Tim Gabungan Polri/TNI Evakuasi Jenazah Jais.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Innalilahi wainnailaihi Raji'un, Jais salah seorang nelayan Kelurahan Sawang Kundur Barat yang sempat di kabarkan hilang saat menjaring. Setelah di lakukan pencarian oleh gabungan TNI-Polri dan relawan warga selama 4 hari, akhirnya korban di temukan dalam keadaan tak bernyawa.

Korban merupakan warga Kelurahan Sawang, ditemukan tepatnya di perairan laut Muka Limus, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kamis ( 10/2/2022 ) sekitar pukul 18:00 WIB. 

Anggota DPRD provinsi Kepri Ery Suwandi, yang sempat juga ikut melakukan pencarian bersama warga Melurahan Sawang mengatakan, korban di temukan dalam keadaan terapung di perairan laut Muka Limus.

"Korban di temukan pada pukul 18:00 WIB. Dari permintaan keluarga,  jenazah lansung di semayamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Sawang. Semoga almarhum di terima di sisi Allah subhanahu wata'ala dan kluarga yang di tinggal kan senantiasa tabah dalam menghadapi nya," kata Ery mengamini.

Ahmad Yahya


Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani memberikan kata sambutan.

GALUS|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gayo Lues menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap Perdana (DDTP) kepada masyarakat Kecamatan Terangun.

Penyerahan batuan BLT tahap perdana tersebut langsung diserahkan oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Gayo Lues yang juga Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Galus Hj. Jemilah di dampingi Wakil Bupati Gayo Lues  H. Said Sani. Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di los pajak Kecamatan Terangun, Rabu (9/22022) kemaren.

Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menyampaikan, kepada masyarakat penerima Dana BLT tahap perdana ini untuk dapat memanfaatkan bantuan Pemerintah itu dengan sebaik-baiknya serta berazas manfaat walaupun besarnya tidak seberapa dan jangan sampai terdengar BLT tersebut yang saudara terima dibelikan untuk HP lebar.

"Jika hal ini terjadi, saya minta kepada para Pengulu untuk tidak lagi memberikan BLT kepada masyarakat tersebut. Untuk itu, gunakanlah bantuan tersebut sebaik-baiknya sehingga bermanfaat buat keluarga tercinta," jelas Wakil Bupati.

Pada saat yang sama pula, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Gayo Lues Sartika Maya Sari melalui sekretarisnya Zia Ulnaq mengatakan, Penyaluran BLT DD tahap perdana tersebut merupakan program Pemerintah untuk membantu masyarakat di masa Pandemi.

"Serta proses penyaluran untuk tahun 2022 ini menjadikan Kabupaten Gayo Lues tercepat pertama se Aceh dalam hal ini. Berdasarkan progres Penyaluran Dana Desa 2022 yang berjumlah 9 Kampung," jelasnya.

Sementara, Camat Terangun Abd Rauh SPd Kepada para penerima bantuan supaya benar - benar memanfaatkan betul bantuan tersebut, karena hingga kini Pandemi belum berakhir. "Untuk itu, mari kita saling menjaga kesehatan diri serta tetap Vaksinasi diri dan tetap patuhi Protokol Kesehatan ( Prokes)," tuturnya.

Disamping itu lanjut Rauh, kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar bantuan itu dipergunakan sesuai kebutuhan dan hal positif. 

"Berdasarkan ketetapan yang sudah disampaikan oleh Pengulu kampung masing - masing  dan ketentuan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 7 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190 Tahun 2021," pungkasnya. (MK)


Bupati Natuna Tiba di Kecamatan Pulau Tiga

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Meski tidak bisa sembunyikan wajah lelahnya, Bupati Natuna, Wan Siswandi didampingi hampir seluruh punggawanya (Kepala Dinas serta beberapa Kabag dan Kabid) Pemda Natuna, tetap menjemput aspirasi masyarakat di Kecamatan Pulau Tiga, Kamis (10/2/2022 di Gedung Pertemuan Desa Serantas.


Dihadapan Ketua DPRD Natuna, Daeng Amnhar serta Ketua Komisi II, Marzuki dan seluruh anggota DPRD Natuna dapil 3, tokoh masyarakat setempat, serta dari unsur TNI-POLRI, Wan Siswandi membuka secara resmi Musrenbang kecamatan Pulau Tiga tahun 2022.


Dalam sambutannya, Wan Siswandi apresiasi kepada anggota DPRD Natuna yang hadir serta memberi semangat kepada kepala OPD yang ikut menyambut aspirasi masyarakat melalui Musrenbang Kecamatan.


"Ikan sepat ikan gabus dan ikan lele, makin cepat makin bagus dan tidak bertele-tele," tegas Wan Siswandi dalam sambutanya sebelum membuka Musrenbang.


Kalimat tersebut, di tujukan kepada seluruh peserta musrenbang, agar dapat melaksanakan dengan baik tanpa harus ribut-ribut karena yang menentukan adalah kemampuan keuangan daerah dengan memperhatikan skala prioritas.


"Jadi tidak ada gunanya ribut ditingkat desa maupun kecamatan karena yang menentukan nanti di kabupaten dengan melihat kebutuhan mendesak karena berpatokan kepada kemampuan keuangan daerah," jelas Wan Siswandi.


Dalam sambutannya, Wan Siswandi juga menyinggung terkait kebutuhan mendasar di kecamatan Pulau Tiga ini, karena keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan.


"InsyaAllah, tahun ini akan kita bangun Puskesmas dengan anggaran 4 milyar. Sehingga diharapkan pelayanan kesehatan di kecamatan ini juga akan semakin baik. Dan perlu kita ketahui bersama 84 ribu masyarakat Natuna, BPJSnya ditanggung oleh pemerintah daerah," terangnya.


Wan Siswandi juga menerangkan, bahwa target utama pemerintah daerah fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti pembangunan jalan, air bersih, listrik pendidikan, kesehatan dan telekomunikasi.


"Saya bersyukur, teman-teman anggota DPRD dapil 3 lengkap hadir, sehingga dapat mendengar langsung apa yang diinginkan masyarakat. Karena DPRD merupakan bagian dari pemerintahan, sehingga kalau kita bersama-sama fokus dan terarah dalam pembangunan, saya yakin akan lebih bisa dinikmati masyarakat secara maksimal," ungkap Wan Siswandi.


Usai membuka Musrenbang, Wan Siswandi meminta seluruh Kepala OPD yang hadir untuk menyimak pemaparan dari Camat pulau tiga, terkait pembangunan skala prioritas. 


"Contoh soal, pembangunan SMA, meski tidak wewnang Kabupaten, namun kita akan menjembatani ke pihak Provinsi," tegasnya. 


Selanjutnya, Wan Siswandi menanggapi seluruh pemaparan yang disampaikan oleh camat dan dirinya meminta kepada seluruh OPD terkait untuk menindaklanjuti segala usulan kecamatan.


