Musyawarah RPJMD Lewat Video Confrence Berssama Gubernur Kepri. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Melalui Video conference Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim menghadiri musyawarah tentang Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Propinsi kepulauan Riau.

Kegiatan musyawarah pembangunan perencanaan jangka panjang 2021/2026 tersebut, berlangsung di Rumah Dinas Karimun, Kamis (17/6/2021).

Turut hadir dalam kegiatan Musyawarah RPJMD, Ketua DPRD Kab. Karimun, M. Yusuf Sirat, Sekda Kab. Karimun, Dr. H. Muhd. Firmansyah, Asisten II Bagian Perekonomian Drs. Hurnaini, Kaban Baperlitbang Djunaidy, Kadis PUPR, Muhammad Zulfan, Kadisnaker Ir. Ruffindy Alamsjah, Perwakilan Kadis Pendidikan, dan Perwakilan Kadis Kesehatan.

Dalam musywarah tersebut, Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad menyampaikan tujuan pelaksanaan musrenbang RPJMD untuk penajaman, penyelarasan, kualifikasi, dan kesepakatan terhadap tujuan sasaran strategi pada kebijakan dan program pembangunan yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD. 

"Dengan terlaksananya musrenbang ini, kami sangat mengharapkan dokumen rancangan RPJMD ini memperoleh masukan dari seluruh stakeholder, agar dokumen ini menjadi lebih baik dan dapat menjadi rancangan pembangunan selama lima tahun kedepan, dengan mengusung visi yaitu terwujudnya Kepulauan Riau yang makmur, berdaya saing dan berbudaya," kata Ansar Ahmad. 

Selain itu, Gubernur juga nyampaikan 7 poin tujuan pembangunan Provinsi Kepri, Yaitu:
1. Terwujudnya percepatan pemulihan dan peningkatan pertumbuhan.
2. Terwujudnya optimalisasi potensi kemaritiman dan lingkungan.
3. Terwujudnya penguatan jaring pengaman sosial.
4. Terwujudnya pembangunan manusia yang unggul dan berkarakter.
5. Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, kuat, dan antisipatif.
6. Terwujudnya pembinaan keagamaan, pelestarian budaya, dan harmoni masyarakat.
7. Terwujudnya percepatan pembangunan infrastruktur dan pengintegrasian antar pulau.

Selanjutnya, Ansar juga memaparkan
sasaran dan arah pengembangan wilayah Per Kabupaten/Kota. Adapun untuk Kabupaten Karimun sasaran dan arah kebijakan wilayah akan di fokuskan kepada, pengembangan pelabuhan penumpang Domestik di Kabupaten Karimun. Dan pengembangan bandara Domestik Raja Haji Abdullah (RHA).

Kemudian pembangunan infrastruktur dasar dan infrastruktur penunjang kegiatan industri, pembangunan jalan, jembatan, drainase, air bersih, listrik dan pelabuhan, peningkatan akses telekomunikasi informasi dan komunikasi (tiap pulau ada signal).

Serta pengembangan Kepri terang (listrik masuk pulau), pengembangan Industri Galangan Kapal, pengembangan Industri Oil Tanking, Refinery Oil, dan Industri Berat lainnya, pengembangan Industri Perikanan di Pulau Moro, dan fasilitasi dan pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

Ahmad Yahya


Foto Bersama Veteran Saat Mengunjungi Sahabatnya Juang yang Sakit. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pembinaan Administari Veteran Dan Cadangan Kodam I/BB sebagai Badan Pelaksana Kodam (Balakdam) I/BB, yang diwakili Kaminvetcad 1/26 Tanjungpinang, bersama anggotanya pada hari Jumat 18 Juni 2021 mengadakan kegiatan kunjungan atau anjangsana dan pemberian tali asih berupa sembako kepada veteran Dwikora, Slamet Riyadi NVP: 21.195.694, golongan darah D, sedang mengalami sakit stroke.

Slamet Riyadi beralamat di Jln. Pramuka lorong Sumatra no 4,RT. 002/004, Kel.Tanjug Ayun Sakti, Kec.Bukit Bestari,Tanjung Pinang Prov kepuluan Riau.

Mayor Inf H.T Saragih mengatakan, dirinya mengadakan kegiatan pemberian tali asih ini atas arahan dari Kepala Badan Pembinaan Administrasi Veteran Cadangan Kodam I Bukit Barisan (Kababinminvetcaddam I/BB) Kolonel Inf Arie Tri Hedianto.

"Beliau berpesan agar kegiatan pembagian tali asih ini untuk menjaga tali silaturahmi dengan para veteran di jajaran Kodam I/BB. Suasana mengharukan ketika Bpk Slamet (Vet Dwikora) menerima kunjungan dari rekannya sesama Veteran dan anggota Minvet 1/26 Tpi. Dan beliau sempat menangis keras krna kaget dan terharu. Beliau merasa di tubuh yg mulai renta ini negara dan kawan2 nya masih teringat dirinya yg sedang sakit," ujarnya.

