Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi (Tengah) Memimpin Jalannya Konferensi Pers Pendeportasian Terhadap Seorang WNA Asal Tiongkok.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam kembali melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Pendetensian terhadap seorang Warga Negara Asing asal Tiongkok dengan inisial YXB.

Tindakan tegas berupa Pendeportasian terpaksa harus dilakukan, dikarenakan wna tersebut diduga telah melakukan perbuatan pelanggaran hukum Keimigrasian yang berlaku di negara Republik Indonesia.

Kepala Kantor Imigrasi Batam, Subki Miuldi mengatakan berawal dari penerimaan laporan pengaduan dari masyarakat terkait adanya pelanggaran hukum Keimigrasian yang diduga dilakukan oleh Warga Negara Asing dengan inisial YXB.

Selanjutnya, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melalui Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian merespon laporan tersebut dengan langsung melakukan penyelidikan.

Kemudian, setelah dilakukan pengamatan, pengumpulan data dan bukti-bukti, pada Selasa 7 Juni 2022, pihaknya melakukan pemanggilan terduga pelaku penyalahgunaan Izin Tinggal di Perusahaan tempat YXB bekerja. 

"Setelah melakukan penyelidikan dan  pemeriksaan, dengan bukti awal yang cukup maka diambil kesimpulan bahwa YXB dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa Pendetensian di Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam," ungkap Subki didampingi Kabid Infokim, Tessa Harumdila dan Kasi Intelijen Keimigrasian, H. W Notonegoro saat konferensi pers di Media Center Kantor Imigrasi Batam, Sabtu (25/6/2022).

Subki mengatakan, dalam melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap wna tersebut, pihaknya melakukannya sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku dan mengedepankan Profesionalisme. 

Sehingga lanjutnya, telah diambil tindakan tegas dengan mengenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Pendetensian dan berdasarkan laporan, data dan bukti pemeriksaan bahwa YXB akan dikenakan Pendeportasian pada tanggal 25 juni 2022 disertai pencantuman dalam daftar Penangkalan.

"Yang bersangkutan akan kita deportasi hari ini melalui Bandara Hang Nadim Batam. Dan, disertai juga dengan pencantuman daftar penangkalan masuk ke Indonesia," jelasnya.

Ditempat yang sama, Kasi Intelijen Keimigrasian Kelas I Khusus TPI Batam, H. W Notonegoro menambahkan menyikapi berkembangnya isu yang menyatakan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah uang supaya wna tersebut dilakukan pendeportasian tidaklah benar.

Justru sebaliknya, keinginan supaya wna tersebut bisa secepatnya di deportasi dari negara Indonesia adalah merupakan keinginan dari pelapor yang diungkapkannya pada saat pihaknya melakukan pemeriksaan.

"Pada saat kita melakukan pemeriksaan, ada permintaan dari Pelapor yang menginginkan supaya yang bersangkutan bisa secepatnya di deportasi," sebutnya.

Kemudian, setelah dilakukan penyelidikan pihaknya menemukan bukti awal yang cukup, dan diambil kesimpulan bahwa YXB dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa Pendetensian di Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.

"Hari ini sekitar pukul 14.00 Wib kita akan lakukan deportasi kepada yang bersangkutan," ucapnya.

Lalu, pada saat dilakukannya pendeportasian, pihaknya akan melakukan pengawasan melekat kepada yang bersangkutan sampai dengan titik terakhir (last port) dia berada diwilayah Indonesia.

"Last Port nya dia ada di Indonesia itukan di Bandara Soekarno Hatta. Jadi, kita akan melakukan pengawasan melekat sampai dipintu  pesawat ke negara asalnya," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia ke-71 Kabupaten Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi menghadiri Acara Peringatan Ikatan Bidan Indonesia Natuna di Rumah makan sisir Basisir, Sabtu (25/6/2022).

Ketua pelaksana Mimi Aryanti dalam laporannya menyampaikan IBI adalah wadah terhimpunnya seluruh Bidan Indonesia. 71 Tahun Bidan bekerja dan bersinergi dalam liberalisasi pelayanan kesehatan. 

"Kabupaten Natuna memiliki 16 Ranting yang terdiri dari 289 Bidan yang tersebar di seluruh kecamatan. Tema acara ini mengangkat tema perjalanan panjang profesi bidan mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia maju. Dimana perjalanan panjang tersebut telah menempah profesionalisme bidan di Kabupaten Natuna," jelas Mimi Aryanti.

Selanjutnya Ketua IBI Natuna Indriani dalam sambutannya menjelaskan Bidan merupakan salah satu garda terdepan dalam pelayanan kesehatan sebagai sahabat Masyarakat. 

"Bidan telah dilindungi oleh Peraturan perundangan dalam proses menjalankan profesi, sehingga ini menjadi semangat untuk menjalankan tugas dengan sebaik baiknya. Ditambah lagi saat covid 19 ini sangat besar sekali tantangan, namun kami bidan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik. Tentunya dengan meningkatkan kualitas sumber daya dengan beberapa pelatihan klinis," ungkap Indriani.

Sementara itu, Bupati Natuna Wan Siswadi dalam sambutannya mengucapkan selamat Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Natuna yang  ke 71 Tahun.

"Semoga acara ini menjadi penguat silahturahmi antar Bidan, pemerintah dan masyarakat. Beberapa waktu yang lalu kita sudah bertemu menteri kesehatan, dalam rangka mendukung pembangunan di bidang kesehatan. Dengan mengajukan perubahan status RSUD dari type C menjadi Type B. Kita berharap dengan perubahan status ini , kita dapat meningkatkan kualitas pelayanan sehingga dapat meningkatkan beban masyarakat yang selama ini harus melakukan pengobatan di luar," ucap Wan Siswandi. 

Selanjutnya Wan Siswadi menyampaikan bahwa IBI memiliki peran yang luar biasa dalam membantu proses persalinan.

"Bidan ini sahabat perempuan karena profesinya yang mulia. Karena seluruh proses persalinan dikerjakan oleh bidan, serta memastikan Ibu dan anak dapat lahir dengan selamat. Kami pemerintah daerah terus berusaha untuk memperhatikan profesi bidan dengan berusaha memenuhkan hak dan kewajiban," tambah Wan Siswadi. 

Pemkab Natuna berharap Profesi Bidan dapat terus bersinergi dengan pemerintah untuk terus memberikan kualitas pelayanan kesehatan untuk menjadi garda terdepan sebagai sahabat perempuan. 

Acara di tandai dengan pemotongan tumpeng dan kue oleh Bupati Natuna dan Ketua IBI Natuna yang didampingi oleh Ketua PKK Kabupaten Natuna, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Ketua GOW, Camat Bunguran Timur dan pejabat daerah lainnya. Lalu di lanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim. 


(IK)



Foto Bersama Bupati Natuna dan Mahasiswa. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi menerima kunjungan Mahasiswa UGM yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di lingkungan pemerintah Kabupaten Natuna, Dalam Audiensi tersebut Bupati Natuna menyampaikan ada 5 prioritas pembangunan yang telah di tetapkan oleh pemerintah pusat. 

"Perlu kami sampaikan bahwa ada 5 prioritas pembangunan di Kabupaten Natuna yang telah di tetapkan oleh pemerintah pusat. Kami harap 5 fokus ini dapat di sejalan dengan Kegiatan KKN teman teman nanti dan kegiatan ini kami harap juga tidak hanya sebagai bentuk penyelesaian tugas kuliah, tapi ada manfaat yang dapat teman teman berikan kepada masyarakat tentu dalam bidang akademisi," ungkap Bupati Natuna, Wan Siswandi, Sabtu (25/6/2020) saat Audiensi bersama Mahasiswa KKN dari Universitas Gajah Mada, di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna.

