Kapal Ikan Asing yang diamankan Baladewa 8002
BATAM, KEPRIAKTUAL.COM: Lima kapal ikan Asing berbendera Vietnam berhasil diamankan kapal patroli Baladewa 8002 Mabes Polri, di perairan Riau dan Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (10/5-2018).

Penangkapan kapal ikan asing tersebut, ketika kapal patroli Baladewa 8002 melakukan patroli diperairan laut Natuna Utara, Kepri.

ABK Kapal Ikan Asing yang diamankam
Kronologis penangkapan, kata komandan kapal Baladewa 8002 kompol Jazuli Dani, pada saat melaksanakan patroli di perairan Natuna. KP Baladewa - 8002 di posisi 06° 00' 270" U - 106° 00' 029" T mendeteksi 5 kapal ikan asing yg diduga melaksanakan penangkapan ikan illegal di wilayah perairan Indonesia, selanjutnya KP Baladewa 8002 melakukan pengejaran terhadap 5 kapal asing tersebut dan dilakukan pemeriksaan kapal ikan asing tersebut.

Diduga melanggar Pasal 92 UU no 31 tahun 2004 tentang perikanan sub pasal 93 ayat (2 dan 4) jo pasal 98 dan pasal 69 ayat 4 UU RI. No. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU no 31 tahun 2004 tentang perikanan

Selanjutnya dikawal menuju Selat Lampa Natuna untuk di serahkan ke PSDKP Natuna.

Ini 5 kapal ikan asing yang diamankan:

1.Nama kapal :BD93636TS ;
Jam tangkap : 07.52 WIB;
Koordinat : 06.04.301" U - 105.59.863" T;
Jumlah abk : 6 Orang;
Inisial Nakhoda: TB
Muatan : - 3 Kg Cumi kering;
- 1 Kg Ikan;
Warga negara : Vietnam;
Bendera : Vietnam;
Dokumen : Nihil.

2.Nama kapal : BD93474TS;
Jam tangkap : 08.15 WIB;
Koordinat : 06.05' 902" U - 106.00' 422" T;
Jumlah abk : 6 Orang;
Inisial Nakhoda :VVT;
Muatan : 3 Kg Cumi kering;
Warga negara : Vietnam;
Bendera : Vietnam;
Dokumen : Nihil.

3.Nama kapal : BV93969TS;
Jam tangkap : 08.20 WIB;
Koordinat : 06.11' 859" U - 106.03'.875" T;
Jumlah abk : 9 Orang;
Inisial Nahkoda :TVB;
Muatan : - 500 kg Ikan Campuran;
- 200 kg Cumi & Udang;
Warga negara : Vietnam;
Bendera : Vietnam;
Dokumen : Nihil.

4.Nama kapal : BV92778TS;
Jam tangkap : 08.30 WIB;
Koordinat : 06.09' 953" U - 106.02' 000" T;
Jumlah abk : 3 Orang;
Inisial Nahkoda :HVV
Muatan : Drum kosong bekas isi bbm;
Warga negara : Vietnam;
Bendera : Nihil;
Dokumen : Nihil.

5. Nama kapal : BV93968TS;
Jam tangkap : 08.40 WIB;
Koordinat : 06.11' 881" U - 106.05 049" T;
Jumlah abk : 3 Orang;
Inisial  Nahkoda : NVM
Muatan : Drum kosong bekas isi bbm;
Warga negara : Vietnam;
Bendera : Nihil;
Dokumen : Nihil;



Humas Polda Kepri



Sekda Kabupaten Bintan,  Adi Prihantara Menutup Lapangan Praja IPDN Kampus Sumatera Barat
BINTAN, KEPRIAKTUAL.COM: Praktek Lapangan Praja IPDN Kampus Sumatera Barat Angkatan XXVI dan XXVII di Kabupaten Bintan resmi ditutup oleh Sekda Kabupaten Bintan Drs H Adi Prihantara MM di Lapangan Relief Antam Kijang, Jum'at (11/5-2018).

Dalam sambutanya, Drs H Adi Prihantara MM yang mewakili Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menuturkan, ia merasa sangat berterimakasih atas kontribusi dan semangat yang dibawa olah Praja IPDN Kampus Sumatera Barat ke Kabupaten Bintan. Ia juga mengharapkan agar apa yang telah didapat oleh Praja IPDN Kampus Sumatera Barat di Kabupaten Bintan hendaknya bisa menjadikan suatu pengalaman guna menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal bagi nusa dan bangsa.

"Hendaknya apa yang telah didapat di lapangan dapat dilanjutkan dan diteruskan guna menjadi SDM yang handal, kami juga mengucapkan terimakasih kepada orang tua asuh , yang telah ikut membantu dalam mensukseskan program ini," ujarnya.

Sementara itu, Kasatlat PL Praja IPDN Kampus Sumbar Drs Mustafik Amin , M.Si menuturkan bahwa Kampus IPDN  Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan yang telah memberikan kesempatan serta kontribusi bagi Praktek Lapangan yang telah dilaksanakan.

"Kita berharap bahwa praktek lapangan yang diikuti oleh 139 orang praja yang terdiri atas 38 orang Nindya Praja dan 101 orang Madya Praja yang turun di 11 desa dapat bermanfaat. Selama kegiatan mereka melaksanakan, mempelajari, menganalisis, dan memahami bidang pemerintahan, bidang pembangunan dan bidang kemasyarakatan desa," ujarnya

Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika saat ditemui menuturkan bahwa selain melaksanakan praktek lapangan, Praja IPDN Kampus Sumatera Barat juga melaksanakan program bedah rumah di empat desa yaitu Desa Tuapaya Selatan, Desa Tembeling, Desa Teluk Bakau dan Desa Ekang Anculai sebanyak 5 unit.

"Ukuran rumah yang dikerjakan sebesar  5x5 meter persegi yang dilakukan oleh Praja IPDN, Satlat serta masyarakat setempat dengan anggaran dari IPDN Kampus Sumbar dan swadaya masyarakat dengan total anggaran sekitar 111 Juta Rupiah lebih. Selain itu, Praja IPDN Kampus Sumbar kini juga  memiliki orang tua asuh di Kabupaten Bintan " tutupnya.


Humas Bintan


Warga Negara Malaysia Divonis
HUKUM KEPRIAKTUAL.COM: Saat terdakwa Kalithas Mariappan warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berkunjung ke Batam. Terdakwa membawa dua paket sabu seberat 1,48 gram. Hal itu terungkap ketika terdakwa lewat jalur pelabuhan feri Batam Center, Oktober tahun lalu, dan barang bawaanya melewati X-Ray.

