sebelumnya, Apri mengatakan dirinya dan keluarga dalam kondisi baik sejak pertama kali tes usap. Namun mereka tetap menjalani karantina mandiri.

Setelah dinyatakan sembuh, Apri baru melaksanakan kegiatan di luar rumah. Namun ia tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Saya sudah turun ke lapangan, namun tetap harus menaati protokol kesehatan," ucap Apri.

Ia juga mengimbau seluruh warga Bintan untuk menjaga kesehatan, dan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas.

"Warga Bintan merupakan garda terdepan dalam memutus rantai penularan COVID-19," katanya.


(***)


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Disduk Capil Provinsi Kepri Sardison. (Foto: Istimewa).
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Disduk Capil Provinsi Kepri mengatakan Pandemi Covid-19 di Provinsi Kepri ternyata berdampak pada menurunnya alokasi dana desa tahun 2020 sebesar 1,09 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Disduk Capil Provinsi Kepri Sardison di Tanjungpinang, Senin (10/8).

Dikatakan Sardison, pasca pandemi Covid-19 ini alokasi dana desa di Provinsi Kepri juga ikut terkena refocusing anggaran sebesar Rp 2,97 Miliar.

"Atau menurun sekitar 1,09 persen dari alokasi dana desa sebelumnya yang mencapai Rp273.346.665.000, kini alokasi dana desa hanya sekitar Rp270.374.740.000," ungkap Sardison, dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Sardison mengatakan bahwa alokasi dana desa di Provinsi Kepri tahun 2020 ini diberikan kepada 275 desa yang ada di Provinsi Kepri.

"Saat ini sudah kita salurkan sekitar Rp234 miliar, ungkap Sardison.

Dikatakan Sardison,  untuk penyaluran tahap satu sudah tuntas dilakukan. Adapuan realiasasi anggaran tahap satu adalah sebesar Rp133.079.757.600 yang disebar ke 275 desa yang ada di lima Kabupaten di Provinsi Kepri.

“Sedangkan untuk tahap dua sampai 4 Agustus 2020 lalu realisasinya adalah sebesar Rp101.003.841.000 ,” jelas Sardison.

Sardison mengungkapkan dari 275 desa yang menjadi target penerimaan dana desa,saat ini yang sudah sampai ke 258 desa yang ada di Kepri.

"Melihat dari jumlah tersebut masih ada 17 desa yang belum menerima dana desa ini," tegas Sardison.


(***)


Sekelompok ibu-ibu warga Desa Air Glubi, Kabupaten Bintan, bersama bersama teh herbal yang bahan utamanya rumput ilalang (imperata cylindrica). (Foto: Istimewa). 
BINTAN KEPRIAKTUAL.COM: Warga Desa Air Glubi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau berhasil mengembangkan usaha teh herbal yang bahan utamanya rumput ilalang (imperata cylindrica).

Bupati Bintan Apri Sujadi, di Bintan, Senin (10/8-2020) memberi apresiasi terhadap usaha kreatif dari seorang ibu yang tinggal di Desa Air Glubi itu. Pemanfaatan rumput ilalang untuk usaha kecil menengah merupakan anugerah dalam penguatan ekonomi keluarga, terutama di masa pandemi COVID-19.

"Ketika ilalang dianggap merusak pemandangan, dan mengganggu tanaman lainnya, ternyata rumput liar ini bermanfaat untuk kesehatan yang berhasil diproduksi warga. Ini luar biasa," ucapnya, dikutip dari situs Diskominfo Kepri, Selasa (11/8-2020).

Apri yakin usaha rumahan ini akan semakin berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan sejumlah keluarga setempat. Peminat teh herbal ini juga semakin banyak, tidak hanya dikonsumsi warga Bintan, melainkan daerah lainnya.

Pemkab Bintan mendukung usaha yang digeluti oleh warga Desa Air Glubi ini. Bentuk dukungan yang diberikan antara lain memberi pembinaan mulai dari aspek kesehatan, kemasan hingga pemasaran.

"Kami mendukung penuh usaha ini. Kami yakin usaha ini berkembang pesat," katanya.

Ilalang mengandung zat aktif yang bersifat anti piretik, diuretik, dan hemostatik. Ini yang membuatnya berkhasiat bagi kesehatan. Teh herbal ini juga dicampur dengan bahan herbal lainnya seperti kunyit dan kayu manis bermanfaat untuk obat panas dalam mencegah keputihan, obat darah tinggi, membantu mengatasi kencing manis, bantu redakan mimisan, bantu obati asma, mengatasi susah buang air kecil, dan membantu menjaga kesehatan jantung.

"Kami sekeluarga mengonsumsi teh ini. Segar dan bermanfaat," katanya.


(***)


PDI Perjuangan Umumkan Calon Pilkada Serentak Tahun 2020.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Lewat vidio telkomfrence, PDI Perjuangan mengumumkan calon kandidat Pemilihan Kepala Daerah gelombang ke-III, dalam Pilkada serentak tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Dimana sebelumnya PDI-P telah melakukan pengumuman pertama 19 Februari dan 17 Juli 2020, Selasa (11/8-2020).

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP bidang politik Puan Maharani mengumumkan langsung calon kandidat Pilkada tahun 2020.

Kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, pengumuman calon kepala daerah tahap III ini merupakan bagian dari komitmen partai dalam menyiapkan calon pemimpin terbaik untuk rakyat dalam pilkada serentak 2020.

"Ibu Megawati Soekarnoputri akan memberikan arahan berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab pemimpin. Sementara Mbak Puan akan membacakan rekomendasi pasangan calon tersebut," kata Hasto dalam keterangannya.

Calon Pilkada Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam, Nuryanto. 
Sebagai komitmen pada protokol pencegahan Covid-19, PDIP tetap melakukan pengumuman melalui telekonferensi. Dan pasangan calon akan mengikuti pengumuman dari kantor DPC maupun DPD di wilayahnya masing-masing.

"Pilkada bagi PDI Perjuangan adalah momentum konsolidasi partai. Maka kali ini, kami akan mengumumkan 75 paslon Kabupaten/Kota. Sebab angka 75 bertepatan dengan semangat menggelorakan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun," kata Hasto.