Lebih lanjut Wan Siswadi menyampaikan bahwa kerjasama Pemerintah dan Kampus UGM sudah berjalan baik untuk program KKN.

"Jadi ini bukan KKN yang pertama sudah ada juga KKN sebelumnya dari mahasiswa UGM.  Kami harap kerjasama ini dapat berjalan terus dalam jangka panjangdan sama sama mendatangkan manfaat bagi kedua belah pihak. Kami harap dalam 50 hari teman teman di sini dapat memanfaatkan sebaik mungkin dan melakukan program sesuai dengan yang telah di rencanakan," ucap Wan Siswadi. 

Wan Siswadi juga berharap kepada Camat Bunguran Utara, Kepala desa dan pihak terkait dapat memberikan dukungan kepada teman teman UGM agar dapat menjalankan tugas dengan baik. 

Dosen pembimbing UGM, Wahdan Fitriya yang mendampingi Mahasiswa UGM dalam pelaksanaan KKN menyampaikan bahwa terimakasih atas dukungan dari pemerintah Kabupaten Natuna yang telah memberikan berbagai kemudahan dalam pelaksanaan KKN bagi teman teman UGM.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Bupati yang menyambut langsung pada hari ini, dan seluruh perangkat daerah yang mungkin dalam 50 hari kedepan teman teman akan merepotkan. Kami juga harap teman teman juga dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mendukung program pembangunan di masing masing desa," ucap Bupati. 

Kegiatan KKN UGM akan di laksanakan di Kelarik selama 50 hari yang di ikuti oleh 28 peserta KKN yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi UGM yang terdiri dari 11 laki laki dan 17 perempuan. 

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari pihak UGM kepada Pemkab Natuna yang langsung diterima oleh Bupati Natuna. 

(IK)


Foto Bersama Kepala BP Batam dan Menko Perekonomian. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam kini memulai sejarah babak baru, ditandai dengan Serah Terima Pengelolaan dan Pengoperasian Bandara Hang Nadim Batam yang sebelumnya dikelola langsung oleh BP Batam melalui Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, kini secara resmi operasional Bandara telah diserahkan kepada PT Bandara Internasional Batam (PT BIB).  

Penandatangan serah terima dilakukan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dengan Direktur Utama Pelaksana Badan Usaha Pelaksana PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah. 

Serah Terima Operasional ini, merupakan tindak lanjut dari penandatangan kerja sama pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan PT BIB sebagai Badan Usaha Pelaksana yang dibentuk oleh Konsorsium PT Angkasa Pura I - Incheon Internasional Airport Corporation (IIAC)-PT Wijaya Karya Tbk. ( Persero) [WIKA], selaku pemenang lelang pengadaan Badan Usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim Batam dengan masa pengelolaan 25 tahun.

Kegiatan disaksikan langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertepatan dengan rangkaian lawatannya ke Batam, pada Jum’at siang (24/6/2022), bertempat di Lapangan Parkir Bandar Udara Hang Nadim.

Lebih rinci, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa Total Investasi untuk Kerjasama ini sebesar Rp. 6,89 Triliun meliputi : 1. Renovasi, pembangunan Terminal 1, membangun Terminal II, serta seluruh pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur sisi darat bandara; 2. Membuka jalur penerbangan domestic  seluruh Indonesia; 3. Membuka jalur penerbangan Internasional ke Cina, Korea Selatan, India, Thailand, dan perjalanan Ibadah Umrah/Haji untuk pertama kalinya; 4. Mengembangkan tujuan pariwisata kolaboratif; 5. Mengembangkan pasar sebagai paradigma market dan memperkuat Batam sebagai Cargo Hub.

*Pengembangan Transportasi Sisi Udara*
Penempatan dan         Pengalihan Pegawai BUBU Hang Nadim pada BIB pun telah dilaksanakan Bulan Februari lalu, dimana PT. BIB berkomitmen untuk menerima seluruh pegawai BUBU Hang Nadim tanpa syarat apapun dan PT. BIB bertanggung jawab atas  pengembangan sumber daya manusia kedepan.
Kepala BP Batam Muhammad Rudi dalam sambutannya melaporkan perkembangan Bandara. Pada tahun 2021 pembangunan Gedung Kargo telah dilelang sebagai proyek multiyears (MYC) dan dijadwalkan akan selesai pada bulan Juli   tahun ini. 

“Selain itu, pada tahun 2022 kami akan membangun Gedung VVIP Bandara berlantai 2 dengan  total luas lebih dari 2.500 m2 yang dijadwalkan akan selesai pada tahun 2023.” Katanya.

Dengan sejumlah upaya yang telah dilakukan, Pria yang juga sebagai Walikota Batam ini menargetkan kedepannya Bandara Hang Nadim dapat menjadi hub destinasi       penerbangan yang lebih luas dan hub logistik, serta kargo di wilayah barat Indonesia.

Lokasi Bandara Hang Nadim Batam yang cukup strategis di regional Asia Tenggara dan berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri membuat bandara ini cocok untuk dijadikan pusat logistik.

Adapun masa transisi usai serah terima adalah 1 minggu, atau efektif pada 1 Juli 2022.

*Pengembangan Transportasi Sisi Laut*
Selanjutnya dari sisi transportasi laut, BP Batam  juga sedang mengembangkan Pelabuhan Batu Ampar yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan dan kuantitas daya tampung peti kemas dengan target hingga tahun 2025 sebesar 1,6 juta TEUs.

Perjanjian Awal antara BP Batam dengan PT. Persero Batam dan Perusahaan Pengelola Aset (PPA) tentang Kerjasama Pembangunan dan Pengoperasian Terminal Peti Kemas di Pelabuhan Batu Ampar, dilakukan oleh Kepala BP Batam bersama dengan Direktur Utama PT. Persero Batam, Arkham S. Torik dan Direktur Utama PT. Perusahaan Pengelola Aset PPA Persero.

HoA Bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kapasitas pelabuhan melalui penambahan alat bongkar muat di dermaga dan lapangan penumpukan, serta re-layout lapangan penumpukan. Pengembangan ini ditargetkan pada produktivitas bongkar muat mencapai 24 box per jam dan  kapasitas pelabuhan meningkat dari 630 ribu TEUs/tahun menjadi 1,2 juta TEUs/tahun.

Rencana bisnis strategis dalam kerjasama investasi alat dan pengoperasian Pelabuhan Batu Ampar adalah dengan mengadakan suprastruktur  4 unit Quay Container Crane (QCC), 20 unit Head Truck, 10 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC), dan 2 unit Reach Stacker. Infrastruktur yang akan dibangun adalah Container Yard, Gedung Kantor, Gate Terminal dan fasilitas pendukung lainnya. Nilai investasi dalam kerjasama ini sebesar Rp. 680 Miliar dengan waktu pengadaan 12 – 16 bulan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto memberikan apresiasi atas seluruh rangkaian kegiatan yang terlaksana pada hari. Dirinya berharap, investasi di Batam akan semakin meningkat, dan impian Batam sebagai Hub Logistik dapat segera terwujud. 

