Menkumham RI, Prof. Yasonna H Laoly, Didampingi Sekjen Kemenkumham, Andap Budhi Revianto saat Wisuda Purnabakti Pengayoman di Jakarta.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Menkumham ) RI, Prof. Yasonna H Laoly, SH., M.Sc., Ph.D., telah mengukuhkan 1.076 Wisudawan dan Wisudawati Purnabakti Pengayoman, pada (1/8/2022). 

Prosesi wisuda Purnabakti Pengayoman ini merupakan terobosan baru yang akan menjadi tradisi Kemenkumham dalam melepas insan-insan pengayoman terbaik yang telah melewati purnatugas (pensiun). 

Sekjen Kemenkumham, Andap Budhi Revianto mengatakan Wisuda Purnabakti Pengayoman akan dilaksanakan secara berkesinambungan menjadi sebuah tradisi baru yang masuk dalam kalender tahunan sebagai rangkaian perayaan Hari Kementerian Hukum dan HAM 'Hari Dharma Karya Dhika' (HDKD).

Dia mengatakan, tahun ini dari 1.076 orang memasuki Purnabakti, sebanyak 78 orang mengikuti wisuda secara tatap muka di Graha Pengayoman, Jakarta. 

"Selebihnya, 998 orang lainnya mengikuti wisuda secara virtual di daerah tugas masing-masing," ungkap Andap melalui Press Release yang diterima redaksi pada Selasa (2/8/2022).

Lanjutnya, prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat. Pegawai yang telah purnatugas akan menerima piagam sebagai tanda bahwa yang bersangkutan telah lulus melaksanakan pengabdian dengan baik di Kemenkumham. 

Para Wisudawan dan Wisudawati selanjutnya mengikuti prosesi pelepasan melalui Upacara Pedang Pora, dengan cara melewati pasukan Taruna Poltekip/Poltekim yang tergelar dengan formasi payung pedang membentuk gapura yang merupakan rangkaian pedang kehormatan. 

Wisuda Purnabakti Pengayoman tersebut sebagai wujud penghargaan serta ungkapan rasa hormat yang tulus dari segenap keluarga besar Kemenkumham kepada para pegawai yang telah selesai melaksanakan pengabdiannya (Purnabakti). 

Dedikasi yang tinggi dari para Wisudawan dan Wisudawati ini patut mendapatkan penghargaan yang setimpal atas jasa-jasa mereka dalam menjalankan tugas, pelayanan dan pengabdian pada masyarakat, bangsa, dan negara.

Ungkapan terima kasih dan apresiasi dari seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia atas berbagai capaian prestasi, dedikasi, dan pengabdian yang telah diraih dengan baik. Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas keteladanan yang ditunjukkan selama menjadi Abdi Pengayoman.

Selamat melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara pada dimensi yang berbeda. Purnabakti bukan akhir dari sebuah pengabdian, tapi menjadi langkah awal mendedikasikan diri sepenuhnya pada masyarakat. 

"Teruslah berkarya, memberikan nilai-nilai keteladanan serta menjadi sumber inspirasi positif dalam interaksi sosial. Tetap tunjukkan prestasi hebat di masyarakat sebagai Wisudawan dan Wisudawati Purnabakti Pengayoman," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Evakuasi Jenazah Orang Hilang. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K.,M.H melalui Kasatpol Airud Polres Natuna, AKP Sandy Pratama Putra, S.I.K mengatakan, Alhamdulillah di hari ketiga pencarian bersama tim gabungan bersama Lanal Ranai, Polsek dan Sat Pol Airud Polres Natuna, Basarnas, Koramil 03 Sedanau dan Masyarakat setempat akhirnya berhasil menemukan jenazah korban berjarak 6 mil dari titik awal hilangnya korban.

Korban atas nama Junaidi telah ditemukan di Perairan Tanjung Serai, pada titik koordinat ( 3°54.768'N 107°54.463'E). Selasa ( 02/08/2022 ) 

"Kami dibantu oleh masyarakat, Basarnas,Lanal Ranai dan Koramil untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah. Kemudian Jenazah dibawa ke Sedanau untuk dilakukan pemeriksaan di puskesmas. Setelah itu diserahkan ke pihak keluarga," ujar Kasat Pol Airud Polres Natuna.

Junaidi dilaporkan hilang di Perairan Selaut, Pulau Kukup, Kabupaten Natuna pada Sabtu malam (30/07/2022). Korban  tenggelam diduga saat hendak selamatkan bagan apung tempat ia bekerja agar tidak tabrakan dengan bagan lainnya.

Menurut keterangan temannya Atas nama Eko bahwa mereka berencana  memindahkan bagan menggunakan pompong agar tidak terjadi tabrakan antar sesama bagan.Namun nahas, Bagan apung itu tabrakan dengan bagan milik Santo.

Kedua Bagan tabrakan diduga akibat tidak ada penerangan. AKP Sandy Pratama Putra mengatakan, rekan korban yang bernama Eko mengetahui jika korban tidak ada di bagan milik mereka sekitar pukul 19:30 WIB. Korban diduga terjatuh ke laut di titik koordinat (3,52934, N. 107. 56. 691. E) Perairan Selaut, Pulau Kukup.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H sampaikan rasa belasungkawa, semoga korban mendapat tempat yang terbaik disisi Allah SWT. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang aktifitasnya sebagai nelayan atau ingin berwisata di pantai bersama keluarga, untuk tetap waspada dan hati-hati. 

"Saat ini cuaca kita di Kab. Natuna sering datang angin kencang dan gelombang air laut yang tidak menentu, untuk itu tetap perhatikan cuaca guna keselamatan diri dan keluarga," tutup Kapolres Natuna.

(IK)


Masjid Tanwirun Naja.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pesona Masjid Tanwirun Naja atau dikenal  dengan sebutan Majid Tanjak tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat Batam saja. Kini, Masjid Tanjak telah menjadi ikon wisata bagi para wisatawan yang berkunjungan ke Batam. 

Terbaru, ialah Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemipinan (Diklat Pim) tingkat II tahun 2022 dari Provinsi Jawa Timur  mengunjungi ikon baru warga Batam tersebut.

Diketahui, para Peserta Diklat tersebut menggunakan dua bus pariwisata dan berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur, instansi vertikal dan dari kabupaten/kota di berbagai provinsi di Indonesia.

"Peserta Diklat Pim 2 provinsi Jawa Timur , pesertanya  dari berbagai provinsi di Indonesia mengunjungi destinasi pariwisata baru kita, Masjid Tanjak," kata sumber suara dari video yang beredar pada Senin (1/8/2022). 

Sementara Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait merespon positif atas kunjungan dari peserta diklat pim tersebut. Menurutnya, hal itu sejalan dengan keinginan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk menjadikan Batam memiliki daya tarik sebagai kota tujuan wisata dan investasi.

"Masjid Tanjak diharapkan mampu menjadi sarana ibadah masyarakat sekaligus menjadi ikon baru wisata di Batam," ujar Ariastuty. 

Masjid yang memiliki arsitektur khas Melayu yang megah dan modern ini setiap siang menjelang sore hari selalu ramai dikunjungi. Selain untuk beribadah, masyarakat juga bisa duduk bersantai di pelataran masjid sambil mengabadikan foto-foto bersama kerabat dan saudara.

BP Batam/Redaksi


Lokasi Pembuangan Air Limbah Diduga B3.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bau menyengat, akibat pembuangan limbah sembarangan. Warga sekitar pun terganggu dan merasa tidak nyaman, akibat bau kurang sedap. Dimana limbah yang dibuang kedalam air bisa membentuk asam organik dan gas cair organik mirip metana yang bisa membahayakan bagi tumbuhan dan mahluk hidup disekitarnya.

