Foto Bersama Wakil Bupati Karimun, Polsek Kundur dan Pengurus Kwartir Periode 2022-2025.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim di dampingi Polsek Kundur melantik pengurus Kwartir Ranting Kundur masa bakti 2022-2025. Kegiatan di gelar tepatnya di Gedung Balai Srigading Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (11/3/2023).

Pada kesempatan itu Wakli Bupati Karimun H. Anwar Hasyim dalam sambutannya mengatakan, pelantikan Kwartir di Kundur ini merupakan organisasi yang berbeda dengan organisasi-organisasi lain yang ada di Kabupaten maupun di Pulau Kundur.

"Organisasi ini terdiri dari guru-guru sekolah, yang mana kegiatan pramuka ini memang di bentuk dari dalam sekolah. Dan di harapkan kepada guru-guru sekolah baik itu di SMP, SMA, maupun di SMK agar terus mengajak anak-anak sekolah untuk ikut serta dan bergabung dalam Organisasi pramuka," ujar Anwar Hasyim.

Di katakan juga, hari ini setelah melakukan musyawarah Ranting dan pengurus yang di lantik hari ini alhamdulillah sudah Resmi dengan begitu pengurus yang baru semoga bisa membina adek-adek pramuka dengan baik dan benar.

"Saya berharap dengan di lantiknya pengurus Ranting Kundur hari ini, semoga bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat. Terutama pada generasi muda, karena Pramuka ini salah satunya Organisasi yang bisa membentuk karakter yang baik. Artinya dari kepribadian mampu untuk mengajari disiplin, sopan santun, aslakul Karimah dan ini yang ditanamkan di dalam Pramuka," kata Anwar Hasyim.

"Mudah-mudah anak-anak kita hasil dari mereka seorang pramuka akan menjadi orang yang lebih baik,
baik dari ilmunya. Pengetahuannya terutama baik di tengah-tengah masyarakat Khusus nya masyarakat Kabupaten Karimun yang kita cintai ini," pungkas Anwar Hasyim kembali. 


A.Yahya


Foto Bersama Pembukaan STQH Kabupaten Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq S.Sos M.Si membuka secara resmi pelaksanaan seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) XV Tingkat Kabupaten Karimun tahun 2023 di Ruang Darul Nadwa, Masjid Agung, Kabupaten Karimun, Jumat (10/03/2023).

Kegiatan ini mengusung tema "Mari Kita Bangun Generasi Cerdas, Berilmu dan Berwawasan, Berpedoman pada Al-Qur'an".

Bupati Karimun dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada para kafilah yang berhasil mewakili kecamatannya untuk mengikuti STQH tingkat Kabupaten Karimun.

Ia menyampaikan bahwasannya para peserta maupun kafilah yang nantinya keluar sebagai yang terbaik dalam STQH Kabupaten Karimun akan dilakukan training center terlebih dahulu untuk mewakili kabupaten Karimun ke tingkat Provinsi.

"Selamat bertanding dan terima kasih kepada panitia pelaksana dan seluruh kafilah, semoga dari tingkat Kabupaten ini akan melahirkan kafilah terbaik kita untuk mengikuti STQH tingkat Provinsi Kepri yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang," kata Bupati Aunur Rafiq.

Bupati Karimun juga menyampaikan bahwa dewan hakim yang telah dilantik berperan penting dalam pelaksanaan seleksi STQH, ia berharap dewan hakim dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Bukan hanya sebagai juara, semoga pelaksanaan STQH ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan semangat para qori-qoriah untuk memuliakan ayat-ayat suci al-quran," ucapnya.

STQH ke XV ini diikuti sebanyak 133 peserta Qori Qoriah dari tiga cabang perlombaan dengan tujuh golongan atau katagori yang dipertandingkan.

Adapun cabang/ golongan dalam sileksi ini diikuti oleh 14 kafilah,dari 14 kafilah tersebut,yakni:

1. Cabang Tilawah Golongan Anak-anak: 28 Peserta
2. Cabang Tilawah Golongan Dewasa: 28 Peserta
3. Cabang Tilawah Golongan 1 Juz Tilawah: 19 Peserta
4. Cabang Tilawah Golongan 5 Juz Tilawah: 19 Peserta
5. Cabang Tilawah Golongan 10 Juz Tilawah: 21 Peserta
6. Cabang Tilawah Golongan 20 Juz Tilawah: 12 Peserta
7. Cabang Tilawah Golongan 30 Juz Tilawah: 6 Peserta

Sedangkan jika jumlah peserta berdasarkan kafilah,yakni:

1. Kafilah Karimun: 14 Peserta
2. kafilah Kundur: 11 Peserta
3. Kafilah Moro: 11 Peserta
4. Kafilah Meral: 11 Peserta
5. Kafilah Meral Barat: 13 Peserta 
6. Kafilah Tebing: 12 Peserta
7. Kafilah Kundur Utara: 4 Peserta
8. Kafilah Kundur Barat: 7 Peserta
9. Kafilah Durai: 8 Peserta
10. kafilah Buru: 7 Peserta
11. Kafilah Ungar: 6 Peserta
12 Kafilah Belat: 9 Peserta.

A.Yahya


Warung Isnaniah.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Usaha kedai runcit yang dijalankan Isnaniah terus berkembang, setelah dirinya memanfaatkan program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk. 

Semula, kedai Isnaniah yang beralamat di Jalan Pendidikan Layang, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat hanya menyediakan sembako dan berbagai kebutuhan pokok, itupun belum lengkap. Pasalnya ia kekurangan modal untuk menambah jenis dagangan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. 

Namun, setelah dirinya memanfaatkan program PUMK PT Timah Tbk, jenis dagangannya semakin bertambah dan bisa memenuhi kebutuhkan konsumen. Sehingga masyarakat sekitr tak perlu jauh-jauh lagi untuk membeli kebutuhan rumah tangga. 

"Awalnya saya keterbatasan modal untuk menambah jenis dagangan, tapi warga sekitar berharap kedai saya menyediakan banyak keperluan sehari-hari sehingga mereka tidak jauh ke pasar untuk membeli kebutuhan itu," ceritanya Isnaniah, Sabtu (11/3-2023).

Dengan permintaan tetangga sekitar tersebut membuat Isnaniah mencoba mencari cara untuk mendapatkan tambahan modal. Sehingga ia memanfaatkan program PUMK PT Timah Tbk. 

Saat ini, usaha kedai sembakonya terus berkembang dan sudah bisa melengkapi kebutuhan masyarakat di sekitar seperti beras, minyak goreng dan lainnya. 

"Program ini menarik dan banyak membantu pelaku usaha kecil seperti saya, karena prosesnya yang mudah dan tidak ada potongan. Modalnya benar-benar bisa kita gunakan untuk jadi modal usaha," ungkapnya.

Kedepan, Ia berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga bisa dimanfaatkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.

A.Yahya


Unjuk Rasa Warga Kampung Panau di PT Blue Steel Industries.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan warga Kampung Panau, Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam yang didominasi oleh kaum emak-emak melakukan aksi unjuk rasa dengan cara mendatangi area perusahaan PT Blue Steel Industries yang berada di Kabil, kota Batam pada, Jumat (10/3/2023) siang.