“Saya berharap investasi di Batam akan meningkat dan juga Batam sebagai Hub Logistik dapat dilaksanakan sehingga dapat mendorong perusahaan-perusahaan elektronik yang sudah ada dapat tersambung dengan supply chain di Korea dan China.” Katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa total investasi dari seluruh rangkain kegiatan ini adalah sebesar Rp. 11 Triliun dengan menyerap tenaga kerja lebih kurang 3.000 orang.

“Hari ini saya didampingi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi melaksanakan 3 kegiatan sekaligus yaitu Seremonial Serah Terima Operasional dan Peletakkan Batu Pertama Pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim; Perjanjian Awal Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar; Penandatanganan Prasasti dan Peletakkan Batu Pertama PT. Blue Steel Industries. Investasi pada kegiatan tersebut mencapai 11 triliun rupiah.” Katanya sumringah.

Menurutnya hari ini menjadi bagian dari sejarah Batam, karena menjadi bagian dari perbaikan logistik dan juga perkembangan transportasi laut dan udara melalui Pelabuhan dan Bandara.

*Investasi Baru di Batam*
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi juga bersyukur, PT. Blue Steel Industries telah mananamkan modalnya di kota Batam, dengan total investasi Rp. 3,5 Triliun dalam 2 tahapan.  

Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Dirut PT. Blue Steel Industries Benny Lau yang dilakukan secara bersama-sama dengan Menko Perekonomian dan Kepala BP Batam.

PT. Blue Steel Industries nantinya berada di Kawasan Industri Taiwan Kabil seluas 50 Ha, telah memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dengan total produksi lebih dari satu juta ton produk baja ringan, membentuk  inovasi bata dan baja ringan yang ramah lingkungan.

BP Batam/Redaksi


Menko Perekonomian Resmikan Mesjid Tanwirun Naja. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Masjid Tanwirun Naja atau yang telah dikenal dengan Masjid Tanjak, telah diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto pada Jum'at siang pukul 11.15 (24/6/2022). 

Prosesi Peresmian Masjid Tanjak dimulai dengan penekanan tombol sirine oleh Menko Airlangga, yang diiringi dengan Salawat Nabi dan tepukan kompang khas melayu.

Selanjutnya, ia didampingi Kepala BP Batam Muhammad Rudi, menanam pohon Khaya Senegalensis, di taman kecil di samping Masjid. Pohon penghias kebun ini nantinya dapat tumbuh setinggi 60 meter dan mampu menaungi tanaman lainnya. 

Ia melanjutkan langkah dengan melakukan penandatanganan prasasti tepat di pintu masuk Masjid. Menuju aula masjid, Menko Airlangga bersama Kepala BP Batam Muhammad Rudi, melakukan pemotongan pita disertai ucapan Bismillahirahmanirahim.

Berada atas lahan 15.100 m2 dan total luas bangunan 4.983 m2, Masjid Tanwirun Naja diharapkan mampu menjadi sarana ibadah masyarakat Batam sekaligus menjadi ikon baru wisata religi di kota Batam. Hal ini disampaikan Menko Airlangga dalam sambutannya.

"Masjid ini artinya menjadi penerang keselamatan, kami berharap jadi tempat beribadah dan sekaligus mendukung perwujudan Batam menjadi kota industri, investasi dan destinasi pariwisata di Kepri dan Indonesia." ungkap Airlangga.

Airlangga menambahkan, pemulihan ekonomi daerah setelah covid-19 memang harus disiasati dengan inovasi. Segala potensi industri harus dimaksimalkan, dan Batam menunjukkan diri untuk dapat memaksimalkan semua sektor yang ada.

"potensi pariwisata dan industri utama lainnya, ini harus terjaga. Batam membuktikan itu. Kita tidak dapat lagi bergantung pada satu atau dua sektor industri saja. Kita harus terus bergerak." katanya.

Masjid Tanjak sebagai tempat ibadah, sarana meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, yang akan mendorong aqidah berdasar Al Qur'an dan sunah. Airlangga juga berharap Masjid ini dapat memperkokoh tali silaturahmi dalam bersama membangun pulau Batam, membangun Kepri lebih maju lagi, untuk kesejahteraan seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mengatakan Masjid yang berdiri megah ini merupakan masjid yang berbentuk Tanjak. 

"Ide awal pemikiran bentuk masjid ini berhubungan erat dengan budaya daerah, di mana Tanjak merupakan salah satu penutup kepala pria pakaian khas daerah di Tanah Melayu, begitu juga dengan di Batam." kata Muhammad Rudi.

Ia menambahkan dalam memutuskan untuk pembangunan masjid ini, pihaknya telah meminta saran dan masukan dari para ulama dan tokoh masyarakat kota Batam. Masjid ini disiapkan untuk menjadi salah satu ikon Kota Batam dan nantinya dapat menjadi salah satu destinasi wisata di kota Batam.

Rudi juga menyebutkan  Masjid Tanwirun Naja yang biasa disingkat dengan nama Masjid Tanjak berasal dari usulan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Batam, yang berarti ‘penerang keselamatan’. 

"sehingga masjid sebagai tempat ibadah, Pendidikan dan dakwah bisa menjadi penerang keselamatan kaum muslimin dan muslimat." katanya.

Pembangunan Masjid Tanjak dimulai pada tahun 2021 sampai 2022. Lokasinya yang strategis di area Bandar Udara Internasional Hang Nadim pun membawa Masjid Tanjak sebagai daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Muhammad Rudi turut menyampaikan apresiasi atas bentuk kerjasama yang baik dengan berbagai stakeholder yang memberikan dukungan luar biasa, sehingga pembangunan Masjid Tanjak dapat selesai tepat waktu.

Kegiatan dilanjutkan dengan Salat Jum'at berjamaah. Dengan lantai bawah seluas 1.963 m2 serta lantai mezzanine seluas 460 m2, Masjid Tanjak mampu menampung 1.250 jemaah. 1.000 jemaah berada pada lantai dasar dan 250 jemaah berada di lantai mezzanine.


Kepala BP Batam dan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Kooordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto kembali lakukan lawatan ke Batam, pada Jumat pagi (24/6/2022).

Kepala BP Batam Muhammad Rudi telah sedia menyambut di pintu VVIP. Pria yang juga merupakan Walikota Batam ini telah sedia sejak pukul 08.30 pagi.

Hadir pertama kali, Sekretariat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso didampingi oleh Elen Setiadi, Staf Ahli Bidang Regulasi  Penegakkan Hukum dan Ketahanan Ekonomi Menko Perekonomian. 

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kemudian terlihat turun dari pesawat. Pria kelahiran 1 Oktober 1962 ini, tiba di Batam tepat pukul 10.00.

Muhammad Rudi tampak menyambut mulai dari Menteri turun dari pesawat dengan sumringah dan mengantarkan untuk prosesi Tepuk Tepung Tawar.

Senyum sumringah keduanya, bukan senyum biasa, mengingat hari ini banyak agenda yang tentu akan tercatat dalam sejarah pembangunan Batam. Salah satunya adalah peresmian Masjid Tanwirun Naja atau yang sudah familiar terdengar dengan sebutan Masjid Tanjak.

Kehadiran Menko Perekonomian RI disambut dengan rangkaian prosesi adat melayu dimulai dengan tepukan kompang dan pencak silat.

Selanjutnya Airlangga tampak mengganti pakaian dengan mengenakan Baju Adat melayu berwana kuning emas. Ia kemudian duduk di Pelaminan serambi menyaksikan pertunjukan Tarian Persembahan Sekapur Sirih. 

Hingga akhirnya Airlangga Hartarto dipasangkan Tanjak, sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang di tanah melayu.