(IK)



Foto Bersama. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi apresiasi tokoh dan masyarakat Kecamatan Pulau Tiga Barat (Pultibar) yang ramai hadir dalam Musrenbang kecamatan tahun 2022, di Gedung Pertemuan Desa Tanjung Kumbik Utara, Kamis (10/2/2022) sore.


Hal ini disampaikan Wan Siswandi saat membuka Musrenbang Kecamatan tahun 2022 di kecamatan tersebut, yang dihadiri oleh ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar, Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki, anggota DPRD Natuna dapil 3, camat, unsur TNI-Polri, serta tokoh masyarakat.


Ramainya peserta yang hadir, menurut Wan Siswandi merupakan suatu wujud dari keinginan bersama dan sungguh-sungguh ingin membangun kampung.


"Ini menunjukkan bahwa para tokoh masyarakat sangat peduli terhadap proses perencanaan pembangunan di kecamatan Pulau Tiga Barat ini," terang Wan Siswandi.


Melihat antusias masyarakat dan Kepala desa yang hadir, membuat semangat bagi dirinya untuk mendengar segala sesuatu yang menjadi usulan masyarakat.


"Jadi ini merupakan hal yang luar biasa, lengkap. Hadir Ketua DPRD serta anggota DPRD dapil 3, dari pemerintah daerah sendiri hampir semua kepala OPD hadir dalam Musrenbang ini," puji Wan Siswandi.


Dengan demikian, katanya Wan Siswandi, diharapkan Musrenbang ini tidak berlangsung lama, karena yang mengusulkan, yang menganggarkan dan yang mengesahkan hadir di acara Musrenbang ini.


"Kembali saya sampaikan, apa yang menjadi usulan tetap akan kita tampung, namun realisasi usulan tersebut melihat kemampuan keuangan daerah. Namun tetap menjadi perhatian bagi pemerintah daerah," jelas Wan Siswandi.


Selanjutnya, Camat Pulau Tiga Barat, Junaidi memeberikan pemaparan yang menjadi usulan kecamatan hasil dari Musrenbang tingkat desa.


Menanggapi hal tersebut, Wan Siswandi berharap, baik usulan dari Musrenbang maupun dari pokok-pokok fikiran Anggota DPRD Natuna sebaiknya sejalan pada satu keinginan dengan mengusulkan pembangunan skala prioritas. 


"Namun dengan kehadiran seluruh pihak terkait, kita berharap pembangunan akan terarah dan dapat dinikmati masyarakat secara maksimal, mengingat terbatasnya kemampuan keuangan daerah," pungkasnya. 


(IK)



Bupati Asahan didampingi Kapolres Asahan, Danlanal TBA dan Dandim 0208/Asahan siap ikuti arahan dari Kapolri.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Asahan H. Surya, BSc, Kapolres Asahan AKBP. Putu Yudha Prawira, SIK, MH, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Aan P.T. Sebayang, SE, D.W.C, Dandim 0208/AS (mewakili) mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam rangka Vaksinasi massal kepada kelompok usia Rentan (Lansia), bertempat di Kantor Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (10/02/2022).

Hadir juga dalam acara Asisten Pemerintahan Buwono Prawana, SIP, MSi, Jajaran Pejabat Utama Polres Asahan, Kadis Kesehatan dr. Nanang Fitra Aulia, Sp.PK, Kadis Pendidikan Supriyantio, MPd, Kadis Kominfo Syamsuddin, SH, MM, Plt. Kadisdukcapil Rahmanto, S.Sos, MSi, Camat Sp4 dan unsur Forkopimcam, Kades Sipaku Area Abdul Paya Harahap, SPd, MM dan undangan lainnya.

Dalam dialog dengan beberapa Kapolda yang di sampaikan secara Virtual Kapolri Jenderal Pol, Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kepada jajaran Polda maupun Polres di seluruh Indonesia agar membantu Pemerintah Daerah dalam percepatan vaksinasi covid-19 terutama vaksinasi pada kelompok usia rentan (lansia).

Kapolri mengatakan, vaksinasi ini memiliki manfaat untuk meningkatkan herd immunity dalam tubuh kita dari serangan wabah virus covid-19. Apalagi saat ini wabah virus varian baru Omicron telah masuk ke Indonesia yang penyebarannya mengalami peningkatan di Indonesia.

Bukan itu saja Kapolri juga meminta agar PPKM dilaksanakan kembali dan himbauan Prokes Covid-19 terus di berikan kepada masyarakat.

Selanjutnya Kapolri meminta kepada jajaran Polri untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat yang belum divaksin dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat tersebut.

“Mari sama-sama kita mencegah penyebaran wabah virus covid-19, agar perekonomian di Indonesia dapat berjalan kembali,” tutup Kapolri.

Usai mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri Bupati Asahan bersama dengan Kapolres Asahan, Danlanal TBA, Mewakili Dandim 0208/AS dan undangan lainnya melakukan peninjauan pelaksanaan Vaksinasi kepada kelompok usia Rentan (lansia) di Desa Sipaku Area.

Pada peninjauan tersebut Bupati Asahan mengatakan, pelaksanaan percepatan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Asahan utamanya kepada kelompok usia rentan akan terus di masifkan agar tingkat capaian Vaksinasi di kabupaten Asahan dapat dicapai sesuai dengan harapan.

Bupati Asahan juga kembali menghimbau masyarakat Kabupaten Asahan untuk segera melakukan vaksinasi covid-19, karena vaksinasi ini bermanfaat untuk meningkatkan herd immunity tubuh dari serangan wabah virus covid-19 apalagi saat ini sedang marak Varian baru yaitu Omicron yang tingkat penularannya jauh lebih cepat. (Dewi)


Rapat Koordinasi Pemerintahan Kabupaten Asahan. 

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Asahan H. Surya, B.Sc didampingi Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si membuka secara resmi Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (10/02/2022).

Pada pembukaan Rakorpem ini Bupati Asahan H. Surya mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian, yakni, orientasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Asahan Tahun 2023 dan penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Asahan, serta pelaksanaan MTQN tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2022.

Selanjutnya, kata Bupati, tentang penanganan pandemi covid-19 dan perkembangan vaksinasi. Berkaitan percepatan vaksinasi dan menekan laju covid-19 dapat dilakukan dengan beberapa hal yaitu, melaksanakan vaksinasi lebih giat lagi seperti pelaksanaan vaksin dari rumah kerumah.

"Himbauan melalui media sosial terkait pentingnya vaksin dan penerapan Prokes terutama dalam penggunaan masker, membuat poster/stiker di Mobil Dinas terkait himbauan mematuhi Prokes dan ajakan mengikuti vaksinasi, membentuk tim terpadu untuk melakukan sosialisasi, memberikan edukasi dan masukan kepada orang tua siswa yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin," ujarnya. 

Seterusnya, terang Bupati, kepada para Camat. Bupati mengingatkan agar menempati Rumah Dinas bagi yang memiliki Rumah Dinas atau bertempat tinggal diwiliyah kerja sehingga dapat memonitoring wilayahnya masing-masing demi keamanan dan ketertiban masyarakat, terlebih dalam menghadapi persiapan Pemilihan Kepala Desa.