Adapun maksud dan tujuan dari kedatangan ratusan warga tersebut yakni meminta kepada pihak perusahaan asal Australia tersebut, agar menghentikan dulu sementara aktifitas pematangan lahan atau cut and fill diatas lahan seluas 60 hektare itu.

Hal itu dikarenakan antara pihak perusahaan belum ada kata sepakat dengan masyarakat tempatan yang berada di wilayah Kampung Tua Kampung Panau, Kabil, perihal kompensasi atas dampak lingkungan yang dihasilkan dari pengerjaan proyek tersebut.

Tokoh Masyarakat Kampung Panau, Hasan Deni sangat menyesalkan atas sikap arogansi yang ditunjukkan oleh manajemen perusahaan PT Blue Steel Industries Kabil.

Menurutnya, pihak perusahaan tidak memiliki itikad baik sedikitpun dengan warga tempatan yang berada di wilayah Kampung Tua, Kampung Panau, Kabil, sebelum pelaksanaan pengerjaan pematangan lahan dilokasi perusahaannya.

"Yang jelas, perusahaan ini tidak ada itikad baik dengan warga disini, sehingga terjadinya aksi unjuk rasa hari ini," ujar Hasan Deni kepada media disela-sela aksi unjuk rasa.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebelumnya dia sudah pernah menyampaikan kepada pihak perusahaan, bahwasannya di wilayah Kampung Panau ada sejumlah masyarakat yang telah sejak lama mendiami wilayah tersebut.

Bahkan lanjutnya, sebagian besar warga yang tinggal di wilayah Kampung Panau tersebut sudah menempati wilayah itu sejak sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dan, diwilayah Kampung Panau ini juga terdapat beberapa sekolah seperti SMK Negeri 6 Batam yang jumlah siswanya mencapai ribuan orang. Lalu, ada juga Sekolah Dasar, Puskesmas dan juga tempat ibadah.

"Artinya, diwilayah ini ada masyarakat yang sudah turun temurun dan beranak pinak tinggal di Kampung Panau ini. Tolong, kami dihargai," tegasnya.

"Kami sangat terganggu sekali dengan aktifitas yang dilakukan perusahaan ini. Apalagi, saat ini pengerjaannya sudah merangsek ke bibir pantai dengan cara reklamasi. Ini sudah sangat kelewatan," ucapnya lagi.

Pihaknya meminta kepada pemerintah dalam hal ini kepada Pemko Batam dan BP Batam, agar bisa memberikan perhatiannya sedikit terhadap warga yang terdampak dari pembangunan PT Blue Steel Industries.

Lanjutnya, warga disini bukannya tidak mendukung terhadap pembangunan dan investasi yang dilakukan oleh pemerintah. Namun, ada yang perlu diperhatikan juga dampak dari pembangunan tersebut terhadap warga sekitar yang mayoritas bekerja sebagai nelayan.

"Akibat dari reklamasi tersebut, warga kami yang bekerja sebagai nelayan tak bisa lagi mencari ikan dilaut karena lautnya keruh dan berlumpur," ucapnya dengan wajah lesu.

Kemudian, hal lainnya yang menurutnya pihak perusahaan tidak mempunyai kepedulian dengan warga sekitar yakni pada saat dilakukannya pertemuan mengenai sosialisasi Amdal yang difasilitasi oleh pihak Kelurahan.

Saat itu, pihak perusahaan memang ada mengundang warga untuk datang ke Kantor Lurah untuk sosialisasi Amdal. Namun, hingga kini belum ada kelanjutannya mengenai dana kompensasi yang berhak diterima warga dari pengerjaan proyek tersebut.

"Kami minta jangan ada dulu aktifitas pengerjaan untuk sementara ini, sebelum ada kesempatan pihak perusahaan dengan warga," pintanya.

Dilokasi yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin yang kebetulan berada dilokasi mengatakan terlebih dahulu akan meminta surat menyurat dan legalitas apa saja yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Kenapa hal itu perlu dilakukan, karena surat menyurat dan legalitas itu menjadi hal yang paling utama dimiliki oleh sebuah perusahaan, sebelum mulai melakukan pengerjaan sebuah proyek.

"Saya hadir disini untuk memediasi antara warga dengan pihak perusahaan, karena ini merupakan Dapil saya. Dan, saya minta pihak perusahaan dapat menunjukan legalitas apa saja yang dimiikinya saat ini," ucap Wahyu usai kegiatan.

Lebih lanjut Politisi Partai PKS Kepri mengatakan, dia akan meminta kepada perusahaan apakah sudah mempunyai izin Amdal untuk melakukan reklamasi, apakah sudah dimiliiki apa belum.

Kemudian, mengenai Tata Ruangnya, apakah sudah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan apa tidak. Karena, sepengetahuannya, Rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP-3-K) hingga saat ini belum juga disahkan oleh pemerintah pusat.

"Setahu saya, RZWP-3-K belum disahkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Dan, tahun ini masih pembahasan RTRW untuk penggabungannya," jelasnya.

Masih menurut Wahyu, sebagai wakil rakyat yang duduk di Lembaga Legilslatif, sudah menjadi kewajibannya untuk memperjuangkan apa yang menjadi hal-hak dari masyarakat. 

Namun, bukan berarti dia tidak mendukung investasi? Wahyu dengan tegas sangat mendukung masuknya investasi ke Kepri khsususnya Batam. Tapi, harus juga memperhatikan masyarakat yang ada disekitar lokasi perusahaan terkena dampak dari pembangunan itu apa tidak.

"Melalui kewenangan yang saya miliki, saya akan memperjuangkan keinginan dari masyarakat Kampung Panau, untuk mendapatkan apa yang menjadi haknya," pungkasnya.

Tampak hadir dalam aksi unjuk rasa itu, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, Ketua RW 004 Kampung Panau, Abdullah Ali, Ketua RW 006 Jasinta, Arminda dan Gusti Ayu, Kamari, Tokoh Masyarakat Kampung Panau, Hasan Deni dan ratusan warga Kampung Panau yang didominasi oleh emak-emak.

Fay/Redaksi


Luhut Binsar Panjaitan Hadiri Grand Launching PT Free The Sea.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam memberikan apresiasi atas peluncuran PT. Free Tea Sea yang merupakan anak perusahaan dari PT WIK Far East asal Jerman yang beralamat di Panbil Industrial Estate Muka Kuning, Batam.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam Purwiyanto yang turut hadir menyaksikan Grand Launching PT. Free The Sea pada Kamis (9/3/2023).

Ia didampingi oleh Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam; Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait; dan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Binsar Tambunan.

PT Free The Sea bergerak dalam pengolahan daur ulang limbah plastik menjadi barang dengan nilai ekonomis. Bekerja sama dengan masyarakat,  perusahaan Jerman ini mengumpulkan sampah botol plastik dari rumah-rumah warga dan didaur ulang menjadi Coffee Maker atau mesin pembuat kopi.

Adapun hasil sampah plastik didaur ulang menjadi PET Flakes dan Biji Plastik (Petrabs) untuk selanjutnya diolah menjadi salah satu bahan yg dipergunakan untuk pembuatan Coffee Maker atau mesin pembuat kopi yang merupakan produk utama PT WIK.

"Kami sangat apresiasi, investasi ini mendukung visi yang telah dicanangkan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi untuk mewujudkan Batam Green City kawasan tujuan investasi yang berwawasan lingkungan." Kata Purwiyanto.

