Permainan Bola Pimpong. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Penyegelan permainan bola pimpong, Kasubdit Jatanras Polda Kepri AKBP Robby Topan Manusiwa menyebutkan bahwa penindakan terhadap permainan Bola Pimpong di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Batam sesuai prosedur.

Diketahui, Opsnal Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum melakukan penyegelan (Police Line) terhadap lokasi permainan Bola Pimpong di sejumlah titik Tempat Hiburan Malam (THM) Kota Batam, Senin (17/7/2023) malam.

AKBP Robby Topan Manusiwa mengatakan, Opsnal Subdit 3 Jatanras Polda Kepri mengamankan sementara lokasi pimpong tidak berijin di J&J Club and KTV Batam, Grand Dragon Pub & KTV Batam dan Boombastic KTV Room.

"Opsnal Subdit 3 Jatanras Polda Kepri nengamankan sementara lokasi pimpong yang tidak berijin dan melakukan penyelidikan niat dari pelaku usaha membuka lokasi permainan tanpa ijin tersebut. Apakah ada indikasi untuk mencari keuntungan," bebernya.

Sementara itu, disinggung soal pilih-pilih atau tebang pilih saat melakukan penindakan terhadap lokasi permainan, Robby menegaskan bahwa pihaknya telah bertindak sesuai tugas.

"Yang jelas, kami bertindak sesuai dengan tugas, tanggung jawab dan kewenangan kami sebagai Polri. Tebang kalau busuk dan menjadi penyakit, pilih kalau dia baik, taat aturan dan sesuai prosedur," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, dikabarkan Tim Opsnal Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum turun melakukan penyegelan (Police Line) permainan Bola Pimpong di beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Batam, Senin (17/7/2023) malam.

Informasi yang diperoleh wartawan, kedatangan Tim Opsnal Jatanras Polda Kepri ke THM tersebut tiba sekira pukul 23:15 WIB.

Adapun lokasi yang dilakukan penyegelan yakni permainan bola Pimpong yang ada di J&J Club and KTV Batam, Grand Dragon Pub & KTV Batam dan Boombastic KTV Room.

Menurut sumber wartawan, penertiban permainan bola Pimpong ini dilakukan atas perintah Wakapolda Kepri. "Ya, saya dengar penertiban ini perintah langsung dari Wakapolda," ucap sumber yang namanya tak mau disebutkan.

Sementara itu, dari penelusuran wartawan, lokasi THM yang menyediakan permainan Bola Pimpong seperti K2 Karaoke & Entertainment,  Billiard Centre Pub & KTV dan  Pasific KTV & Discotheque masih melenggang bebas beroperasi.

Disinyalir, penertiban permainan bola Pimpong di Batam oleh jajaran Subdit 3 Polda Kepri ini bak tebang pilih. Hal ini terbukti dengan keberadaan permainan bola Pimpong di 3 lokasi tersebut (K2 Karaoke & Entertainment,  Billiard Centre Pub & KTV dan  Pasific KTV & Discotheque) yang kini masih tetap beroperasi tanpa tersentuh hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasubdit 3 Jatanras Polda Kepri, AKBP Robby Topan Manusiwa belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan media ini.

Alfred




Foto Bersama Pelantikan Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mendukung peningkatan perekonomian Kota Batam, Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menyampaikan pentingnya peran sektor kesehatan, tidak terkecuali kesehatan jiwa.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Pelantikan Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Kepulauan Riau 2022-2025, Sabtu (15/7/2023) di Santika Hotel Batam Center.

Sejumlah 12 orang anggota dilantik oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Kepri, dr. Rusdani.

Adapun kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kepri, Ketua IDI Wilayah Prov. Kepri, Dinas Kesehatan Kota Batam, Direktur RSBP Batam, Ketua Umum PP-PDSKJI, dan para psikiater di Kota Batam.

Dalam sambutannya, Muhammad Rudi mengapresiasi dukungan serta peran strategis tenaga kesehatan dalam pemulihan ekonomi Kota Batam pascapandemi Covid-19.

“Kita tahu bagaimana tenaga kesehatan berjibaku untuk membantu pemerintah untuk memulihkan ekonomi, tidak hanya perawatan secara fisik namun juga dari sisi mental atau kejiwaan,”

"Saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Batam terus meningkat. Data terakhir menunjukkan jika ekonomi tumbuh 6,84 persen sepanjang tahun 2022. Saya optimis, angka tersebut akan kembali tumbuh hingga menyentuh angka 7 persen. Hal ini pun bakal memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri secara keseluruhan," ujarnya.
 
Meski demikian, menurutnya, sektor ekonomi adalah alasan utama tingginya angka masalah gangguan mental di suatu daerah.

Untuk itu, ia mengimbau kepada PDKJI agar mendorong jumlah ketersediaan dokter jiwa seiring bertambahnya jumlah penduduk di Provinsi Kepri dan Kota Batam.

“Kepada pengurus yang sudah dilantik, saya harap para dokter mampu menyelesaikan permasalahan kejiwaan agar stabilitas perekonomian Kota Batam terjaga,”

“Bayangkan kalau banyak masalah kejiwaan yang tidak tertangani di Batam, pasti investor tidak akan mau berinvestasi di sini. Jadi saya titip kepada para dokter mari sama-sama kita jaga agar terwujud Batam Kota Baru,” pungkas Muhammad Rudi.
 
Selepas pengukuhan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Workshop Hypnosis untuk masyarakat umum, dengan menghadirkan dr. Laila Sylvia Sari dan dr. Debree Septiawan sebagai narasumber. 

Workshop tersebut mendapat sambutan hangat dan dengan antusias diikuti lebih dari 50 peserta, baik yang berasal dari Kota Batam maupun daerah lainnya di Provinsi Kepri.
 
(rud)


Lokasi Bola Pimpong Billiard Center. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dikabarkan Tim Opsnal Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum turun melakukan penyegelan (Police Line) permainan Bola Pimpong di beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Batam, Senin (17/7/2023) malam. 

Informasi yang diperoleh wartawan, kedatangan Tim Opsnal Jatanras Polda Kepri ke THM tersebut tiba sekira pukul 23:15 WIB.

Adapun lokasi yang dilakukan penyegelan yakni permainan bola Pimpong yang ada di J&J Club and KTV Batam, Grand Dragon Pub & KTV Batam dan Boombastic KTV Room.

Menurut sumber wartawan, penertiban permainan bola Pimpong ini dilakukan atas perintah Wakapolda Kepri. "Ya, saya dengar penertiban ini perintah langsung dari Wakapolda," ucap sumber yang namanya tak mau disebutkan. 

Lokasi Bola Pimpong di Pasifik Hotel. 

Sementara itu, dari penelusuran wartawan, lokasi THM yang menyediakan permainan Bola Pimpong seperti K2 Karaoke & Entertainment,  Billiard Centre Pub & KTV dan  Pasific KTV & Discotheque masih melenggang bebas beroperasi. 

Disinyalir, penertiban permainan bola Pimpong di Batam oleh jajaran Subdit 3 Polda Kepri ini bak tebang pilih. Hal ini terbukti dengan keberadaan permainan bola Pimpong di 3 lokasi tersebut (K2 Karaoke & Entertainment,  Billiard Centre Pub & KTV dan  Pasific KTV & Discotheque) yang kini masih tetap beroperasi tanpa tersentuh hukum. 

