Foto Bersama Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bakal terus berupaya untuk menjaga iklim investasi di Kota Batam.

Rudi pun telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk mendukung upaya tersebut. Seperti mempercepat pembangunan infrastruktur dan kemudahan dalam pengurusan izin usaha.

Hal ini selaras dengan komitmen BP Batam yang mendukung penuh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ke depan.

"Kami menjamin dan mendukung penuh kemudahan investasi yang ada. Kita bersama-sama wajib menjaga iklim investasi agar produksinya bisa berjalan baik dan bermanfaat untuk banyak orang," ujar Rudi, Selasa (4/4/2023).

Selain itu, Rudi mengimbau agar seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Kota Batam mampu menjaga situasi kondusif daerah agar nilai investasi asing ataupun dalam negeri terus meningkat dari waktu ke waktu.

Mengingat, BP Batam senantiasa berusaha untuk menjadikan Kota Batam sebagai destinasi unggulan investasi.

"Kami berharap, langkah ini dapat meningkatkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Ia menargetkan, pembangunan infrastruktur jalan utama saat ini bisa selesai akhir tahun 2023 nanti.

Oleh sebab itu, Rudi terus memacu semangat jajaran di BP Batam untuk dapat menyelesaikan proyek prioritas sesuai dengan rencana anggaran yang telah ditetapkan.

Mengingat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengharapkan KEK dapat merealisasikan investasi sebesar Rp 61,9 triliun di tahun 2023.

Sebagaimana yang telah disampaikan Airlangga dalam Sidang Dewan Nasional KEK pertengahan bulan Januari 2023 lalu di Jakarta.

Harapan atas realisasi investasi itu pun diharapkan datang dari KEK Nongsa yang bergerak di bidang pariwisata maupun data center, digital serta industri film dan KEK Kesehatan Internasional Batam.

Dalam penyampaiannya, Airlangga menuturkan agar target investasi sebesar Rp 61,9 triliun tersebut dapat terealisasi, Dewan Nasional KEK juga telah memberikan sejumlah pengarahan.

Beberapa di antaranya adalah pemberian dukungan infrastruktur kepada KEK yang prospektif, peningkatan sistem One Single Submission (OSS), peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), penyelesaian isu-isu strategis yang dialami oleh setiap KEK, serta sejumlah arahan lainnya yang bersifat penting.

"Yang penting, kita harus kompak untuk menyelesaikan semuanya dengan baik. Batam bisa maju karena dukungan kita semua," pungkasnya. (DN)


Foto Bersama 300 Pegawai BP Batam saat Ikuti Pelatihan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 300 pegawai BP Batam dan 20 anggota Persatuan Istri Karyawan BP Batam (PIKORI BP Batam) mengikuti Diklat ESQ Character Building, yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM). Kegiatan ini, dilaksanakan selama dua hari, mulai dari 4 hingga 5 April 2023 di Ruang Balairungsari.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualiatas SDM di lingkungan BP Batam. Tujuannya, agar kedepannya dapat mengembangkan Kota Batam menjadi Batam yang modern. Sesuai yang telah dicita-citakan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

"Tentunya kedepan, untuk mengembangkan BP Batam yang makin bagus, sehingga Kota Batam semakin sukses kedepan," ujarnya usai membuka Diklat ESQ Character Building di Balairungsari BP Batam, Selasa (4/4/2023).

Ia melanjutkan, kegiatan ini akan banyak ilmu yang dapat diperoleh oleh peserta untuk dipraktekkan pada kemudian hari. Namun, dalam prakteknya tidak mudah karena akan ada tantangan kedepannya.

"Saya berharap, ketika ada tantangan kita juga berjuang untuk tantangan itu. Kita atasi dengan ilmu yang kita dapatkan," katanya.

Ia menambahkan, jika ilmu yang telah diperoleh tersebut dilaksanakan secara konsisten, maka kualitas SDM di lingkungan BP Batam dalam mengembangkan organisasi dan Kota Batam tak perlu diragukan lagi.

"Sudah tentu akan semakin sukses dan makin maju. Harapannya nanti masa kedepan Batam ini semakin bisa mengikuti negara lain," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BP Batam, Lilik Lujayanti mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 320 peserta yang terdiri dari 300 pegawai dari seluruh unit kerja dan 20 orang perwakilan dari Pikori. 

Dijelaskannya, kegiatan ESQ Caracter Building ini sengaja digelar pada momen bulan Ramadhan. Sebab, pada momen ini posisi iman dari pegawai yang beragama muslim tengah berada di posisi puncak.

"Tentunya kita ingin mengisi, bagaimana kita sebagai karyawan nantinya dapat berperan seoptimal mungkin dalam kemajuan organisasi BP Batam. Jadi tentunya kami juga ingin dengan kesadaran yang tinggi antara hak dan kewajiban berimbang, kami harapkan peran serta seluruh pegawai untuk dapat berperan dimana pun berada," katanya.

Ia mengharapkan, seluruh pegawai di lingkungan BP Batam dapat bekerja semaksimal mungkin. Karena setiap pegawai mempunyai tugas yang mulia. Sehingga diharapkan seluruh pegawai mempunyai kesadaran dalam memberikan kontribusi bagi BP Batam.

"Apabila pegawai punya kesadaran bahwa masing masing pegawai itu punya kontribusi, saya rasa BP Batam ini akan terus makin maju karena ditopang oleh SDM yang punya peran dan fungsi maksimal," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, ESQ Character Building adalah salah satu program dari ESQ yang bertujuan agar peserta mampu menemukan kebahagiaan spiritual. Sehingga memadang pekerjaan bukan beban melainkan sebuah pengabdian dan panggilan jiwa.

Selanjutnya, peserta dapat memaknai setiap tantangan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri sehingga dapat bekerja dalam tekanan/stress. Selain itu, meminimalisir sifat negative dan mengeluarkan sifat positif sehingga dapat bekerja sama dengan baik, dalam sebuah tim.

Kemudian, peserta dapat menanamkan kesadaran di dalam diri setiap individu akan pentingnya perbaikan yang terus menerus.

Terakhir, menyelaraskan nilai (Values) dan Keyakinan (Beliefs) dengan Perilaku (Behaviour) Pribadi. Sehingga hati, pikiran dan perbuatan menjadi sejalan. (EI)


Kunjungan Calon Investor Bidang KEK Kesehatan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Pusat Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPBB) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menerima kunjungan calon investor bidang KEK Kesehatan pada hari Selasa (4/4/2023) bertempat di Marketing Center BP Batam.

Dipimpin oleh Kepala Bidang Ekonomi Makro dan Pengembangan KPBPBB, Barlian Untoro, tim BP Batam menerima kedatangan tim Dr. Chaterine dari Malaysia yang berminat untuk berinvestasi di KEK Kesehatan, spesialisasi Beauty Clinic. 

Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya semenjak Dr. Chaterine dan timnya datang ke BP Batam beberapa waktu lalu untuk menyatakan minatnya berinvestasi di Batam.

“Hari ini kami datang untuk mengantarkan proposal bisnis kami, semoga dapat diterima dengan baik oleh tim BP Batam dan investasi ini dapat segera diwujudkan,” ujar Dr. Chaterine.

Merespon perkataan Dr. Chaterine, Barlian Untoro menyampaikan bahwa setelah menerima proposal ini timnya akan segera mengkaji kebijakan terkait KEK Kesehatan ini.

“Terima kasih atas minatnya berinvestasi di Batam, proposal ini kami terima dan akan segera kami kaji, harapannya minggu depan sudah selesai sehingga kita bisa langsung mengadakan rapat lanjutan bersama dengan Direktur Badan Usaha Rumah Sakit, dr. Afdhalun,” terang Barlian.

Menambahkan informasi yang disampaikan oleh Barlian, Kepala Bidang Pengembangan KEK, Hermawan menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha untuk memberikan kemudahan berinvestasi di KEK Kesehatan yang diminati oleh Dr. Chaterine ini.

“Dari sisi KEK, pasti akan kami bantu untuk kemudahan berinvestasi melalui kebijakan dan regulasi yang dapat kami terbitkan,” pungkas Hermawan.

Hal ini sejalan dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang berkomitmen serta menjamin kemudahan berinvestasi bagi para calon investor sehingga akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam secara berkelanjutan. (mi)


Warga saat Menyaksikan Kebakaran Mall Botania. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Plaza Botania 1 yang berada di kelurahan Belian, Batam Kota, Kota Batam dilalap si jago merah pada Rabu (5/4/2023) pukul 03.30 Wib dini hari. 

Informasi yang dihimpun, penyebab kebakaran Plaza Botania 1 ini diduga terjadinya arus pendek sehingga insiden ini menyebabkan sejumlah kios seperti, konter Handphone, toko elektronik pakaian hangus terbakar. 

Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia menjelaskan, kronologi kebakaran tersebut bermula dari adanya kobaran api di salah satu kios yang dilihat oleh warga setempat sekira pukul 03.30 Wib. 

"Selanjutnya, kios tersebut didobrak dan sempat berupaya dipadamkan dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) namun api tak berhasil dikuasai," ucap Betty kepada wartawan. 

Melihat kobaran api semakin membesar, akhirnya peristiwa itu dilaporkan ke pihak security. Selanjutnya security kordinasi langsung dengan pihak pemadam kebakaran. 

Hingga kini, kata AKP Betty, armada Damkar di lokasi sudah ada 10-15 unit berjibaku memadamkan titik api. 

"Alhamdulillah, pada peristiwa ini dilaporkan tidak ada korban jiwa. Hanya mengalami kerugian meteri," ucap AKP Betty. 

Untuk penyebab kebakaran, pihaknya belum dapat mengetahui. "Saya belum bisa menyimpulkan apa penyebab kebakaran ini. Nanti pihak Labfor yang bisa menjawab," kata Betty. 

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Batam Kota bersama sejumlah personel Polsek Batam Kota masih di TKP.

Redaksi


Muhammad Rudi Serahkan Bantuan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk menyapa masyarakat Kecamatan Bulang, Minggu (2/3/2023).

Dalam rangka safari ramadan kali ini, orang nomor satu di Kota Batam tersebut menyambangi dua titik sekaligus. Masjid Al Barokah Tanjung Kubu dan Masjid Al Muklishin Bulang Kebam.

Kehadiran Rudi pun mendapat sambutan hangat dari ratusan jemaah yang telah menanti.

Selain menyapa masyarakat hinterland, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepri tersebut turut menyerahkan bantuan sosial (bansos) untuk pembangunan kedua masjid yang didatanginya.

Dengan rincian, Masjid Al Barokah Tanjung Kubu mendapat bantuan sebesar Rp 75 juta. Sedangkan Masjid Al Muklishin Bulang Kebam mendapatkan bantuan senilai Rp 50 juta.

Rudi berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk kemakmuran masjid ke depannya.

"Saya sengaja hadir ke pulau ini. Selain silaturahmi, saya juga ingin tahu perkembangan masyarakat di Bulang. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat," ujarnya usai melaksanakan tarawih berjemaah di Masjid Muklishin Bulang Kebam.

Selain itu, Kepala BP Batam tersebut mengatakan bahwa pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengupayakan pengembangan pulau-pulau terpencil yang ada di Kota Batam. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah hinterland guna menjadikannya sebagai destinasi wisata andalan di Kota Batam.

Tidak hanya itu saja, Rudi juga memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat hinterland.

"Saya berharap, ada perubahan yang signifikan ke depan dengan inovasi yang terus kita siapkan. Semoga pembangunan Batam saat ini juga berdampak untuk pengembangan wilayah hinterland agar perekonomian bisa terus maju," tambah Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam.

Dalam penyampaiannya, Rudi juga menyinggung terkait rencana BP Batam dalam pengembangan Pulau Rempang dan Galang menjadi kawasan ekonomi baru.

Mengusung konsep "Green and Sustainable City" Rudi berharap pembangunan dua pulau itu akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian wilayah hinterland.

"Kita harus berkolaborasi dalam pembangunan saat ini. Jika kita kompak, maka kota baru bisa kita nikmati bersama," pungkasnya. (DN)



Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, pembangunan infrasktruktur Kota Batam terus dikebut. Hal ini tak lain untuk mewujudkan Batam sebagai kota modern di tahun 2029 mendatang.

Muhammad Rudi mengatakan sejak ia ditunjuk  sebagai Kepala BP Batam tahun 2019 dan Walikota Batam tahun 2016, ia lebih fokus menyelesaikan pembangunan infrasktruktur. Terutama pembangunan jalan, pembangunan Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar hingga pembangunan Rumah Sakit Internasional.

"Semuanya sudah berjalan, namun belum selesai. Karena untuk pembangunan infrasktruktur ini tidak semudah yang kita bayangkan," ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi melanjutkan, sejak dilantik sebagai ex officio Kepala BP Batam, dirinya langsung menyatukan visi dan misi pembangunan Kota Batam di BP Batam dan Pemko Batam. Dengan menjabat sebagai ex officio, dirinya pun berhasil menyatukan keduanya.

"Saya bersyukur karena 2019 saya diangkat langsung saya dudukkan semua alhamdulillah bisa disatukan," katanya.

Setelah menyatukan keduanya, kemudian dalam melakukan pembangunan infrasktruktur Muhammad Rudi kembali menyelesaikan permasalahan dengan masyarakat sebagai pemegang lahan. 

Namun, permasalahan itu tidak sampai berlarut-larut karena masyarakat Batam yang kompak dalam mendukung pembangunan infrasktruktur.

