Plt Gubernur Kepri, Isdianto. (Fhoto: Ist). 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri memastikan bahwa pihaknya akan tetap memfokuskan program-program anggaran tahun 2020 untuk program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto di Tanjungpinang, Selasa (29/10).

"Untuk 2020 tetap kita prioritaskan program yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Isdianto, dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Menurut Isdianto, pihaknya telah melakukan perhitungan untuk mengevaluasi program-program yang bermanfaat atau tidak bagi masyarakat.

"Untuk program yang tidak bermanfaat bagi masyarakat akan kita hapus dan ditunda, mengingat kondisi keuangan Kepri saat ini," tegas Isdianto.

Dengan adanya program kegiatan yang berdampak bagi masyarakat, Isdianto yakin dapat ikut mempercepat pembangunan di Provinsi Kepri.

"Kita tidak bisa memaksa memasukkannya dalam APBD, jika dipaksakan dikhawatirkan akan berdampak negatif dan tidak selesai," jelas Isdianto. Apalagi melihat kondisi perekonomian Provinsi Kepri saat ini.


Red


Fhoto: Istimewa. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Kepri memastikan bahwa daging sapi beku yang disediakan Bulog Provinsi Kepri telah mendapatkan sertifikasi halal. Hal ini disampaikan Kepala Operasional Harga Pasar dan Pengadaan Bulog Sub Divre Tanjungpinang, Hendra Gunafi di Tanjungpinang, Selasa (29/10).

"Untuk daging  beku yang dikeluarkan Bulog sudah pasti halal," ungkap Hendra, dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Menurut Hendra, mulai dari penyembelihan dan pemotongan daging sapi beku yang dikeluarkan Bulog berasal dari daging Sapi India.

"Yang telah berasal dari tempat yang telah bersertifikat halal, dengan cara yang halal dan sudah pasti halal," jelas Hendra Gunafi.

Hendra mengatakan bahwa untuk Provinsi Kepri tahun 2019 menyediakan 10 ton daging sapi. Yang mana daging beku yang dijual Bulog seharga Rp 80.000 per kilogram.

"Untuk itu, kita mendorong masyarakat untuk Kepri untuk membeli dan menkonsumsi daging beku yang berasal dari Bulog," ungkap Hendra.



Red


Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam, Eryudhi Apriadi.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Tahun 2020, Batam kembali mendapat bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan Kota Batam, Eryudhi Apriadi mengatakan jumlah bantuan yang diterima tahun depan lebih banyak dari tahun ini.

“Tahun depan BSPS masih. Jumlahnya 355 unit berupa peningkatan kualitas perumahan warga,” kata Eryudhi di Batam Centre, Senin (28/10)

Dikutip dari situs Media Center Batam, BSPS ini merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Penyerahannya ke daerah dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK).

Tahun 2018 Batam mendapat program BSPS untuk 198 unit rumah. Tiap rumah menerima Rp15 juta.

Sedangkan di 2019, jumlah penerima BSPS sebanyak 190 rumah tak layak huni. Dengan nilai bantuan Rp17,5 juta per rumah.

“Untuk tahun depan nilainya masih sama, Rp17,5 juta untuk masing-masing penerima bantuan,” kata dia.

Terkait penyebaran bantuan, menurut Eryudhi akan ditentukan kemudian. Berdasarkan hasil rapat, verifikasi, dan petunjuk teknis pengerjaan


Red


Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91.
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri menggelar upacra peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2019 tingkat Provinsi Kepri di haaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (28/10-2019). Upacara yang dipimpin Plt Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto ini berjalan khidmat dan lancar.

Dalam sambutannya, Isdianto mengatakan bahwa pda peringatan Hari Sumpah Pemuda ini merupakan implementasi semangat peringatan Sumpah Pemuda bagi pembangunan di Provinsi Kepri.

"Salah satunya dengan komitmen pemerintah Provinsi Kepri dalam terus menciptakan pemuda Kepri yang kreatif dan berkarakter," ungkap Isdianto dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Yang mana, dengan kreatif dan berinovasi pemuda juga diharapkan sebagai pembangun bangsa dimasa mendatang. "Sehingga banyak inovasi dan program-program yang mendorong kemajuan di Provinsi Kepri," tegas Isdianto.

Isdianto juga terus mengingatkan kepada seluruh generasi muda Kepri untuk dapat selalu berlaku baik dalam segala hal. "Semoga generasi muda kita terbebas dari berbagai kenakalan remaja, pengaruh narkotika hingga pergaulan bebas yang mengancam generasi muda saat ini," ujar Isdianto.

Isdianto yakin bahwa pemuda Kepri dapat menjadi generasi muda yang berakhlak mulia,mampu menjadi tokoh perubah bangsa dan membawa Kepri pada kemajuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Mafrizon mengatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pembangunan pemuda di Kepri. "Semoga pemuda di Kepri dapat terus meningkatkan peran sertanya dalam berkontribusi pembangunan Kepri," tegas Mafrizon.

Untuk itu, Mafrizon mengajak seluruh pemuda Kepri untuk bersama-sama bersatu dalam membangun Kepri. "Karena percayalah  dengan kebersamaan dan persatuan kita bisa," tegas Mafrizon lagi.


Red


Fhoto:Ist
BINTAN KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia akan membuat surat mandat untuk memperkuat legalitas Bawaslu tingkat Kabupaten dan Kota.

Ketua Bawaslu Bintan Febriadinata, di Bintan Senin (28/10), mengatakan, surat "sakti" itu diterbitkan Bawaslu seandainya MK belum memutuskan peninjauan kembali terhadap sejumlah pasal pada UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada.