Hingga berita ini diterbitkan, Kasubdit 3 Jatanras Polda Kepri, AKBP Robby Topan Manusiwa belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan media ini.

Alfred


Turnamen Sepak Bola U-10 dan U-12.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ery Suandi melalui  Yayasan Sepak Bola Kundur (YSBK) gelar kegiatan festival Sepak Bola kepada anak- anak usia dini mulai dari U-10 dan U-12  tahun. Ajang festival tersebut berlansung  tepatnya di Satdion Abdul Manaf, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. Minggu (16/7/2023).

Kegitan Sepak Bola U-10 dan U-12 tahun ini sangat antusias sekali mengikuti ajang festival sepak bola yang di selenggarakan oleh YSBK dan berlansung sangat meriah serta di ikuti puluhan tim dari berbagai Tim sepak bola yang ada di wilayah Kabuapaten Karimun maupun yang ada di beberapa Kecamatan se-Pulau Kundur.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ery Suandi sekaligus sebagai Pendiri Yayasan Sepak Bola Kundur (YSBK) mengatakan, kegiatan  Sepak bola U-10 dan U-12 yang di laksanakan dan di selenggarakan oleh YSBK merupakan bentuk kepedulian bagi  kami terhadap anak - anak generasi pencinta sepak bola.

Selain di bina dan melatih sepak bola terhadap anak-anak generasi dini, YSBK juga mendidik mereka dalam upaya melakukan kegiatan yang positif. Hal itu kita lakukan guna untuk memberikan motifasi kepada anak-anak kita agar terciptanya bibit-bibit unggul di kalangan generasi dini.

"Semoga anak-anak kita yang di bina oleh YSBK mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi dan di harap kan mampu bersaing di kancah kabupaten, provinsi mau pun di kanach nasional," ungkap Ery.

Lebih lanjut, kata Ery, kegiatan sepak bola yang pertama kali di gelar YSBK  merupakan motifasi kepada seluruh masyarakat terutama kepada generasi pecinta sepak bola. Dan insyaallah anak-anak yang di bina YSBK bukan hanya di bina dari sepak bola nya saja, melainkan akan di bentuk keperibadian generasi hingga terjaga dengan baik.

"Kegiatan sepak bola kita lakukan dengan tujuan agar anak-anak jaman sekarang tidak lagi melakukan segala sesuatu yang tidak kita ingin kan, sepeti main Hp. Merokok dan berbagai aspek lainnya sehingga bisa merusak moral generasi," tutup Ery.

Ditempat yang sama, Ketua YSBK, Heki mengatakan ucapan terimakasih kepada seluruh tim sepak bola yang telah mengikuti ajang perlombaan dan trimaksih juga kepada  institusi TNI/POLRI yang turut serta mensuksekan kegiatan yang baru pertama kalinya di selenggarakan oleh YSBK. 

"Semoga dengan ajang turnamen sepak bola yang di adakan mampu mendongkrak minat atau pecinta sepak bola terutama bagi generasi yang ada," kata Heki.

Terimakasih ke pada Bapak Ery Suandi yang telah memberikan ruang kepada anak-anak kami serta memotifasi anak kami pada ajang sepak bola yang di adakan sehingga dengan di selenggarakan acara festival sepak bola yang di adakan baik itu  U-10 dan U-12. Ini dapat kira nya  membantu generasi pada usia dini dan dapat menyalurkan bakat dan kemampuan yang mereka punya. 

"Semoga kegiatan serupa ini akan di adakan pada tiap tahunnya di setiap Kecamatan maupun Kabupaten," ungkap warga pada saat melihat anaknya mengikuti festival sepak bola.

Di akhir acara penyerahan Piala dan medali serta uang pembina bagi pemenag dalam ajang festival sepak bola U-10 dan U-12  dan di tutup dengan foto bersama

A.Yahya


Foto Bersama Kacabjari Tanjungbatu saat Gelar Lomba Burung Kicau. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 yang jatuh pada Sabtu 22 Juli 2023 mendatang, Kejaksaan Negeri (Kejari)Tanjung Balai Karimun Cabang Tanjung Batu menggelar Lomba Burung Berkicau Mania di Piala Kacabjari Kundur, Minggu (16/07/2023), di balai Seni dan Budaya Kecamatan Kundur.

Lomba Burung Berkicau dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Adhyaksa Ke-63 yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Tanjung Batu tersebut, di ikuti ratusan peserta dari berbagai daerah seperti Batam, Moro, Karimun,pulau Burung, Guntung Kuala Kampar dan berbagai daerah lainnya yang merupakan pecinta burung berkicau.

Kacabjari Kundur Doni Sahputra mengatakan, lomba yang digelar tersebut merupakan kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Adhyaksa Ke-63 yang jatuh pada, Sabtu 22 Juli mendatang.

Selain itu, lomba tersebut juga bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi serta untuk menyalurkan hobi terhadap  kicau mania khususnya bagi komunitas pecinta burung berkicau.

“Kompetisi kicau burung piala Kacabjari Kundur juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-63, oleh Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Tanjung Batu," ujar Dony Sahputra.

Ditambahkan Doni Sahputra, melalui kegiatan kicau mania-mania ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, baik dengan masyarakat yang hadir menyaksikan terlebih bagi semua komunitas dan pencinta burung berkicau yang ikut serta dalam lomba yang kami laksanakan, pungkasnya.

"Adapun burung yang dipertandingkan atau dilombakan dibagi menjadi Lima Kelas seperti, LB Fighter Kelas Kaur-50K, Murai Batu Kelas Kacabjari-100K, Kenari Kelas Kaur-50K, Kacer Kelas Kacabjari-100K dan Kolibri Kelas Kaur-50K dan tiap-tiap pemenang pada lomba burung berkicau Piala Kacabjari Kundur akan mendapatkan piala dan juga sertifikat," tutur Doni Sahputra.

Tak jauh beda yang disampaikan Muhammad Ilham Maulidi, S.H., M.H, kegiatan lomba burung berkicau yang di  gelar merupakan kegiatan dalam rangka, Hari Ulang Tahun (HUT) Adhyaksa Ke-63 yang akan jatuh pada 22 Juli 2023 mendatang.

Kegiatan Lomba Burung berkicau atau kicau mania yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Adhyaksa Ke-63 juga diharapkan dapat menjadi sarana penyalur minat para komunitas burung yang ada di Provinsi Kepri dan juga dari berbagai daerah lain, khususnya Pulau Kundur Kabupaten Karimun.

"Tak hanya itu, lomba ini juga kita harapkan dapat menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama, pungkas Muhammad Ilham Maulidi, S.H., M.H, selaku Kasi Pidum Kejari Karimun Cabang Tanjung Batu, saat dimintai tanggapannya di celah-celah kegiatan perlombaan burung kicau Mania," tutup Ilham.

A.Yahya


Foto Bersama saat Perayaan HUT Ikatan Notaris Indonesia ke-115.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Notaris Indonesia (INI) ke-115, Sabtu (15/7/2023).

