Fun Bike Polres Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-76, Polres Karimun melaksanakan olahraga sepeda gembira (fun bike), Minggu (19/6/2022).

Serangkaian kegiatan tersebut, menyambut Hari Bhayangkara ke-76 yang bertepatan pada tanggal 1 juli 2022 Polres Karimun menggelar kegiatan olahraga sepeda bersama. Kegiatan olahraga ini dilaksanakan serentak dijajaran Kepolisian se- Indonesia dengan tema olahraga sepeda gembira (fun bike) Polri bersama TNI, awak media dan komunitas pesepeda dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-76.

Melalui sarana Zoom Meeting, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si membuka kegiatan serta melaksanakan pelepasan secara serentak di lapangan Bhayangkara mabes Polri.

Kegiatan olahraga sepeda gembira (fun bike) ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H. dan dihadiri oleh Dandim 0317 Tbk, Danlanal Tbk, Ketua Pengadilan Negeri Karimun, para Awak Media Kabupaten Karimun, Wakapolres Karimun, pejabat utama Polres Karimun, perwakilan personel Kodim 0317 Tbk, perwakilan personel Lanal Tbk, perwakilan personel kompi 2 Pelopor Brimob serta komunitas sepeda kabupaten Karimun.

Berbagai hadiah doorprize yang disiapkan oleh Polres Karimun dengan hadiah utama 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Mio, kulkas, sepeda dan berbagai hadiah menarik lainnya. Selesai kegiatan dilanjutkan dengan pencabutan kupon undian, dan hadiah utama berupa sepeda motor merk Yamaha Mio berhasil didapat oleh Rikki Paradongan Pangaribuan yang merupakan siswa SPN Polda Kepri yang sedang melaksanakan latihan kerja di Polres Karimun.

"Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-76 kami Polres Karimun khususnya Polri menggelar olahraga sepeda bersama TNI serta awak media, selain menjaga kesehatan kegiatan ini meningkatkan soliditas dan sinergitas antara TNI Polri serta awak media," ungkap Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano,.

Ahmad Yahya



Personel Polsek Lubuk Baja berikan bantuan berupa beras ke masyarakat yang berada di ruli Batu Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-76 tahun 2022, Polsek Lubuk Baja melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian sembako 

Sebanyak 50 paket beras 5 Kilogram diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu di Ruli Batu Batam RT.006 RW.005 Kelurahan Baloi Indah Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat (17/06/2022).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, mengatakan pemberian bansos tersebut sebagai wujud kepeduliaan dan perhatian Polsek Lubuk Baja kepada masyarakat yang kurang mampu semoga bermanfaat.

"Ini sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak situasi pandemi Covid-19," ungkap Budi usai kegiatan.

Dalam kegiatan Bakti Sosial Polsek Lubuk Baja membagikan sebanyak 50 paket Beras 5 Kg terhadap masyarakat yang kurang mampu di Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dalam keadaan aman dan terkendali.

Fay/Redaksi


Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Menjadi Inspektur Upacara Memperingati 17 Hari Bulan. 

Wakil Bupati Natuna Membacakan Naskah. 

Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Natuna. 

PNS Pemkab Natuna saat Upacara Peringatan 17 Hari Bulan. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar apel 17 hari bulan di halaman kantor Bupati, Jumat (17/6/2022).

Apel 17 hari bulan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, serta di ikuti oleh Kepala OPD dan ataff dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Natuna. 

Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda dalam kata sambutan mengucapkan terimakasih kepada dinas lingkungan hidup sebagai petugas apel 17 hari bulan yang bertepatan dengan hari lingkungan hidup. 

"Pertama saya mengucapkan selamat hari lingkungan hidup untuk kita semua. Sudah tugas kita sebagai manusia untuk menjaga lingkungan untuk kelangsungan hidup kita bersama dan akan di wariskan ke generasi berikutnya," ungkap Rodhial Huda. 

Rodhial Huda juga menyampaikan bahwa, Pembangunan Natuna akan berfokus pada perdagangan terbatas dan industri pariwisata. Berdasarkan arahan pemerintah ada 5 fokus pembangunan Natuna yang telah di tetapkan  termasuk industri perdagangan dan pariwisata. 

"Selain itu kita juga sedang berjuang untuk menjadikan Natuna sebagai kawasan ekonomi maritim. Hal ini untuk mendorong terbukanya lowongan kerja baru agar anak daerah tidak hanya mengejar PNS dan Honorer tapi ada peluang baru yang kita ciptakan berdasarkan potensi daerah kita," jelas Rodhial Huda. 

Rodhial Huda juga menyampaikan bahwa perwujudan Natuna sebagai Kawasan Ekonomi maritim adalah bagian dari memanfaatkan kekayaan alam Natuna namun harus tetap menjaga kelestarian alam. 

"Ini memang terlihat seperti mimpi besar , namun bukan tidak mungkin. Pertama kita punya kekayaan alam yang sangat kaya, dan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Kita harus mempersiapkan sumberdaya yang cakap untuk mengelola kekayaan laut Natuna dengan baik dan tentunya memberikan manfaat dan nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat," ucap Rodhial Huda.

Rodhial menegaskan fokus pemerintah dalam mendorong Natuna sebagai Kawasan Ekonomi Maritim juga sebagai solusi untuk pegawai honorer yang rencananya akan dihapuskan pada 2023. 

Pembentukan Natuna sebagai Kawasan Ekonomi Maritim menjadi solusi bagi pegawai honorer yang rencananya akan dihapuskan pada tahun 2023. Kita harap dengan dibentuknya Natuna sebagai kawasan ekonomi maritim dapat membuka lapangan kerja baru dan menampung Tenaga honorer yang dihapuskan.

Rodhial Huda berharap Tenaga Honorer saat menanggapi keputusan penghapusan tenaga honorer dengan pikiran terbuka. Serta mempersiapkan diri untuk mengikuti jalur P3K atau mencari peluang baru. Sehingga tidak ada aksi dan demi, tapi yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan diri dan mengupgrade kemampuan. Sehingga nanti jika ada peluang teman teman honorer sudah punya bekal dan siap. 

Di akhir sambutannya Rodhial Huda mengajak kita semua untuk hidup dan memenuhi Natuna dengan pikiran dan tindakan positif sehingga dapat mendatangkan berkah bagi Kabupaten Natuna. 

(IK)


Ilustrasi Kapal Boat Bermuatan PMI Tenggelam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kapal Boat Pancung pengangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dikabarkan tenggelam di perairan Nongsa, Kamis (16/6/2022) malam.

Informasi yang dihimpun, kapal Boat Pancung yang membawa puluhan orang PMI ilegal itu mengalami insiden kecelakaan laut saat hendak berangkat ke luar negeri melalui jalur gelap.

"Kabarnya, ada 24 orang laki-laki TKI ilegal tenggelam dan berhasil diselamatkan. Saat ini mereka dibawa ke Lanal Batam ," ungkap narasumber,  Jumat (17/6/2022).