Warga sekitar pun meminta penegak hukum bertindak, menindak pelaku yang membuang limbah dengan sembarangan. Karena sudah meresahkan warga. 

HSE/Environmental Coordinator PT Wasco Engineering Indonesia, Hanafi mengaku sangat kesal dengan tindakan yang dilakukan oleh PT. Fuyuan Plastic Industry yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Tanjung Uncang, kota Batam

Bagaimana tidak kesal, perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) milik Taiwan yang mengolah plastik untuk di ekspor itu diduga dengan sengaja membuang limbah hasil industrinya kedalam parit yang berada persis dibelakang perusahaannya. 

Alhasil, air di drainase yang dulunya jernih berubah menjadi hitam dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Parahnya, pohon-pohon dan juga tanaman yang dilalui oleh air limbah tersebut mati dan mengering.

"Kuat dugaan, pihak perusahaan dengan sengaja membuang limbah hasil industrinya melalui parit. Dan, aktifitas pembuangan limbah industri hasil pengolahan plastik tersebut dilakukan pada malam hari," sebutnya.

Masih menurut Hanafi, tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang HSE atau petugas lingkungan ialah melakukan identifikasi serta pemetaan dari potensi bahaya yang berpeluang terjadi pada lingkungan kerja.

"Pas kebetulan posisi saya di perusahaan sebagai Environmental yang mana tugasnya memantau lingkungan termasuk limbah dan pencemaran udara," jelasnya.

Lanjutnya, semenjak perusahaannya membuka yard 3 yang akses jalannya melewati PT. Fuyuan Plastic Industry, bau menyengat yang berasal dari pembuangan limbah plastik selalu menghantui para pekerja.

"Di yard 3 itu kan banyak karyawan kita yang komplain termasuk ekspat kita yang dari Singapura juga mengeluhkan bau menyengat limbah dari drainase itu," jelasnya.

Kemudian, pihaknya menduga aktifitas pembuangan limbah melalui drainase itu sudah dilakukan oleh PT. Fuyuan Plastic Industry sudah berlangsung lama. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pohon-pohon yang mati disekitar aliran drainase yang muaranya langsung menuju kelaut.

Pihaknya berharap, pemerintah secepatnya turun tangan mengatasi persoalan ini. Hal itu supaya  kerusakan alam akibat dampak dari pembuangan limbah yang kurang baik itu dapat diminimalisir.

Masih menurut Hanafi, pihaknya juga sudah menyampaikan keluhan itu ke Komisi III DPRD Batam. Tindaklanjutnya, para anggota dewan itu langsung turun untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi yang dimaksud.

Kemudian, pada saat dilakukan sidak kedalam perusahaan, anggota dewan itu diajak untuk masuk kedalam perusahaan dan melihat langsung proses pengolahan plastik di perusahaan itu.

Dan, apa yang menjadi kecurigaan anggota Komisi III DPRD Batam ternyata benar. Saat mengecek ke pembuangan akhir, perusahaan itu tidak memiliki Tempat Penimbunan Sementara (TPS) limbah hasil pengolahan plastik-plastik.

Perusahaan tersebut langsung membuang limbahnya ke saluran pembuangan yang berada di belakang perusahaan tersebut. Pihak perusahaan pun tidak bisa berkata-kata atas temuan anggota dewan itu.

"Saya berharap permasalahan lingkungan ini bisa cepat teratasi. Demi keberlangsungan hidup manusia di muka bumi ini," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Polsek Belakan Padang dan Koramil Himbau Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 tahun 2022. Polsek Belakang Padang bersama Anggota Koramil 05 Belakang Padang dan Satpol PP Kecamatan Belakang Padang menghimbau kepada seluruh warga masyarakat di Kecamatan Belakang Padang, agar memasang bendera merah putih selama bulan Agustus, Selasa (2/8-2022).


Kegiatan ini dilaksanakan di seputaran pemukiman warga dan pasar ikan dan sayur Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.


Kapolsek Belakang Padang AKP Yerry Manulang mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan, menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77. 


"Selain itu juga, untuk menanamkan nilai-nilai juang para pahlawan kepada masyarakat. Pemasangan bendera merah putih ini diharapkan dapat dipasang selama bulan Agustus 2022 yakni dari 1 -31 Agustus 2022," ujarnya. 


Dalam hal ini Kapolsek Belakang Padang AKP Yerry Manulang, juga memerintahkan para personel untuk memasang bendera merah putih dan umbul-umbul dilingkungan Polsek Belakang Padang.


"Harapan Kami masyarakat dan juga pelaku usaha ikut ambil bagian memasang bendera merah putih dilingkungannya masing-masing dan umbul-umbul untuk memeriahkan HUT RI ke 77 tahun 2022," tutur AKP Yerry Manulang.


Red



Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad (tengah) foto bersama Kepsek SMKN 6 Batam dan tamu undangan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan bantuan kendaraan berupa bus kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Batam, pada Senin (1/8/2022).

Sebanyak 2 unit bus yang terdiri dari 1 bus untuk operasional sekolah dan 1 unit bus untuk kegiatan praktikum. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan SMK ini dilahirkan oleh pemerintah untuk mempersiapkan siswa-siswi dengan maaing-masing standard kompetensi yang dimilikinya, untuk langsung terjun kedunia kerja.

"Lulusan SMK itu indikator keberhasilannya yakni seberapa banyak lukusan tersebut bisa terserap oleh kawasan-kawasan industri yang ada," imbuhnya.

"Alhamdulillah, di Batam ini sangat banyak sekali kawasan industri. Kalau saya tidak salah di Batam ini ada sekitar 49 kawasan industri. Dan, jumlah industrialnya sebanyak 400 industri skala menengah dan besar. Ini menjadi peluang pasar kerja untuk lulusan SMK," harapnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga berpesan kepada pihak sekolah, supaya bisa mempergunakan dengan sebaik-baiknya bantuan kendaraan operasional dan praktikum ini dengan sebaik-baiknya.

"Untuk saat ini kita hanya bisa memberinya bus second. Mudah-mudahan nanti jika kita memiliki anggaran lebih, makanya kita akan berikan bus yang baru," harapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Sekolah SMKN 6 Batam, Deden Suryana mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang telah memberikan bantuan bus untuk transportasi sekolah dan bus untuk praktikum.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepri yang telah memberikan bantuan bus ini. Semoga bantuan ini menjadi manfaat buat sekolah SMKN 6 Batam," ujar Deden dalam sambutannya.

Dia mengatakan Sekolah Menengah Kejuruan adalah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang bertujuan menghasilkan tenaga kerja ditingkat menengah. 

Sebagai lembaga pendidikan formal, SMK turut bertanggungjawab dalam pembenahan peningkatan keahlian dan keterampilan siswa dalam mencetak tenaga kerja yang berkualitas dan terpercaya yang siap memasuki pasar tenaga kerja baik skala regional maupun global.

"Keterserapan lulusan di pasar industri menjadi salah satu parameter keberhasilan dari sekolah kejuruan," ungkapnya.

Lanjutnya, revitalisasi SMK yang dituangkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu SMK dengan dua orientasi baru. 

Pertama, mengantisipasi datangnya gelombang Revolusi Industri 4.0 dengan segala teknologi desruptif yang menyertainya. Dan kedua, orientasi pengembangan keunggulan potensi wilayah sebagai keunggulan nasional untuk menciptakan daya saing bangsa.

Masih menurut Deden, SMKN 6 Batam yang berdiri sejak tahun 2010 dan berlokasi di Kawasan Industri Kabil, menjadi salah satu SMK di Batam yang terletak di kawasan industri. Hal ini menunjukan bahwa SMKN 6 Batam memiliki  posisi dan peran penting dalam kawasan ini sebagai pemasok tenaga kerja yang terampil. 

