Evakuasi ABK Kapal  KM. Patria Meranti yang Tenggelam. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Satpolairud Polres Karimun melaksanakan SAR evakuasi Anak Buah Kapal (ABK) kapal KM. Patria Meranti yang tenggelam di perairan Selatan Pulau Sugi, Sabtu (30/7-2022).

Pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022 sekira pukul 08.00 Wib Satpolairud Polres Karimun mendapatkan info dari masyarakat bahwa adanya kapal tenggelam diduga angin kencang Barat Daya di perairan selatan Pulau Sugi Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.

KM. Patria Meranti (GT.26) yang mengangkut sayur-sayuran dan buah-buahan dari Buton (Siak) yang berangkat hari Jum'at pukul 03.00 wib subuh hari dengan tujuan Tanjung Pinang dengan muatan sebanyak kurang lebih 20 ton. 

Sekira pukul 08.00 wib tepatnya saat berada di perairan pulau patah selatan Pulau  Sugi Moro Kab. Karimun pada titik koordinat 0*39’40.0” N-103*54’24” E. KM. Patria Meranti tersebut dihantam ombak besar dan gelombang laut sehingga kapal menjadi oleng dan kapal banyak masuk air akibat gelombang air laut yang kuat.

Kemudian mengakibatkan mesin pompa air sebanyak 3 (tiga) unit mengalami mati karena terendam air laut yang masuk dari samping dek sebelah kanan lalu karam secara perlahan kemudian Nakhoda beserta kru lainnya langsung menyelamatkan diri dengan menggunakan life jacket.

Sebelum KM. Patria Meranti mengalami mati mesin Nakhoda Sdr. Candra mengupayakan untuk evakuasi kapal menuju ke tepi sambil  mencari pertolongan namun tidak dapat tertolong karena kuatnya air laut masuk yang kurang lebih pada ketinggian 1 meter mengantam Kapal dari arah barat daya mengenai KM. Patria Meranti pada samping kanan.

Kegiatan SAR dan evakuasi juga  langsung dipimpin oleh AKP Binsar Samosir, SH, MH selaku Kasat Polairud bersama anggota, dibantu dengan Lanal Tbk, dan nelayan serta masyarakat sekitar langsung menuju TKP.

Sekira pukul 08.30 wib dengan menggunakan kapal 1002 Satpolairud Polres Karimun kapal lainnya  tiba di Pulau Separi untuk mengevakuasi 4 (empat) orang kru KM.Patria Meranti (GT.26) yaitu An. Sandra (Nakhoda) dan  3 (tiga) orang Abk An. Dahlan, Muhammad Ikhsan dan Leonardo Junior Hutagalung, ujar BINSAR sebutan akrabnya saat di konfirmasi.

Setelah mengevakuasi semua korban tersebut, Satpolairud Polres Karimun langsung menuju lokasi kejadian dan sekira jam 11.30 wib didapati KM. Patria Meranti (GT.26) sudah tenggelam kedasar laut.

Saat di konfirmasi AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H. selaku Kapolres karimun melalui AKP Binsar Samosir, SH, MH mengatakan, kejadian Laka laut tersebut di duga murni karna cuaca buruk hingga  berakibat KM. Patria Meranti mengalami kecelakaan.

"Menurut keterangan korban, kerugian materi lebih kurang Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dan selanjutnya keempat korban kami evakuasi ke Tanjung Balai Karimun Kabupaten  Karimun ke Kantor KKP Kelas II Tg. Balai Karimun untuk mengecek kesehatan ke 4 korban kapal tenggelam, dan dilanjutkan di bawa ke Sat Polairud Polres Karimun untuk dilakukan pemeriksaan tentang penyebab tenggelamnya kapal," ujarnya. 

Kemudian Binsar juga mengimbau kepada seluruh pengguna sarana angkutan laut baik penumpang maupun kapal lainnya harus lebih mengutamakan aspek keselamatan. 

"Agar terhindar hal-hal yang tidak diinginkan, karena saat ini situasi di perairan Kepulauan Riau selalu berganti-ganti dan tidak bisa kita prediksi  dan jika terdapat informasi terjadi bencana ataupun laka laut maka dapat memberikan informasi kepada Sat Polairud Polres Karimun," tuturnya. 


Ahmad Yahya


Gotong Royong TMMD 0317 TBK. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mempermudah masyarakat menjalankan ibadah ke Masjid, Satgas TMMD ke 114 Tahun 2022 Kodim 0317/TBK melaksanakan pengerjaan semenisasi jalan menuju Masjid Nurusy Syuhud di Pulau Parit Desa Selat Mendaun, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, Sabtu (30/07/2022).

Anggota Satgas TMMD Ke-114 Kodim 0317/TBK bersama dengan masyarakat mempercepat pengerjaan jalan semenisasi. Hal ini terlihat dan membuktikan dengan semangat bekerja serta gotong royong dengan anggota Satgas TMMD.

Komandan SSK TMMD Kapten Kav Tatang sebagai Koordinator lapangan  mengatakan, untuk hari ini ia bersama masyarakat bergotong royong mengerjakan semenisasi jalan menuju Masjid Nurusy Syuhud dengan panjang 430 M, lebar 4 M. 

“Kami yakin dengan semangat gotong-royong ini pekerjaan akan cepat diselesaikan dan hasilnya akan cepat dirasakan oleh warga Pulau Parit Desa Selat Mendaun,” ungkap Kapten Kav Tatang.

Hal ini, Ditambahkan Tokoh Agama Masjid Nurusy Syuhud Pulau Parit Ustad Bhara mengungkapkan, dengan adanya program TMMD semenisasi jalan ini.

"Alhamdulillah untuk pergi ibadah ke Masjid kami nantinya sudah bagus, bukan hanya untuk beribadah saja namun jalan ini juga mampu mempercepat akses tranportasi masyarakat demi kesejahteraan bersama,” tuturnya.

Ahmad Yahya


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT. PLN Batam bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau melakukan Konsultasi Publik tentang Implementasi Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 10 Tahun 2022 di Hotel Radisson pada Rabu, 27 Juni 2022. 

Konsultasi Publik ini turut dihadiri beberapa narasumber dan pemangku kepentingan lainnya seperti Ketua Kadin Batam, Ketua Ombudsman Perwakilan Kepri, Yayasan Lembaga Konsumen Batam (YLKB), Himpunan Kawasan Industri (HKI), PT Sat Nusa Persada Tbk dan 30 pelanggan industri.

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda PT. PLN Batam untuk memperoleh tanggapan tidak hanya dari pemerintah daerah, namun juga pelaku usaha, pengawas penyelenggaraan pelayanan publik, pelanggan dan elemen lainnya tentang penerapan Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Permohonan Persetujuan Harga Jual Tenaga Listrik dan Sewa Jaringan Tenaga Listrik dan Tata Cara Permohonan Penetapan Tarif Tenaga Listrik. Pada Konsultasi Publik ini masing-masing narasumber dan peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan, selain tanggapan juga dibutuhkan masukan terkait dampak Permen tersebut. 

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P. Hutajulu dalam pemaparannya mengatakan dalam penetapan tarif listrik, pemerintah selalu memperhatikan kepentingan dan kemampuan masyarakat, kaidah industri dan niaga yang sehat, BPP Tenaga Listrik, efisiensi pengusahaan, skala pengusahaan dan interkoneksi sistem, dan tersedianya sumber dana untuk investasi.

“Keseimbangan yang berlaku ibarat neraca, harus berimbang kepentingan konsumen, apa saja hak yang diterima, kemudian untuk pelaku bisnisnya atau utility dalam hal ini PLN Batam bagaimana supaya mendapatkan margin supply yang cukup sehingga perusahaan sustain dan mengembangkan investasi,” ujar Jisman.

Jisman menekankan pentingnya margin tersebut supaya peralatan, jaringan dan seluruh komponen untuk menyediakan listrik PLN Batam kepada pelanggan dapat terjaga, serta untuk pembangunan infrastruktur guna menjamin ketersedian listrik pada masa mendatang. Sehingga perlu dilihat secara detail kebutuhan dari PLN Batam dan margin yang wajar tanpa mengabaikan kemampuan dari pelanggan.