"Ada Bawaslu provinsi, kabupaten dan kota ajukan peninjauan kembali terhadap pasal-pasal yang dianggap tidak relevan dengan kondisi sekarang," ucapnya dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Salah satu pasal yang bertentangan dengan UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu terkait nama lembaga pengawas pemilu kabupaten dan kota. Pada UU Pilkada ditegaskan Panwaslu kabupaten dan kota yang bersifat ad hoc, sedangkan pada UU Pemilu menjadi Bawaslu kabupaten dan kota dengan masa tugas komisioner selama lima tahun.

Menurut dia, perbedaan ketentuan itu yang membuat Bawaslu kabupaten dan kota sedikit ragu dalam melaksanakan tahapan pilkada, terutama yang berhubungan dengan anggaran daerah yang dipergunakan.

"Setelah ada surat mandat dari Bawaslu RI agar melaksanakan pilkada sesuai tugas dan fungsi, kami sudah tidak ragu lagi," ucapnya.

Febri mengemukakan anggaran untuk pengawasan pilkada yang berasal dari APBD Bintan sebesar Rp6,7 miliar. Dana hibah dari Pemkab Bintan itu sudah disepakati dan ditandatangi Pemkab Bintan dan Bawaslu Bintan.

Anggaran itu seharusnya sudah dapat dicairkan 14 hari setelah nota kesepakatan dana hibah daerah ditandatangani, namun Bawaslu Bintan belum menyelesaikan administrasi untui pencairan.

"Rekening bank yang digunakan untuk menyimpan dana hibah itu adalah BRI," katanya.


Red


Aspers Danlantamal IV Jadi Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-91.
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Asisten Personel Komadan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Aspers Danlantamal) IV Kolonel Laut (K) Acep Maksum, S.E.,M.M., CHRMP., memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di lapangan apel Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No 1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Senin (28/10-2019).

Upacara tersebut, pembacaan teks Pancasila, Pembacaan Pembukaan UUD’45. Kemudian dilanjutkan pembacaan amanat Menteri Pemuda dan Olahrga Zainudin Amali.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Aspers Danlantamal IV mengatakan, bahwa Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”.

"Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda, yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda bahwa, hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa," ujarnya.

Juga dikatakan bahwa “Tema Bersatu Kita Maju” sesungguhnya diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda lah Indonesia bisa lebih maju.

“Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia," kata Menpora dalam amanat yang dibacakan Kolonel Laut (K) Acep Maksum.

Lebih jauh dikatakanya, kemajuan tidak pernah akan tercapai dalam arti yang sesungguhnya kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya.

“Tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya, tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu, serta kenyataan-kenyataan masa kini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan," ujarnya.

“Wahai Pemuda Indonesia, Dunia Menunggumu, Berjuanglah, Lahirkanlah Ide-ide, Tekad dan Cita-cita, Pengorbanan dan Perjuanganmu Tidak Akan Pernah Sia-sia Dalam Mengubah Dunia," terangnya kembali.

Diakhir amanatnya Menpora RI, mengatakan, semangat para pemuda dalam menatap dan ikut membangun dunia harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia, dalam ikut serta berpartisipasi mengangkat bangsa dan tanah air tercinta di kancah dunia.

Hadir pada upacara tersebut Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kepala Dinas/Kepala Satuan Kerja Lantamal IV, Para Pamen Lantamal IV.



Red


Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ubaingan Sigalingging. (Fhoto:Is).
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Hujan deras datang satu sampai dua jam, ruas jalan dan pemukiman di daerah Nagoya dan Jodoh, Batu Ampar, mengalami banjir. Sehingga para pengguna jalan terpaksa mendorong kendaraanya, akibat macet terkena air. Hal itu membuat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Ubaingan Sigalingging angkat bicara.

"Penanganan banjir, itu harus ada penanganan lintas sektoral dan lintas instansi, Kota, Provinsi dan Pusat. Dimana faktanya di Kota Batam ini, bahwa drainase, belum semua bisa menampung curahan dan mengatasi tekanan air hujan yang begitu besar," kata politisi Partai Hanura, Ubaingan Sigalinggin di Mall Batam Center, Sabtu (26/10-2019).

Maka seogeianya, lanjut Ubaingan, pemerintah itu harus satu langkah untuk menanganinya. Dan ini terjadi banjir bukan hanya di Kota Batam, melainkan di Kota Tanjungpinang juga sama. Karena itu, ia berpendapat, pemerintah Kota Batam, tidak bisa berdiri dan berjalan sendiri. Harus bekerjasama dengan pemerintah provinsi.

"Dalam konteks ini, saya melihat. Ini adalah suatu hal yang sangat penting dan sangat berdasar. Sehingga pemerintah provinsi Kepri harusnya bisa lebih memilah-milah anggaran untuk kepentingan masyarakat, khusunya penanganan banjir ini. Memberikan secara prioritas anggaranya," ujarnya.

Selanjutnya, dirinya, tempo hari menyikapi, kenapa anggaran Provinsi Kepri itu dialokasikan untuk anggaran reklamasi di gurindam 12 Tanjungpunang. Padahal itu bukan sesuatu yang urgen. Padahal di Kota Tanjungpinang sendiri, anggaran air, penanggugalangan banjir, perbaikan drainase dan lain-lainya, itu sangat diperlukan.

"Artinya disini, saya mengatakan bahwa politik anggaran untuk kepentingan publik, itu diabaikan oleh pemerintah Provinsi. Disisi lain, pemerintah kota juga, sepertinya merasa hebat, seolah-olah mampu mengatasi ini semua," pungkasnya.