Akibat perbuatanya, terdakwa dihukum Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Mangapul Manalu, dengan hukuman penjara, karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, sebagaimana diatur dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama lima tahun dan enam bulan, serta denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan," ujar Hakim Ketua Mangapul Manalu membacakan amar putusan terdakwa di PN Batam, Selasa (8/5-2018).

Terhadap putusan itu, terdakwa yang didampingi penasehat hukum Elisuwita menyatakan pikir-pikir. Dimana sebelumnya, terdakwa dituntut enam tahun penjara dan denda yang sama oleh jaksa penuntut umum (JPU) pengganti, Yan Elhas.

Sidang pemeriksaan saksi penangkap petugas Bea dan Cukai Batam. Ketika barang bawaanya melewati X-Ray, terlihat gelagat terdakwa mencurigakan. Ketika dilakukan pemeriksaan dalam ruangan, terdakwa mengaku baru selesai pakai sabu. Ditemukan dalam tas ransel dan kantongnya dua paket sabu serta alat isap (Bong).

Dan pengakuan terdakwa juga dipersidangan, bahwa barang sabu yang dibawanya mau dipakai sendiri. Kemudian terdakwa pun mengaku mendapat sabu tersebut dengan sengaja membelinya dari Acon (DPO) di Malaysia

Alfred



Muhammad Putra Usai Mendengarkan Tuntutanya
HUKUM KEPRIAKTUAL.COM: Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Yan Elhas menuntut terdakwa Muhammad Putra Ananda di Pengadilan Negeri (PN) Batam dengan hukuman kurungan penjara selama 13 tahun, karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana Narkotika sebagaina yang dimaksud dalam Pasal 114 Ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,
Selasa (8/5-2018).

"Selain dituntut 13 tahun, terdakwa kurir sabu ni juga dikenakan denda 1 milliar, subsuder 6 bulan kurungan penjara bila tidak dibayar," baca Jaksa Yan dihadapan Majelis Hakim Mangapul, Rozza dan Taufik.

Dalam fakta persidangan, agenda pemeriksaan saksi-saksi dan terdakwa, terdakwa Putra melakukan, menjadi kurir sabu berat 515 gram dan mendapatkan upah dari Adi (DPO) sebanyak 15 juta, dengan tujuan membawa barang haram tersebut ke Jakarta.

Dan pada 28 Desember 2017, terdakwa bertemu dengan Adi untuk menerima dua paket sabu dan upah yang baru diberikan Rp 5 juta. Pertemuan itu dilakukan di depan Hotel Allium Jodoh.
Kemudian, besoknya, terdakwa menuju Bandara Hang Nadim dengan menyimpan dua paket sabu di dalam tapak sepatunya.

Dari pemeriksaan X-Ray, terdakwa sempat lolos. Padahal terdakwa sudah menunggu di ruang keberangkatan. Namun, petugas keamanan bandara berhasil mengamankanya, karena ada salah satu komplotan dari orang suruhan Adi yang tertangkap.

Atas pengembangan tersebut, terdakwa diamankan bersama tiga orang lainnya yang merupakan suruhan Adi. Dari terdakwa, ditemukan barang bukti dua paket sabu dalam tapak sepatu, dengan total berat 515 gram.

Usai mendengarkan tuntutanya, terdakwa menyampaikan pembelaan (Pledoi) secara tertulis, dan itupun akan dibacakanya pada sidang berikutnya.

Alfred


Pengurus DPD AJO Indonesia Kepri dilantik Ketum Rival Ahmad Labbaika
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Umum (Ketum) AJO Indonesia, Rival Achmad Labbaika lantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AJO Indonesia Kepri. Dan Ketua DPD AJO Indonesia Kepri, Jonni Pakkun lantik tiga DPC AJO Indonesia se-Kepri yakni Batam, Tanjungpinang dan Batam di Travelodge Hotel, Senin (1/5-2018).

Acara Seminar dan Pelantikan DPD AJO Indonesia Kepri dan Tiga DPC AJO Indonesia tersebut, dengan thema "Langkah Maju Pada Era Digital Tanpa Hoax"

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Umum AJO Indonesia, Rival Achmad Labbaika, Wakapolda Kepri diwakili Kombes Pol. Drs. Erlangga, Tokoh Masyarakat, Soeryo Respationo, Anggota DPD RI Dapil Kepri, Haripinto Tanuwidjaja, Presiden Berantas Lingkaran Narkoba (Berlian), Ahmad Rosano, Gubernur LSM LIRA Kepri, Budi Sudarmawan, Dewan Kopi, Kepala BNNP Kepri, Richard Nainggolan.

Tiga DPC Kabupaten/Kota se-Kepri dilantik Ketua DPD AJO Indonesia Kepri
Dalam sambutan Ketua DPD AJO Indonesia Kepri, Jonni Pakkun mengatakan, hadirnya AJO Indonesia di wilayah Kepri, karena media online paling banyak bertumbuh di Kepri. Untuk mendukung utama Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI).

Ketua DPD AJO Indonesia Kepri, Jhonni Pakkun
"Karena kita berada di pulau, bahwa pulau harus disatukan tepat waktu dengan satu-satunya media online," kata Jonni Pakun.

Ia juga menyampaikan, bahwa Aliansi Jurnalis Online Indonesia untuk mensejahterahkan seluruh pemangku jabatan di AJO Indonesia, pemred dan wartawan.

Ketum DPP AJO Indonesia, Rival Ahmad Labbaika
"Kesejahteraan pemilik media, pemred dan wartawan yang di utamakan. Dan saya pun berharap AJO Indonesia menjadi terdepan di Kepri, dan tetap exis. Tugas inipun sangat berat bagi saya," tuturnya.

"Saya minta rekan-rekan pengurus DPD AJO Indonesia Kepri tetap satu, sebagaimana yang dimaksud dalam visi/misi kita, "Bekerjasama bukan sama-sama kerja," tuturnya.

Ketua Umum (Ketum) AJO Indonesia, Rival Achmad Labbaika mengatakan, Hoax menjadi buming di indonesia sejak tahun 2012. Tetapi, hoax bukanlah produk media online, melainkan produk media sosial.

"Hoax disebarkan melalui media sosial. Kemudian dikembangkan oleh orang-orang yang berkepentingan, termasuk oknum atau kelompok," ujarnya.

“Media yang tergabung dalam AJOI adalah media yang sudah berbadan hukum dan berkantor tetap. Jika media mainstream besar karena banyak jurnalisnya, AJO Indonesia akan besar karena pemilik media didalamnya," tambah Rival Achmad Labbaika.

