Pelepasan Bibit Kepiting oleh PT. Timah Tbk. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk meningkatkan populasi kepiting di Kawasan Pantai Kundur, PT Timah Tbk melepaskan 400 ekor bibit kepiting di Pantai Kundur, dan penanaman Pohon Cemara di Kundur Park, Jumat (2/9/2022). 

Pelepasan ratusan bibit kepiting ini dihadiri Direktur SDM PT Timah Tbk, Yennita, Direktur Keuangan PT Timah Tbk Fina Eliani dan Insan Timah serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Karimun dalam kegiatan yang bertajuk Friday In Timah. 

Kemudian pelepasan bibit kepiting ini diharapkan dapat memberikan dampak yang baik untuk menjaga ekosistem lingkungan, meningkatkan populasi jumlah kita kepiting sehingga bisa memberikan dampak ekonomi bagi nelayan. Apalagi di kawasan Pantai Kundur memiliki hutan bakau yang subur. 

"Hari ini kita lepaskan ratusan bibit kepiting, semoga bibit kepiting ini bisa berkembang dengan baik yang tentunya akan berdampak pada populasi yang terjaga. Kawasan ini dikelilingi dengan pohon mangrove yang cukup subur sehingga bibit kepiting ini tentunya dapat beradaptasi dengan lingkungan yang memang sesuai habitat aslinya," kata Direktur SDM PT Timah Tbk Yennita. 

Sebelum melakukan pelepasan kepiting, rombongan melaksanakan jalan santai sejauh 3 KM, dan juga melakukan penanaman pohon Cemara di Kawasan Kundur Park. 

Penanaman cemara ini sebagai upaya PT Timah Tbk untuk mempercantik kawasan Kundur Park sehingga masyarakat lebih nyaman saat berkunjung. Selain itu juga sebagai upaya menjaga lingkungan. 

"Bibit cemara yang kita tanam ini semoga dapat hidup dengan baik sehingga nantinya bisa mempercantik lokasi wisata Kundur Park Penanam ini juga sebagai wujud kepedulian kita terhadap lingkungan di sekitar kita," ucapnya.

Sementara itu,  Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun Riyanta mengapresiasi langkah PT Timah Tbk yang peduli terhadap lingkungan dengan melibatkan masyarakat.  

"PT Timah sering melakukan penanaman seperti cemara dan juga mangrove dengan mengajak serta memberdayakan masyarakat setempat,diharapkan dapat menumbuhkan kan keperdulian masyarakat terhadap lingkungan. Selain itu restocking bibit kepiting seperti yang kita lakukan saat ini, sangat bagus karena bisa menjaga populasi kepiting di habitat aslinya. Semoga bibit kepiting yang kita lepas hari ini mampu berkembang biak dengan baik," ucapnya. 

"Kita apresiasi langkah langkah perusahaan dalam keperdulian terhadap lingkungan, semoga dapat diikuti oleh perusahaan lainya," lanjut Riyanta. 

Friday In Timah rutin dilaksanakan Insan Timah sebagai upaya untuk menginternalisasikan core value BUMN atau nilai-nilai AKHLAK sekaligus upaya menjaga lingkungan dengan kegiatan penanaman maupun penebaran benih ikan dan bibit kepiting di wilayah operasional perusahaan.

Ahmad Yahya


Anggota Dewan Komisi I, Safari Ramadan Emosi saat RDP. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Tak puas dengan penjelasan yang disampaikan oleh Lurah Tanjung Riau, Afrizon Djohar saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi I DPRD Batam, Anggota Komisi I DPRD Batam dari Fraksi Partai Amanah Nasional (PAN) kota Batam, Safari Ramadan terbawa emosi hingga berujung kepada perbuatan anarkis.

Safari tampak sangat begitu emosinya hingga melakukan pelemparan micropon yang ada didepannya. Bahkan, anggota dewan yang dikenal santun itu sempat naik keatas meja bermaksud untuk menyerang pak lurah. Namun, dengan sigap pimpinan rapat menariknya untuk kembali turun dari atas meja.

Rapat Dengar Pendapat itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Lik Khai yang didampingi Wakil Ketua, Safari Ramadhan dan Sekretaris Komisi, Tumbur M Sihaloho. Hadir juga anggota Komisi seperti Utusan Sarumaha, Tan A Tie dan Jimmy SM Nababan.

Rapat tersebut juga turut dihadiri oleh anggota dewan dari Komisi lain seperti, Ketua Komisi IV DPRD Batam, Capt. Luther Jansen didampingi Anggota Komisi IV diantaranya, Nina Mellanie dan Udin P Sihaloho.

Awalnya, RDP di Komisi I DPRD Kota Batam berjalan dengan tertib. Dimulai dengan mendengar penyampaian dari Calon Ketua RW 14 Perumahan Galaxy Park, Marina, Kelurahan Tanjung Riau, Kota Batam, Kepulauan Riau, yang mejadi Pelapor, yakni, Hendrik Arsita Lubis yang digugurkan haknya pada pencalonan. 

Setelah mendengarkan keterangan dari pelapor, dilanjutkan dengan mendengarkan penjelasan dari Ketua Panitia, Ketua RW incumbent dan empat Ketua RT di Perumahan Galaxy Park, Marina, Kelurahan Tanjung Riau, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Situasi mulai memanas saat Utusan Sarumaha, mencecar panitia dan pelapor dengan beberapa pertanyaan. Dari hasil itu, Utusan Sarumaha menyatakan bahwa peraturan yang dibuat panitia untuk menggugurkan Hendrik dari pencalonan telah melebihi serta melanggar Perwako Nomor 22 tahun 2020 tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan di Kota Batam. Selain itu penetapan Ketua RW terpilih yang dilakukan Lurah dinilai cacat hukum.

"Peraturan dan pemilihan Ketua RW 14 ini harus diuji. Syarat-syarat formalnya terpenuhi atau tidak. Syarat-syarat materilnya terpenuhi atau tidak. Ketentuan-ketentuan yang diatur panitia akhirnya membuat keributan. Atas dasar apa panitia menetapkan harus adanya dukungan 20 kk dan harus ada verifikasi? Aturan mana yang membuat panitia menggunakan itu,” ujar Utusan saat menyampaikan pendapatnya di RDP yang digelar di Komisi I DPRD Batam, Jumat (2/9/2022).

Saat itulah, Ketua RW incumbent, Jupri Feri melakukan interupsi, dan mengatakan bahwa rapat tersebut bukan untuk mencari kebenaran, tapi mencari pembenaran. Kontan saja Utusan Sarumaha emosi dengan memukul meja. Tak kalah jawab, Jupri pun memukul meja lebih keras hingga akhirnya dia diserbu oleh beberapa orang staf. 

Melihat bakal terjadi pukul-pukulan, maka semakin ramai orang yang berusaha memisah. Setelah itu Jupri diusir keluar ruangan oleh pimpinan rapat.

