Konfrence Pers Polres Karimun Pengungkapan Narkotika Jenis Ekstasi. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Satresnarkoba Polres Karimun berhasil mengungkap tindak pidana memproduksi sediaan farmasi tanpa izin dan berhasil mengungkap 4.390 butir pil ekstasi.

Pada kesempatan konferensi pers yang di pimpin Kapolres Karimun yang diwakili oleh Wakapolres Karimun Kompol Syaiful Badawi, SIK dan didamping oleh Kasat Narkoba AKP Elwin K, SIK, MH, yang dilaksanakan di loby Polres Karimun, Jumat (22/7-2022).

Pada tanggal 25 juni 2022, dari hasil penyelidikan Satresnarkoba Polres Karimun berhasil mengungkap tindak pidana memproduksi (home industry) obat–obatan sediaan farmasi tanpa izin yang beralamatkan kecamatan Tebing, kabupaten Karimun.

Sebanyak 3 orang laki–laki diamankan di Polres Karimun dengan inisial RN, NL dan MS. Adapun barang bukti yang diamankan yaitu 258 butir diduga pil ekstasi berbentuk bulat berwarna abu-abu dengan berat bersih 141 gram dan bahan obat-obatan berwarna abu-abu yang sudah diolah untuk menjadi pil diduga jenis ekstasi dengan berat bersih 402 gram.

Di TKP yang berbeda, Satresnarkoba Polres Karimun juga berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis pil ekstasi pada tanggal 11 juli 2022 di kecamatan Karimun, kabupaten Karimun serta berhasil diamankan sebanyak 2 orang laki-laki dengan inisial HI dan NN dengan barang bukti sebanyak 5 bungkus dengan total keseluruhan sebanyak 4.390 butir dengan berat 1.930 gram.

“Terkait pembuatan obat-obatan yang terlarang dikenakan Pasal 196 Jo Pasal 197 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 10 sampai dengan 15 tahun dan denda Rp.1.000.000.000 sampai dengan Rp.15.000.000.000”

“Sedangkan pelaku tindak pidana narkotika jenis pil ekstasi kita kenakan Pasal 114 ayat (2)  subsider  Pasal 112 ayat ( 2 ) Undang  Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau pidana denda Rp.800.000.000 sampai dengan Rp.10.000.000.000," ungkap Wakapolres Karimun Kompol Syaiful Badawi.


Ahmad Yahya


Konfrence Pers Polres Natuna Pengungkapan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Ganja. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H di dampingi Kasat Narkoba Polres Natuna Iptu Walter P. Nainggolan, SH.dan Kasupsipenmas Sihumas Polres Natuna gelar konferensi Pers pengungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika jenis Ganja di Mapolres Natuna, Jumat (22/07/2022).

Kapolres Natuna saat konferensi Pers mengatakan, pengungkapan kasus ini Pada hari selasa tanggal 14 Juni 2022 sekira pukul 16.45 Wib di Polsek Bunguran Barat, Kapolsek Bunguran Barat mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa orang diduga sedang melakukan penyalahgunaan Narkotika jenis ganja di daerah Genting darat Kel, Sedanau Kec. Bunguran Barat Kab. Natuna. 

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek langsung memerintahkan anggotanya untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Kemudian sekitar pukul 17.00 Wib anggota Polsek Bunguran Barat menemukan 2 (dua) orang yang sesuai dengan ciri ciri dari informasi tersebut sedang berada di sebuah rumah yang terletak di tepi Jl. Pusara Rt 003 Rw 004 Kel. Sedanau Kec. Bunguran Barat Kab. Natuna.

Anggota Polsek Buguran Barat mendatangi 2 (dua) orang yang diduga baru saja menggunakan atau mengkonsumsi narkotika ganja dengan inisial RA dan A. Saat dilakukan penggeledahan badan tidak ditemukan barang narkotika. 

Kemudian anggota Polsek Bunguran Barat melakukan penggeledahan dirumah A. Pada saat dilakukan penggeledahan rumah saudara A ditemukan 16  kertas rokok warna putih merk Rektor, 1 buah kertas rokok yang digulung yang berisikan daun kering yang diduga narkotika jenis ganja dan 1 bungkus plastik bening kecil yang berisikan daun kering yang diduga narkotika jenis ganja di lantai didalam kamar kosong rumah saudara A. Kemudian ditemukan juga 1 bungkus plastik berwarna biru yang berisikan daun kering yang diduga narkotika jenis ganja dibawah kursi sofa di ruang tamu rumah saudara A tersebut. 

Seluruh barang bukti  narkotika tersebut  serta tersangka RA dan A telah diserahkan Polsek Bunguran Barat ke SatNarkoba Polres Natuna guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatan tersebut Tersangka dikenakan Pasal 111 AYAT (1) Jo Pasal 114 ayat (1) UU RI NO. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 Tahun dan Paling lama 20 Tahun. 

Barang bukti saat ini diamankan Satnarkoba Polres Natuna dari tersangka berupa 16 kertas rokok warna putih merk Rektor,1 buah kertas rokok yang digulung yang berisikan daun kering ganja dengan 
berat netto 0,25 gram.1 bungkus plastik bening kecil yang berisikan daun kering yang diduga narkotika jenis ganja dengan berat netto 0,98 gram. 1 bungkus plastik berwarnabiru yang berisikan daun kering narkotika jenis ganja dengan berat netto 7,98 gram.

"Oleh karna itu, Saya menghimbau agar mari sama sama kita jauhi narkoba, jadikan Natuna ini sebagai daerah yang bebas dari narkoba, guna menyelamatkan masa depan bangsa dan negara," tutup AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K.,M.H.

(IK)


Tim Likuidator PT. BBA, Johan Harmiwadi Sembiring, S.H.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT. Batam Bersatu Apparel (PT BBA) ini telah mengambil keputusan untuk menutup kegiatan operasional perusahaan di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. 

Hal tersebut disampaikan Tim Likuidator PT. BBA, Johan Harmiwadi Sembiring, S.H kepada Media, Jumat (23/7/2022). 

Kata Johan, perusahaan telah melakukan review secara hati-hati dan mempertimbangkan rencana ini dan dengan sangat menyesal pihaknya harus mengambil keputusan untuk menghentikan operasional di Batam.

"Karena customer yang tidak lagi mempercayakan pemesanan barang kepada Perusahaan dan kerugian berlangsung dari 2018, 2019, 2021 masih berjalan, namun order yang tidak diperoleh Perusahaan, menyebabkan Perusahaan tidak dapat bertahan karena dikuatirkan dana yang ada tidak akan cukup untuk nantinya membayar pesangon karyawan dan saat ini tidak lagi ada pekerjaan," kata Johan.

Kemudian, lanjutnya, perusahaan telah berupaya untuk mengganti bisnis yang hilang dengan customer lain. Namun usaha ini tidak berhasil karena customer merasakan bahwa pabrik Batam tidak merupakan lokasi supplai yang stabil. 

"Pada saat yang sama usaha kami untuk mengurangi biaya dan menjaga operasional di Batam tidak berhasil," bebernya.          

Menurutnya, perusahaan akan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia dan akan melaksanakan likuidasi dengan mematuhi aturan hukum Indonesia dan melaporkan kepada instansi pemerintah yang berwenang dan mematuhi kewajiban Perusahaan terkait likuidasi Perseroan. 