Saat dikonfirmasi awak media, Kasat Polairud Polresta Barelang Kompol Dwi Ramadhanto membenarkan peristiwa tersebut.

"Ya benar, saat ini mereka (PMI) ditangani langsung oleh temen-temen di Lanal Batam," ujar Kompol Dwi Ramadhanto.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi expossidik masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Lanal Batam guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Redaksi


Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta'in Komari merasa heran dengan sikap Jaksa yang sempat disebut-sebut dalam dugaan konspirasi proyek-proyek PL (Penunjukan Langsung) di lingkungan Pemerintah Kota Batam. 

Screenshot yang sempat beredar di medsos ataupun grup WhatsApp itu cukup jelas disebutkan permintaan dana untuk mengamankan oknum Jaksa di Batam.

"Seharusnya Jaksa bereaksi dengan beredarnya screenshot WhatsApp pemain si raja Proyek PL dengan pejabat Pemko Batam untuk disediakan dana pengamanan itu. Tapi nyatanya kok justru adem ayem jadi jelaslah menimbulkan tanda tanya besar bagi publik," kata Cak Ta'in kepada Media di Batam Center, Jumat (17/6-2022).

Menurut mantan dosen Unrika Batam itu, seharusnya jaksa bereaksi karena disebut-sebut dalam WhatsApp mereka. 

"Ketika tidak bereaksi, apakah itu mengindikasikan bahwa yang dimaksudkan dalam wa tersebut seolah benar adanya,"ujar Cak Ta'in.

Lebih lanjut, Cak Ta'in, yang juga mantan jurnalis itu menjelaskan, pemberitaan media dan informasi yang berkembang beberapa pekan terakhir itu sangat jelas dan gamblang.

"Ini justru mengindikasikan bahwa konspirasi proyek-proyek PL tersebut melibatkan banyak pihak, termasuk aparat penegak hukum," tekannya.

Calon Mahasiswi Program Master Hukum Unrika Batam tahun ini itu menambahkan, apakah aparat penegak hukum di Batam mengganggap bahwa publik ini terlalu bodoh melihat kinerja mereka terutama terkait penegakan hukum dalam bidang pemberantasan korupsi?. 

"Ini jadi pertanyaan besar loh, berita dan informasi itu sudah seheboh dan viral seperti itu tapi acuh saja," tambahnya.

Cak Ta'in menegaskan bahwa dirinya sedang berkoordinasi dengan aktivis lainnya untuk terus memantau bagaimana kinerja penegak hukum di Batam.

"Kita ingin penegakan hukum bisa berjalan sebaik mungkin ditegakkan tanpa pandang bulu. Miris kalau benar mereka terlibat dalam konspirasi proyek-proyek tersebut." tegasnya. 

***/Redaksi


Tersangka Komplotan Pencuri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Unit Jatanras Polresta Barelang berkordinasi dengan unit Reserse Polsek Batam Kota dan Polsek Batuampar meringkus dua pencuri yang dalam aksinya menggunakan kekerasan. Kedua pelaku merupakan anggota komplotan yang khusus menargetkan pria penyuka sesama jenis. Modusnya, pura-pura menjual diri, lalu menguras harta korbannya. 

Kedua pelaku pencurian ini adalah Rafi Dwi Rahmat (26) warga Kampung Nelayan, Baloi, dan Haryanto Mubarak (25) warga Bengkong. Mereka ditangkap di Kawasan Bukit Senyum, Batuampar. Mereka melakukan aksinya dari hotel ke hotel. Semua korbannya adalah pria penyuka sesama jenis. Mereka sudah pernah beraksi di Hotel Intan Jaya, Hotel Bali, dan terakhir di Hotel Kaliban Batam Kota.

Menurut Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty Wihelmina melalui Kanit Reskrim Iptu Yustinus Halawa, kedua pelaku ditangkap setelah korbannya berinisal AV melapor ke mapolsek pada  Minggu, 12 Juni 2022.

Dalam laporannya, kata Yustinus, korban yang sedang berada di dalam sebuah kamar di Hotel Kaliban bersama salah satu pelaku yang bernama Haryanto tiba-tiba didatangi pelaku lain yang bernama Rafi dan seorang pelaku berna Bayu (DPO) pada Sabtu (11/6/2022) sore. 

"Pelaku tiba-tiba masuk ke kamar dan langsung mencekik leher, menendang dan memukuli korban. Lalu para pelaku mengambil laptop merk Msi warna hitam, Hp Redmi Note 8 Pro warna biru, power bank warna hitam, uang tunai sebesar Rp.2 juta, dan menguras uang di ATM sebesar Rp.3,1 juta," ujar Yustinus pada Batamxinwen, Kamis (16/6/2022). 

Iptu Yustinus menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa para pelaku sengaja mencari calon korbannya melalui aplikasi kencan sesama jenis. Seorang pelaku sengaja menjual diri di aplikasi. Setelah sepakat dengan calon korbannya dan menentukan tempat berkencan, pelaku lain kemudian masuk ke dalam kamar hotel dan menguras harta korbannya. 

"Pelaku lainnya masuk dan berpura-pura tidak terima jika temannya dikencani lalu mengambil barang berharga milik korbannya," ujar Iptu Yustinus. 

Hingga kini, polisi masih terus mengejar Bayu, salah satu pelaku yang disebut-sebut menjadi otak dari komplotan pencurian dengan modus yang tergolong baru ini.

Fay/Redaksi


Tersangka Tukang Cabul Anak Dibawah Umur. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Unit Opsnal bersama Unit PPA yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa berhasil mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kampung Air, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Minggu (12/6/2022).

Pelaku yang diamankan tersebut berinisial EK (41) warga ruli Kampung Air, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty melalui Kanit Reskrim, Iptu Yustinus Halawa, membenarkan telah mengamankan pelaku di rumahnya.

"Iya benar, saat ini pelaku sudah kita amankan di Polsek Batam Kota," ungkap Yustinus, Kamis (16/2/2022).

Lebih lanjut dikatakannya, awalnya anak pelapor pergi bermain ke rumah pelaku. Dikarenakan saat itu cuaca sedang turun hujan, anak korban berteduh dirumah pelaku tanpa ada rasa curiga.

"Saat itu ibu korban tidak curiga, karena di rumah pelaku ada istrinya," jelas Yus.

Kemudian, lanjutnya, keesokan harinya pagi-pagi ibu korban memandikan korban dan melihat alat kelamin korban bengkak setelah dicabuli. Setelah mengetahui kejadian yang sebenarnya, ibu korban langsung membawa anaknya ke rumah sakit. Selanjutnya ibu korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib guna pengusutan lebih lanjut.