Tanjak sendiri adalah ikat kepala adat Melayu yang berbentuk runcing ke atas seperti tengkuluk. Selain bentuknya yang unik dan menarik, Tanjak juga menjadi marwah dan ciri khas masyarakat Melayu.

Puncaknya selanjutnya adalah Tepuk Tepung Tawar yang merupakan  salah satu bagian prosesi yang sakral dalam upacara adat budaya melayu. Tepuk tepung tawar biasanya dilakukan pada acara pelantikan pejabat atau tokoh adat dan daerah.

Acara adat tepuk tepung tawar ini dipimpin langsung oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) kota Batam.

Prosesi Tepuk Tepung Tawar diiringi Salawat Nabi  dilangsungkan di Ruang Tengah Kedatangan, VVIP Bandara Hand Nadim, merupakan bentuk do'a sekaligus penghormatan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI yang juga Ketua Dewan Kawasan, Airlangga Hartarto, yang telah diterima di Batam bandar madani, bumi tanah melayu. 

Turut hadir dalam acara ini Anggota DPR Faksi PAN Asman Abnur, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto dan Deputi di lingkungan BP Batam, OPD Kota Batam dan Provinsi Kepri, Tokoh Adat Melayu, serta Pemimpin Asosiasi dan  Pelaku Usaha di Batam.

Selanjutnya, Menko Airlangga melanjutkan agenda berikutnya yakni Peresmian Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak. Usai salat Jum'at, Menko Airlangga juga akan melanjutkan sejumlah agenda diantaranya : Serah Terima Operasional Bandara Hang Nadim Batam, Penandatanganan Head of Agreeement  (HoA) dan Peletakan Batu Pertama PT. Bandara Internasional Batam (BIB) dan PT. Blue Steel.

BP Batam/Redaksi


Instruktur Senam Jantung Sehat yang terhimpun di YJI Batam sedang berlantih senam jantung di Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam ikut menyukseskan perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional  (FORNAS) VI yang dilaksanakan di Palembang Sumatera Selatan pada 1-7 Juli 2022 mendatang.
 
Ketua YJI Kota Batam, Haryanto mengatakan Batam ditunjuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau berdasarkan surat rekomendasi dari YJI Kepri atas undangan yang diberikan oleh PB Fornas.

"Berdasarkan undangan dari PB Fornas, YJI Provinsi Kepri merekomendasikan YJI Batam untuk bisa mengikuti Fornas di Palembang bulan Juli mendatang," ucap Haryanto saat ditemui disalah satu kedai kopi di kawasan Bengkong, Kamis (23/6/2022) malam.

Dia mengatakan, sebanyak tujuh orang atlit yang merupakan instruktur senam jantung dari YJI Batam akan ikut bertanding diajang nasional, yang rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Kemudian, ketujuh atlit senam jantung itu akan mengikuti pertandingan dengan kategori lomba Senam Jantung Sehat (SJS) Seri I, II dan III sebanyak empat orang. Dan, lomba Senam Jantung Sehat Seri IV, V dan VI sebanyak 3 orang..

"Insya Allah ketujuh atlit kami siap untuk mengikuti dua kategori perlombaan yang dipertandingkan di Fornas Palembang," ucapnya optimis.

Masih menurut Haryanto, mengenai kesiapan atlitnya mengikuti Fornas di Palembang, pihaknya sudah membekali atlit-atlit tersebut dengan mengikuti Training Center (TC) yang telah dilaksanakan baik di kota Batam maupun di kota Tanjungpinang.

"Kami sudah mempersiapkan instruktur senam kami mengikuti TC yang sudah dilaksankan baik di kota Batam maupun di kota Tanjungpinang sejak empat bulan yang lalu," ujarnya.

"Dan, kami yakin dengan persiapan yang sudah dilakukan sejak jauh hari, kami optimis bisa mengharumkan nama Provinsi Kepri khususnya kota Batam ditingkat nasional," ucapnya lagi.

Namun begitu lanjutnya, ada beberapa hal yang menjadi perhatian serius pihaknya menjelang keberangkatan atlitnya ke Fornas VI di Palembang, yaitu terganjal mengenai anggaran kebarangkatannya.

Dikatakannya, hal itu dikarenakan biaya untuk keberangkatan atlitnya ke Palembang tidak dianggarkan melalui APBD Provinsi Kepri ataupun APBD kota Batam.

"Yang menjadi persoalannya sekarang adalah biaya untuk keberangkatan atlit dan tim manajer ke Palembang, karena tidak dianggarkan di APBD," imbuhnya.

Meski begitu, Haryanto tidak patah arang. Dia tetap berkomitmen untuk bisa memberangkatkan atlit-atlitnya ke Palembang, walaupun harus dengan cara membuat donasi ataupun meminjam uang.

"Lomba ini merupakan peradaban kesehatan daripada masyarakat yang dititipkan melalui YJI, untuk menggerakan Senam Jantung Sehat ini secara massal di masyarakat. Makanya kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa berangkat," ucapnya mantap.

Sebagaimana diketahui, dalam perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional  (FORNAS), Provinsi Kepri baru dua kali mengikuti kegiatan tersebut. Pertama pada tahun 2018 di Makasar, lalu tahun ini di Palembang.

Pihaknya berharap, instansi-instansi terkait baik dari Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemerintah Kota Batam bisa turut andil mentukseskan perhelatan Fornas, demi keberlangsungan peradaban kesehatan masyarakat Indonesia dimasa yang akan datang.

Fay/Redaksi


Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Karimun Cup I 2022.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-76 Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K, S.H., membuka kejuaraan Pencak Silat Kapolres Karimun Cup I 2022 dilapangan Sarja Arya Racana Polres Karimun yang akan dilaksanakan di Gedung Nilam Sari, Jumat, (24/06/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Karimun diantaranya Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Karimun H. M. Yusuf Sirat S.Ip., Danlanal Karimun TBK Letkol Laut (P) Joko Santoso., SE, M.Tr Hanla, M.M, CHRMP., Dandim 0317 diwakili Danramil Karimun, Kajari Kabupaten Karimun diwakili Kasub Bag Bin Wahyudi B, S.H., Ketua Pengadilan Negeri Tg. Balai Karimun, Ketua KONI, Pengurus IPSI Kabupaten Karimun, beserta pejabat utama Polres Karimun.

Kapolres menyampaikan, kegiatan kejuaraan pencak silat Kapolres Karimun Cup 1 2022 ini. Selain diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke -76 tahun 2022, juga sebagai sarana/media meraih prestasi, serta dapat menjalin silaturahmi yang kondusif antar perguruan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Karimun.

Peserta kejuaraan pencak silat dalam rangka Kapolres Karimun Cup I Tahun 2022 terdiri dari 10 perguruan yang ada di Kabupaten Karimun, yaitu, Tapak sakti, Sendikap, Cempaka putih, Tapak suci, Satria muda, Walet putih, Himpunan seni silat Indonesia, Persinad Asad, Bs. Melati dan Persaudaraan setia hati terate. Adapun jumlah peserta kurang lebih 83 orang.

“Kepada Para Atlet, kami ucapkan Selamat bertanding, berkompetisilah secara sehat dan sportif junjung tinggi nilai-nilai olahraga, tetap protokol kesehatan, jalin silaturahmi dan persaudaraan karena dalam olah raga bukan hanya saja untuk mencari kejuaraan tetapi juga untuk membangun kebersamaan sehingga terciptanya kerukunan yang dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang kondusif," kata Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano.