"Pada awal perkembangannya, sekolah kami memiliki keterbatasan sarana prasarana dan bahkan minim fasilitas praktik. Kondisi ini tentu saja akan menimbulkan kesenjangan antara pemahaman teori dan praktik yang pada akhirnya akan menghasilkan mutu lulusan yang rendah," imbuhnya 

Lalu, demikian juga dengan kondisi guru yang jumlahnya terbatas dan kurang memiliki pengalaman praktik atau bekerja di industri akan berdampak pada Iklim pembelajaran disekolah yang tidak berorientasi kerja. 

"Banyak lulusan dari sekolah kami juga ternyata sulit untuk memasuki dunia kerja dikarenakan bukan hanya minim keahlian tetapi juga relevansi kompetensi yang diajarkan di sekolah tidak sesuai dengan kondisi di dunia industri," jelasnya.

Untuk itu dalam rangka meningkatkan mutu dan relevansi pembelajaran yang berorientasi kepada pembentukan karakter dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, selain peningkatan dan perbaikan sarana prasarana sekolah, peningkatan jumlah dan kualitas tenaga pengajar dan kurikulum. 

Dalam proses pendidikan di SMK, keterlibatan pihak industri dalam proses pembelajaran menjadi sangatlah penting, karena perkembangan teknologi maupun proses dalam produksi/jasa yang sangat pesat terjadi selama ini.

Pelaksanaaan kerjasama kemitraan antara industri dan SMK yang saling menguntungkan akan mampu menjawab tantangan bahwa SMK dapat menyiapkan tenaga kerja yang terampil yang bukan hanya siap kerja tetapi juga siap pakai.

"Alhamdulillah sejak digulirkannya Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016 dan dengan dukungan mitra mitra industri khususnya Kawasan Industri Kabil, perlahan namun pasti kami mampu mengoptimalkan dukungan tersebut sehingga kami mendapat banyak program dari Kementerian Pendidikan dan kebudayaan," ujar Deden.

Masih kata Deden, kondisi SMKN 6 Batam saat ini memiliki 5 konsentrasi Keahlian yaitu Teknik Pemesinan, Teknik Komputer & Jaringan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Alat Berat serta Teknik Pengelasan, dengan jumlah guru dan karyawan mencapai 100 orang dan dengan jumlah siswa mencapai 1.700 orang. 

"Pada PPDB tahun ini animo masyarakat yang ingin memasuki SMKN 6 Batam sangat tinggi, dari total 950 pendaftar kami hanya bisa menyerap 800 siswa baru dikarenakan kondisi ruang kelas yang belum tercukupi. Sehingga dari total 43 Rombel kami hanya memiliki 19 Ruang kelas yang berakibat pada pelaksanaan pembelajaran dengan sistem Double shift," jelasnya.

Lalu, demikian juga dengan status dan kondisi lahan SMKN 6 Batam saat ini yang memiliki lahan seluas 2 Hektare, baru teregistrasi atau terdaftar seluas 1,1 hektare sisanya masih dalam proses pengurusan di BP Batam. 

"Mudah-mudahan dengan penyelesaian sisa lahan tersebut kami dapat segera merealisasikan master plan SMKN 6 Batam dan Insya Allah mampu menampung siswa sebanyak 3000-4000 siswa," harapnya.

Dalam kesempatan itu, sebagai bentuk komitmen dan kepedulian dari mitra-mitra Industri yang sangat luar biasa dalam mendukung peningkatan kinerja dan kualitas sumber daya manusia di SMK, pihaknya juga melakukan Penandatangan Perjanjian Kerjasama (MoU) antara SMKN 6 Batam dengan Mitra industri yakni, PT. Citra Tubindo Tbk, PT. CPPI, PT. Louis Alain, PT. Fiber Networking Indonesia, PT. BBS, PT. Etowa, PT. Agung Toyota Batu Ampar.

Fay/Redaksi


Polsek Nongsa Berikan Himbauan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk memberikan rasa aman dan nyaman ditengah-tengah masyarakat, Polsek Nongsa Kota Batam rutin melakukan kegiatan Patroli. 

Kali ini, patroli itu dilaksanakan di ATM Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Minggu (31/7/2022), Aipda Reygen dan Brigadir Rizky turun langsung untuk memberikan himbauan kepada masyarakat.

Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian, mengatakan kegiatan patroli tersebut rutin dilaksanakan dalam mengantisipasi terjadinya tindak pidana kejahatan C3 yang ada diwilayah hukumnya.

Dikatakannya, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini ialah untuk memberikan rasa aman dan nyaman guna mengantisipasi kejahatan kerawanan C3.

“Patroli Batara Biru Nongsa turut memberikan himbauan waspada dan mengantisipasi kejahatan C3 yakni Curat, Curas dan Curanmor kepada masyarakat,” imbuhnya.

Lanjutnya, sebagai mitra Kamtibmas Polri di bidang keamanan dan ketertiban untuk bekerjasama memelihara situasi agar tetap kondusif. 

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan hal-hal yang menonjol. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Polsek Nongsa itu.

Fay/Redaksi


Hj. Asnah saat Konfrence Pers. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua DPD Demokrat Kepri, Hj. Asnah dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Daerah Partai Demokrat kepri Saparuddin Muda akhirnya resmi mengundurkan diri dari Ketua Partai Demokrat Kepri. 

Pengunduran diri Hj. Asnah ditandai dengan pelepasan baju partai Demokrat serta penurunan bendera Demokrat dikediamannya Bengkong Sadai, Senin (1/8/2022). 

Ratusan kader Demokrat yang loyal terhadap Hj. Asnah juga ikut mundur dari Partai Demokrat. 

Kepada wartawan Hj. Asnah mengatakan mundurnya dirinya sebagai Ketua Demokrat Kepri, karena tidak satu kata, antara kata dan perbuatan. 

Lebih detailnya Asnah mengatakan, belum bisa menyampaikan ke ranah publik. 

Seperti diketahui Asnah dan Saparuddin Muda merupakan tokoh politik yang namanya mencuat di kalangan elite politik daerah, dan dicintai masyarakat Kepri. 

Sosok Asnah dan suami yang juga pendiri Persatuan Anak Tempatan Saparuddin muda dinilai punya modal menggerakkan mesin partai untuk mendulang suara.

"Usai mundur, siapapun partai yang mendapatkan Asnah dan Saparuddin Muda, partai tersebut akan mendapatkan limpahan elektoral," Jelas Irwan pengamat politik Kota Batam. 

 Lanjut Irwan Asnah dan Saparuddin Muda sekaligus orang yang punya jasa besar membesarkan Partai Demokrat Kepri beberapa bulan belakangan ini. Tak mengherankan, kader atau akar rumput di daerah-daerah bisa dengan mudah digaet Saparuddin

"Dengan posisi tersebut, nilai tawar Asnah dan Saparuddin Muda dianggap bisa memobilisasi gerakan akar rumput yang otomatis akan memudahkan partai untuk meraup suara masyarakat," imbuhnya.

Ditanya soal kemungkinan ke mana Asnah dan Saparuddin akan berlabuh, Irwan juga tidak berani memastikan. 

"Semua partai punya peluang mendapatkan dua tokoh masyarakat Kepri ini," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi foto bersama dengan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kita Batam Tahun 2022.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka Pemusatan & Pelatihan Calon Paskibraka Tingkat Kota Batam Tahun 2022 di Kantor Dispora Kota Batam, Senin (1/8/2022).

Rudi menyampaikan, secara umum anggota Paskibraka Kota Batam sudah berlatih. Melalui pelatihan ini, anak-anak bisa ditempah.

"Selain ada pelatihan, kesadaran anak-anak sendiri harus didorong bahwa Paskibraka ini berguna sehingga semua pelatihan di sini lebih nyaman," katanya.