"Maka kekompakan ini harus kita jaga supaya nanti di 2029, saya berharap seluruh jalan di Kota Batam sudah selesai semua. Kalau 2029 kita kejar dan selesai semua, maka Batam kota modern sudah bisa kita nikmati," tegasnya.

Bahkan, tidak sampai tahun 2029 pun atau 2 tahun mendatang, masyarakat sudah bisa melihat perubahan Kota Batam yang sangat signifikan.

Mulai dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi Beach; pemabangunan Fly Over Sei Ladi hingga jalan ke arah Sekupang yang sudah berjalan. Sementara untuk jalan arteri Batu Aji ke Sagulung, pembangunannya ia serahkan ke Pemko Batam.

"Intinya di 2029 sudah sempurna," katanya.

Untuk itu, dengan rampungnya seluruh pembangunan ini, maka Kota Batam akan menjadi tempat kedatangan seluruh penduduk di Indonesia. Tentunya, masyarakat Batam diingatkannya untuk tidak menjadi penonton saat Batam menjadi kota modern.

"Hari ini sudah mulai ramai (investor) yang akan mau masuk. Datang ke BP Batam mau investasi. Untuk itu kedepannya persaingan akan semakin tinggi," jelasnya.

Sehingga, ia tak henti-hentinya meminta agar masyarakat Batam untuk mempersiapkan diri. Ia tidak ingin, Batam yang sudah menjadi kota modern dikuasai oleh orang luar, akan tetapi masyarakat Batam yang harus terlebih dahulu menikmatinya.

"Maka sekarang sudah saya sampaikan. Karena teknologi berpacu pada kesejahteraan, tidak bisa ditahan oleh kepala daerah," katanya.

"Saya siapkan seluruh infrasktruktur, warga Batam tinggal berpikir, kira-kita mau kemana untuk kehidupan kedepannya," pungkasnya. (EI)


Konfrensi Pers Penyitaan Uang Dugaan Tindak Pidana Korupsi BOP PKBM. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksan Negeri Karimun melalui Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Tanjungbatu lakukan penyitaan uang kasus dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PKBM.

Hal itu di ungkapkan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Tanjungbatu, Doni saat gelar komprensipers di Kantor Cabjari Kecamatan Kundur, Kabupten Karimun, Selasa (4/4-2023).

"Penyitaan berupa uang sebesar Rp. 250.000.000, terkait perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi BOP. Pendidikan Kesetaraan pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bakti Negeri Kecamatan Kundur Barat Kota Tanjung Batu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2016, 2017, 2018, dan Tahun 2019," ujarnya. 

Uang yang berhasil disita, lanjutnya, ia tidak menghapus pidana, sehingga proses penegakan hukum terkait tindak pidana tersebut akan terus dilanjutkan.

"Sampai dengan hari ini penanganan perkara tersebut berada di tahap penyidikan dan belum ditetapkan tersangka. Karena kami masih menunggu perhitungan Kerugian Negara (PKN) yang dilakukan oleh Ahli," tutur Doni.

"Dengan begitu, kita akan dapat menentukan secara pasti berapa kerugian yang terjadi dalam perkara ini, selama itu nantinya akan kita lihat siapa aktor utama / intellectual dader dalam perkara ini untuk dapat dimintai pertanggungjawabannya," ungkapnya Doni kembali.

Dalam giat tersebut, turut dihadiri oleh seluruh Tim Tindak Pidana Khusus CABJARI Tanjung Batu masing-masing :
1. Nama : M. ILHAM MAULUDI, S.H.,M.H
Jabatan : Kepala Sub Seksi Tindak Pidana Umum & Pidana Khusus/Jaksa Penyidik

2. Nama : MUTIA KHANADITA, S.H.
Jabatan : Kepala Urusan Pembinaan/Jaksa Penyidik

3. Nama : MUHAMMAD ARFIAN, S.H.
Jabatan : Staff Pidum Pidsus

4.Nama : ENDA PERMANA MASHURI NASUTION, S.H.
Jabatan : Staff Pidum Pidsus

(A.Yahya)


Santuni Anak Yatim Piatu. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Masih dalam rangkaian Safari Ramadhan, Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan bantuan sosial bertempat di Masjid Al-Ijtihad Rusunawa Kabil, Minggu (2/4/2023). 
 
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan kalam ilahi oleh KH. Nurjaman dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua rombongan, Kepala Biro Keuangan BP Batam, Siswanto. 
 
Dalam kesempatan pertama, Siswanto mengatakan tujuan utama kegiatan ini dilaksanakan adalah sebagai upaya BP Batam untuk bersilaturahmi kepada masyarakat, khususnya penghuni Rusunawa Kabil.
 
“Agenda tahunan ini kami helat tidak hanya memberikan bantuan sosial kepada masjid dan santunan untuk anak yatim, tapi yang utama adalah menjalin silaturahmi dengan penghuni rusunawa,” kata Siswanto.
 
“Semoga bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi yang menerima dan menjadi berkah untuk kita semua,” harapnya.
 
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada Masjid Al-Ijtihad Rusunawa Kabil oleh Siswanto kepada Ketua Pengurus Masjid, Rumanto.
 
Ia turut menyampaikan apresiasinya atas bantuan sosial yang disalurkan oleh BKDI BP Batam. 
 
“Alhamdulillah terima kasih atas bantuan dari BP Batam, semoga ke depan masjid ini bisa dimakmurkan lewat bantuan yang telah diberikan,” ujar Rumanto.
 
Setelahnya, santunan diserahkan kepada 50 anak yatim Panti Asuhan Yayasan Ash-Habul Yamin oleh Siswanto beserta rombongan.
 
Senyum sumringah para anak yatim memberi energi positif kepada peserta kegiatan dan menambah sukacita kegiatan Safari Ramadhan sore itu.
 
Untuk mengisi waktu sebelum berbuka, para tamu undangan dengan khidmat mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Agus Yusif Subhani.
 
Kegiatan pun kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaah yang dilaksanakan dengan penuh khusyuk dan syahdu.
 
(rud)
 


Benih Lobster yang Diamankan BC Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dalam skema Patroli Jaring 
Sriwijaya bersama Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil gagalkan penyelundupan benih lobster sebanyak 60 ribu ekor senilai Rp 9 miliar di perairan Batam yang diangkut menggunakan High Speed Craft (HSC) pada Minggu (2/4-2023).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, M. Rizki Baidillah mengungkapkan bahwa tangkapan ini merupakan laporan dari masyarakat bahwa terdapat kegiatan muat barang yang berisi benih lobster.

“Pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 01 dan 02 April 2023, Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun bersama Ditreskrimsus Polda Kepri mendalami informasi dari laporan masyarakat bahwa terdapat speedboat di pelabuhan tikus yang diduga melakukan kegiatan muat barang berupa Benih Baby Lobster. Berdasarkan informasi tersebut Tim segera menyebar armada ke semua titik yang menjadi perlintasan,” ungkap Rizki.