"Perusahaan akan berkomitmen menyelesaikan negosiasi terkait penjualan mesin dan mengupayakan jumlah tambahan yang diperlukan agar Perusahaan dapat membayar kompensasi 0,5 kali pesangon sesuai perhitungan Omnibuslaw," ungkapnya. 

Saat ini, pihaknya telah menyelesaikan beberapa perundingan dengan karyawan, terhadap karyawan yang menerima telah pihaknya lakukan pembayaran kompensasi.

Alfred


PT BRI Foto Bersama Dwngan Nasabah. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI/Persero), Regional Office mqenggelar kegiatan dengan mengundang para nasabah prioritas yang setia menabung di Simpedes.

Kegiatan di kemas dalam konsep silaturrahmi dengan tema "Temu Agung Si Raja" acara di gelar di Restoran Gembira Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Jum'at  (22/7/2022).

Asisten Menejer UMKM Bank BRI Cabang Karimun di Tanjungbatu, Nasri di dampingi Capem BRI, Muslih mengatakan, Temu Agung Si Raja merupakan pertemuan para raja nasabah Simpedes sebagai bentuk penghargaan kepada nasabah yang telah mempercayakan dananya kepada BRI. 

“Bukti nyata pada nasabah karena BRI selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para nasabah BRI,” ujar Nasri.

Ditambahakan Nasri, acara silaturahmi seperti ini sebagai salah satu cara melakukan mobilisasi penghimpunan dana. Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan transaksinya dan meningkatkan saldo simpanannya di BRI yang tentunya mobilisasi penghimpunan dana tersebut akan disalurkan kembali kepada masyarakat yang diharapkan dapat mempercepat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, kata Nasri, saat ini para nasabah dapat menggunakan fitur-fitur layanan digital saving yang melengkapi Simpedes, seperti apa bila ingin membuka rekening Simpedes atau mengganti password Mobile Banking, sudah tidak perlu datang kekantor BRI.

"Nasabah sudah bisa membuka rekening Simpedes dari rumah hanya dengan menggunakan HP lalu buka alamat https://buka rekening.bri.co.id atau download aplikasi BRIMO di playstore melalui HP,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Nasri, banyak keuntungan membuka rekening Simpedes antara lain untuk transaksi. Proteksi sekaligus bisa untuk investasi. Kemudahan transaksi menggunakan fitur-fitur Brimo, Proteksi atau asuransi untuk usaha dan perlindungan diri.

Jadi, saat ini Bank BRI melalui Tabungan Simpedes sudah semakin memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan apapun yang di butuhkan dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis. Tabungan Simpedes merupakan pilihan yang tepat untuk menjadi “Teman” berbisnis.

"Saya ucapkan terimakasih kepada para nasabah yang sudah hadir untuk mengikuti acara ‘Temu Agung Si Raja’ dan tentunya untuk tetap memilih Simpedes sebagai “Teman” bertransaksi. Kami juga menghimbau agar seluruh nasabah Simpedes BRI dapat meningkatkan saldo tabungan," pungkasnya.


Ahmad Yahya


Cak Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta'in Komari SS menyoroti informasi bahwa mahasiswa yang berdemo memperjuangkan hak-haknya di kampus langsung dipanggil pihak rektorat, diperingatkan dan akan disanksi. Ancaman itu membunuh demokrasi di kampus, mahasiswa itu harus aktif dan kreatif apalagi terhadap hak-hak personal mereka.

"Jika memperjuangkan hak-haknya personalnya saja langsung diintervensi, dipanggil dan akan disanksi - itu membunuh demokrasi di kampus." kata Cak Ta'in kepada media di Batam Center, Jumat (22/7-2022).

Cak Ta'in juga mempertanyakan kampus-kampus yang melarang mahasiswa nya untuk berorganisasi seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau organisasi mahasiswa lainnya.

"Menjadi pertanyaan besar ketika kampus melarang mahasiswanya berorganisasi. Bagaimana kalau mahasiswa ada masalah sebagaimana saat ini terjadi di Uniba..?" papanya.

Menurut Cak Ta'in, matangnya sikap dan keilmuan mahasiswa itu ada di lapangan. Berorganisasi itu salah satu proses pembelajaran diri, terutama untuk aktualisasi bahwa mahasiswa itu bagian dari masyarakat yang perlu bersikap kritis dan aspiratif." ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Cak Ta'in, kalau belajar interaktif dalam ruangan itu bisa dilakukan secara mandiri apalagi masih banyak dosen yang teks book dalam mengajar. Seharusnya mahasiswa didorong untuk beraktualisasi di lapangan. 

"Karakter mahasiswa itu terbentuk ketika banyak bersosialisasi di lapangan dengan berdiskusi atau berdemo. Mereka harus diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat dan memperjuangkan hak-haknya di muka publik." tegas Cak Ta'in.

Mantan Dosen Unrika Batam itu menegaskan, mahasiswa Uniba saat ini merasa terintimidasi dan tidak tahu harus bagaimana memperjuangkan hak-haknya yang didzolimi pihak kampus.

"Kalau saya yang mengajar justru terbalik saya buat, mahasiswa yang mau berdemo fan tukang demo bisa kita jamin nilainya minimal B. Demo itu belajar bicara di depan umum, perlu mental dan menguasai persamalahan secara benar," jelasnya.

"Mahasiswa itu harus punya keberanian mendobrak tatanan yang mengekang sepanjang itu tidak melanggar hukum. Mahasiswa gak boleh takut terhadap larangan untuk berorganisasi. Kalau gak ya cari saja kampus yang iklim demokrasi nya bagus, jangan yang kayak sistem feodal yang semua ditentukan pemilik dan pengelola kampus." tambah Cak Ta'in. 

Terkait kasus dugaan penggelapan uang senilai Rp 11 miliar di Uniba, Cak Ta'in berharap pihak kepolisian membongkar secara tuntas. " Siapa pelaku utamanya dan siapa yang terlibat di dalamnya. Mahasiswa sudah membayar jangan jadi korban apalagi dikorbankan." tegasnya.

(***/alfred) 


Rumah Mewah Pembuatan Sabu. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Garis Polisi berwarna dasar biru dengan tulisan Dilarang Melintas (do not cross the line)  berwarna kuning berlogo Badan Narkotika Nasional (BNN) RI tampak jelas terpasang di rumah mewah yang berada di Jalan Pandan Laut No.23 Cluster Nirwana Sukajadi, Kota Batam, Kamis (21/7/2022).

Ya, rumah berdesain minimalis dengan dinding yang terbuat dari batu alam berwarna hitam itu mendadak viral. Pasalnya, rumah tersebut dijadikan sebagai Pabrik Gelap pembuatan Narkotika jenis Sabu.

Adalah Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil mengungkap Kasus Clandestein Lab (Pabrik Gelap) pembuatan Narkotika yang terjadi di Cluster Nirwana Sukajadi, Kota Batam.

Rencananya, Kepala BNN RI, Komjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose, akan memimpin langsung Press Release pengungkapan pabrik gelap pembuatan narkotika jenis Sabu pada hari ini, Kamis (21/07/2022).