Dan bapak Slamet Riyadi mengaku sangat menghargai dan terima kasih yang tak terhingga atas semua bantuan yang  diterimanya dari Kababinmivetcaddam 1/BB melalui Kakan minvet 1/26 Tpi, Mayor Inf HT. Saragih. 

Adapun sebelum melakukan Pemberian tali asih Minvet 1/26 Tpi melakukan giat doa bersama di gedung LVRI prop KEPRI yg dihadiri anggota Minvet 1/26 Tpi, perwakilan LVRI Prop KEPRI, LVRI Cab kota Tanjungpinang, perwakilan PPM dan tokoh masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap Veteran Pejuang RI yang telah berjasa kepada Negara dan Bangsa, bisa dekat bersama rakyat dalam melaksanakan tugasnya.

"Harapan kami sinergitas TNI dan rakyat selalu dipertahankan agar dalam tugasnya selalu berbuat untuk rakyat,” ungkapnya.

Lanjutnya, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para veteran dan pahlawannya. Dengan cara berbuat yang terbaik kepada diri sendiri, kepada lingkungan, kepada masyarakat, kepada negeri ini, sebagai wujud untuk menghargai serta menghormati jasa para veteran dan pahlawan kita.

“Sehingga Negara Republik Indonesia, akan semakin maju kedepan. Sesuai kebijakan dari Presiden Republik Indonesia, menuju Indonesia Emas di tahun 2045," ungkapnya.

Kemudian, kegiatan ini juga untuk melakukan introspeksi diri. Seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai ke-Pahlawanan, dalam melanjutkan perjuangan.

"Pada hakekatnya setiap perjuangan pasti ada hasilnya. Tidak ada kata akhir atau berhenti untuk berjuang, setiap etape perjuangan berlanjut pada etape perjuangan berikutnya sesuai tuntutan lingkungan strategis. Acara doa, pemberian tali asih dan sembako ini berjalan hikmat dan penuh kekeluargaan," tuturnya.


Alfred


Evakuasi Mayat Wanita Gantung Diri. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Warga rumah susun (Rusun) Muka Kuning, Sei Beduk, Batam digegerkan atas penemuan mayat seorang wanita yang diduga tewas gantung diri di dalam kamar mandi Rusun tersebut, Kamis (17/6/21) siang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, mayat perempuan tersebut bernama Rahmi. Dia ditemukan tergantung di kamar E1.15 di dalam kamar mandi.

Mayat wanita tersebut ditemukan sekira pukul 11.45 WIB. Atas kejadian tersebut anggota pengamanan langsung melakukan pengecekan ke lokasi tersebut.

"Pihak pengamanan langsung menghubungi pihak yang berwajib (Polisi) guna melakukan investigasi lebih lanjut," ucap salah seorang teman dari korban, Bram ketika dikonfirmasi awak media di lokasi.

Disampaikannya, pada pukul 13.30 WIB polisi datang ke lokasi kejadian korban di bawa ke Rumah Sakit BP Batam untuk diotopsi. 

Terpisah, Kapolsek Sei Beduk, AKP Awal Sya'ban Harahap ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan kata dia, saat ini kasus tersebut tengah ditangani oleh pihak Polresta Barelang.

"Iya benar, sementara masih ditangani identifikasi di Polresta Barelang," tegasnya singkat.

(Redakai/Exp)



Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (Foto:Ist).

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM:Pemerintah Provinsi Kepri akhirnya mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Larangan pengangkatan PTT/THL,PTK Non ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Pada Surat Edaran Nomor:418.1/1078/BKPSDM-SET/2021, Gubernur Provinsi Kepri menghimbau kepada seluruh kepala perangkat daerah, Dirut RSUD Raja Ahmad Thabib dan RSUD Engkau Haji Daud untuk tidak mengangkat PTT/THL, dan PTK Non ASN.

"Kita himbau setiap kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri dilarang melakukan pengangkatan PTT THL dan PTK Non ASN/Honor Sekolah atau sebutan lainnya tanpa izin dari Gubernur Provinsi Kepri," ujar Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad, SE MM di Tanjungpinang, Senin (14/6).

Ansar mengatakan apabila  Kepala Organisasi Perangkat Daerah OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri masih mengangkat PTT THL dan PTK Non ASN/Honor Sekolah, maka konsekuensi dan dampak dari pengangkatan tersebut di luar tanggungjawab Gubernur Provinsi Kepri.

"Kepala perangkat daerah, juga diminta untuk melakukan peningkatan dan pengawasan serta pembinaan disiplin PTT/THL,PTK Non ASN Honor Sekolah secara berjenjang," jelas Ansar.

Dan yang terakhir, Ansar meminta masing-masing Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk dapat menyampaikan data PTY/THL,PTK Non ASN Honor Sekolah kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM Provinsi Kepri.

Sumber: Diskominfo Kepri


Foto:Istimewa

TANJUNGPINAN KEPRIAKTUAL.COM
: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan jumlah pasien COVID-19 di Kabupaten Bintan meningkat tajam.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Selasa (15/06), mengatakan, jumlah pasien COVID-19 di Bintan bertambah 65 orang sehingga menjadi 1.985 orang.

