Kunjungan Panti Asuhan Al Mubarak Monggak Rempang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam mengunjungi Panti Asuhan Al Mubarak, di Desa Monggak, Rempang Cate, Galang pada Rabu sore (5/4/2023).

Direktur Restrukturisasi Hadjad Widagdo selaku perwakilan dari BKDI BP Batam bersama rombongan  menyampaikan bantuan sosial berupa uang dan paket baju layak pakai kepada Ketua Pengurus Masjid, Ibu Darmawati.

Ketua Panti Darmawati beserta para guru dan anak-anak panti menyambut dengan hangat kehadiran BP Batam. 

Menurut Darmawati ia sangat bersyukur, panti asuhan dengan jarak terjauh dari Kota Batam ini mendapat perhatian dari BP Batam.

"Panti kami ini paling jauh dari Kota Batam, tapi Alhamdulillah datang perhatian dari Bapak Ibu. Kami sangat berterima kasih dan amat bersyukur BP Batam memiliki gagasan untuk hadir ke tempat kami. Semoga Allah membalas amal jariyah Bapak dan Ibu sekalian." Tutur Darmawati sembari menyeka air mata bersyukur.

Sementara itu Hadjad Widagdo mengatakan bahwa sesuai arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi maka tahun ini BP Batam melalui BKDI terus menggalakan semangat berbagi melalui Safari Ramadhan ke Masjid-Masjid dan berkunjung ke Panti Asuhan di Kota Batam selama bulan Ramadhan.

"Sesuai semangat Bapak Muhammad Rudi Kepala BP Batam, kehadiran kami ini semoga menjadi suntikan motivasi bagi pengurus dan anak-anak panti." Kata Hadjad.

Lebih lanjut lagi ia mengharapkan semoga Ketua Panti dan Para Pengurus senantiasa diberikan kemudahan dan rezeki dalam mengurus anak-anak panti.

"Kita doakan bersama semoga para pengurus dapat terus menjalankan panti asuhan dan anak-anak diberikan kemudahan menuntut ilmu. Sungguh kebaikan luar biasa Ketua Panti dan Para Pengurus yang telah memberikan kehidupan dan harapan bagi anak-anak kita dan saudara kita yang membutuhkan." pungkas Hadjad Widagdo. 

Ril/Redaksi



Foto Bersama dengan Pengusaha Hongkong.  

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali menerima kunjungan dari perusahaan asal Hong Kong, Ngai Hing Engineering Plastic Materials, Selasa (4/4/2023).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa perusahaan tersebut berencana untuk mendirikan kantor perwakilan mereka di Kota Batam.

Tidak hanya itu, lanjut Tuty, Ngi Hing Engineering Plastic Materials juga akan membangun pabrik produk plastik rekayasa jika rencana ini bisa terealisasi.

"Kota Batam ini potensinya besar sekali. Oleh karena itu, mereka bermaksud untuk mencari lokasi di sini," ujarnya di Marketing Centre BP Batam.

Ia optimistis, rencana perusahaan asal Hong Kong tersebut akan terealisasi. Mengingat, salah satu klien (customer) besar mereka berada di Kota Batam.

Selain itu, Hong Kong termasuk dalam lima investor asing terbesar di Kota Batam dengan nilai investasi sebesar USD 28,1 juta.

"Kami menyambut baik kedatangan mereka dan berharap ada percepatan untuk bisa segera beroperasi di Kota Batam," tambahnya.

Bukan tanpa alasan, kehadiran Ngai Hing Engineering Plastic Materials bakal meningkatkan nilai investasi asing di Kota Batam.

Berdasarkan catatan terbaru BP Batam, nilai investasi asing di Kota Batam tumbuh 50,93 persen pada tahun 2022.

Realisasi investasi asing Kota Batam tahun 2022 mencapai USD 746,9 juta atau setara Rp 11,11 triliun.

Nilai ini naik signifikan jika dibandingkan realisasi investasi asing tahun 2021 yang hanya sebesar USD 504,2 juta atau setara Rp 7,36 triliun.

Tuty menyebut, investasi merupakan hal penting untuk pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah.

Dengan beberapa rencana strategis BP Batam ke depan, lanjut Tuty, akan berdampak positif untuk pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.

"Ini sudah pertemuan kesekian kalinya, semoga bisa terwujud dan mendapat hasil terbaik," pungkasnya.

Dalam pertemuan ini, turut hadir Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa, Plt Kabag Promosi BP Batam, Sofyan, dan Kasubdit Pelayanan Penanaman Modal, Yani Alkindi.

Sementara, Ngai Hing Engineering Plastic Materials diwakili oleh Export Business Development Manager, Darreb Jamieson.

"Potensi Batam sangat luar biasa. Semoga rencana ini bisa terealisasi," ujar Jamieson usai pertemuan dilaksanakan. (DN)


Kapolsek Kundur dan Ibu Bhayangkari Berbagi Takjil Kepada Masyarakat Pengguna Jalan. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Berbagai berkah di bulan Hikmah Bulan Suci Ramadhan, Kapolsek Kundur, AKP Buala Harefa, SH., M.H  bersama ibu Bhayangkari bagikan 150 takjil kepada masyarakat pengguna jalan depan Mapolsek Kundur, Rabu (5/4/2023 )

Kegiatan tersebut dilaksanakan jelang berbuka puasa dengan sasaran kepada para pengendara serta masyarakat yang kurang mampu. 

"Hari ini kami membagikan sebanyak 150 kotak takjil untuk berbuka puasa bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkap Kapolsek Kundur, AKP Buala Harefa.

Dalam hal ini, kata Kapolsek, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polsek Kundur terhadap masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan. 

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat agar dapat dirasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat," ujar Kapolsek. 

Kemudian, ia berharap, dengan diadakannya kegiatan bagi-bagi takjil ini, agar  masyarakat dapat semakin terbantu dan ikut merasakan keberkahan di bulan suci ramadhan. 

"Dengan dilaksanakannya kegiatan saling berbagi seperti ini, keberkahan bulan ramadhan akan dapat dirasakan kita bersama dan juga masyarakat khususnya masyarakat Kundur yang kita cintai ini," tutur Kapolsek. 

A.Yahya


Evakuasi Mayat Korban oleh Tim Inafis. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM
: Tim Inafis Polres Karimun melaksanakan olah TKP penemuan mayat di gubuk kebun pisang yang beralamat di Jelutung Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (05/04/2023).