Ia menyampaikan investasi ini akan berdampak sangat positif terhadap lingkungan. Gerakan daur ulang sampah plastik botol menurutnya juga membantu mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah. Termasuk mendukung pemerintah dalam menciptakan green industri berteknologi.

"Kami berharap ada Free The Sea berikutnya. Kami sangat senang ya terhadap apa yang dilakukan Free The Sea akan membawa dampak baik bagi lingkungan dan industri kita. Kami menanti investasi yang sama ke depan seperti pengolahan enceng gondok di waduk misalnya." Imbuh Purwiyanto.

Grand Launching PT Free The Sea ditandai dengan pemotongan pita oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, pada Kamis (9/3/2023) bersama dengan Mr. Markus Steckhan, Chief Strategy Officer of WIK Group.

Dalam sambutanya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan apresiasi yang mendalam bagi perusahaan Jerman yang membawa inovasi bagi dunia investasi di Indonesia, sekaligus membawa misi bagi keberlangsungan lingkungan yang sehat untuk generasi mendatang.

"Investasi ini luar biasa. Mendaur ulang sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi. Menjaga lingkungan kita dari microplastic yang merupakan bahan berbahaya bagi generasi penerus. Saya ajak warga Batam mendukung ini dengan kontribusi jangan buang sampah sembarangan tapi salurkan." Kata Luhut.

Pihaknya berpesan agar menjaga investasi ini. Sekaligus mengajak masyarakat Batam untuk mendukung gerakan pengelolaan sampah yang benar. 

Menurutnya, pencemaran sampah plastik di perairan akan berdampak secara signifikan bagi kesehatan anak-anak sebagai generasi masa depan. 

"Bayangkan saat kita membuang sampah plastik ke laut kemudian microplastics dikonsumsi oleh Ikan-ikan yang kita makan, bagi ibu hamil ini hampir pasti berdampak pada bayinya. Ayok kita dukung investasi ini. Jangan buang sampah sembarangan." Tegas Luhut.

Dengan hadirnya PT Free The Sea ini, dapat membantu pemerintah mewujudkan target pengurangan sampah plastik laut hingga 7%. 

"Saya mengajak teman-teman di Batam, yok kita dukung investasi ini." Pungkas Luhut.

International Commercial Manager WIK Group, Mr. Bahri Beyhan menambahkan, tahun lalu perusahaan telah berhasil mengumpulkan sekitar 20 juta PET Bottle dari seluruh wilayah Batam. Dan pihaknya sudah berhasil memproduksi sekitar satu juta mesin kopi menggunakan bahan baku upcycling ini.

Redaksi


Foto Bersama Usai Dilantik Wabup Karimun H. Anwar Hasyim.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM:  Wakil Bupati (Wabup) Karimun H. Anwar Hasyim M.Si melantik 68 orang Dewan Hakim seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) XV Tingkat Kabupaten Karimun di gedung Nilam Sari, Kantor Bupati, kecamatan Meral, kabupaten Karimun, Kamis (09/03/2023).

Kegiatan ini mengusung tema "Dengan Penilaian yang Profesional akan menghasilkan Qori Qoriah,Hafizh Hafizah, 'Mufasir Mufasirah yang handal'.

Pembukaan STQH tingkat Kabupaten Karimun ini akan dilaksanakan pada hari Jum'at tanggal 10 Maret 2023, sekitar pukul 14.00 WIB siang di Masjid Agung Karimun dan dijadwalkan ditutup pada hari Minggu tanggal 13 Maret 2023.

STQH Karimun tahun ini akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, yang dimana akan menggunakan sistem E-Maqra.

Dalam sambutannya, Wabup Karimun Anwar Hasyim mengucapkan terima kasih kepada dewan hakim yang bersedia ditunjuk dan diangkat sebagai orang yang mengemban amanah dan  orang yang berpengalaman serta profesional didalam STQH ke XV tahun 2023.

"Selamat kepada bapak Ibu Dewan Hakim, semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan profesional," katanya.

Wabup menyampaikan, bahwasannya Dewan Hakim adalah salah satu orang yang menyukseskan STQH yang dimana berkat Dewan Hakim Kabupaten Karimun sudah lima kali meraih juara di tingkat provinsi.

"Hasil dari pertandingan ini akan menjadi duta untuk mewakili kabupaten Karimun pada STQH tingkat provinsi tahun 2023 yang mana kita di tunjuk sebagai tuan rumah," ujar Anwar Hasyim.

A.Yahya


Foto Bersama Anggota DPRD Kepri, Ery Suandi dengan Buruh Pelabuhan. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ery gelar reses bersama angota buruh pelabuhan Sungai Buluh, di Kafe Pesisir Pantai Jaln M. Daud, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kamis (9/3/2023).

Reses kali ini dalam tema "Bersilaturrahim dalam upaya mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat se- Pulau Kundur"

Kata Ery Suandi, dalam forum rapat tersebut, ada beberapa keluhan dari masyarakat yang berpropesi sebagai buruh harian. Dan ini perlu dibantu guna untuk mensejahterakan kehidupan di tengah-tengah masyarakat se-Pulau Kundur yang kita cintai ini.

"Sebagai putra daerah yang lahir di Tanjunbatu. Sudah sewajaranya memperhatikan dan membangun daerah saya. Maka saya mendengarkan semua keluhan masyarakat. Insyaallah akan saya bantu sesuai kemampuan dan kewenangan saya sebagai wakil rakyat," jelas Ery Suandi.

Di tempat yang sama, Ketua pelabuhan Sungai Buluh M. Yahya mengatakan ucapan trimaksih kepada Bapak Ery Suandi yang telah menyempatkan diri untuk hadir atas undangan yang ia berikan.

"Kami sebagai buruh harian sangat bangga atas kehadiran Bapak Ery Suandi yang sudi mendengarkan apa yang selama ini kami butuhkan dan kami harapkan. Alhamdulillah dengan datangnya Bapak Anggota DPRD Provinsi ini sebagai buruh harian. Kami sangat tersanjung dan sangat berpuashati karena masih ada Dewan yang mau dan peduli mendengarkan keluh kesah yang kami hadapi selama ini," ungkap M. Yahya.

Terimasih yang tak terhingga kepada Ery Suandi atas kehadirannya dan atas bantuan yang akan di berikan, dengan kereta sorong 5 buah yang akan di berikan nanti insyaallah akan di jaga dan akan di rawat dengan baik.

"Semoga dengan bantuan ini dapat kiranya sedikit meringankan beban yang kami hadapi. Dan semoga Bapak Ery Suandi mendapatkan ganjaran dari Allah SWT," pungkasnya.

Turut Terlibat dalam kegiatan Reses Anggota DPRD provinsi Keri Ery Suandi, Bacalek Anggotan DPRD Kabupaten Karimun Timbul, Ketua Pelabuhan Sungai Buluh M. Yahya, Wakil Ketua Ucok, Seketaris Kantan, Bendahara Kasri, Badan Penasehat Atan Yahya, Tokoh Masyarakat dan Seluruh Anggota Buruh Pelabuhan Sungai Buluh.