Berlangsung di Nagoya Hill Hotel, Muhammad Rudi mendapat sambutan hangat dari seluruh notaris yang hadir.

Dalam sambutannya, Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengajak para notaris di Provinsi Kepri untuk terus berkontribusi dalam pembangunan dan semakin berintegritas, beretika, serta professional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Selamat untuk Ikatan Notaris Indonesia. Mudah-mudahan seluruh notaris tetap kompak dalam mendukung kemajuan Kota Batam," ujar Rudi.

Selain itu, Rudi juga memaparkan sejumlah rencana strategis BP Batam dalam mewujudkan pembangunan kota yang modern.

Salah satu upayanya adalah dengan menggesa percepatan pembangunan infrastruktur pendukung mulai dari jalan hingga pengembangan Pulau Rempang sebagai Eco City.

"Pembangunan infrastruktur saat ini tak lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Saya berkomitmen untuk meneruskan cita-cita para pemimpin terdahulu yang menginginkan Batam menjadi kota maju dan modern," tambahnya.

Tidak hanya itu, lanjut Rudi, Batam sukses menjadi lokomotif perekonomian di Provinsi Kepri.

Terbukti, ekonomi Kota Batam tumbuh dengan persentase 6,84 persen sepanjang tahun 2022 lalu.

Ia meyakini, angka tersebut bakal kembali meningkat seiring realisasi investasi yang juga naik dari waktu ke waktu.

"Pembangunan Kota Batam juga akan berdampak terhadap kemajuan profesi notaris ke depannya. Batam kita bangun tidak lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Saya pun berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan yang sedang berlangsung saat ini," pungkasnya. (DN)


Kepala BP Batam Menyampaikan Kemajuan Batam kepada DPR RI. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi menyampaikan progres pengembangan infrastruktur Batam dalam kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke Batam di Hotel Marriot, Harbour Bay, Jumat, (14/7/2023).

Dalam paparannya, disebutkan pembangunan infrastruktur menjadi pondasi utama yang disiapkan pihaknya untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di Batam. 

Mulai dari pembangunan jalan arteri hingga 5 lajur, pengambangan Bandara Internasional Hang Nadim, Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan, pengelolaan waduk yang berkelanjutan melalui pembangunan panel surya sebagai energi listrik alternatif hingga modernisasi Pelabuhan Batu Ampar yang telah dilengkapi auto gate system dan ship to shore (STS) crane paling modern buatan Korea Selatan.

Capaian itu, menurutnya, tak lepas dari dorongan Komisi VI DPR RI dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan anggaran kepada BP Batam sebagai mitra. Untuk itu, dihadapan rombongan , ia memberikan apresiasi atas sinergi yang telah dibangun dan diberikan kepada pihaknya. 

 "BP Batam berterimakasih  atas kerja sama dan dukungan selama ini dari komisi VI DPR RI, sehingga harapannya Batam semakin menjadi kota tujuan investasi yang berdaya saing," pungkasnya.

Sementara, Ketua Rombongan Komisi VI DPR RI,  Martin Manurung mengatakan kunjungan kerja tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran dan penjelasan yang berhubungan dengan perkembangan kinerja BP Batam serta koordinasi dan sinergisitas dengan Kementerian BUMN. 

"Diketahui bersama, pandemi covid 19 membawa dampak kontraksi ekonomi. Pengembangan kawasan strategis Batam diharapkan menjadi satelit pertumbuhan dan memicu pemulihan ekonomi bagi Batam dan daerah sekitarnya," katanya. 

Sehingga, katanya lagi apa yang menjadi permasalahan dan kendala yang dihadapi dapat dengan cepat diberikan upaya penyelesaiannya.  

"Semoga pertemuan ini membawa manfaat dan keberadaan BP Batam dan Kementerian dan BUMN di daerah dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi pertumbuham ekonomi nasional," tutupnya. 

Adapun kunjungan kerja tersebut merupakan  Reses Komisi VI DPR RI ke Kota Batam Masa persidangan V tahun sidang 2022 - 2023. Turut hadir memberikan progres sebagai mitra lainnya Komisi VI DPR RI yaitu PT Danareksa (Persero),  PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT PLN Batam, PT Angkasa Pura I, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan PT Bandara Internasional Batam.


Para Tersangka.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Tiga pelaku nekat melakukan Pencurian tabung gas elpiji 3 klio gram, plaku pencurian tabung gas beraksi pada subuh hari tepatnya di Kios Tabung Gas milik H. Halidek Jl. Dwi Sartika RT. 003 RW. 004 Kel. Tanjung Batu Kota Kec. Kundur Kab Karimun, Prov. Kepulauan Riau, Jum'at (14/7/2023).

Pada kesempatan itu Polsek kundur AKP Buala Harefa SH.,M.H. melalui pesan rilis singkat melalui wahtsap nya mengemukakan, pada hari kamis tanggal 13 Juli 2023 Sekira pukul 05.30 wib, ketika pelapor H. Halidek (73 Th) hendak membuka kios miliknya yang berada di depan rumah pelapor yang beralamat di Jl. Dwi sartika Rt. 003/ Rw. 004 kel Tanjung Batu kota Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun lalu H. Halidek menemukan gembok yang berada di pintu kios telah terbuka, kemudian pelapor mencoba untuk mengunci gembok tersebut tetapi gembok tersebut telah rusak. Kemudian pelapor masuk untuk mengecek kondisi didalam kios dan pelapor mendapati 12 (dua belas) Tabung Gas ukuran 3 Kg miliknya yang berada di dalam kios sudah tidak ada. 

Lalu pelapor melapor kepada Rieo Pahlawan selaku Ketua RT. 003 RW 004 Akibat kejadian  tersebut Pelapor (korban) mengalami kerugian sebesar sebesar Rp. 2.640.000.

"Kemudian pelapor melaporkan Kejadian tersebut ke Polsek Kundur guna pengusutan Lebih lanjut," ungkap Kapolsek.
 
Lebih lanjut, kata Kapolsek, ada beberapa barang bukti yang kita amankan di antaranya: buah Pahat Besi
buah Besi, unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter Z warna merah biru dengan plat No. BP 4933 KE.

"Buah Karung warna putih 12 Unit Tabung Gas LPG Kg, Uang Tunai Senilai Rp. 825.000, Unit handphone jenis VIVO 1727 warna Hitam, Unit handphone jenis XIAOMI 6A warna Cream, unit Gembok warna kuning," ungkapnya 

Lanjutnya, pelaku disangkakan Pasal 363 Ayat (2) Jo 55 K.U.H.Pidana atau dengan ancaman hukuman penjara selama  9 tahun. 

Menurut Kapolsek Kundur, penangakapan  tiga pelaku pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram di lakukan sekira pukul 16.00 Wib di Jl. Dwi Sartika RT. 003 RW. 004 Kel. Tanjung Batu Kota 

Identitas pelaku di antaranya
1. SAHROL (19 Th), Kundur Karimun, 14-12-2004 , Islam, Tidak/blm sekolah, Jl. Dwi Sartika RT. 005 RW. 004 Kel. Tanjung Batu Kota Kec. Kundur Kab. Karimun

2. SAHOR GUNAWAN HASIBUAN, Teluk Dalam, 01-11-2003, Islam, Belum/Tidak Bekerja, Jl. Dwi Sartika RT. 003 RW. 004 Kel. Tanjung Batu Kota Kec. Kundur Kab. Karimun.