RDP-pun segera dilanjut. Namun tak lama kemudian, ternyata suasana masih panas. Ketika Safari Ramadhan meminta penjelasan Lurah Tanjung Riau, Afrizon Djohar, tiba-tiba politisi PAN itu meradang mendengar jawaban lurah. 

Safari melemparkan mikrofon yang ada di depannya ke arah Afrizon, lalu dia naik dan berdiri di atas meja untuk mengejar Afrizon. Namun pimpinan rapat segera menahannya. Selanjutnya giliran pimpinan rapat, Lik Khai yang bersuara keras.

“Saya pimpinan sidang. Keputusan di tangan saya, diam semua," ujar Lik Khai tegas.

Rapatpun dilanjutkan dengan meminta tanggapan Kepala Bagian Hukum Pemko Batam. Namun karena tanggapannya mengatakan bahwa hal ini perlu dikaji dulu, maka kembali mengundang kemarahan Lik Khai. 

Tak puas mendengar itu, akhirnya pimpinan rapat memutuskan agar pemilihan Ketua RW 14 Perumahan Galaxy Park harus segera diulang dan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku serta sesuai dengan Perwako Nomor 22 tahun 2020.

“Kita sepakat bahwa SK yang sudah dikeluarkan oleh lurah itu dianulir, karena itu tidak sah. Kita minta untuk diadakan pemilihan, karena memang belum ada dilakukan pemilihan itu,” jelas Safari Ramadhan saat diwawancara usai RDP.

Safari juga mengatakan bahwa Komisi I meminta kepada Camat untuk segera merekomendasikan kepada Wali Kota Batam agar lurah diganti dengan yang berkompeten.

"Permasalahan ini timbul adalah karena ketidakbecusan, ketidakbisa bekerjanya Pak Lurah. Harusnya Pak Lurah bisa menjaga kondusifnya masyarakat, tapi dia semena-mena, hingga akhirnya timbul kegaduhan,” pungkasnya.

Fay/Redaksi


Bupati Karimun dan Dewan Perniagaan dan Perindustrian Iskandar Malaysia.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos, M,Si menerima kunjungan dewan peniagaan dan perindustrian Iskandar Malaysia negeri Johor di rumah dinas Bupati Karimun, Jumat(02/09/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Konsulat Kenderal Depublik Indonesia, Sandy Alexander katuk, Ketua dewan peniagaan dan perindustrian Iskandar Malaysia negeri Johor, Dato Mohammad Solikun bin Syarfin, Ketua Kadin Karimun, Ketua DPRD Karimun, Sekretaris Daerah Karimun, Forum koordinasi pimpinan daerah Karimun, serta jajaran OPD Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun mengucapkan selamat datang kepada rombongan dari Malaysia negeri Johor untuk kunjungan ke Karimun dalam rangka silaturahmi serta kerjasama dengan kadin kabupaten Karimun.

"Atas nama pemerintah kabupaten Karimun, menyambut dengan baik dan dengan adanya kunjungan ini kita dapat mempererat tali silaturahmi serta bekerja sama dengan pihak kadin kabupaten Karimun kepada pihak negeri Johor Malaysia." ucapnya.

Kadin Negeri Johor Malaysia juga akan melakukan kunjungan ke Karimun selama tiga hari yang dimulai sejak Jumat, 2 September dan berakhir pada hari Minggu , 4 September 2022 yang akan datang.

Beberapa tempat yang mereka kunjungi selama berada di Karimun diantaranya Universitas Karimun, Pondok Pesantren Ar Raudhah, meninjau sejumlah industri rumah tangga di Karimun seperti rumah batik, industri madu kelulut.

Bupati Karimun juga menjelaskan kesepakatan yang di sepakati oleh kedua belah pihak antara Malaysia negeri Johor dan kabupaten Karimun 

" Dengan di tanda tangani oleh pihak yang bersangkutan dan yang akan di tindak lanjuti oleh MOU yang ada di kabupaten Karimun seperti di bidang pariwisata, pengembangan UMKM tenaga kerja, kesehatan, pendidikan untuk menimbulkan multiplayer effeck," ujar Bupati.

Terakhir, bupati Karimun memberikan cendramata kepada kadin Malaysia negeri Johor serta tanda tangan kesepakatan kerja sama antar kedua belah pihak kadin Karimun dengan kadin Malaysia negeri Johor.

Ahmad Yahya


Bupati Natuna, Wan Siswandi Serahterima Aset. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna Wan Siswandi melakukan serah terima bangunan gedung museum dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di ruang kerja Bupati Natuna, Jum’at (02/09).

Serahterima aset ditandai dengan penandatangan berita acara oleh Bupati Natuna Wan Siswandi bersama Direktur Perlindungan Kebudayaan, Direktorat Jendral Kebudayaan Dikbudristek, Irini Dewi Wanti yang disaksikan langsung Kadisdik Natuna, Indra Joni, Kadis PUPR Natuna, Agus Supardi, Kepala BPKAD Natuna, Suryanto dan Ispektur Inspektorat Natuna, M Amin.

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbud, karena telah memilih Natuna sabagai salah satu lokasi untuk pembangunan museum di Indonesia.

Wan Siswandi berharap dukungan dari pemerintah pusat terus berlanjut, tidak hanya sebatas membangun gedung museum tetapi juga bangunan fisik lainnya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Kemendikbud kerena telah membangun museum di Natuna, semoga kedepan kami terus mendapat perhatian, baik dari Kemendikbud maupun dari lembaga kementerian lainya" harap Wan Siswandi.

Wan Siswandi juga berharap kehadiran gedung museum dapat bermanfaat bagi masyarakat dan daerah. Ia berharap gedung yang sudah dibangun dapat dirawat dengan baik dan bisa berfungsi sesuai peruntukan.

"Aset yang sudah dibangun ini hendaknya kita jaga dan kita rawat, agar bermanfaat bagi masyarakat, karena sudah dilakukan serahrerima otomatis bangunan gedung museum menjadi aset milik Pemerintah Daerah," ungkapnya. 

Sebelum dilakukan serahterima, Bupati Natuna Wan Siswandi menyampaikan telah melihat secara keseluruhan bangunan fisik gedung senilai Rp37 milyar tersebut. Dari hasil yang diperoleh bangunan sudah selesai 100 persen dan tidak ada persoalan untuk dilakukan serahterima.

"Secara umum kita menerima penyerahan aset bangunan gedung, karena sudah selesai 100 persen dan bangunan layak diterima," ujar Wan Siswandi.

Dikesempatan yang sama, Direktur Perlindungan Kebudayaan, Direktorat Jendral Kebudayaan Dikbudristek, Irini Dewi Wanti menyampaikan, meskipun sudah serahterima, museum Natuna tetap dalam pengawasan Kemendikbud ristek.

"Kami mempunyai tanggungjawab penuh terhadap museum yang ada di seluruh Indonesia, jadi setelah serahterima ini bukan berati kami lepas tangan, kita tetap mengawasi keberlangsungan museum Natuna kedepan," ucapnya.

Selain itu, sambung Irini pihaknya juga mempunyai tanggungjawab dalam melakukan pendampingan standarisasi terhadap museum-museum yang ada diseluruh Indonesia termasuk museum Natuna.