A. Yahya


PLN Batam Berikan Bantuan Kepada Korban Tanah Longsor di Pulau Serasan Berupa Genset. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli hadir memberikan bantuan kepada korban tanah longsor dan banjir di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna. Bantuan yang berasal dari PLN Batam bersama PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau ini berupa 700 paket sembako (didistribusikan secara bertahap), 5 set genset, 10 picis lampu sorot dan 7 set kabel roll  kepada warga yang terkena bencana.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam Hamidi Hamid mewakili Direksi beserta karyawan/ti  PLN Batam mengucapkan duka cita mendalam kepada seluruh korban yang terkena dampak bencana longsor dan banjir. 

“Kami sangat prihatin dengan bencana yang menimpa masyarakat Serasan saat ini. Semoga korban diberikan kesabaran dan kekuatan untuk melalui musibah ini. Bantuan yang kami salurkan ini hendaknya bisa meringankan penderitaan para korban bencana,” ujar Hamidi.

Hamidi memastikan, PLN terus berupaya melakukan recovery penyalaan kembali listrik di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur pasca bencana longsor. PLN telah mengerahkan 25 orang petugas yang ada di Serasan serta petugas dari Ranai.

Saat ini dari 16 trafo, sudah menyala di 6 trafo, sedangkan 10 trafo lagi masih terputus di lokasi longsor. Sementara itu 780 pelanggan listriknya sudah menyala kembali.

“Ada sembilan tiang yang tumbang, sehingga saat ini hanya menyisakan dua desa saja yang nyala, yaitu Desa Lampung Ilir dan Tanjung Setelung dan sebagian Air Raya. Untuk mendukung proses recovery, PLN telah menerjunkan petugas," kata Hamidi.

Hamidi menambahkan, dalam memulihkan jaringan listrik pascabencana, petugas juga mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hal ini karena kondisi cuaca di wilayah tersebut masih ekstrem dan tidak menentu.

Hamidi mengimbau semua pihak termasuk petugas PLN tetap waspada dan hati-hati serta selalu menjaga Kesehatan dan keselamatan sehingga tetap dapat menjaga pasokan listrik.

"Selalu bekerja dengan SOP dan pastikan kerja dengan aman sesuai dengan prosedur K3. PLN Batam hadir untuk memberikan perhatian, dukungan dan semangat buat warga Serasan, Natuna. Semoga kondisi ini cepat berlalu dan kejadian serupa tidak pernah terjadi lagi ke depannya," pungkas Hamidi.

Redaksi


Orang Tua Gandeng Anaknya saat di Puskesmas. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Populasi anak-anak yang menderita kurang gizi terus meningkat Pulau Kundur, Kabupaten Karimun dalam satu tahun terakhir.

Hal itu di benarkan Kepala Puskismas Tanjunbatu, Azman pada saat awak media ini menemuinya di ruang kantor Puskismas Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kamis (9/3/2023).

Menurut Azman, kurang gizi  (undernourished) adalah kondisi, dimana konsumsi makanan harian seseorang tidak mencukupi standar kebutuhan energi untuk hidup sehat.

"Untuk Karimun mau pun Kundur terkait anak-anak yang kurang gizi dalam setahun terakhir ini semangkin meningkat," ujarnya. 

Lebih lanjut, kata Azman, dari beberapa anak yang mengalami gizi buruk dan masih dalam perhatiannya, salah satunya anak berusia 7 bulan berjenis kelamin laki-laki bernama Ilham Pratama.

"Ayah dari Ilham ini bekerja sebagai buruh serabutan, sedangkan ibu nya bekerja sebagai ibu rumah tangga yang mengidap penyakit diabetes. Melihat kondisi keluarga dan anak ini, kami dari tim medis insyaallah akan membantu semampu kami dalam menangani anak-anak yang kurang gizi," ungkap Azman.

Azman menghimbau kepada ibu-ibu yang sedang hamil, agar memperhatikan makanan yang di konsumsi saat mengandung. Dan semoga Ilham anak yang kurang gizi ini dan kluarga dapat perhatian khusus baik itu dari pemerintah maupun donatur-donatur yang ada di wilayah kecamatan kundur Kabupaten Karimun.

Bagi yang mau membantu dan meringankan sedikit beban yang di alami Ilham dan keluarganya sila hubungi Pk Gefri Yendi SE. Lurah Tanjungbatu Barat, Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun bisa di hubungi melalui Hp 081276796611," ungkapnya. 

A.Yahya


Gaktibplin oleh Tim Propam Polda Kepri di Markas Polres Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Propam Polda Kepri dipimpin oleh Kasubbidprovos Bidpropam Polda Kepri AKBP Nanang Indra Bakti, SH, S.I.K., beserta 6 orang timnya melaksanakan kegiatan penegakan, ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) di Polres Karimun, Kamis (09/03/23).

Kedatangan Tim Propam Polda Kepri disambut oleh Kapolres Karimun AKBP  Ryky Widya Muharam, S.H, S.I.K, yang diwakili oleh Waka Polres Karimun Kompol Petra CK Tumengkol, S.I.K, didampingi oleh Kabag Ops Polres Karimun dan sejumlah PJU serta perwira lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres mewakili Kapolres Karimun mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan Gaktibplin pada hari ini dilakukan oleh tim dari Bid Propam Polda Kepri.

“Setiap personel berkewajiban untuk melengkapi seluruh keperluan diri mulai dari KTP, KTA, SIM, Kartu Senpi dan surat penting lainnya,” tegas Wakapolres.

Dikatakan Wakapolres, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan terhadap administrasi yang harus dilengkapi sekaligus bentuk peningkatan disiplin yang dilaksanakan Propam.

“Sebelum anggota Polri melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, alangkah baiknya untuk menjaga sikap tampang dan administrasi lainnya. Sehingga dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Kasubbidprovos Bidpropam Polda Kepri AKBP Nanang Indra Bakti mengatakan, kegiatan ini merupakan arahan dari Kapolda Kepri untuk melakukan pengecekan terhadap personel di kewilayahan.

Suasana seperti ini, seluruh personel dilakukan pengecekan termasuk pamen dan perwira lainnya. Namun untuk pemeriksaan urine ditunjuk beberapa personel dari setiap satuan dan fungsi yaitu berjumlah 25 orang, dan setelah dicek oleh seksi kesehatan Polres Karimun hasilnya negative terindikasi narkoba.

Selain pemeriksaan urine, juga dilakukan penertiban terkait dengan seragam Polri, kelengkapan administrasi personel, performance atau sikap tampang personel, senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personel termasuk kelengkapan kendaraan dinas. 

“Kami melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan arahan-arahan yang kami terima dari pimpinan,” jelas Kasubbidprovos Polda Kepri AKBP Nanang.

A.Yahya


Logo KIN

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Komite Investigasi Negara (KIN) RI mendesak Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad untuk segera mencopot kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepulauan Riau, Andi Agung.

Hal itu dinyatakan oleh Rosano, Kepala Komite Investigasi Negara Daerah Republik Indonesia (Kakin RI) Kota Batam.

Ia menyebut, alasan pencopotan jabatan Kadisdik itu dikarenakan adanya upaya penjegalan kewenangan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina oleh Andi Agung. 