"Pemerintah kota tak mampu, karena anggaranya terbatas. Jadi ada tiga instansi, yakini pemerintah Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepri dan BP Batam, harus duduk bersama untuk mengatasi permasalan banjir ini. Itu baru bisa diatasi penanggulangan banjir, dengan baik. Walaupun bisa 100%, tetapi paling tidak bisa mengatasinya dalam skala yang lebih besar. Dan menurut saya, terkait kebijakan pemerintah Privinsi Kepri dalam mengatasi persoalan banjir di kota Batam dan Kota Tanjungpinang," ujarnya kembali.

Sementara, menurut salah seorang warga mengatakan, bukan drainasenya yang tidak mampu menampung air, tetapi lobang untuk penyaluran air ke darainase itu lebih tinggi dari jalan. Makanya air tidak turun langsung ke drainase, dan mengepul diruas jalan.

"Itu penyebabnya. Apalagi sekarang ini musim hujan. Rawan banjir akibat musim hujan," ujarnya sambil mendorong motornya.

Untuk ini, kata Ubaingan Sigalingging, ini menyangkut konstruksi, dimana drainase nya lebih tinggi daripada jalan. Dimana dibeberapa tempat lain, sudah dilakukan perbaikan, dan dibongkar. Tentunya ini masih banyak yang akan diperbaiki.

"Dalam posisi seperti ini, maka dari tiga instansi tersebut harus bekerjasama, dan tidak bisa berjalan sendiri. Karena tidak mungkin kondisi seperti ini dibiarkan terus menerus. Harus ada upaya untuk memperbaiki, dan akan membutuhkan biaya dan untuk membongkarnya kembali," tuturnya.

Kemudian menurutnya, ini skala prioritas, karena menyangkut soal kepentingan pembangunan, dan juga kelancaran lalu lintas. Dan bukan saja hanya lalu lintas, tapi ini juga terkait publik dan juga inveatasi.

"Bagaiman investor mau percaya, urusi banjir aja tidak beres. Apalagi ini pusat Kota Batam. Harusnya ini bukan jadi masalah, tapi harus menjadi perhatian semua pihak. Dan masyarakat jangan bosan-bosanya meminta, dan menyuarakan ini kepada pemerintah.

"Dan yang pastinya, saya akan menjadikan ini sebagai prioritas kedepanya. Agar bagaimana politik anggaran itu, betul-betul diarahkan untuk kepentingan publik, bukan yang sifatnya parsial, seperti pembangunan-pembangunan lain yang tidak memberi dan efek terhadap kepentingan publik," tuturnya.


Alfred


Kapolda Kepri Pimpin Upacara Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Polda Kepri gelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, di lapangan markas besar Polda Kepri. Upacara tersebut, menjadi Inspektur Upacara Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK dan juga dihadiri oleh Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, dan Personel Polda Kepri, Senin (28/10-2019).

Kapolda Kepri menyampaikan kepada seluruh personel Polda Kepri untuk tetap memelihara semangat didalam jiwa dan fikiran yang merupakan modal dasar dan utama dalam bekerja. Rasa semangat itu sendiri akan menjadi pemacu untuk melakukan yang terbaik.

"Jangan pernah meninggalkan sejarah dan semangat perjuangan para pemuda-pemuda terdahulu dan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 316 tahun 1959 tentang penetapan Hari bersejarah bagi Nusa dan Bangsa Indonesia, termasuk peringatan Hari Sumpah Pemuda Pada hari ini," pinta Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto

Selanjutnya Kapolda Kepri membacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dr. H. Zainudin Amali, SE. M.Si., Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”, Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

Tema Bersatu Kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda lah Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan Bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik. “Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia”.

Selamat Hari Sumpah Pemuda Ke-91 Semoga melalui peringatan ini kita selalu menghormati jasa para pemuda, jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan kita. Semoga Allah SWT – Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa melimpahkan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua.


Red


Operasu Zebra Seligi Polda Kepri, tahun 2019.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga mengatakan, operasi Zebra Seligi tahun 2019 berlangsung selama 14 hari dimulai dari tanggal 23 Oktober 2019 sampai dengan 5 November 2019 dan pada hari pertama pelaksanaannya Polda Kepri telah melakukan penindakkan, tilang, dan teguran.

"Pada hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2019 Polda Kepri dan jajaran telah melakukan penindakkan pelanggaran sebanyak 171 kali mengalami kenaikan sebanyak 55% dibandingkan dengan penindakkan pada hari pertama tahun sebelumnya yaitu sebanyak 110," kata Erlangga.

Lanjutnya, untuk jumlah tilang sendiri mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 100%, dimana pada tahun sebelumnya sebanyak 54 tilang dan pada pelaksanaan Operasi Zebra Seligi tahun 2019 sebanyak 109 Tilang yang dikeluarkan bagi para pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Tidak hanya melakukan penindakan pelanggaran dan tilang, Polda Kepri dan jajaran juga memberikan teguran kepada para pelanggar lalu lintas yaitu sebanyak 62 teguran, hal ini mengalami kenaikan sebesar 11% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 56 teguran," ujarnya.

Kemudian, delapan Prioritas sasaran utama pada Operasi Zebra Seligi 2019 adalah pelanggaran yang tidak menggunakan Helm SNI, pelanggaran melawan Arus, penggunaan Handphone saat berkendara, berkendara dibawah pengaruh alkohol, berkendara melebihi batas kecepatan, pengendara dibawah umur, pelanggaran surat kendaraan, dan mengendarai kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan.

"Pada hari pertama pelaksanaan Operasi terjadi 1 kecelakaan tunggal lalu lintas di Kota Tanjungpinang, dalam kejadian tersebut korban mengalami Luka ringan. Kejadian berawal dari korban mengendarai sepeda motornya dari arah KM. 6 menuju kearah Makam Pahlawan, pada saat itu pengendara mengerem dan terjadi selip sehingga terjatuh di aspal. Dalam kejadian tersebut kerugian material yang dialami sebesar Rp. 500.000," ungkapnya.