“Museum ini mempunyai tipe standarisasi, mulai dari tipe A hingga tipe C, jadi kami mempunyai tanggungjawab melakukan pendampingan standarisasi terhadap perkembangan museum di Indonesia," ujarnya. 

Bupati Natuna, Wan Siswandi menandatangi berita acara serah terima gedung museum Natuna
Standarisasi merupakan hal penting dalam sebuah museum, karena akan berpengaruh terhadap penerimaan bantuan dari pemerintah pusat.

“Semoga kedepan museum Natuna dapat terus berkembang dan maju, sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” tuturnya.

Irini juga menjelaskan, museum Natuna merupakan museum ke 19 di Indonesia.

"Semoga kehadiran museum ini dapat membuat Natuna lebih dikenal dunia luar," paparnya. 

Sementara itu, Kepala BPKAD Natuna, Suryanto berharap adanya dana sharing dari pemerintah pusat dalam pengelolaan museum Natuna. Menurutnya biaya operasional sebuah museum tidaklah murah, untuk itu perlu dukungan dari pemerintah pusat melalui lembaga terkait.

“Kami berharap ada dana sharing dari pusat dalam pengelolaan museum Natuna kedepan, agar lebih maksimal,” tutupnya

(IK)


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam melalui Kantor Pengelolaan Pertanahan sosialisasikan Peraturan Kepala BP Batam (PERKA BP BATAM) nomor 133 Tahun 2022 tentang Tarif Khusus Alokasi Tanah Kavling Siap Bangun pada, Jum’at (2/9/2022) bertempat di Kantor Pelayanan KSB Posko Sagulung, Pasar BBC Blok A Nomor 31-21, Batu Aji.

Sosialisasi ini dibuka oleh Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan dan dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam yang diwakilkan oleh Kasi Survey dan Pengukuran, Amir Nugroho; Camat  Sagulung,  Muhammad Hafiz; para Lurah  dan Perwakilan RT RW se-Kecamatan Sagulung.
  
Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan mengatakan sebagai langkah percepatan legalitas Kavling Siap Bangun (KSB), BP Batam memberikan tarif khusus berupa pengurangan biaya sebesar 50% atas tarif UWT untuk Kavling Siap Bangun (KSB) dari tarif yang berlaku berdasarkan Perka BP Batam Tahun 2021. 

Ia menambahkan bahwa tarif khusus ini, diberikan kepada penerima Alokasi Tanah KSB yang mengajukan permohonan paling lambat 31 Desember 2022. Selain keringanan biaya dengan tarif khusus yang diberikan, kemudahan persyaratan untuk pembayaran alokasi KSB juga membuat masyarakat dapat semakin mudah melakukan pembayaran.

Cukup dengan membawa persayaratan :  Fotocopy e-KTP, Surat Kavling/SKET Lokasi/Site Plan/SHGB PTSL, Foto Lokasi/Bangunan, dan rekening air / listrik, masyarakat sudah dapat menikmati tarif khusus pengurangan sebesar 50%, dengan batas waktu hingga 31 Desember 2022.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sosialisasi ini merupakan upaya yang dilakukan BP Batam untuk mempercepat penyelesaian administrasi KSB di sub wilayah pengembangan Tanjung Uncang, Sekupang, Sei Panas, Batam Centre Kelurahan, Nongsa, Tanjung Piayu, Kabil dan Muka Kuning. 

Peresmian Kantor Pelayanan KSB Wilayah Pulau Batam ditandai dengan penyerahan secara simbolis Faktur UWT kepada perwakilan masyarakat, dilanjutkan dengan peninjauan ruangan Kantor Pelayanan KSB Posko Sagulung.

“Program ini kami harapkan dapat meringankan beban masyarakat untuk melakukan pembayaran dan semoga kedepannya masyarakat merasa semakin tenang dan nyaman untuk tinggal di Batam karena sudah mendapat legalitas huniannya (KSB)”. pungkas Ilham.

Sementara itu, Camat Sagulung, Muhammad Hafiz Rozie, menyambut baik terobosan perdana yang diusung oleh Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, Muhammad Rudi. Ia Menghimbau masyarakat Batam khususnya warga Sagulung agar dapat segera memanfaatkan Program ini, karena batas waktu yang ditentukan. 

“Mari sama-sama kita memanfaatkan program penyelesaian legalitas ini yang merupakan kebijakan dari Bapak Kepala BP Batam dan kami menyambut baik program ini  semoga kebijakan ini dapat dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat”.

Kepala Badan Pengusahaan Batam yang juga sekaligus Walikota Batam, Muhammad Rudi, secara konsisten memberikan perhatian terhadap progres pembangunan dan kemajuan wilayah Batam. 

Pembangunan insfrastruktur yang maju akan mengundang semakin banyak investasi dan wisatawan yang masuk ke Batam, sehingga akan terjadi pemerataan ekonomi hingga level kehidupan masyarakat akan terangkat.

BP Batam/Redaksi



Seorang Karyawan SPBU Sedang Mengisi BBM ke Mobil Konsumennya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero)  melakukan penyesuaian berupa penurunan harga untuk produk bahan bakar khusus (BBK) yang merupakan BBM non subsidi, yaitu Pertamax Turbo, dan Dexlite Series.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Taufikurachman menjelaskan bahwa mekanisme penyesuaian harga BBM non subsidi ini kembali dilakukan.  

Dikatakannya, harga BBM non subsidi saat ini harganya cukup fluktuatif mengikuti perkembangan terkini dari industri minyak dan gas, terutama harga minyak dunia dan Indonesian Crude Price (ICP).

Penyesuian harga mengimplementasikan regulasi Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

“Penyesuaian harga BBM Pertamax Turbo dan Dex Series merupakan komitmen Pertamina untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Sekaligus, sebagai upaya kami mendorong masyarakat untuk dapat menggunakan produk-produk BBM Pertamina yang berkualitas dengan nilai angka oktan dan cetane yang tinggi, serta lebih ramah lingkungan,” kata Taufikurachman, Kamis (1/9/2022).

Khusus Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) harga Pertamax Turbo (RON 98) terdapat penyesuaian harga dari yang sebelumnya Rp18.600 per liter menjadi Rp16.600 per liter, Pertamina Dex (CN 53) dari yang sebelumnya Rp19.600 per liter menjadi Rp18.100 per liter. Sedangkan untuk Dexlite disesuaikan menjadi Rp17.800 per liter dari yang sebelumnya diangka Rp18.500 per liter.

"Penyesuaian harga BBM non subsidi ini berlaku mulai hari ini, Kamis, 1 September. Selain itu, penyesuaian harga merupakan upaya kami untuk terus menyediakan BBM berkualitas dengan harga yang masih paling kompetitif jika dibandingkan dengan produk SPBU lain dengan kualitas setara," ucapnya.

Diakui Taufikurachman, untuk harga BBM Subsidi (Pertalite dan Solar) masih sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Stok BBM di Kepri dalam keadaan aman. Ia mengimbau agar masyarakat dapat membeli BBM sesuai dengan kebutuhan.