"Andi Agung telah merampas hak dari Wagub. Dalam hal ini, Ibu Marlin telah berupaya untuk membangun sekolah tingkat atas di Kota Batam, tapi Andi Agung malah mempersulit. Ini berbahaya, karena sekolah ini penting bagi keberlanjutan pembangunan manusia di Kepri," kata Rosano, Kamis 9 Maret 2023.

Selain itu, Rosano menyebut, larangan bagi Marlin Agustina untuk berkunjung ke sekolah-sekolah juga adalah bentuk pengkebirian dari tugas Wakil Gubernur. 

"Ini kan masalah juga, Wakil Gubernur tak boleh bertemu dengan anak-anak di sekolah. Tapi, Gubenur boleh bersafari ke sekolah-sekolah. Dan membawa orang-orang politik pula dalam kunjungan itu. Ini Andi Agung yang harus bertanggung jawab dengan segala polemik ini," ujar dia lagi. 

Rosano kemudian mengulas lagi soal turnamen futsal yang diselenggarakan oleh BP Batam yang sedianya berlangsung beberapa waktu yang lalu. Akan tetapi, turnamen futsal itu gagal digelar, lantaran sejumlah sekolah tingkat atas yang telah mendaftar sebagai peserta tiba-tiba mendapat larangan dari Disdik Kepri. 

"Hasil investigasi KIN, sejumlah sekolah mendapat surat larangan dari Dinas Pendidikan Kepri. Ini Andi Agung telah mengangkangi upaya mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tujuan yang hendak diwujudkan oleh negara, sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945," tegas Rosano. 

Oleh karena itu, Rosano sekali menegaskan, Gubernur Ansar Ahmad harus mencopot Andi Agung sesegera mungkin. 

"Karena dari beberapa alasan tadi, saya minta Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk segera mencopot Andi Agung dari jabatannya. Kalau Ansar tidak mendengarkan desakan ini, kami akan meminta Presiden Joko Widodo untuk menonaktifkan Ansar Ahmad dari Gubernur Kepri," tutup Rosano.

Untuk diketahui, polemik ini menyeruak di publik setelah Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina curhat saat membuka sembako murah di Komplek Aku Tahu, Kecamatan Batam Kota, pada Rabu (8/3/2023). 

Marlin Agustina mengaku sangat sedih dan kecewa terhadap Kadisdik Kepri Andi Agung. 

"Saya ini Bunda se-Kota Batam, saya ingin memberikan edukasi ke anak-anak kita tingkat SMA/SMK se-derajat. Alhamdulillah niat saya itu dijegal oleh Kadisdik. Saya mendengar ada sanksi pemindahan, apabila ada satuan pendidikan yang menerima kunjungan saya ke sekolah mereka," ujar Marlin Agustina. 

Walau begitu, Marlin mengaku akan tetap bersabar dalam menghadapi cobaan selama menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri.

Redaksi


Tersangka Kasus Pengeroyokan Diamankan Polsek Sei Beduk. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Seorang pria warga Ruli Kampung Aceh, Noval Diansyah (24) ditangkap unit Reskrim Polsek Sungai Beduk usai melakukan penganiayaan terhadap Arif Setiadi (30) di depan Mushola Ruli Kampung Aceh, Sabtu (4/3/2023) lalu. 

Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban tersebut diketahui bersamaan dengan rekannya bernama Aji yang kini masih dalam pengejaran Polisi (DPO). 

Kapolsek Sei Beduk, AKP Benny Syahrizal menjelaskan kronologi penganiayaan itu bermula saat pelaku bersama korban tengah cek-cok. 

"Ketika itu, pelaku langsung memukul korban sebanyak 3 kali. Namun korban tak membalasnya hingga ketika pelaku hendak kembali memukul korban, akhirnya antara pelaku dan korban pun baku hantam," ungkap AKP Benny, Rabu (8/3/2023). 

Melihat itu, lanjutnya, Aji (DPO) yang diketahui rekanan pelaku bukan melerai pertikaian tersebut, melainkan menyerang korban dengan menusuk bagian tubuh menggunakan gunting yang menyerupai pisau hingga beberapa kali. 

Aksi penganiayaan itu pun sempat memicu perhatian sejumlah warga setempat hingga akhirnya dilerai dan selanjutnya warga menyuruh korban untuk meninggalkan kedua pelaku tersebut. 

"Saat itu, kedua pelaku masih sempat mengejar korban. Hingga akhirnya korban berhasil menyelamatkan diri," kata Benny. 

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sakit pada rusuk sebelah kiri serta mengalami luka robek pada rusuk sebelah kanan, bahu depan sebelah kanan dan punggung sebelah kiri.

Tak Terima atas itu, korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sungai Beduk guna pengusutan lebih lanjut.

Berdasarkan laporan tersebut, tim  unit reskrim Polsek Sei Beduk yang dipimpin langsung oleh Iptu Yustinus Halawa langsung melakukan penyelidikan. 

"Selasa (7/3/2023) sekira pukul 12.30 wib, keberadaan pelaku diketahui tengah berada kos-kosan_nya di Ruli Kampung Aceh Simpang Dam," jelas Benny. 

Selanjutnya, unit opsnal Reskrim Polsek Sungai Beduk langsung menuju lokasi dan melakukan penangkapan terhadap Noval. 

Dari keterangan pelaku Noval, ia mengakui benar melakukan penganiayaan bersama rekannya Aji (DPO) tehadap korban menggunakan gunting yang menyerupai pisau.

Atas perbuatannya, Noval diancam pasal 170 KUHP dengan pidana penjara 7 tahun.

Redaksi


Apel Setiap Bulan oleh Kepala Desa Tebias Bersama RT/RW.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Desa Tebias, Nazaruddin pimpin apel pengarahan gabungan dari semua perangkat Desa RT dan RW, yang dilaksanakan secara rutinitas setiap Bulannya. Kegiatan di gelar tepatnya di halaman Kantor Desa Tebias Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun  Rabu (08/03/2023).

Kepala Desa Tebias melaksanakan tugasnya sehari-hari penuh dengan disiplin, bagi Kades Tebias disiplin itu adalah di atas segala-galanya.

Dalam apel bulanan secara rutinitas yang dilakukan oleh kepala Desa Nazaruddin bertujuan untuk meningkatkan tali Silahturahmi antara Pemerintah Desa dengan perangkat Desa Rt/Rw.

"Apel gabungan ini kami mengundang seluruh pejabat Desa yaitu, Staf Desa, BPD, RW, dan pejabat RT se- Desa Tebias kecamatan Belat, kegiatan apel ini sangat penting kami lakukan agar mempererat hubungan antara pemerintah Desa serta perangkat Desa termasuk Ketua RT dan RW.

Usai kegiatan Apel di sejalan kan dengan Diskusi atau rapat dengar pendapat  sehingga semua keluhan warga dapat diselesaikan dengan baik," Ungkap Nazaruddin.

"Saya berharap semua perangkat Desa agar bekerja dengan baik, amanah dan berkualitas,  begitu juga dengan Ketua RT/RW.

jalan kan segala pekerjaan dengan baik dan disiplin disertai tanggung jawab, layani masyarakat dengan ramah  baik itu dilingkungan kita mau pun tamu- tamu yang berkunjung ke Desa Kita. tutup Nazaruddin.

A.Yahya


Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid Terima Cendra Mata dari Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi menjamu Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid di Kantor Pemko Batam, Selasa (7/3/2023). 