Kata Rizki, Minggu (02/04) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB speedboat target berhasil ditemukan dan Tim melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil diamankan di Perairan Pantai Pulau Durian. Selanjutnya kapal beserta muatan diamankan di dermaga Bea Cukai, Tanjung Uncang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, didapatkan sebanyak 60 ribu ekor Benih Baby Lobster jenis Pasir yang tidak 
dilengkapi dengan dokumen kepabeanan dan cukai, serta termasuk dalam kategori barang larangan pembatasan dengan estimasi nilai barang mencapai Rp 9 miliar,” tambah Rizki.

Rizki juga menambahkan bahwasanya akan langsung dilakukan pelepasan agar tidak mati apabila terlalu lama didiamkan.

“Kalau didiamkan berlama-lama, mungkin hanya beberapa jam saja bertahannya oleh sebab itu harus segera dilepaskan,” ujar Rizki.

Kemudian, lanjutnya, pelapasanliaran benih lobster dilakukan di wilayah perairan Pulau Ngual dengan disaksikan langsung oleh Karantina Perikanan Batam, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam 
serta Marinir Batam. Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan kondisi perairan yang tidak tercemar dan lingkungan yang aman untuk tumbuh kembang benih lobster.

"Penyelundupan benih lobster dapat dijerat Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 dan/atau Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah 
diubah dengan UU RI Nomor 44 tahun 2009 tentang Perikanan dan/atau Pasal 87 jo Pasal 34 UU RI Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 3 Miliar," tuturnya.

Redaksi


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi mengajak seluruh masyarakat Kota Batam turut mengawasi berbagai pembangunan yang saat ini tengah dijalankan.

Tujuannya, untuk memastikan pembangunan yang dilakukan telah sesuai dengan usulan, perencanaan dan kualitas yang ditentukan.

"Jadi saya titip kepada bapak dan ibu sebagai masyarakat Kota Batam. Kalau ada sesuatu yang menurut bapak dan ibu tidak pas, tolong sampaikan kepada saya," tegasnya, Sabtu (1/4/2023).

Muhammad Rudi melanjutkan, sebelum menghadiri kegiatan Safari Ramadhan di di Masjid Thoriqul Jannah, Mitra Raya, dirinya menyempatkan diri memantau pembangunan jalan menuju Bandara Hang Nadim. Dimana, selama ini, dirinya hanya mengontrol sendiri pembangunan yang tengah dilaksanakan.

"Karena-kadang sudah dikontrol pun hasilnya tidak positif. Jadi saya titip kepada bapak dan ibu. Sehingga sebelum selesai lebih baik kita perbaiki jika tidak sesuai. Dari pada nantinya sudah jadi, tidak mungkin dibongkar kembali," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, BP Batam kembali melaksanakan pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa. Pembangunan jalan tersebut mencapai Panjang 20 km untuk tahun tunggal atau single year tahun anggaran 2023.

Pembangunan ruas jalan tersebut dimulai pada 5 Januari hingga 31 Desember 2023. Adapun detail pengerjaan sebagai berikut:

Pekerjaan pertama, Jalan Yos Sudarso tahap 4 sepanjang 2,4 km (Ruas Underpass Pelita – Nagoya Gate) dengan kontraktor PT. Kuala Batee Indonesia dan konsultan pengawas PT. Calvindam Jaya. EC

Selanjutnya Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 9 km (Ruas Simp. Laluan Madani - Simp. Bundaran Punggur) dengan kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. - PT. Maju Bersama Jaya (KSO) dan konsultan pengawas PT. Portal Engineering Perkasa

Kemudian Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 2,6 km (Ruas Bundaran Punggur - Simp. Bandara) dengan kontraktor PT. Harap Panjang dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

Ada juga Pengembangan Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 km (Simpang Batu Besar – Simpang Turi) dengan kontraktor PT. Sinar Arengka Setia Maju dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

Terakhir, Bundaran Bandara (Simpang Lampu Merah Bandara Hang Nadim) berdiameter 100 m serta panjang jalan mencapai 800 m dengan kontraktor PT. Kurnia Djaja Alam dan konsultan pengawas PT. Astadipati Duta Harindo

Sepanjang jalur tersebut nantinya akan dikembangkan jalan yang semula memiliki dua, tiga, dan empat lajur, seluruhnya akan dilebarkan menjadi lima lajur kiri dan kanan. Selain itu sejalan dengan pembangunan jalan, BP Batam juga melakukan peningkatan saluran drainase. 

"Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” imbuhnya. (EI)


Ketua GN-PK Kepulauan Riau, Muhammad Agus Fajri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Gerakan Nasional Peberantasan Korupsi (GN-PK) Kepulauan Riau, melaporkan Penggunaan Gelar Akademik yang diduga palsu oleh Rudi alias Muhammad Rudi, yang kini menjabat Wali Kota Batam dan Ex Officio Kepala Badan Pengusahaan Batam. Sebagai pejabat publik, perbuatan yang dilakukan Rudi itu dinlai merugikan masyarakat dari aspek legalitas dan moralitas.

''Sanksi hukum penggunaan gelar akademik palsu dalam Pasal 93 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi hukumannya cukup berat, yakni 10 tahun. Kenapa, karena sebagai pejabat publik, Sdr Rudi, jika terbukti, telah membohongi masyarakat dengan menyebut dirinya telah menempuh pendidikan tinggi strata 1 dan 2, sementara proses pendidikan tersebut tidak dapat dibuktikan,'' kata Ketua GN-PK Kepulauan Riau, Muhammad Agus Fajri, kepada wartawan, di Batam, Minggu, (2/4/2023).

Muhammad Agus Fajri didampingi sejumlah pengurus DPP GN-PK Kepri, telah menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri sebagai pelapor pada Rabu, 29 Maret 2023. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ditandatangani setelah menjawab 
belasan pertanyaan dari Penyidik di Ruang Unit I Subdit 1 Ditreskrimum Polda Kepri. 

''Kami telah memberikan keterangan di Polda Kepri, sebagai tindak-lanjut laporan kami di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar (Mabes) POLRI, Jl Trunojoyo nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 9 Februari 2023 lalu," ujarnya. 

Menurut Agus Fajri, ada sejumlah fakta hukum yang membuat pihaknya patut menduga Rudi menggunakan gelar akademik palsu. Pertama, Rudi memperoleh ijazah Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga pada 2005. 

Kemudian dia memperoleh ijazah Magister Manajemen (S2) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia yang tidak terdaftar di Pangkalam Data Perguruan Tinggi. Selanjutnya Rudi memiliki gelar Sarjana Ekonomi (S1) jurusan Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tribuana pada 2015. 