3. MARJUNISYA, Tanjung Batu Kundur, 16-06-2007, Islam, Belum/Tidak Bekerja, Jl. Dwi Sartika RT. 003 RW. 004 Kel. Tanjung Batu Kota Kec. Kundur Kab. Karimun.

"Kronologisnya, pada hari Kamis Sekira pukul 00.30 Wib ketika hendak pulang ke rumah Sdr. SAHOR GUNAWAN HASIBUAN (20 Th), kemudian Sdr. SAHROL (19) merencanakan akan melakukan tindak pidana Pencurian tabung gas LPG bersama dengan Sdr. SAHOR GUNAWAN HASIBUAN (20 Th) dan Sdri. MARJUNISYA (16 Th), setibanya dirumah Sdr. SAHOR GUNAWAN HASIBUAN lalu Sdr. SAHROL  mengambil besi dan pahat yang berada dirumah. Setelah itu Sdr. SAHROL pergi menuju kios pak H. HALIDEK dan merusak gembok lalu Sdr. SAHROL  masuk dan mengeluarkan tabung Gas LPG 3 Kg sejumlah 12 (Dua Belas) Unit dan meletakkannya di samping kios. Kemudian Sdr. SAHROL kembali kerumah Sdr. SAHOR GUNAWAN HASIBUAN untuk menjemput dan mengabari Sdri. MARJUNISYA dan Sdr. SAHOR GUNAWAN HASIBUAN kalau tabung gas LPG 3 Kg sudah dikeluarkan. Lalu Sdr. SAHROL, Sdri. MARJUNISYA dan Sdr. SAHOR GUNAWAN HASIBUAN pergi ke kios tadi untuk mengambil 12 (Dua Belas) unit tabung gas LPG 3 Kg yang telah dikeluarkan oleh Sdr. SAHROL dengan menggunakan 2 (dua) buah karung goni warna putih kemudian meletakkannya di semak-semak disamping Lapangan bola Wargo Jl. Dwi Sartika Kel. Tanjung Batu Kota Kec. Kundur Kab. Karimun lalu mereka masukan tabung gas tsb ke dalam karung goni dan mereka jual kepada seseorang dengan harga Rp 1 Juta.

Yahya


Tokoh muda pasundan paguyuban.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Karimun dan juga instansi terkait diminta mencari jalan keluar terhadap keluh-kesah masyarakat tentang lapangaan pekerjaan, terutama kepada siswa dan siswi yang baru saja lulus dari jenjang pendidikan  di antaranya  SMA/SMK, D.3 dan S,1 selain itu pemerintah juga harus lebih peka dalam mencari solusi demi meningkat kan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dengan cara  menciptakan lapangan kerja yang sangat di butuhkan oleh masyarakat serta para generasi yang ada.

Dengan terciptanya lapangan kerja untuk masyarakat maupun generasi sehingga apa yang di impikan  bisa di wujudkan dan bahkan bisa jadi suatu kenyataan. Hal itu di kemukakan Kusnadi salah satu Tokoh Muda Paguyuban  Pasundan di wilayah Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, Jum'at (14/7/2023).

Pada kesempatan itu Kusnadi juga menuturkan, terkait Perjalanan bagi masyarakat kabupaten karimun untuk masuk ke negeri jiran dalam upaya mencari pekerjaan atau mencari nafkah itu sangat di persulitkan sehingga apa yang di harapkan masyarakat untuk mengais rejki di negri jiran tidak berjalan sesuai dengan apa yang mereka harapkan 

"Dengan berbagai kesulitan bagi masyarakat Kabupaten Karimun untuk masuk dan bekerja di Malaysia. Pada saat pemerintah pusat gencar menurunkan Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di  berbagai daerah di seluruh tanah air," ujarnya. 

Lanjytnya, dalam Undang-undang nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kata Kusnadi seharusnya dipisahkan dengan Undang-undang nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI),  karena jika ada kejadian penempatan PMI secara ilegal, bisa saja dikategorikan sebagai perbuatan malalui administrasi bukan TPPO. Ungakp Kusnadi.

Selain itu, Kata Kusnadi, dengan adanya larangan bagi masyarakat Karimun untuk mencari pekerjaan ke Malaysia, sangat disayangkan oleh banyak pihak di Pulau Kundur.

"Dan dengan adanya larangan tersebut sudah tentu akan membuat perekonomian masyarakat menjadi melemah yang berdampak terhadap meningkatnya angka kemiskinan di tengah-tengah masyarakat khususnya masharakat se-kabupaten karimun," tuturnya. 

Menurut Kusnadi dalam Undang-undang nomor 21 tahun 2007 seharusnya dipisahkan dengan Undang-undang nomor 18 tahun 2017, sebab TPPO bukanlah persoalan PMI ilegal.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat Karimun k
Foto Bersama saat Santai. 

hususnya masyarakat pulau kundur yang masuk ke negara malaysia hampir Ratusan bahkan Ribuan orang perhari yang mencari pekerjaan ke Malaysia di karenakan tidak ada nya lapangan pekerjaan yang di ciptakan oleh pemerintah daerah baik itu pemerintah kabupaten karimun mau pun provinsi kepri.

"Dengan demikian saya berharap kepada Pemerintah karimum dan  DPRD karimum serta instansi terkait untuk mengambil sikap dan segera mencari jalan keluar dari masalah yang sedang dialami masyarakat. Pungakas Kusnadi," ungkapnya. 

Di tempat terpisah, Ramanda (36) salah seorang. Tokoh Muda di Kecamatan Kundur saat dimintai pendapatnya, Kamis (13/07/2023) juga sangat menyangkan adanya larangan terhadap masyarakat untuk berangkat untuk mencari pekerjaan ke negara tetangga seperti Malaysia.

Menurutnya, sudah menjadi lumrah bagi masyarakat Kundur dan Karimun yang merupakan saudara-saudara kita untuk bekerja di sana untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi keluarganya.

"Keberangkatan saudara-saudara kita untuk mencari pekerjaan ke negeri jiran disebabkan susahnya untuk mendapatkan pekerjaan di tempat sendiri dengan kata lain pemerintah di nilai gagal dalam menyediakan lapangan pekerjaan," ugnkap Ramanda.

Di sisi lain, kata Tamanda, pemerintah Kabupaten Karimun maupun Provinsi kepri, beberapa waktu lalu telah melaksanakan Program Pelatihan Plate Welder yang di lakukan pada tiap tahunnya dengan tujuan mempermudah anak-anak untuk dapat kan pekekrjaan

"Pelatihan melalui BLK welder  buka dan di laksanakan pemerintah tapi lapangan pekerjaan hingga kini tidak pernah di ciptakan," tuturnya. 

Lebih lanjut, kata Ramanda, ada ratusan orang yang sudah dinyatakan lulus baik itu luluan SMA/SMK, D.3 dan S.1 sampai saat ini masih sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan sehingga banyak nya pengangguran mengakibat kan angaka kemiskinan bertambah dah bahkan tidak terelakkan. 