Untuk informasi lengkap mengenai seluruh harga produk Pertamina terbaru, masyarakat dapat mengakses website berikut www.pertamina.com/id/news-room/announcement/daftar-harga-bbk-tmt-1-september-2022-Zona-3 atau dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Fay/Redaksi


JalanSantai dan Senam oleh Muspika yang Diadakan Polsek Kundur. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Polsek Kundur, adakan kegiatan Jalan Santai dan Senam bersama Muspika Kecamatan Kundur. Kegiatan berlangsung tepatnya di halaman Mako Polsek Kundur, Polres Karimun jalan Jendral Sudirman, Sabtu (02/9/2022).
 
Ada pun kegiatan jalan santai berlansung sejak pukul 7.30 Wib. sampai dengan selesai dengan melalui route Mako Polsek Kundur menuju Jln. S. Parman di lanjut ke jalan  kolam air dan kembali ke Mapolsek Kundur.

Turut dihadiri dalam kegiatan, anggota DPRD Kabupaten Karimun, Joko Warsilo, HJ. Rohani, S.AP, Camat Kundur Syaifullah, SE.MM, Kapolsek Kundur, Kompol Muhammad Komarudin, A.Md, Wakapolsek Kundur, AKP Zainur, Danramil 03 Kundur Kapten Inf. Fariyanto, KSOP Wilker pelabuhan Tanjung Batu, Tarigan OK, Kacabjari Tanjung Batu, Doni Saputra, SH, Lurah Tanjung Batu Kota, Agus Kurniawan, S.AP, Kades Sungai Sebesi, Nazarudin
Personil Polsek Kundur, Personil Koramil 03 Kundur, Personil Dishub Tanjung Batu.

Kapolsek Kundur, Kompol Muhammad Komarudin menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh komponen yang sudah hadir pada kegiatan senam dan jalan santai. 

"Kegiatan senam dan jalan santai ini selain menjadikan tubuh sehat dan segar. Tentunya akan menambah kedekatan Polri (Polsek) dan seluruh komponen yang hadir, serta seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Kundur," ujar Komarudin.

Ia juga berharap, dengan berolahraga secara teratur dapat membuat para Personil sehat dan bugar.

"Sehingga dapat menjalankan tugas sehari harinya dengan maksimal," pungkas Kompol Komarudin.

Ahmad Yahya


Pengunjung HARRIS Hotel Batam Center sedang menikmati makanan di Angkringan Teras HARRIS.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bagi tamu yang sedang menginap dan masyarakat Kota Batam yang ingin menikmati konsep makan Angkringan khas Jogjakarta, bisa langsung datang ke HARRIS Hotel Batam Center.

General Manager HARRIS Hotel Batam Center, Harum Hendra Winata mengatakan promo menu angkringan merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada masyarakat Kota Batam yang berkunjung ke HARRIS Hotel Batam Center, dengan tema Angkringan Teras HARRIS.

“Selain itu, untuk menghilangkan anggapan masyarakat bahwa makanan di hotel sangat mahal, makanya kami sediakan menu angkringan yang harganya terjangkau untuk semua lapisan masyarakat,” kata Harum, Kamis (1/9/2022).

Dikatakannya, berbagai menu angkringan ala hotel bintang 4 tersedia untuk dinikmati, diantaranya nasi perang dengan pilihan berbagai lauk seperti sate kerang, sate jeroan, sate ceker, sate telur puyuh, sate ayam dan sate usus. 

Kemudian, bahan pelengkap seperti teri kacang, telur dadar dan sambal tauco bebas untuk diambil. Harga per menu mulai dari Rp10.000/item.

“Dengan menyediakan menu-menu seperti ini dan harga yang terjangkau serta tempat yang nyaman, kami ingin memberikan pilihan kepada tamu untuk menikmati makanan enak oleh chef hotel dan juga membuktikan bahwa makan di hotel tak harus bayar mahal," tambah Harum.

Selain gerobak aneka sate, tersedia juga gerobak gorengan mendoan dan bakwan dengan cabe rawit goreng garam, gerobak martabak telur, gerobak batagor dan siomay serta gerobak mie goreng/rebus dan nasi goreng.Gerobak minuman menyediakan teh dan kopi tubruk, bandrek, teh tarik dan air mineral. 

Alunan musik jawa juga menemani makan malam anda yang membuat suasana angkringan terasa lebih kental. Setiap hari Jumat juga akan ada hiburan pertunjukan grup angklung yang membuat suasana semakin terasa seperti berada di Jogjakarta.

Yang ingin datang bernostalgia dengan suasana dan menu angkringan Jogjakarta, segera datang ke HARRIS Hotel Batam Center bersama teman-teman dan keluarga.

Grup musik “Angklung Anantara Batam” yang terdiri dari 12 orang akan menampilkan lagu-lagu bernuansa angkringan Jogjakarta. Pertunjukan musik tradisional seperti ini biasanya sangat umum anda temukan di angkringan Malioboro, Jogjakarta. Tidak perlu jauh-jauh, sekarang ada di Batam!

"Angkringan Teras HARRIS menjadi pilihan anda seusai pulang kerja, menikmati makanan dan minuman serta suasana nyaman untuk masyarakat kota Batam," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Kapolres, Kepala KPP dan KBPP Polri Natuna Ngopi Pagi.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Natuna Mexianus Bekabel dan pengurus Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Natuna ngopi pagi bersama. Ngopi pagi bersama berlangsung di Kedai Lontong Topik, Jalan Soekarno Hatta, Ranai, Kamis 1 September 2022.

"Saya berharap ngopi pagi bersama ini harus terus berlanjut, dengan agenda lain, misalnya membuat program memberikan bantuan sembako pada warga kurang mampu," saran AKBP Iwan Ariyandhy pada pengurus KBPP Polri Resor Natuna.

Jadi, perwira Kepolisian melati dua emas itu meminta pengurus KBPP Polri Resor Natuna mendata warga kurang mampu, seperti warga lanjut usia serta yatim piatu. Mengingat pasca pandemi Covid-19 masih terasa imbasnya bagi ekonomi masyarakat menengah kebawah.

"Kapan pengurus KBPP Polri Resor Natuna mau turun, silahkan berkoordinasi. Sekarang saya berharap para pengurus mensurvey serta mendata warga yang perlu mendapat bantuan," kata Pembina KBPP Polri Resor Natuna itu.

Wakil Ketua II KBPP Polri Resor Natuna Bukhary telah menurunkan tim survey ke beberapa desa di sejumlah kecamatan. Karena sebelumnya, rencana memberikan bantuan sembako pada warga kurang mampu, salah satu program kerja organisasinya.

"Saran dari Pak Kapolres, sejalan dengan program kerja KBPP Polri Resor Natuna. Hanya rencana memberi bantuan, menunggu waktu yang tepat," kata Kepala Diskominfo Natuna itu, diamini Ketua KBPP Polri Resor Natuna Andi Surya.