Ketua pengurus IPSI Cabang Karimun Supriadi juga sangat mengapresiasi atas gagasan Kapolres Karimun yang membuka turnamen kejuaraan pencak silat Polres Karimun Cup I 2022, ini sangat memotivasi para perguruan silat agar bakat-bakat generasi muda dapat semakin tumbuh berkembang sehingga nantinya akan lahir atletik yang handal dan berprestasi yang dapat mengharumkan bangsa khususnya Kabupaten Karimun.

"Terimakasih bapak Kapolres Karimun atas di bukanya turnamen ini, semoga turnamen ini dapat kerkelanjutan dan kami jajaran pengurus IPSI Kabupaten Karimun akan selalu mendukung program Kapolres khusunya bidang olahraga," ungkap Supriadi.

Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq juga sangat mengapresiasi turnamen yang di selenggarakan oleh Kapolres Karimun.

"Saya sangat mendukung turnamen ini. Karena beladiri pencak silat merupakan olah raga warisan nenek moyang kita sejak dahulu kala. Oleh karena itu mari kita kembangkan kita majukan sehingga dapat nantinya lahir atletik yang berprestasi. Dan kedepan saya akan rencanakan mengundang Negara tetangga, Malaysia, Singapura dan yang lain untuk dapat berkompetisi supaya semakin meriah," ungkap Bupati Karimun.

Ahmad Yahya


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri Kunker ke Pemkab Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri, Saffar Muhammad Godam berserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Natuna, bertempat di Ruang Kerja Bupati Natuna, Kamis (23/06/2022).

Kedatangan Rombongan disambut oleh Bupati Natuna Wan Siswandi yang di dampingi, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Natuna Wan Siswandi mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Saffar Muhammad Godam Selaku Kepala  Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Natuna Wan Siswandi juga menyampaikan kejahatan elegal fishing di Natuna dan Kapal asing pencuri ikan masih marak beroperasi di Laut Natuna Utara, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Berbagai kalangan mengungkapkan beberapa penyebab kapal-kapal asing pencuri ikan itu terus  berkeliaran di perairan Natuna.

"Saat ini laut Natuna sudah diisi oleh nelayan lokal dengan ukuran kapal 5GT. “Malahan kapal nelayan yang kecil sampai ke perbatasan, tetapi itu masih sedikit," ungkapnya. 

Pemerintah Indonesia, katanya, harus meningkatkan kapasitas kapal dan jumlah nelayan Natuna untuk melaut di sana. Selama ini, nelayan Natuna memaksakan diri melaut di perbatasan dengan kapal kecil yang sebenarnya memiliki risiko sangat tinggi ketika berhadapan dengan kapal asing.
 
Wan Siswandi berharap, dengan adanya Kunjungan Kerja dari Bapa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri tali silaturahmi kita selalu berjalan dengan baik, dsn bisa memberikan manfaat bagi kita semua.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri Saffar Muhammad Godam menyampaikan ini adalah kunjungan pertamanya ke Natuna. Ia sangat mengagumi keindahan Natuna.

"Rencana dalam kunjungan ini karena  beberapa waktu lalu Bupati Natuna telah mengajukan pembangunan Lapas di Kabupaten Natuna kepada Kementerian Hukum dan HAM melalui Kanwil Kemenkumham Kepri, Alhamdulillah sudah selesai di bangun, rencananya hari saya akan melihat bangunan tersebut," ucapnya. 

"Keberadaan tahanan Vietnam dan Thailand terkait kasus illegal fishing yang bebas berkeliaran sehingga menimbulkan keresahan ditengah - tengah masyarakat , ia menyebutkan bahwa hal tersebut sudah diupayakan oleh Imigrasi dengan rencana mendeportasi namun hal ini terkendala masalah biaya transportasi , " pada intinya imigrasi siap untuk melayani urusan administrasi namun upaya pendeportasian WNA ini terkendala oleh biaya transportasi ke negara tujuan," jelasnya. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri juga mengicapkan terimakasih kepada Pak Bupati Natuna sambutannya.

(IK)


Bupati Natuna Sambut Kedatangan KPU RI di Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M.Si, menyambut kedatangan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari  beserta rombongan di Bandar Udara Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Kamis (23/6/2022). 
 
Selain Bupati Natuna dan Komandan Lanud RSA, turut serta dalam penyambutan yaitu Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, SE. MM., Sekda Natuna Boy Wijanarko Varianto, S.E., serta unsur Forkopimda Natuna dan Para Pejabat Lanud Raden Sadjad.
 
Adapun kedatangan Ketua KPU RI beserta rombongan tersebut adalah dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja untuk memantau persiapan pemilu di Kabupaten Natuna.
 
Kunjungan Ketua KPU RI dan rombongan di Natuna menggunakan maskapai penerbangan Wings Air dari Kota Batam. Dalam acara penyambutan rombongan di Bandara Raden Sadjad berjalan aman dan lancar.

(IK)


Danlanud RSA Sambut Kedatangan KPU RI. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., bersama Bupati Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M.Si, menyambut kedatangan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Bapak Hasyim Asy’ari  beserta rombongan  di Bandar Udara Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Kamis (23/6/2022). 
 
Selain Bupati Natuna dan Komandan Lanud RSA, turut serta dalam penyambutan yaitu Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, SE. MM., Sekda Natuna Boy Wijanarko Varianto, S.E., serta unsur Forkopimda Natuna dan Para Pejabat Lanud Raden Sadjad.
 
Adapun kedatangan Ketua KPU RI beserta rombongan tersebut adalah dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja untuk memantau persiapan pemilu di Kabupaten Natuna.
 
Kunjungan Ketua KPU RI dan rombongan di Natuna menggunakan maskapai penerbangan Wings Air dari Kota Batam. Dalam acara penyambutan rombongan di Bandara Raden Sadjad berjalan aman dan lancar.

(IK)


foto Bersama Asisten I Pemkab Karimun saat Penyerahan Sertifikat Tanah. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Asisten I Bupati Karimun Sularno menghadiri acara penyerahan sertifikat tanah program PTSL oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Aula Kelurahan Parit Benut, Kamis (23/6/2022).

Asisten I dalam kesempatan tersebut untuk mewakili Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Asisten I Pemkab Karimun Sularno menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat PTSL merupakan program nasional yang dicetus oleh Presiden Jokowi melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

Melalui program ini masyarakat mendapat kemudahan untuk mendapatkan sertifikat tanah yang menjamin kepastian dan kekuatan hukum atas kepemilikan tanah mereka. 

"Program PTSL juga ditetapkan sebagai program nasional karena memilliki manfaat yang kompleks terutama bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah," kata Sularno.

Sularno mengatakan, disamping itu juga melalui program PTSL memberi kekuatan hukum atas tanah milik masyarakat serta meminimalisir terjadinya sengketa dan konflik atas tanah menjadi tujuan dari dilaksanakannya program ini.

"Sertifikat ini ialah bukti secara hukum kita mempunyai hak disitu sehingga anak cucu kita tidak bertengkar di kemudian hari," ujar sularno

"Sehingga kedepan kita giat kan program ini, dan buat warga yang belum melengkapi berkas permohonan untuk melengkapi lampiran berkas permohonan karena ada waktu sebulan lagi untuk membuat sertifikat ini," tambahnya.

Ahmad Yahya


Bupati Karimun, Aunur Rafiq Serahkan Bonus Kepada Atlet. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan bonus kepada atlet-atlet berprestasi asal Kabupaten Karimun pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 di Rumah Dinas Bupati Karimun, Kamis (23/06/2022).