"Saya menghimbau kepada para Camat untuk selalu melaksanakan kegiatan Rakorpem Tingkat Kecamatan dengan melibatkan Forkopimcam, Kepala Puskesmas, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat sebagai salah satu kegiatan positif untuk meningkatkan koordinasi antara Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kecamatan sehingga tercipta sinergi dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah sampai ke Tingkat Desa/Kelurahan," kata Bupati. 

Menutup pidatonya Bupati Asahan berharap, kehadiran pada Rakorpem ini, tidak hanya menjadi acara serimonial semata, akan tetapi ada tindak lanjut terhadap berbagai masalah yang ditemukan. Berbuat yang terbaik bagi Daerah dan Masyarakat Asahan, maka bekerjalah dengan serius, cermat serta sungguh-sungguh.

Tampak hadir dalam acara para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Kapus se-Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya. (Dewi)


Foto Bersama Polri, dan Ketua KBPP Polri Resor Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Pengurus Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Natuna, Andi Surya mendampingi Bupati Natuna, Wan Siswandi pada pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Bunguran Barat, di Gedung Pertemuan Kecamatan Bunguran Barat, Kelurahan Sedanau, Kabupaten Natuna, Rabu pagi (09/02/2022).

Pada kesempatan itu Bupati Natuna, Wan Siswandi, menyebutkan ada lima proyek yang telah selesai dibangun di Bunguran Barat. Sementara usulan pembangunan di Musrenbang, sambung Wan Siswandi, harus sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan.

Menurutnya, tidak akan mampu anggaran daerah atau negara, sehingga perlu dipilih skala prioritas.

"Biasanya skala prioritas itu, pembangunan infrastruktur dasar, antara lain, jalan, air bersih dan penerangan. Jika anggaran lebih, baru kita bangun infrastruktur lainnya," ungkapnya. 

Sejauh ini, Wan Siswandi melihat ada beberapa infrastruktur dasar harus segera dibangun atau dilakukan peningkatan, salah satunya, Jalan Panglima Hujan, peningkatan jalan ini, akan disediakan anggarannya sekitar Rp 2 miliar.

“Jika bangun jalan baru sepanjang satu kilometer, kita perlu anggaran sekitar Rp 3 miliar. Sedangkan dilakukan peningkatan, Rp 2 miliar cukup. Jadi Jalan Panglima Hujan akan ditingkatkan, agar semakin mempelancar arus barang dan orang,” bebernya.

Selain Jalan Panglima Hujan, Wan Siswandi, meminta Kepala Dinas Perhubungan Natuna, Alazi, untuk mencoba mencari anggaran ke kementerian untuk membangun Pelabuhan Apung Sedanau, supaya masyarakat tidak sulit naik turun ke kapal.

"Saat menjadi Kadishub Natuna pada 2012, saya bisa melobi kementerian agar membangun Pelabuhan Perintis Serasan, Subi, Midai dan Pulau Laut. Alhamdulillah, kini kapal besar dapat merapat di empat kecamatan kepulauan itu," paparnya.

Wan Siswandi juga memaparkan bahwa, tahun ini akan di bangun embung di Sebayar.

“Semula anggaran tidak tersedia karena dengan terus melobi, Alhamdulillah muncul anggaran pembangunannya,” terangnya.

Siswandi begitu bersikeras untuk membangun Natuna, Sejak menjabat sebagai Bupati Natuna, ada 12 kementerian ia kunjungi dan tidak berharap dengan anggaran daerah.

“Namun tidak terlepas dari dukungan anggaran pusat,” katanya sembari menoleh ke arah Kadishub Natuna.


(IK)



Anggota Komisi IV DPRD Batam saat Memasuki Lokasi PT SMOE. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota Komisi IV DPRD Batam saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke PT SMOE Indonesia di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan, Kamis (10/2/2022).

Disana, rombongan Komisi IV DPRD Batam mendapat perlakuan tidak menyenangkan, pihak perusahaan seolah-olah tidak menganggap kehadiran para wakil rakyat itu.

"Kami Sidak bersama Disnaker Batam. Kami seperti tidak dianggap pihak PT Smoe Indonesia. Bahkan, untuk menunggu kehadiran manajemen, kami harus menunggu di ruang yang tidak layak," ujar anggota Komisi IV DPRD Batam, Mochamad Mustofa usai sidak.

Dikatakannya, pihak manajemen mempertanyakan kehadiran para anggota dewan itu lantaran sebelumnya tidak membuat janji.

"Manajemennya bilang, kenapa tidak buat janji dulu? Lah, ini kan Sidak, kalau buat janji ketemuan namanya," ucapnya dengan nada kesal.

Lanjutnya, merupakan tindak lanjut RDP yang sebelumnya dilakukan. Di mana, dalam RDP itu diketahui kontrak kerja sebanyak 6 ribu karyawan di PT Smoe Indonesia bermasalah.

"Dalam RDP sebelumnya, kita ketahui perusahaan tidak memberikan surat kontrak kerja kepada karyawan, itu semua dipegang perusahaan. Kan, ini jadi masalah ke depannya," jelas dia.

Selain Mochamad Mustofa, turut hadir Nina Melanie, Tumbur M Sihaloho, Capt Lutter Jansen dan Boby Alexander dan pejabat Disnaker Batam. (Fay)



Musrenbang Kecamatan Kota Kisaran Timur. 

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Camat Kota Kisaran Timur, Ahmad Syaiful P. Pasaribu. S.AP., M.M pimpin langsung pelaksanaan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kota Kisaran Timur Periode Tahun 2023 yang dilaksanakan di Kantor Camat Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Rabu (09/02/2022) siang. 

Dalam sambutan Camat Kota Kisaran Timur. Ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan tim Musrenbang Kabupaten Asahan serta para tamu undangan yang berhadir dalam mengikuti pelaksanaan Musrenbang hari ini.

"Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Musrenbang ini untuk menyerap dan mengumpulkan aspirasi masyarakat Kabupaten Asahan khususnya di Wilayah Kecamatan Kota Kisaran Timur dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata," ujarnya. 

Untuk itu, lanjut Camat Kota Kisaran Timur. Dirinya tak henti-henti nya mengajak masyarakat untuk selalu mendukung Visi dan Misi Bapak Bupati Asahan H. Surya, BSc dan Bapak Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si dalam mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Hadir dalam kegiatan yakni Asisten III Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Asahan, Kepala Bappeda Asahan, perwakilan Satpol PP Kab. Asahan, utusan Dukcapil Kab.Asahan, Danramil 06/KS, Kapolsek Kisaran Kota, Ka UPT PUPR Kec. Kota Kisaran Timur, Ka UPT Pendapatan Kec. Kota Kisaran Timur, Korwil Pendidikan Kec. Kota Kisaran Timur, Korwil P2KB Kec. Kota Kisaran Timur, Ketua T.P PKK Kec. Kota Kisaran Timur, Lurah Se-Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kepala Puskesmas Mutiara, Plt. Kepala Puskesmas Gambir Baru, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Perwakilan Ormas dan hadirin lainnya. (Dewi)


Kunjungan KPU Asahan diterima langsung oleh Bupati Asahan di Ruang Kerjanya.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Asahan pada tahun 2024, Ketua KPU Kabupaten Asahan Hidayat, S.P meminta Bupati Asahan mendukung Program Pemuktahiran Daftar Pemilu Tahun 2022 yang bertujuan untuk pemuktahiran, memperbaharui dan mengevaluasi data pemilih di Kabupaten Asahan.