Kepala Basarnas Natuna Mexianus Bekabel sangat mengapresiasi program kerja KBPP Polri Resor Natuna membantu warga kurang mampu. Apalagi program ini, sejalan dengan ide Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy.

"Saya bangga dengan organisasi pemuda atau kemasyarakatan yang melaksanakan program kerja sosial, salah satunya memberi bantuan sembako pada warga berhak menerima. Dengan program kerja ini, akan terus terjalin sinergitas seluruh elemen masyarakat yang tinggal di kabupaten perbatasan ini," kata Mexi -sapaan akrabnya- mengakhiri. 

(**)


Api menghanguskan Pabrik Tahu dan mess karyawan di Tanjung Memban, Nongsa, kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebuah pabrik tahu milik warga yang berada di Tanjung Memban Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa, kota Batam, hangus terbakar dilalap si jago merah, Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 05.00 Wib.

Tak hanya menghanguskan pabrik tahu dan alat-alat produksi tahu saja, si jago merah juga menghanguskan Mess Karyawan Pabrik Tahu dan barang inventaris penting lainnya.

Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian membenarkan bahwasannya telah terjadi kebakaran yang menghanguskan dua unit bangunan di Tanjung Memban Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa, kota Batam.

"Ya benar telah terjadi kebakaran yang menghanguskan dua unit bangunan yang terdiri dari Pabrik Tahu dan Mess Karyawan di Tanjung Memban, Nongsa," ungkap Yudi.

Lebih lanjut Yudi menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi telah terjadi peristiwa kebakaran Pabrik Tahu sekitar pukul 05.30 Wib dari masyarakat.

Setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya bersama-sama dengan Petugas Pemadam Kebakaran dari Kecamatan, Pemko Batam dan BP bergegas menuju lokasi kebakaran. 

"Sebanyak lima unit Mobil Pemadam Kebakaran diturunkan guna memadamkan api," kata Yudi.

Yudi menjelaskan, kebakaran terjadi pertama kali diketahui oleh karyawan Pabrik Tahu itu sendiri saat hendak membuang ampas tahu keluar pabrik.

Saat itu, karyawan tersebut melihat api disertai asap tebal keluar dari Belakang Mess Karyawan yang ditempati oleh karyawan Pabrik Tahu dan keluarganya.

"Begitu melihat api disertai asap tebal, karyawan itu kemudian berteriak-teriak memanggil keluarganya yang berada di dalam Mess Karyawan untuk segera kelua," jelas Yudi.

Selanjutnya, karyawan Pabrik Tahu lainnya yang mendengar teriakkannya langsung berhamburan keluar dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, 

Kemudian, karyawan lainnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Nongsa dan Unit PBK Kecamatan Nongsa.

Masih menurut Yudi, penyebab kebakaran saat ini masih dilakukan Penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Nongsa.

"Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut," sebut Yudi.

Sekira pukul 08.00 Wib api berhasil dipadamkan. Situasi aman dan terkendali.

Tampak dilokasi kebakaran, Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian didampingi Kanit IK Polsek Nongsa Iptu Supardi, Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu M Rizki Saputra, Bhabinkamtibmas Polsek Nongsa Kel. Kabil Aiptu Markus Depari, Piket Batara Biru Polsek Nongsa, Personel PBK BP Batam dan Pemko Batam.

Fay/Redaksi


Ketua LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari SS. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta'in Komari SS meminta Gubernur Kepri untuk menghentikan pemberian insentif bagi RT/RW se-Provinsi Kepri karena tidak memberikan efek perbaikan apapun dalam pemerintahan.

"Sebaiknya gubernur Kepri menghentikan pemberian insentif bagi RT/RW karena itu tidak akan memperbaiki apapun. Kinerja apa yang mau ditingkatkan terhadap RT/RW tersebut," kata Cak Ta'in kepada Media (1/9-2022) di Batam Center.

Menurut Cak Ta'in, pemberian insentif terhadap RT/RW itu lebih bernilai politik karena gubernur ingin ada akses ke masyarakat yang terdekat. "Insentif itu lebih bernilai politik dibanding kinerja.!" Ujarnya.

Lebih lanjut Mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, apa yang dilakukan gubernur itu justru bisa merusak tatanan pemerintahan karena hirarki kerja RT/RW berada di bawah kelurahan atau desa yang di-SK-kan oleh lurah dan kepala desa. Sementara lurah dan kepala desa di-SK-kan oleh walikota dan bupati.

"Apa yang dilakukan Gubernur itu menjadi overlaping dari pemerintah kota atau kabupaten. Jangan anggaran daerah dihambur-hamburkan hanya semata untuk kepentingan politik," tegas Cak Ta'in.

Ditambahkan Cak Ta'in, dengan keterbatasan anggaran daerah provinsi yang selalu defisit setiap tahun mestinya lebih memprioritas anggaran untuk program-program yang bersifat konstruktif dan menstimulasi produktivitas kemandirian ekonomi masyarakat.

"Kita belum tahu nomenklatur mana yang dipakai Gubernur untuk melaksanakan pemberian insentif tersebut. Termasuk pos anggarannya di mana, karena program ini tiba-tiba saja muncul di tengah tahun." jelasnya.

Insentif yang diterima RT/RW jadi dobel karena pemko juga memberikan insentif tersebut. "Tapi kinerja apa yang ingin ditingkatkan dengan kepala daerah berlomba  memberikan insentif tersebut? Ini semua lebih kepada kepentingan akses politik, bukan peningkatan kinerja pemerintahan. maka pemberian insentif itu sebaiknya dihentikan dan ditiadakan supaya tidak merusak tatanan," tambah Cak Ta'in.

***/Alfred


Persiapan Pematangan Turnamen Bupati CUP. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar rapat pematangan persiapan turnamen Bupati CUP, diruang rapat Kantor Bupati Natuna, Kamis (1/9/2022). 

Sesuai rencana, turnamen Bupati CUP tersebut akan digelar pada tanggal 6 September hingga 10 Oktober 2022 mendatang yang di gelar di dua lokasi pertandingan. 

"Adapun kegiatan Buati CUP ini dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Natuna ke 23 tahun. Ada 2 lokasi kegiatan yang digunakan untuk bupati cup mendatang. Untuk bola kaki kita gunakan di lapangan bola kaki sri srindit pasar Ranai sedangkan untuk pertandingan  bola volly kita gunakan lapangan di pantai piwang Ranai," ungakap Wan Siswandi. 

Bupati berharap kegiatan ini hendaknya sukses dilaksanakan di Kabupaten Natuna. Oleh karena itu, penting kerja keras dalam mensukseskan acara tersebut.

"Tujuan dari pada kegiatan ini selain menumbuhkan bakat-bakat pemuda Natuna dalam bidang olah raga, juga untuk memeriahkan HUT Kabupaten Natuna yang selama ini sudah vakum," jelas Siswandi. 

Selain itu, Bupati meminta agar panitia mengecek kembali setiap persiapan terutama tentang sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan, seperti tempat parkir dan keamanan lalu lintas. 