Penyerahan bonus ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Karimun Muhammad Yusuf Sirat, Sekretaris Daerah Karimun Muhammad Firmansyah dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Karimun Usman.

Bonus pertama kali diserahkan kepada Andri Martias sebesar Rp25 juta atas keberhasilannya meraih emas pada cabang olahraga renang 50 meter gaya dada putra di Peparnas XVI Papua 2021.

Kemudian bonus kepada Deni Iskandar, Elfian Isdiansyah dan Dedi Setiawan masing-masing sebesar Rp10 juta atas keberhasilan meraih medali perunggu untuk nomor beregu putra Sepak Takraw PON XX Papua.

Tak hanya atlet, dua pelatih tim sepak bola takraw, dan ketiga atlet tersebut juga mendapat bonus masing-masing sebesar Rp10 juta.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan, bonus yang diberikan merupakan bentuk apresiasi dan pemerintah daerah kepada atlet-atlet berprestasi di Karimun.

"Bonus yang diserahkan ini adalah terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada atlet kita yang berhasil mengharumkan nama Karimun dengan torehan prestasi di PON dan Peparnas Papua tahun lalu," kata Bupati.

Bupati dalam kesempatan tersebut juga memuji Andri Martias yang dalam keterbatasannya berhasil mendulang prestasi gemilang pada cabang olahraga renang. Bahkan memberikan sebuah pekerjaan kepada Andri Martias di salah satu unit kerja.

"Andri adalah contoh bagi kita semua, meski ada keterbatasan dia dengan kemampuannya tetap semangat hingga berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga renang. Saya sangat mengapresiasi," terang Bupati.

Pujian juga disampaikan Bupati kepada tiga atlet sepak takraw yang berhasil meraih medali perunggu di PON Papua.

"Ketiga atlet kita ini berhasil menyumbang medali perunggu untuk kontingen Kepulauan Riau, tentu kita sangat bangga karena sepak takraw ini memang menjadi salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Karimun," kata Bupati.

Bupati juga menjelaskan kepada para atlet bahwa  keterlambatan pemberian bonus atas prestasi yang diraih bukan hal yang disengaja.

"Keterlambatan bonus ini karena tidak bisa dicairkan saat akhir tahun 2021, sehingga baru bisa dianggarkan tahun 2022 ini. Bulan Mei mulai diproses dan alhamdulillah hari ini dapat kita serahkan ke atlet-atlet kita," papar Bupati.

Bupati menyampaikan bahwasannya pemerintah daerah sangat berkomitmen terhadap atlet-atlet Kabupaten Karimun yang mendulang prestasi.

Ia berharap bonus yang diberikan nantinya dapat menjadi motivasi kepada para atlet untuk terus berusaha mendulang prestasi di ajang manapun.

"Semoga atlet-atlet kita semakin termotivasi dan semangat untuk meraih prestasi kedepannya," harap Bupati.

Terpisah, Andri Martias mengaku senang bisa menerima bonus sekaligus pekerjaan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq.

"Alhamdulillah saya sangat senang, terima kasih kepada bapak Bupati atas bonus dan pekerjaan ini," katanya

Ahmad Yahya


Bupati Natuna Sambut Kedatangan Irwasum Polri dan Kapolda Kepri. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi bersama Forkopimda Kabupaten Natuna, menyambut kedatangan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, dan Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si  beserta rombongan  di Bandar Udara Raden Sadjad, Ranai-Natuna, Kamis (23/6/2022). 

Kedatangan Irwasum Polri dan Kapolda Kepri beserta rombongan tersebut dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja di Mapolres Natuna. Tiba di Bandara Raden Sadjad pukul 09.50 Wib, Rombongan menggunakan pesawat komersil dan disambut langsung oleh Bupati Natuna beserta Forkopimda.

Rombongan Irwasum dan Kapolda Kepri mengikuti prosesi penyambutan dan kemudian melaksanakan ramah tamah sejenak di gedung VIP room Bandara Raden Sadjad. Setelah itu rombongan melanjutkan kunjungan di Polres Natuna.

Dalam kunjungannya Irwasum dan Kapolda Kepri melakukan peresmian Kantor Polsek Kecamatan Pulau Laut dan Kantor Polsubsektor Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Natuna, Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, S.E., Ketua DPRD Kabuoaten Natuna, Daeng Amhar dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. 

 

(IK)



Bupati Natuna dan Danlanud RSA Sambut Kedatangan Irwasum Polri dan Kapolda kepri. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA)  Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., bersama Forkopimda Kabupaten Natuna, menyambut kedatangan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, dan Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si  beserta rombongan  di Bandar Udara Raden Sadjad, Ranai-Natuna, Kamis (23/6/2022). 
 
Kedatangan Irwasum Polri dan Kapolda Kepri beserta rombongan tersebut dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja di Mapolres Natuna. Tiba di Bandara Raden Sadjad pukul 09.50 Wib menggunakan pesawat komersil dan disambut langsung oleh Danlanud Raden Sadjad serta unsur Forkopimda Kab. Natuna. 
 
Rombongan Irwasum dan Kapolda Kepri mengikuti  prosesi penyambutan, dan kemudian melaksanakan ramah tamah sejenak di gedung VIP room Bandara Raden Sadjad. Setelah itu rombongan melanjutkan kunjungan di Polres Natuna.

Dalam kunjungannya Irwasum dan Kapolda Kepri melakukan peresmian Kantor Polsek Kecamatan Pulau Laut dan Kantor Polsubsektor Kecamatan  Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, SE. MM., Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, S.E., serta unsur Forkopimda Natuna lainnya dan Para Pejabat Lanud Raden Sadjad.
 
Selama kegiatan berlangsung lancar dan aman dengan mengedepankan prokol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

(IK)


Ketua LSM Kodat86, Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86), Ta'in Komari SS menyoroti banyaknya pemberitaan dugaan penyimpangan penggunaan dan realisasi anggaran di Sekretariat DPRD Provinsi Kepri belakangan ini. 

"Kalau melihat intensitas pemberitaan atas dugaan penyimpangan penggunaan dan realisasi anggaran di Sekretariat DPRD Kepri itu, mestinya aparat penegak hukum responsif untuk memprosesnya." kata Cak Ta'in kepada media di Batam Center Kamis (23/6-2022).

Menurut Cak Ta'in, maraknya pemberitaan itu cukup menyita perhatian publik dan menimbulkan banyak pertanyaan bahkan rasa geram. Mengapa aparat penegak hukum dalam tindak pidana korupsi diam saja sehingga praktek dugaan 'pat gulipat' dan manipulasi anggaran di Sekretariat DPRD itu bisa berlangsung mulus.

"Seperti ada pembiaran, atau ada kemungkinan sudah terjadi konspirasi bagi-bagi sehingga praktek pengelolaan keuangan yang diduga menyimpang itu aman-aman saja?" ujarnya.

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, praktek-praktek dugaan kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah itu bukan serta Merta terjadi - ada kemungkinan itu sudah berlangsung dari tahun ke tahun.

"Kondisi dugaan penyimpangan itu kemungkinan sudah terjadi sejak lama." tegasnya.

Mantan dosen Unrika Batam itu menambahkan, sebenarnya situasinya sekarang aparat penegak hukum itu mau atau tidak memprosesnya. 

"Kemungkinan nya kan cuma dua, pertama tidak memproses karena sudah ada jasa pengamanan dan bagi-baginya jelas. Kedua, penegak hukumnya tertidur pulas," jelasnya.