Kandidat calon Pilkada serentak tahun 2020 di Kepri, yang diusung PDI Perjuangan. Untuk Pilkada Kota Batam diusung pasangan Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid. Selain itu, PDI Perjuangan juga menetapkan sekaligus mengusung nama paslon di wilayah Kabupaten Bintan, Natuna, Anambas, Bintan, dan Lingga.

Kemudian, Kabupaten Kepulauan Anambas, PDI Perjuangan mengusung pasangan calon Abdul Haris-Wan Suhendra, di Kabupaten Natuna mengusung paslon Wan Siswandi-Rodial Huda.

Paslon Kabupaten Bintan usung Apri Sujadi-Robby Kurniawan, dan di Kabupaten Lingga, PDI Perjuangan menjagokan pasangan Riky Solihin dan Raja Supri.

Dan untuk sementara PDI Perjuangan belum mengumumkan pasangan calon yang akan diusung untuk Pilkada Provinsi Kepri. Sekadar diketahui, nama bakal Pasangan Calon Soerya Respationo dan Iman Sutiawan digadang-gadang maju di Pilkada Kepri 2020.


Alfred


Sekda Kepri (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Berita baik untuk seluruh masyarakat Kepri disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah terkait kondisi terkini Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto yang dikonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

Arif mengatakan bahwa hasil tes Swab PCR Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto pada Jum'at (7/8) kemarin dinyatakan negatif.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah melalui pesan singkatnya,Senin (10/8).

"Alhamdulillah,hal Swab tahap pertama pak Gubernur Sabtu kemarin dinyatakan negatif, mudah-mudahan tahap berikutnya juga menyatakan negatif lagi," ujar Arif dalam pesan singkatnya.

Arif juga meminta doa dari masyarakat Provinsi Kepri, agar Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto dapat diberikan kesembuhan dan dapat beraktifitas dan menjalani pemerintahan seperti sedia kala.

"Semoga hasil berikutnya negatif, dan dapat beraktifitas kembali," ujar Arif.

Tak hanya itu, Arif juga mengatakan saat ini Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto sedang menjalani karantina mandiri di kediaman resminya di Gedung Daerah Tanjungpinang sambil menunggu hasil pemeriksaan Swab selanjutnya.

"Jika Swab berikutnya kembali dinyatakan negatif dan sembuh, barulah pak Gubernur dapat beraktivitas kembali," tegas Arif Fadillah kembali.

Sumber: Diskominfo Kepri


Gubernur Kepri, Isdianto (Foto: Istimewa). 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur Kepri, H. Isdianto mengirimkan ucapan selamat Hari Kemerdekaan Singapura kepada Konsulat Jendral Singapura di Batam. Dalam surat itu, juga disampai harapan-harapan ke depan untuk membuat dua wilayah bertetangga ini semakin maju.

“Selamat Hari Kemerdekaan Singapura yang ke-55 Tahun 2020. Semoga kerjasama antara Pemerintah Singapura dengan Pemerintah Indonesia, khususnya Provinsi Kepulauan Riau yang sudah terjalin dengan Baik akan semakin ditingkatkan di masa yang akan datang,” demikian Isdianto dalam surat itu.

Isdianto juga berterima kasih kepada Pemerintah Singapura atas bantuan dalam penanganan Covid-19 di Kepri. Ketika pandemi ini mulai mewabah, berbagai bantuan terus diberikan Singapura kepada Kepri. Mulai dari PCR, hand sanitizer, masker dan banyak lagi.

“Bantuan-bantuan itu sangat berarti bagi Kepri dalam menanggulangi dan memutuskan mata rantai sebaran covid19,” kata Isdianto.

Isdianto berharap pandemi ini segera berakhir. Dengan demikian berbagai kegiatan pariwisata semakin bisa dilakukan.

Dalam era adaptasi kebiasaan baru, Isdianto berharap pelan-pelan pintu kepariwisataan mulai terbuka. Sehingga, baik warga Singapura maupun masyarakat Kepri bisa saling berkunjung. Baik untuk silaturahmi maupun kegiatan kepariwisataan.

Selain itu, Isdianto juga berharap kerjasama industri semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang. Saat ini, investasi dari Singapura cukup besar di berbagai kawasan di Kepri, baik Batam, Bintan maupun Karimun.

Sumber: Humas Kepri


Sekda Kepri, Arif Fadillah (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Sekda Prov. Kepri, H. T. S. Arif Fadillah mengatakan Pemprov Kepri memperpanjang masa kerja dari rumah untuk sepekan ke depan. Sementara, 25 persen pegawai tetap masuk dan di atur piketnya oleh pimpinan OPD masing-masing. Semua dalam upaya memutuskan mata rantai sebaran pandemi covid19.

“Kita perpanjanglah masa WFH (work from home) seminggu ke depan. Tentu jangan menganggu layanan dasar kepada masyarakat. Karena itu 25 persen pegawai masih kerja di kantor dengan sistem piket,” kata Arif di Tanjungpinang, Ahad (9/8).

Arif mengatakan, hal ini sebagai langkah pencegahan dan pengendalian pandemi covid19. Arif mengingatkan bahwa WFH itu para pegawai benar-benar beraktivitas dari rumah, bukan di kedai kopi.

Pada kesempatan itu Arif juga menyampaikan rasa syukurnya karena sampel swab yang negatif sudah semakin banyak yang keluar. Sampai Sabtu (8/8) petang, sudah keluar 866 spesimen sampel swab yang negatif.

“Alhamdulillah. Semoga yang masih dalam proses pemerikaaan hasilnya negatif,” harap Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 ini.

Spesimen sampel negatif itu didapat dari 1.048 sampel yang diambil sejak 28 Juli 2020. Sampai saat ini, Satgas terus melakukan tracking. Arif pun bersyukur karena pejabat eselon 2 juga terkonfirmasi negatif hasil sampel swabnya.

Arif kembali mengingatkan semua pihak untuk disiplin dengan protokol kesehatan. Semua harus menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun. Menurut Arif, virus ini belum ditemukan vaksin dan obatnya. Karena itu semua berperan untuk mencegah dan memutuskan mata rantai sebarannya.