Red


Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Sapa Personilnya BKO ke Polda Metro Jaya. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: 100 Personil Polda Kepri BKO, ke Polda Metro Jaya, Selasa (22/10-2019) pukul 22.45 Wib tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Selanjutnya di Mapolda Kepri dilaksanakan Apel Penyambutan kembalinya 100 Personel Ditsabhara selesai penugasan BKO Polda Metro Jaya, Rabu (23/10-2019).

Apel Penyambutan dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, S.IK dengan dihadiri Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Personel Dit Sabhara Poda Kepri BKO Polda PMJ dan Personel Polda Kepri.

Dalam arahannya Kapolda Kepri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Personel yang telah selesai melaksanakan pengamanan di Jakarta atas dedikasi dan pengabdiannya.

"Kegiatan Pengamanan yang dilaksanakan di Jakarta adalah sebuah pengalaman yang belum tentu semua insan Bhayangkara memiliki. Diharapkan kepada semua personel yang telah melaksanakan pengamanan di Jakarta dapat menyikapi perkembangan yang ada kedepannya," ujarnya.

"Maknai dan pahami tugas dengan bekerja ikhlas tanpa pamrih dan pengorbanan yang tinggi, yakin dan percayalah Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi kita. Semua menjadi pembelajaran dan pengalaman kepada rekan-rekan, semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua," tuturnya kembali.


Red


Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Drs. Arif Nahari, M.Si.
TANJUNG UBAN, KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., hadiri kegiatan pelepasan Jelajah Kapal Kepahlawanan (JKK) di Dermaga TNI Angkatan Laut Mentigi Tanjung Uban Bintan Kepulauan Riau , Rabu (23/102019).

Kegiatan tersebut digelar oleh Kementrian Sosial, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2019, yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada I dan Lantamal IV.

JKK berlangsung di atas KRI Banda Aceh-593, yang diselenggarakan mulai tanggal 23 hingga 25 Oktober, yang merupakan kapal perang RI dimana bertugas selain di bidang operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam, juga berfungsi sebagai kapal angkut untuk mengangkut pasukan personil TNI dalam rangka penugasan.

Acara pelepasan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Drs. Arif Nahari, M.Si., yang mewakili Mentri Sosial RI yang diikuti perserta sebanyak 550 personel.

Menteri Sosial RI mengatakan, kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan ini merupakan kegiatan strategis dalam rangka penanaman dan pewarisan nilai kepahlawanan antar generasi untuk menjaga existensi bangsa pada persaingan global yang semakin ketat di tengah derasnya ilmu pengetahuan dan teknologi di era Revolusi Industri 4.0.

“Melalui kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan ini diharapkan dapat dijadikan suatu sarana untuk mempertebal rasa nasionalisme di kalangan generasi muda," kata Mensos yang dibacakan oleh Sekretaris Direktorat  Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial RI, Drs.Arif Nahari, M.Si.

Mensos juga menyampaikan, sebagai generasi milenial atau “anak jaman now” yang tumbuh pada era internet booming tentu tantangannya sangat luar biasa. Pengaruh kemajuan teknologi informasi harus bisa kita manfaatkan untuk kemaslahatan. Kita buktikan bahwa pemuda pemudi Indonesia mampu unggul dan bukan hanya menjadi penonton belaka.

“Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 kiranya juga dapat dijadikan sebagai suatu momentum untuk menggugah segenap elemen bangsa untuk mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai kepahlawanan serta menjadi Pahlawan Masa Kini," ujarnya.

“Sesuai dengan Tema Hari Pahlawan Tahun 2019 “Aku Pahlawan Masa Kini”. Aktualisasi nilai-nilai Kepahlawanan perlu diselaraskan dengan era kekinian mengingat pahlawan jaman dulu, berbeda dengan sekarang. Bukan saja beda masanya, beda generasinya, juga beda tantangan yang dihadapi. Untuk itu, saya ingin mengajak para generasi muda untuk memanfaatkan masa muda dengan berkarya nyata membangun bangsa," terangnya kembali.

Kemudian Mensos juga mengatakan, mulai dari apa yang dapat kita lakukan didalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas pada kepentingan pribadi atau golongan. Tanamkan dan yakinkan pada diri kita bahwa kita mampu menjadi Pahlawan Masa Kini.

Rute jelajahnya kali ini adalah mulai dari Dermaga Mentigi Tanjung Uban kemudian ke Selat Singapura lalu ke perairan Pantai Sakera kapal lego mengeluarkan kapal sekoci untuk kegiatan Bakti Sosial di Pantai Sakera, lalu berlayar kembali ke Selat Singapura dan berakhir di Dermaga Mentigi Tanjung Uban.

Selama dalam pelayaran, para peserta mendapatkan pembekalan dan materi tentang Sejarah Perjuangan di Kepri, lalu ada pemberian Matri sejarah Kemaritiman, kemudian materi tentang nilai-nilai Kepahlawanan dari keluarga Pahlawan serta masih banyak lagi kegiatan yang dapat memberikan jiwa Nasionalisme dan Kepahlawanan yang tinggi bagi kaum muda sebagai gernerasi penerus bangsa.

Kegiatan tersebut merupakan kali ketiga digelar, yang pertama pada 2017, peserta berlayar dari Dermaga Ujung Surabaya-Batu Poron Bangkalan, dengan menggunakan KRI dr. Soeharso-990, yang berfungsi sebagai kapal rumah sakit, kemudian yang kedua di Makasar pada tahun 2018, menggunakan KRI Makasar-590 yang di fungsikan bidang operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam.