Jumlah pasien yang sembuh di Bintan bertambah delapan orang sehingga menjadi 1.590 orang. Pasien yang meninggal dunia karena dipicu COVID-19 di Bintan bertambah satu orang sehingga menjadi 39 orang.

Jumlah kasus aktif di Bintan mencapai 356 orang.

"Bintan ditetapkan sebagai Zona Oranye dengan risiko penularan sedang," ujarnya, dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Arif yang juga Sekda Kepri menjelaskan tempat tidur pasien yang dirawat di rumah sakit pada periode 7-13 Juni 2021 telah digunakan sebanyak 73,47 persen.

"Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat Bintan untuk menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas, rajin berolah raga dan tingkatkan imun tubuh," katanya.

Jumlah warga Bintan yang sudah divaksinasi mencapai 38.846 orang atau 34,20 persen, ada peningkatan sebanyak 2.915 orang.

"Jumlah warga Bintan sasaran vaksinasi mencapai 113.598 orang," ucapnya.

Redaksi


Pendiri PERPAT, Saparudin Muda.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Bergabungnya pendiri Perkumpulan Anak Tempatan (PERPAT), Saparudin Muda ke Partai Demokrat, tentunya untuk menambah kekuatan Partai Demokrat di Kepulauan Riau (Kepri) kedepanya.

Pasalnya, sejak mandat Srikandi Partai Demokrat Kepri dipegang Asnah, Saparudin Muda terus melakukan gebrakan-gebrakan, dengan mendekatkan/silaturahim kepada masyarakat Batam.

"Silaturahim kepada masyarakat terus kami jalin. Inilah strategi kami untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Partai Demokrat. Kemarin gebrakan yang kita lakukan dimusim Pademi Covid-19 ini, dengan membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan, disimpang lampu merah Galael dan Kepri Mall," kata Saparudin Muda, Kamis (17/6-2021).

Dikatakan Saparudin Muda, menurut informasi dari Partai Demokrat,Partai Demokrat akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) lebih kurang di bulan Agustus nanti. Dan dirinya sudah melakukan tahapan pertama, yaitu, mengantarkan civinya Asnah ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

"Dari DPP merespon dan merestuinya, bahwa kita menjadi calon di persiapan Musda nanti, dan mendapatkan tiket. Dari tiket yang ada, kita harus dapat dua dukungan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota," ujar Saparudin Muda.

Tujuh Kabupaten/Kota di Kepri, ia membutuhkan dukungan dua Kabupaten/Kota untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kepri. Karena nanti ada suara tambahan, itu mungkin satu paket, yaitu Tanjungbalai Karimun, ditambah lagi ketua DPD Provinsi, suara dari DPP, dan suara Organisasi Sayap (Orsap) Partai Demokrat.

"Ada empat suara nanti yang bulat untuk mendukung Asnah. Keputusanya, nanti dari hasil kajian analisanya DPP untuk mengangkat siapa jadi pimpinan DPD Partai Demokrat di Kepri," ujar Saparudin.

Diterangkan Saparudin Muda, yang muncul nanti di Musda ada beberapa calon, yakni Isdianto dan Asnah. Dan kabar terkini, Apri juga mengusulkan, yang didukung beberapa DPC untuk maju kembali memimpin Partai Demokrat.

"Itukan bukan urusan kami, DPP lah, mau diterima atau tidak. Kami hari ini bekerja saja untuk melakukan penguatan-penguatan Partai Demokrat di lapangan, sambil menunggu penetapan Musda yang ditentukan lebih kurang di Bulan Agustus nanti," ujarnya.

Hari ini, lanjut Saparudin Muda, dirinya bergerak di lapangan atas nama Srikandi Partai Demokrat yang pimpin oleh Asnah.

"Kemarin kita sudah melakukan gebrakan perdana, dengan membagi-bagikan masker dan ratusan kotak snak. Sabtu besok kita lakukan lagi dengan hal yang sama, tapi berubah titik yaitu di pasar Jodoh . Itu atas nama Srikandi Partai Demokrat Kepri, dan kami juga sudah melakukan plening-plening mobil dengan jumlah yang bisa di ukur. Disinilah DPP bisa menilai nurinitas kami dalam melakukan sosialisasi, sebagaimana Partai Demokrat kedepan nya punya target yang besar dan maksimal, itu tujuanya," tutur Saparudin

Alfred




Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri. (Foto:Ist)

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang meringkus pelaku pembunuhan Budi Damanik (42) pedagang cendol di kawasan pasar Jodoh, di Medan, Sumatera Utara.

Penelusuran tim macan Polresta Barelang yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan membuahkan hasil. Tim macan, berhasil meringkus pelaku pembunuhan Budi Damanik (42) berinisial SP setelah kabur dari Batam 

Saat dikonfirmasi awak media, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan Budi Damanik (42).

"Ya benar, saat ini saya masih di Medan besok kita kembali ke Batam membawa tersangkanya," ujar Kompol Andri Kurniawan, Rabu (16/6/21).