“Disiplin kita terhadap protokol kesehatan sangat penting untuk pecegahan,” kata Arif.

Sumber: Humas Kepri


Coffe Morning Awak Media Dengan Sekwan DPRD Kota Batam.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM:
Seketaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Batam mewacanakan pembangunan titik kumpul bagi wartawan yang bertugas melakukan peliputan kegiatan dilingkungan DPRD kota Batam. Titik kumpul ini tidak lain sebagai tempat kerja wartawan, saat membuat berita hasil liputan, sehingga informasi yang disampaikan bisa dengan cepat sampai ke masyarakat.

Demikian yang disampaikan Sekwan DPRD Kota Batam, Asril S.Sos, kepada awak media dalam acara Coffe Morning pada, Selasa (4/8/2020) di Batam Centre.

Dia mengatakan, ide penambahan titik kumpul ini merupakan usulan dari para wartawan yang ngepos di DPRD kota Batam. Selama ini hanya ada satu titik kumpul wartawan, yaitu berada disebuah ruangan di lantai satu gedung DPRD kota Batam. Ruangan yang sering disebut sebagai komisi lima ini adalah sebagai titik kumpul bagi wartawan untuk membuat berita hasil liputannya.

“Ruangan ini kapasitasnya hanya bisa memuat 10 orang. Jadi ada usulan dari rekan-rekan wartawan untuk menambah ruangan lagi,” ujar, Asril.

Namun menurutnya, di gedung DPRD kota Batam sudah tidak ada lagi ruang kosong. Jadi alternatifnya diwacanakan pembangunan titik kumpulnya berada diruang terbuka, yaitu dihalaman samping gedung DPRD kota Batam.

“Bentuknya nanti seperti gazebo gitu. Lokasinya berada di taman dekat mushola dewan,” ungkap Asril.

Asri, juga berharap agar apapun usulan dan masukan serta kritikan dari wartawan yang bertugas di lingkungan DPRD kota Batam, agar disampaikan kepada, Waldi, yang merupakan tenaga ahli di sekretariatan. Dan dialah yang menginformasikan segala kegiatan anggota DPRD kota Batam kepada wartawan yang ngepos di lingkungan dewan.

“Kami akan terus mempererat jalinan silahturahmi bersama awak media. Apa saja kekurangan kami agar diberitahukan ke saya atau staff DPRD kami,” tutup Asril.

Sementara itu, Kabag Umum Sekwan DPRD kota Batam, Rukun SE, kepada media24jam.com menyampaikan, nantinya ada dua lokasi titik kumpul wartawan untuk membuat berita hasil liputannya. Satu ada di dalam gedung, dan satunya lagi berada di luar gedung.

“Saya selalu melihat rekan-rekan wartawan membuat berita hasil liputannya di tangga depan gedung DPRD. Itu karena diruangan kerja mereka yang didalam sudah penuh. Jadi dengan adanya wacana pembangunan titik kumpul yang baru diharapkan tidak ada lagi wartawan yang duduk di tangga mengerjakan berita hasil liputannya,” ujar Rukun.

Kepada media ini, dia juga mengatakan akan ada penambahan lapangan parkir kendaraan khusus wartawan dihalaman DPRD. Lapangan parkir khusus sepeda motor saat ini hanya satu lokasi, itupun tidak cukup digunakan oleh kendaraan para karyawan/i di lingkungan DPRD kota Batam. Jadi perlu ada penambahan lapangan parkir khusus sepeda motor, berada di didekat mushola. Lapangan parkir yang dibangun nantinya juga memiliki kanopi untuk menghadang panas dan hujan.

“Harapan kami tidak ada lagi kendaraan sepeda motor yang terparkir di depan gedung DPRD kota Batam. Kami akan segera melakukan penataan agar sepeda motor yang terparkir tidakl menghalangi laju kendaraan yang akan keluar dari halaman DPRD kota Batam,” tutup Rukun.

Redaksi


Konfrence Pers Polda Kepri. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Menanggapi pemberitaan di Media Sosial tentang seseorang yang mengikuti seleksi penerimaan calon Taruna Akpol Tahun 2020 yang merasa digagalkan karena terkonfirmasi Positif Covid -19. Terkait berita yang sempat viral dan simpang siur tersebut Polda Kepri menggelar Konferensi Pers di Media Center Polda Kepri.

Acara tersebut dihadiri oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., Kabid Dokkes Polda Kepri dr. Muhammad Haris, Ketua BTKL PP Kota Batam Budi Santosa SKM.M.K.K.K, Pengawas Eksternal dari LSM FKPM, Dimas, dan para panitia Penerimaan Calon Taruna Akpol Tahun 2020, Sabtu (8/8/20).

"Beberapa hari ini ramai diperbincangkan di Media Sosial terkait dengan adanya peserta seleksi pada penerimaan calon Taruna Akpol Tahun 2020 yang tidak diberangkatkan ke tingkat Panitia Pusat dikarenakan terkonfirmasi Positif Covid -19, berdasarkan hasil Swab PCR Test yang dilakukan oleh BTKL PP Kota Batam, untuk itu pada kesempatan ini kita akan mendengarkan secara teknis dan ilmiah dari BTKL PP sehingga hal ini dapat menjadi dasar untuk bisa dipahami oleh masyarakat termasuk juga penyampaian dari Pengawas Eksternal yang menyaksikan selama proses rekrutmen berlangsung," ucap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Kemudian kita menerima sampel Swab PCR Test pada Rabu tanggal 29 Juli 2020 sebanyak 43 Sampel dan Sampel yang kami terima dari Rumah Sakit Bhayangkara tersebut kami lakukan pemeriksaan. Disetiap sampel tersebut telah dilengkapi dengan data peserta dan foto copy KTP nya di tiap-tiap Sampel. Kemudian Sampel tersebut dilakukan pemeriksaan melalui PCR di Laboratorium BTKL PP Kota Batam pada hari yang sama. Kemudian Pada tanggal 30 Juli 2020 hasil telah keluar dan di Publish serta dikirim pada tanggal 31 Juli 2020.