Kedatangan Laura bersama jajaran dan Forkopimda Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka kunjungan kerja untuk studi tiru program dan kebijakan pembangunan Batam. 

"Kota Batam sangat luar biasa, beberapa tahun lalu saya datang ke sini belum seperti ini. Pembangunannya sangat pesat," kata Laura.

Atas dasar itulah yang menjadi salah satu alasan dirinya bersama Forkopimda datang di Batam. Dengan harapan program-program yang digagas oleh Kepemimpinan Muhammad Rudi dapat diadopsi oleh Pemkab Nunukan.

"Batam dan Nunukan sama-sama daerah perbatasan, tentunya kita harapkan ada kebijakan yang bisa kami terapkan sama dengan Batam," katanya.

Selain itu, ia juga mengaku kagum melihat keindahan Kota Batam, tak hanya wisatanya yang indah tapi juga kulinernya yang menurutnya sangat nikmat.

"Saya kemarin sudah ke Jembatan Barelang, kemudian saya juga sudah menyicipi sop ikan di sini," ujarnya.

Sementara, Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyambut baik kunjungan Bupati Nunukan bersama Forkopimda Kabupaten Nunukan. Pihaknya menyampaikan apresiasi karena menjadikan Kota Batam sebagai rujukan.

Disampaikan, Batam saat ini memang tengah gencar membangun sejumlah proyek infrastruktur. Mulai dari pembangunan jalan, bandara, pelabuhan dan sarana transportasi.

"Kemudian kami juga sudah merencanakan akan membangun transportasi massal yakni LRT. Mudah-mudahan nanti kalau tahun depan Ibu Bupati datang ke Batam lagi LRT sudah terbangun," katanya yang juga menjabat Wali Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, ia tidak ragu membagikan strategi dan juga program-program dalam membangun Batam. Baik yang sudah direncanakan maupun yang akan dilakukan.

"Terima kasih banyak Ibu Bupati bersama rombangan telah mengunjungi Kota Batam. Mudah-mudahan ini bukan yang terakhir dan mudah-mudahan juga kami juga dapat berkunjung ke Nunukan," harapnya.

Ril/BP Batam



PT Citra Buana Batam Industri Tandatangani Kerjasama Dengan Ascott.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pengembang properti ternama di Batam, PT Citra Buana Batam Industri pada hari ini, resmi menandatangani kerjasama dengan The Ascott Limited (Ascott) untuk menghadirkan properti serviced residence Somerset Harbour Bay Batam tepatnya di Union Square. 

Dalam kerjasama ini The Ascott Limited dengan brand Somerset akan menjadi operator properti Union Square yang berlokasi di kawasan terpadu Harbour Bay Downtown. Hal ini semakin menunjukkan komitmen PT Citra Buana Batam Industri dalam menyediakan hunian terintegrasi dengan lingkungan yang berkelanjutan.
 
Pada 1 Oktober 2022, PT Citra Buana Batam Industri meluncurkan proyek flagship terbarunya yakni Union Square, sebuah mixed-use development yang mencakup fungsi residensial dan perkantoran premium dengan fasilitas serta fitur teknologi terkini. 

Salah satu kawasan residensial tersebut ialah Somerset Harbour Bay Batam yang merupakan hunian terintegrasi dengan 5 tipe pilihan kamar; Studio, One-Bedroom, Two-Bedroom, Three-Bedroom dan Four-Bedroom yang dapat memberikan akomodasi pilihan bagi para tamu dengan kebutuhan bisnis, liburan dan keluarga. 
 
Direktur PT Citra Buana Batam Industri, David Ricardo, mengatakan kerjasama dengan The Ascott Limited menghadirkan Somerset Harbour Bay Batam yang merupakan brand Somerset pertama di Batam dengan pelayanan berkualitas hotel bintang lima. 

Dengan kerjasama ini juga secara langsung akan memberikan pilihan akomodasi yang beragam bagi para wisatawan yang berkunjung ke Batam dan sangat ideal untuk tamu yang ingin merasakan hunian yang eksklusif dan nyaman.
 
Somerset hadir dengan tagline “Where Harmony is Second Nature” yang memberikan pengalaman kenyamanan tempat tinggal yang eksklusif dan nyaman dengan harmoni sebagai karakternya," ujar David dalam press release yang diterima redaksi, Rabu (8/3/2023).

Dikatakannya, Somerset Harbour Bay Batam berlokasi di pusat jantung bisnis dan lifestyle kota Batam yang dapat memberikan kemudahan akses untuk fasilitas Harbour Bay Ferry Terminal yang melayani rute domestik dan internasional dari Batam menuju Kepulauan Riau, Singapura, hingga Malaysia maupun sebaliknya. 

Lokasi yang strategis ini menjadikan Somerset Harbour Bay Batam pilihan tepat bagi pelaku bisnis dengan mobilitas tinggi sebagai tempat menginap.
 
Hunian eksklusif ini akan dibangun setinggi 137 mdpl serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang terbaik seperti kolam renang, pusat kebugaran dan area bermain anak-anak. Fasilitas unggulan lainnya adalah Sky Garden dengan suasana taman di atas ketinggian yang dapat menjadi oase yang menenangkan dan menyejukkan bagi para penghuni. 

"Fasilitas ini sekaligus menjadi tempat untuk bersantai dan melepas penat sambil menikmati pemandangan laut dan Singapura terbaik di Batam," imbuhnya.

Pengunjung tidak perlu khawatir akan area parkir karena Somerset Harbour Bay Batam telah dilengkapi enam lantai podium sebagai gedung parkir kendaraan. Selain itu, terdapat ruang ritel dengan luas total 3900 m2 yang terletak di lobby berisi beragam ruang usaha yang mendukung kemudahan bagi para penghuni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Tidak ketinggalan Union Tower yang merupakan gedung perkantoran seluas 12000 m2 berstandar grade A office tower yang menawarkan fasilitas terkini dengan fitur smart office system yang efisien. Dimana investor dapat memiliki luasan fleksibel sesuai kebutuhan baik bagi perusahaan start-up maupun multinational company. 

Fitur unggulan dan tempat yang dinamis ini sangat cocok bagi pelaku bisnis dengan mobilitas tinggi sebagai ‘rumah’ maupun investasi properti jangka panjang yang menguntungkan.
 
Secara umum, Ascott Indonesia mengelola 85 properti (Hotel dan Serviced Residence) yang telah beroperasi, dan lebih dari 70 properti dalam tahap pengembangan yang tersebar di lebih dari 20 kota di Indonesia. Saat ini terdapat tiga properti Somerset di Indonesia dan berlokasi di Jakarta, yaitu Somerset Grand Citra Jakarta, Somerset Berlian Jakarta, dan Somerset Sudirman Jakarta.
 
“Brand Ascott telah dikenal dengan hospitality yang prima. Oleh karena itu, kami ingin menghadirkan pengalaman hospitality terbaik dari Somerset yang berada di bawah naungan The Ascott Limited agar pengunjung dapat merasakan pengalaman menginap yang berkesan di Batam,” ucap David.
 
Lokasi yang strategis telah menjadikan Kota Batam kawasan industri dengan berbagai macam bisnis di dalamnya. Untuk itu, PT Citra Buana Batam Industri berusaha untuk dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkup ekonomi dan masyarakat setempat dengan menyediakan hunian eksklusif, nyaman, serta terintegrasi.