“KPU berharap Bupati Asahan mendukung Program Pemuktahiran Daftar Pemilu Tahun 2022, sehingga data para pemilih di Kabupaten Asahan valid, tidak ada pemilih yang tidak terdaftar, tidak ada daftar pemilih ganda dan tidak ada daftar pemilih yang telah meninggal dunia masih terdaftar sebagai pemilih, sehingga menjamin perlindungan hak pilih masyarakat Kabupaten Asahan, sekaligus syarat pelaksanaan Pemilu Demokratis,” ucap Hidayat saat melakukan audiensi dengan Bupati Asahan di Ruang Kerja Kantor Bupati Asahan didampingi oleh pengurus KPU Kabupaten Asahan, Rabu (09/02/2022).

Selain itu, Hidayat juga memohon kepada Bupati Asahan dapat memfasilitasi kegiatan tersebut dengan menghadirkan Camat dan Kepala Desa/Lurah untuk mengikuti sosialisasi Pemuktahiran Daftar Pemilu Tahun 2022.

Menanggapi permohonan tersebut Bupati Asahan H. Surya, B.Sc mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung Program Pemuktahiran Daftar Pemilu Tahun 2022 yang akan dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Asahan untuk mencapai tujuan data pemilih yang valid serta menjamin perlindungan hak pilih masyarakat Kabupaten Asahan.

Terkait tentang menghadirkan Camat dan Kepala Desa/Lurah di Kabupaten Asahan untuk mengikuti sosialisasi ini, Bupati Asahan meminta kepada KPU Kabupaten Asahan menyurati Pemerintah Kabupaten Asahan, sehingga Pemerintah Kabupaten Asahan dapat meneruskan surat tersebut kepada pihak Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

Terlihat juga yang mendampingi Bupati Asahan yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kabag Protokol Setdakab Asahan dan Kabag Pemerintahan Setdakab Asahan. (Dewi)



Kapolres Karimun Bersama Para Insan Pers. 

KARIMUN|KEPRIAKTIAL.COM: Polres Karimun, Polda Kepri dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022. Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano SIK, SH menggelar kegiatan tasyakuran yang bertempat di Polres Karimun dengan menerapkan Protokol Kesehatan, Rabu (09/02/2022). 

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pers yang ada di Kab. Karimun Prov. Kepri, Polres Karimun berharap agar selalu terjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara Polri dengan Media agar dapat selalu bersinergi dalam membangun Bangsa Menuju Indonesia Maju, khususnya wilayah Kab. Karimun Prov. Kepri.

Dalam sambutannya, Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano menyampaikan, dengan adanya media sangat berperan penting dalam menyampaikan edukasi tentang disiplin protokol Kesehatan dan imbauan pentingnya vaksinasi dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19.

Selain itu, Media juga berperan penting dalam meluruskan adanya berita hoax dan ujaran kebencian yang menyebar di masyarakat sehingga kamtibmas tetap kondusif.

Serta mengapresiasi upaya-upaya rekan-rekan pers dalam melaksanakan pemberitaan, baik nasional maupun lokal dan terkhusus pemberitaan untuk Polres Karimun. Karena dengan pemberitaan tentang Polres Karimun terkait ungkap kasus, kegiatan sosial maupun kegiatan rutin dapat diterima baik ditengah-tengah masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Karimun.

"Saya mengharap peringatan Hari Pers Nasional ini seluruh insan pers khususnya di Kab. Karimun dapat terus menjadi penyalur kebenaran, penyalur fakta, dan penyalur aspirasi masyarakat yang dapat dipercaya, bijak, cerdas, inspiratif. Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2022, semoga Pers senantiasa menjadi Garda terdepan dalam mencerahkan masyarakat sebagai pilar keempat Demokrasi," ujar Kapolres Karimun. 

Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya Ketua PWI Kabupaten Karimun, Riyadi menyampaikan, sejak tahun 1985, pada tanggal 9 Februari diperingati oleh seluruh pers sebagai HPN yang mana tahun ini dilaksanakan di Kendari-Sultra, dan kami sangat apresiasi dengan Bapak Kapolres Karimun yang telah mewadahi kami semua di HPN, dan secara keseluruhan hampir semuanya hadir dalam kegiatan ini.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng HPN 2022 secara simbolis kepada Insan Pers Tertua dan Termuda, serta usai kegiatan pemotongan tumpeng, dan pemberian piagam penghargaan dari PWI Kabupaten Karimun kepada Kapolres Karimun. Dan acara diakhiri dengan kegiatan ramah tamah dengan pemberian door prize kepada Insan Pers.


Ahmad Yahya



Bupati Natuna Membuka Musrenbang di Kecamatan Bunguran Barat.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi lanjutkan rankaian kegiatan di kecamatan Bunguran Barat, dengan membuka Musrenbang Kecamatan tahun 2022, Rabu (9/2/2022) Gedung Serba Guna Kantor Camat setempat.


Kegiatan dihadiri oleh Ketua TP PKK Natuna, Septi Dwiani Siswandi, Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar, Ketua Komisi 1 dan II DPRD Natuna, Wan Aris Munandar dan Marzuki Camat, Lurah serta segenap Kepala OPD Pemkab Natuna serta tokoh masyarakat.


Sebelum membuka giat Musrenbang, Wan Siswandi menyempatkan diri menelusuri beberapa jalan di sekitar sedanau.


Dari hasil pantauanya, ada beberapa ruas jalan yang rusak parah tepatnya di Jalan Kartini, serta beberapa jalan termasuk menuju Kantor Kapolsek Sedanau.


"Untuk Jalan Kartini, tahun ini kita anggarkan 1,5 milyar yang tahun lalu kita anggarkan 800 juta, dan kalau kita sepakat bersama teman-teman angggota DPRD Natuna, insyaAllah tahun 2024 jalan Kartini siap secara keseluruhan," terangnya.


Dirinya juga menjelaskan kondisi keterbatasan keuangan daerah, sehingga pekerjaan jalan tersebut dilaksanakan secara bertahap.


Untuk memudahkan penyerapan aspirasi masyarakat, Wan Siswandi sengaja mengajak kepala OPD, dengan harapan mereka dapat memahami dan mendengar langsung apa saja yang diinginkan oleh masyarakat.


"Selama ini, pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan, seringkali dinas mengutus perwakilan dari kepala Dinas, nah sekarang perintahkan mereka untuk hadir langsung dalam Musrenbang," terangnya.


Selanjutnya, Wan Siswandi menyampaikan bahwa target pemerintah daerah terhadap tiap kecamatan itu sama, yaitu memenuhi kebutuhan Infrastruktur dasar seperti, jalan, air, listrik, pendidikan, kesehatan dan telekomunikasi.