Diberitakan sebelumnya, Budi Damanik (42) seorang pria berusia yang kesehariannya berjualan sebagai tukang es cendol, meregang nyawa setelah ditikam oleh orang tak dikenal, Minggu (9/5/2021).

Peristiwa naas itu terjadi tepat berada di depan pasar Samarinda Jodoh dan sempat membuat heboh para pengunjung pasar.

"Nyawa Budi tak dapat tertolong lagi setelah mengalami perdarahan yang cukup hebat," pungkasnya.

(Redaksi/Exp)



Bupati Menerima Aspirasi Perempuan. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq menghadiri kegiatan silaturahim sekaligus penyampaian aspirasi Perempuan di Aula Masjid Agung Karimun, Sabtu, (12/06/2021)

Turut Hadir dikegiatan tersebut Anggota DPRD Kab. Karimun Ibu. Nyimas Novi Ujiani, Kadis Kesehatan Bpk. Rachmadi, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Ibu.  Hj. Sensissiana, dan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu. Rosmawati. 

Kegiatan ini bertujuan untuk merealisasikan keinginan oraganisasi-organiasasi wanita yang ingin menyampaikan keluh kesahnya, dan aspirasi kaum wanita terhadap Pemerintah Kabupaten Karimun.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Seluruh organisasi perempuan di kabupaten Karimun, dan di kesempatan tersebut juga tiap perwakilan oraganisasi tersebut menyatakan sikap atas vaksinasi yang dilakukan pemerintah kabupaten Karimun dan siap mendukung Pelaksanaan Vaksinasi. 

Bupati Karimun menyampaikan ucapan terimakasih dengan dilakukan deklarasi ini dan bentuk propaganda dari Ibu-ibu seluruh organisasi-organisasi perempuan. Dengan harapan kedepannya semakin tinggi tingkat kepedulian masyarakat terutama dari Ibu-ibu untuk melakukan vaksinasi. 

Di kegiatan tersebut ada 7 point aspirasi-apsirasi Perempuan yang di sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Karimun. 

"Kita akan respon di antara 7 point tersebut ada bidang ekonomi, bidang pendidikan, bidang sosial, dan sebagainya nanti akan kita lihat satu persatu, dan dari apa yang di rekomendasi nanti akan kita lihat mana yang bisa kita masukan di kegiatan OPD-OPD yang dibahas dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah," kata Rafiq. 

Lanjutnya, semuanya rekomendasi yang di sampaikan tadi tidak bersifat pembangunan fisik, tapi pembangunan non fisik yang lebih besar manfaatnya untuk jangka panjang, itu perlu kita sikapi dan memang ada beberapa hal yang belum kita tangani dengan baik.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karimun juga menyampaikan terkait vaksinasi, jumlah yang wajib vaksin sebanyak 180 Ribu lebih dari jumlah penduduk sebanyak 257 ribu, yang sudah di vaksin hari ini sebanyak 31 ribu atau 17,2 persen, untuk 3 minggu kedepan kita berharap bisa mencapai 40 sampai 50 persen.

"Dari 31 ribu masyarakat yang sudah kita vaksin Alhamdulillah tidak ada yang mengalami kasus buruk dan ini merupakan satu bentuk nyata untuk membantah isu-isu negatif tentang vaksin yang tersebar di tengah-tengah masyarakat kita," ujarnya. 

Ahmad Yahya (Hms)


Rapat Paripurna DPRD Karimun Bersama Pemkab Karimun. 

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si menghadiri rapat paripurna DPRD Karimun, di ruang rapat kantor DPRD Kab. Karimun, Selasa (15/06/2021).

Memasuki pertengahan tahun 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Karimun menggelar rapat paripurna dengan enam agenda acara sekaligus, yaitu :

1. Penyampaian Laporan Reses Tahap II Tahun Sidang 2020-2021

2. Penyampaian Pidato Bupati Karimun Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Laporan Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020

3. Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Laporan Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020

4. Tanggapan Bupati Karimun

5. Penyampaian Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menegah  Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun Tahun 2021-2026

6. Penyerahan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menegah  Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun Tahun 2021-2026 Kepada Pimpinan DPRD.

Rapat yang berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kab. Karimun, M. Yusuf Sirat, dan dihadiri Anggota DPRD Kab. Karimun beserta sejumlah pimpinan Forkompimda dan jajaran pejabat dilingkup pemerintah Kabupaten Karimun.

Aunur Rafiq mengatakan, laporan keuangan pemerintah Kab. Karimun yang disampaikan adalah laporan yang telah diperiksa oleh BPK-RI perwakilan Provinsi Kepri dan secara resmi laporan hasil pemeriksaan telah di sampaikan kepada pemerintah Kab. Karimun dengan hasil Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau “Unqualified Oponion” yang merupakan pencapaian Opini WTP ke Sembilan kali secara Berturut-turut.

"Untuk itu di kesempatan ini kami mengucapkan selamat dan terimakasih kepada kita kita semua, semoga ditahun mendatang kita terus meningkatkan pengelolaan keuangan daerah dapat terus mempertahankan kembali raihan Opini WTP," kata Bupati Karimun saat menyampaikan laporan Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.