''Dalam keterangan akademik di Adhy Niaga, Rudi lulus sebagai Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen pada tahun 2005. Tetapi, sepuluh tahun kemudian dia menempuh kuliah di jurusan yang sama dan kembali mendapat gelar yang sama. Artinya, Rudi sendiri yang menyatakan bahwa gelar terdahulu tidak sah, sehingga dia kembali meraih gelar yang sama. Perbuatan yang dilakukan oleh Rudi tersebut tidak sesuai dengan perbuatan seorang yang berpendidikan tinggi, dan patut diduga sebagai tindakan menutupi keabsahan ijazah yang dimilikinya terdahulu,'' ucap Agus Fajri.

Fakta kedua, menurut Agus Fajri, pada 23 Oktober 2020, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat memberi keterangan bahwa Ijazah Rudi dari STIE Adyi Niaga tidak memiliki dasar. Penjelasan itu disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Prof Dr Uman Suherman AS, MPd, karena mereka telah menyelidiki bahwa Rudi tidak memiliki daftar hadir selama kuliah, tidak memiliki Kartu Rencana Studi selama kuliah, tidak memiliki Kartu Hasil Studi selama kuliah, tidak pernah menjalani Yudisium Kelulusan, serta tidak terdata di Pangkalan 
Dikti. Tetapi sebulan kemudian, yakni 30 November 2020, tiba-tiba ibarat sulap, sim salabim, semuanya jadi ada. 

''LLDIKTI telah menjawab surat Aktivis Batam, Paulus Lein, yang menyatakan ijazah Rudi tidak sah, dan sebulan kemudian keterangan LLDIKTI itu diputar-balik 180 derajat, tetapi tidak ada surat yang ditembuskan ke Paulus Lein, yang menjelaskan bahwa dokumen yang dicari sebulan lalu sudah ditemukan entah dari laci mana. Terus, Pangkalan Dikti, yang tentu saja dapat diubah oleh Teknisi LLDIKTI, tiba-tiba beres dan nama Rudi terdaftar dengan betul atau kebetulan. 'Akrobat' ini menjadi tontonan yang menarik untuk disaksikan, dan patut diduga merupakan tindakan menutupi data palsu di balik pemberian gelar akademik,'' kata Agus Fajri.

Agus Fajri menambahkan, masih banyak fakta-fakta menarik dari seputar ijazah yang berlapis-lapis dimiliki oleh penguasa tunggal di Kota Batam ini. 

''Pengaduan tentang penggunaan gelar
akademik palsu ini kami harap diproses dengan sungguh-sungguh oleh penyidik Polda. Sebagai ormas yang khusus menyorot korupsi dan perilaku korupsi para pejabat, GN-PK Kepri menilai 
penggunaan gelar ijazah palsu merupakan salah satu perilaku tidak taat hukum dari seorang pejabat publik. Dalam pasal 7 ayat 3 Anggaran Dasar GN-PK disebut GN-PK juga melaksanakan fungsi kontrol sosial terhadap lembaga-lembaga negara dengan cara mengakses informasi sebanyak mungkin yang selanjutnya diuji dan diklarifikasi, di mana hasilnya dilaporkan secara berkala kepada Presiden RI, Pimpinan DPR RI, dan masyarakat luas secara profesional dan bertanggungjawab,'' kata Agus Fajri.

Kasus itu berawal dari (1) Surat dari Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi Dewan Pimpinan Provinsi Kepri nomor: 033/Lap-GN-PK/II/2023 tanggal 9 Februari 2023 perihal Pengadian Penggunaan Gelar Pendidikan Palsu; (2) Laporan Informasi Nomor: LI-28/III/RES.1.9./2023/Ditreskrimum tanggal 9 maret 2023; (3) Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP.Lidik/109/III/RES.1.9./2023/Ditreskrimum tanggal 10 Maret 2023.

Selanjutnya Polda Kepri menerima rujukan dari Mabes Polri, maka Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri menyatakan sedang melakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana menggunakan gelar akademik tanpa hak dan/atau menggunakan ijazah palsu sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan/atau Pasal 28 Ayat (7) Jo Pasal 93 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang terjadi di Kota Batam diduga dilakukan 
oleh Sdr, Muhammad Rudi sebagaimana pengaduan GN-PK. (*)


Bannee PLH Kepri. 

BATM|KEPRIAKTUAL.COM: Di Bulan Suci Ramadhan tahun 2023 yang penuh berkah ini, pengurus Pelestari Lingkungan Hidup Kepulauan Riau (PLH Kepri) berbagi takjil kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di Simpang Bagan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Minggu (2/4-2023).

Pengurus PLH Kepri Foto Bersama Sebelum Berbagi Takjil. 

Ketua PLH Kepri, Jaya Moren, A.Md., S.T. mengatakan, pembagian berkah Takjil ini bertujuan untuk melatih semangat dan motivasi.

Foto Bersama Menunggu Takjil yang Mau Dibagi. 

Saling berbagai kepada sesama, dan mengharapkan keberkahan di Bulan Suci Ramadhan ini. 

"Ramadhan tahun ini dimanfaatkan oleh Pengurus PLH Kepri untuk memantapkan sinergitas sesama pengurus melalui kegiatan berbagi Berkah Takjil, buka puasa kepada para pengguna jalan," ujarnya. 

Pengurus PLH Kepri Membagikan Takjil Kepada Masyarakat Pengguna Jalan. 

Kemudian, lanjutnya, takjil yang mau dibagikan ada ratusan bungkus kotak takjil, berupa makanan dan minuman manis untuk sajian berbuka puasa yang dibagikan kepada pengguna jalan, baik pengendara motor, mobil maupun pejalan kaki.

Memberikan Takjil ke Pengguna Jalan. 

Dan kegiatan Berbagi Berkah Takjil ini didukung oleh Mayjen TNI Mar. (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. selaku Dewan Pelindung & Pembina PLH Kepri.

“Semoga takjil ini bisa menjadikan berkah bagi kita semua," tuturnya.

Redaksi


Setia Putra Tarigan ST Didampingi Istrinya Meminta dukungan dan Doa saat HUT ke 29 STM Dos Ni Roha Bengkong Baru dan Sekitarnya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Berkat dukungan keluarga dan sahabat, serta tokoh masyarakat Bengkong, Setia Putra Tarigan ST, kembali maju atau ikut bertarung dalam pemilihan legislatif tahun 2024. Dimana sebelumnya sudah pernah berkompetisi di tahun 2019.

Kata, Setia Putra Tarigan ST, ia membulatkan tekat kembali maju sebagai caleg untuk DPRD Kota Batam dari Partai Gerindra. 

“Saya sebagai kader Gerindra siap maju di 2024 sebagai caleg DPRD Batam. Tentunya berangkat dari dukungan keluarga, sahabat, teman-teman RT dan warga Bengkong, Serta warga Batu Ampar,” kata Tarigan, Minggu (02/04/2023) di acara perayaan ulang tahun ke 29 STM Dos Ni Roha Bengkong Baru dan Sekitarnya. 