Ia juga menambahkan bahwa penentuan tarif PLN Batam pada tahun 2012 yang memang diserahkan kepada Pemerintah Daerah dengan harapan mempermudah penyesuaian tarif ditengah perkembangan industri dan juga bisnis yang sangat pesat pada wilayah Batam saat itu. Sehingga tidak perlu menunggu keputusan dari pusat jika membutuhkan penyesuaian tarif.  

“Namun, seiring berjalannya waktu, ternyata sangat sulit bagi PLN Batam untuk mendapat penyesuaian tarif. Oleh karena itu dengan diberlakukannya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang kemudian disusul dengan terbitnya Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2022 ini diharapkan PLN Batam mendapatkan penyesuaian tarif yang wajar,” tegas Jisman. 

“Kami juga menantang PLN Batam, bagaimana mencari solusi terbaik untuk mengurai biaya pokok produksi (BPP) sehingga pelanggan dapat menikmati listrik yang andal dengan harga ekonomis dan bersaing,” tutup Jisman.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman Suwarjoni Astawa, mengungkapkan listrik merupakan infrastruktur utama penopang kemajuan ekonomi suatu daerah. Oleh karena itu sudah menjadi perhatian kita bersama bagaimana menjaga sustainabilitas kelistrikan di Batam dan juga didukung dengan kebijakan pemerintah dalam memberi peraturan untuk melindungi pelaku usaha, konsumen dan masyarakat.

“Seperti yang diketahui, PT PLN Batam masih menggunakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 21 Tahun 2017 tentang Tarif Listrik PT PLN Batam, untuk pengajuan usulan Tarif Listrik Batam. Pergub tersebut sebenarnya mengatur tentang tariff adjustment atau penyesuaian tarif, apabila terjadi perubahan variable kurs dollar, harga bahan bakar atau enery primer, inflasi dan asumsi makro ekonomi. Jika dihitung, sejak tahun 2017 harusnya tarif listrik PLN Batam sudah mengalami penyesuaian naik lebih dari 3%," ungkap Nyoman.

Nyoman berharap dengan berlakukannya UU No.11 Tahun 2020 dan Permen ESDM RI Nomor 10 Tahun 2022 ini dapat mempermudah proses mendapatkan tariff adjustment atau Penetapan Tarif Tenaga Listrik sehingga PT PLN Batam sebagai penyedia tenaga listrik ke depannya dapat bertahan dan memberikan pelayanan terbaik serta membangun infrastruktur yang semakin baik demi untuk menyediakan listrik yang andal dengan akses merata keseluruh wilayah kerjanya.

“Kita harus meningkatkan daya saing industri dan bisnis, jadi penyesuaian tarif ini bukan hanya demi kepentingan PLN Batam semata. Namun bagaimana kita menjadikan Batam sebagai daerah yang kompetitif. Percuma kemudian dengan status Batam sebagai free trade zone tidak dapat menarik investor karena listrik tidak tersedia atau penyediaan listrik justru terbelakang,” tegas Nyoman.

"Kami berharap masukan dari semua pihak bagi kedepan listrik menjadi perhatian kita semua, sama halnya dengan akses jalan, air bersih, bandara dan pelabuhan, semuanya butuh listrik. Oleh karena itu kami juga minta dukungan pelanggan dan stakeholders kunci PLN Batam agar PLN Batam mampu mengembangkan ketersediaan listrik sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan,” tutup Nyoman.

PLN Batam/Redaksi


Sindikat Pemain Penyeludupan PMI Ilegal. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ditpolairud Polda Kepri berhasil membongkar sindikat penyelundupan PMI ilegal ke Malaysia melalui Batam, Kepri, pada Kamis (28/7/2022). 

Dalam kasus ini, delapan orang tersangka dalam dua jaringan diringkus beserta barang bukti dan puluhan korban diselamatkan petugas. 

Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Pol Boy Herlambang melalui Kasubdit Gakum AKBP Sudarsono mengatakan, tersangka berinisial H, A, Y, N, R, RM, MT dan P yang diamankan dalam jaringan Yanto Halim, seluruhnya warga Kepri dan diketahui memainkan peran berbeda. 

Kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat yang mengetahui aksi ilegal tersebut. Dalam penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan 8 orang tersangka dan menyelamatkan puluhan calon PMI ilegal dari dalam tempat penampungan di Batam. 

"Rencananya, puluhan orang PMI ilegal tersebut akan dikirim menggunakan speed boat dengan kecepatan tinggi pada malam hari. Para tersangka biasa melakukan penampungan dan pengiriman PMI ilegal ke luar negri secara non prosedural sesuai ketentuan yang ada," katanya, Jumat (29/7/2022). 

Dalam kasus ini dua orang tersangka masih dalam pengejaran polisi lantaran terlibat upaya penyelundupan tersebut. Barang bukti yang berhasil diamankan kendaraan bermotor, buku rekening bank dan bukti transaksi keuangan tersangka dari korban. 

"Tersangka juga mengakui meminta uang sebesar Rp 4 juta, kepada setiap orang PMI ilegal yang akan diselundupkan ke Malaysia. Petugas meringkus tersangka MT pada Kamis, 28 Juli 2022 Pukul 09.00 WIB, di Tj.Riau, Batam yang diduga akan mengirim PMI ilegal dari Perairan Pulau Kasu , Belakangpadang, Batam, Kepri menuju Negara Malaysia," ujarnya. 

Atas perbuatanya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 4, 7 dan 8 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan Pasal 81 UU RI Nomor 18 Tahun 2007 tentang perlindungan pekerja migran indonesia dengan ancaman pidana makaimal penjara seumur hidup dan denda sekitar Rp 5 miliar.

Fay/Redaksi


Pertemuan Dewan Pers dengan Menko Polhukam Prof. Mahfud MD.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pers mengadakan pertemuan dengan Menko Polhukam Prof. Mahfud MD, di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (28/7). Pertemuan ini untuk mendiskusikan draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Mahfud menjelaskan, draf RKUHP ini sudah lama dibahas. Rencananya, RKUHP ini diberlakukan sebagai hadiah kemerdekaan Republik Indonesia.

“Masih ada waktu pembahasan. Mungkin jika ada masalah, bukan ditunda tapi dilakukan perbaikan. Kalau jelas ada pasal yang membahayakan, ya dihapus atau direformulasi,” tutur Mahfud.

Menurut Mahfud, RKUHP tersebut dulu sudah akan diketok. Namun lantaran ada demo besar, presiden pada 2019 minta pengesahannya ditunda.

Saat bertemu Menko Polhukam, Dewan Pers dipimpin ketuanya, Prof Azyumardi Azra. Ikut mendampingi M Agung Dharmajaya (wakil ketua), anggota Dewan Pers (Arif Zulkifli, Ninik Rahayu, Yadi Hendriana, dan A Sapto Anggoro. Hadir juga perwakilan anggota konstituen Dewan Pers, Sasmito Madrim, dan Ketua Bidang hukum, Arbitrase dan Legislasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat,  Makali Kumar SH.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, kepada Dewan Pers, Mahfud minta catatan reformulasi terhadap pasal-pasal yang dinilai bermasalah. 

“Sampaikan reformulasi secara konkret sekaligus simulasinya. Besok akan saya sampaikan ke Kemenkumham. Wamenkumham akan kita panggil minggu depan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, KUHP adalah politik hukum penting, pemerintah berharap secepatnya berlaku saat peringatan kemerdekaan nanti karena KUHP yang berlaku saat ini merupakan produk kolonial.

Namun, Dewan Pers Bersama masyarakat sipil lainnya melihat ada 14 pasal dan 9 klaster yang potensial melemahkan kebebasan pers. Maka perlu dihapus atau direformulasi. Menurut Mahfud yang didampingi Deputi Hukum dan HAM Sugeng Purnomo, ada sekitar 700-an pasal dalam RKUHP. “Jika ada usulan 14 pasal, maka jumlah itu tidaklah banyak,” kata Mahfud.

Pihaknya tidak mau menjamin penundaan berlakunya KUHP tersebut. Ia hanya menegaskan, sebelum RKUHP maju ke persidangan harus dibahas secara jelas. Menko Polhukam berjanji akan memanggil Kemenkumham untuk membicarakannya dan akan melibatkan Dewan Pers.