Kronologisnya, pada hari Selasa tanggal 4 April 2023 sekira pukul 19.30 Wib seorang warga setempat  bernama Usmanto warga Jelutung RT 02 RW 01 Kel. Darussalam Kec. Meral Barat datang dengan niat menjenguk korban yang menurut informasi dari teman korban bahwa korban sedang sakit.

Setelah tiba di rumah korban langsung masuk kerumah yang dalam keadaan pintu tidak tertutup. Kemudian melihat korban dalam keadaan terlentang dengan tanpa mengenakan baju dan hanya menggunakan selimut.

Setelah dibangunkan dengan menggoyang-goyang badan namun korban tidak bergerak, selanjutnya Sdr Usmanto memberitahukan kejadian tersebut ke saksi 2, Mislan warga
Jelutung yang merupakan Ketua RT 02 RW 01 Kel. Darussalam Kec. Meral Barat.

Mendapat laporan dari masyarakat Kasat Reskrim Polres Karimun IPTU Gidion Karo Sekali, S.T.K, S.I.K memerintahkan Tim Inafis Polres Karimun yang di pimpin oleh Bripka M. Syahrizal menuju ketempat kejadian penemuan mayat tersebut. 

"Pada saat Tim INAFIS tiba di TKP, korban di temukan dalam pondok dengan posisi terlentang, korban tidak menggunakan baju dan hanya beralaskan kain warna biru yang menutup kaki sampai pinggang. Dalam penanganan korban tidak ada ditemukan benda yang mencurigakan di dalam pondok dan disekitar tubuh korban," ujarnya. 

Sedangkan menurut saksi 3, saudari Sopia, juga warga Jelutung RT 02 RW 01 Kel. Darussalam Kec. Meral Barat, yang merupakan tetangga dari korban, Sopia menuturkan korban tinggal di Pondok Kebun tersebut sendirian dan sering sakit-sakitan serta sudah beberapa kali meminta tolong ke suaminya untuk mengantarkan korban berobat ke Puskesmas Meral Barat.

"Atas penemuan mayat tersebut tim Inafis Polres Karimun membawa korban ke RSUD Karimun untuk dilakukan Visum Et Repertum. Hasil Visum menunjukkan "Kematian diperkiraakan lebih dari 8 jam serta kematian korban normal dikarenakan sakit dan usia lanjut," ucap dr Forensik dr. Aisyatul Mahsusiyah, Sp.F

A.Yahya


Tersangka Pengirim PMI Ilegal. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Satreskrim Polres Karimun berhasil menggagalkan penyelundupan pekerja migran indonesia (PMI) ilegal ke Negara Malaysia melalui pelabuhan tidak resmi di Kabupaten Karimun. Rabu (05/04/2023).

Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, S.H, S.I.K melalui Kasatreskrim IPTU Gidion Karo Sekali, S.T.K, S.I.K menyampaikan pengungkapan penggagalan pengiriman PMI ilegal menuju Malaysia ini terjadi pada hari Rabu (29/03/2023), bermula dari adanya informasi mengenai rencana akan adanya pengiriman PMI secara ilegal dari Wilayah Karimun melalui jalur tidak resmi.

"Penyidik Satreskrim Polres Karimun menetapkan 3 orang tersangka masing-masing berinisial MA (41), H (40) dan M (44) serta mengamankan 2 orang calon TKI ilegal," ujarnya. 

Kronologisnya, lanjutnya, kejadian pada hari Rabu 29 Maret 2023 sekira pukul 15.00 wib personel Satreskrim Polres Karimun mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada calon pekerja migran indonesia yang akan diberangkatkan ke Negara Malaysia melalui pelabuhan tidak resmi dengan menggunakan Kapal Boat Pancong yang berlokasi di Sungai Bati Teluk Lekop Desa Pongkar Kec.Tebing Karimun.

Selanjutnya Kasatreskrim Polres Karimun bersama dengan personel Satreskrim melakukan penyelidikan yang mana selanjutnya mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di rumah yang berada di Teluk Lekup Kec. Tebing selanjutnya Kasatreskrim Polres Karimun bersama dengan personel Satreskrim menuju lokasi dan melakukan penangkapan terhadap pelaku sdr. M yang berperan sebagai perekrut calon pekerja migran indonesia dan pelaku sdr. H sebagai pelaku Tekong Kapal.

"Satreskrim mengamankan salah satu pekerja migran indonesia yang akan berangkat an. B dan mengamankan calon pekerja migran indonesia an. Sdri. A beserta pelaku yang merekrut sdri. A an. M yang berada di Hotel Taman Bunga Karimun," ungkapnya. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan minyak bensin 15 liter, bot fiber mesin 15 pk merk yamaha, uang tunai Rp. 500.000, 1 unit hp dan 1 unit sepeda motor Suzuki SkyDrive warna merah Nomor Polisi BP 6305 CK serta membawa pelaku beserta korban ke Polres Karimun untuk dilakukan proses lebih lanjut.

"Tersangka dapat dijerat dengan Pasal 81 Jo 83 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017, tetang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dengan ancaman kurungan 10 penjara", tutup Kasatreskrim.

A.Yahya


Penandatanganan Perkara Restorasi Justice oleh Tersangka yang Ditangani Kejari Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksaan Negeri Karimun laksanakan peyelesaian perkara dengan Restorative Justice terhadap 2 perkara tindak pidana umum, Selasa (4/4-2023).

Kedua tersangka tersebut yakni, tersangka Rizky Saka Praseryawan bin Wawan Sugianto kasus dugaan melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP, dan Buchari Nasution bin Zainuddin Nasution kasus diduga melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP.

Kata Firdaus, S.H., M.H., M.M., M.Kom, adapun penyelesaian perkara dengan Restorative Justice tersebut sebelumnya telah diawali dengan upaya perdamaian.

"Dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 28 Maret 2023 di Kejaksaan Negeri Karimun, yang mana dalam upaya perdamaian tersebut turut hadir Para Tersangka, Para Korban, Keluarga Tersangka, Keluarga Korban dan Tokoh Masyarakat," ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, pertimbangan dilakuan RJ terhadap perkara tersebut yaitu karena memenuhi ketentuan dalam Perja Nomor 15 tahun 2020. Dan tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana. 

"Diancam pidana pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana 2 tahun dan 8 bulan penjara," kata Rezi. 

Dan adanya perdamaian antara korban dan tersangka yang dihadiri dan disaksikan keluarga korban, keluarga tersangka, tokoh masyarakat & penyidik. Dan pada hari ini Selasa 04 April 2023 adalah penentuan apakah terhadap perkara tersebut dapat dilakukan penghentian penuntutan dengan Restorative Justice dengan melalukan Ekspose Perkara Kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh Direktur Oharda Jampidum Kejaksaan Agung RI. 