Menurutnya, dirinya maju kembali sebagai caleg, juga di dasari kesiapannya dalam menampung aspirasi masyarakat serta melakukan program bermanfaat lainnya buat masyarakat

Ditambahkan suami dari Lindang br Sitohang, dukungan dari berbagai elemen terus mengalir, ia juga mengaku telah siap bertarung secara sehat dengan caleg-caleg lainnya. Sehingga nantinya akan terpilih anggota DPRD Batam yang tangguh, serta peduli terhadap masyarakat bawah.

Selain itu, pegusaha garmen ini juga berkeyakinan keterlibatannya dalam pesta demokrasi di 2024 bertujuan untuk mengambil peran dalam pembenahan di beberapa bidang seperti dunia pendidikan, ekonomi, dan memperjuangkan aspirasi serikat pekerja dan lain-lainnya

"Saya ingin masuk ke Dewan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, karna selama ini saya rasakan aspirasi masyarakat tidak tertampung dengan efektif. Misalnya ada aspirasi dari warga, namun terealisasi tiga tahun kemudian", ujar aktivis serikat pekerja ini. 

Tarigan berharap niat tulusnya dapat didukung oleh konsituennya dari paguyuban suku, tokoh masyarakat dan profesi di Daerah pemilihan (Dapil) 2 yaitu Kecamatan Bengkong dan Batu Ampar.

Redaksj


BP Batan menerima kunjungan dari Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) bakal melibatkan konsultan internasional asal China dalam pengembangan Pulau Rempang dan Galang ke depan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, mengungkapkan bahwa rencana kolaborasi ini sudah dibahas secara detail saat pihaknya menerima kunjungan dari Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute, Sabtu (1/4/2023).

"Konsultan internasional itu berbasis di Kota Shenzhen. Mereka adalah suatu institusi yang sangat kredibel di China dan ikut membantu pemerintah Shenzhen dalam membuat perencanaan yang baik," ujar Sudirman Saad.

Sudirman berharap, kolaborasi antara BP Batam dan konsultan internasional tersebut mampu memberikan pengaruh yang signifikan bagi pengembangan Pulau Rempang dan Galang nantinya.

Mengingat, BP Batam tengah memberikan atensi terhadap pengembangan kedua pulau tersebut sebagai kawasan pengembangan ekonomi baru yang mampu mendatangkan investor dalam peningkatan ekonomi daerah ke depan.

Hal ini juga terlihat dari pemaparan BP Batam terkait pengembangan Pulau Rempang dan Galang yang mengedepankan konsep “Green and Sustainable City”.

"Mereka juga mampu mengundang investor dari seluruh dunia, khususnya Hongkong, China dan Singapura. Hal ini pula yang membuat perkembangan Kota Shenzhen begitu pesat. Kita harapkan kolaborasi nanti juga bisa memberikan dampak positif," bebernya lagi.

Dalam pertemuan kemarin terungkap pula jika Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute mampu memberikan pengaruh baik terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (Special Economic Zone) di Shenzhen dengan capaian realisasi investasi asing sekitar ratusan triliun Rupiah dalam jangka lima tahun.

Sudirman menyebut, pencapaian tersebut merupakan hasil dari perencanaan mereka yang sangat komprehensif.

"Kita tentu berharap kolaborasi ini bisa terealisasi. Apalagi kita punya _land bank_ di Pulau Rempang dan Galang. Arahan Menko Perekonomian, tahun ini harus dikerjakan. Mudah-mudahan akan ada kerja sama yang baik ke depan," pungkasnya.

Sementara, Executive Director and Principal Researcher Shenzhen Greater Bay Area Institute, Shen Peng atau Mr. Sam, turut menyambut baik pertemuan dengan BP Batam tersebut.

Pihaknya pun telah mengunjungi langsung Pulau Rempang guna melihat kondisi dan potensi yang ada.

Mr. Sam pun optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal jika kolaborasi dengan BP Batam terealisasi.

"Kami sudah melihat kawasan Rempang. Kami tertarik untuk bisa terlibat dalam pengembangannya ke depan. Semoga kolaborasi ini dapat berjalan baik," ujarnya. (DN/BF)


Kepala BP Batam saat Menerima Kunjungan Calon Investor Asing. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, optimistis pertumbuhan ekonomi daerah bakal terus meningkat.

Hal ini sejalan dengan kenaikan investasi asing yang cukup signifikan di Kota Batam tahun lalu.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia,  investasi asing di Batam tahun 2022 naik 48,5 persen atau sebesar USD 746,85 juta dengan jumlah 1.738 proyek.

Di tahun tersebut, realisasi investasi mencapai Rp 13,63 triliun. Di mana, Penanaman Modal Asing (PMA) memiliki persentase cukup dominan yakni sebesar 82 persen atau setara dengan Rp 11,11 triliun.

Angka tersebut cukup dominan jika dibandingkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang hanya mencapai Rp 2,52 Triliun dengan total 2.153 proyek.

Keberhasilan BP Batam mendongkrak peningkatan nilai investasi asing juga memberikan pengaruh positif terhadap realisasi PMA di Provinsi Kepri.

Kota Batam sukses menyumbang persentase cukup besar terhadap realisasi investasi PMA Provinsi Kepri yaitu sebesar 79,97 persen.

"Sesuai arahan Menko Perekonomian, angka ini pun diharapkan terus naik setiap tahunnya. BP Batam pun juga sedang menyiapkan fasilitas pendukung seperti infrastruktur jalan, pengembangan dan peningkatan Bandara Hang Nadim Batam serta Pelabuhan Batu Ampar," ujar Rudi, Sabtu (1/4/2023).

Rudi menjelaskan bahwa investasi merupakan hal yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

Sebagai salah satu wilayah industri yang maju di Indonesia, sejumlah sektor industri pun berkembang cukup pesat di Kota Batam seperti manufaktur, jasa, pariwisata dan perdagangan.

Tidak hanya itu, kemudahan dalam berinvestasi di Kota Batam juga didukung dengan letaknya yang strategis dalam perdagangan internasional.

Rudi menyampaikan, ada lima sektor yang menarik minat investor asing. Pertama adalah Industri  Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran, Peralatan Listrik, Presisi, Optik dan Jam dengan realisasi investasi Rp. 4,24 Triliun.

Kedua, Industri Kimia dan Farmasi  dengan realisasi investasi Rp. 2,46 Triliun.

Selanjutnya, Industri Makanan dengan realisasi investasi Rp. 2,09 Triliun. Kemudian, sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran dengan total realisasi Rp. 1,14 Triliun.

Terakhir, sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya dengan realisasi Rp. 0,94 Triliun.

Dari kelima sektor tersebut, hanya sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran yang didominasi oleh investor dalam negeri.