Sementara itu, Prof Azra melaporkan, pada 2018 Dewan Pers sudah mengajukan usulan delapan klaster pasal yang dinilai bermasalah. Namun, masukan dari Dewan Pers dan konstituen tidak dimasukkan sama sekali. Dalam draf sekarang ini, urainya, malah ada sembilan klaster dari 22 pasal umum yang mengganggu hak berekspresi, 14 di antaranya berkaiatan dengan kemerdekaan pers.

Dewan Pers juga sudah ketemu dengan konstituen Dewan Pers dan para pemangku kepentingan. Pertemuan dengan Kemkumham yang dipimpin Wamenkumham Prof Edward (Edi) Omar Sharif Hiariej dan tim perumus sudah dilakukan Dewan Pers pekan lalu.

Rumusan reformulasi RKUHP diminta segera oleh Mahfud MD. Dewan Pers bekerja cepat, hari Kamis ini juga melakukan penyusunan reformulasi dengan melibatkan Wakil Ketua Mahkamah Agung Andi Samsan Nganro, ahli hukum Bivitri Susanti, mantan Ketua YLBHI Asfinawati, Tim LBH Pers dipimpin Ade Wahyudin, dan lain-lain.

Samsan Ngandro berpendapat pasal terkait dengan pers yang mengandung delik harus diperbaiki. Dewan Pers juga minta supaya pasal-pasal bermasalah didrop atau direformulasi.

Arif Zulkifli menyatakan pemberitaan soal terorisme pun bisa diperkarakan karena harus lengkap. “Pemberitaan pers pasti yang terdepan dan belum lengkap. Demikian juga soal penghinaan pada presiden hingga lurah/kepala desa, bisa menjadi perkara,” paparnya.

Ia khawatir kelak ada self censorship yang tinggi di media, ini adalah berbahaya bagi kelangsungan kehidupan pers dan masyarakat.

Sedangkan Ninik menuturkan, masih ada waktu untuk mengawal RKUHP. Dia berharap, pasal yang tak seharusnya ada bisa dikeluarkan. “Intinya adalah reformulasi,” kata dia.

Adapun Sasmito mengutarakan, secara prinsip AJI tidak menolak RKUHP itu. Tapi, RKUHP masih perlu masukan dari masyarakat luas dan penyempurnaan sehingga tidak buru-buru diberlakukan.

Ketua Bidang hukum, Arbitrase dan Legislasi SMSI Pusat,  Makali Kumar SH, hadir mewakili Ketua Umum SMSI Firdaus, dalam pertemuan bersama Dewan Pers dan konstituennya, akademisi, pengamat hukum, serta praktisi hukum di Hotel Mercure, Sabang-Jakarta, Kamis (28/7/2022), kembali menyuarakan  penolakan terhadap pasal-pasal RUU KUHP. 

Makali dengan tegas menyatakan, banyak pasal-pasal RUU KUHP yang harus ditolak dan dihapus, karena berpotensi untuk menghalangi kebebasan pers di Indonesia.

Pasal-pasal RKUHP yang menjadi sorotan SMSI dan juga menjadi bahan diskusi  Dewan Pers dalam pertemuan tersebut sekitar 20 pasal, antara lain pasal 188, 218, 219, 220, 240, 241, 246, 248, 263,264 280, 302, 303, 304, 352, 353, 437, 440, 443, dan 447.

"Seperti pasal 263 dan 264 RKUHP yang didalamnya ada kata penyiaran dan berita. Frasa ini akan berpotensi menghambat kemerdekaan pers. Kita minta untuk dihapus atau dihilangkan dalam RKUHP, karena hal itu sudah diatur dalam UU no 40 tahun tentang pers," jelas Makali.

Bersama rekan perwakilan organisasi konstituen dewan pers lainnya, Makali begitu gigih dalam diskusi itu, untuk  menyuarakan kemerdekaan pers di Indonesia. Bahkan Makali juga minta pers dan konstituen Dewan Pers lainnya, serta berbagai kalangan pers untuk tetap solid menyuaran dan memperjuangkan penolakan pasal-pasal tersebut secara maksimal di DPR RI. Jangan sampai, informasi yang menyebutkan pada tanggal 16 Agustus 2022, DPR RI akan bersidang dan menetapkan RKUHP itu, menjadi kenyataan.

"Kita jangan kecolongan, kita kawal perjuangan kita, sampai DPR mau mengakomodir perjuangan kita. Sehingga pasal-pasal yang akan merusak kemerdekaan pers di Indonesia  sudah hilang di RKUHP," tegas Makali. 

Dalam siskusi dewan pers di hotel Mercure  tersebut, berlangsung pukul 09.00-19.00 WIB. Diskusi itu menghadirkan juga, pejabat penegak hukum,  yakni Wakil Ketua Mahkamah Agung Rzi, Dr Andi Nganro SH MH,  Humas Polri, 
Brigjen. Pol. Drs. Mohamad Hendra Suhartiyono, M.Si, dan utusan dari Kejaksaan Agung. (***)


Bupati Natuna Menerima Laporan KKNT. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi menerima Laporan Kegiatan KKN Tematik Doktor Mengabdi (DM) Universitas Brawijaya Malang yang melaksanakan KKN Tematik Dokter Mengabdi yang sudah melaksanakan pengabdian selama 5 tahun, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Natuna, Jumat (29/07/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Natuna, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Kepala OPD Kabupaten Natuna, Segenap Rombongan Tim KKN Tematik Dokter Mengabdi Universitas Brawijaya Malang.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Natuna, Wan Siswandi mengicapkan terima kasih kepada pak dokter dan mahasiswa Brawijaya Malang yang sudah hadir di sini dalam menyampaikan laporan kegiatan KKN Tematik Dokter Mengabdi Universitas Brawijaya Malang,. yang selalu bersinergi selama 5 tahun  dengan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam melaksanakan kegiatan KKN Tematik di Kabupaten Natuna ini.
 
Dalam kesempatan tersebut Bupati Natuna Wan Siswandi mengatakan keinginan untuk mengembangkan wisata Geoprak Natuna.

"Kami ingin sekali dengan adanya kegiatan KKN Tematik Dokter Mengabdi Universitas Brawijaya Malang tidak hanya disini saja kedepan dapat mengembangkan potensi di daerah kami salah satunya adalah banyak geosite di tempat kami yang bisa di kembangkan menjadi pariwisata yang bagus," ungkapnya. 

"Untuk Geosite Natuna rencananya kami akan menjadikan Geosite Natuna go to internasional,  yang akan di akui oleh UNESCO sebagai warisan dunia," tambahnya. 

Ia juga berharap kegiatan KKN Tematik Dokter Mengabdi dapat memberikan peningkatan perekonomian masyarakat.

"Kami berharap dengan kedatangan rombongan dari Universitas Brawijaya Malang dapat memberikan nilai tambah untuk bisa mengembangkan potensi pariwisata di Natuna dan juga memberikan peningkatan perekonomian untuk masyarakat di Kabupaten Natuna," harapnya 

Sementara itu, Dokter Muhamad Mahmud menyampaikan kegiatan KKN Tematik Dokter Mengabdi di Kabupaten Natuna.

"Kegiatan KKN TEMATIK Dokter Mengabdi Universitas Brawijaya Malang kami fokuskan di desa pengadah dengan menjadi Desa Pengadaan sebagai desa binaan Universitas Brawijaya Malang," ujarnya. 

"Adapun Roadmap Kegiatan Dokter Mengabdi KKNT Universitas Brawijaya Malang antara lain   pemasaran produk unggulan desa, salah satunya adalah batik tulisan Natuna, kripik ubi, pisang, dan ikan bilis di desa pengadah, selanjutnya inisiasi produk unggulan desa salah satunya adalah batik tulisan Natuna kami kedepankan karena mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah," ucapnya. 

"Selain itu kami juga melakukan pemberdayaan masyarakat dimana kami melakukan pemetaan di desa pengadah apa saja potensi SDM dan SDA, kemudian kami juga melakukan penguatan kelembagaan dan Legalitas dengan melakukan strategi economic branding destinasi wisata dan produk unggulan desa,  dan yang terakhir kami melakukan branding desa pengadah menjadi desa wisata,  adapun kegiatan ini kami laksanakan dari tahun 2018-2022," paparnya. 