Sebagai informasi perserta JKK ini terdiri dari pelajar SMA, Pramuka Saka Bahari, Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan, Panti Asuhan, Pesantren, Pilar-pilar Sosial serta Paskibra Provinsi Kepri dan Kabupaten Bintan.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, M.M., Kadispotmar Mabesal Brigjen TNI Marinir D.P Rompas, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Kafasharkan Mentigi Kolone Laut (T) Mulyatna, S.T.,  Danlanud RHF Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Karumkital Dr. Midiato Suratani Kolonel Laut (K) dr. Dwi Adang Iskandar, Sp.B., Dansatkat Koarmada I Kolonel Laut (P) Robert Hasudungan Marpaung, Para Kepada Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV, Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kepri, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang.



Red


Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Plt Gubernur Kepri sampaikan apresiasi kinerja TNI-Polri berhasil selama pengamanan Pemilu 2019. Hal itu diucapkanya, saat menghadiri gelar Pasukan Operasi Zebra Seligi 2019 di Polda Kepri, Rabu (23/10-2019).

"Apresiasi atas Kinerja TNI Polri selama Pengamanan Pemilu 2019 sampai dengan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang dapat berjalan aman, damai dan kondusif," kata Plt Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto, S.Sos., M.M. dan Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, S.H.

Plt Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto, S.Sos., M.M. menyampaikan atas nama Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau mengucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI-Polri pada pelaksanaan pengamanan Pileg, Pilpres, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang baru saja dilaksanakan, Alhamdullilah berjalan lancar, aman dan kondusif.

"Semua ini dapat terwujud atas kerja keras dari TNI-Polri, sekali lagi kami ucapkan terima kasih. Tentunya harapan kedepan hal ini dapat terus terjaga keamanan di Provinsi Kepulauan Riau," ujar H. Isdianto, S.Sos., M.M.

Ditambahkan oleh Plt Gubernur Provinsi Kepri bahwa Wilayah Provinsi Kepri yang terdiri dari 96% Lautan dan 4% daratan, semua ini mampu dijaga oleh TNI-Polri dalam menciptakan situasi yang aman, Damai dan kondusif, sekali kami sangat mengapresisasi atas kinerja tersebut.

Selanjutnya Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, S.H menyampaikan atas nama lembaga DPRD Provinsi Kepri dan seluruh Masyarakat Kepri sangat mengapresiasi kerjasama antar TNI-Polri yang selama ini telah dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kepri, terima kasih yang sebesar-besar nya kepada TNI-Polri yang telah mengamankan Pileg dan Pilpres.

"Bahkan mengamankan Pelantikan Presiden dan wakil Presiden terpilih tanggal 20 Oktober yang lalu, hal ini dapat terwujud berkat kerjasama yang baik antar TNI-Polri. Mudah-mudahan kedepan kerja sama ini semakin solid antar TNI-Polri dan Masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kepulauan Riau ucap Ketua DPRD," ujarnya.


Red


Walikota Batam Tinjau Peninjauan Kios Pasar Induk. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Penertiban pedagang di sekitar bangunan Pasar Induk direncanakan Sabtu (26/10) atau paling lambat pekan depan. Rencana ini disampaikan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad usai meninjau kondisi kios untuk pemindahan sementara para pedagang, Selasa (22/10). Kios-kios ini berlokasi tepat di samping Pasar Induk, Jodoh.

“Kami akan koordinasi dengan rekan di tim terpadu. Mudah-mudahan minggu depan atau Sabtu ini sudah lakukan eksekusi,” kata Amsakar, dikutip dari situs MCB.

Ia mengatakan dari hasil peninjauan tersebut diketahui bahwa semua pedagang di Pasar Induk dan sekitarnya sudah terdata. Dan sudah mendapat lokasi kios sementara, berdasarkan hasil pengundian.

“Alhamdulillah rekan pedagang sudah terdata. Sudah dipastikan tak ada yang tertinggal kalau ada penertiban. Selanjutnya tinggal pembersihan,” tuturnya.

Menurut Amsakar, para pedagang juga sepakat bahwa tempat tersebut harus ditata ulang. Karena itu mereka bersedia untuk dipindahkan, selama proses pembangunan pasar induk berjalan.

“Kios ini juga sudah kita bangun sesuai kebutuhan pedagang. Dari data, ada 186 pedagang, yang dibangun 200-an,” ujarnya.

Kemudian, sambung Amsakar, beberapa permintaan pedagang juga sudah dipenuhi. Sebelumnya pedagang enggan pindah dengan alasan tak tersedia gudang. Maka gudang pun dibangun di bagian belakang. Alasan berikutnya, tidak ada tempat salat. Dan musala pun dibangun.

“Semua sesuai aspirasi mereka. Jadi tak ada masalah. Air juga tak ada masalah, bisa ambil dari pipa di depan. Semua sudah selesai. Pemerintah cari langkah yang paling akomodatif. Semua sudah kita perhatikan berbagai aspirasi yang berkembang,” ujarnya.

Amsakar berharap rencana pemerintah untuk membangun ulang pasar induk ini didukung semua pihak. Karena tujuannya adalah menjadikan wajah Kota Batam semakin indah di setiap aspeknya.

“Biar kota menjadi cantik. Pedagang kita diberdayakan dan dimanusiakan. Aktivitas di sini kita jamin,” kata dia.


Red


Pengarahan Sekda Kota Batam Kepada Pelajar SMN 3.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin meminta siswa-siswi SMAN 3 Batam untuk bijak menyikapi teknologi. Pesan ini disampaikan Jefridin ketika menjadi pembina upacara Senin (21/10).

“Pintar-pintar menyikapi penggunaan HP (handphone). Karena di sini, sudah ada Undang-undang yang menyangkut,” tutur Jefridin, dikutip dari situs MCB.