"Usai menerima Laporan Polisi, pada hari Senin (13/6/2022) sekira pukul 22.00 Wib, Unit Opsnal bersama Unit PPA telah melakukan penahanan diduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur," tuturnya. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 buah Handphone merk Oppo A9  Warna Green, 1 helai baju warna abu-abu, dan 1 helai celana pendek motif kotak kotak warna hitam biru putih.

Redaksi


PT. Timah Akan Bangun Tanggul Penahan Abrasi di Pantai ini. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Mencegah abrasi pantai akibat pasang surut air laut, PT Timah Tbk berencana akan memasang tanggul penahan abrasi sepanjang 400 meter yang terbagi di tiga lokasi di Kabupaten Karimun. 

Pemasangan tanggul abarasi ini akan dilaksanakan di Pantai Pongkar sepanjang 100 meter, Desa Gemuruh 100 meter dan Desa kundur 200 meter. 

Pemasangan tanggul abrasi ini sebelumnya juga telah dilakukan PT Timah Tbk. Selain untuk mencegah abrasi, tanggul ini juga sebagai bentuk pengelolaan lingkungan yang dilakukan perusahaan.

Kepala Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Rita Agustina mengatakan pemasangan tanggul ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi pengikisan garis pantai. 

"Pemasangan tanggul ini merupakan cara cepat untuk mengatasi pengikisan garis pantai disamping penanaman hutan mangrove. Jika tidak ditanggul mungkin pantai akan habis terkikis," ujar Rita. 

Rita juga mengatakan, tanggul-tanggul tersebut bisa sebagai retaining wall karena proses pembuatannya dilakukan di tempat terpisah, setelah selesai baru dilakukan pemasangan di lokasi tersebut. 

"Untuk kondisi yang urgent seperti sekarang, pembangunan tanggul ini merupakan program yang tepat dilaksanakan untuk mencegah abrasi, karena menunggu pohon mangrove itu tumbuh membutuhkan waktu yang tidak sebentar," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, program pemasangan tanggul penahanan abrasi untuk mengurangi terjadinya abrasi di bibir pantai.

"Program ini sebagai bentuk tanggung jawab  Perusahaan dalam pengelolaan lingkungan untuk menanggulangi abrasi pantai disekitar wilayah operasi perusahaan," kata Anggi. 

Kedepan, Anggi berharap tanggul penahan abrasi ini juga bisa dimanfaatkan warga sebafai sarana penunjang wisata seperti di Pantai Teluk Dalam Desa Kundur yang dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dan kuliner.

Pembangunan tanggul penahan abrasi ini turut diapresiasi Camat Kundur Barat Khaidir. Ia mengatakan, tanggul penahan abrasi ini memberikan banyak manfaat. 

"Saya mewakili masyarakat Kundur Barat memberikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Timah yang telah membagun tanggul penahanan abrasi. Semoga keberadaan PT Timah di Kundur Barat ini akan memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat, kontribusi PT Timah sudah banyak dirasakan masyarakat," katanya.

Ahmad Yahya


Latihan Menembak untuk Meningkatkan Kemahiran. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka meningkatkan kemahiran skill dalam menembak, seluruh Personel Lanud Raden Sadjad(RSA), melaksanakan latihan di Lapangan Tembak Pasopati Shooting Range Lanud Raden Sadjad, Ranai Natuna, Kamis (16/6/2022).
 
Turut serta dalam kegiatan tersebut Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Raden Sadjad(RSA) Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M.,M.Han., PSC(J).,,  Kadisops, Kadispers, Kadislog, Kadispotdirga, Danskadron Udara 52, Dansatpomau, Dansatharlan, Kaintelud,  Karumkit dan para pejabat Lanud Raden Sadjad lainnya.
 
Di sela-sela latihan menembak, Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M.,M.Han., PSC(J)., menyampaikan agar latihan tetap menjaga keselamatan/safety dan keamanan baik personel maupun materil.
 
Sementara itu, Kadisops Lanud RSA Letkol Pom Jimmi W Sidabutar mengatakan,  Untuk berlatih dengan serius serta sungguh-sungguh, dan para peserta harus mengikuti arahan petugas atau instruktur yang sudah ditunjuk.
 
Untuk itu, Kadisops berharap bahwa amunisi yang digunakan adalah peluru tajam agar para anggota untuk berhati-hati pada saat latihan karena akan membahayakan nyawa rekan-rekan di sekelilingnya.
 
"Pada saat memegang senjata jangan diarahkan ke rekan-rekannya, dan jangan mengutak atik senjata, apabila terjadi masalah dengan senjata angkat tangan saja, nanti petugas dari seksi senjata akan memperbaikinya," tuturnya.
 
Latihan menembak TW II tahun 2022 ini menggunakan senjata laras panjang dan laras pendek. Untuk Perwira, Satpomau dan Intelud Lanud RSA menggunakan Pistol, sedangkan untuk anggota Lanud RSA dan Satrad 212 Ranai menggunakan laras panjang.
 
Menembak pistol jarak 25 meter dengan 3 peluru percobaan, 10 peluru penilaian, dan senjata laras panjang menembak dengan 3 sikap pilih yaitu tiarap, duduk dan berdiri, jarak tembak 100 meter. Selama kegiatan latihan berlangsung tertib, aman dan lancar.

(IK)


Wakil Bupati Natuna Sampaikan Sambutan saat Penyerahan CSR BRI untuk Pembangunan SDN 06. 

Pemotongan Fita oleh Wakil Bupati Natuna.

Foto Bersama Murid SD dengan Wakil Bupati Natuna.

Foto Bersama Usai Penyerahan Bantuan. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda menghadiri acara penyerahan bantuan CSR  dari Bank BRI untuk Pembangunan Gedung Sekolah SDN 06 Bandarsyah, bertempat di Halaman Sekolah SDN 06 Bandarsyah, Kamis (16/06/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Direktur BRI berserta staff,  Kepala Sekolah SDN 06 Bandarsyah, Para Guru, murid , serta  Tokoh Masyarakat

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dalam kata sambutan mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat di bidang pendidikan.

"Pendidikan saat ini tidak berubah dengan pola perilaku, karena saat ini kita melihat banyak berpendidikan tetapi tidak di barengi dengan pendidikan karakter contohnya ada orang yang memakai mobil plat merah membuang sampah sedangkan orang biasa sayang bersih membuang sampah di tempatnya, disini lah pembinaan karakter itu sangat perlu di lakukan," ungkap Rodial Huda. 

Rodhial Huda huga berharap melalui bantuan CSR ini, bisa memberikan manfaat dalam mendukung program Pemerintah.

"Semoga bantuan ini bermanfaat untuk mendukung program Pemerintah Daerah dan secara tidak langsung dapat bermanfaat pula untuk masyarakat di Kabupaten Natuna, dan kepada pihak sekolah jagalah dan rawatlah fasilitas yang sudah diberikan," harapannya. 