Ahmad Yahya/(Hms)


Konfrence Pers Pemusnahan Barang Ilegal oleh BC Batam. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Bea Cukai Batam kembali melaksanakan kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai periode tahun 2015 s.d. tahun 2021, barang merupakan yang berasal dari Barang yang dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD) dan Barang yang Dikuasai Negara (BDN) yang telah mendapatkan persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara
dan Lelang (KPKNL) Batam.

“BMN yang dimusnahkan merupakan barang yang dilarang dan dibatasi serta barang-barang yang tidak dapat digunakan atau dimanfaatkan kembali,” ucap Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam, Susila Brata, di Lokasi Pemusnahan BMN, Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Rabu,
(16-6-2021).

Susila menjelaskan bahwa pemusnahan ini dalam rangka menyelesaikan peruntukan Barang yang Menjadi Milik Negara berdasarkan Pasal 33 (d) Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 178/PMK 04/2019.

“Pasal 33 PMK 178 Tahun 2019 mengatur bahwa BMN dimusnahkan dalam hal BMN tidak dapat digunakan, tidak dapat dimanfaatkan, tidak dapat dihibahkan, tidak mempunyai nilai ekonomis, dilarang
diekspor atau diimpor dan/atau berdasarkan peraturan perundang-undangan harus dimusnahkan,” jelas
Susila.

Barang yang dimusnahkan meliputi:

  1. Air zam-zam sebanyak 2.607 botol;
  2. Kayu sebanyak 26.584 batang;
  3. Barang kena cukai berupa hasil tembakau berbagai jenis dan merek sebanyak 86.402 batang/pcs;
  4. Kasur/matras/tilam sebanyak 438 pcs;
  5. Kebutuhan pokok yang sudah tidak layak konsumsi (beras, beras ketan, gula, dll) sebanyak 2.700 kg;
  6. Karpet dan balpress (pakaian) sebanyak 74 pkg;
  7. Barang lainnya yang telah ditetapkan sebagai Barang yang Menjadi Milik Negara.

“Total perkiraan nilai barang sebesar Rp3,53 miliar dengan estimasi kerugian negara sebesar Rp1,03 miliar,” papar Susila.

Susila menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerjasama antar instansi terkait yang selalu berkomitmen untuk menjaga masyarakat dari peredaran barang ilegal yang dapat merusak kesehatan dan juga merugikan penerimaan negara.

Redaksj/Ril


Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si saat di wawancarai Awak Media. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Menyebarnya informasi Hoax di berbagai media sosial mengenai vaksin covid 19 membuat Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si prihatin dan akan mengambil sikap tegas dikarenakan hal ini dapat berdampak keresahan terhadap masyarakat Natuna mengenai vaksin.

Kapolres Natuna menegaskan akan menindaklanjuti temuan tersebut melalui Unit Reskrim Polres Natuna dan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa terduga atau pelaku yang membuat serta menyebar luaskan informasi yang belum jelas kebenarannya itu.

"Pemberitaan yang dibuat Provokator terkait vaksin akan kami telusuri karena ini akan menimbulkan kegaduhan, oleh karena itu kami menghimbau agar kita semua bijak bermedia sosial," ujar Kapolres Natuna saat melakukan peninjauan vaksinasi di gedung sri serindit Rabu (16/06/2021).

Selain itu, Kapolres Natuna juga memberikan kesempatan ekspresi kebebasan berpendapat ini harus memegang etika agar tidak terjerat pada kasus hukum pidana di Undang Undang No 19 Tahun 2016 Jo UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Saat ditanyakan terkait sanksi apa yang akan diterima pelaku apabila nantinya ditemukan pelaku penyebar Hoax di media sosial dan terbukti bersalah.

Kaporles Natuna mengatakan ketentuan pidana dalam UU ITE ini tercantum dalam Pasal 45 ayat (3), yakni pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp750 juta.

"Terlebih dahulu pihak kami akan melihat konteks pemberitaan atau informasi yang diposting oleh pelaku di media sosial," ungkapnya. 

"Kita akan mengkonsultasikan kepada ahli bahasa, apakah perbuatannya tersebut masuk ke dalam pelanggaran Undang-undang ITE. Apabila masuk maka akan ditingkatkan ke tahap penyidikan,"paparnya.

(IK)


Kasupsipenmas Sihumas Polres Natuna Bripka David Arviad dan Wartawan.

NATUNA KEPTIAKTUAL.COM: Polres Natuna melalui Kasupsipenmas Sihumas Polres Natuna Bripka David Arviad laksanakan pertemuan ramah dengan beberapa Insan Pers Natuna dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan di Kopi Ayong Jalan Air Lakon Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna, Rabu (16/06/2021).

Bripka David Arviad mengatakan bahwa Bapak Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian S.I.K M.Si, tidak dapat hadir disini dikarenakan ada kegiatan yang tidak bisa diwakilkan, jadi beliau mohon maaf dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh insan pers yang tergabung di PWI Dan AJOI Kabupaten Natuna.