Ekspose penyelesaian perkara Restorative Justice  pada hari ini dilaksanakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Karimu Firdaus, Kepala Seksi Pidana Umun Saldi, S.H. dan Jaksa yang menangani Perkara.

Adapun hasil dari ekspose tersebut adalah penyelesaian perkara Restorative Justice terhadap 2 perkara tindak pidana umum, diterima dan disetujui untuk dilakukan penghentian pemuntutan berdasarkan Keadilan Restorative.

Setelah diterima dan disetujuinya penghentian pemuntutan berdasarkan Keadilan Restorative maka selanjutnya akan dikeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntuan untuk segera dilaksanakan.

Penyelesaian perkara melalui Restorative Justice oleh Kejaksaan Negeri Kota Karimun dilaksanakan berdasarkan Peraturan Jaksa Agung ( Perja ) Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif. Menurut Pasal 1 Ayat 1 PERJA RI No. 15 Tahun 2020 menjelaskan bahwa Keadilan Restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, Korban, keluarga pelaku/Korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan.

Yahya


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi ke depan.

Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Kota Batam meroket pada tahun 2022 dengan capaian 6,84 persen.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, persentase ini naik 2,09 persen dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 yang mencatatkan persentase 4,75 persen.

Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kota Batam pun lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri dan Nasional yang hanya mencatatkan masing-masing sebesar 3,15 persen dan 5,31 persen.

Dengan beberapa rencana strategis BP Batam saat ini, Rudi optimistis jika pertumbuhan ekonomi tersebut akan terus naik di tahun 2023.

"Pencapaian ini tak terlepas dari peran serta seluruh pihak. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur pendukung juga memberi pengaruh positif untuk pertumbuhan ekonomi Batam. Kita yakin, angka ini bisa naik terus hingga 7 persen," ujar Rudi di sela-sela pertemuannya dengan masyarakat, Senin (3/4/2023).

Rudi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi ini juga tak terlepas dengan peningkatan investasi di Kota Batam.

Baginya, investasi merupakan hal penting untuk pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah.

Keberhasilan BP Batam dalam mendongkrak peningkatan nilai investasi juga merupakan suatu pencapaian yang tak bisa dilepaskan dalam laju pertumbuhan ekonomi daerah.

Pasalnya, realisasi investasi Batam mencapai Rp 13,63 triliun di tahun 2022.

Realisasi investasi tersebut didominasi oleh penanaman modal asing sebesar 82 persen atau setara Rp 11,11 triliun dengan jumlah 1.738 proyek.

Sedangkan penanaman modal dalam negeri di Batam mencapai Rp 2,52 triliun dengan total 2.153 proyek.

Dengan lokasi Batam yang strategis untuk jalur perdagangan internasional ataupun kegiatan ekspor-impor, lanjut Rudi, bukan tak mungkin jika pertumbuhan ekonomi bakal terus naik ke depannya.

"Hari ini, semua infrastruktur sedang kita bangun untuk mendukung kemajuan investasi. Jika Kota Batam maju, maka daya beli masyarakat pun meningkat dan pertumbuhan ekonomi pun terus naik," tambahnya.

Ia mengimbau agar seluruh masyarakat dapat berkomitmen untuk mendukung pembangunan yang sedang berjalan.

Pasalnya, kata Rudi, dukungan tersebut menjadi modal awal pemerintah untuk mewujudkan Batam sebagai kota baru, madani, dan modern.

"Semua sepakat, Batam harus menjadi satu kota modern. Mudah-mudahan seluruh pembangunan bisa terselesaikan. Kita berupaya untuk menata pembangunan itu agar tidak menabrak aturan dan tata kota yang telah disiapkan," pungkasnya (DN)


Foto Bersama Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bakal terus berupaya untuk menjaga iklim investasi di Kota Batam.

Rudi pun telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk mendukung upaya tersebut. Seperti mempercepat pembangunan infrastruktur dan kemudahan dalam pengurusan izin usaha.

Hal ini selaras dengan komitmen BP Batam yang mendukung penuh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ke depan.

"Kami menjamin dan mendukung penuh kemudahan investasi yang ada. Kita bersama-sama wajib menjaga iklim investasi agar produksinya bisa berjalan baik dan bermanfaat untuk banyak orang," ujar Rudi, Selasa (4/4/2023).

Selain itu, Rudi mengimbau agar seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Kota Batam mampu menjaga situasi kondusif daerah agar nilai investasi asing ataupun dalam negeri terus meningkat dari waktu ke waktu.

Mengingat, BP Batam senantiasa berusaha untuk menjadikan Kota Batam sebagai destinasi unggulan investasi.

"Kami berharap, langkah ini dapat meningkatkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Ia menargetkan, pembangunan infrastruktur jalan utama saat ini bisa selesai akhir tahun 2023 nanti.

Oleh sebab itu, Rudi terus memacu semangat jajaran di BP Batam untuk dapat menyelesaikan proyek prioritas sesuai dengan rencana anggaran yang telah ditetapkan.

Mengingat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengharapkan KEK dapat merealisasikan investasi sebesar Rp 61,9 triliun di tahun 2023.

Sebagaimana yang telah disampaikan Airlangga dalam Sidang Dewan Nasional KEK pertengahan bulan Januari 2023 lalu di Jakarta.

Harapan atas realisasi investasi itu pun diharapkan datang dari KEK Nongsa yang bergerak di bidang pariwisata maupun data center, digital serta industri film dan KEK Kesehatan Internasional Batam.

Dalam penyampaiannya, Airlangga menuturkan agar target investasi sebesar Rp 61,9 triliun tersebut dapat terealisasi, Dewan Nasional KEK juga telah memberikan sejumlah pengarahan.

Beberapa di antaranya adalah pemberian dukungan infrastruktur kepada KEK yang prospektif, peningkatan sistem One Single Submission (OSS), peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), penyelesaian isu-isu strategis yang dialami oleh setiap KEK, serta sejumlah arahan lainnya yang bersifat penting.

"Yang penting, kita harus kompak untuk menyelesaikan semuanya dengan baik. Batam bisa maju karena dukungan kita semua," pungkasnya. (DN)


Foto Bersama 300 Pegawai BP Batam saat Ikuti Pelatihan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 300 pegawai BP Batam dan 20 anggota Persatuan Istri Karyawan BP Batam (PIKORI BP Batam) mengikuti Diklat ESQ Character Building, yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM). Kegiatan ini, dilaksanakan selama dua hari, mulai dari 4 hingga 5 April 2023 di Ruang Balairungsari.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualiatas SDM di lingkungan BP Batam. Tujuannya, agar kedepannya dapat mengembangkan Kota Batam menjadi Batam yang modern. Sesuai yang telah dicita-citakan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

"Tentunya kedepan, untuk mengembangkan BP Batam yang makin bagus, sehingga Kota Batam semakin sukses kedepan," ujarnya usai membuka Diklat ESQ Character Building di Balairungsari BP Batam, Selasa (4/4/2023).