"Kebutuhanya sama, namun kebutuhanya berbeda. Oleh karena itu, dengan anggaran yang terbatas ini, mari kita bangun kebutuhan sesuai dengan kebutuhan bukan karena keinginan," tutupnya.


(IK)



Kapolres Natuna Bersama Dandim Natuna Melaksanakan Vaksinasi Anak.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H bersama Dandim 0318 Natuna Letkol Arm Asep Ridwan SH.,M.Han. Melaksanakan vaksinasi Covid-19 terhadap anak usia 6-11 tahun dan vaksin Booster, Rabu (09/02/2022).


Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Batu Gajah Kecamatan Bunguran Timur dan disaksikan oleh Bapak Kapolri melalui Zoom dalam rangka mendukung Percepatan Vaksinasi di seluruh Indonesia. Vaksinasi  ini menggandeng seluruh unsur baik TNI Polri dan Pemerintah Daerah.


Kapolres Natuna mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terhadap anak usia 6-11 tahun dalam rangka mencegah sakit berat dan kematian pada anak akibat Covid-19 serta mencegah penularan pada kelompok usia lain dan mempercepat tercapainya Herd Immunity. Vaksinasi Booster atau vaksinasi lanjutan juga terus kita laksanakan.


Vaksinasi sangat perlu didukung sebab Kapubaten Natuna merupakan daerah perbatasan Ujung Utara Indonesia yang berbatas dengan beberapa negara. Sedangkan Provinsi Kepulauan Riau merupakan gerbang perbatasan dengan Malaysia dan Singapura.


"Untuk saat ini, kami terus menjaga sinergitas, dengan selalu melakukan akselerasi dan kolaborasi baik dengan Jajaran TNI dan Pemerintah Kecamatan dalam mendukung percepatan pencapaian vaksinasi  anak umur 6-11 tahun,” ungkap AKBP Iwan.


Ia menjelaskan, kolaborasi dengan lintas instansi terkait terus kami laksanakan untuk membantu pemerintah dalam mencapai target 100 persen capaian vaksinasi.


"Kami menghimbau dan mohon dukungan kepada orang tua dari anak anak yang berumur 6-11 tahun untuk tidak takut anaknya di vaksin dan untuk masyarakat yang sudah waktunya menerima vaksin Booster segera melakukan vaksinasi, tentunya kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerja sama masyarakat dalam percepatan pencapaian vaksinasi ini," tuturnya.


(IK)



Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Marzuki menghadiri peresmian beberapa pembangunan jalan dan gedung di wilayah kecamatan Bunguran Barat, di Gedung Serbaguna Kecamatan, Selasa (8/2/2022) malam.


Beberapa pembangunan jalan dan gedung di wilayah kecamatan Bunguran Barat tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi.


Peresmian tersebut, adalah hasil dari pembangunan jalan dan gedung dari kegiatan pemerintah daerah pada tahun 2021 lalu, diantaranya Jalan Sudirman, Jalan Natuna Maru, Jalan Seminte sampai Segeram, Jalan Pian Tengah sampai Sebuton. Kemudian peresmian gedung baru Balai Penyuluhan Keluarga Berencana.


Peresmian pembangunan beberapa proyek pemerintah daerah tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Wan Siswandi. 


Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki mengatakan apapun yang sudah Pemerintah Daerah bangun, kita harus bisa menjaga dan merawat dengan baik, karena pembangunan ini bersumber dari dana APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Natuna.


"Saya harap usai diresmikan, masyarakat dapat menjaga kondisi jalan agar dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama," kata Marzuki.


Dirinya menilai, kalau umur sebuah bangunan bisa bertahan lama, maka hal tersebut akan menghemat biaya APBD Natuna.


"Dengan demikian, anggaran APBD Natuna bisa digunakan untuk pembangunan yang lain, jadi tidak dianggarkan untuk perbaikan jalan terus," marzuki. 


Marzuki juga menyetujui usulan Bupati Natuna terkait kegiatan penerangan lampu jalan, namun ada beberapa hal yg harus diprioritaskan.


"Saya setuju tentang penerangan lampu jalan yg ada di Sedanau, namun kita harus lihat dulu skala prioritas yg dibutuhkan masyarakat Sedanau," paparnya. 


(IK)



Bupati Natuna, Wan Siswandi Sampaikan Kata Sambutan. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Usai mengisi tausiah di Masjid Adzikra, Wan Siswandi didampingi Ketua TP PKK Natuna Septi Dwiani Siswandi resmikan beberapa pembangunan jalan dan gedung di wilayah kecamatan Bunguran Barat, Selasa (8/2/2022) malam di Gedung Serbaguna Kecamatan.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar, Ketua Komisi 1 dan II DPRD Natuna, Wan Aris Munandar dan Marzuki Camat, Lurah serta segenap Kepala OPD Pemkab Natuna serta tokoh masyarakat.

Peresmian tersebut, adalah hasil dari pembangunan jalan dan gedung dari kegiatan pemerintah daerah pada tahun 2021 lalu. diantaranya Jalan Sudirman, Jalan Natuna Maru, Jalan Seminte sampai Segeram, Jalan Pian Tengah sampai Sebuton. Kemudian peresmian gedung baru Balai Penyuluhan Keluarga Berencana.

Dalam sambutannya, Wan Siswandi kembali menyinggung tentang pembangunan di kecamatan Bunguran Barat terutama terkait penerangan lampu jalan.

"Saya berharap kadis perhubungan agar dapat koordinasi dengan anggota DPRD dapil 3 untuk pelaksanaan pemasangan lampu jalan. Kalau bisa kalahkan terangnya  ibukota Ranai," ungkapnya.

Pernyataan tersebut, seolah memberikan isyarat kepada anggota DPRD Natuna untuk berlomba-lomba menerangkan wilayah pada dapil masing-masing.

"Sealin itu, jalan panglima hujan juga akan dilaksanakan tahun ini, karena fokus kita pada jalan, air bersih dan listrik," terangnya. 

Peresmian pembangunan beberapa proyek pemerintah daerah tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Wan Siswandi. 

(IK)


Bupati Natuna, Wan Siswandi Jamaah di Masjid Adziqra.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Di sela kesibukan melaksanakan serangkaian kunjungan kerja, Bupati Natuna, Wan Siswandi menyapa dan bersilaturahmi dengan jamaah di Masjid Adziqra Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, Selasa (8/2/2022) usai sholat Maghrib.


Dihadiri oleh ketua Komisi 1, Wan Aris Munandar dan Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki, Wan Siswandi sedikit memberikan tausiah keagamaan dan menyampaikan beberapa program pembangunan Kecamatan Bunguran Barat ke depan.


Di hadapan Jamaah, Wan Siswandi lebih menegaskan serta mengingatkan kepada dirinya sendiri dan Kepala OPD serta pejabat daerah lainya, agar selalu mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan.


"Jabatan itu titipan, jadi kita hidup jangan sombong karena jabatan atau harta, karena semua itu milik Allah dan akan kembali kepada Allah," ungkapnya.