Alfred


Ketum AJO Indonesia Rival Achmad Labbaika (Baju Hitam) didampingi Pengurus DPD AJO Indonesia Kepri
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalistik Online (DPP AJO) Indonesia, Rival Achmad Labbaika melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kepri dan tiga DPC Kabupaten/Kota AJO Indonesia di Travelodge Hotel kota Batam, Kepulauan Riau.

"Besok yang akan dilantik oleh Ketum AJO Indonesia yakni DPD AJO Indonesia Kepri, DPC AJO Indonesia Kota Tanjungpinang, DPC AJO Indonesia Kota Batam dan DPC AJO Indonesia Kab. Bintan," kata Ketua Panitia Indra Dinan, Minggu (6/5-2019) di loby Hotel Travelodge.

Kemudian ditambahkan Ketua DPD AJO Indonesia Kepri, Jonni Pakkun, pengukuhan dan pelantikan DPD AJO Indonesia Kepri ini merupakan pelantikan pertama DPD AJO Indonesia se Indonesia. Dan disebut akan menjadi pilot project bagi seluruh DPD AJO Indonesia se Indonesia.

“Ini menjadi pintu gerbang, dan tentu akan menjadi pekerjaan rumah bagi DPD Kepri agar menjadi terdepan dalam men counter berita hoax,” ujar Jonni.

Jonni Pakkun menegaskan AJO Indonesia bukan organisasi yang hanya mempersatukan media dan insan pers. Tapi bercita cita untuk mensejahterakan para pelaku atau insan pers media online.

“AJO Indonesia lebih dari sekedar mempersatukan pelaku media online, tapi bagaimana media online sebagai bisnis mampu bersaing dan berkembang sebagai sebuah industri. Disisi lain, tetap berpegang pada prinsip prinsip pers yang independen dan profesional melalui pembinaan dan peningkatan mutu para insan pers yang tergabung dalam AJO Indonesia," terang pria yang akrab disapa pak JP ini.

Rival Achmad Labbaika, Ketua Umum AJO Indonesia menjelaskan bahwa AJO Indonesia akan tampil terdepan dalam memerangi berita hoax dan yellow journalism.

“AJO Indonesia akan menjadi terdepan dalam melawan berita hoax dan yellow journalism. Jangan sampai ini menjadi kepentingan media, ini juga menjadi ancaman atas profesionalime wartawan," ungkap Rival Achmad Labbaika.

Menurut Ketua Umum AJO Indonesia, media online yang berkembang saat ini masih terbatas pada pemanfaatan teknologi internet dari sisi konten media. Sementara AJO Indonesia akan membuka sekaligus masuk dalam peluang yang ditawarkan teknologi internet dari sisi bisnis, jelasnya.

“AJO indonesia memiliki platform dan pemikiran pengembangan industri digital berbasis digital marketing. Dalam industri digital banyak yang menjadi income.  Nah disini AJO Indonesia yang ingin berbagi," pungkas pria pakar digital IT tersebut.

Rival Achmad Labbaika menyebutkan bahwa dalam satu semester ini, AJO Indonesia sudah membentuk 19 DPD di seluruh Indonesia. 

“AJO Indonesia akan menjadi solusi. Saat ini saja, ada sekitar 44.300 media online se Indonesia. Dan banyak media online yang berdudukan di daerah. Yang harus diingat adalah dalam AJO Indonesia, kita semua bukan sama sama kerja tapi bekerja bersama sama,"tutup Rival Achmad Labbaika. (*)



Anggota DPD RI Dapil Prov Bengkulu, H. Ahmad Kenedi
KEPRIAKTUAL.COM: Hadirnya Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia di Provinsi Bengkulu. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, H. Ahmad Kenedi menyambut baik. Ia menilai bahwa kehadiran AJO Indonesia di Bengkulu merupakan bukti bahwa dunia Pers di Bengkulu semakin berkembang.

"Bahwa sebagai senator, saya banyak sekali berhubungan dengan jurnalis. Tentunya menyambut dengan baik kehadiran AJO  Indonesia (Aliansi Jurnalistik Online Indonesia) di Bengkulu," ujar senator Dapil Prov. Bengkulu ini, Jumat (4/5-2018).

Bang Ken, sapaan akrab mengungkapkan, Kehadiran AJO Indonesia di Bengkulu diharapakan dapat membuat persaingan yang berkualitas sehingga dapat membangun demokrasi di provinsi Bengkulu dan  bagi insan media, AJO Indonesia dapat dijadikan sebagai wadah untuk  meningkatkan jumlah awak media yang berkualifikasi  profesi yang baik.

“Pemerintahan tentunya akan diuntungkan dengan semakin luasnya infomasi pembangunan serta keterlibatan masyarakat disemua lini. Kita perlu mengucapkan selamat atas  kehadiran AJO Indonesia di provinsi Bengkulu,  semoga sukses dan membawah perubahan lebih baik untuk masyarakat perovinsi Bengkulu khusunya dan umunya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, “ Tandas Mantan Walikota Bengkulu ini. (*)



DPRD Batam Adakan Gotong Royong
BATAM, KEPRIAKTUAL.COM: Staff Sekretariat DPRD Kota Batam dua pekan ini melakukan Gotongroyong membersihkan lokasi di depan Perum Anggrek Mas 2, Baloi. Kegiatan ini dilakukan guna mendukung program Pemerintah Kota Batam menanam sejuta pohon ketapang kencana. Lokasi yang akan dijadikan hutan kota mulai dari Playover Batam Madani hingga Simpang Kabil.

Gerakan menanam sejuta pohon ketapang kencana akan dilakukan secara serentak dimulai dari simpang playover hingga simpang kabil, Minggu, 6 Mei 2018. Instansi yang terlibat baik OPD di Lingkungan Pemko Batam maupun Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam.

Sekwan Kota Batam, Asril,S.Sos mengatakan Setwan akan mendukung sepenuhnya program Pemerintah Kota Batam. Bahkan, pihaknya menurinkan semua staff untuk melakukan gotongroyong membersihkan lokasi yang akan dijadikan hutan kota. Bahkan, pihaknya bersama staff setwan berupaya membersihkan serta pematangkan lahan agar dapat ditanam pohon ketapang kencana," terang Asril,S.Sos, saat berada di lokasi goro,Jumat, 4-5-2018.