Beberapa kasus yang sedang menjadi perhatian mulai dari dugaan penggunaan SPPD fiktif, liburan pribadi mengatasnamakan sekretariat DPRD Kepri dan belum dibayar, biaya sewa kapal yang diduga dimark-up dan fiktif, pembelian iPad menghabiskan anggaran miliaran, dan lainnya.

"Kami sedang berkoordinasi dengan teman-teman aktivis lainnya untuk menghimpun data-data dugaan korupsi tersebut. Kemungkinan kita akan laporkan ke Jakarta langsung ke KPK, Tipikor Mabes Polri dan Pindus Kejagung. Kita tidak melihat ada etikat aparat di daerah untuk memproses itu jadi mungkin perlu dorongan dari pusat," tegas Cak Ta'in.

Alfred/***


Kepala BP2RD Kepri, Reni Yusneli (tengah) saat konferensi pers pemutihan pajak kendaraan bermotor.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan pemutihan pajak kendaraan tahun 2022. Pemutihan pajak kendaraan bermotor ini akan dilakukan dalam dua tahap.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BP2RD) Provinsi Kepri, Reni Yusneli dalam pers rilis mengatakan kegiatan pemutihan pajak ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang ke-76, Kemerdekaan Indonesia dan HUT Provinsi Kepri ke-20.

Menurut Reni ada tiga bentuk pemutihan pajak yang diberikan oleh Gubernur Kepri dalam hal ini diantaranya penghapusan sanksi administrasi, pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan keringanan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PPKB).

"Pemutihan pajak pertama akan dimulai dari 1 Juli hingga 31 Agustus 2022 dengan rincian penghapusan sanksi administrasi 100 persen, pembebasan BBNKB 100 persen dan PPKB 50 persen, kemudian untuk tahap ke dua akan dimulai dari 20 September hingga 30 November 2022, penghapusan sanksi administrasi 100 persen, pembebasan BBNKB 100 persen dan  
PPKB 30 persen," ujar Reni saat konferensi pers di Media Center BP2RD Kepri, Batam (22/06/2022).

Reni juga mengajak kepada seluruh masyarakat wajib pajak untuk segera membayar kendaraan bermotornya.

"Ayok kepada wajib pajak, segera datang ke Samsat terdekat untuk membayar pajak kendaraannya," tambah Reni.

Kebijakan tersebut telah tertuang dalam Paraturan Gubernur Kepulauan Riau No 42 Tahun 2022.

Turur hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BP2RD) Provinsi Kepri, Reni Yusneli, Dirlantas Polda Kepri, Tri Yulianto dan Kepala Jasa Raharja Kepri, Mulyadi.

Fay/Redaksi


PT. Timah TBK Tanam Mangrove. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: PT Timah Tbk secara berkelanjutan terus melakukan penanaman mangrove di wilayah operasional perusahaan. Kali ini, PT Timah Tbk bersama masyarakat Dusun IV Desa Teluk Salak, Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat menanam 5000 bibit mangrove di Pantai Teluk Salak, Selasa (21/6/2022). 

Penanaman mangrove ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Secara konsisten PT Timah Tbk melalui Unit Produksi Kundur sejak tahun 2017-2021 telah menanam mangrove sebanyak 38.900 bibit mangrove dengan jenis bakau, prepat dan api-api.

Penanaman mangrove di Teluk Salak ini merupakan upaya untuk mencegah abrasi. PT Timah Tbk juga melibatkan masyarakat dalam menanam mangrove agar sama-sama dapat dijaga. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun Rita Agustina mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan ini. Pasalnya, mangrove sangat bagus untuk menahan kikisan air laut di garis pantai dan juga sebagai penghasil oksigen dan menyerap karbondioksida.

"Hutan mangrove juga memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan hidup kita diantarnya yakni sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, dengan kata lain tumbuhan mangrove mampu untuk menahan air laut agar tidak mengikis tanah di garis pantai," jelasnya.

Sebagaimana fungsi tumbuhan yang lain, mangrove juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2).  Hutan mangrove memiliki peran sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan.

Sementara itu, Ketua Rt.004 Teluk Salak Abdul Aziz, menyebutkan masyarakat di Teluk Salak sangat senang dengan penanaman mangrove. Karena dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi abrasi pantai yang setiap tahun terjadi. 

"Kami senang PT Timah melakukan penanaman mangrove di sini, sehingga pantai kami kedepan abrasinya bisa terkendali. Seperti kita lihat laju abrasi di pantai Teluk Salak ini sudah tahap mengkhawatirkan untuk itu kami semua sangat senang dengan penanaman mangrove di lokasi ini," ucapnya. 

Sama halnya, Kamariah (38) warga yang ikut melakukan penanaman mangrove mengungkapkan, masyarakat dilibatkan langsung untuk menanam mangrove hingga merawat mangrove ini. 

"Saya bersama masyarakat merasa senang karena dilibatkan langsung dalam kegiatan ini. Sesuai yang disampaikan kami juga terlibat dalam perawatan, sehingga sedikit banyak ada tambahan untuk keluarga," ucapnya.

Ahmad Yahya


Menyanpaikan Kata Sambutan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Purwiyanto menerima hibah sarana permainan anak dari PT. Bank Tabungan Negara (PT.BTN) Tbk, pada Rabu (22/6/2022).

Penyerahan ini dikemas dalam seremoni Penandatanganan Perjanjian Corporate Social Responsibility (CSR) antara PT BTN dengan BP Batam, dan ditandai dengan prosesi pengguntingan pita di Gedung Pikori Taman Rusa, Sekupang.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Kepala Cabang PT BTN Tbk Kantor Cabang Syariah Kota Batam, Chawari Ata Nasrulloh dengan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Oktavidwin Tambunan.

Kepala Cabang PT BTN Syariah yang akrab disapa Ata ini mengatakan, pihaknya telah mengajukan proposal penyampaian pemberian CSR kepada BP Batam berbentuk hibah pada 17 Desember 2021.

“Awalnya, kami ingin menyerahkan bantuan sarana prasarana untuk Taman Kolam Sekupang, tapi karena belum diresmikan, kami ajukan relokasi ke Gedung Pikori Taman Rusa Sekupang berupa sarana taman bermain anak,” cerita Ata.

Ata menilai, pasca diresmikan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bulan Maret 2022 silam, Taman Rusa Sekupang menjadi destinasi wisata andalan bagi masyarakat Kota Batam.

“Saya sudah dua kali bersama keluarga ke Taman Rusa Sekupang. Sangat ramai sekali pengunjungnya. Dan menurut saya ini salah satu spot healing yang bagus di Batam,” imbuhnya.

Taman Rusa Sekupang sendiri merupakan aset yang termasuk dalam Sasaran Strategis BP Batam, berupa pengembangan destinasi wisata yang pro lingkungan, pro Usaha Kecil Menengah (UKM) dan pro edukasi.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan, meningkatnya jumlah pengunjung yang didominasi oleh para pelajar dan keluarga menjadi tolak ukur keberhasilan unsur pro edukasi”.

Sedangkan untuk mendukung unsur pro lingkungan, Purwiyanto beserta jajaran berkesempatan menanam bibit pohon jambu dan menebar ribuan benih ikan mas di kolam Taman Rusa Sekupang.

“Nanti akan kami siapkan wahana sepeda air untuk pengunjung, sambil ditemani ikan di kolam-kolam yang ada di Taman Rusa,” ujar Purwiyanto.