Selain itu, Wan Siswandi menyampaikan kepada masyarakat bahwa kedepan camat akan dijabat oleh pegawai yang berasal dari Bunguran Barat.


Selebihnya, Wan Siswandi memperkenalkan kepada jamaah masjid seluruh kepala OPD yang hadir dalam kegiatan tersebut.


"Sekali lagi saya sampaikan, selama kita hidup hendaknya saling menghargai, sehingga kerukunan selalu terjaga dan tercipta keharmonisan didalam menjalani hidup sehari-hari," terangnya kemudian.


Wan Siswandi tidak lupa menyampaikan apresiasinya kepada pengurus masjid Adzikra yang telah melaksanakan kegitan rutin keagamaan. 


(IK)



Wan Siswandi Tiba di Kota Apung Sedanau Bunguran Barat.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi didampingi Ketua TP PKK Natuna, Septi Dwiani Siswandi beserta rombongan tiba di Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, Selasa sore (8/2/2022).

Selain kepala OPD dan pejabat lainya, turut dalam rombongan ketua Komisi 1 DPRD Natuna, Wan Aris Munandar. Mereka bertolak dari selat lampa menggunakan Verri milik Pemda Natuna Indra Perkasa.

Kunjungan kerja Wan Siswandi ini merupakan rangkain kerja untuk membuka Musrenbang di tingkat Kecamatan di Natuna. Hal ini bertujuan untuk memberi rasa perhatian kepada masyarakat untuk tidak segan-segan menyampaikan aspirasi mereka melalui kepala Desa dan tokoh masyarakat.

"Ada dan tidaknya Musrenbang, pemerintah daerah telah mengetahui apa yang harus dibangun, namun karena ini sudah diatur oleh undang-undang, maka proses ini dilalui," ungkapnya kepada media ini.

Selain pemerintah daerah, kata Wan Siswandi, usulan pembangunan juga bisa melalui pokok-pokok fikiran dari para wakil rakyat di DPRD kabupaten yang menjadi skala prioritas masyarakat.

"Namun, dengan adanya Musrenbang ini, kita lebih tau kebutuhan yang mana yang lebih dibutuhkan masyarakat, yang luput dari pantauan pemerintah daerah Natuna. Karena kebutuhan setiap kecamatan tidak sama antara satu dengan yang lain," terangnya.

Setelah membuka Musrenbang di Kecamatan Bunguran Barat, Wan Siswandi berencana menuju Kecamatan Pulau Tiga.

(IK)


Bupati Asahan didampingi Kapolres Asahan saat meninjau lokasi vaksinasi kelompok lansia

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terutama kepada kelompok lansia, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara serentak di seluruh Indonesia melalui virtual, Selasa (08/02/2022).

Pada pelaksanaan vaksinasi ini Kapolri Jenderal Pol, Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kepada jajaran Polri baik Polda maupun Polres diseluruh Indonesia agar membantu Pemerintah Daerah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 terutama vaksinasi pada kelompok lansia.

Kapolri juga mengatakan, vaksinasi ini memiliki manfaat untuk meningkatkan herd immunity dalam tubuh kita dari serangan wabah virus Covid-19. Apalagi saat ini wabah virus varian baru Omicron telah masuk ke Indonesia yang penyebarannya mengalami peningkatan di Indonesia.

Bukan itu saja Kapolri juga meminta agar PPKM dilaksanakan kembali dan himbauan prokes Covid-19 terus di berikan kepada masyarakat.

"Saya meminta kepada jajaran Polri untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat yang belum divaksin dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat tersebut. Mari sama-sama kita mencegah penyebaran wabah virus Covid-19, agar perekonomian di Indonesia dapat berjalan kembali,” kata Kapolri. 

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi saat memberikan arahannya, agar percepatan vaksinasi Covid-19 disetiap daerah terus ditingkatkan.

Dan kepada masyarakat diharapkan dapat mengikuti vaksinasi Covid-19 dan mematuhi prokes Covid-19, sehingga penyebaran wabah Covid-19 dapat kita cegah penyebarannya.

Setelah mengikuti vaksinasi serentak kelompok lansia Polres Asahan bersama Kapolri secara virtual ini, Bupati Asahan bersama dengan Kapolres Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, OPD, Camat Sei Dadap, Kepala Desa Tanjung Alam meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lokasi virtual tersebut yakni Halaman Kantor Kepala Desa Tanjung Alam Kecamatan Sei Dadap.

Pada peninjauan tersebut Bupati Asahan mengatakan, pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Asahan akan kami tingkatkan lagi sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Kapolri dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Terkait tentang PPKM, Kabupaten Asahan saat ini berada pada PPKM Level 1 dan Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus melaksanakan PPKM ini sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk pelaksanaan prokes Covid-19 Pemerintah Kabupaten Asahan akan meingkatkannya lagi dengan dibantu TNI-Polri. Hal ini dilakukan agar masyarakat Kabupaten Asahan terhindar dari wabah virus Covid-19.

“Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung dan melaksanakan keputusan Pemerintah Pusat, apalagi keputusan tersebut untuk kepentingan masyarakat terkhusus masyarakat Kabupaten Asahan,” ucap Bupati Asahan.

Menutup pembicaraannya Bupati Asahan menghimbau masyarakat Kabupaten Asahan untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19.

"Karena vaksinasi ini bermanfaat untuk meningkatkan herd immunity tubuh dari serangan wabah virus Covid-19. (Dewi)


Foto:Ist

KEPRIAKTUAL.COM: Pertanyaan lebih detilnya adalah apakah Presiden memiliki kewajiban hukum untuk melakukan tindakan administrasi, semisal mengeluarkan Keputusan Presiden, yang memiliki implikasi hukum, khususnya impilikasi terhadap keuangan negara, jika dasar tindakan administrasi tersebut adalah produk sebuah proses seleksi yang merujuk kepada peraturan yang tidak diundangkan dan dicatatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia? 

Memang benar, pertanyaan diatas merupakan kelanjutan dari tulisan penulis di beberapa media beberapa waktu lalu yang berjudul : "Jika Statuta Dewan Pers Belum Diundangkan" 

Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) pada Pasal 15 Ayat (5) menyatakan bahwa keanggotaan Dewan Pers ditetapkan dengan Keputusan Presiden. Lengkapnya berbunyi : "Keanggotaan Dewan Pers sebagaimana dimaksud dalam Ayat (3) pasal ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Presiden". 

Memperhatikan bunyi Pasal 15 Ayat (5) UU Pers diatas, jelas bahwa Presiden hanya memiliki kewajiban hukum untuk menerbitkan Surat Keputusan Presiden untuk menetapkan keanggotaan Dewan Pers hanya dan hanya jika keanggotaan Dewan Pers itu sesuai dengan ketentuan Pasal 15 Ayat (3) UU Pers, tidak selain dari pada itu. 