Ia melanjutkan, kegiatan ini akan banyak ilmu yang dapat diperoleh oleh peserta untuk dipraktekkan pada kemudian hari. Namun, dalam prakteknya tidak mudah karena akan ada tantangan kedepannya.

"Saya berharap, ketika ada tantangan kita juga berjuang untuk tantangan itu. Kita atasi dengan ilmu yang kita dapatkan," katanya.

Ia menambahkan, jika ilmu yang telah diperoleh tersebut dilaksanakan secara konsisten, maka kualitas SDM di lingkungan BP Batam dalam mengembangkan organisasi dan Kota Batam tak perlu diragukan lagi.

"Sudah tentu akan semakin sukses dan makin maju. Harapannya nanti masa kedepan Batam ini semakin bisa mengikuti negara lain," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BP Batam, Lilik Lujayanti mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 320 peserta yang terdiri dari 300 pegawai dari seluruh unit kerja dan 20 orang perwakilan dari Pikori. 

Dijelaskannya, kegiatan ESQ Caracter Building ini sengaja digelar pada momen bulan Ramadhan. Sebab, pada momen ini posisi iman dari pegawai yang beragama muslim tengah berada di posisi puncak.

"Tentunya kita ingin mengisi, bagaimana kita sebagai karyawan nantinya dapat berperan seoptimal mungkin dalam kemajuan organisasi BP Batam. Jadi tentunya kami juga ingin dengan kesadaran yang tinggi antara hak dan kewajiban berimbang, kami harapkan peran serta seluruh pegawai untuk dapat berperan dimana pun berada," katanya.

Ia mengharapkan, seluruh pegawai di lingkungan BP Batam dapat bekerja semaksimal mungkin. Karena setiap pegawai mempunyai tugas yang mulia. Sehingga diharapkan seluruh pegawai mempunyai kesadaran dalam memberikan kontribusi bagi BP Batam.

"Apabila pegawai punya kesadaran bahwa masing masing pegawai itu punya kontribusi, saya rasa BP Batam ini akan terus makin maju karena ditopang oleh SDM yang punya peran dan fungsi maksimal," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, ESQ Character Building adalah salah satu program dari ESQ yang bertujuan agar peserta mampu menemukan kebahagiaan spiritual. Sehingga memadang pekerjaan bukan beban melainkan sebuah pengabdian dan panggilan jiwa.

Selanjutnya, peserta dapat memaknai setiap tantangan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri sehingga dapat bekerja dalam tekanan/stress. Selain itu, meminimalisir sifat negative dan mengeluarkan sifat positif sehingga dapat bekerja sama dengan baik, dalam sebuah tim.

Kemudian, peserta dapat menanamkan kesadaran di dalam diri setiap individu akan pentingnya perbaikan yang terus menerus.

Terakhir, menyelaraskan nilai (Values) dan Keyakinan (Beliefs) dengan Perilaku (Behaviour) Pribadi. Sehingga hati, pikiran dan perbuatan menjadi sejalan. (EI)


Kunjungan Calon Investor Bidang KEK Kesehatan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Pusat Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPBB) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menerima kunjungan calon investor bidang KEK Kesehatan pada hari Selasa (4/4/2023) bertempat di Marketing Center BP Batam.

Dipimpin oleh Kepala Bidang Ekonomi Makro dan Pengembangan KPBPBB, Barlian Untoro, tim BP Batam menerima kedatangan tim Dr. Chaterine dari Malaysia yang berminat untuk berinvestasi di KEK Kesehatan, spesialisasi Beauty Clinic. 

Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya semenjak Dr. Chaterine dan timnya datang ke BP Batam beberapa waktu lalu untuk menyatakan minatnya berinvestasi di Batam.

“Hari ini kami datang untuk mengantarkan proposal bisnis kami, semoga dapat diterima dengan baik oleh tim BP Batam dan investasi ini dapat segera diwujudkan,” ujar Dr. Chaterine.

Merespon perkataan Dr. Chaterine, Barlian Untoro menyampaikan bahwa setelah menerima proposal ini timnya akan segera mengkaji kebijakan terkait KEK Kesehatan ini.

“Terima kasih atas minatnya berinvestasi di Batam, proposal ini kami terima dan akan segera kami kaji, harapannya minggu depan sudah selesai sehingga kita bisa langsung mengadakan rapat lanjutan bersama dengan Direktur Badan Usaha Rumah Sakit, dr. Afdhalun,” terang Barlian.

Menambahkan informasi yang disampaikan oleh Barlian, Kepala Bidang Pengembangan KEK, Hermawan menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha untuk memberikan kemudahan berinvestasi di KEK Kesehatan yang diminati oleh Dr. Chaterine ini.

“Dari sisi KEK, pasti akan kami bantu untuk kemudahan berinvestasi melalui kebijakan dan regulasi yang dapat kami terbitkan,” pungkas Hermawan.

Hal ini sejalan dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang berkomitmen serta menjamin kemudahan berinvestasi bagi para calon investor sehingga akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam secara berkelanjutan. (mi)


Warga saat Menyaksikan Kebakaran Mall Botania. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Plaza Botania 1 yang berada di kelurahan Belian, Batam Kota, Kota Batam dilalap si jago merah pada Rabu (5/4/2023) pukul 03.30 Wib dini hari. 

Informasi yang dihimpun, penyebab kebakaran Plaza Botania 1 ini diduga terjadinya arus pendek sehingga insiden ini menyebabkan sejumlah kios seperti, konter Handphone, toko elektronik pakaian hangus terbakar. 

Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia menjelaskan, kronologi kebakaran tersebut bermula dari adanya kobaran api di salah satu kios yang dilihat oleh warga setempat sekira pukul 03.30 Wib. 

"Selanjutnya, kios tersebut didobrak dan sempat berupaya dipadamkan dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) namun api tak berhasil dikuasai," ucap Betty kepada wartawan. 

Melihat kobaran api semakin membesar, akhirnya peristiwa itu dilaporkan ke pihak security. Selanjutnya security kordinasi langsung dengan pihak pemadam kebakaran. 