"Pada pemeriksaan sampel di Laboratorium telah dilakukan registrasi dan proses pembongkaran specimen, pemberiaan ID dan Label berdasarkan nomor Laboratorium. Setelah semua proses berjalan kita mendapatkan hasil yang mana saja negatif dan positif serta kita berikan tanda dan kemudian di kroscek kembali dengan nomor id pada label sampel. Dari semua proses tersebut maka keluarlah hasil validasi yang kemudian kita masukkan kedalam system kita yang kemudian di Publish kebagian tim publish," jelas Ibu Ida petugas pada Laboratorium BTKL PP Kota Batam.

Selanjutnya, kata Ketua BTKL PP Kota Batam Budi Santosa, pemeriksaan yang dilakukan ini berdasarkan dari Surat Keputusan Kementerian Kesehatan, didalam SK tersebut telah ditentukan Laboratorium mana saja yang dapat melakukan pemeriksaan Swab test dan kita dari BTKL PP Kota Batam.

"Yang ditunjuk untuk melakukan pemriksaan hasil Swab tersebut pada wilayah Provinsi Kepri dan kita juga telah masuk didalam standard serta mempunyai kualifikasi secara nasional, perlu diketahui tidak semua Laboratorium yang masuk kedalam kategori ini," jelas Ketua BTKL PP Kota Batam Budi Santosa SKM.

Selanjutnya pengawas Eksternal dari LSM FKPM, Dimas mengatakan, selama proses rekrutmen seleksi penerimaan calon Taruna Akpol Tahun 2020 berlangsung, kami dari pengawas Eksternal yang notabene orang luar dari institusi Polri melihat bahwa selama proses ini berjalan dengan Transparan dan Humanis.

"Saya melihat langsung kedalam proses ini, dari bahan ujian sampai dengan hasil ujian yang dikerjakan oleh peserta seleksi hasil nya akan dikeluarkan pada hari yang sama dan langsung dsaksikan oleh para peserta. Setiap proses seleksi dilakukan perekaman jadi saya menilai disini tidak ada cela untuk kecurangan dapat terjadi. Termasuk juga pada saat hasil test Swab keluar, kami bersama-sama datang untuk menjemput hasil dan bersama-sama juga mengantar serta menyerahkan hasil Swab test kepada masing-masing peserta seleksi," jelas Dimas.

Ditambahkan Lab BTKL PP telah melakukan Pemeriksaan Sampel Untuk kasus Covid-19 ini hampir 12.000 Sampel dan masa inkubasinya Covid-19 ini adalah 1 sampai dengan 14 hari kedepannya, jadi kemungkinan hasilnya dapat berubah atau pun tidak itu bisa saja terjadi, karena hal ini berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang selama masa inkubasi tersebut.

"Pemeriksaan dengan menggunakan alat yang berbeda, tentunya akan menunjukkan hasilnya berbeda pula, seharusnya apabila ada keraguan pada calon peserta seleksi tersebut dapat memeriksakan dirinya kembali ke Lab Kami," jelas Ketua BTKL PP Kota Batam Budi Santosa.

Humas Polda Kepri


(Foto: Istimewa).
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 270 orang yang diambil sampel usap (swab) pada 1 Agustus 2020, yang masuk dalam Klaster Pemprov Kepulauan Riau, dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan tes usap (swab) dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam.

"Alhamdulillah, hasilnya negatif," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis (6/8-2020).

Ia menjelaskan jumlah pasien COVID-19 dalam Klaster Pemprov Kepri hingga hari mencapai 18 orang, sebanyak 16 orang di antaranya di Tanjungpinang, dan sisanya di Batam.

Berdasarkan hasil penelusuran, rata-rata pasien tertular COVID-19 bukan dari Gubernur Isdianto, melainkan protokol.

"Ada dua orang positif COVID-19 dalam klaster ini tinggal di Batam," ucapnya.

Ia tidak membantah ada beberapa pasien COVID-19 dalam satu keluarga.

"Kami berharap jumlah pasien dapat ditekan," tuturnya.

Tjetjep mengemukakan data hasil pemeriksaan swab yang dirilis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam belum mencapai 50 persen. Jumlah orang-orang yang kontak erat dengan Gubernur Kepri Isdianto dan sejumlah staf protokol, yang sudah diambil swab sekitar seribu orang.

Ia menegaskan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam tidak dapat diintervensi oleh Pemprov Kepri agar segera mengeluarkan hasil pemeriksaan PCR. Namun Pemprov Kepri telah membantu lembaga di bawah Kemenkes itu untuk mempercepat hasil pemeriksaan.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan swab selanjutnya. Kami mohon bersabar," katanya.


(***)


Sekda Kepri,  Arif Fadilah (Foto: Istimewa). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Sekda Prov. Kepri, H. T. S. Arif Fadillah terus bersyukur mendapat laporan baik tentang sample swab. Ratusan sampel dari Tanjungpinang dan Batam yang diterimanya dalam status negatif. Mereka di antaranya tokoh masyarakat, dan pegawai di lingkungan Pemprov Kepri.

“Alhamdulillah, pendataan semakin rapi. Hari ini ada 245 masyarakat Kepri yang sampel swabnya negatif. Kita harap hasil selanjutnya semuanya negatif,” kata Arif Fadillah, di Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Kamis (6/8).

Arif mendapat mendapat pemeriksaan RT-PCR oleh BTKL PP Kelas I Batam terhadap sampel swab yang diambil dari tanggal 30 Juli hingga 1 Agustus 2020. Hasil ke-245 pemeriksaan itu negatif.

Arif yakin pendataan semakin cepat karena saat ini pengecekan sampel juga dilakukan di RSKI Galang. Sehingga, Arif berharap hasil sampel swab bisa diketahui semua secepatnya.

“Terima kasih  kepada BTLKPP Batam dan RSKI Galang yang membantu mempercepat pemeriksaan sampel swab,” kata Arif.

Sejak 30 Juli hingga awal Agustus ratusan sampel masyarakat Kepri diambil terkait walpri Gubernur Kepri, DPS yabg terkonfirmasi positif covid19. Beberapa masyarakat yang diambil sampelnya secata pribadi memang sudah mendapat informasi. Namun dengan hasil yang terdapat rapi, Arif mengatakan hal ini mempermudah koordinasi dan memberikan informasi.