(IK)


Sambut Kedatangan Haji. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 46 Jamaah Haji tiba di Kabupaten Natuna dengan selamat. Setibanya di Bandara Raden Sadjad, Seluruh jamaah langsung bertolak ke Masjid Agung Natuna.

Seluruh Jamaah haji tersebut, disambut langsung oleh, Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD), Kamis (28/7/2022).

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kata sambutan mengucapkan selamat datang kembali di tanah air, kepada Jamaah Haji Kabupaten Natuna. 

Wan Siswandi mengatakan, seluruh Jamaah Haji pasti sudah rindu ingin bertemu dan berkumpul kembali dengan sanak keluarga tercinta.

"Tentunya saya berharap, seluruh Jamaah Haji Natuna menjadi haji yang mabrur dan mabruroh," imbuhnya. 

Wan Siswandi meminta maaf terkait kekurangan dalam penyambutan jemaah haji. Meski begitu pihaknya tetap berupaya memberikan yang terbaik untuk jemaah haji di perbatasan NKRI.

Dari 46 jemaah haji masih ada yang harus melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah dan harus menyeberangi laut. Wan Siswandi meminta agar tetap berhati-hati dan selamat sampai tujuan.

"Besok yang berangkat ke pulau-pulau harap hati-hati dan semoga selamat sampai tujuan," pesan Wan Siswandi.

(IK)


Foto Bersama. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Lanud Raden Sadjad(Danlanud RSA) Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC (J)., bersama Tim Staf Potensi Dirgantara(Spotdirga) Mabesau akan memajukan olahraga dirgantara Paralayang di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (28/7/2022).
 
Hal tersebut dilakukan dengan melaksanakan survei awal dan peninjauan lokasi  yang bisa dijadikan Pusat Pelatihan Potensi kedirgantaraan (Puslat Potdirga) Paralayang di wilayah Natuna.
 
Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J) bersama Paban III/Tahwildirga Spotdirga Mabesau, Kolonel Pnb Nurtantio Affan, S.E., M.H., M.han, beserta tim terjun langsung ke lokasi untuk mencari spot yang bisa dijadikan tempat olahraga tersebut.
 
Adapun lokasi peninjauan adalah Bukit Kapur Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut,  Tanjung Datuk Desa Teluk Buton,Kec Bunguran Utara, Gunung Ranai kelurahan Ranai Darat dan Teluk Depeh Selat Lampa.
 
Kegiatan ini merupakan agenda dari kunjungan kerja dari tim Sosialisasi Pengawasan Evaluasi(Wasev) dan Komponen Cadangan(Komcad) Spotdirga Mabesau di Lanud Raden Sadjad yang sekaligus survei lokasi pengembangan olahraga dirgantara di Natuna.
 
Paralayang adalah salah satu cabang olahraga dirgantara menggunakan parasut paralayang dan untuk take off atau lepas landas dibutuhkan bukit yang tinggi serta lokasi pendaratan.
 
Olahraga paralayang ini sudah banyak digemari para penikmat adrenalin yang tinggi, baik dari wisatawan lokal hingga mancanegara.
 
Lebih dari itu, olahraga dirgantara ini juga sebagai upaya menumbuhkan minat cinta dirgantara bagi warga masyarakat serta bisa dijadikan sebagai ajang promosi daerah yang memiliki keindahan alam dan pantai menawan dilihat dari ketinggian menggunakan paralayang.
 
Selain melaksanakan survei, tim spotdirga bersama Lanud Raden Sadjad juga melaksanakan demo terbang Paralayang di Halaman Kantor Bupati Natuna untuk menarik minat olahraga dirgantara kepada masyarakat Natuna.
 
Saat ditemui media lokal,  Kolonel Pnb Nurtantio Affan, S.E., M.H., M.han, mengatakan bahwa, Sesuai program dari mabesau dalam rangka pembinaan potdirga salah satunya menggiatkan olahraga dirgantara paralayang maupun paramotor.
  
"Harapan kedepan timbul generasi muda dari masyarakat Natuna yang berminat ataupun mengembangkan olahraga ini," ujarnya.
 
Ia melanjutkan, kegiatan ini sudah berdiskusi kepada Bupati Natuna, dan apabila mabesau mengizinkan  akan diimplementasikan baik itu pelatihan atau kegiatan-kegiatan berprestasi secara bertahap sesuai kondisi yang ada di Natuna.
 
"Spot yang telah disurvei dijadikan paralayang di Natuna kemungkinan di Teluk Depeh, Selat Lampa," ucapnya.
 
Sementara itu, Bupati Natuna Wan Siswandi menyambut baik kegiatan ini dan berterima kasih kepada tim dan pihak Lanud atas survei lokasi olahraga paralayang di wilayah Natuna dan mudah-mudahan mabesau berkenan dibuat di Natuna.
 
"Pemerintah daerah mendukung kegiatan ini, karena kita butuh untuk menunjukan beberapa event kepada masyarakat kita sendiri dan kepada masyarakat luas," ungkap Bupati.
 
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pengenalan olahraga paralayang oleh tim spotdirga mabesau di hadapan masyarakat Natuna yang sengaja menonton di halaman kantor Bupati Natuna disambut antusias oleh warga masyarakat maupun ASN di lingkungan Pemkab Natuna.

(IK)


Ketua PERADI Kota Batam, Mustari Poteng Tumpeng Peresmian Kantor Sekretariat. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Batam kini telah resmi memiliki Kantor Sekretariat baru yang berlokasi di Komplek Pertokoan KBC Blok A5 Nomor 5 Batam Center.

Peresmian kantor sekretariat ini ditandai dengan penarikan selubung papan nama dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Ketua DPC Peradi Batam, Mustari didampingi Senator DPD RI asal Kepri, Richard Pasaribu dan Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai, pada Kamis (28/7/2022).

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPC Peradi Batam, Mustari, Anggota DPD RI asal Kepri, Richard Pasaribu, Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai, anggota DPRD Batam, Udin P Sihaloho, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara, para Advokat serta undangan lainnya.

Ketua DPC Peradi Batam, Mustari mengatakan dengan diresmikannya kantor sekretariat ini maka komitmen untuk memberi manfaat kepada masyarakat kurang mampu dalam mencari keadilan kini tidak sulit lagi. 

Tak hanya meremikan kantor sekretariat Peradi saja, dalam kesempatan itu pihaknya juga secara resmi melaunching Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Batam khusus masyarakat yang tidak mampu.

"Dengan hadirnya kantor sekretariat ini, bagi masyarakat yang butuh bantuan hukum, silahkan saja datang ke kantor kami. Dan, kami siap memberikan pelayanan bantuan hukum yang maksimal,” kata Mustari usai acara peresmian Kantor Sekretariat Peradi DPC Batam.

Dikatakannya, PBH Peradi Batam ini merupakan bagian dari DPC Peradi Batam. Tujuannya adalah untuk memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu.

"PBH ini merupakan program dari Dewan Pimpinan Nasional Peradi Pusat. Jadi kami yang ada didaerah wajib untuk mengikutinya," sebutnya.

Menurutnya, ia telah menugaskan para advokat supaya bisa hadir di kantor sekretariat setiap harinya. Advokat tersebut bertugas menerima masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum secara cuma-cuma.

"Kita akan berikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang kurang mampu secara gratis," imbuhnya.

Lanjutnya, saat ini ada sekitar 300 advokat yang sudah bergabung menjadi anggota Peradi Batam. Dari jumlah tersebut, pihaknya berharap para advokat tersebut bisa benar-benar menjalankan profesi yang digelutinya ini dengan sebaik-baiknya.

"Advokat itu profesi yang mulia. Jadi saya minta kepada selueih anggota Peradi untuk sama-sama menjaga terus nama baik profesi advokat itu.

Lebih lanjut dia mengatakan, Peradi sebagai wadah tunggal advokat berdasarkan UU No.18 Tahun 2003 tentang Advokat, bakal berkomitmen menjadikan profesi advokat sebagai offisoum nobille atau profesi terhormat.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengatakan siap berkolaborasi dengan siapa saja dan instansi apa saja. Hal itu dikarenakan DPC Peradi Batam memiliki Sumber Daya Manusia yang mumpuni dan ahli dibidangnya.

"Kami siap bekerjasama dengan seluruh pihak sebagai mitra strategis dalam hal penegakan hukum," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Ilustrasi

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Masyarakat Bida Ayu digegerkan dengan penemuan seorang bayi di Blok N Nomor 152 RT 003 / RW 013 Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, kota Batam.

Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Bayi itu pertama kali ditemukan oleh warga yang bernama Duly Hendri dan Iyus Nodi Tarigan, Kamis (28/7/2022) sekira pukul 00.45 Wib.

Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia membenarkan tentang adanya informasi penemuan bayi berjenis kelamin perempuan itu 

"Iya benar, warga di Bida Ayu telah menemukan seorang bayi perempuan," ujar Betty.

Lebih lanjut Betty menjelaskan, dengan penemuan tersebut warga kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Sei Beduk.

Lanjutnya, setelah menerima informasi dari masyarakat tersebut, Unit Opsnal dan Piket Reskrim kemudian mendatangi TKP untuk mencari informasi selanjutnya.

Bayi mungil tersebut berjenis kelamin perempuan dengan Panjang 50 Cm dan Berat 2,7 Kg..

"Bayi itu kata dia, masih dalam kondisi bernyawa. Kini bayi tersebut sedang menjalani perawatan medis di Puskesmas Sei Pancur, Kota Batam.

Fay/Redaksi


Kapolresta Barelang didampingi Ketua Komnas Perlindungan Anak RI, Arist Merdeka Sirait menyerkan bantuan kepada  anak yang kurang mampu di Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, menghadiri kegiatan pemberian bantuan kepada anak dari keluarga kurang mampu yang dilaksanakan di Lantai IV Ruang Engku Hamidah Pemko Batam, pada Selasa (26/07/2022).

Kegiatan tersebut diselaraskan juga dengan kampanye perlindungan anak Indonesia dan dilanjutkan dengan Deklarasi Batam kota layak anak.

Kegiatan itu dihadiri oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, Ketua Yayasan Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Anak Osman Hasyim, Kapolresta Barelang Kombes pol Nugroho Tri Nuryanto, Sekda Kota Batam H Jefridin Mpd. 

Hadir juga Kajari Kota Batam Herlina, Kepala Pengadilan Negeri Kota Batam Masyuhri Efendi, Sekretaris MUI Kota Batam Sukri, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemko Batam Umi, Sekertaris YKKPA Achyar P. Nasution, Ketua Gereja Persekutuan Prov.Kepri Pdt Sitorus. 

Dalam Sambutannya Ketua Pengurus YKKPA, Osman Hasyim mengatakan fenomena perceraian di Kota Batam sangat mengejutkan. Angkanya dari tahun ke tahun terus meningkat, untuk itu pihaknya dan para tokoh, pengacara dan para ulama sangat prihatin sehingga membentuk yayasan ini. 

"Tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri untuk mencegah terjadinya perceraian. Perceraian kadang di mulai dari hal hal yang sangat sepele untuk itu kami hadir sebagai rumah untuk masyarakat untuk menyelesaikan masalah keluarga," ucap Osman.

Kemudian, akibat dari perceraian tersebut adalah anak anak yang menjadi korban. Mengapa demikian seharusnyanya anak-anak tersebut mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Pihaknya berharap pembangunan sosial di tengah masyarakat bisa juga sejajar bagaimana konsep Kota Batam menjadi kota Bandar dunia madani. 

Kemudian Kampanye perlindungan anak oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPA) mengatakan ada banyak peristiwa di kota Batam yang tidak mungkin kita biarkan. Terakhir dia menerima laporan dari masyarakat ada beberapa sekolah agama justru tempat itu menjadi sarang sarang predator. 

"Bagi Komnas Perlindungan Anak tidak ada kata damai bagi kasus kasus kejahatan seksual terhadap anak," tegas Aris.

Kehadiran YKKPA patut di dukung oleh pemerintah kota Batam karena untuk menyelamatkan anak anak kita. Sungguh tidak adil jika kita biarkan anak anak menderita, harapan kita mulai hari ini Kota Batam menjadi kota yang layak bagi anak anak, menjaga anak dan melindungi anak harus kita lakukan.

Mari kita selamatkan anak anak dan berkomitmen bersama untuk menyelamatkan anak anak untuk itu saya hadir disini untuk mendukung penuh menciptakan Kota Batam menuju Kota layak anak.  

Sekda Kota Batam sekaligus pendeklarasian Batam menuju Kota Layak Anak, dalam sambutannya mengatakan Kami atas nama pemerintah Kota Batam mengucapkan selamat datang kepada Ketua Komnas Perlindungan Anak.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada YKKPA. Sesungguhnya Batam sudah menjadi Kota Layak anak dan kemari kita sudah menerima Piagam dan pialanya hal tersebut tercapai sebagai bentuk komitment pemerintah dan masyarakat untuk menangani persolan anak di Kota Batam," ungkapnya.

Untuk itu ke depan dengan adanya yayasan YKKPA bisa membatu ataupun memberikan energi kita untuk menangani persoalan anak di Kota Batam. 

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penandatangan nota kesepahaman (MOU) antara YKKPA dengan tema Batam menuju layak anak dan dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan kebutuhan dasar untuk 100 anak dari keluarga kurang mampu.

Fay/Redaksi


Tim Humas BP Batam bersama Jajaran Direksi Kabil Integrated Industrial Estate melakukan tinjauan ke lokasi jalan yang rusak di Kawasan Industri Kabil.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Peter Vincent, President Director, Kabil Integrated Industrial Estate, mencurahkan keluh kesahnya  kepada BP Batam.  Kondisi jalan di jalan Hang Kesturi, Simpang Industri Taiwan – Simpang Batu Besar, tepatnya di depan Kawasan Industri Taiwan, saat ini kondisinya rusak parah dan berpotensi membahayakan karyawan serta berpotensi menganggu proses lalu lintas produksi. 

Hal tersebut ia sampaikan kepada Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, yang kemudian ditindaklanjuti dengan site visit atau kunjungan lapangan di titik kerusakan jalan di Kawasan Industri Taiwan, Rabu (27/7-2022).

Diketahui, ruas jalan ini menurut statusnya merupakan Jalan Provinsi Kepulauan Riau, berdasarkan Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1863 Tahun 2016. Proses pembangunan, pemeliharaan, serta penjagaan berada pada wilayah Pemerintah Provinsi Kepri.

Kondisi jalan terlihat berlubang dan berbahaya bagi pengendara, ditambah lagi daerah tersebut merupakan jalan di area Kawasan Industri. Kekhawatiran Peter semakin menjadi, karena salah satu audit internasional mewajibkan jaminan keselamatan karyawan yakni Home to Home Safety.

“dengan kondisi jalan rusak ini, kita semua itu failed di audit satu,  karena dianggap nggak safe jalan untuk karyawan kita, kami minta bantuan bener-bener pada pemerintah, kalau boleh kami dibantu secepatnya supaya failed kami di audit internasional agar bisa segera di atasi.” Ungkap Peter.

Peter melanjutkan, bahwa untuk semua proyek Kabil yang scope-nya internasional, maka terdapat aturan dan prosedur ketat yang ditetapkan, yakni Home to Home Safety. Prosedur ini mengharuskan perusahaan memastikan keselamatan karyawan mulai dari rumah menuju lokasi bekerja, hingga kembali ke rumah dengan selamat. Pihaknya bahkan telah menerima email, bahwa jalan rusak ini dipertanyakan, dan berpotensi menggagalkan proyek yang akan dimulai setelah pandemi.

“Kabil saat ini setelah pendemi kondisinya sangat baik. Kita tahu ya selama 2 tahun lebih (pandemi Covid) kita dilema, bisnis berkurang, produksi berkurang, projek berhenti. Sekarang kondisi sangat baik. Oil and gas uda mulai naik, sekarang Kawasan Industri Kabil, semua tenant kami sudah menuju full capacity, semua mulai berproduksi full.” Kata Peter.

Saat ini Kabil telah bersiap dengan sejumlah projek besar asal Australia, UK, hingga middle east, yang akan menyerap 6.000 lebih tenaga kerja. Menurut Peter, apabila kondisi jalan masih rusak, terjadi lakalantas, maka perusahaan dianggap gagal proses audit internasional dan berpotensi kehilangan proyek.