Hingga kini, kata AKP Betty, armada Damkar di lokasi sudah ada 10-15 unit berjibaku memadamkan titik api. 

"Alhamdulillah, pada peristiwa ini dilaporkan tidak ada korban jiwa. Hanya mengalami kerugian meteri," ucap AKP Betty. 

Untuk penyebab kebakaran, pihaknya belum dapat mengetahui. "Saya belum bisa menyimpulkan apa penyebab kebakaran ini. Nanti pihak Labfor yang bisa menjawab," kata Betty. 

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Batam Kota bersama sejumlah personel Polsek Batam Kota masih di TKP.

Redaksi


Muhammad Rudi Serahkan Bantuan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk menyapa masyarakat Kecamatan Bulang, Minggu (2/3/2023).

Dalam rangka safari ramadan kali ini, orang nomor satu di Kota Batam tersebut menyambangi dua titik sekaligus. Masjid Al Barokah Tanjung Kubu dan Masjid Al Muklishin Bulang Kebam.

Kehadiran Rudi pun mendapat sambutan hangat dari ratusan jemaah yang telah menanti.

Selain menyapa masyarakat hinterland, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepri tersebut turut menyerahkan bantuan sosial (bansos) untuk pembangunan kedua masjid yang didatanginya.

Dengan rincian, Masjid Al Barokah Tanjung Kubu mendapat bantuan sebesar Rp 75 juta. Sedangkan Masjid Al Muklishin Bulang Kebam mendapatkan bantuan senilai Rp 50 juta.

Rudi berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk kemakmuran masjid ke depannya.

"Saya sengaja hadir ke pulau ini. Selain silaturahmi, saya juga ingin tahu perkembangan masyarakat di Bulang. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat," ujarnya usai melaksanakan tarawih berjemaah di Masjid Muklishin Bulang Kebam.

Selain itu, Kepala BP Batam tersebut mengatakan bahwa pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengupayakan pengembangan pulau-pulau terpencil yang ada di Kota Batam. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah hinterland guna menjadikannya sebagai destinasi wisata andalan di Kota Batam.

Tidak hanya itu saja, Rudi juga memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat hinterland.

"Saya berharap, ada perubahan yang signifikan ke depan dengan inovasi yang terus kita siapkan. Semoga pembangunan Batam saat ini juga berdampak untuk pengembangan wilayah hinterland agar perekonomian bisa terus maju," tambah Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam.

Dalam penyampaiannya, Rudi juga menyinggung terkait rencana BP Batam dalam pengembangan Pulau Rempang dan Galang menjadi kawasan ekonomi baru.

Mengusung konsep "Green and Sustainable City" Rudi berharap pembangunan dua pulau itu akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian wilayah hinterland.

"Kita harus berkolaborasi dalam pembangunan saat ini. Jika kita kompak, maka kota baru bisa kita nikmati bersama," pungkasnya. (DN)



Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, pembangunan infrasktruktur Kota Batam terus dikebut. Hal ini tak lain untuk mewujudkan Batam sebagai kota modern di tahun 2029 mendatang.

Muhammad Rudi mengatakan sejak ia ditunjuk  sebagai Kepala BP Batam tahun 2019 dan Walikota Batam tahun 2016, ia lebih fokus menyelesaikan pembangunan infrasktruktur. Terutama pembangunan jalan, pembangunan Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar hingga pembangunan Rumah Sakit Internasional.

"Semuanya sudah berjalan, namun belum selesai. Karena untuk pembangunan infrasktruktur ini tidak semudah yang kita bayangkan," ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi melanjutkan, sejak dilantik sebagai ex officio Kepala BP Batam, dirinya langsung menyatukan visi dan misi pembangunan Kota Batam di BP Batam dan Pemko Batam. Dengan menjabat sebagai ex officio, dirinya pun berhasil menyatukan keduanya.

"Saya bersyukur karena 2019 saya diangkat langsung saya dudukkan semua alhamdulillah bisa disatukan," katanya.

Setelah menyatukan keduanya, kemudian dalam melakukan pembangunan infrasktruktur Muhammad Rudi kembali menyelesaikan permasalahan dengan masyarakat sebagai pemegang lahan. 

Namun, permasalahan itu tidak sampai berlarut-larut karena masyarakat Batam yang kompak dalam mendukung pembangunan infrasktruktur.

"Maka kekompakan ini harus kita jaga supaya nanti di 2029, saya berharap seluruh jalan di Kota Batam sudah selesai semua. Kalau 2029 kita kejar dan selesai semua, maka Batam kota modern sudah bisa kita nikmati," tegasnya.

Bahkan, tidak sampai tahun 2029 pun atau 2 tahun mendatang, masyarakat sudah bisa melihat perubahan Kota Batam yang sangat signifikan.

Mulai dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi Beach; pemabangunan Fly Over Sei Ladi hingga jalan ke arah Sekupang yang sudah berjalan. Sementara untuk jalan arteri Batu Aji ke Sagulung, pembangunannya ia serahkan ke Pemko Batam.

"Intinya di 2029 sudah sempurna," katanya.

Untuk itu, dengan rampungnya seluruh pembangunan ini, maka Kota Batam akan menjadi tempat kedatangan seluruh penduduk di Indonesia. Tentunya, masyarakat Batam diingatkannya untuk tidak menjadi penonton saat Batam menjadi kota modern.

"Hari ini sudah mulai ramai (investor) yang akan mau masuk. Datang ke BP Batam mau investasi. Untuk itu kedepannya persaingan akan semakin tinggi," jelasnya.

Sehingga, ia tak henti-hentinya meminta agar masyarakat Batam untuk mempersiapkan diri. Ia tidak ingin, Batam yang sudah menjadi kota modern dikuasai oleh orang luar, akan tetapi masyarakat Batam yang harus terlebih dahulu menikmatinya.

"Maka sekarang sudah saya sampaikan. Karena teknologi berpacu pada kesejahteraan, tidak bisa ditahan oleh kepala daerah," katanya.

"Saya siapkan seluruh infrasktruktur, warga Batam tinggal berpikir, kira-kita mau kemana untuk kehidupan kedepannya," pungkasnya. (EI)


Konfrensi Pers Penyitaan Uang Dugaan Tindak Pidana Korupsi BOP PKBM. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksan Negeri Karimun melalui Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Tanjungbatu lakukan penyitaan uang kasus dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PKBM.

Hal itu di ungkapkan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Tanjungbatu, Doni saat gelar komprensipers di Kantor Cabjari Kecamatan Kundur, Kabupten Karimun, Selasa (4/4-2023).