Dari pantauan media ini dilokasi, tampak sejumlah jurnalis dari media cetak, online dan elektronik mulai memadati lokasi rumah. Warga yang berada disekitar lokasi juga mulai ramai mendatangi rumah tersebut.

Ketua RT 06 RW O1 Perumahan Cluster Nirwana, Didik Heriyanto mengatakan pihaknya juga kaget adanya penggerebekan pabrik narkoba di rumah lingkungan mereka.

Didik mengaku bahwa rumah yang yang digerebek BNN tersebut merupakan rumah sewaan yang baru ditempati oleh para pelaku.

“Setahu saya rumah itu merupakan rumah sewaan, saya dapat informasi dari pemilik diketahui rumah tersebut baru dua hari ditempati. Mereka menempati sejak Sabtu (16/7),” ujarnya.

Lanjut Didik, dirinya mengaku ikut dilibatkan dalam penggerebekan rumah yang dijadikan pabrik sabu tersebut.

“Kami juga tidak mencurigai penghuninya, karena tidak ada aktivitas yang mencolok. Jadi tidak ada yang perlu dicurigakan,” ujarnya.

Rumah yang dijadikan pabrik sabu tersebut diketahui disewa melalui tangan beberapa orang.

“Kalau pengakuan pemilik rumah sewa itu dari sudah tangan ke tangan. Nanti mungkin informasi lengkapnya disampaikan saat konferensi pers," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Konfrence Pers Polres Natuna Tentang Pencabulan Anak Dibawah Umur. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna Amankan terduga pelaku  Persetubuhan dan Pencabulan anak dibawah umur. Terduga pelaku berinisal  A umur 45 tahun bekerja sebagai nelayan.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy,.S.I.K,.M.H,didampingi
Kasat Reskrim AKP Ikhtiar Nazara, S.H., M.Hum bersama Aipda David Arviad KasubSipenmas Sihumas Polres Natuna melakukan konferensi Pers Kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan anak dibawah umur di Mapolres Natuna, Kamis (21/07/2022).

Terduga pelaku saudara A melakukan perbuatan pencabulan tersebut dibawah ancaman. Terduga pelaku ini adalah pamannya, korban Bunga umur 10 Tahun bukan nama sebenarnya. Bunga melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya dan selanjutnya melaporkannya ke Polres Natuna. Tutur Kapolres Natuna

Kronologis kejadian ketika Terduga pelaku dengan inisial A warga Tarempa berkunjung kerumah saudaranya di Kab. Natuna. Melihat Bunga sedang sendirian, saudara A mengajak bunga menonton Film Porno yang ada dalam Hpnya. Sambil meraba -raba bagian sensitif keponakannya, akhirnya saudara A berhasil melakukan perbuatan bejatnya. 

Terduga pelaku A kembali melakukan aksinya dengan mengancam akan mengatakan perlakuannya kepada orang jika keinginannya tidak dipenuhi. Alhasil anak bau kencur itupun takut dan terpaksa pasrah digagahi lelaki tidak bermoral itu.

"Mendapat laporan dari orang tua Korban, personil Polres Natuna langsung bergegas menangkap pelaku. Menurut pengakuan tersangka perbuatan keji itu sudah dilakukan beberapa kali.” Namun yang diingat hanya 4 kali," ujar Kapolres Natuna.

Kini terduga pelaku saudara A itu harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 81 Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak junto Pasal 76 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Meningkatnya banyaknya terjadi pencabulan anak dibawah umur di Kabupaten Natuna, ini menjadi perhatian khusus Kapolres Natuna, oleh karnanya, Ia menghimbau agar orang tua aktif mengawasi pergaulan anaknya, juga mengingatkan agar melakukan kontrol terhadap anak dalam menggunakan media sosial. 

Polres Natuna melalui unit PPA bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas selalu melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat agar orang tua mengawasi pergaulan anak-anaknya. 

(IK)


Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan Polres Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy.,S.I.K.,M.H Konferensi Pers keberhasilan Polres Natuna ungkap kasus terkait dengan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan yang dilaksanakan di Mapolres Natuna, Kamis (21/07/2022).

Dalam kegiatan ini, Kapolres Natuna di dampingi oleh Kasat Reskrim Polres Natuna IPTU Ikhtiar Nazara, S.H., M.Hum dan Kasubsipenmas Sihumas Polres Natuna menyampaikan keberhasilan Polres Natuna mengamankan pelaku dengan inisial i (28 Tahun) atas dugaan tindak pidana penipuan dan/tau penggelapan.

Terduga Pelaku Saudara ( i ), warga Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terancam dibui 4 tahun penjara, pasalnya ia melanggar pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

Kapolres Natuna, AKBP Iwan Ariyandhy mengatakan Terduga Pelaku telah melakukan penipuan dan penggelapan uang pembayaran hewan kurban berupa sapi. 

Ia menjelaskan, korban sebelumnya telah memesan satu ekor sapi kepada tersangka untuk berkurban di Hari Raya Kurban atau Idul Adha 1443 Hijriah pada 10 Juli 2022 lalu dan telah membayar uang Rp. 10,4 juta.

"Namun, pada hari H, sapi yang dipesan tidak kunjung tiba dan akhirnya korban tidak jadi berkurban.Dikarenakan tersangka tidak bisa dihubungi, korban pun melaporkan hal ini ke Polsek Bunguran Timur," ujar Kapolres Natuna saat konferensi pers di Mapolres Natuna, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kamis (21/7/2022).

Setelah menerima Laporan Polisi (LP) dari korban pada 10 Juli 2022, Unitreskrim Polsek Bunguran Timur dan Satreskrim Polres Natuna melakukan upaya penindakan dengan melakukan pengepungan di kediaman tersangka di Ranai Darat.

Namun, pada saat itu tersangka berhasil melarikan diri ke Kecamatan Bunguran Batubi. Setelah 9 hari melakukan pengejaran tepatnya pada 19 Juli 2022, tersangka berhasil ditangkap di sebuah pondok di dalam hutan daerah Meso, Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur.

Saat ini tersangka sudah diamankan dan masih dalam proses penyidikan.Korban mengalami kerugian sebanyak Rp 10,4 juta.

Sementara itu, barang bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa, uang sejumlah Rp 1.950.000,- dan print out screenshot WhatsApp bukti transaksi jual beli sapi.

"Motif pelaku, karena butuh uang," Atas perbuatannya, Ismu dikenakan pasal 372 dan 378 KUHP dan terancam hukuman 4 tahun penjara," papar AKBP Iwan Ariyandhy., S.I.K., MH.

(IK)


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi Didampingi Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, memimpin jalannya sosialisasi Penanaman Pohon Jati emas dan Program Penanganan Stunting di Batam, di Balairung Sari BP Batam, pada Rabu (20/7/2022) Pagi.

Muhammad Rudi memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholders yang telah terlibat dalam proses persiapan penanaman pohon jati emas, salah satunya adalah mempercepat proses pematangan lahan yang merupakan langkah penting agar pohon jati emas dapat ditanam sesuai rencana. 

“Berkat dukungan dan bantuan dari seluruh stakeholders yang terlibat di Batam, bibit pohon yang akan ditanam telah melebihi jumlah perkiraan, yaitu hampir 12.000 pohon,“ kata Muhammad Rudi.