"Sampai saat ini masih banyak  penggaguran sehingga saya katakan pemerintah tidak mampu menciptakan lapangan kerja dan di nilai gagal dalam memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat khusus nya masyarakat kabupaten karimun yang kita cintai ini," terang Ramanda.

Tidak heran jika anak-anak tersebut merantau keluar daerah  dan bahkan keluar negeri mengingat lapanagan pekerjaan di tempat sendiri tidak pernah di ciptakan oleh pemerintah

Sehingga mereka terpaksa mencari pekerjaan keluar daerah demi memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk menyambung kehidupan keluarga Agar keluarga mereka mendapat hidup yang jauh lebih baik.

"Diharapkan pemerintah Kabupaten Karimun seharusnya ambil sikap dalam masalah yang di keluhkan oleh masyarakat dan mencari jalan keluar dari semua persoalan yang menjadi keluhan masyarakat dan berdampak pada kesengsaraan dan kemiskinan masyarakat khususnya masyarakat Pulau Kundur," tutup Manda.

A. Yahaya


Direktorat Lalu Lintas Barang BP Batam Gelar FGD Evaluasi Pemasukan dan Pengeluaran Barang Logistik di KPBPB Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam melalui Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal menggelar FGD Evaluasi Pemasukan dan Pengeluaran Barang Logistik di KPBPB Batam, di Marketing Center, Kamis (13/7/2023).

Dalam kegiatan ini, turut hadir perwakilan dari Bea Cukai Tipe B Batam dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kepulauan Riau (Kepri). Selain itu, dalam kegiatan ini turut dihadiri perusahaan logistik di Batam.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi mengatakan, FGD ini merupakan langkah strategis yang diambil untuk mengevaluasi sistem yang telah diterapkan dan mencari solusi guna memperlancar kegiatan logistik di Batam.

"Kami mengindentifikasi, saat ini terdapat permasalahan dari sisi pelaporan realisasi dan IT inventory,” kata Surya

Hal ini disebabkan data realisasi pemasukan dan pengeluaran barang logistik pada IT Inventory tidak diisi dengan tepat oleh perusahaan logistik. Sedangkan dari sisi Sistem IT Inventory yang dimiliki pelaku usaha logistik, tidak memuat elemen data yang sesuai pada sistem IBOSS.

Lebih lanjut Surya mengatakan, IT Inventory menjadi salah satu prasyarat utama ketika perusahaan mengajukan izin keluar masuk barang logistik.

"Pertemuan ini diharapkan dapat memperbaiki sistem yang lebih baik. Sehingga bisa terciptanya interkoneksi yang baik antara Bea Cukai Batam, Direktorat Jenderal Pajak bersama BP Batam. Dengan begitu, perusahaan logistik di Batam dapat mengembangkan usahanya dengan lancar,” ucapnya. 

Hal ini sejalan dengan program Kepala BP Batam, Muhammad Rudi untuk memberikan kemudahan lalu lintas barang kepada para pelaku usaha.  

“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan para pelaku usaha logistik guna memastikan pemasukan dan pengeluaran barang di kawasan FTZ Batam dapat berjalan dengan lancar,” kata Surya. 

Sementara itu, salah satu perwakilan perusahaan logistik, Muhammad Efendi menyambut baik kegiatan ini. Kegiatan yang digelar BP Batam ini sangat membantu pelaku usaha logistik. Terutama dalam menyampaikan kendala dan saran terkait perizinan kegiatan logistik.  

“Saat ini fasilitas yang disediakan BP Batam sudah mendukung kegiatan logistik, namun masih ada kendala yang perlu dievaluasi lagi dari segi sistemnya,” ujar Efendi, perwakilan dari PT Cosmic Petroleum Nusantara.

Ia berharap agar pemasukan dan pengeluaran barang di kawasan FTZ Batam dapat berjalan lancar. Sehingga, memudahkan upaya BP Batam dalam menarik investor asing untuk berinvestasi di Batam.

Ril/Redaksi


Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Kunjungi PDSI BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengunjungi Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam, Kamis (13/7/2023).

Dalam kunjungannya, Karna bermaksud memperpanjang kerja sama penggunaan fasilitas Disaster Recovery Center (DRC) Data Center BP Batam.

Yang mana, DRC berfungsi untuk menyelamatkan dan menduplikasi data yang tersimpan di Data Center utama.

"Saya melihat, upaya untuk mengamankan server milik kami dilakukan dengan luar biasa. Oleh sebab itu, kami sampaikan rasa terima kasih kepada BP Batam," ujar Karna usai kunjungannya.

Ia berharap, kerja sama ini terus berlanjut. Tidak hanya pengamanan server Dinas Pendidikan dan Layanan LPSE Pemerintah Kabupaten Situbondo saja, tapi meluas ke instansi lainnya.

"Kami juga berharap agar pengamanan data dan kegiatan yang bersifat IT di Kabupaten Situbondo bisa berjalan baik. Saya nanti akan coba untuk mengajak para pimpinan OPD di Situbondo agar bisa hadir ke sini sebagai upaya untuk meningkatkan kerja sama ke depan," pungkasnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala PDSI BP Batam, Sylvia J. Malaihollo, mengapresiasi kunjungan kerja yang dilakukan Bupati Situbondo.

Sylvia mengungkapkan, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Situbondo dan BP Batam dalam penggunaan fasilitas layanan DRC telah berlangsung sejak tahun 2019 lalu.

Sylvia berharap, IT Center BP Batam bisa menjadi bagian dari ekosistem pusat data nasional ke depannya. Bukan lagi sekadar untuk kebutuhan BP Batam semata.

"Sesuai arahan Kepala BP Batam, IT Center kita harapkan mampu jadi bagian ekosistem pusata data nasional. Hal ini selaras dengan cita-cita mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi," ujarnya. (DN)



Pembangunan IPAL oleh BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik yang dilakukan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) bertujuan untuk mempertahankan dan memperbaiki kualitas lingkungan di Kota Batam. Proyek ini ditargetkan akan rampung pada tahun 2024 mendatang.

General Manajer Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Iyus Rusmana mengatakan, proyek pembangunan IPAL ini bersumber dari pinjaman luar negeri yang dilakukan oleh pemerintah pusat, yang berasal dari Economic Development Coorperation Fund (EDCF) Korea Selatan. 

Pinjaman itu, selanjutnya diberikan pemerintah pusat ke Kota Batam untuk membangun IPAL. 

"BP Batam tidak menanggung biaya pengembalian. Itu tanggungjawabnya pemerintah pusat. Jadi pelaksananya BP Batam, tapi pengembalian pinjaman lunaknya oleh pemerintah indonesia. Kita hanya diminta untuk mengcover biaya operasional dan pemeliharaannya saja," ujar Iyus, Rabu (12/7/2023).

Ia menjelaskan, alasan dari pemerintah pusat menjadikan Kota Batam sebagai prioritas karena Batam merupakan salah satu kawasan investasi dan pariwisata. Sehingga, dari sisi lingkungan harus dikelola dan terjaga dengan baik. Salah satunya dengan membangun IPAL yang saat ini progresnya sudah diatas 90,8 persen.