Pasal 15 Ayat (3) UU Pers berbunyi : " Anggota Dewan Pers terdiri dari : a. Wartawan yang dipilih oleh organisasi wartawan; b. Pimpinan perusahaan pers yang dipilih oleh organisasi perusahaan pers; c. Tokoh masyarakat, ahli di bidang pers dan atau komunikasi atau bidang lainnya yang dipilih oleh organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers". 

Sehingga dengan demikian kewajiban Presiden menerbitkan Surat Keputusan Presiden untuk meresmikan keanggotaan Dewan Pers itu hanya dan hanya jika Anggota Dewan Pers tersebut adalah wartawan yang dipilih secara mandiri dan tersendiri oleh organisasi wartawan, pimpinan perusahaan pers yang dipilih secara mandiri dan tersendiri oleh organisasi perusahaan pers, dan tokoh masyarakat, ahli di bidang pers dan atau komunikasi atau bidang lainnya yang dipilih secara bersama-sama oleh organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers. 

Pertanyaan selajutnya tentulah, organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers mana yang punya hak hukum untuk memilih Anggota Dewan Pers dan bagaimana mekanisme pemilihannya serta lembaga apa yang berwenang menetapkan mekanisme pemilihannya? 

Menurut hemat penulis, organisasi tersebut adalah organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers yang sudah memenuhi syarat sebagai organisasi menurut hukum yang berlaku dan dibuktikan dengan adanya Surat Keputusan dari pemerintah tentang keabsahan sebuah organisasi. 

Pemilihannya juga harus menjamin independensi dari masing-masing, tidak boleh dicampur adukan atau saling ikut campur. 

Organisasi wartawan ikut serta dalam pemilihan Anggota Dewan Pers yang dari unsur pimpinan perusahaan pers, itu tidak dibenarkan. 

Organisasi perusahaan pers ikut campur dalam pemilihan Anggota Dewan Pers dari unsur wartawan, juga sama sekali tidak dibenarkan oleh UU Pers. 

Hanya Anggota Dewan Pers yang dari unsur tokoh masyarakat, ahli di bidang pers dan atau komunikasi atau bidang lainnya wajib hukumnya dipilih secara bersama-sama oleh organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers. 

Kenapa unsur wartawan dan unsur pimpinan perusahaan pers di keanggotaan Dewan Pers harus dipilih secara terpisah? 

Tidak lain adalah demi menjaga keadilan, independensi, dan kesetaraan antara wartawan dan perusahaan pers. Bisa saja jumlah organisasi perusahaan pers berbeda dengan jumlah organisasi wartawan. Kalau dipilih bukan secara terpisah bisa berbahaya, bisa saja wartawan yang terpilih adalah 'orangnya' perusahaan pers. 

Bisa terjadi? Bisa saja, jika organisasi perusahaan pers lebih banyak dari organisasi wartawan, jika terjadi voting, jadilah kandidat organisasi wartawan kalah voting dari organisasi perusahaan pers untuk memilih Anggota Dewan Pers dari unsur organisasi wartawan. 

Belum lagi jika mempertimbangkan faktor lain, semisal faktor psikologis wartawan yang bagaimanapun adalah karyawan dalam perusahaan pers. 

Dan bisa juga terjadi sebaliknya, jika organisasi wartawan lebih banyak dari organisasi perusahaan pers. Unsur pimpinan perusahaan pers yang terpilih bisa saja 'orangnya' organisasi wartawan. 

Calon Anggota Dewan Pers yang dipilih melalui ketentuan Pasal 15 Ayat (3) UU Pers itulah yang memiliki implikasi memunculkan kewajiban hukum Presiden menerbitkan Keputusan Presiden untuk meresmikan keanggotaan Dewan Pers. 

Makna lainnya tentulah Presiden tidak memiliki kewajiban hukum, untuk tidak mengatalan Presiden dilarang, menerbitkan Keputusan Presiden untuk meresmikan keanggotaan Dewan Pers sepanjang prosesnya bertentangan ketentuan Pasal 15 Ayat (3) dan Ayat (5) UU Pers. 

Sebagai pembangding, Calon Anggota DPR dan DPD yang terpilih melalui mekanisme yang ditetapkan oleh UU Pemilulah yang melahirkan kewajiban Presiden mengeluarkan Keputusan Presiden tentang peresmian keanggotaan seseorang di DPR dan DPD. 

Tentu saja tidak hanya mekanisme pemilihan yang yang telah dilaksanakan yang menjadi pertimbangan, namun kepanitiaan yang menyelenggarakan pemilihan juga sangat menentukan lahirnya kewajiban Presiden menerbitkan Kepres peresmian keanggotaan tersebut 

Lembaga atau kepanitiaan pemilihan haruslah lembaga atau kepanitiaan yang memiliki legitimasi menjalankan pemilihan  menurut ketentuan hukum yang berlaku. Tanpa itu Presiden tidak saja tidak memiliki kewajiban hukum namun Presiden dilarang menerbitkan Kepres peresmian keanggotaanya, termasuk dan tidak terbatas peresmian keanggotaan Dewan Pers. 

Jika dalam bidang pemilu, Presiden tidak punya kewajiban hukum menerbitkan Kepres peresmian Calon Anggota DPR dan DPD jika pemilihannya bukan dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dibentuk secara resmi oleh negara untuk melaksanakan pemilu. 

Pemilihan Anggota Dewan Pers Berdasarkan Statuta Dewan Pers 

Faktanya, pemilihan Dewan Pers dijalankan oleh suatu kepanitiaan yang merujuk kepada ketentuan apa yang disebut Statuta Dewan Pers. Statuta Dewan Pers dibuat dan disahkan oleh Dewan Pers melalui Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan-DP/IX/2016 tentang Statuta Dewan Pers. Peraturan Dewan Pers tentang Statuta ini tidak pernah diundangkan dan dicatatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

Faktanya, Dewan Pers mengatur sendiri bagaimana dirinya dipilih, bagaimana memilihnya, dan siapa yang akan melanjalankan pemilihan, tanpa melibatkan negara dan tidak mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia dan pihak yang berkepentingan untuk diketahui melalui pengundangan dan pencatatan pada Lembaran Negara Republik Indonesia. 

Faktanya, pemilihan keanggotaan Dewan Pers dilaksanalan oleh suatu kepanitiaan gabungan dari organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers untuk secara bersama-sama sebagai satu kesatuan memilih Anggota Dewan Pers dari semua unsur. 

Faktanya, Anggota Dewan Pers yang sedang menjabat ikut terlibat dalam kepanitiaan pemilihan dengan hak suara penuh. 

Faktanya, organisasi wartawan memiliki hak suara dalam memilih Anggota Dewan Pers dari unsur perusahaan pers. 

Faktanya, organisasi perusahaan pers memiliki hak suara dalam memilih Anggota Dewan Pers dari unsur wartawan. 

Faktanya, kepanitiaan Pemilihan Anggota Dewan Pers yang disebut Badan Pekerja Pemilihan Anggota Dewan Pers tersebut diangkat dan diresmikan oleh Dewan Pers itu sendiri dengan merujuk kepada Peraturan Dewan Pers tentang Statuta Dewan Pers yang tidak diundangkan dan tidak dicatatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. 