"Penyitaan berupa uang sebesar Rp. 250.000.000, terkait perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi BOP. Pendidikan Kesetaraan pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bakti Negeri Kecamatan Kundur Barat Kota Tanjung Batu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2016, 2017, 2018, dan Tahun 2019," ujarnya. 

Uang yang berhasil disita, lanjutnya, ia tidak menghapus pidana, sehingga proses penegakan hukum terkait tindak pidana tersebut akan terus dilanjutkan.

"Sampai dengan hari ini penanganan perkara tersebut berada di tahap penyidikan dan belum ditetapkan tersangka. Karena kami masih menunggu perhitungan Kerugian Negara (PKN) yang dilakukan oleh Ahli," tutur Doni.

"Dengan begitu, kita akan dapat menentukan secara pasti berapa kerugian yang terjadi dalam perkara ini, selama itu nantinya akan kita lihat siapa aktor utama / intellectual dader dalam perkara ini untuk dapat dimintai pertanggungjawabannya," ungkapnya Doni kembali.

Dalam giat tersebut, turut dihadiri oleh seluruh Tim Tindak Pidana Khusus CABJARI Tanjung Batu masing-masing :
1. Nama : M. ILHAM MAULUDI, S.H.,M.H
Jabatan : Kepala Sub Seksi Tindak Pidana Umum & Pidana Khusus/Jaksa Penyidik

2. Nama : MUTIA KHANADITA, S.H.
Jabatan : Kepala Urusan Pembinaan/Jaksa Penyidik

3. Nama : MUHAMMAD ARFIAN, S.H.
Jabatan : Staff Pidum Pidsus

4.Nama : ENDA PERMANA MASHURI NASUTION, S.H.
Jabatan : Staff Pidum Pidsus

(A.Yahya)


Santuni Anak Yatim Piatu. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Masih dalam rangkaian Safari Ramadhan, Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan bantuan sosial bertempat di Masjid Al-Ijtihad Rusunawa Kabil, Minggu (2/4/2023). 
 
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan kalam ilahi oleh KH. Nurjaman dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua rombongan, Kepala Biro Keuangan BP Batam, Siswanto. 
 
Dalam kesempatan pertama, Siswanto mengatakan tujuan utama kegiatan ini dilaksanakan adalah sebagai upaya BP Batam untuk bersilaturahmi kepada masyarakat, khususnya penghuni Rusunawa Kabil.
 
“Agenda tahunan ini kami helat tidak hanya memberikan bantuan sosial kepada masjid dan santunan untuk anak yatim, tapi yang utama adalah menjalin silaturahmi dengan penghuni rusunawa,” kata Siswanto.
 
“Semoga bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi yang menerima dan menjadi berkah untuk kita semua,” harapnya.
 
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada Masjid Al-Ijtihad Rusunawa Kabil oleh Siswanto kepada Ketua Pengurus Masjid, Rumanto.
 
Ia turut menyampaikan apresiasinya atas bantuan sosial yang disalurkan oleh BKDI BP Batam. 
 
“Alhamdulillah terima kasih atas bantuan dari BP Batam, semoga ke depan masjid ini bisa dimakmurkan lewat bantuan yang telah diberikan,” ujar Rumanto.
 
Setelahnya, santunan diserahkan kepada 50 anak yatim Panti Asuhan Yayasan Ash-Habul Yamin oleh Siswanto beserta rombongan.
 
Senyum sumringah para anak yatim memberi energi positif kepada peserta kegiatan dan menambah sukacita kegiatan Safari Ramadhan sore itu.
 
Untuk mengisi waktu sebelum berbuka, para tamu undangan dengan khidmat mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Agus Yusif Subhani.
 
Kegiatan pun kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaah yang dilaksanakan dengan penuh khusyuk dan syahdu.
 
(rud)
 


Benih Lobster yang Diamankan BC Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dalam skema Patroli Jaring 
Sriwijaya bersama Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil gagalkan penyelundupan benih lobster sebanyak 60 ribu ekor senilai Rp 9 miliar di perairan Batam yang diangkut menggunakan High Speed Craft (HSC) pada Minggu (2/4-2023).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, M. Rizki Baidillah mengungkapkan bahwa tangkapan ini merupakan laporan dari masyarakat bahwa terdapat kegiatan muat barang yang berisi benih lobster.

“Pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 01 dan 02 April 2023, Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun bersama Ditreskrimsus Polda Kepri mendalami informasi dari laporan masyarakat bahwa terdapat speedboat di pelabuhan tikus yang diduga melakukan kegiatan muat barang berupa Benih Baby Lobster. Berdasarkan informasi tersebut Tim segera menyebar armada ke semua titik yang menjadi perlintasan,” ungkap Rizki.

Kata Rizki, Minggu (02/04) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB speedboat target berhasil ditemukan dan Tim melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil diamankan di Perairan Pantai Pulau Durian. Selanjutnya kapal beserta muatan diamankan di dermaga Bea Cukai, Tanjung Uncang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, didapatkan sebanyak 60 ribu ekor Benih Baby Lobster jenis Pasir yang tidak 
dilengkapi dengan dokumen kepabeanan dan cukai, serta termasuk dalam kategori barang larangan pembatasan dengan estimasi nilai barang mencapai Rp 9 miliar,” tambah Rizki.

Rizki juga menambahkan bahwasanya akan langsung dilakukan pelepasan agar tidak mati apabila terlalu lama didiamkan.

“Kalau didiamkan berlama-lama, mungkin hanya beberapa jam saja bertahannya oleh sebab itu harus segera dilepaskan,” ujar Rizki.

Kemudian, lanjutnya, pelapasanliaran benih lobster dilakukan di wilayah perairan Pulau Ngual dengan disaksikan langsung oleh Karantina Perikanan Batam, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam 
serta Marinir Batam. Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan kondisi perairan yang tidak tercemar dan lingkungan yang aman untuk tumbuh kembang benih lobster.

"Penyelundupan benih lobster dapat dijerat Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 dan/atau Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah 
diubah dengan UU RI Nomor 44 tahun 2009 tentang Perikanan dan/atau Pasal 87 jo Pasal 34 UU RI Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 3 Miliar," tuturnya.

Redaksi


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi mengajak seluruh masyarakat Kota Batam turut mengawasi berbagai pembangunan yang saat ini tengah dijalankan.

Tujuannya, untuk memastikan pembangunan yang dilakukan telah sesuai dengan usulan, perencanaan dan kualitas yang ditentukan.

"Jadi saya titip kepada bapak dan ibu sebagai masyarakat Kota Batam. Kalau ada sesuatu yang menurut bapak dan ibu tidak pas, tolong sampaikan kepada saya," tegasnya, Sabtu (1/4/2023).