Air limbah domestik yang tidak dikelola dengan baik, maka akan mencemari lingkungan, sebagaimana hal ini sudah bisa terlihat di Waduk Baloi, yang dulunya dapat menyediakan air baku untuk air minum sebesar 30 lpd, namun saat ini tidak dapat dimanfaatkan lagi karena pencemaran air limbah domestik yang sangat berat.

"Bagaimana kita mengantisipasi itu, salah satunya dengan membangun IPAL. Mungkin sekarang tidak terasa, tapi kalau dibiarkan 5 sampai 10 tahun kedepan akan kotor. Dam Duriangkang yang merupakan waduk terbesar memenuhi kebutuhan air minum jangan sampai tercemar," jelasnya.

Pencemaran yang sudah sampai ke waduk, akan berdampak pada biaya operasional dan produksi yang meningkat. Begitu juga dengan dampak kesehatan yang akan menimbulkan berbagai penyakit hingga menyuburkan tanaman eceng gondok yang dapat menurunkan kapasitas air baku.

"Jadi tujuan pembangunan IPAL ini sangat baik, menjadikan Batam kota baru dengan smart city nya dari sisi lingkungan hidup, pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. JIKA lingkungan terlihat bersih, hijau dan tertata rapi, orang akan senang berinvestasi dan wisatawan juga akan meningkat," tuturnya.

Ia menambahkan, pengolahan limbah domestik ini juga menggunakan teknologi terkini dan menghasilkan air baku dengan baku mutu lingkungan yang baik. Sehingga, air limbah yang sudah diolah tersebut dikembalikan ke waduk Duriangkang untuk diolah kembali seperti saat ini.

Sebagaimana diketahui juga, air baku yang ada di waduk Duriangkang selama ini juga berasal dari perumahan-perumahan melalui drainase besar dan kecil yang dialirkan ke waduk. Sehingga, dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah dan mengalir ke waduk Duriangkang, maka kondisi waduk ini dikhawatirkan akan tercemar juga.

"Listrik dan air adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Proyek ini dibangun untuk menyiapkan tingkat standar kehidupan masyarakat yang lebih baik. Kedepannya, kita harus menjadikan saluran drainase bersih dari sampah dan limbah. Sehingga, terlihat indah seperti halnya di negara lain," imbuhnya.

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi mengatakan pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) merupakan bentuk dari upaya dari pemerintah untuk mengamankan lingkungan.

Karena jika ingin membangun industri di Kota Batam, syaratnya adalah kota ini harus bersih dan tersedia fasilitas pengelolaan limbah, baik pengelolaan limbah industri maupun limbah domestik.

"Fokus kami adalah bagaimana pengelolaan air limbah di Kota Batam dapat terakomodir,” ujar Muhammad Rudi.

Menurutnya, apabila IPAL BP Batam sudah mengakomodir seluruh rumah di Batam, pencemaran lingkungan akan teratasi.

Muhammad Rudi berharap, seluruh air limbah domestik dapat dikembalikan diolah menjadi pupuk organik dan air bersih.

Ril/Redaksi


Foto Penanaman Pohon Jati Emas. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 12.000 bibit pohon jati emas telah disiapkan untuk ditanam di sepanjang jalan dari Laluan Madani hingga kawasan Nongsa.

Saat ini ribuan bibit pohon jati emas itu masih terawat dengan baik dan tidak ada yang mati di kebun BP Batam, kawasan Marina. Bahkan, dari 12.000 ribu bibit yang tersedia, 2.000 diantaranya merupakan bibit baru hasil pengembangan BP Batam.

Kasubdit Fasilitas Wisata dan Lingkungan Hidup BP Batam, Wulung Dahana mengatakan, saat ini masih ada tersisa 300 bibit pohon jati emas yang telah ditanam pada tahap I, pada 24 Oktober 2022 lalu. 

Pohon yang telah mulai tumbuh itu, akan terus dilakukan perawatan maksimal, agar tumbuh dengan baik. 

"Diperkirakan pada akhir tahun ini kita lakukan penanaman kembali, sesuai dengan (target dari selesainya) pekerjaan jalan. Pekerjaan jalan sudah selesai, lahan untuk penanaman juga selesai, kita akan langsung melakukan penanaman," ujarnya, Selasa (11/7/2023).

Ia menambahkan, perawatan pohon jati emas ini dilakukan secara khusus. Berbeda dari jenis tanaman lainnya, sehingga perawatannya dilakukan oleh petugas yang sudah mempunyai pengalaman.

Sebab, jati emas ini harus menyesuaikan dengan iklim di Kota Batam sampai bisa hidup dengan subur. 

"Tentunya butuh penyesuaian. Mulai dari perawatan pengairan hingga pemupukan. Faktor cuaca yang berbeda, untuk penyiraman dan lain sebagainya tentunya juga berbeda," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait memastikan bahwa pembangunan saat ini tidak akan menghambat program penghijauan Batam dengan penanaman pohon jati emas yang telah dimuali sejak akhir November 2022. 

“Program penghijauan kami pastikan tidak akan terganggu. Untuk mereduksi resiko kerusakan, pohon akan dipindah pada titik yang sesuai. Dan mengantisipasi apabila terdapat kerusakan pada proses pengerjaan jalan, kami sudah siapkan 12.000 pohon jati emas yang sehat yang saat ini direhab di Temiang," ujar Tuty.

Pihaknya memastikan BP Batam akan bertanggungjawab terhadap pohon jati emas ini sebagai komitmen terhadap penghijauan Kota Batam.

"Pengusaha yg sudah berpartisipasi dalam  program CSR (corporate rate responsibility) ini tidak perlu khawatir, BP Batam akan bertanggung jawab agar pohon jati emas dapat terus tumbuh dengan baik," tegas Tuty.

Ril/Redaksi


Lokasi Pencucian Pasir. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan SPAM Hulu BP Batam bersama Polresta Barelang melakukan penertiban tambang pasir ilegal di Kawasan Nongsa, Kelurahan Sambau, pada Selasa (11/7/2023) siang.

“Terdapat kurang lebih seratus orang dari personel gabungan yang dikerahkan untuk melakukan operasi penertiban penambangan pasir ilegal ini,” kata Kepala subdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan BP Batam, Tony Febri.

Disebutkan, penertiban tersebut dilakukan di tiga titik lokasi berbeda dan berhasil mengeluarkan mesin-mesin pencuci pasir, membongkar tangkah (tempat penampungan pasir yang sudah dicuci), dan mengamankan sejumlah pipa penyedot pasir. 

Sementara, Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Brigjen. Pol. Moch Badrus, mengimbau kepada pelaku tambang pasir ilegal, untuk tidak lagi melakukan kegiatan tersebut. 

"Selain merusak lingkungan, tambang ilegal tersebut juga merugikan negara dan masyarakat banyak,” pungkasnya.

Badrus juga mengatakan, bahwa pihaknya di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Muhammad Rudi memberikan atensi khusus terhadap aset-aset yang dimiliki utamanya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan hutan. 

Sebelumnya, puluhan orang berhasil ditangkap oleh Polresta Barelang karena keterlibatannya dalam proses tambang pasir ilegal di Sambau, Kecamatan Nongsa, Selasa (11/7) dini hari.

Ril/Redaksi


Kepala BP Batam dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI. Airlangga Hartarto

KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi terus mendorong percepatan realisasi pengembangan kawasan dan investasi di Pulau Rempang.