Sementara itu, Direktur BRI Arga Mahanana menyampaikan sangat berbahagia bisa hadir bersama bapak wakil bupati, dan bapak ibu guru di SDN 06 Bandarsyah, cara bisa bersaing di dunia global adalah dengan cara memberikan kualitas pendidikan agar bisa melahirkan bibit unggul agar bisa bersaing dengan perkembangan dunia teknologi informasi saat ini.

"Kami hadir bersama Bank Rakyat Indonesia memberikan kepedulian di dunia pendidikan, tidak hanya di wilayah lain, di wilayah terluar, di wilayah perbatasan ini kami berniat untuk memberikan sumbangsi kami dalam pemberian bantuan pembangunan infrastruktur  gedung sekolah SDN 06 Bandarsyah," ucapnya. 

"Semoga melalui pembangunan infrastruktur gedung sekolah SDN 06 Bandarsyah 16 bisa memberikan manfaat bagi murid dan guru di SDN 06 Bandarsyah," paparnya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 06 Bandarsyah Maridan mengucapkan terima kasih kepada pak wakil bupati dan pak direktur utama Bank BRI sudah peduli dengan bidang pendidikan di Kabupaten Natuna.

"Dengan program ini kami menjadi senang karena melalui perhatian bapak-bapak fasilitas kami yang dulu kurang memadai sekarang sudah cukup memadai. Semoga kedepan BRI tetap berkembang dan akan peduli terus terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Natuna, melalui pendidikan insyaallah akan bisa akan melahirkan bibit unggul yang akan memajukan Natuna kedepannya," paparnya. 

Acara di tandai dengan penandatanganan berita acara dan pemotongan pita tanda telah di resmikan gedung sekolah SDN 06 Bandarsyah untuk kegiatan belajar mengajar.

(IK)


Tersangka Oknum Wartawan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Tim opsnal Polsek Batam Kota mengamankan seorang oknum wartawan, Fery Iood (45) lantaran diduga melakukan pemerasan terhadap pemilik Cafe Flints Social House Bar, Batam Kota, Kota Batam, Selasa (14/6/2022) sekira pukul 22.00  Wib. 

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty melalui Kanit Reskrim, Iptu Yustinus Halawa menjelaskan, kronologi tindak pidana pemerasan ini berawal saat pelaku bersama rekannya SA mendatangi Cafe Flints Social House Bar pada Sabtu (11/6/2022) sekira pukul 01.55 Wib. 

"Sesampainya di Cafe, pelaku memesan 1 botol minuman Beer sambil bertanya apakah ada event bonus kepada korban yang tak lain adalah pemilik Cafe tersebut," kata Yustinus menjelaskan. 

Selanjutnya korban menjawab, bahwa ada event bonus sembari memberikan bonus 1 botol beer kepada pelaku. Tak berapa lama, pelaku meminta izin kepada korban untuk mengambil dokumentasi terkait event yang diadakan di Cafe tersebut. 

Tersangka Oknum Wartawan. 

"Saat itu korban tidak memberikan jawaban. Akan tetapi, pelaku tetap mengambil dokumentasi tanpa persetujuan dari pemilik Cafe," ucap Yustinus. 

Atas dasar dokumentasi itu, akhirnya pelaku mulai menakut-nakuti pemilik Cafe dengan mengancam akan melaporkan ke Polisi dan bakal menyebarluaskan hasil video dokumentasi yang diambilnya sehingga berharap lokasi tersebut ditutup. 

"Lantaran korban masih ada kesibukan dan meninggalkan pelaku di mejanya, sekira pukul 02.45 Wib pelaku pulang dan membayar bill di kasir. Saat itu ia sempat berucap 'hati- hati aja' sambil meninggalkan korban," ungkap Yustinus. 

Esok hari, Minggu (12/6/2022), pelaku mengirimkan hasil video kegiatan di Cafe milik korban yang sudah diposting di You tube ke Whatsapp korban. 

Tak hanya itu, korban juga mengirimkan file Undang-Undang tentang Pornografi serta mengirimkan nomor kontak Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhart untuk meyakinkan korban dan pelaku juga meminta korban mengundang Kabid Humas dengan nomor kontak yang sudah dikirimkannya. 

Pada Selasa, (14/6/2022) sekira 13:00 Wib, pelaku kembali menghubungi korban dan membuat janji pertemuan di Cafe tersebut. Dihari yang sama, sekira pukul 21.00 Wib, pelaku datang dan berjumpa dengan korban. 

Saat itu, korban meminta keringanan atas permintaan uang oleh pelaku sebesar Rp 3 juta. Namun, pelaku tetap tidak mau, sehingga akhirnya korban menyerahkan uang tersebut kepada pelaku. 

Tak terima atas kejadian tersebut, akhirnya korban melaporkannya kepada pihak yang berwajib (Polisi) guna pengusutan lebih lanjut.

Menerima laporan tersebut, tim Opsnal Polsek Batam Kota yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa mendatangi lokasi kejadian dan benar saat itu didapati 2 orang yang dimaksud. 

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah amplop coklat yang bertuliskan nama Feri/Wartawan berisikan uang sebesar Rp 3 juta.

Redaksi


Pelaku Curanmor saat diamankan di Polsek Sekupang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Muhammad Ridho berhasil mengamankan seorang pelaku Curanmor yang terjadi di pinggir jalan samping Gereja HKI Tiban Lama Kecamatan Sekupang, Kota Batam pada Senin (13/6/2022).

Pelaku yang diamankan tersebut berinisial D (17). Pelaku merupakan warga Komplek Nagoya Square Blok C 57 Kecanatan Batu Ampar, Kota Batam. 

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang Pelaku Curanmor yang beraksi di wilayah hukum Polsek Sekupang.

"Benar, anggota telah mengamankan seorang Pelaku Curanmor anak dibawah umur. Dan, saat ini Pelaku berada di Polsek Sekupang," ujar Yudha, Kamis (16/6/2022).

Lebih lanjut dia menjelaskan kronologis kejadiannya, awalnya Korban menuju warung samping gereja HKI Tiban Lama pada Minggu (12/6/2022) sekitar pukul 17.00 Wib. Korban duduk di warung samping gereja HKI Tiban Lama sambil bermain Game.

Kemudian, setelah warung tersebut tutup sekira pukul 00.00 Wib, korban membeli nasi di warung ayam geprek yg berada ditiban lama. Setelah membeli nasi korban kembali ke warung tersebut dan memarkirkan sepeda motornya dengan stang terkunci. 

Selanjutnya, sekira pukul 01.00 Wib, korban mendengar suara sepeda motor berhenti di depan motor milik korban, dan tidak lama kemudian pelaku membawa kabur motor milik korban.

"Saat itu korban mengejar pelaku bersama dengan temannya. Saat dikejar pelaku terjatuh dan melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor korban," jelasnya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 5 juta. Dan, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang. 