Undang-undang yang ia maksud adalah UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pasal yang disoroti adalah mengenai penyebaran informasi bohong atau hoaks.

Jefridin mengatakan perkembangan teknologi informasi ini di satu sisi memberikan faedah luar biasa. Yakni dapat menjalin komunikasi dari orang yang berjauhan secara lokasi. Tapi di lain sisi juga bisa membawa keburukan apabila digunakan secara tidak bertanggung jawab.

“Saya sekarang, satu detik tak jumpa ini (HP), pening. Tak bisa mengetahui apa yang terjadi di seluruh dunia. Inilah, kita perlu menyikapi mana yang boleh kita baca mana yang boleh kita share (bagikan),” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Jefridin juga kembali mengingatkan tentang bahayanya penyalahgunaan narkotika. Ia berpesan kepada para pelajar di sekolah tersebut untuk menjauhi narkoba.

“Jauhi yang namanya narkoba. Jangan coba-coba narkoba,” tegasnya.


Red


Serahterima Jabatan Kadiskum Lantamal IV. 
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin langsung acara serah terima jabatan Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Lantamal IV yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No 1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Senin (21/10-2019).

Jabatan Kadiskum Lantamal IV resmi diserahterimakan dari Letkol Laut (KH) M. Muchlis, S.H., M.Tr,Hanla., M.M.,  kepada Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. Selanjutnya Letkol Laut (KH) M. Muchlis, S.H., M.Tr,Hanla., M.M., menempati jabatan barunya sebagai Kepala Bidang Hukum dan Informasi di Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Barat Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Batam Kepri.

Dalam sambutannya Danlantamal IV mengatakan bahwa “Serah terima jabatan dalam suatu organisasi militer pada hakekatnya merupakan momentum formal yang dilaksanakan untuk memenuhi berbagai kepentingan yang bersifat strategis”.

“Makna yang terkandung di dalamnya adalah, terwujudnya upaya-upaya kaderisasi dan peremajaan, guna memperoleh pembaharuan semangat dan penyegaran pemikiran, dengan selalu berorentasi kepada terwujudnya perilaku organisasi yang lebih dinamis, dan menghasilkan output yang lebih optimal dari waktu ke waktu," ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, bahwa perilaku organisasi yang dinamis tersebut ditampilkan dalam wujud tercapainya berbagai kemajuan dan keberhasilan tugas yang semakin lama semakin meningkat bobotnya, disertai kemampuan adaptasi dan antisipasi yang tepat terhadap berbagai fenomena perubahan lingkungan strategik yang berkembang.

“Kepala Dinas Hukum Lantamal IV merupakan unsur pelaksana pusat di lingkungan Lantamal IV, yang bertugas kewajiban melaksanakan pembinaan hukum, penegakan hukum dan bantuan hukum bagi personel Lantamal IV," terang Danlantamal IV.

Juga di katakan, secara obyektif harus kita akui bahwa selama ini, upaya-upaya untuk meningkatkan kinerja staf Diskum di Lantamal IV telah banyak dilakukan dan telah menghasilkan berbagai peningkatan positif selama kepemimpinan saudara.

Kemudian, dipengujung sambutannya Danlantamal IV berpesan, atas nama pribadi dan jajaran Lantamal IV saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Laut (KH) M. Muchlis, S.H., M.Tr.Hanla., M.M., atas dedikasi, loyalitas, sumbangan pemikiran dan kerja keras  saudara dalam memajukan organisasi Lantamal IV selama ini, dan disertai do’a, semoga saudara dapat meraih sukses di tempat penugasan yang baru.

Masih ditempat yang sama, dilaksanakan acara Ramah Tamah serah terima jabatan Kadiskum Lantamal IV. Didalam acara tersebut Danlantamal IV berkesempatan memberikan cindera mata kepada Letkol Laut (KH) M. Muchlis, S.H., M.Tr.Hanla., M.M., sebagai rasa ucapan terima kasih.

Hadir dalam acara tersebut Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) DR. Imam Teguh Santoso, S.T., M.Si., Para Pejabat Utama Mako Lantamal IV, Para Kepal Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV, Para Pamen serta Pama Lantamal IV.



Red


Terdakwa Sringatin Usai Mendengarkan Putusan. 
HUKUM KEPRIAKTUAL.COM: Sringatin binti Kadi terdakwa kasus Narkotika berat 121 gram terlihat ceria, dan tidak sedikitpun terlihat adanya penyesalan ketika mendengarkan putusanya di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Dimana terdakwa menjadi kurir, mengantarkan sabu tersebut ke Surabaya dengan mendapatkan upah, setelah barang sampai ke tujuan.

"Mengadili, menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Sringatin, dengan hukuman kurungan penjara selama 10 tahun, denda 1 milliar, subsuder 2 bulan kurungan penjara, bila tidak dibayarkan," kata Hakim Taufik didampingi Hakim anggota Yona dan Dwi Nuramanu, Senin (21/10-2019).

Selain itu, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, menjadi perantara sabu.

Atas amar putusan yang dibacakan hakim. Terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ristianti Andriani menyatakan "Terima". "Saya terima yang mulia," ujar terdakwa Sringatin.

Sebelumnya, terdakwa Sringatin dituntut JPU Ristianti Andriani, dengan kurungan penjara selama 11 tahun, denda 1 milliar, subsuder 6 bulan kurungan penjara.

Dalam pokok perkara terdakwa, dan selama persidangan pemeriksaan saksi-saksi. Terdakwa diamankan Bea Cukai Batam, setelah melewati X Ray Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (29/5-2019). Hasil pemeriksaan Bea Cukai Batam, dari terdakwa ditemukan sabu dari dalam duburnya, yang dibungkus dalam pembalut (Kondom).