Faktanya, Badan Pekerja Pemilihan Anggota Dewan Pers berkirim surat tentang hasil pemilihan kepada Presiden agar Presiden mengeluarkan Keputusan Presiden untuk meresmikan keanggotaan Dewan Pers yang dipilih menggunakan payung hukum Statuta Dewan Pers yang tidak diundangkan dan tidak dicatatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. 

Tidak adanya Kewajiban Hukum Presiden Terbitkan Kepres Peresmian Keanggotaa Dewan Pers 

Presiden sebagai institusi resmi negara dan sebagai pemimpin administrasi pemerintahan negara akan senantiasa bekerja sesuai hukum yang berlaku dan jika memiliki dasar hukum yang kuat. 

Pada sebuah pengisian sebuah posisi yang diperintahkan oleh hukum, Presiden hanya akan menjalankan kewajiban administrasi kenegaraan jika ada landasan hukumnya. 

Dan personil yang akan diresmikan untuk mengisi sebuah posisi yang peresmiannya melalui Kepres tersebut sudah menjalani tahapan pemilihan sesuai ketentuan peraturan perundang undangan, baik pembentukan kepanitiaan pemilihannya maupun proses pemilihannya, yaitu ketentuan perundang-undangan yang telah diundangkan dan dicatatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. 

Apalagi UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menyatakan bahwa seluruh peraturan perundang-undangan merupakan informasi terbuka dan merupakan hak azazi dan hak konstitusional warga negara untuk mengetahuinya. Implementasinya adalah dengan mengundangkan dan mencatatkan peraturan tersebut dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. 

Maka dan oleh karena itu, penulis berpandangan, Presiden tidak memiliki kewajiban hukum  menerbitka Kepres untuk meresmikan keanggotaan Dewan Pers yang dipilih dibawah ketentuan Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan-DP/IX/2016 tentang Statuta Dewan Pers karena Peraturan tentang Statuta Dewan Pers tersebut tidak diundangkan dan tidak dicatatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. 

Apalah lagi jika melihat proses pemilihan yang menurut hemat penulis sangat bertentangan dengan Pasal 15 Ayat (3) UU Pers. Sementara Presiden dengan jelas dan tegas dinyatakan oleh Pasal 15 Ayat (5) UU Pers hanya memiliki kewajiban hukum untuk meresmikan Keanggotaan Dewan Pers, melalui Kepres, jika pemilihan tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 15 Ayat (3) UU Pers, yaitu : 

Pertama, unsur wartawan dipilih secara mandiri oleh organisasi wartawan tanpa ikut campur pihak lain selain organisasi wartawan. Apalagi jika pihak lain tersebut ikut memilih, sama sekali tidak boleh. Faktanya organisasi perusahaan pers ikut memilih unsur wartawan. 

Kedua, unsur pemimpin perusahaan pers dipilih secara mandiri oleh organisasi perusahaan pers tanpa ikut campur pihak lain selain organisasi perusahaan pers. Apalagi jika pihak lain tersebut ikut memilih, sama sekali tidak boleh. Faktanya pemimpin organisasi wartawan ikut memilih unsur pemimpin perusahaan pers. 

Ketiga, unsur masyarakat, ahli di bidang pers dan atau komunikasi dan bidang lainnya dipilih secara bersama-sama oleh organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers. Hal ketiga ini nampakmya tidak ada masalah. 

Lantas kapan Presiden akan menerbitkan Kepres peresmian keanggotaan Dewan Pers? 

Penuhilah semua ketentuan Pasal 15 Ayat (3) dan Ayat (5) UU Pers, undangkan  dan catatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Pereraturan yang mengatur mekanisme pemilihan tersebut , pada saat itulah baru muncul kewajiban hukum Presiden meresmikan Keanggotaan Dewan Pers melalui Keputusan Presiden. 

Terima kasih, selamat Hari Pers Nasional tahun 2022, selalu jaga protokol kesehatan. Jayalah selalu pers Indonesia untuk mewujudkan Indonesia maju, Indonesia rangking 5 (lima) terkuat di dunia tahun 2045, Allahumma aamiin. ***


Bupati Natuna Saat Melaksanakan Musrenvang di Batubi

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2022 terus dilaksanakan, kali ini kembali Bupati Natuna, Wan Siswandi, S.Sos., M.Si,. membuka Musrenbang di Kecamatan Batubi bertempat di Aula Kantor Desa Gunung Putri, Selasa (08/02/2022).


Turut serta juga dalam rombongan, segenap Kepala OPD Natuna untuk mencatat dan menampung aspirasi masyarakat melalui Musrenbang ini.


Pada kesempatan kegiatan Musrenbang di Kecamatan Batubi kali ini juga di Hadiri oleh Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar beserta anggota dari dapil 3 dan ketua komisi II DPRD Natuna, Marzuki.


Bupati Natuna, Wan siswandi dalam kata sambutan menegaskan bahwa kondisi keuangan masa pandemi ini sangat berpengaruh besar terhadap APBD Natuna, sehingga dirinya memohon maklum kepada masyarakat karena minimnya anggaran ini.


"Namun demikian, saya mohon kepada Bapeda untuk menaikan anggaran dikecamatan Bunguran Batubi ini," perintah Wan Siswandi.


Lanjut Wan Sis meminta Dinas terkait untuk memprioritaskan kebutuhan para petani seperti pengadaan bibit dan pupuk, itu dikarenakan melihat kondisi Kecamatan Bunguran Batubi yang mayoritas masyarakatnya sebagai petani. 


"Karena kita optimis Batubi ini bisa menjadi penghasil sayur mayur dan bahkan padi. Sehingga perekonomian masyarakat kita petani bisa meningkat," harapnya.


Seperti pada Musrenbang sebelumnya, Wan Siswandi meminta kepada DPRD dapil 3 untuk menuangkan sebagian pokok-pokok fikiran mereka untuk penerangan lampu jalan di Kecamatan Batubi ini.


Selain itu, Wan Siswandi juga menyinggung terkait program dirinya untuk membuat jalan dua jalur dan pemasangan lampu sepanjang jalan di pusat kota Ranai. Menurutnya hal ini diharapkan agar kota Ranai menjadi lebih baik lagi dari sebuah ibukota kabupaten.


"Selain itu, perlu saya sampaikan bahwa pemerintah daerah Natuna melalui dinas terkait mengadakan gelar budaya pada tiap malam Minggu di Pantai Piwang. Saya berharap dari Kecamatan Batubi juga dapat menampilkan kesenian daerah untuk tampil di Pantai Piwang," ungkap Wan Siswandi.


Usai dibuka secara resmi oleh Bupati Natuna, Musrenbang kecamatan Bunguran Batubi tahun 2022 berlangsung dengan didahului dengan permintaan dari Anggota DPRD Natuna, Lamhot Sijabat terkait kejelasan tanah milik warga yang berstatus HPK yang masih dalam proses kepengurusan.


Pada giat acara Musrenbang tersebut, tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan tetap mengunakan masker selama mengikuti acara.


(IK)



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.