"Pastikan juga bahwa pada acara kegiatan nanti  para panitia tetap mengedepankan protokol kesehatan kepada pemain dan pengunjung yang hadir," pinta Siswandi. 

Tempat yang sama, Panitian acara, Haryadi menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bupati cup ini harus sukses dilaksanakan. Sehingga dari awal, berbagai kebutuhan untuk kegiatan tersebut harus disiapkan.

"Jumlah tim sepak bola terdiri dari 64 tim, sedangkan bola volly berjumlah 64 tim yang terbagi dari 22 tim putri dan 42 tim putra," jelas Haryadi. 

(IK)


Bhabinkamtibmas Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Bripka Henri.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka mewujudkan keharmonisan dan mempererat komunikasi serta informasi antara Kepolisian dan Perangkat Desa, melalui kegiatan Sambang, Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan, Bripka Henri
melaksanakan sambang ke Kantor Desa Cemaga, Rabu (31/8/2021).

Sambang di Kantor Desa Cemaga tersebut, anggota Polsek Bunguran Timur bertemu dengan Staf Desa guna berkordinasi terkait keamanan dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan kedepannya. 

Bripka Henri mengatan, Kegiatan ini bertujuan agar kita bersama bisa mewujudkan dan memelihara kamtibmas dalam keadaan aman sehingga masyarakat bisa merasa terayomi.

"Tanpa adanya dukungan masyarakat dan perangkat Desa, kami dari Kepolisian sangatlah kurang efektif dalam menciptakan kamtibmas, dengan bersinergi dengan perangkat desa dan saling memberi informasi maka wilayah desa kita akan tercipta kamtibmas yang aman dan kondusif," ucap Bripka Henri. 

(IK)


Foto: BP Batam. 

KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam, Purwiyanto beserta jajaran menghadiri konsinyering RDP Komisi VI DPR RI, pada Rabu (31/8/2022) bertempat di Sasono Mulyo Ballroom - Hotel Le Meridien, Jakarta.

Agenda Konsinyering RDP Komisi VI DPR kali ini dalam rangka Pembahasan Pendalaman Rencana Program Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran 2023. Kegiatan dibuka dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Martin Manurung.

Purwiyanto hadir didampingi oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Anggota Bidang Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad beserta pejabat tingkat II di lingkungan BP Batam.

Dalam pemaparannya Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menyampaikan rencana kerja anggaran BP Batam sesuai Pagu RAPBN BP Batam Tahun Anggaran 2023. Adapun dua outline yang dipaparkan adalah sektor prioritas pengembangan KPBPB tahun 2022-2024 dan RKA BP Batam tahun 2023.
 
Adapun empat sektor pengembangan BP Batam pada 2023 adalah Industri Manufaktur, Jasa, Pariwisata dan logistik, dengan harapan fokus pembangunan Batam mampu mendukung pemulihan dunia industri, pariwisata serta ekonomi secara global dan merata bagi masyarakat Batam.

Hal ini diharapkan dapat mendukung rencana kerja pemerintah RKP tahun 2023 dalam meningkatkan produktifitas untuk transformasi ekonomi inklusif dan berkelanjutan, mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan ekonomi.

"dengan program strategis rencana kerja dan anggaran BP Batam kami berharap mendapat dukungan penuh dari Komisi VI, hingga rapat paripurna (final). Batam saat ini terus berbenah, Kepala BP Batam (Muhammad Rudi) terus melakukan pembangunan infrastruktur, agar target pemulihan ekonomi, industri dan wisata dapat tercapai." Katanya.

Pada akhir kegiatan, Anggota Komisi VI DPR RI  menyampaikan beberapa masukkan dan harapan untuk perkembangan Batam dapat menjadi Tourism Destination yang nyaman dan menjadi pilihan utama untuk didatangi. 

Selain Tourism Destination, Penyerapan Tenaga Kerja juga tak luput dari pandangan Anggota Komisi VI DPR RI, diharapkan Batam dengan julukan sebagai kota berbasis industri, dapat terus meningkatkan investasi yang menyerap tenaga kerja, sehingga mengurangi tingkat pengangguran.

Adapun hasil putusan atau perubahan pagu anggaran BP Batam tahun 2023 beserta rincian program kerja, akan ditetapkan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI pada agenda selanjutnya.

BP Batam


Lokasi Kejadian.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Akibat pecah ban belakang, satu unit Mobil Box BP 9608 EY bermuatan kerupuk hilang kendali dan terbalik di turunan depan Perumahan Taman Sari, Rabu (31/8/2022) sekira pukul 16.30 Wib.

Kejadian itu diketahui pertama kali oleh Aipda Beni dan Aipda Ferri saat sedang melaksanakan giat patroli mobailing diseputaran Tiban. Tidak lama, dari radio HT terdapat informasi kecelakaan mobil di depan Perumahan Taman Sari, Tiban.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri. N melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardhana mengatakan, kecelakaan tersebut disebabkan mobil alami pecah ban belakang.

"Mobil mengalami pecah ban belakang yang mengakibatkan sopir hilang kendali dan terbalik Beruntung tidak ada korban jiwa," ungkap Yudha.

Lebih lanjut Yudha menjelaskan, setelah mendapatkan informasi adanya kecelakaan, piket patroli langsung menuju lokasi kejadian. Dan dari lokasi kejadian terlihat sebuah Mobil Box BP 9608 EY terbalik.

"Petugas langsung membantu mengevakuasi korban dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan," jelasnya.

Dari Tempat Kejadian diketahui mobil Box yang berisi muatan kerupuk mengalami pecah ban belakang dan oleng sehingga sopir hilang kendali dan mobil terbalik beruntung tidak ada korban jiwa.

Mobil Box yang dikendarai Sopir bernama Ucok sebelumnya memuat kerupuk berangkat dari Batu Ampar hendak menuju Batu Aji. Dan saat di turunan depan Perumahan Taman Sari, ban belakang mobil alami pecah ban dan mobil oleh sopir banting setir kekiri dan akhirnya mobil terbalik.

"Untuk membantu Evakuasi mobil Box petugas piket patroli Sekupang memanggil Mobil Krane untuk mengangkat dan memindahkan mobil Box ke posisi aman," terangnya 

Dalam kesempatan itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat sebelum berkendara pastikan dulu kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan siap jalan mulai dari ban, rem, kondisi mesin dan lainnya.

"Untuk meminimalisir kecelakaan harus dicek dulu kondisi kendaraan. Selain itu tetap patuhi rambu-rambu dan aturan dalam berlalu lintas serta selalu utamakan keselamatan," ujar Kompol Yudha mengakhiri.

Fay/Redaksi


Dugaan Lokasi Penimbunan Rokok Menchester. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Peredaran Rokok Manchester tanpa dilekati pita cukai (ilegal) marak di Kota Batam. Diketahui, jenis rokok putih tanpa campuran cengkeh ini mulai muncul di Kota Batam pada tahun 2021 akhir lalu.

Sementara, Bea Cukai Batam tengah gencar-gencarnya melakukan operasi gempur rokok ilegal, namun hal ini tidak membuat jera si pengecer, distributor bahkan si produsen rokok tersebut.