Untuk penanaman sejuta pohon ketapang kencana pihaknya menghimbau agar seluruh staff setwan dapat mengikuti dan mendukung program Pemko Batam. Sehingga diharapan lokasi yang sudah ditetapkan untuk ditanam pohon ketapang dapat menjadi indah dan asri,"terangnya. (red/hms)


Fhoto Bersama dengan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI, Ibnu Triwidodo
KUNDUR, KEPRIAKTUAL.COM: Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI, Ibnu Triwidodo mengatakan, kegiatan TMMD  secara fisik maupun non fisik di lima puluh wilayah  tahun ini telah  memberikan hasil yang sangat signifikan dan bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya.

Hal itu disampaikanya saat memimpin upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101 Kodim 0317/TBK di lapangan Setadion Mini Tanjung Batu Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Kamis (3/4-2018).

Ibnu  juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat telah bergotong royong serta bahu membahu dalam menyelesaikan pekerjaan kegiatan TMMD secara maksimal. Sehingga  tanpa terasa selama tiga puluh hari kemanunggalan TNI rakyat membangun  Desa telah terlaksana.

Ibnu menambahkan pada saat ini memasuki era revolusi industri generasi ke 4, teknologi digital telah menjadi tulang punggung berbagai aktivitas masyarakat. Baik untuk kepentingan peribadi, sosial masyarakat maupun pemerintahan dan juga dalam konteks pertahanan, siseminasi teknologi dan mitigasi risiko global telah berhasil menggeser hakikat ancaman serta paradigma dari perang konvensional menjadi perang yang kompleks dan tidak terbatas.

Sebelum pelaksanaan upacara Pangdam I/Bukit Barisan di arak dengan odong odong singsingan dari depan Kantor Camat Kundur Menuju ke pintu masuk lapangan Upacara dan di sambut dengan Anak anak pramuka sambil mengibarkan Bendera Merah Putih.

Hadir dalam upacara Penutupan TMMD ke 101 Kodim 0317/TBK diantaranya adalah Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Danrem 033/WB, Brigjen TNI Gabriel Lema,  Dandim 0317/TBK, Letkol Arm Rizal Analdie dan Bupati Karimun, Aunur Rafiq .

ASROI


Baju Asian Games
KEPRIAKTUAL.COM: Selalu saja ada hal menarik yang bisa diperbincangkan dari penampilan dan gaya berbusana Presiden Joko Widodo. Sebelumnya pernah ada jaket _bomber_, sandal dan payung biru, sarung, hingga penampilan Presiden menjajal motor _chopper_ bak tokoh dalam film Dilan yang masing-masing mendatangkan kehebohan tersendiri.

Kini, ada lagi hal menarik lainnya yang kembali diperbincangkan. Saat menerima perwakilan ketua OSIS dari SMA berprestasi se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 3 Mei 2018, Presiden Joko Widodo tampak mengenakan jaket berwarna hitam dengan kemeja putih di bagian dalamnya.

Di bagian belakang jaket tersebut, terpampang dengan jelas ilustrasi dari beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Asian Games VXIII. Di atas ilustrasi tersebut, tertera tulisan "Asian Games" berwarna putih dengan ukuran yang cukup besar.

Adapun bagian depannya dihiasi dengan sketsa logo Asian Games XVIII yang memenuhi bagian depan jaket tersebut. Sementara di lengan bagian kanannya, tertera tulisan Indonesia.

Melalui jaket yang dikenakannya itu, Kepala Negara berupaya untuk mempromosikan ajang Asian Games edisi ke-18 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang. Ia juga mengajak jajarannya serta seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mempromosikan perhelatan besar di mana Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah untuk yang kedua kalinya.

"Semuanya saya ajak untuk ikut bersama-sama mempromosikan bahwa negara kita tahun ini akan ada perhelatan besar Asian Games yang ke-18. Jadi mau pakai kaus Asian Games boleh, pakai jaket seperti ini juga boleh," ujar Presiden.

Untuk diketahui, Asian Games XVIII rencananya akan digelar pada tanggal 18 Agustus 2018 sampai 2 September 2018. Tahun ini, Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan di mana Jakarta dan Palembang ditunjuk sebagai kota pelaksana. Kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah Asian Games kali ini merupakan yang kedua kalinya setelah Asian Games IV yang diadakan di Jakarta tahun 1962 silam.

Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJO Indonesia) sebagai organisasi profesi yang didalam nya tergabung para Pemilik dan Pimred media-media online Indonesia akan memberikan support penuh untuk memberitakan persiapan Asian Games serta Prestasi atlet-atlet Indonesia untuk membangun energi positif bagi para atlet.

AJO Indonesia akan mengawal Asian Games sebagai momen nasional  bangsa ini mengenyampingkan perbedaan politik demi kejayaan bangsa dan negara melalui event internasional untuk memgharumkan nama Indonesia. (*)


Kejari Lingga Selamatkan Uang Negara
LINGGA, KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga selamatkan uang negara dari dua terdakwa kasus tindak pidana korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) TA 2013, sebesar Rp 460.466.400. Hal itu disampaikan Kajari Lingga di Aula kantor Kejari Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, saat jumpa pers, Rabu (2/4/2018).

Kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, Puj Triasmoro, pihaknya telah menyelamatkan uang kerugian negara sebesar Rp 460.466.400 dari hasil kasus tindak pidana korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) TA 2013, kedua terdakwa.

"Untuk tahun ini, Kejari Lingga berhasil menyelamatkan uang negara dari hasil tindak pidana korupsi Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga. Uang tersebut akan kami kembalikan ke kas Negara," kata Puji Triasmoro dalam jumpa persnya di Aula kantor Kejari Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Terkait dana yang berhasil diselamatkan itu, terang Puji, pihak Kejari akan segera mengirimnya melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Habis ini kita akan mengirimkan uang tersebut ke kas daerah melalui BANK BRI," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, ungkapnya, total uang yang akan dikembalikan ke kas negara itu diamankan dari kedua terdakwa atau yang sudah terpidana, yakni Said Mukhtar dan Kasmadi.

"Atas nama Said Muktar, setelah proses persidangan, sudah diputuskan bahwa Said Muktar terbukti bersalah dan wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 61.875.582," ungkap Puji.

Sementara, lanjut Puji, untuk terdakwa Kasmadi uang pengantinya sebesar Rp 348.585.818 sudah dibayarkan.

"Kedua terpidana, untuk uang penganti sudah lunas dibayarkan. Kalau untuk denda sebesar Rp 50 juta, yang belum membayar hanya Kasmadi saja. Kalau Said Mukhtar sudah melunasinya," ungkap pria yang memiliki dua anak itu.

Mengenai perkara, lanjut dia, kedua terpidana di bebankan biaya masing-masing sebesar Rp 5000.