Setelah menerima Laporan Polisi tersebut, Unit Reskrim Polsek Sekupang kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang ada diseputaran tempat kejadian.

Kemudian, pada hari Selasa (14/6/2022) sekira pukul 16.30 Wib, pihaknya mendapatkan informasi bahwasanya salah satu yang diduga sebagai pelaku sedang berada di seputaran Golden Prawn, Bengkong.

Mendapatkan informasi tersebut Unit Opsnal Reskrim Polsek Sekupang bergerak cepat munuju lokasi tersebut dan berhasil mengamankan seorang pelaku Curanmor tersebut inisial D.

Lalu, pada saat melakukan pencurian sepeda motor milik korban Pelaku dibantu oleh tiga orang temanya inisial D, F dan satu orang lainnya belum diketahui identitasnya. 

"Selanjutnya pelaku dibawa dan diamankan ke Polsek Sekupang guna proses lebih lanjut," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi PMA di Batam triwulan I tahun 2022, meningkat 35,7 persen, dibanding periode yang sama atau triwulan I tahun 2021, di mana, pada 2021, investasi dari US$ 171 juta menjadi  US$ 232 juta pada 2022.

Sektor industri kimia dan farmasi memberikan kontribusi terbesar yang mencapai US$ 136,499 ribu atau 63 persen dari total nilai investasi berdasarkan sektor investasi.

"Realisasi PMA terbesar disumbang oleh sektor industri kimia dan farmasi," kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, Selasa (14/6/2022).

Menurutnya, hal ini dikarenakan Batam tengah mempersiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Internasional Sehat (KIS) di wilayah Sekupang, yang mana KEK-KIS ini diharapkan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia.

"Sehingga untuk memenuhi kebutuhan kesehatan tidak perlu berobat ke luar negeri," ujarnya.

Sementara, disebutkan pertumbuhan investasi PMDN Triwulan I tahun 2022 menurun. Nilai realisasi investasi PMDN di Batam pada Triwulan I/2022 sebesar Rp 609 miliar. Nilai realisasi investasi PMDN Triwulan I/2021 sebesar Rp 1,77 triliun. Angka yang terbilang cukup baik, mengingat pandemi Covid-19 perlahan mulai turun dan ekonomi mulai bangkit kembali.

"Hal ini dikarenakan pandemik Covid-19 yang memaksa sejumlah perusahaan harus tutup," ungkap Ariastuty.

Khusus investasi sektor industri kimia dan farmasi menjadi sektor penunjang terbesar realisasi investasi PMDN. Ada empat proyek di Triwulan I tahun 2022 dengan nilai Rp 308,7 juta

Kemudian, perdagangan dan reparasi, ada 234 proyek dengan nilai investasi Rp105 miliar. Investasi sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi, sebanyak 35 proyek dengan nilai investasi Rp 69,7 miliar. Dilanjutkan pertambangan dengan enam proyek, dengan nilai Rp 36 miliar, serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran, dengan 15 proyek, senilai 19,3 miliar.

"Nilai investasi tahun 2022 di PMDN, totalnya 609 miliar untuk 472 proyek,” jelasnya.

Sementara, untuk PMA pada tahun 2022, secara rinci investasi di industri kimia dan farmasi, ada 12 proyek dengan nilai investasi senilai US$ 136,499 ribu. Kemudian, di bidang industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam, sebanyak 62 proyek, dengan nilai investasi US$ 50,302 ribu.

Ada juga investasi di sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya, sebanyak 50 proyek, dengan nilai US$ 10,64 ribu. Kemudian investasi bidang perdagangan dan reparasi, sebanyak 53 proyek dengan nilai investasi US$ 9,85 ribu, serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebanyak 23 proyek dengan nilai investasi, sebesar US$ 9,15 ribu.

“Kita berharap dengan terus dilakukannya peningkatan dan pengembangan infrastruktur di Batam, semakin meredanya pandemi covid-19, serta upaya program percepatan pembangunan ekonomi nasional yang dilakukan Pemerintah, akan semakin mendorong pengembangan investasi di Batam," pungkasnya.

BP Batam/Redaksi



Pengacara penggugat BP Batam dan Indah Puri... Hambali Hutasuhut pengacara - Garry Igor Usov, penghuni apartemen Indah Puri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Jabatan dan Kewenangan Muhammad Rudi sebagai Kepala BP Batam dipertanyakan keabsahan nya. Pasalnya Rudi yang Walikota Batam tahun 2016-2021 kemudian terpilih kembali tahun 2021-2024 adalah ex-officio sebagai Kepala BP Batam sebagaimana diatur dalam PP 62 Tahun 2019.

Rudi pada jabatan Walikota periode pertamanya diangkat dan dilantik sebagai Kepala BP Batam per tanggal 27 September 2019. Jabatan Rudi sebagai Walikota Batam periode pertama demisioner per 14 Maret 2021, kemudian ditetapkan dan dilantik kembali sebagai Walikota Batam periode keduanya per 15 Maret 2015.

Sayangnya sejak dilantik sebagai Walikota periode keduanya tersebut, tidak dikabarkan bahwa yang bersangkutan ditetapkan dan dilantik oleh Ketua Dewan Kawasan.

Demikian kesimpulan salah satu poin keterangan ahli Hukum Tata Negara Universitas Riau Kepulauan (Unrika) DR. Emy Hajar Abra SH. MH. di depan Persidangan Gugatan PTUN nomor : 5/G/2022/PTUN.TPI di Pengadilan PTUN Tanjungpinang di Batam. Gugatan terhadap keabsahan SKEP Kepala BP Batam Nomor: 11512/A3/L/9/2021 tertanggal 28 September 2021. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Yusri Arbi SH. MH.

Merujuk pada jabatan dan Kewenangan Kepala BP Batam yang tidak ditetapkan kembali oleh Ketua Dewan Kawasan (dalam hal ini Menko Perekonomian RI) pasca Walikota ditetapkan dan dilantik per 15 Maret 2021, maka semua keputusan, kebijakan dan tindakan yang dilakukan oleh M. Rudi atasnama Kepala BP Batam juga dipertanyakan dan diragukan.

"Jadi SKEP yang dikeluarkan per tanggal 28 September 2021 tersebut patut dinyatakan batal demi hukum." jelas DR. Emy.

Bahwa jabatan dan kewenangan sebagai Kepala BP Batam itu tidak otomatis berlaku, di mana dijelaskan dalam PP 62/2019 Pasal 2A, tentang Jabatan Kepala BP Batam ex-officio oleh Walikota Batam harus memenuhi syarat ketentuan perundangan dan ditetapkan oleh Ketua Dewan Kawasan.