Muhammad Rudi melanjutkan, sebelum menghadiri kegiatan Safari Ramadhan di di Masjid Thoriqul Jannah, Mitra Raya, dirinya menyempatkan diri memantau pembangunan jalan menuju Bandara Hang Nadim. Dimana, selama ini, dirinya hanya mengontrol sendiri pembangunan yang tengah dilaksanakan.

"Karena-kadang sudah dikontrol pun hasilnya tidak positif. Jadi saya titip kepada bapak dan ibu. Sehingga sebelum selesai lebih baik kita perbaiki jika tidak sesuai. Dari pada nantinya sudah jadi, tidak mungkin dibongkar kembali," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, BP Batam kembali melaksanakan pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa. Pembangunan jalan tersebut mencapai Panjang 20 km untuk tahun tunggal atau single year tahun anggaran 2023.

Pembangunan ruas jalan tersebut dimulai pada 5 Januari hingga 31 Desember 2023. Adapun detail pengerjaan sebagai berikut:

Pekerjaan pertama, Jalan Yos Sudarso tahap 4 sepanjang 2,4 km (Ruas Underpass Pelita – Nagoya Gate) dengan kontraktor PT. Kuala Batee Indonesia dan konsultan pengawas PT. Calvindam Jaya. EC

Selanjutnya Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 9 km (Ruas Simp. Laluan Madani - Simp. Bundaran Punggur) dengan kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. - PT. Maju Bersama Jaya (KSO) dan konsultan pengawas PT. Portal Engineering Perkasa

Kemudian Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 2,6 km (Ruas Bundaran Punggur - Simp. Bandara) dengan kontraktor PT. Harap Panjang dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

Ada juga Pengembangan Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 km (Simpang Batu Besar – Simpang Turi) dengan kontraktor PT. Sinar Arengka Setia Maju dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

Terakhir, Bundaran Bandara (Simpang Lampu Merah Bandara Hang Nadim) berdiameter 100 m serta panjang jalan mencapai 800 m dengan kontraktor PT. Kurnia Djaja Alam dan konsultan pengawas PT. Astadipati Duta Harindo

Sepanjang jalur tersebut nantinya akan dikembangkan jalan yang semula memiliki dua, tiga, dan empat lajur, seluruhnya akan dilebarkan menjadi lima lajur kiri dan kanan. Selain itu sejalan dengan pembangunan jalan, BP Batam juga melakukan peningkatan saluran drainase. 

"Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” imbuhnya. (EI)


Ketua GN-PK Kepulauan Riau, Muhammad Agus Fajri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Gerakan Nasional Peberantasan Korupsi (GN-PK) Kepulauan Riau, melaporkan Penggunaan Gelar Akademik yang diduga palsu oleh Rudi alias Muhammad Rudi, yang kini menjabat Wali Kota Batam dan Ex Officio Kepala Badan Pengusahaan Batam. Sebagai pejabat publik, perbuatan yang dilakukan Rudi itu dinlai merugikan masyarakat dari aspek legalitas dan moralitas.

''Sanksi hukum penggunaan gelar akademik palsu dalam Pasal 93 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi hukumannya cukup berat, yakni 10 tahun. Kenapa, karena sebagai pejabat publik, Sdr Rudi, jika terbukti, telah membohongi masyarakat dengan menyebut dirinya telah menempuh pendidikan tinggi strata 1 dan 2, sementara proses pendidikan tersebut tidak dapat dibuktikan,'' kata Ketua GN-PK Kepulauan Riau, Muhammad Agus Fajri, kepada wartawan, di Batam, Minggu, (2/4/2023).

Muhammad Agus Fajri didampingi sejumlah pengurus DPP GN-PK Kepri, telah menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri sebagai pelapor pada Rabu, 29 Maret 2023. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ditandatangani setelah menjawab 
belasan pertanyaan dari Penyidik di Ruang Unit I Subdit 1 Ditreskrimum Polda Kepri. 

''Kami telah memberikan keterangan di Polda Kepri, sebagai tindak-lanjut laporan kami di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar (Mabes) POLRI, Jl Trunojoyo nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 9 Februari 2023 lalu," ujarnya. 

Menurut Agus Fajri, ada sejumlah fakta hukum yang membuat pihaknya patut menduga Rudi menggunakan gelar akademik palsu. Pertama, Rudi memperoleh ijazah Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga pada 2005. 

Kemudian dia memperoleh ijazah Magister Manajemen (S2) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia yang tidak terdaftar di Pangkalam Data Perguruan Tinggi. Selanjutnya Rudi memiliki gelar Sarjana Ekonomi (S1) jurusan Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tribuana pada 2015. 

''Dalam keterangan akademik di Adhy Niaga, Rudi lulus sebagai Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen pada tahun 2005. Tetapi, sepuluh tahun kemudian dia menempuh kuliah di jurusan yang sama dan kembali mendapat gelar yang sama. Artinya, Rudi sendiri yang menyatakan bahwa gelar terdahulu tidak sah, sehingga dia kembali meraih gelar yang sama. Perbuatan yang dilakukan oleh Rudi tersebut tidak sesuai dengan perbuatan seorang yang berpendidikan tinggi, dan patut diduga sebagai tindakan menutupi keabsahan ijazah yang dimilikinya terdahulu,'' ucap Agus Fajri.

Fakta kedua, menurut Agus Fajri, pada 23 Oktober 2020, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat memberi keterangan bahwa Ijazah Rudi dari STIE Adyi Niaga tidak memiliki dasar. Penjelasan itu disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Prof Dr Uman Suherman AS, MPd, karena mereka telah menyelidiki bahwa Rudi tidak memiliki daftar hadir selama kuliah, tidak memiliki Kartu Rencana Studi selama kuliah, tidak memiliki Kartu Hasil Studi selama kuliah, tidak pernah menjalani Yudisium Kelulusan, serta tidak terdata di Pangkalan 
Dikti. Tetapi sebulan kemudian, yakni 30 November 2020, tiba-tiba ibarat sulap, sim salabim, semuanya jadi ada. 

''LLDIKTI telah menjawab surat Aktivis Batam, Paulus Lein, yang menyatakan ijazah Rudi tidak sah, dan sebulan kemudian keterangan LLDIKTI itu diputar-balik 180 derajat, tetapi tidak ada surat yang ditembuskan ke Paulus Lein, yang menjelaskan bahwa dokumen yang dicari sebulan lalu sudah ditemukan entah dari laci mana. Terus, Pangkalan Dikti, yang tentu saja dapat diubah oleh Teknisi LLDIKTI, tiba-tiba beres dan nama Rudi terdaftar dengan betul atau kebetulan. 'Akrobat' ini menjadi tontonan yang menarik untuk disaksikan, dan patut diduga merupakan tindakan menutupi data palsu di balik pemberian gelar akademik,'' kata Agus Fajri.