Dra



Fhoto Bersama Ketua DPRD Batam dan DPC AJO Indonesia Batam dan DPD AJO Indonesia Kepri
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ketua DPRD Batam Nuryanto ( Cak Nur) sangat mengapresiasi dan mendukung  Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia yang siap berkontribusi aktif menanggulangi Hoax , serta Yellow Journalism yang saat ini marak dan menggangu stabilitas NKRI.

 “Kita sepakat untuk memerangi Hoax, kata hoax ini sama dengan fitnah. Fitnah dalam agama manapun dilarang, dan itu dosa yang sangat besar," kata Nuryanto saat DPD AJO Indonesia Kepri dan DPC Batam audensi diruang kerjanya, Senin (30/4-2018).

Bahkan, kata Nuryanto, semua sepakat, bahwa fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Tetapi sejak kata fitnah diperhalus menjadi Hoax maka sepertinya sudah terjadi pergeseran nilai. Sehingga masyarakat umum terbiasa seolah-olah Hoax ini berbeda dengan fitnah, dan tanpa dosa. Padahal kenyataanya, hoax dan fitnah itu sama dan nilai dosanya ya sama besar.

Untuk itu Indonesia harus diselamatkan dari Hoax atau fitnah yang kini ngetrend di jaman Now, masyarakat  harus disadarkan bahwa Hoax atau Fitnah itu sama, itu musuh kita bersama.

"Saya sangat mendukung para jurnalis yang idealis dan siap mengupgrade diri agar bisa bersaing positif ditengah gempuran efek negatif diera kemauan teknologi," terang Nuryanto.

Nuryanto berharap Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia yang dibangun dengan landasan legal yang kuat dan akan bersinergi dengan Dewan Pers dalam melakukan verifikasi media bisa eksis dan mendukung pembangunan kota Batam.

Data dari Dewan Pers ditahun 2017 saja ada sekitar 47 ribu media tumbuh di Indonesia, 44.300 di antaranya media online, sisanya adalah media cetak, televisi, dan radio.

“Kota Batam ini merupakan wajah Indonesia, dekat dengan negara tetangga tentu bisa menjadi role model peran serta jurnalis yang berkompeten bersinergi dalam menciptakan stabilitas keamanan, ekonomi , sosial dan budaya di Batam, Kepri dan Indonesia, untuk itu Standarisasi jurnalis yang punya punya kompetensi oleh Dewan Pers harus didukung," kata Nuryanto.

Ketua DPD AJO Indonesia Kepri, Jhonni Pakkun mengatakan, kepengurusan DPD dan DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se-Kepulaun Riau akan dilantik oleh Ketua Umum  AJO Indonesia Rival  Achmad Labbaika di Hotel Traveloge Batam tanggal 7 Mei 2018, acara pelantikan juga akan di selaraskan dengan acara Seminar sehari yang mengambil tema “ Langkah Maju Jurnalistik Pada Era Digital Tanpa Hoax”.

"6 DPC AJO Indonesia Kabupaten/Kota, dan DPD AJO Indonesia Kepri akan dilantik nanti. Dan ada juga seminar sehari oleh narasumber  tingkat nasional dan tokoh Provinsi kepri tentang kunci sukses kemajuan di Era digital. Bahkan AJO Indonesia juga simultan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan bekerjasama dengan LPDS lembaga penguji yang sertifikasinya"

"Tak diragukan lagi untuk anggota AJOI Indonesia maupun wartawan di Kepri dan sumatra yang berminat untuk maju, kita organisasi terbuka yang siap mendukung semua kebijakan Dewan Pers untuk kebaikan Bangsa Ini," kata Jhonni. (*)


Anggota DPD RI Dapil Kepri, Haripinto Tanuwidjaja
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kehadiran Aliansi Jurnalis Online (AJO) Indonesia di Kepulauan Riau (Kepri), untuk siap berkontribusi aktif menanggulangi Hoax (Fake News), serta Yellow Journalis yang saat ini marak dan menggangu stabilitas NKRI. Dan akan dikukuhkan pada tanggal 7 Mei 2018 di Batam disambut baik oleh anggota DPD Dapil Kepri, Haripinto Tanuwidjaja.

“Kita sepakat untuk memerangi Hoax, Indonesia harus diselamatkan dari Hoax, Fake news yang saat ini menjadi musuh utama kita bersama, saya sangat mendukung para jurnalis yang idealis dan siap mengupgrade diri agar bisa bersaing positif ditengah gempuran efek negatif diera kemauan tekhnologi,” kata Haripinto, Selasa (1/5-2018) di Morning Bakry, Batam Center.

Kata Haripinto, ia sangat mendukung niat Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia dibangun dengan landasan legal yang kuat dan akan bersinergi dengan Dewan Pers dalam melakukan verifikasi media.

Data dari Dewan Pers ditahun 2017 saja ada sekitar 47 ribu media tumbuh di Indonesia, 44.300 di antaranya media online, sisanya adalah media cetak, televisi, dan radio.

“Standarisasi jurnalis yang punya kompetensi oleh Dewan Pers harus didukung, ini juga demi kebaikan bagi jurnalis secara pribadi. Bagi perusahaan pers dan tidak kalah penting baik bagi Indonesia, seperti halnya tenaga kerja dibidang apapun akan sangat bagus jika bisa difasilitasi untuk bisa mendapatkan sertifikasi kompetensi yang memadai. Bukan hanya tingkat lokal tetapi akan sangat bagus jika kompetensinya bisa diakui Internasonal, jadi bisa bekerja dimana saja dibelahan dunia manapun dan tentu kesejahterannya akan meningkat,” Terang Haripinto.

Kepengurusan DPD dan DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se-Kepulaun Riau, akan dilantik oleh Ketua Umum  AJO Indonesia, di Hotel Traveloge Batam pada tanggal 7 Mei 2018, acara pelantikan juga akan di selaraskan dengan acara Seminar sehari yang mengambil tema “ Langkah Maju Jurnalistik Pada Era Digital Tanpa Hoax”. 

Pengurus DPC 4 kabupaten/Kota dari 7 kab/kota dan DPD Propinsi Kepulauan Riau akan dilantik bersama-sama oleh ketua Umum AJO Indonesia tanggal 7 Mei, akan ada seminar sehari oleh narasumber tingkat nasional dan tokoh Propinsi kepri tentang kunci sukses kemajuan di Era digital.

Selain itu, AJOI Indonesia juga simultan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan bekerjasama dengan LPDS lembaga penguji yang sertifikasinya. Tak diragukan lagi untuk anggota AJOI khususnya, maupun wartawan di Kepri dan Sumatera yang berminat untuk maju.