Bersama Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, Muhammad Rudi melaporkan perkembangan terkini kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dalam rapat Progres Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City, Rabu (12/7/2023). 

Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kementerian Bidang Perekonomian RI tersebut dihadiri oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Susiwijono; Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi; Deputi VI Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo; Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad; dan perwakilan PT. Makmur Elok Graha (MEG)

Dalam kesempatan pertama, Muhammad Rudi mengatakan, upaya percepatan realisasi pengembangan kawasan dan investasi di Pulau Rempang telah dimulai sejak Launching Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City pada bulan April silam.

Selanjutnya, BP Batam menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada PT. MEG sebagai pengelola pengembangan Pulau Rempang yang kemudian secara resmi diberi nama Kawasan Rempang Eco-City.

“Kami juga sudah melakukan pencabutan SK Ijin Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Penyediaan Sarana Wisata Alam (IUPJL-PSWA) dan SK Pelepasan Hutan Produksi Yang Dapat Dikonversi (HPK),” jelas Muhammad Rudi.

Tidak hanya itu, pihaknya telah mendata baik jumlah penduduk maupun aset pemerintah yang rencananya akan direlokasi ke Pulau Galang dengan luas lahan 199 hektar.

“Bila masyarakat bersedia kita relokasi, kami sudah siapkan kavling seluas 200 meter persegi dengan rumah tipe 45 sebanyak 3.000 unit, kemudian kami sediakan juga Fasum dan Fasos, serta area kantor pemerintahan,” ujar Muhammad Rudi.

Pada pertemuan ini, Muhammad Rudi juga memohon dukungan Kementerian terkait untuk menggesa penyelesaian Kawasan Rempang Eco-City.

“Kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari kementerian terkait untuk pelepasan HPK menjadi Areal Penggunaan Lain (APL), penerbitan Sertipikat (Hak Pengelolaan) HPL, koordinasi pengelolaan pesisir, dan tentunya dukungan anggaran untuk pengembangan jalan Trans Barelang dan Sembulang,” pungkasnya.

Dengan demikian, bila seluruh proses mendapat dukungan dari semua pihak, Muhammad Rudi yakin, Kawasan Rempang Eco-City dapat segera beroperasi dengan lancar di Batam.

_Batam Sebagai Pusat Energi Terbarukan Terbaik Indonesia_

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengimbau untuk mengawal permohonan dukungan maupun persetujuan dari masing-masing kementerian terkait.

Selain itu, Airlangga juga menyampaikan apresiasinya kepada BP Batam yang telah menyiapkan area relokasi beserta fasilitas pendukungnya untuk masyarakat setempat.

“Saya rasa langkahnya sudah baik, karena BP Batam telah menyiapkan konsep _resettlement_ untuk masyarakat. Dan hal-hal terkait koordinasi antar instansi bisa kita dudukkan bersama untuk bisa mempercepat proses pengembangan Kawasan Rempang,” ungkapnya.

Airlangga juga secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Pulau Batam sebagai pusat energi terbarukan di Indonesia.

“Proses pengolahan energi solar di Batam nantinya sudah dari hulu ke hilir. Sehingga kita bisa mengekspor energi ke Singapura dan negara lain. Oleh karena itu saya ingin Batam menjadi daerah dengan sumber _renewable energy_ terbaik di Indonesia,” pungkas Airlangga.

(rud)


Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam bakal memberlakukan penyesuain tarif bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar, mengungkapkan bahwa penyesuaian tersebut mulai berlaku efektif tanggal 15 Juli 2023 nanti.

Dengan tarif baru tersebut, pihaknya pun berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar.

“Kita ingin mewujudkan Kota Batam sebagai hub logistik. Dengan penyesuaian nanti, kita berharap industri maritim terus maju dan produktif,” ujar Dendi, Selasa (11/7/2023).

Dendi mengakui, Pelabuhan Batu Ampar menjadi fasilitas penyumbang terbesar pada kegiatan ekspor Kota Batam selama bulan Mei 2023 lalu.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, kegiatan ekspor di Pelabuhan Batu Ampar bisa mencapai USD 787,89 juta dengan volume ekspor sebanyak 123,12 ribu ton.

Pencapaian itu pun menjadikan Batam sebagai daerah dengan peranan penting terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Provinsi Kepri.

Berdasarkan catatan BUP BP Batam, aktivitas bongkar muat mendominasi pendapatan di Pelabuhan Batu Ampar dengan persentase 49 persen dibandingkan kegiatan lainnya.

“Melalui penyesuaian ini, tarif CHC peti kemas 20 feet isi akan naik dari Rp 384.300 menjadi Rp 603.000 per boks. Jika dibandingkan dengan pelabuhan lain, tarif tersebut juga masih lebih rendah. Harus diakui, selama 11 tahun kita belum melakukan penyesuaian,” ungkapnya.

Berikut perbandingan tarif bongkar muat di pelabuhan sejenis :


“Dua tahun terakhir, BP Batam menghabiskan capex [biaya modal pembelian aset] sekitar Rp 489 miliar. Kita sudah menginvestasikan banyak hal dan akan terus berinvestasi ke depannya. Kita berkomitmen untuk mewujudkan Pelabuhan Batu Ampar sebagai pelabuhan modern dan sejajar dengan Pelabuhan Tanjung Priok dan lainnya sesuai cita-cita Kepala BP Batam,” pungkasnya. (DN)



BP Batam Gelar Workshop Service Level Agreement.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Restrukturisasi menggelar Workshop Implementasi Service Level Agreement (SLA) selama dua hari yang dimulai pada hari Selasa (11/7/2023) bertempat di Gedung IT Center.

Menghadirkan narasumber Muhammad Ari Darmawan dari GML Consulting, workshop ini digelar dalam rangka peningkatan service quality pada Badan Usaha di lingkungan BP Batam melalui perbaikan proses bisnis pada SLA-nya.

Direktur Restrukturisasi, Hadjad Widagdo mengatakan melalui kegiatan ini narasumber akan mengajarkan metode Process Management Excellent (PMX) yang dapat digunakan untuk mengembangkan proses bisnis pada Badan Usaha di lingkungan BP Batam.

“Lewat kegiatan ini narasumber akan memaparkan metode PMX untuk menganalisa akar masalah pada proses bisnis, perbaikan, penyelesaian, hingga implementasinya dalam pelayanan Badan Usaha untuk meningkatkan service quality,” terang Hadjad.

“Harapannya setelah kegiatan ini selesai, semua Badan Usaha dapat meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga konsumen akan merasa puas dan tentunya pendapatan BP Batam dapat bertumbuh secara berkelanjutan,” lanjut Hadjad.

Hadjad turut menjelaskan kegiatan selama dua hari ini akan difokuskan pada proses bisnis Badan Usaha Rumah Sakit namun Badan Usaha lain turut hadir agar bisa bersama-sama menimba ilmu yang dipaparkan oleh narasumber.

“Sekarang kita fokuskan untuk Badan Usaha Rumah Sakit, namun seluruh Badan Usaha di lingkungan BP Batam tetap kita undang agar bisa sama-sama mempelajari metode PMX ini,” pungkas pria yang sebelumnya menjabat sebagai GM SPAM Hulu ini.