Ia Bersama dengan Komandan Korem Provinsi Kepulauan Riau (Danrem) 033/Wira Pratama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto dan Wakil Gubernur Provinsi Kepualuan Riau, Marlin Agustina Rudi, kegiatan dihadiri lebih dari 200 orang yang terdiri dari, Pelaku Usaha dan BUMN, Perbankan, Kepala Puskesmas se-Kota Batam, Forkompinda Kepri, Forkopimda Kota Batam, dan Pejabat Tingkat II di Lingkungan BP Batam.

Lebih lanjut, Muhammad Rudi menuturkan, proses pematangan lahan ini harus dikejar, karena seremoni penanaman pohon jati emas diestimasikan 24 Agustus 2022 mendatang.

Disebutkan, Pohon Jati Emas akan ditanam dari Simpang Flyover Laluan Madani – Simpang Bandara (Jalan Yos Sudarso, Sudirman – Hang Tuah) sepanjang 15 km beserta pengembangan 5 (lima) jalurnya yang merupakan infrastruktur pendukung agar terciptanya Bandara Hang Nadim Batam berstandar Internasional. 

Rute tersebut dipilih dikarenakan pintu kedatangan wisatawan mayoritas melalui Bandar Udara dan merupakan jalur umum yang dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam. 

“Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Batam yang lebih maju, sejahtera dan modern sehingga nantinya Batam ramai dikunjungi wisatawan dan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Batam.” ujar Muhammad Rudi
 
Tidak hanya membahas program prioritas penanaman pohon jati emas, kegiatan sosialisasi ini juga membahas program penanganan stunting di Batam.

Penanganan Stunting pada Anak di Batam

Sebagaimana yang diketahui, kejadian balita pendek atau biasa disebut dengan stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Stunting disebabkan dari nutrisi yang tidak optimal.

Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, mengatakan, selain melestarikan lingkungan di Kota Batam, Pemerintah juga harus fokus terhadap kesehatan masyarakat. 

Data prevalensi balita stunting yang dikumpulkan World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara.

Berdasarkan Data Stunting kota Batam pada Februari 2022 sebanyak 1.954 anak, dari 57.869 balita (3,38 %). 

“Tugas pemerintah masih cukup berat karena ada target prevalensi stunting 14 persen yang harus dicapai pada tahun 2024. Itu artinya, kita harus menurunkan prevalensi sebesar 10,4 persen dalam 2,5 tahun ke depan, yang tentu saja ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mencapainya,” jelas Muhammad Rudi.

“Saya berharap kita semua dapat bekerjasama mewujudkan Kota Batam yang lebih baik,” tutup Muhammad Rudi.

BP Batam/Redaksi


Foto Bersama Dandim Dengan Insan Pers. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 / Batam, Letkol Inf. Galih Bramantyo menggelar acara silaturahmi sekaligus Coffee Morning bersama insan pers kota Batam. 

Kegiatan silaturahmi tersebut dikemas secara sederhana dengan penuh kekeluargaan yang dilaksanakan di Aula Makodim 0316/Batam, Kamis (21/7/2022).

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Dandim 0316/Batam, Letkol Inf. Galih Bramantyo didampingi Kasdim, Mayor Inf. Naibaho beserta seluruh Staf Kodim 0316/ Batam.

Hadir juga, Ketua PWI Kepri, Chandra Ibrahim, Wakil Ketua Rinaldy Samjaya dan Sekretaris, Novianto, Ketua IJTI Kepri, Gusti Yenosa alias Oca, Ketua AJI Batam, Juanda dan rekan-rekan jurnalis dari media cetak, online maupun elektronik yang ada di kota Batam.

Dalam sambutannya, Dandim 0316/Batam, Letkol Inf. Galih Bramantyo mengatakan sebagai warga baru di kota Batam perlu rasanya untuk lebih mendekatkan diri dan mengenal dengan rekan-rekan jurnalis yang ada di Batam.

Hal tersebut dikarenakan, media adalah merupakan mitra yang paling strategis bagi Kodim 0316/Batam, dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas melalui pemberitaan-pemberitaan yang dihasilkan.

"Media merupakan mitra yang paling strategis demi terwujudnya kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pemberitaan yang membangun," ujar Galih.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada beberapa tugas penting kedepan yang memerlukan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk juga media yakni mengatasi ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19 dan juga Penanganan dan Pencegahan Stunting di kota Batam.

"Kedepan kami harap sinergitas antara Kodim dan media bisa lebih baik lagi, demi terwjudnya kota Batam menjadi Bandar Dunia yang Madani," harapnya.

"Saya ingin kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut kedepannya. Coffee morning-coffee morning seperti ini, Insya Allah akan terus kita lakukan bersama-sama," ucapnya lagi.

Di lokasi yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kepri, Chandra Ibrahim memberikan apresiasinya kepada Komandan Kodim 0316/Batam yang telah menggelar silaturahmi bersama Insan Pers Batam.

"Salut dan apresiasi untuk Pak Dandim. Semoga coffee morning-coffee morning seperti ini bisa terus kita lanjutkan dimasa yang akan datang," ucap Chandra dalam sambutannya.

Chandra mengatakan, untuk wilayah Provinsi Kepri ini ada lebih kurang 400 wartawan yang berasal dari 7 kabupaten dan kota yang tergabung didalam organisasi PWI Kepri. Lalu, dari jumlah tersebut sekitar setengahnya berada dan berdomisili di kota Batam.

"Dulu ada kekhususan bagi PWI di Kepri untuk membuat kantornya di kota Batam. Hal itu dikarenakan lebih dari setengah jumlah anggota PWI berdomisili di Batam," jelas Chandra.

Dalam kesempatan itu, Chandra juga mengatakan dengan dilakukannya kegiatan coffee morning ini, semoga bisa mengeratkan hubungan yang baik antara Kodim 0316/Batam dengan rekan-rekan jurnalis, baik dari media cetak, online dan juga elektronik. 

"Mari bersama-sama kita menjaga kekompakkan, supaya apa yang menjadi cita-cita para pemimpin di Batam bisa terlaksana sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Bakti Sosial. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhakti TNI AU ke -75 tahun 2022 Pangkalan TNI AU (Lanud) Raden Sadjad akan Menyelenggarakan Bakti Sosial Kesehatan Pengobatan Massal gratis bagi Masyarakat Natuna. 

Lanud Raden Sadjad menyampaikan informasi penting  yang akan diadakan pada:
Hari : Minggu, 24 Juli 2022
Pukul : 06.00 WIB - selesai
Tempat : Pantai Piwang, Ranai Kabupaten Natuna

Adapun pemeriksaan oleh Rumah Sakit TNI AU(RSAU) Lanud Raden Sadjad meliputi sebagai berikut:

1.Pengobatan umum
2.Konsultasi
3.Pemeriksaan gula darah
4.Pemeriksaan kolesterol
5.Pemeriksaan asam urat   

Selain itu, RSAU Lanud Raden Sadjad bekerjasama Palang Merah Indonesia(PMI) Cabang Kabupaten Natuna dan  Unit Transfusi Darah (UTDRS) RSUD Natuna akan melaksanakan donor darah. 

Jangan lupa datang dan pakai masker untuk pengobatan free/gratis.