"Insan pers melalui sarana medianya merupakan bagian dari pilar utama bangsa, membangun informasi yang aktual, terutama pemberitaan mengenai tentang pentingnya vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Natuna di ujung utara Indonesia di tengah terjadi pandemi virus covid 19”, ujar Bripka David Arviad

"Mari bersama sama kita memberikan yang terbaik bagi masyarakat, covid 19 ini bisa berakhir dengan membangun kerjasama yang  baik dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan penularan bisa kita tekan hingga mata rantai penularan virus ini bisa berakhir," jelas Bripka David Arviad.

"Semoga pertemuan ini membawa kebaikan dan manfaat bagi kita semua, dengan pemberitaan yang terus dan berkelanjutan tentang pentingnya mematuhi prokes dan vaksinasi, kita berusaha dan berdoa virus ini berakhir sehingga pemulihan segala sektor pembangunan baik pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi dapat berjalan dengan baik," paparnya.

(IK)


Kapolres Natuna Tinjau Vaksinasi Covid-19.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si laksanakan peninjauan pengamanan Vaksinasi di Gedung Sri Serindit Kecamatan Bunguran Timur guna memastikan keamanan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi, Selasa (15/06/2021).

Sebelum dilakukan vaksinasi, para peserta terlebih dahulu dilakukan cek kesehatan atau screening yang meliputi pemeriksaan suhu badan, tekanan darah atau tensi dan pemeriksaan riwayat kesehatan.

Petugas Vaksinator dari PKM Ranai, Dr. Joko Herdianto, Juniarti, Amd. Keb, Nur Putri Hendriana, Amd. Keb dan Nurzana, A.Md. Keb, Petugas Vaksinator dari Polres Natuna, PS. Kasidokes Polres Natuna, Cahyo, Brigadir Mudiyanto dan Bripda Bagus dan Petugas Vaksinator dari Kodim Natuna, Sertu Ahmad Sahapan dan Agustina Siregar.

Jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat adalah jenis vaksin AstraZeneca Multidose sebanyak 114 Vial dan vaksin Sinovac Multidose 6 Vial dengan jumlah masyarakat yang menerima vaksin sebanyak 207 orang.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kinerja Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif terkait dengan pelaksanaan vaksinasi.

"Masyarakat yang sudah di vaksin supaya tetap disiplin Protokol Kesehatan, kegiatan seperti ini adalah salah satu upaya untuk memutus penyebaran Covid-19," paparnya.

(IK)


PS. Kasubsipenmas Sihumas Polres Natuna Bripka David Arviad.

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasubsipenmas Sihumas Polres Natuna Bripka David Arviad, menerangkan bahwa vaksinasi massal Covid 19 diwilayah hukum Polres Natuna mendapat respon yang baik oleh masyarakat. 

Kesadaran masyarakat merupakan bagian penting untuk mensukseskan kegiatan tersebut dan kegiatan vaksinasi massal merupakan ikhtiar sebuah bangsa untuk memberikan ketahanan atau kekebalan terhadap Covid 19.

"Kita tidak pungkiri, bahwa ada masyarakat yang sudah divaksin  tetap tertular virus, namun mereka yang sudah divaksin tidak mengalami gejala yang serius," ujar Bripka David Arviad, di Ruang Kasubsipenmas, Selasa (15/6/2021).

"Vaksin aman dan halal, kami berharap agar seluruh masyarakat kabupaten Natuna bersedia divaksin agar bangsa kita terbebas dari covid 19," tambah Bripka David.

Polres Natuna dan seluruh jajaran Polsek  diwilayah hukum Polres Natuna bersama TNI dan Pemda Kabupaten Natuna melalui seluruh puskesmas ditiap Kecamatan secara terus menerus dan berkesinambungan melakukan sosialisasi, edukasi betapa pentingnya pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Natuna.

"Semoga Ikhtiar kita melawan pandemi melalui vaksinasi ini mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin," harapannya.

(IK)


Penyemprotan Disenfektan. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas, Polsek Bunguran Timur, Bripka Henri bersama Petugas Posko PPKM Desa Cemaga Bunguran Selatan Kabupaten Natuna melaksanakan penyemprotan cairan disenfektan di Rt 003 Rw 002 Desa Air Buluh Cemaga, Senin (15/6/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Henri menyampaikan, maksud dan tujuan kegiatan penyemprotan cairan disenfektan dilakukan Adalah sebagai Ikhtiar atau usaha kita bersama untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Bripka Henri juga, mengimbau warga untuk mematuhi  himbauan pemerintah, karena Semua itu demi kebaikan bersama agar memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Mari kita dukung bersama, untuk kepentingan dan keselamatan bersama, tetaplah patuhi prokes 5 M," paparnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi kesejahtraan Desa Cemaga Tomi Yanto, Kaur Perencanaan Desa Cemaga Marzuni dan Staf Desa Cemaga Syaiful.