"Kita organisasi terbuka dan siap mendukung semua kebijakan Dewan Pers untuk kebaikan Bangsa Ini," tambah Ketua DPD AJO Indonesia Kepri, Jonni Pakkun. (*)



Pembentukan Pengurus DPD AJO Indonesia Kalbar
PONTIANAK, KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (DPD AJO Indonesia) Provinsi Kalimantan Barat. terbentuk, Senin (30/4/2018).

Rapat yang di laksanakan di jalan Media No.  99 D Pontianak Kalbar. Sesuai rencana dan hasil rapat pementukan AJO indonesia DPD Kalbar dapat   menetapkan Struktur Kepengurusan.

Menurut Udien Soebary MR,  yang mendapat Mandat untuk pembentukan DPD AJO Indonesia Provinsi Kalbar mengatakan dengan terbentuknya kepengurusan untuk Kalbar dapat berjalan dengan baik. 

" Kita berharap,  agar Aliansi Jurnalistik Online ini menjadi organisasi Pers yang profesional. Selain itu kepada teman-teman yang sudah tergabung di AJO Indonesia Kalbar agar dapat menjalankan roda organisasi sesuai aturan, dan semoga AJOI Kalbar dapat berkembang," kata Oedien Soebary yang dikenal dengan panggilan Abe PKP,  juga pemilik media daring " POSTKOTAPONTIANAK. COM".

Adapun Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Alian Jurnalistik Online Indonesia (DPD AJO Indonesia) Provinsi Kalimantan Barat.

Adapun strukturnya Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Kalbar :

Dewan Pembina
Effendy PKP
Suryanto, BS.c.SH

Ketua : A. Syukur, SH - Kalbar Online
Wkl. Ketua : Oedin Soebary MR - PostKotaPontianak.com

Sekretaris  : Iswandi, SE - Wartajurnalis.com
Wakil. Sekretaris : Failani Putra, SE. MM
Wakil Sekretaris : Jamari MR - Post Kota Pontianak

Bendahara : Masius Soulus, S.Sos - Wartajurnalis.com
Wkl. Bendahara : Hendry Wjs - postkotapontianak.com

1. Ketua Bidang Sosial dan Kebudayaan : Vavik Saputra, ST - Medianusantaraonline.com
- Wakil Ketua : Jhoni S -postkotapontianak.com

2. Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis : M. Apnansyah,  Putra,  SH - Turdatv.com
- Wakil Ketua : Idrus Salam - infosatunews

3. Ketua Bidang  Penelitian dan Pengembangan : Kornelis - wartajurnalis.com
- Wakil Ketua : Martin Agus - Infosatunews.com

4. Ketua Bidang Regulasi, Legal dan Advokasi : Kliwon S, SH - Aspirasi Kalbar

5. Ketua Bidang Hubungan Kerjasama dan Kemitraan : Ahmad Syabirin - Menarakhatulistiwa.com

6. Ketua Bidang Industri Teknologi , Internet, Aplikasi, Data dan Konten : Jauhari Patria,  SH- Turdanews.com
Wakil Ketua : Lambai Sugiarto - Suarasintang.com

8. Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan, Kompetensi Profesi Dan Sertifikasi: Yesi,  A. md - Medianusantara.com
- Wakil Ketua : Parli - Warta86.com


Penulis : Abe PKP



Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri dan Ketua DPRD Batam, Nuryanto
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Memperingati buruh (May Day) tanggal 1 Mei, Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri mengatakan, aksi demo buruh hari ini sekitar puluhan ribu buruh turun ke depan kantor Pemerintah Kota Batam.

"Pengamanan personil polisi diturunkan di wilayah Kepri sekitar 2 ribu. Khusus Batam, sekitar lebih kurang sebanyak 1.500 personil diturunkan. Aksi ini buruh mau menyampaikan aspirasinya," ujar Wakapolda Kepri.

"Semoga buruh hari ini dapat menyampaikan orasinya ke pemerintah dengan tertib," ujar Wakpolda Kepri kembali.

Sementara itu, Ketua DPRD Batam, Nuryanto menyampaikan, bahwa dihari buruh ini dapat berjalan dengan baik adanya kegiatan aksi buruh dalam menyampaikan pendapatkan dan diterima pemerintah daerah dan dalam waktu dekat akan membahas banyaknya TKA di Batam.

“Dalam waktu dekat ini,melalui komisi IV DPRD Batam, akan saya perintahkan membahas adanya TKA di Batam,”ujar Nuryanto saat kehadiran massa buruh FSPMi, SPSI dan Aliansi Buruh.

Buruh dalam orasinya menyampaikan, supaya pemerintah Kota Batam memperhatikan, mencari solusi, agar pengangguran di Batam bisa teratasi. Selain itu, pemerintah juga harus menurunkan harga sembako. Supaya masyrakat Batam tidak pusing karena tingginya harga sembako.

Dan buruh juga meminta pemerintah Batam, jangan memberi peluang terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) khususnya China, yang bekerja hanya bermodalkan pasport wisata.

"Jangan berikan peluang terhadap TKA yang bermodalkan wisata,”ujar perwakilan buruh dalam orasinya.


Alfred


Aksi Demo Buruh FSPMI, SPSI dan Aliansi Buruh
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sekitar pukul 11:30 wib, ribuan buruh yang tergabung dalam FSPMI, SPSI dan Aliansi Buruh, melakukan aksi demo di depan kantor Pemerintahan Kota Batam. Aksi demo tersebut, memperingati hari buruh internasional (May Day), Selasa (1/5-2018).

Mereka meminta pemerintah Kota Batam mengeluarkan upah sektor Kota Batam. Selain itu, buruh juga menolak Perpres 20/2018 TKA, Revisi UU 13/2003, PP 78 tahun 2015.

"Pemerintah Provinsi dan Kota Batam telah mempermainkan buruh. Kita telah dibohongi. Upah sektor minimum kota Batam sampai saat ini belum juga dikeluarkan oleh pemerintah," ujar perwakilan buruh dalam orasinya.

Disisi lain juga, orasi buruh menyampaikan harga pokok sembako tiap tahun naiknya. "Pemerintah tidak pernah meminalisir harga sembako. Sehingga pengusaha dengan leluasa menaikkanya. Bahkan BBM dan listrik pun naik," ujar buruh.

Lanjut buruh dalam orasinya, buruh nanti akan melakukan aksi mogok di depan kantor Graha Kepri. Meminta ketegasan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

"Jumant nanti kita akan mogok kerja di Gedung Graha Kepri. Kitabpaksa Gubernur Kepri turun," ujarnya.

Aksi demo buruh 1 mei, memperingati hari Buruh (May Day) dikawal aparat keamanan dari polisi sebanyak 1500 personil.