Sabu tersebut dibawa dari Malaysia, tujuan ke Batam dan diantarkan ke Surabaya. Setelah barang tersebut sampai ketujuan, terdakwa mendapatkan upah, sebagaimana yang dijanjikan. Sementara upah untuk operasional pengantaran barang. Terdakwa baru menerima upah sebesar RM 900 atau sekitar Rp 3.150.000.



Alfred


Fhoto Bersama Elemen Masyarakat Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Polda Kepri dengan elemen masyarakat Kota Batam mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, untuk aman dan kondusif.

Melalui agenda kegiatan "Basembang Bercerite Kamtibmas" yang digelar Polda Kepri untuk menjaga kondusfitas jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Sabtu (19/10-2019) di Pacific Palace Hotel-Kota Batam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dir Binmas Polda Kepri Kombes Pol Drs. Bambang Sigit Priyono, M.Si, LAM (Lembaga Adat Melayu) Kota Batam, para tokoh Agama, Tokoh Adat dan tokoh Pemuda serta Organisasi di Kota Batam.

Dir Binmas Polda Kepri menyampaikan ″Program yang dicetuskan oleh Polda Kepri yakni ″Besembang Becerite Kamtibmas″ untuk kesekian kalinya kita jalankan dengan tujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib dan terkendali. Dalam kegiatan ini hadir dari berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama menciptakan situasi yang sudah kondusif ini dipelihara.

"Termasuk juga dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang dilaksanakan besok, diharapkan kepada seluruh masyarakat di Provinsi Kepri dapat menjaga wilayah Kepri yang selama ini damai dan sejuk dapat terus kita tingkatkan,″ tutur Dir Binmas Polda Kepri.

Selanjutnya segenap organisasi kepemudaan menyampaikan Deklarasi yakni “Kami elemen Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau menolak aksi Terorisme dan Radikalisme serta mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia berjalan aman dan Kondusif″.


Red


Konfrenci Pers Pihak Perusahaan PT. PBB dan PT. APM.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sesuai data yang dimiliki dua perusahaan, lahan seluas 48.622 M² yang berada disamping sekolah Mondial, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, itu "Bukan Kampung Tua Seranggon". Hal itu diungkapkan Direktur PT. Pesona Bumi Barrelang (PT.  PBB), Salim Saputra, saat konfrence pers di salah satu reatourant Harbourbay, Jumat (18/10-2019).

Kata Salim Saputra, lahan PT Armanda Pratama Mandiri, Penetapan Lokasi (PL) nomor 212030052 tanggal 18 Februari 2012 yang dikeluarkan BP Batam, seluas 8.000 M², dan lahan milik PT. Pesona Bumi Barelang dengan Penetapan Lahan (PL) nomor 23030740 Tanggal 18 November 2003, seluas 40,6 M².

"Perusahaan kami bergerak di bidang properti, dan akan dibangun dilahan tersebut. Namun, tahun 2016, dilahan kami itu sudah berdiri bangunan liar. Padahal tahun 2006 sampai tahun 2015, kami nelihat melakukan citra satelit, lahan itu masih kosong," kata Salim Saputra didampingi Kuasa Hukumnya, Tantimin.

Kemudian, kata Salim Saputra, dalam lahan itu, sudah ada berdiri bangunan rumah dan ruko. Sesuai data yang dipeganganya, bahwa ada 40 bangunan di lahan itu, yang dikavling-kavlingkan dengan ukuran 8 x 12 M2, dan dijual mereka dengan harga antara Rp 35-40 juta.

"Warga sudah membeli kavling dan membayarnya, sesuai surat perjanjian dan kwitansi pembayaran ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Tim 13," kata Salim Saputra.

Selain itu, Salim meminta kepada warga yang telah terlanjur membayar, karena ditipu oleh kedua oknum. Pihaknya akan mengembalikan uang kepada warga, dengan syarat membawa bukti lengkap setelah diverifikasi oleh perusahaan. Karena pihak perusahaan sudah melakukan pengembalian uang kepada 5 pembeli kavling.

"Itulah bentuk perhatian kami kepada warga yang tertipu. Kalau utnuk bangunan, kami tidak bisa membayarnya. Perusahaan hanya membayar uang kavling yang dibeli warga," ujar Salim.

Ditambahkan Kuasa Hukum PT. PBB dan PT. APM, kepada warga yang terlanjur membeli kavling, pihak perusahaan memberikan tenggang waktu selama satu bulan ini untuk datang melaporkan keperusahaanya, dan mendapat ganti rugi sesuai pembayaran kepada oknum penjual kavling tersebut.

"Jika masyarakat tidak melaporkan dan malah membangun bangunan di lokasi lahan, maka pihak perusahaan akan melaporkan warga masyarakat ke polisi dengan tuduhan pasal 385 tentang penyerobotan lahan," kata Tantimin.

Ia juga menegaskan, bahwa lahan tersebut bukanlah lahan Kampung Tua Seranggon, sesuai Surat Keputusan (SK) Walikota Nyat Kadir tahun 2004, melainkan lahan milik kedua perusahaan.



Alfred


Kuasa Hukum PT. APM dan PT. PBB, Tantimin (Baju Batik) dan Direktur PT. PBB, Salim Saputra (Baju Jas Hitam). 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kuasa Hukum PT. Arnada Pratama Mandiri (PT. APM) dan PT. Pesona Bumi Barelang (PT. PBB), Tantimin, SH dan didampingi Direktur PT. PBB, Salim Saputra mengatakan, bahwa lokasi lahan perusahaan seluas 48.622 M², di kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, yang berdiri bangunan sebanyak 40 unit bangunan rumah dan ruko, bukan merupakan lokasi "Kampung Tua Seranggon".