(IK)


Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Brigadir Mudiyanto bersama tim Posko PPKM Mikro Kelurahan Batu Hitam melaksanakan kegiatan Monitoring dan Pengamanan Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 oleh Puskesmas Ranai di Gedung Sri serindit kepada OPD dan masyarakat, Selasa (15/6/2021).

Di sela-sela kegiatan, Brigadir Mudiyanto menyampaikan, Vaksin dapat mengurangi penularan dan kematian akibat virus Covid 19, Vaksin dapat membentuk herd immunity untuk melindungi kesehatan masyarakat dan Vaksin dapat memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh.

Ia juga mengatakan, adapun sasaran vaksin yaitu Sekolah SMKN 2 Kabupaten Natuna, MTSN 2 Natuna, SMP Nurul Janah, SDIT Ansor, SDIT Anak Soleh, SLB, OPD dan Masyarakat.

"Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terdiri dari empat tahapan yaitu, Pendaftaran, Screening kesehatan, Penyuntikan vaksin dan Observasi selama 30 menit setelah penyuntikan vaksin," ungkapnya.

Petugas Vaksinator dari PKM Ranai, Dr Joko Herdianto, Juniarti, Amd. Keb, Nur Putri Hendriana, Amd. Keb dan Nurzana, A.Md. Keb.

Dan Petugas Vaksinator dari Polres Natuna, PS. Kasidokes Polres Natuna, Cahyo, Brigadir Mudiyanto dan Bripda Bagus.

Petugas Vaksinator dari Kodim Natuna, Sertu Ahmad Sahapan dan Agustina Siregar.

Jumlah keseluruhan yang mendaftar 252 Orang, yang mendapatkan Vaksin 207 orang, Tunda 45 Orang Penyakit Komorbid.

Vaksin yang Digunakan adalah, Vaksin Sinovac Multi Dos 6 Vial, Vaksin Astra Zeneca Multi Dos 114 Vial.

Hadir dalam kegiatan tersebut, 
Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K.,M.Si dan Camat Bunguran Timur, Hamid Asnan, S.Pd.

(IK)


Foto:Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Pemerintah Provinsi Kepri meminta PT Pelindo untuk dapat menyiapkan adanya Centra Vaksinasi di pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Jum'at (11/6).

Dikatakan Arif, guna mempercepat proses vaksinasi di Provinsi Kepri, pihaknya terus berupaya menggesa masyarakat untuk dapat melakukan vaksinasi.

"Salah satu upaya kita, kita membuka centra-centra vaksin di beberapa tempat umum seperti mall, puskesmas, hingga pelabuhan," tegas Arif.

Menurut Arif, dengan adanya centra vaksinasi di pelabuhan-pelabuhan ini jadi masyarakat yang sedang menunggu keberangkatan atau ingin berangkat jika ingin di vaksin dapat melakukan vaksinasi.

"Kita ingin semua masyarakat dapat divaksin sehingga menciptakan Herd imunity di masyarakat, dengan begitu mungkin kedepannya jika semua telah divaksin dapat menggunakan kartu vaksin saja daripada tes Covid-19," ujar Arif.

Namun sekarang, lanjut Arif kita masih gesa untuk melakukan vaksinasi dan penggunaan tes Covid-19 untuk keberangkatan khususnya tes G-Nose.

Redaksi


Foto:Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah mengatakan, pemerintah Provinsi Kepri menargetkan bahwa pihaknya akan berupaya untuk menghabiskan sisa vaksin Astrazeneca pada 25 Juni mendatang.

"Ada sekitar 4 ribu lebih lagi, kita harapkan tanggal 25 Juni nanti sudah habis, karena expirednya sekitar 30 Juni," ujar Arif Fadillah di Tanjungpinang, Jum'at (11/6), dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Arif optimis target vaksinasi yang ingin dicapai Pemerintah Provinsi Kepri pada akhir Juni mencapai 50 persen.

"Kita harapkan dapat mencapai target apa yang kita inginkan, Juli mendatang ditambh menjadi 70 persen ," jelas Arif.

Untuk itu, Arif menghimbau kepada Bupati/Walikota untuk dapat menyalurkan vaksin Astrazeneca yang telah diberikan pemerintah.

"Jangan sampai vaksin tersebut expired sebelum digunakan, " kata Arif.

Menurut Arif, nantinya untuk dibulan Juli pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepri akan menggunakan vaksin Sinovac. 

"Untuk itu, kita habiskan dulu vaksin yang ada, baru gunakan vaksin yang datang," tegas Arif.

Redaksi 


Foto Bersama Dosen dan Mahasiswa FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji.

LINGGA KEPRIAKTUAL.COM
: Sejumlah dosen dan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pulau Binaan (PKMPB) di Pulau Benan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Jum'at (11/06) .

PKMPB ini merupakan salah satu skema hibah pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian dan Penjaminan Mutu (LP3M) UMRAH. Skema PKMPB ini diberi judul Implementasi Stepping the 5 Stairs “C” Untuk Anak-anak Pulau Benan, Kabupaten Lingga.