"Pengawalan aksi unjuk rasa buruh di Kota Batam, personil polisi diturunkan sebanyak 1.500 personil. Untuk Kepri 2.000 personil," kata Wakapolda Kepri Yan Fitri ditengah aksi demo buruh.


Alfred


Demo Buruh Kota Batam
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: May Day atau peringatan hari buruh internasional diperingati setiap tanggal 1 Mei di seluruh Indonesia. Ratusan buruh Kota Batam melakukan aksi demo damai di dataran Engku Putri depan kantor Pemerintah Kota dan DPRD Kota Batam, Selasa (1/5-2018).

Dalam aksi demo yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Indonesia yaitu Serikat Pekerja Mandiri (SPM), FPBI, konfederasi KASBI, KPBI, perwakilan buruh menyampaikan orasinya berupa 10 tuntutan.

Ini tuntutan buruh

  1. Hapus sistim kerja kontrak dan iutsourcing
  2. Tolak politik upah murah, berlakuk upah layak nasional
  3. Tolak PHK, union Busting dan kriminalisasi aktivis buruh
  4. Laksanakan hak-hak buruh perempuan dan lindungi buruh migran indonesia
  5. Tangkap, adili dan penjarakan pengusaha nakal
  6. Berlakukan jaminan sosial untuk buruh, bukan asuransi sosial
  7. Turunkan harga bbm dan harga kebutuhan poko
  8. Berikan pendidikan dan kesehatan gratis untuk seluruh rakyat
  9. Tetapkan UMSK Kota Batam tahun 2018
  10. Kinerja pengawasan ketenagakerjaan tidak maksimal, penegakan aturan ketenegakerjaan yang lemah.


"Buruh tetap satu, jangan mau dipecah belah oleh politik-politik. Supaya kita buruh tidak tertindas. PP 78 sangat tidak berpihak kepada masyarakat buruh," ujarnya.

Selain itu, perwakilan buruh juga merasa sangat tertekan, karena harga pokok sembako setiap tahunya makin naik. Sehingga gaji yang diterima tidak sesuai layak sehari-hari.

"Harga pokok sembako tidak berpihak kepada buruh. Pemerintah tidak berani mengambil kebijakan," ujarnya dalam orasi.


Alfred


Saksi Aron memberikan keterangan di PN Batam
HUKUM KEPRIAKTUAL.COM: Aron Constatin (anak Conti Chandra) dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendarsyah Yusuf Permana, dalam persidangan untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus perkara penipuan, penggelapan dan keterangan palsu terdakwa Tjipta Fudjiarta.

Aron menerangkan, ia mengetahui permasalahan ini sejak Desember tahun 2012. Dimana ibunya (Ernita) mengajaknya ke Hotel BCC & Residence. Waktu itu kata ibu, terdakwa Tjipta Fudjiarta mau membayar Hotel BCC, pertemuan dilakukan di lantai M, ruang meeting.

"Yang ada dalam ruangan itu, Pak Conti Chandra, ibu Ernita, terdakwa Tjipta Fudjiarta dan istrinya, serta saya," kata saksi Aron, Senin (30'4-2018).

Tjipta mengatakan saat itu, terang Aron, hari ini dia mengundang bapak (Conti Chandra) untuk membicarakan mengenai penjualan-penjualan yang selama ini terjadi. "Perlu kamu ketahui, hubungan bisnis itu ya bisnis, saudara itu, ya saudara dan hukum itu ya hukum, jangan kamu samakan," ujar Aron menirukan pembicaraan terdakwa Tjipta pada Bapaknya.

Kemudian, lanjut Aron, terdakwa menyampaikan kepada bapak Conti, kamu bisa bahasa Indonesia ngga, dan pasif ngga membaca tulisan. Setelah itu, terdakwa memberikan fotocopian akte jual beli, akte 3,4 dan 5.

"Bapak saat itu membaca semuanya, tapi belum selesai dibaca bapak, terdakwa langsung memotongnya dan menyampaikan baca ulang lagi. Ketika dibaca ulang bapak, dipasal 1, terdakwa langsung mengatakan, kenapa saya harus bayar lagi, kan disitu tertulis udah  bayar. Bapak waktu itu kaget dan menyatakan bahwa terdakwa Tjipta belum bayar. Ini kan hanya tulisan saja, aslinya Tjipta belum bayar," ujar saksi Aron.

Kemudian, jelas Aron, Tjipta Fudjiarta bilang waktu itu, akte autentik itu, kalau udah jadi di notaris ya sudah jadi, kemana-mana pun bapak bawa-bawa, ini sudah bayar. Mendengarkan hal itu, ujar Aron, ibu langsung marah.

"Dia (terdakwa) belum bayar, itu kan cuma tulisan akte aja, lalu ibu meminta akte No 3 itu dibatalkan," kata Aron.

Lalu, kata Aron, terdakwa Tjipta Fudjiarta mengatakan kepada bapak, dia (terdakwa) minta baik-baik salinan akte itu, kalau tidak akan dia laporkan bapak ke polisi, menyeret ke penjara. Disampaikan dia lagi, kasihan lihat bapak, ibu dan kami (anak pak Conti) masih kecil.

"Bapak menjawab saat itu, kamu (Terdakwa Tjipta Fudjiarta) belum bayar, bagaimana saya memberikan salinan akte itu," ujar Aron menirukan jawaban bapaknya.

"Ketika saya tanya ke bapak, apa itu akte autentik. Bapak bilang, itu akte jual beli. Bapak menjual beli Hotel BCC," katanya kembali.

Lebih lanjut Aron menjelaskan, bapak bercerita padanya, ada bos dari Sumatera Utara, bapak menyampaikanya, itu bos besar minyak. Kemudian bapak bilang, dia mau beli hotel kita. Dan berjanji akan membayar kes, tapi bapak bepikir-pikir, kalau bayar kes, biarlah dibelinya. Cuma waktu itu ada syaratnya.

"Bapak bilang sama saya, dia (terdakwa) tidak bersedia membelinya lewat bapak. Kalau mau jual beli, batalkan dulu kepemilikan saham BCC, dan kembali ke pemegang saham lama, baru terdakwa mau beli, tapi bayarnya ke bapak," ujarnya.

Menurut Aron, pembelian Hotel BCC, terdakwa belum membayarnya. Bapak bilang waktu itu, terdakwa mau bayar 120 miliar. "Pastinya terdakwa tidak ada bayar. Saya sebagai anak pak Conti, pastilah mengetahuinya, kalau terdakwa sudah bayar. Bahwa bapak dapat duit sebesar itu. Awal perjanjian tahun 2011," kata Aron.