Keberadaan Paskibraka sendiri sangat penting untuk menaikkan dan menurunkan bendera Merah Putih saat upacara HUT ke-77 RI pada 17 Agustus 2022 mendatang.

"Gerakan harus lebih cepat, menggerek bendera nanti gerakannya harus dibentuk sehingga indah dilihat," katanya.

Selain itu, dengan adanya peringatan HUT ke-77 RI nanti, akan mendorong rasa memiliki dan membela negara.

"Kita saat ini mengibarkan saja. Rasa memiliki negara ini butuh persatuan dan kesatuan," katanya.

Ia berharap, kegiatan ini juga mampu mewujudkan kader-kader patriot pembela bangsa dan negara di kalangan generasi muda.

"Selain itu, mampu mengembangkan sikap disiplin dengan mengikut sertakan pemuda Indonesia untuk bertanggung jawab membela Negara," katanya.

Sementara itu, Kepala Dispora Batam, Zulkarnain, menyampaikan, pasukan pengibar bendera pusaka ini dalam rangka Upacara Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 pada tanggal 17 Agustus 2022.

"Total ada 36 orang, terdiri dari 16 laki-laki dan 20 perempuan siswa/siswi dari SMA Negeri/Swasta se-Kota Batam," katanya.

Pemusatan Latihan Paskibraka Tingkat Kota Batam Tahun 2022 akan dilaksanakan selama 20 hari dari tanggal 29 Juli - 18 Agustus 2022.

"Pemusatan Latihan dilakukan di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam dan Dataran Engku Putri Batam Center," tutupnya.

Fay/Redaksi


Pencarian Nelayan Hilang di Laut Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H melalui Kasat Pol Airud Polres Natuna AKP Sandi Pratama Putra, S.I.K di dampingi Kapolsek Bunguran Barat melakukan pencarian Seorang nelayan hilang yang terjatuh dari bagan apung di Perairan Selaut Pulau Kukup Kecmatan Bunguran Barat, Minggu (31/7/2022).

Pencarian nelayan tersebut dilakukan bersama personil Sat Pol Airud Polres Natuna, Personil Polsek Bunguran Barat, Lanal Ranai dan Basarnas Kab. Natuna. 

Pencarian menggunakan 1 Unit Kapal Type C3 KP. XXXI-31 1001 (Sat Pol Airud Polres Natuna) dan Pompong pompong nelayan, dalam pencarian tim terus memantau perkembangan cuaca dilapangan guna menjaga keselamatan dalam pencarian korban. 

Pencarian dilakukan di sekitar titik koordinat (3,52934, N. 107. 56. 691. E) di Perairan Laut Selaut Daerah Dalam Pulau Kulup. Ini merupakan titik koordinat terjatuhnya korban ke Laut. Nelayan yang hilang tersebut bernama Junaidi yang beralamat Jl. Batu Ampar RT. 02 RW. 02 Kel. Sedanau Kec. Bunguran Barat, bekerja sebagai nelayan. 

"Pencarian akan kita lakukan bersama sama  nelayan tempatan, selagi cuaca mendung dukung dan tidak membahayakan keselamatan, Pencarian akan terus kita lakukan," ungkap Kasat Pol Airud Polres Natuna. 

(IK)



Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa mendamaikan dua kelompok massa yang bertikai.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Gegara hutang, dua kelompok massa di kota Batam nyaris bentrok. Untungnya, Polsek Batam Kota gerak cepat mendamaikan kedua kelompok tersebut, sehingga bentrokan dapat dihindarkan.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya A. W. Huliselan melalui Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa membenarkan telah mendamaikan dua kelompok massa di Batam.

"Iya benar, kedua kelompok massa tersebut sudah kita damaikan di Mapolsek Batam Kota," ujar Yus panggilan akrabnya, Sabtu (30/7/2022).

Dia mengatakan, kejadian itu bermula saat saudara Sitorus yang bekerja sebagai karyawan Koperasi Simpan Pinjam Kecamatan Batu Ampar menagih hutang sebesar Rp 500 ribu kepada Sdr. Rizal di rumahnya.

Namun, saat itu saat itu saudara Rizal ada keperluan lain, maka cicilan utang sebesar Rp 50.000 tersebut dititipkannya kepada isteri Saudara Padion Waruwu.

Lanjutnya, saat Sitorus datang menagih dengan bernada tinggi Sdr. Padion tidak terima sehingga dia mangatakan kepada isterinya dan Sdr Rizal besok-besok jangan mau di titip dan jangan mengambil cicilan utang itu sama Isterinya  

"Mendengar itu Sdr Rizal merasa tidak terima sehingga terlibat percecokan antara Sdr Padion dengan Sdr Rizal," jelasnya.

Masih kata Yus, sekira pukul 13.00 Wib Sdr Rizal rupanya menelpon rekan-rekannya dan Sdr Padion juga menelpon rekan-rekannya sehingga terjadilan pertikaian antara kedua belah pihak.

Mendapat informasi akan terjadinya bentrokan, sekira pukul 14.30 Wib Patroli Batara Biru Kota, Unit Opsnal Polsek Batam Kota dan Piket Unit Intelkam langsung datang ke TKP untuk mengamankan Pihak yang bertikai.

Selanjutnya, Polsek Batam Kota melakukan mediasi antara kedua belah pihak di Ruang Unit Reskrim Polsek Batam Kota. Kedua belah pihak telah di lakukan mediasi di Polsek Batam Kota dengan catatan saling mengobati.

"Kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai dan tidak membawa permasalahan ini ke kelompok Suku," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Evakuasi ABK Kapal  KM. Patria Meranti yang Tenggelam. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Satpolairud Polres Karimun melaksanakan SAR evakuasi Anak Buah Kapal (ABK) kapal KM. Patria Meranti yang tenggelam di perairan Selatan Pulau Sugi, Sabtu (30/7-2022).

Pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022 sekira pukul 08.00 Wib Satpolairud Polres Karimun mendapatkan info dari masyarakat bahwa adanya kapal tenggelam diduga angin kencang Barat Daya di perairan selatan Pulau Sugi Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.

KM. Patria Meranti (GT.26) yang mengangkut sayur-sayuran dan buah-buahan dari Buton (Siak) yang berangkat hari Jum'at pukul 03.00 wib subuh hari dengan tujuan Tanjung Pinang dengan muatan sebanyak kurang lebih 20 ton. 

Sekira pukul 08.00 wib tepatnya saat berada di perairan pulau patah selatan Pulau  Sugi Moro Kab. Karimun pada titik koordinat 0*39’40.0” N-103*54’24” E. KM. Patria Meranti tersebut dihantam ombak besar dan gelombang laut sehingga kapal menjadi oleng dan kapal banyak masuk air akibat gelombang air laut yang kuat.

Kemudian mengakibatkan mesin pompa air sebanyak 3 (tiga) unit mengalami mati karena terendam air laut yang masuk dari samping dek sebelah kanan lalu karam secara perlahan kemudian Nakhoda beserta kru lainnya langsung menyelamatkan diri dengan menggunakan life jacket.

Sebelum KM. Patria Meranti mengalami mati mesin Nakhoda Sdr. Candra mengupayakan untuk evakuasi kapal menuju ke tepi sambil  mencari pertolongan namun tidak dapat tertolong karena kuatnya air laut masuk yang kurang lebih pada ketinggian 1 meter mengantam Kapal dari arah barat daya mengenai KM. Patria Meranti pada samping kanan.

Kegiatan SAR dan evakuasi juga  langsung dipimpin oleh AKP Binsar Samosir, SH, MH selaku Kasat Polairud bersama anggota, dibantu dengan Lanal Tbk, dan nelayan serta masyarakat sekitar langsung menuju TKP.