"Pembangunan yang sedang dikerjakan untuk kepentingan umum. Saya optimis, pertumbuhan ekonomi daerah akan maju seiring kemajuan Kota Batam. Hal ini akan berdampak untuk daerah lain dan BP Batam sedang persiapkan kemajuan itu. Mari kita dukung bersama-sama," pungkasnya.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait membeberkan bahwa target investasi PMA Kota Batam sudah terpenuhi.

"BP Batam identik dengan PMA. Untuk target realisasi PMA sudah terpenuhi, dan ada tiga sektor yang cukup dominan yakni industri mesin elektronik, instrumen kedokteran dan peralatan listrik. Lalu ada sektor industri kimia dan farmasi serta makanan," ungkapnya. (DN)


Foto Bersama Kapolsek Kundur dengan Masyarakat saat Jumat Curhat. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolsek Kundur AKP BUALA HAREFA, S.H, M.H, tak henti-hentinya menyambangi masyarakat dan giat Jumat Curhat. Hal itu dilakukan untuk mendengar langsung curhat warga serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan Kepolisian di Pelabuhan Sungai Buluh Harapan Kita, Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Jumat (31/3/2023).

Kegiatan Jumat Curhat untuk mendengar langsung curhat masyarakat mengenai saran, kritikan, masukan serta aduan dari masyarakat.

Dalam kegiatan Jumat Curhat dihadiri 15 orang yang dipimpin oleh Kapolsek Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa di dampingi Kanit Lantas Iptu Indra Zakaria, Kanit Intel Polsek Kundur Ipda Ade Wiliem dan Bhabinkamtibmas Polsek Kundur Bripda Abri Dharma serta tiga pilar Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga.

“Program Jumat Curhat merupakan salah satu upaya pembinaan kemitraan Polsek Kundur Polres Karimun dengan masyarakat, dimana Polri dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan kepolisian,” ujar Kapolsek Kundur.

Kemudian, lanjutnya, kegiatan ini berlangsung santai dan penuh keakraban serta di isi dialog interaktif dengan masyarakat sambil menerima langsung curhat warga terkait situasi Kamtibmas.

Masyarakat juga memberikan saran dan kritik untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian Polsek Kundur kepada masyarakat.

“Intinya kami sangat membutuhkan saran, masukan, kritik, dan informasi masyarakat. Hal ini sebagai bahan evaluasi kami dalam rangka membenahi, memperbaiki ataupun meningkatkan kualitas kinerja pelayanan,” tambahnya.

Jumat Curhat merupakan agenda rutin mingguan sebagai penjabaran program Quick Wins Presisi Polri serta kebijakan Bapak Kapolri dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan motto gerakan semangat untuk melayani dan bertindak untuk melindungi. 

Rusli (44) salah satu warga Masyarakat di Pelabuhan Sungai Buluh Harapan Kita Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Kapolsek Kundur.

"Dengan kegiatan yang dilakukan ini, dapat menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan juga bisa bertukar pikiran dengan polisi," ungkapnya. 

A.Yahya


Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Diamankan Subdit III Ditreskrimsus Polda Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Subdit III Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan 2 orang tersangka, kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja hibah Bidang Kepemudaan dan Olahraga pada DPA-PPKD Pemerintah Provinsi Kepri, dana APBD dan APBD Perubahan Provinsi Kepri T.A 2020. 

Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Pol Nasriadi menjelaskan, tersangka pertama yang diamankan berinisial ARS yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Pemprov Kepri pada tahun 2020.

"Sementara tersangka yang kedua berinisial AR yang merupakan Kasubdit yang merupakan bawahan tersangka ARS,” kata Nasriadi di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (1/3/2023) siang. 

Dijelaskan Nasriadi, kedua orang ini telah ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat dalam kasus korupsi hibah terhadap kegiatan masyarakat senilai Rp 1,6 miliar yang diberikan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

"Ketika anggaran tersebut diberikan, kegiatan yang dimaksud tidak ada atau fiktif. 4 otang yang merupakan dari LSM telah ditangkap dam ditetapkan sebagai tersangka," bebernya.

Sedangkan kedua tersangka yang baru ditangkap ini merupakan ASN Pemprov Kepri. Mereka yang telah mengeluarkan anggaran tersebut, dan semuanya mendapatkan bagian dari uang senilai Rp 1.6 miliar.

"Tersangka ARS kita amankan di Tanjung Pinang pada Kamis (30/3/2023), sementara itu tersangka AR melarikan diri ke Jakarta setelah mengetahui status nya ditetapkan sebagai tersangka," ungkapnya. 

Setelah melakukan pelarian untuk menjauh dari kejaran petugas, tersangka AR berhasil diamankan di daerah Cingkareng pada Jum'at (31/3/2023). 

"Kedua tersangka yang masih aktif sebagai ASN di Pemprov Kepri ini akan kita proses lanjut, kita akan minta pertanggungjawaban karena telah menikmati uang negara," bebernya. 

Nasriadi melanjutkan, tidak untuk kemungkinan, kasus ini akan kita kembangkan dan telusuri kemana aliran dana ini dan siapa saja yang terlibat dalam pidana korupsi ini.

"Kita komitmen untuk menumpas kasus korupsi di Kepri. Saya tidak tau apakah itu anaknya Gubernur atau tidak. Yang jelas dia adalah tersangka kasus korupsi," pungkasnya.

Gi/Redaksi


Safari Ramadhan BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali melanjutkan agenda safari ramadan, Jumat (31/3/2023).

Kali ini, BP Batam berkesempatan mengunjungi dan menyapa masyarakat di Pulau Akar, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang.

Melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI), BP Batam berkomitmen untuk terus mempererat tali silaturahmi ke masyarakat.

Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan dan Administrasi Sumber Daya Manusia (SDM) BP Batam, Idul Priady, sebagai perwakilan BKDI menuturkan bahwa semangat safari ramadan tersebut juga menjadi wujud kepedulian Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, terhadap masyarakat.

"BP Batam selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan masyarakat luas. Melalui kegiatan BKDI ini, kita mencoba untuk membangun silaturahmi ke masyarakat Kota Batam," ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, BKDI BP Batam turut menyalurkan bantuan sosial kepada Masjid Nurul Bahari Pulau Akar berupa dana sebesar Rp 5 juta.

Selain itu, rombongan BKDI juga memberikan sebanyak 50 paket sembako berisikan beras, minyak, gula, dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat.

"Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat untuk pembangunan masjid dan masyarakat yang ada," tambahnya.

Idul mengungkapkan, agenda safari ramadan BP Batam melalui BKDI ini akan terus berlanjut sampai tanggal 16 April 2023 mendatang.

Selama kegiatan berlangsung, pihaknya akan mengunjungi dan memberikan bantuan ke beberapa masjid dan panti asuhan yang ada.