Alfred



BP Batam Hadiri Kegiatan Solo Menari 
KEPRIAKTUAL.COM: Solo Menari 2018 tampil spektakuler, Minggu (29/4/2018), di Bundaran Gladak, jalan Slamet Riyadi kota Solo, Lima ribu penari ambil bagian dalam Solo Menari 2018 tumpah ruah memenuhi venue yang disediakan dengan memakai warna-warni seragam yang elok. Keramaian tidak hanya terlihat dari barisan penari tapi juga di pinggir jalan yang dipadati turis lokal maupun internasional.

Pemerintah Kota Surakarta selaku inisiator agenda ini berkomitmen selain memperingati Hari Tari Sedunia, kegiatan ini juga untuk melestarikan salah satu tarian asal Solo, membangun pengetahuan mengenai Gambyong di kalangan generasi muda dan mengeksplorasi tari Gambyong sebagai modal kultural bagi penciptaan seni dan pemajuan budaya. Serta pengembangan ekonomi dan pariwisata.

Acara di buka langsung FX Hadi Rudyatmo, Walikota Surakarta, dalam sambutannya dia menilai pergelaran ini bukan hanya fokus mencapai rekor. Namun  agar budaya Jawa terus tumbuh di Kota Solo.

"Solo itu Kota budaya, ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota mengajak warga untuk mencintai tarian tradisional dan nguri-uri kebudayaan Surakarta," kata Rudy.

BP Batam yang juga pernah menyelenggarakan kegiatan serupa yakni Batam Menari 2018 juga turut hadiri undangan, sebagai balasan dimana Pemerintah (Solo) Surakarta juga hadir sebagai undangan di Batam menyaksikan pemecahan rekor Muri 20.000 penari menarikan tarian Rampai Batam.

Dendi Gustinandar, Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam (Ketua Batam Menari) dan Budi Susilo, Kepala Bagian SDM (Wakil Ketua Batam Menari) hadir mewakili Kepala BP Batam, Lukita Dinarsayah Tuwo, yang berhalangan hadir.

BP Batam, sangat mendukung kegiatan seni yang merupakan salah satu bagian dari  pariwisata.

"hari ini kita bisa melihat sekaligus mendukung pemerintah Kota Surakarta melestarikan warisan budaya seni tari yang berasal dari budayawan lokal dan bisa dipertontonkan dan ditarikan oleh sekian ribu orang yang sangat antusias,"kata Dendi.

Tarian massal ini pun berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan total penari berjumlah 5 .035 penari. Menurut salah satu perwakilan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), Ariyani Siregar mengatakan, Solo Menari yang dibawakan penari sebanyak 5.035 penari ini mampu mematahkan rekor sebelumnya yang hanya diikuti 1.200 penari.

"Kami masukkan Tari Gambyong ini tercatat sebagai rekor 8.434, selain itu juga dimasukkan dalam rekor dunia dengan perempuan penari Gambyong terbanyak," jelas Ariyani.

Humas BP Batam


Pembentukan Pengurus DPD AJO Indonesia Prov Sulut
MANADO, KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (DPD AJO Indonesia) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terbentuk, Sabtu (28/4-2018).

Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Alian Jurnalistik Online Indonesia (DPD AJO Indonesia) Provinsi Sulawesi Utara terbentuk.

Setelah melalui rapat yang penuh kebersamaan yang digelar di Warung Kobong. 19 orang terpilih masuk di dalam struktur kepengurusan DPD AJO Indonesia Sulut.

Hendra Jacob sendiri sebagai Ketua menyampaikan harapannya agar DPD AJO Indonesia Provinsi Sulut kedepannya bisa berjalan dengan baik.

"Terimakasih buat teman-teman yang sudah terpilih. Terimakasih juga buat kepercayaan yang diberikan ke saya. Saya berjanji akan membawa DPD AJO Indonesia Sulut menjadi organisasi pers yang profesional," ungkap Jacob.

Ini strukturnya Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Sulut :

Dewan Pembina
Hanny Pantow
Wenny Lumentut

Ketua : Hendra Jacob
Wkl. Ketua : Kefren Sidabutar (manadopost.co.id)
Wkl. Ketua : Sukardi Muda (manadoaktual.com)

Sekretaris  : Noberd Losa (redaksisatu.com)
Wkil. Sekretaris : Wira Talumewo (manadosulut.co.id)
Wkl. Sekretaris : David Rumondor (totabuanews.com)

Bendahara : Jein Tungkagi (cintasulut.com)
Wkl. Bendahara Umum : Serly Tasiam (topiksulut.com)
Wkl. Bendahara Umum: Desieree Lontaan (aspirasinews.com)
Wkl. Bendahara Umum: Enjel Dalonto (lidik.net)

1. Ketua Bidang Sosial dan Kebudayaan : Alosius Petrus (manadomakatana.com)
Wakil Ketua : Stenly Tumbel (redaksisatu.com)

2. Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis : Douglas Panit (nyiurtimes.com)
Wakil Ketua : Cleen Pakasi (mediasulut.com)

3. Ketua Bidang  Penelitian dan Pengembangan : Johanis Tampungangoy (sulutlink.com)
Wakil Ketua : Martinus Maxi Tene (buserkriminal.com)

4. Ketua Bidang Regulasi, Legal dan Advokasi : Hendra Nabu (detikawanua.com)
Wakil Ketua : Jeferson Karundeng (lidik.net)

5. Ketua Bidang Hubungan Kerjasama dan Kemitraan : Ferlyando Sandala (mediasulut.com)
Wakil Ketua : Bill Turang (liputango.com)
Anggota : Olfiane Kapojos (manadoaktual.com)

6. Ketua Bidang Industri Teknologi , Internet, Aplikasi, Data dan Konten :
Arman Soleman (fokusmanado.com)
Wakil Ketua : Jimmy Lumingkewas (sulutsatu.com)
Anggota : Fransisca Salu (megamanado.com)

7. Ketua Bidang Media, Satelit, Penyiaran, Komunikasi dan Informasi : Herano Sumadi (vifapost.com)
Wakil Ketua : Carlie Tomas (vifapost.com)
Anggota : Rafsan Damopolii (vifapost.com)

8. Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan, Kompetensi Profesi Dan Sertifikasi: Robby Mononimbar (inewscrime.com)
Wakil Ketua : Rein Kaminang (goldennews.co.id)
Anggota : Rusdiyanto Hamsyadi (speednews.com)

9. Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keaggotaan:
Jefrie Montolalu (beritanusantara.co.id)


AJO Indonesia


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.