Sekira pukul 08.30 wib dengan menggunakan kapal 1002 Satpolairud Polres Karimun kapal lainnya  tiba di Pulau Separi untuk mengevakuasi 4 (empat) orang kru KM.Patria Meranti (GT.26) yaitu An. Sandra (Nakhoda) dan  3 (tiga) orang Abk An. Dahlan, Muhammad Ikhsan dan Leonardo Junior Hutagalung, ujar BINSAR sebutan akrabnya saat di konfirmasi.

Setelah mengevakuasi semua korban tersebut, Satpolairud Polres Karimun langsung menuju lokasi kejadian dan sekira jam 11.30 wib didapati KM. Patria Meranti (GT.26) sudah tenggelam kedasar laut.

Saat di konfirmasi AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H. selaku Kapolres karimun melalui AKP Binsar Samosir, SH, MH mengatakan, kejadian Laka laut tersebut di duga murni karna cuaca buruk hingga  berakibat KM. Patria Meranti mengalami kecelakaan.

"Menurut keterangan korban, kerugian materi lebih kurang Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dan selanjutnya keempat korban kami evakuasi ke Tanjung Balai Karimun Kabupaten  Karimun ke Kantor KKP Kelas II Tg. Balai Karimun untuk mengecek kesehatan ke 4 korban kapal tenggelam, dan dilanjutkan di bawa ke Sat Polairud Polres Karimun untuk dilakukan pemeriksaan tentang penyebab tenggelamnya kapal," ujarnya. 

Kemudian Binsar juga mengimbau kepada seluruh pengguna sarana angkutan laut baik penumpang maupun kapal lainnya harus lebih mengutamakan aspek keselamatan. 

"Agar terhindar hal-hal yang tidak diinginkan, karena saat ini situasi di perairan Kepulauan Riau selalu berganti-ganti dan tidak bisa kita prediksi  dan jika terdapat informasi terjadi bencana ataupun laka laut maka dapat memberikan informasi kepada Sat Polairud Polres Karimun," tuturnya. 


Ahmad Yahya


Gotong Royong TMMD 0317 TBK. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mempermudah masyarakat menjalankan ibadah ke Masjid, Satgas TMMD ke 114 Tahun 2022 Kodim 0317/TBK melaksanakan pengerjaan semenisasi jalan menuju Masjid Nurusy Syuhud di Pulau Parit Desa Selat Mendaun, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, Sabtu (30/07/2022).

Anggota Satgas TMMD Ke-114 Kodim 0317/TBK bersama dengan masyarakat mempercepat pengerjaan jalan semenisasi. Hal ini terlihat dan membuktikan dengan semangat bekerja serta gotong royong dengan anggota Satgas TMMD.

Komandan SSK TMMD Kapten Kav Tatang sebagai Koordinator lapangan  mengatakan, untuk hari ini ia bersama masyarakat bergotong royong mengerjakan semenisasi jalan menuju Masjid Nurusy Syuhud dengan panjang 430 M, lebar 4 M. 

“Kami yakin dengan semangat gotong-royong ini pekerjaan akan cepat diselesaikan dan hasilnya akan cepat dirasakan oleh warga Pulau Parit Desa Selat Mendaun,” ungkap Kapten Kav Tatang.

Hal ini, Ditambahkan Tokoh Agama Masjid Nurusy Syuhud Pulau Parit Ustad Bhara mengungkapkan, dengan adanya program TMMD semenisasi jalan ini.

"Alhamdulillah untuk pergi ibadah ke Masjid kami nantinya sudah bagus, bukan hanya untuk beribadah saja namun jalan ini juga mampu mempercepat akses tranportasi masyarakat demi kesejahteraan bersama,” tuturnya.

Ahmad Yahya


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT. PLN Batam bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau melakukan Konsultasi Publik tentang Implementasi Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 10 Tahun 2022 di Hotel Radisson pada Rabu, 27 Juni 2022. 

Konsultasi Publik ini turut dihadiri beberapa narasumber dan pemangku kepentingan lainnya seperti Ketua Kadin Batam, Ketua Ombudsman Perwakilan Kepri, Yayasan Lembaga Konsumen Batam (YLKB), Himpunan Kawasan Industri (HKI), PT Sat Nusa Persada Tbk dan 30 pelanggan industri.

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda PT. PLN Batam untuk memperoleh tanggapan tidak hanya dari pemerintah daerah, namun juga pelaku usaha, pengawas penyelenggaraan pelayanan publik, pelanggan dan elemen lainnya tentang penerapan Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Permohonan Persetujuan Harga Jual Tenaga Listrik dan Sewa Jaringan Tenaga Listrik dan Tata Cara Permohonan Penetapan Tarif Tenaga Listrik. Pada Konsultasi Publik ini masing-masing narasumber dan peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan, selain tanggapan juga dibutuhkan masukan terkait dampak Permen tersebut. 

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P. Hutajulu dalam pemaparannya mengatakan dalam penetapan tarif listrik, pemerintah selalu memperhatikan kepentingan dan kemampuan masyarakat, kaidah industri dan niaga yang sehat, BPP Tenaga Listrik, efisiensi pengusahaan, skala pengusahaan dan interkoneksi sistem, dan tersedianya sumber dana untuk investasi.

“Keseimbangan yang berlaku ibarat neraca, harus berimbang kepentingan konsumen, apa saja hak yang diterima, kemudian untuk pelaku bisnisnya atau utility dalam hal ini PLN Batam bagaimana supaya mendapatkan margin supply yang cukup sehingga perusahaan sustain dan mengembangkan investasi,” ujar Jisman.

Jisman menekankan pentingnya margin tersebut supaya peralatan, jaringan dan seluruh komponen untuk menyediakan listrik PLN Batam kepada pelanggan dapat terjaga, serta untuk pembangunan infrastruktur guna menjamin ketersedian listrik pada masa mendatang. Sehingga perlu dilihat secara detail kebutuhan dari PLN Batam dan margin yang wajar tanpa mengabaikan kemampuan dari pelanggan.

Ia juga menambahkan bahwa penentuan tarif PLN Batam pada tahun 2012 yang memang diserahkan kepada Pemerintah Daerah dengan harapan mempermudah penyesuaian tarif ditengah perkembangan industri dan juga bisnis yang sangat pesat pada wilayah Batam saat itu. Sehingga tidak perlu menunggu keputusan dari pusat jika membutuhkan penyesuaian tarif.  

“Namun, seiring berjalannya waktu, ternyata sangat sulit bagi PLN Batam untuk mendapat penyesuaian tarif. Oleh karena itu dengan diberlakukannya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang kemudian disusul dengan terbitnya Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2022 ini diharapkan PLN Batam mendapatkan penyesuaian tarif yang wajar,” tegas Jisman. 

“Kami juga menantang PLN Batam, bagaimana mencari solusi terbaik untuk mengurai biaya pokok produksi (BPP) sehingga pelanggan dapat menikmati listrik yang andal dengan harga ekonomis dan bersaing,” tutup Jisman.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman Suwarjoni Astawa, mengungkapkan listrik merupakan infrastruktur utama penopang kemajuan ekonomi suatu daerah. Oleh karena itu sudah menjadi perhatian kita bersama bagaimana menjaga sustainabilitas kelistrikan di Batam dan juga didukung dengan kebijakan pemerintah dalam memberi peraturan untuk melindungi pelaku usaha, konsumen dan masyarakat.

“Seperti yang diketahui, PT PLN Batam masih menggunakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 21 Tahun 2017 tentang Tarif Listrik PT PLN Batam, untuk pengajuan usulan Tarif Listrik Batam. Pergub tersebut sebenarnya mengatur tentang tariff adjustment atau penyesuaian tarif, apabila terjadi perubahan variable kurs dollar, harga bahan bakar atau enery primer, inflasi dan asumsi makro ekonomi. Jika dihitung, sejak tahun 2017 harusnya tarif listrik PLN Batam sudah mengalami penyesuaian naik lebih dari 3%," ungkap Nyoman.