Faktanya, Muhammad Rudi yang menjabat Walikota Batam periode 2016-2021 tidak otomatis menjadi Kepala BP Batam begitu PP 62/2019 ditetapkan. Menko Perekonomian saat itu Darmin Nasution justru menetapkan Muhammad Rudi Cs sebagai BP Batam dengan SK Ketua Dewan Kawasan Nomor: 1 Tahun 2019 tertanggal 27 September 2019.

SK penetapan tersebut secara otomatis demisioner bersamaan dengan masa berakhirnya jabatan walikota tanggal 14 Maret 2021. Ketika Rudi dilantik kembali sebagai Walikota Batam pertanggal 15 Maret 2021, hingga saat ini belum ada informasi dan fakta yang bersangkutan ditetapkan sebagai Kepala BP Batam, sementara Rudi menjalankan tugas-tugas dan kewenangan sebagai Kepala BP Batam. 

"Artinya semua keputusan dan kebijakan yang dilakukan Kepala BP Batam batal demi hukum." tegasnya.

Ta/Redaksi


Wakil Ketua PDDI kota Batam, Tan A Tie menerima piagam penghargaan dari PMI Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Batam memperingati Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) yang diperingati secara serentak pada Selasa (14/6/2022) di Gedung PMI Kota Batam. 

Dalam memperingati HDDS ini juga turut hadir Sekda Kota Batam Jefridin, Sekretaris PMI Kota Batam Asmin Patros dan Ketua PMI Kota Batam, Ny. Sri Soedarsono. 

Wakil Ketua PDDI Kota Batam Tan A Tie yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi 1 DPRD Kota Batam mengatakan, di HDDS Sekda Kota Batam menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam telah menghibahkan uang senilai Rp 1 Miliar untuk PMI Kota Batam. 

"Alhamdulillah, uang senilai Rp 1 Miliar dari Pemerintah sudah disalurkan dan sudah bisa diakomodir untuk PMI Batam. Kami sangat mengapresiasinya," kata Tan A Tie.

Lanjut Tan A Tie Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Batam, setiap kegiatan yang dilaksanakan PMI akan kita dukung penuh, seperti kegiatan sosial mendonorkan darah. 

"Kita dari PDDI sendiri mendukung penuh setiap kegiatan PMI Batam, untuk itu kita membentuk Bank Darah. Yang mana nantinya jika PMI butuh darah bisa kita salurkan dengan cepat," ungkapnya. 

Selain itu, kita juga mengucapkan terimakasih banyak kepada marga Lim yang telah menyumbangkan tabung gas dan regulatornya sebanyak 50 pcs. 

"Tabung gas itu diserahkan semuanya kepada PMI Batam. Apakah itu nantinya akan digunakan oleh kebutuhan PMI atau diserahkan kepada Rumah Sakit," bebernya. 

Tan A Tie juga menghimbau kepada masyarakat di Kota Batam, untuk ikut serta membantu PMI Kota Batam dengan cara mendonorkan darah. 

"Kita harapkan masyarakat di Kota Batam bisa mendonorkan darahnya agar stok darah di PMI bisa tercukupi, karena darah yang kita sumbangkan itu untuk keperluan kita bersama," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kepulauan Riau, Sari Dwi Mulyawaty.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Puncak perayaan ulang tahun HIPMI ke 50 dengan tema Bersama Mewujudkan Indonesia Emas 2045 pada, Jumat (10/6/2022) lalu terasa sangat istimewa dan spektakuler.

Istimewanya, karena ulang tahun emas tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju, termasuk juga Menteri-Menteri yang merupakan kader HIPMI.

Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kepulauan Riau, Sari Dwi Mulyawaty mengatakan, di depan seluruh pengusaha muda kader HIPMI, dia menyerukan agar HIPMI terus berkontribusi untuk bangsa di berbagai lini. 

"Jadikan Presiden Jokowi sebagai inspirasi kita," ujar Sari dengan lantangnya.

Hal itu ia katakan, dimasa kepemimpinan Presiden Jokowi kita sekarang berani bermimpi menjadi pemimpin bagi bangsa ini. 

"Kader HIPMI akan menjadi barometer pada 2024. Kader-kader yang telah dipersiapkan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan," tegasnya.

Untuk diketahui, Perayaan 50 Tahun Hipmi yang diselenggarakan pada tanggal 10-12 Juni 2022 mengangkat tema Bersama Wujudkan Indonesia Emas 2045. 

Selain itu, Hipmi juga menggelar beberapa acara antara lain Apkasi Expo, Museum Hipmi, Business Matching, hingga Indonesia Young Leader Forum.

"Jemput Mimpimu di Masa Muda. Salam Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha," pungkasnya.

@mhm_maming_official @bpphipmi @rois.s.maming @hipmijaya @bpdhipmijatim @hipmikaltim @bpdhipmisumsel @hipmi_kaltara @hipmisumbar @hipmisumut

Fay/Redaksi


Puluhan masyarakat dari Pulau Kepala Jeri memperlihatkan salinan PPJB dari Notaris Soehendro Gautama.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Puluhan masyarakat dari Pulau Kepala Jeri, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakangpadang, kota Batam, kembali mendatangi kantor Notaris Suhendro Gautama, di Baloi Indah Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Rabu (15/6/2022).

Sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) masyarakat Pulau Kepala Jeri, mewakili 40 Kepala Keluarga lainnya datang dengan menggunakan 3 mobil kendaraan angkutan umum.

Adapun tujuan kedatangan warga tersebut yakni, miminta kejelasan terkait jual beli atas lahan kebun yang dimiliki warga. Hal itu dikarenakan jual beli tersebut dilakukan kesepakatan antara penjual dan pembeli dilakukan di kantor Notaris Soehendro Gautama.

Selain terkait jual beli dari tahun 2016 hingga saat ini belum selesai, warga Pulau Kepala Jeri juga mempertanyakan sertifikat kavling mereka. Dimana, pihak pembeli meminta sertifikat kavling sebagai surat pendamping atas lahan kebun yang akan di beli oleh pihak pembeli.

Ketua RT 017 RW 05, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Agus Riyadi mengatakan, sudah lebih dari 6 tahun warga pulau jeri menunggu diselesaikannya proses jual beli lahan kebun warga, sesuai apa yang disepakati kedua belah pihak.

"Sampai saat ini warga baru menerima uang hasil penjualan lahan kebun sebanyak 80 persen dari harga jual, kami berharap agar ini dilunasi secepatnya," kata Agus Riyadi.

Dilokasi yang sama, salah seorang warga Pulau Kepala Jeri, Jumadi menambahkan, pada saat dilakukan kesepakatan jual beli, lahan yang warga jual itu adalah lahan kebun yang luasnya 1,5 hektar per Kepala Keluarga. Akan tetapi seiring waktu berjalan, pihak pembeli meminta sertifikat kavling warga yang luasnya 50 x 40 meter persegi, dengan alasan sebagai surat pendamping.