Dalam kesempatan ini, Peter juga menyampaikan terima kasih BP Batam telah membangun jalan baru di sisi kanan arah Kabil ke Batam Center yang telah digarap tahun lalu. Dirinya berharap, pemerintah dapat memberikan aksi proaktif juga untuk memperbaiki kondisi jalan di arah sisi kiri (Kabil – Nongsa). 

“Kami terima kasih BP Batam sudah membangun satu jalan depan Kawasan Taiwan ya. Harapannya untuk sisi sebelah kiri juga diperbaiki, dan demi keamanan kalau bisa jalan yang baru digunakan untuk dua jalur, kalau bisa jalan yang rusak sementara kita tutup, lalu re-route jalan yang satu arah dibuat dua arah, karena project ini akan jalan agustus.” Katanya.

Sementara itu, Basuki dari PT. SMOE memberikan apresiasi apabila BP Batam dapat segera mengambil alih perbaikan jalan di kawasan ini. Menurutnya, perbaikan jalan ini akan menyelamatkan nasib 6.000 karyawan yang akan mulai kembali melaksanakan projek SMOE pada bulan Agustus mendatang.

“Melihat kondisi jalan di depan, kami bersyukur sekali bakal ada planning perbaikan oleh BP Batam. Menghindari lakalantas sebaiknya di re-route ke jalan sebelahnya yang bagus, yang sudah di buat BP Batam. Dan untuk Dishub mohon bantuan membuat rambu lalu lintas, sehingga pengalihan jalan di jalur baru, dapat berjalan lancar dan aman bagi pengendara dari dua arah.” Kata Basuki.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menanggapi dengan serius. Meskipun wewenang pemeliharaan jalan bukan berada pada BP Batam, namun pihaknya memiliki concern besar, karena kerusakan berada pada Kawasan industri.

“kami tentu amat sangat concern terhadap kondisi ini, karena Batam sebagai daerah tujuan investasi, tentu penting untuk menjaga stabilitas dan kelancaran kegiatan industri di Batam. Kerusakan jalan ini, akan segera kami tindaklanjuti ya. Satu Jalan sudah kita bangun (jalan dari arah Kabil ke Batam Centre), selanjutnya yang sedang rusak tentu jadi perhatian kami.” Kata Tuty.

Tuty juga menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan internal BP Batam dan menindaklanjuti ini, sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku, mengingat kewenangan jalan tersebut berada mestinya pada Pemerintah Provinsi.

“kami akan segera sampaikan ke pimpinan tentu berkoordinasi dengan unit terkait, untuk mencari solution terbaik demi kelancaran kegiatan industri di Batam. Action pertama yang mungkin akan kami lakukan adalah menutup jalan berlubang, dan re-route pengalihan jalur ke jalan yang baru dibangun, agar safety dulu seluruh pengendara yang melalui jalan ini.” Pungkas Tuty.

BP Batam/Redaksi


Dandim 0317/TBK Kunjungi Lokasi TMMD ke-144.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Kodim 0317/TBK, Letkol Inf Agus Rediyanto, SE., yang juga sebagai Komandan Satgas TMMD Ke - 144 Tahun 2022  menijau pelaksanaan TMMD Ke-114 Tahun 2022 di Pulau Parit. 


Sasaran TMMD yang di tinjau berupa sasaran fisik semenisasi Gg. Masjid sepanjang 430 M dengan lebar 4 M. Pada saat peninjauan Anggota Satgas TMMD bersama masyarakat sedang mengerjakan pemasangan papan mal dan rangka besi yang disiapkan untuk semenisasi di Desa Selat Mendaun Kec. Selat Gelam Kabupaten Karimun, Rabu (27/07/2022). 


Dikatakan Dandim, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TMMD tersebut berjalan dengan lancar dan tepat sasaran serta dapat memberi semangat kepada para Prajurit agar berbuat yang terbaik, tulus, dan ikhlas dalam membantu masyarakat dengan hasil yang maksimal dan tentunya dapat bermanfaat bagi masyarakat di Pulau Parit. 


"Dengan Program ini kita bangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat yang nyaris punah. Buktinya, sejak mulainya Pra TMMD hingga hari ini, masyarakat Pulau Parit dengan semangatnya membantu Satgas TMMD Ke – 114 Kodim 0317/TBK dalam Semenisasi jalan Gg. Masjid Pulau Parit." Ucap Dandim


Ahmad Yahya



Pemenang Juara Popda Kepri di Bintan. 

NATUNA|KEPRIKTUAL.COM: Kontingen Kabupaten Natuna mencatat perolehan medali emas pertama pada ajang Pekan Olah Raga Daerah (Popda) Provinsi Kepulauan Riau di Bintan. medali emas pertama tersebut diperoleh dari cabang olah raga Atletik kelas lompat jauh putra

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Natuna, Suhardi, Rabu (27/7/2022).

"Medali emas diraih oleh Ikhza Firdaus pada Rabu 26 Juli 2022 kemarin," ucap Suhardi.

Kadispora juga menyampaikan sampai hari ini, Kabupaten Natuna tercatat memperoleh 5 medali.

"Satu medali emas dari cabor Atletik kelas lompat jauh putra, dua medali perak dari cabor atletik kelas 200 meter putra dan lempar lembing putri, dua medali perunggu dari cabor takraw kelas nomor Tim dan lari 100 meter putra," ungkapnya. 

Selanjutnya Suhardi juga menyampaikan pada hari ini tim bola voly putra menang melawan Bintan dengan skor 3-0 dan mengantarkan tim bola voly tersebut ke empat besar atau semi final.


(IK)



Juara Danlanud Cup 2022.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Open turnamen sepak bola kaki Danlanud Cup 2022 perebutan trofi bergilir dan trofi tetap dari Komandan Lanud Raden Sadjad(Danlanud RSA) Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., secara resmi ditutup di Lapangan Dirgantara Lanud  Raden Sadjad, Ranai Natuna, Selasa (26/7/2022) sore.

Piala Danlanud Cup 2022 kali  ini diikuti sebanyak 30 tim sepak bola dari seluruh wilayah Kabupaten Natuna.

Sebelum laga final dimulai antara Gunung Ranai FC vs P2KR B FC, panitia mengadakan partai eksibisi di pimpin langsung Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., dengan tim Forkopimda Natuna mempertemukan  tim  DPRD Natuna dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar. Dalam pertandingan tersebut dimenangkan tim Forkopimda Natuna skor 1-0.

Usai pertandingan eksibisi, kick-off babak pertama final Danlanud Cup 2022 perebutan juara 1 berlangsung sengit walaupun lapangan sempat diguyur hujan lebat. Kedua kesebelasan bermain dengan tensi tinggi, pada babak pertama dan kedua skor imbang 0-0.

Kemudian dilanjutkan pertambahan waktu 2x15 menit, kedua tim masih bertahan imbang sama kuat, maka pemenang  ditentukan lewat adu penalti. Dalam adu pinalti tim Gunung Ranai FC mengalah tim P2KR B dengan skor 5-4.

Atas kemenangan tersebut tim Gunung Ranai  FC berhak membawa piala bergilir dan piala tetap serta  uang pembinaan sebesar 10 juta rupiah, juara 2 tim P2KR B FC menerima piala dan  uang pembinaan 7 juta rupiah. Untuk juara 3 diraih Mitra B FC yang sebelumnya mengalahkan Cemaga Tengah FC dalam laga adu pinalti  dan berhak menerima piala serta uang pembinaan 5 juta rupiah. Sedangkan Top skor dipegang oleh Harianto dari Gunung Ranai FC dengan mengoleksi 4 gol  mendapatkan uang pembinaan 1 juta rupiah dan pemain terbaik diraih oleh Aspar Taleh dari P2KR B juga mendapatkan uang pembinaan 1 juta rupiah.

Danlanud RSA mengucapkan selamat kepada tim meraih juara 1 sedangkan bagi tim yang belum mendapat hasil seperti yang diharapkan saya berpesan jangan putus asa.

Lebih lanjut kata Danlanud, Kejuaraan sepak bola ini dalam rangka untuk memeriahkan hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-75 tanggal 29 Juli 2022, dan semoga dapat menjadi tonggak bagi kebangkitan insan persepakbolaan Kabupaten Natuna untuk meraih prestasi yang terbaik.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat, kiranya prestasi ini tidak membuat para atlet cepat puas diri, tetapi hendaknya dapat memacu dalam meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.