Nyoman berharap dengan berlakukannya UU No.11 Tahun 2020 dan Permen ESDM RI Nomor 10 Tahun 2022 ini dapat mempermudah proses mendapatkan tariff adjustment atau Penetapan Tarif Tenaga Listrik sehingga PT PLN Batam sebagai penyedia tenaga listrik ke depannya dapat bertahan dan memberikan pelayanan terbaik serta membangun infrastruktur yang semakin baik demi untuk menyediakan listrik yang andal dengan akses merata keseluruh wilayah kerjanya.

“Kita harus meningkatkan daya saing industri dan bisnis, jadi penyesuaian tarif ini bukan hanya demi kepentingan PLN Batam semata. Namun bagaimana kita menjadikan Batam sebagai daerah yang kompetitif. Percuma kemudian dengan status Batam sebagai free trade zone tidak dapat menarik investor karena listrik tidak tersedia atau penyediaan listrik justru terbelakang,” tegas Nyoman.

"Kami berharap masukan dari semua pihak bagi kedepan listrik menjadi perhatian kita semua, sama halnya dengan akses jalan, air bersih, bandara dan pelabuhan, semuanya butuh listrik. Oleh karena itu kami juga minta dukungan pelanggan dan stakeholders kunci PLN Batam agar PLN Batam mampu mengembangkan ketersediaan listrik sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan,” tutup Nyoman.

PLN Batam/Redaksi


Sindikat Pemain Penyeludupan PMI Ilegal. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ditpolairud Polda Kepri berhasil membongkar sindikat penyelundupan PMI ilegal ke Malaysia melalui Batam, Kepri, pada Kamis (28/7/2022). 

Dalam kasus ini, delapan orang tersangka dalam dua jaringan diringkus beserta barang bukti dan puluhan korban diselamatkan petugas. 

Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Pol Boy Herlambang melalui Kasubdit Gakum AKBP Sudarsono mengatakan, tersangka berinisial H, A, Y, N, R, RM, MT dan P yang diamankan dalam jaringan Yanto Halim, seluruhnya warga Kepri dan diketahui memainkan peran berbeda. 

Kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat yang mengetahui aksi ilegal tersebut. Dalam penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan 8 orang tersangka dan menyelamatkan puluhan calon PMI ilegal dari dalam tempat penampungan di Batam. 

"Rencananya, puluhan orang PMI ilegal tersebut akan dikirim menggunakan speed boat dengan kecepatan tinggi pada malam hari. Para tersangka biasa melakukan penampungan dan pengiriman PMI ilegal ke luar negri secara non prosedural sesuai ketentuan yang ada," katanya, Jumat (29/7/2022). 

Dalam kasus ini dua orang tersangka masih dalam pengejaran polisi lantaran terlibat upaya penyelundupan tersebut. Barang bukti yang berhasil diamankan kendaraan bermotor, buku rekening bank dan bukti transaksi keuangan tersangka dari korban. 

"Tersangka juga mengakui meminta uang sebesar Rp 4 juta, kepada setiap orang PMI ilegal yang akan diselundupkan ke Malaysia. Petugas meringkus tersangka MT pada Kamis, 28 Juli 2022 Pukul 09.00 WIB, di Tj.Riau, Batam yang diduga akan mengirim PMI ilegal dari Perairan Pulau Kasu , Belakangpadang, Batam, Kepri menuju Negara Malaysia," ujarnya. 

Atas perbuatanya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 4, 7 dan 8 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan Pasal 81 UU RI Nomor 18 Tahun 2007 tentang perlindungan pekerja migran indonesia dengan ancaman pidana makaimal penjara seumur hidup dan denda sekitar Rp 5 miliar.

Fay/Redaksi


Pertemuan Dewan Pers dengan Menko Polhukam Prof. Mahfud MD.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pers mengadakan pertemuan dengan Menko Polhukam Prof. Mahfud MD, di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (28/7). Pertemuan ini untuk mendiskusikan draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Mahfud menjelaskan, draf RKUHP ini sudah lama dibahas. Rencananya, RKUHP ini diberlakukan sebagai hadiah kemerdekaan Republik Indonesia.

“Masih ada waktu pembahasan. Mungkin jika ada masalah, bukan ditunda tapi dilakukan perbaikan. Kalau jelas ada pasal yang membahayakan, ya dihapus atau direformulasi,” tutur Mahfud.

Menurut Mahfud, RKUHP tersebut dulu sudah akan diketok. Namun lantaran ada demo besar, presiden pada 2019 minta pengesahannya ditunda.

Saat bertemu Menko Polhukam, Dewan Pers dipimpin ketuanya, Prof Azyumardi Azra. Ikut mendampingi M Agung Dharmajaya (wakil ketua), anggota Dewan Pers (Arif Zulkifli, Ninik Rahayu, Yadi Hendriana, dan A Sapto Anggoro. Hadir juga perwakilan anggota konstituen Dewan Pers, Sasmito Madrim, dan Ketua Bidang hukum, Arbitrase dan Legislasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat,  Makali Kumar SH.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, kepada Dewan Pers, Mahfud minta catatan reformulasi terhadap pasal-pasal yang dinilai bermasalah. 

“Sampaikan reformulasi secara konkret sekaligus simulasinya. Besok akan saya sampaikan ke Kemenkumham. Wamenkumham akan kita panggil minggu depan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, KUHP adalah politik hukum penting, pemerintah berharap secepatnya berlaku saat peringatan kemerdekaan nanti karena KUHP yang berlaku saat ini merupakan produk kolonial.

Namun, Dewan Pers Bersama masyarakat sipil lainnya melihat ada 14 pasal dan 9 klaster yang potensial melemahkan kebebasan pers. Maka perlu dihapus atau direformulasi. Menurut Mahfud yang didampingi Deputi Hukum dan HAM Sugeng Purnomo, ada sekitar 700-an pasal dalam RKUHP. “Jika ada usulan 14 pasal, maka jumlah itu tidaklah banyak,” kata Mahfud.

Pihaknya tidak mau menjamin penundaan berlakunya KUHP tersebut. Ia hanya menegaskan, sebelum RKUHP maju ke persidangan harus dibahas secara jelas. Menko Polhukam berjanji akan memanggil Kemenkumham untuk membicarakannya dan akan melibatkan Dewan Pers.

Sementara itu, Prof Azra melaporkan, pada 2018 Dewan Pers sudah mengajukan usulan delapan klaster pasal yang dinilai bermasalah. Namun, masukan dari Dewan Pers dan konstituen tidak dimasukkan sama sekali. Dalam draf sekarang ini, urainya, malah ada sembilan klaster dari 22 pasal umum yang mengganggu hak berekspresi, 14 di antaranya berkaiatan dengan kemerdekaan pers.

Dewan Pers juga sudah ketemu dengan konstituen Dewan Pers dan para pemangku kepentingan. Pertemuan dengan Kemkumham yang dipimpin Wamenkumham Prof Edward (Edi) Omar Sharif Hiariej dan tim perumus sudah dilakukan Dewan Pers pekan lalu.

Rumusan reformulasi RKUHP diminta segera oleh Mahfud MD. Dewan Pers bekerja cepat, hari Kamis ini juga melakukan penyusunan reformulasi dengan melibatkan Wakil Ketua Mahkamah Agung Andi Samsan Nganro, ahli hukum Bivitri Susanti, mantan Ketua YLBHI Asfinawati, Tim LBH Pers dipimpin Ade Wahyudin, dan lain-lain.