Sesuai dengan judul kegiatannya, tujuan dari kegiatan ini adalah mengajarkan tata bahasa (grammar) bahasa Inggris menggunakan teknik pembelajaran Stepping the 5 Stairs “C”.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa FKIP UMRAH yang terdiri dari 4 dosen yaitu Assist. Prof. Gatot Subroto, S.S., M.Pd., Assist. Prof. Satria Agust, S.S., M.Pd., Assist. Prof. Eka Putra Ramdhani, S.T., M.Si., dan Assist. Prof. Ahada Wahyusari, S.Pd., M.Pd.

Sedangkan mahasiswa terdiri dari 6 orang yaitu Amartya Angela, Putri Roza Afsari Saragih, Della Zahra, Dina Isra Mirarizka, Dwi Cherlinda, dan Septiviana. Kegiatan ini dilakukan di ruang terbuka sesuai yang diinginkan oleh para peserta dengan harapan lebih nyaman dan menikmati suasana pembelajaran yang diberikan dari tim PKMPB. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin-Jumat tanggal 7-11 Juni 2021 di Pulau Benan.

Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak usia sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas yang tinggal di Pulau Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga. Karena, Pulau Benan merupakan salah satu desa binaan UMRAH.

Menurut salah satu peserta, Reliyanti mengaku, kegiatan itu dapat membantunya mempelajari bahasa Inggris.

“Saya sangat senang bisa terlibat sebagai peserta. Proses pembelajaran yang diberikan terkesan santai dan menyenangkan. Saya juga lebih mudah memahami materinya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Benan, Joni mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia juga berterima kasih kepada tim dosen dan mahasiswa UMRAH yang hadir untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak di daerahnya.

“Semoga kedepannya, pihak UMRAH tetap melanjutkan kegiatan pengabdian seperti ini dengan sasaran yang berbeda karena sudah ada penyampaian dari ibu-ibu anggota Pokdarwis ke kami untuk bisa diberikan pelatihan bahasa Inggris juga,” tuturnya.

Sementara itu, Assist. Prof. Gatot Subroto, selaku ketua tim pelaksana mengaku bangga karena kegiatan itu mendapat respon positif dari warga setempat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena agenda kegiatan pengabdian ini mendapat respon positif dari pemerintah Kecamatan Katang Bidare, pemerintah Desa Benan, dan masyarakat Desa Benan serta dapat terlaksana dengan sangat baik,” imbuhnya.

Menurutnya, anak-anak usia 12 hingga 16 tahun yang menjadi sasaran kegiatan itu juga terlihat sangat antusias dan bersemangat ingin belajar bahasa Inggris yang dilaksanakannya tim PKMPB UMRAH.

“Harapannya, kegiatan ini memberikan dampak positif kepada anak-anak terutama dalam hal merubah pola pikirnya tentang belajar bahasa Inggris yang selama ini dianggap sulit. Sehingga melalui kegiatan ini anak-anak lebih senang belajar bahasa Inggris dan mencintai bahasa Inggris,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Kepri


(Foto:Istimewa).

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Jajaran Ditpolairud Polda Kepri diketahui saat ini tengah mengamankan satu unit kapal tanker asal Singapore, MT. Sea Tanker II GT. 2714 kedapatan melakukan pemalsuan dokumen keabsahan kapal yakni satu lembar surat laut sementara dan satu lembar surat ukur internasional (1969).

Hal ini dibenarkan oleh, Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom ketika dikonfirmasi awak media, Senin (14/6/2021).

"Iya benar, pada hari Senin tanggal 15 Maret 2021 sekira pukul 14.00 WIB petugas KSOP melakukan pemeriksaan terhadap keabsahan dokumen kapal MT. Sea Tanker II GT. 2714 yang tiba di Batam pada hari Selasa tanggal 09 Februari 2021 di Pos Syahbandar Telaga Punggur KSOP Khusus Batam, kemudian setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen Kapal MT. Sea Tanker II GT. 2714 tersebut ditemukan satu lembar surat laut sementara dan satu lembar surat ukur internasional (1969) sementara diduga palsu atau dipalsukan," ujarnya.

Kata dia, terkait dengan tindak pidana pemalsuan tersebut pihaknya saat ini telah mengamankan 4 orang tersangka yakni MS (WNA Singapore), AS, RA, dan LN.

Sementara itu, adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihaknya adalah satu unit kapal MT. Sea Tanker II GT. 2714, dokumen palsu kapal MT. Sea Tanker II GT. 2714, satu unit handphone merk Vivo 1902 Warna Biru, dua buah kartu Telkomsel, satu buah kartu Singtel, satu buah Paspor Republic Of Singapura atas nama tersangka, MS.

Satu unit handphone merk Huawei seri P 30 warna biru, satu unit handphone merk I Phone 12 Pro warna abu-abu, satu unit laptop merk Acer Aspire V5-571 series warna hitam, satu unit printer merk Epson L310 warna hitam, lima lembar blangko warna putih berlogo lambang burung Garuda Pancasila.

"Terhadap para tersangka kita jerat dengan pasal 263 ayat (1) jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana tentang pemalsuan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," pungkasnya.

(Redaksi/Exp)



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.