Bagi Bapak/Ibu dan Tuan/Puan serta Abang/Kakak, yang ingin berobat langsung datang ke lokasi atau mendaftar pada nomor Contact Person (CP) yang telah tertera di Flayer/gambar.

(IK)


Banyaknya Pohon Kelapa yang Sudah Mati di Wilayah Kampung Jabi, Nongsa, kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang terjadi hampir diseluruh wilayah di kota Batam belakangan ini. Hal itu menuntut kita untuk selalu berhati-hati dan terus waspada diri dimanapun dan kapanpun.

Akibat dari cuaca ekstrem tersebut, seorang siswi SMA Negeri 15 Batam yang berada di Jalan Hang Kasturi, Batu Besar, Nongsa, Batam, meninggal dunia akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang.

Sekretaris Kelurahan Batu Besar, Nongsa, Sunyoto, mengatakan sebagian besar wilayah disana merupakan wilayah kampung tua dan berada di daerah pesisir. 

Dikatakannya, pohon kelapa tumbuh subur di daerah tersebut, sehingga di Kelurahan Batu Besar rumah-rumah pada umumnya berada di antara pohon kelapa. 

"Kita bisa lihat sendiri pohon kelapanya tinggi-tinggi," kata Sunyoto. 

Diakuinya, di antara pohon-pohon kelapa yang sudah tua tersebut sudah ada yang mati, namun belum ditebang. Kondisi ini tentunya sangat rawan. Pohon bisa tumbang tiba-tiba atau diterjang angin kencang. 

"Ini yang lagi kita koordinasikan dengan Pak Lurah, langkah apa yang akan diambil," katanya. 

Paling tidak kata Sunyoto dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan perangkat RT, RW, dan tokoh masyarakat di Kelurahan Batu Besar untuk melakukan langkah antisipasi ke depannya.

Terpisah, Ketua RW 04 Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Suhaimi mengatakan meninggalnya Andini Putri Aminarti, siswi SMAN 15 Nongsa, Batam akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. 

Banyaknya pohon kelapa yang sudah mati yang berada di wilayah RW 04 dibiarkan begitu saja oleh pemilik lahan. Posisinya pun ada yang di pinggir jalan dan dekat dengan rumah warga. 

"Dengan adanya musibah ini, secepatnya saya akan berkoordinasi dengan para Ketua RT di RW 04, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujar Suhaimi saat dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu (20/7/2022) sore.

Lebih lanjut dia mengatakan, kepada para warga yang berada di wilayah RW 04, jika di sekitar area rumahnya terdapat pohon kelapa yang sudah mati, diharapkan untuk secepatnya ditebang. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian seperti hari ini yang memakan korban jiwa tidak terulang kembali.

"Kita harus sosialisasikan dan minta izin terlebih dahulu kepada pemilik lahan, apakah pemilik lahan bersedia memotong sendiri pohon kelapa yang sudah mati, atau diserahkan ke pihak RW, nanti kita akan bahas dulu bersama-sama," imbuhnya.

Senada Ketua RT 02 Kampung Jabi Kelurahan Batu Besar, Muhammad Nasir mengatakan saat musibah itu terjadi, dia sedang pergi mengantar anaknya ke sekolah.

"Pada saat kejadian, saya sedang mengantar anak saya sekolah. Saya tahunya dari warga usai kejadian," ujar Nasir ditemui dirumahnya.

Dia mengatakan, biasanya pohon kelapa yang sudah mati jarang tumbang. Pohon kelapa yang mati itu akan jatuh dengan sendirinya sedikit demi sedikit dari atas. Dan, sangat jarang pohon kelapa yang sudah mati itu langsung tumbang begitu saja.

"Biasanya pohon kelapa yang sudah mati itu jatuh sedikit demi sedikit dari atas, jarang ada yang langsung tumbang begitu saja," jelasnya.

Nasir mengatakan, dulu pernah ada seseorang yang meminta batang pohon kelapa yang tumbang itu untuk dijadikan jembatan. Namun, hingga kini pohon kelapa itu tidak jadi dipotong. 

"Saya tidak tahu persis alasan tidak jadi dipotong pohon kelapanya. Tiba-tiba hari ini dikarenakan hujan deras disertai angin yang sangat kencang, pohon itu tumbang dengan sendirinya sampai memakan korban jiwa," pungkasnya.


Fay/Redaksi


Almarhumah Andini Putri Aminarti semasa hidupnya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sosok Almarhum Andini Putri Aminarti, siswi SMAN 15 Nongsa yang meninggal dunia usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang ke jalan di RT 02, RW 04, Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Nongsa, Batam, Rabu (20/7/2022) pagi dikenal sebagai sosok siswa yang memiliki sosial tinggi.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya teman-teman sekolah almarhum yang hadir ke pemakamannya, sebagai salah satu bentuk penghormatan terakhir sekaligus menghantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Ya, itulah sekelumit kesan-kesan yang ditinggalkan dari sosok almarhum Andini Putri Aminarti, siswi Kelas XI Jurusan IPS 2 di SMA Negeri 15 Batam.

"Disekolah, almarhumah ini dikenal sebagai sosok yang memiliki sosial yang bagus," ujar Humas SMA Negeri 15 Batam, Indramawan saat ditemui diruangannya, Rabu (20/7/2022) siang.

Memiliki sosial yang bagus lanjut Indra, yakni almarhum dikenal sebagai siswa yang memiliki kepedulian tinggi dan suka menolong teman-temannya, baik teman disekolah maupun teman yang ada disekitar ditempat tinggalnya.

Lanjutnya, ada satu hal dari sosok almarhum yang bisa dibanggakan dan patut untuk dicontoh, yakni puasa pada hari Senin dan Kamis tidak pernah ia tinggalkan semasa hidupnya.

"Puasa hari Senin dan Kamis tidak pernah ia tinggalkan. Ini patut untuk dicontoh oleh teman-temannya yang lain. Munculkanlah Siti Khotijah-Siti Khotijah (istri Nabi Muhammad SAW_red) di sekolah SMA Negeri 15 Batam ini," sebutnya.

Masih menurut Indra, untuk nilai akademisinya disekolah, almarhum dikenal sebagai anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan ranking di kelasnya.

"Anaknya pintar. Dia selalu masuk 10 besar dikelasnya," imbuhnya.

Lanjutnya, sehari sebelum kejadian naas terjadi, almarhumah baru saja mengambil buku-buku paket pelajarannya dari gurunya disekolah. Namun, takdir berkehendak lain, belum sempat dia menuntaskan pendidikannya di SMA Negeri 15, ajal sudah menjemputnya.

"Orangtuanya tadi sewaktu di pemakaman juga menyinggung soal buku paket yang sudah diterima oleh almarhumah, kapan bisa dikembalikan bukunya. Lalu saya bilang nanti aja dulu, tidak apa-apa. Kita selesaikan aja dulu Fardhu Kifayahnya," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya tak henti-hentinya selalu mengingatkan kepada seluruh siswa-siswinya untuk selalu berhati-hati dan selalu waspada ketika hendak berangkat dan pulang dari sekolah, apabila menggunakan kendaraan bermotor dan lainnya.