"Hal itu berdasarkan akta pendirian yang dibuat dalam Notaris dan Peta Lokasi (PL) yang dikeluarkan oleh BP Batam, tanggal 18 November 2003, Nomor 23030740 . Dimana luas lahan milik PT. Arnada Pratama Mandiri seluas 8.000 M² dan luas lahan milik PT. Pesona Bumi Barelang 40.622 M²," kata Tantimin saat konfrence pers di Harbourbay, Jumat (19/10-2019).

Menurutnya, lahan tersebut dulunya, lahan yang ditumbuhi mangrove dan air. Dan tidak ada bangunan didalamnya, untuk pertanda kampung tua. Dimana sejak lahan tersebut dibeli pihak perusahaan mendapatkan PL nya, tahun 2003 masih ditumbuhi mangrove dan air, belum jadi daratan.

"Dalam lokasi lahan milik perusahaan, telah berdiri banyak bangunan liar, yang tidak jelas kepemilikanya. Dan pihak perusahaan tidak pernah memberikan ijin atau persetujuan untuk menggarap atau mendirikan bangunan, baik permanen atau semi permanent di lahan itu," kata Tantimin.

Berdasarkan hasil inveatigasi pihak perusahaan, lanjutnya, terdapat fakta-fakta dilapangan, bahwa ada seseorang yang mengaku, bahwa lahan tersebut sebagai ahli waris Kampung Tua Seranggon dari orang tuanya Nasran bin Alex. Dan yang bersangkutan melakukan tindakan illegal dengan membuat dokumen palsu, untuk memperjualbelikan lahan tersebut kepada orang lain.

"Nasran bin Alex mengajukan permohonan RKWB (Rumpun Khazanah Warisan Batam), agar lokasi lahan milik perusahaan dapat diajukan menjadi Kampung Tua Seranggon. Namun tidak didasari dokumen yang lengkap dan valid keabsahanya," ujarnya.

Kemudian, tambah Tantimin, Nasran memberikan kuasa kepada Tim 13 untuk penataan Kampung Tua Seranggon. Dimana ketuanya, Indra Jasman, Sekretaris Arba Udin alias Udin Pelor (Tersangka) melakukan pe jualan kavling kepada pembeli, diatas surat perjanjian dan kwitansi pembayaran ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Tim 13.

Selain itu, ungkap Tantimin, yang melaporkan Udin Pelor ke polisi, adalah JD (Komsumen pembeli kavling), dengan kasus penggelapan dan penipuan, pasal 372 dan 378 KUHP.

"Udin Pelor sekarang ditahan di Polresta Barelang. Dan kami perusahaan (PT. Pesona Bumi Barelang), juga sudah melaporkan Nasran bin Alex ke Polresta Barelang dengan nomor LP-B/915/IX/2019. Dan sekarang sudah menjadi tersangka, dengan kasus penyerobotan lahan, pasal 167 dan 385 KUHP"

"Jadi terkait isu yang melaporkan tokoh melayu, dan melakukan penggusuran dilokasi lahan milik perusahaan, itu tidak benar. Sekarang ini, kami pihak perusahaan masih melakukan pendekatan kepada warga yang tinggal dilokasi. Supaya tidak dilanjutkan lagi pembangunan," ungkap Tantimin.


Alfred


Fhoto Bersama Sekda Pemko Batam, Jefriden saat Sosialiasi Permendagri No 70 tahun 2019.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kota Batam siap melaksanakan amanat Menteri Dalam Negeri untuk menghindari area rawan korupsi. Seperti yang disampaikan Mendagri, Tjahjo Kumolo dalam Sosialisasi Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Ballroom Hotel Grand Paragon, Jakarta, Selasa (15/10).

“Alhamdulillah kita Pemko Batam sejak di era kepemimpinan H Muhammad Rudi-H Amsakar Achmad, sudah menerapkan semua yang sudah dicanangkan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),” tutur Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin yang hadir pada pertemuan sosialisasi tersebut.

Dikutip dari Media Center Batam, dalam hal perencanaan, menurutnya Pemko Batam sudah menerapkan e-planning. Sistem online/daring juga diterapkan dalam hal pengadaan barang dan jasa. Bekerja sama dengan LKPP pusat, pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemko Batam sudah menggunakan sistem e-procurement.

Sedangkan dalam hal perizinan, Batam sudah menjalankan Mal Pelayanan Publik yang melayani 400-an perizinan dan non perizinan oleh lebih dari 30 instansi. Juga sudah menerapkan online single submission (OSS).

“Menyangkut penerimaan daerah, kita sudah menggunakan sistem online dan tapping box untuk berbagai jenis pajak dan retribusi daerah. Bahkan sudah banyak provinsi dan kabupaten/kota yang belajar ke kita. Sedangkan terkait hibah dana bansos, Pemko Batam juga sudah mempunyai sistem tersendiri,” ujarnya.

Semua ini, sambung Jefridin, tak lepas dari arahan dan dukungan penuh Walikota Batam Muhammad Rudi. Sementara perannya adalah mengkoordinasikan dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemko Batam.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo seperti dimuat dalam situs resmi Kemendagri, mengingatkan kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN) untuk menghindari area rawan korupsi. Ia minta ASN untuk memahami dengan jelas area rawan korupsi yang menyangkut anggaran, jual beli jabatan, mekanisme jasa yang ada, perizinan, dana hibah dan dana bansos.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan korupsi dengan melibatkan semua pihak untuk saling mengingatkan area rawan korupsi dan tidak terjebak pada penyalahgunaan wewenang. Sekda yang melekat pada Kepala Daerah harus menjelaskan dan mengingatkan untuk mengikuti proses dan alur kerja yang sesuai regulasi agar tidak terjebak pada area rawan korupsi.


Red


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.