Bagaimana tidak, pasalnya, dalam operasi gempur rokok ilegal yang dilakukan di sejumlah warung atau di grosir selama ini, BC Batam hanya sebatas melakukan penyitaan barang-barang saja dan tidak ada tindak lanjut tegas seperti penerapan sanksi pidana.

Lantas, siapakah pemasok rokok Manchester ini hingga dapat menembus pasaran di Indonesia khususnya Kota Batam?.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan, rokok Manchester tanpa pita cukai ini diduga dikendalikan oleh seseorang pengusaha. Ia disebut-sebut adalah Ayoung. 

Dari penelusuran media ini, salah satu ruko di seputaran Batu Batam, Lubuk Baja, Kota Batam diduga dijadikan tempat penimbunan (Gudang) rokok Manchester dengan modus usaha toko Material.

Menurut sumber terpercaya, ruko tersebut sepintas terlihat sebatas jual bahan bangunan. "Namun, siapa sangka, bangunan 3 lantai itu dijadikan gudang rokok," beber sumber media ini.

"Silahkan cek saja sendiri, setiap ada mobil box atau mobil Grand Max di lokasi, itu mereka sedang bongkar rokok," tambahnya.

Dari penelusuran tim media ini, asal muasal rokok tersebut diselundupkan dari wilayah Jawa menggunakan kontainer lewat pelabuhan Sekupang.

Setiba di Kota Batam, sementara muatan disimpan di Gudang yang letaknya di seputaran Cipta Land Tiban, Sekupang.

"Artinya, gudang utama rokok Manchester itu ada di Cipta Land. Sebagian ditimbun di ruko seputaran Batu Batam, Lubuk Baja," jelasnya.

Selain mengedarkan di Batam, ternyata AY disebut-sebut juga sebagai importir rokok dari pada merek tersebut.

Sementara, Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari sebelumnya pernah mengatakan, penyimpangan yang terjadi atas peredaran rokok ilegal merupakan kategori perbuatan melawan hukum (PMH) oleh distributor maupun pengecer. Dia mengatakan ada sanksi hukum bagi penjual, pengedar dan juga pemakainya.

Sanksi hukum itu sangat jelas tertuang di Pasal 54 Undang-undang No 39 Tahun 2007 tentang Cukai menyebutkan, menawarkan atau menjual rokok polos atau rokok tanpa cukai terancam pidana penjara 1 sampai 5 tahun, dan/atau pidana denda 2 sampai 10 kali nilai cukai yang harus dibayar.

"Jadi seharusnya Bea Cukai Batam melaksanakan secara tegas dan konsisten dalam melakukan penegakan hukum," ujar Lagat, Rabu (16/3/2022) lalu.

Untuk diketahui, kemasan rokok Manchester ini tertulis dibawah pengawasan J.S.S Tobacco Ltd London - United Kingdom.

Rokok Manchester ini memiliki tujuh varian rasa dengan kemasan yang berbeda-beda yakni, Manchester Blue Mist Fusion, Manchester Red Berry Fusion, Manchester Superslims, Manchester Ice Crush, Manchester Menthol, Manchester London FOG, Manchester Merah United Kingdom.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Bea Cukai Batam dan Ditreskrimsus Polda Kepri terkait keberadaan gudang Rokok Manchester tersebut. (Tim)


Penyampaian Prokes oleh Polisi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam beberapa hari terakhir kasus masyarakat yang terpapar virus Covid-19 di wilayah Kecamatan Sekupang kembali meningkat, pada Selasa (30/8/2022).

Polsek Sekupang terus melakukan langkah-langkah pencegahan dengan terus memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat Sekupang untuk selalu disiplin Prokes dan anjuran Vaksinasi Covid-19.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana menghimbau kepada seluruh masyarakat Sekupang untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan cegah Penularan dan Penyebaran Covid-19 yang saat ini kembali meningkat.

Dia mengatakan Kecamatan Sekupang masih masuk kedalam Zona Kuning dan cendrung meningkat dari beberapa hari sebelumnya yang saat ini mencapai 11 orang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan SDI Rumah Sakit.

"Masyarakat Sekupang mari bersama kita putus rantai penyebaran dan penularan Covid-19 dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan terutama penggunaan masker," ungkap Yudha.

Kemudian, bagi masyarakat yang belum  mendapatkan vaksin Covid-19, untuk segera vaksin. Pihaknya setiap hari Senin hingga Jum'at mulai pukul 08.00 Wib, membuka gerai Vaksin di Pos Polisi Tiban Center, baik dosis 1,2 dan Boster.
 
Lanjutnya, berdasarkan Laporan Harian Covid-19 Kota Batam pada Senin (29/8/2022) wilayah kecamatan Sekupang terdapat 11 (sebelas) orang dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini sedang menjalani perawatan dan karantina di Rumah Sakit.

Dimana, kasus penularan tertinggi ada di kelurahan Patam lestari dengan 4 kasus positif Covid-19, Kel, Tiban Indah 2 kasus, Tiban Lama 2 kasus, Tiban baru 1 kasus, Tg.Riau 1 kasus, SEI harapan 1 kasus.

"Hanya Kelurahan Tanjung Pinggir yang 0 kasus sehingga Kecamatan Sekupang masih dinyatakan Zona kuning terkait penularan Covid-19," jelasnya.

Untuk menekan laju penyebaran Covid-19, Polsek Sekupang melalui jajarannya Piket Patroli Batara Biru dan Bhabinkamtibmas masing-masing kelurahan dengan berkolaborasi dengan pihak kelurahan terus gencarkan kegiatan Operasi Yustisi.

Pihaknya juga memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kedisiplinannya dalam penerapan Protokol Kesehatan terutama dalam penggunaan masker saat beraktifitas diluar rumah.

Selain melaksanakan Operasi Yustis dan himbauan Prokes, Polsek Sekupang juga mengajak warga masyarakat Sekupang untuk melaksanakan Vaksinasi Covid-19 baik dosis 1,2 dan Boster yang pelaksanaannya setiap hari Senin s/d Jum'at di PosPol Tiban Center ataupun di Puskesmas.

"Semoga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga laju penularan dan penyebaran Covid-19 dapat ditekan kembali dan kecamatan Sekupang dinyatakan zero Covid-19," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Kayu Ilegal yang Diamankan Ditpolairud Polda Kepri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri berhasil mengagalkan pengiriman ratusan batang kayu ilegal dari Kabupaten Karimun menuju Perairan Sagulung Batam, Senin (29/8/2022). 

Dalam penindakan tersebut, satu orang pengemudi perahu bernama Alimudin ditetapkan sebagai tersangka. 

Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Pol Boy Herlambang mengatakan, penindakan terhadap tersangka Alimudin Als Mudin Bin La Ima sebagai Nahkoda Kapal Motor tanpa Nama pengangkut hasil hutan kayu berupa 200 batang kayu bulat campuran tidak dilengkapi surat keterangan yang sah dari instansi terkait mengenai rekomendasi keterangan hasil hutan. 