"Pada hari Selasa setiap minggunya, siswa-siswi selalu diingatkan untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berangkat dan pulang sekolah. Bahkan, kami juga selalu bekerjasama dengan Babinsa disini untuk sharing dan lainnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Andini Putri Aminarti, siswi kelas 11 SMAN 15 Nongsa, tewas usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat hujan yang disertai angin kencang yang terjadi, Rabu (20/7/2022) pagi. 

Dari informasi yang diterima, pagi itu korban diantar oleh orang tuanya ke sekolah menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba di tengah perjalanan sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpanya. Korban dikabarkan meninggal di tempat kejadian.

Fay/Redaksi


Ratusan pelajar dari SMAN 15 Batam memenuhi TPU Sambau, Nongsa, tempat jenazah Andini dimakamkan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan pelajar dan para guru dari SMA Negeri 15 Batam yang berada di Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, kota Batam, tampak memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Nongsa, kota Batam.

Hal itu sebagai salah satu bentuk penghormatan terakhir kepada temannya Almarhum Andini Putri Aminarti, siswi SMAN 15 Nongsa, yang meninggal dunia usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang ke jalan di RT 02, RW 04, Kampung Jabi, Kelurahan Batubesar, Nongsa, Batam, Rabu (20/7/2022) pagi

Isak tangis mengiringi ketika jenazah Andini saat diangkat dari keranda dan dimasukkan ke liang lahat. Air mata terlihat bercucuran dari ratusan teman-temannya yang ikut memberikan penghormatan terakhir di lokasi pemakaman.

Bahkan banyak yang menangis sampai terisak-isak. Mereka terutama yang wanita terlihat saling berangkulan, memegang pundak teman yang berada di samping masing-masing, dan saling menguatkan. 

"Dia anaknya baik," ujar salah seorang siswi yang ikut ke pemakaman dengan nada terbata-bata. 

Di pemakaman, selain siswa dan siswi SMAN 15 Batam, terlihat juga warga dan para kerabat ikut mengantarkan jenazah Andini Putri Aminarti. Dari rumah duka di Kampung Melayu, Batubesar, mereka ikut mengiringi ambulans yang membawa jenazah Andini. 

Andini dikenal anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan ranking di sekolah. 

"Anaknya pintar, selalu 10 besar," ungkap Azri, salah seorang teman korban yang ditemui di tempat kejadian perkara.

Meski tidak satu kelas ungkap Azri, dia mengenal korban dengan baik. "Saya IPS 1, dia IPS 2," ungkapnya lagi. 

Korban menurut Azri, anak yang mudah bergaul, smart. Bahkan ungkapnya, korban merupakan bintang di kelasnya. 

"Anaknya pintar, cantik lagi," ungkap Azri, yang diamini kawannya. 

"Ya, ini anaknya. Benar, tak salah, memang ini anaknya," Azri menegaskan setelah melihat foto semasa hidup korban. 

Dikatakannya, jalan yang dilalui korban merupakan jalan alternatif ke sekolah, selain jalan utama Kampung Jabi. Yakni jalan yang melewati Masjid Al Mujahidin, Kampung Jabi. Sekitar 500 meter menyusuri jalan di dalam kampung tua tersebut maka akan langsung sampai ke gerbang utama sekolah. 

Di lokasi kejadian sendiri, pohon kelapa yang tumbang tersebut sudah di pinggirkan oleh warga. Pohon kelapa yang menimpa korban terlihat patah di tengah. Separuhnya dari ketinggian sekitar 15 meter masih berdiri tegak. Atap rumah yang juga ikut tertimpa dan rusak belum diperbaiki. Kabel-kabel internet yang putus juga belum diperbaiki. 

Sebelumnya, Andini Putri Aminarti, siswi kelas 11 SMAN 15 Nongsa, tewas usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat hujan yang disertai angin kencang yang terjadi, Rabu (20/7/2022) pagi. 

Dari informasi yang diterima, pagi itu korban diantar oleh orang tuanya ke sekolah menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba di tengah perjalanan sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpanya. Korban dikabarkan meninggal di tempat kejadian.

Fay/Redaksi


Evakuasi Korban Jatuhnya Karyawan PT. MOS. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Sat Polairud Polres Karimun dan SAR melakukan evakuasi terhadap 2 orang karyawan di Perairan PT. MOS KARIMUN di Desa Pangke, Kecamatan  Meral, Kabupaten Karimun, Rabu (20-07-2022).

Kasat Polairud Polres Karimun AKP Binsar Samosir, SH, MH, mengatakan, informasi tersebut diterima sekitar jam 07.00 WIB, bahwa adanya salah satu satpam atau karyawan PT. MOS yang dinyatakan hilang dan tidak dapat di hubungi dan diduga terjatuh kelaut saat melaksanakan tugas di pos jaga Satpam Jetty 1 PT. MOS.

Lalu dengan adanya info tersebut, kata Binsar Samosir, jajaran Satpolairud langsung menurunkan  2 unit Kapal Patroli yaitu KP XXX-30-1002 dan RIB SAR sementara yang lainnya melalui darat.

"Dari hasil pencarian yang dilaksanakan melalui kegiatan SAR tersebut berhasil menemukan korban sebanyak 2 orang yaitu atas nama Dimas Prayoga M karyawan operator cren picker dan yang satu lagi satpam atas nama Syahrul Amri," ujarnya. 

Kemudian, lanjutnya, sekira jam 07.45 wib pagi Rabu tanggal 20 Juli 2022, keduanya telah di temukan melalui giat SAR di lokasi tepi pantai perairan PT. MOS di 2 tempat yang berbeda.

"Untuk korban Dimas Prayoga M posisi telungkup dan berada di tepi pantai yang jarak antara korban ke lokasi Jety 1 lebih kurang 300 meter sementara korban Sdr. Syahrul Amir berjarak sekitar 600 meter dari Jetty pada posisi tergeletak di tepi pantai PT. MOS kelurahan Pangke, kecamatan Meral, kabupaten Karimun," tuturnya. 

Selanjutnya, sekira pada pukul 05.00 Wib korban Dimas Prayoga M naik dari arah ploting dok karena pada saat itu situasi gelap hujan dan angin kencang lalu berteduh pada pos jaga Jetty 1 yang juga di dalamnya terdapat korban Syahrul Amri.

Kemudian karena angin sangat kuat sehingga mengakibatkan jety yang dijaga oleh Syahrul Amri terbang tertiup angin kearah laut, sehingga kedua korban ikut dan tertiup angin jatuh ke kelaut.

"Lalu sekira jam 07.00 wib sdr Apriyanto selaku pengganti jaga satpam Jetty 1 mencari korban Syahrul Amri melakukan cek keberadaan korban dengan mendatangi pos jaga Jetty 1 dan terlihat bahwa keadaan pos jaga tidak ada lagi dan setelah di cari ke pos jaga yang terbuat dari spandek seng  posisi pos jaga telah ada dibawah Jetty,  lalu Apriyanto dibantu karyawan lainnya  menuju ke Jety 1 utk mengecek pos jaga Jetty 1 dan memang sudah tidak di temukan," ujar Binsar. 