Selain infak dari internal pegawai, anggaran yang terkumpul selama kegiatan juga didapat dari dukungan mitra BP Batam.

"BP Batam sedang gencar membangun. Tujuannya agar investor bisa masuk ke Batam dan perekonomian pun terus berputar. Mari kita terus berkolaborasi bersama-sama mendukung pembangunan saat ini," pesan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Idul.

Usai memberikan bantuan, rombongan BKDI BP Batam sempat berkeliling pulau yang terletak tak jauh dari Jembatan I Barelang tersebut sebelum akhirnya menutup kegiatan dengan melaksanakan Salat Jumat berjemaah.

Puluhan warga pun tampak antusias menyambut kehadiran rombongan dari BP Batam yang diwakili oleh BKDI.

Banyak dari mereka berharap, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bisa berkunjung ke pulau yang mayoritas penduduknya berprofesi nelayan tersebut.

Ketua RW 003 Pulau Akar, Nurrohim, pun mengucapkan rasa terima kasih kepada BP Batam yang telah memperhatikan masyarakat di sana.

Ia mengungkapkan, warga pulau tersebut berjumlah sekitar 400 orang yang terdiri dari tiga Rukun Tetangga (RT) dan satu Rukun Warga (RW).

"Kami merasa bangga dengan kehadiran BP Batam. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat untuk kami," ujarnya. (DN)


Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Purwiyanto menghadiri undangan rapat Dewan Pengawas (Dewas) Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Batam pada Jum'at (31/3/2023) bertempat di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Dewan Pengawas BP Batam, Susiwijono Moegiarso, terdapat agenda pisah sambut Anggota Dewas, pembahasan mengenai laporan pemanfaatan ruang laut KEK Nongsa, perkembangan pemindahan operasional kapal PT. Pelni, hingga perkembangan kinerja BP Batam dalam mengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPBB).

Pada kesempatan ini turut diperkenalkan Anggota Dewas yang baru bergabung yaitu Oza Olivia selaku Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara menggantikan Untung Basuki yang saat ini telah menjabat sebagai Kepala Kantor Bea Cukai Jawa Timur I. Dengan ditunjuknya tambahan seorang Eselon I sebagai Dewas, hal ini membuktikan semakin besar dan pentingnya tugas serta peran BP Batam untuk mengelola dan mengembangkan KPBPB Batam.

Setelah memperkenalkan anggotanya yang baru, Susiwijono Moegiarso langsung memulai rapat dan meminta agar BP Batam segera merealisasikan berbagai perencanaan strategis yang telah disiapkan.

"Kami mendorong BP Batam agar segera memulai dan secepatnya merealisasikan rencana strategis yang telah disusun agar penyerapan anggaran dapat terwujud sesuai target yang telah ditetapkan," ujarnya.

"Fokus utama pada pengembangan Rempang dan Batu Ampar, agar segera diselesaikan persiapannya sehingga diharapkan dapat dikunjungi Bapak Menko Perekonomian dalam satu dua minggu ke depan," tegas Susi.

Pria yang sudah banyak membidani lahirnya kebijakan ekonomi nasional ini juga menyampaikan agar kendala yang dihadapi BP Batam dalam pelaksanaan proyek strategis di Batam dilaporkan secara berkala kepadanya.

"Apapun kendala yang dihadapi oleh BP Batam dalam mengembangkan Wilayah Batam, kami minta laporan detailnya sehingga seluruh stakeholder terkait dapat kami panggil untuk mempercepat proses pengembangan Batam ini," katanya lagi.

Merespon arahan Sesmenko Perekonomian tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan pihaknya telah merinci seluruh progress yang telah dan akan terlaksana hingga kendala yang dihadapi.

"Kami sudah merinci dan melaporkan progress serta kendala dalam melaksanakan proyek strategis di Batam dan tadi juga sudah dapat arahan dari Bapak Sesmenko selaku Ketua Dewas BP Batam," ungkap Purwiyanto.

"Rencananya awal April nanti, Dewas akan berkunjung ke Batam untuk memastikan seluruh progress ini berjalan sempurna dan jika memungkinkan nanti sekalian acara ground breaking di Rempang dan penandatanganan kerjasama Pelabuhan Batu Ampar," sambung Purwiyanto.  

Pria yang pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara di Kementerian Keuangan RI ini sangat bersyukur atas perkembangan tugas dan kinerja BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

"Dari hasil paparan kita tadi, terlihat perkembangan kinerja positif BP Batam dari tahun ke tahun oleh tim kita di bawah Kepemimpinan Bapak Muhammad Rudi yang berkomitmen untuk membawa Batam semakin maju kedepannya" ujar Purwiyanto.

"Mudah-mudahan cita-cita beliau menjadikan Batam Kota Baru dapat kita wujudkan bersama-sama," pungkas Purwiyanto.

Turut hadir mendampingi Wakil Kepala BP Batam, Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad (via Zoom); serta beberapa Pejabat Tingkat II, III, dan IV di lingkungan BP Batam. (mi)


Truk Tangki Air Bersih.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menambah 5 unit truk tangki selama bulan Ramadhan ini. Langkah ini dilakukan, untuk meningkatkan pelayanan dalam penyaluran air bersih di area sulit terjangkau atau stres area.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, penambahan 5 unit truk tangki merupakan arahan dari Kepala BP Batam.

Disampaikannya, Muhammad Rudi berpesan kepada pihaknya, agar terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Batam.

"Sesuai arahan beliau, kami berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya dari hulu (waduk dan produksi) hingga hilir (distribusi) agar menjamin ketersediaan air bersih di Batam dapat berjalan dengan baik," tegas Denny, Jumat (31/03/2023).

Ia menjelaskan, dengan penambahan 5 unit truk tangki tersebut, sehingga saat ini terdapat 20 unit truk tangki yang beroperasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, penanganan air bersih di area sulit terjangkau bisa lebih maksimal selama Ramadhan ini.

"Jadi kita siapkan 5 unit truk tangki tambahan. Untuk sementara ini, memang hitungannya sudah bisa cukup membantu," tuturnya.

Selain 20 truk tangki yang siaga, BU SPAM BP Batam juga berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran BP Batam jika dibutuhkan tambahan armada. 

Penyediaan armada truk tangki air tersebut dapat dikoordinasikan oleh Ketua RT/RW/Kelurahan setempat melalui Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) SPAM Batam di Bengkong dan Batu Aji; Layanan Call Center SPAM Batam di  (0778) 5700 000; Chat Whatsapp di 08117780155 dan Aplikasi “Air Minum Batam” di Play Store.

"Jadi kalau per orang minta kirim mobil dan dari orang lain juga minta akhirnya kita kesulitan. Di RT itu misalnya butuh 20 sampai 30 rumah, maka kita siapkan sesuai kebutuhan," imbuhnya. (EI)



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.