Fay/Redaksi


Lokasi PT. Pax Ocean. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dua orang karyawan, pekerja Subkont di PT Pax Ocean, Tanjung Uncang, Batuaji, Kota Batam dikabarkan tewas di tempat usai mengalami kecelakaan kerja, Selasa (7/3/2023) sekira pukul 23.00 Wib.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan, peristiwa naas itu bermula saat 2 pekerja hendak melakukan pekerjaan tank Cleaning dalam kapal Tanker milik Pertamina Abherka.

"Awalnya, satu orang masuk ke dalam tanki kapal. Namun sampai didalam tanki kapal, diduga salah satu pekerja tersebut tewas keracunan usai menghirup gas beracun yang berasal dari limbah kapal tanker tersebut," ucap sumber kepada awak media. 

Selanjutnya, disusul oleh salah satu rekan kerjanya ke dalam tanki kapal. Hingga akhirnya mengalami hal yang serupa. Dimana, korban berjumlah 2 orang pekerja dilaporkan meninggal dunia.

Sementara itu, insiden laka kerja yang memakan korban jiwa di perusahaan galangan kapal tersebut dibenarkan langsung oleh Kapolsek Batu Aji, Kompol Restia Octane Guchi.

"Ya benar, kasus ini masih kita lidik ya," ucap Kompol Guchi kepada awak media lewat pesan WhatsApp_nya, Rabu (8/3/2023).

Beda halnya dengan pihak Security Pax Ocean ketika dikonfirmasi justru tidak mengetahui adanya peristiwa naas yang terjadi di perusahaan tempat dirinya bertugas.

"Kami tidak tau, karena kami Shif pagi. Dan tidak ada kapal pertamina Repair disini," ucap salah satu Security di lokasi. 

Sementara itu, humas RSUD Embung Fatimah Batuaji, Elin mengatakan bahwa saat ini kedua jenazah korban sudah di RSUD Embung Fatimah. "Ada di embung (RSUD Embung Fatimah)," ucap dia. 

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Manajemen Perusahaan terkait tewasnya dua pekerja Sub Kontrak tersebut.

Redaksi


Rakernas SMSI. 

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Semua perusahaan pers media siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyatakan menolak rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Media Berkelanjutan "Publisher Right" atau hak penerbit.

Demikian keputusan sidang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SMSI yang dibacakan oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus pada Hari Ulang Tahun SMSI ke-6 di Hall Dewan Pers, Jakarta, Selasa (7/3/2023) malam.

Sidang pembahasan tentang publisher right dalam Rakernas SMSI diketuai oleh Sihono HT (SMSI Yogyakarta), Sekretaris Bustam (SMSI Papua Barat), anggota HM Syukur (SMSI Nusa Tenggara Barat), Aldin Nainggolan (SMSI Aceh), Fajar Arifin (SMSI Lampung). 

Dalam keputusan sidang menetapkan, pertama peserta Rakernas SMSI dengan tegas menolak Perpres Publisher Right yang mempersempit hak perusahaan pers kecil untuk hidup. 
Kedua, Perpres Publisher Right memperkuat hegemoni media main stream dan menutup media start up. 

Ketiga, Perpres Publisher Right menciptakan persaingan bisnis yang tidak sehat, dan bertentangan dengan semangat  undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers. 

Keempat, SMSI sebagai konstituen Dewan Pers mendesak Dewan Pers untuk tidak mengusulkan draft Perpres kepada presiden untuk mengatur tentang pers. 

Kelima, meminta Dewan Pers menjaga keberlangsungan hidup perusahaan pers kecil di Indonesia. 

Keenam, memohon Presiden Joko Widodo untuk tidak menandatangani draft Perpres Publisher Right yang diserahkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika atau dari siapapun. 

Ketujuh, mengimbau kepada seluruh perangkat pemerintah RI untuk tidak ikut campur dalam menelurkan regulasi terkait perusahaan pers selain yang termaktub dalam undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers. 

Kedelapan, anggota SMSI dengan tegas berkomitmen menegakkan kode etik jurnalistik dan undang-undang tentang pers, serta pedoman pemberitaan media siber. 

Dengan tegas SMSI menyatakan menolak rancangan Perpres Media Berkelanjutan Publisher Right. Keputusan ini merupakan hasil Rakernas SMSI yang dihadiri seluruh perwakilan 34 provinsi di Indonesia.


Bertentangan dengan Semangat Presiden RI

Hal yang memicu kegelisahan anggota SMSI seluruh Indonesia, sehingga merasa terganggu, dengan munculnya pasal 8 bab V ayat 1 dan 2, dalam rancangan perpres tersebut. 

Rancangan Perpres itupun bertentangan dengan semangat Presiden RI Joko Widodo yang ingin menghidupkan Usaha Mikro Kecil Menengah/ Usaha Kecil dan Menengah (UMKM/UKM) melalui usaha media sturt up yang diinisiasi oleh anak-anak muda di seluruh wilayah Tanah Air.

Berkali-kali Presiden menyampaikan komitmen tersebut, bahkan dalam event G-20 di Bali November 2022 lalu, komitmen ini ditegaskan kembali oleh Presiden Joko Widodo untuk mendorong tumbuh berkembangnya UMKM dan usaha rintisan atau start up di Tanah Air.

Sementara pasal 8 tersebut justru akan membunuh semangat itu. Dalam pandangan  SMSI, Pasal 8 Draft Perpers jelas-jelas tidak memberi ruang untuk sebagian terbesar media-media online di daerah, media-media kecil yang notabene UMKM. 

Pada Pasal 8 bab V tentang Perusahaan Pers dalam rancangan Perpres yang diajukan kepada Presiden Joko Widodo tersebut berbunyi: 
(1) Perusahaan Pers yang berhak mengajukan permohonan
kepada Dewan Pers atas pelaksanaan Tanggung Jawab
Perusahaan Platform Digital adalah Perusahaan Pers yang telah terverifikasi oleh Dewan Pers.
(2) Perusahaan Pers yang belum terverifikasi oleh Dewan
Pers dapat mengajukan permohonan verifikasi kepada Dewan Pers.

Adapun verifikasi  media oleh Dewan Pers dikhawatirkan mengganggu kemerdekaan pers di Tanah Air yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers yang seharusnya menjadi pedoman bersama.

Hadir dalam acara HUT SMSI tersebut antara lain Ketua Komisi II DPR-RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua PWI Pusat Atal S Depari, Dewan Pembina SMSI Mayjen TNI (Purn.) Joko Warsito, Sri Datuk Panglima Tjut Erwin Suparjo, Penasehat SMSI Ervik Ari Susanto, Ketua Umum Perkumpulan Pemimpin Redaksi Media Siber Indonesia Iman Handiman, Ketua Badan Siber Nasional SMSI Laksdya TNI Purn. Agus Setiadji, Wakil Ketua Dewan Pers Periode 2019-2022 Hendry Ch Bangun, serta Dewan Pertimbangan SMSI KH. M. Ma’shum Hidayatullah, Theodorus Dar Edi Yoga, dan GS Ashok Kumar. (*)


Coffee Morning bersama Pengusaha Shipyards.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar dialog interaktif yang dikemas dalam acara Coffee Morning bersama Pengusaha Shipyards di Hotel Santika, Batam Center pada Selasa (7/3/2023).