Setibanya di TKP AKP Binsar Samosir mengadakan koordinasi dan memerintahkan seluruh karyawan untuk melakukan pencarian di seputaran pantai PT. MOS dan tidak lama kemudian dari salah satu karyawan berteriak ada menemukan jenazah Dimas Prayoga M dan dilanjutkan juga ditemukan jenazah Syahrul Amri.

Kapolres Karimun AKBP Toni Pantano, S.I.K., S.H. melalui Kasat Polairud Polres Karimun AKP Binsar Samosir membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan di PT. MOS yang mengakibatkan 2 orang karyawan meninggal dunia.

"Dan kedua jenazah ditemukan lalu segera di evakuasi dengan menggunakan mobil ambulance PT. MOS untuk di bawa ke RSUD M. Sani guna dilakukan Visum ET Revertum. Setelah selesai dilakukan tindakan medis untuk kedua korban selanjutnya di serahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan," ungkapnya. 

Ahmad Yahya


Anggota Polisi Polsek Nongsa Nunjuk Pohon Tumbang. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Seorang siswi SMA 15 Batam, Andini Putri Aminarti (17) meninggal dunia usai mengalami musibah tertimpa pohon kelapa, Rabu (20/7/2022).

Peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 06.45 Wib di samping Masjid Al-Mujahidin RT 002/RW 004 Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa.

Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian mengatakan, sekira pukul 08.00 Wib Polsek Nongsa telah mendapatkan informasi terkait adanya orang meninggal sunia disebabkan tertimpa pohon kelapa di Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar.

"Sekira pukul 06.45 Wib, korban diantar sekolah oleh orang tuanya menggunakan sepeda motor ke SMA 15 Batam. Saat melewati jalan samping masjid Al-Mujahidin RT 002/RW 004 tiba-tiba pohon kelapa langsung tumbang menimpa korban," ujar Kompol Yudi Arvian.

Yudi menjelaskan, setelah insiden itu terjadi, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawa korban tak dapat tertolong lagi.

"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit, namun tak dapat tertolong lagi dan sekira pukul 08.30 Wib korban dibawa ke Rumah duka untuk disemayamkan," pungkasnya.

Atas peristiwa ini, orang tua korban yang ikut dalam insiden tersebut mengalami luka ringan sementara Andini Putri Aminarti (17) siswi SMA 15 Batam dinyatakan meninggal dunia.

Redaksi


Cak Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Posisi staf khusus Gubernur Provinsi Kepri perlu dievaluasi pasca menjadi temuan dalam LHP BPK yang dinyatakan sebagai bentuk penyimpanan. 

"Sebaiknya posisi staf khusus dihapus, karena sesungguhnya tidak dibutuhkan oleh Gubernur. Sebagai pengarah dan pemberi masukan Gubernur dibantu oleh para asistennya dan staf ahli," kata Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86), Cak Ta'in Komari, SS kepada media ini, Rabu (20/7-2022).

Menurut Cak Ta'in, staf khusus itu tidak ada nomenklatur nya dalam tata pemerintahan sehingga ketika ada anggaran yang digunakan mereka untuk gaji atau kegiatan menjadi temuan BPK. 

"Pengangkatan staf khusus itu tidak lebih hanya sebagai bentuk balas budi politik karena mereka dianggap telah berperan selama suksesi pilkada memenangkan gubernur," tegasnya.

Lebih lanjut mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, sebenarnya banyak lembaga non struktural yang bisa ditempati para tim sukses tersebut sesuai dengan kebidanan keilmuan masing-masing, sehingga gubernur tidak perlu mengada-adakan jabatan yang sebenarnya tidak diperlukan.

"Apalagi ada staf khusus yang bertindak seolah-olah semua sudah dengan persetujuan dan bisa mengintervensi kebijakan gubernur ke OPD yang seharusnya lebih profesional," jelas Cak Ta'in.

Satu nama staf khusus yang dinilai sangat dominan yakni Aluan, dan satu pejabat yang seharusnya sudah pensiun tapi tetap dikaryakan yakni Lamidi.

"Kedua orang tersebut perlu dievaluasi dengan serius jika memang mengganggu kenyamanan dan kinerja pejabat atau pegawai di lingkup pemerintahan provinsi." ujarnya.

Cak Ta'in menegaskan, gubernur tidak perlu ragu untuk mengambil tindakan demi kondusivitas kerja di lingkungan yang dipimpinnya. 

"Sebagai politisi senior dan cerdas, kita yakin Gubernur akan mengambil keputusan yang tepat dan benar secepatnya terkait Maslah di atas," tegasnya.

Apalagi, lanjut Cak Ta'in, menjelang tahun pemilu 2024, tentu setiap orang dengan partainya masing-masing akan mencoba menanamkan pengaruhnya baik untuk kepentingan finansial dan jaringan yang bisa mensupport pergerakan partai maupun personal tokohnya. 

"Gubernur harus melihat dinamina tersebut secara lebih cermat dan mengambil tindakan tegas," tambah Cak Ta'in.

Alfred


Anggota DPRD Natuna Saat di Komfirmasi Sejumlah Awak Media.

Anggota DPRD Natuna Sidak Pembangunan Dermaga Di Telok Buton.

NATUAN|KEPRIAKTUAL.COM: Pembangunan Dermaga Teluk Buton akhirnya dihentikan sementara, dikarenakan dermaga tempat lokasi sandar kapal tongkang tersebut, belum mengantongi izin sebagaimana biasanya.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki, saat melakukan Sidak  kelokasi pembangunan Dermaga, Selasa (19/07/2022). Marzuki tidak sendirian, Ia didampingi Hendri FN, Erwan Haryadi  dan  Junaidi.

Marzuki mengatakan, Sidak tersebut dilakukan guna menjawab kisruh dan beberapa pengaduan dari masyarakat. Seperti yang kita dengarkan tadi bahwa mereka sudah mengantongi izin Iup. Namun AMDAL masih dalam pengurusan. 

Kendati demikian Marzuki meminta agar  perusahaan tambang IKJ, terlebih dulu mengurus segala izin usaha, baru melaksanakan pekerjaan. Sehingga tidak jadi buah bibir ditengah masyarakat.

"Apapun alasannya pembangunan tanpa izin  lengkap tetap salah," ujarnya

Sementara itu Tim teknis PT  IKJ Choky Tobing mengakui jika pembangunan dermaga untuk lokasi sandar kapal Tongkang memang belum mengantongi izin.

Namun, perusahaan punya alasan kenapa harus membangun dermaga meski izin belum lengkap. Sebab PT IKJ mendapat tender untuk melanjutkan pembangunan jalan tembus Teluk Buton Kelarik. Gunanya untuk tempat bongkar muat material yang dibawa dari luar guna pembangunan jalan tersebut.

Mengingat sudah mendekati musim Utara dan cuaca sangat ekstrim. Jika memakai pelabuhan lama, sangat sulit dan memakan waktu lama untuk mengangkut material  dari penarik ke Teluk Buton.

Karena hampir setiap tahun proyek APBN di Natuna selalu telat pekerjaannya, disebabkan faktor cuaca. Alasan inilah yang membuat kami untuk membangun Dermaga sandar meski proses izinnya masih dalam pengurusan.

Dan sejak DLHK Provinsi Kepri turun lapangan, pembangunan dermaga telah dihentikan sementara, hingga izinnya keluar.