"Tadi pas saya baca satu surat di kantor ini, bahwa pembelian lahan oleh pembeli itu dijadikan satu sama kavling, nah ini kan tak benar, yang kami jual itu lahan kebun, bukan lahan kavling. Lahan kavling itu sudah sertifikat hak milik, kalau lahan kebun masih alashak suratnya," ujar Jumadi.

Satu hal yang menjadi kejanggalan bagi warga Pulau Kepala Jeri adalah, pada saat pihak pembeli datang ke pulau tersebut, mereka menjanjikan akan membuat perusahaan besar di pulau tersebut, dengan investor berasal dari Dubai.

"Katanya mereka mau buat perusahaan pengelolaan makanan halal, makanya kami senang dan rela jual lahan kebun kami, dengan harapan warga sini bisa bekerja di perusahaan itu nantinya," imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPP LSM Combating Corruption Indonesia (LSM-CCI), Agustien Hartoyo Lumbangaol, mengatakan kedatangan kembali puluhan warga Kepala Jeri ke Kantor Notaris Soehendro Gautama adalah untuk meminta salinan akta Pengikatan Perjanjian Jual Beli (PPJB), yang sejak tahun 2016 belum pernah mereka terima.

"Hari ini sekitar 27 Kepala Keluarga mendatangi Kantor Notaris Soehendro Gautama. Warga meminta salinan akta PPJB yang sejak tahun 2016 belum mereka terima," jelasnya.

Dia mengatakan, pihaknya sebagai penerima kuasa dari warga, telah melakukan berbagai upaya hukum diantaranya, sudah mengirimkan surat ke Dirjen AHU Kementerian Hukum dan HAM pusat, dan sudah diteruskan ke Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Kepri.

"Kami sebagai penerima kuasa, atas nama lembaga meminta kepada Notaris Soehendro Gautama untuk segera membuka hati dan menyadari kesalahan yang telah diperbuatnya sebagai seorang notaris," harapnya.

Hal itu menindaklanjuti arahan dari Kepala Ombudsman Kepri bahwasannya pihaknya bersama-sama dengan perwakilan masyarakat diminta untuk mendapatkan salinan PPJB yang telah dilakukan di Notaris Soehendro Gautama.

Salinan PPJB tersebut sangat diperlukan oleh Ombudsman Kepri, sebagai bahan untuk memberitahukan kepada Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Provinsi Kepulauan Riau dan juga Kota Batam terkait adanya dugaan kesalahan kode etik yang dilakukan oleh notaris di Batam.

"Kami diminta Ombudsman untuk mendapatkan salinan PPJB dari Notaris Soehendro Gautama, sebagai bahan laporan mereka untuk ke MPDN, terkait adanya dugaan kesalahan kode etik yang dilakukan oleh notaris Soehendro Gautama," ujar Agustien atau biasa dia dipanggil Marbun 86.

Dalam kesempatan itu, dia meminta kepada MPD dan MPW agar lebih profesional dalam menyikapi permasalahan yang dialami oleh warga Kepala Jeri, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakangpadang, kota Batam.

"Kepada MPDN Batam dan juga Kepri agar lebih profesional dalam menyikapi persoalan ini. Kasihan warga, sudah 6 tahun terombang-ambing tidak ada kejelasan," tegasnya.

Sementara, pihak Notaris Soehendro Gautama yang diwakili oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Elina Kartini mengatakan, sesuai permitaan warga pihaknya sudah memberikan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) kepada masing-masing warga.

Sebab sertifikat dan PPJB itu ada di kantornya  adalah karena pihaknya yang membuat akte jual beli perjanjian jula beli tersebut, yakni berdasarkan permintaan kedua belah pihak.

"Pembelinya bukan atas nama perusahaan, namun atas nama perorangan dan sekitar 4 orang pembelinya. Untuk salinan asli PPJB itu ada di pihak pembeli, kalau foto copynya sudah kita berikan kepada warga," ucap Elina.


Fay/Redaksi




Tim Propam Polda Kepri Gelar Gaktibplin.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Propam Polda Kepri dipimpin langsung oleh Kasubbidprovos Bidpropam Polda Kepri, AKBP Nanang Indra Bakti, SH, S.I.K., beserta 4 orang tim melaksanakan kegiatan penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Polres Karimun, Rabu (15/06/22).

Kedatangan Tim Propam Polda Kepri disambut oleh Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano yang diwakili oleh Waka Polres Karimun Kompol Syaiful Badawi, S.I.K, SH., didampingi oleh Kasipropam Polres Karimun Ipda Mairizal dan sejumlah perwira lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres mewakili Kapolres Karimun mengatakan, pelaksanaan kegiatan gaktibplin pada hari ini dilakukan oleh tim dari Bid Propam Polda Kepri.

“Setiap personel berkewajiban untuk melengkapi seluruh keperluan diri mulai dari KTP, KTA, SIM, Kartu Senpi dan surat penting lainnya,” tegas Waka Polres.

Kata Wakapolres, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan terhadap administrasi yang harus dilengkapi sekaligus bentuk peningkatan disiplin yang dilaksanakan propam.

“Sebelum anggota Polri melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, alangkah baiknya untuk menjaga sikap tampang dan administrasi lainnya. Sehingga dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Kasubbidprovos bidpropam Polda Kepri AKBP Nanang Indra Bakti mengatakan, kegiatan ini merupakan arahan dari Kapolda Kepri untuk melakukan pengecekan terhadap personel di kewilayahan.

“Ada beberapa item yang akan dilaksanakan pada hari ini, hal ini merupakan rutinitas dari setiap tahunnya apalagi menjelang Hari Bhayangkara ke 76,” jelas Kasubbidprovos.

Lanjut AKBP Nanang Indra Bakti, dalam suasana seperti ini, seluruh personel dilakukan pengecekan termasuk pamen dan perwira lainnya. Namun untuk pemeriksaan urine ditunjuk beberapa personel dari setiap satuan dan fungsi yaitu berjumlah 25 orang, dan setelah dicek oleh seksi kesehatan Polres Karimun hasilnya negative terindikasi narkoba.

Selain pemeriksaan urine, juga dilakukan penertiban terkait dengan seragam Polri, kelengkapan administrasi personel, performance atau sikap tampang personel, senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personel.

“Kami melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan arahan-arahan yang kami terima dari pimpinan,” jelas Kasubbidprovos Polda Kepri.

Setelah Acara Gaktibplin dilanjutkan dengan arahan tentang peraturan disiplin Polri dan kode etik Polri di ruangan rapat utama (rupatama) Polres Karimun.

Ahmad Yahya


Doa Bersama Lanud Raden Sadjad. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Pangkalan TNI AU Raden Sadjad menggelar doa bersama pada HUT  ke-71 Komando Operasi Udara(Koopsud)  secara sederhana di lingkungan Lanud Raden Sadjad, Ranai Natuna, Rabu (15/6/2022).