Dalam data 245 nama itu, sejumlah nama tokoh masyarakat juga dilaporkan. Demikian juga nama beberapa pejabat eselon dua serta sejumlah pegawai. Saat ini Arif yang juga Ketua Harian Gugus Tugas terus berkoordinasi dengan BTKLPP Batam dan RSKI Sekupang.

Pada kesempatan itu, Arif mengajan masyarakat untuk terus disiplin dengan protokol kesehatan. Seperti tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Arif pun menambahkan saat ini memang masih ada pegawai yanh kerja di rumah dan di kantor. Meski begitu, pelayanan kepada masyarakat harus tetap yang utama.

Kesembuhan 245 masyarakat Kepri ini menjadi kabar gembira buat Arif setelah kemarin mendapat infomasi kesembuhan warga Kepri di Jakarta. Saat itu, 50 masyarakat Kepri di Jakarta sudah mendapat hasil desb, yang semua hasilnya negatif.


Sumber: Humas Kepri


Konfrensi Pers Dit Resnarkoba Polda Kepri. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Satu pucuk senjata api jenis Revolver caliber 38 dan 1.091 gram narkotika jenis sabu berhasil diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., didampingi oleh Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriadi, SH, S.Ik., MH., dan Wadir Reskrimum Polda kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.Ik., M.H. di Media Center Bid Humas Polda Kepri, Kamis (6/8/20).

Pada Rabu tanggal 5 Agustus 2020, jam 20.00 wib  Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi tentang beredarnya Narkotika jenis sabu di wilayah Batu Aji, Kota Batam. Setelah mendapatkan Informasi tersebut Tim langsung bergerak ke lokasi, saat berada dilokasi tersebut tim berhasil mengamankan dua orang pelaku dengan Inisial AK dan H yang diduga sebagai Pelaku pengedar Narkotika jenis sabu.

"Saat dilakukan penangkapan Inisial AK melakukan perlawanan terhadap Tim Opsnal dengan mengeluarkan sepucuk senjata api revolver caliber 38 dan mengarahkan senpi ini kepada anggota, anggota dengan cepat melakukan penyergapan lalu terjadi pergumulan dan anggota berhasil mengamankan sehingga yang bersangkutan tidak sempat menembakan senjata api yang ia miliki" jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Lanjutnya, bersamaan dengan itu, kemudian tim melakukan penggeledahan terhadap tersangka berinisial H, pada diri tersangka inisial H ditemukan dua bungkus barang yang diduga Narkotika jenis sabu dan senjata tajam jenis Badik. Kemudian Diketahui bahwa Narkotika jenis sabu tersebut adalah sejenis Tawas dan dari hasil pemeriksaan terhadap inisial AK ditemukan kartu identitas dari salah satu institusi Negara yang diduga kartu identitas tersebut palsu kemudian kedua orang tersangka ini dibawa ke Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Atas kepemilikkan senjata api oleh inisial AK ini telah dilakukan koordinasi dengan Dit Reskrimum Polda Kepri untuk dilakukan nya Ivestigasi dan tindak lanjutnya diserahkan kepada Ditreskrimum Polda Kepri," ucapnya.

Kemudian, tidak berhenti sampai disitu, selanjutnya tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri yang dipimpin oleh Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriadi, SH, S.Ik., MH., melakukan pengungkapan terhadap kepemilikkan dan peredaran Narkotika jenis sabu.

"Tempat kejadian perkara berada diwilayah Sekupang, Kota Batam tim berhasil mengamankan 1.091 gram Narkotika jenis sabu dari 5 orang tersangka inisial SB, AQ, N, AA dan SI. Dari barang bukti tersebut benar bahwa itu adalah narkotika jenis sabu dan sudah dilakukan pemeriksaan dari Labfor Cabang Pekanbaru," jelasnya.

"Kita prihatin dengan maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkotika diwilayah Kepulauan Riau dan lebih membahayakan lagi para tersangka ini melengkapi dirinya dengan senjata api, bersyukur dari tim Opsnal kami cukup professional dalam mengamankan pelaku sehingga tidak ada petugas yang terluka," imbuhnya kembali.

Selanjutnya, tersangka yang kita amankan di wilayah Sekupang ini modusnya adalah dengan memasukkan Narkotika tersebut kedalam Anus nya dan Narkotika jenis sabu tersebut akan dikirim ke Lombok Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan Kapal Barang dan para tersangka lima orang ini kita lakukan penangkapan di Pelabuhan Beton Tanjung Riau Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

"Setiap orangnya memasukan dua paket narkotika jenis sabu kedalam anusnya. Dan untuk modus tersangka pengguna senjata api adalah tersangka ini sengaja melakukan perampokkan terhadap tim Opsnal kami dengan menawarkan Narkotika jenis sabu yang diketahui adalah Tawas, Saat kita menyerahkan uang tersangka langsung menodongkan senjata apinya," jelas Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriadi, SH, S.Ik., MH.

"Untuk tersangka yang memiliki Narkotika jenis sabu dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (10 Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Mati/Pidana Seumur Hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan untuk tersangka pengguna senjata api akan terus kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk penerapan Pasalnya," tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.


Humas Polda Kepri



Sekwan DPRD Batam Saat Ditahan Dan Langsung Dibawa Menggunakan Mobil Tahanan Kejari Batam. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam tetapkan Sekretaris Dewan (Sekwan) AL sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kegiatan belanja "Konsumsi" atau makanan di pos pimpinan DPRD Kota Batam tahun anggaran 2017, 2018 dan 2019, dengan kerugian Negara Rp 2,1 Miliar lebih.

Tersangka AL langsung ditahan dengan menggunakan baju tahanan warna merah masuk kedalam mobil tahanan untuk dibawa ke Rutan Tipikor Tanjungpinang, dan dikawal oleh personil Polisi dan Kejaksaan Negeri Batam.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, Dedie Tri Hariyadi mengatakan, bahwa tim penyidikan Kejaksaan Negeri Batam telah menemukan adanya kerugian negara yang ditemukan dari pos anggaran konsumsi  pimpinan DPRD Batam. Hal itu ditemukan, dari awal penyelidikan bahwa ada perbuatan melawan hukum.