Perhelatan bergengsi Danlanud Cup 2022 kali ini dimeriahkan dengan pawai keliling merayakan kemenangan tim. Start dari Lanud RSA langsung Kota Tua Penagi sebagai markas tim dengan membawa trofi bergilir Danlanud Cup 2022.


(IK)



Foto Bersama Atlet ISSI Kota Batam, saat Juara di Kejurnas. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Atlet Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Batam yang mewakili Provinsi Kepri menorehkan prestasi yang membanggakan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) balap sepeda, Indonesiaan National Championship (INC) 2022 di Banyuwangi, 15-24 Juli 2022 berhasil meraih juara 3.

Atlet yang meraih medali dan mengharumkan nama Kota Batam dan Provinsi Kepri tersebut ialah Achmad Pandu Wijaya (15). Dia adalah siswa 
Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 58 Batam kelas VIII.

Selain meraih juara 3, satu atlet ISSI Batam bernama Andri Pratama Sabri (15) siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 43 Batam juga meraih 10 besar dalam ajang kejuaraan bergengsi tersebut.

Ketua ISSI Kota Batam, Mansaputra Saragih yang akrab disapa Hercules mengakatan, atlet yang meraih kejuaraan nasional tersebut adalah kategori downhill (DH) youth. Ini adalah capai besar bagi ISSI Batam dan juga ISSI Kepri.

"Terimakasih kepada ISSI Kepri yang telah mempercapai ISSI Batam untuk mengikuti Kejurnas di Banyuwangi," kata Hercules saat menyambut kedatangan para atlet yang pulang dari Banyuwangi tersebut, Senin (25/7/2022) di Toko Sepeda Kurnia Bike Legenda, Batam.

Hercules berharap kedepannya pada kejuaraan lain atlet ISSI Batam lebih banyak lagi meraih kemenangan. Hal ini juga persiapan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri yang akan digelar natinya pada November mendatang di Kabupaten Bintan.

"Porprov nanti juga merupakan sebagai tiket kita untuk bisa mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Sumatera Utara dan Aceh. Kepada atlet yang meraih kejuaraan di Banyuwangi ini selain kita lakukan penjembutan langsung di Bandara, kita juga memberikan dana aspirasi," imbuhnya.

Ketua harian 2 ISSI Kepri, Suhadi mengucapkan selamat kepada dua atket tersebut yang telah mengahrumkan naman Batam dan Kepri di kancah nasional. Peraihan ini sangat membanggakan, karena ini adalah pertama kalinya ISSI Kepri mengirimkan atlet Kejurnas dan bisa meraih medali perunggu.

"Nanti kedua atlet kita ini akan kita persiapkan untuk mengikuti PON. Apalagi sekarang ini ketua ISSI Kepri adalah Walikota Batam dan juga sekaligus kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Nanti akan kita sampaikan sama beliau agar memberikan support kepada atlet kita ini," kata Suhadi.

Senada, Pelatih Atlit Batam yang juga sebagai Owner Toko Sepeda Kurnia Bike, Andi Setiawan menambahkan pihaknya akan terus gigih mentransfer ilmunya dan pengalamannya kepada atlit Downhil dan pada anak-anak muda Batam lainnya.

"Kami akan terus berikan ilmu khususnya kepada atlit Downhill Batam, membina dan memotivasi dengan penuh keikhlasan," imbuhnya.

Lanjutnya, pihaknya akan terus berjuang melatih anak-anak Batam untuk terus semangat berlatih, walaupun Batam Tidak Punya Gunung Tempat Berlatih. 

"Badak Bike Part _ Nongsa Batam sebagai alternatif tempat berlatih yang baik untuk mengasah kemampuan dan skill dan technic sepeda category DownHill," ujarnya mengakhiri.

Fay/Redaksi


Penandatangan Setelah Penyampain Akhir Fraksi. 

Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Natuna. 

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna gelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Pandangan Akhir Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Natuna Terhadap Rancangan Peraturan Daerah LPP Anggaran Pendapantan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, Senin malam (25/7/2022).

Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Natuna tersebut, dipimpin langsung oleh, Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Daeng Amhar didampingi, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Natuna, Ganda Rahmatullah dan Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD).

"Dalam Kesempatan ini masing masing Fraksi akan menyampaikan pandangan terhadap ramcangan peraturan daerah LPP APBD tahun 2021 untuk disahkan menjadi peraturan daerah," jelas, Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar.

Dalam Rapat Paripurna masing masing Fraksi menyampaikan pandangnnya terkait rancangan peraturan daerah LPP APBD Tahun 2021, Diantaranya : Pertama, Fraksi Pejuang Nurani Rakyat menyampaikan : Bagaimana pemerintah dapat memgambil langkah strategis untuk menambah sumber pendapat daerah, Fraksi PNR menerima rancangan peraturan  daerah LPP APBD Tahun 2021. 

Kedua, Fraksi Parta Pemersatu Damai Natuna menyampaikan : Meminta pemerintah untuk memaksimalkan layanan publik. Melakukan inovasi dalam pemanfaatan APBD dalam meningkatkan Ekonomi masyarakat. Solusi bahan bakar bagi nelayan. Dapat menekan angka kemiskinan di Kabupaten Natuna. Recofusing anggaran, sehingga pemanfaatan APBD dapat dimanfaatkan secara profosional. Fraksi PPDN menyetujui rancangan peraturan  daerah LPP APBD Tahun 2021. 

Ketiga, Fraksi Partai Amanat Nasional menyampaikan: Keberhasilan pemerintah dalam menjalankan pembangunan juga sejalan dengan keberhasilan DPRD dalam melakukan pengawasan. Laporan Pertanggungjawaban dapat menjadi bahan evaluasi dalam melakukan manajemen pembangunan daerah kedepannya. Dalam penyusunan rancangan APBD berikutnya harus sesuai dengan hasil pendapatan daerah dan kebutuhan belanja daerah. Fraksi PAN menyetujui rancangan peraturan  daerah LPP APBD Tahun 2021. 

Keempat, Fraksi Partai Golkar menyampaikan: Pemerintah daerah harus mencari cara bagaimana potensi unggul daerah dapat menjadi sumber pendapatan tambahan. Dapat membuat sekala prioritas dalam pelaksanaan kegiatan daerah. Fraksi Golkar menyetujui rancangan peraturan  daerah LPP APBD Tahun 2021. 

Terakhir, Fraksi Gerindra menyampaikan Fraksi Gerinda menyetujui rancangan peraturan  daerah LPP APBD Tahun 2021. 

Acara di tandai dengan penandatangan persetujuan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Natuna Tentang rancangan peraturan daerah LPP APBD Tahun 2021, yang dalam hal ini ditandatangani langsung oleh Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dan Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar. 

Pemerintah berharap hasil dari rapat ini dapat menjadi bahan evaluasi serta acuan dalam rancangan pembangunan Kabupaten Natuna kedepannya. 

(IK)


Evakuasi ABK Kapal yang Terbakar. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapal KM Sinar Jaya-1 terbakar di Laut Natuna Utara, Penyebab terbakarnya Kapal diduga akibat konsleting arus listrik mesin Sanyo yang berada di bagian kamar mesin saat pemindahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dari tangki cadangan ke tangki induk. Kejadian terbakarnya Kapal pada Minggu sore (24/07/2022).

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K.,M.H melalui Kasat Pol Airud Polres Natuna, AKP Sandy Pratama Putra, S.I.K mengatakan, dua Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka bakar ringan dan satu ABK mengalami luka bakar yang parah. Korban berjumlah 3 orang dan langsung dievakuasi menggunakan kapal KM Hasil menuju Faslabuh Selat Lampa.

Kapal tersebut terbakar diduga akibat konsleting arus listrik. Ada tiga korban yang mengalami luka dan dievakuasi menuju Faslabuh Selat Lampa tadi sore," ujar AKP Sandy Pratama Putra, Senin (25/07/2022).

Dia melanjutkan, KM Sinar Jaya-1 dengan nomor selar GT.98 ND.3279/PPb ini sedang menangkap ikan di Laut Natuna Utara. Kapal yang dinahkodai oleh Hasan Basri Hutagalung tersebut berasal dari Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.