Samsan Ngandro berpendapat pasal terkait dengan pers yang mengandung delik harus diperbaiki. Dewan Pers juga minta supaya pasal-pasal bermasalah didrop atau direformulasi.

Arif Zulkifli menyatakan pemberitaan soal terorisme pun bisa diperkarakan karena harus lengkap. “Pemberitaan pers pasti yang terdepan dan belum lengkap. Demikian juga soal penghinaan pada presiden hingga lurah/kepala desa, bisa menjadi perkara,” paparnya.

Ia khawatir kelak ada self censorship yang tinggi di media, ini adalah berbahaya bagi kelangsungan kehidupan pers dan masyarakat.

Sedangkan Ninik menuturkan, masih ada waktu untuk mengawal RKUHP. Dia berharap, pasal yang tak seharusnya ada bisa dikeluarkan. “Intinya adalah reformulasi,” kata dia.

Adapun Sasmito mengutarakan, secara prinsip AJI tidak menolak RKUHP itu. Tapi, RKUHP masih perlu masukan dari masyarakat luas dan penyempurnaan sehingga tidak buru-buru diberlakukan.

Ketua Bidang hukum, Arbitrase dan Legislasi SMSI Pusat,  Makali Kumar SH, hadir mewakili Ketua Umum SMSI Firdaus, dalam pertemuan bersama Dewan Pers dan konstituennya, akademisi, pengamat hukum, serta praktisi hukum di Hotel Mercure, Sabang-Jakarta, Kamis (28/7/2022), kembali menyuarakan  penolakan terhadap pasal-pasal RUU KUHP. 

Makali dengan tegas menyatakan, banyak pasal-pasal RUU KUHP yang harus ditolak dan dihapus, karena berpotensi untuk menghalangi kebebasan pers di Indonesia.

Pasal-pasal RKUHP yang menjadi sorotan SMSI dan juga menjadi bahan diskusi  Dewan Pers dalam pertemuan tersebut sekitar 20 pasal, antara lain pasal 188, 218, 219, 220, 240, 241, 246, 248, 263,264 280, 302, 303, 304, 352, 353, 437, 440, 443, dan 447.

"Seperti pasal 263 dan 264 RKUHP yang didalamnya ada kata penyiaran dan berita. Frasa ini akan berpotensi menghambat kemerdekaan pers. Kita minta untuk dihapus atau dihilangkan dalam RKUHP, karena hal itu sudah diatur dalam UU no 40 tahun tentang pers," jelas Makali.

Bersama rekan perwakilan organisasi konstituen dewan pers lainnya, Makali begitu gigih dalam diskusi itu, untuk  menyuarakan kemerdekaan pers di Indonesia. Bahkan Makali juga minta pers dan konstituen Dewan Pers lainnya, serta berbagai kalangan pers untuk tetap solid menyuaran dan memperjuangkan penolakan pasal-pasal tersebut secara maksimal di DPR RI. Jangan sampai, informasi yang menyebutkan pada tanggal 16 Agustus 2022, DPR RI akan bersidang dan menetapkan RKUHP itu, menjadi kenyataan.

"Kita jangan kecolongan, kita kawal perjuangan kita, sampai DPR mau mengakomodir perjuangan kita. Sehingga pasal-pasal yang akan merusak kemerdekaan pers di Indonesia  sudah hilang di RKUHP," tegas Makali. 

Dalam siskusi dewan pers di hotel Mercure  tersebut, berlangsung pukul 09.00-19.00 WIB. Diskusi itu menghadirkan juga, pejabat penegak hukum,  yakni Wakil Ketua Mahkamah Agung Rzi, Dr Andi Nganro SH MH,  Humas Polri, 
Brigjen. Pol. Drs. Mohamad Hendra Suhartiyono, M.Si, dan utusan dari Kejaksaan Agung. (***)


Bupati Natuna Menerima Laporan KKNT. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi menerima Laporan Kegiatan KKN Tematik Doktor Mengabdi (DM) Universitas Brawijaya Malang yang melaksanakan KKN Tematik Dokter Mengabdi yang sudah melaksanakan pengabdian selama 5 tahun, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Natuna, Jumat (29/07/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Natuna, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Kepala OPD Kabupaten Natuna, Segenap Rombongan Tim KKN Tematik Dokter Mengabdi Universitas Brawijaya Malang.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Natuna, Wan Siswandi mengicapkan terima kasih kepada pak dokter dan mahasiswa Brawijaya Malang yang sudah hadir di sini dalam menyampaikan laporan kegiatan KKN Tematik Dokter Mengabdi Universitas Brawijaya Malang,. yang selalu bersinergi selama 5 tahun  dengan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam melaksanakan kegiatan KKN Tematik di Kabupaten Natuna ini.
 
Dalam kesempatan tersebut Bupati Natuna Wan Siswandi mengatakan keinginan untuk mengembangkan wisata Geoprak Natuna.

"Kami ingin sekali dengan adanya kegiatan KKN Tematik Dokter Mengabdi Universitas Brawijaya Malang tidak hanya disini saja kedepan dapat mengembangkan potensi di daerah kami salah satunya adalah banyak geosite di tempat kami yang bisa di kembangkan menjadi pariwisata yang bagus," ungkapnya. 

"Untuk Geosite Natuna rencananya kami akan menjadikan Geosite Natuna go to internasional,  yang akan di akui oleh UNESCO sebagai warisan dunia," tambahnya. 

Ia juga berharap kegiatan KKN Tematik Dokter Mengabdi dapat memberikan peningkatan perekonomian masyarakat.

"Kami berharap dengan kedatangan rombongan dari Universitas Brawijaya Malang dapat memberikan nilai tambah untuk bisa mengembangkan potensi pariwisata di Natuna dan juga memberikan peningkatan perekonomian untuk masyarakat di Kabupaten Natuna," harapnya 

Sementara itu, Dokter Muhamad Mahmud menyampaikan kegiatan KKN Tematik Dokter Mengabdi di Kabupaten Natuna.

"Kegiatan KKN TEMATIK Dokter Mengabdi Universitas Brawijaya Malang kami fokuskan di desa pengadah dengan menjadi Desa Pengadaan sebagai desa binaan Universitas Brawijaya Malang," ujarnya. 

"Adapun Roadmap Kegiatan Dokter Mengabdi KKNT Universitas Brawijaya Malang antara lain   pemasaran produk unggulan desa, salah satunya adalah batik tulisan Natuna, kripik ubi, pisang, dan ikan bilis di desa pengadah, selanjutnya inisiasi produk unggulan desa salah satunya adalah batik tulisan Natuna kami kedepankan karena mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah," ucapnya. 

"Selain itu kami juga melakukan pemberdayaan masyarakat dimana kami melakukan pemetaan di desa pengadah apa saja potensi SDM dan SDA, kemudian kami juga melakukan penguatan kelembagaan dan Legalitas dengan melakukan strategi economic branding destinasi wisata dan produk unggulan desa,  dan yang terakhir kami melakukan branding desa pengadah menjadi desa wisata,  adapun kegiatan ini kami laksanakan dari tahun 2018-2022," paparnya. 

(IK)


Sambut Kedatangan Haji. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 46 Jamaah Haji tiba di Kabupaten Natuna dengan selamat. Setibanya di Bandara Raden Sadjad, Seluruh jamaah langsung bertolak ke Masjid Agung Natuna.

Seluruh Jamaah haji tersebut, disambut langsung oleh, Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD), Kamis (28/7/2022).

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kata sambutan mengucapkan selamat datang kembali di tanah air, kepada Jamaah Haji Kabupaten Natuna. 

Wan Siswandi mengatakan, seluruh Jamaah Haji pasti sudah rindu ingin bertemu dan berkumpul kembali dengan sanak keluarga tercinta.