"Dari keterangan para saksi dan Perhitungan Kerugian Negara (PKN) BPKP Kepulauan Riau sebesar Rp2.160.402.160 miliar. Jumlah ini semua berasal dari anggaran Konsumsi tahun 2017-2018 -2019 pimpinan DPRD Batam. Tambah lagi catatan yang menyatakan fiktif," ujar Dedie Tri Hariyadi, Kamis (6/8-2020).

Lanjutnya, penetapan tersangka untuk saat ini masih tersangka AL yang ditetapkan. Kejari Batam masih menunggu hasil persidangan nanti.

Ditambahkan Kasi Pidsus Kejari Batam, Hendarsyah, tersangka AL merupakan Pengguna Anggaran (PA) DPRD Kota Batam. "AL adalah PA nya," kata Hendarsyah.


Alfred


Pemusnahan Barang Bukti Oleh Kejari Batam. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Barang bukti hasil kejahatan, seniliai miliaran Rupiah dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam di PT Desa Air Cargo, Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (5/8/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, Dedie Tri Hariyadi mengatakan pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inchrat).

"Barang bukti yang dimusnahkan hari ini merupakan pengungkapan dari berbagai macam kasus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inchra) setelah putusan dari Pengadilan," kata Dedie disela-sela acara pemusnahan.

Didie merincikan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari, Pangan ilegal sebanyak 8.527 pcs dari terpidana Supandi. Sementara narkotika yang dimusnahkan terdiri dari sabu-sabu seberat 5.780,023 gram dan daun ganja seberat 886,7 gram serta Ekstasi sebanyak 485 butir seberat 126,29 gram.

“Selain pangan dan Narkoba, sebanyak 1300 kotak Rokok merk Luffman juga turut di musnahkan. Barang bukti yang musnahkan hari ini ditaksir senilai miliaran Rupiah," ujarnya.

Didie menjelaskan, narkoba masih menjadi salah satu perkara yang mendominasi penanganannya oleh aparat penegak hukum. Tingginya jumlah perkara ini diakibatkan masih banyaknya pengguna narkoba di kota Batam.

Pemusnahan ini, lanjut Didie, dilaksanakan di PT Desa Air Cargo dengan cara di bakar atau dihanguskan menggunakan mesin inncenerrator yang ramah lingkungan.

Selain itu, sambungnya, lokasi untuk tempat pemusnahan juga berada jauh dari pemukiman warga, sehingga pengolahan limbah barang bukti tersebut tidak mengganggu atau merusak ekosistem yang ada.

Selain dihadiri Kajari Batam, acara pemusnahan ini dihadiri juga perwakilan dari Pemko Batam, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Dinas Kesehatan, perwakilan BPOM Kepri, Kepala BNNK Batam, perwakilan dari Polresta Barelang dan sejumlah tamu undangan dari instansi terkait lainnya.


Redaksi


Petugas medis RSUP Raja Ahmad Thabib melakukan pengambilan sampel lendir tenggorokan warga yang melakukan tes swab di Posko Layanan Swab di rumah sakit tersebut, Sabtu (1/8/2020). Kepada Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, Selasa (4/8/2020), Sekda meminta agar hasil swab terhadap masyarakat agar bisa dipercepat.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah akhirnya melakukan peninjauan ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, Selasa (4/8).

Dikutip dari situs Diskominfo Kepri, peninjauan ini dilakukan untuk melihat persoalan lambatnya hasil uji Swab tes yang dilakukan pasca positif by Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto beberapa waktu lalu.

"Ini merupakan perintah pak Gubernur, Isdianto, karena sejumlah masyarakat telah resah akibat lambatnya keluar hasil tes Swab ini, sehingga jika ada yang dibantu segera diberitahukan kepada kami supaya kami cepat membantu seperti kebutuhan didalam BTKL PP ini," ujar Arif yang didampingi Kabag Keuangan Provinsi dan Kadis Kominfo Kepri.

Arif meminta agar hasil tes Swab yang telah dikirimkan untuk dapat ditindak, apa permasalahannya kenapa lambat keluar.

"Kami siap bantu jika ada masalah , baik itu  masalah keuangan, langsung sama bagian keuangannya, kita ingin cepat agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat" ujarnya Arif.

Untuk itu, Arif berulangkali meminta kepada tim BTKL PP agar secepatnya hasil laboratorium uji swab test keluar. Supaya masyarakat tak begitu resah dan makin takut keluar rumah.

Kemudian, Arif juga memastikan untuk tenaga honorer yang akan dipekerjakan disini agar segera terealisasi.

Maka dengan adanya tambahan 4 orang tenaga medis di BTKL PP tersebut bisa mempercepat hasil swab test nya keluar. Dan mudah-mudahan dalam 2 hari ini bisa dituntaskan semua hasil uji swab test tersebut.

"Saya berharap dengan adanya penambahan 4 orang tenaga di BTKL PP ini bisa cepat keluar hasilnya. Dan mudah-mudahan dalam 2 hari ini bisa dituntaskan hasilnya," harap  Arif.

(***)


(Foto: Istimewa)
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur H Isdianto mengatakan dirinya ingin seluruh Kepri terkoneksi dengan berbagai moda transportasi. Untuk konektivitas antar pulau, jalur laut dan udara menjadi sangat penting. Agar pergerakan orang dan barang semakin besar dan meningkatkan ekonomi daerah.

“Saya bersyukur hari ini (Selasa) Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi terkoneksi dengan Tambelan melalu jalur udara. Semoga penerbangan ini mampu mengairahkan berbagai sektor ekonomi dua pulau ini,” kata Isdianto, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (4/8).

Isdianto diwakilkan Raja Ariza, Asisten Pemerintahan Setdaprov Kepri pada penerbangan perdana dari Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang ke Bandara Tambelan Kabupaten Bintan, Selasa (4/8) pagi. Dia berharap ke depan durasi penerbangan bertambah dari dua kali menjadi lebih.