"Yang bersangkutan diduga melanggar sebagaimana Ketentuan Pasal 83 UU 18 / 2013 Tentang Pencegahan & Pemberantasan Perusakkan Hutan Di Perairan Pulau Seraya - Bulang - Batam - Kepri," katanya, Rabu (31/8/2022). 

Sementara itu, Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Kepri AKBP Sudarsono menerangkan, penindakan berawal pada Senin, 29 Agustus 2022 Pukul 16.30 WIB, saat Kapal Motor yang dikemudikan oleh tersangka melintas di Perairan Pulau Seraya, Bulang, Batam, Kepri, pada titik kordinat 0'58'126" N 103'58'106" E. 

"Dasar penindakan adalah laporan Polisi Nomor : LP / A / 133  / VIII / 2022 / SPKT. Ditpolairud / Kepri, 30 Agustus 2022, serta Undang - Undang 18 / 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan Hutan. Kemudian diperkuat surat Perintah Nomor : Sprin / 427 / VIII / Res. 1.24 / 2022, 01 Agustus 2022 untuk dilakukan penindakan," ujarnya. 

Sudarsono menjelaskan, modus tersangka Alimudin yakni mengangkut kurang lebih sebanyak 200 batang kayu bulat campuran dari Perairan Selat Mi Moro, Karimun, Kepri Menuju Pelabuhan Dapur 12, Sagulung, Batam, Kepri atas perintah tersangka H dengan menerima upah atau keuntungan sebesar Rp 300 ribu setiap pengiriman kayu. 

"Tersangka Alimudin yang berusia 36 thn, tinggal di Batam dengan keterangan lahir pada 25 Januari 1986, NIK : 2171112501861001, Alamat : RT. 002 RW. 009 Dapur 12 Pantai - Sei. Pelenggut - Sagulung - Batam - Kepri mengaku baru pertama kali melakukan pengiriman kayu ilegal tersebut dari Karimun ke Batam atas perintah tersangka H yang masih dalam pengejaran," tuturnya. 

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 83 ayat (1) Huruf b Jo Pasal 12 Huruf e Jo Pasal 88 Ayat (1) Jo Pasal 16 Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 18 / 2013 Tentang Pencegahan & Pemberantasan Perusakan Hutan.

Fay/Redaksi


Foto Penyerahan Penghargaan.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna terima penghargaan sebagai daerah yang mampu menurunkan anggka stanting di wilayah utara NKRI tersebut. 

Penghargaan diterima oleh Sekda Natuna, Boy Wijanarko di Hotel Prime Plaza Sanur Jakarta, (31/8/2022) setelah melalui penilaian dari kinerja delapan aksi konvergensi pencegahan dan penurunan stunting di Kepulauan Riau Melalui surat kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 440/2611/Bangda.

Hasil penit untuk Provinsi Kepulauan Riau, Batam mendapat peringkat pertama, disusul Natuna di peringkat II, Karimun peringkat III, dan lingga peringkat IV.

Menanggapi hal ini, Bupati Natuna Wan Siswandi mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh pihak terkait sehingga Natuna mampu menurunkan angka Stunting. 

"Inj berkat dukungan teman-teman semua OPD dan pihak terkait, kita dapat penghargaan penurunan setanting di Natuna, mudah- mudahan atas usaha kista bersama dan ijin Allah kita bisa turunkan lagi angka setanting, amin amin amin," ungkap Wan Siswandi melalui handphone pribadinya. 

Adapun proses penilaian meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi program kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitive untuk mencegah penurunan stunting

Untuk kasus stunting di Natuna, kata Wan Siswandi, dari tahun ke tahun semakin baik. Sebut saja pada tahun 2016 stunting Natuna 26,4 persen, tahun 2017 19,6 persen, tahun 2018 20,05, tahun 2019 17,8 persen, tahun 2020 prevelensi stunting di Natuna sebesar  persen 11 persen, di tahun 2021 11,77 persen.

Lanjutnya, kinerja pencegahan stunting juga didukung  OPD terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas  Kominfo, Disdukcapil serta Bappeda untuk bersama mencegah stunting. Serta peran dari Kecamatan, Kelurahan, Desa, PKK, Tim Pendamping Keluarga, Kader Pembangunan Manusia dan Kader Posyandu.

"Pencegahan dan penurunan stunting melalui Dinas Kesehatan dengan cara Intervensi spesifik, dan darilintas sektor kita melalui intervensi sensitif," terang Wan Siswandi. 

Intervensi gizi spesifik adalah kegiatan yang langsung mengatasi terjadinya stunting, di antaranya seperti asupan makanan, infeksi, status gizi ibu, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan. 

"Untuk intervensi sensitif artinya Intervensi sensitif merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penyebab tidak langsung stunting yang umumnya berada di luar persoalan kesehatan," jelas Wan Siswandi. 

Wan Siswandi berharap kepada seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan pola hidup sehat, sehingga Natuna dapat mendukung program Nasional untuk menurunkan angkat stunting sesuai target Presiden Joko Widodo.

(IK)


Kunjungan Kerja Bupati Natuna ke Jakarta Kantor KKKS Migas. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam serangkaian kunjungan kerja Bupati Natuna, Wan Siswandi ke Jakarta, orang nomor satu di Natuna tersebut juga melakukan rapat dengan pihak KKKS Migas, sebelum melakukan MOU dengan PEM Akamigas, Senin (29/8/2022) di Gedung Wisma Mulia Jakarta. 

Masih didampingi Sekda Natuna, Boy Wijanarko dan Kepala BP3D Natuna Moestapa, Wan Siswandi ajukan beberapa permintaan kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melalui KKKS. 

Pertama terkait bagi hasil pajak katering yang pernah dibicarakan oleh kedua belah pihak sebelumnya. Selain itu, Wan Siswandi meminta kepada pihak SKK Migas untuk membangun offshore di Natuna, mengingat ada ditemukanya beberapa titik sumur gas baru di laut Natuna. 

"Banyak hal yang diperoleh oleh Kabupaten Natuna, ketika pihak SKK Migas bangun Offshore di Natuna, apalagi kita juga tengah menyiapkan tenaga-tenaga kerja terampil sesuai dengan sektor migas dengan kuliahkan beberapa anak daerah di PEM Akamigas, bertahaplah," kata Wan Siswandi. 

Offshore adalah yang berarti jauh dari atau berjarak dari daratan, merupakan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi yang dilakukan di lepas pantai atau jauh dari daratan.

Selain itu, pemerintah daerah Natuna juga ajukan usulan beberapa CSR yang akan dibahas dalam rapat bersama KKKS dalam waktu dekat ini. Kesempatan ini merupakan waktu yang tepat karena beberapa hari ke depan seluruh dari masing-masing KKKS akan membahas program kerja. 

"Pemerintah Daerah mengambil kesempatan terkait dengan PI atau articipating Interest dan SKK Migas akan membantu natuna," tutup Wan Siswandi. 

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) adalah institusi yang dibentuk oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.