"Tentunya saya berharap, seluruh Jamaah Haji Natuna menjadi haji yang mabrur dan mabruroh," imbuhnya. 

Wan Siswandi meminta maaf terkait kekurangan dalam penyambutan jemaah haji. Meski begitu pihaknya tetap berupaya memberikan yang terbaik untuk jemaah haji di perbatasan NKRI.

Dari 46 jemaah haji masih ada yang harus melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah dan harus menyeberangi laut. Wan Siswandi meminta agar tetap berhati-hati dan selamat sampai tujuan.

"Besok yang berangkat ke pulau-pulau harap hati-hati dan semoga selamat sampai tujuan," pesan Wan Siswandi.

(IK)


Foto Bersama. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Lanud Raden Sadjad(Danlanud RSA) Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC (J)., bersama Tim Staf Potensi Dirgantara(Spotdirga) Mabesau akan memajukan olahraga dirgantara Paralayang di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (28/7/2022).
 
Hal tersebut dilakukan dengan melaksanakan survei awal dan peninjauan lokasi  yang bisa dijadikan Pusat Pelatihan Potensi kedirgantaraan (Puslat Potdirga) Paralayang di wilayah Natuna.
 
Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J) bersama Paban III/Tahwildirga Spotdirga Mabesau, Kolonel Pnb Nurtantio Affan, S.E., M.H., M.han, beserta tim terjun langsung ke lokasi untuk mencari spot yang bisa dijadikan tempat olahraga tersebut.
 
Adapun lokasi peninjauan adalah Bukit Kapur Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut,  Tanjung Datuk Desa Teluk Buton,Kec Bunguran Utara, Gunung Ranai kelurahan Ranai Darat dan Teluk Depeh Selat Lampa.
 
Kegiatan ini merupakan agenda dari kunjungan kerja dari tim Sosialisasi Pengawasan Evaluasi(Wasev) dan Komponen Cadangan(Komcad) Spotdirga Mabesau di Lanud Raden Sadjad yang sekaligus survei lokasi pengembangan olahraga dirgantara di Natuna.
 
Paralayang adalah salah satu cabang olahraga dirgantara menggunakan parasut paralayang dan untuk take off atau lepas landas dibutuhkan bukit yang tinggi serta lokasi pendaratan.
 
Olahraga paralayang ini sudah banyak digemari para penikmat adrenalin yang tinggi, baik dari wisatawan lokal hingga mancanegara.
 
Lebih dari itu, olahraga dirgantara ini juga sebagai upaya menumbuhkan minat cinta dirgantara bagi warga masyarakat serta bisa dijadikan sebagai ajang promosi daerah yang memiliki keindahan alam dan pantai menawan dilihat dari ketinggian menggunakan paralayang.
 
Selain melaksanakan survei, tim spotdirga bersama Lanud Raden Sadjad juga melaksanakan demo terbang Paralayang di Halaman Kantor Bupati Natuna untuk menarik minat olahraga dirgantara kepada masyarakat Natuna.
 
Saat ditemui media lokal,  Kolonel Pnb Nurtantio Affan, S.E., M.H., M.han, mengatakan bahwa, Sesuai program dari mabesau dalam rangka pembinaan potdirga salah satunya menggiatkan olahraga dirgantara paralayang maupun paramotor.
  
"Harapan kedepan timbul generasi muda dari masyarakat Natuna yang berminat ataupun mengembangkan olahraga ini," ujarnya.
 
Ia melanjutkan, kegiatan ini sudah berdiskusi kepada Bupati Natuna, dan apabila mabesau mengizinkan  akan diimplementasikan baik itu pelatihan atau kegiatan-kegiatan berprestasi secara bertahap sesuai kondisi yang ada di Natuna.
 
"Spot yang telah disurvei dijadikan paralayang di Natuna kemungkinan di Teluk Depeh, Selat Lampa," ucapnya.
 
Sementara itu, Bupati Natuna Wan Siswandi menyambut baik kegiatan ini dan berterima kasih kepada tim dan pihak Lanud atas survei lokasi olahraga paralayang di wilayah Natuna dan mudah-mudahan mabesau berkenan dibuat di Natuna.
 
"Pemerintah daerah mendukung kegiatan ini, karena kita butuh untuk menunjukan beberapa event kepada masyarakat kita sendiri dan kepada masyarakat luas," ungkap Bupati.
 
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pengenalan olahraga paralayang oleh tim spotdirga mabesau di hadapan masyarakat Natuna yang sengaja menonton di halaman kantor Bupati Natuna disambut antusias oleh warga masyarakat maupun ASN di lingkungan Pemkab Natuna.

(IK)


Ketua PERADI Kota Batam, Mustari Poteng Tumpeng Peresmian Kantor Sekretariat. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Batam kini telah resmi memiliki Kantor Sekretariat baru yang berlokasi di Komplek Pertokoan KBC Blok A5 Nomor 5 Batam Center.

Peresmian kantor sekretariat ini ditandai dengan penarikan selubung papan nama dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Ketua DPC Peradi Batam, Mustari didampingi Senator DPD RI asal Kepri, Richard Pasaribu dan Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai, pada Kamis (28/7/2022).

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPC Peradi Batam, Mustari, Anggota DPD RI asal Kepri, Richard Pasaribu, Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai, anggota DPRD Batam, Udin P Sihaloho, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara, para Advokat serta undangan lainnya.

Ketua DPC Peradi Batam, Mustari mengatakan dengan diresmikannya kantor sekretariat ini maka komitmen untuk memberi manfaat kepada masyarakat kurang mampu dalam mencari keadilan kini tidak sulit lagi. 

Tak hanya meremikan kantor sekretariat Peradi saja, dalam kesempatan itu pihaknya juga secara resmi melaunching Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Batam khusus masyarakat yang tidak mampu.

"Dengan hadirnya kantor sekretariat ini, bagi masyarakat yang butuh bantuan hukum, silahkan saja datang ke kantor kami. Dan, kami siap memberikan pelayanan bantuan hukum yang maksimal,” kata Mustari usai acara peresmian Kantor Sekretariat Peradi DPC Batam.

Dikatakannya, PBH Peradi Batam ini merupakan bagian dari DPC Peradi Batam. Tujuannya adalah untuk memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu.

"PBH ini merupakan program dari Dewan Pimpinan Nasional Peradi Pusat. Jadi kami yang ada didaerah wajib untuk mengikutinya," sebutnya.

Menurutnya, ia telah menugaskan para advokat supaya bisa hadir di kantor sekretariat setiap harinya. Advokat tersebut bertugas menerima masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum secara cuma-cuma.

"Kita akan berikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang kurang mampu secara gratis," imbuhnya.

Lanjutnya, saat ini ada sekitar 300 advokat yang sudah bergabung menjadi anggota Peradi Batam. Dari jumlah tersebut, pihaknya berharap para advokat tersebut bisa benar-benar menjalankan profesi yang digelutinya ini dengan sebaik-baiknya.

"Advokat itu profesi yang mulia. Jadi saya minta kepada selueih anggota Peradi untuk sama-sama menjaga terus nama baik profesi advokat itu.

Lebih lanjut dia mengatakan, Peradi sebagai wadah tunggal advokat berdasarkan UU No.18 Tahun 2003 tentang Advokat, bakal berkomitmen menjadikan profesi advokat sebagai offisoum nobille atau profesi terhormat.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengatakan siap berkolaborasi dengan siapa saja dan instansi apa saja. Hal itu dikarenakan DPC Peradi Batam memiliki Sumber Daya Manusia yang mumpuni dan ahli dibidangnya.

"Kami siap bekerjasama dengan seluruh pihak sebagai mitra strategis dalam hal penegakan hukum," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.