"Kami sudah kena pinalti administrasi," tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri Henri ST, saat dikonfirmasi via telpon mengakui jika pihaknya telah memberikan sangsi administrasi kepada PT IJK, dan memberhentikan sementara pembangunan dermaga ditekuk Buton. Kendati demikian dirinya enggan menjelaskan berapa besaran denda yang harus diberikan.


(IK)




BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakapolresta Barelang AKBP Junoto, bersama Forkopimda Kota Batam menghadiri kegiatan Upacara 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam bertempat di Mako Lanal Batam, Selasa (19/7/2022)

Hadir dalam kegiatan itu Wakapolresta Barelang AKBP Junoto, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.

Selain itu hadir juga Danlanal, Dandim 0316/Batam, Danlanud Hangnadim Batam, Danyon Marinir 10/SBY, Dandenpom I/6 Batam, Bakamla, Sekda Kota Batam, Kajari Kota Batam dan Kasat Samapta Polresta Barelang. 

Danlanal Batam Kolonel Laut (KH) Farid Ma’ruf, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan yang rutin dilaksanakan dalam satu bulan sekali tersebut, merupakan bagian dari koordinasi dan sinergitas yang selama ini terjalin dengan baik antara TNI–Polri, Pemko Batam dan juga Forkompimda.

Kegiatan ini dimaksudkan agar terus terjalin sinergitas antara Forkompimda yang ada di Kota Batam. 

"Setiap bulan upacara di gelar dari Pemko Batam, Polresta Barelang, Kodim 0316 Batam, dan nanti selanjutnya Lanud, Raider dan lainnya," ucap Junoto usa kegiatan.

Upacara yang dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulannya tersebut berjalan dengan lancar dan ditutup dengan doa.

Fay/Redaksi


Petugas Kepolisian Berjaga-jaga saat Aksi Unjuk Rasa Aliansi Driver Online Batam di gedung Graha Kepri, Batam Center.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan para pengemudi taksi online yang tergabung didalam Aliansi Driver Online Batam (ADOB) menggelar aksi unjuk rasa yang dilaksanakan di Gedung Graha Kepri Batam Center, Selasa (19/7/2022).

Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau, yang tidak berpihak kepada para driver online utamanya menyangkut kesejahteraan.

Dalam aksi itu, ada beberapa point tuntutan yang disampaikan oleh koordinator aksi dari atas mobil komando. Salah satunya yakni menuntut pengesahan tarif minimum sebesar Rp 24.000.

Salah seorang Koordinator Aksi Damai, Marwan Lamuja mengatakan sebelumnya pihaknya sudah pernah melakukan pertemuan dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri yang dilaksanakan di Gedung Graha Kepri pada bulan Maret 2022 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, berdasarkan hasil keputusan rapat team perumus yang dihadiri oleh pihak Mitra Driver sebagai pengusaha Angkutan Sewa Khusus, Managemen dari dua Aplikator yakni Grab dan Gocar serta dihadiri oleh Dinas Perhubungan dan YLKB.

"Dari pertemuan itu telah dirumuskan bahwa besaran tarif terendah sebesar Rp 24 ribu. Dengan demikian bapak Gubernur selaku Kepala Pemerintahan Daerah dimohon untuk memutuskan dan menetapkan besaran tarif tersebut," ujar Marwan yang saat itu didampingi oleh rekannya Gusril, Feryandi Tarigan, Simson Siallagan, Rudi Sijabat dan Jeffry Nainggolan.

Masih menurut Marwan, berdasarkan Pasal 22 PM Nomor 118 Tahun 2018 berbunyi besaran tarif Angkutan Sewa Khusus (ASK) yang berlaku paling sedikit sebesar tarif batas bawah dan paling banyak sebesar tarif batas atas.

Kemudian, besaran tarif batas bawah dan tarif batas atas Angkutan Sewa Khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Menteri atau Gubernur sesuai dengan wilayah operasi.

Selanjutnya, usulan besaran tarif batas atas dan batas bawah Angkutan Sewa Khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) terlebih dahulu dilakukan kajian dengan pemangku kepentingan.

Dan, besaran tarif yang ditetapkan oleh Menteri sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dijadikan pedoman bagi gubernur dalam penetapan besaran tarif Angkutan Sewa Khusus.

Berdasarkan hal tersebut, pihaknya memohon kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau, untuk mengevaluasi dan menetapkan tarif angkutan sewa khusus yang baru. 

Selanjutnya, berdasarkan Pasal 21 PM 118 Tahun 2018 bahwa tarif angkutan sewa khusus untuk masing-masing provinsi sudah termasuk iuran wajib penumpang umum dan asuransi tanggung jawab pengangkut.

Pihaknya dalam hal ini memohon kepada Pemerindah Daerah untuk melakukan pengawasan terhadap besaran biaya tidak langsung yang telah ditetapkan oleh aplokator, karena hal ini akan mempengaruhi biaya yang dikeluarkan oleh konsumen dalam satu kali perjalanannya.

Dia mencontohkan, adanya biaya aplikasi atau elemen biaya aplikasi yang dibebankan dalam satu kali peejalanan yang tidak dirasakan manfaatnya secara langsung oleh Mitra Driver sebagai pengusaha transportasi berbasis aplikasi.

Kemudian, adanya biaya tambahan atau elemen untuk asuransi dan eco green yang sebenarnya sudah termaktup dalam  dalam tarif per km nya (walaupun ini dalan bentuk dutawarkan kepada konsumen).

Kemudian, selain hal itu pada PM 118  Tahun 2018 Pasal 7 sampai dengan Pasal 10 tentang rencana kebutuhan Kendaraan Bermotor Umum Angkutan Sewa Khusus, maka pihaknya juga memohon kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, untuk melakukan kerjasama dan pengawasan kepada aplikator dalam hal :

1. Pengadaan atau penerimaan Mitra Driver baru karena harus sejalan dengan jumlah armada yang dibutuhkan dalam suatu wilayah.

2. Pemberian promo dan diskon potongan pada biaya transportasi agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat diantara aplikator atau terjadinya perang harga. 
  
Apabila Gubernur akan menetapkan tetapi Mitra Driver harus mengurus perizinan angkutan sewa khusus atau mengurus izin ASK maka pihaknya memohon untuk

1. Menghapuskan zona merah atau dengan pengurusan izin ASK akan bisa menjemput di Bandara atau Pelabuhan-pelabuhan, karena di dalam PM 118 Tahun 2018 sudah mengatur bahwa Angkutan Sewa Khusus itu penjemputan door to door.

2. Besaran biaya pengurusan izin ASK tidak terlalu besar agar tidak menjadi beban bagi Mitra Driver sebagai pengusaha perorangan jasa transportasi berbasis online.

3. Agar pengurusan izin ASK itu disederhanakan atau birokrasinya dipangkas agar lebih mudah dalam pengurusannya. Dan, satu izin ASK bisa berlaku untuk semua aplikasi serta syarat pengurusannya dipermudah. 

Misal, hanya dengan nama akun yang tertera di aplikasi serta unit mobil, sudah bisa melakukan pengurusan izin ASK. 

"Supaya program ini bisa sukses dan Pemerintah Daerah mendapatkan dari pendapatan diluar pajak," pungkasnya.


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.