Saat ini, penerbangan Susi Air dari RHF ke Tambelan berlangsung dua kali sepekan, yaitu Selasa dan Sabtu. Saat ini, semuanya masih mendapat subsidi dari Kementerian Perhubungan.

Isdianto berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan karena terus mendukung Kepri melancarkan konektiviyas antar pulau. Belum lama ini, KMP Bintang Nusantara juga melayari berbagai pulau di Kepri dari Bintan.

Ke depan, konektivitas antar daerah, kata Isdianto harus semakin cepat. Untuk percepatan itu, jalur udara menjadi pilihan utama. Meski begitu, tambahan armada kapal juga membuat pergerakan antar pulau semakin cepat.

Isdianto berterima kasih pada Kemenhub yang terus mendukung program konektivitas Kepri. Anggaran daerah, kata Isdianto, tak akan mencukupi untuk membangun semua sektor itu secara cepat.

Karena itu, awal tahun ini, Isdianto membawa semua pimpinan daerah Kepri menemui Menhub untuk mengkoordinasikan pembangunan konektivitas tiap daerah. Dengan demikian, Isdianto yakin Kepri akan terkoneksi dengan banyak moda transportasi.

“Kita harap kebersamaan untuk masyarakat ini terus terbangun. Karena apapun yang kita lakukan muaranya adalah untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Isdianto.

Sumber: Humas Kepri


Foto Bupati Bintan Apri Sujadi Bersama Istrinya Saat Sukuran Dengan Masyarakat. (Foto: Istimewa). 
BINTAN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Bintan, Kepulauan Riau, Apri Sujadi beserta Deby Maryanti, istrinya negatif COVID-19 berdasarkan tes usap (swab) yang diperiksa denvan metode polymerase chain reaction (PCR) di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

"Kami baru mendapat informasi lisan dari BTKLPP Batam bahwa bupati dan istrinya tidak tertular COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama AF Isnaeni, di Bintan, Selasa (4'8-2020) dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Ia menambahkan swab pertama terhadap Apri, Deby serta orang-orang yang pernah kontak erat dengan In, sopir Apri dilakukan pada Minggu (2/8). Sementara In dinyatakan positif COVID-19 pada Jumat (31/7).

Swab dilakukan kembali terhadap Apri dan istrinya untuk memastikan mereka tidak tertular COVID-19. Apri, istri dan anggota keluarganya tetap harus menjalani karantina mandiri.

Sementara In, sopir Apri tetap menjalani karantina, meski hasil pemeriksaan kedua, negatif. Pengambil swab dilakukan sampai empat kali berturut-turut lantaran hasil pemeriksaan pertama, positif.

"Kami terus melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan In," ucapnya.

Gama menuturkan sejumlah pejabat dan staf yang kontak erat dengan In sudah diambil swab. Namun hasil pemeriksaan belum diketahui.

"Ada sejumlah kepala dinas yang diambil swab. Mereka juga menjalani karantina mandiri," ujarnya.

Bupati Apri mengatakan, dirinya beserta keluarga dalam kondisi sehat. Aktivitas pemerintahan tetap dilakukan dari rumah tanpa berinteraksi dengan stafnya.

"Alhamdulillah, kondisi kami baik-baik saja. Mohon doa agar musibah ini segera berakhir di Bintan," ucapnya.


(***)


Foto Bersama Sekda Kepri Dengan Pihak RSKI Pulau Galang. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sekda Prov. Kepri, H. T. S. Arif Fadillah selaku Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri meninjau Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam, Selasa (4/8).

Peninjauan tersebut di lakukan Arif atas perintah Gubernur Kepri, H. Isdianto untuk melihat langsung ke lapangangan terkait proses pelaksanaan swab.

Tiba di BTKL, Arif menuju ruang laboratorium dan meminta penjelasan bagaimana proses pemeriksaan sampel swab, Arif juga meminta bantuan dan perhatian penuh dari BTKL untuk membantu Kepri dalam mempercepat proses pemeriksaan sampel swab sehingga bisa dituntaskan dalam waktu 2 atau 3 hari.

"Pemprov Kepri mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan perhatian BTKL dalam melakukan proses pemeriksaan sampel swab masyarakat Kepri. Untuk itu kedatangan saya juga menanyakan apa yang menjadi kendala BTKL sehingga bisa dibantu pemprov," kata Arif.

Untuk kendala tenaga analis, tambah Arif, Kepri telah mengirim 4 orang analis ke BTKL. Sementara untuk kendala dana, Kepri telah menyiapkan bantuan yang dibutuhkan. Termasuk menambah insentif bagi tenaga analis yang lembur.

Di RSKI Galang, Arif langsung di bawa berkeliling area ruang isolasi dan labor pemeriksaan swab. Hal yang sama juga disampaikan Sekda, agar RSKI membantu Pemprov Kepri mempercepat proses pemeriksaan test swab, salah satunya Kluster Walpri Gubernur.

"Kita mau mengetahui secepatnya hasil tes keluar supaya Pemprov Kepri bisa melakukan kebijakan selanjutnya. Saat ini , kami juga telah menyiapkan beberapa tempat untuk isolasi," terang Arif.


Sumber: Humas Kepri



Gubernur Kepri, Isdianto (Foto: Istimewa) 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Gubernur H Isdianto menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat dengan adanya musibah ini. Dia meyakinkan bahwa musibah ini terjadi bukanlah hal yang dikehendaki namun sudah menjadi rencana dari Allah SWT.

“Saya juga mohon maaf kepada semunya. Saya saat ini kondisi  ini sedang mengalami musibah yang tidak kita rencanakn. Allah akan berikan cobaan kepada umatnya tidak akan melebihi dari kemampuan kita untuk menghadapinya. Oleh karena itu, saya harap cobaan ini cepat berlalu, masyarkat semua sehat sehingga kita semua bisa beraktivitas seperti sediakala,” kata Isdianto   Di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (3/8).

Isdianto memimpin Rapat Rutin OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui aplikasi zoom dari Gedung Daerah. Rapat dipimpin dari Gedung Daerah karena dirinya sedang menjalankan karantina mandiri akibat terpapar wabah covid19.