Doa bersama diikuti oleh Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., dan seluruh para Pejabat, Kepala Dinas, Komandan Satuan, Perwira, Bintara,  Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Lanud Raden Sadjad.

Untuk yang beragama Islam, Doa bersama dilaksanakan di Masjid Mina Lanud Raden Sadjad yang dipimpin oleh Imam Masjid Mina Lanud Raden Sadjad H. Bujang Rusman.

Sedangkan yang personel umat Kristen, doa bersama dipimpin Pendeta Gereja Oikumene Lanud Raden Sadjad “Bukit Kasih” Ranai.

Doa bersama ini  bertujuan menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kesehatan, kekuatan, keberkahan serta kelancaran dalam melaksanakan tugas-tugas TNI Angkatan Udara kedepan.

Acara doa tersebut diawali dengan sholat dhuhur berjamaah, dilanjutkan pembacaan surat yasin secara terpimpin dan diakhiri dengan doa bersama.


(IK)



Foto: Ist

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Indonesia Global Compact Network (IGCN), Jaringan Lokal UN Global Compact di Indonesia, mengadakan pertemuan bertema “Meningkatkan Aksi Kolektif Melawan Korupsi” untuk membahas Aksi Kolektif Anti-Korupsi. Pertemuan ini diselenggarakan secara virtual bekerjasama dengan Universitas Paramadina, Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI), dan Transparansi Internasional Indonesia (TII). Aksi Kolektif Anti-Korupsi ini merupakan bagian dari proyek tiga tahun inisiasi UN Global Compact “Advancing Collective Action against Corruption through Global Compact Local Network” yang di-implementasi di berbagai Jaringan Lokal, salah satunya di Indonesia, dan akan dilaksanakan hingga tahun 2024 mendatang, Rabu (15/6-2022).

Pertemuan ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai kebijakan dan program konkrit dalam mengatasi korupsi, meningkatkan integritas bisnis dan transparansi. Dengan mensinergikan sektor swasta, pemerintah dan masyarakat, IGCN berharap dapat bersama-sama memajukan agenda pemberantasan korupsi dan berkontribusi pada pencapaian UN Sustainable Development Goals, khususnya SDG 16 dan target 1.6 tentang melawan korupsi.

Indeks Persepsi Korupsi (IPK) oleh Transparency International Indonesia (TII) menunjukan bahwa tahun 2021 pemberantasan korupsi di Indonesia memiliki skor 38 dari skala 0-100[1]. Meskipun meningkat satu angka dari tahun sebelumnya yakni 37, angka ini masih berada dibawah rata-rata IPK dunia sebesar 43. Dengan demikian, usaha kolektif dari berbagai pihak dalam meningkatkan upaya pemberantasan korupsi dinilai sangat penting bagi Indonesia, salah satunya dalam sektor bisnis.

Foto:Ist

“Bisnis menghadapi resiko tinggi, pelanggaran etika, dan potensi kerugian materi jika mereka gagal melawan korupsi dalam segala bentuk. Akan tetapi, bisnis juga bisa menjadi bagian dari solusi jika mereka secara serius menerapkan prinsip ke 10 dari UN Global Compact terkait pemberantasan korupsi. Prinsip ini membimbing bisnis untuk secara proaktif mengembangkan kebijakan dan program konkrit untuk mengatasi korupsi secara internal dan dalam pasokan rantai mereka,” ujar Josephine Satyono, Executive Director, IGCN sebagai pemrakarsa pertemuan ini. 

Josephine melanjutkan, ia menilai, korupsi masih menjadi tantangan terbesar dalam perkembangan ekonomi sosial dan berdampak kepada semua kalangan. Oleh karena itu, dibandingkan hanya dilakukan oleh satu instansi, kolaborasi adalah pendekatan yang paling kuat untuk menghadapi tantangan pemberantasan korupsi.

"Kolaborasi ini dapat dilakukan melalui Aksi Kolektif bersama para pemangku kepentingan terkait, dan dilakukan secara berkelanjutan," tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut, IGCN bersama para mitra dan pemangku kepentingan membahas dan mengidentifikasi tantangan-tantangan Anti-Korupsi di Indonesia, memanfaatkan panduan Uniting Against Corruption: A Playbook on Anti-Corruption Collective Action[2] sebagai sumber daya global, dan memfasilitasi para pemangku kepentingan dalam Aksi Kolektif Anti-Korupsi. Selain itu, hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat membangun roadmap dan langkah-langkah implementasi yang lebih komprehensif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam pemberantasan korupsi dari seluruh dunia, antara lain Valerie Julliand, Resident Coordinator PBB di Indonesia, Ashley Ann Demming, Manager, Anti-Corruption dari UN Global Compact yang menyampaikan Aksi Kolektif dalam perspektif tingkat Regional dan Global, dan Jaqueline Oliveira, Anti Corruption Coordinator, Global Compact Network Brazil yang menjelaskan contoh penerapan Aksi Kolektif Anti-Korupsi yang dilakukan oleh Jaringan Lokal Brazil.  

Sedangkan dari Indonesia, di samping Y.W. Junardy, President IGCN, pertemuan ini dibuka dengan sambutan dari Dr. Vivi Yulaswati, Staf Ahli Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, dihadiri oleh Pahala Nainggolan, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring, KPK yang membahas mengenai Good Governance dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia. Erry Riyana Hardjapamekas, Chairman, Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI) yang menyampaikan peran kepemimpinan dalam mempercepat implementasi gerakan anti-korupsi melalui Aksi Kolektif, dan terakhir Ahmad Khoirul Umam, Ph.D., Managing Director, Paramadina Public Policy Institute yang menyampaikan Anti-Korupsi di sektor sumber daya alam dari sisi perkembangan dan tantangannya.   Pertemuan juga dihadiri oleh para pemimpin dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat dan akademisi.

Sebagai penutup acara, Y.W Junardy, President, IGCN menekankan “Gerakan Anti-Korupsi ini merupakan perjuangan jangka panjang yang memerlukan keterlibatan semua pihak dalam pelaksanaannya. Harapannya, gerakan Aksi Kolektif ini dapat lebih meningkatkan semangat Anti-Korupsi serta menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan bersih.

"Gerakan ini akan dilaksanakan dengan Strategi 7T yang mencakup togetherness, training, targeted, transparency, technology, tracking dan trust," tambahnya Junardy.

Program Aksi Kolektif Anti Korupsi tahun pertama ini telah dimulai dengan pertemuan konsultasi pada Maret-Mei 2022 lalu, yang dilanjutkan dengan kick-off meeting pada 9 Juni 2022, pelatihan pada bulan Juli, pelaksanaan focus group discussion pada Juli dan Agustus, pelaporan Roadmap pada September dan diakhiri dengan partisipasi pada B20 Summit Indonesia pada bulan Oktober 2022. Informasi lainnya terkait program IGCN, dapat ditemukan melalui laman website https://www.indonesiagcn.org/.

Redaksi 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.