Di kesempatan berbeda, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi berharap agar pelayanan pada Badan Usaha di lingkungan BP Batam dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat serta pelaku usaha sebagai konsumen mendapat kepuasan atas jasa yang mereka percayakan kepada BP Batam.

“Saya berharap seluruh Badan Usaha di bawah Anggota Bidang Pengusahaan untuk terus menambah kompetensi dan wawasan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” tutur Rudi.

“Jika konsumen sudah puas dengan pelayanan jasa yang kita sajikan, pembangunan Batam pasti akan semakin mudah kita selesaikan secara bersama-sama,” pungkas Rudi. (mi)


Pengamanan PMI Non Prosedural.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kapal Patroli Anis Madu 3009 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri kembali mengamankan delapan orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang rencananya akan dikirim ke Negara Malaysia.

Dalam hal ini, satu orang sudah ditetapkan jadi tersangka atas nama Adi (43).

Komandan kapal Anis Madu 3009, Iptu Adrian Azmi Putra menyebut, penegakan hukum dilakukan sesuai dengan surat perintah tentang kepolisian dalam rangka mengantisipasi peningkatan gangguan keamanan, ketertiban masyarakat serta pengamanan area labuh jangkar (Hotspot) di wilayah perairan Pulau Nipah Kepulauan Riau, Rabu (12/7/23).

Dikatakannya, bahwa ada laporan informasi dari masyarakat tentang pengiriman PMI non prosedural. 

Menanggapi hal tersebut, Tim Patroli KP. Anis Madu - 3009 berangkat ke perairan pulau Air Raja Kelurahan Galang, Kota Batam.

Kata Andrian, pada tanggal 10 Juli 2023 pukul 00.30 WIB, Tim Patroli KP. Anis Madu - 3009  melihat speed boat bermesin Yamaha 85 PK, kemudian personil menghentikan dan memeriksa Adi sebagai terduga pelaku yang membawa 8 PMI Non Prosedural. Selanjutnya speed boat tersebut diamankan dan di bawa ke KP. Anis Madu - 3009 ke pelabuhan Bintang 99 Kota Batam untuk  pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun modus operandi yang dilakukan oleh Adi, membawa 8 Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural dari Perairan pulau air raja, galang, kota batam, Kepri pada Posisi 00 ° 58’400’’N - 104 ° 08’500’’E  Menuju perairan Tj. Moco Kota Tanjung Pinang dan lanjut akan dibawa ke Negara Malaysia, tandasnya.

Berikut identitas calon Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural yang berhasil diselamatkan: Jefriyanto Suri (33) Asal Kab. Paser Kaltim, Anggelinus Brian Nahak (21) Asal Kab. Malaka NTT, Marselinus Seran (24) Asal Kab. Malaka NTT, Hieronimus Roni Minggus Halek (23) Asal Kab. Belu NTT, Zulkarnaen (39) Asal Kab. Sumbawa NTB, Nur Tinawati (37) Asal Kab. Sumbawa NTB, Adi Irawan (22) Asal Kab. Sumbawa NTB, Suhardi (38) Asal Kab. Sumbawa NTB.

Sedangkan barang bukti yang disita 1 unit speedboat bermesin Yamaha 85 PK, lambung berwarna biru dan deck berwarna abu-abu.

Atas perbuatannya pelaku melanggar 
pasal 120 ayat (1) dan (2) Undang – undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Redaksi


Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Miris, dari banyaknya mobil mewah yang seliweran di Kepulauan Riau (Kepri), ternyata banyak pemilik mobil mewah tersebut yang tidak melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Perlu diketahui bahwa, pajak kendaraan bermotor (PKB) merupakan salah satu jenis pajak yang termasuk ke dalam pajak Provinsi dan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. 

Ini sangat disayangkan, apabila mampu membeli mobil mewah namun kewajiban terhadap negara tidak ditunaikan karena berbagai macam alasan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun mengungkapkan, di dalam Operasi Patuh Seligi 2023, semua kendaraan bermotor untuk bisa melakukan pembayaran pajak kendaraannya. 

Kapolda Kepri berharap, seluruh kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 4 yang belum memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak kendaraan.

"Kita berharap semua pemilik kendaraan bermotor untuk memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran pajak kendaraannya," ujar Kapolda Kepri usai pelaksanaan Apel gelar pasukan di Mapolda Kepri, pada Senin (10/7/2023) pagi. 

Lanjutnya, kendaraan yang tidak membayar pajak saat ini sangatlah banyak dan datanya ada semua.

"Datanya sangat banyak sama saya, termasuk kendaraan mewah. Saya berharap kendaraan-kendaraan mewah untuk memenuhi kewajibannya untuk segera membayar pajak kendaraan," ungkapnya. 

Termasuk juga perusahaan yang memiliki angkutan truck barang, maupun truck pribadi, juga segera dilakukan pembayaran pajak kendaraan.

Egi/Redaksi



Kepala BP Batam, H. Muhammad Rudi foto Bersama dengan Siswa SD. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi memimpin upacara hari pertama Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Yos Sudarso, Batam Kota, Senin (10/7/2023). 

Muhammad Rudi mengatakan, kehadirannya itu dalam rangka meninjau kesiapan sekolah sekaligus memberikan motivasi kepada pihak sekolah. 

Hal itu penting untuk mewujudkan era emas Indonesia di tahun 2045 mendatang sesuai tujuan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, generasi muda saat inilah yang akan berperan penting di satu abad usia Indonesia mendatang. 

Generasi muda yang saat ini duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan menjadi pengambil keputusan. Baik di lingkungan BP Batam, Pemko Batam, Pemprov Kepri maupun pada tingkat nasional di 2045.

"Mudah-mudahan dengan kehadiran saya hari ini, bisa memberi semangat untuk kepala sekolah, guru dan generasi penerus di Kota Batam. Sehingga Kota Batam yang maju dan modern akan terwujud nantinya," ujar Muhammad Rudi.

Kepada kepala sekolah dan guru, Muhammad Rudi berpesan agar menyampaikan kepada anak didiknya mengenai pembangunan di Kota Bagam yang saat ini semakin pesat. Hal ini bertujuan, agar generasi muda ini mengetahui, perkembangan Kota Batam dari waktu ke waktu.

"Sehingga akan bisa membangun semangat mereka, bahwa menjadi seorang pemimpin itu harus demikian. Jagalah anak-anak ini, inilah aset bangsa yang harus kita jaga, supaya suatu waktu nanti mereka memimpin tidak terjadi kekurangan di masa kecilnya," tegas Muhammad Rudi.

Tidak hanya kepada pihak sekolah, Muhammad Rudi juga berpesan kepada orang tua generasi muda saat ini untuk selalu menjaga kesehatan anak-anaknya. Karena, kondisi kesehatan ini akan menentukan masa depan yang bahagia.

"Kalau dari kecil kita tidak jaga, nanti setelah besar yang rugi adalah kita semua. Karena fisik dan daya tangkap jadi penentu. Kalau fisiknya bagus dan daya tangkap bagus, maka dia akan lebih sempurna untuk meminpin atau menjadi seorang pemimpin dimanapun nanti dia bekerja," imbuhnya.

Ril/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.