"Saat kejadian, kapal naas tersebut langsung dibantu evakuasi oleh kapal ikan lain yang berdekatan. Setelah tiba di Faslabuh Selat Lampa, seluruh korban yang terluka langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Natuna guna mendapat perawatan lebih lanjut," ungkap Kapolres Natuna. 

Sat Pol Airud masih meminta keterangan dari para saksi terkait peristiwa ini. Selanjutnya, para ABK yang selamat dan kapal yang terbakar ditarik oleh kapal lain untuk dibawa ke daerah asalnya.

"Identitas para korban kapal terbakar yang berada di titik koordinat 04'18.500'N.106'57.500'E ini yaitu Budi (42) mengalami luka bakar parah. Sementara Jefriadi (30) dan Riki (17) mengalami luka bakar ringan," Tutup AKP Sandi Pratama Putra, S.I.K.

(IK)


Mediasi Keributan antar Dua Kelompok di Mapolsek Batam Kota. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Guna mengantisipasi membesarnya keributan antar dua kelompok massa di Batam, Polsek Batam Kota gerak cepat melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak yang mengalami perselisihan berujung penikaman yang terjadi di Ruko Simpang Kara, Batam Center.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya A. W. Huliselan, yang dilaksanakan di Ruang Kanit Reskrim Polsek Batam Kota pada, Senin (25/7/2022).

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya A.W.Huliselan didampingi Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa dan PS Panit II Unit Intelkam Polsek Batam Kota, Aipda Ismail.

Dari kelompok yang bertikai hadir perwakilan tokoh masyarakat, Pembina Satgas Peduli NTT, Pendeta Agripa Selli, Pembina Pemuda Timur Kupang dan Perkumpulan Keluarga Rote Ndao, Riki Sinlailoi, Wakil Ketua Satgas NTT Peduli Kepri, Pdt Martin Mpd, Perwakilan PKNTT, Imanuel, 

Turut hadir, kedua orang tua Samuel Prasetyo Robinson (Korban), Perwakilan Tokoh Masyarakat Nias, Seniman Zendrato dan Pendeta Otniel Harefa serta kakak kandung Pelaku, Yasman Laoli.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya A. W. Huliselan mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Korban maupun yang lainya, yang telah bersedia datang ke Polsek Batam Kota guna untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Kapolsek mengatakan, sebagai Kepolisian pihaknya dalam hal ini bersifat netral dan akan menyelesaikan permasalahan ini sesuai dengan Undang-undang yang berlaku dalam Negara ini.

"Karena ini masuk ke dalam Pidana sehingga Pelaku dapat menerima apa yang sudah di perbuatnya," ungkap Nidya saat proses mediasi berlangsung.

Pihaknya berharap kepada keluarga korban untuk tidak mengambil tindakan-tindakan sendiri yang dapat memancing pertikaian.

"Disini perlu saya tegaskan bahwa permasalahan ini tidak untuk dibawa ke dalam suku," tegasnya.

Dan, dalam pertemuan tersebut Kapolsek meminta kepada kakak kandung pelaku untuk secepatnya menyerahkan Pelaku, minimal memberitahu keberadan Pelaku kepada pihak Kepolisian.

Di lokasi yang sama, Pembina Satga Peduli NTT, Pendeta Agripa Selli menyampaikan dalam kasus ini yang menjadi korban adalah orang NTT. Dan, selaku Pembina Satgas Peduli NTT di Batam, pihaknya menyerahkan permasalahan ini kepada Pihak Kepolisian karena ini masuk kedalam ranah Pidana.

"Kami harap untuk Pelaku segera menyerahkan diri karena saat ini Korban sedang mau di operasi di Rumah Sakit BP Batam, dan membutuhkan biaya sebesar Rp 20 juta," ujarnya.

Pihaknya berharap kepada pihak keluarga untuk segera menemukan Pelaku ataupun menyerahkan Pelaku kepada Pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Batam Kota.

"Minimal ada perkembangannya dalam beberapa hari kedepan mengenai keberadaan pelaku," imbuhnya..

Lebih lanjut dia mengatakan, ada beberapa catatan yang perlu kita garis bawahi, yakni permasalahan ini adalah masalah pribadi dan tidak akan di bawa ke dalam suku.

"Permasalahan ini janganlah dianggap sebagai pertikaian semata, melainkan sebagai ajang silaturahmi kekeluargaan antara Keluarga NTT dan Keluarga Nias," harapnya.

Senada, kedua orang tua Samuel Prasetyo Robinson yang menjadi Korban penikaman juga menyatakan sependapat dengan Pendeta. Karena saat ini yang dibutuhkan adalah Bantuan Kemanusian untuk biaya Operasi membutuhkan biaya sebanyak Rp 20 juta 

"Hingga saat ini kami sudah mengumpulkan dana namun dana yang terkumpul belum cukup," sebutnya.

Sementara, Perwakilan Tokoh Masyarakat Nias menyampaikan mewakili dari Keluarga Nias yang ada di kota Batam,pihaknya berpesan bahwa ini adalah permasalahan pribadi dan jangan sampai permasalahan ini di bawa-bawa ke dalam suku demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.

Lanjutnya, mengenai bantuan kemanusiaan, pihaknya akan mendiskusikannya dengan Himpunan Keluarga Nias untuk membantu korban. Dan, apabila sudah terkumpul maka akan kita komunikasikan kepada keluarga korban untuk menyerahkanya.

Di tempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa menyampaikan sebagai Kepolisian pihaknya akan bersifat netral dan jangan dilihat dari satu suku bersama Pelaku. Oleh karenanya, proses hukum tetap harus di tegakkan.

"Saya harap kepada kakak pelaku untuk menyerahkan pelaku, karena saya sudah mengantongi Identitas Pelaku," tegasnya.

Masih menurut Yus panggilan akrabnya, mengenai bantuan kemanusian pihaknya akan mengkomunikasikan dengan Keluarga Nias untuk membantu korban. Karena sebagai manusia kita ditakdirkan untuk saling bantu membantu.

"Disini juga ada sekikit bantuan kemanusian dari Kapolsek Batam Kota dan Jajaran Kepolisian. Saya mohon jangan dilihat dari nominalnya, namun sebagai bentuk kepedulian Pihak Kepolisian kepada keluarga korban," imbuhnya.

Sekira pukul 12.00 wib pertemuan selesai di laksanakan,selama kegiatan berlangsung situasi aman dan terkendali.

Fay/Redaksi


Foto Bersama Duduk Santai KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

KEPRIAKTUAL.COM: Sosok inspiratif Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang meluncuran buku "Loper Koran Jadi Jenderal" banyak menginspirasi kalangan muda. Buku yang berisikan cerita tentang perjalanan hidup seorang Dudung muda hingga dipercaya memimpin satuan TNI Angkatan Darat tersebut memberi semangat kepada anak muda Indonesia agar tidak mudah menyerah memperjuangkan mimpinya.

Belum lama ini Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat menggelar Bedah Buku "Loper Koran Jadi Jenderal" yang menghadirkan narasumber Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. (HC) Herwin Suparjo, Danjen Kopassus, Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan, Budiman Sudjatmiko dan Medrial Alamsyah.

Mayor Jenderal TNI (Purn), Dr. (HC) Herwin Suparjo mengatakan, ada yang menonjol dalam kepemimpinan Jenderal Dudung.

"Beliau itu kreatif dan inovatif, banyak terobosan dalam melakukan pembinaan satuan, berpikir tidak linier dan terkadang out of the book. Berbeda dengan cara berpikir yang normatif (kebanyakan pemimpin)," pungkasnya.

Kata dia, Jendral Dudung juga memiliki keberanian dan cepat mengambil keputusan dengan perhitungan resiko yang matang, sehingga apa yang dilakukan telah terpikirkan sampai dengan resiko yang paling buruk, meskipun keberhasilan menjadi tujuan.

Selain itu, lanjutnya, ia peduli dan senantiasa berpihak kepada prajurit yang ia pimpin apapun resikonya.

"Karena perhatian pimpinan terhadap prajurit adalah kesejahteraan yang hakiki, baik moril maupun materiil," katanya.

"Jendral Dudung juga mempunyai prinsip hidup selalu menebar kebaikan kepada siapapun, karena setitik kebaikan itu akan menjadi benih kebaikan-kebaikan yang lain," tutup Mayjen TNI (purn), DR. (HC) Herwin Suparjo. (***)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.