Tidak hanya itu, Purwiyanto juga berencana menghelat lomba memancing bagi masyarakat umum secara berkala.

“Kami berharap kerja sama dan pembangunan yang dipersembahkan BP Batam dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Batam,” tutup Purwiyanto.

(Redaksi/Rud/BP Batam) 


Danlanud Pimpin Rapat. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad ((Danlanud RSA) Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., memimpin  rapat serta sosialisasi terkait keluhan masyarakat mahalnya tiket pesawat udara dari ke Natuna-Batam maupun sebaliknya, Selasa(21/6/2022). Rapat diselenggarakan di VIP Room Bandara Raden Sadjad Ranai Natuna.
 
Turut serta dapat rapat Bupati Natuna diwakili Oleh Kadishub Natuna  Bapak Alazzi, Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, SE.  M.M., Ketua Komisi II DPRD Natuna Bapak Marzuki Kepala UPBU Kls III Ranai diwakili Staf, Kepala Unit Airnav Natuna, Kepala BMKG Natuna, Kepala Kantor Pajak Ranai, Kepala DPPU Pertamina Ranai, Perwakilan NAM Air Natuna, Wings Air, Kepala KNPI Natuna dan Ketua PWI Natuna serta Media lokal Natuna.
 
Pada kesempatan tersebut Danlanud RSA menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan adalah untuk mendapatkan informasi yang valid, faktual  dan punya dasar serta kita gali bersama sehingga tidak lagi kita berandai-andai atau berspekulasi mengembangkan suatu opini tidak berdasar.
 
Selain itu Danlanud RSA mengatakan, Harga tiket ini mahal itu berkembang terbentuklah suatu opini bahwa TNI Angkatan Udara atau Lanud RSA ada dibalik itu semua, Danlanud RSA menegaskan semua ini adalah tidak benar.
 
Lebih lanjut dikatakan, bahwa TNI AU tidak mempunyai kewenangan sama sekali dalam menentukan harga tiket, semua itu adalah mekanisme dari perusahaan penerbangan, baik itu maskapai NAM Air maupun Lion Air Group.
 
“TNI AU tidak punya kewenangan menaikan harga tiket pesawat menjadi mahal,”tegas Danlanud RSA.
 
Danlanud RSA juga menyampaikan, Bahkan sebaliknya TNI AU sudah membantu upaya dan langkah-langkah dalam rangka membantu kebijakan atau program-program pemerintah dalam hal ini Kabupaten Natuna, yaitu salah satunya memajukan pariwisata dengan memperlancar transportasi udara.
 
Adapun langkah-langkah tersebut adalah Lanud RSA dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Pusat serta Puslaiaklambangjaau dari Mabesau  yang pertama kali melaksanakan suatu kerja sama pengukuran atau verifikasi fasilitas penerbangan yang ada di Lanud RSA dan Bandara Raden Sadjad dengan tes pit Pavement Classification Number (PCN) atau Angka yang menjelaskan daya dukung perkerasan untuk operasi tak terbatas pesawat udara.
 
“Alhamdulilah kita sudah mengukur bersama PCN Lanud RSA sebesar 40 sehingga kedepan, pesawat berbadan besar seperti Airbus, kemudian pesawat NG 800 seluruh pesawat domestik yang ada di Indonesia, insyaallah dengan PCN 40 sudah  bisa masuk ke Natuna ,”papar Danlanud.
 
Ini semua adalah langkah-langkah Lanud RSA dengan berkoordinasi bersama atau dengan menghadirkan dua stakeholder terkait tersebut.
 
Dengan diadakan rapat ini, Danlanud RSA berharap opini yang terbentuk di masyarakat terkait dengan mahalnya tiket pesawat disebabkan oleh TNI AU kita akan edukasi bersama menjadi tanggung jawab kita bersama, bahwa hal tersebut tidak benar.
 
Sementara itu, Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, SE.  M.M., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Danlanud RSA yang telah mengundang kami pada acara ini, karena masalah ini penting masalah tiket mahal bukan rahasia umum lagi bukan di Natuna saja bahkan di Tanjungpinang, Batam dan Jakarta.
 
“Tiket pesawat Batam Natuna dan sebaliknya sekarang sudah mencapai Rp 2,3 juta  ini menjadi keluhan masyarakat,”ujarnya.
 
Ketua DPRD Natuna  menambahkan semoga diskusi ini bisa mencari solusi terbaik agar apa yang menjadi persoalan harga tiket bisa terselesaikan.
 
Sedangkan Kadishub Natuna Bapak Alazzi, menyampaikan Keputusan menteri perhubungan nomor 68 tahun 2022 yang mengakibatkan naiknya biaya tambahan untuk jenis pesawat propeller atau pesawat jenis jet, dimana akibat naiknya avtur dunia yang selalu ada peningkatan berdampak kepada harga tiket 20% untuk jenis propeler dan 10% jenis jet.
 
Kemudian kadishub Natuna melanjutkan, Hingga hari ini kita ketahui harga tiket pesawat Wings Air di Natuna sudah diatas Rp 2,2 juta yang sebelumnya sekitar Rp 1.7 sampai dengan Rp 1.8 juta dan setelah dicek kepada Kepala Bandara Ranai Bapak Gatot, bahwa ternyata memang maskapai menjual dengan tarif batas atas artinya menjual harga tertinggi.
 
“Kami mohon kepada maskapai tidak menjual tiket dibatas atas mungkin di tingkat medium,”pinta Kadishub Natuna.
Kadishub Natuna juga menambahkan bahwa, Harapan bersama tidak ada prasangka yang negatif tetapi kita bersama-sama mencari solusi terbaik, karena ini kepentingan masyarakat.
 
 
Perwakilan dari Maskapai NAM Air Natuna Ibu Yati Erawani akan menyampaikan ke pihak manajemen pusat atas keluhan tiket pesawat mahal yang disampaikan oleh Ketua DPRD Natuna.
 
Ia juga mengatakan maskapai tidak hanya berpacu terhadap batas atas saja, kita punya agen news disana ada tarif batas bawahnya karena setiap 6 bulan sekali diaudit rutin oleh pihak dirjen udara apakah menyalahi aturan atau tidak.
 
Perwakilan Wings Air Natuna Bapak Samsul terkait harga tiket pesawat di Natuna, pihaknya mengacu pada KM 106 tahun 2016 dimana ada aturan harga mainnya untuk menaikkan harga tiket.
 
“Jenis pesawat Wings Air yaitu propeller paling tinggi harga tiket Rp. 1.882.000,-  perhitungannya TBA dan TBB  itu ada di KM 20 Tahun 2019,” ujaranya.
 
Dalam sesi tanya jawab Ketua Komisi II DPRD Natuna Bapak Marzuki sebelumnya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danlanud Raden Sadjad sudah menangkap dari keluh kesah masyarakat difasilitasi dengan adanya rapat ini.
 
Bapak Marzuki memohon memberi masukan bersama kepada maskapai artinya ada perimbangan dari sekian seat ada dijual tarif batas bawahnya dan dari sekian seatnya lagi dijual tarif batas atasnya.
 
“Semoga pihak perwakilan maskapai Airlines Natuna secara manajemen bisa menyampaikan kepada maskapai pusat,” harapnya.
 
 
Dari pihak perwakilan maskapai Airlines Natuna, hasil diskusi ini akan disampaikan ke pihak manajemen pusat mereka tentang keluhan masyarakat tentang harga tiket pesawat tinggi melalui surat.
 
Acara rapat dan  diskusi berjalan tertib, lancar dan aman dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

(IK)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.