Agus Fajri menambahkan, masih banyak fakta-fakta menarik dari seputar ijazah yang berlapis-lapis dimiliki oleh penguasa tunggal di Kota Batam ini. 

''Pengaduan tentang penggunaan gelar
akademik palsu ini kami harap diproses dengan sungguh-sungguh oleh penyidik Polda. Sebagai ormas yang khusus menyorot korupsi dan perilaku korupsi para pejabat, GN-PK Kepri menilai 
penggunaan gelar ijazah palsu merupakan salah satu perilaku tidak taat hukum dari seorang pejabat publik. Dalam pasal 7 ayat 3 Anggaran Dasar GN-PK disebut GN-PK juga melaksanakan fungsi kontrol sosial terhadap lembaga-lembaga negara dengan cara mengakses informasi sebanyak mungkin yang selanjutnya diuji dan diklarifikasi, di mana hasilnya dilaporkan secara berkala kepada Presiden RI, Pimpinan DPR RI, dan masyarakat luas secara profesional dan bertanggungjawab,'' kata Agus Fajri.

Kasus itu berawal dari (1) Surat dari Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi Dewan Pimpinan Provinsi Kepri nomor: 033/Lap-GN-PK/II/2023 tanggal 9 Februari 2023 perihal Pengadian Penggunaan Gelar Pendidikan Palsu; (2) Laporan Informasi Nomor: LI-28/III/RES.1.9./2023/Ditreskrimum tanggal 9 maret 2023; (3) Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP.Lidik/109/III/RES.1.9./2023/Ditreskrimum tanggal 10 Maret 2023.

Selanjutnya Polda Kepri menerima rujukan dari Mabes Polri, maka Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri menyatakan sedang melakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana menggunakan gelar akademik tanpa hak dan/atau menggunakan ijazah palsu sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan/atau Pasal 28 Ayat (7) Jo Pasal 93 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang terjadi di Kota Batam diduga dilakukan 
oleh Sdr, Muhammad Rudi sebagaimana pengaduan GN-PK. (*)


Bannee PLH Kepri. 

BATM|KEPRIAKTUAL.COM: Di Bulan Suci Ramadhan tahun 2023 yang penuh berkah ini, pengurus Pelestari Lingkungan Hidup Kepulauan Riau (PLH Kepri) berbagi takjil kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di Simpang Bagan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Minggu (2/4-2023).

Pengurus PLH Kepri Foto Bersama Sebelum Berbagi Takjil. 

Ketua PLH Kepri, Jaya Moren, A.Md., S.T. mengatakan, pembagian berkah Takjil ini bertujuan untuk melatih semangat dan motivasi.

Foto Bersama Menunggu Takjil yang Mau Dibagi. 

Saling berbagai kepada sesama, dan mengharapkan keberkahan di Bulan Suci Ramadhan ini. 

"Ramadhan tahun ini dimanfaatkan oleh Pengurus PLH Kepri untuk memantapkan sinergitas sesama pengurus melalui kegiatan berbagi Berkah Takjil, buka puasa kepada para pengguna jalan," ujarnya. 

Pengurus PLH Kepri Membagikan Takjil Kepada Masyarakat Pengguna Jalan. 

Kemudian, lanjutnya, takjil yang mau dibagikan ada ratusan bungkus kotak takjil, berupa makanan dan minuman manis untuk sajian berbuka puasa yang dibagikan kepada pengguna jalan, baik pengendara motor, mobil maupun pejalan kaki.

Memberikan Takjil ke Pengguna Jalan. 

Dan kegiatan Berbagi Berkah Takjil ini didukung oleh Mayjen TNI Mar. (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. selaku Dewan Pelindung & Pembina PLH Kepri.

“Semoga takjil ini bisa menjadikan berkah bagi kita semua," tuturnya.

Redaksi


Setia Putra Tarigan ST Didampingi Istrinya Meminta dukungan dan Doa saat HUT ke 29 STM Dos Ni Roha Bengkong Baru dan Sekitarnya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Berkat dukungan keluarga dan sahabat, serta tokoh masyarakat Bengkong, Setia Putra Tarigan ST, kembali maju atau ikut bertarung dalam pemilihan legislatif tahun 2024. Dimana sebelumnya sudah pernah berkompetisi di tahun 2019.

Kata, Setia Putra Tarigan ST, ia membulatkan tekat kembali maju sebagai caleg untuk DPRD Kota Batam dari Partai Gerindra. 

“Saya sebagai kader Gerindra siap maju di 2024 sebagai caleg DPRD Batam. Tentunya berangkat dari dukungan keluarga, sahabat, teman-teman RT dan warga Bengkong, Serta warga Batu Ampar,” kata Tarigan, Minggu (02/04/2023) di acara perayaan ulang tahun ke 29 STM Dos Ni Roha Bengkong Baru dan Sekitarnya. 

Menurutnya, dirinya maju kembali sebagai caleg, juga di dasari kesiapannya dalam menampung aspirasi masyarakat serta melakukan program bermanfaat lainnya buat masyarakat

Ditambahkan suami dari Lindang br Sitohang, dukungan dari berbagai elemen terus mengalir, ia juga mengaku telah siap bertarung secara sehat dengan caleg-caleg lainnya. Sehingga nantinya akan terpilih anggota DPRD Batam yang tangguh, serta peduli terhadap masyarakat bawah.

Selain itu, pegusaha garmen ini juga berkeyakinan keterlibatannya dalam pesta demokrasi di 2024 bertujuan untuk mengambil peran dalam pembenahan di beberapa bidang seperti dunia pendidikan, ekonomi, dan memperjuangkan aspirasi serikat pekerja dan lain-lainnya

"Saya ingin masuk ke Dewan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, karna selama ini saya rasakan aspirasi masyarakat tidak tertampung dengan efektif. Misalnya ada aspirasi dari warga, namun terealisasi tiga tahun kemudian", ujar aktivis serikat pekerja ini. 

Tarigan berharap niat tulusnya dapat didukung oleh konsituennya dari paguyuban suku, tokoh masyarakat dan profesi di Daerah pemilihan (Dapil) 2 yaitu Kecamatan Bengkong dan Batu Ampar.

Redaksj


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.