Dialog tersebut diinisiasi oleh Biro Humas Promosi dan Protokol dengan mengundang Badan Usaha Pelabuhan BP Batam dan lebih dari 50 peserta pengusaha shipyard di Batam. 

Hal itu merupakan bagian dari semangat yang digaungkan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk terus komitmen menjaga investasi seiring kebangkitan industri shipyard dengan melibatkan peran aktif pelaku industri maritim.

Ketua Harian Batam Shipyard Offshore and Offshore Association (BSOA) Novi Hasni mengapresiasi BP Batam yang terus memberikan perhatian kepada dunia industri maritim baik dari infrastruktur maupun perizinan jasa kepelabuhanan. Ia pun menyarankan agar kedepan khususnya perizinan agar dilakukan satu pintu melalui BP Batam. 

“Perizinan ini niatnya kan baik, yakni memudahkan semua perizinan, baiknya semua kewenangan perizinan itu berpusat pada BP Batam saja, tidak membedakan apakah itu PMA, PMDN dan lainnya,” kata Novi. 

Untuk itu ia berharap kepada pemangku kepentingan di bidang industri shipyard dapat saling bersinergi dan mendukung upaya untuk menjaga keberlangsungan industri shipyard di Batam.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepulauan Riau, Tia menginginkan agar regulasi birokrasi kepelabuhanan semakin ringkas.

“Kita minta sistem yang telah diaplikasikan, bekerja dengan baik dan bisa memberikan kemudahan bagi kami selaku pengusaha galangan,” sebut Tia.

Merespon hal tersebut, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyatakan pihaknya akan memfasilitasi dan membantu mengurai permasalahan yang dihadapi pengusaha dengan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan tertentu. Sehingga menurutnya semua hambatan perizinan akan dapat tersampaikan dan menjadi terurai demi mendukung kebangkitan industri maritim di Batam.

“Kita berharap dengan diskusi ini, permasalahan perizinan yang dirasakan pengusaha shipyard dapat diatasi dan diselesaikan dengan sinergisitas dan kerja sama yang kompak,” harapnya.

Upaya BP Batam inipun turut diapresiasi oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Takwim Masuku.

Takwim mengatakan pertemuan dan diskusi langsung dengan pengusaha shipyard ini merupakan langkah yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pengusaha galangan kapal, sehingga semua hambatan yang dirasakan dapat terurai demi mendukung kebangkitan industri maritim di Batam.

Turut Hadir dalam kegiatan ini  Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Pangkalan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Batam, Pengawas Perikanan Muda/Pengawas Pengelolaan Wilayah Pesisir dengan Kewenangan Kepolisian Khusus dan Dinas Cipta Karya dan Tata Kota Batam.

Ril/BP Batam


Petugas SPAM BP Batam Lakukan Penutupan Pintu Air Waduk Duriangkang. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melakukan penutupan pintu air Waduk Duriangkang pada hari Selasa (7/3/2023).

Kegiatan yang dipimpin oleh Direktur Badan Usaha SPAM, Denny Tondano ini dilakukan setelah Tinggi Muka Air (TMA) telah turun ke batas normal di 7,9 m setelah sebelumnya pada Jum'at (3/3/2023) pintu air waduk dibuka karena TMA di Waduk Duriangkang mencapai 8,3 m dan menyebabkan luapan ke kawasan di sekitar waduk.

"Peningkatan TMA ini untuk teknis dam masih aman namun di satu sisi terjadi limpahan air yang mengakibatkan terjadi genangan di luar kawasan waduk," ujar Denny.

"Untuk mengatasi hal tersebut, kami segera membuka pintu air dan meningkatkan kapasitas produksi agar TMA dapat turun kembali ke posisi normal," tambahnya.

Denny turut mengatakan bahwa TMA Waduk Duriangkang di 7,9 m sebenarnya masih di atas normal namun hasil koordinasi pihaknya dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa beberapa hari ke depan akan terjadi penurunan curah hujan sehingga tangkapan air akan kembali normal.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG, informasinya beberapa hari ke depan akan terjadi penurunan curah hujan sehingga pintu air ini kami tutup agar dapat menjamin ketersediaan air baku di Batam," jelas Denny.

Disampaikan Denny, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi turut berpesan kepada pihaknya agar terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Batam.

"Sesuai arahan beliau, kami berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya dari hulu (waduk dan produksi) hingga hilir (distribusi) agar menjamin ketersediaan air bersih di Batam dapat berjalan dengan baik," pungkas Denny.

Kegiatan dilanjutkan dengan patroli waduk yang dipimpin oleh GM SPAM Hulu, Tumirah sekaligus pemetaan eceng gondok di daerah genangan Waduk Duriangkang.

"Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memantau dan menjaga kelestarian Waduk Duriangkang agar ketersedian air baku dapat terjamin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam," jelas Tumirah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Manager Teknik dan Operasional SPAM Hulu, Lusy Novita; dan Asisten Manajer DTA, Waduk, dan Bendungan, May Robi Firnanda. (mi)



Pengacara Andi Tajudin Ditahan Polisi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Diduga melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan penjualan tanah dan bangunan. Unit IV Satreskrim Polresta Barelang amankan seorang Lawyer di Batam, H. Andi Tajuddin (73).

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono mengatakan, tersangka diamankan di jalan Suka Mandi Subang Jawa Barat pada Minggu (19/2/2023) sekira pukul 20.00 WIB. 

"Tersangka diamankan berdasarkan adanya LP terkait pembelian 1 unit rumah di Komplek perumahan Citra Batam, Kecamatan Batam Kota," ujar Budi pada Selasa (7/3/2023) siang di Mapolresta Barelang.

Dikatakan Budi, pada Kamis (14/1/2021) korban membeli 1 unit rumah dari tersangka Rp 400 juta, selanjutnya pada (14/1/2021) korban kembali serahkan uang pembelian sebesar Rp 100 juta. 

"Pada Jum'at (15/1/2021) korban kembali menyerahkan uang tunai kepada tersangka sebesar Rp 300 juta dan dibuatkan kwitansi pada tanggal 15 Januari 2021 yang bertanda tangan," bebernya. 

Kemudian pada 3 Februari 2021 korban diharuskan membayar PBB sebesar Rp 771 ribu. Pada 3 Februari 2021 korban menyerahkan uang tunai kepada tersangka sebesar Rp.23,5 juta untuk biaya pembayaran notaris dan pembayaran keamanan rumah. 

"Korban belum bisa menempati atau menguasai rumah tersebut, sehingga korban meminta sertifikat rumah di kantor notaris. Namun setelah di cek, didapati sertifikat rumah yang telah dibeli korban masih atas nama perusahaan belum atas nama korban sehingga mengalami kerugian sebesar Rp. 430 juta," ungkapnya. 

Tersangka menjual objek rumah tersebut dengan mengaku sebagai direktur PT. Igata Jaya, namun perusahaan tersebut sudah Pailit sejak tahun 2012. Sehingga tersangka berani menjual rumah itu kembali di tahun 2017. 

"Atas perbuatannya terhadap tersangka dikenakan pasal 378 KUHPidana dan atau pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," pungkasnya.

Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.