Tepat pukul 08.30 WIB, saat rapat bermula, tanpal Isdianto mengenakan baju putih dan peci hitam serta lengkap menggunakan masker. Rapat ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H. TS. Arif Fadillah, Asisten Administrasi Umum Hasbi dan Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudiana dari Ruang Rapat Lt.4, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang. 

Sementara itu beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga mengikuit rapat ini melalui rumah masing-masing karena masih melakukan karantina mandiri menunggu hasil swab yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu.

Isidanto dalam arahannya pada kesempatan ini mengatakan bahwa walalupun dirinya saat ini sedang melalukan karantina mandiri di kediaman namun dirinya tetap berharap para OPD yang terkait tetap dapat menjalankan kegiatan pemerintah seperti biasa. Karena pelayanan kepada mayarakat harus tetap menjadi prioritas.

“Saya mengharapkan semua pimpinan OPD dan staf jangan terkendala semua kegiatan, walaupun saya dalam kondisi karantina, urusan administrasi dan pelayanan akan kebutuhan masyarakat jangan sampai terhambat. Tetap jalankan kegiatan pemerintahan dengan berpedoman pada protokol kesehatan,” harapnya.

Kepada pimpinan RSUP Raja Ahmad Thabib secara khusus, Isdianto berpesan agar layanan kepada masyarakat harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu untuk layanan swab massal untuk masyarakat harus tetap dibuka dan jangan sampai ada masyarakat yang tidak terlayani.

“Terimakasih saya ucapkan kepada masyarakat karena antusias dan kesadaran yang  tinggi memeriksa kesehatannya ke Rumah Sakit. Layanan Swab jangan sampai berhenti karena masih banyak masyarakat yang ingin memerikasakan diri,” kata Isdianto.

Tidak lupa  kepada Kepala OPD Gubernur mengingatkan untuk tetap menjalankan beberapa proyek strategis yang telah menjadi komitmen Pemerintah provinsi kepulauan Riau. Pembangunan ini harus tetap dilakukan karen aakan memberikan dampak yang sangat nyata bagi perbaikan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan dan proyek strategis yang sedang dilelang untuk disegarakan karena kita tahu bahwa sejak covid dan refocusing banyak kegiatan yang telah tertunda. Amati dan kawal  beberapa proyek strategis ini agar bisa segera dilaksanakan. Jika ada kendala segera koodrinasi dengan kami akan dicarikan pemecahannya,” jelasnya.

Sementara itu Sekda Arif dalam laporannya menyampikan bahwa hingga saat ini telah dilakukan pengambilan sampel sebanyak 738 sampel swab. Pengambilan dilakukan mulai tanggal 30 juli hingga 02 Agustus 2020.

“Untuk wilayah Bintan dan Tanjungpinang dapat melakukan test swabnya di RSUP H. Ahmad Thabid, untuk wilayah Batam pada rumah sakit Embung Fatimah dan untuk masyarakat Kepri yang ada di Jakarta dapat melakukan test swabnya di Kimia Farma Cikini Jakarta,” jelasnya.

Untuk hasilnya Arif menyampikan  bahwa akan keluar mulai Senin (3/8) dan beberapa hari kedepan. Dirinya berharap dari hasil yang keluar nantinya banyak negatif sehingga akan lebih mudah penanganan di Rumah Sakit. Namun apabila nantinya hasil menujukan bahwa banyak yang positf maka Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menyediakan beberapa lokasi karantina karena kapasitas di RSUP telah penuh.

“Ahad (02/08) semalam kami telah melakukan peninjauan beberapa lokasi yang bisa jadi alternatif karantina bagi pasien yang positif covid yang tidak bergejala diantaranya Sunrise City Hotel Tanjungpinang, LPMP di Batu XVI dan alternatif terakhir sebagai tambahan di Asrama Haji Tanjungpinang  dengan kapasitas yang bisa menampung sekitar 159 orang,” lapornya.

Untuk mencegah penyebaran di Lingkungan Pemerintah provinsi Kepulauan Riau, Arif menyampaikan bahwa telah dikeluarkan Edaran bagi semuaASN, PTT dan THL bahwa yang bekerja di kantor hanya 25% pegawai dan 75% kembali melakukan kegiatan Work From Home.

Sumber: Diskominfo Kepri



AKBP Yos Guntur (Foto: Istimewa). 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2246/VIII/KEP./2020.,ST/2247/VIII/KEP./2020 ST/2248/VIII/KEP./2020., ST/2249/VIII/KEP./2020., ST/2250/VIII/KEP./2020 Tanggal 3 Agustus 2020. tentang Alih Tugas/mutasi jabatan Pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang dan Perwira Menengah Polda Kepri sebagai berikut :


  1. Karorena Polda Kepri Kombes Pol Budi Yuwono, SH., S.Ik diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbingadikal waketbidminwa STIK Lemdiklat Polri. Digantikan oleh Kombes Pol Heri Sumarji, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Kakorsis Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri.
  2. Karo Log Polda Kepri Kombes Pol Drs. Supardi diangkat dalam jabatan baru sebagai Analis kebijakan Madya bidang PAL SSLOG Polri. Digantikan oleh Kombes Pol Jakub Prajogo, S,Ik yang sebelumnya menjabat sebagai Kaprodiploma Ditprog Sarjana STIK Lemdiklat Polri.
  3. Kapolresta Barelang Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro, S.Ik diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolresta Yogyakarta Polda DIY. Digantikan oleh AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, SH, S.Ik yang sebelumnya menjabat sebagai Irbid Itwasda Polda Kepri.
  4. Wadir Binmas Polda Kepri Kombes Pol Edy Suryanto, S.Pd., M.Si diangkat dalam jabatan baru sebagai Pamen Itwasum Polri penugasan pada Kompolnas.
  5. Jabatan Wadirresnarkoba diisi oleh AKBP Dasmin Ginting, S.Ik., yang sebelimnya menjabat sebagai Kapolres Rokan Hulu Polda Riau.


"Untuk pelaksanaan Serah Terima jabatan, waktu dan tanggal pelaksanaan masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Mabes Polri" tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.



Humas Polda Kepri



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.